
Baru2 ini banyak situs islam menunjukkan salah satu contoh pengetahuan ilmiah ajaib dari qur’an, dianggap terbukti dari gambar dari teleskop antariksa Hubble NASA pada 11 januari 1995, namun telah mencapai perhatian umat muslim tampaknya saat gambar di munculkan di situs resmi NASA tanggal 31 oktober 1999. Mulai tanggal itu, sebagian muslim menemukan bahwa itu dapat merupakan keajaiban qur’an. Mereka menyebarkan berita bahwa fenomena ini mengikuti ayat qur’an berikut:
[37] Selain itu (sungguh ngeri) ketika langit pecah-belah lalu menjadilah ia merah mawar, berkilat seperti minyak. [38] Maka yang mana satu di antara nikmat-nikmat Tuhan kamu yang kamu hendak dustakan? (55:37-38)
Ayat ini, sayangnya, tidak ada kaitannya dengan nebula bintang merah sama sekali. Sesungguhnya, dalam ayat ini Allah (lewat nabinya yang patuh) hanya mencoba menakut2i orang dengan cerita api yang mengerikan dan tindakan2 mengancam. Ayat di atas adalah, salah satu contoh ayat yang menakut2i dari nabi, saat kita menyadari bahwa kalimat ” langit pecah-belah lalu menjadilah ia merah ” tidak berkaitan dengan keajaiban ilmiah apapun.
Sebuah pengamatan kronologis yang lebih dekat dari ayat2 mulai 55:26 hingga 55:38 memberi kita impresi bahwa pengarang mencoba menakuti orang2 mengenai hari akhri. Mari kita kutip dari qur’an:
[26] Segala yang ada di muka bumi itu akan binasa. [27] Dan akan kekallah Zat Tuhanmu yang mempunyai Kebesaran dan Kemuliaan. [28] Maka yang mana satu di antara nikmat-nikmat Tuhan kamu, yang kamu hendak dustakan? [29] Sekalian makhluk yang ada di langit dan di bumi sentiasa berhajat dan memohon kepadaNya. Tiap-tiap masa Dia di dalam urusan (mencipta dan mentadbirkan makhluk-makhlukNya)! [30] Maka yang mana satu di antara nikmat-nikmat Tuhan kamu, yang kamu hendak dustakan? [31] Kami hanya akan menguruskan hitungan dan balasan amal kamu sahaja (pada hari kiamat,) wahai manusia dan jin! [32] Maka yang mana satu di antara nikmat-nikmat Tuhan kamu, yang kamu hendak dustakan? [33] Wahai sekalian jin dan manusia! Kalau kamu dapat menembus keluar dari kawasan-kawasan langit dan bumi (untuk melarikan diri dari kekuasaan dan balasan Kami), maka cubalah kamu menembus keluar. Kamu tidak akan menembus keluar melainkan dengan satu kekuasaan (yang mengatasi kekuasaan Kami; masakan dapat)! [34] Maka yang mana satu di antara nikmat-nikmat Tuhan kamu, yang kamu hendak dustakan? [35] Kamu (wahai golongan yang kufur ingkar dari kalangan jin dan manusia) akan ditimpakan dengan api yang menjulang-julang dan leburan tembaga cair (yang membakar); dengan yang demikian, kamu tidak akan dapat mempertahankan diri (dari azab seksa itu). [36] Maka yang mana satu di antara nikmat-nikmat Tuhan kamu, yang kamu hendak dustakan? [37] Selain itu (sungguh ngeri) ketika langit pecah-belah lalu menjadilah ia merah mawar, berkilat seperti minyak. [38] Maka yang mana satu di antara nikmat-nikmat Tuhan kamu yang kamu hendak dustakan?
Dari kutipan di atas, dua ayat ini dapat menarik kita karena Allah jelas menunjukkan motivasi ke depanNya untuk mengadili kita (di hari akhri):
055.031
Kami hanya akan menguruskan hitungan dan balasan amal kamu sahaja (pada hari kiamat,) wahai manusia dan jin!
055.039
Pada masa itu tiada sesiapapun, samada manusia atau jin yang akan ditanya tentang dosanya (kerana masing-masing dapat dikenal menurut keadaannya).
Jadi siapapun yang rasional dapat menyimpulkan bahwa tidak ada hubungan dengan nebula bintang merah bila kita mempertimbangkan konteks. Walau begitu, sarjana muslim ingin sekali mencocokkannya dengan subjek astrofisika tersebut. Kita semua tahu bahwa ada banyak nebula yang jauh dari planet kita. Bila kita melihatnya dengan teleskop yang kuat mereka akan tampak merah karena ia menjauh dari kita. Semua bintang menjauh dari kita karena alam semesta mengembang dan karena itu mereka merah. Ini adalah geseran merah yang terkenal yang ditemukan oleh Hubble. Kita, walaubegitu, tidak dapat melihat ini dengan mata telanjang kita; kita hanya bisa melihatnya lewat teleskop yang paling kuat. Warna merah dalam gambar diatas bukan merupakan akibat pengembangan alam semesta yang dijelaskan sebelumnya. Gambar ini di ambil oleh teleskop antariksa NASA pada “nebula Mata Kucing”, sebuah letusan supernova yang terjadi 3.000 tauhn lalu. Ini adalah ledakan jam pasir dilihat dari atas. Sesungguhnya, foto ini di ambil oleh NASA dalam spektrum warna inframerah atau sinar X. Dalam gambar ini, warna tambahan ditambahkan memakai algoritma warna NASA saat perilisan. NASA mengalokasikan warna merah pada gambar ini, namun mereka dapat memberi warna apa saja yang mereka suka. Jadi keseluruhan argumen menjadi tidak bermakna.
Aparthib juga telah menulis sejumlah artikel menyanggah klaim pseudo ilmiah islam tersebut, yaitu, usaha unu\tuk mengkaitkan ayat2 kabur Qur’an dengan penemuan ilmiah. Saya ingat dalam respon pada klaim seorang apologis dari “mukjizat” yang kabur tersebut Aparthib menulis:
“Saya melihat sebuah usaha disini untuk mengkaitkan nebula planeter dengan sebuah ayat agama. Ini adalah sebuah usaha yang sering dibuat para apologetik dari semua agma, sebagian lebih dari yang lain. Bila seseorang senang melihat sains dalam segalanya mereka dapat melihatnya dimana saja. Mungkin ada orang bernama Wahyu yang telah mengatakan “Semua relatif” sebelum teori relativitas Einstein. Namun ini tidak berarti bahwa wahyu dapat mengklaim bahwa ia telah tahu tentang relativitas dan mengklaim bahwa ialah penemu teori relativitas. Ayat, kalimat, kata apapun yang dibuat manusia, kitab dll dapat di kustomisasi dan dibuat cocok dengan prinsip ilmiah apapun yang telah disederhanakan kalimat, kata2nya, untuk konsumsi publik sementara prinsip2 yang jauh lebih teliti ada dibaliknya. Ini adalah penghinaan terhadap sains dan ilmuan yang setengah mati melakukan penelitian untuk mengungkapkan cara kerja hukum alam dan kenyataan yang rumit. Tidak satupun wahyu ilmiah ini didapatkan dari, tergantung pada atau dibantu oleh wahyu agama manapun. Bila wahyu agama tidak dapat dan tidak membawa pada kebenaran ilmiah ini maka ia berdiri sendiri di luar sains dan tidak dapat dipakai untuk mengkritik atau mendukung sains. Ada banyak pertanyaan yang belum terjawab dalam pemahaman kita mengenai alam semesta. Kenapa tidak ada ayat yang dapat memberi keterangan padanya? Sebagai contoh kita tidak tahu apakah alam semesta ini tertutup, terbuka atau datar. Tidak ada yang berani membuat ramalan berdasarkan wahyu agama. Namun bila suatu saat ditemukan jawabannya, saya yakin akan ada orang yang segeramencari ayat2 kabur dari kitab2 suci dan mengklaim “melihat” jawaban yang akhirnya ditemukan sains. Ia selalu tiba SETELAH fakta ditemukan. Ia tidak pernah ditemukan SEBELUM penemuan ilmiah. Apakah itu suatu kebetulan?”
Lalu Aparthib melanjutkan -
“Peraih Nobel fisika Dr. Abdus Salam memperingatkan orang2 yang mencoba menjelaskan big bang memakai ayat2 dari quran, mengatakan bahwa versi big bang saat ini adalah penjelasan terbaik yang diketahui sains untuk penciptaan alam semesta. Bagaiamana bila sebuah penjelasan ilmiah yang mengalahkan big bang di masa datang? Haruskah ayat tersebut dirubah untuk mengakomodir pandangan ilmiah yang baru? Agama tidak dapat membenarkan atau menyanggah sains. Kebenaran atau kesalahan prinsip ilmiah berada dalam sains itu sendiri. Kitab suci tidak dapat bicara prinsip ilmiah apapun.
Wahyu agama adalah arahan dan narasi mutlak untuk manusia agar mengikuti keimanan tanpa bertanya. Banyak wahyu jelas bertentangan pada prinsip ilmiah yang telah diterima. Tidak satupun ilmuan dari reputasi manapun berusaha mencoba mendasarkan prinsip ilmiah dari keyakinan agama. Sebagian besar ilmuan dan teolog memilih tidak mencampurkan sains dan keyakinan agama. Quran/injil/gita dll bukanlah kitab sains.
Segala kesamaan kabur antara suatu ayat dengan frase populer sebuah prinsip ilmiah rumit pada dasarnya bertopang pada kata yang terlalu umum dan kabur sehingga memungkinkan pengartian apapun yang dipilih seseorang. Semua yang diperlukan seseorang adalah argumen yang cocok untuk menghubungkan keduanya. Seseorang dapat menemukan mekanika kuantum dalam puisi Tagore, atau relativitas pada tulisan Pendeta budha nagarjun. Hanya dengan melihat apa yang ingin orang lihat dari sebuah keyakinan tidak berarti benar secara objektif. Tujuan saya bukan untuk menghina agama atau wahyunya, namun untuk mempertanyakan usaha untuk merekonsiliasi keduanya secara tidak logis. Mereka dapat terus berjalan sendiri dan tidak ikut campur dalam urusan masing2″
Kesimpulan:
Nebula itu warnanya bukan merah. Nasa menggunakan algo spektrum warna supaya dapat mendeteksinya. Jadi…, kalau saja ilmuan nasa tidak mewarnai nebula itu dengan merah, tapi hijau, bisa jadi orang islam memakai search engine Quran mencari kata ‘hijau’ lalu menafsirkannya dengan “Mukjizat!”. Pikiran yang sangat kreatif.
=========================
Contoh lainnya:
Apakah Alquran mengungkapkan secara akurat informasi mengenai tata surya?
Source: http://kemanusiaan.wordpress.com/2008/05/12/136/
Dr Bucaille, dalam bukunya menyatakan sebagai berikut mengenai tata surya kita:
“Bumi dan planet2 berotasi mengelilingi matahari membangun sebuah dunia terorganisir dengan dimensi dimana, dalam skala kita, manusia, cukup kolosal. Bumi sendiri berjarak kasarnya 93 juta mil dari matahari.”
Dr Bucaille, mungkin meletakkan beberapa data ilmiah mengenai tata surya kita untuk membuat bukunya menarik dan pintar. Walau begitu, tinjauan kritis dari ayat2 qur’an menunjukkan sebuah hal yang sangat berbeda. Mungkin adil untuk mengatakan bahwa saat Qur’an ditulis, dunia kristen, paling tidak, sadar mengenai bentuk bumi. Bumi datar, dibangun oleh pendeta dan biarawan gereja, seperti Cosmas Indicopleustes diberikan ke dalam pandangan sferik Ptolomeus. Dalam pandangan ini, akan cukup alami untuk menemukan sudut pandang sferik dari bumi dalam Qur’an. Faktanya, tidak satupun ayat dalam qur’an mendukung sudut pandang sferik dari bumi– belum lagi teori modern Copernicus mengenai heliosentrisme dll. Bagaimana kemudian bisa qur’an diperlakukan sebagai sebuah wahyu Tuhan? Saya benar2 bingung.
Kenyataannya, sebuah pencarian yang sulit dalam seluruh isi Qur’an tidak menunjukkan satupun ayat yang mendukung realitas ilmiah rotasi bumi. Menurut Allah, bumi murni diam tanpa gerakkan.
Dalam Sura An-Naml (27:61) dikatakan dengan jelas:
[61] Atau siapakah yang telah menjadikan bumi sebagai tempat berdiam, dan yang menjadikan sungai-sungai di celah-celahnya, dan yang menjadikan gunung-gunung untuk (mengokohkan) nya dan menjadikan suatu pemisah antara dua laut? Apakah di samping Allah ada tuhan (yang lain)? Bahkan (sebenarnya) kebanyakan dari mereka tidak mengetahui.
Dalam semangat yang sama, Sura Al-Rum (30:25), Sura Fatir (35:41), Sura Luqman (31:10), Sura Al-Baqara (2:22), Sura An-Nahl (16:15) menunjukkan keputusan Allah bahwa bumi itu diam.
Dalam bahasa arab “ARD” berarti bumi dan “FALAK” adalah rotasi/gerakan. Adakah orang yang bisa menunjukkan ayat dari Qur’an yang memuat dua kata ini berurutan?
Tata Surya Qur’an dapat divisualkan lebih akurat dengan gambar berikut:

Gambar diatas menunjukkan konsep Qur’an mengenai tata surya kita, walau telah cukup menjelaskan, melanggar beberapa realitas ilmiah, dan karena itu, tidak lengkap dalam beberapa bagian. Menurut Qur’an bumi kita datar dan agar lebih konsisten dengan pandangan Qur’an gambar bumi datar harus lebih besar dan matahari dan bulan jauh lebih kecil. Karena menurut Qur’an, mereka adalah lampu2 yang menggantung dari langit2 di topang oleh tiang yang tidak terlihat. Allah juga menyatakan langit terbuat dari tujuh lapisan dan meletakkan bintang di lapisan terendah, yaitu, lebih rendah dari bulan:
Q. 37: 6
[6] Sesungguhnya Kami telah menghias langit yang terdekat dengan hiasan, yaitu bintang-bintang,
Q. 67: 5
[5] Sesungguhnya Kami telah menghiasi langit yang dekat dengan bintang-bintang dan Kami jadikan bintang-bintang itu alat-alat pelempar setan, dan Kami sediakan bagi mereka siksa neraka yang menyala-nyala.
Tata surya Qur’anik juga memuat jin2 yang tak terlihat. Jin2 ini, menurut Qur’an dibuat dari api dan mereka memanjat di punggung satu sama lain dan mencapai langit untuk mencuri dengar pembicaraan dari “Majelis Malaikat”. Mari kita baca ayat berikut dari Qur’an:
Q37.8
[8] setan-setan itu tidak dapat mendengar-dengarkan (pembicaraan) para malaikat dan mereka dilempari dari segala penjuru.
Q. 72: 8-9
[8] dan sesungguhnya kami telah mencoba mengetahui (rahasia) langit, maka kami mendapatinya penuh dengan penjagaan yang kuat dan panah-panah api, [9] dan sesungguhnya kami dahulu dapat menduduki beberapa tempat di langit itu untuk mendengar-dengarkan (berita-beritanya). Tetapi sekarang barang siapa yang (mencoba) mendengar-dengarkan (seperti itu) tentu akan menjumpai panah api yang mengintai (untuk membakarnya)
Namun bagian paling menarik adalah bahwa Allah percaya bahwa bintang jatuh dan meteor adalah panah api untuk menyerang para jin yang mencuri dengar. ini yang Qur’an katakan:
Q. 67: 5
[5] Sesungguhnya Kami telah menghiasi langit yang dekat dengan bintang-bintang dan Kami jadikan bintang-bintang itu alat-alat pelempar setan, dan Kami sediakan bagi mereka siksa neraka yang menyala-nyala.
Alam semesta, seperti dipandang oleh Muhammad/Allah tak lain hanyalah dunia dongeng. Itu bukan yang Tuan. Bucaille, sambil menulis buku terkenalnya The Bible, the Qu’ran and Science tidak sadari tentang kisah2 tidak masuk akal seperti bintang-bintang itu alat-alat pelempar setan,(67:5), atau sebagai atap yang terpelihara seperti ditulis dalam ayat 21: 32 dan ayat 41:12, dll.; walaupun begitu, ia dengan cerdas mencoba menjauhi topik tersebut dengan mengatakan “Semua pengamatan ini berada di luar kajian studi ini” untuk alasan yang jelas. Pengarang lalu mengatakan bahwa data ilmiah tidak tersedia untuk membahas subjek ini yang berada diluar pemahaman manusia namun lupa memberitahu data ilmiah mana yang memenuhinya saat Qur’an mengatakan pula bahea Matahari mesti terbit dari air yang berlumpur dan mesti memasuki air yang tergenang lumpur hitam seperti apa yang disaksikan zulkarnain (Q18:86, 18:90).
Terdapat pula tempat di langit untuk singgasana Allah (Q2:255, 13:2, 25:59, 32:4, 57:4, 40:15) yang sepertinya dilupakan Dr Bucaille. Singgasana itu, menurut hadist, berada di atas air (Sahih Bukhari Volume 4, Book 54, Number 414) dan matahari bersujud di depan singgasana dan meminta izin Allah untuk terbit esok hari (Sahih Bukhari Volume 4, Book 54, Number 421).
Dalam bukunya, Bucaille berulangkali mengklaim bahwa, “tidak ada dalam teks Qur’an yang bertentangan dengan apa yang kita ketahui saat ini,” namun kutipan dari Qur’an dan hadist di atas mengenai kosmologi modern mengungkapkan kebenaran bahwa tidak ada kebenaran ilmiah di dalamnya. Walau usaha2 menyedihkan Bucaille dan beberapa apologis muslim untuk menafsirkan ulang dan menemukan makna esoterik dibalik ayat2 kabur ini, teksnya benar2 kontras dengan sains, logika dan akal sehat yang cukup menyadarkan kita bahwa qur’an dibuat tanpa adanya wahyu Tuhan.
===================
Pandangan Iman Kristen:
Kristen benar dalam hal ini dan Islam kurang tepat. Untuk memperbaiki hal ini, segeralah kaum muslim mengubah arah dan cara mereka menempatkan Alquran. JIL (Jarigan Islam Liberal) dalam tulisannya juga sangat mengerti akan kelemahan dari pseudo ilmiah ini.
Muslim yang berpikir kritis tentu mengerti akan bahayanya pseudo ilmiah. Sebaiknya Islam mengikuti jejak yang benar dari Kristen dalam kasus ini.
1.
k0meng | November 20, 2008 at 9:32 am
dalam pandangan saya menurut kaca mata sain, pandangan alquran yang dikaitkan dengan sains jelas salah dan alkitab kristenpun juga mengalami pseudo, walau ngak banyak……tapi di beberapa gereja yang sangat karismatik dan fanatik, pseudo ini telah lama terjadi dan semakin trend aja.
terus terang saja saya sebagai pribadi yang berfikir secara ilmiah menjadi gregetan dengan berbagai klaim pseudo yang di klaim pihak cendikiawan muslim maupun cendikiawan gereja.
Sama saja, sama-sama berfikir dengan kepala yang dicelupkan kedalam impian yang berada di kedalaman lautan sampah.
2. Bumi: Bulat vs Datar « Islam Kristen: Sebuah Perbandingan | November 20, 2008 at 9:56 pm
[...] masa akan datang. Ini adalah kekeliruan besar dan disebut sebagai pseudo ilmiah. Silahkan pelajari http://islamkristen.wordpress.com/2008/11/20/pseudo-ilmiah-islam-vs-kristen/ untuk mendapatkan pengertian yang lebih [...]
3.
alexious | November 28, 2008 at 6:10 am
Saya sependapat dengan webmaster.
4.
CosmisBoy | Desember 11, 2008 at 2:45 pm
@Buat semua;
Satu hal yang lucu; banyak org Islam dirasuk dengan Bucalleisme; orang yg pertama memperalatan Quran dan memperkenalkan pseudo-sains dalam dunia Islam. Selain M. Bucaille, ada beberapa “ahli sains” Barat diperalatkan oleh Keluarga Diraja Arab Saudi yang kaya raya untuk mengesahkan kehebatan Al-Quran dengan Sains sehingga “ahli2 sains” Barat ini menjadi muak dengan agenda tersembunyi Keluarga Diraja Arab Saudi ini. Akhirnya beberapa kenyataan dikeluarkan bahawa kehadiran mereka (mendukung bahawa Al-Quran sesuai dengan Sains Moden) bukan disengajakan melainkan dsuatu perangkap yang sudah dirancang.
Akhirnya, apa jadi dengan M. Bucaille; dia tetap Kristian, apa jadi dengan beberapa ahli sains “yang mengesahkan” kehebatan Al-Quran; mereka tetap Kristian atau ateis. Luar biasa penipuan Islam. Tidak hairanlah, dalam rangka menyebarkan syiar Islam; “taqiyyah” adalah senjata yg amat penting.
Daripada ribuan ahli sains di dunia ini, tidak ada satu pun yang yakin bahawa Al-Quran sesuai dengan Sains Moden.
Peace.
5.
Perduli bangsa | Desember 14, 2008 at 7:54 am
Sudah lah hai kalian semua umat beragama…..tunjukanlah kebenaran agamu melaui tutur kata, pikiran dan perbuatan…jangan menghakimi orang lain demi membela agama kita, barang siapa menhina agama lain artinya menghina agamanya sendiri karena tidak ada agama mengajarkan saling menghina..jika ada maka agamu adalah agama paling sesat dimuka bumi…….amin
6.
Bela Negara | Januari 16, 2009 at 1:29 pm
Hei…pada saatnya akan ketahuan agama siapa yang paling benar dan saya setuju dengan komentar Peduli Bangsa.Di dalam agama tidak ada agama yang mengajarkan untuk saling menghina agama lain
7.
Umat | Januari 16, 2009 at 1:37 pm
Tidak ada penipuan agama islam dalam menyebarkan syiar Islam.Al-Quran itu sangat mengesankan.Sebelum ahli ahli sains menemukan suatu penemuan,di dalam Al-Quran sudah terlebih dahulu ada dan ayat ayat Al-Quran tidak ada yang salah dari dahulu sampai sekarang, tidak ada yang mengubahnya
8.
alsidab | Januari 18, 2009 at 1:10 pm
jika dipelajari dengan seksama maka akan jelas terlihat yang salah dan yang benar. mari kita kita teliti hal ini secara ilmiah jangan sampai kita yang tak tau ap-apa berbicara seenaknya mengucilkan kitabsuci/agama lain sebagai bangsa yang menjunjung tinggi asas ketuhanan yang maha esa. janganlah kita salah dalam memilih keyakinan tetapkan iman kita pada agama yang benar-benar telah terbukti kebeneran dan kehebatannya. artikel diatas yang mengatakan al-qur’an telah salah dalam membahas suatu hal itu sangat salah. hanya orang2 yang benci kepada islam dan orang2 yang bodoh yang membuat hal seperti itu karenna dia tidak menganalisa secara objektif kebearan dari isi al-qur’an allahuakbar…allahuakbar…allahuakbar.
9.
nita ariyanti | Februari 4, 2009 at 6:53 pm
alkitab itu aneh mana ada kitab yg isinya menjelekan nabi-nabi bahkan yesus sendiri dihina melalui ibunya kalau tidak isinya telah dirubah,hanya Al-Qur’an yang memuliakan nabi-nabi ALLOH termasuk Nabi Isya (Yesus).Marilah berpikir secara jernih jgn hati dihinggapi dengan rasa dengki terhadap suatu agama yang dpt mengaburkan fakta/kebenaran yg sesungguhnya,banyak sebenarnya bukti yg tlah ditunjukkan oleh Al-Qur’an
10.
Mr. Tambeng | Februari 20, 2009 at 1:20 am
Kitab suci adalah panduan cara hidup kita terhadap sesama, yang harus kita pertanggung jawabkan pada Tuhan. Kita tidak perlu mencari ayat-ayat yang ilmiah, tetapi bagaimana kita mengamalkannya sehingga bisa hidup damai berdampingan dengan rukun bersama semua orang, walaupun berbeda agama, atau bahkan dengan orang yang tidak beragama sekalipun. Buat apa kita mengimani kitab suci yang ilmiah tapi kehidupan kita merusak kehidupan orang lain? Kita tidak perlu membela Tuhan, sebab Tuhan Maha Kuasa, Jadi dia yang harusnya membela kita, Kita tidak perlu menghakimi orang yang menghina (menurut penafsiran kita) Tuhan, sebab hanya Tuhan yang berhak mengadili mereka. Buat apa kita membenarkan agama kita dan menyalahkan agama lain kalau kehidupan kita menyakitkan bahkan membunuh orang lain? Mungkin lebih baik mereka yang tidak beragama tetapi hidup berdampingan dengan dengan damai, saling tolong menolong dan berbelas kasih dengan sesama. tak ada pelanggaran HAM.
11.
CosmicBoy | Februari 20, 2009 at 5:31 am
@ nita,
Sdr/i nulis:
Sdr, baca ini:
Nabi Musa TELANJANG! (Semua Bani Israel, lelaki & perempuan, kecil-besar, tua-muda melihat Nabi mereka TELANJANG)
Narrated Abu Huraira:
Allah’s Apostle said, “(The Prophet) Moses was a shy person and used to cover his body completely because of his extensive shyness. One of the children of Israel hurt him by saying, ‘He covers his body in this way only because of some defect in his skin, either leprosy or scrotal hernia, or he has some other defect.’ Allah wished to clear Moses of what they said about him, so one day while Moses was in seclusion, he took off his clothes and put them on a stone and started taking a bath. When he had finished the bath, he moved towards his clothes so as to take them, but the stone took his clothes and fled; Moses picked up his stick and ran after the stone saying, ‘O stone! Give me my garment!’ Till he reached a group of Bani Israel WHO SAW HIM NAKED then, and found him the best of what Allah had created, and Allah cleared him of what they had accused him of. The stone stopped there and Moses took and put his garment on and started hitting the stone with his stick. By Allah, the stone still has some traces of the hitting, three, four or five marks. This was what Allah refers to in His Saying:– “O you who believe! Be you not like those Who annoyed Moses, But Allah proved his innocence of that which they alleged, And he was honorable In Allah’s Sight.” (33.69) (Sahih al-Bukhari, Volume 4, Book 55, Number 616)
Terjemahan:
“…..katanya (Nabi Musa): Pulangkan kembali pakaianku. Ketika dia tiba di perkumpulan Bani Israel yang MELIHATNYA TELANJANG…(Sahih Al-Bukhari, Jilid 5, Kitab 55, Nombor 616)
Sdr, jangan takut kepada kebenaran.
Sesungguhnya kebenaran itu memerdekakan.
Tuhan Maha Kasih.
Salam cerdas.
12.
CosmicBoy | Februari 20, 2009 at 5:35 am
@ Nita,
Baca lagi.
Nabi Musa KELIHATAN ALAT SULITNYA! (Semua Bani Israel, lelaki & perempuan, kecil-besar, tua-muda MELIHAT ALAT SULIT Nabi mereka!)
Amongst the traditions narrated from Muhammad, the Messenger of Allah (may peace be upon him) on the authority of Abu Huraira, the one is that Banu Isra’il used to take a bath naked, and they looked at the private parts of one another. Moses (peace be upon him), however, took a bath alone (in privacy); and they said (tauntingly): By Allah, nothing prohibits Moses to take a bath along with us, but sacrotal hernia. He (Moses) once went for a bath and placed his clothes on a stone and the stone moved on with his clothes. Moses ran after it saying: O stone, my clothes, O stone, my clothes, and Banu Isra’il had the chance to see the private parts of Moses, and said: By Allah, Moses does not suffer from any ailment. The stone then stopped, till Moses had been seen by them, and he then took hold of his clothes and struck the stone. Abu Huraira said: By Allah, there are the marks of six or seven strokes made by Moses on the stone. (Sahih Muslim, Book 003, Number 0669)
Terjemahan:
‘…Musa mengejar batu itu lalu berkata: Pakaianku, hai batu, pakaianku, hai batu. Dan ketika itu Bani Israel MELIHAT ALAT SULITNYA…”
Saudara, kisah ini ngga ada dalam Al-Kitab.
Saudara, kisah ini direka-reka oleh ‘nabi’ sdr untuk memalukan Nabi Musa.
Bayangkan sdr, ulama atau ustaz lari telanjang sehingga menanmpakkkan alat sulitnya di depan masjid.
Bayangkan.
Bayangkan.
Adaaa adaaaaaa saja Muhammad kalo ini pada omongan.
Salam cerdas.
