Kasih : Yesus vs Muhammad

November 15, 2008

Anda DILARANG membaca isi blog ini, sebelum menyetujui ISI dari pernyataan pada: http://islamkristen.wordpress.com/warning/

=============================================================

Bagaimanakah kita sebagai umat manusia harus mengasihi sesama manusia? Setiap kitab akan mempunyai pemikirannya sendiri-sendiri.

Sekarang kita akan membahas ajaran KASIH dari dua tokoh yang terkenal ini.

===========================

Kasih : YESUS

Yohanes 9:11 “Akulah Gembala yang baik. Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya;”

5:39 Tetapi Aku berkata kepadamu: Janganlah kamu melawan orang yang berbuat jahat kepadamu, melainkan siapapun yang menampar pipi kananmu, berilah juga kepadanya pipi kirimu. 

5:40 Dan kepada orang yang hendak mengadukan engkau karena mengingini bajumu, serahkanlah juga jubahmu. 
5:41 Dan siapapun yang memaksa engkau berjalan sejauh satu mil, berjalanlah bersama dia sejauh dua mil. 
5:42 Berilah kepada orang yang meminta kepadamu dan janganlah menolak orang yang mau meminjam dari padamu.

5:43. Kamu telah mendengar firman: Kasihilah sesamamu manusia dan bencilah musuhmu. 
5:44 Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu. 
5:45 Karena dengan demikianlah kamu menjadi anak-anak Bapamu yang di sorga, yang menerbitkan matahari bagi orang yang jahat dan orang yang baik dan menurunkan hujan bagi orang yang benar dan orang yang tidak benar. 
5:46 Apabila kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah upahmu? Bukankah pemungut cukai juga berbuat demikian? 
5:47 Dan apabila kamu hanya memberi salam kepada saudara-saudaramu saja, apakah lebihnya dari pada perbuatan orang lain? Bukankah orang yang tidak mengenal Allahpun berbuat demikian? 
5:48 Karena itu haruslah kamu sempurna, sama seperti Bapamu yang di sorga adalah sempurna.”

Bagaimana Yesus mengaplikasikan perkataannya ini?

23:33 Ketika mereka sampai di tempat yang bernama Tengkorak, mereka menyalibkan Yesus di situ dan juga kedua orang penjahat itu, yang seorang di sebelah kanan-Nya dan yang lain di sebelah kiri-Nya. 
23:34 Yesus berkata: “Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat.” Dan mereka membuang undi untuk membagi pakaian-Nya.

23:44. Ketika itu hari sudah kira-kira jam dua belas, lalu kegelapan meliputi seluruh daerah itu sampai jam tiga, 
23:45 sebab matahari tidak bersinar. Dan tabir Bait Suci terbelah dua. 
23:46 Lalu Yesus berseru dengan suara nyaring: “Ya Bapa, ke dalam tangan-Mu Kuserahkan nyawa-Ku.” Dan sesudah berkata demikian Ia menyerahkan nyawa-Nya. 
23:47 Ketika kepala pasukan melihat apa yang terjadi, ia memuliakan Allah, katanya: “Sungguh, orang ini adalah orang benar!” 

==========================

Kasih: MUHAMMAD

Kutipan dari Alquran:

1. Perangi dengan tidak melanggar batas (190).

Apa batasannya?
1. Bunuh mereka dimana saja (191).
2. Usir mereka kalau mereka telah mengusir kamu (191).
3. Jangan perangi di Masjidil Haram, kecuali jika kamu diperangi di sana. Jika mereka memerangi kamu, bunuhlah mereka. Itulah balasan bagi orang yang ingkar (191).
4. Jika mereka berhenti memerangi, ampunilah…, sampai kapan? (192)
5. Sampai tidak ada fitnah lagi dari mereka (193).
6. Sampai agama adalah untuk Allah semata (islam) (193).

Apakah bisa diberikan contoh penerapannya?

Secara sederhana dalam menganalisis blog islamkristen.wordpress.com ini.

Menganalisis Blog IslamKristen:
1. Blog IslamKristen bukan/tidak berisikan Agama Allah semata (Islam) (193).
2. Berisikan fitnah tentang Muhammad dan Islam.
3. Kalau Iman Kristen (penulis blog) berhenti memerangi (tulisan seperti saat ini), ampunilah, tapi kalau terus, perangilah (192).
4. Kamu boleh bunuh si Iman Kristen dimanapun dia berada (191), kecuali Ia bersembunyi ke Masjidil Haram. Kalau dia disana memerangi muslim, boleh dibunuh kembali (191).
5. Lakukan tindakan pembunuhan dengan tidak boleh merubah/melanggar batasan (perintah) ini (190).

Bagaimana akhir hidup Muhammad? Mati sekarat karena racun. Muhammad memerintahkan untuk membunuh wanita yang meracuninya itu.

 

Kesimpulan:

Apakah perbedaan kasih antara Yesus dan Muhammad? Coba renungkan dan berikan pendapat “cerdas” anda dari kisah kedua tokoh diatas.

SOLUSI: Banyak orang perkata, Islam itu damai dan hati Muhammad penuh dengan kasih. Apakah betul? Dengan penelitian yang mendalam, tentu hal tersebut betul. Kanapa? Karena Alquran bersumber dari kitab kasih yaitu Alkitab. Perhatikan bagaimana “kutuk taurat” ditiadakan oleh Yesus di kayu salib, sehingga setiap umat kristiani hidup dari prinsip kasih. Muhammad memang belajar taurat juga dengan hukum-hukum yang ketat, TAPI tidak bisa melepaskan “kutuk taurat” tersebut. JIL sudah melihat hal tersebut, kondisi-kondisi jaman dulu, banyak sekali yang tidak bisa diterapkan pada jaman sekarang. BUANG KEKERASAN dalam Islam dan tunjukkan KASIH…, maka Islam dan Kristen akan dapat hidup berdampingan.

TETAPI mungkin sebagian dari muslim berkata: Kami harus tegakkan keadilan. Itu bisa saja, caranya: rubah arah anda. Silahkan pelajari pandangan Abd Moqsith Ghazali di http://belajarmuslim.wordpress.com/2008/10/19/kasih-versus-keadilan/ dan mengerti “arah” yang sesungguhnya pada tulisan http://refleksiiman.wordpress.com/2008/09/01/lari-mundur/ 

Salam.

Entry Filed under: Kasus. Tag: , , , .

964 Comments Add your own

  • 1. doel  |  November 15, 2008 at 8:45 am

    kira-kira begini:

    Yesus : – Jangan balas kejahatan dengan kejahatan.
    – Kasihi orang yang membenci kamu.
    – Berbuat baiklah kepada orang yang telah menjahati kamu.

    Dalam aplikasinya: banyak umat kristiani yang gagal menerapkan ini, tetapi point pentingnya adalah Ajaran Kristus

    yang Murni Kasih itu sendiri (jadi kalau ada kesalahan pada pengikutnya adalah kesalah oknum manusia yang tidak taat dan walaupun bersalah oknum-oknum ini tidak pernah membawa-bawa Tuhan ketika melakukan hal-hal yang salah tersebut. Sedangkan Inti ajaran-Nya sendiri jelas Kasih)

    VS

    Muhammad: – Jangan melawan kalau kamu tidak disakiti duluan.
    – kalau ada yang berbuat jahat kepadamu balas dan
    jangan diam saja.
    – Kalau perlu bunuh saja orang yang berbuat jahat
    kepadamu.
    – Mata ganti mata gigi ganti gigi.

    Dalam aplikasinya:
    – Bom Bunuh diri (mati konyol), untuk membalas
    perlakuan musuh yang menjahati mereka.
    – Menekan/intimidasi atau jika perlu membunuh
    mereka yang menghina ajaran Muhammad ini,
    korban2nya? jangan tanya deh serem, dari mulai ‘
    awalnya saja muhammad sudah menyebarkan
    islam dengan kekerasan tapi di propagandakan
    “Damai”.

    kira-kira ini kesimpulan yang bisa saya buat untuk tulisan mas Iman Kristen.
    salam.

    untuk bukti-bukti biasanya kan nanti dimintai bukti-bukti jadi saya ga asal bicara…
    silahkan klik link-link dibawah ini:

    http://tinyurl.com/dakwah-islam-damai
    http://tinyurl.com/musuh2-muhammad
    http://tinyurl.com/Perang-apa-Ngerampok

  • 2. imankristen  |  November 15, 2008 at 9:19 am

    To Doel…,

    Terima kasih atas pendapat anda. Sangat akurat dengan bukti-bukti yang meyakinkan.

    Ada pendapat lainnya? Ditunggu…

    Salam.

  • 3. Death Magnetic  |  November 17, 2008 at 12:58 am

    Salam Sejahtera,

    Saya suka topik ini, tetapi sekali lagi imankristen menggunakan pendekatan yang salah dan fitnah terhadap satu-satunya manusia termulia dimuka bumi ini iaitu Nabi Muhammad saw.

    Jika saudara kemukakan hal di atas kepada umat Islam seperti saya, maka saya akan jawab kepada saudara, Yesus berdasarkan Al-Kitab (Paulus) adalah seorang RASIS (PERKAUMAN), memaki hamun pada orang yang memohon pertolongannya iaitu dengan mengatakan “jangan melemparkan roti anak-anak kepada anjing” SIAPA ANJING? dalam ayat yang lain, beliau menyatakan Babi! SIAPA BABI?

    Yesus juga berkata berdasarkan Bible (Karyawan : Paulus), beliau diutus hanya untuk domba-domba yang hilang dari umat Israel.

    Yesus pula berdasarkan BIBLE Karangan Paulus adalah TUHAN dari KETURUNAN ZINA.

    —————————————————————————

    Dalam hal yang lain, Yesus berdasarkan Bible karangan PAULUS, Yesus MENGASIHI MUSUHNYA dalam KEADAAN Yesus di tawan musuhnya (Disalib berdasarkan Bible) BERBEZA dengan Nabi Muhammad saw, beliau Nabi saw mengasihi musuhnya dalam keadaan Nabi saw yang menawan musuhnya di Kota Mekah.

    SIAPA LEBIH MENGASIHI MUSUHNYA

    (A) Yesus mengasihi musuhnya dalam keadaa Yesus tidak dapat membela dirinya di tiang salib. Yesus di hina, diludah, dimaki hamun, namun Yesus masih tidak dapat berbuat apa-apa, JANGAN NAK KATA MENGASIHI MUSUH untuk membela diri sendiri pun TAK BOLEH.

    ATAU

    (B) Nabi Muhammad saw mengasihi musuhnya dalam keadaan Nabi saw yang menawan musuhnya, sehingga musuh Nabi saw merayu supaya mereka di lepaskan, kemudian Nabi saw menangis dan melepaskan mereka tanpa sebarang pertumpahan darah, dan yang teristimewa Nabi saw tidak memaksa mereka untuk masuk ISLAM.

    —————————————————————————

    Nabi Isa a.s (Yesus) adalah orang mulia berdasarkan Al-Quran, beliau adalah salah seorang Nabi Ulul Azmi. Beliau merupakan salah seorang Nabi terunggul dalam ISLAM.

    Nabi Isa a.s (Yesus) adalah penerus ajaran ISLAM dari Nabi Adam a.s. dan ISLAM disempurnakan pada zaman Nabi Muhammad saw. Penyempuarnaan Islam adalah dari zaman Nabi Adam a.s sehingga Nabi Muhammad saw.

    Yesus a.s adalah orang yang mengajar tauhid, malah beliau Yesus tidak pernah menghina sesiapa sama ada berkata ANJING atau BABI kepada orang lain.

    Mereka Nabi-Nabi Allah, dari Nabi Adam a.s sehingga Nabi Muhammad saw adalah orang mulia dan merupakan IKON (contoh) kepada masyarakat dalam semua aspek kehidupan.

    Al-Quran juga menjelaskan bahawa para Nabi adalah MAKSUM iaitu BEBASA DARI DOSA.

    Bagaimana umat Islam nak terima kenyataan Bible bahawa para Nabi memberi contoh yang buruk kepada umatnya. Selaku utusan Allah swt mereka adalah PERFECT dilindungi Allah swt dari perkara mungkar.

    Umat Islam tidak akan menerima kenyataan Bible, Nabi Sulaiman berzina dengan Batsyeba selaku isteri orang. Islam takkan menerima kenyataan Nabi Luth berzina dengan 2 orang anak perempuannya. Umat Islam tidak akan menerima Yesus adalah Tuhan berdasarkan Paulus. Yesus dikatakan Tuhan, pada masa yang sama Yesus adalah dari keturunan ZINA. Yesus TUHAN? Yesus dari KETURNAN ZINA?

    Al-Quran melindungi hak-hak para Nabi, dari Nabi Adam a.s sehingga Nabi Muhammad saw. Apa yang tidak dikatakan Al-Quran tentang Nabi dalam hal DOSA, maka kamu sebenarnya teleah menyelewengkan keberan para Nabi sekaligus pemitnah terbesar terhadap utusan Allah swt.

    Salam

  • 4. doel  |  November 17, 2008 at 3:38 pm

    @Death Magnetic

    Saudara… lagi-lagi anda cuma melontarkan potongan ayat yang dicomot dengan tidak melihat kelengkapannya bahwa dalam kata-kata

    “jangan melemparkan roti anak-anak kepada anjing” adalah bermakna pengujian terhadap iman dari wanita yang memohon kesembuhan anaknya lengkapnya :
    Matius 15:21-28
    15:21 Lalu Yesus pergi dari situ dan menyingkir ke daerah Tirus dan Sidon.
    15:22 Maka datanglah seorang perempuan Kanaan dari daerah itu dan berseru: “Kasihanilah aku, ya Tuhan, Anak Daud, karena anakku perempuan kerasukan setan dan sangat menderita.”
    15:23 Tetapi Yesus sama sekali tidak menjawabnya. Lalu murid-murid-Nya datang dan meminta kepada-Nya: “Suruhlah ia pergi, ia mengikuti kita dengan berteriak-teriak.”
    15:24 Jawab Yesus: “Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel.”
    15:25 Tetapi perempuan itu mendekat dan menyembah Dia sambil berkata: “Tuhan, tolonglah aku.”
    15:26 Tetapi Yesus menjawab: “Tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi anak-anak dan melemparkannya kepada anjing.”
    15:27 Kata perempuan itu: “Benar Tuhan, namun anjing itu makan remah-remah yang jatuh dari meja tuannya.”
    15:28 Maka Yesus menjawab dan berkata kepadanya: “Hai ibu, besar imanmu, maka jadilah kepadamu seperti yang kaukehendaki.” Dan seketika itu juga anaknya sembuh.

    *ketika wanita itu mendengar perkataan Yesus di ayat 26, ia tidak lantas tersinggung tapi ia melanjutkan permohonannya dan tetap percaya bahwa Yesus sanggup menyrmbuhkan anaknya (27) dan jelas di ayat 28 Yesus memuji iman perempuan itu dan Ia menyembuhkan anak si Ibu tersebut.

  • 5. ibnusabil  |  November 17, 2008 at 7:28 pm

    setau saya nabi Muhammad tidak mengajarkan untuk membunuh orang kafir. baca PIAGAM MADINAH . pada masa pemerintahan beliau orang kafir yang ada di madinah tetap dilindungi. malah pada satu ketika ada kaum muslimin menganiaya orang kafir, nabi marah besar. beliau berkata ” kalau ada orang muslim mendzolimi orang kafir di madinah akan berhadapan dengan saya” .JANGAN MEYERUKAN KEBENARAN DENGAN KEBOHONGAN. orang kafir yang halal diperangi adalah, orang kafir yang selalu memfitnah islam menyerang umat islam, siapapun mereka, termasuk orang mengaku islam tapi mendzolimi orang islam demi kepentingan kekuasaanya.

  • 6. doel  |  November 17, 2008 at 11:31 pm

    @ibnusabil

    Anda berkata :

    JANGAN MEYERUKAN KEBENARAN DENGAN KEBOHONGAN

    maka dengan rendah hati saya berikan petikan dari buku berikut yang menyatakan betapa damainya ketika muhammad menyebarkan islam pertama kali..silahkan anda membantah bukti di bawah ini, atau anda mau berkelit kembali bahwa buku Nabawiyah ini palsu ?? :)
    http://www.indonesia.faithfreedom.org/forum/viewtopic.php?t=29178

    bandingkan buku ini dengan tafsiran kafir yang menterjemahkan tanpa menghilangkan kalimat2 tertentu untuk memperhalus jalan cerita…di link berikut: http://www.indonesia.faithfreedom.org/forum/viewtopic.php?t=29178&postdays=0&postorder=asc&start=80&sid=ec061e4ee59c67be03c72588a2bb16dd
    jadi kira2 sapa yang berusaha menutupi kebenaran ya saudaraku ?

    belum lagi pembunuhan yang diisyaratkan / diperintahkan muhammad terhadap penghalang-penglahang dia dalam menyebarkan islam… klik link dibawah ini untuk melihat buktinya:
    http://www.indonesia.faithfreedom.org/forum/viewtopic.php?t=8391

    perlu anda ketahui Yesus tidak pernah tuh membunuh 1 pun lawan politiknya…atau siapapun yang memusuhi ajaran-Nya.

    satu bukti lagi dari Sumber : sirah nabawiyah ibnu hisyam jilid 1 hln :582 – BAB: 115
    klik link dibawah ini: http://www.indonesia.faithfreedom.org/forum/viewtopic.php?t=14014

    nah semua bukti itu terambil dari sirah-sirah nabawiyah yang telah diterima dikalangan islam sebagai rujukan sejarah kehidupan muhammad lho, apakah anda tiba-tiba secara sepihak ingin mengatakan ahh itu cuma bukti-bukti palsu karangan kafir… ??? silahkan saudara menilainya sendiri bahkan kalau mungkin membuktikannya sendiri… yang saya tahu banyak Muslim/muslimat yang tidak tahu kebenaran-kebenaran seperti ini, dan kalaupun tahu biasanya ditutupi agar muhammad tidak kehilangan klaim sebagai seorang yang “mulia” bandingkan dengan klaim saudara death magnetic :

    Saya suka topik ini, tetapi sekali lagi imankristen menggunakan pendekatan yang salah dan fitnah terhadap satu-satunya manusia termulia dimuka bumi ini yaitu Nabi Muhammad saw

    tentunya kalau ada satu cela gagalah klaim saudara Death Magnetic ini bukan ??

    salam

  • 7. Death Magnetic  |  November 18, 2008 at 12:50 pm

    @Doel

    Jangan risau saya akan tolong pecahkan kebuntuan kamu tentang “Jangan lemparkan roti anak-anak keoada anjing” Disini ada perkara penting bakal saya pecahkan untuk kamu.

    Nantikan, saya tak boleh nak mengulas buat masa ni kerana terlalu sibuk bekerja. Apapun nantikan OK.

  • 8. zibond  |  November 19, 2008 at 12:52 am

    tai semua orang kristen yang bilang yesus tuhan.. yesus keluar dari memek (vagina) maria..semua orang keluar dari memek..sama aja lo nyembah diri lo sendiri..pikir pake otak..goblok..jangan pikir pake dengkul..

  • 9. imankristen  |  November 19, 2008 at 1:17 am

    Doa imankristen:

    Tuhan Yesus, Allah yang hidup, ampunilah zibond, karena dia tidak tahu apa yang di perbuat.

    Bukakanlah pintu hatinya dengan Kebenaran Sorgawi, bukalah selaput yang menutup matanya supaya mampu melihat kebenaranMu.

    Berikanlah pengertian dan ketakutan atas dosa dan kemaksiatan dalam hidupnya.

    Bimbinglah zibond sesuai dengan kebenaran yang Allah nyatakan melalui Yesus.

    Kasihilah zibond ya Tuhan. Biarlah hidupnya berbahagia dunia dan akhirat karena Engkau mengijinkannya untuk menikmati Pengampunan yang Sejati dari Engkau, Tuhan Yesus.

    Terima kasih Tuhan, dengarlah rindu doa hambamu ini.

    Dalam nama Tuhan Yesus, Tuhan dan Juruselamat kami yang hidup, kami telah berdoa, Amen.

  • 10. MahmudShah  |  November 19, 2008 at 2:33 am

    Doa saya buat Imankristan pula:

    “Ya Allah, Tuhan Yang Maha Esa. Selawat dan salam ke atas junjungan kami Nabi Muhammad yang menunjuki kami Jalan yang Benar. Kau berikanlah hidayah dan petunjuk Mu kepada Imankristan yang jahil dan penuh kekeliruan. Semoga dia mati dalam penyaksian terhadap-Mu dan Rasul-Mu. Amin, ya Robbalálamiinnn.”

    …di mana aku berada, di sana ada DIA…

  • 11. man  |  November 19, 2008 at 4:17 am

    jangan memfitnah para nabi,nabi muhammad manusia mulia beliau utusan allah,nabi isa utusan allah bukan tuhan mana bisa manusia jadi tuhan

  • 12. harris  |  November 19, 2008 at 4:28 am

    masak MahmudShah doanya ” semoga dia mati dalam penyiksaan terhadapMU dan rasulMu” keliatan kan yg mana doa yg mencerminkan kasih dan yg tidak….

  • 13. imankristen  |  November 19, 2008 at 4:29 am

    Doa bagi MahmudShah:

    Tuhan Yesus, engkau tahu isi hati manusia yang terdalam, engkau tahu betapa tertutupnya pikiran manusia dari Kebenaran, jikalau engkau tidak membukakannya.

    Bukalah mata rohani MahmudShah, seperti engkau membuka mata rohani Paulus. Jadikan dia seperti Paulus – Paulus baru yang berubah, dari “membenci” orang kristen, menjadi “pembela” injil.

    Bermurah hatilah ya Tuhan Yesus.

    Dalam nama-Mu hamba telah berdoa, Amen.

    =========================================

    To man….

    Maafkan jilkalau kebenaran itu menyedihkan hati anda. Jikalau anda sulit menerima kebenaran ini, anggap saja semua tulisan ini adalah sampah.

    Tetapi, jikalau ada sedikit saja “kemungkinan” didalam hati anda, bahwa apa yang diutarakan di blog ini benar, berdoalah…, kiranya Kebenaran itu sungguh-sungguh akan memerdekakan anda.

    Salam.

  • 14. man  |  November 19, 2008 at 4:36 am

    to imankristen kalau anda benar/suci berarti anda juga bisa jadi tuhan ya mana ada manusia jadi tuhan?

  • 15. man  |  November 19, 2008 at 4:43 am

    tuhan adalah pencipta,manusia adalah yang diciptakan jadi manusia bukan tuhan

  • 16. MahmudShah  |  November 19, 2008 at 4:44 am

    Doa saya lagi buat Imankristan:

    “Tiada Tuhan selain Allah, dan Nabi Muhammad Pesuruh Allah”

    “Ya Allah, kepada-Mu jualah ku berserah diri. Kau bukakanlah pintu hati Imankristan supaya menerima Islam sebagaimana Kau telah bukakan pintu hati Umar Al-Khattab dalam menegakkan agama-Mu. Kau berikanlah Nur ke dalam hatinya sebagimana telah Kau anugerahkan kepada para mukmin. Tiada yang terbaik di dalam kehidupan ini Ya Allah melainkan iman dan takwa kepadaMu. Jadikanlah sekalian mukmin saling berkasih sayang dalam redha-Mu. Aminn Ya Robbal ‘Alamiinn…”

    …di mana aku berada, di sana ada DIA…

  • 17. imankristen  |  November 19, 2008 at 4:44 am

    To man, saya tidak pernah sekalipun seumur hidup mengatakan manusia pernah jadi Tuhan.

    TETAPI Allah berinkarnasi mengambil rupa manusia, itu saya percaya.

    Silahkan pelajari mengenai Doktrin Tritunggal di blog imankristen.

    Saya kasih anda sedikit penjelasan:
    Yesus adalah Allah yang ada dalam kekekalan.
    Yesus adalah Alfa dan Omega, yaitu yang Awal dan yang Akhir.
    Yesus menciptakan langit dan bumi (kej.1:26 “kita”).
    Yesus turun kedalam dunia mengambil rupa manusia.
    Yesus turun kedunia dalam perjanjian lama.
    Yesus turun kedunia dalam perjanjian baru.
    Yesus turun kedunia pada hari penghakiman nanti untuk menghakimi isi dunia.

    Saya tidak akan perpanjang lagi. Ketidak-tahuan anda dikarenakan musuh-musuh “anti kristus” telah mengaburkan siapa Yesus itu yang sesungguhnya, sehingga banyak umat manusia yang terbawa tipu iblis dan mengingkari Ke-Allahan Yesus.

    Saya tidak akan berdiskusi secara khusus mengenai Kristen di blog ini. Untuk pemahaman yang lebih mendalam, silahkan pelajari di blog imankristen. Banyak tulisan mengenai Kristen disana yang saya tulis.

    Salam.

  • 18. man  |  November 19, 2008 at 4:57 am

    ketuhanan yang maha esa berarti ketuhanan satu tidak ada tritunggal

    salam

  • 19. man  |  November 19, 2008 at 5:01 am

    ketuhanan yang maha esa berarti ketuhanan satu tidak ada tritunggal,yang menciptakan alam semesta dan isi nya termasuk anda adalah allah swt

    salam

  • 20. imankristen  |  November 19, 2008 at 5:02 am

    @ Harris…
    Terimakasih atas penilaian objective anda. Sekalipun mereka membenci kita, tapi umat Kristen dilarang membalas kejahatan dengan kejahatan.
    Kita harus mendoakan mereka.

    @man…
    Silahkan baca dulu tritunggal dan diskusi disana. Saya tidak akan copy paste disini. Silahkan belajar ke sana.

    Salam.

  • 21. man  |  November 19, 2008 at 5:10 am

    saya tidak membenci siapapun islam tidak mengajarkan kebencian ,smoga anda di beri hidayah oleh allah swt amin

  • 22. MahmudShah  |  November 19, 2008 at 7:27 am

    :-)

  • 23. k0meng  |  November 20, 2008 at 9:52 am

    Sesungguhnya dari perdebatan di atas, orang yang waras pikirannya maka bisa menilai, siapa yang benar dan siapa yang salah tetapi tetap merasa benar.

    Apalagi jika kita bandingkan diDoa di komen no 10 dan doa No 9.
    Ini bukti paling nyata dari Artikel yang di posting di atas.

    Emang gak semua manusia itu Buruk atau Baik. sekalipun manusia itu diberikan ajaran yang buruk, ia akan tetap bisa hidup baik karena hati nuraninya didengar. begitu pula sebaliknya.
    Semoga Kasih Allah beserta kita semua, semoga tidak ada lagi su’udon dalam hati kita. Semoga Damai dapat diciptakan oleh Manusia yang memiliki kesadaran. Dan Allah akan menyertai setiap usahanya. Amin.

    @iman kristen

    Artikel yang blak-blakan tetapi pedas!

  • 24. NURIKANTI  |  November 20, 2008 at 10:17 am

    Semoga Allah SWT mengampuni dosa-dosa Imankristen yang sudah menyebarkan fitnah kepada Nabi Muhammad SAW. Beliau adalah orang yang termulia di muka bumi dan langit. Begitu juga dengan nabi-nabi yang lain. mengenai Nabi Isa, seperti yang tersebut di Hadist bahwa Nabi Isa tidak meninggal dan beliau diangkat oleh Allah ke langit. Dan ketika Dajal muncul, Nabi Isa bersama Imam Mahdi akan mengalahkan Dajal. Sebelum berperang Nabi Isa sholat bersama Imam Mahdi. Dimana Imam Mahdi dengan sopannya mempersilahkan Nabi Isa untuk menjadi Imam tetapi Nabi Isa menolak. Tujuan nabi Isa menolak menjadi Imam adalah bahwa beliau ingin memberi petunjuk kepada umatnya dahulu bahwa ajaran Nabi Muhammad adalah benar dan Nabi Isa mengakui kebenaran Al Quran dan Nabi Muhammad SAW.
    Jadi bapak imankristen tolong anda benarkan dulu pandangan anda yang tertutup oleh setan. Kalau anda merasa diri anda merupakan suatu kebenaran kenapa anda membuat blog ini yang menghina umat Islam. Berarti dari diri anda sudah ada niat jelek untuk menyebarkan permusuhan.
    Semoga Allah SWT memberi hidayah kepada anda.

  • 25. nd1  |  November 20, 2008 at 4:39 pm

    @harris,ttg doa MahmudShah. Baca lg, penyaksian bukan penyiksaan. Tampaknya Anda terlalu emosi untuk bisa membaca dgn benar. Maksudnya adalah agar ‘imankristen’ yg menyaksikan sendiri kebenaran sesungguhnya di akhirat kelak.
    @imankristen: saya sudah paham dgn penerapan kasih bg orang yg beriman pd kristen yakni membuat posting dangkal yg menyulut emosi di antara pembaca. Congrats-you did it! Sayangnya saya masih santai dan memilih tetap waras saja dech

  • 26. k0meng  |  November 21, 2008 at 2:18 am

    @nd1
    bukan masalah peyaksian nya sih. kalo gue baca yang jadi masalah adalah justru kata-kata ini;” SEMOGA DIA MATI”

    NAPA?

    kok gak doanya “semoga dia HIDUP dalam penyaksian terhadap-MU”

    he he he…gue sebagai yang belum beragama (orang luar) aja bisa ketawa ngaka ka ka kak. Masih lebih baik orang komunis yang mengharapkan saudaranya dapat HIDUP dengan adil dan merata dalam kebersamaan wakakakakak.

    Salam Uhuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuy!!!

  • 27. nd1  |  November 21, 2008 at 5:57 am

    Semua org akan mati tetapi dlm keadaan yg berbeda2. Yg mahmudshah doakan adalah agar imankristen terbuka hatinya untuk menerima kebenaran ketauhidan Allah dan kerasulan Muhammad sebelum ajalnya datang, agar ia selamat di akhirat.

  • 28. GABRIEL  |  November 21, 2008 at 7:29 am

    NABI MUHAMAD PALSU NABI YG MENGAJARKAN KEKERASAN
    YESUS MAENGAJARKAN KASIH SAYANG
    YG BOLEH DISEBUT ANAK ALLAH ADALAH YESUS

  • 29. doel  |  November 21, 2008 at 12:40 pm

    @mas ImanKristen…
    Mas ImanKristen, saya salut dengan anda telah demikian banyak membuka topik yang memang mau tak mau akan membuka banyak gesekan dengan saudara-saudara kita yang muslim-muslimat, saya akan mendoakan anda secera pribadi semoga Tuhan Yesus tetap meneguhkan saudara untuk terus membukakan kebenaran yang seperti Kristus katakan bahwa dunia ini tidak mengenal Dia. Tetaplah berjuang dengan tulisan-tulisanmu saudaraku.

  • 30. Soldier of God  |  November 22, 2008 at 3:04 am

    Muhammad itu hanya org biasa..pedagang Penipu yang punya istri banyak.
    Kalian semua hanya ditipu org Arab, agar mendatangkan Devisa bagi negaranya dgn naik Haji. Tau gak kalian didalam Kabah itu isinya apa ???? Yusuf Roni melihat dgn mata kepala sendiri bahwa isi dlm Kaabah itu SALIB yang TERBANG tanpa tali atau alat apapun. Makanya kalian tidak diperbolehkan melihat ke dalam Kaabah..ITULAH KEBODOHAN ORG ISLAM…Mau-maunya di bodohin Org Arab…ha…ha..ha…

  • 31. Nurikanti  |  November 22, 2008 at 3:21 am

    @Gabriel
    Semoga Gabriel mendapat hidayah dari Allah SWT. Btw om, Allah itu tidak beranak dan tidak pula diperanakkan dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia (Al Ikhlash). Jadi om, Yesus itu anak manusia. O iya om jangan suka menghina dan menjelekkan nabi yang paling mulia karena dengan anda berbuat demikian anda tidak bedanya dengan para teroris.

    @Doel
    Hanya ada 1 Tuhan yaitu Allah. Tiada Tuhan selain Allah. Dan apabila ingin berjuang dengan tulisan-tulisan sebaiknya tidak menjelek-jelekkan agama umat lain karena SARA. belum tentu agama anda yang pada hari akhirat nanti yang paling benar.

  • 32. imankristen  |  November 22, 2008 at 6:00 am

    @MahmudShah…
    Udah cukup doa kita? Sekarang masuk ke topik. Berikan data-data ayat untuk membantah argumentasi saya.

    @Nurikanti…
    Mohon berikan data-data anda, jangan cuma bicara sana dan sini. Anda tinggal sanggah saja dengan memberikan penafsiran anda atau referensi ayat-ayat lainnya.
    Itu baru diskusi namanya, bukan “ngotot-ngotot-an”.
    Btw, doel berkomentar dengan memberikan data-data sumbernya.

    Salam.

  • 33. jelasnggak  |  November 22, 2008 at 6:07 am

    @Kristiani.

    Tugas kitalah untuk menggembalakan domba-domba tersesat itu..

    Salam

  • 34. Nurikanti  |  November 22, 2008 at 9:21 am

    @ImanKristen
    Memang benar-benar mata anda tertutup. Kan saya meberikan data yang terdapat dalam surat Al Ikhlas ayat 3 dan 4 :

    Allah itu tidak beranak dan tidak pula diperanakkan dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia (Al Ikhlash).

    Yang artinya :
    Allah itu tidak mempunyai anak. Dan tidak terlahir dari siapapun.
    Dan tiada Tuhan selain Allah yang pantas menyandang gelar Tuhan hanya Allah.

    Katanya sudah mempelajari agama Islam koq gak mengerti penafsiran surat Al Ikhlas yang segampang itu buat anak kecil.

    Sekali lagi saya berdoa semoga Allah memberikan rahmat, ridho dan hidayah kepada ImanKristen, Doel, SoldierofGod & jelasnggak.

  • 35. Nurikanti  |  November 22, 2008 at 9:22 am

    @jelasnggak 33

    Saya bukan domba yang tersesat tetapi manusia yang berakal yang mengharapkan ridho dari Allah.

  • 36. jelasnggak  |  November 22, 2008 at 9:45 pm

    @nurikanti.

    Saya berdoa semoga kamu murtad dalam 2 tahun ke depan.

    Kamu berkata:

    Allah itu tidak mempunyai anak. Dan tidak terlahir dari siapapun.
    Dan tiada Tuhan selain Allah yang pantas menyandang gelar Tuhan hanya Allah

    ==> itu kalau allah kamu. Allah yang terbatas kemampuannya.
    Allah yang TIDAK maha kuasa.

    Kalau TUh@n saya adalah Tuh@n yang MAHA KUASA.

    Bisa jadi apa saja.

    Salam.
    ps. Ibu saya sudah murtad dari Islam. Thanks G@D.

  • 37. Serigala bijak  |  November 22, 2008 at 11:47 pm

    Hanya orang bodoh yg murtad dari Islam,
    Atau orang miskin yang murtad karena berharap Indomie

    Apakah anda tidak berpikir cerdas ?
    Sudah banyak uskup,pastur,pendeta,biarawan, mantan-mantan
    misionaris masuk Ke Islam.

    Berpikirlah cerdas, beliau-beliau pindah ke Islam, meninggalkan segala kemewahan yang diberikan gereja,demi ridho ALLAH

    PASTI ADA YANG SALAH DENGAN AJARAN ANDA,
    SAMPAI MANTAN PEMIMPIN-PEMIMPIN NASRANI PINDAH KE ISLAM

  • 38. NURIKANTI  |  November 23, 2008 at 3:55 am

    @jelasnggak

    Maaf sebelumnya apakah anda mengerti pengertian dari “MURTAD”?

    Menurut http://www.pusatbahasa. diknas.go.id,

    Dalam bahasa Indonesia (bukan bahasa Arab) Murtad adalah berbalik kafir, membuang iman, berganti menjadi ingkar.
    Sedangkan Kafir adalah orang yang tidak percaya kepada Allah dan Rasul Nya.

    Apakah anda tidak malu dengan menyebutkan ibu anda yang melahirkan anda dengan sebutan Murtad?

    Minta maaf lah kepada ibu anda.

    Semoga anda diampuni Allah SWT dan diberi hidayah oleh Allah SWT. Amin.

  • 39. NURIKANTI  |  November 23, 2008 at 4:06 am

    @jelas nggak

    Saya berterima kasih atas doa anda, semoga saya murtad 2 tahun ke depan.

    Semoga Allah memberikan nikmat, rizky, ridho dan hidayah kepada anda dan keluarga anda. Amin.

  • 40. immortaleyes  |  November 23, 2008 at 5:14 pm

    Dan sungguh membuat terpukul apabila kebenaran akan datang.
    Mari kita lihat di Al Kitab,

    Mattius 7:21,22,23

    7:21. Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.

    7:22 Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga?

    7:23 Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!”

    Terdapat ayat yang luar biasa bkn?
    Kpd siapa Yesus berkata?
    Yahudi? bkn,
    Atheis? bkn,
    Islam? bkn,
    Budha? bkn,
    Hindu? bkn,
    Tetapi dtujukan kpd orang2 yg menganggap yesus adalah Tuhan.
    Yeah..!! Kpd Umat kristiani.

    Here’s the Question:
    Apakah kamu sekalian menyatakan khidupan kamu trhdp yesus dan Yesus mengenalmu?

    Dan jika kamu sekalian tidak mengerti apa yang yesus katakan, maka apa yg bisa kau artikan utk kata2 yang sederhana ini? Lihatlah konteks di ayat mengarah trhdp apa, utk siapa, dan apa tujuannya.

  • 41. immortaleyes  |  November 23, 2008 at 5:36 pm

    Berterima kasihlah kpd kasih Isa Al Masih.
    Dan dia telah menerangkan dari apa2 yang kamu tdk ketahui sblumnya.
    Dialah Hakim adil di akhir jaman. Dan apakah kalian tau apa yang akan diluruskan dan apa yg akan dihakimi?
    Isa Al Masih akan memberitahu bahwa dia adalah nabi Allah,
    Dia akan menyeru utk menyembah Allah, bkn yesus.
    bkn trinitas, ttpi 1 tuhan, dan tetap 1.
    Dan 1 lagi,
    bacalah dalam2 di Al Kitab,
    ssungguhnya banyak sekali petunjuk2 atas apa yg kmu risalahkan,
    tapi kamu tdk mmbaca dengan konteks yang tepat.
    Dan apakah arti dari injil matius 7:21,22,23 itu?
    Dan itu hanyalah 1 diantara sekian banyak ayat yang mengarah kpd 1 ketuhanan.
    ketahuilah,msih banyak sekali terdapat disana.

    pelajarilah Al Kitabmu semaksimal mungkin
    dengan logika dan daya nalar rasio yg tinggi..
    tp sederhana,
    jangan menyesal ketika bertemu Al Masih ketika dia menyatakan dirinya itu siapa.
    Dan ketika itu kau akan ingat pesan ku ini.

    berterima kasihlah pd Isa Al Masih putera Maryam.

  • 42. jelasnggak  |  November 23, 2008 at 11:56 pm

    @imortaleyes

    Bukan orang yang selalu teriak alahu akbar… (tapi membunuh manusia lain dengan berjihad) yang akan masuk kedalam kerajaan Tuh@n.

    tapi, orang yang melaksanakan perintahNYA lah (tidak membunuh apapun alasannya), yang akan masuk ke dalam kerajaanNYA.

    itu arti sebenarnya.

    Apa sih perintah Tuh@N itu ?

    ada 2 :

    ==> Kasihilah TuH@n dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwa ragamu.

    ==> Kasihilah sesamamu MANUSIA seperti engkau mengasihi dirimu sendiri.

    Nah … kalau kamu ngga mau dibunuh… jangan berjihad membunuh orang non muslim…

    karena itu sama saja dengan tidak melaksanakan perintahNYA.

    he he he…

  • 43. Soldier of God  |  November 24, 2008 at 3:00 am

    Yesus berkata ” AKULAH JALAN DAN KEBENARAN DAN HIDUP, TIDAK ADA SEORANGPUN YANG DAPAT DATANG KEPADA BAPA KALO TIDAK MELALUI AKU” …

    Yesuslah PEMILIK SORGA, DIA PERNAH NAIK KE SORGA DAN AKAN MEMBAWA UMATNYA KEMBALI KE SORGA…

    Mohammad hanya orang biasa yang belum pernah naik ke Sorga, boro-boro naik ke surga, mau mati aja minta didoakan umatnya agar masuk surga, karena dia aja TIDAK YAKIN (TDK MUNGKIN) masuk surga…apalagi KALIAN????? PIKIRLAH DGN AKAL SEHAT…..

  • 44. cinta gedebog pisang  |  November 24, 2008 at 6:41 am

    @yg punya blog

    seneng banget ya bikin kisruh antar agama, memancing perdebatan, memancing kebencian.

    emangnya kalo menang debat dapat piala, ato dapet uang pembinaan.

  • 45. orang_awam  |  November 24, 2008 at 8:56 am

    wakakakkaa

    itu mah semua agama jg mengajarkan begitu mbah..
    mengajarkan kasih sayank…

    ada ayat diperintahkan untuk berperang dgn org” kafir(jihad):

    ada sebagian org berpendapat jihad itu benar” melawan org”
    kafir dan bahkan harus membunuhnya..

    ada jg org yg berpendapat makna jihad sesungguhnya adalah berperang melawan hawa nafsu yaitu kekafiran yg ad dlm diri kita. dengan kata lain perang sesungguhnya adalah memerangi hawa nafsu.
    catatan: hawa nafsu itu tdk mesti dibunuh. krna hidup di dunia ini pasti membutuhkan hawa nafsu. contohnya makan, berkembangbiak dll.
    paling tidak kita dapat mengendalikan hawa nafsu tsb.
    seperti kusir mengendalikan kudanya jgn sebaliknya.

    menurut anda mna yg benar…?!
    mudah”an anda bkn termasuk org yg awam yg tak mengerti apa”..

    kutipan anda benar” berlebihan..
    andai anda tahu ttg kisah” beliau(muhammad) pd saat menyebarkan agama islam pada jaman itu..
    anda pasti kagum dan bahkan anda dapat dibuatnya menangis karena kemuliaannya..

    dan saya hanya mengingatkan hidup itu cuman sesekali..
    jgn disia”kan dgn menyebarkan fitnah kesana-kemari..
    sesungguhnya anda akan mengetahui semua rahasia tuhan pada saat hari pembangkitan.
    mudah”an jgn sampai pada saat itu ada kata menyesal dan ingin bertobat dari apa yg diperbuat di dunia.
    sesungguhnya semua itu percuma..

  • 46. orang_awam  |  November 24, 2008 at 9:01 am

    @Soldier of God

    anda sungguh lucu yah..

    *Yesuslah PEMILIK SORGA, DIA PERNAH NAIK KE SORGA DAN AKAN MEMBAWA UMATNYA KEMBALI KE SORGA…*

    klo sudah masuk surga jgn lupa sms saya yach..?!
    ceritain smua pengalamannya di surga..

    haha..

  • 47. immortaleyes  |  November 24, 2008 at 11:41 am

    Ya, dia jelas pernah ke surga!
    Tapi mana penjelasan ayat selanjutnya??
    Tidak ada yang MENJELASKAN apa arti dari ayat Injil Matius 7:73.
    Coba terangkan pada ku wahai Ahli INJIL, umat kristiani yang mengimani INJIL.
    karena mereka tahu bahwa Yesus adalah bukan TUHAN.

    7:22 Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga?

    7:23 Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!”

    Bernubuat berarti memunajat, meminta, berdoa.
    Ditambah lagi dengan panggilan “TUHAN-TUHAN”.
    Berarti berdoa kepada TUHAN YESUS bkn?

    Bgitu maksudnya ayat ini bukan?
    lalu Yesus menolak utk memberikan pertolongan utk umat yang memuja2 dirinya kalau YESUS itu TUHAN.

    Coba jelaskan ayat itu pada ku!

  • 48. imankristen  |  November 24, 2008 at 2:02 pm

    @ immortaleyes…

    Matius 7:73…., itu berisikan ayat-ayat setan. Coba baca saja di Alkitab kalau anda tidak percaya.

    Matius 7:22-23, baca di ayat 21 bagian terakhir.
    Lebih jelas lagi, baca dari 15-20 juga. Itu mengenai “Hal pengajaran sesat”. Salah satu contohnya anda…, tapi kurangnya…, anda tidak ada mujijatnya… hi hi hi…

    Simple banget…, cuma 1 detik langsung tahu jawabannya. Cuma sekilas lihat langsung tahu….

    Ada yang sulit ngak?

    Btw.., kalau mau serius belajar Kristen, silahkan ke http://imankristen.worpress.com/, saya akan bimbing anda…, tapi jangan kabur ya…, he he he…, banyak yang kabur tuh…

    Ngomong-ngomong…, ayat Alquran pada tulisan saya diatas itu “masih berlaku” ngak ya pada jaman ini.
    Kalau berlaku, terus…, penafsirannya dibawahnya itu (mengenai blog islamkristen ini) sudah betul atau belum ya?

    Hi hi hi…, anda kan islam…, pasti bisa jawab dong….

    Ditunggu jawabannya lho…

    Salam.

  • 49. imankristen  |  November 24, 2008 at 2:15 pm

    Oh iya…, tambahan.

    Coba baca ayat 15 (Matius 7), PENTING tuh…

    Yesus kasih pesan adanya nabi-nabi palsu yang datang setelah dia.

    A.. ha …., anda pasti tahu siapa nabi palsu itu. Yesus kasih julukan: “seperti domba tapi serigala buas”

    Maksudnya…, “berpura-pura menerima Firman Allah” (domba) tapi digunakan untuk “membunuh” (serigala buas) orang lain.

    Kalau anda cerdas…, anda pasti tahu siapa nabi palsu itu.

    Ada yang bisa tebak siapa?

    Salam.

  • 50. imankristen  |  November 24, 2008 at 2:23 pm

    Ok deh…, saya bantu anda untuk memberikan kesimpulannya…

    Dari pertanyaan anda pertama sekali pada matius 7:21,22,23 itu, mempunyai kesimpulan yaitu mengenai si “nabi palsu” itu.

    Pertanyaan anda itu merupakan jawaban untuk si nabi palsu itu.
    Nabi palsu itu pasti ndak masuk sorga dong…. hi hi hi…

    Anda mengerti?

    Salam.

  • 51. immortaleyes  |  November 24, 2008 at 4:03 pm

    kok bisa nabi palsu?
    coba kita kutip lg :

    Tp sbelumnya ayat ini adalah perkataan dr al masih, dan dia tau di hari akhir sprti apa.
    tentu iya,
    ok..
    7:21. Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga,
    yang dimaksud adalah bukan orang2 yang memanggil al Masih dgn sebutan tuhan yang masuk surga. Dan prhatikan! yg menyeru tuhan-tuhan adalah org2 yg berbicara kpd al Masih, bkn ke NABI PALSU. ingat, org2 ini brbicara kpd al Masih putera Maryam.

    next,
    melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.
    maksudnya, yg masuk surga adalah yg melakukan perintah Bapa-ku (Allah). yaitu menyembah tuhan yg 1.
    Bapa=Tuhan, tp bkn bapak(orang tua)
    next,
    7:22 “Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku”:
    mksudnya adalah orang2 yang akan memanggil / bertanya / meminta kpd al Masih. Dan inilah kata orang2 tsb:
    next,
    “Tuhan, Tuhan,”
    Ini adalah orang2 yang memanggil al Masih yg menanggap dia adalah tuhan atau dgn sebutan tuhan.
    next,
    “bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga?”
    maksudny, org2 tsb ingin masuk surga karena mereka telah meminta,berdoa, mgadakan mujizat atas nama al Masih, lbih rinci lg al Masih adalah tuhan bagi org2 tsb.
    next,
    7:23 Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata:
    ini adalah prkataan al Masih yang ditujukan kpd orang2 tsb.
    next,
    Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!”
    Dan sekali lg al Masih brkata kpd org2 tsb bahwa dia akan menolak mentah2 thd org yg menganggap dirinya tuhan,
    sprti ayat 7:21, dan lebih diperinci lg oleh al Masih, spy umat2ny mengerti.

    pahamilah arti dari ayat2 tsb…
    dan skali lg,perhatikan KONTEKS yg dmaksud

  • 52. immortaleyes  |  November 24, 2008 at 4:15 pm

    masuk logika kan?
    tp ingat.
    saya akan melihat km semua di hari akhir nanti.
    Dan lihatlah,
    jika kalian benar,
    saya dengan umat islam akan datang kpd kalian.
    tp jika klian salah,
    datanglah ke Allah, Muhammad SAW dan al Masih karena telah menganggap dirinya tuhan.. mintalah maaf karena tdk mendengar ajaran2ny.
    tapi saya tdk berharap banyak jk kalian termasuk org2 yg bathil,
    karena sebelumnya kalian telah diberikan umurpanjang utk ckup mempelajari ketuhanan. Dan siapa al Masih itu.
    dan bukankah kalian telah dberi petunjuk, tp kalian mungkar dan ingkar.
    maukah kalian berjanji padaku?

  • 53. immortaleyes  |  November 24, 2008 at 4:31 pm

    kalian meyakini bahwa kelahiran Yesus yang ajaib, yaitu tanpa campur tangan seorang bapak adalah sebagai bukti bahwa Yesus memang tuhan, dalil ini sungguh-2 teramat dangkal dan lemah, karena nabi Adam yang lahir jauh lebih ajaib, yaitu tanpa campur tangan seorang bapak sekaligus tanpa campur tangan seorang ibu mereka tidak menjadikan nabi Adam sebagai tuhan, padahal kalau memang alasan kelahiran yg ajaib sebagai bukti Yesus adalah tuhan, maka Adamlah yang lebih patut disebut tuhan daripada Yesus.

    masuk logaika ga cuy?

  • 54. immortaleyes  |  November 24, 2008 at 4:34 pm

    Kemudian kalian/umat Kristiani juga meyakini bahwa lemukjizatan-2 yang dilakukan oleh Yesus antara lain menghidupkan orang mati, membuat orang buta dapat melihat dan lain-lainnya adalah sebagai bukti bahwa Yesus adalah Tuhan, dalil ini juga teramat lemah dan dangkal, karena nabi Musa yang mendapatkan mukjizat-2 lebih dasyat yaitu dapat membelah laut dan membuat ular dari seutas tali ternyata mereka tidak menjadikan nabi Musa sebagai tuhan, padahal kalau memang kemukjizatan-2 yg dilakukan oleh Yesus sebagai bukti Yesus adalah tuhan, maka Musalah yang lebih patut disebut tuhan daripada Yesus.

    gmn yg ini? lbih msuk akal dunk?

  • 55. immortaleyes  |  November 24, 2008 at 4:38 pm

    TUHAN semesta alam: “Akulah yang terdahulu dan Akulah yang terkemudian; tidak ada Allah selain dari pada-Ku. Taurat : Yesaya 44:6
    “…bahwa Dia esa, dan bahwa tidak ada yang lain kecuali Dia.” Injil : Markus 12:31

    “Katakanlah:”Dialah Allah, Yang Maha Esa”. QS. 112:1

    Kalau Yesus tuhan, seharusnya ada dalil yg menunjukkan bahwa Yesus pernah mengaku dirinya sebagai tuhan dan juga harus ada dalil yg me-nunjukkan bahwa Yesus pernah memerintahkan untuk disembah. Ternyata, tidak ada satu ayatpun bahwa Yesus pernah menyatakan “Akulah tu-han Yesus” atau “Sembahlah Yesus”. Bila demikian, maka sudah cukup untuk mengatakan bahwa Yesus bukan tuhan.

  • 56. immortaleyes  |  November 24, 2008 at 4:39 pm

    Bahkan banyak sekali ayat-2 yg menunjukkan sebaliknya, yaitu Yesus mengaku dirinya hanyalah seorang nabi utusan Allah,

    “Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus.” Yohanes 17:3

    Lebih lanjut Yesus justru memerintahkan umatnya untuk menyembah dan berbakti hanya kepada Allah saja,

    “Yesus berkata kepadanya: “Ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!“ Lukas 4:8

  • 57. immortaleyes  |  November 24, 2008 at 4:51 pm

    Muhammad SAW bersabda:
    “Tiap-tiap orang yang telah mendengar kenabianku baik Nashrani atau Yahudi kemudian bila ia mati tidak masuk Islam, niscaya ia ahli neraka,” (HR. Muslim).

  • 58. imankristen  |  November 24, 2008 at 9:15 pm

    51#immaortaleyes.
    Tulisan terakhir anda:

    pahamilah arti dari ayat2 tsb…
    dan skali lg,perhatikan KONTEKS yg dmaksud

    Tanggapn Iman Kristen:
    He he he….
    Anda tahu ndak arti KONTEKS??
    Saya ajak anda melihat ke konteks-nya…, anda malah kabur. Lucunya…, malah bilang saya yang tidak lihat konteks… hi hi hi…, itu namanya anda sudah keblinger.., Double Keblinger….

    Kalau anda baca Akitab, maka satu PERIKOP itu berjudul: “Hal Pengajaran Sesat” Matius 7:15-23. Kalau NIV memberikan judul “A Tree and Its Fruit”. Mirip banget.
    Jadi baca dalam konteks adalah minimalnya dari satu perikop Matius 7:15-23.

    He he he…, dapet ilmu tuh anda…, membaca dari konteks. Jadi…, minimal besok-besok kalau anda debat dengan Kristen, baca minimal dalam satu PERIKOP. Kalau mau lebih mengerti konteks-nya, baca juga perikop sebelum dan perikop sesudahnya. Kalau mau lebih “nangkep” lagi, baca satu pasal dong…, jadi baca pasal 7 keseluruhannya.

    Untuk sekarang ini, yach…., anda saya maklumi deh…..

    Hi hi hi…, tapi jangan diulangi lagi ya…, kalau ndak…. hi hi hi…anda termasuk orang yang……..(hi hi hi…maaf…, isi sendiri menurut anda).

    Sekarang dari konteks itu…, silahkan jabarkan apa hubungan tulisan anda (matius 7:21,22,23) dengan nabi palsu itu….(Matius 7:15-20), dengan buahnya… dan sebagainya…

    He he he…, siapakah NABI PALSU itu menurut anda? Saya percaya…, anda pasti tahu.

    Coba baca ayat 15, jelas banget tuh.

    A.. ha …., anda pasti tahu siapa nabi palsu itu. Yesus kasih julukan: “seperti domba tapi serigala buas”
    Maksudnya…, “berpura-pura menerima Firman Allah” (domba) tapi digunakan untuk “membunuh” (serigala buas) orang lain.

    Salam.

    Pesan: Silahkan belajar Kristen lebih mendalam di blog http://imankristen.wordpress.com/
    Tulisan anda itu saya jawab dalam rangka tulisan Kasih: Yesus vs Muhammad.

  • 59. jelasnggak  |  November 24, 2008 at 10:34 pm

    @immortaleyes.

    Kamu berkata :

    7:21. Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga,
    yang dimaksud adalah bukan orang2 yang memanggil al Masih dgn sebutan tuhan yang masuk surga. Dan prhatikan! yg menyeru tuhan-tuhan adalah org2 yg berbicara kpd al Masih, …dst..

    ==Itu artinya begini lho…

    Orang yang bisanya cuman teriak-teriak Tuh@n-Tuh@n (tanpa melaksanakan perintahNYA), adalah orang yang ngga akan masuk surga.

