Ismail vs Ishak : Tanya Jawab

November 13, 2008 at 8:28 am 32 komentar

Anda DILARANG membaca isi blog ini, sebelum menyetujui ISI dari pernyataan pada: http://islamkristen.wordpress.com/warning/

=============================================================

Pertanyaan 1: 

Siapakah yang dikorbankan, Ismail atau Ishak?

Dapat dipastikan sudah ratusan tahun pertentangan antara Ismail dan Ishak selalu jadi bahan perdebatan antara Islam dan Kristen. Masalah tersebut kelihatannya tidak akan pernah usai sampai kiamat. Umat Kristen tetap meyakini yang dikorbankan dalam Alkitab/Bible, adalah lshak. Tetapi menurut umat Islam dalam Al Qur’an, yang dikorbankan adalah Ismail.
Kalau kita baca dalam Alkitab, memang jelas di sana tertulis yang dikorbankan adalah Ishak, bukan Ismail. Perhatikan ayat-ayat Alkitab sbb :

Kej 22:2 Firman-Nya: “Ambillah anakmu yang tunggal itu, yang engkau kasihi, yakni lshak, pergilah ke tanah Moria dan persembahkanlah dia disana sebagai korban bakaran pada salah sate gunung yang akan Ku katakan kepadamu. Hal serupa ada pada Kej 22:9-10. 
Bunyi ayat-ayat tersebut menunjukkan bahwa Ishak-lah yang dikorbankan, bukan Ismail. Akan tetapi, menurut Al Qur’an yang dikorbankan Ismail, bukan Ishak.

Qs 37 Ash Shaafaat 100-107 (100) Ya Tuhanku, anugrahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang-orang yang saleh. (101) Maka Kami beri dia kabar gembira dengan seorang anak (Ismail) yang amat sabar (102) Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: “Hai anakku sesungguhnya aku melihat dlm mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu!” la (Ismail) menjawab: “Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar.”
(103) Maka ketika keduanya telah berserah did dan Ibrahim membaringkannya alas pipinya-
(104) Kami memanggiloya, “Hai Ibrahim, (105) sungguh engkau telah benarkan mimpi itu. ” (106) Sesungguhnya demikianlih Kami beri balasan kepada orang-orang yang berbuat balk. (107) Sesungguhnya ini adalah ujian yang nyata. Dan Kami menebusnya (Ismail) dengan sembelihan yang besar

Kristen dan Islam sama-sama mengklaim bahwa kitab sucinya yang benar. Timbul pertanyaan; mungkinkah sama-sama benar? Jawabnya pasti tidak mungkin! Mari kita cermati dengan seksama berdasarkan ayat-ayat Alkitab/Bible mereka sendiri.

Kita sama-sama tahu bahwa Al~Qur’an tidak menulis nama ISMAIL, kata “ismail” dalam tanda kurung diatas adalah tambahan penterjemah.

Alkitab dengan jelas menulis nama ”Ishak”, Ibrani : יצחק - YITSKHAQ yang hendak dikorbankan, sedangkan kami tidak menemukan nama “Ismael” dalam Al~Qur’an yang akan dikorbankan.
Mengapa nama Ismael tidak ditulis di sana?
* Kejadian 22:2
LAI TB, Firman-Nya: “Ambillah anakmu yang tunggal itu, yang engkau kasihi, yakni Ishak, pergilah ke tanah Moria dan persembahkanlah dia di sana sebagai korban bakaran pada salah satu gunung yang akan Kukatakan kepadamu.” 
KJV, And he said, Take now thy son, thine only son Isaac, whom thou lovest, and get thee into the land of Moriah; and offer him there for a burnt offering upon one of the mountains which I will tell thee of.
Hebrew, 
וַיֹּאמֶר קַח־נָא אֶת־בִּנְךָ אֶת־יְחִידְךָ אֲשֶׁר־אָהַבְתָּ אֶת־יִצְחָק וְלֶךְ־לְךָ אֶל־אֶרֶץ הַמֹּרִיָּה וְהַעֲלֵהוּ שָׁם לְעֹלָה עַל אַחַד הֶהָרִים אֲשֶׁר אֹמַר אֵלֶיךָ׃
Translit, VAYO’MER QAKH-NA’ ‘ET-BINKHA ‘ET-YEKHIDKHA ‘ASYER-’AHAVTA ‘ET-YITSKHAQ VELEKH-LEKHA ‘EL-’ERETS HAMORIYAH VEHA’ALEHU SYAM LE’OLAH ‘AL ‘AKHAD HEHARIM ‘ASYER ‘OMAR ‘ELEYKHA

 

Pertanyaan 2:

Bagaimana dengan bukti bahwa Ismail adalah anak pertama dibawah ini?

Kej 16:1-3 (1) Adapun Sarai, isteri Abram itu, tidak beranak la mempunyai seorang hamba perempuan, orang Mesir, Hagar namanya. (2) Berkatalah Sarai kepada Abram: “Engkau tahu, TUHAN tidak memberi aku melahirkan anak. Karena itu baiklah hampiri hambaku itu; mungkin oleh dialah aku dapat memperoleh seorang anak.” Dan Abram mendengarkan perkataan Sarai. (3) Jadi Sarai, isteri Abram itu, mengambil Hagar, hambanya, orang Mesir itu, — yakni ketika Abram telah sepuluh tahun tinggal di tanah Kanaan –, lalu memberikannya kepada Abram, suaminya, untukmeniadiisterinya.

Kej 16:16 Abram berumur delapan puluh enam tahun, ketika Hagar melahirkan Ismael baginya

Kej 21:5 Adapun Abraham berumur seratus tahun, ketika Ishak, anaknya, Wit baginya.

Dari bunyi ayat-ayat Alkitab tersebut, jelas sekali menunjukkan bahwa Ismail adalah anak pertama, dan Ishak anak kedua, sebab selisih umur mereka sekitar 14 tahun. Oleh sebab itu para ahli sepakat bahwa nama “Ishak” dalam Kej 22:2 dan 9-10 tadi, merupakan sisipan- Alasannya, yang disebut “ambillah anakrnu yang tunggal itu yaitu Ishak” adalah keliru !!, Mestinya “ambillah ankmu yang tunggal itu yaitu Ismail”. Kenapa? Sebab kata “tunggal” menunjukkan kepada anak pertama lahir, yang barn satu-satunya, yaitu Ismail.

Tidak dipungkiri bahwa Ismail lahir lebih dulu daripada Ishak, namun Ishak-lah yang disebut “anak perjanjian”. Sebaliknya Ismail lahir dari seorang gundik, budak sarah. Kita tahu garis keturunan yang diakui untuk menjadi pewaris dan penerus takhta adalah anak dari permaisuri, bukan dari gundik.

Ishak adalah putera Mahkota karena lahir dari Istri Abraham yang sah, Istri pertama/ permaisuri. Maka Ishak-lah yang menerima hak kesulungan (First Born). walaupun Ishak bukan “born first” 

Yang menjadi ‘anak perjanjian adalah’ yang lahir dari Istri yang bernama Sara : 

* Kejadian 21:12
LAI TB, Tetapi Allah berfirman kepada Abraham: “Janganlah sebal hatimu karena hal anak dan budakmu itu; dalam segala yang dikatakan Sara kepadamu, haruslah engkau mendengarkannya, sebab yang akan disebut keturunanmu ialah yang berasal dariIshak.” 
KJV, And God said unto Abraham, Let it not be grievous in thy sight because of the lad, and because of thy bondwoman; in all that Sarah hath said unto thee, hearken unto her voice; for in Isaac shall thy seed be called.
Hebrew, 
וַיֹּאמֶר אֱלֹהִים אֶל־אַבְרָהָם אַל־יֵרַע בְּעֵינֶיךָ עַל־הַנַּעַר וְעַל־אֲמָתֶךָ כֹּל אֲשֶׁר תֹּאמַר אֵלֶיךָ שָׂרָה שְׁמַע בְּקֹלָהּ כִּי בְיִצְחָק יִקָּרֵא לְךָ זָרַע׃
Translit, VAYO’MER ‘ELOHIM ‘EL-’AVRAHÂM ‘AL-YERA’ BE’EYNEYKHA ‘AL-HANA’AR VE’AL-’AMATEKHA KOL ‘ASYER TO’MAR ‘ELEIKHA SARAH SYEMA’ BEQOLAH KI VEYITSKHAQ YIQARE’ LEKHA ZARA’

Ungkapan “yang akan disebut keturunanmu ialah yang berasal dari Ishak”, Ibrani : ‘KI VEYITSKHAQ YIQARE’ LEKHA ZARA’ dapat dibandingkan dengan penjelasan dalam ayat-ayat berikut ini:

* Roma 9:7-8
9:7 dan juga tidak semua yang terhitung keturunan Abraham adalah anak Abraham, tetapi: “Yang berasal dari Ishak yang akan disebut keturunanmu.”
9:8 Artinya: bukan anak-anak menurut daging adalah anak-anak Allah, tetapi anak-anak perjanjian yang disebut keturunan yang benar.

Jadi, Kejadian 21:12 lebih menekankan sisi moral dan religius ketimbang keturunan langsung secara fisik.

Coba baca ayat ini :

* Kejadian 17:18
18 Dan Abraham berkata kepada Allah: “Ah, sekiranya Ismael diperkenankan hidup di hadapan-Mu!”
19 Tetapi Allah berfirman: “Tidak, melainkan isterimu Saralah yang akan melahirkan anak laki-laki bagimu, dan engkau akan menamai dia Ishak, dan Aku akan mengadakan perjanjian-Ku dengan dia menjadi perjanjian yang kekal untuk keturunannya.
20 Tentang Ismael, Aku telah mendengarkan permintaanmu; ia akan Kuberkati, Kubuat beranak cucu dan sangat banyak; ia akan memperanakkan dua belas raja, dan Aku akan membuatnya menjadi bangsa yang besar.
21 Tetapi perjanjian-Ku akan Kuadakan dengan Ishak, yang akan dilahirkan Sara bagimu tahun yang akan datang pada waktu seperti ini juga.”