13.
kusmardiyanto | Maret 14, 2009 at 10:53 am
al-qur’an bukanlah kitab sains, karena ia adalah wahyu yang yang diturunkan berdasarkan ilmunya Alloh dan tidak diperoleh melalui metoda sains(scientific methode)…maka al-qur’an adalah benar (ash-shidqu) artinya menyatakan sebagaimana adanya, maupun benar dalam arti bermanfaat didunia dan (terutama) diakherat kelak jika diamalkan isinya karena Alloh semata (al-haq)…semua keyakinan dan amal perbuatan yang berlandaskan al-qur’an adalah ilmiah (artinya berdasarkan ilmu, yakni ilmu Alloh )…Alloh memerintahkan kita untuk membaca (dalam arti luas) ayat-ayat Alloh (yakni al-qur’an dan seluruh ciptaan Alloh)… membaca al-qur’an akan diperoleh ilmu… membaca ciptaan Alloh akan diperoleh sains… jangan heran jika didapatkan al-qur’an (yang turun 14 abad yang lalu) bersesuaian dengan capaian sains modern, terutama jika sains itu menyatakan apa adanya…al-qur’an bukan pseudo sains (yang sering kali diistilahkan dengan pseudo ilmiah) karena memang dia bukan sains…sains memiliki landasan teologisnya dalam islam, karena merupakan penerapan perintah Alloh yakni membaca…maka adalah sangat mungkin untuk mengembangkan sains dengan bimbingan wahyu (al-qur’an) untuk menghilangkan watak sains yang nuansanya atheistik-sekuleristik
14.
kusmardiyanto | Maret 17, 2009 at 10:37 am
@cosmisboy
kalau muhammad saw berkata seperti itu pastilah itu benar, karena tidak ia berkata dari hawa nafsunya melainkan wahyu yang diwahyukan kepadanya (surat 53 ayat 3-4)…dari mana muhammad saw tahu cerita itu? …dia karang cerita itu?… ini mustahil… dia bukanlah pembuat cerita bohong… dia orang yang jujur… maka dia pasti tahu cerita itu dari Alloh… tuhan kita semua…dari hadits ini kita tahu bahwa ,pertama, diantara akhlak para nabi itu (dan ini mesti kita ikuti) adalah tidak mau mandi secara berjama’ah telanjang bersama, kedua, ini menunjukkan salah satu watak bani isroil yang suka menuduh jelek kepada nabinya sekalipun (dalam kitab-kitab mereka) dan Alloh berkehendak membantah tuduhan itu dengan terjadinya kejadian itu (tentang batu itu)…ini yang saya ambil manfaat dari hadits ini… saya tidak menyangka kalau ternyata cerita ini digunakan orang untuk menjatuhkan pribadi muhammad saw dimata umatnya… sebegitu bencinyakah…baiklah sangka dan jangan jelek sangka…dan saya menduga, akan ada banyak lagi cerita yang semacam atau yang lainnya yang digunakan untuk maksud seperti itu…dan muhammad saw itu berada di atas jalan yang lurus (surat 36 ayat 3-4)… lalu di atas jalan mana orang-orang yang menentang muhammad saw…
15.
kusmardiyanto | Maret 17, 2009 at 1:01 pm
@cosmisboy
kisah itu memang tidak ada di dalam al-kitab…tapi kisah yang menjelekkan nabi yang lain? …nita berkata begitu karena saya kira ia sudah membaca al-kitab dan itulah komentarnya… adapun al-qur’an tidaklah demikian… al-qur’an memulyakan para nabi dan rosul karena memang mereka adalah orang-orang yang mulya…dan Alloh sangat tahu perihal para nabi dan rosul-Nya
16.
payo | Maret 22, 2009 at 10:13 pm
Semua agama mengajarkan tentang kebenaran! Mungkin terkadang Intensitas atau Persentasi kebenaran secara umum itu yang berbeda dan hanya Tuhan yang mengetahui!
Jadi ajaran mana yang persentasi kebenarannya paling banyak??
jawab: Hanya Tuhan yang Tahu karena dialah yang maha kuasa dan esa.
Trus gmn dunk ajaran mana yang aku ikuti?
Jawab: Silakan baca…
(Pengertian agama adalah usaha/cara2 manusia mendekatkan diri dengan Tuhan. Jadi agama itu hanyalah ciptaan manusia, bukan Tuhan. Dan ingat bahwa Tuhan tidak melihat kebenaran itu dari agamanya, tetapi pengamalan manusia itu terhadap kebenaran. Saya berkata demikian bukan berarti bahwa agama tidak penting. Agama sangat penting karena didalam ajaran agamalah diajarkan tentang kebenaran, tuntunan kita mulai kecil sampai dewasa terhadap kehidupan yang benar dan seharusnya agar kita semakin dekat ama Tuhan.
Menurut saya bahwa hanya ada pokok hal yang paling mendasar sebagai tuntunan kita dalam hidup yaitu kasih, baik itu kasih kepada Tuhan maupun kepada kita sesama manusia. Pokok dasar inilah sumber kebenaran yang paling inti. jangan membunuh, sembahlah tuhan allahmu, jangan menyembah berhala, jangan mencuri, jangan berbohong, jangan membunuh, perbanyaklah sedekah, berbagi jakad, saling tolong menolong, dan lain segalanya itu hanya cabang dari hal pokok mendasar tersebut.
Kalu ada klaim bahwa dengan memeluk agama tertentulah maka akan masuk surga, menurut saya itu salah..ingat pernyataan diatas bahwa agama adalah buatan manusia untuk mendekatkan diri dengan Tuhannya. Jadi hanya Tuhanlah yang berhak dan memiliki kuasa atas itu semua, kita sebagai manusia hanya menjalankan segala perintah dan ajarannya.
Jadi ajaran agama mana yang saya ikuti?
jawabannya: Selama ajaran itu benar dan menganut unsur pokok diatas maka imanilah, niscaya Tuhan akan menaruh hati padamu.)
Salam…
17.
Penghibur | Maret 23, 2009 at 3:46 am
@Payo
Saudara juga adalah salah seorang dari Al-Masih Ad-Dajjal
By, Penghibur
18.
CosmisBoy | Maret 23, 2009 at 11:22 am
@ Kus,
Maaf, saya tidak menjelekkan “nabi” saudara.
Maaf kalau itu yang saudara sangka.
Saya cuman buat paralel/perbandingan atas respon Nita.
Dia menuduh Kristen menjelek2kan para Nabi.
Tahu darimana?
Dia ngga bisa beri ayat2nya.
Lantaran itu saya beri pencerahan.
Kalau “nabi” Muhammad sendiri yang menceritakan bahawa Nabi Miusa pernah TELANJANG BUGIL di depan umatnya, apakah itu dikatakan menjelekkan/menghina Nabi Musa?
Sila beri respon.
Tuhan memberkati Anda.
19.
CosmisBoy | Maret 23, 2009 at 11:27 am
@ Kus,
Al-Quran pseudo sains, maksudnya apa?
Pseudo sains ialah upaya pihak2 tertentu untuk membuktikan bahawa adea ayat2 Al-Quran mengesahkan/mengkofirmasikan fakta2 sains seperti “big band”.
Bagaimana caranya?
Dengan menyesuaikan ayat2 Al-Quran selepas penemuan bukan sebelum penemuan.
Dan lagi, apa yang dikatakan “fakta2″ cuman bersifat teori (dari pakar2) dan belum dibuktikan lagi.
Apa kata saudara?
Menantikan respon Anda.
Tuhan mengasihi Anda.
20.
payo | Maret 27, 2009 at 6:11 pm
@penghibur
Saya tidak kenal siapa itu Al-Masih Ad-Dajjal.
Ingatlah.., sembahlah Tuhan, kasihilah dia seperti engkau mengasihi sesamamu manusia dan dirimu sendiri. Jangan karena kamu manusia beragama tapi anda meniadakan apa yang disebut diatas.
by Payo
21.
Penghibur | Maret 28, 2009 at 4:50 am
@Payo
PERHATIAN : Sebenarnya saudaralah yang kena beringat dan bukan saya, saya menegur saudara kerana saudara berkata-kata lebih hebat dari Allah swt, padahal satu ketika dulu sauara adalah kecil dan tidak tahu apa-apa pun, dan beberapa tahun sebelum itu saudara tiada samasekali. Kemudian saudara akan sampai ke zman tua, rambut memutih dan kecerdasan akal semakin berkurang sama seperti saudara semasa kecil dan akhirnya mati.
Jika anda tidak mengenal Al-masih Ad-Dajjal, maka saya peringatkan awak sekali lagi dengan tegas, anda adalah salah seorang Dajjal, maka mohonlah keampunan kepada Allah swt dan bertaubatlah kepada-Nya.
Saudara Tuhan hanya Allah swt BUKAN YESUS, BUKAN ROH KUDUS, Tuhan hanya Allah swt.
PENGHUBUR =====> Maka berhati-hati dengan ucapanmu, kerana ucapanmu dikategorikan
“Ucapan Baik Yang Membawa Bencana (Merosak Akidah)”
Anda membelakangi Allah swt, Allah swt telah mensyariatkan hukum hidup di dunia, jangn saudara mengucapkan melebihi Allah swt.
Sesekali jangan pandai-pandai nak buat kesimpulan berdasarkan OTAK saudara yang terlalu terbatas kemampuannya. maka kembalilah kepada FITRAH mu sebagi manusia yang hidup di atas syariat Allah swt.
(Surah Al-Ikhlash 112:1-4)
“Katakanlah (wahai Muhammad); Dialah Allah Tuhan Yang Maha Esa,Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Dia tidak beranak dan tiada pula diperanakkan dan Dia tiada sesuatupun yang setara dengan-Nya”
By, Penghibur
22.
Penghibur | Maret 28, 2009 at 5:10 am
@CosmisBoy
Big Bang BUKAN lagi teori tetapi BIG BANG adalah terbukti apabila para saintis dapat mengesan sisa-sisa KOSMIK yang terdapat di angkasa lepas, dimana sisa-sisa ini adalah kesan dari Letupan Agung pada perkiraan 17 billion tahun lepas.
Zat yang meletup ini membentuk galaksi yang tidak kurang dari 250 bllion galaksi dan di setiap satu galaksi terdapat sekurang-kurangnya 300 billion bintang dengan anggaran jarak sekurang-kurang 30 juta kilometer setiap satu bintang.
Big bang yang meletup ini adalah sangat teratur, tidak seperti letupan bom yang kita sedia faham di mana bom yang meletup akan bertaburan tanpa arah dan tujuan dan di luar dari aturan.
tetapi BIG BANG membentuk PERATURAN, Big bang meletup dan membentuk galaksi sekaligus membentuk kuasa Graviti dan membentuk peraturan seperti orbit pada setiap bintang-bintang.
ia di pengaruhi oleh Kuasa Nuklear kuat, kuasa nuklear lemah di samping kuasa graviti , semuanya membantu membentuk cakerawala ini.
Al-Quran telah menerangkan 1400 tahun lepas, padahal pengkaji BIG BANG hanya baru menemuinya pada abad ke 20.
Begitu juga halnya dengan pengembangan Alam Semesta, Langit semakin berkembang dengan pesatnya juga telah di jelaskan Al-quran. Ulama-ulama Islam walaupun tak pernah ke angkasa lepas tetapi mengetahui hanya berdasarkan al-quran/
Saudara boleh merujuk pada Kitab-Kitab Ulama Salaf.
di samaping itu Lapisan-lapisan langit yang mempunyai kuasa untuk membalikkan sama ada hujan, pantulan telekomunikasi yang membantu masnuia dapat berhubung di antara barat dan timur dengan cepat dan pelbagai lagi.
nabi Muhammad saw tanpa Roket, Tanpa Komputer, Tanpa sebarang Buku Encyclopedia, Tanpa sebarang peralatan telah mengetahui hakikat Alam semesta ini.
Pertanyaannya adalah terletak pada “bagaimana Nabi Muhammad saw mengetahuinya sedangkan dia (Nabi Muhammad saw adalah seorang BUTA HURUF, tidak pandai menulis dan membaca!
Jawapannya adalah dari PEMBUAT BIG BANG itu, iaitu Allah swt.
By, Penghibur
23.
CosmisBoy | Maret 28, 2009 at 2:04 pm
@ Penghibur,
Sdr nulis;
Bila ia berlaku?
…………………………………………………
Siapakah yang melakukannya?
…………………………………………………
Adakah saudara melihatnya dengan mata sdr sendiri?
………………………………………………..
Bagaimana sdr bisa tahu? Dari Al-Quran atau sainstis2?
……………………………………………………
Lucu banget sdr ini.
Sdr sendiri mengatakan:
Saintis ya, bukan Al-Quran.
Salam.
24.
payo | Maret 28, 2009 at 8:57 pm
@penghibur
Maaf saya tidak berkata lebih hebat dari Tuhan. Kata-kata Tuhan jauh lebih hebat dan sempurna dari itu karena DIAlah sumber kebenaran dan kemuliaan, saya hanya mengutip beberapa dari ajarannya selama ini. Ingat saya hanya manusia biasa dan Tuhan adalah Maha Esa dan tinggi, jadi segala perkataan dan perbuatan saya pastilah tidak seberapa dibanding DIA yang maha mulia. Kalau ada yang mengatakan bahwa kata-kata saya tersebut lebih hebat dari Tuhan..,maka anda harus mengkrocek ulang, sebab saudara secara tidak langsung menganggap bahwa kata-kata Tuhan lebih rendah dari kata-kata saya tersebut. Ingat…tiada manusia yang lebih sempurna dan lebih hebat dari Tuhan…,jadi bertobatlah..
Saudara tidak kenal saya mengapa anda bisa mengatakan bahwa saya dajjal?? bukankah ciri2 dajjal adalah sebagai berikut : Dia adalah seorang muda yang berkulit merah, pendek, berambut keriting, dahinya lebar, pundaknya bidang, matanya yang sebelah kanan buta, dan matanya ini tidak menonjol keluar juga tidak tenggelam, seolah-oleh buah anggur yang masak (tak bercahaya) dan matanya sebelah kiri ditumbuhi daging yang tebal pada sudutnya. Di antara kedua matanya terdapat tulisan huruf kaf, fa’, ra’ secara terpisah, atau tulisan “kafir” secara bersambung / berangkai, yang dapat dibaca oleh setiap muslim yang bisa menulis maupun yang tidak bisa menulis. Dan di antara tandanya lagi ialah mandul, tidak punya anak. Saya beritahu bahwa ciri-ciri saya. Tinggi 175 m, rambut ikal, dan tidak buta. Maaf saya kira anda telah menghakimi saya tanpa sebab. Perlu saya ingatkan bahwa hakim sesunggunya adalah Tuhan Allah yang Esa.
Maka berhati-hati dengan ucapanmu, kerana ucapanmu dikategorikan
“Ucapan Baik Yang Membawa Bencana (Merosak Akidah)”)>
Saya sudah sangat berhati-hati mengucapkan kata-kata itu dan saya kira ucapan itu tidak akan membawa bencana karena ucapan itu sudah baik dihadapan dan kepada Tuhan Allah kita dan baik juga kepada kita sesama manusiai. Dijaman sekarang ini banyak hati nurani dan pandangan hidup manusia telah salah jalur akibat ajaran2 yang salah.
Saya kira ucapan saya itu tidak melebihi dari Tuhan Allah, anda sendirilah yang beranggapan begitu. Ingat Ucapan Tuhan jauh lebih hebat dan lebih agung dari ucapan saya itu. Ucapan saya itu hanya sebagian dari ucapan dan ajarannya yang saya pelajari dan kutip.
Benar OTAK saya memang terbatas, makanya saya berkata selalu berdasarkan apa yang diajarkan Tuhan.
Anda ingin tahu siapa yang berkata dan berlaku melebihi Tuhan?? Dialah yang membuat hukum sendiri dengan memberi fatwah GOLPUT (golongan putih) adalah haram atau dosa.
Ingat hukum tentang dosa adalah empunya kerajaan surga yaitu Allah.
Salam….Tuhan memberkatimu
25.
payo | Maret 28, 2009 at 8:59 pm
@penghibur
“PERHATIAN : Sebenarnya saudaralah yang kena beringat dan bukan saya, saya menegur saudara kerana saudara berkata-kata lebih hebat dari Allah swt….”
Maaf saya tidak berkata lebih hebat dari Tuhan. Kata-kata Tuhan jauh lebih hebat dan sempurna dari itu karena DIAlah sumber kebenaran dan kemuliaan, saya hanya mengutip beberapa dari ajarannya selama ini. Ingat saya hanya manusia biasa dan Tuhan adalah Maha Esa dan tinggi, jadi segala perkataan dan perbuatan saya pastilah tidak seberapa dibanding DIA yang maha mulia. Kalau ada yang mengatakan bahwa kata-kata saya tersebut lebih hebat dari Tuhan..,maka anda harus mengkrocek ulang, sebab saudara secara tidak langsung menganggap bahwa kata-kata Tuhan lebih rendah dari kata-kata saya tersebut. Ingat…tiada manusia yang lebih sempurna dan lebih hebat dari Tuhan…,jadi bertobatlah..
“Jika anda tidak mengenal Al-masih Ad-Dajjal, maka saya peringatkan awak sekali lagi dengan tegas, anda adalah salah seorang Dajjal, maka mohonlah keampunan kepada Allah swt dan bertaubatlah kepada-Nya”
Saudara tidak kenal saya mengapa anda bisa mengatakan bahwa saya dajjal?? bukankah ciri2 dajjal adalah sebagai berikut : Dia adalah seorang muda yang berkulit merah, pendek, berambut keriting, dahinya lebar, pundaknya bidang, matanya yang sebelah kanan buta, dan matanya ini tidak menonjol keluar juga tidak tenggelam, seolah-oleh buah anggur yang masak (tak bercahaya) dan matanya sebelah kiri ditumbuhi daging yang tebal pada sudutnya. Di antara kedua matanya terdapat tulisan huruf kaf, fa’, ra’ secara terpisah, atau tulisan “kafir” secara bersambung / berangkai, yang dapat dibaca oleh setiap muslim yang bisa menulis maupun yang tidak bisa menulis. Dan di antara tandanya lagi ialah mandul, tidak punya anak. Saya beritahu bahwa ciri-ciri saya. Tinggi 175 m, rambut ikal, dan tidak buta. Maaf saya kira anda telah menghakimi saya tanpa sebab. Perlu saya ingatkan bahwa hakim sesunggunya adalah Tuhan Allah yang Esa.
“PENGHUBUR =====> Maka berhati-hati dengan ucapanmu, kerana ucapanmu dikategorikan
“Ucapan Baik Yang Membawa Bencana (Merosak Akidah)”
Saya sudah sangat berhati-hati mengucapkan kata-kata itu dan saya kira ucapan itu tidak akan membawa bencana karena ucapan itu sudah baik dihadapan dan kepada Tuhan Allah kita dan baik juga kepada kita sesama manusiai. Dijaman sekarang ini banyak hati nurani dan pandangan hidup manusia telah salah jalur akibat ajaran2 yang salah.
“Anda membelakangi Allah swt, Allah swt telah mensyariatkan hukum hidup di dunia, jangan saudara mengucapkan melebihi Allah swt.”
Saya kira ucapan saya itu tidak melebihi dari Tuhan Allah, anda sendirilah yang beranggapan begitu. Ingat Ucapan Tuhan jauh lebih hebat dan lebih agung dari ucapan saya itu. Ucapan saya itu hanya sebagian dari ucapan dan ajarannya yang saya pelajari dan kutip.
“Sesekali jangan pandai-pandai nak buat kesimpulan berdasarkan OTAK saudara yang terlalu terbatas kemampuannya. maka kembalilah kepada FITRAH mu sebagi manusia yang hidup di atas syariat Allah swt”
Benar OTAK saya memang terbatas, makanya saya berkata selalu berdasarkan apa yang diajarkan Tuhan.
Anda ingin tahu siapa yang berkata dan berlaku melebihi Tuhan?? Dialah yang membuat hukum sendiri dengan memberi fatwah GOLPUT (golongan putih) adalah haram atau dosa.
Ingat hukum tentang dosa adalah empunya kerajaan surga yaitu Allah.
Salam….Tuhan memberkatimu
26.
payo | Maret 28, 2009 at 9:04 pm
@penghibur
“PERHATIAN : Sebenarnya saudaralah yang kena beringat dan bukan saya, saya menegur saudara kerana saudara berkata-kata lebih hebat dari Allah swt….”
—-> Maaf saya tidak berkata lebih hebat dari Tuhan. Kata-kata Tuhan jauh lebih hebat dan sempurna dari itu karena DIAlah sumber kebenaran dan kemuliaan, saya hanya mengutip beberapa dari ajarannya selama ini. Ingat saya hanya manusia biasa dan Tuhan adalah Maha Esa dan tinggi, jadi segala perkataan dan perbuatan saya pastilah tidak seberapa dibanding DIA yang maha mulia. Kalau ada yang mengatakan bahwa kata-kata saya tersebut lebih hebat dari Tuhan..,maka anda harus mengkrocek ulang, sebab saudara secara tidak langsung menganggap bahwa kata-kata Tuhan lebih rendah dari kata-kata saya tersebut. Ingat…tiada manusia yang lebih sempurna dan lebih hebat dari Tuhan…,jadi bertobatlah..
“Jika anda tidak mengenal Al-masih Ad-Dajjal, maka saya peringatkan awak sekali lagi dengan tegas, anda adalah salah seorang Dajjal, maka mohonlah keampunan kepada Allah swt dan bertaubatlah kepada-Nya”"
—–>Saudara tidak kenal saya mengapa anda bisa mengatakan bahwa saya dajjal?? bukankah ciri2 dajjal adalah sebagai berikut : Dia adalah seorang muda yang berkulit merah, pendek, berambut keriting, dahinya lebar, pundaknya bidang, matanya yang sebelah kanan buta, dan matanya ini tidak menonjol keluar juga tidak tenggelam, seolah-oleh buah anggur yang masak (tak bercahaya) dan matanya sebelah kiri ditumbuhi daging yang tebal pada sudutnya. Di antara kedua matanya terdapat tulisan huruf kaf, fa’, ra’ secara terpisah, atau tulisan “kafir” secara bersambung / berangkai, yang dapat dibaca oleh setiap muslim yang bisa menulis maupun yang tidak bisa menulis. Dan di antara tandanya lagi ialah mandul, tidak punya anak. Saya beritahu bahwa ciri-ciri saya. Tinggi 175 m, rambut ikal, dan tidak buta. Maaf saya kira anda telah menghakimi saya tanpa sebab. Perlu saya ingatkan bahwa hakim sesunggunya adalah Tuhan Allah yang Esa.
“PENGHUBUR =====> Maka berhati-hati dengan ucapanmu, kerana ucapanmu dikategorikan
“Ucapan Baik Yang Membawa Bencana (Merosak Akidah)”
——>Saya sudah sangat berhati-hati mengucapkan kata-kata itu dan saya kira ucapan itu tidak akan membawa bencana karena ucapan itu sudah baik dihadapan dan kepada Tuhan Allah kita dan baik juga kepada kita sesama manusiai. Dijaman sekarang ini banyak hati nurani dan pandangan hidup manusia telah salah jalur akibat ajaran2 yang salah.
“Anda membelakangi Allah swt, Allah swt telah mensyariatkan hukum hidup di dunia, jangan saudara mengucapkan melebihi Allah swt.”
—–>Saya kira ucapan saya itu tidak melebihi dari Tuhan Allah, anda sendirilah yang beranggapan begitu. Ingat Ucapan Tuhan jauh lebih hebat dan lebih agung dari ucapan saya itu. Ucapan saya itu hanya sebagian dari ucapan dan ajarannya yang saya pelajari dan kutip.
“Sesekali jangan pandai-pandai nak buat kesimpulan berdasarkan OTAK saudara yang terlalu terbatas kemampuannya. maka kembalilah kepada FITRAH mu sebagi manusia yang hidup di atas syariat Allah swt”
—->Benar OTAK saya memang terbatas, makanya saya berkata selalu berdasarkan apa yang diajarkan Tuhan.
—–>Anda ingin tahu siapa yang berkata dan berlaku melebihi Tuhan?? Dialah yang membuat hukum sendiri dengan memberi fatwah GOLPUT (golongan putih) adalah haram atau dosa.
Ingat hukum tentang dosa adalah empunya kerajaan surga yaitu Allah.
Salam….Tuhan memberkatimu
27.
rina | Maret 28, 2009 at 11:59 pm
Saya seorang murtadun dan memang benar saya sangat membenci ajaran islam tetapi saya tidak pernah membenci orang yang kebetulan terpengaruh ajaran jahat islam.
Saya sangat membenci islam karena kalau benar-benar dipelajari dengan baik dan dengan pikiran netral, maka akan kelihatan bahwa ajaran islam membenarkan, mengajarkan dan memerintahkan tindakan kekerasan bahkan pembunuhan. Ajaran ini juga banyak mengajarkan penindasan terhadap hak-hak dasar manusia.
Islam bukanlah ajaran Tuhan dan orang yang dengan sengaja meyakini bahwa islam adalah ajaran Tuhan, seperti halnya saya sepuluh tahun yang lalu tidak akan percaya dan mati-matian membelanya meskipun tanpa dasar logika yang benar. Biasanya dasar orang yang percaya islam hanya ayat-ayat quran atau hadis yang terus diulang-ulang. Padahal sejak dari jaman muhammad pun sebenarnya islam juga sudah diragukan sebagai ajaran Tuhan, makanya untuk meyakinkan pengikutnya muhamad bersilat lidah dengan mengucapkan ayat-ayat pembelaannya. Dan ayat-ayat itu sekarang dipakai oleh dua untuk membela keyakinan sesatnya.
Benar dan tidak benar seharusnya diteliti dan dikiritisi dengan pikiran yang jernih, logika yang sehat dan tanpa keberpihakan. Dua berargumentasi dengan dasar keyakinan bahwa islam adalah ajaran yang benar dari Tuhan. Dua tidak akan pernah percaya kebejatan ajaran islam dan si-muhammad sebab dia sudah percaya dahulu ajaran islam adalah ajaran yang benar tanpa mengkritisinya. Biarpun ada yang aneh dan jelek di ajaran yang diyakininya, dua akan membela dan mencari pembenaran terhadap kejelekan tersebut juga terhadap perilaku bejat muhamad.
Walaupun memang ada hal-hal yang kelihatannya baik dalam ajaran islam, tapi itu tidak sebanding dengan kerusakan dan kebejatan yang bisa ditimbulkan oleh ajaran islam. Kalau pun orang-orang islam di indonesia sebagaian kelihatannya orang-orang baik, itu karena mereka bukanlah orang -orang yang mengamalkan ajaran islam seluruhnya dengan sungguh-sungguh. Mereka orang-orang baik karena memang dasarnya mereka adalah orang-orang baik. Bukan karena ajaran islam mereka jadi baik. Malah kalau mereka mulai mengamalkan ajaran islam dengan bulat dan sungguh-sungguh, mereka menjadi manusia jahat.
Jadi kesimpulannya, ajaran islam memang layak dibenci karena memang ajaran ini jelek dan membahayakan.
28.
stephen | Maret 31, 2009 at 5:13 am
Rina adalag golongan yang pandai menilai erti kebenaran. Tahniah rina. Semoga saudari semakin bertumbuh dalam Yesus. Syukurlah anda di Indonesia dan anda boleh ke kristian tanpa cerewet. Kesian death x boleh pindah.. Malah death menarik orang kristian masuk ke islam.. (Sedang berfikir)..
29.
Ahmed Shahi Kusuma | Maret 31, 2009 at 8:51 am
Setuju Stephen, semoga pembaca muslim di sini boleh berpaling pada Kristus. Hanya Yesus jalan keselamatan ( Yohannes 14:6), maka jika menolak pantas dihukum bunuh seperti raja Atahualpa yang menolak kasih Kristus, pantaslah dibunuh…
30.
rina | April 16, 2009 at 1:54 am
@ to all..
Dasar pandang hidup manusia adalah agama, aturan (hukum, istiadat (kebiasaan) dan norma, yang semuanya memiliki prinsip sama. Ini adalah sesuatu yang menurut saya tidak bisa dipungkiri, sehingga pengertian kebenaran selalu beracuan terhadap cara dasar pandang hidup tersebut. Tetapi ingat bahwa dasar pandang hidup manusia berbeda-beda di setiap komunitas, ada yang islam, kristen, hindu, budha, jawa, batak,sunda. Contohnya, “di islam bahwa beristri lebih dari satu dibenarkan asalkan adil, sementara di kristen sama sekali tidak dibenarkan”. “Di islam menganiaya bahkan membunuh demi membela ajaran agama kita yang telah dilecehkan dibenarkan, tetapi dikristen sama sekali tidak benar”. ” hasil keputusan rapat ulama-ulama di indonesia berdasarkan alquran bahwa presiden tahun 2009 harus islam, sedangkan dikristen tidak harus islam”. dan masih banyak sekali contoh yang bisa kita pelajari.