    Kan banyak tuh orang-orang di sekitar kita yang sedikit-sedikit nyebut nama TUh@n..

    Mau ngulek sambel teriak
    Mau naik pesawat teriak
    Mau ini mau itu teriak
    Dikit-dikit teriak namaNYA..

    Bahkan ada lho yang mau menjagal (bunuh) sesamanya teriak ALAHU AKBAR..

    Ada yang triak : “BUNUH INFIDEL… ALAHU AKBAR”

    INSYA ALLAH ISLAM AKAN MENGGENGGAM DUNIA..

    Padahal MEMBUNUH ADALAH HAL paling tidak disukai oleh TUh@N.

    Nah sekarang…

    Coba pikir.

    Siapa yang sering teriak2 Allahu akbar sebelum menjagal sesama manusia.?

    Jadi benerlah kalau dikatakan akan ada nabi palsu setelah Yesus yang akan mengelabuhi banyak orang dengan berpura-pura.

    “Allah itu satu.. allah itu esa..mari kita bunuh infidel dan kafirun..”

    ngga klop kan?

    Coba pikir.

    Salam damai jangan gembeng

  • 60. jelasnggak  |  November 24, 2008 at 10:40 pm

    @Imortaleyes.

    Udah di jawab kan pertanyaan kamu itu..?

    Nanti jangan ngobreng (mengumbar / gembar gembor) bahwa kristiani di sini tidak bisa jawab….

    KeciLLL pertanyaan itu mah..

    Ada lagi..?

    Salam Damai jangan gembeng.

  • 61. jelasnggak  |  November 24, 2008 at 10:53 pm

    @muslim.

    Inilah kenapa kristiani itu suka males merespon jawaban kalian.

    Kalian belum belajar beneran, udah buat kesimpulan macem2.
    Jadinya ya seperti saya ngomong sama anak TK.

    Makanya saya sering nanya.. ada ngga ICMI di sini…

    Salam damai jangan gembeng

  • 62. immortaleyes  |  November 24, 2008 at 11:41 pm

    yeah..
    itu kan menurut tanggapan anda bila mengartikannya sperti itu.
    atau tanggapan umat kristiani, tp d muslim tdk sprti itu.
    malahan pake emosi,makian segala…
    mang penting y?
    ato kesel?
    tenang aja bang..

    anda berkata:
    Orang yang bisanya cuman teriak-teriak Tuh@n-Tuh@n (tanpa melaksanakan perintahNYA), adalah orang yang ngga akan masuk surga.

    pendapat anda benar,
    tapi siapa yg dipanggil tuhan disini?
    itulah yg mjd perbincangan di ayat ini.
    anda mengerti?

    dan saya tdk blg umat kristiani tdk bs menjawab.
    jstru anda lah yg berburuk sangka,
    saya yakin, jika anda sudah menemui kebenaran sejati,
    anda tidak akan percaya.
    dan jika anda percaya, maka anda sudah mengimani siapa itu al Masih,
    apa isi & arti al Qur’an, dan apa isi & arti injil,

    Oke2, diatas anda berkata
    “Hal Pengajaran Sesat” Matius 7:15-23.

    knP ada di Injil jika itu adalah pengajaran sesat?
    Lagipila saya sdh membaca 7:15-23.
    tapi yg ditekankan disini adalah bkn nabi palsu,
    tapi al Masih mangancam orang2 yg menyembah dirinya kalau dia itu TUHAN.

    td katanya nabi palsu, ndak lama ajaran sesat,
    brarti al Masih mengajarkan yg sesat? begitu?

    Bukankah al Masih mengajarkan Tuhan yg esa?
    Bukankah itu sebenarnya kasih yg sebenar2nya utkmu?

    Lalu knapa km berpaling?
    Dan kmu masih menganggap al Masih itu tuhan bkn?
    siap2 aja dicuekin ma al Masih deh….

  • 63. immortaleyes  |  November 25, 2008 at 12:00 am

    Yesus Bukan Tuhan
    YESUS bukan TUHAN, dasarnya adalah sebagai berikut:

    “The first of all the commandments is Hear, O Israel, the Lord our God is One.”
    (Mark 12:29)
    Yesus dengan jelas mengatakan bahwa Tuhan itu satu (esa), bukan tiga oknum.

    “”"”"and he often withdrew into the wilderness and prayed” (Luke 5:16)
    “And when he had sent the multitudes away, he went up on a mountain by himself to pray” (Mathew 14:23)
    Dua ayat diatas merupakan ayat yang sangat penting. Bagaimana mungkin Yesus itu Tuhan jika dia menyembah Tuhan seperti orang biasa. Kepada siapa dia berdoa?
    Gereja bisa saja mengatakan bahwa Yesus hanya berdoa secara simbolis untuk mengajarkan bagaimana orang seharusnya berdoa. Namun argumen ini tidak bisa diterima karena kata “Wilderness” (tempat yang terpencil sunyi) dan kata “himself” (sendiri) menunjukkan waktu yang spesifik, bahwa Yesus melakukan berdoa sendirian. Dia tidak sedang melakukan pengajaran terhadap orang lain.

    “and Jesus “”".for forty days in the wilderness was tempted by the devil” (Luke 4:1)
    Di dalam Injil juga bisa dibaca:
    “God cannot be tempted by the devil” (James 1:13)
    Jika Tuhan tidak mungkin digoda setan, dan Yesus digoda setan maka Yesus pasti bukan Tuhan.

    Yesus sendiri menolak untuk disebut sebagai anak Tuhan pada beberapa kesempatan, Jesus himself refused to be called son of God on a number of occasions. Pada ayat yang tertulis dalam Injil dibawah ini, Yesus melarang orang yang memanggil dia sbg anak Tuhan, tetapi memilih dipanggil sbg seorang pembawa peringatan (Messiah).

    “And devils came out of many, crying out and saying, “You are the son of God!” And he, rebuking them, did not allow them to speak, for they knew that he was the Messiah” (Luke 4:41).

    Penolakan Yesus untuk disebut sbg anak Tuhan dan memilih dipanggil sbg anak manusia biasa juga terjadi pada saat persidangan di Sanhedrian. Ketika dia ditanya bahwa dia mengklaim sbg anak Tuhan, dia menjawab:

    “So you say. But I tell you this: from now you shall see the son of man seated at the right hand of God” (Mathew 26:64) (in some Bibles the words “the words are yours” instead of “so you say”)

    Pada banyak sekali kesempatan, Yeus memperkenalkan diri sbg seorang Nabi:
    “A prophet is not without honour except in his home town and his own house” (Mathew 13:57) (Mark 6:4) and (Luke 4:24) Seorang Nabi akan selalu dihormati, kecuali di Kota dan di Rumahnya sendiri.

    Kita juga membaca:
    “I must journey today, tomorrow and the day following for it cannot be that a prophet should perish outside of Jerusalem” (Luke 13:33)
    “This is the prophet Jesus” (Mathew 21:11) ( Ini adalah seorang Nabi, Yesus)

    Yesus juga mengatakan bahwa dia adalah utusan Tuhan:
    “Whoever welcomes me welcomes the one who sent me. Whoever welcomes God”s messenger because he is God”s messenger will share in his reward.” (Mathew 10:40)

    “No messenger is greater than the one who sent him” (John 13:16)
    Pada ayat ini Yesus dengan jelas membedakan antara dirinya dan Yang mengutusnya. Perbedaan ini lagi dijelaskan pd ayat berikut

    “And this is eternal life, that they may know you, the only true God, and Jesus Christ whom you have sent.” (John 17:3)
    Ayat ini dengan jelas menyebutkan tentang dua hal yang berbeda., dengan demikian mengatakan Yesus dan Tuhan itu satu sama dengan mengatakan bahwa ayat di Injil ini cuma bualan yang tidak ada artinya sama-sekali.

    Di bagian-bagian lain di Injil, Yesus di katakan sebagai hamba Tuhan:
    “Here is my servant whom I have chosen” (Mathew 12:18)
    “To you first, God having raised up His servant Jesus, sent him to bless you” (The Acts 3:26).
    Dua ayat diatas yang merupakan pelengkap Isaiah 42:1-4, menyatakan bahwa YESUS ADALAH HAMBA TUHAN dan BUKAN Tuhan itu sendiri.

    Ayat-ayat yang menyatakan bahwa Yesus adalah seorang Nabi, seorang utusan Tuhan dan bahkan hambanya Tuhan, merupakan bukti kuat bahwa Yesus adalah manusia biasa, bukan Tuhan.

    “Why do you call me good? No one is good but one, that is God.” (Mark 10:18)
    (kenapa kamu katakan bahwa aku sempurna? Tidak ada seorangpun sempurna kecuali satu, yaitu Tuhan)
    Kalimat ini jelas sekali bukan diucapkan oleh orang yang merasa dirinya sbg Tuhan yang datang ke dunia sebagai manusia, bahkan dikalimat tsb Yesus dengan tegas membuat perbedaan antara dirinya dan Tuhan.

    Apakah Yesus Tuhan yang datang ke dunia dan tidak menyadari dirinya sendiri? Yang jelas ajaran tentang ketuhanan Yesus tidak pernah diajarkan oleh Yesus itu sendiri dan tidak berasal dari Injil, tetapi diadopsi lama setelah Yesus meninggal dunia/wafat.

  • 64. immortaleyes  |  November 25, 2008 at 12:05 am

    lihatlah posting yg saya kirim di atas,
    itulah sebaik baik kasih dari Isa al Masih puteram Maryam.

    Tiadakkah kalian mempelajari, lalu kalian mengerti, tp kalian membantah.
    lalu apa yg kalian terima dr kasih al Masih?
    Apa itu yg disebut kasih sayang yg engkau berikan kpd al Masih?

    Bertepuk sebelah tangan dong al Masih?
    iya?

  • 65. immortaleyes  |  November 25, 2008 at 12:30 am

    Sebenarnya kita mengetahui bahwa yang menolak Yesus sebagai Tuhan
    bukan hanya orang Islam tetapi juga orang Yahudi, dan agama-agama non Kristen lainnya. Mengatakan Yesus sebagai bukan Tuhan ternyata juga sering dilakukan oleh sarjana-sarjana Kristen sejak masa-masa awal Kristen, jadi hal itu bukanlah hal baru.
    Dalam perjanjian baru yang anda percayai itu juga hanya mengatakan
    bahwa Yesus adalah “lord” dan bukan “god”. Sedangkan dalam bible sendiri istilah anak allah ternyata bukan hanya Yesus saja tapi ada banyak. Jadi anak allah sendiri hanyalah kata kiasan saja. Lagipula
    tidak ada firman tuhan atau perkataan Yesus yang menyuruh menyembah Yesus. Silakan anda cari di bible kalau ada.
    Biasanya umat kristiani bilang kalau yesus tdk perlu mengatakan bahwa dirinya adalah tuhan, tp disini ada bukti kalau jesus adalah messiah atau utusan.
    yang mana yg anda ambil kebenarannya?

  • 66. immortaleyes  |  November 25, 2008 at 12:33 am

    Kami percaya dan bersaksi bahwa Tiada Tuhan kecuali Allah dan Muhammad adalah utusan Allah.
    Nabi Isa juga adalah seorang Nabi yang bersujud dan tunduk kepada Allah.

    Barang siapa yang Allah menghendaki akan memberikan kepadanya petunjuk, niscaya Dia melapangkan dadanya untuk (memeluk agama) Islam.
    Dan barang siapa yang dikehendaki Allah kesesatannya, niscaya Allah menjadikan dadanya sesak lagi sempit, seolah-olah ia sedang mendaki ke langit. Begitulah Allah menimpakan siksa kepada orang-orang yang tidak
    beriman. (QS 6:125.)

  • 67. imankristen  |  November 25, 2008 at 7:55 am

    Wah…, anda ini bebal sekali ya…

    Makanya…, besok-besok itu tulis ayat yang penuh, jangan sepotong-sepotong…, “KONTEKS”.

    Saya akan tulis ulang satu pasal (Matius 7).

    Sekarang “dengan cepat” baca satu pasal tersebut. Kemudian dengan cepat “ambil kesimpulan INTI / ESSENSI dari satu pasal tersebut”. Jangan pikir ini dan itu…, baca dengan cepat dan langsung “rasakan” inti / essensi dari pasal 7 tersebut.

    Saya tunggu penjelasan anda mengenai arti / inti / essensi dari “keseluruhan” pasal 7.

    Kalau anda bisa menjawab dengan benar…, saya lanjutkan. Kalau jawaban anda ngawur…, berarti kita memang tidak bisa berdiskusi lagi. Anda bukan mau tahu artinya pasal 7, tapi cuma memberikan hujatan yang tidak ada gunanya sama sekali.

    Kalau anda tidak menjawab “arti keseluruhan” dari pasal 7, maka saya tidak akan lanjutkan diskusi lagi dengan anda. Kalau anda memang serius mau belajar Kristen, berikan makna / arti dari pasal 7.

    (Ini namanya belajar dalam KONTEKS pasal 7).

    7:1. “Jangan kamu menghakimi, supaya kamu tidak dihakimi.
    7:2 Karena dengan penghakiman yang kamu pakai untuk menghakimi, kamu akan dihakimi dan ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu.
    7:3 Mengapakah engkau melihat selumbar di mata saudaramu, sedangkan balok di dalam matamu tidak engkau ketahui?
    7:4 Bagaimanakah engkau dapat berkata kepada saudaramu: Biarlah aku mengeluarkan selumbar itu dari matamu, padahal ada balok di dalam matamu.
    7:5 Hai orang munafik, keluarkanlah dahulu balok dari matamu, maka engkau akan melihat dengan jelas untuk mengeluarkan selumbar itu dari mata saudaramu.”
    7:6 “Jangan kamu memberikan barang yang kudus kepada anjing dan jangan kamu melemparkan mutiaramu kepada babi, supaya jangan diinjak-injaknya dengan kakinya, lalu ia berbalik mengoyak kamu.”
    7:7. “Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu.
    7:8 Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan.
    7:9 Adakah seorang dari padamu yang memberi batu kepada anaknya, jika ia meminta roti,
    7:10 atau memberi ular, jika ia meminta ikan?
    7:11 Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan yang baik kepada mereka yang meminta kepada-Nya.”
    7:12. “Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka. Itulah isi seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi.
    7:13 Masuklah melalui pintu yang sesak itu, karena lebarlah pintu dan luaslah jalan yang menuju kepada kebinasaan, dan banyak orang yang masuk melaluinya;
    7:14 karena sesaklah pintu dan sempitlah jalan yang menuju kepada kehidupan, dan sedikit orang yang mendapatinya.”
    7:15. “Waspadalah terhadap nabi-nabi palsu yang datang kepadamu dengan menyamar seperti domba, tetapi sesungguhnya mereka adalah serigala yang buas.
    7:16 Dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka. Dapatkah orang memetik buah anggur dari semak duri atau buah ara dari rumput duri?
    7:17 Demikianlah setiap pohon yang baik menghasilkan buah yang baik, sedang pohon yang tidak baik menghasilkan buah yang tidak baik.
    7:18 Tidak mungkin pohon yang baik itu menghasilkan buah yang tidak baik, ataupun pohon yang tidak baik itu menghasilkan buah yang baik.
    7:19 Dan setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik, pasti ditebang dan dibuang ke dalam api.
    7:20 Jadi dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka.
    7:21. Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.
    7:22 Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga?
    7:23 Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!”
    7:24 “Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu.
    7:25 Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, tetapi rumah itu tidak rubuh sebab didirikan di atas batu.
    7:26 Tetapi setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan tidak melakukannya, ia sama dengan orang yang bodoh, yang mendirikan rumahnya di atas pasir.
    7:27 Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, sehingga rubuhlah rumah itu dan hebatlah kerusakannya.”
    7:28 Dan setelah Yesus mengakhiri perkataan ini, takjublah orang banyak itu mendengar pengajaran-Nya,
    7:29 sebab Ia mengajar mereka sebagai orang yang berkuasa, tidak seperti ahli-ahli Taurat mereka.

    Sekarang…, apa makna/essensi pasal 7 keseluruhan?
    Harap buat kesimpulan dalam 1 kalimat pendek.

    Saya tunggu.

    Salam.

  • 68. imankristen  |  November 25, 2008 at 7:58 am

    Sekarang pada tulisan saya diatas.
    Saya kutip dari Alquran dan saya tafsirkan.

    Tolong ajarkan saya, apakah tafsiran yang saya buat itu sudah tepat?

    Kutipan dari Alquran:

    1. Perangi dengan tidak melanggar batas (190).
    Apa batasannya?
    1. Bunuh mereka dimana saja (191).
    2. Usir mereka kalau mereka telah mengusir kamu (191).
    3. Jangan perangi di Masjidil Haram, kecuali jika kamu diperangi di sana. Jika mereka memerangi kamu, bunuhlah mereka. Itulah balasan bagi orang yang ingkar (191).
    4. Jika mereka berhenti memerangi, ampunilah…, sampai kapan? (192)
    5. Sampai tidak ada fitnah lagi dari mereka (193).
    6. Sampai agama adalah untuk Allah semata (islam) (193).
    Apakah bisa diberikan contoh penerapannya?
    Secara sederhana dalam menganalisis blog islamkristen.wordpress.com ini.

    Penafsiran saya:

    Menganalisis Blog IslamKristen:
    1. Blog IslamKristen bukan/tidak berisikan Agama Allah semata (Islam) (193).
    2. Berisikan fitnah tentang Muhammad dan Islam.
    3. Kalau Iman Kristen (penulis blog) berhenti memerangi (tulisan seperti saat ini), ampunilah, tapi kalau terus, perangilah (192).
    4. Kamu boleh bunuh si Iman Kristen dimanapun dia berada (191), kecuali Ia bersembunyi ke Masjidil Haram. Kalau dia disana memerangi muslim, boleh dibunuh kembali (191).
    5. Lakukan tindakan pembunuhan dengan tidak boleh merubah/melanggar batasan (perintah) ini (190).

    Apakah betul tafsiran saya? Atau ada yang masih kurang lengkap tafsiran saya? Mohon saya dibimbing belajar Islam dari ayat Alquran tadi.

    Terima kasih atas bantuannya. Kiranya Tuhan Yesus memberkati anda sekeluarga…,

    Salam.

  • 69. immortaleyes  |  November 25, 2008 at 11:40 am

    Saya tdk bermaksud menghakimi saudara2, sungguh tdk.
    tapi yg saya kemukakan disini MENGINGATKAN, dari apa yg telah al Masih ajarkan kpd kita semua. dari Injil sendiri.
    Utk Menyembah 1 Tuhan dan BUKAN menyembah kristus.
    di ayat tsb jg mengatakan utk waspada thd nabi2 palsu, tp yg dmaksud bukanlah yang di ayat 21-23, tapi jelas2 itu penegasan dr al Masih utk tdk menyembah dirinya sbgai Tuhan. Dan dari perumpamaan ayat sebelumnya 7:7-7:10, Sampai pada akhirnya Al Masih berkata utk meminta (tolong) kpd TUHAN. Inilah kasih Al Masih. Adakah Al Masih menyeru utk berdoa kpd ku? Sekali2 tidak saudaraku.

  • 70. immortaleyes  |  November 25, 2008 at 2:32 pm

    Diwajibkan atas kamu berperang, padahal berperang itu adalah sesuatu yang kamu benci. Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu, Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.”

    (QS Al-Baqarah 216).

    “Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan tidak (pula) kepada hari kemudian dan mereka tidak mengharamkan apa yang telah diharamkan oleh Allah dan Rasul-Nya dan tidak beragama dengan agama yang benar (Agam Allah), (yaitu orang-orang) yang diberikan Al-Kitab kepada mereka, sampai mereka membayar jizyah dengan patuh, sedang mereka kalam keadaan tunduk”.

    (QS At-Taubah 29)

  • 71. immortaleyes  |  November 25, 2008 at 3:13 pm

    Jika kita melihat kasih Muhammad,
    1 Waktu beliau di dunia,
    beliau memerangi kaum2 yg sesat, sebagaimana nabi2 terdahulu. Utk apa? Masih dengan misi yang sama, Intinya menyebarkan TUHAN ITU 1. kenapa sampai ada peperangan, salin bunuh.. karena beliau tdk mau umat manusia di masa depan masih mengamalkan ketuhanan yang salah, dan melakukan ajarn2 yg tdk bnar. Ketahuilah, sungguh beliau menunjukkan kasih yang tiada terhingga utk kita smua.
    Rasulullah SAW diutus oleh Allah SWT ke dunia ” ini sebagai pembawa rahmat.
    Firman-Nya yang bermaksud: “Dan tidak Kami utuskan engkau (Muhammad) melainkan untuk rahmat kepada sekalian alam.” (Al Anbiya: 107)

    Bukan saja kepada orang Islam tetapi juga kepada yang bukan Islam. Berikut adalah kasih sayang Muhammad SAW thd sesama:

    **Pernah seorang Arab Badwi meminta sambil menarik dengan kasar jubah buatan Najran yang kasar kainnya, yang dipakai oleh Rasulullah SAW hingga berbekas di leher baginda. Tetapi baginda tidak marah, malah menghadiahkan jubah itu kepada Arab Badwi tersebut.

    **Seorang wanita tua selalu menyakiti Rasulullah SAW dengan meletakkan duri, najis dan lain-lain halangan di jalan yang selalu dilalui oleh Rasulullah. Namun Rasulullah tidak bertindak balas. Pada suatu ketika apabila wanita itu sakit, Rasulullah SAW menziarahinya. Dengan penuh kasih baginda bertanya khabar. Wanita tua itu terharu dengan kebaikan Rasulullah, lantas memeluk Islam di tangan baginda.

    **Rasulullah pernah dilihat oleh para Sahabatnya mencium anak kecil, lantas seorang Sahabat menegurnya, “Engkau mencium anak kecil, ya Rasulullah?”
    Kerana pada sangkaannya Rasulullah tidak pernah mencium anak kecil. Baginda mengiyakan lantas bersabda, “Barangsiapa tidak mengasihi, dia tidak akan dikasihi.”

    **Jika ada orang yang meminta tolong pada Rasulullah SAW, tidak pernah baginda tidak menunaikannya. Baginda sangat prihatin dan amat mengambil berat kesusahan orang lain. Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa yang menunaikan satu hajat saudaranya, akan Allah tunaikan 70 hajatnya.”

    **Ketika Rasulullah SAW berdakwah dengan anak angkatnya Zaid bin Harisah di Thaif, baginda telah dibaling dengan batu oleh kanak-kanak dan pemuda-pemuda nakal yang disuruh ber-buat begitu oleh penduduk kota tersebut. Akibatnya, lutut baginda telah berdarah. Melihat penganiayaan itu, malaikat sangat marah sehingga menawarkan untuk menghempap penduduk Thaif dengan bukit-bukit di sekitar bandar itu. Tetapi Rasulullah SAW menolaknya dan berkata: “Jangan, mereka tidak tahu saya ini rasul-Nya.” Selepas itu baginda berdoa untuk penduduk Thaif, ” Ya Allah, berilah petunjuk bagi kaumku, sesungguhnya mereka tidak mengetahui.”

    **Sewaktu hijrah ke Madinah, Rasulullah SAW telah dikejar dengan kuda oleh seorang bernama Suraqah yang bercita-cita merebut hadiah yang ditawarkan oleh kafir Quraisy Makkah jika berjaya membunuh Rasulullah SAW. Setiap kali kuda Suraqah mendekati Rasulullah SAW, setiap kali itulah kudanya tersungkur jatuh. Rasulullah SAW tidak bertindak apaapa sebaliknya memaafkannya. Akhirnya Suraqah menyerah dan berjanji tidak akan cuba membunuh Rasulullah SAW lagi.

    **Suatu ketika seorang musuh bernama Dat`sur mendapati Rasulullah SAW sedang berehat di bawah pokok seorang diri. Dia terus melompat dan meletakkan pedangnya di leher Rasulullah SAW dan berkata: “Siapa yang akan menyelamatkan nyawa kamu dari tanganku?” Rasulullah SAW spontan menjawab: “Allah!”
    Mendengar jawapan Rasulullah itu, Dat`sur menggeletar hingga pedangnya jatuh daripada tangan.

    **Rasulullah SAW berjiran dengan seorang Yahudi. Baginda sangat menjaga hak-hak jiran. Baginda tidak pernah melakukan sesuatu yang menyakiti hati jirannya malah baginda selalu menghadiahkan makanan dan lain-lain hadiah kepada jiran Yahudinya itu. Rasulullah SAW juga sangat mengambil berat tentang hak-hak kafir zimmi. Baginda bersabda: “Siapa yang menzalimi kafir zimmi walaupun orang Islam sayalah pembela (penebusnya).”

    **Ketika Rasulullah meninggalkan kabilah Saqif, ada seorang lelaki yang memohon kepada baginda, “Wahai Rasulullah, berdoalah untuk kebinasaan mereka.”
    Rasulullah SAW sebaliknya berkata: “Ya Allah, berilah petunjuk kepada kabilah Saqif dan bawalah mereka (ke jalan yang benar).”
    Rasulullah SAW mengambil pedang itu dan bertanya: “Kali ini siapa yang akan menyelamatkan kamu dari tanganku?”
    Dat`sur tergamam dan menjawab: “Tiada siapa.”
    Akhirnya Rasulullah SAW memaafkan dan melepaskan Dat`sur. Melihat kasih sayang yang ditunjukkan oleh Rasulullah itu, Dat`sur pun mengucap dua kalimah syahadah.

  • 72. immortaleyes  |  November 25, 2008 at 4:07 pm

    Tidak sampai disini ksih sayang Muhammad SAW thd umatnya, tapi di hari kebangkitan juga,
    Taukah anda seperti apa di hari kiamat itu?
    Inilah sepenggal gambaran di hari kiamat dan kasih sayang Muhammad SAW, Bacalah, boleh jd anda tdk sependapat, tp bgm apabila ini ternyata benar?

    -Rasulullah SAW Menangis Ketika Di Padang Mahsyar
    -Rasulullah SAW Membela Umatnya
    -Umat Muhammad SAW Diseru Meniti Sirat (Jembatan yang menghubungkan surga yang berjarak 500 th, yang dibawahnya adalah neraka)

    Dari Usman bin Affan bin Dahaak bin Muzahim daripada Abbas ra, bapa saudara Rasulullah SAW dari Rasulullah SAW telah bersabda, yang bermaksud:
    “Aku adalah orang (manusia) yang paling awal dibangkitkan dari kubur (bumi) pada hari kiamat yang tiada kebanggaan. Bagiku ada syafaat pada hari kiamat yang tiada kemegahan. Bendera pujian di tanganku dan nabi-nabi keseluruhannya berada di bawah benderaku. Umatku adalah umat yang terbaik. Mereka adalah umat yang pertama dihisab sebelum umat yang lain. Ketika mereka bangkit dari kubur, mereka akan mengibas (membuang) tanah yang ada di atas kepala mereka. Mereka semua akan berkata: “Kami bersaksi bahawa tiada Tuhan melainkan Allah dan kami bersaksi bahawa Muhammad itu Rasulullah. Inilah yang telah dijanjikan oleh Allah Taala serta dibenarkan oleh para rasul.” Ibnu Abbas ra berkata: “Orang yang pertama dibangkitkan dari kubur di hari kiamat ialah Muhammad SAW. Jibril as akan datang kepadanya bersama seekor Buraq. Israfil pula datang dengan membawa bersama bendera dan mahkota. Izrail pula datang dengan membawa bersamanya pakaian-pakaian syurga.”

    Jibril as akan menyeru: “Wahai dunia! Di mana kubur Muhammad SAW?”

    Bumi akan berkata: “Sesungguhnya, Tuhanku telah menjadikan aku hancur. Telah hilang segala lingkaran, tanda dan gunung-ganangku. Aku tidak tahu dimana kubur Muhammad SAW.”

    Rasulullah SAW bersabda: “Lalu diangkatkan tiang-tiang dari cahaya dari kubur Nabi Muhammad SAW ke awan langit. Maka, empat malaikat berada di atas kubur.”

    Israfil bersuara: “Wahai roh yang baik! Kembalilah ke tubuh yang baik!”

    Maka, kubur terbelah dua. Pada seruan yang kedua pula, kubur mula terbongkar. Pada seruan yang ketiga, ketika Rasulullah SAW berdiri, baginda SAW telah membuang tanah di atas kepala dan janggut baginda SAW. Baginda SAW melihat kanan dan kiri. Baginda SAW dapati, tiada lagi bangunan. Baginda SAW menangis sehingga mengalir air matanya ke pipi.

    Jibril as berkata kepadanya: “Bangun wahai Muhammad! Sesungguhnya kamu di sisi Allah Taala di tempat yang luas.”

    Baginda SAW bertanya, “Kekasihku Jibril! Hari apakah ini?”

    Jibril as menjawab: “Wahai Muhammad! Janganlah kamu takut! Inilah hari kiamat. Inilah hari kerugian dan penyesalan. Inilah hari pembentangan Allah Taala.”

    Baginda SAW bersabda: “Kekasihku Jibril! Gembirakanlah aku!”

    Jibril as berkata: “Apakah yang kamu lihat di hadapanmu?”

    Baginda SAW bersabda: “Bukan seperti itu pertanyaanku.”

    Jibril as berkata: “Adakah kamu tidak melihat bendera kepujian yang terpacak di atasmu?”

    Baginda SAW bersabda: “Bukan itu maksud pertanyaanku. Aku bertanya kepadamu akan umatku. Di mana perjanjian mereka?”

    Jibril as berkata: “Demi keagungan Tuhanku! Tidak akan terbongkar oleh bumi daripada manusia, sebelummu?”

    Baginda SAW bersabda: “Niscaya akan, kuatlah pertolongan pada hari ini. Aku akan mensyafaatkan umatku.”

    Jibril as berkata kepada baginda SAW: “Tungganglah Buraq ini wahai Muhammad SAW dan pergilah ke hadapan Tuhanmu!”

    Jibril as datang bersama Buraq ke arah Nabi Muhammad SAW. Buraq cuba meronta-ronta. Jibril as berkata kepadanya: “Wahai Buraq! Adakah kamu tidak malu dengan makhluk yang paling baik dicipta oleh Allah Taala? Sudahkah Allah Taala perintahkan kepadamu agar mentaatinya?”

    Buraq berkata: “Aku tahu semua itu. Akan tetapi, aku ingin dia mensyafaatiku agar memasuki syurga sebelum dia menunggangku. Sesungguhnya, Allah Taala akan datang pada hari ini di dalam keadaan marah. Keadaan yang belum pernah terjadi sebelum ini.”

    Baginda SAW bersabda kepada Buraq: “Ya! Sekiranya kamu berhajatkan syafaatku, nescaya aku memberi syafaat kepadamu.”

    Setelah berpuas hati, Buraq membenarkan baginda SAW menunggangnya lalu dia melangkah. Setiap langkahan Buraq sejauh pandangan mata. Apabila Nabi Muhammad SAW berada di Baitul Maqdis di atas bumi dari perak yang putih, malaikat Israfil as menyeru: “Wahai tubuh-tubuh yang telah hancur, tulang-tulang yang telah reput, rambut-rambut yang bertaburan dan urat-urat yang terputus-putus! Bangkitlah kamu dari perut burung, dari perut binatang buas, dari dasar laut dan dari perut bumi ke perhimpunan Tuhan yang Maha Perkasa.

    Roh-roh telah diletakkan di dalam tanduk atau sangkakala. Di dalamnya ada beberapa tingkat dengan bilangan roh makhluk. Setiap roh, akan didudukkan berada di dalam tingkat. Langit di atas bumi akan menurunkan hujan dari lautan kehidupan akan air yang sangat pekat seperti air mani lelaki. Daripadanya, terbinalah tulang-tulang. Urat-urat memanjang. Daging kulit dan bulu akan tumbuh. Sebahagian mereka akan kekal ke atas sebahagian tubuh tanpa roh.

    Allah Taala berfirman: “Wahai Israfil! Tiup tanduk atau sangkakala tersebut dan hidupkan mereka dengan izinKu akan penghuni kubur. Sebahagian mereka adalah golongan yang gembira dan suka. Sebahagian dari mereka adalah golongan yang celaka dan derita.”

    Malaikat Israfil as menjerit: “Wahai roh-roh yang telah hancur! Kembalilah kamu kepada tubuh-tubuh mu. Bangkitlah kamu untuk dikumpulkan di hadapan Tuhan semesta alam.”

    Allah Taala berfirman:
    “Demi keagungan dan ketinggianKu! Aku kembalikan setiap roh pada tubuh-tubuhnya!”

    Apabila roh-roh mendengar sumpah Allah Taala, roh-roh pun keluar untuk mencari jasad mereka. Maka, kembalilah roh pada jasadnya. Bumi pula terbongkar dan mengeluarkan jasad-jasad mereka. Apabila semuanya sedia, masing-masing melihat.

    Nabi SAW duduk di padang pasir Baitul Maqdis, melihat makhluk-makhluk. Mereka berdiri seperti belalang yang berterbangan. 70 umat berdiri. Umat Nabi Muhammad SAW merupakan satu umat (kumpulan). Nabi SAW berhenti memperhatikan ke arah mereka. Mereka seperti gelombang lautan.

    Jibril as menyeru: “Wahai sekalian makhluk, datanglah kamu semua ke tempat perhimpunan yang telah disediakan oleh Allah Taala.”

    Umat-umat datang di dalam keadaan satu-satu kumpulan. Setiap kali Nabi Muhammad SAW berjumpa satu umat, baginda SAW akan bertanya: “Di mana umatku?”

    Jibril as berkata: “Wahai Muhammad! Umatmu adalah umat yang terakhir.”

    Apabila nabi Isa as (al Masih) datang, Jibril as menyeru: Tempatmu!” Maka nabi Isa as dan Jibril as menangis.

    Nabi Muhammad SAW berkata: “Mengapa kamu berdua menangis.”

    Jibril as berkata: “Bagaimana keadaan umatmu, Muhammad?”

    Nabi Muhammad bertanya: “Di mana umatku?”

    Jibril as berkata: “Mereka semua telah datang. Mereka berjalan lambat dan perlahan.”

    Apabila mendengar cerita demikian, Nabi Muhammad SAW menangis lalu bertanya: “Wahai Jibril! Bagaimana keadaan umatku yang berbuat dosa?”

    Jibril as berkata: “Lihatlah mereka wahai Muhammad SAW!”

    Apabila Nabi Muhammad SAW melihat mereka, mereka gembira dan mengucapkan selawat kepada baginda SAW dengan apa yang telah Allah Taala muliakannya. Mereka gembira kerana dapat bertemu dengan baginda SAW. Baginda SAW juga gembira terhadap mereka. Nabi Muhammad SAW bertemu umatnya yang berdosa. Mereka menangis serta memikul beban di atas belakang mereka sambil menyeru: “Wahai Muhammad!”

    Air mata mereka mengalir di pipi. Orang-orang zalim memikul kezaliman mereka. Nabi Muhammad SAW bersabda: “Wahai umatku.” Mereka berkumpul di sisinya. Umat-umatnya menangis.

    Ketika mereka di dalam keadaan demikian, terdengar dari arah Allah Taala seruan yang menyeru: “Di mana Jibril?”
    Jibril as berkata: “Jibril di hadapan Allah, Tuhan semesta alam.”

    Allah Taala berfirman di dalam keadaan Dia amat mengetahui sesuatu yang tersembunyi: “Di mana umat Muhammad SAW?”

    Jibril as berkata: “Mereka adalah sebaik umat.”

    Allah Taala berfirman: “Wahai Jibril! Katakanlah kepada kekasihKu Muhammad SAW bahawa umatnya akan datang untuk ditayangkan di hadapanKu.”

    Jibril as kembali di dalam keadaan menangis lalu berkata: “Wahai Muhammad! Umatmu telah datang untuk ditayangkan kepada Allah Taala.”

    Nabi Muhammad SAW berpaling ke arah umatnya lalu berkata: “Sesungguhnya kamu telah dipanggil untuk dihadapkan kepada Allah Taala.”

    Orang-orang yang berdosa menangis kerana terkejut dan takut akan azab Allah Taala. Nabi Muhammad SAW memimpin mereka sebagaimana pengembala memimpin ternakannya menuju di hadapan Allah Taala. Allah Taala berfirman: “Wahai hambaKu! Dengarkanlah kamu baik-baik kepadaKu tuduhan apa-apa yang telah diperdengarkan bagi kamu dan kamu semua melakukan dosa!”

    Hamba-hamba Allah Taala terdiam. Allah Taala berfirman: “Hari ini, Kami akan membalas setiap jiwa dengan apa yang telah mereka usahakan. Hari ini, Aku akan memuliakan sesiapa yang mentaatiKu. Dan, Aku akan mengazab sesiapa yang menderhaka terhadapKu. Wahai Jibril! Pergi ke arah Malik, penjaga neraka! Katakanlah kepadanya, bawakan Jahanam!”

    Jibril pergi berjumpa Malik, penjaga neraka lalu berkata: “Wahai Malik! Allah Taala telah memerintahkanmu agar membawa Jahanam.”

    Malik bertanya: “Apakah hari ini?”

    Jibril menjawab: “Hari ini adalah hari kiamat. Hari yang telah ditetapkan untuk membalas setiap jiwa dengan apa yang telah mereka usahakan.”

    Malik berkata: “Wahai Jibril! Adakah Allah Taala telah mengumpulkan makhluk?”

    Jibril menjawab: “Ya!”

    Malik bertanya: “Di mana Muhammad dan umatnya?”

    Jibril berkata: “Di hadapan Allah Taala!”

    Malik bertanya lagi: “Bagaimana mereka mampu menahan kesabaran terhadap kepanasan nyalaan Jahanam apabila mereka melintasinya sedangkan mereka semua adalah umat yang lemah?”

    Jibril berkata: “Aku tidak tahu!”

    Malik menjerit ke arah neraka dengan sekali jeritan yang menggerunkan. Neraka berdiri di atas tiang-tiangnya. Neraka mempunyai tiang-tiang yang keras, kuat dan panjang. Api dinyalakan sehingga tiada kekal mata seorang dari makhluk melainkan bercucuran air mata mereka (semuanya menangis).

    Air mata sudah terhenti manakala air mata darah manusia mengambil alih. Kanak-kanak mula beruban rambut. Ibu-ibu yang memikul anaknya mencampakkan mereka. Manusia kelihatan mabuk padahal mereka sebenarnya tidak mabuk.

    ^ Kembali ke atas ^

    Rasulullah SAW Membela Umatnya
    Di padang mahsyar orang yang mula-mula berusaha ialah nabi Ibrahim as. Baginda bergantung dengan asap Arsy yang naik lalu menyeru: “TuhanKu dan Penguasaku! Aku adalah khalilMu Ibrahim. Kasihanilah kedudukanku pada hari ini! Aku tidak meminta kejayaan Ishak dan anakku pada hari ini.”

    Allah Taala berfirman: “Wahai Ibrahim! Adakah kamu melihat Kekasih mengazab kekasihnya.”

    Nabi Musa as datang. Baginda bergantung dengan asap Arsy yang naik lalu menyeru: “KalamMu. Aku tidak meminta kepadaMu melainkan diriku. Aku tidak meminta saudaraku Harun. Selamatkanlah aku dari kacau bilau Jahanam!”

    Isa as datang di dalam keadaan menangis. Baginda bergantung dengan Arsy lalu menyeru: “Tuhanku… Penguasaku.. Penciptaku! Isa roh Allah. Aku tidak meminta melainkan diriku. Selamatkanlah aku dari kacau bilau Jahanam!”

    Suara jeritan dan tangisan semakin kuat. Nabi Muhammad SAW menyeru: “Tuhanku.. Penguasaku Penghuluku…. !Aku tidak meminta untuk diriku. Sesungguhnya aku meminta untuk umatku dariMu!”

    Ketika itu juga, neraka Jahanam berseru: “Siapakah yang memberi syafaat kepada umatnya?”

    Neraka pula berseru: “Wahai Tuhanku… Penguasaku dan Penghuluku! Selamatkanlah Muhammad dan umatnya dari seksaannya! Selamatkanlah mereka dari kepanasanku, bara apiku, penyeksaanku dan azabku! Sesungguhnya mereka adalah umat yang lemah. Mereka tidak akan sabar dengan penyeksaan.”

    Malaikat Zabaniah menolaknya sehingga terdampar di kiri Arsy. Neraka sujud di hadapan Tuhannya.

    Allah Taala berfirman: “Di mana matahari?” Maka, matahari dibawa mengadap Allah Taala. Ia berhenti di hadapan Allah Taala.

    Allah Taala berfirman kepadanya: “Kamu! Kamu telah memerintahkan hambaKu untuk sujud kepada kamu?”

    Matahari menjawab. “Tuhanku! Maha Suci diriMu! Bagaimana aku harus memerintahkan mereka berbuat demikian sedangkan aku adalah hamba yang halus?”

    Allah Taala berfirman: “Aku percaya!”

    Allah Taala telah menambahkan cahaya dan kepanasannya sebanyak 70 kali ganda. Ia telah dihampirkan dengan kepala makhluk.”

    Ibnu Abbas r.h. berkata: “Peluh manusia bertiti dan sehingga mereka berenang di dalamnya. Otak-otak kepala mereka menggeleggak seperti periuk yang sedang panas. Perut mereka menjadi seperti jalan yang sempit.

    Air mata mengalir seperti air mengalir. Suara ratap umat-umat manusia semakin kuat.

    Nabi Muhammad SAW lebih-lebih lagi sedih. Air matanya telah hilang dan kering dari pipinya. Sekali, baginda SAW sujud di hadapan Arsy dan sekali lagi, baginda SAW rukuk untuk memberi syafaat bagi umatnya.

    Para Nabi melihat keluh kesah dan tangisannya. Mereka berkata: “Maha Suci Allah! Hamba yang paling dimuliakan Allah Taala ini begitu mengambil berat, hal keadaan umatnya.

    Daripada Thabit Al-Bani, daripada Usman Am Nahari berkata: “Pada suatu hari Nabi SAW menemui Fatimah Az-Zahara’ r.h. Baginda SAW dapati, dia sedang menangis.”

    Baginda SAW bersabda: “Permata hatiku! Apa yang menyebabkan dirimu menangis?”

    Fatimah menjawab: “Aku teringat akan firman Allah Taala.”

    “Dan, kami akan mehimpunkan, maka Kami tidak akan mengkhianati walau seorang daripada mereka.”
    Lalu Nabi SAW pun menangis. Baginda SAW bersabda: “Wahai permata hatiku! Sesungguhnya, aku teringat akan hari yang terlalu dahsyat. Umatku telah dikumpulkan pada hari kiamat dikelilingi dengan perasaan dahaga dan telanjang. Mereka memikul dosa mereka di atas belakang mereka. Air mata mereka mengalir di pipi.”

    Fatimah r.h. berkata: “Wahai bapaku! Apakah wanita tidak merasa malu terhadap lelaki?”

    Baginda SAW menjawab: “Wahai Fatimah! Sesungguhnya, hari itu, setiap orang akan sibuk dengan untung nasib dirinya. Adapun aku telah mendengar Firman Allah Taala:” Bagi setiap orang dari mereka, di hari itu atau satu utusan yang melalaikan dia.
    ( Abasa: 37)
    Fatimah ra. bertanya: “Di mana aku hendak mendapatkanmu di hari kiamat nanti, wahai bapaku?”

    Baginda SAW menjawab: “Kamu akan menjumpaiku di sebuah telaga ketika aku sedang memberi minum umatku.”

    Fatimah r.h. bertanya lagi: “Sekiranya aku dapati kamu tiada di telaga?”

    Baginda SAW bersabda: “Kamu akan menjumpaiku di atas Sirat sambil dikelilingi para Nabi. Aku akan menyeru: “Tuhan Kesejahteraan! Tuhan Kesejahteraan! Para malaikat akan menyambut: “Aamiin.”

    Ketika itu juga, terdengar seruan dari arah Allah Taala lalu berfirman: “Nescaya akan mengikuti kata-katanya pada apa yang kamu sembah.”

    Setiap umat akan berkumpul dengan sesuatu yang mereka sembah. Ketika itu juga, neraka Jahanam melebarkan tengkuknya lalu menangkap mereka sebagaimana burung mematuk kacang.

    Apabila seruan dari tengah Arsy kedengaran, maka manusia yang menyembahNya datang beriring. Sebahagian daripada orang yang berdiri di situ berkata: “Kami adalah umat Muhammad SAW!”

    Allah Taala berfirman kepada mereka: “Mengapa kamu tidak mengikuti orang yang kamu sembah?”

    Mereka berkata: “Kami tidak menyembah melainkan Tuhan Kami. Dan, kami tidak menyembah selainNya.”

    Mereka ditanya lagi: “Kami mengenali Tuhan kamu?”

    Mereka menjawab: “Maha Suci diriNya! Tiada yang kami kenali selainNya.”

    Apabila ahli neraka dimasukkan ke dalamnya untuk diazab, umat Muhammad SAW mendengar bunyi pukulan dan jeritan penghuni neraka. Lalu malaikat Zabaniah mencela mereka. Mereka berkata: “Marilah kita pergi meminta syafaat kepada Muhammad SAW!”

    Manusia berpecah kepada tiga kumpulan.
    1. Kumpulan orang tua yang menjerit-jerit.
    2. Kumpulan pemuda.
    3. Wanita yang bersendirian mengelilingi mimbar-mimbar.

    Mimbar para Nabi didirikan di atas kawasan lapang ketika kiamat. Mereka semua berminat terhadap mimbar Nabi Muhammad SAW. Mimbar Nabi Muhammad SAW terletak berhampiran dengan tempat berlaku kiamat. Ia juga merupakan mimbar yang paling baik, besar dan cantik. Nabi adam as dan isterinya Hawa berada di bawah mimbar Nabi SAW.

    Hawa melihat ke arah mereka lalu berkata: “Wahai Adam! Ramai dari zuriatmu dari umat Muhammad SAW serta cantik wajah mereka. Mereka menyeru: “Di mana Muhammad?”

    Mereka berkata: “Kami adalah umat Muhammad SAW. Semua umat telah mengiringi apa yang mereka sembah. Hanya tinggal kami sahaja. Matahari di atas kepala kami. Ia telah membakar kami. Neraka pula, cahaya juga telah membakar kami. Timbangan semakin berat. Oleh itu tolonglah kami agar memohon kepada Allah Taala untuk menghisab kami dengan segera! Sama ada kami akan pergi ke syurga atau neraka.”

    Nabi Adam as berkata: “Pergilah kamu dariku! Sesungguhnya aku sibuk dengan dosa-dosaku. Aku mendengar firman Allah Taala: Dan dosa Adam terhadap Tuhannya kerana lalai. Mereka pergi berjumpa nabi Nuh as yang telah berumur, umur yang panjang dan sangat sabar. Mereka menghampirinya. Apabila nabi Nuh as melihat mereka, dia berdiri.

    Pengikut (umat Nabi Muhammad SAW) berkata: “Wahai datuk kami, Nuh! Tolonglah kami terhadap Tuhan kami agar Dia dapat memisahkan di antara kami dan mengutuskan kami dari ahli syurga ke syurga dan ahli neraka ke neraka.”
    Nabi Nuh as berkata: “Sesungguhnya, aku sibuk dengan kesalahanku. Aku pernah mendoakan agar kaumku dimusnahkan. Aku malu dengan Tuhanku. Pergilah kamu berjumpa Ibrahim kekasih Allah Taala! Mintalah kepadanya agar menolong kamu!”

    Nabi Ibrahim as berkata: “Sesungguhnya aku pernah berbohong di dalam usiaku sebanyak tiga pembohongan di dalam Islam. Aku takut dengan Tuhanku. Pergilah kamu berjumpa Musa as! Mintalah pertolongan darinya!”

    Nabi Musa as berkata: “Aku sibuk dengan kesalahanku. Aku pernah membunuh seorang jiwa tanpa hak. Aku membunuhnya bukan dari kemahuanku sendiri. Aku dapati dia melampaui batas terhadap seorang lelaki Islam. Aku ingin memukulnya. Aku terperanjat kerana menyakitinya lalu menumbuk lelaki tersebut. Ia jatuh lalu mati. Aku takut terhadap tuntutan dosaku. Pergilah kamu berjumpa Isa as!”

    Mereka pergi berjumpa nabi Isa a.s. Nabi Isa a.s. berkata: “Sesungguhnya Allah Taala telah melaknat orang-orang Kristian. Mereka telah mengambil aku, ibuku sebagai dua Tuhan selain Allah Taala. Hari ini, aku malu untuk bertanya kepadaNya mengenai ibuku Mariam.”

    Mariam, Asiah, Khadijah dan Fatimah Az-Zahra’ sedang duduk. Ketika Mariam melihat umat Nabi Muhammad SAW dia berkata: “Ini umat Nabi Muhammad SAW. Mereka telah sesat dari Nabi mereka.”

    Suara Mariam, telah didengari oleh Nabi Muhammad SAW Nabi Adam a.s. berkata kepada nabi Muhammad SAW. “Ini umatmu, wahai Muhammad! Mereka berkeliling mencarimu untuk meminta syafaat kepada Allah Taala.”

    Nabi Muhammad SAW menjerit dari atas mimbar lalu bersabda: “Marilah kepadaku, wahai umatku! Wahai sesiapa yang beriman dan tidak melihatku. Aku tidak pernah lari dari kamu melainkan aku sentiasa memohon kepada Allah Taala untukmu!”

    Umat Nabi Muhammad SAW berkumpul di sisinya.

    Terdengar suara seruan: “Wahai Adam! Ke marilah kepada Tuhanmu!” Nabi Adam as berkata: “Wahai Muhammad! Tuhanku telah memanggilku. Moga-moga Dia akan meminta kepadaku.”

    Nabi Adam as pergi menemui Allah Taala. Allah Taala berfirman kepadanya: “Wahai Adam! Bangunlah dan hantarkan anak-anakmu ke neraka!”

    Nabi Adam as bertanya: “Berapa ramai untukku kirimkan?”

    Allah Taala berfirman: Setiap seribu lelaki kamu hantarkan seorang ke syurga, 999 orang ke neraka.”

    Allah Taala berfirman lagi:
    “Wahai Adam! Sekiranya Aku tidak melaknat orang yang berdusta dan Aku haramkan pembohongan, nescaya Aku akan mengasihi anakmu keseluruhannya. Akan, tetapi, Aku telah janjikan syurga bagi orang yang mentaatiKu Neraka pula bagi orang yang menderhakaiKu Aku tidak akan memungkiri janji Wahai Adam! Berhentilah di sisi Mizan (timbangan). Sesiapa yang mempunyai berat pada kebaikannya daripada dosanya walaupun seberat biji sawi, bawalah dia untuk memasuki syurga tanpa perlu berunding denganKu! Sesungguhnya Aku telah menjadikan bagi mereka, satu kejahatan dengan satu dosa. Manakala satu kebaikan dengan sepuluh pahala agar memberitahu mereka bahawa, sesungguhnya Aku tidak akan memasukkan mereka ke dalam neraka melainkan setiap yang kembali akan dikembalikan dengan dosa bagi orang yang melampaui batas.”

    Nabi Adam as berkata: “Tuhanku! Penguasaku! Engkau lebih utama bagi menghisab berbanding aku. Hamba itu adalah hambaMu dan Engkau Maha Mengetahui sesuatu yang ghaib!”

    ^ Kembali ke atas ^

    Umat Muhammad SAW Diseru Meniti Sirat
    Allah Taala menyeru: “Wahai Muhammad! Bawalah umatmu untuk dihisab dan lintaskan mereka di atas Sirat yang dilebarkan. Panjangnya sejauh 500 tahun perjalanan.”

    Malaikat Malik berdiri di pintunya (neraka). Dia menyeru: “Wahai Muhammad! Sesiapa yang datang dari umatmu dan bersamanya ada perlepasan dari Allah Taala, maka dia akan terselamat. Sekiranya sebaliknya maka, dia akan terjatuh di dalam neraka. Wahai Muhammad! Katakan kepada orang yang diringankan agar berlari! Katakan kepada orang yang diberatkan agar berjalan!”

    Nabi Muhammad SAW bersabda kepada malaikat Malik: “Wahai Malik! Dengan kebenaran Allah Taala ke atasmu, palingkanlah wajahmu dari umatku sehingga mereka dapat melepasi! Jika tidak, hati mereka akan gementar apabila melihatmu.”

    Malaikat Malik memalingkan mukanya dari umat Nabi Muhammad SAW. Umat Nabi Muhammad SAW telah di pecahkan kepada sepuluh kumpulan. Nabi Muhammad SAW mendahului mereka lalu bersabda kepada umatnya: “Ikutlah aku wahai umatku di atas Sirat ini!”

    Kumpulan pertama berjaya melintasi seperti kilat yang memancar. Kumpulan kedua melintasi seperti angin yang kencang. Kumpulan ketiga melintasi seperti kuda yang baik. Kumpulan yang keempat seperti burung yang pantas. Kumpulan yang kelima berlari. Kumpulan keenam berjalan. Kumpulan ketujuh berdiri dan duduk kerana mereka dahaga dan penat. Dosa-dosa terpikul di atas belakang mereka.

    Nabi Muhammad SAW berhenti di atas Sirat. Setiap kali, baginda SAW melihat seorang dari umatnya bergayut di atas Sirat, baginda SAW akan menarik tangannya dan membangunkan dia kembali. Kumpulan kelapan menarik muka-muka mereka dengan rantai kerana terlalu banyak kesalahan dan dosa mereka. Bagi yang buruk, mereka akan menyeru: “Wahai Muhammad SAW!”

    Nabi Muhammad SAW berkata: “Tuhan! Selamatkan mereka! Tuhan! Selamatkan mereka!

    Kumpulan ke sembilan dan ke sepuluh tertinggal di atas Sirat. Mereka tidak diizinkan untuk menyeberang. Dikatakan bahawa, di pintu syurga, ada pokok yang mempunyai banyak dahan. Bilangan dahannya tidak terkira melainkan Allah Taala sahaja yang mengetahui. Di atasnya ada kanak-kanak yang telah mati semasa di dunia ketika umur mereka dua bulan, kurang dan lebih sebelum mereka baligh. Apabila mereka melihat ibu dan bapa mereka, mereka menyambutnya dan mengiringi mereka memasuki syurga. Mereka memberikan gelas-gelas dan cerek serta tuala dari sutera. Mereka memberi ibu dan bapa mereka minum kerana kehausan kiamat. Mereka memasuki syurga bersama-sama.

    Hanya tinggal, kanak-kanak yang belum melihat ibu dan bapa mereka. Suara tangisan mereka semakin nyaring.
    Mereka berkata: “Aku mengharamkan syurga bagi diriku sehingga aku melihat bapa dan ibuku.”

    Kanak-kanak yang belum melihat ibu dan bapa mereka telah berkumpul. Mereka berkata: “Kami masih di dalam keadaan yatim di sini dan di dunia.”

    Malaikat berkata kepada mereka: “Bapa-bapa dan ibu-ibu kamu terlalu berat dosa mereka. Mereka tidak diterima oleh syurga akibat dosa mereka.”

    Mereka terus menangis malah lebih kuat dari sebelumnya lalu berkata: “Kami akan duduk di pintu syurga moga-moga Allah Taala mengampuninya dan menyatukan kami dengan mereka.”