Terlebih lagi Al~Qur’an pun menkonfirmasi “garis kenabian” adalah Ibrahim, ISHAK dan Ya’qub (Q.S. 12:38 Q.S. 19:49, Q.S. 29:27) :

* Qs 12:38
Dan aku mengikut agama bapak-bapakku yaitu Ibrahim, Ishak dan Yakub. Tiadalah patut bagi kami (para Nabi) mempersekutukan sesuatu apa pun dengan Allah. Yang demikian itu adalah dari karunia Allah kepada kami dan kepada manusia (seluruhnya); tetapi kebanyakan manusia itu tidak mensyukuri (Nya).

http://quran.al-islam.com/Targama/DispTargam.asp?nType=1&nSeg=0&l=eng&nSora=12&nAya=38&t=ind

Jika ungkapan di atas diganti “Ibrahim, Ismail …” maka akan terputus karena Alkitab tidak menulis nabi-nabi yang berasal dari Ismael. Yakub, Yusuf, Musa, Daud, Sulaiman, dan seterusnya di dalam Al~Qur’an pun tertulis adalah keturunan Ishak, bukan Ismail.


Pertanyaan 3:

Bukti kecurangan penulisan urutan nama

I Taw 1:28 Anak-anak Abraham ialah lshak dan Ismael.

Kej 25:9 Dan anak-anak-nya Ishak dan Ismael.

Dengan menempatkan nama Ishak duluan dari Ismail dlm urutan penulisan nama, seolah Ishak anak pertama dan Ismail anak kedua, padahal selisih umur mereka 14 tahun Ismail lebih tua.

Sudah dijelaskan, meski Ishak lahir belakangan, namun Ishak lah yang dipandang sebagai “putera mahkota”, yang menerima hak kesulungan (“first-born”).

Memang, Ismail adalah anak Abraham juga, Alkitab-pun juga menulis jelas :

* 1 Tawarikh 1:28
LAI TB, Anak-anak Abraham ialah Ishak dan Ismael.
KJV, The sons of Abraham; Isaac, and Ishmael.
Hebrew, 
בְּנֵי אַבְרָהָם יִצְחָק וְיִשְׁמָעֵאל׃ ס
Translit, BENEI’AVRAHAM YITSKHAQ VEYISYMA’E'L

Penyebutan Ishak lebih dulu, dikarenakan Ishak-lah yang menerima “hak kesulungan”, sebagai “anak perjanjian” bagi Abraham. Yang disebut “anak perjanjian” kelas Ishak saja. Disamping itu, selanjutnya masih ada lagi anak-anak dari perempuan yang bernama KETURA :

* 1 Tawarikh 1:32-33
1:32 Keturunan Ketura, gundik Abraham: perempuan itu melahirkan Zimran, Yoksan, Medan, Midian, Isybak dan Suah. Anak-anak Yoksan ialah Syeba dan Dedan.
1:33 Anak-anak Midian ialah: Efa, Efer, Hanokh, Abida dan Eldaa. Itulah semuanya keturunan Ketura.

Sesuatu yang menarik untuk disimak, ada berapa orang anak Ibrahim Al~Qur’an? 

Saya kutip ayat-ayat Al~Qur’an tentang Ishak:

* Q.S. 4:163
Sesungguhnya Kami telah memberikan wahyu kepadamu sebagaimana Kami telah memberikan wahyu kepada Nuh dan nabi-nabi yang kemudiannya, dan Kami telah memberikan wahyu kepada Ibrahim, Isma’il, ‘ISHAK’, Ya’qub dan anak cucunya, ‘Isa, Ayyub, Yunus, Harun dan Sulaiman. Dan Kami berikan Zabur kepada Daud.”

* Q.S. 6:84
Dan Kami telah menganugerahkan ‘ISHAK’ dan Yaqub kepadanya. Kepada keduanya masing-masing telah Kami beri petunjuk; dan kepada Nuh sebelum itu telah Kami beri petunjuk, dan kepada sebahagian dari keturunannya yaitu Daud, Sulaiman, Ayyub, Yusuf, Musa dan Harun. Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang
yang berbuat baik.”

* Q.S. 11:71
Dan isterinya berdiri lalu dia tersenyum, maka Kami sampaikan kepadanya berita gembira tentang ‘ISHAK’ dan dari ‘ISHAK’ Ya’qub.”

* Q.S. 12:38
Dan aku pengikut agama bapak-bapakku yaitu Ibrahim, Ishak dan Ya’qub. Tiadalah patut bagi kami mempersekutukan sesuatu apapun dengan Allah. Yang demikian itu adalah dari karunia Allah kepada kami dan kepada manusia; tetapi kebanyakan manusia tidak
mensyukuri.

* Q.S. 19:49
Maka ketika Ibrahim sudah menjauhkan diri dari mereka dan dari apa yang mereka sembah selain Allah, Kami anugerahkan kepadanya Ishak, dan Ya’qub. Dan masing-masingnya Kami angkat menjadi nabi.”

* Q.S. 29:27
Dan Kami anugrahkan kepada Ibrahim, Ishak dan Ya’qub, dan Kami jadikan kenabian dan Al Kitab pada keturunannya, dan Kami berikan kepadanya balasannya di dunia; dan sesungguhnya dia di akhirat, benar-benar termasuk orang-orang yang saleh.”

Al~Qur’an menyebut “garis kenabian” adalah Ibrahim, Ishak dan Ya’qub (Q.S. 12:38 Q.S. 19:49, Q.S. 29:27), pertanyaannya, dimana Ismail ditempatkan? Dimana keturunan Ismail ditempatkan? Mengapa hanya keturunan Ishak (yaitu Ya’qub) yang disebut, adakah anak-anak Ismail disebutkan dalam Al~Qur’an?

Bandingkan :

* Kejadian 25:13-16
25:13 Inilah nama anak-anak Ismael, disebutkan menurut urutan lahirnya: Nebayot, anak sulung Ismael, selanjutnya Kedar, Adbeel, Mibsam,
25:14 Misyma, Duma, Masa,
25:15 Hadad, Tema, Yetur, Nafish dan Kedma.
25:16 Itulah anak-anak Ismael, dan itulah nama-nama mereka, menurut kampung mereka dan menurut perkemahan mereka, dua belas orang raja, masing-masing dengan sukunya. 

Alkitab jelas menulis, yang menjadi ‘anak perjanjian adalah’ yang lahir dari Istri yang bernama Sara : 

* Kejadian 21:12
LAI TB, Tetapi Allah berfirman kepada Abraham: “Janganlah sebal hatimu karena hal anak dan budakmu itu; dalam segala yang dikatakan Sara kepadamu, haruslah engkau mendengarkannya, sebab yang akan disebut keturunanmu ialah yang berasal dariIshak.” 
KJV, And God said unto Abraham, Let it not be grievous in thy sight because of the lad, and because of thy bondwoman; in all that Sarah hath said unto thee, hearken unto her voice; for in Isaac shall thy seed be called.
Hebrew, 
וַיֹּאמֶר אֱלֹהִים אֶל־אַבְרָהָם אַל־יֵרַע בְּעֵינֶיךָ עַל־הַנַּעַר וְעַל־אֲמָתֶךָ כֹּל אֲשֶׁר תֹּאמַר אֵלֶיךָ שָׂרָה שְׁמַע בְּקֹלָהּ כִּי בְיִצְחָק יִקָּרֵא לְךָ זָרַע׃
Translit, VAYO’MER ‘ELOHIM ‘EL-’AVRAHAM ‘AL-YERA’ BE’EINEIKHA ‘AL-HANA’AR VE’AL-’AMATEKHA KOL ‘ASYER TO’MAR ‘ELEYKHA SARAH SYEMA’ BEQOLAH KI VEYITSKHAQ YIQARE’ LEKHA ZARA’

 

Pertanyaan 4: 

Hajar (Hagar) diusir dan tinggal di Bersyeba.

Karena Sara istri pertama Abraham tidak senang pada Hagar dan Ismail, apalagi masalah ahli waris, maka Hagar dan Ismail diusir keluar dari rumahnya. Setelah terusir, Hajar pergi mengembara bersama anaknya Ismail, dan akhirnya merekatinggal menetap di Bersyeba.

Kej 21:14. Keesokan hannya pagi-pagi Abraham mengambil roti serta sekirbat air dan memberikannya kepada Hagar la meletakkan itu beserta anaknya di atas bahu Hagar, kemudian disuruhnyalah perempuan itu pergi. Maka pergilah Hagar dan mengembara di padang gurus Bersyeba

Ayat tersebut menunjukkan bahwa Hajar (Hagar) bersama anaknya Ismail, mereka tinggalnya di Bersyeba. Sedangkan Abraham dan Sara serta Ishak tinggalnya di Hebron.

Kita lihat latar belakang hagar :

* Kejadian 16:1 
Adapun Sarai, isteri Abram itu, tidak beranak. Ia mempunyai seorang hamba perempuan, orang Mesir, Hagar namanya.

Hagar adalah “hamba” dari Sarah.

Pengusiran dipicu oleh sikap Hagar sendiri, yang lupa akan “kulitnya” dan memandang rendah nyonyanya ketika ia memandang dirinya lebih mampu memberikan keturunan kepada Abraham.

* Kejadian 16:4
Abram menghampiri Hagar, lalu mengandunglah perempuan itu. Ketika Hagar tahu, bahwa ia mengandung, maka ia memandang rendah akan nyonyanya itu.

Sarah adalah Nyonya rumah (permaisuri), sedangkan Hagar adalah “hamba”, jelas strata-nya berbeda meski sama-sama mempunyai anak dari Abraham. Sikap Hagar yang demikian memicu pengusirannya dari rumah Abraham :

* Kejadian 21:10-14
21:10 Berkatalah Sara kepada Abraham: “Usirlah hamba perempuan itu beserta anaknya, sebab anak hamba ini tidak akan menjadi ahli waris bersama-sama dengan anakku Ishak.”
21:11 Hal ini sangat menyebalkan Abraham oleh karena anaknya itu.
21:12 Tetapi Allah berfirman kepada Abraham: “Janganlah sebal hatimu karena hal anak dan budakmu itu; dalam segala yang dikatakan Sara kepadamu, haruslah engkau mendengarkannya, sebab yang akan disebut keturunanmu ialah yang berasal dari Ishak.
21:13 Tetapi keturunan dari hambamu itu juga akan Kubuat menjadi suatu bangsa, karena ia pun anakmu.”
21:14 Keesokan harinya pagi-pagi Abraham mengambil roti serta sekirbat air dan memberikannya kepada Hagar. Ia meletakkan itu beserta anaknya di atas bahu Hagar, kemudian disuruhnyalah perempuan itu pergi. Maka pergilah Hagar dan mengembara di padang gurun Bersyeba.