Dari apa yang telah dipaparkan di atas, jelaslah tersirat bahwa kebenaran adalah sesuatu yang relatif, maksudnya adalah arti kebenaran selalu berbeda-beda bagi setiap komunitas.
Tetapi, yang ingin saya sampaikan bukanlah memberikan kebenaran yang benar- benar benar (heee..bingung yah..). yang ingin saya sampaikan adalah dasar pandang hidup yang benar. Apa itu dasar pandang hidup yang benar??? Jawabannya adalah :KASIH. Inilah adalah sesuatu yang mutlak bukan relatif. Kasihilah Tuhanmu dan sesamamu manusia.
Mungkin kebetulan agama yang berlandaskan kasih adalah Kristen, makanya saya ikut dengan ajaran tersebut.
to: Ahmed Shahi Kusuma
“Hanya Yesus jalan keselamatan ( Yohannes 14:6), maka jika menolak pantas dihukum bunuh seperti raja Atahualpa yang menolak kasih Kristus, pantaslah dibunuh…”
Maaf saudara Ahmed.., sepertinya itu bukan ajaran yesus kristus. Apapun alasannya kita sebagai pengikut kristus dilarang membunuh. ingat landasan Kasih yang selama ini diajarkannya.
GBU
31.
CosmisBoy | April 16, 2009 at 5:36 am
@ Rina,
Dia tahu pada itu.
Lama udah si Ahmed itu ngga pernah buang angin…
lalu dia ke sini cuman untuk buang angin busuk.
Ngga maju-maju juga gua sesudah diskusi dengan orang yang kesukaannya ialah buang angin busuk.
Salam.
32.
batman dari hongkong | Mei 11, 2009 at 11:46 am
oi gmpng aja..
ngrasa umt berimn gag akn jlk2n agama lain..
apa ada agama yang ngajarin qta buat jlk2n..
trus mau tau agama yang bnr manurut kalian..?
tunggu aja di akhirat….
hohohoho
33.
Kurdi | Mei 18, 2009 at 10:21 am
Hebat yah agama kristen ngga boleh perang,di islam ngga boleh perang juga sih sebenarnya tapi perlu pemahaman yg jenius,bukan dari nafsu fikiran2 kita,begini lho ceritanya: Setiap Nabi yg diutus ke dunia ini pasti akan dibunuh oleh kaumnya,termasuk Nabi Allah Isa as. Nah haruskah Nabi akan dibunuh kemudian diam tanpa melawan?Kalau Nabi terbunuh maka siapa yg akan menyampaikan Amanat dari Allah sedang Nabi mengemban tugas dari Allah untk menyampaikan ayat2nya dll,nah maka dari itu Allah memerintahkan perang terhadap org2 yg memusuhi Allah,Rasul,dan Agama Allah. Lebih aneh lagi kalo Tuhan kalah duel dengan Nabi-Nya ~> kejadian pasal 32 ayat 28->”Namamu bukan lagi Yakub tetapi bani israel dikarenakan kamu telah bergumul kepada Allah dan manusia dan kamu menang”. Dlm Ayat selanjutnya Allah menang sih. Akan tetapi ini ada kesamaannya dgn perang.Masa Allah bergumul dan kalah lagi. Assalaamu’alaikum buat sang penghibur:)
34.
CosmicBoy | Mei 18, 2009 at 1:52 pm
@ Kurdi,
==> BETULLLLLLLLLL dalam ajaran Kristen, tidak diperbolehkan berperang apa alasan pun, apalagi kalo membunuh, apa alasan sekalipun.
==> Ajaran yang tidak diperbolehkan membunuh & berperang ialah ajaran kasih yang berasal dari langit@ Tuhan.
==> Ajaran Yesus ialah ajaran kasih. Ajaran Yesus tidak diperbolehkan membunuh, apalagi berperang. Makanya ajaran Yesus berasal dari langit@ Tuhan.
Beda dengan ajaran yang menperbolehkan MEMBUNUH apalagi BERPERANG. Dalam berperang, sudah pasti ada yang ngga ada hubungannya dengan perang akan terbunuh! Anak-anak kecil, orang tua dan wanita akan turut terbunuh. Ini kenyataan meskipun itu bukan tujuan alasan kita. Ngerti?
Harap mendapat pencerahan.
35.
CosmicBoy | Mei 18, 2009 at 2:03 pm
@ Kurdi,
==> Nah, udah pada setuju bahawa berperang itu salah, apalagi dalam berperang, pembunuhan pasti akan berlaku!
==> Ngga perlu pemahaman yang jenius mas, ini hal mendasar. Anak TK aje tau pada itu bahawa MEMBUNUH & BERPERANG itu adalah salah! Udah, yang salah pasti salah. Kok perlu pemahanan jenius? Anehnya Islam, 1400 sudah berlalu, kok belum sadar-sadar. Rasio dibuang demi mau membela seorang “nabi” dari padang pasir!
Salam.
36.
CosmicBoy | Mei 18, 2009 at 2:19 pm
@ Kurdi,
==> Buktikan dalam Injil & al-Quran, Nabi Isa membalas upaya untuk membunuhnya dengan pembunuhan & peperangan? Buktikan, saya nunggu?
==> Setiap Nabi yg diutus Tuhan tau resiko yang akan dialaminya dalam menyebarkan kebenaran Allah. Kalo pada takut, jangan jadi nabi. Allah ngga pernah memaksa!
==> Setiap nabipada tau bahawa Dia punya Allah yg Maha Kuasa, dia ngga perlu takut. Allahlah yang akan membalas, hak membalas ada pada Allah.
==> Aneh, ada seorang yg klaim ‘nabi’ dari padang pasir yang membela agama Allah dengan pembunuhan, peperangan & pedang. Malahan, berperang & membunuh ada perintahnya di kitab sucinya. Perintah itu harus dilaksanakan. Dari 88 seri peperangan yang dilancarkannya, cuman 1 saja yang bersifat mempertahankan diri, yang laen itu bertujuan untuk merampok, membunuh, menunduk & memperluaskan jajahan. Yang 87 itu ngga pernah ada provokasi dari luar, dari pihak lawan! Semuanya provokasi dari dalam, dari Muhammad!
Hati yang damai akan tahu kebenaran ini.
37.
CosmicBoy | Mei 18, 2009 at 2:37 pm
@ Kurdi,
==> Waduh…ini dongengnya darimana mas?
==> Kebiasaan ya muslimer, ngga bisa mempertahankan agama loe, ngeles ke Bible sgala. Apa hubungan Kejadian di atas dengan segala pembunuhan dan penjarahan yang dilakukan oleh Si Mmad & para pengikutnya? Gua ingin tau, apa hubungan pengalaman Nabi Yakub bersama Tuhannya?
==> Muslimer, coba anda lihat dengan mata rohani, yang tersirat. Itulah spiritualitas tingkat tinggi. Kok semuanya harus dilihat dari mata kasar, dari yang tersurat? Gini, Allah mau menguji Nabi Yakub. Lewat suatu pergumulan yang luar biasa, ternyata Nabi Yakub punya ciri yang berbeda dengan orang laen. Ternyata Nabi Yakub seorang yang cekal, ngga pernah berputus asa, maunya menang & sukses dalam pergumulan hidupnya. Dari pergumulan itulah, Allah menukar nama Yakub menjadi Israel yang bermaksud Prince of God & of man atau Pemimpin yang berasal dari Allah dan dari manusia. Dan memang benar kalo kita teliti motto kehidupan Nabi Yakub.
Semoga mendapat pencerahan.
38.
Kurdi | Mei 18, 2009 at 3:03 pm
“Sebaiknya Islam mengikuti jejak yg benar dari kristen”.
¤Kitab itu sebagai pedoman hidup¤
kitab perjanjian baru terdiri dari 4 kitab injil karangan matius,Markus,Lukas,dan Yohannes. 13 surat yg ditulis Paulus,3 surat Yohannes,1 surat Yakobus,2 surat Petrus,1 surat Lukas,1 surat Yudas.Kepada org ibrani,dan wahyu kepada Yohannes.Semua surat ditulis Paulus,Yakobus,Yohannes,Yudas,Petrus dll. Jelas ini bukan Firman Tuhan.Bagaimana dgn 4 kitab injil tsb?Nama yg melekat di belakang kata injil adalah nama penulis injil tsb. Yaitu: Matius,Markus,Lukas,dan Yohannes. Matius & Yohannes sendiri yg mengatakan secara eksplisit dlm injil mereka bahwa mereka bukan murid2 Yesus. Bagaimana Markus & Lukas? Sama saja tdk ada yg mengetahui siapa mereka sebenarnya. Matius,Markus,Yohannes,& Lukas benar2 sosok misterius dlm penulisan injil. Betapa anehnya kitab suci yg seharusnya digunakan sebagai pedoman hidup ternyata ditulis oleh sosok2 manusia yg tdk jelas identitasnya…Jadi banyak ayat2nya yg bertentangan 1 sama lain,saya berikan satu contoh: “sebab Allah mengutus anakNya kedunia bukan utk menghakimi dunia,tapi utk menyelamatkannya oleh Dia.”(Yohannes 3: 17). Ayat ini bertentangan dgn ayat: “janganlah kamu menyangka bahwa aku datang untuk membawa damai diatas bumi.Aku datang bukan utk membawa damai,melainkan pedang.Sebab aku datang utk memisahkan orang dari ayahnya,anak perempuan dari ibunya,menantu perempuan dari mertuanya,dan musuh2 org ialah org seisi rumahnya.” (Matius 10: 34-36). Masih banyak lagi ayat yg bertentangan. Dlm satu kesumpatan dialog dgn pendeta dari sekte kristen ortodoks syiria thn 2001,penulis menanyakan tentang banyaknya pertentangan dlm bibel dan dijawab,”kami memang menyadari bahwa dlm babel terdapat ayat2 yg saling bertentangan,namun dlm bibel edisi yg akan datang kami sudah merevisi ayat2 tsb.” Subhanallah…Betapa hebatnya manusia yg sanggup merevisi firman Tuhan!??…Dan mereka berterusterang mengaku kalau mereka melakukan perubahan2 tsb. Kata cosmicBOY: “jangan takut pada kebenaran”.
39.
jboz | Mei 19, 2009 at 1:06 am
@ Kurdi,
==> Emangnya loe Tuhan ya? Emangnya loe dapat perintah/wahyu dari Tuhan ya untuk menentukan mana Firman Allah, mana bukan? Ato loe yang lebih tau dari Tuhan ya…mana Firman-Nya, mana yang bukan?
==> Apakah loe pikir Allah tidak berkuasa memakai nama-nama di atas untuk menulis Firman-Nya? Loe membatasi kuasa Allah ya? Kalo Allah mau, Dia bisa bikin batu untuk menulis Firman-Nya? Ngerti?
Salam.
40.
jboz | Mei 19, 2009 at 1:13 am
@ Kurdi,
==> Yang benar ini?
==> Mas, coba mas ke google, cari Gospel of Matthew & John, baca dan buat penelitian dalil-dalil Matius & Yuhana adalah penulis Injil Matius & Injil Yuhana. Semua jawapan ada di situ. Seusai baca & buat penelitian, kalo ada persoalan, sila kirim ke sini. Gue siap menjawab.
Salam,
41.
jboz | Mei 19, 2009 at 1:21 am
@ Kurdi,
==> Waduh, ketahuan ya mas ngga tau apa-apa tentang Injil. Siapa Markus & Lukas? Kalo terasa sulit, sila ke google, cari Gospel of Mark and Luke, banyak jawapan itu di sana. Ada juga di situs-situs Persons of the Bible, cari Mark and Luke, mas akan tau lebih banyak. Kalo ada persoalan, sila kirim ke sini. Saya akan jawap. Jangan lansung bilang tidak tahu tanpa terlebih dulu buat penelitian. Itu bukan ciri orang yang ingin tahu/mencari ilmu, itu ciri orang yang ingin menyalahkan ato cuman ke sini untuk buang angin busuk. Ngerti ngga?
Salam.
42.
mazter | Mei 19, 2009 at 3:04 am
@kurdi
tolong jangan copy paste aja ya, dipahami dulu baru ditanyakan
malu2in aja.
kalau uda baca tanya aja, saya siap bantu kamu kok
siapa tahu kamu dapat pencerahan lalu murtad.
amin.
Salam damail
43.
Kurdi | Mei 19, 2009 at 4:07 am
Itukan penelitian thn 2001 nah barangkali sudah direvisi maaf sy tdk tau.
44.
jboz | Mei 19, 2009 at 5:40 am
@ Kurdi,
Pertentangan dalam Al-Kitab?
Ngga ada itu mas, ngga ada itu.
Itukan ayat-ayat yang kabur. Ayat-ayat kabur bukan bukti pertentangan mas. Cuman kita belum bisa nangkep.
Al-Kitab direvisi?
Al-Kitab yang mana 1 mas? Yang TEKS ASLI atau TERJEMAHAN.
Al-Kitab TEKS ASLI ngga bisa direvisi. Ngga bisa diubah.
Al-Kitab Terjemahan bisa mas.
Maka yang direvisi itu bukan dari TEKS ASLI. TEKS ASLI ngga bisa direvisi@ diubah kalimat-kalimatnya mas.
Mengenai sekte anu yang mengaku berlaku revisi, itu pada teks yang diterjemahkan bukan pada TEKS ASLI, ngerti. Dan lagi, gue anggap itu fitnah yang ditujukan sama kelompok ini selagi loe tidak bisa nunjukin bukti-buktinya.
Karena apa? Karena gue bingung@ terasa aneh, yang biasanya direvisi pada teks terjemahan bukan ayat-ayat “pertentangan” tapi pada bahasanya. Contoh, Al-Kitab bhs Inggris abad ke-16 itukan guna bahasa klasik. Oleh karena bhs sifatnya dinamik dan selalu berkembang, maka direvisi supaya bisa dimengerti oleh manusia moden. Ngerti?
Semoga mendapat pencerahan.
45.
Kurdi | Mei 20, 2009 at 12:49 am
“tetapi dari kota2 bangsa2 yg didirikan Tuhan Allahmu,kepadamu menjadi milik pusakamu,janganlah kau biarkan hidup apapun yg bernafas,melainkan harus kau tumpas sama sekali”.(ulangan 20:16-17).
“maka sekarang bunuhlah semua laki2 diantara anak2 mereka,dan juga semua perempuan yg pernah bersetubuh dgn laki2 haruslah kamu bunuh. Tetapi semua org muda diantara perempuan yg belum pernah bersetubuh dgn laki2 haruslah kamu biarka hidup bagimu.”(bilangan 31:17-18).
46.
jboz | Mei 20, 2009 at 1:10 am
@ Kurdi,
Ulangan 20:16-17 & Bilangan 31:17-18m itu di ambil dari Kitab mana mas?
Itukan kitabnya orang Yahudi@ At-Taurat!
Perintah itukan diberi kepada kaum Bani Israel 3500 tahun yang lalu.
Perintah itu diberi pada:
1 kaum tertentu@ Bani Israel,
1 masa tertentu@ pada zaman itu,
1 perintah khusus@ bukan kekal tapi sementara.
Itu bukan perintah Yesus.
Itu bukan perintah kepada orang Kristen. Emangnya orang Kristen itu Bani Israel?
Gitu mikirnya.
Jangan 1x baca, udah tahu segala mas.
Teliti dulu supaya tidak diketawain orang mas.
Salam.
47.
Mazter | Mei 20, 2009 at 3:28 am
@kurdi
yup jangan 1 x baca’nya, semua hukum taurat sudah digenapi Yesus.
mas, saya mau tanya.
menurut anda bagaimana cara selamat / masuk surga??
saya hanya mau menawarkan keselamatan dari Yesus mas, sapa tau anda mau melihat kebenaran.
salam.
48.
Kurdi | Mei 20, 2009 at 6:05 am
Sementara ah kalo gitu ikutan ah,ayat2 jihad dlm islam sementara juga ah,supaya bisa ngeles gitu he he…
Cara masuk surga InsyaAllah begini : 1.Bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah,dan Muhammad Adalah Nabi dan Utusannya,kemudian beramal sholeh,jangan menduakan Allah(jangan menyembah atau menjadikan Tuhan apapun selain Allah). Allah telah berjanji bahwa orang2 sepeti ini dijamin masuk surga… Sudahlah saya serahkan semua pada anda2 sekalian mau kafir/beriman. Gebye All…
49.
CosmicBoy | Mei 20, 2009 at 10:06 am
@ Kurdi,
==> Gimana? Postingan gue belum dicounter lagi…kok bilang bye, bye.
Salam.
50.
CosmicBoy | Mei 20, 2009 at 12:59 pm
@ 50,
==> Gini mas, gue ini jboz@ CosmicBoy bukan Mazter.
==> Kok nanya balik. Loe jawap aje bagi pihak Kurdi. Gua nunggu jawapan loe.
==> Gampang ya bikin rekayasa?
51.
CosmicBoy | Mei 20, 2009 at 1:31 pm
@ 50,
==> Loe lucu ya mas? Buktinya apa & mana? Beda dengan Al-Kitab, pewahyuan dari Allah bisa dibuktikan lewat penelitian historis, arkeologis, geografis, antropologis & sains. Bukan cuman klaim kosong bahawa itu Firman Allah karena Allah yang bilang atau kitab anu anu yang bilang! Ngerti?
==> Nah, ini sistematika Muhammad yang klaim terima wahyu@ Firman Tuhan.
Yahudi: Buktiin bahawa anda ini nabi yang menerima Firamn Tuhan?
Muhd: Kalo loe ngga percaya, nanya aje sama Allah. Wakakakakakaka.
Quraisy: Buktiin bahawa anda diberi wahyu lewat malaikat?
Muhd: Jangan ingkar ya…kelak tempat loe adalah neraka jahanan.
Kristen: Mana mukjizat loe sebagai tanda loe seorang nabi yang sungguh-sungguh dari Allah?
Muhd: Gue cuman seorang manusia. Itulah buktinya.
==> Kode-kode rahsia sebenarnya diciptakan oleh orang Yahudi bagi membuktikan bahawa Taurat itu Firman Allah yg ngga bisa dipungkiri. Aneh ya, ngga pernah ketemu atau ada dalil-dalilnya dalam Taurat. Belakangan, orang2 muslim meniru ciptaan orang-orang yahudi bagi membuktikan bahawa Al-Quran itu sungguh-sungguh Firman Allah! Ngga ada yang asli itu dari muslimer…semuanya pada meniru. Niru solatnya Yahudi, niru haram halalnya Yahudi, niru cara berpakaian Yahudi dll. Anehnya muslim, indahnya Yesus.
==> Bisakah manusia manpu menghafal Firman-Nya 100%? Udah gue buktikan pada postingan yg lalu bahawa “nabi” loe sendiri pada lupa, juga para sahabatnya, banyak pada yang lupa!
==> Mana yang lebih efektif dan bertahan lama? Firman Allah ditulis/disalin dalam sebuah kitab seperti Al-Kitab atau dihafal? Lanjutnya sila baca artikel ini.
http://islamkristen.wordpress.com/2008/11/15/tulisan-vs-hapalan/
Salam.
52.
jboz | Mei 21, 2009 at 9:04 am
@ 53,
==> Siapa yg bukan nabi mas? Musa, Daud, Sulaiman, Habakuk atau Danial? Biar jelas donk. Kok nuduh tanpa bukti?
==> Bukan murid Yesus? Siapa yg bukan murid Yesus dong? Coba bilang siapa?
==> Allah memilih orang secara random? Maksudmu apa? Gue pikir Allah itu berhak memilih siapa2 yg dia kehendaki untuk menulis Firman-Nya? Oloh loe bisa diatur ya? Allahku ngga bisa mas? Dia Maha Berdaulat?
Salam.
53.
jboz | Mei 21, 2009 at 9:23 am
@ 53
==> Allah yg maha bijak & maha cerdas adalah juga Allah yg Maha Berdaulat yg ngga butuhkan saranan andadalam melakukan kehendaknya. Tiada Dia bergantung pada makhluknya. Apalagi cara berpikirmu yg asal-asalan.
==> Jangan cabar Tuhan mas.
“Sebab sesungguhnya rancangan-Ku bukan rancanganmu dan jalanmu bukan jalan-Ku, demikian Firman Tuhan. Seperti tingginya langit dari bumi demikianlah tingginya rancangan-Ku dari rancanganmu dan jalanmu dari jalan-Ku” (Kitab Nabi Asyaya’ 55:8-9)
“Tiada yang mustahil di sisi Tuhan” (Injil Lukas 1:37)
Yesus bersabda: “Dan hasilkan buah-buah yang sesuai dengan pertaubatan. Dan jangan berfikir dalam hatimu: Ibrahim adalah bapa kami! Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Allah dapat menjadikan anak-anak Ibrahim dari batu-batu ini!.” (Injil Likas 3:8)
Don’t underestimate God my friend.
Semoga mendapat pencerahan.
54.
jboz | Mei 21, 2009 at 9:36 am
@ 53,
==> Fahami pikiran lawan bicaramu mas. Nanti diketawain sama orang. Gue meresponi tanggapan loe dengan “gampang ya kalo mau bikin rekayasa” karena loe tidak menjawap tantangan malahan nanya balik. Ngerti? Dan jawapan anda itu ngga nyambung mas. Harap dibaca balik mas.
==> Lagi…lagi ngga nyambung nie. Loe bilang, Al-Kitab itu tulisan manusia. Gue respon “Emangnya jari Allah yang nulis Firman-Nya sendiri?” Coba liat apa tanggapan loe di atas. Ngga nyambung. Capekkk deh gitu. Ketahuan ya loe ini ngga ada sistematika dalam ilmu berdebat ya?
==> Taunya dari Al-Kitab dan bisa dibuktikan lewat peneltian historis, arkeologis, geografis, antropologis & sains.
Semoga mendapat pencerahan.
55.
jboz | Mei 21, 2009 at 9:54 am
@ 53,
==> Anda gagal membaca pikiran lawan bicaramu. Maka, respon anda salah kaprah!
==> Yang benar donk ahh gini, Al-Kitab yg adalah Firman Allah ditulis oleh manusia yang diilhami Roh Kudus. Al-Kitab adalah Firman Allah karena ILHAM-NYA ROH KUDUS. Makanya asal muasal Al-Kitab ialah karangan Allah, ngerti?
==> ya ya lah tue…siapa yang makan lada/cabe, dia yang rasa pedasnya! Loe tau apa yg gue maksudkan, usah ngeles mas. Yang berani dikit mas…yang hati kudus.
==> Mau tau, baca sendiri mas. Syaratnya HATI KUDUS.
==> Pertanyaan yg basah basi mas. Capeh dehhh mau respon yang itu itu. Baca sendiri dehhhh, banyak itu di postingan. Ada juga di google. Manusia kan berbeda, lalu loe pikir ada lebih dari 1 tuhan yg menciptakan manusia. Gitu? Mikirnya jangan gitu mas. Kayak anak TK. Waduh…sangka gue, loe orang pinter…tau tau apa ya ??????? tau lah sendiri.
Salam.
56.
Kurdi | Mei 22, 2009 at 12:49 am
1532. Abu Hurairah r.a. Berkata: Nabi saw. Bersabda: Biasa Bani Israil jika mandi bersama disungai sambil telanjang marging-masing dapat melihat aurat kawannya,sedang Nabi Musa mandi sendiri,hingga orang-orang menuduhnya: “demi Allah tiada yang menghalangi Musa untuk mandi bersama melainkan karena buah kemajuannya besar”,maka pada suatu hari ketika Nabi Musa mandi dan meletakkan bajunya diatas batu,tiba-tiba batu itu lari membawa bajunya,maka segera Nabi Musa mengejar batu itu,sambil berkata: “bajuku hai batu,sehingga bang israil dapat melihat Nabi Musa yang ternyata tidak ada apa-apa,sehingga mereka berkata: “Musa tidak apa-apa auratnya,lalu Nabi Musa mengambil bajunya dari batu dan memukuli batu. (Bukhari,Muslim).
Kisah ini Allah ingin mengungkap kebenaran bahwa apa yg dituduhkan Bani Israil itu tdk benar,lalu kenapa Allah menggerakan batu hingga batu itu berlari membawa baju Nabi Musa? Jawabnya: karena Nabi Musa sangat pemalu utk membuka auratnya hingga akhirnya Allah lah yg menggerakkan batu itu dengan mukjizat dan kebesarannya hingga terungkapnya kebenaran dan apa yg dituduhkan bani israil itu tdk benar,kisah ini bukanlah pelecehan kepada Nabi Musa Namun Allah tidak ingin menutupi kebenaran yang ada. Jika kisah ini dilihat dan ditanggapi oleh orang yg antipati tentunya kisah ini akan melebar kemana2 hingga menganggap ini dongeng apalagi? Ini menghina Nabi Musa dll…
57.
stephen | Mei 22, 2009 at 3:18 am
Batu melahirkan baju Nabi Musa? Sayang sekali kisah seperti ini tiada di bible kristian…
58.
stephen | Mei 22, 2009 at 3:19 am
Batu melarikan baju Nabi Musa? Sayang sekali kisah seperti ini tiada di bible kristian…
59.
Kurdi | Mei 22, 2009 at 4:20 am
@ Stephen
Batu melarikan baju Nabi Musa? Sayang sekali kisah seperti ini tiada dibible kristian…
¤jelas tidak ada dlm bible dan ajaran Kristen kisah batu melarikan baju Nabi Musa,karena Allah dalam ajaran kristen begitu lemah dan tak mampu berbuat apa-apa kadang kalah dgn seorang Nabi dll. Kalau di Islam Allah Maha perkasa Dan tidak ada satupun yg menandinginya…Dia (Allah) maha kuasa atas segala sesuatu apalagi dalam perkara kecil seperti memerintahkan batu berjalan,kalau mau lihat kebesaran Allah buka Google ketik Hajar Aswat nah nanti kamu akan tau kebesaran Allah: disana ada batu yg tidak menyentuh tanah, Nah kalau mau bukti yg lebih jelas lagi InsyaALLAH kalau kalian sudah Muslim maka berhaji lah dan saksikan oleh kalian Batu yg tdk menyentuh tanah itu..
60.
mazter | Mei 22, 2009 at 6:36 am
@kurdi
ngarang terus aja mas.
berarti kalau mengaku
.Bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah,dan Muhammad Adalah Nabi dan Utusannya,kemudian beramal sholeh,jangan menduakan Allah(jangan menyembah atau menjadikan Tuhan apapun selain Allah tetapi membunuh orang dengan mengebom gitu masuk surga mas??
wah kacau banget gt..
salam
61.
Kurdi | Mei 22, 2009 at 7:18 am
Ciri-ciri dajjal benar bermata buta sebelah dan di dahinya ada huruf k f r (kafir) dll.
Tapi Dajjal mempunyai sifat fitnah (tukang fitnah),memaksa orang-orang yg beriman utk mengakui bahwa dirinya Tuhan,dan apa bila suatu kampung/negeri beriman kepada Dajjal maka negeri itu akan makmur dan apabila membangkang maka negeri itu akan paceklik dll. Nah barang siapa yg suka memfitnah dan mengajak kepada kemungkaran/maksiat maka orang itu mempunyai kesamaan dgn Dajjal, begitu maksudnya…
62.
Kurdi | Mei 22, 2009 at 8:34 am
@Mazter
kalau mau masuk islam jangan ikut jema’ah yg ngebom gitu dong,memangnya ada ngga dalam Al-Qur’an atau Hadits yg memerintahkan ngebom? Jelas jawabnya tdk ada sama sekali,itu hanyalah kesalahan Manusia dlm mengartikan ayat-ayat Al-Qur’an lagipula banyak Ulama yg menentangnya.
Seperti Mr.Bucaille menghubung kan ayat Al-Qur’an dengan bintang merah, perbuatan Bucaille ini batil menurut saya,kenapa? Karena ayat: 37. Selain itu (sungguh ngeri) Ketika langit pecah belah lalu menjadilah ia merah mawar,berkilau seperti minyak.
Ayat ini menberitakan kejadian pada hari kiamat,nah apakah sekarang sudah kiamat? Jadi kesalahan Bukan terletak pada Firman Allah,akan tetapi kesalahan diperbuat oleh Bucaille…Wallahu ‘alam bisshawab.
63.
Kurdi | Mei 25, 2009 at 6:15 am
Mohon maaf saya ingin meralat koment saya No.61. Yg saya maksud bukan Batu “hajar aswat”,tetapi “batu Mi’raj”…:):d
64.
jboz | Mei 25, 2009 at 1:26 pm
@ No 65,
==> Taunya darimana? Udah nanya pa blum samai MARKUS, MATIUS, LUKAS, YOHANES?