    Demikianlah! Orang yang melakukan dosa besar akan dikurung di tempat pembalasan yang pertama oleh mereka iaitu Sirat. Ia dipanggil “Tempat Teropong.” Kaki-kaki mereka akan tergantung di Sirat.

    Nabi Muhammad SAW melintasi Sirat bersama orang-orang yang soleh di kalangan yang terdahulu dan orang yang taat selepasnya. Di hadapannya, ada bendera-bendera yang berkibaran. Bendera Kepujian berada di atas kepalanya.

    Apabila bendera baginda menghampiri pintu syurga, kanak-kanak akan meninggikan tangisan mereka. Rasulullah SAW bersabda:
    “Apa yang berlaku pada kanak-kanak ini?” Malaikat menjawab: “Mereka menangis kerana berpisah dengan bapa dan ibu mereka. “Nabi SAW bersabda: “Aku akan menyelidiki khabar mereka dan aku akan memberi syafaat kepada mereka, Insya Allah.”

    Nabi Muhammad SAW memasuki syurga bersama umatnya yang berada di belakang. Setiap kaum akan kekal didalam rumah-rumah mereka. Kita memohon kepada Allah Taala agar memasukkan kita di dalam keutamaan ini dan menjadikan kita sebahagian daripada mereka.

  • 73. immortaleyes  |  November 25, 2008 at 4:25 pm

    Jika ingin mengetahui tentang hari kiamat, maka bacalah posting tepat diatas ini. Mohon maaf karena terlalu panjang. Tapi alangkah baiknya saya beritakan ini. percayalah, ini sangat bermanfaat sekali utk saudara2.

  • 74. Orang Aneh  |  November 25, 2008 at 4:31 pm

    Ya elah lo pada gak abis2 ngomongin yng beginian. pake ngeluarin ayat2 yg ada di Quran ama alkitab lagi,,,pade kagak dijalanin aja pada sok2an lu ah,,,yg Kristen sok ngerti Islam yg Islam sok ngerti kristen,,,agama lu pade sebenernya apaan sih?

    Ud gw pade tunggu deh janjinya untuk membebaskan kaum proletaar,,,
    @Islam
    (al qasas 5)

    @kristen
    (lukas 1 51-53)

    -Belok Kiri Jalan Terus-

  • 75. Animemymouse  |  November 25, 2008 at 5:35 pm

    YESUS BERSABDA :

    ULANGAN 17:1–17:13 = Hukuman MATI dengan DI RAJAM bagi orang SYIRIK (menyembah selain ALLAH) atau KAFIR .

    Ulangan 22:5 = TUHAN BENCI SAMA LESBI DAN BANCI

    Ulangan 22:11 = TUHAN MEMBENCI BAHAN PAKAIAN

    Ulangan 22:13 — 22:30 = HUKUMAN RAJAM BILA ADA YG BERBUAT ZINA.

    Ulangan 23:1-23:2 = ORANG YG SUDAH DIKEBIRI DAN ANAK HARAM DIBENCI TUHAN

    Ulangan 23:3-23:6 = TUHAN BENCI DENGAN ORANG AMON/MOAB DAN TIDAK MENGANJURKAN UTK MENYEJAHTERAHKAN MEREKA

    Ulangan 23:9 = PESAN YESUS KALO MAU BERPERANG

    Ulangan 23:17 = YESUS TIDAK SUKA PELACUR DAN GIGOLO

    Ulangan 23: 18 = YESUS TDK SUKA UANG HARAM

    Ulangan 23:19-23:20 = YESUS MEMBOLEHKAN MEMBUNGAKAN UANG DENGAN ORANG LAIN

    to be continued…………………….

  • 76. immortaleyes  |  November 26, 2008 at 12:07 am

    hi there, Animemymouse

    Let me see for:
    ULANGAN 17:1–17:13 = Hukuman MATI dengan DI RAJAM bagi orang SYIRIK (menyembah selain ALLAH) atau KAFIR .

    (Maaf) Allah yang esa atau Allah tritunggal? Bagaimana menurut pendapat anda dalam kata2 “menyembah selain Allah”,
    karena di kristen mengenal tuhan adalah 1, tp 3.

    Saya setuju dengan sabda al Masih. Begitupun sabda2 beliau yg lainnya. Karena saya berpendapat Tuhan itu esa (1). Di dalam Islam rajam adalah hukuman di bumi, lain halnya di neraka nanti. anda bisa lihat atau utk sekedar informasi bgm di hari kebangkitan nanti, sdh saya posting di atas… skalian promosi hari kiamat..hehee

  • 77. immortaleyes  |  November 26, 2008 at 12:27 am

    Pada dasarnya ajaran ketauhidan adalah pokok seruan dakwah Yesus. Pengakuan bahwa hanya Allah SWT yang patut disembah oleh manusia telah tertera dengan jelas dalam Bibel-Perjanjian Baru, seperti tertera dalam ayat-ayat berikut:

    “Dan iblis membawa-Nya pula ke atas gunung yang sangat tinggi dan memperlihatkan kepada-Nya semua kerajaan dunia dengan kemegahannya, dan berkata kepada-Nya: “Semua itu akan kuberikan kepada-Mu, jika Engkau sujud menyembah aku.” Maka berkatalah Yesus kepadanya: “Enyahlah, iblis! Sebab ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti.” (Matius 4:8-10)

    Dari ucapannya itu diakui dengan tegas, bahwa Allah itu satu, tiada sekutu bagi-Nya, dan Dia sajalah satu-satunya yang layak disembah.

    “Lalu seorang ahli Taurat, yang mendengar Yesus dan orang-orang Saduki bersoal jawab dan tahu, bahwa Yesus memberi jawab yang tepat kepada orang-orang itu, datang kepada-Nya dan bertanya: “Hukum manakah yang paling utama?” Jawab Yesus: “Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai, orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa. Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu. Lalu kata ahli Taurat itu kepada Yesus: Tepat sekali, Guru, benar kata-Mu itu, bahwa Dia esa, bahwa tidak ada yang lain kecuali Dia.” (Markus 12:28-33)

  • 78. imankristen  |  November 26, 2008 at 1:11 am

    MUHAMMAD BERSABDA :
    ULANGAN 17:1–17:13 = Hukuman MATI dengan DI RAJAM bagi orang SYIRIK (menyembah selain ALLAH) atau KAFIR .
    Ulangan 22:5 = MUHAMMAD BENCI SAMA LESBI DAN BANCI
    Ulangan 22:11 = MUHAMMAD MEMBENCI BAHAN PAKAIAN
    Ulangan 22:13 — 22:30 = HUKUMAN RAJAM BILA ADA YG BERBUAT ZINA.
    Ulangan 23:1-23:2 = ORANG YG SUDAH DIKEBIRI DAN ANAK HARAM DIBENCI MUHAMMAD
    Ulangan 23:3-23:6 = MUHAMMAD BENCI DENGAN ORANG AMON/MOAB DAN TIDAK MENGANJURKAN UTK MENYEJAHTERAHKAN MEREKA
    Ulangan 23:9 = PESAN MUHAMMAD KALO MAU BERPERANG
    Ulangan 23:17 = MUHAMMAD TIDAK SUKA PELACUR DAN GIGOLO
    Ulangan 23: 18 = MUHAMMAD TDK SUKA UANG HARAM
    Ulangan 23:19-23:20 = MUHAMMAD MEMBOLEHKAN MEMBUNGAKAN UANG DENGAN ORANG LAIN
    to be continued…………………….

  • 79. soldier of God  |  November 26, 2008 at 2:11 am

    Saya akan menjelaskan apa yang disebut ALLAH TRI TUNGGAL kepada orang awam / tidak mengerti alias Bodo, dengan Perumpamaan / contoh secara bodo saja :

    KAMU PUNYA NAMA MISALNYA : ALI
    DI KELUARGA KAMU SEBAGAI : BAPAK
    DI KANTOR KAMU SEBAGAI : MANAGER
    NAMA PANGGILAN KECILMU : OTONG

    Nah, dengan contoh diatas, saya mau tanya, Si ALI, BAPAK, MANAGER DAN OTONG adalah 1 ORANG atau 4 ORANG yang berbeda ??? Jawabannya : Diatas semua adalah hanya satu orang yaitu ALI.
    Begitu juga dengan Jesus sebagai Alllah Tri Tunggal.
    Tuhan Kami Satu yaitu JESUS KRISTUS.
    Gitu lho IMMORTALEYES….Jangan Sok tau dehh…ya kalo Bodo ya jangan kebangetan….sekolah dong…jangan jihad melulu…berani elu lawan AMERIKA ??? Ha…ha..ha…Semoga nabimu membuat engkau lebih pintar dikit….

  • 80. poiuytrewq  |  November 26, 2008 at 2:30 am

    Teruskan berdebat saudara2ku, agama memang dibuat untuk diperdebatkankah…he..he..he pasti muhammad dan yesus di sana trenyuh dengan kebodohan pengikut2nya yang saling bertikai. Atau ikuti saja jalan kegelapan milik syetan…? Tidak ada perdebatan hanya kesenangan belaka…..666

  • 81. immortaleyes  |  November 26, 2008 at 7:10 am

    soldier of God

    ga usah dikasih tau jg gw tau duluan maz…
    coba situ prhatiin lagi,

    ULANGAN 17:1–17:13 = Hukuman MATI dengan DI RAJAM bagi orang SYIRIK (menyembah selain ALLAH) atau KAFIR .

    yg saya tanya bkn arti tritunggal,
    tp TRITUNGGAL ATAU 1 TUHAN (bkn tritunggal).
    nyimak ga seeh..??!!

    brarti situ yang bodo dong??
    makanya jgn sok teu, kalo mw jwb liat dulu pertanyaanya apa.

    mas, tolong jelaskan, knapa jesus brdoa kpd bapa,
    sdgkan kata situ meyakini kalo
    Jesus sebagai Alllah Tri Tunggal.

    mengapa jika mereka adalah 1, jesus berdoa/ meminta pertolongan kpd bapa (Alah),
    jangan sampean blg kalo jesus memberi cth kpd umatnya,

    karena jesus jg pernah berdoa tanpa diketahui oleh org lain.
    berarti scara theologi jesus benar2 meminta pertolongan..

    explain 2me!

  • 82. immortaleyes  |  November 26, 2008 at 7:15 am

    Situ ga usah ngemeng2 jihad deh..
    mendingan situ pergi ke arab/madinah,
    itu pun kalo bisa. msih bisa tetap beragama kristen,,

  • 83. imankristen  |  November 26, 2008 at 7:42 am

    @immortaleyes…

    Saya sudah sering kali katakan, apakah Muhammad mempunyai KASIH??

    Jawaban saya: TENTU SAJA. Itu salah satu kelebihan Muhammad. Karena tidak banyak yang mau mempelajari Alkitab dan merasakan prinsip KASIH didalamnya.

    Muhammad adalah sebagai bukti yang merasakan aliran KASIH dari Alkitab yang di-”tulis ulang” dan dijadikan Alquran.

    TETAPI…, di Alquran banyak ayat-ayat KEKERASAN.

    Solusinya:

    1. Buang ayat keras tersebut dan katakan bahwa itu hanya pada konteks jaman “jahiliyah” yang tidak pantas lagi diterapkan pada masa kini.
    2. Kembangkan sifat-sifat KASIH di Alkitab yang tertulis juga di Alquran. Karena KASIH itu bersifat KEKAL dan tidak memandang waktu. Kebaikan itu bersifat kekal.

    Kesimpulan:
    Buang kekerasan dalam Alquran, katakan itu hanyalah pada “konteks” jaman dulu kala, tidak bisa diterapkan pada masa kini. Ambil nilai-nilai KASIH dari Muhammad dan jadikan itu PEDOMAN untuk hidup masa kini.
    MAKA ada jalan keluar bagi Islam Kristen untuk hidup berdampingan.

    Anda mengerti MAKSUD saya?
    Anda mengerti TUJUAN blog ini dibuat?

    Saya “menghormati” KASIH dalam diri Muhammad, tapi tidak “menginginkan” kekerasan masa jaman dulu, diterapkan pada masa kini.

    Salam.

  • 84. k0meng  |  November 26, 2008 at 9:32 am

    Saya lebih suka beranalogi:

    Ketika saat saya melihat “air” di sungai, saya katakan itu sungai, begitu juga saat melihat air di laut, saya katakan laut.

    tetapi anehnya begitu mereka (air) menguap yang tampak dalam mata saya (indra pengelihatan) itu adalah “awan/uap”.

    begitu pula saat air tersebut membeku, saya melihat inilah benda padat yang saya katakan “es”

    ketiganya sama, tapi bagi panca indra manusiawi saya tidaklah sama. Untunglah ilmu pengetahuan memberitakan kebenaran bahwa semuanya itu sama yang secara kimiawi dinamai H2O.

    Sungguh sulit kiranya saya tidak pernah mengenal konsep ke”ESA”an H2O untuk membayangkan air,awan dan es adalah materi yang sama. Bisa jadi saya akan menganggap mereka materi/benda yang berbeda.
    Sungguh sulit menerima mereka semua sebenarnya adalah sama, karena apa yang saya lihat dan rasakan tidaklah sama.
    Sungguh sulit jika saya melihat kontext “laut”, “sungai”, “air aqua”, “es”, dan “awan”. karena mereka memang berbeda.

    Tetapi sesungguhnya ketika saya mulai menyadari barulah saya paham bahwa saya haruslah melihat kontentnya bukan lagi berdebat masalah kontext yang tak sama itu. Ternyata setelah melihat melalui konsep ini akhirnya saya temukan ke”Esa”an bahwasanya mereka materi yang sama.

  • 85. k0meng  |  November 26, 2008 at 9:54 am

    @ immortaleyes
    Buat Saudaraku Immortaleyes yang terhormat, sudah baca analogi saya di ^ atas sini?

    Kalau sudah, maka bolehlah saya melengkapi, bahwasanya dalam ajaran Kristiani di -Iman-i, bahwa;
    Jesus Christ adalah Allah seutuhnya dan Jesus adalah Manusia seutuhnya.

    Jesus memiliki sifat-sifat manusia, dan Christ (Kristus) memiliki sifat-sifat ke-Tuhan-an. Keduanya manunggal dalam satu pribadi Jesus Christ (Yesus Kristus).

    Oleh karena itu Jesus sebagai manusia berdoa kepada “Bapa”Nya di Surga, dan Kristus menampakkan ke-mujizat-an dan kebesaran Allah dalam diri Jesus Christ.

    Maafkan saya bila penjelasan saya tidak mampu untuk mengungkapkan kebenaran yang saya coba terangkan dengan akal dan bahasa manusia yang sangat sungguh terbatas ini.
    Semoga rahmat dan hidayat yang Maha Kuasa akan melengkapi penjelasan saya yang sungguh terbatas ini.

    (ibarat seorang anak manusia ingin meminum/menelan semua air lautan ke dalam perutnya, sungguh saya tidak mampu untuk menjelaskan dengan baik fenomena ke-Trinitas-an Allah yang di-Imani oleh kaum Kristiani.)

    Semoga Saudara sekalian mendapatkan pencerahan dari Allah kita yang Maha Kuasa. Amin.

  • 86. k0meng  |  November 26, 2008 at 10:08 am

    @imankristen
    Dan semoga Saudara Iman Kristen tidak berkeberatan saya sering mampir, muncul dan memberikan komentar di Blog Anda.

    Motif saya hanya ingin meluruskan saja, tidak ingin terjadi adanya kesalahan dalam pemahaman pada ajaran Jesus Christ.
    Semoga Saudara memahami juga bahwa saya tidak ingin mencari pengikut ataupun ikut berusaha mempengaruhi Iman kepercayaan dan kebebasan masing-masing individu yang mampir di Blog ini.

    Semoga Allah memberkati kita semua.

  • 87. Animemymouse  |  November 26, 2008 at 10:22 am

    @ immortaleyes #76

    Baca baik2 di ayat 17:3, konsentrasi, jangan asal ngomel……

    @ Iman Krsiten #78
    Kalo ada yg teriak2 pake Ulangan 17:17 itu kok kamu gak protes. Muhammad negur dirinya sendiri….??? mabok kali ya……..

  • 88. Animemymouse  |  November 26, 2008 at 10:51 am

    Penggenapan Dalam Perjanjian Baru
    Ketika Yesus dicobai oleh Iblis, Ia menanggapinya dengan mengutip ayat-ayat dari Ulangan (Mat 4:4,7,10 mengutip Ul 8:3; Ul 6:16; Ul 6:13).
    Ketika Yesus ditanya tentang hukum mana yang paling besar, Ia menjawab dari Ulangan (Mat 22:37; bd. Ul 6:5). Kitab-kitab PB mengutip atau mengacu kepada Ulangan hampir sebanyak 100 kali. Sebuah nubuat Mesianis yang jelas (Ul 18:15-19) disebutkan dua kali dalam Kisah Para Rasul (Ul 3:22-23; Ul 7:37).
    SIFAT ROHANI ULANGAN MERUPAKAN LANDASAN DARI PERNYATAAN PERJANJIAN BARU…..

    Ingat LANDAAAASAAAAANNN……..

  • 89. jelasnggak  |  November 26, 2008 at 11:19 am

    @animemymouse.

    Bukannya ngga mau protes mas..

    “segen” mau ngomong sama kamu..

    Karena…. yang itu lah (tau kan)?

    salam

  • 90. imankristen  |  November 26, 2008 at 11:26 am

    @Animemymouse….

    Itu bukti Yesus adalah “Penggenapan dari Perjanjian Lama”.
    Coba baca kutipan Yesus itu dalam konteks 1 pasal. Maka anda akan mengerti maksud dari kutipan itu.

    Kalau anda tidak percaya, silahkan BUKTIKAN disini.
    Ambil kutipan Yesus itu (dalam perjanjian baru), kemudian tuliskan dalam 1 pasal di Perjanjian Baru tersebut..

    Baca dengan cepat 1 pasal tersebut (perjanjian baru) dan JANGAN berpikir macam-macam…, berpikir ini atau itu.
    Baca saja dengan cepat…, rasakan “essensi” dari satu pasal tersebut. Pegang “essensi” itu, dan tidak boleh “menafsirkan” terlepas dari “essensi” itu.

    Setelah dapat essensinya…, kemudian cobalah anda “tafsirkan” kutipan itu dalam “essensi” yang telah anda dapatkan itu.

    Anda akan mendapatkan “makna” dari perkataan Yesus.

    Buktikan saja perkataan saya ini. Silahkan anda coba…, saya akan melihat dan membimbing anda.

    He he he…, ini kalau anda mau “mengerti” Alkitab dan belajar tentang perkataan Yesus dengan benar.. Tapi kalau hanya mau belajar “dagelan”… he he he…, saya juga bisa buat dagelan tentang Muhammad…

    Salam.

    Pesan: Membaca PL dari “kacamata” PB. PL menjanjikan Yesus, PB menyatakan Yesus yang di Janjikan itu. Jadi Yesus adalah PUNCAK, sebagai penilai, PENGHAKIM semua tulisan nabi dan rasul. Bagi Kristen…., Nabi dan Rasul adalah orang berdosa dan punya banyak kesalahan.Yesus tidak punya dosa.

  • 91. imankristen  |  November 26, 2008 at 11:33 am

    @jelasenggak…

    Anda benar sekali.

    Sebenarnya saya sudah “malas” menjawab nimemymouse. Dia bukan mau “mengerti” tapi maunya “kita” mengiyakan seluruh dongeng-dongeng-nya.

    Sekalipun kita bilang 1+1=2…, dia akan jawab…, bukan, yang benar adalah 3.
    Kita fokus ke-2…, dia fokus ke-3 nya…, jadi kita harus mengikuti maunya dia…

    He he he… kalau dilihat cara diskusinya…, mirip kayak anak kecil…., maunya menang saja…, tidak mau dikasih pengertian yang benar.

    Aneh memang.

    Salam.

  • 92. inside religion  |  November 26, 2008 at 11:46 am

    1 untuk smuanya, 1pesan untuk awal dan 1pesan untuk akhir : LAKUM DIINUKUM WALIYADIIN
    Untukmu agamamu dan untukku agamaku.

  • 93. Animemymouse  |  November 26, 2008 at 12:01 pm

    @iman kristen

    “males” tapi emosional….jadinya ya kayak gitu deh….gatel……hehehehe

    emang temen kentel elu kalo ngeposting kosisten nyambung ya man…….
    kayaknya aku yg ngimbangin jurus maboknya dia deh……

  • 94. Animemymouse  |  November 26, 2008 at 12:48 pm

    man………

    gak usah saya deh…..lovepas, nitt dan rekan muslim lain bahkan dari kalangan anda sendiri aja elo anggep dongeng kalo gak sesuai keinginan elo sendiri

    udah lah man gak usah banyak bertele-tele…..

    bilang aja

    yg tdk sesuai dengan kreasi, persepsi dan jalan berpikir SAYA dengan berat hati SAYA anggap, meendongeng…..!!! gitu aja kok repot

  • 95. jelasnggak  |  November 26, 2008 at 6:11 pm

    @animemymouse.

    Lhoooo

    Kok kamu malah bilang emosional…

    Gimana sih ..

    Males itu artinya males jawabnya

    Atau menjawab tapi males-malesan jawabnnya…

    Kenapa saya, imankristen males jawab-in pertanyaan kamu..?

    Karena kamu levelnya masih belum sama….(maap ini..)

    Kalo say ngomong sama kamu,… itu sama saja saya ngomong sama anak TK.

    Contoh diskusi yang ngga selevel itu gini :

    Animemymouse : ” Jel.. 1 + 1 berapa sih hasilnya”
    Jelasnggak : ” hasilnya 2 ..bloh”
    Animemymouse: ” Masak sih?… KATA SIAPA hasilnya 2..?”
    Jelasnggak : ” Tukang nasi uduk di tempat saya juga bilangnya begitu bloh..”

    ha ha ha

    Gitu kira2..

    Salam damai jangan gembeng

  • 96. immortaleyes  |  November 26, 2008 at 6:40 pm

    Sabar Animemymouse,
    saudara telihat tegang skaleee..
    kalau anda menanyakan kasih Muhammad, posting diatas yg sdh saya berikan itu adalah sebagian dari kasih Muhammad kpd setiap umat, tp tdk di hari kiamat (kebangkitan/ pembalasan). kasih syg hanya utk umatnya saja.

    Sebagai Informasi, mujizat Muhammad adalah di hari kiamat. Semua Nabi telah memakainya, termasuk al Masih, mujizat ini adalah berupa “syafaat” (perlindungan). Muhammad menyimpan mujizatnya untuk umatnya di hari itu. Inilah kasih yang benar2 hebat. disaat nabi2 yg lain memohon keselamatan utk dirinya pada hari itu, Muhammad meminta keselamatan utk umatnya.

    maaf,Kata anda mendongeng bkn?
    yang anda maksud yg mana nih?
    yang gambaran kiamat yg saya posting diatas?
    Tapi sayangnya itu adalah gambaran di masa depan..
    __Tapi menurut Islam & Al-Qur’an__
    Bukankah itu kabar gembira? memang sih menakutkan,,

    Sebelum anda menjelaskan trinitas, saya sungguh mengerti apa yg dimaksud dengan trinitas. dan saya tdk pula minta anda utk menjelaskan..
    Jadi Tdk usah diterangkan terus menerus..
    Saya setuju dengan imankristen bahwa ajaran kasih itu penting utk semua umat manusia, baik itu ajaran al Masih ataupun Muhammad SAW,

    TOLONG JGN MEMAKAI EMOSI

    Oke, saya melengkapi, bahwa ajaran di Al Qur’an dan Injil adalah meyakini 1 tuhan. Nabi Muhammad SAW dan Yesus (al Masih) juga mengajari dan meyakini 1 tuhan. Begitu juga Musa as (Moses), Ibrahim as(Abraham), Nuh as(Noah), Yunus as (Jonah),
    Lalu dari siapa umat kristiani belajar tentang trinitas?
    Apakah di dalam Injil, Yesus mengajarkan utk meyakini trinitas?
    Jika iya, berarti nabi2 terdahulu jg mengenal ketuhanan trinitas?

    skali lagi tolong jgn memakai emosi,
    okeeeehhhh ??

  • 97. jelasnggak  |  November 26, 2008 at 8:00 pm

    @immortaleyes.

    Kamu berkata :

    Lalu dari siapa umat kristiani belajar tentang trinitas?
    Apakah di dalam Injil, Yesus mengajarkan utk meyakini trinitas?
    Jika iya, berarti nabi2 terdahulu jg mengenal ketuhanan trinitas?

    ===> ha ha ha….. mBulet lagi.. ha ha ha..
    Yahh.. balik lagi deh ke awal…

    sabar.. sabar…

    mas imortaleyes, bagusnya buat kamu , silahkan ke imankristen.worpress.com…supaya kamu ada landasan buat diskusi.

    Kamu mengatakan :

    Sebagai Informasi, mujizat Muhammad adalah di hari kiamat.
    ..
    ..
    Muhammad menyimpan mujizatnya untuk umatnya di hari itu.

    ===> Oh .. jadi waktu muhamhad hidup 1400 tahun lalu……..dia ngga punya muzizat …? Gitu..?

    Jadi sama saja kamu katakan bahwa muhammad itu ngga melakukan muzizat apa-apa selama hidupnya..

    Bener ngga ?

    Salam damai jangan gembeng.

  • 98. johannes cuk  |  November 26, 2008 at 8:09 pm

    memang benar semakin banyak “congor” bicara semikin kelihatan karakter yang bicara sesungguhnya, empunya blog ini bilang walau dia kristen pandangannya independen dan tidak berat sebelah (moderat) dalam komparasi 2 agama yang dijadikan obyek ini. kenyataannya tulisaanya emang ditujuakan dan memiliki misi yg menyerang secara tidak langsung salah satu agama yg tidak dianutnya, kalo aja elo atheis masih agak gue percaya, sayang bukan. jadi omong kosong tentang ke ilmiahan yg elu agung agungkan itu boss, Kebenaran adalah hakiki, di diskreditkan bagaimanapun tetap aja benar adanya, kenapa harus takut ama mode2 manusia macam elu. Damai Indonesia, jangan mudah ter provokasi sama blog blog murahan macam ini. Kira kira ujung ujungnya sama dengan lapotuak nggak yack?

  • 99. johannes cuk  |  November 26, 2008 at 8:12 pm

    sayang waiting moderasi, masih takut2 juga nih boss, kalo benar ya kagak perlu takut boss

  • 100. imankristen  |  November 26, 2008 at 9:46 pm

    To All Moslem…

    Mengenai trinitas…, silahkan belajar di:
    http://imankristen.wordpress.com/category/doktrin-tritunggal/

    Saya tunggu bagi yang mau belajar Kristen (Tritunggal) disana.

    Salam.

  • 101. immortaleyes  |  November 27, 2008 at 2:20 am

    kok saya malah dioper2 gt?
    Saya tdk ada maksud utk memprovokasi saudara.

    Lalu dari siapa umat kristiani belajar tentang trinitas?
    Apakah di dalam Injil, Yesus mengajarkan utk meyakini trinitas?
    Jika iya, berarti nabi2 terdahulu jg mengenal ketuhanan trinitas?

    Saya bertanya seperti ini karena pendpat saya memang begitu..
    jadi tolong, utk tdk menyombongkan diri bagi johanescuk.
    Anda bilang blok murahan…
    belum tentu anda tahu Islam seutuhnya kan? ataupun kebenaran sejati.. Jadi tolong, simpan kesombongan mu setelah menemukan kebenaran sejati apapun itu hasilnya.

    Muhammad menyimpan mujizatnya untuk umatnya di hari kebangkitan,
    Itu benar,karena beliau mengatakan demikian. Tapi bkn berarti beliau tdk mempunyai mujizat wktu di bumi.
    Beliau jg diberikan Allah mujizat waktu di bumi, tapi itu sebagian kecil dibanding nanti di hari kebangkitan. Dan rata2 mujizat tsb diberi (bkn beliau meminta), Mujizat di bumi adlalah isra’ mi’raj (Muhammad menerima perintahnya dan kesurga), & masih banyak lagi.Bila kita mempelajari Alkitab Perjanjian Lama dengan hati terbuka, memang disitu keesaan Allah jelas ditekankan, namun di banyak bagian dapat dilihat adanya ungkapan pernyataan lainnya selain Allah Bapa, misalnya Malaekat Allah, firman Allah dan juga Roh Allah. Dalam Perjanjian Baru pernyataan mengenai keesaaan Allah juga masih terus didengungkan, namun sejalan dengan itu soal penyataan Allah dalam firman (Logos) maupun Roh Kudus (Parakletos) makin jelas terungkap. Jadi, sekalipun dalam PL maupun PB tidak dirumuskan dalam bentuk doktrin Trinitas, keyakinan mengenai Tuhan yang Esa yang menyatakan diri itu menjadi bagian pengakuan iman umat percaya sejak awalnya.

    Praktis jemaat pertama menerima ketritunggalan itu tanpa mempersoalkan dan mereka dalam upacara pembaptisan anggota jemaat yang baru selalu mengulang-ulang perintah Tuhan Yesus yang menyuruh mereka membaptis dalam nama `Bapa, Anak dan Roh Kudus’ (Mat.28:9), ini mencakup pengakuan seperti yang diutarakan oleh Thomas yaitu `Tuhanku dan Allahku’ (Yoh.20:28) mewakili pengakuan jemaat awal akan ke’Tuhan’an dan ke’Allah’an Yesus..

    Sekitar abad pertama, pengaruh luar mulai mempersoalkan keyakinan soal hakekat Allah yang diterima tanpa reserve oleh jemaat pertama itu. Pada waktu itu ada pengaruh kuat kepercayaan mistik gnostik yang berkembang disekitar Laut Tengah. Gnostik mengajarkan bahwa ada dua asal yang menghasilkan segala sesuatu, yaitu Allah yang menciptakan roh dan Demi Urgos yang menciptakan dunia materi. Disini kekuatan Allah dibatasi kekuasaan demi-urgos itu, dan Allah tidak pernah menyatakan diri. Allah Anak yang kemudian menjadi manusia, dalam gnostik dianggap termasuk dalam dunia roh, yang diciptakan oleh Allah. Kepercayaan ini ada juga pengaruhnya di kalangan Kristen dan kelihatannya merangsang timbulnya aliran Arianisme pada abad ke-4.

    “Rohul Kudus. Dalam Teologi Kristen, pribadi ketiga dalam
    Trinitas, berbeda dari bapak dan anak, tetapi merupakan
    bagian yang tidak terpisahkan dan mempunyai sifat yang sama
    dan merupakan pelengkap dari sifat keilahian.”

    Kata Trinitas atau Tritunggal tidak terdapat dalam Alkitab. Dan kendati Tertuallinus sudah menggunakan kata tersebut pada abad 2 M, barulah pada abad ke-4 kata ini mendapat tempat resmi dalam teologi Kristen. Tapi doktrin mengenai Allah Tritunggal inilah ajaran kristen yg paling khas, dan ‘mencakup seutuhnya segenap unsur utama kebenaran yang diajarkan agama Kristen mengenai adanya kegiatan Allah dalam hanya satu istilah umum yg sangat luhur’ (Lowry). Teologi berusaha menerangkan keberadaan Allah dengan menyatakan, bahwa Allah satu dalam diriNya yg hakiki, tapi Ia berada dalam tiga cara atau bentuk, masing-masing satu diri, namun dalam cara demikian hakikat Allah yg sebenarnya utuh dalam masing-masing diri. Harus diakui bahwa uraian mengenai Tritunggal mula-mula dikemukakan oleh ahli yg berbahasa Yunani. Istilah-istilah dan perbedaan-perbedaan yg mereka kemukakan sangat sulit diterjemahkan kedalam bahasa lain, termasuk bahasa Indonesia.

    Sebenarnya sejak abad ke-2 sudah ada usaha untuk merumuskan hakekat Allah, misalnya dalam diri Theofilus dari Antiokhia (ca.180) yang menyebut istilah `triad’ dan kemudian Tertulianus menyebut soal Trinitas namun belum dalam perumusan doktrin tertentu. Timbulnya usaha untuk merumuskan soal ketritunggalan itu dalam perumusan Trinitas sebenarnya dipicu oleh adanya gagasan berbeda yang dilontarkan oleh Arius (ca.320), seorang penatua gereja di Alexandria.

    Jadi Allah-Kristus-Roh Kudus dalam pola pikir Injil Yohanes dinyatakan bahwa Allah yang esa itu telah menyatakan diriNya dalam 3 pribadi yang berkarya, bertindak dan bekerja secara bersama-sama, namun masing-masing memiliki keunikan Ilahi dan karya yang berbeda.

    maaf, saya hanya ingin meluruskan pemahaman tentang teologi ketuhanan yg 1. Bila saudara tdk berkenan maka carilah apa kebenaran dlm 1 Tuhan.
    Pure 1 Tuhan

  • 102. immortaleyes  |  November 27, 2008 at 2:25 am

    Tidak wajar bagi seseorang manusia yang Allah berikan kepadanya Al-Kitab, hikmah dan kenabian, lalu dia berkata kepada manusia: “Hendaklah kamu menjadi penyembah-penyembahku bukan penyembah Allah. ” Akan tetapi (dia berkata): “Hendaklah kamu menjadi pemyembah Allah, karena kamu selalu mengajarkan Al-Kitab dan disebabkan kamu tetap mempelajarinya. (3:79)

    Katakanlah: “Hanya kepunyaan Allah syafa’at itu semuanya. Kepunyaan-Nya kerajaan langit dan bumi. Kemudian kepada-Nya lah kamu dikembalikan”. Dan apabila HANYA NAMA ALLAH saja yang disebut, kesallah hati orang-orang yang tidak beriman kepada kehidupan akhirat; dan apabila nama sembahan-sembahan selain Allah yang disebut, tiba-tiba mereka bergirang hati. (39:44-45)

  • 103. wagiman  |  November 27, 2008 at 6:38 am

    Setahu saya Tidak ada saksi mata yang melihat muhamad saat mendapatkan wahyu Allah, dan besar kemungkinan malaikat jibril yang menemui muhamad itu adalah JIN atau setan sejenisnya. karena Jin pun dapat menyamar seperti malaikat.

  • 104. jelasnggak  |  November 27, 2008 at 2:03 pm

    @wagiman.

    Atau Muhamad cuma mengarang.

    Sudah baca buku Ali Sina : MENGENAL MUHAMMAD

    (terjemahan bahasa indonesia).. Seru lho…

  • 105. Mince  |  November 27, 2008 at 2:31 pm

    #giman (gigi mancung…hihihii)

    boo…ada kisah nyata loh, gini nih….ada ibu-ibu belum pernah di sentuh lekes tapi bisa hamil, apa dihamilin genderuwo ya bo’….diindonesia emang bapinyapak kasus kaya begindang…..iiiiihhh bulu gue merinding nih wecee..

  • 106. Mince  |  November 27, 2008 at 2:38 pm

    eh mas jelasnggak boleh juga tuh avatarnya dipraktekin ke aku…uuuuhhh sedepnyaa

  • 107. immortaleyes  |  November 27, 2008 at 4:13 pm

    Wagiman?
    Sebelum berbicara wahyu anda sudah tau apa arti Wahyu?
    Jika iya, saya ingin mendengarkan apa arti dari WAHYU.
    Tapi sebelum anda mejelaskan kpd saya, Saya akan menjelaskan lebih dahulu kpd anda,

    saya ingin berbagi ilmu kpd anda,

    —-WAHYU——

    Seperti halnya akal, wahyu mempunyai macam-macam arti menurut bahasa yaitu:

    Wahyu berarti Ilham yang tidak hanya diberikan kepada manusia secara khusus bahkan juga kepada makhluk yang lain. Seperti terdapat dalam finnan-firman Allah berikut:

    Dan Kami wahyukan (= ilhamkan) kepada ibu Musa:
    “Susukanlah dia, dan apabila kamu khawatir terhadapnya maka jatuhkanlah dia ke dalam sungai”.(Q.S. AI-Qashash:7)

    Dan Tuhanmu mewahyukan (= mengilhamkan) kepada lebah:
    “Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin manusia”. (Qs. AI-Nahl: 68)

    Maka ia keluar dari mihrab menuju kaumnya, lalu mewuhyukan (=memberikan isyarat) kepada mereka:
    “Hendaklah kamu bertasbih di waktu pagi dan petang”. (Qs. Maryam : 11).

    Wahyu berarti bisikan:
    Sesungguhnya syetan itu mewahyukan (= membisikkan) kepada kawan-kawannya agar mereka membantah kamu; dan jika kamu menuruti mereka, sesungguhnya kamu telah menjadi orang-orang yang musyrik”. (Qs. Al-An’am:121).

    Qur’an bermakna wahyu:
    Dan tiadalah yang diucapkan itu (Qur’an) menurut kemauan hawa nafsunya. Ucapannya itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya). (Qs. AI-Najm: 3 – 4).

    Menurut istilah syariat, wahyu adalah risalah samawi (langit) yang diberikan kepada seorang nabi yang dipilih dari hamba-hamba Allah, agar ia berbuat dengannya dan menyampaikannya kepada kaum di mana ia diutus.

    Dan tidak mungkin bagi seorang manusiapun bahwa Allah berkata-kata dengan dia kecuali dengan perantaraan wahyu atau di balik tabir atau dengan mengutus utusan (malaikat) lalu diwahyukan kepadanya dengan seizin-Nya apa yang Dia kehendaki. (Qs. AI-Syura: 51)

    “Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Qur’an, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya. (Qs. AI-Hijr: 9).

  • 108. immortaleyes  |  November 27, 2008 at 4:32 pm

    hei km!! si Jelas Gak..??
    Sembarangan situ..

    Muhammad tidak mungkin mengarang Al Qur’an ..
    Ayat2Nya, tata bahasaNya, ajaran2 atau nilai2Nya, Tentang semsta alam (yg sampai sekarang diminati astronom2 utk membimbing penyelidikan ttg galaxi2, tata surya & alam semsta), kehidupan.. dll, tdk mungkin Muhammad mengarangnya. Terlalu tinggi utk makhluk alam smesta.
    Manusia tdk akan sanggup membuat al Qur’an walaupun itu adalah utusanNya.

    Dikatakan Muhammad tidk bisa baca tulis, itu benar, tapi yg dimaksud disini adalah Buta Syair.
    Jadi Muhammad tdk buta huruf.

    Saat itu kemampuan ber-Syair dianggap suatu yang harus dimiliki, dan Nabi Muhammad dianggap ‘kurang’ ilmu Syairnya, sehingga di cap ‘bodoh’ dalam ber Syair. Tapi bukan berarti Buta Huruf.
    Oleh karena itu, saat Al Quran diturunkan dengan nilai Syair yang begitu tingginya, banyak yang mendengarkannya menjadi kagum dan terpesona oleh Mujizat tersebut,

    karena itu ketika Wahyu pertama diberikan, Jibril menyuruh beliau untuk membaca. yang dimaksud disini sebanarnya adalah SYAIRKAN….dan beliau memang tidak bisa menyairkan (sesuai ritme syair) para kahin.

  • 109. akhmad  |  November 27, 2008 at 6:10 pm

    anda percaya yesus tuhan? anda percaya yesus anak tuhan?

    anak sama bapa duluan mana ya setahu saya bapak lebih dulu ada dari pada anak.saya tanya kepada anda yang kristen berkuasa mana yesus sama bapaknya? setahu saya lebih berkuasa bapak .

    kenapa ya kok yesus berdoa kepada bapa kalau dia diangap tuhan. kallau gak salah tuhan gak perlu berdoa gak makan gak minum dan gak ketoilet.

    kenapa ya kok yesus yang dianggap tuhan merasakan sakit waktu disalib trus kenapa ya kok tuhan yang maha segalanya mau disalib

    kenapa ya yesus rela di jemur berhari2 padahal kalau tuhan dengan sekali berkata maka apapun terjadi.karena yesus itu adalah nabi isa

    mohon maaf nabi isa saya gak bermaksud ….?saya hanya ingin meluruskan kedudukan beliu sebagai nabi ALLAH
    maaf kalau tulisan saya susah dimengerti

  • 110. jelasnggak  |  November 27, 2008 at 10:35 pm

    @imortaleyes

    hei km!! si Jelas Gak..??
    Sembarangan situ..

    ==> marah..? ha ha ha..

    Muhammad tidak mungkin mengarang Al Qur’an ..

    ===> mungkin aja ah..

    Ayat2Nya, tata bahasaNya, ajaran2 atau nilai2Nya, Tentang semsta alam (yg sampai sekarang diminati astronom2 utk membimbing penyelidikan ttg galaxi2, tata surya & alam semsta), kehidupan.. dll

    ==> Orang atheis (ilmuwan) pada ketawa semua membaca tulisan harun yahya..

    Terlalu tinggi utk makhluk alam smesta.
    Manusia tdk akan sanggup membuat al Qur’an walaupun itu adalah utusanNya.

    ==>Ah masak sih… Gampang kok buatnya… saya juga bisa buat yang seperti itu mah..

    Dikatakan Muhammad tidk bisa baca tulis, itu benar, tapi yg dimaksud disini adalah Buta Syair.
    Jadi Muhammad tdk buta huruf.

    ===> Wua ha ha ha… buta huruf ya buta huruf… buta syair ya buta syair..

    Kalau dibilang buta huruf.. itu berarti ngga bisa baca… ha ha ha..

    Ada lagiiiiiiiiiiii yang baru ngelesnya.. ha ha ha

    Salam aja deh ya..

  • 111. soldierof God  |  November 28, 2008 at 3:21 am

    @imortaleyes yang sok pintar tapi bego…
    Memang susah ngomong ama orang bego…kamu sekolah apa nggak sih..????
    Kalo kamu pinter coba jawab pertanyaanku satu ini:

    Nabimu si muhammad itu pernah atau bisa nggak buat mujizat ??
    Menyembuhkan orang sakit atau membangkitkan orang mati ???
    Bisa nggak ??? Belum pernah denger muhammad bisa buat apa-apa. Paling cuma bisa buat anak aja khan???? karena nabimu itu hanya manusia biasa yang dikuasai nafsu birahi…istrinya 20 lebih coiii….kamu gak tau ya ???

  • 112. brubru  |  November 28, 2008 at 4:00 am

    ngmng2 keturunan nabi muhammad ada di mana yah?
    ga pernah denger beritanya!

  • 113. sabon0293  |  November 29, 2008 at 7:00 am

    saat saya menempatkan diri sebagai orang islam, lalu saya bertanya “mengapa Allah mengutus Nabi Isa a.s untuk turun ke bumi yang kemudian menyampaikan ajaran Allah kepada manusia”, tp apakah Allah tidak memikirkan konsekuensinya sehingga muncullah agama kristen yang kemudian manusia (pengikutnya) menganggap Isa yang mereka sebut sebagai Anak Tuhan atau Roh Tuhan atau bahkan Tuhan itu sendiri. Dan dengan segala macam penafsiran yang telah mereka lakukan untuk berdirinya agama Kristen. Jikalau Allah Maha Kuasa, Maha Mengetahui maka hal tersebut (mengutus nabi Isa) pasti lah telah diperhitungkan oleh Allah. Pastilah Allah telah mengetahui apa yang akan terjadi apabila mengutus nabi Isa. Lalu sepersekian detik setelah memikirkan hal tersebut, timbul pemikiran lain pada saya yaitu pertanyaan yang samasama seperti jika saya sebagai orang islam, jika saya menempatkan diri sebagai orang kristen, lalu saya bertanya “Mengapa Tuhan membiarkan Muhammad menjelma sebagai seorang nabi bagi umat islam yang dapat berpotensi terjadinya konflik (kekerasan) yang diakibatkan perbedaan keyakinan (ideologi) yang mana hal-hal tersebut pastinya hanya menimbulkan penderitaan bagi umat manusia. Lalu apakah Allah telah melakukan kesalahan? yaitu dengan mengutus nabi Isa yang kemudian oleh umat kristen, nabi Isa dianggap sebagai Tuhan mereka, dan membiarkan Muhammad untuk tegaknya agama islam dan oleh umat kristen dianggap sebagai ancaman, dan begitu juga sebaliknya. Saya percaya, pasti lah Allah sudah merencanakan ini semua dan mendisein sedemikian rupa segala aspek kehidupan manusia yang bersumber dari berbagai macam agama yaitu kristen, islam, tidak terkecuali yahudi dengan maksud yang hanya Allah pula lah yang tau akan rencana yang Ia telah buat. Lantas mengapa kita sesama manusia yang masing-masing mgkn mempunyai keyakinan yang berbeda-beda yang diakibatkan perbedaan sudut pandang, perbedaan lingkungan hidup, perbedaan budaya, dll masih saja hendak memaksakan kehendak agar orang lain mengikuti keyakinan nya masing-masing. Padahal Allah sendiri secara sengaja membiarkan manusia terbagi-bagi atas agama-agama yang tidak hanya satu. Tetapi jika kita objektif terdapat banyak persamaan diantara ke tiga agama tersebut, yang dapat kita jadikan tali penghubung antara ke 3 agama tersebut untuk mencapai kedamaian di dunia dan akhirat. Dengan tidak saling menghina, merendahkan, membenci agam yang lain, karena sikap tersebut tidak akan berkesudahan. Saya percaya Allah hanya memberikan kita cobaan dengan adanya 3 agama tersebut. Tinggal kita memilih sikap seperti apa yang harus kita lakukan. Dan pada akhirnya hanya Allah lah yang mutlak memilih manusia mana saja yang telah melalui cobaan dengan baik dan bijaksana. Dan akan diberi surga sebagai imbalannya…

  • 114. islam masuk kristen  |  November 29, 2008 at 9:05 am

    Simple aja lah ….gak ush bertele-tele…banyak bacot….

    Bisa gak nabimu si muhammad menyembuhkan orang sakit????
    membangkitkan orang mati ????
    Naik Ke Surga ??????????????

    Jawabnya : GAK BISAAAAA !!!!

    Tanya : apa yang kamu bisa hai muhammad ???

    Jawab : Ngentot….istri dan gundik gw khan banyak…enakkk

    Tanya : woooowwww…pantesan aja, gak pernah ada
    crita mujizat yang bisa elu bikin…ternyata elu cuma
    bisa ngentot aja….ck…ck…ck…..

  • 115. darz  |  November 30, 2008 at 7:18 am

    trinitas masih di perdebatkan?
    koq pd gak nyambung ya…
    menurut aq begini,maaf klo tdk sesuai dg yg diinginkan.
    YESUS TUHAN : di angkat sama pengikutnya.sama dengan demokrasi yang sekarang.OBAMA di pilih sama pendukungnya

    MUHAMMAD SAW : bersaksi sendiri biar diangkat jadi rasul sama sahabat2nya.sama dengan presiden saddam husein,maunya jd presiden trus…

  • 116. immortaleyes  |  November 30, 2008 at 11:42 am

    wah…’
    ga ada yg lebih sopan bahasanya ya..
    tergangtung orangnya aja sih..

    jadi gw ga nyalahin Yesus,
    gw cuma kasian aja ma org2 yg emosi..
    buang2 tenaga aja,
    malah pake pnghinaan lg..

  • 117. immortaleyes  |  November 30, 2008 at 12:02 pm

    Let me see for:
    111. soldierof God
    114. islam masuk kristen

    Untuk mujizat seperti itu adalh hal yang mudah untuk Allah,
    Dan mujizat yang diberikan Allah ke nabi Isa juga hal yang mudah,

    Perlu kalian ketahui,
    Mujizat Muhammad disembunyikan (ditunda) oleh Muhammad sendiri, Mujizat Muhammad akan digunakan pada saat hari pembangkitan / hari kiamat, yang dinamakan “syafa’at” (pertolongan).
    Syafa’at ini diberikan khusus utk umat Islam,
    Tidak pada umat lain.

    “Aku adalah orang (manusia) yang paling awal dibangkitkan dari kubur (bumi) pada hari kiamat yang tiada kebanggaan. Bagiku ada syafaat pada hari kiamat yang tiada kemegahan. Bendera pujian di tanganku dan nabi-nabi keseluruhannya berada di bawah benderaku. Umatku adalah umat yang terbaik. Mereka adalah umat yang pertama dihisab sebelum umat yang lain.

    Jika kalian tdk percaya, tdk perlu manghina,karena tdk ada untungnya sama sekali. Dan akan menghancurkan diri mu sendiri, srta tiang agama mu. Dan jika itu membuat kalian puas, lakukanlah sesuai kehendak hati kalian, saya tdk memaksa,
    Disini saya hanya menyampaikan, ajaran dari agama Islam.
    Bukan utk mencari perdebatan yang memakai emosi.

  • 118. immortaleyes  |  November 30, 2008 at 12:18 pm

    111. soldierof God
    110. jelasnggak,

    Bisa dilihat dari penggunaan bahasa kalian yang tidak beradab, dan tdk menunjukan suatu penghormatan. Kitan bisa lihat dari bahasa yang meluncur dari kata2 kalian. yang merendahkan org lain, padahal kalian sendiri rendah,
    Dan kita adalah rendah di mata

    Pernyataan saya,
    Terlalu tinggi utk makhluk alam smesta.
    Manusia tdk akan sanggup membuat al Qur’an walaupun itu adalah utusanNya.

    Pernyataan Jelas Gak,
    ==>Ah masak sih… Gampang kok buatnya… saya juga bisa buat yang seperti itu mah..

    Sekarang saya tunggu sampai kamu mati, sampai setelah mati, sampai di akhirat kamu membuat Al Qur’an. Dan jangan mencontek. Pikir dari dirimu sendiri, dan bahasa mu sendiri.
    Saya akan benar2 menunggu, dan akan saya tanyakan nanti.
    Jadi sibuk2 lah kamu merangkai kata2, ilmu, pemahaman dan suatu misteri yang sama seperti Al Qur’an.

    Jangan cuma berbicara yang omong kosong dengan amarah mu yang meluap-luap.
    Buktikanlah jika kamu jantan atau siapapun kamu.

    Berani menerima tantangan ini?
    Atau hanya bualan mu saja?

  • 119. immortaleyes  |  November 30, 2008 at 12:19 pm

    111. soldierof God
    110. jelasnggak,

    Bisa dilihat dari penggunaan bahasa kalian yang tidak beradab, dan tdk menunjukan suatu penghormatan. Kitan bisa lihat dari bahasa yang meluncur dari kata2 kalian. yang merendahkan org lain, padahal kalian sendiri rendah,
    Dan kita adalah rendah di mata Allah

  • 120. jelasnggak  |  November 30, 2008 at 2:26 pm

    @imortaleyes.

    Al-Jlasnggak Pasal 1 ayat 1 :

    Jauhilah orang-orang yang berkorupsi. Karena sungguhlah korupsi uang rakyat itu tidak berguna bagi kalian. malahan merugikan.
    Sungguhlah orang yang koruspi uang rakyat itu adalah orang yang tidak berguna.

    Latar belakang ayat ini ada:
    Ketika itu jelasnngak melihat korupsi di dalam bangsanya yaitu bangsa indonesia, yang sudah merajalela dan sukar sekali diberantas. Maka muncullah ayat ini.

    Al-Jlasnggak pasal 1 ayat 2 :

    Janganlah engkau mencuri barang milik tetangga mu.

    Latar belakang ayat ini:
    Ketika itu Burung dara kakak jelasnggak dicuri dari rumah dan dipakai buat barbeque. Melihat ini kakak jelasnngak bersedih karena burung dara kesayangannya dibakar dan dimakan, maka sedihlah jelasnggak, maka muncullah ayat ini.

    Al-Jlasnggak pasal 1 ayat 3 :

    Sesungguhnya, hai manusia, perbuatan terror adalah hal yang salah .
    Tidalah ia berguna bagi kemakmuran manusia. Itu tidak disukai.

    Latar belakang ayat ini :
    Pada saat itu, jelasnggak melihat terror di mumbai yang melukai dan membunuh banyak orang.

    Al-Jlasnggak pasal 1 ayat 4 :

    Sesungguhnya membunuh anak perempuan adalah suatu kesalahan. Apalagi dilakukan dalam nama agama.

    Latar belakang: jelasnggak melihat bahwa teroris mumbai yang membunuh anak berusia 13 tahun atas nama mujahidin, adalah menyebabkan ibu anak tersebut sakit seperti ditusuk-tusuk hatinya, maka sedihlah jelasnggak dan muncullah ayat ini.

    Al-Jlasnggak pasal 1 ayat 5 :
    Janganlan kamu menyakiti perasaan istrimu dengan berpoligami.
    Karena hatinya sakit meskipun mulutnya tersenyum, itulah yang istrimu sedang perbuat ketika kamu beristri banyak.

    latar belakang : Jelasnggak melihat, banyak perempuan dipoligami.

    nah.. ini baru sebagian. Kalau kamu mau .. saya bisa tambahkan lagi..

    Gimana..?

    indah kan kata-katanya..?

    Salam damai jangan gembeng.
    ps. Saya ngomong di sini nyantai aja lho … wong saya ini bermaksud baik…….. kamu saja yang ESMOSI kali…he he he
    ps2. kayanya kita ngga akan ketemu pas di akhirat kalau kamu tetap pada keyakinanmu itu.

  • 121. jelasnggak  |  November 30, 2008 at 2:27 pm

    @imortaleyes.

    Baru mikir 10 menit, saya sudah bisa menciptakan ayat 10 buah..

    gimana ngga gampang..?

    Salam damai jangan gembeng.

  • 122. soldierof God  |  Desember 1, 2008 at 3:10 am

    .@immortaleyes

    emang ente pinter ngeles ya…tapi elu salah org ngeles ama siapa….kata elu Muhammad menyembunyikan Mujizat ???? ha..ha..ha
    Kamu tau gak, gw ketawa ampe perut gw kaku…ha..ha…ha
    Mau bilang GAK BISA BIKIN MUJIZAT AJA MALU….akuilah…
    be a gentleman…!!!! tapi emang ajaran kalian menjadikan umat yang PENGECUT…beraninya main belakang dan tidak mau mengakui kelemahan kalian…Beraninya NGEBOM BALI, krn elu org2 munafik yg pengecut gak berani ngebom Amerika…dicincang elu ama mereka….iya gak???? kalian hny jago kandang yang cuma berani di Indonesia aja dan sok2 an jadi pendekar jihad….mana ada di agama lain selain Islam kalo membunuh orang bisa masuk sorga….mana ada ??? mau2nya elu digoblokkin orang Arab…cuciiiian deh elu….

  • 123. immortaleyes  |  Desember 1, 2008 at 4:38 am

    Soldierof god,

    Untuk masalah di bom bali saya selaku umat islam tdk setuju. justru merekalah yg tidak benar. Islam tdk seperti itu. Dan tidak mengajarkan seperti itu.

    Hahahahahaaaa……
    Ayat2 seperti yg anda buat ingin menyamai Al Qur’an?
    Jauh sekali maaaaaaaaaasssssssssssss……………………..

    dari kandungan kata2nya saja tdk berbobot dan tdk ada 1 misteri apapun yang terbesit.

    Muhammad SAW sangat Gentelman sekali, karena dengan dia membela umatnya, sudah cukup membuktikan dia tdk memikirkan dirinya sendiri, sedangkan nabi2 yg lain tdk demikian.
    nabi2 yg lain juga tdk diberi hak syafaat utk umatnya di hari pembalasan.