 

Pertanyaan 5:

Abraham melakukan perintah Allah

Kej 22:10-12 Sesudah itu Abraham mengulurkan tangannya, lalu mengambil pisau untuk menyembelih anaknya. Tetapi berserulah Malaikat TUHAN dari langit kepadanya.-’Abraham, Abraham.” Sahutnya: “Ya, Tuhan.” Lalu la berfirman: Vangan bunuh anak itu dan jangan kauapa-apakan dia, sebab telah Kuketahui sekarang, bahwa engkau takut akan Allah, dan engkau tidak segan-segan untuk menyerahkan anakmu yang tunggal kepada-Ku.”

Setelah lakukan perintah Allah mengorbankan anaknya yang tunggal (anak pertama, pasti Ismail), Abraham pulang ke Bersyeba. Kej 22:19. Kemudian kembalilah Abraham kepada kedua bujangnya, dan mereka bersama-sama berangkat ke Bersyeba; dan Abraham tinggal di Bersyeba

Bunyi ayat tersebut, jelas bahwa Abraham tinggal bersama Hajar dan Ismail di Bersyeba. Dan yang dikorbankan adalah Ismail, bukan Ishak.

Ada beberapa perbedaan mendasar pada pemahaman diantara agama-agama Samawi/Semitik (Yudaisme, Kristiani vs Islam), mengenai siapa yang disebut sebagai Anak Perjanjian : ISHAK atau ISMAIL. Alkitab dengan jelas menyebut nama ISHAK (Ibrani,יצחק - YITSKHAQ), sedangkan Al~Qur’an ‘tidak menyebut nama’ melainkan hanya kata ‘anak’ saja, dan kemudian ini ditafsirkansebagai Ismail.

Image

Alkitab mencatat bahwa Ishak adalah “anak Tunggal” (Ibrani יחיד - YAKHID, yõd-khêt-yõd-dâlet) bagi Abraham :

* Kejadian 22:2
LAI TB, Firman-Nya: “Ambillah anakmu yang tunggal itu, yang engkau kasihi, yakni Ishak, pergilah ke tanah Moria dan persembahkanlah dia di sana sebagai korban bakaran pada salah satu gunung yang akan Kukatakan kepadamu.” 
KJV, And he said, Take now thy son, thine only son Isaac, whom thou lovest, and get thee into the land of Moriah; and offer him there for a burnt offering upon one of the mountains which I will tell thee of.
Hebrew, 
וַיֹּאמֶר קַח־נָא אֶת־בִּנְךָ אֶת־יְחִידְךָ אֲשֶׁר־אָהַבְתָּ אֶת־יִצְחָק וְלֶךְ־לְךָ אֶל־אֶרֶץ הַמֹּרִיָּה וְהַעֲלֵהוּ שָׁם לְעֹלָה עַל אַחַד הֶהָרִים אֲשֶׁר אֹמַר אֵלֶיךָ׃
Translit, VAYO’MER QAKH-NA’ ‘ET-BINKHA ‘ET-YEKHIDKHA ‘ASYER-’AHAVTA ‘ET-YITSKHAQ VELEKH-LEKHA ‘EL-’ERETS HAMORIYAH VEHA’ALEHU SYAM LE’OLAH ‘AL ‘AKHAD HEHARIM ‘ASYER ‘OMAR ‘ELEYKHA

* Kejadian 22:12
LAI TB, Lalu Ia berfirman: “Jangan bunuh anak itu dan jangan kauapa-apakan dia, sebab telah Kuketahui sekarang, bahwa engkau takut akan Allah, dan engkau tidak segan-segan untuk menyerahkan anakmu yang tunggal kepada-Ku.”
KJV, And he said, Lay not thine hand upon the lad, neither do thou any thing unto him: for now I know that thou fearest God, seeing thou hast not withheld thy son, thine only son from me.
Hebrew, 
וַיֹּאמֶר אַל־תִּשְׁלַח יָדְךָ אֶל־הַנַּעַר וְאַל־תַּעַשׂ לֹו מְאוּמָּה כִּי ׀ עַתָּה יָדַעְתִּי כִּי־יְרֵא אֱלֹהִים אַתָּה וְלֹא חָשַׂכְתָּ אֶת־בִּנְךָ אֶת־יְחִידְךָ מִמֶּנִּי׃
Translit, VAYO’MER ‘AL-TISYLAKH YADEKHA ‘EL-HANA’AR VE’AL-TA’AS LO ME’UMAH KI ‘ATAH YADA’TI KI-YERE’ ‘ELOHIM ‘ATAH VELO’ KHASAKHTA ‘ET-BINKHA ‘ET-YEKHIDKHA MIMENI

Ada beberapa yang menjadi dasar penyebutan “anak tunggal” :

1. Ishak dikatakan “anak tunggal” karena pada saat itu tidak ada anak lain lagi, lihat Kejadian 21:14 yaitu peristiwa sebelum terjadinya “pengorbanan-anak” ini, bahwa Hagar dan Ismael sudah “diusir” dari rumah Abraham.

2. Ishak disebut “anak tunggal” karena Allah menetapkan yang menjadi keturunan Abraham Adalah yang berasal dari Ishak.

Demikian pandangan kami umat Kristiani tentang ISHAK yang dikorbankan berdasarkan bukti tertulis yang jelas ada dalam Alkitab, bukan hanya “tafsir”, semoga jelas.

Penulis: BP

Sumber: http://www.sarapanpagi.org/siapa-anak-pengorbanan-ismael-atau-ishak-vt694.html

Tanggapan Iman Kristen:

Alquran adalah bukti ketidakmampuan Muhammad menghapalkan seluruh Alkitab, sehingga Ia menuliskan ulang sejarah yang benar menjadi tidak benar. Untuk meneguhkan “kekeliruan”-nya tersebut, Muhammad melakukan “klaim” itu adalah wahyu Allah. Apakah ada saksi mata? Tidak ada. Semuanya hanyalah penuturan dari klaim sepihak Muhammad. Tapi hebatnya, ia mampu “menipu” sampai ke generasi beratus tahun kemudian. Disinilah kehebatan Muhammad sesugguhnya!

Seorang penipu ulung sepanjang sejarah manusia. (Maafkan kaum muslim dengan kebenaran yang sejati ini, semoga kiranya hati dan pikiran anda dibukakan).


Entry filed under: Tokoh. Tags: , , .

Ismail vs Ishak : Komentar-1 Ismail vs Ishak : Komentar-2

32 Komentar Add your own

  • 1. balerina  |  November 14, 2008 pada 12:41 am

    kristiani,

    Saya belum akan menyinggung ayat ayat yang ada di Al qur’an mengenai kisah Ibrahim, Ismail dan Ishak. saya cuma ingin menguji apakah ayat ayat ayat mengenai ketiga orang itu adalah seperti yang dikatakan oleh Al Kitab..

    Kisah ketiga orang ini terdapat dalam kitab Kejadian. Sebagian dari ayat ayat itu sudah dipaparkan dalam tulisan di atas.

    Memang Hagar adalah budak keluarga ini. Karena Sarai tidak juga dapat melahirkan putra bagi ibrahim, maka Sarai dalam Kejadian 16:3 memberikan Hagar untuk diperistri oleh Ibrahim.

    Bahwa Ismail lahir dari seorang istri yang sah Ibrahim dapat sandaran dari Kejadian 16:3. Ismail yang lahir dari perempuan yang asalnya budak (?), tetaplah putra yang sah dari Ibrahim. Dan ini dikuatkan pada ayat Kejadian 21:13 dan itu adalah firman Tuhan.

    Sesuai Al Kitab dikatakan bahwa Ismail lebih dulu dilahirkan dari Ishak dapat dilihat dari Kitab Kejadian. Yaitu Ismail dilahirkan pada waktu Ibrahim berusia 86 tahun dan Ismail dilahirkan pada waktu Ibrahim berusia 100 tahun. Jadi Ismail lebih tua 14 tahun dari Ishak.

    Pada Kitab Kejadian juga dikatakan pada waktu Ismail selesai disapih (kira kira berumur 2 tahun). Jadi usia Ismail pada waktu itu sudah 16 tahun, telah menjadi pria dewasa, Hagar beserta Ismail diusir oleh Sarai.

    Drama pengusiran Hagar (Kitab Kejadian 21:14 dst) jelas jelas memperlihatkan bahwa Ismail disitu adalah seorang yang masih bayi atau balita dan bukan seorang anak yang berusia 16 tahun.

    Sampai disini, jelas telah terjadi distorsi yang dilakukan oleh penulis Al Kitab. Atau dengan kata lain, pengusiran Ismail tersebut telah terjadi jauh sebelum Ishak lahir, yaitu pada waktu Ismail masih berusia dini. Dan ini sesuai dengan berita yang ada di Al Qur’an. Semoga Kristiani dapat dibukakan hatinya).

    Kalau dikatakan pada Kejadian 22:2. Ishakl adalah putra Ibrahim yang tunggal itu tidak dapat dibenarkan, karena Ibrahim masih mempunyai putra yang lain (Kejadian 21:13). Disini baru dapat dikatakan itu adalah anaknya yang tunggal bila Ishak lahir lebih dulu dari Ismail. Kenyataannya adalah Ismail lahir lebih dulu dari Ishak, maka ayat 22:2 lebih berat merujuk bahwa yang dikorbankan itu adalah Ismail dan bukan Ishak..

    Dalam ayat Kejadian 22:2, nama Ishak telah disisipkan untuk mendukung klaim bahwa yang dikorbankanitu adalah Ishak.

  • 2. imankristen  |  November 14, 2008 pada 2:28 am

    Untuk saudaraku Balerina,

    Silahkan baca Alkitab, pasal 16, 17, 20 dan 21.

    Lalu jawab pertanyaan berikut ini:
    1. Di pasal berapa Ismail lahir?
    2. Di pasal berapa “Ismail dan Hagar” diusir dan tidak lagi diakui sebagai “anak dan gundik” Abraham?
    3. Di pasal berapa Allah menjanjikan “anak laki-laki” lahir? Saat Allah menjanjikan “anak perjanjian” itu, apakah Ismail sudah lahir? Ada dimanakah Ismail? Apakah Ismail dan Hagar masih bersama Abraham?
    4. Di pasal berapa Ishak Lahir (anak yang dijanjikan Allah)?
    5. Di pasal berapa Abraham mempersembahkan anaknya?

    Selamat belajar. Mohon dijawab berurutan.

    Salam.