Anehnya Islam (Indahnya Yesus).
Salam.
65.
jboz | Mei 25, 2009 at 1:32 pm
@ No 65,
==> Emangnya loe ada bukti-bukti mereka tidak dapat dipercayai?
==> Emangnya loe tahu mereka tidak diilhami Roh Kudud?
Salam.
66.
jboz | Mei 25, 2009 at 1:34 pm
@ No 65,
==> Maksud loe Al-Quran?
Salam.
67.
<Ң@ÇҚ!ЯÃ> | Mei 26, 2009 at 3:47 am
@Jboz
KEBIASAAN, KALAU TIDAK BISA JAWAB PASTI NANYA BALIK.
Cuma segitukah tingkat intelegensi anda? Berapa sih IQ anda?
67. jboz | Mei 25, 2009 at 1:26 pm
@ No 65,
# saya tidak berfikir ada lebih dari 1 tuhan. saya pikir pikiran mereka (MARKUS, MATIUS, LUKAS, YOHANES) berbeda-beda dalam menulis silsilah Yesus, karena mereka tidak diilhami roh kudus.
==> Taunya darimana?
Udah nanya pa blum sama MARKUS, MATIUS, LUKAS, YOHANES?
Anehnya Kristian
(Indahnya Yesus).
68. jboz | Mei 25, 2009 at 1:32 pm
KEKEKEKEK
Tanya balik tanda anda tak mampu menjawab.
@ No 65,
#makanya saya tanya apakah yang menulis (MARKUS, MATIUS, LUKAS, YOHANES) dapat dipercaya?
==> Emangnya loe ada bukti-bukti mereka tidak dapat dipercayai?
Darimana tau mereka diilhami roh kudus?
==> Emangnya loe tahu mereka tidak diilhami Roh Kudus?
69. jboz | Mei 25, 2009 at 1:34 pm
@ No 65,
beberapa ayat bisa gue baca dengan kudus,
tapi ada ayat2 parno dan yang bikin konsentrasi kudus gue buyar. :@ Ayat2 violence tidak baik untuk anak dibawah umur,
Ayat2 lainnya menjadi dongeng sebelum tidur.
==> Maksud loe Al-Quran?
JAWAB PERTANYAAN-PERTANYAAN SAYA, TAK USAH TANYA BALIK, ITU MENUNJUKAN KETIDAKMAMPUAN ANDA.
JIKA ANDA TIDAK BISA MENJAWAB, BILANG SAJA TIDAK BISA ATAU MINTA ORANG LAIN UNTUK MENJAWAB.
KALAU MAU NANYA BALIK JAWAB DULU PERTANYAAN SAYA.
68.
CosmicBoy | Mei 26, 2009 at 4:43 am
@ No 70,
==> Tau darimana mereka kontradiksi?
==> Loe tau darimana mereka tidak diilhami Roh Kudus?
==> Jujur pada diri. Please dehhhhhhhhhhhhh.
==> Loe ada bukti mereka tidak dapat dipercayai? Ada? Sila tunjukkan.
==> Iya, gue suruh baca Al-Kitab, ngapa sampeyan baca Al-Quran? Nah liat kesimpulan sampeyan seusai membaca Al-Quran. Gue COPAS:
1400 tahun.
Pantesan..!
Ckckckck…salam damai dalam kecerdasan berpikir.
69.
Kurdi | Mei 26, 2009 at 5:24 am
Lucu juga yeh, org ditanya 1+1= berapa?
Dijawab: memang kamu tau 1+1 itu berapa?
He he he…
Bolak balik…Kayak angkot…???
70.
jboz | Mei 26, 2009 at 3:07 pm
@ No 72 & Kurdi,
Emangnya loe aje yang ada pertanyaan?
!400 tahun, kok mikirnya masih dari gua Hirah.
Pantesan..!
71.
jboz | Mei 27, 2009 at 12:05 am
@ No 75,
Apa kemanpuan loe?
Loe belum menjawap gue.
Bisa ngga jawap?
1400 tahun, kok mikirnya dari gua Hirah yang gelap gulita.
Pantesan..!
72.
jboz | Mei 28, 2009 at 12:50 am
@ No. 77,
Su dah terang bersuluh pula, sudah tau, bertanya pula.
Loe udah tau mas, loe pinter kan.
Nah, gue tidak tau mas, loe jawap aje.
Atas kesudian loe, gue ucapkan terima kasih.
1400 tahun, kok bilangnya agama loe JELAS.
Ngapa ngga bisa JELASKAN?
Pantesan…!
73.
Kurdi | Mei 28, 2009 at 3:50 am
@cosmicboy,Jboz dkk.
Anda ini kalau bicara gayanya seperti org kuliahan,tapi kalo ngomong dgn nada menghina,melecehkan orang lain bahkan mengejek,memangnya sudah Pasti agama yg kamu yakini itu benar? Iya kalo benar! Pasti kamu tdk ada hukuman nah kalo salah(agamamu) gimana? ingat pesan saya kalo nanti sudah sampai liang lahat (mati) org2 yg suka mengumprat,mencela,dan melecehkan Rasulullah saw. Kamu rasakan yah…
74.
mazter | Mei 28, 2009 at 5:50 am
@cosmicboy
sabar pak, memang muslim ya gini.
munafik semua, bilangnya prihatin wordpress buat melecehkan agama, padahal banyak juga blog yang menjelekkan kristen. tapi dia diam saja.
munafik kan?
sama kayak MUI yang mau mengharamkan facebook.
muslim2, malas saya ngomong dengan kalian.
75.
jboz | Mei 28, 2009 at 11:26 am
@ mazter,
Iya Pak…coba liat ini, salah satu antara sekian banyak situs yang menjelekkan & melecehkan agama Kristen.
http://suakahati.wordpress.com/
Sekarang mas, mereka punya teori baru…Yesus dalam Kitab Injil itu bukan Nabi Isa dalam Al-Quran.
Yesus dalam Kitab Injil adalah “orang yang diserupakan dengan Isa”.
Maka, dengan teori ini, muslimer semua pada menjelek-jelekkan Yesus. Mereka diajar bahwa menjelek-jelekkan Yesus diperbolehkan bahkan didukung karena itu bukan Nabi Isa melaenkan “”orang yang diserupakan dengan Isa”.
Muslim-muslim…lucuan.
1400 tahun, masih trus dibohongin.
Salam.
76.
jboz | Mei 29, 2009 at 12:29 am
No 82,
Gue ngga tau DARIMANA?
Emangnya di Indonesia?
GUE TAU DARI SIAPA?
Kahkahkahkah…
1400 tahun…mikirnya gitu-gitu aje, ngga pandai maju-maju.
Pantesan semua muslimer seperti loe.
Semoga anda tidak tertusuk hati.
77.
jboz | Mei 29, 2009 at 12:33 am
@ No. 82,
Masak gue harus percaya kepada seorang lelaki dari gua Hirah 600 tahun selepas Markus dkk?
Anehnya muslim.
Ciscisciscis…1400 tahun, kok masih mahu ditipuin.
Semoga anda tidak tertusuk hati.
78.
jboz | Mei 29, 2009 at 12:41 am
No. 82,
Loe minpi siang ya?
Atau
Basah di siang hari?
Kah kah kah kah kah.
Mau tau, silakan ke http://suakahati.wordpress.com/.
Ketahuan ya…loe cuman buang angin busuk.
1400 tahun, cuman manusia yang ngga ada rasio aje mudah tertipu.
Semoga anda tidak tertusuk hati.
79.
imankristen | Mei 29, 2009 at 2:02 am
Salam Jelasenggak dan jboz dan to all moslem
Wah…, ditinggal sebentar sudah ada yang pakai username dan foto saya.
IP-nya: 72.14.195.205
1. Sepertinya dia itu pemilik sebuah blog, yang sudah pernah saya kunjungi, sehingga dia tahu email yang saya pakai untuk memberikan komentar ke blog-nya.
2. Dia membuat blog baru wordpress dengan identitas baru.
3. Mengambil foto saya (dengan sofware snagIt, misalnya).
4. Dengan identitas itu, kemudian menyaru sebagai saya untuk mengacaukan diskusi.
5. Dia melakukan itu karena dia umat ISLAM dn sakit hati dengan kejujuran yang dibukakan.
Saya percaya tidak semua umat islam seperti itu, tapi sesungguhnya hal tersebut malah merugikan agamanya sendiri.
Kenapa dia melakukan hal itu? Karena blog ini penuh dengan kejujuran yang menyingkapi “kebobrokan” Alquran.
Ini tidak bisa diterima olehnya.
Menyedihkan….
Kebenaran itu akan memerdekakan….
Salam.
80.
imankristen | Mei 29, 2009 at 2:09 am
To jelasenggak dan jboz….
Ada tawaran nih…,
Saya sesungguhnya sibuk sekali, sehingga tidak bisa mengontrol tingkah laku pengikut setia Muhammad yang sedang berjihat di jalan olloh untuk “membunuh” semua kafir yang dimulai dari membunuh karakter “username” seorang kristian.
Sebagai orang Kristen, kita wajib mengampuni pengikut Muhamamd yang mau mengikuti Alquran dengan sempurna dengan cara melakukan “pembunuhan sistematis” sesuai dengan ayat alquran.
Tentu tidak semua moslem seperti itu…, contohnya…, kaum JIL. Mereka moslem yang penuh dengan kesadaran iman dan logika yang baik dan mengerti “ketidak sempurnaan” Alquran.
Apakah anda berdua mau ikut bagian “memiliki” blog ini untuk bisa “mengkontrol” kegiatan kaum islam yang “setia” tersebut?
Anda bisa jadi penulis blog ini dan “jadi administrator” juga.
Saya agak lupa tata-caranya.
Kalau bersedia…, bisa dijabarkan caranya untuk kalian berdua bisa ikut jadi penulis & administrator blog? (sorry…, saya sibuk sekali sehingga kurang punya waktu).
Sepertinya…, blog ini “mungkin” sangat logis sehingga sungguh-sungguh “menelanjangi ” kaum moslem yang fanatik.
Salam.
81.
mazter | Mei 29, 2009 at 6:56 am
@ jboz
nda kaget kok pak.
tipikal muslim gini nih.
saya sudah baca link yang diberikan lihat, saya setuju itu menjelekkan Yesus.
kita tunggu saja sikap hacker amatir itu.
tetap munafik, atau kabur.
@ imankristen
saya setuju pak kalau blog ini benar2 mengungkap semua kebrobrokan muslim.
maka dari itu mereka tidak terima dan pakai cara kotor.
kita sebagai murid Yesus memang harus mendoakan mereka pak.
salam.
82.
<αβδζπηλμξ> | Mei 30, 2009 at 3:23 am
@jboz
Gue ngga tau DARIMANA?
Emangnya di Indonesia?
GUE TAU DARI SIAPA?
Kahkahkahkah…
1400 tahun…mikirnya gitu-gitu aje, ngga pandai maju-maju.
Pantesan semua muslimer seperti loe.
Menjelekan Yesus?
Semoga anda tidak tertusuk sate
83.
<imankriwil> | Mei 30, 2009 at 3:26 am
@ imankristen | Mei 29, 2009 at 2:02 am
# Salam Jelasenggak dan jboz dan to all moslem
Anda kan baru datang, kapan tau jboz adalah cosmisboy. Jangan2 anda = imankristen = cosmisboy = jboz ??
Wah…, ditinggal sebentar sudah ada yang pakai username dan foto saya.
IP-nya: 72.14.195.205
1. Sepertinya dia itu pemilik sebuah blog, yang sudah pernah saya kunjungi, sehingga dia tahu email yang saya pakai untuk memberikan komentar ke blog-nya.
iSp4t.BloGsPoT.coM2. Dia membuat blog baru wordpress dengan identitas baru.
3. Mengambil foto saya (dengan sofware snagIt, misalnya).
4. Dengan identitas itu, kemudian menyaru sebagai saya untuk mengacaukan diskusi.
5. Dia melakukan itu karena dia umat ISLAM dn sakit hati dengan kejujuran yang dibukakan.
Saya percaya tidak semua umat islam seperti itu, tapi sesungguhnya hal tersebut malah merugikan agamanya sendiri.
Rugi? Tidak. Misi saya untuk mengetahui sifat kristian2 di sini sudah selesai. kedatangan anda sudah diperhiungkan dan anda datang tepat ketika misi telah 90%.
Kenapa dia melakukan hal itu? Karena blog ini penuh dengan kejujuran yang menyingkapi “
kebobrokan” Alquran. Ini tidak bisa diterima olehnya.Menyedihkan….
Kebenaran itu akan
memerdekakan….
80. imankristen | Mei 29, 2009 at 2:09 am
To jelasenggak dan jboz….
Ada tawaran nih…,
Saya sesungguhnya sibuk sekali, sehingga tidak bisa mengontrol tingkah laku pengikut setia Muhammad yang sedang berjihat di jalan olloh untuk “membunuh” semua kafir yang dimulai dari membunuh karakter “username” seorang kristian.
Sebagai orang Kristen, kita wajib mengampuni pengikut Muhamamd yang mau mengikuti Alquran dengan sempurna dengan cara melakukan “pembunuhan sistematis” sesuai dengan ayat alquran.
Tentu tidak semua moslem seperti itu…, contohnya…, kaum JIL. Mereka moslem yang penuh dengan kesadaran iman dan logika yang baik dan mengerti “ketidak sempurnaan” Alquran.
Apakah anda berdua mau ikut bagian “memiliki” blog ini untuk bisa “mengkontrol” kegiatan kaum islam yang “setia” tersebut?
Anda bisa jadi penulis blog ini dan “jadi administrator” juga.
Saya agak lupa tata-caranya. Kalau bersedia…, bisa
dijabarkan caranya
untuk kalian berdua bisa
ikut jadi penulis &
administrator blog?
(sorry…, saya sibuk sekali sehingga kurang punya waktu).
Sepertinya…, blog ini “mungkin” sangat logis sehingga sungguh-sungguh “menelanjangi” kaum moslem yang fanatik.
Jadi teman2 saya sudah kebal dengan blog2 macam ini karena sudah tau seperti apa cara diskusi dan sifat kristian.
Target utama ‘Cosmicboy aka Jboz’ sudah dilumpuhkan. Sudah ketahuan gobloknya.
Terima kasih Cosmisboy/jboz yang telah mewakili kristian, anda sudah memuluskan misi saya.
Salam.
MISSION SUCCESS
84.
jboz | Mei 30, 2009 at 4:48 am
@ No 83,
Ngga usah panjang-panjang mas.
KOK loe PANIK sekali.
Tenang mas.
Hati yang damai akan tahu kebenaran.
1400 tahun, kok ‘nabi’ loe belum bersunat.
Ahhhhhhhhh hahahahahahahahi hihihihihihihihi
Muslim, muslim LUCUAN.
85.
jboz | Mei 30, 2009 at 5:06 am
@ No.83,
Kok gambar & patung loe bilang menjelekkan?
Yang benar nie mas?
Waduh…di rumah gue ada tergantung foto Almarhum bapa gue…jelek ya?
Di rumah gue juga ada tergantung foto Duli Yang Maha Mulia Yang Di-Pertuan Agung & Permaisuri, jelek ya?
Di rumah gue juga ada tergantung Almarhum Bapa Kemerdekaan Malaysia, Yang Mulia Tengku Abdul Rahman Putra Al-Haj, jelek ya?
Gue juga sering bawa anak-anak gue meliat Tugu Peringatan pejuang-pejuang kemerdekaan, jelek ya?
Aneh ya loe?
1400 tahun, kok mikirnya seperti seorang lelaki dari gua Hirah.
Mau tau kenapa Si Mamad ngga mau sosoknya digambarkan@ dilukis@ dijadikan patung?
Mungkin ya…wajah “nabi” loe jelek!
Mungkin ya…’nabi’ loe sama levelnya dengan Oloh!
Rasionalnya gini: HANYA ALLAH tidak bisa digambarkan. Kalo Si Mamad TIDAK BISA DIGAMBARKAN, apakah tidak Si Mamad itu menaruh dirinya sama level dengan ALLAH.
Salam damai dalam kecerdasan berpikir.
86.
<£€¥$> | Mei 31, 2009 at 12:30 am
84. jboz | Mei 30, 2009 at the discotic
@ No 83,
Ngga usah panjang-panjang mas.
KOK loe PANIK sekali.
Tenang mas.
Hati yang damai akan tahu kebenaran.
1400 tahun, kok ‘nabi’
loe belum bersunat.
Ahhhhhhhhh hahahahahahahahi hihihihihihihihi
LUCUAN LUCIFER.
85. jboz | Mei 30, 2009 at the hell
@ No.83,
Kok gambar & patung loe bilang menjelekkan?
Gue tidak pernah bilang semua lukisan/foto dan patung jelek.
Yang benar nie mas?
Waduh…di rumah gue ada tergantung foto Almarhum bapa gue…jelek ya?
Di rumah gue juga ada tergantung foto Duli Yang Maha Mulia Yang Di-Pertuan Agung & Permaisuri, jelek ya?
Di rumah gue juga ada
tergantung Almarhum
Bapa Kemerdekaan Malaysia, Yang Mulia Tengku Abdul Rahman Putra Al-Haj, jelek ya?
Gue juga sering bawa
anak-anak gue meliat
Tugu Peringatan
pejuang-pejuang
kemerdekaan, jelek ya?
Aneh ya loe?
1400 tahun, kok mikirnya seperti seorang lelaki dari gua Hirah.
Mau tau kenapa Si Mamad ngga mau sosoknya digambarkan@ dilukis@ dijadikan patung?
Mungkin ya…wajah “nabi” loe jelek!
Emangnya wajah Jesus seperti yang di lukisan/patung? Kok tiap benua beda-beda wajah Jesusnya?
Mungkin ya…’nabi’ loe sama levelnya dengan Oloh!
Rasionalnya gini:
HANYA ALLAH tidak bisa digambarkan. Kalo Si Mamad TIDAK BISA DIGAMBARKAN, apakah tidak Si Mamad itu menaruh dirinya sama level dengan ALLAH.
Salam damai dalam kecerdasan berpikir.
Salam
87.
mazter | Juni 2, 2009 at 5:13 am
@hacker amatir
keliatan bodohnya ya kamu itu, jelas2 mereka menjelek2kan Yesus, masih saja bilang macem2.
munafik banget ya?
Pertanyaan kamu sudah dijawab, kristen tidak bersunat karena tidak disuruh Yesus. Yesus bersunat BUKAN KARENA KEMAUAN-NYA, TETAPI KARENA KEINGINAN ORANG TUANYA!!!
makanya baca alkitab, jangan dibodohi nabi kamu yang gila itu (muhammad)
muslim2, kapan pintarnya kalau gini semua
88.
CosmicBoy | Juni 2, 2009 at 11:18 am
@ Hacker no. 86,
Gini mas:
Gue sunat ato tidak sunat, itu ngga bisa mengubah dunia.
Nih, ‘nabi’ loe, otongnya dipotong apa belum?
Ini penting mas, kalo belum, nah kalian (umat Islam) udah TERTIPU!
Kalian diperintahkan memotong otong kalian chap chap chap chap tapi ‘nabi’ kalian malahan kaburrrrrrrrrrr.
Nah, ini mas bedanya.
Gampang ya muslim ditipuin.
Sekali lagi, ‘nabi’ loe, otongnya dipotong apa belum?
Ada ayatnya?
Bisa berikan?
Ada?
Silakan.
1400 tahun, ngga sadar-sadar dibohongin.
Kacian.
89.
<Ң@ÇҚ!ЯÃ> | Juni 4, 2009 at 1:25 am
@ll
Sori baru dateng, kemarin sibuk urus ini itu buat registrasi di universitas
@87. mazter | Juni 2, 2009 at 5:13 am
@hacker amateur
keliatan bodohnya ya kamu itu, jelas2 mereka menjelek2 kan Yesus, masih saja bilang macem2. munafik banget ya?
Pertanyaan kamu sudah dijawab, kristen tidak bersunat karena tidak disuruh Yesus.
jagi gue juga udah tau ternyata banyak umat kristen yang malas ke gereja karena yesus gak nyuruh nyanyi di gereja, Yesus juga gak nyuruh untuk menyembahnya, jadi gak nyembah Yesus gak masalah dong. Jesus gak lahir tgl 25 Des, Jesus gak nyuruh ngerayain Natal, so Natal is Nothing. Yesus gak nyuruh kita beragama kristen, jadi tak perlu beragama kristen.
BUKAN KARENA KEMAUAN-NYA, TETAPI KARENA KEINGINAN ORANG TUANYA!!!
makanya baca alkitab, jangan dibodohi nabi kamu yang gila itu
Lebih asik baca Harry Potter. Hehe… Bibel kalah menarik daripada HarryPotter, pantes J.K.Rowling diprotes pihak gereja.
muslim2, kapan pintarnya kalau gini semua
wah kalo muslim kaya gue (hacker) semua, Google udah diambil alih. Gak usah ngebayangin yg gak2
@88. CosmicBoy| Juni 2, 2009 at 11:18 am
@ Hacker no.1
Gini mas:
Gue sunat ato tidak sunat, itu ngga bisa mengubah dunia.
nih, ‘nabi’ loe, otongnya dipotong apa belum?
Ini penting mas, KALO belum, nah kalian (umat Islam) udah tertipu!
Kalian diperintahkan memotong otong kalian chap chap chap chap tapi ‘nabi’ kalian malahan kaburrrrrrrrrrr.
Nah, ini mas bedanya.
Gampang ya muslim ditipuin.
Sekali lagi, ‘nabi’ loe, otongnya dipotong apa belum?
Ada ayatnya?
Ada ayatnya Yesus minta disembah?
Bisa berikan?
1400 tahun, ngga sadar-sadar difitnah kristen.
Paulus bilang nabi kebal racun. Mazter bilang Paulus kebal racun, trik yang cerdik buat ngibulin umat.
Kacian
Salam
90.
CosmicBoy | Juni 4, 2009 at 1:52 am
@ Hacker,
Muslim, muslim…susah banget ya kalian memberi ayatnya!
Ini udah masuk hari ke-5, kok masih tercari-cari?
Gini:
Suatu AGAMA yg BENAR & berasal DARI TUHAN PASTI mempunyai PERNYATAAN yang JELAS & TEGAS tentang AJARANNYA.
Sebab itulah gue nanya OTONGNYA ‘NABI” kalian udah dipotong apa belum?
Kalian mempersoalkan ngapa otong kami tidak disunat padahal kalian lupa ‘nabi’ kalian belum dipotong otongnya.
Aneh ya, muslim-muslim ini.
Gampang ditipu.
“Nabi”nya perintahkan otong semua pengikutnya dipotong, sendiri malahan ngga mau.
Gitu, diskusi ke arah itu…ke arah otongnya “nabi” kalian.
Kok ngeles ke hal-hal lain.
Kami pengin tau saja, masak kalian anggap itu suatu JIHAD?
Masak masalah OTONGNYA ‘nabi’ aje mau jihad segala.
Anak-anak pesentren.
Pantesan..!
91.
Kurdi | Juni 5, 2009 at 1:26 am
@All Kristen
kalian membaca Al-Qur’an tdk sampai kerongkongan,hanya gaya dan laganya aja yg sok pintar,setiap kalian membacakan Al-Qur’an dan menafsirkan ,mengartikan justru Orang2 Islam bukannnya Murtad tapi malah ngetawain kalian, karena terkesan Bodoh dan tdk paham sama sekali, saya anjurkan sebelum kalian membacanya Cari dulu Ilmunya cz Al-Qur’an ada asbaabunnuzuul,Tafsir,Ilmu membaca, dll. Biar ngga malu2in kalian gitu lho.
92.
Madkurdi | Juni 5, 2009 at 1:32 am
@All Kristen
kalian membaca Al-Qur’an tdk sampai kerongkongan,hanya gaya dan laganya aja yg sok pintar,setiap kalian membacakan Al-Qur’an dan menafsirkan ,mengartikan justru Orang2 Islam bukannnya Murtad tapi malah ngetawain kalian, karena terkesan Bodoh dan tdk paham sama sekali, saya anjurkan sebelum kalian membacanya Cari dulu Ilmunya cz Al-Qur’an ada asbaabunnuzuul,Tafsir,Ilmu membaca, dll. Biar ngga malu2in kalian gitu lho.
93.
CosmicBoy | Juni 5, 2009 at 2:41 am
@ Kurdi,
Ini lagi seekor anak Pesentren.
Loe baca apa belum posting gue di atas?
Langsung ke sini, trus bla bla bla…ngga nyambung.
Nih, baca sekali lagi@ iqra…bisa ngga?
Pertanyaan gue: Adakah ayat dalam Al-Quran menyebut OTONGNYA ‘nabi’ kalian dipotong?
Ada?
Sila tunjukkan.
Kok susah banget!
Masak ajarin orang belajar Al-Quran? Irrelevant itu mas.
Inilah akibatnya memberi internet kepada anak-anak pesentren.
Ditanya lain, dijawap lain.
Subhanallah
94.
Kurdi | Juni 5, 2009 at 3:26 am
Tidak semua Hukum islam ada di Al-Qur’an Dik, Islam mempunyai 2 (dua) pegangan yaitu Al-Qur’an dan hadits.
95.
Kurdi | Juni 5, 2009 at 3:55 am
Saya yakin kalian berani galak hanya di internet saja,tapi kalau berhadapan,berkata sopan lagi santun,bukankah ini sifat munafik anda? Saya beri sedikit ilmu baca Al-Qur’an: lasta alaihim “bimushoitir” boleh juga dibaca “bimusaitir” ada dua cara baca yg kedua-duanya boleh dibaca mana yg kita suka, nah penjelasan ini saya kasih tahu agar kalian tdk malu2in.
96.
Hari | Juni 5, 2009 at 7:27 am
Inti dari AGAMA adalah masalah KETUHANANNYA. Islam ber TUHAN AHAD –ESA–. Namanya ALLAH … DIA lah SATU-SATUNYA TUHAN. TIDAK ADA TUHAN YANG LAIN SELAIN DIA an TIDAK ADA SEKUTU BAGINYA. Yang MENCIPTAKAN LANGIT dan BUMI dengan SEGALA ISINYA, yang paling besar –sementara– … GALAXY, lebih kecil lagi yaitu TATA SURYA sd yang TERKECIL –sementara– yaitu ELEKTRON. TIDAK ADA CACAT dalam PENCIPTAANNYA darimanapun dilihatnya atau KERENNYA … DIANALISANYA.
Sedangkan KRISTEN menganut KONSEP TRINITAS, yaitu 1 itu 3 dan 3 itu 1.
Antara ISLAM dan KRISTEN begitu JAUH PERBEDAAN masalah KETUHANANNYA ? Siapa yang BENAR ? Yang jelas MASING-MASING PENGANUTNYA akan MEMBELA MATI-MATIAN, karena BERKAITAN dengan soal KEIMANAN.
Ketika berbicara masalah BENAR dan SALAH … Acuannya adalah DATA, FAKTA dan REALITA ?
TUHAN ISLAM yaitu ALLAH … Tidak bisa di trace ke DIRINYA, tapi hanya bisa di trace atau ditelusuri KEBERADAANNYA melalui CIPTAANNYA. Katakanlah ALAM SEMESTA yang LUAS ini … Yang sampai sekarangpun manusia BELUM TAHU … Ujungnya sampai dimana ? Bentuknya seperti apa ? Manusia masih menduga-duga saja ? Sekaliber EINSTEIN masih menduga bahwa bentuk alam semesta ini seperti PELANA KUDA ? Artinya masih belum yakin akan BENTUK yang sebenarnya ? Boleh jadi dengan perkembangan TEORI, PERALATAN akan membuka CAKRAWALA BARU akan hal ALAM SEMESTA ini ? Dengan mengkaji ALAM SEMESTA yang ada, maka EXISTENSI TUHAN dapat dirasakan KEBERADAANNYA.
Sedangkan untuk konsepsi KRISTEN yang TRINITAS itu, terutama untuk KASUS JESUS ? Maka JESUS itu yang oleh ISLAM disebut ISA secara DATA, FAKTA dan REALITANYA adalah :
1. ANAK MARIA atau MARYAM menurut ISLAM.
2. MARIA mengandungnya secara NORMAL
3. Dilahirkan sesuai proses yang BIASA TERJADI pada manusia lainnya –TIDAK ADA AJAIB-AJAIBAN–.
3. Setelah ISA LAHIR, ada KELEBIHAN-KELEBIHAN yang MELEKAT didirinya : Sewaktu dalam gendongan sudah bisa bicara; setelah besar, bisa menyembuhkan banyak penyakit bahkan bisa menghidupkan orang mati ?