    Saya tetap pada keyakinan saya,
    Bahwa saya tetap pada Islam di hari akhir nanti.

    Sekarang saya bertanya :
    Bagaimana mengatasi jumlah populasi wanita yg 80% lebih banyak daripada laki2?
    Apakah wanita2 tersebut akan mengalami single sampai mereka mati?
    Atau mereka zinah karena mereka tdk menikah? maksudnya hanya melepaskan hasrat biologis mereka? karena seperti kita ketahui, biologis manusia sangat dibutuhkan sekali.
    atau mereka harus mastrubasi..???? sangat tdk nyaman sekali bkn?

    Mas, di dalam Isam kita harus meminta ijin dari istri pertama, Jika istri pertama tdk mengijinkan, maka haram hukumnya utk menikah kembali. Begitupun utk menikahi istri ke 3, kita harus meminta ijin kpd istri pertama dan ke 2, Dan jika salah 1 diantara mereka tdk mengijinkan, maka haram hukumnya utk menikah kembali.
    Dan jika sudah menikah,maka harta dari suami harus adil dan merata dalam pembagian harta kpd istri2nya. Jika tdk sanggup, maka cukuplah 1 istri saja.

  • 124. immortaleyes  |  Desember 1, 2008 at 5:00 am

    Qs yusuf 111
    Sesungguhnya pada kisah-kisah mereka itu terdapat pengajaran bagi orang-orang yang mempunyai akal. Al Qur’an itu bukanlah cerita yang dibuat-buat, akan tetapi membenarkan (kitab-kitab) yang sebelumnya dan menjelaskan segala sesuatu, dan sebagai petunjuk dan rahmat bagi kaum yang beriman.

    At Taubah: 30
    Orang-orang Yahudi berkata: “Uzair itu putra Allah” dan orang Nasrani berkata: “Al Masih itu putra Allah”. Demikian itulah ucapan mereka dengan mulut mereka, mereka meniru perkataan orang-orang kafir yang terdahulu. Dilaknati Allah-lah mereka; bagaimana mereka sampai berpaling?

    Al Hajj : 17
    Sesungguhnya orang-orang beriman, orang-orang Yahudi, orang-orang Shaabi-iin, orang-orang Nasrani, orang-orang Majusi dan orang-orang musyrik, Allah akan memberi keputusan di antara mereka pada hari kiamat. Sesungguhnya Allah menyaksikan segala sesuatu.

    “maka apakah mereka tidak berjalan di muka bumi, lalu mereka mempunyai hati yang dengan itu mereka dapat memahami atau mempunyai telinga yang dengan itu mereka dapat mendengar? Karena sesungguhnya bukanlah mata itu yang buta, tetapi yang buta, ialah hati yang di dalam dada.”[22:46]

  • 125. immortaleyes  |  Desember 1, 2008 at 5:01 am

    “Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk (isi neraka Jahannam) kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai.”[7:179]
    “Sesungguhnya Kami menurunkannya berupa Al Qur’an dengan berbahasa Arab, agar kamu memahaminya.”[QS43/Az Zukhrufayat 1,2,3].

    Sedangkan secara logika Bahasa Arab merupakan bahasa yang tidak punya Homonim, homofone dan lainnya yang memungkinkan pertentangan. Dan ketahuilah sesungguhnya manusia hanya bisa berpikir terbatas, Banyak hikmah yang tidak dapat kita ketahui.

  • 126. immortaleyes  |  Desember 1, 2008 at 5:12 am

    Sebenarnya Allah lah yg membuat tantangan ini terhadap orang2 yg membuat/menyamakan Al Qur’an, Maka nanti si JELAS GAK akan berurusan dgn ALLAH. dan saya akan melihat dan bertemu dgn si JELAS GAK,

    Jelas itu merupakan perumpamaan yang salah, yang benar adalah apabila kamu jelas tidak dapat menyeimbangi Qur’an. Maka percayalah bahwa yang menciptakan Qur’an adalah Tuhanmu.

    Allah berfirman:
    “Tapi jika kau tidak bisa – dan jelas kau tidak bisa – maka takutilah Api yg bahan bakarnya adalah manusia dan batu,- yg dipersiapkan bagi mereka yg menolak Agama (Islam)”. Qur’an 2.24

    Yang benar, jika anda tidak percaya pada Tuhanmu yang telah menciptakan Qur’an yang tidak bisa kamu tiru (membuktikan benar2 Tuhan), maka silahkan masuk ke neraka. (Pilihan terakhir).

  • 127. immortaleyes  |  Desember 1, 2008 at 5:15 am

    Tantangan Al Qur’an

    Bagi siapa saja yang masih memiliki keraguan terhadap kebenaran Al Qur�an, maka Allah SWT mengeluarkan tantangan secara bertahap. Pertama, menantang siapa pun yang meragukannya untuk menyusun semacam Al-Quran secara keseluruhan.

    Q.S. Ath Thuur 52:34

    52:34. Maka hendaklah mereka mendatangkan kalimat yang semisal Al Quran itu jika mereka orang-orang yang benar.

    Karena tidak ada yang mampu, maka Allah SWT merendahkan tantangannya menjadi cukup sepuluh surah semacam Al-Quran. Adapun Al Qur�an berisikan 114 surah.

    Q.S. Huud 11:13

    11:13. Bahkan mereka mengatakan: “Muhammad telah membuat-buat Al Quran itu”, Katakanlah: “(Kalau demikian), maka datangkanlah sepuluh surat-surat yang dibuat-buat yang menyamainya, dan panggillah orang-orang yang kamu sanggup (memanggilnya) selain Allah, jika kamu memang orang-orang yang benar”.

    Itupun ternyata tidak ada yang sanggup. Maka Allah SWT merendahkan lagi tantangan-Nya menjadi hanya satu surah saja semacam Al-Quran. Dan ternyata tantangan hanya satu surah saja inipun juga tidak ada yang sanggup.

    Q.S. Yunus 10:38

    10:38. Atau (patutkah) mereka mengatakan “Muhammad membuat-buatnya.” Katakanlah: “(Kalau benar yang kamu katakan itu), maka cobalah datangkan sebuah surat seumpamanya dan panggillah siapa-siapa yang dapat kamu panggil (untuk membuatnya) selain Allah, jika kamu orang yang benar.”

    Q.S. Al Baqarah 2:23

    2:23. Dan jika kamu (tetap) dalam keraguan tentang Al Qur’an yang Kami wahyukan kepada hamba Kami (Muhammad), buatlah satu surat (saja) yang semisal Al Quran itu dan ajaklah penolong-penolongmu selain Allah, jika kamu orang-orang yang benar.

    Bukti Kebenaran Al Qur’an

    Setidaknya ada tiga aspek yang dapat menjadi bukti bahwa seluruh informasi atau petunjuk yang ada dalam Al Qur’an adalah benar bersumber dari Allah SWT. Ketiga aspek yang dimaksud adalah sebagai berikut. Pertama, aspek keindahan dan ketelitian redaksinya. Kedua adalah pemberitaan-pemberitaan gaib, baik di masa lalu dan di masa depan. Ketiga, isyarat-isyarat ilmiahnya.

  • 128. immortaleyes  |  Desember 1, 2008 at 5:18 am

    Tantangan Al Qur’an

    Bagi siapa saja yang masih memiliki keraguan terhadap kebenaran Al Qur�an, maka Allah SWT mengeluarkan tantangan secara bertahap. Pertama, menantang siapa pun yang meragukannya untuk menyusun semacam Al-Quran secara keseluruhan.

    Q.S. Ath Thuur 52:34

    52:34. Maka hendaklah mereka mendatangkan kalimat yang semisal Al Quran itu jika mereka orang-orang yang benar.

    Karena tidak ada yang mampu, maka Allah SWT merendahkan tantangannya menjadi cukup sepuluh surah semacam Al-Quran. Adapun Al Qur�an berisikan 114 surah.

    Q.S. Huud 11:13

    11:13. Bahkan mereka mengatakan: “Muhammad telah membuat-buat Al Quran itu”, Katakanlah: “(Kalau demikian), maka datangkanlah sepuluh surat-surat yang dibuat-buat yang menyamainya, dan panggillah orang-orang yang kamu sanggup (memanggilnya) selain Allah, jika kamu memang orang-orang yang benar”.

    Itupun ternyata tidak ada yang sanggup. Maka Allah SWT merendahkan lagi tantangan-Nya menjadi hanya satu surah saja semacam Al-Quran. Dan ternyata tantangan hanya satu surah saja inipun juga tidak ada yang sanggup.

    Q.S. Yunus 10:38

    10:38. Atau (patutkah) mereka mengatakan “Muhammad membuat-buatnya.” Katakanlah: “(Kalau benar yang kamu katakan itu), maka cobalah datangkan sebuah surat seumpamanya dan panggillah siapa-siapa yang dapat kamu panggil (untuk membuatnya) selain Allah, jika kamu orang yang benar.”

    Q.S. Al Baqarah 2:23

    2:23. Dan jika kamu (tetap) dalam keraguan tentang Al Qur’an yang Kami wahyukan kepada hamba Kami (Muhammad), buatlah satu surat (saja) yang semisal Al Quran itu dan ajaklah penolong-penolongmu selain Allah, jika kamu orang-orang yang benar.

  • 129. immortaleyes  |  Desember 1, 2008 at 5:19 am

    Bukti Kebenaran Al Qur’an

    Setidaknya ada tiga aspek yang dapat menjadi bukti bahwa seluruh informasi atau petunjuk yang ada dalam Al Qur’an adalah benar bersumber dari Allah SWT. Ketiga aspek yang dimaksud adalah sebagai berikut. Pertama, aspek keindahan dan ketelitian redaksinya. Kedua adalah pemberitaan-pemberitaan gaib, baik di masa lalu dan di masa depan. Ketiga, isyarat-isyarat ilmiahnya.

  • 130. MahmudShah  |  Desember 1, 2008 at 12:02 pm

    imankristen: @MahmudShah…
    Udah cukup doa kita? Sekarang masuk ke topik. Berikan data-data ayat untuk membantah argumentasi saya.

    Data-data ayat? Apa persoalan anda? Saya fikir sudah ramai umat Islam yang memberi hujah. Ayat apa yang anda mahukan? :-) mari kita berbincang seadanya.

    “Orang bagi bunga, daku beri buah. Orang bagi buah, daku makan dan telan.”

    …di mana aku berada, di sana ada DIA…

  • 131. MahmudShah  |  Desember 1, 2008 at 1:36 pm

    Setuju dengan hujah Saudara Immortaleyes. Hujah Saudara itu secara halusnya menelanjangkan pemahaman kental Org Kafir berkenaan Nabi SAW yang amat kita sayangi. Begiu juga hujah Saudara Nurikanti yang penuh ketelusan. Kesimpulannya, saya secara peribadi dapat melihat bagaimana ikhlas dan telusnya hujah Umat Islam berbanding org kafir yang hanya tahu mengutuk dan berterusan membogelkan diri mereka. Kelakar aku lihat. :-)

    Maklumlah sudahlah jahil, ‘buta’ pula mata hatinya. Apa mahu buat, memang sudah begitu takdir mereka (Orang Kafir) ini yang bakal menjadi bahan api neraka. :-) Maha Suci Allah dariapada apa yang didongeng dan dikhayalkan oleh Orang Kafir dan para syaitan yang berwujud manusia.

    Saya teruja untuk mengungkaikan apa yang dinamakan ‘KASIH’ Muhammad SAW kepada kita, umat manusia dan seluruh alam. Kerana permintaan peribadi Imankristen terhadap saya yang mahukan saya tampil dengan data-data yang kononnya mereka dapat terima. Huh, dari apa yang saya perhatikan, mereka sekali-kali tidak akan terima kerana masakan mereka terima Qurán yang menjadi pegangan Umat Islam. Kerana apa, kerana mereka secara halus dan kasarnya sudah jauh tersesat. Mari kita perbetulkan, kerana mereka-mereka ini bukan sesiapa pun. Makhluk yang serba kekurangan malahan lebih teruk dari itu, penuh dengan NAFSU :-)

    Awal kasih Muhammad SAW adalah termaktub sebagai contoh dalam Surah Ali Imran ayat 159:

    Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah-lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu maafkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan itu. Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakal kepada-Nya.

    Lihatlah bagaimana Allah menceritakan akhlak Nabi SAW sekaligus menunjkkan betapa lemah lembutnya Nabi SAW kepada orang kafir walaupun baginda disakiti. Dan Allah memberi rahmat kepada orang yang bertawakal kepada-Nya dengan sebenar-benar tawakkal. Lain dari itu, lanjutan dari kasih Nabi SAW di atas adalah sebagaimana yang termaktub di dalam Surah At Taubah ayat

    Di antara mereka (orang-orang munafik) ada yang menyakiti Nabi dan mengatakan: “Nabi mempercayai semua apa yang didengarnya”. Katakanlah: “Ia mempercayai semua yang baik bagi kamu, ia beriman kepada Allah, mempercayai orang-orang mukmin, dan menjadi rahmat bagi orang-orang yang beriman di antara kamu”. Dan orang-orang yang menyakiti Rasulullah itu, bagi mereka azab yang pedih.

    Allah secara terus telah memberi ancaman kepada mereka yang menyakiti Nabi SAW, hakikatnya Nabi SAW adalah seorang yang penuh kasih sayang kepada seluruh makhluk betapun kejinya fitnah dan kesakitan yang dideritainya. Kerana baginda SAW tahu bahwasanya mereka (orang-orang kafir) itu adalah jahil dan tiada etika yang murni. Nabi SAW juga adalah rahmat kepada orang-orang yang beriman. Sebagaimana firman Allah di dalam Surah At Taubah ayat 128:

    Sesungguhnya telah datang kepadamu seorang rasul dari kaummu sendiri, berat terasa olehnya penderitaanmu, sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, amat belas kasihan lagi penyayang terhadap orang-orang mukmin.

    Lihatlah di situ beberapa potong ayat Qurán yang telah saya lampirkan yang hanya berkenaan kasih sayang Nabi SAW kepada Umatnya serta orang-orang yang menyakitinya. Sila lihat di sini, apa yang saya lampirkan hanyalah sebahagian dari kisah kasih sayang Nabi SAW. Sesungguhnya Nabi SAW adalah rahmat untuk sekalian alam.

    ….di mana aku berada, di sana ada DIA…

  • 132. darz  |  Desember 1, 2008 at 2:43 pm

    # im

    luar biasa banget ilmu kamu…

    tp di sini ada pertanyaanku tentang hari kiamat,dimana pd waktu itu muhammad mempunyai mujizat untuk memohon pengampunan dosa umat muslim kpd ALLAH TAALA.
    yang menjadi pertanyaan saya,kenapa gak kamu ceritakan pembagian 7 bidadari kpd kaum muslim di sorga?
    kamu lupa ya….

  • 133. jelasnggak  |  Desember 1, 2008 at 2:48 pm

    @immortaleyes

    Kamu menuliskan :

    Untuk masalah di bom bali saya selaku umat islam tdk setuju. justru merekalah yg tidak benar. Islam tdk seperti itu. Dan tidak mengajarkan seperti itu.

    Justru merekalah yang tidak benar…?

    Wah saya jadi bingung nih.

    Amrozi cs bilang merekalah yang benar.. karena membela mereka agama…
    Amrozi cs lah yang mengamalkan ajaran islam itu ..

    “Bunuhlah non muslim dimanapun mereka berada..”

    Nah, kenapa kalian berkata berbeda..?

    Yang benar yang mana nih..(katanya agama yang mudah untuk dimengerti) he he he

    ————-

    Kamu menuliskan :

    Hahahahahaaaa……
    Ayat2 seperti yg anda buat ingin menyamai Al Qur’an?
    Jauh sekali maaaaaaaaaasssssssssssss……………………..

    itu kan MENURUT ANDA ….

    menurut saya dan sebagian pembaca… itu ayat hebat sekali…

    —————–

    Kamu menuliskan :

    dari kandungan kata2nya saja tdk berbobot dan tdk ada 1 misteri apapun yang terbesit.

    he he … kalo ngomong mikir mas…

    Misteri apaan sih yang kau mau… memangnya alquran ada misterinya… ha ha ha…

    Saran saya : rajin cari-cari di internet…rajin baca buku….
    misteri di quran yang kamu maksud itu sudah terjawab …

    —————-

    Kamu menuliskan :

    Muhammad SAW sangat Gentelman sekali, karena dengan dia membela umatnya, sudah cukup membuktikan dia tdk memikirkan dirinya sendiri, sedangkan nabi2 yg lain tdk demikian.

    hi hi hi..

    Yesus malahan lebih lagi mas

    ——————

    Kamu menuliskan :

    Sekarang saya bertanya :
    Bagaimana mengatasi jumlah populasi wanita yg 80% lebih banyak daripada laki2?
    Apakah wanita2 tersebut akan mengalami single sampai mereka mati?

    80% lebih banyak dari pria..?

    Ah yang bener nih…?

    ha ha ha. ada-ada saja…. 80%….

    Mas… kalo ngomong kayanya harus dipikir dulu deh…

  • 134. immortaleyes  |  Desember 1, 2008 at 5:34 pm

    darz..?
    Bukan 7 bidadari, tp 72 bidadari..

    Rasulullah bersabda:

    Sesngguhnya para syuhada akan mendapat 6 kemuliaan di sisi Allah : Allah akan mengampuninya pada waktu darahnya keluar pertama dari tubuhnya, diperlihatkan untuknya tempat duduknya di surga, diberi perhiasan dengan perhiasan iman, dinikahkan dgn 72 bidadari di surga, diselamatkan dari iksa kubur, mendapatkan keamanan dari ketakutan yg sangat besar (kegoncangan di padang masyhar, dipakaikan baginya mahkota kerendahan hati yg sebutir mutiaranya lebih baik, dari dunia seisinya. Dan diperbolehkan baginya memberikan syafaat bagi 70 org kerabatnya.

  • 135. immortaleyes  |  Desember 1, 2008 at 6:09 pm

    Jelas gak

    Kok binun..?
    maksuddnye bgini, ini gw ga stuju kalo amrozi maen ngledakin bom2 bgitu..
    coz menurut gw islam ga kyk gt..
    kalo konteksnya adalh “perang” gw stuju,
    silakan tmbak2in… bom2-in..
    Lagipula yg mati umat islam banyak jg.
    Jadi intinya saya kurang spendapat bila Amrozi mengamalkan islamnya sperti itu.
    maksud?

    Ya iya jelas tdk ada apa2nya (ayat2 si “ga jelas”)…jika dibandingkan dgn Al-Qur’an,
    Lagipula ada larangan utk korupsi, malahan lebih indah kata2nya, Di dalam Kitabullah, di antaranya adalah firman Allah Subhanahu wa Ta’ala.

    “Tidak mungkin seorang nabi berkhianat (dalam urusan harta rampasan perang). Barangsiapa yang berkhianat (dalam urusan rampasan perang itu), maka pada hari Kiamat ia akan datang membawa apa yang dikhianatinya itu ..” [Ali-Imran : 161]

    Dalam ayat tersebut Allah Subhanahu wa Ta’ala mengeluarkan pernyataan bahwa, semua nabi Allah terbebas dari sifat khianat, di antaranya dalam urusan rampasan perang.

    Selain itu, perbuatan korupsi (ghulul) ini termasuk dalam kategori memakan harta manusia dengan cara yang batil yang diharamkan Allah Subhanahu wa Ta’ala, sebagaimana dalam firman-Nya.

    “Dan janganlah sebagian kamu memakan harta sebagian yang lain di antara kamu dengan jalan yang batil, dan janganlah kamu membawa (urusan) harta itu kepada hakim, supaya kamu dapat memakan sebagian dari harta benda orang lain itu dengan (jalan berbuat) dosa, padahal kamu mengetahui” [Al-Baqarah : 188]

    Juga firman-Nya.

    “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil..’ [An-Nisa : 29]
    ———————-

    Anda menulis,

    menurut saya dan sebagian pembaca… itu ayat hebat sekali…

    Tapi sebaiknya jgn bangga dulu dgn sebagian pembaca….Jika dibndingkan dgn Al Qur’an.
    ———————–
    Mnurut saya benarlah Nabi Muhammad sangat Gentleman, Bayangin dong, Dia membela umatnya ketimbang mikirin diri sendiri,
    anda mnulis:
    Yesus malahan lebih lagi mas
    Lebih gmn neh?

  • 136. MahmudShah  |  Desember 1, 2008 at 6:54 pm

    Jangan memperbandingkan para Nabi. Rasulullah SAW melarang dirinya diperbandingkan kerana semua nabi dan rasul adalah membawakan ajaran tauhid. Ajaran menyembah Allah yang Esa.

    …di mana aku berada, di sana ada DIA…

  • 137. MahmudShah  |  Desember 1, 2008 at 7:11 pm

    Nampaknya komen saya di nombor 131 disekat dan dimoderasi. :-)

    …di mana aku berada, di sana ada DIA…

  • 138. jelasnggak  |  Desember 1, 2008 at 8:12 pm

    @imortaleyes.

    Jadi yang benar itu pendapat/tafsir siapa..?

    amrozi cs atau kamu ?

    Perhatikan ya :

    Islam sekarang ini sedang di serang. Lihat di afganistan, iran, iraq dll.

    Nah… kamu kan muslim… iya ngga?..

    Di alquran tertulis : “Bunuhlah non muslim dimanapun…. dst..”

    Amrozi cs benar tuh.. mereka malahan yang mengamalkan ajaran islam.

    sedangkan kalian TIDAK..

    ———

    Ayat saya itu belum dilihat banyak orang… karena saya belum banyak pengikutnya..

    Tapi tantangan kamu sudah saya jawab…

    Yaitu : ADALAH SANGAT GAMPANG SEKALI MEMBUAT AYAT2 YANG SEPERTI QURAN itu..

    10 menit saja dan saya sudah bisa buat ayat seperti alquran…

    Apalagi kalau seumur saya hidup.. saya bisa buat lebih dari quran.. ha ha ha…

    Membuat ayat seperti di quran adalah SANGAT GAMPANG..

    kenapa ? Ayatnya cuma berisi PERINTAH…

    Ngga ada jalan ceritanya dll.

    —–

    Yesus lebih baik karena :

    1. Karena Yesus mati demi orang lain (wujud cinta kasih paling tinggi)
    2. Yesus itu nabi beneran (kedatangannya sudah di nubuatkan)

  • 139. MahmudShah  |  Desember 2, 2008 at 12:30 am

    Jelasnggakk, kesian aku perhatikan tingkah laku engkau ini. Macam ayam nak belajar bahasa itik. Lebih dari itu perasan mcm anda hebat sangat. Weh, alau Tuhan nak tarik nyawa anda, kene gigit semut pun matilah.

    Isa AS mahupun Muhammad SAW ialah Nabi dan Rasul Allah. Manusia biasa mcm kita. Yang anda nak agung2kan Isa AS itu kenapa? Inilah dayus namanya.

    …di mana aku berada di sana ada DIA…

  • 140. immortaleyes  |  Desember 2, 2008 at 1:04 am

    Okz MahmudShah,
    Bukannya saya membandingkan nabi2 yg lain, oleh karena si “jelas ga” menanyakan perihal mukjizat yg ada pd diri Rasulullah SAW,
    Mukjizat Rasulullah itu ada pd hari pembalasan, mengapa nabi yg lain tdk mnptkn hak utk syafa’at di hari itu…
    Karena waktu Rasulullah di bumi, beliau tdk menggunakan mukjizat tsb, karena disimpan utk umatnya pd hari kebangkitan.

    Jadi saya disini hanya menjelaskan

  • 141. immortaleyes  |  Desember 2, 2008 at 1:09 am

    Mukjizat Rasulullah itu ada pd hari pembalasan, mengapa nabi yg lain tdk mnptkn hak utk syafa’at di hari itu…
    Karena para nabi telah menggunakan mukjizat tsb pada waktu di dunia. demikian yg saya baca dari hadist

  • 142. immortaleyes  |  Desember 2, 2008 at 1:39 am

    137. jelasnggak

    Sekali lagi yaaa, saya sudah berpendapat, bahwa saya setuju utk memerangi suatu kaum yg tdk menyembah Allah. Karena supaya tdk ada lagi fitnah di dunia ini, (maksudnya fitnah tentang TUHAN).

    Memerangi disini pendapat saya adalah “MEMBANTU MENYADARI UMAT UTK MENGENAL 1 TUHAN (bkn trinitas, atau bkn pula Yesus adalah Tuhan, atau sesmbahan, patung2, tuhan matahari dsb) ”

    konteks memerangi disini menurut “pendapat saya” ada dua:
    1. Jika tidak dlm kondisi perang (fisik),
    tidak adanya baku hantam, persenjataan, bom, & kekerasan yg lainnya.

    2. Dalam kondisi perang (fisik)
    Diperbolehkan melakukan serangan (tp bkn kpd umat muslim sprti amrozi cs). diperbolehkan persenjataan, bom2.

    Jadi teror itu sendiri sebenarnya meresahkan warga, khususnya umat islam itu sendiri,,
    Lagipula saya adalah org yg cinta damai, tapi saya jg tdk bisa tinggal diam apabila nantinya ada peperangan.

    Di Al Qur’an tertulis : “Bunuhlah non muslim dimanapun…. ”
    Bunuh disini bisa berarti “bunuhlah keyakinan mereka terhadap apa yg mereka percayai (Tuhannya) selain Allah”
    Dan Jika terjadi peperangan “bunuhlah mereka (fisik)”.

    Jadi saya rasa itu hanya tergantung orangnya bagaimana menjalankan atau mengamalkan agama Islam.

    Dpikiran saya luwes ko, pada dasarnya saya adalah org yg damai, dan saya sendiri tdk menyukai adanya kekerasan.
    Begitupun di Al Qur’an, jalan akan damai apabila engkau mengenal TUHAN di alam semesta ini.

  • 143. immortaleyes  |  Desember 2, 2008 at 2:18 am

    :::::: : Ga jelas

    Boleh jadi itu adalah jawaban anda (tentang jwbn anda mmbuat ayat2),
    tapi buat saya itu tdk ada apa2ny dibandingkan dgn Al Qur’an,
    Sama sekali, tapi saya wajar saja,krn anda hanyalah MANUSIA BIASA YG PIKIRAN DAN AKALNYA TERBATAS.

    Mengapa anda tdk menjelaskan keadaan di luar angkasa, isi perut (rahim), gunung2, sains kehidupan luar angkasa, keadaan di hari kiamat, setelah kiamat, kematian,alam kubur, siksa kubur, pertanyaan kubur, ilmu anatomi tubuh, jin, makhluk luar angkasa, kejadian2 di masa lampau dan masa depan, ilmu2 kedokteran, ilmu geografi, fisika, bencana alam…. dan masih banyak lagi. Dan anda membutuhkan waktu yang lama, dan hasinya pun masih DIRAGUKAN.

    Anda berpendapat bahwa Ayat Al Qur’an cuma berisi PERINTAH,
    Anda ini sudah membaca dan mendalami Al Qur’an atau belum? Sungguh sempit jalan pikiran dan ilmu anda terhadap Al Qur’an apabila seperti apa yg anda katakan tadi.
    teramat sempit.

    Al Qur’an adalah firman Allah yang di dalamnya terkandung banyak sekali sisi keajaiban yang membuktikan fakta ini. Salah satunya adalah fakta bahwa sejumlah kebenaran ilmiah yang hanya mampu kita ungkap dengan teknologi abad ke-20 ternyata telah dinyatakan Al Qur’an sekitar 1400 tahun lalu. Tetapi, Al Qur’an tentu saja bukanlah kitab ilmu pengetahuan saja. Namun, dalam sejumlah ayatnya terdapat banyak fakta ilmiah yang dinyatakan secara sangat akurat dan benar yang baru dapat ditemukan dengan teknologi abad ke-20.
    Fakta-fakta ini belum dapat diketahui di masa Al Qur’an diwahyukan, dan ini semakin membuktikan bahwa Al Qur’an adalah firman Allah.

  • 144. immortaleyes  |  Desember 2, 2008 at 2:38 am

    Anda berkata:

    Yesus lebih baik karena :

    1. Karena Yesus mati demi orang lain (wujud cinta kasih paling tinggi)
    2. Yesus itu nabi beneran (kedatangannya sudah di nubuatkan)

    Saya percaya YESUS ADALAH NABI BUKAN TUHAN.
    tapi Saya tdk percaya bahwa yesus ( Isa) disalib.

    Diterangkan dalam Matheus 12:38,39,40 :

    Mereka mendatanginya dan berkata : “Tuan kami minta tanda, berilah keajaiban dari anda untuk meyakinkan bahwa anda adalah orang yang kami tunggu. Kalau kamu utusan Tuhan, buatlah sesuatu yang orang lain tidak bisa, sesuatu yang Supernatural (seperti berjalan di atas air, terbang seperti burung dll). Buatlah sesuatu yang kami tidak bisa maka kami akan mengakui bahwa anda adalah utusan Tuhan.

    Jawaban Yesus : “Generasi Setan dan Pezina meminta tanda, tidak ada tanda yang diberikan kepada mereka kecuali tanda dari Yunus (Jonah). Yunus 3 hari 3 malam dalam perut ikan, jadi anak dari manusia akan 3 hari dan 3 malam dalam perut bumi. Apa yang terjadi pada Yunus akan terjadi padaku, mukjizat Yunus adalah mukjizatku.

    Yunus 3 hari 3 malam dalam perut ikan (HIDUP), Yesus juga 3 hari 3 malam dalam perut bumi (HIDUP). Yang terjadi pada Yunus akan terjadi pada Yesus

    Tapi, orang Kristen mengatakan Yesus dalam perut bumi (makam) telah meninggal setelah disalip. Mati 3 hari 3 malam. Jadi siapa yang bohong?. Yesus atau pengikut Yesus?. Yesus mengatakan dia seperti Yunus, tapi pengikutnya mengatakan tidak seperti Yunus.

    Tetapi kemudian orang Kristen mengelak bahwa yang dimaksudkan mukjizat seperti Yunus bukan hal hidup atau mati tapi mengenai jumlah hari (waktu) yang sama-sama 3 hari 3 malam.

    Sekarang mari kita kaji ;

    Yesus disalib pada hari Jum’at sore bukan Jum’at pagi. Dan mereka harus memandikannya, itu butuh waktu beberapa jam. Dan mereka harus meletakkan 100 pon ramuan di sekitar itu kata John. Membungkusnya dan menaruhnya di makam. Itu sudah malam ketika mereka memasukkannya ke makam. Jadi mari kita hitung berdasarkan waktu. Jum’at malam Yesus seharusnya ada di makam, Sabtu siang Yesus seharusnya masih ada di makam, Sabtu malam Yesus seharusnya masih ada di makam. Hari minggu pagi Maria Magdalena menemukan makam sudah kosong. Total hari adalah 2 malam 1 hari. (1.5 hari). Jadi secara waktu juga tidak sama.

    Maria mengenalinya sebagai Yesus dan akan menyentuhnya. Yesus berkata : “Jangan menyentuhku, karena aku belum menjadi pendosa!”. Artinya Yesus belum mati.

    Kemudian Yesus kembali ke ruangan tempat muridnya setelah disalib dan mengucapkan salam. Pengikutnya yang melihat Yesus menjadi ketakutan. Kenapa bisa ketakutan?. Jika orang Yahudi atau Arab lama tidak bertemu kemudian bertemu kembali mereka akan saling peluk dan cium (sesama lelaki/perempuan). Tapi kenapa pengikut Yesus malah takut?.

    Lukas mengatakan mereka takut karena menyangkanya sebagai arwah gentayangan atau hantu. Mengapa?. Alasannya Yesus sudah disalib, dia telah mati dan dia telah dikubur selama 3 hari. Jadi Yesus berusaha meyakinkan mereka bahwa pikiran mereka salah. Bahwa dia tidak kembali dari kematian.

    Lalu Yesus berkata : “Lihatlah tangan dan kakiku, ini aku sendiri , bodoh, pegang dan lihatlah, arwah tidak punya daging dan tulang.

    Dan untuk meyakinkan mereka Yesus minta diambilkan makanan. Lalu mereka memberi Yesus roti dan daging lalu Yesus memakannya. Maria Magdalena mengatakan Yesus hidup dan mereka tidak percaya. Pengikutnya yang lain mengatakan Yesus hidup tapi murid-muridnya tidak percaya.

    Book of Act mengatakan Yesus memberikan banyak bukti yang meyakinkan bahwa dia HIDUP-HIDUP dan HIDUP.

    Di Injil dikatakan orang hanya mati sekali, setelah itu hari pembalasan.

  • 145. immortaleyes  |  Desember 2, 2008 at 2:41 am

    Mengapa umat Kristen bersikeras bahwa Yesus bangkit dari kematian (pernah mati). Karena inilah dasar ajaran Kristen mereka. Bahwa Yesus mati disalib untuk menebus dosa umat manusia yang merupakan warisan dari Adam dan Hawa. Mengapa bisa begitu?. Karena ayat yang mengatakan “Jiwa yang berdosa akan mati”.

    Pada Ezekiel 18:4 dimana setiap orang Kristen, Gereja Kristen, mereka punya pikiran dalam kepala mereka kalimat “Jiwa yang berdosa akan mati”, yang merupakan landasan dari ajaran Kristen. Pembenaran Tuhan yang Maha Kuasa datang ke Dunia sebagai Manusia dan disalib untuk menebus dosa Manusia. “Jiwa yang berdosa akan mati”.

    “Jiwa yang berdosa akan mati”, bukan merupakan satu ayat penuh. Tidak ada orang Kristen yang tahu ayat yang lengkap, mereka hanya tahu “Jiwa yang berdosa akan mati”. Dari Ezekiel melompat 500 tahun ke Roman. Dari perjanjian lama (Ezekiel 14: 4 ke perjanjian baru (Book of Roman) Bab 3 ayat 23, yang mengatakan semua punya dosa, semua adalah pendosa semua akan dikirim ke neraka baik itu Islam, Hindu, Yahudi dll. Ayat tersebut berlanjut dengan kata TAPI.

    Tapi, kalau manusia adil dan berbuat benar, dan selanjutnya sampai pada kata yang berbunyi “Telah berjalan sesuai undang-undang-Ku dan telah memegang keputusan-Ku, berurusan dengan jujur, dia itu jujur dan akan hidup, dia tidak akan mati”. Kata Tuhan.

    Ada cara dalam ayat itu sendiri, ada penjelasan kalau anda melakukan kesalahan maka anda akan dihukum. Tapi kalau anda tidak melakukan itu (tidak menyembah berhala, tidak berzina, minum dll), maka anda akan hidup, tidak akan mati.

  • 146. immortaleyes  |  Desember 2, 2008 at 2:49 am

    Ga Jelas,
    apa yg anda maksud dgn Karena Yesus mati demi orang lain (dosa waris)

    Dalam Ezekiel 18 : 20 mengatakan (Bukti tidak adanya dosa waris) ;
    Jiwa yang berdosa akan mati, anak tidak akan menanggung ketidakadilan ayahnya atau dosanya. Juga ayah tidak akan menanggung dosa anaknya.

    Jadi, kalau penjahat bertaubat, maka dia tidak akan mati, dia akan hidup. Tampaknya orang-orang Kristen mengambil anak-anak kalimat dari Kitab Injil untuk membenarkan kematian dan kebangkitan Yesus.

  • 147. immortaleyes  |  Desember 2, 2008 at 2:56 am

    Sekarang mari kita kutip kisah selengkapnya tentang perkataan orang yang disalib tersebut dalam Alkitab bahasa Indonesia sehari-hari :

    Ketika Yesus melihat ibu-Nya dan pengikut yang dikasihi-Nya berdiri di situ, Ia berkata kepada ibu-Nya, “Ibu, itu anak Ibu.” Kemudian Yesus berkata kepada pengikut-Nya itu, “Itu ibumu.” Semenjak itu pengikut itu menerima ibu Yesus untuk tinggal di rumahnya. Injil Yohanes 19:26-27

    Kata-kata yang bergaris bawah adalah ucapan orang yang disalib, dan kata-kata yang tidak bergaris bawah adalah komentar atau narasi dari penulis Injil ?Yohanes-, penulis berusaha menggiring pembacanya agar meyakini bahwa orang yang disalib adalah Yesus, namun, narasi tersebut menjadikan ucapan orang yang disalib tampak janggal, karena kata-kata ?ibu, itu anak ibu? berarti yang mengatakan bukan anaknya.

    Tidak satupun kutipan ucapan orang yang disalib dari berbagai versi Alkitab me-nunjuk bahwa dirinya adalah anak ibu Yesus, bahkan lebih tegas orang yang disalib mengatakan bahwa orang yang ada di samping ibu Yesus itulah yang sebagai anaknya.

    Namun di dalam Alkitab Terjemahan Baru yang diterbitkan LAI Lembaga Alkitab Indonesia- kata “itulah”
    telah berubah menjadi “inilah”, seperti kutipan berikut :

    “Ibu, Inilah anakmu”

    Tentu saja perubahan itu telah mengubah makna secara radikal, bila yang diucapkan orang yang disalib “Ibu, ‘itulah’ anak ibu”, maka artinya orang yang disalib bukanlah Yesus,

    tetapi bila yang diucapkan “Ibu, ‘inilah’ anakmu”
    berarti orang yang disalib adalah Yesus.

    Tentu saja perubahan tersebut telah menjadikan para pembaca Alkitab tergiring dalam satu pemahaman bahwa yang disalib adalah Yesus, namun bagi siapa saja yang kritis perubahan itu justru melahirkan sebuah keraguan, untuk apa Yesus menunjukkan bahwa dirinya adalah Yesus, bukankah kalau memang benar bahwa yang disalib adalah Yesus, Ibu Yesus pasti mengenali?

  • 148. jelasnggak  |  Desember 2, 2008 at 11:18 am

    @imortaleyes.

    Kamu ngomong kayak ngga pernah kenal internet…. he he he..

    Mau tanya, (ini agak OOT = out of topic) , kamu udah diskusi beginian berapa lama ya..?

    Apakah ngga sebaiknya kamu cari tau di internet terlebih dahulu mengenai semua pertanyaan kamu itu..

    Soalnya mas/mbak… kita-kita di sini sudah pada bosen menjawab pertanyaan yang sama seperti itu berulang kali…

    Kamu baca semua tulisan dan komentar di BLOG ini dan di imankristen.. pasti kamu ketemu jawabannya.

    Kalo ngga ketemu, baru nanti saya berikan jawaban.. he he he

    .

    Salam damai jangan gembeng

  • 149. inside religion  |  Desember 2, 2008 at 4:54 pm

    Perang akan terus berlanjut sampai akhir,, percayakah anda?

  • 150. MahmudShah  |  Desember 3, 2008 at 3:33 am

    Perang? Ni bukan perang melainkan melayan karenah budak kristan yang bangang.

    …di mana aku berada di sana ada DIA…

  • 151. jelasnggak  |  Desember 3, 2008 at 2:54 pm

    mabook lagiiiii yuuuuuk…….mabok lagiiiiiiiii

  • 152. jelasnggak  |  Desember 3, 2008 at 3:07 pm

    Waduh… he he he.

    ada yang pake nama saya nih.. he he he..

  • 153. immortaleyes  |  Desember 4, 2008 at 2:26 pm

    Menurut org kristiani ayat itu menunjukan sebuah pesan kasih sayang dan Yesus merasa perlu menitipkan ibu-Nya kepada Yohanes.
    Bagaimana tanggapan si jelas gak jika asumsi kami seperti yg saya posting di atas?

  • 154. jelasnggak  |  Desember 4, 2008 at 3:56 pm

    @immortaleyes

    Harap injil Yohanes di baca kembali (Yoh 19:26:27) secara benar.
    Harap perhatikan sepenuhnya bagian yang ini :

    …Semenjak itu pengikut itu menerima ibu Yesus untuk tinggal di rumahnya.

    Salam Damai jangan gembeng

  • 155. immortaleyes  |  Desember 5, 2008 at 12:32 pm

    Jelas Ga..

    Ya Saya mengerti apa yg saudara maksud,
    Saya jg sdh tau bagaimana umat kristiani menafsirkan ayat2 tsb,
    Tapi umat islam menafsirkan tsb karena jg didasari Al Qur’an, yg dimaksud (konteks saat ini) : Al Masih tdk disalib dan tdk mati.
    Maka dengan penafsiran umat krisitani sendiri ttg Injil tdk sinkron (karena tdk mengakui adanya Al Qur’an dan Muhammad SAW). Dan sebaliknya begitu, Umat Islam mengakui adanya Injil—dan mengimani Al Qur’an, maka dari ayat tsb bs berbeda tafsir.
    Karena disamping penafsiran, kita pun hrs melihat sejarah dunia. Dan dicocokan dgn Injil maupun Qur’an. Dan bkn hanya itu,kita pun hrs melihat seperti apa di masa depan nanti.

    sebenarnya pkok bahasan ini tdk menyimpang dari sudut “kasih”, benar bkn?
    Bagaimana bs, kata “itu” berubah mjd “ini”
    Mengapa kitab yg kalian yakini ada penyempurnaan lg? (yg bkn berasal dr yesus sndiri?
    Lalu bagaimana kasih Yesus dalam menyampaikan penebusan dosa?
    Mengapa dosa Adam dan Hawa diwariskan kepada cucunya, mestinya setiap manusia memikul dosanya dari perbuatannya sendiri, bukan memikul dosanya orang lain.
    Tetapi menurut ajaran Kristen, setiap manusia pada sejak waktu dilahirkan sudah memikul dosa, atau menerima warisan dosa dari dosanya Adam dan Hawa. Oleh karena kedatangan Yesus itu adalah untuk menebus dosa-dosa manusia dari warisan Adam dan Hawa tersebut.

    Kalau keterangan jelas ga benar pada “ajaran Kristen”, silahkan periksa kitab Nabi Yehezkiel pasal 18 ayat 20.

  • 156. nittenichiryu  |  Desember 6, 2008 at 11:02 am

    @All Kristiani

    Ada yang mengatakan begini di forum ini :

    …Semenjak itu pengikut itu menerima ibu Yesus untuk tinggal di rumahnya

    Ibu Yesus = Ibu Tuhan???? =)

    ..

    Tuhan punya Ibu?

    Kalian : Oh ngga..yg dimaksud ibu adalah begini begitu begini begitu begini begitu..(istirahat dulu..ok lanjut..) begini begitu begini begitu..

    Saya : sip. =)

    ..

    Hehe..kalian dengan semua Iman kalian itu. =)

    ..

    Salam kasih dalam KECERDASAN

  • 157. jelasnggak  |  Desember 6, 2008 at 9:48 pm

    @nitt.

    Lagi-lagi pertanyaan kamu seperti irlander dan animemymouse..

    ha ha ha..

    dan begitu kok bisa ngaku lulusan S2 luar negeri.

    gampang jawabannya nitt.

    Yesus itu adalah manusia.
    Jelas ya.

    Seperti manusia yang lain, yesus juga punya ibu.

    jelas ya

    Pada saat berkata begitu, yesus berkata sebagai manusia.
    jelas ya.

    Tetapi, yesus juga adalah Tuh@n. Aku dan Bapa adalah satu.
    Jelas ya.

    **kayaknya kamu akan mbulet lagi nih he he he*

  • 158. jelasnggak  |  Desember 6, 2008 at 9:58 pm

    @imortaleyes.

    arti ayat itu adalah :

    Yesus minta supaya maria (ibunya) dijaga oleh muridnya.

    Yesus nitip ibunya kepada muridnya.

    gitu lho..

    masak musti di suapin terus sih kamu..?

    salam damai jangan gembeng

  • 159. darz  |  Desember 7, 2008 at 11:11 am

    YESUS ITU TUHAN
    YESUS ITU MESIAS
    YESUS ITU KASIH
    YESUS ITU RAJA
    YESUS ITU TABIB
    YESUS ITU GURU

    YESUS ITU GEMBALA YANG BAIK
    YESUS ITU SAHABAT

    YESUS ITU TUHANKU TUHANMU DAN TUHAN KITA SEMUA

  • 160. immortaleyes  |  Desember 7, 2008 at 12:23 pm

    Itu kan pendapat dan keyakinan darz..
    Tp pendapat dan keyakinan saya,
    Tuhan Yesus itu adalah Tuhan umat kristiani..
    Bukan TUHAN KITA SEMUA.
    Tuhan kita smua adalah 1 tuhan.

  • 161. immortaleyes  |  Desember 7, 2008 at 12:59 pm

    Jelas ga
    Penulisan anda:

    masak musti di suapin terus sih kamu..?

    Saya:
    Kn sdh saya bilang saya mengerti.. Ko masih dijelasin jg, lagi pula bkn hnya itu arti dari ayat tsb. mana keterangan kasih yesus di ayat itu (menurut umat kristiani).
    Saya yakin anda sudah mengetahuinya.

    Itulah penafsiran umat kristen,
    Lain hal nya dgn penafsiran umat islam.
    Karena umat islam berdasarkan Al Qur’an, sehingga bila mengartikan Injil sudah tentu hrs didasari Al Qur’an. Dan terbukti, sejarah dunia di Al Qur’an memang terbukti benar. Allah bukan hanya meramalkan masa depan waktu itu (setelah Al Qur’an diturunkan), tp jg masa kini, hingga hari kiamat. Dan setelah kiamat…

    Kita semua tdk bisa mengelak dari kebenaran Al Qur’an.

  • 162. immortaleyes  |  Desember 7, 2008 at 1:12 pm

    bagaimana kasih Yesus dalam menyampaikan penebusan dosa?
    Mengapa dosa Adam dan Hawa diwariskan kepada cucunya, mestinya setiap manusia memikul dosanya dari perbuatannya sendiri, bukan memikul dosanya orang lain.

    Tetapi menurut ajaran Kristen, setiap manusia pada sejak waktu dilahirkan sudah memikul dosa, atau menerima warisan dosa dari dosanya Adam dan Hawa. Oleh karena kedatangan Yesus itu adalah untuk menebus dosa-dosa manusia dari warisan Adam dan Hawa tersebut.

    kitab Nabi Yehezkiel pasal 18 ayat 20.
    Matius pasal 19 ayat 14.

    Tolong dijelaskan mengapa ada perbedaan dari ayat2 tersebut thp penebusan dosa.

  • 163. jelasnggak  |  Desember 7, 2008 at 2:48 pm

    @Immortaleyes.

    nomor 161..

    Utek ku iki ORA MUDHENG ..
    otak saya ngga nangkep maksud tulisan kamu

    Ngga jelas alias ngga nyambung… ha ha ha ha..

    tuliskan lagi deh biar jelas.

    salam damai jangan gembeng.

  • 164. jelasnggak  |  Desember 7, 2008 at 2:57 pm

    @imortaleyes.

    Dosa warisan itu adalah hilangya kekudusan manusia.

    Itu maksudnya.

    Adam berbuat dosa.
    Adam menjadi manusia yang ternoda. ada cela. (tidak lagi kudus dimata Tuh@n)

    Tuh@n adalah MAHA KUDUS. (sama ngga ini dengan islam?)
    Begitu juga tempat dimana TUh@n berada.
    Haruslah Kudus. Tab boleh ada cela, noda, kenajisan sedikitpun. (setuju ngga yang ini..?)

    itulah namanya dosa warisan.

    Jadi bukanlah bapak membunuh terus anak kena dosa menmbunuh itu. BUkan begitu.

    tambahan.
    Menurut saya. (tafsiran sendiri)
    Seharusnya, oke-oke saja bagi TUh@n kalau adam dan hawa dibuang ke neraka. ngga ada untungnya, ngga ada ruginya bagiNYA.
    (seperti kamu memperlakukan barang barang buatan kamu yang sudah rusak)

    Tetapi KArena kasihnya terhadap manusia adam itu, maka adam dibuang saja ke bumi.

    dari situlah Tuh@n kemudian menyusun rencana “penyelamatan” NYA.

    Yaitu mengirim nabi-nabi, mendahului kedatangan Yesus.

    salam damai jangan gembeng

  • 165. wahid  |  Desember 7, 2008 at 3:14 pm

    @jelasnggak

    Kalau senadainya tuhan membuang adam ke neraka pada waktu itu… wah, saya bisa gak lahir di dunia ini donk… (hehehe bercanda)

    Tuhan Maha Qudus, di islam juga ada kok… itu salah satu nama dari Asmaul Husna (jumlahnya ada 99), dalam hal ini Qudus dalam bahasa arab.

    Dalam Islam, perencanaan yang dibuat tuhan itu sudah ada sejak dulu, bukan stelah kejadian nabi adam. (Ini dalam ajaran islam lho) Ya ada perbedaan sdkt… Tp ada sdkit kesamaan jg ternyata…

  • 166. Sabrina  |  Desember 7, 2008 at 4:07 pm

    @jelasnggak #164

    Berbicara masalah keturunan….Yesus berarti tidak 100% kudus bila anggapanmu Nabi Adam tidak kudus, karena dia keturunan Bunda Maria dari Nabi Ibrahim yg punya istri 3, seorang Nabi dalam sejarah yg berhubungan erat dengan Mekkah, dan seorang Nabi yg juga dianggap suci……

  • 167. immortaleyes  |  Desember 7, 2008 at 7:17 pm

    Ya, saya setuju dengan pernyataan Allah itu kudus/Qudus (suci),

    Yang saya tangkap menurut ga jelas ttg dosa waris :
    Bayi yang baru lahir masih suci, Ga ada dosa, tdk tau apa2, tp dia pasti mengalami yg namanya dosa, bahkan mmpunyai dosa.
    karena manusia tdk sempurna (seperti Nabi Adam&Hawa}. Dan ketika ketika masih kecil, Adam&Hawa pun masih suci.
    :::Dosa waris : manusia pasti mempunyai dosa.
    Begitu bkn?
    Jika konsepsi seperti ini, saya sependapat, krn di Islam jg seperti ini, tapi tdk dinamakan dosa waris. Memang ini adalah perencanaan Allah semata, dan kita tdk tau mengapa kita bisa mempunyai dosa,, tapi sbg imbalannya Allah memberikan akal dan pikiran, petunjuk, impian, kekuasaan (yg manusia sanggup}, tp Allah jg memberi jln utk kesesatan…biasanya lebih mudah jlnnya, Sehingga kita bisa membedakan mana yg ini dan mana yg itu. yg benar & salah, baik & buruk.
    Saya rasa itu pantas diterima manusia.

    smoga semua umat kristiani tdk menyalah artikan ttg dosa waris tsb.

  • 168. immortaleyes  |  Desember 7, 2008 at 7:30 pm

    Islam tidak menganggap Nabi Adam sebagai orang berdosa, sehingga kejatuhan Adam (Hubuthu Adam) tidak menyebabkan dosa waris. Karena Islam memandang :

    Pertama, tindakan Adam yang melanggar perintah Tuhan itu bukan kesengajaan, melainkan kealfaan (khilaf). “Dan sesungguhnya telah Kami perintahkan kepada Adam dahulu, maka ia lupa (akan perintah itu), dan tidak kami dapati padanya kemauan yang kuat,” (QS Thaha:115).

    “Allah itu Maha Adil, Maha Penyayang, dan Maha Pengampun yang selalu mengampuni hamba-Nya yang bertaubat,” (QS. az-Zumar:53-54). “Dengan sifat-Nya Yang Maha Penyayang dan Maha pengampun, Allah menjanjikan rahmat dan ampunan pada hamba-Nya yang bertaubat,” (QS al-Maidah:74).

    Maka, sebelum Adam dan Hawa keluar dari surga, mereka telah bertaubat dan Allah menerima taubat dan memberi petunjuk seketika itu pula.

    Keduanya (Adam dan Hawa) berdoa, “Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami, niscaya kami termasuk orang-orang yang merugi,” (QS al-A’raf:23).

    “Kemudian Adam menerima beberapa kalimat dari Tuhannya, maka Allah menerima taubatnya. Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang,” (QS al-Baqarah:37). “Kemudian Tuhan memilihnya, maka Dia menerima taubatnya dan memberinya petunjuk,” (QS Thaha:122).

  • 169. jelasnggak  |  Desember 8, 2008 at 1:00 am

    @Sabrina.

    Di injil, ada tertulis.

    Yesus berasal dari ROHUL KUDUS.

    Salam damai jangan gembeng

  • 170. keepthefaith  |  Desember 8, 2008 at 2:41 am

    SEKALI YESUS TETAP YESUS…..
    HANYA DIALAH SANG JURU SELAMAT…..
    TIDAK ADA YANG LAIN……
    DAN HANYA DIA YANG MAMPU MEMBANGKITKAN ORANG MATI…..TIDAK ADA NABI LAIN YANG MAMPU MELAKUKANNYA…TERMASUK MUHAMMAD…..!!!!

  • 171. wahid  |  Desember 8, 2008 at 3:08 am

    @keepthefaith

    itu adalah menurut ajaran anda…

    tp kami juga mengimani kok kalo Nabi Isa itu memang punya mukjizat yang luar biasa tersebut… kami percaya itu… dan setiap nabi itu pasti punya mukjizatnya masing2 (itu menurut ajaran islam)

    Tp mukjizat itupun asalnya dari Allah Sang Maha Menghidupkan dan Sang Maha Mematikan, jadi pada hakikatnya Allahlah yang menghidupkan orang mati… (Ini dari ajaran agama islam)

  • 172. immortaleyes  |  Desember 8, 2008 at 3:42 am

    Lalu utk apa Yesus melakukan penebusan dosa jika ajaran ini bertentangan dengan Alkitab.

    Alkitab menerangkan bahwa manusia hanya menanggung dosanya sendiri, tidak menanggung dosa orang lain. Bayi yang meninggal sebelum dibaptis akan masuk surga, karena anak tidak akan turut menanggung kesalahan ayahnya dan ayah tidak akan turut menanggung kesalahan anaknya.

    pendapat kristiani :

    Expiation. Yesus melakukan penebusan, menjadi korban penebusan di kayu salib untuk menggenapkan satu unsur yang penting ini yaitu Expiation. Artinya, di atas kayu salib Yesus menyelesaikan hutang dosa sdr dan saya. Yesus menanggung dosa kita dengan mengambil segala dosa itu menjadi milikNya. “Dia yang tidak mengenal dosa telah dibuatNya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah” (2 Kor.5:21)
    Pendapat saya :
    Dari kata2 “Yesus mengambil posisi kita supaya dosa kita menjadi milik Dia” ini bertentangan sekali di ayat injil dan ajaran Yesus sendiri.
    Apalagi Yesus sendiri yg mengajarkan bahwa dosa milik pribadi, tp disini Yesus malah menarik kata2nya sendiri yg sdh diajarkan.
    Saya tdk percaya jika Yesus berkorban atas dosa2 kita.
    Itu sama saja Yesus mengingkari ajaran Allah yg disampaikan melalui yesus sndiri.

    Menurut Islam jg demikian, tidak ada yg namanya penebusan dosa yg dilakukan 1 org utk umat manusia.