  • 3. balerina  |  November 14, 2008 pada 3:04 am

    Imankristen,

    Anda dapat membaca sendiri pasal pasal berapa Ismail dan Ishak lahir demikian juga pada pasal berapa Ismail dan Hagar diusir. Tak perlulah saya sebutkan pasalnya. yang penting apa yang saya sebutkan itu ada di PL. Sebagian pasal itu sudah saya sebutkan. Kamu saja yang tidak cermat membacanya.

    Cobalah kamu kembali membaca dengan cermat Kejadian pasal 16 yang mengisahkan kelahiran Ismail, Ishak dan ayat ayat pengusiran Ismail (apa yang akan kamu temui disana?). Kalau kamu bersedia dan sudi, coblah tampilkan ayat ayat tersebut, dan akan kita bahas.

  • 4. imankristen  |  November 14, 2008 pada 6:04 am

    He he he…

    Semuanya sudah terjawab dengan jelas sekali. Kalau anda ingin menyanggah, harus ada dasarnya.
    Argumentasi anda diawal itu (1#balerina) , tidak ada dasar alkitabnya. Argumentasi anda diatas itu hanyalah dongeng belaka. Tidak ada dasar Alkitabnya.

    Karena itu, silahkan baca Alkitab. Silahkan search di sabdaweb untuk membacanya.

    Setelah membacanya anda pasti mengerti bahwa seluruh tulisan saya diatas itu benar. Dan tulisan/argumentasi anda itu hanyalah dongeng.

    Salam.

  • 5. balerina  |  November 14, 2008 pada 7:23 am

    imankristen,

    Sudah saya duga kamu akan mengatakan seperti itu.

    Supaya kamu puas dan tahu bahwa saya juga tahu memang ada pasal yang mengatakan waktu Ismail lahir dan waktu Ishak lahir. jadi saya tidak hanya sekedar mendongeng.

    Nih pasalnya :

    16 : 16 = Ismail lahir waktu Ibrahim berumur 86 tahun
    21 : 5 = Ishak lahir waktu Ibrahim berumur 100 tahun

    Jadi berapa beda umur Ismail dibanding dengan umur Ishak ?

    Kalau boleh apa arti kata *wit* yang kamu sertakan dalam tulisan di atas berkenaan dengan pasal 21 : 5. Saya tidak melihatnya baik itu di Terjemahan baru, BIS ataupun dalam versi Inggris. Apakah itu bisa bisanya kamu saja. Dan kamu sekarang sedang mendongeng kan?.

    Pasal pasal lain menyusul, kalau itu memang maumu.

  • 6. imankristen  |  November 14, 2008 pada 8:04 am

    Lho, memangnya ada masalah apa?

    1. Ismail sudah jelas diusir.
    2. Setelah diusir (habis deh keturunan Abraham), kemudian Allah menjanjikan anak buat Abraham.
    3. Kemudian Ishak lahir.
    4. Setelah cukup besar, Ishak dipersembahkan.

    Ismail kemana? Lho kan sudah tidak diakui anak lagi dan ngak tahu ada dimana. Keluarga Abraham dengan anaknya Ishak, tidak mengetahui dimana ismail berada.

    Coba baca pasal yang saya berikan itu. Jelas sekali kok.

    Wah…, saya lihat anda belum baca semua pasal yang saya berikan itu.

    Apakah ada pasal yang menyatakan bahwa Ismail diajak pulang kembali (setelah diusir) dan diakui anak oleh Abraham?

    Tolong diberikan.

    Salam.

    Pesan.
    Saya tidak mengerti apa yang anda pikirkan? Wong ayatnya jelas sekali kok. Anak kecil saja (sekolah minggu) bisa mengerti dengan benar. Sekali lagi…, harap anda baca pasal-pasal yang saya berikan itu.

  • 7. imankristen  |  November 14, 2008 pada 8:15 am

    Sekarang, kalau anda mengatakan Ismail yang dipersembahkan, berikan ayat yang menuliskan Ismail yang dipersembahkan.

    Berikan ayatnya, bahwa Alkitab menuliskan Ismail yang dipersembahkan…, tidak ada sama sekali.

    Alkitab jelas menuliskan kata Ishak? Apa anda tidak baca?

    Wah…, anda mau merubah alkitab sesuka anda itu adalah hak anda.

    Anda ini sama seperti Muhammad, tidak mampu baca Alkitab, jadi karang-karang sendiri, jadi deh Alquran.

    Comot sana dan sini sesukanya dari Alkitab dan membuat kitab sendiri. Anda benar-benar pengikut Muhammad dalam hal ini. (maaf kan dengan kejujuran saya ini).

    Salam.

  • 8. balerina  |  November 14, 2008 pada 9:37 am

    Imankristen,

    Dua ayat yang saya tampilkan (posting no. 5) itu apakah benar ayat yang ada di Alkitab. Atau itu hanya khayalan saya saja ? Dan apakah usia Ismail yang saya kemukakan berdasarkan kedua ayat tersebut juga adalah khayalan saya saja ?. Saya akan selalu merujuk ayat ayat baik yang ada di PL ataupn di PB,i untuk jangan sampai dikatakan itu hanya bualan belaka. Jadi jangan katakan itu merupakan dongengan.

    Kalau kamu membaca dengan teliti maka Ayat ayat yang ada di kitab kejadian mengenai Ibrahim akan memberikan hal hal yang tidak kamu sadari selama ini. Terutama Kejadian yang menceritakan tentang pengusiran Ismail. Seperti posting yang saya berikan bahwa telah terjadi distorsi/pengeditan terhadap surat ayat ayat tersebut.

    Apakah kamu sudah menyadari bahwa usia Ismail adalah 14 tahun lebih tua dibanding Ishak dan ditambah masa sapih Ismail 2 tahun, jadi waktu Ismail diusir, dia sudah berusia lebih kurang 16 tahun.

    Kemudian khusus ayat ayat yang menceritakan pengusiran Ismail, prasa yang dikandung disana adalah Ismail yang masih bayi atau masih berusia balita dan bukan seorang pria dewasa. Dan itu tidak kamu sadari kejanggalannya. Untuk dapat melihatnya diperlukan akal budi dan bukan melulu hanya membacanya. Itu lain halnya kalau kamu adalah anak Kecil (sekolah minggu).

    Kalau kamu tidak juga dapat meliharnya, akan saya berikan dimana letak kejangalan tersebut.

  • 9. imankristen  |  November 14, 2008 pada 9:48 am

    To Balerina…

    Tidak ada kejanggalan. Jelas sekali semuanya.

    Sekarang, Alquran tuliskan apa? Tidak ada sama sekali mengenai Ismail. Dari Hadis? Kacau balau semuanya.

    Jadi:
    1. Alkitab jelas menuliskan Ishak (Ismail diusir…, he he he)
    2. Alquran dan Hadis tidak jelas, ada yang tulis Ishak dan ada yang tulis Ismail.

    Kalau anda membaca Alkitab dan bukan hanya comot sana dan sini, anda mudah sekali mengertinya. Tinggal baca pasal-pasal yang saya berikan.

    Referensi anda hanyalah dongeng-dongeng dari orang yang yang asal comot sana dan sini. Anda pun bisa buat dongeng baru dan saya lihat anda punya kemampuan seperti itu.

    1. Mana tulisan Alkitab yang menyatakan Ismail yang dipersembahkan?

    2. Mana tulisan Alquran dan Hadis yang menyatakan Ismail yang dipersembahkan?

    3. Apakah ada tulisan Alquran dan Hadis yang menyatakan Ishak yang dipersembahkan? Kalau Alkitab jelas sekali menyatakan Ishak yang dipersembahkan.

    Telaah ketiga pertanyaan ini dengan merujuk ke kitab masing-masing, anda akan tahu mana yang benar.

    Pesan,
    Sebaiknya anda perbaiki cara diskusi anda yang seperti ini:
    1. Muhammad adalah pembohong.
    2. Kenapa anda percaya Muhammad?

    Pertanyaan 2 saya ajukan atas dasar pertanyaan 1. Saya minta anda menjawab pertanyaan 2 saja, tidak boleh menyatakan bahwa pernyataan 1 itu salah.

    Apakah anda mau dan berminat menjawab diskusi model beginian?
    Demikian juga dengan saya terhadap anda.

    Salam.

  • 10. imankristen  |  November 14, 2008 pada 10:02 am

    Cara belajar sebuah buku:

    1. Satu huruf terikat pada satu kata.
    2. Satu kata terikat pada satu kalimat.
    3. Satu kalimat terikat pada satu paragraf.
    4. Satu paragraf terikat pada satu sub-bab.
    5. Satu sub-bab terikat pada satu bab.
    6. Satu bab terikat pada satu buku.
    7. Satu buku/kitab terikat pada satu Alkitab (buku berseri).

    Arti satu Alkitab itulah yang menjelaskan setiap kata didalamnya. Jadi harus ada “keterikatan” pada seluruh buku tersebut.

    Bukti:
    Sekarang akan kita gabungkan pertanyaan anda disini dengan silsilah Yesus di matius maupun lukas.

    Kitab kejadian ditulis oleh Musa (tahun 1600BC).
    Kitab Matius ditulis oleh Matius (tahun 1).

    Ada perbedaan 1600 tahun. Siapakah “anak yang dijanjikan”?
    Abraham ==> Ishak.
    Dari kejadian, dituliskan Ishak yang dijanjikan dan dipersembahkan. Dari Matius, dituliskan jelas sekali Ishak sebagai anak Abraham.

    Silsilah Yesus tidak ditulikan Ismail, karena memang sudah diusir (he he he… udah dibuang jauh-jauh). Jadi terlihat sekali kesinambungan antara Kejadian dan Matius.

    Itu artinya satu Alkitab, sebagai satu kesatuan.

    Salam.

  • 11. balerina  |  November 14, 2008 pada 10:33 am

    imankristen.

    Sudah saya duga kamu tidak akan dapat melihat kejanggalan ayat ayat pengusiran Ismail. Itu karena kamu hanya membacanya dan tidak menyelaminya.

    Baiklah kita mulai dengan ayat di bawah ini :

    Kejadian 21:14

    Keesokan harinya pagi pagi Abraham mengambil sekirbat air dan memberikannya kepada Hagar, ia meletakkan itu beserta anaknya di bahu Hagar, kemudian disuruhnyalah perempuan itu pergi. Maka pergilah Hagar dan mengembara dipadang gurun Bersyeba.
    =============

    Seorang anak yang berusia 16 tahun diletakkan Abraham ke bahu Hagar. Tidak masuk akal seorang anak yang berisia 16 tahun digendong/didukung ibunya dan lebih tidak masuk akal untuk itu Abraham yang meletakkannya. Apakah anak seusia itu tidak mempunyai kemampuan untuk berjalan sendiri. Itu baru masuk akal bila anak tersebut masih bayi atau masih balita.