4. SaaT DISALIB, badannya mengeluarkan darah.
Dari ke empat hal ini, maka DATA, FAKTA dan REALITA mengarah ke pengambilan KESIMPULAN bahwa JESUS atau ISA itu MANUSIA juga yang diberi BANYAK KELEBIHAN. Berbeda dengan ALLAH BAPA dan ROHUL KUDUS yang TIDAK BISA di trace tentang existensinya ? Kalau yan DUA terakhir ini (ALLAH BAPA dan ROHUL KUDUS) masih make sense kalau dianggap TUHAN ? Karena ADI KODRATI ?
Yang KEDUA, bicara tentang DATA, FAKTA dan REALITA adalah berkaitan dengan KITAB SUCINYA ? Jangan BICARA ISINYA DULU ? Karena BISA MULTI TAFSIR ? Tapi bicara tentang OTENTISITAS dan ORIGINALITAS-nya saja dulu ?
Al QUR’AN dari jaman Nabi MUHAMMAD sd sekarang TIDAK BERUBAH, yaitu dari SISI TEKS-nya secara LETTERLIJK, TETAP saja SAMA. pADAHAL :
1. Dari SISI WAKTU yang sudah 1400 tahun lebih; dan
2. Dari SISI GEOGRAFIS; 180 derajat BB sd 180 BT dan 90 derajat LU sd 90 derajat LS.
Pertanyaannya ? KENAPA Al QUR’AN bisa seperti itu ? edangkan KITAB-KITAB yang lain TIDAK BISA ? KENAPA ? Hal itu TIDAK MUNGKIN TERJADI tanpa CAMPUR TANGAN ALLAH SWT. Apa hal ini bukan MUKJIZAT ?
Pertanyaan selanjutnya … Kalau ADA ORANG yang MENENTANG DATA, FAKTA dan REALITA ? Orang tersebut termasuk kategori apa ? Kalau BUKAN KATEGORI PERCAYA MEMBABI BUTA ?
97.
CosmicBoy | Juni 5, 2009 at 9:47 am
@ kurdi,
Justru itu Al-Quran bukan kitab dari langit@ berasal dari Tuhan.
Kitab dari langit@ berasal dari Tuhan HARUSLAH SEMPURNA & LENGKAP dari semua segi dan bertahan sepanjang zaman.
Ternyata Al-Quran banyak kekurangan dan gagal dalam ujian ini.
Kacian.
1400 tahun, kalian sudah tertipu!
Beda dengan Kristen. Al-Kitab ialah kitab panduan, sempurna & lengkap. Semua jawapan atas persoalan hidup manusia bisa diketemukan dalam Al-Kitab bahkan bertahan sepanjang zaman!
Islam mengaku mempunyai dua pegangan: Al-Quran (dari Tuhan) & Hadis (bukan dari Tuhan).
Masak suatu Agama yang benar & berasal dari Tuhan berpegang kepada ‘kitab dari Tuhan” dan kitab karangan manusia?
Aneh…sungguh aneh agama Islam ini. Masak memncampuradukkan yang langit & duniawi?
Beda ini:
Al-Kitab satu2 kitab pegangan orang Kristen. Ngga ada yang lain. Hanya Al-Kitab adalah panduan & otoritas umat Kristen. Hanya Kitab yang berasal dari Tuhan iaitu Al-Kitab otoritas tertinggi, ngga ada yang lain. Dalam Kristen ngga ada kitab2 karangan manusia disejajarkan dengan Kitab dari langit iaitu Al-Kitab. Ngerti?
Semoga kalian mendapat pencerahan.
98.
CosmicBoy | Juni 5, 2009 at 10:32 am
@ kurdi
Sistematka akidah Kristen (secara ringkas)
A. Ilmu Tauhid.
1. Beriman kepada keesaan Allah.
2. (i) Apakah Allah?
Allah adalah Dzat yang Esa/Satu/Tunggal
(ii) Siapakah Allah?
Dari Dzat-Nya yang Esa/Satu/Tunggal ada Tiga Peribadi iaitu Allah Bapa, Kalam-Nya & Roh-Nya. Dalam ilmu telogi disebut Bapa, Anak & Roh Kudus.
(iii) Apakah itu Trinitas?
(a) Trinitas bukan Allah. Trinitas cuma istilah/perkataan/konsep yang digunapakai & diterimapakai untuk menjelaskan Ilmu Tauhid.
(b) Tri ==> Tiga ==> Tiga Peribadi ==> Allah Bapa, Kalam-Nya & Roh-Nya atau Bapa, Anak & Roh Kudus.
(c) Uni ==> Satu/Esa/Tunggal ==> Dzat Allah adalah Esa/Satu/Tunggal.
(d) Unitas ==> Kesatuan/Ketauhidan
(e) Maka Trinitas bermaksud Tiga-Esa-dalam ketauhidan.
(f) Allah Bapa, Kalam-Nya & Roh-Nya (TIGA PERIBADI) dari Dzat Allah yg Esa/Satu/Tunggal adalah TAUHID. Kosep ini disebut TRINITAS.
3. Siapakah Kalam-Nya itu?
(i) Kalam-Nya Allah, Tidak Terpisahkan, Tidak Terceraikan dari Dzat-Nya Allah yg Esa/Satu/Tunggal itu, Qadim, Qidam & Tidak Diciptakan yang adalah Allah itu Sendiri.
(ii) Pada suatu ketika, Kalam-Nya Allah nuzul turun menterjemahkan diri-Nya sebagai manusia SAMBIL MEMELIHARA DZATNYA DARI BERCAMPUR BAUR DENGAN DZATNYA MAKHLUK@ MANUSIA.
(iii) Kalam-Nya menterjemahkan Diri-Nya lewat suatu peristiwa yang bersifat ajaib & bersifat mukjizat iaitu lewat anak perawan Maryam yang disucikan & dibersihkan dari semua unsur-unsur manusiawi oleh Ruhul’Qudus Allah sehingga Anak yang akan dilahirkan itu SUCI & BERSIH bukan dari keinginan manusia melainkan dari Allah. Karena itulah Dia adalah Anak Allah & manusia sempurna@ al-insan al-kamil. Anak itu diberi nama YESUS, bukan sebarang nama melainkan nama Ilahi yang bermaksud TUHAN adalah Penyelamat@ Al-Mukhalis manusia!
(iv) YESUS ini adalah 1 PERIBADI dari dua Dzat, Dzat Ilahi karena dari Kalam-Nya Allah adanya dan dzat manusia karena dari manusia sejati adanya.
(v) Dari Dzat Ilahi maka Yesus ketika di bumi adalah Allah. Ini dibuktikan dengan tindakan, pengakuan dan ajaran-Nya.
(a) Dari tindakan-Nya: Tanda2 ajaib & mukjizat2 yang dilakukan berasal dari Diri-Nya, tidak diberikan dan tidak diterimanya dan bukan juga atas izin Allah melainkan dari Diri-Nya yang Maha Berkuasa sebab Dia adalah Sumber kuasa itu, asal muasal kuasa itu. Dia Maha Mengetahui sehingga tahu siapa yg mengkhianatinya, tahu isi hati para murid & para musuh-Nya!
(b) Dari pengakuan-Nya: Dia mengaku Diri-Nya adalah Allah yg disembah oleh umat Perjanjian Lama dengan menggunakan gelaran2 & sebutan2 Yang Hanya KHUSUS UNTUK ALLAH iaitu “ANI HU” suatu hal yang tidak berani dilakukan oleh para Nabi! Dia mengklaim dapat mengampuni dosa manusia. Suatu hal yang HANYA ALLAH BISA LAKUKAN. Dia mengklaim Diri-Nya Yang Benar, Yang Hidup, Yang Mengbangkitkan, Yang Menghidupkan, Yang Menciptakan dll.
(c) Dia mengajar bukan dari wahyu melainkan Dia adalah wahyu itu sendiri. Dia adalah Kalam-Nya Allah@ Firman Allah. Dia mengajar bukan lewat wahyu para malaikat, bukan lewat Firman Tuhan yang disampaikan melainkan segala ucapan-Nya adalah Firman Allah, wahyu Allah karena Dia adalah Sang Kalam Allah itu.
Siapakah Roh-Nya itu?
(i) Roh-Nya Allah, Tidak Terpisahkan, Tidak Terceraikan dari Dzat-Nya Allah yg Esa/Satu/Tunggal itu, Qadim, Qidam & Tidak Diciptakan yang adalah Allah itu Sendiri.
(ii) Roh-Nya Allah juga disebut Ruhul’Qudus karena Dialah Roh yang Maha Suci yang dari Dzat Allah itu Sendiri.
Semoga mendapat pencerahan.
99.
Kurdi | Juni 5, 2009 at 11:13 pm
@komikboy
Al kitab adalah benar dari Tuhan itukan hanya klaim buta anda,org sekaliber Dr.Van Niftrik & Ds.BJ. Boland dlm buku dogmatika masa kini (1967) menyatakan terus terang,”kita tdk usah malu2 mengakui bahwa terdapat berbagai kekhilafan dlm al kitab.Kekhilafan tentang angka2 perhitungan,tahun & fakta…
Pertanyaan saya apakah benar Al kitab dari Tuhan kalau banyak kekhilafan?
100.
Kurdi | Juni 5, 2009 at 11:52 pm
Muhammad saw. Tdk gila,dia tdk bohong,dlm sejarah hidupnya ia tdk pernah berbohog,bahkan musuh2nya pun percaya bahwa dia seorang yg jujur,apakah salah dia menolog kaum yg miskin?Apakah salah dia mengajak berbuat baik? Dia menyeru manusia kepada Tuhannya dgn ikhlas tdk minta bayaran,dilempari batu & kotoran,tetapi dia tetap sabar,kalau dia bohong apa yg dia dpt atas kebohongannya? harta? Tahta? Semua kemewahan dunia dia tdk mendapatkan itu.Semua ini karena Muhammad saw. Benar2 diUTUS Oleh Allah Swt.
101.
CosmicBoy | Juni 6, 2009 at 1:13 am
@ Kurdi,
Bisa ngga mikirnya pinter dikit?
Pernah baca apa belum buku2 itu?
Ato loe nyontek saja!
Nih, gue jelasin…
Al-Kitab Teks Asli TIDAK PERNAH KHILAF, IA SEMPURNA & LENGKAP.
Yang dimaksudkan oleh para penulis itu ialah Al-Kitab salinan. Ngerti?
Dalam proses penyalinan dari Al-Kitab Teks Asli sudah tentu berlaku kekhilafan. Nah, itu maksudnya para penulis!
Tapi, meskipun ada kekhilafan, semua itu bisa diperbaiki dan dikoreksi dengan ngecheck di Al-Kitab Teks Asli!
Waduh, kalo gue ngga lupa…loe bukannya orang yang pertama menanya akan hal2 ini, malahan udah sampai ratusan orang.
Aneh ya…pertanyaan2 yang persis sama.
Semuanya pada COPAS, ngga pernah menyelidiki sendiri ato membaca buku2 itu.
Rupanya inilah yang kalian belajar dari Pesantren ya?
Rupanya inilah metode pedagogisnya Islam ya?
Mendengar, mendengar, mendengar dari pihak lain khususnya para kiyai tanpa perlu membuat penelitian. Kalian kayak burung beo!
1400 tahun, maunya yang enak2 saja.
Semoga kalian bukan keledai!
102.
CosmicBoy | Juni 6, 2009 at 1:42 am
@ kurdi,
Coba loe buat penelitian jujur dan tidak memihak.
Bedanya karakter Muhammad sebelum dia klaim “nabi” dan sesudah dia kliam “nabi”.
Al-Amin (berkata benar, tidak berbohong, berkata tepat) ==> Itu pada sebelum dia klaim “nabi”
Dan sesudah dia klaim dirinya ‘nabi’ dan sesudah dia KUAT!
Muhammad bisa dengan sesuka hati melanggar sumpah yang dia sendiri ucapkan!
Betapa tidak bisa dipercayanya orang ini, sedangkan sumpah saja bisa dia buat main-main??????
BEDA dengan YESUS KRISTUS!
Yesus bersanda:
Semoga anda dapat melihat!
103.
Kurdi | Juni 7, 2009 at 9:58 am
@komikBOY (tukang komik)
ketika Yecus disalib apa yg diteriakkan? “Eli eli…” dia minta tolong sama Tuhan,lah ini yang mana Tuhannya saya bingung,masa yesus minta tolong katanya yesus Tuhan,dan apa arti Trinitas?
104.
CosmicBoy | Juni 7, 2009 at 10:49 am
@ kurdistan@ kurdistan
Dzat Allah adalah Satu/Esa/Tunggal.
Peribadi-Nya Tiga iaitu Allah Bapa, Firman-Nya & Roh-Nya.
Ngerti?
Pada suatu ketika Firman-Nya nuzul menterjemahkan diri-Nya menjadi manusia sambil memelihara Dzat-Nya dari bercampur baur dengan dzat-Nya manusia.
Firman-Nya itu bernama YESUS yang bukan sebarang nama melainkan nama Ilahi, TUHAN adalah Penyelamat@ Al-Mukhalis!
Makanya, YESUS dari Firman-Nya Allah adalah Ilahi manakala dari tubuh-Nya adalah insani@ manusiawi.
Dari tubuh insani, dia seperti kita, makan, minum, menjadi Nabi & Rasul, disalibkan & mati! Sebagai manusia, wajarkan dalam kondisi seperti itu minta tolong!
Maka, yang berteriak “Eli, Eli…” ialah tubuh insani.
Permintaan tolong seorang insan kepada Allah-Nya.
Ngerti?
Lalu bagaimana YESUS dari Firman-Nya yang Ilahi itu?
Firman-Nya yang Ilahi itu TIDAK DISALIBKAN, TIDAK MATI karena Dia adalah Peribadi dari Dzat Allah yang Esa itu, MaHa Kekal, Maha Hidup, Maha Fana & Maha Kuasa!
Masak Allah disalibkan?
Masak Allah mati?
Ngerti?
Semoga kebenaran ini memerdekakan kalian.
105.
mazter | Juni 8, 2009 at 4:11 am
@kurdi
alkitab tidak ada kontradiksi.
justru al-quran yang memiliki banyak kontradiksi ayat.
coba jelaskan pada saya mengenai kontradiksi ini :
1. Siapakah yg pertama kali menjadi Muslim? Muhammad (Qs.6:14,163) .
Hal ini bertentangan dengan:
1. Yang menjadi Muslim pertama kali adalah Musa (Qs.7:143).
2. Yang menjadi Muslim pertama kali adalah Beberapa orang Mesir (Qs.26:51).
3. Yang menjadi Muslim pertama kali adalah Ibrahim (Qs.2:127-133, Qs.3:67).
4. Yang menjadi Muslim pertama kali adalah Adam, yaitu manusia ciptaan pertama, yang menerima wahyu dari Allah Muslim (Qs.42:51).
dan lagi
Apakah yg menjadi makanan orang2 di Neraka? Makanan orang2 yg ada di Neraka adalah Dhari atau pohon berduri (Qs.88 :6).
Hal ini bertentangan dengan:
1. Makanan orang2 di Neraka adalah darah dan nanah (Qs.69:36).
2. Makanan orang2 di Neraka adalah buah dari pohon Zaqqum (Qs.37:66).
nah saya harap debater muslim menjawab saya kalau memang bisa dijawab.
salam
106.
Kurdi | Juni 8, 2009 at 10:20 am
@komikBOY
masih ada satu lagi biasanya dalam sholat pada do’a iftitah: “sesungguhnya sholatku,ibadahku,hidupku,matiku hanya kepada Allah Tuhan alam semesta…dan akulah orang yang pertama berserah diri (muslimin)”. Nah ini diucapkan oleh setiap muslim yg sholat terutama manhaj salafi, jadi maksudnya org2 bersegera berserah diri, nb: komikboy bahasa arab beda ya dgn bahasa indonesia jadi saran saya kalo anda mau komplain anda tanyakan dulu sama org yg bisa bahasa arab,tingkat kerumitannya bahasa arab jauh ketimbang bahasa indonesia, contoh bahasa inggris: thank you “dijawab you welcome”. Kalo org indonesia yg cuma tau artinya saja pasti bingung,kok orang berterimakasih dijawab kamu kembali, nah seperti itu kira2 anda menafsirkan bahasa arab. Paham ngga apa yg saya maksud.?
107.
CosmicBoy | Juni 8, 2009 at 10:40 am
@ Kurdi,
Biasalah muslim-muslim ini.
Kalah omong, ngeles ke ke ke…
“Agamaku, agamaku; Agamamu, agamamu”
Ato:
“Gue saran kalian belajar bahasa Arab dari kiyai, ustaz, ulama bla bla bla…”
108.
Hari | Juni 9, 2009 at 4:07 am
Merdeka … Seru sekali perdebatannya …
Saudaraku COSMICBOY (Bukan Komikboy yang artinya sama sekali berbeda dengan COSMICBOY, masa ANAK ALAM SEMESTA disamakan dengan ANAK TUKANG BACA KOMIK ?).
ENTE BILANG :
Dzat Allah adalah Satu/Esa/Tunggal.
Peribadi-Nya Tiga iaitu Allah Bapa, Firman-Nya & Roh-Nya.
Saya ulangi lagi agar TIDAK SALAH :
Dzat Allah adalah Satu/Esa/Tunggal.
Peribadi-Nya Tiga iaitu Allah Bapa, Firman-Nya & Roh-Nya.
PribadiNYA Tiga atau IDENTITASNYA yang TIGA ? ALLAH BAPA itu satu IDENTITAS –bukan semata-mata pribadi lho– ? Kenapa ? Karena setiap orang KRISTEN PASTI punya KONSEP tentang ALLAH BAPA ini ? Demikian juga dengan ROHUL KUDUS ? Apa, Bagaimana, Dimana (5W1H) ? Sekali lagi setiap orang KRISTEN PASTI punya KONSEP mengenai ROHUL KUDUS ini ? Demikian juga dengan JESUS ? Lebih gampang PENJELASANNYA, karena five senses (PANCA INDRA) kita dapat membenarkan keberadaannya. Jadi ALLAH BAPA, ROHUL KUDUS dan JESUS itu BUKAN 3 PRIBADI melainkan 3 IDENTITAS ? Kalau 3 IDENTITAS, maka sudah TIDAK ESA atau TUNGGAL lagi ? Kalau MENGAKUI bahwa DZATNYA ALLAH itu TUNGGAL ? Kenapa TIDAK SEBUT saja ALLAH yang TUNGGAL itu ? Jadi TIDAK PERLU ada sebutan TRINITAS, sebut saja ALLAH saja sebagai SATU SATUNYA TUHAN, TIDAK ADA TUHAN YANG LAIN SELAIN DIA dan TIDAK ADA SEKUTU BAGINYA ?
Tahu konsekwensi dari PEMISAHAN JADI 3 ini ? Sebut saja SALAH SATU saja dari YANG TIGA itu sebagai TUHAN ? ALLAH BAPA saja ? Atau ROHUL KUDUS saja ? Atau JESUS saja ? Tidak perlu MUTER-MUTER … Karena dengan menyebut SATU saja dari YANG TIGA itu, maka TIDAK ADA BEDANYA toh ? Semuanya itu kan TUHAN ? Tapi apakah BERANI ? Yang LEBIH RADIKAL ? Apakah BERANI … Meleburkan 3 IDENTITAS itu menjadi SATU SEBUTAN saja ? Yaitu ALLAH saja ? Tanpa EMBEL-EMBEL yang lain ?
Di alam semesta ini banyak contoh … ada 3 sebutan, tapi dengan hanya menyebut 3 sebutan itu tetap belum menyebut IDENTITAS UTAMANYA. Atom adalah SEBUTAN. Di dalam ATOM ada PUSAT (INTI ATOM) yang di kelilingi PROTON, ELEKTRON dan NEUTRON. Manusia bisa PAHAM saat disebut ATOM itu seperti apa ? Dan yang jelas ATOM itu bukan INTI ATOM, PROTON, ELEKTRON atau NEUTRON ? ATOM adalah SATU IDENTITAS tersendiri yang didalamnya ada INTI ATOM, PROTON, ELEKTRON maupun NEUTRON ?
Demikian juga dengan KONSEPSI TRINITAS ? Dimana ada 3 IDENTITAS ? Bukan 3 PRIBADI ? Kalau 3 PRIBADI ? Berarti ALLAH itu sepert SYBILL yang memiliki kepribadian BANYAK ?
Kalau ada 3 IDENTITAS berarti TIDAK TUNGGAL kan ? Kalau TIDAK TUNGGAL ? Maka itu BUKAN ALLAH yang AHAD atau yang ESA ?
109.
Hari | Juni 9, 2009 at 5:58 am
@MAZTER
Bener nich … ALKITAB TIDAK ADA KONTRADIKSI ? Jangan-jangan ENTE … Belum pernah SOWAN ke BLOG sebelah … islam vs kristen yang menang atheist yang dikelola oleh Lae TOGA NAINGGOLAN … ? Dimana disana ada uraian dari SYEKH YUSUF dan HAMBA ALLAH yang MENGUPAS BANYAK HAL dari BIBLE ANDA ? Sekali-kali SOWAN KESANA lah ? Yang mengelola BLOG tersebut adalah TOGA NAINGGOLAN … ? Kira-kira beragama apa dia ? Jelas … kan ?
110.
CosmicBoy | Juni 9, 2009 at 6:44 am
@ Hari,
Loe pikir kalo gue omong “PERIBADI” gue samakan itu dengan ‘peribadi’ manusia?
Emang loe pikir gitu, ato gue yang salah!
Gini, gue permudahkan.
Allah itu TIDAK DICIPTAKAN.
Kalam-Nya, itu DICIPTAKAN ato TIDAK DICIPTAKAN?
Jawap:
A. DICIPTAKAN
B. TIDAK DICIPTAKAN.
Ngga usah buang masa tafsir ato beri penjelasan.
Jawap.
A. ato B.
Saya nunggu.
111.
CosmicBoy | Juni 9, 2009 at 6:53 am
@ Hari
ISLAM:
Owoh==> Esa/Satu dalam IDENTITAS==> ANGKA/BILANGAN==> BATU HITAM@ HAJAT AL-ASWAT yg ESA/SATU ITU.
BEDA:
Allah==> Esa dalam Trinitas==> PENGHAYATAN==> Di luar rasio manusia.
Tinggal pilih.
Ngga usah bla bla bla.
Semoga loe lebih cerdas.
Kok Allah itu IDENTITAS?
Muslim, muslim…
Pantesan ngga maju-maju.
112.
CosmicBoy | Juni 9, 2009 at 7:02 am
@ Hari,
Gue pengin tau, Owoh kalian itu 1 IDENTITAS ato 1 PERIBADI?
Ato, kedua2nya bukan?
Ato, ngga ada IDENTITAS dan ngga ada PERIBADI?
kayaknya seperti apa Owoh kalian?
BATU HITAM yang ESA itu!
Kayak gitu?
Seperti BATU…mutlak satu2nya, esa!
113.
Hari | Juni 9, 2009 at 8:04 am
He … He … He … Mencak-mencak nich yeee … ?
114.
Hari | Juni 9, 2009 at 10:04 am
To : CosmicBoy
Pertama, masalah ALLAH itu ESA. SayaTIDAK MEMPERDEBATKANNYA, karena MEMANG BEGITULAH ADANYA. Tapi ESA dalam TRINITAS itulah MAALAHNYA. TRINITAS itu menyebut 3 hal bukan ? ALLAH BAPA, ROHUL KUDUS dan JESUS ? Cobalah merenungkan dan menghayatinya … Ada 3 sebutan menunjuk SATU ? Kenapa TIDAK MENYEBUT SATU saja ? Karena MASING-MASING sebutan itu MENGACU ke SATU IDENTITAS. ALLAH BAPA ya ALLAH BAPA, ROHUL KUDUS ya ROHUL KUDUS dan JESUS ya JESUS. Kenapa ? Kalau ALLAH BAPA = ROHUL KUDUS = JESUS, sebut saja satu saja. Terserah … ALLAH BAPA saja atau ROHUL KUDUS saja atau JESUS saja. Justru yang HEBATNYA adalah KENAPA JESUS yang dari DATA, FAKTA dan REALITANYA sama dengan MANUSIA begitu SERING disebut-sebut daripada ALLAH BAPA atau ROHUL KUDUS ? Masalah IMAN bukan ? Benar salahnya IMAN terletak dalam REALITASNYA bukan ? Bukan diletakkan pada KEYAKINANNYA.
Dalam SEJARAH ada ILMUWAN HEBAT yang BERANI MELAWAN PANDANGAN GEREJA tentang BENTUK BUMI dengan segala RESIKONYA ? Matipun akan dijalani dan ternyata ILMUWAN ini BENAR. Kita semua sudah tahu nama ILMUWAN BEKEN ini, yaitu GALILEO GALILEI.
Berbicara tentang KEIMANAN kalau hanya menggunakan bahasa kata-kata akan KURANG OBYEKTIF bila dibandingkan dengan penggunaan bahasa MATEMATIKA. Karena MATEMATIKA adalah bahasa BASIC –DASAR– yang KEBENARANNYA VALID.
Berdasarkan DATA, FAKTA dan REALITASNYA, TRINITAS itu adalah ALLAH BAPA, ROHUL KUDUS dan JESUS. Kalau ada 3 hal menjadi 1, maka 3 hal itu HARUS SAMA PERSIS, sehingga ke 3 hal tersebut DAPAT BERIMPIT SEMPURNA, tapi kalau ke 3 hal tersebut TIDAK BISA BERIMPIT SEMPURNA, maka 3 hal tersebut TIDAK BISA MENJADI 1 alias 3 tersebut tidak bisa dikatakan 1.
ALLAH BAPA, sebutannya ALLAH BAPA, Wujudnya … KITA TIDAK TAHU. Pokoknya PERCAYA.
ROHUL KUDUS, sebutannya ROHUL KUDUS. Wujudnya adalah RUH. Bagaimana ? KITA TIDAK TAHU. Pokoknya PERCAYA.
JESUS, sebutannya JESUS. Wujudnya adalah MANUSIA yang apabila dipaku akan mengeluarkan darah –proved = terbukti–
Dari DATA-DATA tersebut, maka apabila ada PENYEBUTAN 3 itu 1 dan 1 itu 3, maka secara MATEMATIKA … TERTOLAK. Ini bahasa MATEMATIKA.
Yang KEDUA adalah SOAL HAJAR ASWAD si BATU HITAM di Ka’bah itu ? UMAT KRISTIANI menganggap bahwa itu ALLAH-NYA UMAT ISLAM ? Darimana ASAL USULNYA MENUDUH seperti itu ? Jangan karena PANDANGAN itu dari TETUA AGAMA ANDA, maka ANDA BENARKAN ? Tanpa MENELUSURI ke SUMBER UTAMA orang islam SENDIRI yaitu Al QUR’AN dan HADIST ? Cobala ANDA … Cari sampai MBLENGER kalau ada yang MENYATAKAN bahwa ALLAHNYA UMAT ISLAM itu HAJAR ASWAD si BATU HITAM itu ? Jangan kata-katanya .. Selidikilah sendiri. Pengin tahu siapa ALLAHNYA UMAT ISLAM. Tolong buka QS : 112, 1-4 – S. Al Ikhlas.
Bismillahir rohmanir rohiim
1. Katakanlah : “Dialah ALLAH, Yang Maha Esa,
2. ALLAH adalah Tuhan tempat meminta
3. Dia tidak beranak dan tidak pula diperanakkan,
4. dan tidak ada sesuatu pun yan setara dengan Dia
atau di QS 2 : 255 (Ayat Kursi)
ALLAH, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia. Yang Hidup Kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafaat di sisi ALLAH tanpa izin-Nya. ALLAH mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu ALLAH melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi ALLAH meliputi langit dan bumi. Dan ALLAH tidak merasa berat memelihara keduanya, dan ALLAH Maha Tinggi dan Maha Besar.
Heran saya… Inginnya menginformasikan KELEMAHAN ISLAM, tapi TIDAK MENGUASAI ISLAM itu sendiri ? Seperti TUDUHAN bahwa Allahnya UMAT ISLAM itu Batu Hajar Aswad ? Darimana argumentasinya ya ? Yang jelas konsepsi bahwa Allahnya Islam adalah HAJAR ASWAD bukan dari BIBLE, tapi dari informasi seseorang yang DITELAN MENTAH-MENTAH ? FATAL kan akibatnya ? Kalau BIBLE yang BICARA tentang ALLAHNYA ISLAM adalah HAJAR ASWAD, PASTI itu BIBLE yang telah diubah oleh TANGAN-TANGAN KOTOR.