  • 173. immortaleyes  |  Desember 8, 2008 at 4:16 am

    Pendapat Kristiani :
    Reconciliation, karena Tuhan sudah selesai murkaNya, karena semua dosa kita sudah ditanggung oleh Tuhan Yesus, bukan saya saja yang berdamai dengan Allah tetapi Allah yang mendamaikan diriNya dengan kita.
    Reconciliation berarti Allah mendamaikan diriNya dengan kita karena murkaNya sudah dipuaskan oleh Kristus disimbolkan dengan tirai Bait Suci yang terbelah dua.
    Maka tidak ada lagi pemisahan antara manusia yang berdosa dengan Allah. Konsep Reconciliation ini penting karena konsep ini berarti sekarang setelah kematian Yesus,
    —————===================—————————

    Pendapat saya,
    “Allah mendamaikan diriNya dengan kita”
    Bukankah Allah maha kaya,,
    Mengapa hrs Allah yg mendamaikan diriNya dgn kita? Bukankah yg diajak damai itu org2 yg berdosa?
    Bukankah Allah maha kaya dengan segala ciptaanya?

    Pendapat Ga Jelas :
    oke-oke saja bagi TUh@n kalau adam dan hawa dibuang ke neraka. ngga ada untungnya, ngga ada ruginya bagiNYA.

    ditambah lagi mnurut pndpat kristiani :
    “karena murkaNya sudah dipuaskan oleh Kristus”
    pndapat saya :
    Sudah dipuaskan oleh hamba yang dikasihi Allah sendiri (dan yesus melakukan pngorbanan atas org2 berdosa yg kemudian menentang Injil dan firman Allah)????
    What is this bro?

    pndpt kristiani :
    “Maka tidak ada lagi pemisahan antara manusia yang berdosa dengan Allah”(setelah penyaliban kristus)
    Karena pemahaman kristiani (Konsep Reconciliation)
    konsep ini berarti sekarang setelah kematian Yesus, maksudnya di jaman Yesus melalui perantara sebelum ke Allah (langsung), yaitu melalui Yesus sendiri,

    Tapi malahan dari jaman dahulu, Yesus tdk mengajarkan demikian,
    melainkan : Bersyukurlah,Mintalah, berdo’alah, berkeluh kesahlah kpd Allah. Dia yang Esa. Bkn kpd ku.
    “Dan melalui Aku (yesus), engkau dapat masuk sorga”
    Maksud disini bkn PERANTARA, tp inilah jalan menuju bapa (Allah), ikutlah di jalanku (jln yg dridhoi Allah/ jln menuju Allah, yg diberi petunjuk melalui Yesus).
    Justru dari nabi Adam sudah ada pemisahan antara manusia yang berdosa dengan Allah.

  • 174. wahid  |  Desember 8, 2008 at 4:56 am

    Buat teman2 yang punya FS… Add aku yah… abdulwahid86@gmail.com

    Siapapun dari agama manapun, saya ingin punya banyak teman…

    oke

  • 175. beblessed  |  Desember 8, 2008 at 8:28 am

    to. Moslems…..

    Pertanyaan: Saya seorang Muslim, mengapa saya perlu mempertimbangkan untuk menjadi seorang Kristen?

    Jawaban: Mungkin aspek terpenting dalam hubungan antara Islam dan keKristenan adalah apa yang dikatakan oleh Qur’an mengenai Yesus. Qur’an mengatakan bahwa Allah mengutus Yesus dan mendukungNya dengan Roh Kudus (Sura 2:87), bahwa Allah mempermuliakan Yesus (Sura 2:253), bahwa Yesus benar adanya dan tidak berdosa (sura 3:46; 6:85; 19:19), bahwa Yesus dibangkitkan dari antara orang mati (Sura 19:33-34), bahwa Allah memerintahkan Yesus untuk mendirikan agama (Sura 42:13), dan bahwa Yesus naik ke Surga (sura 4:157-158). Karena itu, orang-orang Muslim yang sejati perlu mengenal dan memahami pengajaran-pengajaran Yesus dan menaatinya (sura 3:48-49; 5:46).

    Pengajaran-pengajaran Yesus dicatat oleh para muridNya secara terperinci dalam kitab-kitab Injil. Sura 5:111 mengatakan bahwa para murid diwahyukan oleh Allah untuk percaya pada Yesus dan beritaNya. Sura 61:6,14 menunjuk Yesus dan para muridNya sebagai penolong-penolong Allah. Sebagai penolong-penolong Allah, para murid Yesus pastilah mencatat pengajaran Yesus dengan akurat. Qur’an menginstruksikan orang-orang Muslim untuk menjunjung tinggi dan menaati Taurat dan Injil (Sura 5:44-48). Jikalau Yesus sama sekali tidak berdosa, segala yang diajarkanNya adalah sepenuhnya benar. Jikalau para murid Yesus adalah penolong-penolong Allah, mereka pasti mencatat pengajaran Yesus dengan akurat.

    Melalui Muhammad, Allah, dalam Qur’an menginstruksikan orang-orang Muslim untuk mempelajari Injil. Allah tidak akan memberi instruksi semacam itu jikalau Injil telah dikorup. Karena itu, salinan-salinan Injil pada zaman Muhammad adalah akurat dan dapat dipercaya. Ada salinan-salinan Injil yang mendahului zaman Muhammad sampai 450 tahun lamanya. Sebetulnya ada ribuan naskah-naskah Injil. Dengan membandingkan salinan-salinan yang paling kuno, dengan salinan dari zaman Muhammad, dan salinan dari zaman sesudah Muhammad dapat dilihat dengan jelas bahwa semua salinan Injil adalah konsisten dalam apa yang dikatakan mengenai Yesus dan pengajaran-pengajaranNya. Sama sekali tidak ada bukti bahwa Injil telah dikorup. Karena itu kita dapat yakin bahwa semua pengajaran Yesus adalah benar adanya, bahwa pengajaranNya dicatat dengan akurat dalam Injil, dan bahwa Allah memelihara keakuratan Injil.

    Apakah yang dicatat oleh Injil mengenai Yesus? Dalam Yohanes 14:6 Yesus berkata, “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku” (Yohanes 14:6). Yesus mengajarkan bahwa Dia adalah satu-satunya jalan kepada Allah. Dalam Matius 20:19 Yesus berkata bahwa Dia akan disalibkan, mati dan akan bangkit dari antara orang mati pada hari yang ketiga. Injil dengan jelas mencatat bahwa semua ini terjadi persis sesuai dengan apa yang telah dinubuatkan oleh Yesus (Matius 27-28; Markus 15-16; Lukas 23-24; Yohanes 19-21). Mengapa Yesus, nabi agung dari Allah, mengijinkan diriNya dibunuh? Mengapa Allah mengizinkannya? Yesus mengatakan “Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya” (Yohanes 15:13). Yohanes 3:16 berkata bahwa kasih Allah kepada kita cukup besar untuk mengirim Yesus untuk menjadi kurban menggantikan kita.

    Mengapa kita memerlukan Yesus untuk mengorbankan hidupNya untuk kita. Ini adalah KUNCI perbedaan antara Islam dan keKristenan. Islam mengajarkan bahwa Allah menghakimi kita berdasarkan apakah perbuatan baik kita lebih berat dari kejahatan kita. KeKristenan mengajarkan bahwa tidak ada seorangpun yang mampu memiliki kebaikan yang lebih dari kejahatan mereka. Bahkan jika sekalipun ada kemungkinan untuk perbuatan baik lebih berat dari kejahatan, Allah begitu sucinya sehingga Dia tidak dapat mengijinkan seseorang masuk Surga kalau orang itu telah melakukan satu saja dosa. Hal ini meninggalkan kita dengan jalan ke neraka sebagai satu-satunya tempat untuk melewatkan kekekalan. Kesucian Allah menuntut penghakiman kekal bagi dosa. Itu sebabnya Yesus harus berkorban untuk kita.

    Sebagaimana diajarkan oleh Qur’an, Yesus sama sekali tidak berdosa. Bagaimana mungkin seseorang dapat hidup sepanjang hidupnya tanpa berdosa satu kalipun? Tidak mungkin. Kalau begitu, bagaimana Yesus dapat mencapainya? Yesus lebih dari sekedar manusia. Yesus sendiri mengatakan bahwa Dia dan Allah adalah satu (Yohanes 10:30), Yesus mengumumkan diriNya sebagai Allah dari Taurat (Yohanes 8:58). Injil dengan jelas mengajarkan bahwa Yesus adalah Allah dalam wujud manusia (Yohanes 1:1, 14). Allah tahu bahwa kita semua telah berbuat dosa dan karena itu tidak dapat masuk Surga. Allah tahu bahwa satu-atunya cara untuk dosa kita diampuni adalah kalau hutang dosa kita dilunasi. Allah tahu bahwa hanya Dia yang dapat membayar harga yang begitu tak terbatas. Allah telah menjadi manusia – Yesus Kristus – hidup secara sama sekali tak berdosa (Sura 3:46; 6:85; 19:19), mengajarkan berita yang sempurna, dan mati menggantikan kita, untuk membayar hukuman dosa kita. Allah melakukan ini karena Dia mengasihi kita, karena Dia ingin kita melewatkan kekekalan bersama dengan Dia di Surga.

    Jadi apa artinya ini bagi Anda? Yesus adalah kurban yang sempurna untuk dosa-dosa kita. Allah menawarkan pengampunan dan keselamatan kepada kita semua jikalau kita mau menerima hadiahNya ini (Yohanes 1:12), percaya pada Yesus sebagai Juruselamat yang telah menyerahkan hidupNya untuk kita – sahabat-sahabatNya. Jikalau Anda percaya pada Yesus sebagai Juruselamat Anda, Anda akan memiliki jaminan hidup kekal di Surga. Allah akan mengampuni dosa-dosamu, membersihkan jiwamu, memperbaharui rohmu, memberi Anda hidup yang berkelimpahan dalam dunia ini, dan hidup kekal di dunia yang akan datang. Bagaimana mungkin kita menolak hadiah yang begitu berharga ini? Bagaimana mungkin kita berbalik dari Tuhan yang mengasihi kita sedemikian sehingga mengorbankan diriNya untuk kita?

    Jikalau Anda tidak pasti apa yang Anda percaya, kami mengundang Anda untuk mengucapkan doa ini kepada Allah: ”Ya Allah, tolonglah saya untuk mengetahui apa yang benar. Tolong saya untuk membedakan yang salah. Tolong saya untuk mengenal jalan yang benar kepada keselamatan.” Allah selalu menghargai doa semacam ini.

    Jikalau Anda ingin menerima Yesus sebagai Juruselamat Anda, berbicaralah kepada Allah, baik secara bersuara atau tak bersuara, dan katakan padaNya bahwa Anda menerima karunia keselamatan melalui Yesus. Jikalau Anda ingin berdoa, berikut ini adalah sebuah contoh doa: ”Allah, terima kasih untuk kasihMu kepadaku. Terima kasih untuk pengorbananMu bagiku. Terima kasih untuk menyediakan pengampunan dan keselamatan bagiku. Saya menerima karunia keselamatan melalui Yesus. Saya percaya Yesus sebagai Juruselamatku. Saya mengasihi Engkau, ya Tuhan dan menundukkan diriku kepadaMu. Amin!”

  • 176. jelasnggak  |  Desember 8, 2008 at 11:40 am

    @immortaleyes.

    Katanya kamu sudah mengerti konsep dosa warisan.

    Gimana ya ini ?

    saya tanya,

    Kamu pernah ngga menemukan barang kesayanganmua yang udah rusak…?

    gimana perasaan kamu pada saat mau membuang barang kesayangan kamu itu?

    Pasti agak-agak berat kan…

    Nah. sama. Manusia juga seharusnya dibuang ke neraka.
    TAPI KARENA KASIHNYA terhadap manusia, maka manusia dilemparkan ke bumi.
    Itulah Murka yang dimaksud.

    Kamu bilang TuH@n maha kaya..

    YA betul itu…

    Karena maha kaya, sah-sah saja kalau manusia yang “rusak” itu dibuang… ngga perlu di damaikan segala….
    Buat saja yang baru… ya nggak?

    tapi sekali lagi..

    karena kasihNYA, maka DIA sayang/KASIAN untuk memasukkan manusia ke dalam neraka.

    nah kenapa ngga langsung saja dimaafkan , kan maha pemaaf.? kamu tanya begitu misalnya.

    Ya bisa saja begitu.
    Tapi takutnya nanti ada yang protes (yaitu si setan) begini :

    “Hai TuH@n, si adam sudah berdosa, tapi kau maafkan, kenapa saya tidak..? katanya KAMU MAHA ADIL ”

    ngerti ngga ya.?

    Mungkin kamu akan nanya lagi begini.

    Kan TuH@n maha Kuasa, dia berhak dong melakukan hal itu . Kita ngga bisa protes dong, setan juga ngga bisa protes dong..

    jawab saya gampang : berarti allah kamu sama TuH@n saya beda.

    Begitu sih kalo menurut saya pribadi.

    Salam damai jangan gembeng

  • 177. ........  |  Desember 8, 2008 at 3:37 pm

    semua orang sudah merasa benar, sampai kapanpun masalah ini tidak akan pernah selesai klo kita masih melihat sesuatu hal dari sudut pandang EMOSI dan EGOIS, marilah kita hidup berdampingan dengan keyakinan masing2, iklaskan lah masalah yg dulu pernah terjadi, semua agama mempunyai tujuan yg suci yaitu KEDAMAIAN, knp kita tidak menjadikan kata damai unutk dijadikan dasar dalam menjalani hidup,sering agama di gunakan oknum2 (manusia) sebagai alat untuk kepentingan pribadi, AGAMA itu tidak ada yg buruk, yg buruk adalah manusianya,jadi janganlah memerangi agama yg selain agamamu,karena agama tidak pernah memerangimu………….
    salam DAMAI untuk seluruh umat manusia (apapun agamanya)

  • 178. wahid  |  Desember 8, 2008 at 4:36 pm

    Saya mungkin bodoh ttg agama kristen, oleh karena itu saya tidak akan pernah menyangkal atas apa yang dibicarakan oleh agama kristen ttg agama kristen tsb, apalagi ttg alkitab nya, wah saya lebih tidak tahu lagi, saya takut salah kalo bilang macem2 ttg alkitab agama lain, ttg kristen, saya kan belum pernah mempelajarinya, apalagi ini adalah agama, jadi ya sangat menyentuh hati para penganutnya bila diejek, dihina, dan dikotori oleh orang dari agama lain… untuk krn itu, saya meminta maaf kpd kaum kristiani, jikalau saya pernah menanggapi alkitab anda…

    Mulai dari kecil saya selalu bertanya-tanya, saya rasa ini adalah saat yg tepat untuk bertanya kpd umat kristiani yg ada disini, coz kayaknya pinter2 banget deh…

    1. sebenarnya tuhan umat kristen itu ada berapa sih? ada 3? tapi kok yang disebut cuma yesus? yang 2 siapa?

    2. terus kalo di gereja itu kan ada salib, itu yesus ya? nah kalo memang tuhannya 3 apakah yang 2 itu ada patungnya jg gak? patungnya yg spt apa?

    3. terus saya sering lihat di tv, ada org kristen yang nyembah salib saja, tanpa ada orangnya di salib itu, apa itu sama saja? dan materi dari salib tsb spt nya beda2, kdg dai kayu, besi, atau bahkan cor2an… apa memang yg penting salib?

    4. kalo misal ada gambar yesus (misal lukisan) tp pas g disalib, apakah disembah juga?

    Maaf kalo saya tanya yg spt ini, soalnya saya pengen tau dari kecil… jadi mohon dijawab yah…

    thanks

  • 179. immortaleyes  |  Desember 8, 2008 at 5:03 pm

    To : Ga Jelas,

    Ah,.. Kata siapa Tuhan kita tdk sama?
    Tuhan kita sama. Percayalah ..
    Allah SWT menciptakan alam semesta dan semua yang ada di dalamnya, satu pun tidak ada yang batil atau sia-sia (QS Ali Imran : 191).
    Tuhan kita adalah Satu,
    di Qur’an, di ajaran Yesus,, taurat, di zabur pun berkata demikian, Tuhan umat manusia adalah satu.

    Saya paham dgn dosa waris.
    Kan saya sdh jelaskan diatas, tp saya ttp tdk mengimaninya.
    Saya jg memberi pendapat dari kata2 ga jelas ttg dosa waris.
    Saya hanya bertanya, mengapa Yesus hrs melakukan penebusan dosa, DAN saya sdh menyampaikan pendapat saya di no 172. bahwa penebusan dosa bertentangan di Al Kitab. Bukan berarti ga tau apa itu dosa waris..

    Ga Jelas :

    TAPI KARENA KASIHNYA terhadap manusia, maka manusia dilemparkan ke bumi.
    Itulah Murka yang dimaksud.

    Tp menurut saya tdk bgitu..
    kasih ya kasih, murka ya murka..
    Tak ada murka di dalam kasih, kasih itu ikhlas dan tulus.
    Ketahuilah bahwa ampunan Allah lebih besar dari pada murkanya.
    Maksudnya, jika manusia bertobat, maka akan diampuni,
    Dan apabila tdk bertobat sampai waktu yg ditetapkan oleh Allah, maka azab akan menimpa manusia,
    Allah telah menerima taubat Adam dan Hawa serta mengampuni perbuatan pelanggaran yang mereka telah lakukan.

  • 180. immortaleyes  |  Desember 8, 2008 at 5:10 pm

    To : Ga Jelas

    Tuhan umat manusia adalah sama. Tuhan Seluruh alam, Tuhan sepanjang masa dan waktu.
    Tapi jika anda bilang beda, maka andalah yg mensekutukan Tuhan.
    Karena seperti itulah prinsip yg anda anut dan anda yakini.

  • 181. jelasnggak  |  Desember 8, 2008 at 9:45 pm

    @immortaleyes.

    Kamu bilang:

    Saya hanya bertanya, mengapa Yesus hrs melakukan penebusan dosa, DAN saya sdh menyampaikan pendapat saya di no 172. bahwa penebusan dosa bertentangan di Al Kitab. Bukan berarti ga tau apa itu dosa waris..

    ==> Mas. saya tau ayat yang kamu maksud itu.

    Tapi coba tuliskan lagi di sini ayat tersebut.

    Biar jelas jawabnya.

    —————–

    Kemudian.

    Kamu berkata :

    Tp menurut saya tdk bgitu..
    kasih ya kasih, murka ya murka..
    Tak ada murka di dalam kasih, kasih itu ikhlas dan tulus.
    Ketahuilah bahwa ampunan Allah lebih besar dari pada murkanya.
    Maksudnya, jika manusia bertobat, maka akan diampuni,
    Dan apabila tdk bertobat sampai waktu yg ditetapkan oleh Allah, maka azab akan menimpa manusia,
    Allah telah menerima taubat Adam dan Hawa serta mengampuni perbuatan pelanggaran yang mereka telah lakukan.

    Kayaknya kamu ngga membaca tulisan saya dengan baik dan benar nih he he he

    Siapa yang bilang ada murka dalam kasih.

    Selain maha pengampun, TuH@n juga maha adil.

    Manusia bersalah –> tetapi diampuni dan dibiarkan tinggal di surga.

    nah, setan gimana…? kenapa ngga diampuni juga dan tinggal di surga..?

    Ngga adil dong..? iya ngga ..? adil ngga tuh…?
    Kan di quran ada tuh.. Setan penghuni neraka selamanya. iya ngga ..?

    Itulah kenapa saya bilang kalau tuhan kamu itu beda dengan TUh@n saya.

    Karena TuH@n saya adalah MAHA KUASA DAN MAHA ADIL.

    gitu.

    salam damai jangan gembeng

  • 182. jelasnggak  |  Desember 8, 2008 at 9:47 pm

    @immortaleyes.

    Kamu bilang:

    Saya hanya bertanya, mengapa Yesus hrs melakukan penebusan dosa, DAN saya sdh menyampaikan pendapat saya di no 172. bahwa penebusan dosa bertentangan di Al Kitab. Bukan berarti ga tau apa itu dosa waris..

    ==> Mas. saya tau ayat yang kamu maksud itu.

    Tapi coba tuliskan lagi di sini ayat tersebut.

    Biar jelas jawabnya.

    —————–

    Kemudian.

    Kamu berkata :

    Tp menurut saya tdk bgitu..
    kasih ya kasih, murka ya murka..
    Tak ada murka di dalam kasih, kasih itu ikhlas dan tulus.
    Ketahuilah bahwa ampunan Allah lebih besar dari pada murkanya.
    Maksudnya, jika manusia bertobat, maka akan diampuni,
    Dan apabila tdk bertobat sampai waktu yg ditetapkan oleh Allah, maka azab akan menimpa manusia,
    Allah telah menerima taubat Adam dan Hawa serta mengampuni perbuatan pelanggaran yang mereka telah lakukan.

    Kayaknya kamu ngga membaca tulisan saya dengan baik dan benar nih he he he

    Siapa yang bilang ada murka dalam kasih.

    Selain maha pengampun, TuH@n juga maha adil.

    Manusia bersalah –> tetapi diampuni dan dibiarkan tinggal di surga.

    nah, setan gimana…? kenapa ngga diampuni juga dan tinggal di surga..?

    Ngga adil dong..? iya ngga ..? adil ngga tuh…?
    Kan di quran ada tuh.. Setan penghuni neraka selamanya. iya ngga ..?

    Itulah kenapa saya bilang kalau tuhan kamu itu beda dengan TUh@n saya.

    Karena TuH@n saya adalah MAHA KUASA DAN MAHA ADIL.

    gitu.

    salam damai jangan gembeng

  • 183. jelasnggak  |  Desember 8, 2008 at 9:59 pm

    @wahid.

    Jawab dari no 4 dulu.

    No 4 : Tidak.

    Salib yang di gereja juga bukan untuk disembah. tetapi sebagai lambang.

    No 3. Materi salib ngga penting. Salib juga ngga penting. itu cuman lambang. bukan untuk di sembah.

    No 2 : Salib di gereja sebagai lambang.

    No 1 : TUh@n Kami adalah TUH@N yang TUnggal/ ESA. Kalo ngga percaya setiap minggu ada sahadat : bunyinya begini :

    Aku percaya akan TuH@n yang Tunggal.. dst.

    Tuh@n kristen memiliki 3 pribadi.
    -anak
    -bapa
    -rohkudus.

    (jangan mikir pake matematika ntar ngga ketemu)

    Yang kita sembah adalah pribadi Yesus. Yang adalah Pribadi Bapa dan juga pribadi Rohulkudus.

    Ngerti ngga ya sampe sini.

    Sekarang saya gantian nanya.

    Kenapa sih kok senengnya Tuh@n yang esa.

    Memangnya kamu tau darimana kalau Tuh@n yang bener itu adalah Tuh@n Yang Esa.

    Memangnya kamu pernah tanya sama TUh@n..? Pernah Ketemu.? pernah Ngobrol..?

    Jawab ya.. jangan sampe lupa he he he

    salam damai jangan nangis (kalo diledek he he he)

  • 184. wahid  |  Desember 9, 2008 at 3:01 am

    Sebelumnya trimakasih atas jawaban saya, saya cuman sekedar kpngen tau, bukan berniat yg lain…

    Tuhan Yang Esa? Tuhan kami memang Tuhan yang esa…

    Esa menurut saya adalah satu… Esa adalah arti dalam bahasa indonesia daripada sifat Allah yang asma’ul Husna (ada 99) yaitu Al-Wahidu… Allah maha Esa / Maha Satu

    Jadi gak ada duanya…. Hehehe… Jadi sama menurut artian km…

    Saya bingung dengan jawaban anda yang sekaligus pertanyaan itu yah… Saya ketik lagi yah pertanyaan sampeyan…

    “…Sekarang saya gantian nanya.

    Kenapa sih kok senengnya Tuh@n yang esa.

    Memangnya kamu tau darimana kalau Tuh@n yang bener itu adalah Tuh@n Yang Esa.

    Memangnya kamu pernah tanya sama TUh@n..? Pernah Ketemu.? pernah Ngobrol..?

    Jawab ya.. jangan sampe lupa he he he

    salam damai jangan nangis (kalo diledek he he he)…”

    Nah sampeyan sendiri blg, kalo tuhan sampeyan itu esa, tuh pertanyaan yang peyan lontarkan kok bertentangan dengan jawaban sampeyan sndr…

    Nah kalo dr pertanyaan saya yg anda jawab tadi… saya ingin bertanya lg boleh ga? boleh ya… hehehe… plis…

    Berarti pada hakikatnya, yesus yang dianggap umat kristen sbg tuhan itu bukan salib itu yah… alias tdk berbentuk salib… cm dilambangkan saja sbg salib… gt ya….? yang disembah tetap yesus, tp yesusnya itu bukan salib… gt ya?
    Terus yg sering disebut dgn trinitas itu ke 3 pribadi itu yah? berarti bukan tuhannya yg ada 3….

    maaf kalo saya bnyk tanya, krn saya cm pngn tau (sy msh SMA, jd harap maklum kalo tanya yg bginian… mendasar bgt)

  • 185. be blessed  |  Desember 9, 2008 at 3:45 am

    Wahid…@immortaleyes…and all Moslems…..

    Pertanyaan: Apakah orang Kristen dan Islam menyembah Allah yang sama?

    Jawaban: Jawaban terhadap pertanyaan ini bergantung kepada apa yang dimaksud dengan ”Allah yang sama.” Tidak dapat disangkal bahwa pandangan Islam terhadap Allah dan pandangan Kristen terhadap Allah memiliki banyak kesamaan. Kedua-duanya memandang Allah sebagai Yang Berdaulat, Mahakuasa, Mahatahu, Mahahadir, suci, adil, benar. Baik Islam maupun keKristenan percaya kepada Allah yang esa yang adalah Pencipta segalanya. Jadi, dalam pengertian ini, ya, benar, orang-orang Kristen dan Islam menyembah Allah yang sama.

    Pada saat yang sama ada perbedaan-perbedaan penting antara pandangan Kristen dan Islam terhadap Allah. Walaupun kaum Muslimin memandang Allah sebagai Allah yang memiliki atribut kasih, pemurah dan penuh rahmat, Allah tidak mengungkapkan atribut-atribut ini sebagaimana Allah Kristen. Namun demikian, perbedaan paling menyolok dalam pandangan Islam dan Kristen mengenai Allah adalah konsep inkarnasi. Orang-orang Kristen percaya bahwa Allah telah menjadi manusia dalam diri Yesus Kristus. Orang-orang Islam memandang konsep ini sebagai penghujatan terbesar. Kaum Muslimin tidak pernah dapat menerima pemikiran bahwa Allah mau mnejadi manusia untuk mati bagi dosa-dosa dunia ini. Kepercayaan terhadap Allah yang berinkarnasi dalam Pribadi Yesus Kristus adalah sangat mendasar dalam kepercayaan Kristen mengenai Allah. Allah telah menjadi manusia sehingga Dia dapat berempati dengan manusia, dan yang lebih penting, sehingga Dia dapat menyediakan keselamatan, pengampunan dosa.

    Jadi apakah orang-orang Kristen dan Islam menyembah Allah yang sama? Ya dan tidak. Barangkali pertanyaan yang lebih baik adalah, ”Apakah orang-orang Kristen dan Islam sama-sama memiliki pengertian yang benar tentang seperti apakah Allah itu?” Jawabannya jelas adalah tidak. Ada perbedaan-perbedaan yang sangat krusial antara konsep Kristen dan Islam mengenai Allah. Kita percaya bahwa keKristenan memiliki pandangan yang benar terhadap Allah karena tidak akan bisa ada keselamatan kecuali kalau dosa dibayar lunas. Hanya Allah yang dapat membayar harga seperti itu. Hanya dengan menjadi manusia Allah dapat mati untuk dosa kita dan melunasi hutang dosa kita (Roma 5:8; 2 Korintus 5:21).

    Kalau anda ingin tahu lebih banyak pertanyaan Orang Muslim kepada Orang Kristen buka aja,

  • 186. be blessed  |  Desember 9, 2008 at 3:46 am

    http://www.gotquestions.org/Indonesia/

  • 187. wahid  |  Desember 9, 2008 at 3:53 am

    Oke thanks…

    Eh, blog ini dibuatnya dmn sih???

    kok waktunya (jam nya) ga sama dengan daerahku,,..

    Td malam aja aku isi komen di blog ini pas jam 12 mlm (abis sholat tahajud)

    tp di blog ini malah ditulis jam 9…

  • 188. be blessed  |  Desember 9, 2008 at 4:08 am

    To. all Moslems…

    Pertanyaan: Apakah Qur’an menggantikan Alkitab?

    Jawaban: Bukannya menggantikan, Qur’an justru mendorong kaum Muslim untuk membaca Alkitab.

    Banyak Muslim yang tidak pernah membaca Alkitab karena mereka beranggapan bahwa Qur’an telah menggantikan Alkitab. Sebaliknya, Qur’an tidak pernah mengklaim telah menggantikan Alkitab. Satu-satunya pembatalan justru mempengaruhi ayat-ayat Qur’an sendiri (Sura 2:106). Qur’an menginstruksikan – bukan melarang – kaum Muslim untuk membaca Alkitab (Sura 5:44, 46; 3:3; 10:94-95).

    Walaupun para sarjana Muslim telah membatalkan puluhan ayat Qur’an, kaum Muslim masih membacanya. Karena itu, semua kaum Muslim patutlah membaca kitab suci yang tidak akan pernah digantikan. Allah berfirman, “Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu.” (Matius 24:35).

    Beberapa orang mengatakan bahwa sebagaimana Injil mebatalkan Taurat, Qur’an membatalkan Injil. Namun Injil tidak membatalkan Taurat. Isa yang sempurna bukan datang untuk menghapuskan hukum Taurat, namun untuk menggenapi Taurat demi untuk mereka yang tidak dapat memeliharanya.

    Isa/Yesus mengatakan, “Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya. Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi.” (Matius 5:17-18)

    Kenyataannya, Yesus justru menunjukkan bahwa hukum-hukum Allah lebih sulit untuk ditaati dibandingkan apa yang dibayangkan manusia. Dia memperdalam arti dari Taurat dan berkata, “Kamu telah mendengar yang difirmankan kepada nenek moyang kita: Jangan membunuh; siapa yang membunuh harus dihukum. Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang marah terhadap saudaranya harus dihukum; siapa yang berkata kepada saudaranya: Kafir! harus dihadapkan ke Mahkamah Agama dan siapa yang berkata: Jahil! harus diserahkan ke dalam neraka yang menyala-nyala.” … “ Kamu telah mendengar firman: Jangan berzinah. Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya, sudah berzinah dengan dia di dalam hatinya.” (Matius 5:21-22, 27-28).

    Sudahkah Anda menemukan standar yang sempurna itu? Kitab Injil mengatakan bahwa tidak seorangpun dapat menaati tuntutan Taurat. Kita layak masuk neraka (Roma 3:23, 6:23). Syukurlah, Yesus Kristus secara sempurna menaati hukum Tuhan.

    Percayalah pada Allah dari “kitab suci yang sebelumnya,” kitab itu tidak pernah dapat dibatalkan. “Dasar firman-Mu adalah kebenaran dan segala hukum-hukum-Mu yang adil adalah untuk selama-lamanya” (Mazmur 119:160).

  • 189. ........  |  Desember 9, 2008 at 4:45 am

    semua orang sudah merasa benar, sampai kapanpun masalah ini tidak akan pernah selesai klo kita masih melihat sesuatu hal dari sudut pandang EMOSI dan EGOIS, marilah kita hidup berdampingan dengan keyakinan masing2, iklaskan lah masalah yg dulu pernah terjadi, semua agama mempunyai tujuan yg suci yaitu KEDAMAIAN, knp kita tidak menjadikan kata damai unutk dijadikan dasar dalam menjalani hidup,sering agama di gunakan oknum2 (manusia) sebagai alat untuk kepentingan pribadi, AGAMA itu tidak ada yg buruk, yg buruk adalah manusianya,jadi janganlah memerangi agama apapun,karena agama tidak pernah memerangimu………….
    salam DAMAI untuk seluruh umat manusia (apapun agamanya)

  • 190. subiwulan  |  Desember 9, 2008 at 5:58 am

    gAK GITU KALI…JANGAN MENYALAHKAN MUSLIM DUNK..banyak sekarang orang islma kTP terutama dari arab yang memakai agama untuk kepentingan 3 ta yaitu harta tahta dan wanita.jadi…kalau mau berbicara tentang islam..jangan dengarkan perkataan dari mulut ke mulut tapi bacalah kitab alquran.bandingkanlah.saya juga sedang membandingkan alkitab dan alquran..baru boleh bicara.

  • 191. jelasnggak  |  Desember 9, 2008 at 11:12 am

    @wahid.

    Dijawab saja pertanyaan saya itu.
    Kenapa sih kamu kok senengnya Tuh@n yang esa.

    Memangnya kamu tau darimana kalau Tuh@n yang bener itu adalah Tuh@n Yang Esa.

    Memangnya kamu pernah tanya sama TUh@n..? Pernah Ketemu.? pernah Ngobrol..?

    Saya cuman pengin tau aja apa jawaban kamu.

    Saya sih udah tau jawaban atas pertanyaan saya kalau ada orang yang bertanya seperti itu.

    salam damai jangan gembeng

  • 192. wahid  |  Desember 9, 2008 at 1:58 pm

    Saya tau tuhan saya esa dari al-qur’an… Bukjan krn masalah seneng2an… tp krn di alquran memang spt itu pak…

    Saya blm pernah ktm… tp saya yakin saya sangat dekat dengan-Nya… Apalagi ketika saya beribadah… Dan cita2 saya adalah bisa memang bisa bertemu dengan – Nya…

    Dalam ajaran kami, kita semua pasti akan bertemu Allah………

    Kalo masalah ngobrol… mgkn yg lebih tepat ketika saya berdo’a kali ya… coz dalam ajaran islam, Allah itu maha mendengar…

    ———————————————

    Pak jelasngak, apakah tuhan anda jg spt saya? ktnya bkan salib… bukan patung… iya ta?

  • 193. immortaleyes  |  Desember 9, 2008 at 3:17 pm

    To Ga Jelas,

    km tau sndiri kn ayatnya bgmn..
    Yesus sndiri jg tdk mengajarkan akan adanya penebusan dosa.

    Sebelum masa dakwah Yesus yaitu yang oleh orang-orang Kristen disebut sebagai zaman Taurat, orang-orang zaman Taurat mengenal ajaran keselamatan adalah dengan mempercayai Allah sebagai Tuhan satu-satunya, sebagai juru selamat satu-satunya dan sebagai penebus satu-satunya.

    …..Bukankah Aku, Tuhan? Tidak ada yang lain, tidak ada Allah selain dari pada-Ku! Allah yang adil dan Juruselamat, tidak ada yang lain kecuali Aku!

    Yesaya 45:21

    ….supaya seluruh umat manusia mengetahui, bahwa Aku, Tuhan, adalah Juruselamatmu dan Penebusmu, Yang Mahakuat, Allah Yakub.“

    Yesaya 49:26

    ……tetapi Aku adalah Tuhan, Allahmu sejak di tanah Mesir; engkau tidak mengenal allah kecuali Aku, dan tidak ada juruselamat selain dari Aku.

    Hosea 13:4

    Mereka sama sekali tidak pernah diajarkan ten-tang penebusan dosa Adam as. untuk memperoleh keselamatan dan sama sekali tidak pernah di ajarkan tentang adanya dosa warisan yang pernah dilakukan oleh Adam as.

    Satu-satunya jalan keselamatan adalah dengan meyakini bahwa Allah SWT adalah tuhan satu-satunya, juru selamat satu-satunya dan sebagai penebus dosa satu-satunya atau sebagai Tuhan yang Maha pemgampun satu-satunya.

    Mereka juga diajarkan bahwa dosa tidak diwariskan anak keturunannya, dan mereka diajarkan bahwa untuk menebus itu semua mereka harus bertaubat.

    Orang yang berbuat dosa, itu yang harus mati. Anak tidak akan turut menanggung kesalahan ayahnya dan ayah tidak akan turut menanggung kesalahan anaknya. Orang benar akan menerima berkat kebenarannya, dan kefasikan orang fasik akan tertanggung atasnya.

    Tetapi jikalau orang fasik bertobat dari segala dosa yang dilakukannya dan berpegang pada segala ketetapanKu serta melakukan keadilan dan kebenaran, ia pasti hidup, ia tidak akan mati.

    Segala durhaka yang dibuatnya tidak akan diingat-ingat lagi terhadap dia; ia akan hidup karena kebenaran yang dilakukannya.

    Apakah Aku berkenan kepada kematian orang fasik? demikianlah firman Tuhan ALLAH. Bukankah kepada pertobatannya supaya ia hidup?
    Yehezkial 18:20-23

  • 194. immortaleyes  |  Desember 9, 2008 at 3:26 pm

    Bila Yesus tidak memenuhi syarat sebagai korban penebus dosa, sementara doktrin penebusan dosa harus tetap berjalan, maka kuat indikasinya ajaran penebusan dosa hanyalah kebohongan belaka dan hanya berupa doktrin yang harus diyakini begitu saja tanpa bersumber pada keserasian fakta dan dalil.
    Dan adanya kemiripan doktrin korban penebusan dosa dalam Kristen dengan korban persembahan nyawa kepada dewa-dewa oleh orang-orang pagan/musyrik, melahirkan dugaan bahwa doktrin penebusan dosa dalam Kristen bukanlah ajaran yang bersumber dari Allah atau Yesus, melainkan adopsi dari ajaran para penyembah berhala dan orang-orang musyrik.

    Berangkat dari adanya indikasi kebohongan doktrin penebusan dosa dan adanya dugaan ajaran korban penebusan dosa sebagai hasil adopsi dari ajaran para penyembah berhala, maka tidak berlebihan bila dipertanyakan :

    “Pernahkah Yesus sebagai tokoh sentral mengajarkan penebusan dosa ?”

    Bagi umat Kristen, meyakini Yesus sebagai korban penebusan dosa adalah sertifikat bagi keselamatan manusia keturunan Adam as agar terhindar dari kebinasaan kekal di dalam neraka kelak. Meyakini Yesus sebagai korban penebusan dosa adalah satu paket dengan meyakini Yesus telah menyerahkan nyawanya dan mati di tiang salib, hanya dengan keyakinan semacam itulah yang akan menjadikan Yesus sebagai juru selamat bagi mereka.

    Maka lahir ajaran baru tentang keselamatan manusia yang sama sekali tidak pernah diajarkan oleh Yesus.

    Maka tidak heran bila hari Natal umat Kristiani justru tepat pada hari kelahiran dewa matahari dan jauh dengan tanggal kelahiran Yesus.

  • 195. nittenichiryu  |  Desember 9, 2008 at 3:45 pm

    @All

    QS. 2:1-5

    Alif laam miim

    Kitab (Al Qur’an) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa

    (yaitu) mereka yang beriman kepada yang ghaib yang mendirikan shalat dan menafkahkan sebahagian rezki yang Kami anugerahkan kepada mereka,

    dan mereka yang beriman kepada Kitab (Al Qur’an) yang telah diturunkan kepadamu dan Kitab-kitab yang telah diturunkan sebelummu serta mereka yakin akan adanya (kehidupan) akhirat.

    Mereka itulah yang tetap mendapat petunjuk dari Tuhan mereka, dan merekalah orang-orang yang beruntung.

    ..

    Semoga kita terbebas dari Ketakutan terhadap Iman yang Membebaskan

    ..

    Salam kasih dalam kecerdasan

  • 196. nittenichiryu  |  Desember 9, 2008 at 3:50 pm

    @Muslim

    Sudah lah.

    Mereka TIDAK AKAN dapat menunjukkan SATUpun ajaran Jesus yang Mengajarkan SEMUA Doktrin mereka.

    Dari Dosa Turunan hingga Trinitas.

    Mereka TIDAK akan dapat Menunjukkan dimana Jesus Mengajarkan SEMUA Doktrin tersebut.

    ..

    Doktrin-doktrin mereka hanyalah hasil KREATIVITAS mereka saja.

    Dan mereka MENGIMANI hasik kreativitas mereka sendiri.

    ..

    Bagi kita ini mungkin lucu.

    Tapi bagi mereka ini adalah sesuatu yang sangat Serius.

    ..

    Jadi mohon ini (Doktrin/Iman) mereka Dihormati.

    ..

    Jangan terlalu Mendesak.

    Jadinya sepertinya akan Ngga Bagus. =)

    ..

    Salam kasih dalam KECERDASAN

  • 197. immortaleyes  |  Desember 9, 2008 at 3:59 pm

    To : Ga jelas
    Ga Jelas menulis:
    Manusia bersalah –> tetapi diampuni dan dibiarkan tinggal di surga.

    nah, setan gimana…? kenapa ngga diampuni juga dan tinggal di surga..?

    Ngga adil dong..? iya ngga ..? adil ngga tuh…?
    Kan di quran ada tuh.. Setan penghuni neraka selamanya. iya ngga ..?

    Itulah kenapa saya bilang kalau tuhan kamu itu beda dengan TUh@n saya.

    Karena TuH@n saya adalah MAHA KUASA DAN MAHA ADIL.

    gitu.

    ———————-”"”"”————————-

    Saya menulis :

    Manusia bersalah –> tetapi diampuni karena “sudah bertobat” dan dibiarkan tinggal di surga–Untuk sementara waktu, tapi Adam dan Hawa tdk tau kalau Allah berkehendak lain. Maka Allah menurunkan Adam & Hawa ke bumi.

    nah, setan gimana…? kenapa ngga diampuni juga dan tinggal di surga..?
    Bagaimana mau diampuni, Karena setan “tdk bertobat”, maka Allah tdk mengampuni, justru malah setan membangkang tapi diberi kekuatan luar biasa oleh Allah utk menggoda manusia..selamanya, Seperti layaknya manusia, apabila manusia membangkang, tetap Allah memberi kesempatan, kekuatan kpd manusia..mmberikan pikiran dan akal, dan petunjuk2 kpd jln yg benar.

    Ya, di Al Qur’an ada bahwa setan penghuni neraka selamanya, Kalau menurut saya adil, karena setan “tdk bertobat”, maka mereka masuk neraka selama-lamanya.
    Berarti menurut pendapat ga jelas “ga adil” donk kalau
    manusia bertobat —> masuk surga
    setan ga bertobat —> masuk surga.
    atau ga jelas ga tau kalau setan “ga bertobat”?

    Begitukah Tuhan mu ga jelas?
    Begitukah Tuhan mu yang maha adil?

  • 198. immortaleyes  |  Desember 9, 2008 at 4:52 pm

    To : be blessed

    Sebenarnya Al Qur’an bukan membatalkan injil, tapi “menyempurnakan” kitab2 yg terdahulu. Begitupun Injil, telah menyempurnakan taurat.
    Orang muslim tau betul bahwa al Qur’an menyuruh mempelajari injil, tapi hanya sedikit yang membaca, hal itu dikarenakan injil yg sekarang bkn injil yg terdahulu (asli), maka umat islam jadi menjauh dari injil. saya yakin anda tau juga akan hal ini.

    Injil-injil kanonik dalam Perjanjian Baru ternyata mengandung banyak kesalahan periwayatan sejarah,silsilah, geografi, yang tak dapat dijelaskan dan dijawab secara memuaskan, dan sekaligus membuktikan bahwa Injil-injil kanonik (Injil Matius, Injil Markus, Injil Lukas, Injil Yohanes) hanya bisa disejajarkan dengan dongeng mitologi zaman baheula. Injil-injil berisi berbagai peristiwa yang sebenarnya tak pernah terjadi. Injil-injil hanyalah kelanjutan episode cerita mitos pagan seperti dewa matahari seperti Mithras, Horus, dan Bacchus, dll.

    Episode Injil Matius 2:16 adalah suatu bentuk replay
    yang dilakoni oleh Yesus yang menjiplak kepercayaan masyarakat pagan.

    Faktanya adalah bahwa kisah-kisah takhayul omong kosong dari agama Kristen ini tidak didukung oleh catatan sejarawan Romawi, Yahudi, maupun sejarawan yang tinggal diPalestina kala itu, dan hal ini memudahkan kita untuk dapat menarik kesimpulan bahwa cerita Injil Matius adalah tak lebih hanya dongeng yang dibuat-buat oleh bapak-bapak gereja.

    Percayalah pada Allah dari “kitab suci yang sebelumnya,” kitab itu tidak pernah dapat dibatalkan. “Dasar firman-Mu adalah kebenaran dan segala hukum-hukum-Mu yang adil adalah untuk selama-lamanya” (Mazmur 119:160).

    —->> saya percaya hal tersebut, dan saya lebih mempercayai dari kitab yg baru / penyempurnaan dari seluruh kitab yg dwahyukan Allah ( Al Qur’an).
    karena di Al Qur’an semua jawaban dari kitab2 yg terdahulu, penyempurnaan dari yg sulit dimengerti oleh kitab2 terdahulu.

    “Al-Qur’an diturunkan sebagai petunjuk bagi manusia dan keterangan-keterangan yang nyata mengenai petunjuk dan pemisahkan yang hak dari yang batil”. (S.2 Al-Baqarah:186).
    Berarti Al-Qur’an memiliki tiga karakteristik. Pertama, Kitab ini membimbing manusia kepada pengetahuan tentang keimanan yang telah menghilang. Kedua, Kitab ini mengemukakan rincian dari pengetahuan tersebut secara detil. Ketiga, Kitab ini mengemukakan firman tegas tentang hal-hal berkaitan dengan mana telah muncul perselisihan paham, sehingga dengan demikian menjadi pembeda di antara yang hak dan yang batil.

    “Ini bukanlah suatu hal yang telah dibuat-buat, melainkan suatu penyempurnaan apa yang telah ada sebelumnya dan penjelasan terperinci untuk segala sesuatu, dan suatu petunjuk dan rahmat bagi kaum yang beriman”. (S.12 Yusuf:112).
    Berarti bahwa Al-Qur’an bukanlah suatu buku yang bisa dikarang oleh seorang manusia. Tanda-tanda kebenarannya nyata sekali karena Kitab ini telah menegakkan kebenaran dari Kitab-kitab sebelumnya, dengan pengertian bahwa nubuatan-nubuatan yang terkandung di dalam Kitab-kitab sebelumnya berkaitan dengan Al-Qur’an telah menjadi kenyataan dengan diwahyukannya Kitab ini. Begitu pula Al-Qur’an telah memberikan argumentasi yang mendukung aqidah-aqidah hakiki yang sebelumnya tidak dikemukakan dalam Kitab-kitab terdahulu dan dengan demikian telah menjadikan aqidah tersebut menjadi sempurna. Dengan cara ini Al-Qur’an telah meneguhkan kebenaran Kitab-kitab terdahulu.

    “Hari ini telah Kusempurnakan agamamu bagi manfaatmu dan telah Kulengkapkan nikmat-Ku atasmu dan telah Kusukai bagimu Islam sebagai agama”. (S.5 Al-Maidah:4).

  • 199. immortaleyes  |  Desember 9, 2008 at 5:10 pm

    To : be blessed

    Al-Qur’an “tidak dapat membatalkan” Taurat dan Injil karena Taurat dan Injil adalah hukum Allah.
    Al-Qur’an tidak pernah berbicara tentang pembatalan atau dikontinuitas, melainkan justru berbicara tentang kontinuitas, evolusi dan penyempurnaan.

    Beribu ribu maaf jika anda marah pada saya, Saya tdk bermaksud menjelek2an injil-injil, tapi semoga anda sendiri tau apakah injil2 itu, dan memang kenyataanya seperti itu, SUDAH BERUBAH, karena di Al Qur’an pun ada. ayat2 inilah bentuk dari penyempurnaan, dan Allah telah mengetahui segala sesuatunya,

    “Hai Ahli Kitab, kamu tidak dipandang beragama sedikitpun hingga kamu menegakkan ajaran-ajaran Taurat dan Injil (S.5 Al-Maaidah 68).
    “Dan hendaklah orang-orang pengikut Injil, memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah di dalamnya. Barang siapa tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang fasik” (S.5 Al-Maaidah 47).
    “Dan bagaimana mereka mengangkatmu menjadi hakim mereka, padahal mereka mempunyai Taurat yang di dalamnya (ada) hukum Allah…” (S.5 Al-Maaidah 43).

    “Dan sesungguhnya wahyu ini benar-benar diturunkan oleh Allah, diturunkan oleh roh suci ke dalam hatimu ( Muhammad ) agar kamu menjadi salah seorang dari antara orang-orang yang memberi peringatan dengan bahasa Arab yang jelas dan sesungguhnya ayat-ayat itu benar-benar dalam kitab-kitab orang yang terdahulu” (S.26 Asy-Syu’araa 192-196).

    Ini berarti bahwa di dalam Taurat dan Injil ada semuanya yang ada dalam Al-Qur’an tentang ajaran-ajarannya, keputusan-keputusan dan ajaran-ajaran rohani sehingga Al-Qur’an “tidak dapat membatalkan” Taurat dan Injil karena Taurat dan Injil adalah hukum Allah.

    saya ingin menegaskan bahwa Al-Qur’an tidak memakai istilah “pembatalan”, tapi memakai istilah tashdiq yang memiliki makna “koreksi”. Istilah tashdiq mengandung makna yang jauh lebih indah, matang, mendalam dan menyeluruh ketimbang makna “pembatalan”. Salah satu maksud penggunaan istilah ini ialah untuk menegaskan kesinambungan pesan Ilahi dan peran profetik. Namun, semua ayat dalam kaitan ini tidak bisa dijadikan bukti kebatilan atau kekurangan Al-Qur’an. Justru ayat-ayat itu adalah bukti kebenaran dan kekomprehensifan Al-Qur’an sebagai wahyu pamungkas yang turun untuk umat manusia sampai hari kiamat. Untuk tujuan itu pula, sebagai langkah awal, setiap pengikut agama sebelum Islam bisa merujuk pada kitab-kitab mereka berkenaan dengan kenabian kemudian mengamati Muhammad dalam perspektif para pembawa pesan langit tersebut. Bila mereka menemukan keganjilan atau bukti kepalsuan Muhammad, mereka bisa mengemukakannya secara gamblang. Bila tidak, dan memang begitulah adanya, maka sebagai konsekuensi logis pengamatan mereka itu mereka harus mengikuti Nabi Muhammad dan Al-Qur’an seperti halnya mereka mengikuti nabi-nabi dan kitab-kitab sebelumnya. Selain kata tashdiq atau mushaddiq, Al-Qur’an juga memerikan dirinya sebagai tafshil. Maksudnya, bukan hanya mengoreksi penyimpangan2 yang terjadi dalam kitab-kitab wahyu terdahulu, Al-Qur’an juga menguraikan lebih lanjut ajaran2 dan hukum2 yang sudah diturunkan sebelumnya. Singkatnya, Al-Qur’an menyempurnakan dan menuntaskan proses pewahyuan Ilahi untuk umat manusia.

  • 200. jelasnggak  |  Desember 10, 2008 at 1:49 am

    @Wahid 192.

    Sekali lagi

    Kamu tulis :

    Saya tau tuhan saya esa dari al-qur’an… Bukjan krn masalah seneng2an… tp krn di alquran memang spt itu pak…

    ==> Sekarang.

    Kamu tau alquran itu BENAR dari mana?

    Harap jangan menjawab : “DARI ALQURAN” lagi….

    kalau kamu jawab gitu, itu namanya jawaban ngga mikir.

    Sama saja kalau saya tanya “kenapa Bakso itu enak” lalu kamu jawab dengan : “Karena Bakso itu enak”

    Atau

    Sama saja kalau kamu saya tanya : “Kenapa kamu putus sama pacar”, lalu kamu jawab “karena saya putus sama pacar”

    Jangan gitu ya.. kan mau jadi pinter nih..iya ngga..?

    ..
    ..

    Salam damai jangan gembeng.
    ps kayaknya sih kamu mau jadi murtadin nih… he he he

  • 201. inside_religion  |  Desember 10, 2008 at 5:48 am

    FOR ALL !!!

    Sudahlah tinggalkan forum ini, yang jelas kita akan berperang pada akhir nanti. Akan berperang. Sabar aj yeh..Udah deh jangan debat2an lagi.. Bagimu agamamu. Bagiku agamaku.

  • 202. Death Magnetic  |  Desember 10, 2008 at 7:19 am

    @inside_religion

    Saudara, saya yakin pendidikan Islam begitu murni, dan kita warisi ilmu ini, dan kita terus berbakti demi diri, demi komuniti.

    “Bagimu agamamu, bagiku agamaku” sudah terbukti, kini kita sebagai insan datang bertandang bukan untuk mencaci, tapi membawa sedikit mutiara hikmah untuk di semai ke dalam hati.

    Kefahaman meningkat maka akan hilang rasa benci, semua tenanh hidup terpuji di sanjubg tinggi.

    “Tinggikan Azammu setinggi Bintang Di Langit Dan Rendahkan Hatimu Serendah Mutiara Di Lautan”

    By, Penghibur

  • 203. Death Magnetic  |  Desember 10, 2008 at 7:20 am

    @inside_religion

    Saudara, saya yakin pendidikan Islam begitu murni, dan kita warisi ilmu ini, dan kita terus berbakti demi diri, demi komuniti.

    “Bagimu agamamu, bagiku agamaku” sudah terbukti, kini kita sebagai insan datang bertandang bukan untuk mencaci, tapi membawa sedikit mutiara hikmah untuk di semai ke dalam hati.

    Kefahaman meningkat maka akan hilang rasa benci, semua tenang hidup terpuji di sanjung tinggi.

    “Tinggikan Azammu setinggi Bintang Di Langit Dan Rendahkan Hatimu Serendah Mutiara Di Lautan”

    By, Penghibur

  • 204. jelasnggak  |  Desember 10, 2008 at 11:44 am

    @inside Religion
    @Death MAGNETIC
    @Wahid

    Tolong jawab pertanyaan di 200

    Bisa ngga.. mau tau nih… he he he

    PERANG….?
    Wah perang terus nih maunya…(diajarin ya..?)

    salam damai jangan gembeng

  • 205. immortaleyes  |  Desember 11, 2008 at 5:30 am

    saya tau Al Qur’an itu benar dari…….

    Para ahli sains, ahli teknologi, geografi, biologi, matematika dan para ahli lainnya sdh menemukan apa yang mereka tuju, baik utk yg sdh pasti (di masa lampau),sains yang baru2 abad 20 ini,
    atau sains yg sedang diteliti pekan ini.
    Kemudian para ahli (sebagian) tsb belum merujuk ke Al Qur’an,
    Dan setelah mereka merujuk ke Al Qur’an, maka semua JAWABAN / HASIL PENELTIAN MEREKA tsb sdh ada di dalam Al Qur’an,padahal mereka sama sekali tdk tau bahwa di Al Qur’an sdh dijelaskan.

    Ga Jelas, Kini relativ waktu adalah fakta yang terbukti secara ilmiah. Hal ini telah diungkapkan melalui teori relativ waktu Einstein di tahun-tahun awal abad ke-20. Sebelumnya, manusia belumlah mengetahui bahawa waktu adalah sebuah konsep yang relatif, dan waktu dapat berubah tergantung keadaannya. Ilmuwan besar, Albert Einstein, secara terbuka membuktikan fakta ini dengan teori relativitas. Ia menjelaskan bahawa waktu ditentukan oleh massa dan kecepatan. Dalam sejarah manusia, tak seorang pun mampu mengungkapkan fakta ini dengan jelas sebelumnya.
    Lalu para ahli menelusuri Al Qur’an dan mendapatkan ayat :

    “Dan mereka meminta kepadamu agar azab itu disegerakan, padahal Allah sekali-kali tidak akan menyalahi janji-Nya. Sesungguhnya sehari di sisi Tuhanmu adalah seperti seribu menurut perhitunganmu.” (Al Qur’an, 22:47)

    “Malaikat-malaikat dan Jibril naik (menghadap) kepada Tuhan dalam sehari yang kadarnya limapuluh ribu tahun.” (Al Qur’an, 70:4)
    dst..