    Kalau kamu belum juga dapat menangkapnya, akan saya lanjutkan nanti dengan ayat berikutnya.

  • 12. Relung Hati  |  November 14, 2008 pada 10:41 am

    Jadi dongeng ini yg membentuk jalan pikiran umat yg mayoritasnya nasrani begitu banyak anak haram yg tidak diakui bapak2nya yg tidak bertanggung jawab.

    Begitu konyolnyakah Tuhan sehingga harus memberi contoh mana anak yg layak diakui dan mana yg tidak diakui walaupun itu keturunan dan darah dagingnya sendiri.

    Subhanallah man maaaan……..

  • 13. masterpis  |  November 14, 2008 pada 10:43 am

    Jadi dongeng ini yg membentuk jalan pikiran umat yg mayoritasnya nasrani begitu banyak anak haram yg tidak diakui bapak2nya yg tidak bertanggung jawab.

    Begitu konyolnyakah Tuhan sehingga harus memberi contoh mana anak yg layak diakui dan mana yg tidak diakui walaupun itu keturunan dan darah dagingnya sendiri.

    Subhanallah man maaaan……..

  • 14. imankristen  |  November 14, 2008 pada 10:55 am

    He he he…

    Prinsip belajar itu begini ya:

    1. Yang jelas itu yang jelas, sebagai sesuatu yang benar.
    2. Yang tidak jelas itu sebagai yang tidak jelas, tidak bisa sebagai kebenaran.

    ad.1 Yang Jelas:
    - Ishak dipersembahkan.
    - Ismail di Usir.

    ad. 2 Yang tidak jelas.
    - Apakah seorang ibu jaman Abraham lebih kuat dari ibu jaman sekarang, sehingga bisa menggendong anak umur 16?
    Apa yang Hagar lakukan pada Ismail?
    Kej.21:15b “… dibuangnyalah anak itu ke semak-semak”
    Tapi ini tetap tidak bisa menjadi ukuran kekuatan ibu jaman Abraham.

    Seberapa kuat seorang ibu jaman Abraham?
    He he he…., itu tidak penting.

    Jangan yang tidak jelas atau tidak penting kemudian “di-khayalkan” sehingga menjadi jelas dan “meniadakan” atau “menghapus” yang jelas. Itu sudah dongeng namanya.

    He he he…., begitu ya cara anda belajar buat dongeng…, boleh juga tuh….,
    Btw, belajar buat dongeng dengan cara itu, dimana ya? Boleh tuh saya ikutan belajar buat dongeng juga.
    Saya tahu sumber belajar buat dongeng…, gua HIRA ya?
    He he he…

    Mana ayat Alkitab yang menuliskan Ismail dipersembahkan?
    Tidak ada.

    Salam.

  • 15. balerina  |  November 14, 2008 pada 11:19 am

    imankristen,

    Kelihatannya anda begitu yakin bahwa usia Ismail waktu diiusir sudah besar dan berusia 16 tahun. Ayat ayat selanjutnya dapat memperkuat bahwa Ismail masih bayi atau balita waktu peristiwa itu terjadi.
    Saya tidak akan menuliskannya disini i(ayat Kejadian 21:15 – 19) saya akan mengambil Kejadian 21:20 yang menegaskan bahwa Ismail masih bayi dan balita.

    Kejadian 21:20
    Allah menyertai anak itu, sehingga ia bertambah besar, ia menetap di padang gurun menjadi seorang pemanah.

    Disitu dijelaskan bertumbuhnya seseorang dari kecil, bayi, balita dan bertambah besar dan menjadi dewasa. Bunyi Ayat Kejadian 21:20 dapat dibandingkan dengan ayat yang menceritakan tentang tumbuh besarnya Yahya atau Ayat yang menceritakan tentang tumbuh besarnya Yesus menjadi pria dewasa. Jangan anda katakan bahwa kedua ayat mengenai Yahya dan Yesus itu tidak ada dan cuma dongengan saya.

  • 16. imankristen  |  November 14, 2008 pada 10:03 pm

    Wah… anda ini error ya?

    Saya minta anda baca dulu Alkitab dan direnungkan. Saya akan kasih anda kesempatan untuk berdiskusi dengan topik ini 3x lagi, berikan seluruh kemampuan argumentasi anda.

    Setelah itu, biar forum yang menilai. Orang Kristen yang tahu dan baca Alkitab, pasti tahu jawaban saya dan akan tertawa-tawa melihat argumentasi anda.

    Anda tuliskan di 11#Balerina,
    Kejadian 21:14
    Keesokan harinya pagi pagi Abraham mengambil sekirbat air dan memberikannya kepada Hagar, ia meletakkan itu beserta anaknya di bahu Hagar, kemudian disuruhnyalah perempuan itu pergi. Maka pergilah Hagar dan mengembara dipadang gurun Bersyeba.

    Saya lanjutkan ayat tersebut di 14#imankristen,
    Apa yang Hagar lakukan pada Ismail?
    Kej.21:15b “… dibuangnyalah anak itu ke semak-semak”

    Anda lajutkan lagi ayat tersebut di 14#balerina
    Kejadian 21:20
    Allah menyertai anak itu, sehingga ia bertambah besar, ia menetap di padang gurun menjadi seorang pemanah.

    Kesimpulan:
    3x pada pasal 21 kita belajar 3 ayat secara berurutan ayat 14,15,20.
    Ismail & Hagar diusir (14), Hagar membuang Ismail (15) kemudian akhirnya dipelihara hingga besar (20).

    Perhatikan ayat 20 akhir, Ismail tinggal di padang gurun, bukan bersama dengan Abraham. Bukan di daerah yang banyak air dan rumput untuk para peternak (Abraham punya banyak ternak).

    Saya lanjutkan kisah Ismail.
    Pasal 21:20-21
    Allah menyertai anak itu (Ismail), sehingga ia bertambah besar; ia menetap di padang gurun dan menjadi seorang pemanah. Maka tinggallah ia di padang gurun Paran, dan ibunya mengambil seorang istri baginya dari tanah Mesir.

    Perhatikan Pasal 12:10-20, Abraham pernah di Mesir sebelum tinggal di Kanaan yang merupakan “tanah perjanjian” ketika pertama sekali diutus keluar dari urkasdim.

    Dimana Abraham tinggal? Jawab: Di Kanaan.
    Dimana Ismail dan Hagar tinggal? Jawab: Di padang gurun Paran.
    Siapakah istri Ismail? Jawab, Seorang Mesir (berarti Ismail dan Hagar sering ke Mesir).
    Apakah Abraham berani pegi ke Mesir, setelah menetap di Kanaan? Tidak pernah, karena kasus dengan Raja Mesir (perhatikan Raja Mesir memerintahkan Abraham keluar dari Mesir – Keluaran 12:20, karena ada kasus dengan Sarah, istri Abraham). Tentu Abraham tidak pernah dan berani lagi pergi ke Mesir.

    Kesimpulan, Ismail dan Hagar pergi keluar dari tanah Kanaan (tempat Abraham dan Ishak tinggal) dan bertempat tinggal di padang gurun Paran dan daerah Mesir, wilayah yang tidak mungkin untuk “dilewati” oleh Abraham.

    Kalau anda perhatikan PETA jaman dulu, maka dari Kanaan untuk mencapai padang gurun Paran, haruslah melewati padang gurun Zin. Dimana padang gurun Paran, berdekatan dengan Mesir.
    Saya ukur di peta, jarak Kanaan ke padang gurun Paran sekitar 400km.

    400 km itu sekitar dari Jakarta-Semarang. Jauh banget lho…, tidak ada mobil lagi, harus jalan kaki.
    He he he….

    Dimana Ishak dipersembahkan? Di tanah Moria. Sekitar 20km dari Kanaan.
    Kalau padang gurun Paran itu ke selatan dari Kanaan, maka tanah Moria itu ke utara dari Kanaan.
    Kedua tempat itu berbeda 180 derajat. Saling bertolak belakang / berlawanan arah tempatnya dari Kanaan.

    Salam.

  • 17. balerina  |  November 15, 2008 pada 1:47 am

    imankristen,

    Kamu katakan :
    *Kemudian akhirnya dipelihara sehingga besar (20)*

    Dan diayat inilah membuktikan bahwa Ismail pada waktu Hagar diusir masih kecil dan bukan berusia 16 tahun.

    Dan ini bertentangan dengan ayat ayat ayat Kejadian sebelum terjadinya pengusiran.

    Dan ini membuktikan distorsi/pengeditan yang dilakukan oleh Bani Israel atas ayat ayat itu.

    Dan ini juga akan terjadi pada banyak ayat ayat yang ada di Alkitab.

    Dan juga pada Kejadian 22:2 adanya interpolasi/penyisipan nama Ismail. Kamu lihat kembali posting saya No.1; di 2 alinea terakhir.

    Kesimpulan :

    Kamu harus bukan hanya membaca ayat ayat itu tapi juga harus dapat menyelami apa yang tersirat di sana dengan segenap akal budi kamu.

    Sebagai pemilik blog saya percaya sekali kamu mempunyai kemampuan lebih untuk itu. Hanya saja hati kamu telah membeku. Saya tidak akan tertawa membaca argumentasi kamu, tapi kasihan.

  • 18. imankristen  |  November 15, 2008 pada 1:59 am

    (Tinggal 2x respon lagi dari saya untuk anda. Berikan argumentasi terbaik anda.)

    He he he…, saya tidak lihat ada distorsi.

    Anda lagi bicara apa sih? Masa sih argumentasi anda seperti ini saja? Tidak ada masalah mengenai besar atau kecil. Karena tidak ada permasalahan mengenai umur disitu. Semuanya jernih dan jelas sekali.

    Sekali lagi…., tidak ada masalah dengan umur.

    Anak kecil saja kalau membaca langsung mengerti. Tidak rumit dan sangat jelas.

    Ishak tinggal dimana, Ismail kemudian tinggal dimana, Abraham tinggal bersama dengan Ishak dan tidak bersama dengan Ismail. Semuanya jelas sekali.

    Semuanya sangat mudah dimengerti.