Akan SANGAT BERBDA dengan Al QUR’AN yang dengan TEGAS –berdasarkan DATA, FAKTA dan REALITASNYA– bahwa yang disebut JESUS itu adalah ISA putra MARYAM. Perempuan SUCI yang memiliki kelebihan dan ISA adalah SEORANG NABI yang memiliki kelebihan, dimana saat masih dalam kandungan sudah bisa berkomunikasi dengan orang, setelah besar bisa menyembuhkan banyak penyakit bahkan bisa menghidupkan orang mati atas izin ALLAH. Subhanallah.
Dan QUR’AN tidak pernah menyebut KRISTEN atau CHRISTIAN, melainkan NASRANI. Berdasarkan DATA, FAKTA dan REALITAS, ISA itu LAHIR di NAZARETH, makanya AGAMA yang dibawanya oleh ISLAM disebut NASRANI. Ucapan ARAB. Karena berasal dari NAZARETH, maka bahasa pengantarnya adalah bahasa IBRANI atau JEWS, tapi kenapa bahasa IBRANI-nya TIDAK DIPAKAI ? Yang dipakai malah bahasa LATIN ? Seakan-akan asal agama kristen itu dari EROPA ? Dan penyuasanaannya berkiblat ke EROPA ? Padahal asalnya dari JERUSALEM ? Yang TIDAK BERSALJU ? Coba … Malam christmas … Suasana bersalju ? Suasana Eropa ? Pohonnya … Pohon Cemara … Pohon yang banyak tumbuh di daerah pegunungan. Padahal Jerusalem lebih banyak pohon kurmanya daripada cemaranya ? Dan TIDAK BERSALJU ?
Kalau diskusi … agar bisa NYAMBUNG … maka DATA, FAKTA dan REALITAS … Jangan dipelintir atau dimanipulasi ? Kalau DATA, FAKTA dan REALITAS sudah di pelintir dan di MANIPULASI … Terus kemudian orang di suruh PERCAYA ? Apakah itu TIDAK MAKSA ? Jadi siapa yang seharusnya NGOMONG … Yang seharusnya … (Nggak tega ngomongnya … )
115.
CosmicBoy | Juni 9, 2009 at 10:05 am
@ Hari,
Owoh ==> Esa ==> Angka? Seperti BATU HITAM ITU?
Masak Kepalanya Ular, Badannya Belut?
He he he…Owoh Hu Egg Barrrrrrrrr.
116.
Kurdi | Juni 9, 2009 at 2:32 pm
@komikboy
soal hidangan neraka itu bukan kontradiksi,semua itu memang makanan yg disediakan dineraka buat org2 kafir,anda dikasih banyak makanan malah komplain,nanti dikasih satu komplain juga lagi,he he jangan kebanyakan bikin komik…
117.
CosmicBoy | Juni 10, 2009 at 2:51 am
@ kurdi
Postingan 116
?????????
118.
CosmicBoy | Juni 10, 2009 at 3:14 am
@ Hari,
Allah adalah Esa/Satu.
Kalam-Nya & Roh-Nya, Tidak Terceraikan, Tidak Terpisahkan, Tidak Diciptakan, Qadim, Qidan dan Qiamah pada Dzat-Nya yang Satu/Esa itu, yang adalah Allah itu Sendiri.
Makanya menyembah/ menyakini lebih dari 1 Allah TIDAK TIMBUL SAMA SEKALI. Ngerti?
Oleh itu, menyembah Allah Bapa, itu berarti menyembah juga Kalam-Nya & Roh-Nya.
Menyembah Yesus@ Kalam-Nya, itu berarti juga menyembah Allah Bapa & Roh-Nya.
Menyembah Roh-Nya, itu berarti juga menyembah Allah Bapa & Kalam-Nya!
Menyembah Allah Bapa, Kalam-Nya & Roh-Nya, itu berarti juga menyembah Allah yg Esa/Satu itu. Ngerti?
Karena apa?
Karena Kalam-Nya & Roh-Nya, Qaimah pada Dzat Allah yg Esa/Tunggal itu, Tidak Diciptakan, Tidak Terceraikan, Tidak Terpisahkan, Qadim & Qidam! Ngerti?
Dan mengenai Owoh kalian, Esanya bagaimana? Kok belum ngejawap?
Lupakan Identitas.
Lupakan Atom.
Lupakan Galileo.
Lupakan Owoh.
Lupakan Al-Quran.
Lupakan Realitas.
Lupakan Iman.
Esa/Satu nya bagaimana?
Angka?
Bilangan?
Seperti Batu?
Punya Identitas? Ngga punya Identitas?
1 Peribadi? Tiada Peribadi?
Bisa gambarkan?
Gue pengin tau.
Lupakan yang lain oke. Sila jawap.
119.
Hari | Juni 10, 2009 at 4:39 am
Awalnya adalah KOSONG dan ADA. ADA itu SATU, sedangkan KOSONG tidak bisa menciptakan apa-apa, karena KOSONG, ya KOSONG … tapi yang ADA bisa MENCIPTAKAN ada-ada lainnya, baik dari yang KOSONG maupun dari yang ada untuk menjadi ada-ada lainnya.
SATU di dunia REAL adalah BILANGAN TERBESAR, karena berapapun angkanya … Kalau di MERGE atau di GABUNG, maka SATU adalah yang TERBESAR.
Itulah pendekatan sebagai MANUSIA untuk MENGERTI tentang ALLAH, karena ALLAH itu adalah NAMA dan dengan ke MAHAANNYA. MAHA SUCI, MAHA BESAR, MAHA PENCIPTA, MAHA TINGGI dsb. yang di ISLAM diberitahukan ada 99 nama ALLAH (Asma ul HUSNA) agar memudahkan INGATAN MANUSIA saja. Padahal KEMAHAANNYA lebih dari 99 Nama itu.
ALLAH itu adalah ADA yang di AWAL yang SATU itu YANG TERBESAR dengan demikian BISA MENCIPTAKAN ada … ada … lainnya (makhluk CIPTAANNYA) yang BISA MENCIPTAKAN dari yang KOSONG menjadi ada atau MENCIPTAKAN ada … ada lainnya … Dari yang sudah ada …
Saat ada SEKELOMPOK MANUSIA menyebut bahwa ada TUHAN lain selain ALLAH, maka langsung ALLAH mengirimkan UTUSANNYA. NABI MUSA kepada FIR’AUN; NABI IBRAHIM kepada NAMRUDZ dan NABI MUHAMMAD SAW kepada KAUM KRISTEN.
KAUM FIR’AUN dan KAUM NAMRUDZ sudah MUSNAH yang TINGGAL hanya SITUSNYA saja. Terus untuk KAUM KRISTEN bagaimana ? Biarlah ALLAH yang memberika KEPUTUSAN dengan KIAMATNYA yang akan MEMISAHKAN orang-orang yang MEMANG benar-benar MEMURNIKAN TAUHID hanya kepada ALLAH semata-mata dari orang-orang yang MEMBAURKAN KETAUHIDAN kepada ALLAH dengan lainnya, apapun itu namanya, JESUS, ROHUL KUDUS, GUNUNG KAWI, DUKUN, CENAYANG dsb.
Saat KIAMAT TERJADI dan RENTETAN BERIKUTNYA yaitu PERHITUNGAN atas AMALAN di dunia dengan REWARD and PUNISHMENT-nya (SURGA dan NERAKA-NYA), maka ALASAN akan TERTOLAK dengan SENDIRINYA, karena semua yang ada pada kita –organ tubuh– menjadi SAKSI atas PILIHAN-PILIHAN KITA kenapa A ? Tidak B ? Atau C ? Apalagi diperlihatkan DAHSYATNYA SIKSAAN NERAKA ? PASTI dan PASTI … Semua orang akan BERLEPAS TANGAN dari kaitan dengan orang lain yang nantinya akan membebani dirinya.
120.
stephen | Juni 10, 2009 at 4:59 am
Jika orang kristian percaya adanya keselamatan dalam agama mereka, buat apa pihak luar kacau lagi…
121.
Hari | Juni 10, 2009 at 6:33 am
Bukan hanya PIHAK KRISTEN yang percaya bahwa AGAMANYA yang akan membawa keselamatan ? BUDHA, HINDU, KHONG HU CU dan SEMUA KEPERCAYAAN di dunia ini –termasuk ISLAM– … PERCAYA bahwa AGAMA yang DIPERCAYA-nya itu akan menyelamatkan dirinya di DUNIA dan AKHERAT.
Persoalannya SEDERHANA … Masing-masing AGAMA atau KEPERCAYAAN itu memiliki KONSEPSI KETUHANANNYA ? Yang SERU … Hanya ISLAM yang memberikan NAMA kepada MANUSIA bahwa TUHAN itu NAMANYA ALLAH. DIALAH SATU-SATUNYA TUHAN, TIDAK ADA YANG LAIN dan TIDAK ADA SEKUTU BAGINYA. Yang BISA MENCIPTAKAN dari yang KOSONG –KETIADAAN atau KENISCAYAAN– menjadi ADA dengan HANYA mengatakan KUN FAYAKUN –Jadi … Maka Jadilah dia– secara REAL TIME alias SEKEJAB tanpa REGULARLY PROCESS dan yang ADA itu TETAP akan ADA sampai DIA MEMUSNAHKANNYA SENDIRI.
Coba kita BAYANGKAN bahwa apa yang kita SEBUT-SEBUT saat di dunia ini sebagai TUHAN itu ternyata SALAH ? Apakah yang punya NAMA dan IDENTITAS TUHAN yang SEBENAR-BENAR TUHAN ? TIDAK akan MARAH ? Tapi karena AMPUNANNYA yang BEGITU LUAS dan BESARNYA, maka persoalan tersebut di pending atau ditunda dulu sampai yang bersangkutan MENINGGAL DUNIA, barulah diperlihatkan kesalahan tersebut. Tapi SUDAH TELAT … Dan JURUSANNYA adalah NERAKA …
Berbicara tentang NERAKA … Yang GHAIB… ? Bisa dibayangkan … Tentang PANASNYA MATAHARI ? Apakah KEBAYANG kalau SESEORANG DICEMPLUNGIN ke MATAHARI ? Betapa MEMILUKAN … MELOLONG-LOLONGNYA … MENJERIT-JERIT (Itu sudah pasti) ? Saat seseorang MERASAKAN PANASNYA MATAHARI itu ? (PANASNYA MATAHARI lho ? Bukan PANASNYA SINAR MATAHARINYA ? ) Dan HEBATNYA … Seseorang itu TIDAK BISA MATI-MATI ? Yang ada ADALAH MERASAKAN PANASNYA MATAHARI yang SANGAT LUAR BIASA itu ? Kira-kira ? Ada NGGAK ya ? Manusia yang MENGACUNGKAN TANGANNYA … Bahwa Dialah yang BERTANGGUNG JAWAB atas ketercemplungannya manusia itu ? TIDAK ADA SATUPUN yan BERANI ANGKAT TANGAN bahwa Dia-lah yang BERTANGGUN JAWAB atas KETERCEMPLUNGANNYA seseorang. Semua pada DIAM … PUCAT PASI … Dan mengatakan … KENAPA LOE MAU NGIKUTIN GUE ? Gue kan NGGAK MAKSA LOE harus NGIKUT ke GUE ? SALAH LOE SENDIRI ? Sudahlah … Rasakanlah NERAKA ini … Karena toh kita MASING-MASING akan merasakannya kan ? Saking HEBATNYA SIKSA NERAKA itu … Kalau BISA DITEBUS … Mereka akan MENEBUSNYA … Seberapapun BESARNYA TEBUSAN itu ?
Dalam urusan SEBUT MENYEBUT yang SALAH ini, saat kita di dunia saja, Kita menyebut nama seseorang secara salah, dengan mengacu ke orang lain, maka orang yang dimaksud akan MARAH, tapi masih bisa memaafkannya sepanjang masih di awal, dengan asumsi … Boleh jadi orang tersebut khilaf atau lupa ? Tapi kalau PENYEBUTANNYA … TERUS MENERUS secara CONTINUE and CONSISTENT, itu sudah bukan KELUPAAN lagi ? Dan diberitahukan tentang kesalahannya bahwa sebutannya itu SALAH ? Tetap saja NGGAK MAU berubah untuk MENYEBUT yang sebenarnya ? Enaknya apa SEBUTAN untuk orang yang seperti ini ?
Dalam KASUS TRINITAS, dimana JESUS adalah TUHAN ? Sejak kapan TUHAN berubah jadi MANUSIA ? Sejak JESUS. Kenapa TUHAN berubah jadi MANUSIA ada pada JESUS ? Untuk MENYELAMATKAN MANUSIA ? Kenapa PENYELAMATAN MANUSIA itu dilakukan SEJAK JESUS ? Apakah MANUSIA sebelumnya TIDAK PERLU PENYELAMATAN ? Kaum NUH, AD, TSAMUD dsb ? Kalau TUHAN mau MENYELAMATKAN MANUSIA ? Kenapa TIDAK dari ADAM saja ? Atau UMAT-UMAT sebelum ADAM ? Kalau TUHAN mau MENYELAMATKAN … ? Kenapa TUHAN … TIDAK MENGHAPUS DOSA-DOSA MANUSIA seluruhnya ? Kan DOSA dan PAHALA … Yang punya HAK adalah TUHAN ? Kalau DOSA-DOSA sudah dihapuskan ? Buat apa diciptakan MANUSIA ? Dan JUTAAN PERTANYAAN yang dapat diajukan berkenaan dengan PENUHANAN JESUS ini ?
122.
CosmicBoy | Juni 10, 2009 at 10:10 am
@ kurdi,
Loe ini lulusan mana?
Sekolah TK?
Sekolah Dasar?
SMA? Sekolah Tinggi? Universitas?
Ato Pesantren?
Kayaknya loe dari Sekolah Pesantren.
Omongnya gue udah tau.
Masak bla bla bla kalo loe orang pinter!
Sekali lagi:
Lupakan yang lain.
Lupakan Jesus.
Lupakan Trinitas.
Lupakan Musa.
Lupakan Firaun.
Lupakan Namruds.
Lupakan Kristen.
Lupakan anak, istri & mami papi loe.
Jawap tantangan gue.
Owoh loe Esa/Satu khan?
Tau darimana?
Sila buktikan.
Gue nunggu.
123.
CosmicBoy | Juni 10, 2009 at 10:12 am
@ kurdi,
Sila berikan ayatnya Nabi Muhammad diutus kepada kaum Kristen?
Gue nunggu.
124.
CosmicBoy | Juni 10, 2009 at 10:28 am
@ kurdi,
Ada 2 di awal:
1. KOSONG
2. ADA
Pertanyaan 1: Tau darimana?
Pertanyaan 2: Mana lebih duluan, KOSONG atau ADA?
Pertanyaan 3: Kenapa KOSONG, loe omong, ADA pada awal, lalu berapa ADA?
Pertanyaan 4: Masak KOSONG udah ADA pada mulanya, DICIPTAKAN oleh ADA kemudian?
Pertanyaan 5: Bagaimana sih KOSONG itu Tidak Bisa Menciptakan padahal KOSONG itu loe omong usah ADA sebelum ADA itu?
Pertanyaan 6: Bagaimana ADA, loe bilang BISA MENCIPTAKAN, manakala KOSONG, yang ADA sebelum ADA, TIDAK BISA MENCIPTAKAN?
Pertanyaan 7: Tau darimana ADA itu Satu?
Pertanyaan 8: Satu itu bagaimana? Satu seperti Batu? Satu dari pengertian Angka/Bilangan? Satu yang bagaimana?
Pertanyaan 9: Pada awal loe omong ADALAH KOSONG & ADA. Loe ADA DI SANA waktu itu, bagaimana loe TAHU SEMUA ITU?
Gue nunggu.
(Islam sering bangga & megah kononnya ilmu tauhid mereka mudah dimengerti & jelas. Di sini, gue nampak, bukan saja ngga jelas, malahan ngga masuk akal!!!!)
Perhatian: Agama yang benar & yang berasal dari Tuhan PASTI mempunyai PERNYATAAN yang JELAS & TEGAS mengenai AJARANNYA.
Bagi gue, PERNYATAAN loe ngga jelas & tegas. Bla bla bla, ngeles ke sana sini!
Sila fokus.
Salam.
125.
Hari | Juni 10, 2009 at 10:28 am
To : CosmicBoy
Barusan saja … Saya NGOMONG … Identitas saya di media ini adalah Hari, tapi kenapa disebut kurdi ya … ? Apa si CosmicBoy salah NGOMONG atau NGUCAP ya ? Tapi kenapa penyebutannya sampai 2 kali ? OK lah kelupaan … Saya maafin …
Yang kedua … Memang kenapa ? Asal usul pendidikan dibawa-bawa ? Biarpun anak SD kalau argue-nya JELAS, KUAT dan BENAR ? Nggak ada SALAHnya kan ?
Untuk pertanyaannya … Jawabannya kita lanjutkan lain waktu saja … Insya Allah.
126.
CosmicBoy | Juni 10, 2009 at 2:17 pm
@ Hadi,
Iya, maap mas, di tempat gue ini, internetnya selalu putus2.
Waktu itu, gue juga melayani kurdi.
So, sering gue harus ketik lagi selepas postingan gagal.
Oke, gue nunggu jawapan loe.
127.
stephen | Juni 11, 2009 at 12:36 am
Kata Hari:
Amal kebaikan dalam undang-undang islam dibalaskan pahala iaitu syurga. Dan kesalahan dan dosa yang dilakukan akan dibalas neraka. Sila cari perbuatan orang islam yang terang-terangan boleh menghumban mereka ke neraka…
Contoh: Berpegangan tangan antara bukan muhrim = Haram.
Makanya dalam undang-undang islam, haram, hukumnya = Neraka.
Allah akan menghumban umat islam itu ke neraka kerana telah melanggar hukum dalam agama tersebut.
Kesimpulan: Betapa mudahnya orang islam itu masuk neraka.
Perkaitan: Ada tertulis ucapan rasul Paulus: Jika kamu katakan itu sebagai haram, maka haramlah ia.. Kata Yesus kepada Rasul Petrus: Apa kamu ikat di dunia ini, maka itu terikat/tertulis di syurga… Jika kamu katakan haram untuk kelakuan berpegangan tangan, maka itu jelas haramlah bagimu..
Kesimpulan tambahan:
Semakin banyak dan panjang list kesalahan yang dikategorikan haram dalam islam, itu semua sudah membuka pintu neraka kepada bakal pelakunya… Hanya tunggu buat kesalahan dalam list, terus namanya hukumannya neraka sebab itu haram…
>>> wahai orang kristian, jika anda ada keraguan tentang istilah dan konsep triniti, ingatlah akan satu hal ini:
Allah: Pencipta langit dan bumi dan segala isinya.. Yang disebut Yahweh bagi kaum israel dan Bapa oleh Yesus.
Allah Putera: Merujuk kepada Yesus. Ingatlah akan semua ajaran-ajaran Yesus di injil Matius, Markus, Lukas dan Yohanes. Sebab apa: Dalam agama islam, mereka tiada injil itu.
Roh Kudus: Ingatlah bila anda ingin berbuat dosa tetapi ada bisikan berkata: JANGAN! Maka, dengarkanlah bisikan itu. Itulah Roh Kebenaran yang berasal dari Allah @ Tuhan Allah @ Yahweh. Orang islam tidak akan guna cara itu.. Cara orang islam 90% sama dengan cara orang yahudi berfikir tentang Allah @ Yahweh.. Orang kristian ada perisai tambahan dengan mendengarkan Bisikan suara Hati: JANGAN BERBUAT ITU INI! ITU JALAN KEPADA DOSA! Itulah kata-kata Tuhan..
128.
stephen | Juni 11, 2009 at 12:37 am
Kata Hari:
Amal kebaikan dalam undang-undang islam dibalaskan pahala iaitu syurga. Dan kesalahan dan dosa yang dilakukan akan dibalas neraka.
Respon:
Mari kita cari senarai panjang perbuatan orang islam yang terang-terangan boleh menghumban mereka ke neraka…
Contoh: Berpegangan tangan antara bukan muhrim = Haram.
Makanya dalam undang-undang islam, haram, hukumnya = Neraka.
Allah akan menghumban umat islam itu ke neraka kerana telah melanggar hukum dalam agama tersebut.
Kesimpulan: Betapa mudahnya orang islam itu masuk neraka.
Perkaitan: Ada tertulis ucapan rasul Paulus: Jika kamu katakan itu sebagai haram, maka haramlah ia.. Kata Yesus kepada Rasul Petrus: Apa kamu ikat di dunia ini, maka itu terikat/tertulis di syurga… Jika kamu katakan haram untuk kelakuan berpegangan tangan, maka itu jelas haramlah bagimu..
Kesimpulan tambahan:
Semakin banyak dan panjang list kesalahan yang dikategorikan haram dalam islam, itu semua sudah membuka pintu neraka kepada bakal pelakunya… Hanya tunggu buat kesalahan dalam list, terus namanya hukumannya neraka sebab itu haram…
>>> wahai orang kristian, jika anda ada keraguan tentang istilah dan konsep triniti, ingatlah akan satu hal ini:
Allah: Pencipta langit dan bumi dan segala isinya.. Yang disebut Yahweh bagi kaum israel dan Bapa oleh Yesus.
Allah Putera: Merujuk kepada Yesus. Ingatlah akan semua ajaran-ajaran Yesus di injil Matius, Markus, Lukas dan Yohanes. Sebab apa: Dalam agama islam, mereka tiada injil itu.
Roh Kudus: Ingatlah bila anda ingin berbuat dosa tetapi ada bisikan berkata: JANGAN! Maka, dengarkanlah bisikan itu. Itulah Roh Kebenaran yang berasal dari Allah @ Tuhan Allah @ Yahweh. Orang islam tidak akan guna cara itu.. Cara orang islam 90% sama dengan cara orang yahudi berfikir tentang Allah @ Yahweh.. Orang kristian ada perisai tambahan dengan mendengarkan Bisikan suara Hati: JANGAN BERBUAT ITU INI! ITU JALAN KEPADA DOSA! Itulah kata-kata Tuhan..
129.
Kurdi | Juni 11, 2009 at 1:26 am
Baik sambil menunggu jawaban dari saudara Hari. @komikBOY;
yohannes pasal 14 ayat 10: “tidak percayakah engkau,bahwa aku ini didalam bapak,dan bapakpun dalam aku?.segala perkataan yang aku ini katakan kepadamu bukanlah aku katakan dengan kehendak sendiri,melainkan bapak itu yang tinggal dalam aku.Ia mengadakan segala perbuatan itu”.
Yohannes pasal 17 ayat 23: “aku didalam mereka itu,dan engkau didalam aku; supaya mereka itu sempurna didalam persekutuan”.
=>kata “mereka” dlm ayat 23 adalah sahabat yesus,sedang yg dimaksud dgn “Aku” ialah yesus,jadi aku didalam mereka=yesus beserta sahabatnya jadi satu,sahabat yesus 12 org jadi bukan yesus & roh kudus saja yg menjadi satu dgn Tuhan,melainkan harus ditambah 12 org lagi,jadi bukan 3 tunggal lagi melainkan 15 tunggal…
130.
CosmicBoy | Juni 11, 2009 at 2:21 am
@ kurdi,
Itu pertanyaan kuno@ basah basi mas.
Sila ke postingan no. 574, http://islamkristen.wordpress.com/2008/11/28/pembunuhan-yesus- & baca.
Saudara juga bisa nanya sama Om Gugel. Banyak itu di sana. Ato sarapan pagi.com.
Silakan.
131.
Hari | Juni 11, 2009 at 4:47 am
Di awal nun jauh di sana … sebelum terjadinya BIG BANG … Secara MATEMATIS cuma ada 2 kemungkinan yaitu ADA dan TIADA. TIADA = KOSONG; Apabila di awal itu HANYA ada KOSONG … tanpa adanya ADA, maka TIDAK AKAN ADA EXISTENSI seperti yang sekarang ini, karena KOSONG tidak memberikan makna apa-apa karena tetap KOSONG.
Jadi secara INTUITIF dapat dikatakan bahwa di awal itu sebenarnya yang ada hanya ADA. ADA inilah TUHAN sebenar-benar TUHAN. Yang bisa MENCIPTAKAN dari yang KOSONG menjadi ada (exist) dengan rentetan berikutnya.
Sedangkan 1 sebagai bahasa matematika, adanya hanya ada di konsep. Ambil contoh 1 buah mangga ditambah 1 buah mangga sama dengan 2 buah mangga. Padahal kalau mau kritis sedikit, antara 1 buah mangga pertama dengan 1 buah mangga kedua pasti beda. Beda di berat dan bentuknya, tapi namanya tetap buah mangga juga. Jadi apapun itu tergantung di konsep dan penjelasannya.
Sama juga dengan ke ESAAN TUHAN, karena DIA lah yang mula-mula di AWAL, maka DIRINYA adalah SATU atau ESA atau AHAD atau TUNGGAL.
TUHAN yang kita SEBUT-SEBUT itu mengatakan DIRINYA adalah ALLAH. TUHAN SATU-SATUNYA. TIDAK ADA TUHAN YANG LAIN SELAIN ALLAH dan TIDAK ADA SEKUTU BAGINYA. Inilah yang disebut KEMURNIAN TAUHID atau KEIMANAN.
ALLAH itu ESA
ALLAH itu MAHA BESAR
ALLAH itu MAHA AGUNG
ALLAH itu MAHA PENGASIH
ALLAH itu MAHA PENYAYANG
Dst … dan menginformasikan 99 NAMA (Asma ul HUSNA) kepada MANUSIA agar manusia MUDAH untuk MENGINGATNYA. Apakah namanya TIDAK BISA LEBIH dari 99 ? BISA … Hanya ALLAH yang MENGETAHUI.
132.
Hari | Juni 11, 2009 at 6:59 am
Karena PEMBICARAAN ini tentang ASAL MUASAL … Di awal yang NUN JAUH sebelum BIG BANG … ? Maka akan jelas dengan sendirinya bahwa ESANYA TUHAN itu bukan HAJAR ASWAD ? Karena HAJAR ASWAD itu terbentuknya kan setelah BIG BANG … ? Makanya kalau ada yang NGOMONG bahwa ALLAHNYA ISLAM itu HAJAR ASWAD ? Dangkal sekali pernyataannya … ? Sudah DANGKAL … Maksain lagi PERNYATAAN itu sebagai KEBENARAN yang dipegang ISLAM ? Subhanallah …
ALLAH yang MAHA PENCIPTA itu … Apakah TIDAK BOLEH MEMBUAT KATEGORISASI kepada CIPTAANNYA (manusia) dalam KAITANNYA dengan DIRINYA ? Yang sebenarnya IMANYA atau KEPERCAYAANNYA manusia ke ALLAH yang AHAD itu bagaimana ? Apakah orang itu YAKIN bahwa HANYA ADA SATU TUHAN yaitu ALLAH dan TIDAK ADA SEKUTU BAGINYA ? Atau orang tersebut PERCAYA ke ALLAH YANG ESA itu ditambah yang lain ? Atau bahkan TIDAK PERCAYA SAMA SEKALI akan ADANYA ALLAH ? Atau TIDAK PERCAYA ALLAH bahkan PERCAYA ke YANG LAIN SELAIN ALLAH ? Dan banyak kombinasi-kombinasinya.
Kategorisasinya jelas, yaitu :
1. Yang HANYA PERCAYA bahwa ALLAH adalah SATU-SATUNYA TUHAN, TIDAK ADA TUHAN SELAIN ALLAH dan TIDAK ADA SEKUTU BAGINYA, maka orang tersebut disebut MUKMIN artinya yang yang PERCAYA.
2. Yang PERCAYA kepada ALLAH, tapi masih menyertakan adanya TUHAN yang lain dengan segala argumentasinya. Kategori ini adalah MUSYRIK, artinya MENYEKUTUKAN TUHAN.
3. Yang TIDAK PERCAYA kepada ALLAH sebagai TUHAN dan percaya KEPADA TUHAN-TUHAN LAIN selain ALLAH, maka sebutan untuk golongan ini adalah KAFIR.
Kategorisasi manusia kepada ALLAH ini, memiliki konsekwensi yang SANGAT SERIUS.
Pertama, meskipun seseorang itu sudah mukmin ? Mereka belum terbebas dari validitas atau kesahihan atas kemukminannya dalam kehidupan sehari-harinya ? Apakah kemukminannya itu BENAR dalam keseharian ? Kalau masih TIDAK BENAR ya SAMI MAWON ? Kredibilitasnya RENDAH.