    Lapisan-Lapisan Atmosfera

    Bumi memiliki seluruh sifat yang diperlukan bagi kehidupan. Salah satunya adalah keberadaan atmosferaa, yang
    berfungsi sebagai lapisan pelindung yang melindungi makhluk hidup. Adalah fakta yang kini telah diterima bahawa atmosferaa terdiri dari lapisan-lapisan berbeza yang tersusun secara berlapis, satu di atas yang lain. Persis sebagaimana dipaparkan dalam Al Qur’an, atmosferaa terdiri dari tujuh lapisan. Inilah salah satu keajaiban Al Qur’an.

    “Dia-lah Allah, yang menjadikan segala yang ada di bumi untuk kamu dan Dia berkehendak menuju langit, lalu dijadikan-Nya tujuh langit. Dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu.” (Al Qur’an, 2:29)

    “Kemudian Dia menuju langit, dan langit itu masih merupakan asap. Maka Dia menjadikannya tujuh langit dalam dua masa dan Dia mewahyukan pada tiap-tiap langit urusannya.” (Al Qur’an, 41:11-12)

    Jika kita hitung jumlah lapisan yang dinyatakan dalam sumber ilmiah tersebut, kita ketahui
    bahawa atmosferaa terdiri atas tujuh lapis, seperti dinyatakan dalam ayat tersebut.
    1. Troposfera
    2. Stratosfera
    3. Ozonosfera
    4. Mesosfera
    5. Termosfera
    6. Ionosfera
    7. Eksosfera

    Adalah sebuah keajaiban besar bahwa fakta-fakta ini, yang tak mungkin ditemukan tanpa teknologi canggih abad ke-20, secara jelas dinyatakan oleh Al Qur’an 1,400 tahun yang lalu.

    Lalu masih ada lagi fakta SAINS yg berhubungan dengan Al Qur’an, yaitu,
    Fungsi Gunung, Pergerakan Gunung, Lautan yang Tidak Bercampur Satu Sama Lain, Kegelapan dan Gelombang di Dasar Lautan, Kadar Hujan, Pembentukan Hujan, dsb, dsb..

    Dari Ahli biologi :
    Bahagian Otak yang Mengendalikan Gerak Kita, Kelahiran Manusia, Setits Mani, Campuran Dalam Air Mani, Segumpal Darah Yang Melekat di Rahim, Pembungkusan Tulang oleh Otot, Tiga Tahapan Bayi Dalam Rahim, Air Susu Ibu, Tanda Pengenal Manusia pada Cap Jari dsb, dsb..

    Dari Ahli Astronomi :
    Penciptaan Alam Semesta, Mengembangnya Alam Semesta, Pemisahan Langit dan Bumi, Garis Edar (Orbit), Bentuk Bulat Planet Bumi, Atap yang Terpelihara (Langit), Langit yang Mengembalikan (Hujan) dsb, dsb..

    Para Ahll2i inilah yang membuktikan Al Qur’an bahwa apa yg dikandungnya itu benar dari ilahi.

    Maka Al Qur’an adalah kitab penyempurnaan dari kitab2 sebelumnya, dikarenakan kitab2 sebelumnya memang tdk diterangkan secara detail dan utuh.
    Betul begitu Ga Jelas?

    Banyak dari kristiani menyepakati bahwa Al Qur’an adalah hasil contekan Bibble.
    Tapi jika memang iya, tunjukan pada saya isi ayat dari Injil yg mengemukakan tentang sains. Dan tentunya sdh ada faktanya lho yaa… Lebih bagus lagi fakta sains di abad 20 yg berhubungan dgn Bibble.

    ada ga yaaa… hehehee,

    Tapi saya tetap mengimani Injil sebagaimana kitab tsb adalah Hukum Allah, Namun yg lebih pasti adalah Kitab suci yg membimbing manusia dgn cara berpikirnya seiring dgn perkembangan jaman dan berkembangnya cara berpikir manusia.

    Damai nggeh maaaaaaaaasss…

  • 206. sinyo  |  Desember 11, 2008 at 7:30 am

    @jelasngak…

    pertanyaannya kok spt itu yah…

    kok tanya kebenaran alqur’an kpd umat islam…

    ya jelas bgt lah…

    umat islam jauh lbh tau pemahaman ttg alquran…

    kalo km tnya cm spt itu, umat islam akan jwb, bahwa umat islam PERCAYA, YAKIN, IMAN, kpd kebenaran ALQUR’AN itu krn AL-QUR’AN adalah FIrman ALLAH…

    Dan FIRMAN ALLAH 1000% BENAR…

    SHODAQALLOHUL ‘ADZIIIM….

    MAHA BENAR ALLAH ATAS SEGALA FIRMANNYA…

  • 207. AREMA  |  Desember 11, 2008 at 7:33 am

    Wah, pemahan setiap agama memang berbeda-beda yah…

    Siapa yg mau ngajak perang?

    yang perang siapa dengan siapa?

    kasih tau aku yah kalo tjd perang…

    coz nanti aku bisa cepat2 mengungsi cari tmpt aman, damai, tentram…

    (spt nya negara ini sudah gak aman deh…)

  • 208. jelasnggak  |  Desember 11, 2008 at 12:38 pm

    @Immortaleyes.

    Jadi, menurut muslim, kriteria kebenaran kitab suatu agama dilihat dari apakah ada ayat kitab itu sesuai dengan sains ya…?

    Oke. Sekarang.

    Perhatikan ya… eng ing eng..

    Kata kamu begini :

    (1) Jika ada ayatnya yang sesuai dengan sains, maka Kitab agama itu adalah benar
    (2) Quran ada ayat yang (kata muslim lho ) sesuai dengan sains.
    (3) jadi Alquran benar karena sesuai dengan sains.

    **Kasus pertama :

    Ada sebuah kitab dalam suatu agama, yang ayat-ayatnya adalah :

    ayat 1 : BUNUHLAH SEMUA ORANG YANG TIDAK MAU MENGIKUTI AGAMAMU.
    Ayat 2 : PENGGAL LAH KEPALA ORANG YANG MENGHINA NABIMU
    Ayat 3 : KAHWINLAH DENGAN BANYAK WANITA
    Ayat 4 : Langit itu ada 7 lapis.

    Nah… keliatan kan tuh.

    Ayat ke-4 sesuai dengan sains… iya nggak…?

    Berarti menurut kriteria kamu, KITAB ITU ADALAH KITAB YANG BENAR.

    ABAIKAN/CUEKIN saja ketiga ayat lainnya… yang penting ada ayat yang sesuai dengan sains… maka kitab tersebut adalah kitab yang benar.

    Begitu ya..?

    ** Kasus kedua :

    @Imortaleyes.

    SAINS ITU BERUBAH-UBAH sesuai dengan waktu dan kemampuan berpikir manusia.

    Misalkan 100 tahun kedepan, ditemukan atmosfer baru, atau jumlah atmosfer berkurang satu (sebagai akibat dari pemanasan global misalnya)

    Itu berarti, ayat-ayat sains dalam quran akan tidak lagi relevan sesuai jaman.

    Tambahan :

    Kalo kriteria agama benar cuman dari ada/tidaknya ayat sains, maka alkitab juga benar dong ya..

    Nih ayatnya (yang dicontek olh alquran) :

    2 Petrus 3:8 :

    “Di hadapan Tuhan satu hari sama seperti seribu tahun…dst.”

    Salam damai jangan gembeng

  • 209. jelasnggak  |  Desember 11, 2008 at 12:43 pm

    @sinyo..

    Oooo… jadi Tuh@n Yang benar adalah Tuh@n yang ESA itu cuman imaaaaaannnnn…….

    Kalo kamu boleh beriman kepada TuH@n yang satu, kenapa yang lain ngga boleh beriman terhadap Tuh@n yang 100, atau 1000..?

    Ha ha ha..

    Baru pada mikir deh kalian…

    ada-ada saja…

    Salam damai jangan gembeng

  • 210. immortaleyes  |  Desember 11, 2008 at 6:17 pm

    208. jelasnggak

    ck..ck..ck…
    Emosi aja neh…
    U said :
    SAINS ITU BERUBAH-UBAH sesuai dengan waktu dan kemampuan berpikir manusia.
    Me : memang benar, tapi smpai saat sekarang Al Qur’an membuktikan bahwa ayat2 tsb telah ada sejak 1400 th yg lalu.
    Dan terbukti pemberitaan gaib dr Al Qur’an sndiri benar

    U said :
    Quran ada ayat yang (kata muslim lho ) sesuai dengan sains.
    Me :
    Kan saya bilang bhwa pembahasan ini dari ILMUWAN yg belum menelaah Qur’an, tp setelah menemukan, mereka mencocokan. Dan ternyata akurat… Berarti dari orang nya ( ilmuwan) sendiri yg terlibat dlm menelaah sains.

    Ga dibaca semua ya..
    Langit itu ada 7 lapis….
    Bukan hanya itu kaleeee…. masih banyak lagi,
    skrg U coba deh mikir,,,
    Penjelasan itu ada sebelum 1400 th yg lalu,
    Dan kala itu belum ada teknologi modern.
    Tapi ko bisa menjawab dunia sains yg begitu luas dan banyaknya… sampai skrg pula, bhkan di masa depan dan history.

    Memang ada kok di Al Qur’an.. Saya tau U tdk mau mengakui, atau U membaca Al Qur’an hanya utk mnCari kesalahan2 tanpa adanya penelaahan?

    U berkata:
    Misalkan 100 tahun kedepan, ditemukan atmosfer baru, atau jumlah atmosfer berkurang satu (sebagai akibat dari pemanasan global misalnya)
    ITU KAN MISAL
    sayangnya tdk ada MISAL tuh….

    YG SAYA BICARAKAN KEPASTIAN dan KEBENARAN.

    U brkata :
    Kalo kriteria agama benar cuman dari ada/tidaknya ayat sains, maka alkitab juga benar dong ya..

    —>> Saya tdk bilang cuma dari sains… Tapi saya mnjelaskan kpd U, supaya U ngerti isi Al Qur’an.. Dan itu cuma sebagian bukti kebenaran saja…

    U brkata lagi :

    Nih ayatnya (yang dicontek olh alquran) :

    2 Petrus 3:8 :

    “Di hadapan Tuhan satu hari sama seperti seribu tahun…dst.”

    Yang lainnya manaaaaa…????
    KOk cuma 1 ?

    Ada sebuah kitab dalam suatu agama, yang ayat-ayatnya berbeda tentang silsilah Tuhan mereka sendiri.
    menimbulkan persoalan tentang kebenaran, persesuaian dengan hasil-hasil ilmiah dan juga persoalan “autentik atau tidak.” Problema-problema ini sangat menyulitkan ahli-ahli tafsir agama mereka sendiri oleh karena mereka menolak untuk melihatnya sebagai hasil imajinasi manusia.

    jangan cm 1 dunk, bgmn dgn Bahagian Otak yang Mengendalikan Gerak Kita, Kelahiran Manusia, Fungsi Gunung, Pergerakan Gunung, Lautan yang Tidak Bercampur Satu Sama Lain, Kegelapan dan Gelombang di Dasar Lautan, Kadar Hujan, Pemisahan Langit dan Bumi, Garis Edar (Orbit) dsb..

    Kalau Al Qur’an MENCONTEK dari Injil, maka harus ada ayat2 yg berhubungan dgn apa yg saya sbutkn brusan.

    Ayo,
    Ini baru sains lho ya… trus terbukti sains itu akurat dan diakui oleh semua para ahli dunia. dan utk semua aspek.
    BUKTiKAN !
    1 lagi, saya tetap MENGIMANIi injil, dan saya tdk menjelek2an seperti andaaaaa…. Saya cm bermaksud bahwa ADA yg lebih sempurna lagi setelah Injil, namun anda bersikap acuh.. Saya bs saja menjelek2-an, tapi setiap orang tdk sempurna, makanya belum tentu umat kristiani tdk brutal. Dan saya tdk akan menjelekan umat lain, oleh karena apa yg mereka yakini, saya ttp mHarGai. Dan tdk ada paksaan.

    Maka Berkembanglah..
    Dont waste ur time just for blasphemy, berated, ‘n DON’T use bad language. Its show how U not there any way..

    Tapi saya tdk memaksa,
    Dari pada kebenaran membuat anda emosi??

    Learn Al Qur’an, and Don’t look how people make faith for them selves. Every People different.. So do they took the knowledge for they best.

  • 211. jelasnggak  |  Desember 12, 2008 at 3:59 am

    @immortaleyes.

    Saya ini cekakak-cekikik… ketawa-ketiwi…
    kok masih dibilang emosi…he he he..

    Gini lho maksud saya.

    Apa yang telah saya jabarkan panjang lebar di atas pada dasarnya adalah begini (esensinya) :

    Point pertama.
    ————–

    Kamu ngga bisa melihat kebenaran suatu kitab berdasarkan ada atau tidaknya ayat yang mengandung sains.

    kenapa ngga bisa…?

    Karena. Misalkan, kitab X ada 100 ayat.
    Terdiri dari 99 ayat yang tepat dengan sains.
    Tapi ada satu ayat yang memperbolehkan pembunuhan/perkosaan/perampokan.

    Apa kamu akan mengabaikan satu ayat pembunuhan itu…?

    Mikir ya..

    Point kedua.
    ———–

    Kamu ngga bisa melihat kebenaran suatu kitab berdasarkan ada atau tidaknya ayat yang mengandung sains.

    Kenapa ngga bisa ..?

    Karena sains itu ngga bisa “dipegang”.
    100 tahun kedepan akan ditemukan sesuatu (pengetahuan) yang baru, yang mungkin akan membatalkan apa yang sains miliki saat ini.

    Logic/Masuk akal.

    Mampu memahami esensi dari suatu argument itu penting lho.
    Jangan kamu sekolah tinggi ke negri nin jauh tapi tetap ngga bisa nangkep essensi tulisan.

    ———————————————

    Kamu berkata :

    U berkata:
    Misalkan 100 tahun kedepan, ditemukan atmosfer baru, atau jumlah atmosfer berkurang satu (sebagai akibat dari pemanasan global misalnya)

    ITU KAN MISAL
    sayangnya tdk ada MISAL tuh….

    YG SAYA BICARAKAN KEPASTIAN dan KEBENARAN.

    ==> berarti kalo 100 tahun lagi, atmosfer berubah jadi 6, maka quran kamu tuh kitab palsu.. ha ha ha..

    Apa yang saya katakan masuk akal lho.

    Buktinya, ayat quran tentang embrio, sudah ketahuan bohongnya.

    Muhamad nyontek reproduksi dari seorang dokter Yunani bernama GALEN.

    Tetapi sialnya, belakangan diketemukan pengetahuan baru tentang embrio dan memhancurkan pengetahuan dokter galen itu.
    Jadi ketiban juga sialnya ke muhamad.

    UDAH NYOTEK …. salah lagi..hi hi hi…

    Dan bagi saya, 1 bukti itu sudah cukup untuk mengetahui, bahwa muslim asal-asalan ngomongnya.. ha ha ha..

    ——————–

    Kamu berkata:

    —>> Saya tdk bilang cuma dari sains… Tapi saya mnjelaskan kpd U, supaya U ngerti isi Al Qur’an.. Dan itu cuma sebagian bukti kebenaran saja…

    Terus …

    Sebagian lagi apa dong…?

    Pengajaran tentang pembunuhan..? poligami dan lain-lain itu ya.

    Isi quran kamu tuh ngga bagus-bagus amat. Isinya cuman perintah kok.
    Saya aja bia buat ayat begitu.

    ___________________________________________________

    Kamu berkata :

    Yang lainnya manaaaaa…????
    KOk cuma 1 ?

    1. Maap-maap kata nih ya. Injil itu bukan kitab science. Tetapi kitab yang mengajarkan bagimana caranya untuk masuk surga.

    2. Saya ngga perduli tuh apakah bible ber”science” atau tidak. Karena saya sudah yakin tuh.

    Ibaratnya cowok.. Biasanya kalau cowok ganteng jalannya pd, meskipun pakaiannya biasa saja.
    Beda dengan cowok katro, jalannya pasti kurang pd, maka dari itu mereka akan berusaha sekuat tenaga “menonjol-nonjolkan” apa yang bisa ditonjolkan.

    dalam kasus islam, yang bisa ditonjolkan itu ngga ada,,,.. jadi terkesan dipaksan dan agak lucu..(ali sina bener lagi nih he he he)

    3. satu ayat saja sudah cukup untuk membuktikan bahwa injil adalah kitab benar.

    Kan kamu sendiri yang bilang. Kriteria kitab yang benar adalah kitab yang mengandung sains (meskipun cuman sebagian).
    Injil mengandung ayat sains.

    ————————————————–

    Kamu berkata :

    Ada sebuah kitab dalam suatu agama, yang ayat-ayatnya berbeda tentang silsilah Tuhan mereka sendiri.
    menimbulkan persoalan tentang kebenaran, persesuaian dengan hasil-hasil ilmiah dan juga persoalan “autentik atau tidak.” Problema-problema ini sangat menyulitkan ahli-ahli tafsir agama mereka sendiri oleh karena mereka menolak untuk melihatnya sebagai hasil imajinasi manusia.

    ===> he he he.. yang penting kan ajaranya masuk di hati semua orang.

    Daripada 99 ajaran cocok sama sains.. tapi 1 ayat nyuruh bunuh…

    ITU NAMANYA : SRIGALA BERBULU DOMBA… ha ha ha…

    —————————————-

    Ayo,
    Ini baru sains lho ya… trus terbukti sains itu akurat dan diakui oleh semua para ahli dunia. dan utk semua aspek.

    —> semua aspek..?

    Bener kan..?

    Asal ngomong..

    ——————

    Saya cm bermaksud bahwa ADA yg lebih sempurna lagi setelah Injil, namun anda bersikap acuh..

    ADA…?

    APA..? Quran itu…?

    Quran lebih sempurna dari bible..? dalam hal apa..? sains lagi..?

    ada-ada saja kalo muslim lagi ngomong…

    ———————–

    Saya bs saja menjelek2-an, tapi setiap orang tdk sempurna, makanya belum tentu umat kristiani tdk brutal. Dan saya tdk akan menjelekan umat lain, oleh karena apa yg mereka yakini, saya ttp mHarGai. Dan tdk ada paksaan.

    ==> GEMBENG lagi… ..ha ha ha..


    ..

    Salam damai jangan gembeng.

    ps. kalo mau cari sains di bible gampang kok. Google aja… pasti ketemu. saya udah pernah tuh.. hasilnya : S E A B R E K !. he he he

  • 212. inside_religion  |  Desember 12, 2008 at 2:53 pm

    @death magnetic

    thx bro..

  • 213. inside_religion  |  Desember 12, 2008 at 4:45 pm

    -_o karena death magnetic,, ok lah 1x saja.

    Al Quranul karim turun dari Allah azza wa jalla..
    Dalam Al Quranul karim,, Allah menyatakan dirinya sebagai Rabb (tuhan) yang harus disembah,, lalu lalu lalu.. mengapa ada yang belum Sujud kepada Sang Pencipta. Padahal pada hari Akhir nanti kita semua pasti sujud kepada-Nya, Semuanya tdk terkecuali, karena masa-masa itu sangatlah dahsyat.

    Sungguh dalam Islam diajarkan cara sembahyang yang suci dan mulia, sebelumnya wajib bersuci, dilakukan tanpa alas kaki,(bila sangat_sangat_sangat terpaksa boleh menggunakan alas kaki), kemudian terdapat posisi Sujud dengan dahi menempel pada tanah, baik yang beralaskan atau tidak.
    Maha Suci Engkau Rabb-ku Yang Maha Tinggi Lagi Maha Terpuji.

    Bilamanakah Yesus menyatakan dirinya sebagai Tuhan yang patut disembah.. hehehe.

  • 214. immortaleyes  |  Desember 12, 2008 at 6:40 pm

    Ga jel@s

    Saya akan mempertimbangkan ttg “memperbolehkan membunuh”,
    Tp Konteks membunuhannya itu bagaimana…
    Oleh karena apa..
    Atas dasar apa..
    Ada ayat :
    “Dan jika mereka condong kepada perdamaian, maka condonglah kepadanya dan bertawakallah kepada Allah. …..(Qur’an 8:61)

    ###
    Izin membunuh dalam islam tentunya ada syarat dan ketentuan.
    Dan izin membunuh dalam agama anda bahkan lebih mengenaskan.

    Bilangan 31:17
    Yehezkial 9 : 4-7
    Tw kan?
    dan ayat² lainnya..

    Jadi silahkan anda bandingkan, mana yang lebih masuk akal

    Tapi yang jelas kalau ada ayat yg “memperbolehkan perkosa”, saya menentang hal itu.
    di Islam jg tdk ada kok..
    U said:
    Karena sains itu ngga bisa “dipegang”.
    100 tahun kedepan akan ditemukan sesuatu (pengetahuan) yang baru, yang mungkin akan membatalkan apa yang sains miliki saat ini.

    Tapi jika SAINS itu adalah hasil yang telah PASTI dan AKURAT. barulah Sains tsb bs dipegang, Kalau untuk “membatalkan” saya berpendapat tdk dapat dibatalkan begitu saja. Pembatalan harus dilakukan hipotesa ulang.. Dan jika penemuan tsb ada kesalahan,maka diperbaiki. Adapun suatu kesalahan yg fatal, maka penemuan tsb hrs dibuang.
    Tapi pengetahuan yg telah ditemukan sampai saat ini adalah pasti dan akurat, (yg di Al Qur’an jg ada) dan sudah di teliti berkali2. Dan terbukti benar.

    Ya, silakan ditunggu aja nanti..
    100 tahun lagi, atmosfer berubah mjd 6 lapisan ato ga..
    “Tunjukkanlah bukti kebenaranmu jika kamu adalah orang yang benar”. (QS:2:111)’

    Keautentikan dan keunikan Quran dipertanyakan dengan mengkalim bahwa Nuftah menjiplak teori yang dikembangkan oleh Galen tentang cairan semen yang tak berbentuk.
    Yang ini maksudnya?

    Dalam Quran tidak dijelaskan tentang Nuftah sebagai cairan semen yang tak berbentuk, tetapi mendiskripsikan Nuftah sebagai setitik cairan secara detail bila dibandingkan dengan hasil observasi Galen.
    Selanjutnya Quran menyebutkan Nuftah dan tempat penyimpanannya, tiga lapis kegelapan, ekstraksi sempurna, Khalaqah (kreasi), Qadarah pemrogramman, diterminasi seksual, konsep dari Nuftah, Al-Ghaydh dan Al Harth atau implementasi disebutkan dalam Quran.

    informasi yang saya sebutkan di atas ternyata sesuai dengan ilmu pengetahuan embriologi modern. Dari fakta tersebut diatas jelas bahwa teori tentang Nuftah (yang terdapat dalam Quran) TIDAK SAMA dgn hasil observasi Galen.
    DAN tdk terbukti Al Qur’an mencontek Galen.

    Galen juga tidak menerangkan tentang gumpalan daging yang kenyal atau terminologi lain yang dapat dipakai untuk menjelaskan arti dari Khalaq (tahap pembentukan awal, inisiasi), Mokhalaqa wa Ghair Mokhalaqa (tahap diferensiasi dan bagian yang tak terdiferensiasi) atau fa (yang mengindikasikan urutan kejadian yang sangat cepat). Dari analisa perbandingan teks tersebut diatas dapat disimpulkan bahwa apa yang diterangkan oleh Galen tidak sama dengan apa diterangkan oleh Quran dan Hadist.

    Jadi tuduhan terhadap Nabi Muhammad saw bahwa beliau menjiplak ide bangsa Yunani adalah tidak masuk akal, karena istilah tersebut baru muncul setelah istilah tersebut dijelaskan oleh Al Quran.

    Kamu berkata : Saya ngga perduli tuh apakah bible ber”science” atau tidak.

    Me–>> : Makanya jgn asal ngemeng…
    Kalo org ganteng jalan dgn pedenya, tapi ga ada ilmunya …
    Tiba2 ada org katro banyak ilmunya… Trus ketemu cewe pinter… kira2 cewenya pny pndapat apa ya …dikibulin iya tuh si ganteng, hahahaaa

    Org pinter tu “PEDULI” pada kitab sucinya..
    Eh, lah kok ini malah nyuruh buka google..???
    SEABREK apaan?
    Mana ? tentang Penciptaan bumi?
    Trus mana lagi? Apa lagi? kapan?

    kamu tw ga Tentang penciptaan bumi (bibble) aja ga cocok dgn sains modern..yg jelas2 dgn teknologi mutakhir yg akurat, dan para peneliti yg handal. Malah sains modern lebih merujuk ke Qur’an tuh…

    Dalam Ga Jelas yg bisa ditonjolkan tu ga ada…
    Cuma luarnya doang keren..
    Dalemnya maahh… Ampun deeehhh…
    malu malu malu aaaaaahhh..

    U said:
    satu ayat saja sudah cukup untuk membuktikan bahwa injil adalah kitab benar.
    1 ayat?
    Banyak ayat tuh yg diprtentangkan..
    1 ayat benar vs banyak ayat yg dipertentangkan ??

    Peace and don’t give me twist !!!
    don’t again. or it will shame on you…

  • 215. imankristen  |  Desember 13, 2008 at 6:37 am

    206sinyo…
    Agama manakah yang benar? Semua agama klaim diri benar, ini sudah masuk wilayah iman (karena tidak bisa dibuktikan), kecuali kita sudah mati dan menghadap Allah.
    Tetapi ada bukti lain….,
    Kalau seorang yang datang dari kota Bandung dan menyatakan bagaimana Bandung itu yang sesungguhnya…, itu JAUH LEBIH logis dibandingkan seorang asal Kalimantan yang belum pernah ke Bandung dan menjelaskan bagaimana mengenai Bandung itu.
    Kitab manakah yang pernah menceritakan sorga itu seperti apa, dimana yang menceritakan tersebut BERASAL dari sorga dan turun dari Sorga ke dunia untuk menceritakan mengenai sorga tersebut?

    207@arema…
    Islam memiliki unsur kasih yang mencontek dari Alkitab. Kalau kasih itu diterapkan di Indonesia…, semua agama bisa hidup berdampingan. Buang kekerasan dalam islam, anda setuju?

    213@inside_religion…
    Bagi Kristen…, iman itu ada dalam hati bukan dengan melakukan perbuatan. Iman yang sejati akan menghasilkan perbuatan yang baik, TETAPI perbuatan yang baik belum tentu karena iman yang sejati. Banyak tuh… partai politik yang penampilannya baik, rajin sholat dan sebagainya…, tetapi koruptor. Indonesia adalah negara dengan muslim terbanyak, tetapi tingkat KORUPSI bersaingan dengan China yang ATHEIS. Allah Muslim dan Atheis tidak ada bedanya dari sudut pandang korupsi.
    Rubah pikiran anda. Kebaikan ada di dalam, bukan diluar.

    214#immortaleyes
    “Dan jika mereka condong kepada perdamaian, maka condonglah kepadanya dan bertawakallah kepada Allah. …..(Qur’an 8:61)

    Perhatikan juga tulisan saya diatas:
    Kutipan dari Alquran:
    1. Perangi dengan tidak melanggar batas (190).
    Apa batasannya?
    1. Bunuh mereka dimana saja (191).
    2. Usir mereka kalau mereka telah mengusir kamu (191).
    3. Jangan perangi di Masjidil Haram, kecuali jika kamu diperangi di sana. Jika mereka memerangi kamu, bunuhlah mereka. Itulah balasan bagi orang yang ingkar (191).
    4. Jika mereka berhenti memerangi, ampunilah…, sampai kapan? (192)
    5. Sampai tidak ada fitnah lagi dari mereka (193).
    6. Sampai agama adalah untuk Allah semata (islam) (193).
    Apakah bisa diberikan contoh penerapannya?
    Secara sederhana dalam menganalisis blog islamkristen.wordpress.com ini.
    Menganalisis Blog IslamKristen:
    1. Blog IslamKristen bukan/tidak berisikan Agama Allah semata (Islam) (193).
    2. Berisikan fitnah tentang Muhammad dan Islam.
    3. Kalau Iman Kristen (penulis blog) berhenti memerangi (tulisan seperti saat ini), ampunilah, tapi kalau terus, perangilah (192).
    4. Kamu boleh bunuh si Iman Kristen dimanapun dia berada (191), kecuali Ia bersembunyi ke Masjidil Haram. Kalau dia disana memerangi muslim, boleh dibunuh kembali (191).
    5. Lakukan tindakan pembunuhan dengan tidak boleh merubah/melanggar batasan (perintah) ini (190).

    Buang kekerasan dalam Islam, maka ada kedamaian. Demikian juga yang telah dilakukan oleh umat Kristiani, TAURAT itu DITIADAKAN dengan menerima KASIH KRISTUS.
    Kelemahan Muhammad ketika menghapal Alkitab adalah: KETIDAKMAMPUANNYA untuk MENGINGAT seluruh ayat Alkitab yang dibacakan oleh istri kristennya. Sehingga masih “membiarkan” dua unsur utama itu yaitu: Kekerasan dan KASIH mempunyai porsi yang sama-sama penting untuk masuk sorga.

    Perbedaan lainnya:

    Alkitab:
    1. Perjanjian Lama: Berisi kutuk Taurat (Kematian).
    2. Perjanjian Baru: Berisi KAsih (Keselamatan).
    Kematian dulu baru berubah kasih.

    Alquran:
    1. Alquran Mekah: Berisikan KASIH (Keselamatan).
    2. Alquran Madinah: Berisikan kutuk Taurat (Kematian/Pembunuhan).
    Kasih dulu baru berubah membunuh.

    Salam.

  • 216. immortaleyes  |  Desember 13, 2008 at 7:17 pm

    To : All

    Kita tidak usah malu-malu, bahwa terdapat berbagai kekhilafan di dalam Al Kitab, kesalahan ttg angka perhitungan, tahun dan fakta dan tidak perlu kita pertanggungkan kekhilafan-kekhilafan itu pada caranya, isi al kitab telah disampaikan pada kita sehingga kita akan dapat berkata “dalam naskah aslinya tentu tidak terdapat kesalahan-kesalahan, tetapi kekhilafan-kekhilafan itu barulah kemudian terjadi di dalam turunan naskah itu. Isi alkitab pada bentuknya yang asli telah datang kepada kita dengan perantaraan manusia.

    halaman 132 paragraf pertama dibawah judul “Bunda Maria dalam Injil Lukas”:
    Dalam prakata historisnya di Lukas 1:1-4, Lukas memberitahu kita bahwa ia mengandalkan kesaksian para saksi matadan pemberita firman perdana. Penulis Injil Markus kelihatannya termasuk pada golongan yang kedua, tapi apa yang disebut kategori pertama ini?

    halaman 133 paragraf pertama kalimat ke-3:
    Bentuk prolog Lukas 1:1-4 dengan jelas menunjukkan bahwa ia berusaha menulis sebagai seorang sejarawan Helenistis, yaitu yang memiliki kemampuan retorika yang bagus.

    Kutipan tersebut jelas menggambarkan bahwa penulis Injil Lukas bukan saksi mata kehidupan Yesus, tapi mengandalkan pada saksi mata dan Injil perdana yaitu Injil Markus.

    Untuk mendapatkan pemahaman tentang Yesus dan pernyataan-pernyataan yang tepat yang disampaikan Yesus, maka diperlukan saksi mata yang lengkap.

    Bahkan biarpun saksi matanya itu adalah Maria sendiri, pasti tidak akan didapatkan pemahaman yang tepat. Kenapa? Tingkat pemahaman Maria, fakta bahwa Maria tidak selalu beserta Yesus diseluruh tahun kehidupan Yesus dan Maria bukan murid langsung Yesus yang mendapatkan pengajaran yang utuh dan lengkap.

    Dalam kondisi seperti itu, walau kita tidak bisa bilang bahwa kita tidak bisa mempercayai 100%, kita juga tidak bisa bilang percaya 100% kan?

    Jadi pertanyaannya adalah: bagaimana caranya kita bisa memastikan kalau semua isi Injil Lukas (baca: Perjanjian Baru) persis sama dengan apa yang diucapkan dan dialami Yesus?
    Bagaimana pendapat Anda?

    Al Quran telah memberitahukan kepada umat manusia akan hal diatas bahwa isi Al Kitab hanyalah dongengan hanyalah legenda bukan wahyu, karena seiring berjalannya waktu isi Al kitab telah diubah oleh Yahudi.

    Mereka buta, tidak mengetahui Al Kitab kecuali hanyalah dongengan belaka dan mereka hanya mengira-ngira.
    (Quran Surat Baqarah : 78)

  • 217. immortaleyes  |  Desember 13, 2008 at 7:20 pm

    Komentar Sarjana Teologi Kristen

    David F. Hinson dalam buku “Sejarah Israel pada zaman Al Kitab”, BPK Gunung Mulia, Jakarta, 1991, halaman 36 (Sumber Masyhud S.M. Dialog Santri Pendeta, Pustaka Dai, 2000) menulis:

    Dalam mempelajarai sejarah israel hendaknya selalu diingat bahwa kita berhadapan dengan legenda dan bukan sejarah. cerita-cerita itu bukanlah laporan-laporan yang ditulis segera setelah peristiwa-peristiwa yang hendak dilaporkan itu terjadi. Cerita itu baru ditulis beberapa abad kemudian sebagai hasil ingatan ketika diteruskan oleh seorang ayah kepada anak-anaknya dari generasi satu kepada generasi berikutnya. Kita tidak memiliki laporan tertulis yang pertama sekali yang mengandung cerita hasil kenang-kenangan tersebut. Akan tetapi kita akan melihat bahwa cerita-cerita tersebut berulang kali ditulis dan disalin sepanjang sejarah. Dengan demikian cerita-cerita iu yang sekarang ada pada kita telah berulang kali diambil alih dan direvisi. Kita juga tidak dapat membuktikan sekarang bentuk asli dari cerita tersebut, sekalipun para ahli berpendapat perlu untuk mengetahui apa yang sesungguhnya telah terjadi. Kita akan membatasi penyelidikan kita pada bentuk cerita tersebut sebagaimana yang kita miliki sekarang.

  • 218. imankristen  |  Desember 14, 2008 at 6:44 am

    @immortaleyes:
    halaman 132 paragraf pertama dibawah judul “Bunda Maria dalam Injil Lukas”:
    Dalam prakata historisnya di Lukas 1:1-4, Lukas memberitahu kita bahwa ia mengandalkan kesaksian para saksi matadan pemberita firman perdana. Penulis Injil Markus kelihatannya termasuk pada golongan yang kedua, tapi apa yang disebut kategori pertama ini?

    ImanKristen: LUKAS 1.
    1:1. Teofilus yang mulia, Banyak orang telah berusaha menyusun suatu berita tentang peristiwa-peristiwa yang telah terjadi di antara kita,
    1:2 seperti yang disampaikan kepada kita oleh mereka, yang dari semula adalah saksi mata dan pelayan Firman.
    1:3 Karena itu, setelah aku menyelidiki segala peristiwa itu dengan seksama dari asal mulanya, aku mengambil keputusan untuk membukukannya dengan teratur bagimu,
    1:4 supaya engkau dapat mengetahui, bahwa segala sesuatu yang diajarkan kepadamu sungguh benar.

    1:5. Pada zaman Herodes, raja Yudea, adalah seorang imam yang bernama Zakharia dari rombongan Abia. Isterinya juga berasal dari keturunan Harun, namanya Elisabet.
    1:6 Keduanya adalah benar di hadapan Allah dan hidup menurut segala perintah dan ketetapan Tuhan dengan tidak bercacat.
    1:7 Tetapi mereka tidak mempunyai anak, sebab Elisabet mandul dan keduanya telah lanjut umurnya.
    1:8 Pada suatu kali, waktu tiba giliran rombongannya, Zakharia melakukan tugas keimaman di hadapan Tuhan.
    1:9 Sebab ketika diundi, sebagaimana lazimnya, untuk menentukan imam yang bertugas, dialah yang ditunjuk untuk masuk ke dalam Bait Suci dan membakar ukupan di situ.
    1:10 Sementara itu seluruh umat berkumpul di luar dan sembahyang. Waktu itu adalah waktu pembakaran ukupan.
    1:11 Maka tampaklah kepada Zakharia seorang malaikat Tuhan berdiri di sebelah kanan mezbah pembakaran ukupan.
    1:12 Melihat hal itu ia terkejut dan menjadi takut.
    1:13 Tetapi malaikat itu berkata kepadanya: “Jangan takut, hai Zakharia, sebab doamu telah dikabulkan dan Elisabet, isterimu, akan melahirkan seorang anak laki-laki bagimu dan haruslah engkau menamai dia Yohanes.
    1:14 Engkau akan bersukacita dan bergembira, bahkan banyak orang akan bersukacita atas kelahirannya itu.
    1:15 Sebab ia akan besar di hadapan Tuhan dan ia tidak akan minum anggur atau minuman keras dan ia akan penuh dengan Roh Kudus mulai dari rahim ibunya;
    1:16 ia akan membuat banyak orang Israel berbalik kepada Tuhan, Allah mereka,
    1:17 dan ia akan berjalan mendahului Tuhan dalam roh dan kuasa Elia untuk membuat hati bapa-bapa berbalik kepada anak-anaknya dan hati orang-orang durhaka kepada pikiran orang-orang benar dan dengan demikian menyiapkan bagi Tuhan suatu umat yang layak bagi-Nya.”
    1:18 Lalu kata Zakharia kepada malaikat itu: “Bagaimanakah aku tahu, bahwa hal ini akan terjadi? Sebab aku sudah tua dan isteriku sudah lanjut umurnya.”
    1:19 Jawab malaikat itu kepadanya: “Akulah Gabriel yang melayani Allah dan aku telah diutus untuk berbicara dengan engkau dan untuk menyampaikan kabar baik ini kepadamu.
    1:20 Sesungguhnya engkau akan menjadi bisu dan tidak dapat berkata-kata sampai kepada hari, di mana semuanya ini terjadi, karena engkau tidak percaya akan perkataanku yang akan nyata kebenarannya pada waktunya.”
    1:21 Sementara itu orang banyak menanti-nantikan Zakharia. Mereka menjadi heran, bahwa ia begitu lama berada dalam Bait Suci.
    1:22 Ketika ia keluar, ia tidak dapat berkata-kata kepada mereka dan mengertilah mereka, bahwa ia telah melihat suatu penglihatan di dalam Bait Suci. Lalu ia memberi isyarat kepada mereka, sebab ia tetap bisu.
    1:23 Ketika selesai jangka waktu tugas jabatannya, ia pulang ke rumah.
    1:24 Beberapa lama kemudian Elisabet, isterinya, mengandung dan selama lima bulan ia tidak menampakkan diri, katanya:
    1:25 “Inilah suatu perbuatan Tuhan bagiku, dan sekarang Ia berkenan menghapuskan aibku di depan orang.”

    1:26. Dalam bulan yang keenam Allah menyuruh malaikat Gabriel pergi ke sebuah kota di Galilea bernama Nazaret,
    1:27 kepada seorang perawan yang bertunangan dengan seorang bernama Yusuf dari keluarga Daud; nama perawan itu Maria.
    1:28 Ketika malaikat itu masuk ke rumah Maria, ia berkata: “Salam, hai engkau yang dikaruniai, Tuhan menyertai engkau.”
    1:29 Maria terkejut mendengar perkataan itu, lalu bertanya di dalam hatinya, apakah arti salam itu.
    1:30 Kata malaikat itu kepadanya: “Jangan takut, hai Maria, sebab engkau beroleh kasih karunia di hadapan Allah.
    1:31 Sesungguhnya engkau akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus.
    1:32 Ia akan menjadi besar dan akan disebut Anak Allah Yang Mahatinggi. Dan Tuhan Allah akan mengaruniakan kepada-Nya takhta Daud, bapa leluhur-Nya,
    1:33 dan Ia akan menjadi raja atas kaum keturunan Yakub sampai selama-lamanya dan Kerajaan-Nya tidak akan berkesudahan.”
    1:34 Kata Maria kepada malaikat itu: “Bagaimana hal itu mungkin terjadi, karena aku belum bersuami?”
    1:35 Jawab malaikat itu kepadanya: “Roh Kudus akan turun atasmu dan kuasa Allah Yang Mahatinggi akan menaungi engkau; sebab itu anak yang akan kaulahirkan itu akan disebut kudus, Anak Allah.
    1:36 Dan sesungguhnya, Elisabet, sanakmu itu, iapun sedang mengandung seorang anak laki-laki pada hari tuanya dan inilah bulan yang keenam bagi dia, yang disebut mandul itu.
    1:37 Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil.”
    1:38 Kata Maria: “Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu.” Lalu malaikat itu meninggalkan dia.

    1:39. Beberapa waktu kemudian berangkatlah Maria dan langsung berjalan ke pegunungan menuju sebuah kota di Yehuda.
    1:40 Di situ ia masuk ke rumah Zakharia dan memberi salam kepada Elisabet.
    1:41 Dan ketika Elisabet mendengar salam Maria, melonjaklah anak yang di dalam rahimnya dan Elisabetpun penuh dengan Roh Kudus,
    1:42 lalu berseru dengan suara nyaring: “Diberkatilah engkau di antara semua perempuan dan diberkatilah buah rahimmu.
    1:43 Siapakah aku ini sampai ibu Tuhanku datang mengunjungi aku?
    1:44 Sebab sesungguhnya, ketika salammu sampai kepada telingaku, anak yang di dalam rahimku melonjak kegirangan.
    1:45 Dan berbahagialah ia, yang telah percaya, sebab apa yang dikatakan kepadanya dari Tuhan, akan terlaksana.”
    1:46 Lalu kata Maria: “Jiwaku memuliakan Tuhan,
    1:47 dan hatiku bergembira karena Allah, Juruselamatku,
    1:48 sebab Ia telah memperhatikan kerendahan hamba-Nya. Sesungguhnya, mulai dari sekarang segala keturunan akan menyebut aku berbahagia,
    1:49 karena Yang Mahakuasa telah melakukan perbuatan-perbuatan besar kepadaku dan nama-Nya adalah kudus.
    1:50 Dan rahmat-Nya turun-temurun atas orang yang takut akan Dia.
    1:51 Ia memperlihatkan kuasa-Nya dengan perbuatan tangan-Nya dan mencerai-beraikan orang-orang yang congkak hatinya;
    1:52 Ia menurunkan orang-orang yang berkuasa dari takhtanya dan meninggikan orang-orang yang rendah;
    1:53 Ia melimpahkan segala yang baik kepada orang yang lapar, dan menyuruh orang yang kaya pergi dengan tangan hampa;
    1:54 Ia menolong Israel, hamba-Nya, karena Ia mengingat rahmat-Nya,
    1:55 seperti yang dijanjikan-Nya kepada nenek moyang kita, kepada Abraham dan keturunannya untuk selama-lamanya.”
    1:56 Dan Maria tinggal kira-kira tiga bulan lamanya bersama dengan Elisabet, lalu pulang kembali ke rumahnya.

    1:57. Kemudian genaplah bulannya bagi Elisabet untuk bersalin dan iapun melahirkan seorang anak laki-laki.
    1:58 Ketika tetangga-tetangganya serta sanak saudaranya mendengar, bahwa Tuhan telah menunjukkan rahmat-Nya yang begitu besar kepadanya, bersukacitalah mereka bersama-sama dengan dia.
    1:59 Maka datanglah mereka pada hari yang kedelapan untuk menyunatkan anak itu dan mereka hendak menamai dia Zakharia menurut nama bapanya,
    1:60 tetapi ibunya berkata: “Jangan, ia harus dinamai Yohanes.”
    1:61 Kata mereka kepadanya: “Tidak ada di antara sanak saudaramu yang bernama demikian.”
    1:62 Lalu mereka memberi isyarat kepada bapanya untuk bertanya nama apa yang hendak diberikannya kepada anaknya itu.
    1:63 Ia meminta batu tulis, lalu menuliskan kata-kata ini: “Namanya adalah Yohanes.” Dan merekapun heran semuanya.
    1:64 Dan seketika itu juga terbukalah mulutnya dan terlepaslah lidahnya, lalu ia berkata-kata dan memuji Allah.
    1:65 Maka ketakutanlah semua orang yang tinggal di sekitarnya, dan segala peristiwa itu menjadi buah tutur di seluruh pegunungan Yudea.
    1:66 Dan semua orang, yang mendengarnya, merenungkannya dan berkata: “Menjadi apakah anak ini nanti?” Sebab tangan Tuhan menyertai dia.

    1:67. Dan Zakharia, ayahnya, penuh dengan Roh Kudus, lalu bernubuat, katanya:
    1:68 “Terpujilah Tuhan, Allah Israel, sebab Ia melawat umat-Nya dan membawa kelepasan baginya,
    1:69 Ia menumbuhkan sebuah tanduk keselamatan bagi kita di dalam keturunan Daud, hamba-Nya itu,
    1:70 –seperti yang telah difirmankan-Nya sejak purbakala oleh mulut nabi-nabi-Nya yang kudus–
    1:71 untuk melepaskan kita dari musuh-musuh kita dan dari tangan semua orang yang membenci kita,
    1:72 untuk menunjukkan rahmat-Nya kepada nenek moyang kita dan mengingat akan perjanjian-Nya yang kudus,
    1:73 yaitu sumpah yang diucapkan-Nya kepada Abraham, bapa leluhur kita, bahwa Ia mengaruniai kita,
    1:74 supaya kita, terlepas dari tangan musuh, dapat beribadah kepada-Nya tanpa takut,
    1:75 dalam kekudusan dan kebenaran di hadapan-Nya seumur hidup kita.
    1:76 Dan engkau, hai anakku, akan disebut nabi Allah Yang Mahatinggi; karena engkau akan berjalan mendahului Tuhan untuk mempersiapkan jalan bagi-Nya,
    1:77 untuk memberikan kepada umat-Nya pengertian akan keselamatan yang berdasarkan pengampunan dosa-dosa mereka,
    1:78 oleh rahmat dan belas kasihan dari Allah kita, dengan mana Ia akan melawat kita, Surya pagi dari tempat yang tinggi,
    1:79 untuk menyinari mereka yang diam dalam kegelapan dan dalam naungan maut untuk mengarahkan kaki kita kepada jalan damai sejahtera.”
    1:80 Adapun anak itu bertambah besar dan makin kuat rohnya. Dan ia tinggal di padang gurun sampai kepada hari ia harus menampakkan diri kepada Israel.

    Salam.

  • 219. imankristen  |  Desember 14, 2008 at 6:51 am

    217@immortaleyes:
    David F. Hinson dalam buku “Sejarah Israel pada zaman Al Kitab”, BPK Gunung Mulia, Jakarta, 1991, halaman 36 (Sumber Masyhud S.M. Dialog Santri Pendeta, Pustaka Dai, 2000) menulis:
    Dalam mempelajarai sejarah israel hendaknya selalu diingat bahwa kita berhadapan dengan legenda dan bukan sejarah. cerita-cerita itu bukanlah laporan-laporan yang ditulis segera setelah peristiwa-peristiwa yang hendak dilaporkan itu terjadi. Cerita itu baru ditulis beberapa abad kemudian sebagai hasil ingatan ketika diteruskan oleh seorang ayah kepada anak-anaknya dari generasi satu kepada generasi berikutnya. Kita tidak memiliki laporan tertulis yang pertama sekali yang mengandung cerita hasil kenang-kenangan tersebut. Akan tetapi kita akan melihat bahwa cerita-cerita tersebut berulang kali ditulis dan disalin sepanjang sejarah. Dengan demikian cerita-cerita iu yang sekarang ada pada kita telah berulang kali diambil alih dan direvisi. Kita juga tidak dapat membuktikan sekarang bentuk asli dari cerita tersebut, sekalipun para ahli berpendapat perlu untuk mengetahui apa yang sesungguhnya telah terjadi. Kita akan membatasi penyelidikan kita pada bentuk cerita tersebut sebagaimana yang kita miliki sekarang.

    PR anda:
    Bagaimana kasus Abraham mempersembahkan Ishak VS Ismail ditinjau dari pandangan David F. Hinson?
    Kasus Abraham: Tahun 1800 BC.
    Ditulis oleh Musa: Tahun 1400 BC. (Selisih 400 tahun)
    Ditulis oleh Muhammad: Tahun 500. (Selisih 2300 tahun).

    Salam.

  • 220. islamkafir  |  Desember 14, 2008 at 12:34 pm

    ORANG ISLAM …

    KALIAN SELALU MEMBUNGKUS AJARAN KEKERASAN AGAMAMU DGN MENGATAKAN ISLAM CINTA DAMAI..CINTA DAMAI…KENAPA ANDA TDK BERANI MENGAKUI KALO AJARAN KALIAN MEMBOLEHKAN MEMBALAS BAHKAN MEMBUNUH ORANG LAIN ? SEBEGITU MUNAFIK KAH KALIAN ??ATO KALIAN HANYA SEKUMPULAN PENGECUT ???
    SEDERHANA SAJA, CONTOH DAN BUKTI…KELAKUAN AMROZI CS YANG MERUPAKAN SODARA KALIAN…JEBOLAN PESANTREN..JELAS2 DIA PENGANUT ISLAM YG FANATIK…DGN BANGGANYA MEMBUNUH ORG TDK BERSALAH DAN YAKIN MASUK SURGA.. DISINI AJA SDH KELIATAN AJARAN ISLAM ITU SAMA SEKALI BUKAN AJARAN YANG BAIK…SY BERSYUKUR KELUAR DR ISLAM KARENA SY SADARI BANYAK AJARAN ISLAM YANG SALAH…MEMBUNUH ORG…MEMBANTAI MANUSIA…DAN BISA MASUK SORGA…
    HANYA ORANG2 BODOH YANG MENJALANKANNYA..

  • 221. islamkafir  |  Desember 14, 2008 at 1:12 pm

    Saya bersyukur bisa keluar dr Islam…!!!

  • 222. immortaleyes  |  Desember 14, 2008 at 7:16 pm

    219@iman krtisten

    Bagaimana kasus Abraham mempersembahkan Ishak VS Ismail ditinjau dari pandangan David F. Hinson?

    me: Mengapa membahas David F.Hinson?
    Apakah tdk sebaiknya kita membahas langsung duduk perkaranya?

    Kisah pengorbanan Nabi Ibrahim

    Orang-orang kristen mempermasalahkan tentang anak yang hendak dikorbankan oleh nabi Ibrahim, karena dalam Islam diyakini bahwa yang dikurbankan adalah Ismail, sementara orang-orang kristen meyakini bahwa yang dikurbankan adalah Iskha’. Hal ini mereka dasarkan pada kejadian 22:2, yaitu :
    Kata Allah “Pergilah ke tanah Man’a dengan Iskhak, anakmu yang tunggal, yang sangat kau kasihi. Di situ di sebuah gunung yang akan kutunjukkan kepadamu. Persembahkanlah anakmu sebagai ………kepada-Ku.”

    Jika kita memperhatikan ayat tersebut, bahwa dalam ayat tersebut dinyatakan bahwa yang dikurbankan adalah “anak tunggal”. Hal ini berarti bahwa Iskhak adalah anak pertama nabi Ibrahim. Padahal dalam Kejadian 16:16 dan Kejadian 21:5 dapat kita ketahui bahwa anak pertama Nabi Ibrahim (dalam Al Kitab disebut Abraham) adalah Ismail.
    “Maka pada masa Hajar memperanakkan Ismail bagi Abraham itu, adalah umur Abraham 85 tahun” (Kejadian 16:16)
    “Maka pada masa Ishak, anaknya itu jadi, adalah umur Abraham 100 tahun” (Kejadian 21:5)
    Dari dua keterangan dalam Al Kitab ini dapat kita ketahui bahwa usia Ibrahim pada usia 85 tahun memiliki anak yang bernama Ismail dan kemudian pada usianya yang ke-100 tahun, lahirlah anaknya yang bernama Iskhak. Dengan demikian jelas bahwa anak tunggal yang dimaksud dalam Kejadian 22: 2 tersebut adalah Ismail.
    Bahkan dalam Al Quran telah dengan terang dijelaskan tentang peristiwa penyembelihan Ismail. Dalam Al Quran surat As Shaffat ayat 100-111 diterangkan tentang penyembelihan ismail, yang akhirnya diganti dengan seekor sembelihan yang besar atas karunia Allah, dan hal itu menjadi pelajaran bagi kita. Selanjutnya dalam surat yang sama ayat 112, diterangkan bahwa setelah peristiwa itu, Allah memberikan kabar gembira kepada ibrahim dengan menganugrahkan anak yang kedua, yaitu Iskhak
    “Dan Kami beri dia kabar gembira dengan (kelahiran)Ishak seorang nabi yang temasuk orang-orang yang saleh”
    Demikian pula dalam Al Quran surat Ibrahim ayat 39 yang menyatakan secara berurutan anak nabi Ibrahim, yaitu Ismail, kemudian Ishak
    “Segala pujian bagi Allah yang telah menganugrahkan kepadaku di hari tuaku Ismail dan Ishak. Sesungguhnya Tuhanku benar-benar Maha mendengar (memperkenankan) doa.”
    Dengan demikian jelas bahwa yang dikurbankan Ibrahim adalah ismail.

    QS 37 adalah sebagian kecil bukti kebenaran kisah qurban. Justru dalam Taurat maupun Injil terjadi sekian banyak pertentangan-pertentangan seputar masalah tersebut. Pencantuman nama Iskhak seakan ”amat sangat dipaksakan” sehingga tanpa sadar justru menyebabkan pertentangan yang demikian banyak antara ayat yang satu dengan lainnya. Inilah kelebihan otak manusia, di sisi lain ”mereka” ingin menyodorkan nama Iskhak sebagai anak qurban tetapi ternyata justru menyebabkan al-kitab semakin rancu.

    Dalam QS 37 bukan penjelasan garis keturunan Ibrahim-Ishaq, tetapi Ibarahim – Ismail dan Ishaq sebagiaman dikuatkan oleh QS 2:133, 2:136, 2:140, 3:84, 4:163

  • 223. Penghibur  |  Desember 15, 2008 at 12:24 am

    @CosmisBoy & Imakristian

    MAKLUMAN : Saya memohon maaf jika kerana tidak membalas dengan cepat, memandangkan saya bekerja, saya tak boleh mengulas apa-apa semasa waktu pejabat.

    PERHATIAN :

    @CB

    Jangan risau saudara akan berpeluang untuk bertanya dengan saya berkenaan Allah swt dalam Islam, tetapi rasanya dah cukup, kecuali saudara MENGABAIKAN 20 Sifat Allah yang saya kemukakan dan Surah Al-Ikhlas yang saya kemukakan.