    Saya bingung…, anda lagi bicara apa ya? Mau diskusi apa ya? Tidak ada yang salah tuh dengan Alkitabnya…, jelas banget.

    Tidak ada satupun yang janggal.

    Kalau Alquran…, sekarang jelaskan…, ada bukti tidak Ismail yang dierpsembahkan dari ayat Alquran?
    Tidak ada sama sekali.

    Itu adalah dongeng dari muslim mengenai Ismail, Muhammad sendiri tahu pasti ketika baca Alkitab, bahwa Ishak yang dipersembahkan. Karena Alquran sudah dibakar dan diubah isinya oleh penerus Muhamamad, kemudian dibuatlah isu-isu (cerita bohong) mengenai Ismail yang sampai sekrang dipercayai oleh kaum islam.

    Salam.

  • 19. balerina  |  November 15, 2008 pada 2:22 am

    imankriten,

    Kamu tidak melihat distorsi, karena kamu hanya membaca dan bukan untuk mengerti apa yang kamu baca itu. Bacalah kembali Kejadian mengenai pengusiran Ismail sampai Kejadian 21:22 dan kemudian cari ayat mengenai besar dan tumbuhnya Yahya dan Yesus.

    Kamu katakan tidak ada sama sekali masalah umur. Kembalilah ke Kejadian 16 : 16 dan Kejadian 21:5, kemudian lihat apa yang ada pada pokok tulisan kamu, bahwa beda usia antara Ismail dan Ishak adalah 14 tahun, sekali lagi 14 tahun, sekali lagi 14 tahun. maaf, ini cuma sekedar mengingatkan kamu

  • 20. imankristen  |  November 15, 2008 pada 3:50 am

    Coba perhatikan mengenai umur:
    1. Kej.16:16 Umur Abraham 86 tahun (Ismail Lahir). Kemudian Ismail diusir.
    2. Kej. 17:1 Umur Abraham 99 tahun (Janji Kelahiran Ishak).
    3. Kej.21:5 Umuar Abraham 100 tahun (Ishak Lahir).
    4. Kej.21:8 Ishak disapih, budaya timur kuno menyatakan sekitar umur 2 tahun (Berarti Abraham berumur 102 dan Ismail 16 tahun).
    5. Kej.21:14 Hagar dan Ismail ikut ke pesta “penyapihan” Ishak. Kemudian diusir oleh Abraham untuk selama-lamanya. Setelah itu, tidak ada lagi sejarah mengenai Ismail di Alkitab.

    Jadi Ismail diusir untuk yang terakhir kalinya pada umur 16 tahun dan Ishak umur 2 tahun.

    Semuanya jelas.

    Alquran juga membenarkan garis keturunan dari Ishak, bukan Ismail (sebagai bukti anak tunggal yang dijanjikan dan dipersembahkan adalah Ishak).

    * Q.S. 4:163
    Sesungguhnya Kami telah memberikan wahyu kepadamu sebagaimana Kami telah memberikan wahyu kepada Nuh dan nabi-nabi yang kemudiannya, dan Kami telah memberikan wahyu kepada Ibrahim, Isma’il, ‘ISHAK’, Ya’qub dan anak cucunya, ‘Isa, Ayyub, Yunus, Harun dan Sulaiman. Dan Kami berikan Zabur kepada Daud.”

    * Q.S. 6:84
    Dan Kami telah menganugerahkan ‘ISHAK’ dan Yaqub kepadanya. Kepada keduanya masing-masing telah Kami beri petunjuk; dan kepada Nuh sebelum itu telah Kami beri petunjuk, dan kepada sebahagian dari keturunannya yaitu Daud, Sulaiman, Ayyub, Yusuf, Musa dan Harun. Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang
    yang berbuat baik.”

    * Q.S. 11:71
    Dan isterinya berdiri lalu dia tersenyum, maka Kami sampaikan kepadanya berita gembira tentang ‘ISHAK’ dan dari ‘ISHAK’ Ya’qub.”

    * Q.S. 12:38
    Dan aku pengikut agama bapak-bapakku yaitu Ibrahim, Ishak dan Ya’qub. Tiadalah patut bagi kami mempersekutukan sesuatu apapun dengan Allah. Yang demikian itu adalah dari karunia Allah kepada kami dan kepada manusia; tetapi kebanyakan manusia tidak
    mensyukuri.

    * Q.S. 19:49
    Maka ketika Ibrahim sudah menjauhkan diri dari mereka dan dari apa yang mereka sembah selain Allah, Kami anugerahkan kepadanya Ishak, dan Ya’qub. Dan masing-masingnya Kami angkat menjadi nabi.”

    * Q.S. 29:27
    Dan Kami anugrahkan kepada Ibrahim, Ishak dan Ya’qub, dan Kami jadikan kenabian dan Al Kitab pada keturunannya, dan Kami berikan kepadanya balasannya di dunia; dan sesungguhnya dia di akhirat, benar-benar termasuk orang-orang yang saleh.”
    Al~Qur’an menyebut “garis kenabian” adalah Ibrahim, Ishak dan Ya’qub (Q.S. 12:38 Q.S. 19:49, Q.S. 29:27), pertanyaannya, dimana Ismail ditempatkan? Dimana keturunan Ismail ditempatkan? Mengapa hanya keturunan Ishak (yaitu Ya’qub) yang disebut, adakah anak-anak Ismail disebutkan dalam Al~Qur’an?

    Masalah anda di Kej.21:14?

    He he he…, anda ini lucu sekali. Masa yang beginian jadi yang utama untuk menafsirkan. Saya sudah jelaskan di 14#imankristen.

    Karena satu ayat ini saja, anda merubah seluruh kitab kejadian dari pasal 16-22?

    Jadi satu ayat saja mengenai ismail di pundak hagar, lalu keseluruhan 7 pasal tersebut berubah?

    He he he… anda ini aneh sekali.
    Masa cuma segini saja kemampuan argumentasi anda?
    Cuma satu ayat ini yang menjadikan anda berkeyakinan seluruh Alkitab adalah salah menuliskan mengenai Ismail?

    He he he… anda lucuuuu sekali…
    Hi hi hi… tidak habis pikir saya mengenai cara berpikir anda.

    Ini toh yang namanya strategi buat dongeng?

    Baik, sekarang kita masuk ke “kosa kata”. Saya akan pergunakan referensi bahasa Inggris.

    Genesis 20:14 (Source NIV)
    “Early the next morning Abraham took some food and a skin of water and gave them to Hagar. He sent her off with the boy. She went on her way and wandered in the desert of Beersheba”.

    Salam.

  • 21. balerina  |  November 15, 2008 pada 5:43 am

    imankristen,

    Menurut al Kitab umur Ismail waktu diusir adalah 16 Tahun. Dan frasa yang ditimbulkan oleh kisah pengusiran Ismail itu adalah masih bayi. Dan pernyataan ini adanya ketidak konsistenan dari ayat ayat yang ada di Al Kitab.

    Kamu mengutip Genesis 21:14.

    Saya dapat memberikan argumentasi bahwa pada waktu Hagar pergi, Ismail yang menurut A Kitab katanya berumur 16 tahun, masih berada dipundak/gendongan Hagar. Mengapa saya mengatakannya demikian?

    Karena kamu yang memberikan referensinya, cobalah jawab apakah yang saya katakan itu benar atau salah.

    Siapa pula yang menyatakan kalau Ismail dipundak Hagar akan merubah keseluruhan 7 pasal tersebut. Tak ada itu, tak adaa.

    Dari vrsi Inggris Genesis 20:14 dapat saya tangkap bahwa memang benar Ismail yang berusia 16 tahun berada dipundak/digendongan Hagar waktu Hagar berlalu. Kamu tentu tahu mengapa saya mengatakan demikian ? Dan dari mana saya mendapatkan kesimpulan itu ?

    Kalau kamu memberikan referensi Bahasa Inggrisnya, apakah akan memberikan penafsiran berbeda dalam memandang ayat ayat dimaksud?

  • 22. imankristen  |  November 15, 2008 pada 7:57 am

    He he he…

    Saya tidak akan melanjutkan lagi diskusi dengan anda pada topik ini maupun topik silsilah Yesus vs Isa. Seluruh pendapat anda sudah anda berikan dan demikian juga dengan saya.

    Saya berikan pendapat dari Alkitab dan Alquran.
    Semuanya jelas dan jernih.

    Saya tidak akan perpanjang lagi diskusi mengenai sesuatu yang tidak ada hubungannya dengan topik.
    Saya tidak akan bahas lagi mengenai “kekuatan pundak seorang ibu”, juga apakah itu digendong atau tidak digendong.

    Kalau anda lihat ke kalimat aslinya (Ibrani), itu bukanlah di gendong. Lebih pada dibawa bersama Hagar (tidak secara jelas dikatakan digendong atau tidak).

    Apakah kalau digendong berarti dia yang dikorbankan Abraham? Digendong=dikorbankan?
    Itu adalah hak anda untuk menafsirkannya.

    Alkitab sudah jelas sekali menuliskannya, siapa yang dikorbankan.
    Saya tidak melihat ada argumentasi tambahan lagi, sehingga diskusi kita lebih ke arah “debat kusir” saja.

    Silahkan kalau ada orang Kristen lain yang mau menimpali. Anda bisa diskusi mengenai islam di http://belajarmuslim.wordpress.com/, belajar Kristen di http://imankristen.wordpress.com/

    Atau anda bisa bertanya mengenai perbandingan Islam Kristen pada materi lain di blog ini.

    Biarlah forum yang menilai keakuratan diskusi kita dengan data-data yang diberikan.

    Salam.

  • 23. pandora  |  November 15, 2008 pada 12:34 pm

    imankristen.

    Ini terakhir saya memberikan tangapan atas tulisan kamu mengenai thread ini. Itupun karena pada post No. 20, kamu memberikan versi Inggris dari Genesis 20:14.

    Dalam posting kamu terakhir kamu katakan : “Kalau melihat kalimat aslinya (IIbrani), Itu bukanlah digendong. Lebih pada dibawa Hagar”.

    Sodoran versi Inggris tersebut saya yakin maksud kamu untuk memperkuat argumen kamu mengenai pengusiran Ismail.

    Kamu lihat kalimat terakhir dari Genesis 20:14

    *She went on her way and wandered in the desert of Beerheba*

    Yang berjalan pergi itu adalah Hagar dengan Ismail dalam dukungannya. Kalau Ismail bukan digendong/dipanggul tapi berjalan sendiri tentulah bukan “SHE” yang dipakai disitu, tapi “THEY”.