Kedua, untuk kategori MUSYRIKIN, KAFIRIN, MUNAFIQIN (BUNGLON; PLIN PLAN; PLINTAT PLINTUT; ANGIN-ANGINAN; KESANA KEMARI) dan FASIQIN (perusak; penghancur), positioningnya sudah JELAS yaitu TIDAK MENGIKUTI JALAN LURUS yaitu JALAN yang MENUJU ALLAH.
Jadi masalah AGAMA itu adalah MASALAH BESAR ? Karena berkaitan dengan persoalan REWARD and PUNISHMENT yang unimaginable berupa SURGA dan NERAKA.
U- membayangkan NIKMATNYA SURGA … Di alam semesta ini belum ada gambarannya; Tapi u- SIKSA NERAKA yang DAHSYAT … relatif sudah ada gambarannya yaitu panasnya BINTANG, baik itu BINTANG secara TERSENDIRI seperti MATAHARI atau BINTANG sebagai GUGUSAN (GALAXY) ? Kalau seseorang dimasukkan ke dalam BINTANG … Apa yang KEBAYANG ? Dan pahitnya … Seseorang yang MASUK tersebut TIDAK PERNAH BISA MATI dan SIKSAAN tersebut diterima secara KEKAL atau WAKTU yang tak berujung. Kalau panasnya NERAKA itu lebih hebat lagi dibanding BINTANG yang ada ? Apakah HATI, OTAK dan RUH bisa MEMBAYANGKANNYA ?
Kalau NERAKA sudah dihadapkan ke ORANG-ORANG DURHAKA (menurut kategorisasi TUHAN), apakah si DURHAKA tersebut ? TIDAK MENUNJUK ke ORANG-ORANG yang telah MENYESATKANNYA ? Pastilah akan MENUNJUK agar SIKSAANNYA bisa diperingan. Dan apa response dari orang-orang yang telah menyesatkannya ? Very simple … Salah LOE … ? Ngapain NGIKUTIN GUE … ? Kan GUE NGGAK MAKSA LOE untuk NGIKUTIN GUE ? Semua pada BERLEPAS TANGAN … Sudahlah NGGAK USAH PROTES … Kita rasakan saja DAHSYATNYA SIKSA NERAKA ini ?
Jadi u- mendapatkan NIKMAT SURGA itu … Simple saja, yaitu :
1. BENAR IMANNYA (Tujuannya yaitu TUJUAN ke TUHAN yang DIMAKSUD yaitu ALLAH saja tanpa EMBEL-EMBEL, dengan pengertian bahwa ALLAH adalah SATU-SATUNYA TUHAN. TIDAK ADA TUHAN YANG LAIN SELAIN ALLAH dan TIDAK ADA SEKUTU BAGINYA).
2. BENAR CARANYA (Masing-masing jaman ada NABINYA; Pasti, NABI-NABI sebagai UTUSAN ALLAH ini akan memberitahukan RITUAL kepada ALLAH. Ikutilah caranya ini. Di ISLAM ada 5 RUKUN ISLAM atau 5 KEWAJIBAN ISLAM, yaitu BERSAKSI bahwa TIDAK ADA TUHAN SELAIN ALLAH dan NABI MOHAMMAD adalah UTUSAN ALLAH; Bersholat 5 waktu; berpuasa sebulan penuh di bulan RAMADHAN; Berzakat, baik ZAKAT MAL maupun ZAKAT FITRAH dan yang terakhir adalah ber HAJI ke MEKAH)
3. BESAR PENGORBANANNYA, karena SEBAIK-BAIK MUSLIM adalah yang PALING BERMANFAAT bagi MAKHLUK CIPTAAN ALLAH. Bagaimana BISA DISEBUT paling bermanfaat ? Kalau kerangka berpikir dan bertindaknya adalah INDIVIDUALISTIS, EGOIS, RAKUS, TAMAK, HEDONIS, FOYA-FOYA dan sejenisnya ? Apalagi jadi BENALU …
Jadi SIMPLE kan ?
133.
Kurdi | Juni 11, 2009 at 8:03 am
Semua Nabi dan Rasul mengajak untuk menyembah Allah saja,menjadikan hanya Allah lah Tuhan yg sesungguhnya dan tdk ada sekutu baginya. Dari Nabi adam hingga Nabi Muhammad sejarah telah membuktikan bahwa tdk ada satu Nabi dan Rasulpun yg menyeru kepada Yesus Kristus!
Contoh: Nabi Musa : 10 perintah Tuhan: 1.”Janganlah menyembah berhala,berbaktilah kepadaKu saja,dan cintailah Aku lebih dari segala sesuatu.”
134.
Kurdi | Juni 11, 2009 at 8:29 am
Contoh lain: Nabi yunus berdo’a: tiada Tuhan melainkan Engkau,Maha suci Engkau,sesungguhnya aku adalah orang yang telah berbuat zalim.
Masih banyak lagi contoh lainnya sampai di Alkitab pun termaktub dalam Ulangan pasal 4 ayat 35. “maka kepadaMUlah ia itu ditunjuk,supaya olehmu bahwa Tuhan itulah Allah,dan kecuali Tuhan yang Esa tiadalah yang lain lagi.”
135.
Kurdi | Juni 11, 2009 at 10:59 am
Coba Anda2 umat Kristen pelajari kembali kisah para Nabi dari awal sampai akhir,adakah Seorang Nabi/Rasul yg menyatakan Nabi Isa (Yesus) itu Tuhan? Pelajarilah dari sumber2 yg terpercaya jika anda2 cinta kepada kebenaran,Ingatlah perkara masuk neraka bukanlah perkara yg sebentar,tapi perkara neraka ini abadi
136.
CosmicBoy | Juni 11, 2009 at 11:50 am
@ Kurdi,
Gini, gua sarankan loe kumpulkan semua ayat2 mengenai Yesus (setahu gue lebih dari 60 ayat) & Muhammad (setahu gue cuman 3 ayat) di Al-Quran/Hadith,
Coba buat penelitian.
Yesus (baca Isa), dari sisi manusianya (baca low Kristologi), spt Nabi, Rasul, manusia dll.
Yesus dari sisi lebih dari manusia (baca High Kristologi) spt Yang Istimewa di dunia & akhirat, Kalimat-Nya, Roh-Nya, dilahirkan secara ajaib (apa tujuannya, ngapa tidak seperti biasa@ spt kelahiran para Nabi), Hakim yg Adil, Di langit & akan datang kembali, Dia Al-Siratul Al-Mustaqim, Dia Suci Bersih, Dia Tidak Pernah Berdosa dll.
Coba mas.
Jujur pada diri.
Salam.
137.
CosmicBoy | Juni 11, 2009 at 11:55 am
@ Hadi,
Ada 9 pertanyaan.
Belum dijawap mas.
Bisa?
Jawaplah secara sistematika sepaya semua pembaca bisa mengerti & dapat manfaat.
Salam.
138.
CosmicBoy | Juni 11, 2009 at 12:15 pm
@ Hari,
==> Mas, big bang cuman suatu teori.
==> Aneh ya, wujud Tuhan diukur dengan ilmu matematika?
Semoga semangat loe jangan berdasarkan pada nalar saja.
139.
Kurdi | Juni 12, 2009 at 2:13 am
@komikBoy
mohon anda jawab disini (jgn melimpahkan pertanyaan pada om google dll.) anda belum menjawab pertanyaan saya (129).
Berdosa (masuk neraka) kah org2 yg telah menyalib & membunuh Yesus? Mohon dijawab.
Nb: mohon jgn menghina Nama2 Allah dgn: awoh,awoh egg barrr dsb. Karena Allah itu Tuhannya umat Islam & kristen juga,hanya bedanya terdapat pada yesus sebagai Tuhan (3 nitas).Jadi kalo anda tdk berhenti mengatakan itu maka anda telah menghina bapa Allah yg kamu yakini. Thanks
140.
mazter | Juni 12, 2009 at 3:06 am
@muslim
kok ga ada yang jawab pertanyaan saya ya?
malah ada muslimer yang nyuruh saya ke blog lain bukan malah jawab.
emang muslim begini ya?
tidak mau jawab, eh ngeles ke trinitas.
coba jawab ini
coba jelaskan pada saya mengenai kontradiksi ini :
1. Siapakah yg pertama kali menjadi Muslim? Muhammad (Qs.6:14,163) .
Hal ini bertentangan dengan:
1. Yang menjadi Muslim pertama kali adalah Musa (Qs.7:143).
2. Yang menjadi Muslim pertama kali adalah Beberapa orang Mesir (Qs.26:51).
3. Yang menjadi Muslim pertama kali adalah Ibrahim (Qs.2:127-133, Qs.3:67).
4. Yang menjadi Muslim pertama kali adalah Adam, yaitu manusia ciptaan pertama, yang menerima wahyu dari Allah Muslim (Qs.42:51).
dan lagi
Apakah yg menjadi makanan orang2 di Neraka? Makanan orang2 yg ada di Neraka adalah Dhari atau pohon berduri (Qs.88 :6).
Hal ini bertentangan dengan:
1. Makanan orang2 di Neraka adalah darah dan nanah (Qs.69:36).
2. Makanan orang2 di Neraka adalah buah dari pohon Zaqqum (Qs.37:66).
nah saya harap debater muslim menjawab saya kalau memang bisa dijawab.
saya tunggu kok. kalau masih belum ada yang jawab, berarti muslim tidak bisa jawab dan jelas sudah al-quran bukan dari AWLOH tetapi dari muhammad sendiri.
salam
141.
mazter | Juni 12, 2009 at 3:10 am
@hari
coba jelaskan siapa yang dimaksud “kami” dalam al-quran.
salam
142.
Hari | Juni 12, 2009 at 4:04 am
To : CosmicBoy
Disebelumya anda MENGUKUR SESEORANG dengan pendidikannya, tapi setelah dijelaskan ke alam pemikiran filosofis tentang TUHAN yang ESA, anda malah bertanya kok TUHAN diukur secara matematis ?
BIG BANG adalah TEORI untuk menjelaskan asal muasal terjadinya ALAM SEMESTA, artinya sejauh itulah MANUSIA memiliki BUKTI yang berupa data-data akan asal usul ALAM SEMESTA. Sebelum itu, karena data empirisnya belum terkumpul, maka belum berani membuat TEORI. Tapi PIKIRAN … Bisa melanglang lebih jauh dari BIG BANG tersebut ?
Jadi seperti dikatakan sebelumnya bahwa nun jauh sebelum BIG BANG .. dst memang CUMAN hanya ada 2 hal yaitu ADA dan TIADA dan penjelasan lanjutannya, sehingga 9 pertanyaan yang diajukan itu sebenarnya sudah terjawab dengan sendirinya.
Persoalan paling besar yang diketahui manusia berdasarkan data empiris … ya terjadinya BIG BANG itu ? Kejadian itu tidak mungkin suatu kejadian yang lepas atau yang berdiri sendiri dari ADA yang di AWAL itu ? Siapakah ADA yang di AWAL itu yang BISA mengadakan suatu yang SANGAT … SANGAT … SANGAT … LUAR BIASA itu ? Peristiwa BIG BANG itu ? Dialah TUHAN yang memberitahukan namanya adalah ALLAH sebagai TUHAN SATU-SATUNYA, TIDAK ADA TUHAN YANG LAIN SELAIN DIA dan TIDAK ADA SEKUTU BAGINYA.
Jadi hal MATEMATIS itu hanyalah untuk menjelaskan saja, bukannya untuk menyamakan TUHAN dengan MATEMATIKA. Jangan dipelintir ya … MATEMATIKA itu hanya untuk MENJELASKAN saja tentang ADANYA TUHAN dan TUHAN itu ESA. Darimana kita tahu bahwa nama TUHAN itu adalah ALLAH ? Dari manusia juga, tapi manusia yang dipilih oleh TUHAN untuk menjelaskan banyak hal tentang DIA yaitu Para NABI dan termasuk NABI yang TERAKHIR yaitu Nabi MOHAMMAD SAW.
ALLAH selalu mengingatkan ke manusia … bahwa ALLAH itu TUHAN. TUHAN yang ESA dan TIDAK ADA TUHAN YANG LAIN SELAIN DIA dan TIDAK ADA SEKUTU BAGINYA. Inilah KEIMANAN yang MURNI atau TAUHID yang MURNI.
Selain TAUHID yang MURNI itu ada juga konsep KETUHANAN yang lain, seperti TRINITAS, juga TRIMURTI dan ada yang TIDAK BISA MENYEBUTKAN TUHAN itu sendiri, macam-macam soal KETUHANAN ini.
Disinilah persoalan HAKIKINYA …
Kalau sebutan tentang TUHAN kita SALAH ? Apakah TUHAN yang sebenar-benar TUHAN itu mau menerima ? 100 % YAKIN … TIDAK MAU MENERIMA ? Kenapa ? Menyebut saja SALAH ? Apakah bisa dikatakan bahwa hal itu merupakan kekhilafan atau kealpaan ? Khilaf … ? LUPA … ? Bagaimana KHILAF atau LUPA ? Kalau MENYEBUTNYA dilakukan secara BERSEMANGAT, TERUS MENERUS dan KONSISTEN lagi ? Itu namanya NANTANG ? Tahu kan persoalan SERIUSNYA penyebutan ini ?
Di Dunia ini, TUHAN masih saja tetap SAYANG dan KASIH sama kita. Bukan apa-apa … Ngasih kita kesempatan untuk BERTOBAT ? Karena kalau sudah KOIT … Persoalannya jadi lain yaitu TIDAK ADA kata TOBAT lagi untuk memperbaiki diri … Semuanya sudah FINISHED atau Game over dan yang ada tinggal menunggu DAHSYATNYA NERAKA saja.
Terus jangan dipikir bahwa yang BENAR IMANNYA … PASTI MASUK SURGA ? Belum TENTU ? Kenapa ? Bagaimana kehidupannya SAAT di dunia ? TAAT sama ALLAH yang sebenar-benar TUHAN atau MALAH NANTANG ? Kalau NANTANG ? Ya SAMI MAWON … Yaitu NERAKA-NERAKA juga … Tinggal NERAKA yang mana ? Neraka JAHANAM ? Neraka Jahim ? Neraka HAWIYAH ? Tinggal PILIH … Tinggal PILIH …
Jadi rumusan MASUK SURGA itu very simple :
1. Benar IMANNYA
2. Benar CARANYA
3. BESAR PENGORBANANNYA
Mudah di perumusannya … Tapi … BERAT BANGET BOOO ….. Pelaksanaannya … Tapi kalau diandingkan dengan NIKMATNYA SURGA ? Keciiiillllllllll Broooooo …….
143.
Hari | Juni 12, 2009 at 4:20 am
To : Mazter
Pertama, soal kata “kami” … Sepertinya TUHAN itu JAMAK ? Begitu kan maksudnya ? Untuk membenarkan KONSEPSI TRINITAS ? Masa sich yang beridentitas MAZTER (MASTER) ini nggak bisa membedakan antara kami sebagai penghalusan bahasa yang artinya tetap saja tunggal dengan kami yang berarti jamak ?
Kedua, soal pengertian muslim pertama kali … Coba baca transliterasi dari bahasa ARABnya. Ayat-ayat yang disebutkan itu ada yang berasal dari kata muslimin, mukminin, aslamtu dsb. Jadi jangan hanya yang berasal dari terjemahan bahasa Indonesia saja. Tolong juga lihat kata-kata ARABnya. Disitulah perbedaannya.
Ngomong-ngomong … mazter sudah pernah sowan ke BLOG-nya Lae TOGA NAINGGOLAN kan ? Yang judulnya islam vs kristen … yang menang atheist … Disana ada Syekh Yusuf, Syekh adi9 atau HAMBA ALLAH dll.
144.
Kurdi | Juni 12, 2009 at 4:28 am
@mazter 140 pertanyaan anda sudah saya jawab.
=>coba jelaskan siapa yg dimaksud kami dlm Al-Qur’an.
Jawab: Allah mempunyai 99 Nama2 yg baik (asma’ul husna) spt: almalik-,al-kudus,arrahman,arrahim dst…”Setiap Al-Qur’an menyebutkan salah satu dari 99 nama2 yg baik pasti tdk memakai kata kami karena Allah menyebut Namanya sendiri inilah kemaha Esaan Allah.
Allah menyebut kata kami,contoh: “hanya kepada kamilah kembali mereka”. Nah disini Allah tdk sendirian,Allah melibatkan para malaikat,karena setiap manusia yg kembali kepada Allah melalui proses spt: manusia mati malaikatlah yg mencabut nyawanya lalu menanyakan iman dan perbuatan baik/buruk dan terus hingga simati sampai kepengadilan Allah.
145.
Kurdi | Juni 12, 2009 at 6:57 am
@mazter &kk
saya ulangi pertanyaan simpel saya mohon dijawab:
“berdosa (masuk Neraka) kah orang2 yg telah menyalib & membunuh Yesus?
146.
CosmicBoy | Juni 12, 2009 at 10:27 am
@ Hari,
Maap, bisa ngga nulisnya jangan terlalu filosofis.
Masak sistematika Islam gini?
Yang jelas dong?
Oke.
147.
CosmicBoy | Juni 12, 2009 at 10:33 am
@ kurdi,
Gampang ngejawapnya.
Tapi sila ke postingan no. 574, http://islamkristen.wordpress.com/2008/11/28/pembunuhan-yesus- & baca jawapan kepada pertanyaan loe itu. Tuntaskan ini dulu.
Salam.
148.
CosmicBoy | Juni 12, 2009 at 10:35 am
@ Hari,
9 pertanyaan gue belum dijawap secara sistematika.
Gue telah menulisnya & menanya secara sistematika dari no. 1-9, sila pula jawap secara sistematika.
Jangan bla bla bla, trus omong sudah jawap.
Please dehhhhh.
Salam.
149.
Kurdi | Juni 13, 2009 at 12:48 am
@komikBoy dkk.
setiap pertanyaan saya anda tdk pernah menjawab dan selalu dilimpahkan ke blog lain,mohon pertanyaan saya anda jawab disini ! Saya tunggu jawabannya ya !
150.
CosmicBoy | Juni 13, 2009 at 2:22 am
@ Kurdi,
Semua pertanyaan loe udah kuno@ basah basi.
Semua itu udah dijawap secara TUNTAS oleh gue & rekan2 Kristiani yang laen.
Masak loe mahu gue tulis ulang?
Jadi males…
Gue udah kasih linknya.
Dibaca ato tidak, terserah.
Muslim, muslim, maunya yang enak-enak saja.
Ngga heran buku2 Frank Donald (kelompok Kristen Tauhid???) laris seperti pisang goreng.
Tulis aje yang jelek2 tentang Kekristianan (walaupun tanpa penelitian), muslim-muslim seneng itu.
Gampang kan dapet uang dari muslim-muslim ini.
151.
Kurdi | Juni 13, 2009 at 4:17 am
@komikBoy
tdk semua org mempunyai segudang ilmu dan pengetahuan seperti anda,saya tdk mempunyai pengetahuan yg banyak,saya Lulusan sma itupun saya sering sekali bolos sekolah,tapi heran saya tanya anda malah mengatakan basa basi,saya ulangi =>”berdosa (masuk neraka) kah org2 yg telah menyalib dan membunuh Yesus?
152.
CosmicBoy | Juni 13, 2009 at 12:18 pm
@ kurdi,
Pertama, nama gue CosmicBoy, harap kalo SMA, bisakan loe baca-tulis.
Kedua, pendidikan kita irrelevants di sini.
Ketiga, ngga perlu harus universitas baru bisa mencari linksnya.
Gampang ngejawap. Gue akan lanjutkan sekiranya links pertanyaan loe mengenai Yoh 10:30 & 17:20-23 dibaca secara tuntas.
Sila bertanya kalo ada kemusykilan lagi.
Salam.
153.
Kurdi | Juni 14, 2009 at 5:05 am
Terserah anda mau jawab/tdk kebingungan saya ini tentang 3nitas:
Yesus: “aku didalam bapa dan bapa didalam aku”.
Paulus:: “kristus hidup didalam aku,aku didalam anak Allah”.
154.
CosmicBoy | Juni 14, 2009 at 1:59 pm
@ Kurdi,
Orang yang tau baca-tulis ngga bingung mas.
Itu biasa2 aje.
Loe kan lebih baik daripada ‘nabi’ loe yang ngga tau baca-tulis itu.
Maka, bacalah@ iqra, bacalah, dan bacalah, dan bacalah di link yg gue berikan.
Selamat membaca.
155.
Hari | Juni 15, 2009 at 3:04 am
Apa yang disampaikan Kurdi itusebenarnya simpel saja :
Yesus: “aku didalam bapa dan bapa didalam aku”.
Paulus:: “kristus hidup didalam aku,aku didalam anak Allah”.
U- kata2 YESUS konsepsi SATUNYA YESUS dengan BAPA bisa dibenarkan kemudian
U- kata2 PAULUS konsepsi MANUNGGALING PAULUS dengan KRISTUS yang adalah YESUS bisa dibenarkan
Dari kedua STATEMENT tersebut, maka MANUNGGALING PAULUS dengan BAPA juga bisa dibenarkan. Inilah KESIMPULAN MATEMATIKA yang bersifat LINEAR. Artinya PAULUS itu bisa dituhankan juga.
Nggak tahu komennya bagaimana ? Kalau KOMENnya berupa BAHASA … Yang bahasa komunikasi ? Terlalu bertele-tele,tapi kalau bahasanya adalah bahasa matematika … Simpel … Akurat … dan UNIVERSAL.
156.
mazter | Juni 15, 2009 at 5:46 am
@ muslim
AL-MAARIJ (70) ayat 40:
“Maka Aku bersumpah dgn Tuhan Yg Mengatur tempat terbit & terbenamnya matahari, bulan & bintang; sesungguhnya Kami benar-benar Maha Kuasa.”
coba jelaskan siapa Aku, siapa Tuhan dan siapa kami.
saya tunggu
nah mengenai jawaban
Kedua, soal pengertian muslim pertama kali … Coba baca transliterasi dari bahasa ARABnya. Ayat-ayat yang disebutkan itu ada yang berasal dari kata muslimin, mukminin, aslamtu dsb. Jadi jangan hanya yang berasal dari terjemahan bahasa Indonesia saja. Tolong juga lihat kata-kata ARABnya. Disitulah perbedaannya.
o begitu, itu berarti kontradiksi ya mas??
kok al-quran ada kontradiksi?
katanya kitab dari langit??
157.
Hari | Juni 15, 2009 at 7:12 am
To : Mazter
o begitu, itu berarti kontradiksi ya mas??
kok al-quran ada kontradiksi?
katanya kitab dari langit??
Kontradiksinya dimana ? Kan sudah dijelaskan bahwa lihat juga teks BAHASA ARABNYA … ? Untuk semua kata-kata itu diartikan MUSLIMIN ? Jadi terjemahannya bermasalah tidak ? Tapi kalau masing-masing kata itu dipanjangkan, maka terjemahannya jadi kepanjangan kan ? Padahal suatu terjemahan itu yang diperlukan adalah ketepatan dan keringkasannya. Kalau tidak bisa kedua-duanya secara sekaligus, maka keringkasan itulah yang dipakai.
Benar bukan bahwa ayat-ayat yang disodorkan itu bahasa ARABnya beda ? Tapi terjemahannya SAMA ?
Soal SIAPA yang PERTAMA kali MASUK ISLAM ? Kalau ISLAM dipahami sebagai ber TAUHID kepada ALLAH SWT sekaligus dengan ritual yang Nabi MOHAMMAD SAW bawa, maka yang ISLAM pertama kali adalah Nabi Mohammad SAW, tapi kalau ISLAM dilihat pada konteks percaya bahwa TIADA TUHAN SELAIN ALLAH, DIALAH SATU-SATUNYA TUHAN dan TIDAK ADA TUHAN SELAIN ALLAH dan TIDAK ADA SEKUTU BAGINYA, maka masing-masing jaman dari jaman para Nabi, penganutnya –setelah yakin akan TAUHID tsb- ingin menyebut dirinya adalah MUSLIM –BERSERAH DIRI pada ALLAH– pertama kali.
Yang menentang MUSA dalam pertarungan KESAKTIANNYA … Setelah tahu bahwa MUSA adalah BENAR Utusan dari TUHAN SEMESTA ALAM –ALLAH SWT– langsung berikrar dan langsung ingin disebut sebagai MUSLIM PERTAMA KALI. Kenapa ? Karena sebagai bentuk PERTOBATAN yang TOTAL, bahwasanya KONSEPSINYA SELAMA ini SALAH dan kemudian untuk MENEBUS SEGALA KESALAHANNYA tersebut, DIA BERSAKSI bahwa apa yang DISAMPAIKAN MUSA itu adalah BENAR dan ingin disebut sebagai MUSLIM yang PERTAMA.
Sedangkan mengenai QS:70 ayat 40 maksudnya AKU, TUHAN dan KAMI adalah ALLAH SWT sendiri, sebagai yang TER … Berhak kan untuk mengucapkan apapun juga sesuai KEBENARAN yang DISUMPAHKAN itu ? Kalau u- KAMI adalah penghalusan KATA dari AKU.
Terus apanya yang dipermasalahkan ? Padahal si waktu terbitnya matahari, bulan dan bintang ada hal-hal khusus yang sifatnya KESAKTIAN ? Hanya orang-orang –Black Magic– lah yang suka menggunakan waktu2 tsb bagi penggunaan tsb ?
158.
CosmicBoy | Juni 15, 2009 at 10:43 am
@ Hari,
Gue udah tau cara kalian membaca kitab suci, dari kiri ke kanan.
Kayaknya seperti membaca huruf dari Z ke A.
Jadikan kacau balau.
Makanya, kalo membaca Al-Kitab apalagi menafsirkan, sila ikut aturan, sila baca dari kanan ke kiri ato seperti membaca huruf rumi, dari A ke Z. Jadinya tidak kacau.
Karena gue tau akibatnya, maka gue awal2 lagi menyarankan kalian membaca links gue atas pertanyaan kalian itu.
Kayaknya kalian ngga mau. (kayaknya gitulah kalian ya)
Kacian ya sebetulnya kalian ini.
Diberi jalan lurus (Al-Siratul Al-Mustaqim), malah pilih jalan bengkok. (kayaknya gitulah kalian ya)
Jadinya ngga sampai ke tujuan.
He he he…
2009, kok masih gitu. (kayaknya gitulah kalian ya).
159.
CosmicBoy | Juni 15, 2009 at 10:51 am
@ Hari
Kalo nafsir cara gitu, makanya para nabi & umat/para pengikutnya bisa juga YAHUDI & KRISTEN.
Inilah akibatnya suatu umat yang membaca & menafisr kitab suci mereka dari kiri ke kanan.
Kayaknya seperti membaca huruf rumi dari Z ke A.
Jadinya KACAU BALAU. (kayaknya gitulah kalian ya?)
Tiada aturan, ikut pola pikir masing2 & seenak udel!
2009, kok masih ada umat yang begitu primitif? (kayaknya gitulah kalian ya?)
160.
Hari | Juni 16, 2009 at 3:11 am
To : CosmicBoy
Yesus: “aku didalam bapa dan bapa didalam aku”.
Paulus:: “kristus hidup didalam aku,aku didalam anak Allah”.
1. A = B
2. B = C
Kesimpulannya : A = B = C atau C = B = A; artinya Allah Bapa juga ada di dalam PAULUS, karena komsepsi SAMA DENGAN ( = ) itu.
Bukan saya lho yang NGOMONG, tapi MATEMATIKA. Kalau masih mempersoalkan RUMUSAN LOGIS MATEMATIKA seperti ini, maka BELAJAR DULU MATEMATIKA lagi terutama bab SILOGISMA ? Atau yang paling PARAH … Mempersoalkan pernyataan alkitab yang ada, BENAR atau SALAHmya ?
161.
CosmicBoy | Juni 16, 2009 at 4:58 am
@ Hari,
Sila baca postingan No. 159.
Kayaknya sih kalian ini ngga tau baca-tulis ya?
Pantesan, pikiran kalian ngga maju2.
Kacian ya sebetulnya.
162.
lucu | Juni 16, 2009 at 8:21 am
@cosmicboy
kamu ini lucu, segitu amat membela Yesus.
apa dia membela kamu??
163.
mazter | Juni 16, 2009 at 8:43 am
@hari
mengenai komentar kamu yang :
TIADA TUHAN SELAIN ALLAH, DIALAH SATU-SATUNYA TUHAN dan TIDAK ADA TUHAN SELAIN ALLAH dan TIDAK ADA SEKUTU BAGINYA,
saya beritahu ya, setan/iblis juga percaya ALLAH itu esa, berarti dia juga islam??
gitu?
pendapat kamu lemah sekali.
juga komentar kamu yang :
Sedangkan mengenai QS:70 ayat 40 maksudnya AKU, TUHAN dan KAMI adalah ALLAH SWT sendiri, sebagai yang TER … Berhak kan untuk mengucapkan apapun juga sesuai KEBENARAN yang DISUMPAHKAN itu ? Kalau u- KAMI adalah penghalusan KATA dari AKU.
ngapain kok aku harus dihaluskan jadi kami?
kamu bisa jawab??
nah bagaimana penjelasan ayat ini ?