    Saya harap ini tidak dikira sbg tindak balas dr saya, sbb tu saya reply disini, kerana jika saya reply diruang diskusi, maka saudara tetap mengira itu adalah laluan saya dan saudara pula yang akan menyambung selepas itu.

    Saya tak nak rugi dalam membuat ulasan, setiap PAGE penting untuk saya, apatah lagi jika saudara memberi laluan kepada saya.

    By, Penghibur

  • 224. alexious  |  Desember 15, 2008 at 1:22 am

    immortaleyes :
    Kata Allah “Pergilah ke tanah Man’a dengan Iskhak, anakmu yang tunggal, yang sangat kau kasihi. Di situ di sebuah gunung yang akan kutunjukkan kepadamu. Persembahkanlah anakmu sebagai ………kepada-Ku.”

    >>> Tapi kan? Terang-terangan disebut anaknya yang dikorban itu iskhak? (Seperti dalam tulisan di atas). Memang diakui bila membaca bible, ismail lebih dulu lahir berbanding ishak. Saya terperanjat pada awalnya bila dapat tahu ini.

  • 225. jelasnggak  |  Desember 15, 2008 at 1:59 am

    @immortaleyes.

    Muhamad itu bukanlah keturunan ismael..
    Kalo ngga percaya, silahkan baca kejadian 10 Kamu akan tau.. disitu rahasianya.

    Bangsa arab sudah ada, jauh sebelum ibrahim lahir.

    Salam aja.

  • 226. inside_religion  |  Desember 15, 2008 at 6:30 am

    @iman kristen

    Mereka yang korupsi itu disebabkan mereka yang mengerjakan sholat, bukan mendirikan sholat. Lalu mengapakah kamu belum sujud kpd Sang Pencipta, apakah tidak perlu bagimu?? Sesungguhnya kita seluruh umat diperintahkan untuk sujud kepada-Nya..

    Bilamanakah Yesus menyatakan dirinya sebagai Tuhan yang patut disembah.. hehehe.

  • 227. alexious  |  Desember 15, 2008 at 6:47 am

    Untuk pengetahuan komen 226, orang kristian tidak pernah jumpa di injil 4, Yesus minta disembah. Bagaimana saudara boleh berkata kristian menyembah Yesus? Sila kemukakan 1 bukti.

  • 228. immortaleyes  |  Desember 15, 2008 at 7:53 am

    Anda menulis :

    Ditulis oleh Musa: Tahun 1400 BC.

    result by me :
    Sedikit saya beri contoh Bukti bahwa TAURAT BUKAN DITULIS OLEH MUSA, melainkan orang lain, dapat kita lihat dari beberapa bukti dibawah ini :

    Kejadian 36:31 LAI 1974
    “Inilah raja-raja yang memerintah di tanah Edom, sebelum ada seorang raja memerintah atas orang Israel.”
    Penulis Kejadian 36:31 mengindikasikan bahwa ia mengetahui raja-raja Israel yang salah satunya adalah Raja Saul. Raja Saul itu baru ada setelah sekitar 300 tahun wafatnya nabi Musa.

    Kejadian 14:14 LAI 1974
    “Ketika Abram mendengar, bahwa anak saudaranya tertawan, maka dikerahkannyalah orang-orangnya yang terlatih, yakni mereka yang lahir di rumahnya, tiga ratus delapan belas orang banyaknya, lalu mengejar musuh sampai ke Dan.”
    Nabi Musa tidak dapat menulis Kejadian 14:14, karena penamaan kota “Dan” baru ada setelah wafatnya Nabi Musa.

    Kejadian 26:1 LAI 1974
    “Maka timbullah kelaparan di negeri itu.—Ini bukan kelaparan yang pertama, yang telah terjadi dalam zaman Abraham. Sebab itu Ishak pergi ke Gerar, kepada Abimelekh, raja orang Filistin.”
    Nabi Ishak hidup sekitar tahun 1800 SM. Kehadiran bangsa Filistin di tanah Kanaan baru terjadi di abad 12 SM. Artinya, kisah mengenai nabi Ibrahim dan nabi Ishak ditulis oleh generasi setelahnya.

    Itulah sedikit contoh Bahwa manusia-manusia telah merusak ALKITAB dengan tangan-tangan mereka sendiri, dan hal yg sama juga terjadi pada INJIL.

    Jadi jika Sejarah mencatat bahwa “Musa telah menuliskan sejak abad 15 BC sehinggai proses catat-mencatat itu begitu ketat-nya dipelihara hingga jamannya Yesus dan kisah para Rasul hingga berlanjut pada masa kini”, Maka ayat di atas membantah bahwa Musa menuliskannya.

  • 229. immortaleyes  |  Desember 15, 2008 at 8:25 am

    To : all

    Kesamaan dengan versi Islam:
    1. Ibrahim menerima janji dari Allah (QS. Al-Baqarah: 124)
    2. Hajar dan Ismail pindah dari Palestina dan menetap di Paran (Arab).
    3. Hajar berlari-lari mencari air untuk Ismail.
    4. Tanpa diduga-duga, Hajar menemukan sumber air untuk dirinya dan Ismail.

    Perbedaannya, dalam versi Islam dikatakan:

    1. Hajar dan Ismail dipindahkan ke Paran atas perintah spesifik dari Allah kepada Ibrahim untuk suatu rencana Ilahiyah, bukan karena Sarah atau Ibrahim merasa sebal terhadap mereka. Bila waktunya tiba, kenabian akan dipindahkan dari bani Israil kepada bani Ismail. Hal ini sesuai dengan Matius 21:43. Tidak hanya itu, kelak, Ismail itulah yang akan membantu Nabi Ibrahim dalam membangun Ka’bah. Jelaslah bahwa Ismail ikut serta dalam perjanjian itu.

    2. Hajar dan Ismail ditinggalkan di Arabia, tepatnya Makkah (Bakkah) dan bukan Bersyeba.

    3. Peristiwa itu terjadi sebelum Ishak lahir dan bukan setelahnya, yaitu ketika Ismail masih bayi.

    Mari Kita Analisa

    Apakah Ismail dan Hajar dikirim ke padang tandus sebelum ataukah setelah Ishak lahir? Jika kita menerima versi Alkitab, kita akan menemukan sejumlah inkonsistensi dan kontradiksi. Dalam Kejadian 21:14-19, jelas digambarkan bahwa Ismail masih bayi, artinya Ishak belum dilahirkan.

    Jika kita melihat Kejadian 16:16, Ibrahim berumur 86 tahun, ketika Hajar melahirkan Ismail baginya. Dan menurut Kejadian 21:5, Ibrahim berumur 100 tahun ketika Ishak lahir. Artinya, Ismail telah berumur 14 tahun ketika Ishak lahir. Menurut Kejadian 21:8-10, peristiwa itu terjadi setelah Ishak disapih. Berarti Ismail telah berumur 16-17 tahun saat itu.

    Namun dalam Kejadian 21:14-19, Ismail pastilah anak bayi yang kecil dan bukan remaja berumur 17 tahun. Perhatikan baik-baik ayatnya:

    14 Keesokan harinya pagi-pagi, Abraham memberi kepada Hagar makanan dan sebuah kantong kulit berisi air untuk bekal di jalan. Ia meletakkan anak itu pada punggung Hagar, dan menyuruh wanita itu pergi. Lalu berangkatlah Hagar dan mengembara di padang gurun Bersyeba. 15 Ketika air bekalnya habis, Hagar meletakkan anaknya di bawah semak, 16 lalu duduk kira-kira seratus meter dari tempat itu. Katanya dalam hati, “Saya tidak tahan melihat anak saya mati.” Lalu menangislah anak itu.17 Allah mendengar suara Ismael, dan dari langit malaikat Allah berbicara kepada Hagar, katanya, “Apa yang engkau susahkan, Hagar? Janganlah takut. Allah telah mendengar suara anakmu. 18 Pergilah kepada anakmu, angkat dan tenangkanlah dia. Aku akan menjadikan keturunannya suatu bangsa yang besar.” 19 Lalu Allah membuat Hagar melihat dengan jelas, sehingga tampak olehnya sebuah sumur. Maka pergilah ia lalu mengisi kantong kulit itu dengan air, kemudian diberinya anaknya minum. 20 Allah menyertai Ismael. Anak itu bertambah besar; ia menetap di padang gurun Paran, dan menjadi pemburu yang mahir. (Kej. 21 Alkitab Bahasa Indonesia Sehari-hari)

    Ismail pastilah masih bayi saat itu. Tidak mungkin Ibrahim meletakkan Ismail yang remaja ke punggung Hajar. Kemudian dikatakan bahwa Hajar duduk kira-kira seratus meter dari tempat itu. Katanya dalam hati, “Saya tidak tahan melihat anak saya mati.” Lalu menangislah anak itu. Ismail pastilah bayi yang lemah, dan bukannya seorang remaja.
    Dikatakan kepada Hajar: “Pergilah kepada anakmu, angkat dan tenangkanlah dia. Aku akan menjadikan keturunannya suatu bangsa yang besar.” Apakah Hajar adalah seorang wanita yang begitu kuat untuk mengangkat Ismail remaja yang sedang menangis? Pastilah Ismail masih bayi saat itu, dan bukan remaja berumur 14-17 tahun.

    Dikatakan juga bahwa Hajar mengisi kantong kulit itu dengan air, kemudian diberinya anaknya minum. Remaja yang berbakti tentu akan membawakan air kepada ibunya, dan bukan sebaliknya. Ismail pastilah masih bayi pada saat itu.

    Dikatakan juga bahwa Ibrahim meletakkan perbekalan di bahu Hajar. Mengapa Ismail, remaja yang kuat, tidak menawarkan diri untuk membawakan bekal itu? Karena Ismail memang masih bayi saat itu, bukan remaja 17 tahun yang kuat.

    Analisa di atas memperlihatkan bahwa Alkitab juga memuat beberapa hal yang benar, namun juga mengandung penambahan dari manusia, penghapusan, pengeditan, dan pengubahan.

    Versi Islam dalam hal ini sangat konsisten dari A sampai Z. Ismail adalah seorang bayi, dan Ishak belum dilahirkan ketika peristiwa itu terjadi. Hal ini menjelaskan bahwa kepergian Hajar dan Ismail ke Arab bukanlah atas dikte, egoisme, rasialisme, ataupun kecemburuan Sarah. tetapi atas perintah Tuhan untuk sebuah rencana Ilahiyah.

    Tuhan tidak pernah menghapus Ismail dari perjanjian itu. Tuhan tidak membuang Ismail dari garis keturunan Ibrahim. Cerita Sarah yang mengusir Hajar hanyalah cerita fiktif yang ditambahkan orang-orang Yahudi karena kecemburuan dan kesombongan mereka yang merasa sebagai ras terbaik. Akhirnya, batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan telah menjadi batu penjuru: hal itu terjadi dari pihak Tuhan, suatu perbuatan ajaib di mata kita. Tetapi tidak ada yang sulit bagi Tuhan. Kerajaan Allah telah diambil dari bani Israil dan diberikan kepada bani Ismail yang menghasilkan buah Kerajaan itu.

    Dan ingatlah, ketika Ibrahim diuji Tuhannya dengan beberapa kalimat (perintah dan larangan), lalu Ibrahim menunaikannya. Allah berfirman: “Sesungguhnya Aku akan menjadikanmu imam (pemimpin) bagi seluruh manusia”. [QS. Al-Baqarah: 124]

    Aku akan memberikan kepadamu keturunan yang banyak dan mereka akan menjadi bangsa yang besar. Aku akan memberkati engkau dan membuat namamu masyhur, sehingga engkau akan menjadi berkat. Aku akan memberkati orang-orang yang memberkati engkau dan mengutuk orang-orang yang mengutuk engkau. Dan karena engkau, semua bangsa akan memohon kepada-Ku supaya memberkati mereka sebagaimana telah Kuberkati engkau. [Kejadian 12:2-3 BIS]

    Ya Allah, berkatilah tuan kami, Muhammad, sebagaimana Engkau telah memberkati tuan kami, Ibrahim.

  • 230. immortaleyes  |  Desember 15, 2008 at 9:39 am

    To : Ga Jelas

    1. Nubuat yang disampaikan Allah kepada Abraham (Ibrahim AS)
    “Aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar, dan memberkati engkau serta membuat namamu masyhur, dan engkau akan menjadi berkat. Aku akan memberkati orang-orang yang memberkati engkau dan mengutuk orang-orang yagn mengutuk engkau, dan olehmu semua bangsa di muka bumi akan mendapat berkat” (Kejadian 12: 2-3).

    Dalam nubuat ini, ada beberapa hal yang tidak bisa tidak hanya mengenai pada pribadi Rasulullah Muhammad SAW.
    a. secara umum pada kalimat “aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar”, setidak-tidaknya disini mengandung dua pengertian :
    1. bahwa dari keturunan Abraham (Ibrahim AS) inilah yang banyak menurunkan para nabi penuntun umat manusia. Dari garis keturunan Ishak menurunkan para nabi bangsa yahudi/ Israel seperti Yakub, Musa, harun, Daud, Sulaiman, Daniel, Yesus, dan lain-lain. Sedang dari garis keturunan Nabi Ismail menurunkan bangsa Arab. Dari sanalah lahirnya seorang nabi penuntun umat manusia keseluruhan, bukan hanya untuk satu bangsa, yaitu Rasulullah Muhammad SAW.
    2. Berhubungan dengan kalimat “dan olehmu semua bangsa di muka bumi akan mendapat berkat”, dari kalimat ini jelas hanya menunjuk pada pribadi Rasulullah Muhammad SAW sebagai keturunan Ibrahim dari garis keturunan Ismail. Sebab, hanya beliaulah nabi dan Rasul yang diutus Allah untuk membawa rahmat dan barokah-Nya bagi seluruh umat manusia, bukan hanya untuk satu bangsa, tapi untuk seluruh alam semesta, seperti yang difirmankan Allah dalam Al Qur’an :
    “Dan tidaklah kami utus engkau (Muhammad), melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam” (QS: Al Anbiyaa : 107).

    ni sesuai dengan nubuat yang disampaikan Nabi Yesaya :

    “Lihat, itu hamba-Ku yang Kupegang, orang pilihan-Ku, yang kepadanya Aku berkenan. Aku telah menaruh rohKu keatasnya, supaya ia menyatakan hukum kepada bangsa-bangsa. Ia tidak akan berteriak atau menyaringkan suara atau memperdengarkan suaranya di jalan. Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskan, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkan, tetapi dengan setia ia akan menyatakan hukum. Ia sendiri tidak akan menjadi pudar dan tidak akan patah terkulai, sampai ia menegakkan hukum di bumi, segala pulau mengharapkan pengajarannya” (Yesaya 42 : 1-4).

    Namun nubuat nabi Yesaya ini dibelokkan untuk Yesus oleh kamu Kristiani abad pertama (yang tertulis dalam kitab Matius pasal 12 dari ayat 18 hingga 21 yang merupakan perulangan dari nubuat Yesaya diatas). Padahal Yesus diutus Allah bukan untuk semua bangsa, melainkan hanya untuk bangsa Israel. Hal ini sebagaimana yang dia akui sendiri :

    “Jawab Yesus :” Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel“, (Matius 15-24).

    “Kedua belas murid itu diutus oleh Yesus dan berpesan kepada mereka: “Janganlah kamu menyimpang ke jalan bangsa lain atau masuk ke dalam kota orang Samaria, melainkan pergilah kepada domba-domba yang hilang dari uat Israel.” (Matius. 10 : 5-6)

    b. Dari kalimat “Aku akan memberkati orang-orang yang memberkati engkau”, Dari sini jelas hanya menunjuk pada Nabi Muhammad SAW, tidak mungkin kepada yang lain, karena hanya beliaulah yang mengajarkan kepada umat manusia agar mengirim doa keberkatan kepada Nabi Muhammad SAW dan nabi Ibrahim AS berupa sholawat yang selalu dibaca setiap kali sholat (baik sholat fardu maupun sholat sunnah), yaitu pada
    bacaan tasyahud akhir :
    “Kamaa baarokta ‘alaa Ibrahim” , yang berarti sebagaimana engkau memberi berkah kepada nabi Ibrahim. Dengan demikian, hanya Nabi Muhammad SAW beserta umatnya yang mendapat keberkatan dari Allah Subhanahu wa ta’ala. Umat yang dimaksud disini adalah yang mengikuti risalah Nabi Muhammad SAW juga para nabi lainnya, bukan dalam pengertian umat manusia secara umum yang menjadi objek misi da’wah para nabi itu.

    Nubuat lainnya juga disampaikan melalui Abraham (Ibrahim AS) antara lain berbunyi :
    “ Tentang Ismail, aku telah mendengarkan permintaanya. Ia akan Kuberkati, Kubuat beranak cucu dan sangat banyak. Ia akan menurunkan dua belas raja, dan Aku akan membuatnya menjadi bangsa yang besar (Kejadian. 17 : 20).

    Suatu janji Allah yang cukup jelas ditujukan kepada keturuna Abraham memalui garis keturunan Ismail yang akan menurunkan bangsa yang besar (bangsa Arab). Sebab, dari sanalah nabi Agung untuk seluruh alam semesta lahir (QS. Al Anbiyaa : 107), yaitu Rasulullah Muhammad SAW.

    Demikian pula nubuat senada yang disampaikan Allah kepada Siti Hajar (Hagar), Ibu Ismail AS, istri kedua Nabi Ibrahim yang berbunyi :
    “ bangunlah, angkatlah anak itu, dan bimbinglah dia, karena Aku akan membuat dia menjadi bangsa yang besar” (Kejadian 21 : 18)

    2. Nubuat Nabi Yesaya tentang peristiwa Nuzulul Qur’an atau turunnya wahyu Al Qur’an di Goa Hira :

    “ Dan apabila kitab itu diberikan kepada seorang yang tidak dapat membaca dengan mengatakan : ‘Baiklah baca ini’, maka ia akan menjawab : “Aku tidak dapat membaca”. (Yesaya 29 : 12).

    3. Nubuat Nabi Daniel tentang peristiwa Isro Mi’roj nabi Muhammad SAW
    “Aku terus melihat dalam penglihatan malam itu, tampak datang dengan awan-awan dari langit seorang anak manusia, datanglah ia kepada Yang Lanjut Usianya itu, dan ia dibawah kehadapan-Nya. Lalu diberikan kepadanya kekuasaan dan kemuliaan dan kekuasaan sebagai raja, maka orang-orang dari segala bangsa, suku bangsa dan bahasa mengabdi kepadanya. Kekuasaannya ialah kekuasaan yang kekal, yang tidak akan lenyap, dan kerajaannya ialah kerajaan yang tidak akan musnah.” (Daniel 7 ayat 13-14).

    Kaum nasrani beranggapan bahwa nubuat ini ditujukan kepada Yesus. Akan tetapi, hal ini justru bertentangan dengan Kitab Musa yang menegaskan :
    “Seperti Musa yang dikenal Tuhan dengan berhadapan muka, tidak ada lagi nabi yang bangkit diantara orang Israel”. (Ulangan 34 : 10).

    Dalam ayat ini dijelaskan bahwa setelah Musa yang dikenal Tuhan dengan berhadapan muka ketika di Gunung Sinai, tidak ada lagi nabi diantara Bani Israel yang mengalami peristiwa seperti itu (datang berhadapan langsung dengan Allah), walaupun setelah nabi Musa masih banyak nabi dari kaum Israel (termasuk Yesus).

    “Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah Kita, Tuhan itu Esa.” (Markus 12:19).

    Ayat2 yg mendukung adanya Muhammad:

    Yohanes 16 : 12-14

    Ada beberapa hal yang ingin kukatakan pada kalian. Tapi ia belum bisa datang pada saat ini. Namun saat ia nanti datang, Ia akan membimbing kalian pada kebenaran. Ia akan memberitahukan pada kalian apa yang akan terjadi.

    Ayat-ayat yang mendukung :

    1. Ulangan 18:18-20,
    tentang nabi diluar bani Israel dengan ciri-ciri: nabi seperti musa, tidak mati terbunuh dan semua perkatannya terjadi.

    2. Habakuk 3:3 jo. Ulangan 33;1-3,
    tentang nabi yang berhasil menegakkan syariat agama di tanah Arab.

    3. Yesaya 29:12,
    nabi yang tidak bisa membaca.

    4. Yesaya 41:1-4,
    nabi yang bisa perang, punya keturunan dan sudah lama ditunggu-tunggu oleh bangsa yang tertindas sebagai pembebas dan penyelamat dari penindasan kaum yang zalim.

    5. Yesaya 42:1-4,
    nabi yang menegakkan hukum kepada bangsa-bangsa lain dan tidak pernah berteriak dengan suara nyaring.

    6. Yeremia 28:9,
    tentang nabi yang membawa damai.

    7. Kejadian 49: 1, 10 dan Matius 21: 42-43,
    nabi tersebut keturunan nabi Ismail.

    8. Yohanes 1: 19-25,
    datangnya setelah zaman Yahya dan Yesus.

    9. Yohanes 16:7-1 5,
    nabi yang mendapat julukan “Penolong yang lain” dengan ciri-ciri: manusia biasa, memiliki gelar ‘penghibur’ dan ‘al-amin/orang benar jujur terpercaya’, tidak berkata-kata dari dirinya sendiri dan memuliakan nabi Isa dengan alaihisalam.

    Dalam Ijhah 163

    “Murid Yesus bertanya pada Yesus: “ Siapa guru yang akan datang setelahmu?. Yesus dengan tenang dan bahagia menjawab : “ Muhammad Rasul Allah akan datang setelahku bagaikan awan putih yang orang-orang beriman, berlindung di bawahnya.

    Dalam Alna Istiah 72

    “Waktu itu Indriyas (murid Yesus) bertanya kepada Yesus. Wahai guru ketika Muhammad datang bagaimana tandanya?, sehingga kita tahu. Yesus berkata : Muhammad tidak datang sekarang tapi ia datang beberapa tahun lagi ketika Injil diselewengkan dan dipalsu. Orang mukmin hanya sekitar 30 diwaktu Allah mengutus Nabi dan Rasul yang terakhir yaitu Muhammad”. Dalam Injil Barnabas hal itu telah dijelaskan secara berulang-ulang. Ada sekitar 45 ayat yang menyinggungnya.

  • 231. inside_religion  |  Desember 15, 2008 at 11:14 pm

    @alexious

    Tolong ditelaah kata-kata saya, maksud saya:

    Apakah yesus menyatakan dirinya Tuhan?? kemudian apakah dia mengatakan sembahlah aku.

  • 232. Penghibur  |  Desember 16, 2008 at 1:42 am

    @CosmisBoy

    Saudara, saya akan kemukakan keterangan selanjutnya saelepas waktu bekerja sahaja (Selepas Waktu Pejabat).

    Saudara jangan rosakkan erti Kalamullah dalam ISLAM, ingat Saudara TRINITI dalam Kristian TETAP TERBANTAH!

    Saya baru kemukakan tentang satu sifat Allah, saudara pandai-pandai nak mentafsirkan erti KALAMULLAH berdasarkan ISLAM. Ingat saudara, ISLAM dan KITABNYA Al-Quran tidak ada yang DUOBLE STANDARD.

    Nantikan ulasan selanjutnya, malam nanti.

    By, Penghibur

  • 233. Penghibur  |  Desember 16, 2008 at 1:59 am

    @CosmisBoy

    PEMBETULAN :

    (1) Dalam sesi dialog ini, saya TAK PERNAH nak mencari TITIK TEMU Islam Kristian.

    (2) Dialog ini juga adalah TIDAK BERTUJUAN mengajak saudara dan umat Kristian umumnya untuk menganut ISLAM (Bukan Paksaan)

    (3) Saudara janganlah bertambah sesat! hanya kerana 1 keterangan saya iaitu KALAMULLAH yang mana saudara menutup sebahagian dari maksudnya.

    “Kebenaran (Islam) Jelas, Nyata, Terang Seperti Terangnya Matahari Di Hari Siang”

    By, Penghibur

  • 234. alexious  |  Desember 16, 2008 at 2:20 am

    Penghibur:
    “Kebenaran (Islam) Jelas, Nyata, Terang Seperti Terangnya Matahari Di Hari Siang”

    >>> Apa alasanmu wahai DM?

  • 235. alexious  |  Desember 16, 2008 at 2:28 am

    Hanya ada satu kebenaran. Jika islam tidak salah fakta sejarah, maka kristian yang salah sejarah. Hanya Allah yang masih tahu sama ada Yesus mati di salib atau yudas yang mati di salib. Nabi Ibrahim mempersembahkan ishak atau ismael? Jika kristian salah, maka yang betul pasti islam. Siapakah yang masih hidup sekarang untuk menjawab membuktikannya? Tiada.

  • 236. islamkafir  |  Desember 16, 2008 at 5:05 am

    utk. ORANG ISLAM…..

    JADI MUSLIM =
    MENGGENDONG MONYET
    By Newman (31 October, 2006)

    Saya menulis ini bagi para muslim non Arab. Peringatan bagi orang Arab: Saya bukannya membenci ras mereka. Banyak orang baik diantara orang Arab dan saya juga punya beberapa teman Arab yang baik. Saya hanya menentang ideologi menyimpang mereka.

    Pertama ijinkan saya mengenalkan diri. Saya seorang muslim India; tepatnya mantan muslim. Saya percaya islam sama seperti jutaan muslim India lainnya. Tapi saya temukan, saya salah besar dan pikiran saya diselaputi kabut karena berpikir ada kebenaran didalam islam. Ide mengenai seorang kakek 55 tahun menikahi anak kecil 6 tahun begitu menjijikan dibenak saya. Saya selalu membenci praktek muslim yang demikian dan cenderung percaya ini hanyalah sebuah penyimpangan orang Arab saja. Ternyata belakangan saya dapatkan bahwa sang Nabi yang saya puja juga malah mempraktekkannya. Orang demikian tidak bisa menjadi nabi saya. Hal itu menghancurkan kabut yang menutupi pikiran saya akan iman islam. Saya sangat berterimakasih pada Faith Freedom International utk itu.

    Islam hanyalah sebuah sistem politik yang diciptakan oleh Muhammad utk melenyapkan stigma bahwa orang Arab lahir dari perempuan dengan derajat Budak. Islam diciptakan utk memaksa status sosial baru bagi orang Arab. Islam tidak agung juga tidak benar. Islam adalah sistem politik yang menyamar sebagai sebuah agama. Ayat-ayat Quran yang isinya teguran thd orang Yahudi, kejadian-kejadian yang berlangsung dijamannya Muhammad dan kejadian-kejadian yang terjadi dijaman sekarang, semua menunjuk pada satu fakta ini. Islam adalah sebuah usaha utk menciptakan sejarah baru bagi orang-orang Arab dibawah penyamaran monoteisme. Islam adalah produk kebencian Arab terhadap orang Yahudi. Islam diciptakan Muhammad hanya utk mengangkat status sosial orang Arab yang berasal dari keturunan perempuan Budak ke status ras mulia yang disukai oleh Allah. Quran menjiplak kisah-kisah Bible dengan tambahan pelintiran-pelintiran utk mengangkat status dari Ismail.

    Menurut ajaran Yudeo-Kristian, orang Arab adalah turunan dari Ismail anak Abraham melalui pembantu/budaknya Hagar. Orang Yahudi adalah keturunan dari Ishak anak sah dari Abraham melalui istri sahnya Sarah. Orang-orang Arab dianggap keturunan dari Ismail, si anak haram. Hal ini menimbulkan stigma sosial, rasa hina dan perasaan rendah diri diantara orang-orang Arab. Muhammad menciptakan islam utk menghapus perasaan ini dan memaksa tiap orang utk mempercayai sejarah baru Arab.

    Dia tahu utk memenangkan orang Yahudi dan Kristen, agama barunya ini harus sejalan dengan sistem kepercayaan Semitis. Jadi dia mengaku sebagai nabi berikutnya dalam aliran nabi-nabi Semitis. Islam mengaku penerus pesan yang dikirim pada orang Yahudi. Tapi dengan menyelipkan usaha-usaha utk menundukan Yahudi dibawah aturan-aturan Arab. Ini terbukti dari Quran itu sendiri, yang berkata bahwa semua kitab-kitab sebelumnya telah dirusak. Kerusakan isi kitab yang dimaksudnya ini dimulai dari kisah Ishak dan Ismail.

    Muslim menafsirkan Ismail-lah yang dipilih oleh Tuhan dan dikorbankan (meskipun tak satu ayat-pun di dlm Quran yg menyebut nama ismail sebagai yg dikorbankan). Semua tuduhan pemelintiran dan perusakan ini punya satu maksud, utk mengangkat status ismail diatas status Ishak (sbg anak yg sah; ahli waris dan anak perjanjian) dan dengan demikian menetapkan bahwa bangsa Arab lebih hebat dan dipilih oleh Tuhan utk memimpin dunia. Inilah alasan kenapa muslim Arab begitu gigih dan berkeras dalam penyebaran islam serta menundukkan setiap orang kepada kepercayaan Islam. Ketika orang-orang itu telah menjadi muslim, mereka harus percaya pada “sejarah baru” ini dan secara otomatis mengangkat status bangsa Arab. Pertama Muhammad mencoba berdamai dengan orang Yahudi memakai ayat 2:62

    ”Sesungguhnya orang-orang mukmin, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani dan orang-orang Shabiin, siapa saja di antara mereka yang benar-benar beriman kepada Allah, hari kemudian dan beramal saleh, mereka akan menerima pahala dari Tuhan mereka, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati.” 2:62

    Ketika tidak berhasil, dia ancam mereka dengan ayat-ayat seperti 3.85, 5.82 dan 9.29:
    ”Barang siapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi.” 3.85

    ”Sesungguhnya kamu dapati orang-orang yang paling keras permusuhannya terhadap orang-orang yang beriman ialah orang-orang Yahudi dan orang-orang musyrik. Dan sesungguhnya kamu dapati yang paling dekat persabahatannya dengan orang-orang yang beriman ialah orang-orang yang berkata: “Sesungguhnya kami ini orang Nasrani”. Yang demikian itu disebabkan karena di antara mereka itu (orang-orang Nasrani) terdapat pendeta-pendeta dan rahib-rahib, (juga) karena sesungguhnya mereka tidak menyombongkan diri.” 5.82
    ”Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan tidak (pula) kepada hari kemudian dan mereka tidak mengharamkan apa yang telah diharamkan oleh Allah dan Rasul-Nya dan tidak beragama dengan agama yang benar (agama Allah), (yaitu orang-orang) yang diberikan Al Kitab kepada mereka, sampai mereka membayar jizyah dengan patuh sedang mereka dalam keadaan tunduk.” 9.29

    Poin mengenai superioritas bangsa Arab ini terbukti dari Quran, bahwa Quran menyerukan banyak sekali ayat-ayat bagi bangsa Yahudi, memberitahu mereka agar patuh dan percaya pada Muhammad. Muhammad bilang bahwa sekarang Allah telah memilih bangsa Arab sebagai bangsa yang terpilih dan disukai olehNya. Dia juga bilang bahwa dia adalah nabi terakhir dan tidak akan ada pesan-pesan lain lagi dikirim bagi umat manusia. Ini benar-benar langkah yang gemilang, bukan saja dia telah mengangkat harkat genealogy (keturunan) bangsa Arab tapi juga menemukan sebuah cara utk menguncinya agar tidak bisa diubah lagi oleh nabi-nabi yg lebih baru.

    Para muslim menganggap islam sebagai agama yang benar. Mereka menganggap Quran sebagai perkataan dari Allah langsung. Muslim bilang Allah adalah pencipta paling tinggi dan tuhan yang maha kuasa. Semua argumen ini didasarkan pada apa yang tercatat dalam Quran. Retorika islam sebagai “agama yang benar” tidak punya dasar lain lagi yang kokoh. Dengan sedikit penelaahan, orang bisa menemukan bahwa Quran tidak mungkin berasal dari “Yang Maha Kuasa” atau “Perkataan Langsung” dari Tuhan. Allah yang disajikan dalam Quran tidaklah mungkin Sang Pencipta Jagat Raya ini.

    Islam sebenarnya adalah “Ajarkan yang kalian (orang-orang Arab) praktekkan.” Muslim bilang bahwa islam bukan sekedar agama; tapi juga cara hidup. Ini sungguh-sungguh benar. Cara hidup bangsa Arab-lah yang dituliskan sebagai sebuah buku yang kemudian disebut Al Qur’an. Cara hidup ini dipaksakan pada orang lain. Seks dan kekuatan menjadi bagian utama dalam kehidupan orang Arab. Quran menghalalkan kelakuan menyimpang bangsa Arab dengan ayat-ayat seperti “kalian boleh berhubungan seks dengan budak belian” dan janji gadis-gadis yang keperawanannya abadi di surga. Membolehkan seks dengan budak belian ini ada hubungannya dengan sejarah bangsa Arab sendiri melalui kelahiran dari Ismail. Secara tidak langsung mereka berusaha “menghalalkan” keharaman anak dari budak belian, yaitu Ismail. Jadi Muhammad tidak mungkin menghentikan praktek tersebut. Karena hal itu sama saja dengan menyebut kakek moyang mereka anak haram.

    Bangsa Arab juga merupakan masyarakat muslim hirarki, dengan bangsa Saudi berada paling atas diikuti oleh Arab-arab lain, lalu muslim non Arab paling bawah. Mereka tidak memperlakukan para muslim dari negara lain dengan rasa hormat yang sama. Tidak ada kesetaraan atau keadilan ditawarkan pada para muslim non Arab. Muslim Arab itu seperti kelas Istimewa. Mereka tidak pernah salah ataupun minta maaf. Semua ini membuktikan bahwa Islam hanya diciptakan utk menggelembungkan rasa ego dan kebanggaan orang Arab, yang pada awalnya memang tidak ada. Bangsa lain tidak punya keistimewaan atau hak-hak demikian. Jika Islam itu agama yang benar dan dimaksudkan bagi seluruh umat manusia, maka situasi demikian ini tidaklah harus ada. Sekarang mereka dengan pelahan mempelajari hak asasi manusia (HAM) dan aturan-aturan perundangan dari demokrasi barat. Jika Islam itu agama yang benar dan sungguh dari Tuhan, kenapa orang Arab harus belajar semua ini dari barat?

    Baca saja Quran, anda tidak akan menemukan spiritualitas atau keadilan. Sebaliknya, malah isinya penuh dengan topik-topik keduniawian seperti kekuasaan, seks, kekerasan, perang, dll. Gimana bisa pencipta jagat raya ini memikat orang dengan seks dan arak disurga? Ini sama seperti pemimpin mafia membujuk para tukang pukulnya bahwa wanita dan arak akan diberikan sebagai bonus bagi mereka yang bekerja keras. Anda pikir “Dzat Maha Kuasa” yang menciptakan segalanya dijagat raya ini akan begitu rendah dan bodohnya hingga mengatakan hal-hal yang demikian?

    Lihat saja Bendera Arab Saudi, sekali lirik saja akan menghilangkan kesan Islam sebagai agama damai. Pada bendera itu tertulis kalimat Syahadat dengan digaris bawahi oleh sebuah pedang. Ini sungguh merangkum pesan dari Islam. Anda harus tunduk pada sistem kepercayaan ini atau dibunuh. Gimana bisa pedang melambangkan damai?

    Islam memperlakukan orang-orang murtad sebagai pengkhianat. Sama seperti sistem politik fasis yang tidak membolehkan pengikutnya keluar dari sistem partai. Orang yang keluar dari sistem politiknya diperlakukan sebagai pengkhianat. Dengan ini Islam mirip seperti ideologi komunis atau fasis. Islam tidak mentolerir orang murtad. Isu murtadin Afghanistan baru-baru ini mengingatkan bagaimana Korea Utara memperlakukan penduduk mereka yang mencoba keluar dari rejim komunis. Sebuah agama yang benar didasarkan pada Tuhan yang benar tidak akan menginginkan orang murtad dibunuh. Hanya agama yang menyembunyikan sesuatu-lah yang menginginkan hal demikian. Ini adalah hasil dari perasaan rendah diri dan kelakuan aliran sesat. Orang yang menolak Islam membuat para pengikutnya seperti diingatkan akan perasaan hina yang mereka terima sebelum islam ada.

    Lihatlah keadaan negara-negara islam. Umat dari “agama benar” ini saling membunuh. Ada banyak sekte dan klan diantara mereka. Hanya dalam jangka waktu yang pendek saja setelah kematian Muhammad, mereka terbelah menjadi Sunni dan Shia dan mulai saling berbunuhan satu sama lain. Mereka tidak punya rasa persatuan. Pakistan adalah contoh yang tepat. Cuma sebegitu saja bagi agama yang mengaku agama paling benar dan pembimbing orang kejalan lurus.

    Muslim bisa digolongkan kedalam tiga tipe: Bodoh, Cerdas dan licik.

    Muslim bodoh:
    Mayoritas muslim non Arab masuk kategori ini. Mereka tdk membaca atau mengerti Quran. Mereka tidak sadar bahwa Islam itu adalah Arab. Mereka orang-orang yang mudah dibodohi yang menjadi kaki tangan dan pasukan garis depan yang dikorbankan bagi sistem politik ini. Mereka dikelabui hingga berpikir bahwa dibawah semua praktek-praktek kotor dan menjijikan Islam itu ada semacam kebenaran. Mereka terus mencari-cari arti tersembunyi dari ayat-ayat kotor Quran dan praktek-praktek islam yang menjijikan.

    Muslim Cerdas (Berhati Nurani):
    Kategori ini adalah bagi para muslim yang tidak tahu akan Islam dan belum membaca atau mengerti Quran. Tapi mereka cerdas dan masih punya hati nurani. Sekali saja mereka membaca dan mengerti pesan-pesan dari Quran. Mereka pasti meninggalkan ideologi barbar yg mengaku sebagai sebuah “agama” ini.

    Muslim Licik:
    Muslim ini adalah tipe muslim lihai. Mereka tahu dan sadar utk apa islam itu. Mereka juga mengerti pesan-pesan Quran dan arti sebenarnya dari ayat-ayat tsb. Tapi mereka akan terus berkata bahwa Islam itu benar dan merupakan agama dari Tuhan dan membuat jalan utk membawa lebih banyak lagi orang-orang bodoh, idiot dan linglung kedalam pelukan islam. Kebanyakan orang Arab masuk kategori ini. Karena islam memaksakan gaya hidup Arab dan mengangkat status sosial mereka, mereka secara alami ingin membuat islam terus ada. Karena hal itu akan menggelembungkan kebanggaan diri mereka dan cocok dengan gaya hidup mereka utk mendapatkan seks dan wanita tak terbatas.

    Sebuah Seruan:
    Para Muslim non arab di Asia dan dunia Barat, anda sekalian diperalat oleh orang Arab utk keuntungan dan ego mereka. Muslim Arab memperalat kalian dalam peperangan melawan yahudi. Mereka tidak menghormati atau memperlakukan kalian dengan respek. Tapi kalian telah menjadi budak dari bangsa Arab ketika kalian menjadi muslim. Mereka memaksa kalian utk percaya pada sebuah sistem politik yang bukan milik kalian. Islam adalah sebuah ideologi asing bagi kalian. Mereka telah menaruh MONYET dipunggungmu, kalian tidak menyadari ini dan dengan senang hati menggendongnya kemana-mana, secara tidak sadar kalian memperolok diri kalian sendiri dengan menggendong si monyet ini, secara tidak sadar kalian merusak dunia demi orang-orang yang menempatkan monyet dipunggung anda, yaitu bangsa arab. Kalian membenci dan memerangi orang-orang lain yang mencoba menyadarkan akan adanya monyet dipunggung anda. Singkirkan monyet itu, bebaskan diri anda dan LIVE YOUR LIFE.

  • 237. alexious  |  Desember 16, 2008 at 5:46 am

    Pandangan yang berani. Orang islam bukan arab harus memikirkannya dengan cermat. Jangan tidak ambil peduli. Tapi apakan daya, mereka yang islam walaupun sedar ada kecacatan dalam islam tetapi mereka tidak dapat lari dari islam itu. Mereka tetap islam sampai akhir hayat mereka. Ini peraturan di Malaysia. Di Indonesia, setahu saya, masih boleh teloransi.

  • 238. immortaleyes  |  Desember 16, 2008 at 6:16 am

    234. alexious

    Salam,

    Melalui sejarah,
    Islam bkn Agama yang memaksakan kehendak.

    Akan tetapi ini tidak berarti, bahwa Islam menolak perang
    dalam hal membela diri dan membela keyakinan terhadap siapa
    saja yang hendak memperdayanya. Sekali-kali tidak. Bahkan
    Islam mewajibkan pembelaan demikian ini. Tetapi artinya, Islam
    masa itu, juga sekarang dan demikian pula seterusnya, ia
    menolak perang permusuhan.

    Jadi ISlam melakukan pembelaan karena telah diperangi.
    Bukan mencari permusuhan.

    Anda berkata :
    Hal itu menghancurkan kabut yang menutupi pikiran saya akan iman islam.
    Ini membahas Mitos Kuno Tentang Usia Pernikahan Siti Aisyah RA

    Saya : Sebaiknya saudara alexious membaca periwayatan yang sebenarnya. Ada Hadist2 yang shahih, ada jg yg tdk.

    Jika saya bisa ambil lkesimpulan, Anda mengimani Islam dari ? , Dan pada akhirnya Anda sangat berterima kasih sekali kepada….
    Sudah cukup puaskah anda dengan jawaban itu?

    Saya jg tdk bisa melarang kuatnya iman anda yg sudah berkomitmen demikian,
    Namun sebaiknya kita telusuri sejarah,
    Ketika saya membaca periwayatan Muhammad dgn Aisyah, Kabut2 dikepala saya hilang…
    Dan sejarah membuktikan bhw Islam melarang pernikahan di bawah umur, dan itu tdk terjadi pada Nabi besar kita.

    Jika orang tua setuju dengan pernikahan seperti itu, kebanyakan orang, walaupun tidak semuanya, akan memandang rendah terhadap orang tua dan suami tua tersebut.

    Tahun 1923, pencatat pernikahan di Mesir diberi intruksi untuk menolak pendaftaran dan menolak mengeluarkan surat nikah bagi calon suami berumur di bawah 18 tahun, dan calon isteri dibawah 16 tahun. Tahun 1931, Sidang dalam oraganisasi-oraganisi hukum dan syariah menetapkan untuk tidak merespon pernikahan bagi pasangan dengan umur diatas (Women in Muslim Family Law, John Esposito, 1982). Ini memperlihatkan bahwa walaupun di negara Mesir yang mayoritas Muslim pernikahan usia anak-anak adalah tidak dapat diterima.

    Jadi, Saya percaya, tanpa bukti yang solidpun selain penghormatan saya terhadap Nabi, bahwa cerita pernikahan gadis brumur 7 tahun dengan Nabi berumur 50 tahun adalah mitos semata. Bagaimanapun perjalanan panjang saya dalam menyelelidiki kebenaran atas hal ini membuktikan intuisi saya benar adanya.

    Nabi memang seorang yang gentleman. Dan dia tidak menikahi gadis polos berumur 7 atau 9 tahun. Umur Aisyah telah dicatat secara salah dalam literatur hadist. Lebih jauh, Saya pikir bahwa cerita yang menyebutkan hal ini sangatlah tidak bisa dipercaya.

    Beberapa hadist (tradisi Nabi) yang menceritakan mengenai umur Aisyah pada saat pernikahannya dengan Nabi, hadist-hadist tersebut sangat bermasalah. Saya akan menyajikan beberapa bukti melawan khayalan yang diceritakan Hisham ibnu `Urwah dan untuk membersihkan nama Nabi dari sebutan seorang tua yang tidak bertanggung jawab yang menikahi gadis polos berumur 7 tahun.

    BUKTI #1: PENGUJIAN TERHADAP SUMBER

    Sebagaian besar riwayat yang menceritakan hal ini yang tercetak di hadist yang semuanya diriwayatkan hanya oleh Hisham ibn `Urwah, yang mencatat atas otoritas dari Bapaknya, Yang mana seharusnya minimal 2 atau 3 orang harus mencatat hadist serupa juga. Adalah aneh bahwa tak ada seorangpun yang di Medinah, dimana Hisham ibn `Urwah tinggal, sampai usia 71 tahun baru menceritakan hal ini, disamping kenyataan adanya banyak murid-murid di Medinah termasuk yang kesohor Malik ibn Anas, tidak menceritakan hal ini.
    Asal dari riwayat ini adalah dari orang-orang Iraq, dimana Hisham tinggal disana dan pindah dari Medinah ke Iraq pada usia tua.

    Tehzibu’l-Tehzib, salah satu buku yang cukup terkenal yang berisi catatan para periwayat hadist, menurut Yaqub ibn Shaibah mencatat : ” Hisham sangat bisa dipercaya, riwayatnya dapat diterima, kecuali apa-apa yang dia ceritakan setelah pindah ke Iraq ” (Tehzi’bu’l-tehzi’b, Ibn Hajar Al-`asqala’ni, Dar Ihya al-turath al-Islami, 15th century. Vol 11, p.50).

    Dalam pernyataan lebih lanjut bahwa Malik ibn Anas menolak riwayat Hisham yang dicatat dari orang-orang Iraq: ” Saya pernah dikasih tahu bahwa Malik menolak riwayat Hisham yang dicatat dari orang-orang Iraq” (Tehzi’b u’l-tehzi’b, IbnHajar Al- `asqala’ni, Dar Ihya al-turath al-Islami, Vol.11, p. 50).

    Mizanu’l-ai`tidal, buku lain yang berisi uraian riwayat hidup pada periwayat hadist Nabi saw mencatat: “Ketika masa tua, ingatan Hisham mengalami kemunduran yang mencolok” (Mizanu’l-ai`tidal, Al-Zahbi, Al-Maktabatu’l-athriyyah, Sheikhupura, Pakistan, Vol. 4, p. 301).

    KESIMPULAN: berdasarkan referensi ini, Ingatan Hisham sangatlah jelek dan riwayatnya setelah pindah ke Iraq sangat tidak bisa dipercaya, sehingga riwayatnya mengenai umur pernikahan Aisyah adalah tidak kredibel.

    KRONOLOGI: Adalah vital untuk mencatat dan mengingat tanggal penting dalam sejarah Islam:

    pra-610 M: Jahiliya (pra-Islamic era) sebelum turun wahyu
    610 M: turun wahyu pertama AbuBakr menerima Islam
    613 M: Nabi Muhammad mulai mengajar ke Masyarakat
    615 M: Hijrah ke Abyssinia.
    616 M: Umar bin al Khattab menerima Islam.
    620 M: dikatakan Nabi meminang Aisyah
    622 M: Hijrah ke Yathrib, kemudian dinamai Medina
    623/624 M: dikatakan Nabi saw berumah tangga dengan Aisyah

    BUKTI #2: MEMINANG

    Menurut Tabari (juga menurut Hisham ibn `Urwah, Ibn Hunbal and Ibn Sad), Aisyah dipinang pada usia 7 tahun dan mulai berumah tangga pada usia 9 tahun.

    Tetapi, di bagian lain, Al-Tabari mengatakan: “Semua anak Abu Bakr (4 orang) dilahirkan pada masa jahiliyah dari 2 isterinya ” (Tarikhu’l-umam wa’l-mamlu’k, Al-Tabari (died 922), Vol. 4,p. 50, Arabic, Dara’l-fikr, Beirut, 1979).

    Jika Aisyah dipinang 620M (Aisyah umur 7 tahun) dan berumah tangga tahun 623/624 M (usia 9 tahun), ini mengindikasikan bahwa Aisyah dilahirkan pada 613 M. Sehingga berdasarkan tulisan Al- Tabari, Aisyah seharusnya dilahirkan pada 613M, Yaitu 3 tahun sesudah masa jahiliyah usai (610 M).

    Tabari juga menyatakan bahwa Aisyah dilahirkan pada saat jahiliyah. Jika Aisyah dilahirkan pada era Jahiliyah, seharusnya minimal Aisyah berumur 14 tahun ketika dinikah. Tetapi intinya Tabari mengalami kontradiksi dalam periwayatannya.

    KESIMPULAN: Al-Tabari tak reliable mengenai umur Aisyah ketika menikah.

    BUKTI # 3: Umur Aisyah jika dihubungkan dengan umur Fatimah

    Menurut Ibn Hajar, “Fatimah dilahirkan ketika Ka`bah dibangun kembali, ketika Nabi saw berusia 35 tahun… Fatimah 5 tahun lebih tua dari Aisyah ” (Al-isabah fi tamyizi’l-sahabah, Ibn Hajar al-Asqalani, Vol. 4, p. 377, Maktabatu’l-Riyadh al-haditha, al-Riyadh,1978).

    Jika Statement Ibn Hajar adalah factual, berarti Aisyah dilahirkan ketika Nabi berusia 40 tahun. Jika Aisyah dinikahi Nabi pada saat usia Nabi 52 tahun, maka usia Aisyah ketika menikah adalah 12 tahun.

    KESIMPULAN: Ibn Hajar, Tabari, Ibn Hisham, dan Ibn Humbal kontradiksi satu sama lain. Tetapi tampak nyata bahwa riwayat Aisyah menikah usia 7 tahun adalah mitos tak berdasar.

    BUKTI #4: Umur Aisyah dihitung dari umur Asma’

    Menurut Abda’l-Rahman ibn abi zanna’d: “Asma lebih tua 10 tahun dibanding Aisyah (Siyar A`la’ma’l-nubala’, Al-Zahabi, Vol. 2, p. 289, Arabic, Mu’assasatu’l-risalah, Beirut, 1992).

    Menurut Ibn Kathir: “Asma lebih tua 10 tahun dari adiknya [Aisyah]” (Al-Bidayah wa’l-nihayah, Ibn Kathir, Vol. 8, p. 371,Dar al-fikr al-`arabi, Al-jizah, 1933).

    Menurut Ibn Kathir: “Asma melihat pembunuhan anaknya pada tahun 73 H, dan 5 hari kemudian Asma meninggal. Menurut iwayat lainya, dia meninggal 10 atau 20 hari kemudian, atau bebrapa hari lebih dari 20 hari, atau 100 hari kemudian. Riwayat yang paling kuat adalah 100 hari kemudian. Pada waktu Asma Meninggal, dia berusia 100 tahun” (Al-Bidayah wa’l-nihayah, Ibn Kathir, Vol. 8, p. 372, Dar al-fikr al-`arabi, Al- jizah, 1933)

    Menurut Ibn Hajar Al-Asqalani: “Asma hidup sampai 100 tahun dan meninggal pada 73 or 74 H.” (Taqribu’l-tehzib, Ibn Hajar Al-Asqalani,p. 654, Arabic, Bab fi’l-nisa’, al-harfu’l-alif, Lucknow).

    Menurut sebagaian besar ahli sejarah, Asma, Saudara tertua dari Aisyah berselisuh usia 10 tahun. Jika Asma wafat pada usia 100 tahun dia tahun 73 H, Asma seharusnya berusia 27 atau 28 tahun ketika hijrah (622M).

    Jika Asma berusia 27 atau 28 tahun ketika hijrah (ketika Aisyah berumah tangga), Aisyah seharusnya berusia 17 atau 18 tahun. Jadi, Aisyah, berusia 17 atau 18 tahun ketika hijrah pada tahun dimana Aisyah berumah tangga.

    Berdasarkan Hajar, Ibn Katir, and Abda’l-Rahman ibn abi zanna’d, usia Aisyah ketika beliau berumah tangga dengan Rasulullah adalah 19 atau 20 tahun.

    Dalam bukti #3, Ibn Hajar memperkirakan usia Aisyah 12 tahun dan dalam bukti #4 Ibn Hajar mengkontradiksi dirinya sendiri dengan pernyataannya usia Aisyah 17 atau 18 tahun. Jadi mana usia yang benar ? 12 atau 18..?

    kesimpulan: Ibn Hajar tidak valid dalam periwayatan usia Aisyah.

    BUKTI #5: Perang BADAR dan UHUD

    Sebuah riwayat mengenai partisipasi Aisyah dalam perang Badr dijabarkan dalam hadist Muslim, (Kitabu’l-jihad wa’l-siyar, Bab karahiyati’l-isti`anah fi’l-ghazwi bikafir). Aisyah, ketika menceritakan salah satu moment penting dalam perjalanan selama perang Badar, mengatakan: “ketika kita mencapai Shajarah”. Dari pernyataan ini tampak jelas, Aisyah merupakan anggota perjalanan menuju Badar. Sebuah riwayat mengenai pastisipasi Aisyah dalam Uhud tercatat dalam Bukhari (Kitabu’l-jihad wa’l-siyar, Bab Ghazwi’l-nisa’ wa qitalihinnama`a’lrijal): “Anas mencatat bahwa pada hari Uhud, Orang-orang tidak dapat berdiri dekat Rasulullah. [pada hari itu,] Saya melihat Aisyah dan Umm-i-Sulaim dari jauh, Mereka menyingsingkan sedikit pakaian-nya [untuk mencegah halangan gerak dalam perjalanan tsb].”

    Lagi-lagi, hal ini menunjukkan bahwa Aisyah ikut berada dalam perang Uhud and Badr.

    Diriwayatkan oleh Bukhari (Kitabu’l-maghazi, Bab Ghazwati’l-khandaq wa hiya’l-ahza’b): “Ibn `Umar menyatakan bahwa Rasulullah tidak mengijinkan dirinya berpastisispasi dalam Uhud, pada ketika itu, Ibnu Umar berusia 14 tahun. Tetapi ketika perang Khandaq, ketika berusia 15 tahun, Nabi mengijinkan Ibnu Umar ikut dalam perang tsb.”

    Berdasarkan riwayat diatas, (a) anak-anak berusia dibawah 15 years akan dipulangkan dan tidak diperbolehkan ikut dalam perangm, dan (b) Aisyah ikut dalam perang badar dan Uhud

    KESIMPULAN: Aisyah ikut dalam perang Badar dan Uhud jelas mengindikasikan bahwa beliau tidak berusia 9 tahun ketika itu, tetapi minimal berusia 15 tahun. Disamping itu, wanita-wanita yang ikut menemani para pria dalam perang sudah seharusnya berfungsi untuk membantu, bukan untuk menambah beban bagi mereka. Ini merupakan bukti lain dari kontradiksi usia pernikahan Aisyah.

    BUKTI #6: Surat al-Qamar (Bulan)

    Menurut beberapa riwayat, Aisyah dilahirkan pada tahun ke delapan sebelum hijriyah. Tetapi menurut sumber lain dalam Bukhari, Aisyah tercatat mengatakan hal ini: “Saya seorang gadis muda (jariyah dalam bahasa arab)” ketika Surah Al-Qamar diturunkan(Sahih Bukhari, kitabu’l-tafsir, Bab Qaulihi Bal al-sa`atu Maw`iduhum wa’l-sa`atu adha’ wa amarr).