    Versi Inggris itu tentulah mengambil sumber dari PL berbahasa Ibrani (?).

    Jadi baik versi Inggris maupun versi BIS, Terjemahan Baru tidak menghilangkan kenyataan bahwa Ismail tersebut dipanggul atau digendong dalam pengembaraan Hagar di gurun Beerseba.

    Saya pribadi dan mungkin muslim lainnya tidak mengaggap dengan digendong/dipanggul berarti Ismail yang dikorbankan. Bukan dari kalimat tersebut yang menjadi kata kuncinya. Sayang kamu telah harus memutus diskusi ini.

    Saya tidak menganggap salah satu dari kita lebih mumpuni dalam berbagi argumen, karena itu saya setuju sekali kamu menyerahkan kepada forum menilai keakuratan diskusi ini.

    Bukankah kita tidak sedang menambah musuh?, tapi untuk lebih mengenal dan berbagi pandangan mengenai keyakinan kita.

    Senang dapat berbagi dengan kamu.

  • 24. pandora  |  November 15, 2008 pada 12:40 pm

    imankristen,

    Maaf kalau dalam diskusi di thread ini, saya menggunakan nama sandi “balerina”.

  • 25. imankristen  |  November 15, 2008 pada 1:28 pm

    Saya tidak akan perpanjang, karena ayat itu tidak penting untuk menentukan siapa yang dikorbankan.

    Lihat tulisan saya diatas 22#:
    Kalau anda lihat ke kalimat aslinya (Ibrani), itu bukanlah di gendong. Lebih pada dibawa bersama Hagar (tidak secara jelas dikatakan digendong atau tidak).

    Tidak jelas digendong atau bukan, bisa juga seperti diseret atau lainnya. Yang pasti adalah Hagar membopong barang bawaan bersama dengan Ismail. Jadi kalimat Ismail ini ada yang terjemahkan ikut dibopong, ada yang menekankan dia dibawa serta. Saya lebih prefer ke yang terakhir.

    Tafsiran NIV lebih mendekati Ibrani dibandingkan tafsiran Indonesia yang sudah puluhan tahun tidak pernah direvisi (supaya penafsirannya lebih dekat ke arti dari teks aslinya).

    Kita tidak akan diskusi lagi pada topik ini.

    Salam.

  • 26. VINI  |  Desember 8, 2009 pada 12:44 pm

    AKU BUKAN SEORANG PENGGEMAR MEMBACA ALKITAB, TAPI MELALUI MEMBACA DISKUSI KALIAN, SAYA JADI TERTARIK UNTUK LEBIH RAJIN BACA ALKITAB BIAR KALAU DITANYA ORANG MUSLIM TENTANG IMAN KEKRISTENANKU AKU BISA MENJAWAB LAYAKNYA “IMAN KRISTEN”.
    UNTUK “IMAN KRISTEN”, SALUT DENGAN CARA MENJAWABMU YANG SUNGGUH DIPLOMATIS, AKU MAU BERKENALAN DAN BANYAK SHARE DENGAN KAMU, TAPI GIMANA YA ??? AKU AGAK RAGU NGASIH ALAMAT EMAILKU YANG ASLI DISINI, TAKUT ADA YANG KEJAR JEJAK KU, HAHAHAHA

  • 27. ian  |  Mei 30, 2010 pada 12:22 pm

    yang benar tu Ishak…

    Alasan Saya :
    Dari dlu Allah ingin sekali membebaskan manusia dari dosa Adam dan Hawa.. tp dya juga harus bertindak adil kepada Iblis.. karena dikatan kalau buah tuh dimakan maka Adam dan Hawa pasti mati…
    menurut saya…. Capek bgt Tuhan Ciptaan manusia klw toh harus mati lagi… tp dya tdk dpt mencabut kata2nya krn iblis jg slalu menuntut keadilan Sang Kuasa..

    karena sudah beberapa kali membinasakan manusia yang Dia benci.. akhirnya Tuhan g tega… dya sudah ngrim nabi2nya tp toh nabinya dibunuh oleh manusia jg… nah.. Dia berpikir untuk mengutus Yesus yang di sebutnNya AnakNya yang Tunggal… namun berat mengutus org yg begitu suci dan mulia ke dunia yg kotor ini…

    Tuhan melihat dimuka bumi adakah manusia yang berani mengorbankan anak kandungnya dari istri yang sah ( bukan pembantu ataupn budak ) dan Dia menemukannya di dalam Abraham… kenpa Tuhan minta Ishak krna Ishak adalah ank yang dijanjikanNya kepada Abraham krn ank itu lahir dri Sara Istrinya… karena imannya tuhlah Abraham disebut Sahat Allah..

    Melihat itu.. maka Allah dengan sangat berat melepaskan Yesus yang dipanggilNya AnakNya.. untuk sebagai korban menyelematkan manusia2 ciptaannya… tp Yesus harus lahir dri keturuhan Abraham yang istrinya adalah Sara… karena lewat iman yg begtiu besar dan kesetiaan kepada Allah yang tinggi dri Abraham membuat Allah yang Maha Kuasa Sayang pada Abraham…

    so.. menurut saya Ishak adalah yg dikorbankan.. krn bagaimanapun kebanyakn org akan lbh sayang kepada anaknya dri istri yang sah yg sangat dicintainya.. drpd anaknya dri hasil selingkuhan dn keterpaksaan saja…

    haha.. thanks..

  • 28. Hari  |  Juni 3, 2010 pada 3:51 am

    To : Ian di 27

    Sebelum mendiskusikan masalah siapa yang dikorbankan Ibrahim ? Ismail atau Ishak ? Kita diskusi dulu soal yang mendasar sebagaimana pernyataan anda di 27.

    karena sudah beberapa kali membinasakan manusia yang Dia benci.. akhirnya Tuhan g tega… dya sudah ngrim nabi2nya tp toh nabinya dibunuh oleh manusia jg… nah.. Dia berpikir untuk mengutus Yesus yang di sebutnNya AnakNya yang Tunggal…

    Tuhan melihat dimuka bumi adakah manusia yang berani mengorbankan anak kandungnya dari istri yang sah ( bukan pembantu ataupn budak ) dan Dia menemukannya di dalam Abraham… kenpa Tuhan minta Ishak krna Ishak adalah ank yang dijanjikanNya kepada Abraham krn ank itu lahir dri Sara Istrinya… karena imannya tuhlah Abraham disebut Sahat Allah..

    Melihat itu.. maka Allah dengan sangat berat melepaskan Yesus yang dipanggilNya AnakNya.. untuk sebagai korban menyelematkan manusia2 ciptaannya…

    ========

    Ingat ya …
    ALLAH menyebut YESUS sebagai ANAKNYA yang TUNGGAL …

    Tapi di lain saat dikatakan bahwa YESUS itu ya ALLAH sendiri … ?

    Kemudian dikatakan bahwa …
    Saat di SORGA …
    YESUS duduk disebelah kanan ALLAH …

    Padahal KRISTEN selalu bilang TRINITAS …
    TIGA itu SATU, SATU itu TIGA …
    ALLAH BAPA, TUHAN YESUS dan ROHUL KUDUS …
    Sebagai SATU KESATUAN …

    Tapi …
    Yang MUNCUL selalu DUA …
    ALLAH BAPA dan YESUS …
    ROHUL KUDUS-nya TIDAK PERNAH NONGOL …

    Akan semakin MUMET kalau dikatakan bahwa …
    ALLAH BAPA bilang bahwa YESUS itu ANAK TUNGGALNYA …
    Yang sekaligus YESUS itu adalah ALLAH SENDIRI …

    Istilah KERENNYA …
    Seorang ANAK yang merangkap sebagai BAPAK …
    Kalau ada ANAK mengambil peran BAPAK … ?
    (Dalam arti TOTALITASNYA)
    Maka …
    ANAK itu adalah …
    ANAK yang KURANG AJAR …

    U- hal mendasar saja ada KESALAHAN FATAL …
    Seorang ANAK mengkudeta BAPAKNYA …
    Agar diakui sebagai BAPAK …

    Kemudian kembali ke soal …
    Siapakah yang dikorbankan Ibrahim ?
    ISMAIL atau ISHAK ?
    Menjadi TIDAK PENTING …
    Karena soal pokok pangkal agama saja …
    Ada KESALAHAN FATAL …
    Yaitu masalah KETUHANANNYA …
    Dimana …
    YESUS yang disebut ANAK TUNGGAL oleh ALLAH BAPA …
    Bisa menjadi ALLAH BAPA … ?
    Dimana ARGUMENTASINYA ya ?

  • 29. bani  |  September 18, 2010 pada 3:58 pm

    imankristen,

    baru intro kok sudak dipotong….saya sependapat dengan balerina…disana (PL) terdapat kejanggalan dan ayat yang tidak konsistent antara satu sama lain. Saya yakin anda memahami ayat tersebut dengan terang dan jelas, tetapi oleh kerana keegoan anda cuba lari dari perbahasan tersebut.

    Cuba baca dengan tenang dan dgn hati terbuka apa yang hendak saya sampaikan. Sila bahas secara ilmiah dan mudah-mudahan Allah membuka hati anda dan seterusnya memberikan hidayah untuk anda, insyaallah. Moga anda selamat di dunia dan akhirat.

    1. PENGENALAN

     Islam percaya bahawa Nabi Ismail yang akan dikorbankan oleh ayahnya Nabi Ibrahim

     Yahudi / Kristian percaya Nabi Ishak yang akan dikorbankan oleh ayahnya Nabi Ibrahim

    2. NABI YANG AKAN DIKORBANKAN MENURUT AL QUR’AN:

    • Maka Kami beri dia kabar gembira dengan seorang anak yang amat sabar. (Maksud QS. As-Saffaat:101)

     Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: “Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu!” Ia menjawab:”Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar”. (Maksud QS. As-Saffaat:102)

     Dan Kami beri dia kabar gembira dengan (kelahiran) Ishaq seorang nabi yang termasuk orang-orang yang saleh. (Maksud QS. As-Saffaat:112)

    Ayat tersebut memberikan gambaran yang sangat jelas bahwa kabar gembira akan lahirnya Ishaq adalah setelah kisah kabar gembira akan lahirnya Ismail dan kisah perintah penyembelihannya. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Al Qur’an menyatakan Ismail-lah yang akan disembelih bukan Ishaq.