    Surat 54 dari Quran diturunkan pada tahun ke delapan sebelum hijriyah(The Bounteous Koran, M.M. Khatib, 1985), menunjukkan bahwa surat tsb diturunkan pada tahun 614 M. jika Aisyah memulai berumahtangga dengan Rasulullah pada usia 9 di tahun 623 M or 624 M, Aisyah masih bayi yang baru lahir (sibyah in Arabic) pada saat Surah Al-Qamar diturunkan. Menurut riwayat diatas, secara aktual tampak bahwa Aisyah adalah gadis muda, bukan bayi yang baru lahir ketika pewahyuan Al-Qamar. Jariyah berarti gadis muda yang masih suka bermain (Lane’s Arabic English Lexicon). Jadi, Aisyah, telah menjadi jariyah bukan sibyah (bayi), jadi telah berusia 6-13 tahun pada saat turunnya surah Al-Qamar, dan oleh karena itu sudah pasti berusia 14-21 tahun ketika dinikah Nabi.

    Kesimpulan: riwayat ini juga mengkontra riwayat pernikahan Aisyah yang berusia 9 tahun.

    BUKTI #7: Terminologi bahasa Arab

    Menurut riwayat dari Ahmad ibn Hanbal, sesudah meninggalnya isteri pertama Rasulullah, Khadijah, Khaulah datang kepada Nabi dan menasehati Nabi untuk menikah lagi, Nabi bertanya kepada nya ttg pilihan yang ada di pikiran Khaulah. Khaulah berkata: “Anda dapat menikahi seorang gadis (bikr) atau seorang wanita yang pernah menikah (thayyib)”. Ketika Nabi bertanya ttg identitas gadis tsb (bikr), Khaulah menyebutkan nama Aisyah.

    Bagi orang yang paham bahasa Arab akan segera melihat bahwa kata bikr dalam bahasa Arab tidak digunakan untuk gadis belia berusia 9 tahun. Kata yang tepat untuk gadis belia yang masih suka bermain-main adalah, seperti dinyatakan dimuka, adalah jariyah. Bikr disisi lain, digunakan untuk seorang wanita yang belum menikah serta belum punya pertautan pengalaman dengan pernikahan, sebagaiaman kita pahami dalam bahasa Inggris “virgin”. Oleh karena itu, tampak jelas bahwa gadis belia 9 tahun bukanlah “wanita” (bikr) (Musnad Ahmad ibn Hanbal, Vol. 6, p. .210,Arabic, Dar Ihya al-turath al-`arabi, Beirut).

    Kesimpulan: Arti literal dari kata, bikr (gadis), dalam hadist diatas adalah “wanita dewasa yang belum punya pengalaman sexual dalam pernikahan.” Oleh karena itu, Aisyah adalah seorang wanita dewasa pada waktu menikahnya.

    BUKTI #8. Text Qur’an

    Seluruh muslim setuju bahwa Quran adalah buku petunjuk. Jadi, kita perlu mencari petunjuk dari Qur’an untuk membersihkan kabut kebingungan yang diciptakan oleh para periwayat pada periode klasik Islam mengenai usia Aisyah dan pernikahannya. Apakah Quran mengijinkan atau melarang pernikahan dari gadis belia berusia 7 tahun?

    Tak ada ayat yang secara eksplisit mengijinkan pernikahan seperti itu. Ada sebuah ayat , yang bagaimanapun, yang menuntun muslim dalam mendidik dan memperlakukan anak yatim. Petunjuk Qur’an mengenai perlakuan anak Yatim juga valid diaplikasikan pada anak kita sendiri sendiri. Ayat tsb mengatakan : Dan janganlah kamu serahkan kepada orang-orang yang belum sempurna akalnya, harta (mereka yang ada dalam kekuasaanmu) yang dijadikan Allah sebagai pokok kehidupan. Berilah mereka belanja dan pakaian (dari hasil harta itu) dan ucapkanlah kepada mereka kata-kata yang baik. (Qs. 4:5) Dan ujilah anak yatim itu sampai mereka cukup umur untuk kawin. Kemudian jika menurut pendapatmu mereka telah cerdas (pandai memelihara harta), maka serahkanlah kepada mereka harta-hartanya. (Qs. 4:6)

    Dalam hal seorang anak yang ditingal orang tuanya, Seorang muslim diperintahkan untuk (a) memberi makan mereka, (b) memberi pakaian, (c) mendidik mereka, dan (d) menguji mereka thd kedewasaan “sampai usia menikah” sebelum mempercayakan mereka dalam pengelolaan keuangan.

    Disini, ayat Qur’an menyatakan ttg butuhnya bukti yang teliti terhadap tingkat kedewasaan intelektual dan fisik melalui hasil test yang objektif sebelum memasuki usia nikah dan untuk mempercayakan pengelolaan harta-harta kepada mereka.

    Dalam ayat yang sangat jelas diatas, tidak ada seorangpun dari muslim yang bertanggungjawab akan melakukan pengalihan pengelolaan keuangan pada seorang gadis belia berusia 7 tahun. Jika kita tidak bisa mempercayai gadis belia berusia 7 tahun dalam pengelolaan keuangan, Gadis tsb secara tidak memenuhi syarat secara intelektual maupun fisik untuk menikah. Ibn Hambal (Musnad Ahmad ibn Hambal, vol.6, p. 33 and 99) menyatakan bahwa Aisyah yang berusia 9 tahun lebih tertarik untuk bermain dengan mainannya daripada mengambi tugas sebagai isteri. Oleh karean itu sangatlah sulit untuk mempercayai, bahwa AbuBakar,seorang tokoh muslim, akan menunangkan anaknya yang masih belia berusia 7 taun dengan Nabi yang berusia 50 tahun.. Sama sulitnya untuk membayangkan bahwa Nabi menikahi seorang gadis belia berusia 7 tahun.

    Sebuah tugas penting lain dalam menjaga anak adalah mendidiknya. Marilah kita memunculkan sebuah pertanyaan,” berapa banyak di antara kita yang percaya bahwa kita dapat mendidik anak kita dengan hasil memuaskan sebelum mereka mencapai usia 7 atau 9 tahun?” Jawabannya adalah Nol besar. Logika kita berkata, adalah tidak mungkin tugas mendidik anak kita dengan memuaskan sebelum mereka mencapai usia 7 tahun, lalu bagaimana mana mungkin kita percaya bahwa Aisyah telah dididik secara sempurna pada usia 7 tahun seperti diklaim sebagai usia pernikahannya?

    AbuBakr merupakan seorang yang jauh lebih bijaksana dari kita semua, Jadi dia akan merasa dalam hatinya bahwa Aisyah masih seorang anak-anak yang belum secara sempurna sebagaimana dinyatakan Qur’an. Abu Bakar tidak akan menikahkan Aisyah kepada seorangpun. Jika sebuah proposal pernikahan dari gadis belia dan belum terdidik secara memuaskan datang kepada Nabi, Beliau akan menolak dengan tegas karena itu menentang hukum-hukum Quran.

    Kesimpulan: Pernikahan Aisyah pada usia 7 tahun akan menentang hukum kedewasaan yang dinyatakan Quran. Oleh karean itu, Cerita pernikahan Aisyah gadis belia berusia 7 tahun adalah mitos semata.

    BUKTI #9: Ijin dalam pernikahan

    Seorang wanita harus ditanya dan diminta persetujuan agar pernikahan yang dia lakukan menjadi syah (Mishakat al Masabiah, translation by James Robson, Vol. I, p. 665). Secara Islami, persetujuan yang kredible dari seorang wanita merupakan syarat dasar bagi kesyahan sebuah pernikahan.

    Dengan mengembangkan kondisi logis ini, persetujuan yang diberikan oleh gadis belum dewasa berusia 7 tahun tidak dapat diautorisasi sebagai validitas sebuah pernikahan.

    Adalah tidak terbayangkan bahwa AbuBakr, seorang laki-laki yang cerdas, akan berpikir dan mananggapi secara keras ttg persetujuan pernikahan gadis 7 tahun (anaknya sendiri) dengan seorang laki-laki berusia 50 tahun.

    Serupa dengan ini, Nabi tidak mungkin menerima persetujuan dari seorang gadis yang menurut hadith dari Muslim, masih suka bermain-main dengan bonekanya ketika berumah tangga dengan Rasulullah.

    kesimpulan: Rasulullah tidak menikahi gadis berusia 7 tahun karena akan tidak memenuhi syarat dasar sebuah pernikahan islami ttg klausa persetujuan dari pihak isteri. Oleh karean itu, hanya ada satu kemungkinan Nabi menikahi Aisyah seorang wanita yang dewasa secara intelektual maupun fisik.

    SUMMARY:

    Tidak ada tradisi Arab untuk menikahkan anak perempuan atau laki-laki yang berusia 9 tahun, Demikian juga tidak ada pernikahan Rasulullah saw dan Aisyah ketika berusia 9 tahun. Orang-orang arab tidak pernah keberatan dengan pernikahan seperti ini, karean ini tak pernah terjadi sebagaimana isi beberapa riwayat.

    Jelas nyata, riwayat pernikahan Aisyah pada usia 9 tahun oleh Hisham ibn `Urwah tidak bisa dianggap sebagai kebenaran, dan kontradisksi dengan riwayat-riwayat lain. Lebih jauh, tidak ada alasan yang nyata untuk menerima riwayat Hisham ibn `Urwah sebagai kebenaran ketika para pakar lain, termasuk Malik ibn Anas, melihat riwayat Hisham ibn `Urwah selama di Iraq adalah tidak reliable. Pernyataan dari Tabari, Bukhari dan Muslim menunjukkan mereka kontradiksi satu sama lain mengenai usia menikah bagi Aisyah. Lebih jauh, beberapa pakar periwayat mengalami internal kontradiksi dengan riwayat-riwayatnya sendiri. Jadi, riwayat usia Aisyah 9 tahun ketika menikah adalah tidak reliable karena adanya kontradiksi yang nyata pada catatan klasik dari pakar sejarah Islam.

    Oleh karena itu, tidak ada alasan absolut untuk menerima dan mempercayai usia Aisyah 9 tahun ketika menikah sebagai sebuah kebenaran disebabkan cukup banyak latar belakang untuk menolak riwayat tsb dan lebih layak disebut sebagai mitos semata. Lebih jauh, Qur’an menolak pernikahan gadis dan lelaki yang belum dewasa sebagaimana tidak layak membebankan kepada mereka tanggung jawab-tanggung jawab.

    sumber :
    The Ancient Myth Exposed
    By T.O. Shanavas , di Michigan. © 2001 Minaret
    from The Minaret Source: http://www.iiie.net/

  • 239. immortaleyes  |  Desember 16, 2008 at 7:16 am

    Salam,
    to: @lexious

    mohon maaf kpd saudara alexious,
    penjabaran mengenai Aisyah yg angat panjang,
    Namun itulah kebenaran sejarah,,,
    Untuk itu mohon dibaca dengan seksama.
    Dan dari situlah kabut2 itu hilang dari benak saya.

    U said:
    Quran menjiplak kisah-kisah Bible dengan tambahan pelintiran-pelintiran utk mengangkat status dari Ismail.
    Saya :
    Sudahkah anda membaca postingan saya di no 222?
    Silahkan baca dulu…

    Jangan selalu mengait-ngaitkan bangsa arab dengan Islam.
    Karena Islam bukanlah utk meninggikan bangsa arab semata,
    Perlu anda ketahui, Mengapa Al-Qur’an turun di arab.
    Ayat Fushilat, ayat ke-44:
    ” Dan Jikalau kami jadikan Al Quran itu suatu bacaan dalam bahasa selain Arab, tentulah mereka mengatakan: “Mengapa tidak dijelaskan ayat-ayatnya?” apakah (patut Al Quran) dalam bahasa asing sedang (rasul adalah orang) Arab?”
    Oleh karena itu, kondisi alamiah yang telah menuntut Al-Quran turun dengan bahasa Arab.

    Diperlukan satu bahasa yang memang punya kapasitas dan karakteristik yang unik, universal, serta istimewa. Sebab sangat tidak mungkin kitab suci terakhir itu diturunkan dalam banyak bahasa. Mengingat jumlah bahasa umat manusia di penghujung zaman ini sudah tak terhingga banyaknya.
    Cukup satu bahasa saja yang digunakan, namun bahasa ini adalah bahasa yang paling istimewa dari semua sisinya. Baik dari jumlah kosa-katanya, sampai kepada strukturisasi gramatikanya.

    Contoh sederhana, bahasa arab menggunakan dua kata yang berbeda untuk menyebut tuhan, yaitu ilah dan rabb. Bahasa lain tidak pernah punya pembedaan sedetail ini. Kata ilah diterjemahkan sebagai tuhan dan kata rabb juga tuhan. Padahal makna tuhan dalam kata ilah punya rasa, karakter dan pengertian rinci yang sangat jauh berbeda dengan makna tuhan dalam kata
    —->Al-Quran bukan kitab untuk orang arab saja, tetapi untuk seluruh manusia. Mesir, Sudan, Iraq, Iran, Palestina, Jordan, Libanon, Suriah, Libia, Maroko, Tunis, sampai Aljazair dahulu bukan negeri Arab. Mereka punya bahasa sendiri-sendiri. Tetapi seiring dengan masuknya Islam ke negeri itu, maka mereka pun belajar bahasa arab, menggunakannya bahkan menjadi bahasa sehari-hari. Bahkan bahasa resmi kesultanan Islam di nusantara juga bahasa Arab. Bahasa Arab adalah bahasa kosmpopolitan dan bahasa milik dunia dan umat

    —>Allah SWT itu memang berbeda dengan makhluknya, tetapi bukan berarti Allah tidak bisa bahasa manusia. Justru Allah SWT yang menciptakan semua bahasa manusia. Dan kalau Allah SWT berbicara kepada manusia dengan menggunakan salah satu bahasa yang telah diajarkannnya kepada manusia itu, tentu bukan berarti Allah itu berubah wujud menjadi manusia.

    U said :
    Sekarang mereka dengan pelahan mempelajari hak asasi manusia (HAM) dan aturan-aturan perundangan dari demokrasi barat. Jika Islam itu agama yang benar dan sungguh dari Tuhan, kenapa orang Arab harus belajar semua ini dari demokrasi barat. Jika Islam itu agama yang benar dan sungguh dari Tuhan, kenapa orang Arab harus belajar semua ini dari barat?

    Saya :
    Apakah anda tidak salah menulis? beropini?
    Jika tanggapan anda seperti itu, berarti anda belum membaca Al Qur’an sepenuhnya?
    Sungguh disayangkan,, ternyata alexious beropini tanpa mencari bukti di dalam Qur’an. Malah jadinya menghina, menyelewengkan….

    “Dan sesungguhnya Kami telah memuliakan anak-anak Adam. Kami angkat mereka di daratan dan lautan, Kami beri mereka rizki dari yang baik-baik serta Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan ciptaan Kami”
    .(Q.S. al Isra, 70).

    tentang kesetaraan manusia : “Wahai manusia Kami ciptakan kamu dari laki-laki dan perempuan dan Kami jadikan kamu bersuku-suku dan berbangsa-bangsa agar kamu saling mengenal. Sesungguhnya yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah adalah yang paling bertaqwa kepada-Nya”
    .(Q.S. al Hujurat, 13).
    Al Qur’an lebih dahulu menyatakan HAM daripada pasal2 jaman sekarang :
    “…Semua orang adalah sama dipandang dari martabat dasar manusia dan kewajiban dasar mereka tanpa diskriminasi ras, warna kulit,bahasa, jenis kelamin, kepercayaan agama, ideologi politik, status sosial atau pertimbangan-pertimbangan lain”.
    (ps. 1).

    Sabda Rasulullah :
    “Manusia bagaikan gigi-gigi sisir, tidak ada keunggulan orang Arab atas non Arab, orang kulit putih atas kulit hitam, kecuali atas dasar ketakwaan kepada Tuhan”. Sabda beliau yang lain : “Sungguh, Allah tidak menilai kamu pada tubuh dan wajahmu melainkan pada tinfdakan dan hatimu”. Dan “Kaum perempuan adalah saudara kandung kaum laki-laki”.

    deklarasi HAM mengakui prinsip kesetaraan perempuan dan laki-laki, pengakuan terhadap kebebasan membentuk rumah tangga (perkawinan):

    “Perempuan dan laki-laki adalah setara dalam martabat sebagai manusia dan mempunyai hak yang dinikmati ataupun kewajiban yang dilaksanakan; ia (perempuan) mempunyai kapasitas sipil dan kemandirian keuangannya sendiri, dan hak untuk mempertahankan nama dan silsilahnya”.

    Jadi tidak benar bahwa orang Arab harus belajar semua ini dari barat. Justru Barat lah yg belajar dari Al Qur’an.

    U said:
    malah isinya penuh dengan topik-topik keduniawian seperti kekuasaan, seks, kekerasan, perang, dll.

    Saya :
    Bukan hanya keduniawian, tapi juga hari akhir..
    kisah di alam kubur, sains, tekhnologi, history, ..
    Saya juga tdk setuju bahwa adanya ayat yang mengajarkan SEKS DAN KEKERASAN.
    Tunjukan ayat tersebut jika anda BENAR DAN BERILMU.

    “Telah Kami turunkan kepada engkau kitab itu untuk menjelas kan segala sesuatu”. (S.16 An-Nahl:90)
    serta ayat:

    “Tiada sesuatu yang Kami alpakan dalam Kitab ini”. (S.6 Al-Anaam:39).

    “Sesungguhnya Kami-lah yang telah menurunkan peringatan ini dan sesungguhnya Kami-lah pemeliharanya”. (S.15 Al-Hijr:10)

    Bukankah kitab anda yang mengajarkan SEKS?
    Injil – Kejadian 19: 30-36 — mabuk2 an
    Injil-Kejadian 35: 22 Hubungan seksual
    Injil -Kejadian 38: 15-30 — Przinahan Yehuda
    Injil – 2 Samuel 13:5-14 Amar MEMEPERKOSA dan TUHAN TDK MENGHUKUMNYA???

  • 240. immortaleyes  |  Desember 16, 2008 at 7:47 am

    Salam,
    to: @lexious

    mohon maaf kpd saudara alexious,
    penjabaran mengenai Aisyah yg angat panjang,
    Namun itulah kebenaran sejarah,,,
    Untuk itu mohon dibaca dengan seksama.
    Dan dari situlah kabut2 itu hilang dari benak saya.

    U said:
    Quran menjiplak kisah-kisah Bible dengan tambahan pelintiran-pelintiran utk mengangkat status dari Ismail.
    Saya :
    Sudahkah anda membaca postingan saya di no 222?
    Silahkan baca dulu…

    Jangan selalu mengait-ngaitkan bangsa arab dengan Islam.
    Karena Islam bukanlah utk meninggikan bangsa arab semata,
    Perlu anda ketahui, Mengapa Al-Qur’an turun di arab.
    Ayat Fushilat, ayat ke-44:
    ” Dan Jikalau kami jadikan Al Quran itu suatu bacaan dalam bahasa selain Arab, tentulah mereka mengatakan: “Mengapa tidak dijelaskan ayat-ayatnya?” apakah (patut Al Quran) dalam bahasa asing sedang (rasul adalah orang) Arab?”
    Oleh karena itu, kondisi alamiah yang telah menuntut Al-Quran turun dengan bahasa Arab.

    Diperlukan satu bahasa yang memang punya kapasitas dan karakteristik yang unik, universal, serta istimewa. Sebab sangat tidak mungkin kitab suci terakhir itu diturunkan dalam banyak bahasa. Mengingat jumlah bahasa umat manusia di penghujung zaman ini sudah tak terhingga banyaknya.
    Cukup satu bahasa saja yang digunakan, namun bahasa ini adalah bahasa yang paling istimewa dari semua sisinya. Baik dari jumlah kosa-katanya, sampai kepada strukturisasi gramatikanya.

    Contoh sederhana, bahasa arab menggunakan dua kata yang berbeda untuk menyebut tuhan, yaitu ilah dan rabb. Bahasa lain tidak pernah punya pembedaan sedetail ini. Kata ilah diterjemahkan sebagai tuhan dan kata rabb juga tuhan. Padahal makna tuhan dalam kata ilah punya rasa, karakter dan pengertian rinci yang sangat jauh berbeda dengan makna tuhan dalam kata
    —->Al-Quran bukan kitab untuk orang arab saja, tetapi untuk seluruh manusia. Mesir, Sudan, Iraq, Iran, Palestina, Jordan, Libanon, Suriah, Libia, Maroko, Tunis, sampai Aljazair dahulu bukan negeri Arab. Mereka punya bahasa sendiri-sendiri. Tetapi seiring dengan masuknya Islam ke negeri itu, maka mereka pun belajar bahasa arab, menggunakannya bahkan menjadi bahasa sehari-hari. Bahkan bahasa resmi kesultanan Islam di nusantara juga bahasa Arab. Bahasa Arab adalah bahasa kosmpopolitan dan bahasa milik dunia dan umat

    —>Allah SWT itu memang berbeda dengan makhluknya, tetapi bukan berarti Allah tidak bisa bahasa manusia. Justru Allah SWT yang menciptakan semua bahasa manusia. Dan kalau Allah SWT berbicara kepada manusia dengan menggunakan salah satu bahasa yang telah diajarkannnya kepada manusia itu, tentu bukan berarti Allah itu berubah wujud menjadi manusia.

    U said :
    Sekarang mereka dengan pelahan mempelajari hak asasi manusia (HAM) dan aturan-aturan perundangan dari demokrasi barat. Jika Islam itu agama yang benar dan sungguh dari Tuhan, kenapa orang Arab harus belajar semua ini dari demokrasi barat. Jika Islam itu agama yang benar dan sungguh dari Tuhan, kenapa orang Arab harus belajar semua ini dari barat?

    Saya :
    Apakah anda tidak salah menulis? beropini?
    Jika tanggapan anda seperti itu, berarti anda belum membaca Al Qur’an sepenuhnya?
    Sungguh disayangkan,, ternyata alexious beropini tanpa mencari bukti di dalam Qur’an. Malah jadinya menghina, menyelewengkan….

    “Dan sesungguhnya Kami telah memuliakan anak-anak Adam. Kami angkat mereka di daratan dan lautan, Kami beri mereka rizki dari yang baik-baik serta Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan ciptaan Kami”
    .(Q.S. al Isra, 70).

    tentang kesetaraan manusia : “Wahai manusia Kami ciptakan kamu dari laki-laki dan perempuan dan Kami jadikan kamu bersuku-suku dan berbangsa-bangsa agar kamu saling mengenal. Sesungguhnya yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah adalah yang paling bertaqwa kepada-Nya”
    .(Q.S. al Hujurat, 13).
    Al Qur’an lebih dahulu menyatakan HAM daripada pasal2 jaman sekarang :
    “…Semua orang adalah sama dipandang dari martabat dasar manusia dan kewajiban dasar mereka tanpa diskriminasi ras, warna kulit,bahasa, jenis kelamin, kepercayaan agama, ideologi politik, status sosial atau pertimbangan-pertimbangan lain”.
    (ps. 1).

    Sabda Rasulullah :
    “Manusia bagaikan gigi-gigi sisir, tidak ada keunggulan orang Arab atas non Arab, orang kulit putih atas kulit hitam, kecuali atas dasar ketakwaan kepada Tuhan”. Sabda beliau yang lain : “Sungguh, Allah tidak menilai kamu pada tubuh dan wajahmu melainkan pada tinfdakan dan hatimu”. Dan “Kaum perempuan adalah saudara kandung kaum laki-laki”.

    deklarasi HAM mengakui prinsip kesetaraan perempuan dan laki-laki, pengakuan terhadap kebebasan membentuk rumah tangga (perkawinan):

    “Perempuan dan laki-laki adalah setara dalam martabat sebagai manusia dan mempunyai hak yang dinikmati ataupun kewajiban yang dilaksanakan; ia (perempuan) mempunyai kapasitas sipil dan kemandirian keuangannya sendiri, dan hak untuk mempertahankan nama dan silsilahnya”.

    Jadi tidak benar bahwa orang Arab harus belajar semua ini dari barat. Justru Barat lah yg belajar dari Al Qur’an.

    U said:
    malah isinya penuh dengan topik-topik keduniawian seperti kekuasaan, seks, kekerasan, perang, dll.

    Saya :
    Bukan hanya keduniawian, tapi juga hari akhir..
    kisah di alam kubur, sains, tekhnologi, history, ..
    Saya juga tdk setuju bahwa adanya ayat yang mengajarkan SEKS DAN KEKERASAN.
    Tunjukan ayat tersebut jika anda BENAR DAN BERILMU.

    “Telah Kami turunkan kepada engkau kitab itu untuk menjelas kan segala sesuatu”. (S.16 An-Nahl:90)
    serta ayat:

    “Tiada sesuatu yang Kami alpakan dalam Kitab ini”. (S.6 Al-Anaam:39).

    “Sesungguhnya Kami-lah yang telah menurunkan peringatan ini dan sesungguhnya Kami-lah pemeliharanya”. (S.15 Al-Hijr:10)

    Bukankah kitab anda yang mengajarkan SEKS?

    Injil – Kejadian 19: 30-36 — mabuk2 an
    Injil-Kejadian 35: 22 Hubungan seksual
    Injil -Kejadian 38: 15-30 — Przinahan Yehuda
    Injil – 2 Samuel 13:5-14 Perkosaan dan Allah tdk menghukum??
    Injil – 2 Samuel 16: 21-23 Perkosaan thd Ibu 10x berturut2
    Injil – Yehezkiel 16: 23-24 Pelacur yg tdk pernah puas
    Injil – Yehezkiel 23: 1-35 2 org Perempuan Bersaudara, Berkompetisi Satu Sama Lain Dalam Prostitusi
    Injil – Amsal 7: 7-22
    Injil – Kidung Agung 1: 12-13
    Injil – Kidung Agung 4: 1-7

    Jika cuplikan kecil ini tidak memuaskan Anda, maka bukalah pasal-pasal dan ayat-yat Injil berikut ini di rumah.

    Mengapa anda menggolong2kan Muslim?
    Bukankah sebaiknya anda lebih menelusuri Islam dgn lebih membuka pikiran tanpa adanya nilai2 negatif?
    Sungguh SEMPIT pikiran anda mengenai Islam.

    Bukankah agama anda yang MENGGENDONG MONYET???

    Injil-injil kanonik dalam Perjanjian Baru ternyata mengandung banyak kesalahan periwayatan sejarah,silsilah, geografi, yang tak dapat dijelaskan dan dijawab secara memuaskan, dan sekaligus membuktikan bahwa Injil-injil kanonik (Injil Matius, Injil Markus, Injil Lukas, Injil Yohanes) hanya bisa disejajarkan dengan dongeng mitologi zaman baheula. Injil-injil berisi berbagai peristiwa yang sebenarnya tak pernah terjadi. Injil-injil hanyalah kelanjutan episode cerita mitos pagan seperti dewa matahari seperti Mithras, Horus, dan Bacchus, dll.

    Episode Injil Matius 2:16 adalah suatu bentuk replay
    yang dilakoni oleh Yesus yang menjiplak kepercayaan masyarakat pagan.

    Faktanya adalah bahwa kisah-kisah takhayul omong kosong dari agama Kristen ini tidak didukung oleh catatan sejarawan Romawi, Yahudi, maupun sejarawan yang tinggal diPalestina kala itu, dan hal ini memudahkan kita untuk dapat menarik kesimpulan bahwa cerita Injil Matius adalah tak lebih hanya dongeng yang dibuat-buat oleh bapak-bapak gereja.

    Usaha anda mengenai SERUAN anda tdk merubah kebenaran. Justru Andalah yang kurang mendalami ilmu ISLAM dan KRISTEN, dan hanya bisa memprovokasi dgn seruan yang tdk bebobot.

    Padahal Al Masih sendiri tdk mengajarkan kasih yg seperti itu.
    Tp saya tdk menyalahkan Al Masih. Saya menyadari jika umat kristiani makin tersudut atas fakta2 yang telah terungkap bahwa Injil-injil tdk dpt dipertahankan seiring dgn perkembangan dunia, cara berpikir manusia yg semakin maju, dan perubahn2 alam.
    Pelajarilah Al Masih yg sesungguhnya dgn membaca konteks2 yg tepat, dan bebaskanlah diri anda dr ajaran2 yang rancu dan
    tdk berdasarkan pd history yg membuat anda semakin bingung.

    PR utk anda :

    Pelajari tanggal 25 Desember.
    Apakah hari kelahiran Yesus,
    ataukah kelahiran Dewa Matahari?
    Bagaimana sejarahnya?
    Apakah Markus dan Yohanes menuliskan kelahiran Yesus?

    salam

  • 241. anonim  |  Desember 16, 2008 at 10:12 am

    nek gak ngerti opo2 ojok nggacor

  • 242. immortaleyes  |  Desember 16, 2008 at 6:20 pm

    To : All

    Mohon MAAF,
    Ralat..
    Untuk postingan yang saya kirim no:
    239 dan 240 adalah UNTUK “Islam Kafir”. Bukan utk “Alexious”
    Trimakasih..

  • 243. immortaleyes  |  Desember 16, 2008 at 6:23 pm

    To : All

    Mohon MAAF,
    Ralat..
    Untuk postingan yang saya kirim no:
    239 dan 240 adalah UNTUK “Islam Kafir”. Bukan utk “Alexious”
    Trimakasih..

  • 244. jelasnggak  |  Desember 16, 2008 at 10:17 pm

    @islamkafir.

    Muslim bodoh:
    Mayoritas muslim non Arab masuk kategori ini. Mereka tdk membaca atau mengerti Quran. Mereka tidak sadar bahwa Islam itu adalah Arab. Mereka orang-orang yang mudah dibodohi yang menjadi kaki tangan dan pasukan garis depan yang dikorbankan bagi sistem politik ini. Mereka dikelabui hingga berpikir bahwa dibawah semua praktek-praktek kotor dan menjijikan Islam itu ada semacam kebenaran. Mereka terus mencari-cari arti tersembunyi dari ayat-ayat kotor Quran dan praktek-praktek islam yang menjijikan.

    ===> ha ha ha.

    Maksudnya kamu siapa ya…?

    Hi hi hi.. sebentar lagi ada yang bilang pedas-pedas nih…

    salam aja deh

  • 245. jelasnggak  |  Desember 16, 2008 at 10:38 pm

    @immortaleyes.

    Penjelasan anda tentang aisyah panjang juga ya..

    Tapi tetep aja ngga ngaruh.

    Kalo ngga ada asap, pasti ngga ada api.

    Kalo ngga ada yang nulis Muhamad kawin sama anak kecil,… pasti ngga bakalan ada yang ribut-ribut..

    Kalo mau mempersalahkan perkataan Tabari, salahkan juga semua perkataannya.

    Kamu berkata, omongan tabari ngga bisa dipercaya.
    Ya udah kalo gitu, jangan pake SEMUA omongan tabari.

    Jangan Pilih-pilih..
    Yang ini boleh, yang ini ngga boleh… gimana..?

    Kalau kredibilitas seorang penulis sudah dipertanyakan, maka semua omongan penulis tersebut ngga bisa lagi dipercaya.

    Kalo kamu udah ketahuan bohong sebagai saksi di pengadilan, itu berarti SEMUA omongan kamu ngga boleh dipake.

    Apalagi ini bukan pengadilan biasa.

    INI MASALAH KEBENARAN !!!

    Orang mempertaruhkan kehidupan setelah mati mereka.

    Gimana menurut kamu.

    Kamu bilang Tabari salah tapi masih pake omongan Tabari untuk menjelaskan ayat quran.

    Bukhari juga menulis Kalau Muhamad kawin sama anak kecil.

    Kamu mau bilang Bukhari (yang SHAHIH) itu salah juga…?

    Boleh aja sih……

    Tapiiiiiiiiiiiiiiii……… ada tapi nya nih……

    Orang-orang yang pinter pasti MIKIEER begini :

    “Bukhari ketahuan salah ngomong, apa mungkin untuk tulisan bukhari yang lain, dia (bukhari itu) ngga salah juga…?”

    Nah sekarang.

    Kalau omongan tabari kamu salahin,
    Omongan Bukhari kamu salain,
    Omongan shahih muslim kamu salahin……

    Siapa yang akan membenarkan quran..?

    Makanya mikier sebelum ngomong…

    Salam damai jangan gembeng

  • 246. jelasnggak  |  Desember 16, 2008 at 10:55 pm

    @Immortaleyes.

    Kamu menulis :

    Jangan selalu mengait-ngaitkan bangsa arab dengan Islam.
    Karena Islam bukanlah utk meninggikan bangsa arab semata,
    Perlu anda ketahui, Mengapa Al-Qur’an turun di arab.

    Ayat Fushilat, ayat ke-44:
    ” Dan Jikalau kami jadikan Al Quran itu suatu bacaan dalam bahasa selain Arab, tentulah mereka mengatakan: “Mengapa tidak dijelaskan ayat-ayatnya?” apakah (patut Al Quran) dalam bahasa asing sedang (rasul adalah orang) Arab?”

    ===>Mas.

    pertanyaannya kan : “KENAPA QURAN TURUN DI ARAB”

    Kok kamu jawab :

    “KARENA KATA QURAN …”

    Itu mah sama aja saya nanya gini :

    “KENAPA BAKSO ITU ENAK”

    lalu kamu jawab :

    “KARENA Bakso ENAK”

    tuh.. sama kan ya…..?

    Kira-kira ada jawaban yang lebih ilmiah lagi ngga ya…?

    Ini saya bukan somse , angkuh, atau apa gitu ya..

    Cuman ngajarin kaum muslimin dan muslimat (yang dikasihani saya), … agar supaya kalian mikirnya…. agak sedikit lebiiihhh ke dalam lagi…

    gitu.

    Nah coba, jelaskan, kenapa TuH@n memutuskan untuk menurunkan quran di arab….?

    Bisa ngga ya… hi hi hi…….

    Salam damai jangan gembeng (kalo diledek)

  • 247. jelasnggak  |  Desember 16, 2008 at 11:06 pm

    @Immortaleyes.

    Pertanyaan kamu :

    Pelajari tanggal 25 Desember.
    Apakah hari kelahiran Yesus, ataukah kelahiran Dewa Matahari?
    Bagaimana sejarahnya?
    Apakah Markus dan Yohanes menuliskan kelahiran Yesus?

    Saya udah tau yesus bukan lahir tanggal 25 desember.
    Saya rasa semua orang kristen juga sudah pada tau.

    emangnya kenapa sih….kok heboh banget ya…?
    emangnya kalo yesus ngga lahir tanggal 25 Desember, lalu agama kristen menjadi agama yang ngga bener…?
    Gitu…?

    Pikiran yang luas sedikit mas.

    Agama dilihat dari ajarannya, bukan kapan pencipta agamanya lahir.

    Beda kalau pencipta suatu agama mengawini anak bawah umur.
    Itu patut dipertanyakan…?

    ..
    ..
    Mas.

    Kapan Yesus lahir itu ngga penting mas.

    Yang penting adalah pada saat itu kita merayakan kelahiran Yesus.
    Sudah.

    Kalo mas mau….. bisa kok diundur atau di majuin…

    tanggal 1 january ?
    Silahkann..
    Tanggal 2 July ?
    Silahkannn…

    Terserah mas aja deh…

    Cuman….

    Takutnya nanti mas disangka orang yang aneh….

    Seluruh dunia sudah sepakat 25 december…. eh mas sendiri yang merayakan tanggal 2 juli… he he he..

    Bosnya mas di kantor sana pasti nanya… ada apa dengan orang satu ini…

    terus, nanti mas ngga ada temennya buat perayaan natal…

    Salam damai jangan gembeng kalo diledek.

  • 248. Conan  |  Desember 17, 2008 at 5:43 am

    @jelasnggak

    Gimana klo jelasnggak ganti tanggal lahirnya, mau nga?jgn ngerayain ulang tahunnya pada hari lahirnya.aneh bgt nga.Klo emang udah pada sepakat masalah 25 desember buat ngerayain kelahiran yesus padahal udah tau salah, berarti kan agama yg aneh, udah tau salah masih dijalanin, gimana dengan dgn ajaran yg laennya, pasti udah tau salah masih dijalanin jg kan

    and nga semua orang arab itu islam, jd jgn bikin persepsi islam itu arab. Paham.

    Tuk Muslimkafir
    #Islam hanyalah sebuah sistem politik yang diciptakan oleh Muhammad utk melenyapkan stigma bahwa orang Arab lahir dari perempuan dengan derajat Budak.

    Comment :emang km setuju klo ibu km tuch jd budak.kan perempuan.nga kan?

    #Muslim bilang Allah adalah pencipta paling tinggi dan tuhan yang maha kuasa. Semua argumen ini didasarkan pada apa yang tercatat dalam Quran. Retorika islam sebagai “agama yang benar” tidak punya dasar lain lagi yang kokoh. Dengan sedikit penelaahan, orang bisa menemukan bahwa Quran tidak mungkin berasal dari “Yang Maha Kuasa” atau “Perkataan Langsung” dari Tuhan. Allah yang disajikan dalam Quran tidaklah mungkin Sang Pencipta Jagat Raya ini.
    Comment: emang km nga percaya Allah adalah pencipta paling tinggi dan maha kuasa, klo begitu km nga percaya ma Yesus dong,kan Yesus trinitas dengan Allah.
    Lagi pula ngapain sich kalian Kristen Menyembah Yesus yg jelas2 menurut kalian Allah dlam perwujudan manusia, knapa bukan Allah aja yg jelas2 bisa melakukan perwujudan itu.knapa harus yg manusia? aneh.Allah yg bisa melakukan semua itu tp tdk kalian sembah. malah Yesus yg jelas2 perwujudan Manusia..Pahami dgn tdk menggunakan emosi.

  • 249. islamkafir  |  Desember 17, 2008 at 6:05 am

    CONAN MONYET….

    masih mendingan Yesus punya hari kelahiran..daripada Muhammadmu itu gak punya hari lahir…lahir di tempat sampah tu….!!!! ha ha ha….

  • 250. immortaleyes  |  Desember 17, 2008 at 8:24 am

    Salam damai,
    To : G@ Jelas

    Kamu berkata, omongan tabari ngga bisa dipercaya.
    Ya udah kalo gitu, jangan pake SEMUA omongan tabari.

    Me : Makanya ketika sy tahu adanya perbedaan menurut hadist Tabrani dan Qur’an, sy tetap menelaah dari cerita sejarah yg lainnya.
    Saya tdk bilang bahwa Tabrani sempurna, sebagian jg dapat diterima kebenarannya.

    Ya betul, ini masalah KEBENARAN
    oleh karena itu kita hrs menyelidiki dahulu.

    Ya ya ya.. saya mengerti…
    Untuk itu, suatu Hadist yang shahih patut dipertanyakan jg,
    Apabila Hadist itu sah / sama dengan apa yg ada di Qur’an,
    Maka patut dipercaya kebenarannya.
    Tapi apabila Hadist tsb tdk sama dgn Qur’an, maka patut dipertanyakn. Oleh karena itu patut dicari kebenarannya.

    Jika ada salah 1 dalil / hadist mereka patut dipertanyakan, bukan berarti semua hadist yg berasal dari mereka “salah” dan tdk benar.
    Tapi patut “dippertanyakan dan di cari kebenarannya”.
    Oleh karena hadist2 mereka dianggap shahih.
    Karena itu, saya memosting penjabaran sejarah tsb di atas kalau sejarah menunjukkan bahwa Muhammad saw tdk menikahi Aisyah pd umur yg masih belia.

    Hehhheeee… Saya ga marah tuh kalo diledek, justru saya bertrimakasih ma ga jelas…
    karena kenyataanya anda seorang yg terus belajar, sama seperti saya. Dan saya suka thd orang2 yg terus belajar..
    Peace yahh..

    Baiklah, menurut saya, mengapa Al Qur’an dturunkan di arab karena:
    1. Seperti kita ketahui, Nabi2 sebelumnya diturunkan di daerah yang relatif rusak Masyarakat, yang berpecah belah, bersuku puak, karena itu Allah menurunkan nabi2 beserta kitabnya.
    Begitupun Al Qur’an. Orang-orang Arab yang berada di sekeliling Nabi tidak seperti yang disangkakan. Kerana antara mereka adalah orang-orang munafik dan orang-orang yang berani dalam kemunafikan.
    2. Karena Diperlukan satu bahasa yang memang punya kapasitas dan karakteristik yang unik, universal, serta istimewa.
    Bahasa menjadi alat komunikasi penting di antara Allah dan manusia. Bahasa yang digunakan-Nya adalah bahasa kaum seseorang rasul yang diutus kepada sesuatu kaum. Rasul-rasul yang diutus turut dibangkitkan daripada setiap umat manusia. Demikian dijelaskan Allah dengan ayat-ayat berbunyi,

    “Dan Kami tidak mengutus seseorang rasul melainkan dengan bahasa kaumnya” (14:4).

    “Sesungguhnya Kami telah membangkitkan dalam tiap-tiap umat seorang rasul,” (16:36).

    3. Bahasa Arab telah juga menjadi bahasa ilmu pada suatu ketika dahulu. Ilmu matematik, sains dan teknologi yang ditulis dalam bahasa Arab telah diterjemah kepada bahasa Latin, lalu mengeluarkan Eropah daripada zaman kegelapannya. Ia telah menyelamatkan kesarjanaan Greek purba daripada dilupakan setelah menterjemahkan Aristotle, Plato, Socrates, Pythagoras dan seluruh ilmu dan kesenian Greek.

    U said :
    Beda kalau pencipta suatu agama mengawini anak bawah umur.
    Itu patut dipertanyakan…?

    Me :
    Pencipta agama Islam itu buka Muhammad, tapi Allah SWT.
    Lagipula saya sudah memosting bantahan tentan Muhammad mengawini anak di bawah umur, cukup jelas bukan?

    U said : Pikiran yang luas sedikit mas.. (ttg 25 dsember)
    Kalo mas mau….. bisa kok diundur atau di majuin.

    Takutnya nanti mas disangka orang yang aneh….

    Me : Ya iyalah pasti aneh bangeddd…

    Lagian saya tdk membahas “diundur atau di majuin”.
    Yang saya minta, pelajarilah “sejarah” tgl 25 desember.
    Justru mempelajari sejarah, pikiran saya mjd luas..

    U said :
    Saya udah tau yesus bukan lahir tanggal 25 desember.
    Saya rasa semua orang kristen juga sudah pada tau.
    Tapi kemudian anda berkata lagi :
    seluruh dunia sudah sepakat 25 december…..(me (kalau apa?))

    Me : Tapi kenapa tgl 25 Dec sampai skrg ditetapkan sbg hari “Natal sedunia”?? Padahal Yesus tdk lahir pd tgl 25 dec.

    Lalu memperingati tgl 25 dec sebagai peringatan apa?

    Menurut penelusuran sejarah sudah bisa dipastikan tanggal 25 Desember bukanlah tanggal hari kelahiran Yesus. Pendapat ini diperkuat berdasarkan kenyataan bahwa pada malam tersebut para gembala masih menjaga dombanya dipadang rumput. (Lukas 2:8). Pada bulan Desember tidak mungkin para gembala masih bisa menjaga domba-dombanya di padang rumput sebab musim dingin pada saat tersebut telah tiba, jadi sudah tidak ada rumput yang tumbuh lagi.

    Dalam tradisi Romawi pra-Kristen, peringatan bagi dewa pertanian Saturnus jatuh pada suatu pekan di bulan Desember dengan puncak peringatannya pada hari titik balik musim dingin (winter solstice) yang jatuh pada tanggal 25 Desember dalam kalender Julian. Peringatan yang disebut Saturnalia tersebut merupakan tradisi sosial utama bagi bangsa Romawi. Agar orang-orang Romawi dapat menganut agama Kristen tanpa meninggalkan tradisi mereka sendiri, “Paus Julius I” memutuskan pada tahun 350 bahwa kelahiran Yesus “diperingati pada tanggal yang sama”.

    Pendapat lain mengatakan bahwa hari Natal ditetapkan jatuh pada tanggal 25 Desember pada abad ke 4 oleh” kaisar Kristen pertama Romawi, Konstantin I”. Tanggal 25 Desember tersebut dipilih sebagai Natal karena bertepatan dengan “kelahiran Dewa Matahari” (Natalis Solis Invicti atau Sol Invictus atau Saturnalia) yang “disembah oleh bangsa Romawi”. Perayaan Saturnalia sendiri dilakukan oleh orang Romawi kuno untuk memohon agar Matahari kembali kepada terangnya yang hangat (Posisi bumi pada bulan Desember menjauh dari matahari, seolah-olah mataharilah yang menjauh dari bumi).

    Oleh karena itu, ada dua aliran Kristen yang tidak merayakan tradisi Natal, yaitu aliran Advent dan Saksi-Saksi Yehuwa. Berkenaan Saksi-Saksi Yehuwa, mereka mulai tidak merayakan Natal sejak tahun 1926 ketika mereka mengetahui bahwa “Natal mempunyai asal-usul Kafir”, menurut buku Saksi-Saksi Yehuwa—Pemberita Kerajaan Allah, 1993, halaman 198-200.

    Banyak dewa-dewa yang dimitoskan lahir pada tanggal 25 Desember, “dilahirkan oleh gadis perawan (tanpa bapak), mengalami kematian (salib), dan dipercaya sebagai Juru Selamat (Penebus Dosa)”.
    Konsep bahwa Tuhan dilahirkan seorang perawan pada tanggal 25 Desember, disalib/dibunuh kemudian dibangkitkan, sudah ada sejak zaman purba

    Konsep/dogma agama bahwa Yesus adalah anak Tuhan dan bahwa Tuhan mempunyai tiga pribadi, dengan sangat mudahnya diterima oleh kalangan masyarakat Romawi, karena mereka telah “memiliki konsep itu sebelumnya”. Mereka tinggal mengubah nama-nama dewa menjadi Yesus. Maka dengan jujur Paulus mengakui, bahwa dogma-dogma tersebut adalah kebohongan yang sengaja dibuatnya. Kata paulus kepada jemaat di Roma, “Tetapi jika kebesaran Allah oleh dustaku semakin melimpah bagi kemuliaannya,mengapa aku masih dihakimi lagi sebagai orang berdosa?” (Roma 3:7)

    Sekarang justru ga jelaslah yg temenya banyak utk merayakan Natal = kelahiran ….
    Utk apa diteruskan peringatannya jika ada kesalahan?
    Berarti anda sadar dong Natal itu adalah kelahiran….

    Maaf beribu maaf bila saya memaparkan sejarah seperti ini, tapi bagi kalian yg sudah tau mohon maklum,
    Saya hanya menyampaikan.

    Salam damai,

  • 251. immortaleyes  |  Desember 17, 2008 at 8:40 am

    to : jel@snggak

    Penjelasan saya di posting ini ga ngaruh…
    Ya tdk apa2..
    Yg penting anda sdh tau,
    Itu sdh cukup bagi saya.
    Keputusan benar/setuju atau tdknya tetap anda yg memutuskan…

    Jika anda ingin menghina muslim atau muslim non arab, itu hak anda… Tapi sekali lagi, postingan diatas adalah abadi..
    wlaupun kita tau tdk ada yg abadi,
    Tapi pstingan diatas abadi utk jiwa kita sendiri…
    Dan Jiwa org2 yg telah mmbaca postingan diatas..
    Dan abadi di mata Allah..
    Sehingga kita mmpertanggung jawabkan.

    Juga perkataan kita sendiri…
    Apakah kita hrs bangga,
    ataukah kita hrs menyesal..

    Itu kita sendiri yg menilai,
    Tp tdk semua org menilai hal yg sama apa yg telah kita nilai thd diri kita..

    Utk itu tetaplah belajar..
    Dari hati yg dalam,,dpt menemukan kebenaran sejati..
    Dan kebenaran sejati kita sendiri yg menyetujui. Dan kita sendiri yg bertanggung jawab atas kebenaran itu.

    Salam,, peace

  • 252. Conan  |  Desember 17, 2008 at 10:22 am

    To Islam kafir

    masih mendingan Yesus punya hari kelahiran..daripada Muhammadmu itu gak punya hari lahir…lahir di tempat sampah tu….!!!! ha ha ha….

    Comment:siapa bilang Nabi Muhammad SAW nga punya hari lahir,di islam itu Namanya Maulid Nabi.

    @ all Kristen
    Lagi pula ngapain sich kalian Kristen Menyembah Yesus yg jelas2 menurut kalian Allah dlam perwujudan manusia, knapa bukan Allah aja yg jelas2 bisa melakukan perwujudan itu.knapa harus yg manusia? aneh.Allah yg bisa melakukan semua itu tp tdk kalian sembah. malah Yesus yg jelas2 perwujudan Manusia..Pahami dgn tdk menggunakan emosi.Tolong disanggah dengan ayat dari Alkitab dong

    Ayo dong di sanggah, biar tau kenapa Bukan ALLAH yg jelas2 bisa melakukan perwujudan, klo Yesus kan hanya perwujudan jd hanya sebagian kecil dari ALLAh.

  • 253. Conan  |  Desember 17, 2008 at 11:19 am

    5:45 Karena dengan demikianlah kamu menjadi anak-anak BAPAMU YG DISORGA, yang menerbitkan matahari bagi orang yang jahat dan orang yang baik dan menurunkan hujan bagi orang yang benar dan orang yang tidak benar.
    5:48 Karena itu haruslah kamu sempurna, SAMA SEPERTI BAPAMU yang di sorga adalah sempurna.”
    23:34 Yesus berkata: “YA BAPA, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat.” Dan mereka membuang undi untuk membagi pakaian-Nya
    23:46 Lalu YESUS BESERU DENGAN SUARA NYARING ke dalam tangan-Mu Kuserahkan nyawa-Ku.” Dan sesudah berkata demikian Ia menyerahkan nyawa-Nya.
    23:47 Ketika kepala pasukan melihat apa yang terjadi, ia memuliakan Allah, katanya: “Sungguh, orang ini adalah orang benar!”

    TUCH KAN YESUS AJA NGOMONG SAMA ALLAH,NGA MUNGKIN KAN DIA NGOMONG SENDIRI, EMANG NYA ORANG STREES.udah jelas kan yesus bukan Perwujudan dari ALLAH. ini aq kutip dari kitab and omongannya orang kristen loh…Yesus aja minta pengampuan ke BAPA buat orang2,itu berarti menunjukan dia tidak mempunyai kuasa buat ngasih pengampunan ke orang2…..Kitab yg aneh….
    .UDAH KNAPA KALIAN TIDAK MENYEMBAH ALLAH AJA YG JELAS2 MAHA SEGALANYA, KNAPA HARUS YESUS YG JELAS2 HANYA PERWUJUDAN SEBAGAI MANUSIA.KAN LEBIH SAKTI ALLAH.YA KAN?

  • 254. jelasnggak  |  Desember 17, 2008 at 1:19 pm

    @immortaleyes.

    Kamu berkata :

    Saya tdk bilang bahwa Tabrani sempurna, sebagian jg dapat diterima kebenarannya.

    ===> Mana ada pemikiran begitu.

    Kalau ketahuan satu omongan tabari keliru, berarti semua omongan tabari juga ngga bisa dijadikan pegangan.

    Baru ketemu ada yang mikir seperti kamu ini … he he he…

    Apakah hadis benar ? saya tanya

    Lihatlah quran. Jawab kamu.

    Apakah arti ayat x di quran?

    Lihatlah hadis. Jawab kamu.

    Gimana tentang kebenaran aisyah. tanya saya

    jangan lihat quran tapi lihat sejarah. jawab kamu.

    Lho gimana taunya kalau sejarah yang benar dan tabari yang salah..?

    ..
    ..
    ..

    ini apaan sih ya..? dagelan?

    ..
    ..

    ————

    Kamu :

    Jika ada salah 1 dalil / hadist mereka patut dipertanyakan, bukan berarti semua hadist yg berasal dari mereka “salah” dan tdk benar.
    Tapi patut “dippertanyakan dan di cari kebenarannya”.

    ===> he he he ngaku.

    Jadi semua hadist tabari yang menerangkan tetang alquran juga patut dipertanyakan kebenarannya.

    Apa artinya ini..?

    Artinya, kalau kita ingin melihat arti dari suatu ayat di quran, jangan liat hadist. Karena percumah, hadist pun masih dipertanyakan kebenarannya.

    Inget ya..
    Kalau kamu bingung dengan arti sebenarnya dari suatu ayat di quran, NGGA PERLU liat di hadist. Karena hadist pun masih ngga jelas kebenarannya. Ngga bisa dijadikan pegangan.

    ——————

    Kamu berkata :

    Baiklah, menurut saya, mengapa Al Qur’an dturunkan di arab karena:
    1. Seperti kita ketahui, Nabi2 sebelumnya diturunkan di daerah yang relatif rusak Masyarakat, yang berpecah belah, bersuku puak, karena itu Allah menurunkan nabi2 beserta kitabnya.
    Begitupun Al Qur’an. Orang-orang Arab yang berada di sekeliling Nabi tidak seperti yang disangkakan. Kerana antara mereka adalah orang-orang munafik dan orang-orang yang berani dalam kemunafikan.

    hi hi hi..

    tetap saja ini tidak menjawab pertanyaan saya itu.

    Kalau kamu menjawab dengan yang ini,….
    Kenapa harus di arab. Kenapa ngga di israel saja. Israel juga ada orang yang munafik dan orang-orang yang berani dalam kemunafikan…

    ah… yang bener dikit dong kalo mikir… katanya kamu mau belajar…

    ——————

    Kamu berkata :

    2. Karena Diperlukan satu bahasa yang memang punya kapasitas dan karakteristik yang unik, universal, serta istimewa.

    Tau darimana kalau bahasa arab itu bahasa yang unik, universal dan istimewa.

    memangnya bahasa lain ngga unik? ngga universal..? ngga istimewa..?

    bahasa arab bahasa universal ? hi hi hi memangnya semua orang di dunia ini dahulu kala tau berbahasa arab?

    Bahasa arab unik ?. lebih unik bahasa jepang. Itu hurufnya saja seperti gambar bangunan.. hi hi hi

    ——————

    Kamu berkata :

    Demikian dijelaskan Allah dengan ayat-ayat berbunyi,

    “Dan Kami tidak mengutus seseorang rasul melainkan dengan bahasa kaumnya” (14:4).

    “Sesungguhnya Kami telah membangkitkan dalam tiap-tiap umat seorang rasul,” (16:36).

    ==> yaahh ini lagi-ini lagi..

    Tolong jawab jangan dari quran, kan yang subjek yang dipertanyakan adalah quran, kenapa jawabannya di ambil dari quran..?

    Katanya mau belajar mikir….. he he he

    ——————

    Kamu berkata :

    3. Bahasa Arab telah juga menjadi bahasa ilmu pada suatu ketika dahulu. Ilmu matematik, sains dan teknologi yang ditulis dalam bahasa Arab telah diterjemah kepada bahasa Latin,

    ini namanya kamu asal jeplak.

    Sebelum arab, ada yunani, mesir.

    —————–

    Pencipta agama Islam itu buka Muhammad, tapi Allah SWT.
    Lagipula saya sudah memosting bantahan tentan Muhammad mengawini anak di bawah umur, cukup jelas bukan?

    ===> iya,.. iya..

    Itu bagi kamu kan…

    ——————–

    seluruh dunia sudah sepakat 25 december…..(me (kalau apa?))

    Seluruh dunia sudah sepakat untuk menjadikan 25 december sebagai hari untuk merayakan kelahiran Yesus. Bukan hari raya pagan.

    Dulu iya, rakyat roma merakyakan suatu hari di bulan december (bukan 25 december) untuk hari raya paga