    3. NABI YANG AKAN DIKORBANKAN MENURUT TAURAT / INJIL

     The Bible Genesis 22:2: “Take now your son, your only son, whom you love, Isaac, and go to the land of Moriah; and offer him there as a burnt offering on one of the mountains”.

     Kejadian: 22:2 Kata Allah, “Pergilah ke tanah Moria dengan Ishak, anakmu yang tunggal, yang sangat kaukasihi. Di situ, di sebuah gunung yang akan Kutunjukkan kepadamu, persembahkanlah anakmu sebagai kurban bakaran kepada-Ku.”

    4. FAKTA TENTANG NABI ISMAIL MENURUT KITAB TAURAT / INJIL KETIKA DIKIRIM KE PADANG TANDUS

     Kejadian 16:16 – Nabi Ibrahim berusia 86 tahun – Nabi Ismail dilahirkan.

     Kejadian 21:5 – Nabi Ibrahim berusia 100 tahun – Nabi Ishak dilahirkan.

     Nabi Ismail telah berusia 14 tahun ketika Nabi Ishak dilahirkan.

     Kejadian 21:8-19 kejadian berlaku ketika Nabi Ishak disapih (cerai susu)

    Ulamak Yahudi / Nasrani menyatakan Nabi Ishak dicerai susu ketika berumur tiga tahun. Ini menunjukkan bahawa Nabi Ismail dihantar ke Padang Pasir ketika berusia remaja, 17 tahun. Bagaimanapun, profil Nabi Ismail dalam Kej. 21:14-19 adalah seorang bayi dan bukan seorang remaja. Mengapa?

    5. PROFIL NABI ISMAIL DALAM KEJADIAN 21:14-19 (ALKITAB
    BAHASA INDONESIA SEHARI-HARI)

     Kejadian 21:8-10

    Bertambah besarlah anak itu dan ia disapih, lalu Abraham mengadakan perjamuan besar pada hari Ishak disapih itu. Pada waktu itu Sara melihat, bahwa anak yang dilahirkan Hagar, perempuan Mesir itu bagi Abraham, sedang main dengan Ishak, anaknya sendiri. Berkatalah Sara kepada Abraham: “Usirlah hamba perempuan itu beserta anaknya, sebab anak hamba ini tidak akan menjadi ahli waris bersama-sama dengan anakku Ishak.”

     Kejadian 21:14-19

    Keesokan harinya pagi-pagi Abraham mengambil roti serta sekirbat air dan memberikannya kepada Hagar. Ia meletakkan itu beserta anaknya di atas bahu Hagar, kemudian disuruhnyalah perempuan itu pergi. Maka pergilah Hagar dan mengembara di padang gurun Bersyeba. Ketika air yang dikirbat itu habis, dibuangnyalah anak itu ke bawah semak-semak, dan ia duduk agak jauh, kira-kira sepemanah jauhnya, sebab katanya: “Tidak tahan aku melihat anak itu mati.” Sedang ia duduk di situ, menangislah dia dengan suara nyaring. Allah mendengar suara anak itu, lalu Malaikat Allah berseru dari langit kepada Hagar, kata-Nya kepadanya: “Apakah yang engkau susahkan, Hagar? Janganlah takut, sebab Allah telah mendengar suara anak itu dari tempat ia terbaring. Bangunlah, angkatlah anak itu, dan bimbinglah dia, sebab Aku akan membuat dia menjadi bangsa yang besar.” Lalu Allah membuka mata Hagar, sehingga ia melihat sebuah sumur; ia pergi mengisi kirbatnya dengan air, kemudian diberinya anak itu minum.”

     Kejadian 21:14 – Keesokan harinya pagi-pagi, Abraham memberi kepada Hagar makanan dan sebuah kantong kulit berisi air untuk bekal di jalan. Ia meletakkan anak itu pada punggung Hagar, dan menyuruh wanita itu pergi. Lalu berangkatlah Hagar dan mengembara di padang gurun Bersyeba.

    Bagaimana seorang ibu membawa seorang remaja berusia 17 tahun? Tidak mungkin Ibrahim meletakkan Ismail yang remaja ke punggung Hajar

    Pastinya Nabi Ismail seorang bayi dan bukan remaja!

     Kejadian 21:15 – Ketika air bekalnya habis, Hagar meletakkan anaknya di bawah semak,

    Pastinya Nabi Ismail seorang bayi dan bukan remaja!

     Kejadian 21:16 – lalu duduk kira-kira seratus meter dari tempat itu. Katanya dalam hati, “Saya tidak tahan melihat anak saya mati.” Lalu menangislah anak itu.

    Adakah ini seorang yang berusia 17 tahun yang sepatutnya merasa takut akan kematian ibunya dari seorang ibu yang takut anaknya yang berusia 17 tahun mati.

    Ismail pastilah bayi yang lemah, dan bukannya seorang remaja!

     Kejadian 21:17-18, 17 Allah mendengar suara Ismail, dan dari langit malaikat Allah berbicara kepada Hagar, katanya, “Apa yang engkau susahkan, Hagar? Janganlah takut. Allah telah mendengar suara anakmu. 18 Pergilah kepada anakmu, angkat dan tenangkanlah dia. Aku akan menjadikan keturunannya suatu bangsa yang besar.”

    Apakah Hajar adalah seorang wanita yang begitu kuat untuk mengangkat Ismail remaja berusia 17 tahun yang sedang MENANGIS? Atau ia merujuk seorang anak kecil

    Nabi Ismail semestinya seorang bayi dan bukan remaja!

     Kejadian 21:20-21 – Allah menyertai Ismail. Anak itu bertambah besar; ia menetap di padang gurun Paran, dan menjadi pemburu yang mahir.

    Nabi Ishmail semestinya seorang bayi dan bukan remaja

    6. KESAMAAN DENGAN VERSI ISLAM:

     Nabi Ibrahim menerima janji dari Allah (QS. Al-Baqarah: 124)

     Hajar dan Ismail pindah dari Palestin dan menetap di Paran (Arab).

     Hajar berlari-lari mencari air untuk Ismail.

     Tanpa diduga-duga, Hajar menemukan sumber air untuk dirinya dan Ismail.

    7. PERBEZAANNYA, DALAM VERSI ISLAM DIKATAKAN:

    • Hajar dan Ismail dipindahkan ke Paran atas perintah spesifik dari Allah kepada Ibrahim untuk suatu rencana Ilahiyah, bukan kerana Sarah atau Ibrahim merasa sebal (rimas) terhadap mereka. Bila waktunya tiba, kenabian akan dipindahkan dari bani Israil kepada bani Ismail. Tidak hanya itu, kelak, Ismail itulah yang akan membantu Nabi Ibrahim dalam membangun Ka’bah. Jelaslah bahwa Ismail ikut serta dalam perjanjian itu.

    • Hajar dan Ismail ditinggalkan di Arabia, tepatnya Makkah (Bakkah) dan bukan Bersyeba.

     Peristiwa itu terjadi sebelum Ishak lahir dan bukan setelahnya, iaitu ketika Ismail masih bayi.

    8. LUKISAN HAJAR DAN ISMAIL (REMAJA??)

    9. LUKISAN HAJAR DAN ISMAIL (BAYI)

     Andrea Sacchi ( Italian 1599 – 1661 ):
    Hagar and Ismail in the Desert / Hagar und Ismael in der Wueste

    10. RUMUSAN

     Analisa di atas memperlihatkan bahwa Alkitab juga memuat beberapa hal yang benar, namun juga mengandung penambahan dari manusia, penghapusan, pengeditan, dan pengubahan.

     Versi Islam dalam hal ini sangat konsisten dari A sampai Z. Ismail adalah seorang bayi, dan Ishak belum dilahirkan ketika peristiwa itu terjadi. Hal ini menjelaskan bahwa kepergian Hajar dan Ismail ke Arab bukanlah atas egoisme, rasialisme, ataupun kecemburuan Sarah. tetapi atas perintah Tuhan untuk sebuah rencana Ilahiyah
     Cerita Sarah yang mengusir Hajar hanyalah cerita fiktif yang ditambahkan orang-orang Yahudi karena kecemburuan dan kesombongan mereka yang merasa sebagai ras terbaik.

     Dari analisa di atas dapat disimpulkan bahawa Nabi Ismail–lah yang akan dikorbankan oleh ayahnya Nabi Ibrahim

     Allah berfirman: “Sesungguhnya Aku akan menjadikanmu imam (pemimpin) bagi seluruh manusia”. [QS. Al-Baqarah: 124]

    11. UNGKAPAN

    Maksud Firman Allah dalam Al-Qur’an:

     Al-Baqarah:75 “Apakah kamu masih mengharapkan mereka akan percaya kepadamu, padahal segolongan dari mereka mendengar firman Allah, lalu mereka mengubahnya setelah mereka memahaminya, sedang mereka mengetahui?“

     Al-Baqarah:78 “Dan di antara mereka ada yang buta huruf, tidak mengetahui Alkitab (Taurat), kecuali dongengan bohong belaka dan mereka hanya menduga-duga.“

     Al-Baqarah:79 “Maka kecelakaan yang besarlah bagi orang-orang yang menulis Alkitab dengan tangan mereka sendiri, lalu dikatakannya: “Ini dari Allah”, (dengan maksud) untuk memperoleh keuntungan yang sedikit dengan perbuatan itu. Maka kecelakaan besarlah bagi mereka, akibat dari apa yang ditulis oleh tangan mereka sendiri, dan kecelakaan besarlah bagi mereka, akibat dari apa yang mereka kerjakan.”

  • 30. Santai Man  |  Desember 1, 2010 pada 2:01 pm

    Aq gampang aja koq mikirnya….ibarat kita membaca buku biografi tentang Presiden Soekarno yang ditulis orang yang hidupnya jaman soekarno …..atau membaca biografi Presiden Soekarno dari tulisan orang yang lahir tahun 1990an…. silahkan pilih sendiri-sendiri..

  • 31. andre  |  Juli 22, 2011 pada 11:17 am

    Boleh nanya gak?
    Klo Islam itu keturunan Ismail itu bener ga?

  • 32. anonim  |  Oktober 31, 2011 pada 8:33 am

    DENGAN DEMIKIAN DISKUSI DIMENANGKAN SECARA TELAK OLEH BALERINA, IMAN KRISTEN TERLIHAT HANYA SEKEDAR MENULIS BANYAK ARTIKEL TAPI TIDAK MENGUASAI APA YANG DITULIS

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed



Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.