Sesungguhnya orang-orang yg menentang Allah dan Rasul-Nya pasti mendapat kehinaan. Sesungguhnya KAMI telah menurunkan bukti-bukti yg nyata. Dan bagi orang-orang kafir ada siksa yg menghinakan. (QS 58:5)
nah, jelas bukan yang dimaksud kami adalah muhammad+allah.
mumammad memang gila hormat, mensejajarkan dengan allah.
harap gunakan fikiran
selamat murtad.
164.
mazter | Juni 16, 2009 at 8:46 am
@hari
beda dengan nabi yesaya pada
Sungguh, Yerusalem telah runtuh dan Yehuda telah rubuh; sebab perkataan mereka dan perbuatan mereka melawan TUHAN dan mereka menantang kemuliaan hadirat-Nya. (Yesaya 3:8)
yesaya sama sekali tidak mensejajarkan diri dengan allah.
harap disadari, ALLAH dalam alkitab selalu menggunakan kata ganti AKU, bukan kami.
jadi, Sebenarnya sudah jelas bahwa muhammad adalah penipu yang gila hormat.
salam
165.
CosmicBoy | Juni 16, 2009 at 11:06 am
@ lucu,
????????
Apa salah Yesus hingga Dia perlu pembelaan?
Ngga ada mas!
Yang perlu dibela ialah ‘nabi’ kalian.
Apakah ngentot anak kecil bukan satu kesalahan?
Apakah melakukan incent dengan menantu sendiri bukan satu kesalahan?
Apakah memperkosakan babu sendiri bukan satu kesalahan?
Apakah ngentot anak2 yatim, hamba2 perempuan & janda2 atas alasan memberi perlindungan bukan satu penipuan?
Apakah merampok harta orang laen & membunuh orang yang tidak sebulu dengannya bukan satu kesalahan?
Tugas kalian ialah untuk membela ‘nabi’ kalian itu?
The burden is yours to prove!
166.
YesusBukanTuhan | Juni 17, 2009 at 7:29 am
@Mazter
Mengenai Kata “Kami”
“Dalam bahasa Arab, dhamir ‘nahnu’ adalah bentuk kata ganti orang pertama dalam bentuk jamak yang berarti kita atau kami. Tapi dalam ilmu nahwu, maknanya bisa saja bukan kami tetapi aku, saya dan lain-lainnya.
Dalam tata bahasa Arab, ada kata ganti pertama singular [anأ¢], dan ada kata ganti pertama plural [nahnu]. Sama dengan tata bahasa lainnya. Akan tetapi, dalam bahasa Arab, kata ganti pertama plural dapat, dan sering, difungsikan sebagai singular. Dalam gramer Arab [nahwu-sharaf], hal demikian ini disebut “al-Mutakallim al-Mu’adzdzim li Nafsih-i”, kata ganti pertama yang mengagungkan dirinya sendiri. Permasalahan menjadi membingungkan setelah al-Quran yang berbahasa Arab, dengan kekhasan gramernya, diterjemahkan ke dalam bahasa lain, termasuk Indonesia, yang tak mengenal “al-Mutakallim al-Mu’adzdzim li Nafsih-i” tsb.
@ Mazter
1. Penggunaan kata “kami” di dlm alquran , banyak sekali orang2 terutama nasrani berpikiran sempit utk mengklime bahwa tuhan itu jamak/banyak.Tentu saja ini utk merusak akidah dan keimana islam.Padahal sudah jelas tentang keesaan ALLAh itu di Alquran.
Penggunaan kata “kami” di slm alquran sering digunakan apabila ALLAH melakukan suatu action atau tindakan dimana melibatkan malaikat.
Contoh ayatnya:
Sesungguhnya KAMI-lah yang menurunkan Al-Qur’an, dan sesungguhnya KAMI benar-benar memeliharanya.” (QS. Al Hijr 15:9)
Dan “Kami” turunkan kepadamu Al Quran, agar kamu menerangkan pada umat manusia apa yang telah diturunkan kepada mereka dan supaya mereka memikirkan, (An Nahl 16:44)
Disini jibril bertindak sebagai perantara pembawa ayat ini.
ALLAH juga banyak menggunakan kata “AKU” di dlm alquran apabila DIA bertindak sendiri tanpa perantara/suruhannya yaitu malaikat.Selain kata “AKU” juga mengekspresikan tentang ibadah dan iman kepada ALLAH.
Contoh ayatnya:
“Maka ketika ia datang ke tempat api itu ia dipanggil: “Hai Musa. Sesungguhnya “AKU” inilah Tuhanmu, maka tanggalkanlah kedua terompahmu; sesungguhnya kamu berada dilembah yang suci, Thuwa. Dan AKU telah memilih kamu, maka dengarkanlah apa yang akan diwahyukan (kepadamu). Sesungguhnya “AKU” ini adalah Allah, tidak ada Tuhan (yang hak) selain “AKU”, maka sembahlah “AKU” dan dirikanlah shalat untuk mengingat “AKU”. Segungguhnya hari kiamat itu akan datang “AKU” merahasiakan (waktunya) agar supaya tiap-tiap diri itu dibalas dengan apa yang ia usahakan.” (QS. Thaha 20:11-15)
Disini ALLAh berfirman langsung kepada Musa tanpa perantara.
Dan apabila hamba-hamba- “Ku” bertanya kepadamu tentang “Aku”, maka (jawablah), bahwasanya “Aku” adalah dekat. “Aku” mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada – “Ku” , maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah- “Ku” ) dan hendaklah mereka beriman kepada – “Ku” , agar mereka selalu berada dalam kebenaran. (Al Baqarah 2:186)
Manusia hannya beriman dan beribadah kepada ALLAH saja, tiada yg lain.
Ada pula kata “AKU” dan “KAMI” bersamaan dildm alquran.
Contoh ayatnya:
“Sesungguhnya “KAMI” telah menurunkan Kitab Taurat di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), yang dengan Kitab itu diputuskan perkara orang-orang Yahudi oleh nabi-nabi yang menyerah diri kepada Allah, oleh orang-orang alim mereka dan pendeta-pendeta mereka, disebabkan mereka diperintahkan memelihara kitab-kitab Allah dan mereka menjadi saksi terhadapnya. Karena itu janganlah kamu takut kepada manusia, (tetapi) takutlah kepada “AKU”. Dan janganlah kamu menukar ayat-ayat “AKU” dengan harga yang sedikit. Barangsiapa yang tidak memutuskan menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang kafir.” (QS. Al Maa’idah 5:44)
Semoga Bermanfaat
167.
Hari | Juni 17, 2009 at 7:33 am
To : Mazter; CosmicBoy
Mengenai Nabi MOHAMMAD SAW yang GILA HORMAT ? Cobalah dibuktikan ? Dimana ke GILA an HORMATnya ? Apakah saking hebatnya Nabi Mohammad SAW maka dia menjadikan dirinya BUKAN MANUSIA ? Dia TETAP MANUSIA seperti kita-kita ini, tapi manusia yang dipilih ALLAH SWT menjadi UTUSANNYA ? Nggak boleh dengan pilihan ALLAH tsb ? Presiden saja mempunyai hak PREROGATIF ? Masa sich ALLAH SWT tidak boleh mempunyai hak tersebut ?
SETAN … IBLIS … DEDEMIT … dan sebangsanya ? PASTI PERCAYA bahwa ALLAH itu ESA. TIADA TUHAN SELAIN ALLAH, DIALAH SATU-SATUNYA TUHAN dan TIDAK ADA SEKUTU BAGINYA. Tapi karena saat ALLAH PERINTAHKAN u- sujud kepada ADAM ? Dan mereka menentang dengan TIDAK MAU SUJUD, yang menganggap dirinya lebih hebat dari ADAM, maka disitulah persoalannya. Langsung VONIS ALLAH berlaku bahwa IBLIS itu adalah MAKHLUK DURHAKA yang akan dimasukkan ke NERAKA, dan mereka minta TANGGUH agar TIDAK DIMATIKAN sebelum KIAMAT dan akan MENYESATKAN dan MENGAJAK MANUSIA dan JIN sebanyak-banyaknya untuk MASUK NERAKA bersamanya dengan jalan MENENTANG ALLAH, MELANGGAR PERINTAH2 ALLAH … dsb. Semua terkecuali hamba-hamba ALLAH yang murni keimanannya dengan TETAP MENTAUHIDKAN ALLAH, bahwa ALLAH itu ESA, TIADA TUHAN SELAIN ALLAH, DIALAH SATU-SATUNYA TUHAN dan TIDAK ADA SEKUTU BAGINYA dan menjalankan PERINTAH-PERINTAHNYA dan MENJAUHI SEGALA LARANGAN-LARANGANNYA sesuai dengan ajaran NABI yang DIUTUSNYA sejak Nabi ADAM sampai Nabi MOHAMMAD SAW.
Terus ada sebagian orang (kalau tidak boleh menyatakan besar sekali) yang MENUHANKAN seseorang BERWUJUD MANUSIA dengan segala ARGUMENTASINYA. Bisa saja NAMRUDZ, FIR’AUN dan JESUS ?
Terus KEBAYANG ? Ketika TUHAN yang SEBENAR-BENAR TUHAN di HARI PENGADILAN menanyakan kepada SEMUA MANUSIA yang TIDAK MAU MENGAKUI ALLAH sebagai TUHAN yang ESA tanpa EMBEL-EMBEL lain ? Baik itu ROHUL KUDUS ? Atau KALAM yang BERWUJUD MANUSIA ? Dan semua SAKSI yang berasal dari diri sendiri BICARA ? Juga ASAL USUL PENCETUS KONSEPSI itu diketengahkan ? Dan DAHSYATNYA NERAKA diperlihatkan ? Apakah MASIH BERANI PONGAH ? Dengan MENYATAKAN bahwa ALLAH itu TIGA dan TIGA itu satu ? Apakah MASIH BERANI ? Semua … TANPA TERKECUALI … PASTI AKAN BERGETAR … dan TERTUNDUK … SETUNDUK-TUNDUKNYA … Bahwa yang dikatakan saat di DUNIA itu DIINGKARINYA sendiri. PASTI …
Hal ini bisa diberikan gambaran … Betapa KUATNYA IKATAN diantara para orang2 yang bersekutu ? Apapun bentuk persekutuannya ? Saat dihadapkan pada tekanan-tekanan KEPOLISIAN, INTELIJEN, KEJAKSAAN dsb., langsung BERANTAKAN kekuatan persekutuan itu ? Karena takut akan SIKSAANNYA ? Apalagi SOAL ARGUMENTASI dengan ALLAH SWT –TUHAN YANG ESA; TIADA TUHAN SELAIN ALLAH, DIALAH SATU-SATUNYA TUHAN dan TIDAK ADA SEKUTU BAGINYA. Dimana SAKSI-SAKSI menjelaskan KESAKSIANNYA dengan lancar, RUNUT, JUJUR dan BENAR. Pastilah HATI, JIWA langsung MENYESALI SEDALAM-DALAMNYA …
168.
Kurdi | Juni 17, 2009 at 2:26 pm
@mazter dkk.
Sebenarnyapun pertanyaan2 kalian juga lebih basi dari pertanyaan kami (Muslim),tapi kami tetap menjawabnya,lain dgn kalian setiap kami bertanya dikatakan pertanyaan “basi” atau dilimpahkan ke blog lain,dan kalian bisanya hanya mengumprat,caci maki dll,dgn kata2 yg kotor,apakah pantas org2 sepeti kalian ada disurga?
169.
CosmicBoy | Juni 17, 2009 at 2:28 pm
@ Hari,
Argumentasi di atas salah kaprah.
Tidak pernah manusia menjadi Allah!
Tidak pernah.
Sebaliknya, Allah pernah menjadi manusia.
Itulah argumentasi yang benar.
170.
CosmicBoy | Juni 18, 2009 at 12:08 am
@ YesusAdalahTuhan,
Kok sistematika ilmu ketuhanan Islam sulit sekali dimengerti?
Kata “KAMI” aje kalian berkeringat untuk menjelaskan!
Gini:
Terkesan dalam Al-Quran, “KAMI” selalu disusuli dengan Owoh & Rasul-Nya! Ngerti? (kayaknya ngga sih).
Maka, dapat disimpulkan bahwa kata “KAMI” ialah Owoh & Rasul-Nya. Kesulitannya ialah, ngapa Rasul selalu menyejajarkan dirinya dengan Owoh? Itu maksudnya Matzer!
Dalam Kitab PL, para Nabi tidak berani menyejajarkan dirinya dengan Allah YHWH. Allah selalu menggunakan kata “AKU” bukan “KAMI”, justru menunjukkan bahwa Allah tidak akan memberikan kemuliaan-Nya kepada yang lain, apalagi Si Mamad itu. Ngerti? (kayaknya ngga sih)
Terbukti ya bahwa Rasul ingin tumpang KESUCIAN, KEKUASAAN, KEBESARAN, KEMULIAAN & KEAGUNGAN ALLAH karena dengan menyucikan Allah, maksudnya menyucikan Si Mamad, dengan membesarkan Allah, maksudnya membesarkan Rasul-Nya, dengan mentaati Allah, bermaksud mentaati Utusannya!!!! Ngerti (kayaknya ngga sih).
Coba loe jujur pada diri loe.
Sila buat penelitian sendiri. Kumpulkan semua kata/kalimat Owoh & Rasul-Nya dan hubungkan dengan kata “KAMI” & maksud yg ingin disampaikan dengan penyejajaran nama Owoh & Rasul-Nya kepada orang Islam! Terkesankan bahwa Rasul mau tumpang semua sifat2 Owoh itu.
Contih:
QS 70:40
“Maka Aku bersumpah dengan Tuhan Yang Mengatur tempat terbit dan terbenamnya matahari, bulan dan bintang; sesungguhnya Kami benar-benar Maha Kuasa.”
Aku ==> Muhammad
Kami ==> Owoh & Muhammad
Kesimpulan: Muhammad mau menunjukkan bahwa dirinya sama level dengan Owoh meskipun dia ini manusia biasa. Aneh ya, manusia biasa (Muhammad) melarang sosoknya digambarkan/dilukis! Setau gue, HANYA ALLAH saja tidak bisa digambarkan/dilukis karena Allah sendiri adalah GHAIB/tidak berbentuk/tidak dapat dilihat. Kalo Muhammad meletakkan dirinya selevel ALLAH bahwa dirinya juga tidak boleh digambarkan, kalian bisa menarik kesimpulan sendiri.
Semoga kalian tau kebenaran ini.
171.
Hari | Juni 18, 2009 at 4:43 am
To : CosmicBoy
Soal kata-kata AKU, KAMI kan sudah dijelaskan samaYesus BukanTuhan di 166 ? Kalau nggak mau membaca di 166, baiklah saya copy-kan penjelasannya.
Penggunaan kata “kami” di slm alquran sering digunakan apabila ALLAH melakukan suatu action atau tindakan dimana melibatkan malaikat.
Contoh ayatnya:
Sesungguhnya KAMI-lah yang menurunkan Al-Qur’an, dan sesungguhnya KAMI benar-benar memeliharanya.” (QS. Al Hijr 15:9)
Dan “Kami” turunkan kepadamu Al Quran, agar kamu menerangkan pada umat manusia apa yang telah diturunkan kepada mereka dan supaya mereka memikirkan, (An Nahl 16:44)
Disini jibril bertindak sebagai perantara pembawa ayat ini.
ALLAH juga banyak menggunakan kata “AKU” di dlm alquran apabila DIA bertindak sendiri tanpa perantara/suruhannya yaitu malaikat.Selain kata “AKU” juga mengekspresikan tentang ibadah dan iman kepada ALLAH.
Contoh ayatnya:
“Maka ketika ia datang ke tempat api itu ia dipanggil: “Hai Musa. Sesungguhnya “AKU” inilah Tuhanmu, maka tanggalkanlah kedua terompahmu; sesungguhnya kamu berada dilembah yang suci, Thuwa. Dan AKU telah memilih kamu, maka dengarkanlah apa yang akan diwahyukan (kepadamu). Sesungguhnya “AKU” ini adalah Allah, tidak ada Tuhan (yang hak) selain “AKU”, maka sembahlah “AKU” dan dirikanlah shalat untuk mengingat “AKU”. Segungguhnya hari kiamat itu akan datang “AKU” merahasiakan (waktunya) agar supaya tiap-tiap diri itu dibalas dengan apa yang ia usahakan.” (QS. Thaha 20:11-15)
Disini ALLAh berfirman langsung kepada Musa tanpa perantara.
Dan apabila hamba-hamba- “Ku” bertanya kepadamu tentang “Aku”, maka (jawablah), bahwasanya “Aku” adalah dekat. “Aku” mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada – “Ku” , maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah- “Ku” ) dan hendaklah mereka beriman kepada – “Ku” , agar mereka selalu berada dalam kebenaran. (Al Baqarah 2:186)
Manusia hannya beriman dan beribadah kepada ALLAH saja, tiada yg lain.
Ada pula kata “AKU” dan “KAMI” bersamaan dildm alquran.
Contoh ayatnya:
“Sesungguhnya “KAMI” telah menurunkan Kitab Taurat di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), yang dengan Kitab itu diputuskan perkara orang-orang Yahudi oleh nabi-nabi yang menyerah diri kepada Allah, oleh orang-orang alim mereka dan pendeta-pendeta mereka, disebabkan mereka diperintahkan memelihara kitab-kitab Allah dan mereka menjadi saksi terhadapnya. Karena itu janganlah kamu takut kepada manusia, (tetapi) takutlah kepada “AKU”. Dan janganlah kamu menukar ayat-ayat “AKU” dengan harga yang sedikit. Barangsiapa yang tidak memutuskan menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang kafir.” (QS. Al Maa’idah 5:44)
Masih NGGAK JELAS juga ? Kebangetan ? Kalau mendebatnya pakai terjemahan bahasa INDONESIA ? Itu nggak akan PAS ? Kenapa ? Karena setiap BAHASA itu memiliki logika dan aturan tersendiri. Demikian juga dengan BAHASA ARAB ? Ada keunikan di BAHASA ARAB tersebut ?
Ambil untuk menterjemahkan kata-kata berbahasa Jawa “OJO DUMEH” ? Kalau hanya diartikan sebagai JANGAN SOK ? Masih belum pas benar ? Padahal arti dari OJO DUMEH itu banyak sekali ? Jangan sok; Biasa-biasa saja; Tahu diri dsb. Dan setiap translasi akan kurang pas saat mengungkap kata-kata OJO DUMEH tersebut ?
ALLAH pernah jadi MANUSIA ? Itulah ARGUMENTASI ? Apakah BUKAN SUATU KEMUNGKARAN atau PEMANIPULASIAN kalau ALLAH berubah jadi MANUSIA ? Padahal ALLAH ya tetap ALLAH … TUHAN SEMESTA ALAM ?
172.
Hari | Juni 18, 2009 at 6:51 am
Kenapa yach ? Ada sebagian (kalau tidak boleh dikatakan sebagian besar) yang menyatakan bahwa ALLAH pernah jadi MANUSIA ? Yaitu JESUS ? Kalau KEIMANAN seperti ini SALAH ? Apakah IMPLIKASINYA TIDAK LUAR BIASA bagi DIRI SENDIRI ? Hal yang SEDERHANA … JESUS bisa melakukan apa yang MANUSIA lain TIDAK BISA LAKUKAN ? Seperti MENGHIDUPKAN ORANG MATI ? Menyembuhkan sejumlah PENYAKIT yang TIDAK TERSEMBUHKAN ? Memang LUAR BIASA !!! Tapi sebagai MANUSIA, yaitu saat membandingkan JESUS dengan orang lain ? Tapi saat membandingkannya dengan TUHAN SEMESTA ALAM ? Apakah saat JESUS Masih HIDUP ? Pernah menciptakan makhluk (tanaman, binatang atau apapun) yang sampai saat ini terdokumentasi –terlacak; ter trace– dengan baik beserta keturunannya ? Sama sekali TIDAK ADA. Yang terdokumentasi salah satunya adalah BISA MENGHIDUPKAN ORANG MATI ? Yaitu mempertemukan kembali RUH si ORANG MATI dengan JASADNYA ? Ini adalah ILMU ALLAH. Jadi kalau ALLAH memberikan ILMU MENGHIDUPKAN ORANG MATI ini kepada HAMBANYA ? Apakah TIDAK BOLEH ? Siapa yang BISA MELARANG ALLAH untuk memberikan ILMU seperti itu ? Tapi kalau JESUS adalah TUHAN berwujud MANUSIA ? Dan itu DIBANTAH dengan KERAS dan SANGAT KERAS oleh Al QUR’AN yang adalah FIRMAN ALLAH … Yang datang beberapa ratus tahun setelah ISA ? Maka sebenarnya PERKARA ini adalah PERKARA BESAR ? Bukan hanya BESAR … Tapi SANGAT BESAR !!!!! Memberikan ATRIBUT kepada ALLAH –sebenar-benar TUHAN, yang MENCIPTAKAN BIG BANG … Sehingga terbentuk ALAM SEMESTA yang ….. very … very … very … INCREDIBLE … WOW … — dalam wujud JESUS ????? Yang adalah MANUSIA … !!!!! Apakah ini BUKAN SUATU KEMUNGKARAN yang LUAR BIASA ????? Yang MENJELASKAN KEMARAHAN BESAR ini adalah Al QUR’AN ? Yang memiliki kriteria : Tidak pernah berubah dari awal (dari jaman Nabi MOHAMMAD SAW sd Hari Kiamat), dari sisi WAKTU dan GEOGRAFIS akan tetap seperti itu (Dalam bahasa ARABnya). Terus Al QUR’AN juga menjelaskan bagaimana ISA MENOLAK TUDUHAN ALLAH bahwa dia HANYA MENJELASKAN kepada UMATNYA seperti apa yang ALLAH perintahkan yaitu MENG-ESA-KAN ALLAH dan TIDAK PERNAH MENYEKUTUKANNYA ?
Kenapa ISA yang akhirnya disebut JESUS terus BERANI MENYATAKAN DIRINYA adalah TUHAN ? TUHAN yang BERWUJUD MANUSIA ? Dan itu semua … Berawalnya dari KEMAHARAJAAN ROMAWI ?
Untuk itulah pentingnya kembali lagi ke soal DATA, FAKTA dan KRONOLOGIS (Alur atau Alibi) ? Itu sangat PENTING bagi validasi KEMURNIAN suatu AJARAN ??? Kalau AJARAN TIDAK MURNI ? Itu artinya TERDISTORSI ? Kalau terdistorsi itulah PERKARA BESAR yang BERAKIBAT FATAL !!!!! Karena TARUHANNYA adalah soal KEBENARAN tentang EXISTENSI ALLAH ? Kalau SALAH … NERAKALAH TEMPATNYA … Menyebut TUJUAN (TUHAN) … SALAH !!!
173.
CosmicBoy | Juni 18, 2009 at 6:52 am
@ Hari,
Kalian yang tentukan apa yang Allah bisa dan tidak bisa lakukan!
Dalam kasus ini, kalian yang tentukan Allah tidak bisa jadi manusia, kan?
Aneh ya kalian ini?
Masak kalian yang mengatur Tuhan!
Semua itu dari otak mas. Otak kalian sudah diprogramkan bahwa Allah tidak bisa jadi manusia. Sungguhpun Dia Maha Kuasa, Maha Bisa, kalianlah yang menentukan bahwa Dia tidak selayaknya berbuat demikian!
Di mana perginya kedaulatan, kehendak, pilihan & hak Allah kalo semua itu diatur oleh kalian!
Dan siapakah kalian mau mengatur Allah?
174.
Hari | Juni 18, 2009 at 7:32 am
U- apakah ALLAH jadi MANUSIA ? Apakah ALLAH tidak tahu A sd Z nya MANUSIA ? Kalau DIA MAU … Apakah TIDAK BISA MENGUBAH MANUSIA ? Bahkan MEMUSNAHKAN MANUSIA ? Dan itu PERNAH TERJADI. Lihat KAUM NUH ? Dengan terjadinya jaman ES yang mencair ? Kaum Ad, Tsamud, FIRAUN dsb ? Semua itu tinggal SITUS –berupa temuan-temuan arkeologis– u- dipelajari MANUSIA agar MANUSIA dapat MENGAMBIL HIKMAHnya ? Yang TERJADI malah MANUSIA TAMBAH INGKAR setelah manusia berPENGETAHUAN dan TAMBAH KAYA ? Merasa AMAN dan MENGUMBAR KESOMBONGAN ?
Terus … Dalam hal TRINITAS ? Atau TRIMURTI ? Atau ANONIM ? Atau Undefined ? Apalagi ATHEIST ? Itu adalah BAHASAN tentang REALITAS yang sebenar-benar REALITAS ? Kalau SEBENAR-BENAR REALITAS itu menyataan dirinya adalah ALLAH … TUHAN SATU-SATUNYA, TIDAK ADA TUHAN SELAIN ALLAH dan TIDAK ADA SEKUTU BAGINYA dengan segala ke MAHAANNYA ? Melalui NABI-NABINYA termasuk NABI MOHAMMAD SAW ? Kenapa TIDAK BOLEH ? Bahkan diledek, dienyek dan disalah-salahkan ? Kalau ALLAH yang MENUNJUK seseorang untuk menjadi NABI atau UTUSANNYA sebagai HAK PREROGATIFNYA ? TIDAK BOLEH ? Apanya yang SALAH ? Manakah yang lebih BENAR antara ALLAH yang MAHA itu … MENJADI MANUSIA dengan MELAKONI CERITA yang ada ? Ataukah ALLAH yang MAHA itu MENUNJUK UTUSANNYA ? Untuk MENYAMPAIKAN FIRMANNYA atau KALAMNYA ? Katakanlah … Manakah yang lebih MASUK AKAL dan BENAR ? Antara ALLAH menjadi MANUSIA ? Atau ALLAH menunjuk UTUSANNYA untuk MENYAMPAIKAN KEBENARAN HAKIKI tentang AKHERAT ? SURGA dan NERAKA ? Dan PERSOALAN-PERSOALAN lainnya ? Kalau ALLAH BISA MENJADI MANUSIA ? Maka SANGAT BOLEH dan PASTI BISA bahwa ALLAH MENUNJUK siapa yang akan menjadi UTUSANNYA ?
Saat MOHAMMAD SAW diangkat jadi UTUSANNYA dan MENJELASKAN tentang ke ESAAN ALLAH dan KEMAHAANNYA dalam Al QUR’AN ? Menjelaskan bahwa ISA adalah MANUSIA yang MEMILIKI BANYAK KELEBIHAN adalah MANUSIA dan BUKAN TUHAN. Penjelasan ini disampaikan 600 tahun lebih dari kelahiran ISA ? Sedangkan beberapa ratus tahun sebelumnya, ISA yang disebut juga JESUS adalah TUHAN ? Maka HARUS DIMULIAKAN SELAYAKNYA TUHAN … ?
Dari kedua hal di atas, manakah yang lebih BISA DITERIMA ? ALLAH yang disatu saat tertentu menjadi MANUSIA (JESUS) ? Ataukah ALLAH tetap ALLAH yang ESA dengan SEGALA KEMAHAANNYA ? Dan TIDAK PERNAH MENJADI MANUSIA ? Inilah PERBEDAAN PRINSIP antara ISLAM dan KRISTEN ? Dan PILIHAN ini akan MENGARAHKAN ke suatu HASIL, yaitu diterima atau TIDAKNYAsegala amalan MANUSIA oleh ALLAH ? Insting, NURANI dan RUH bisa mengetahui akan hal ini ?
175.
CosmicBoy | Juni 18, 2009 at 8:38 am
@ Hari,
Allah Maha Kuasa, Maha Bisa ==> menjadi manusia adalah bukti ke Maha Kuasa an-Nya, ke Maha Bisa an-Nya! ==> Itu masuk akal!
Yang tidak masuk akal ialah ==> Allah diklaim Maha Kuasa, Maha Bisa (Islam) ==> Tapi tidak bisa menjadi manusia!
Tinggal baca.
176.
CosmicBoy | Juni 18, 2009 at 8:51 am
@ Hari,
Apakah Allah kurang Maha Kuasa, harus perlu pembantu!
Yeah, mau omong mana masuk akal, itu kan yang masuk di akal?
Allah bisa saja BERFIRMAN dari langit kepada semua manusia bahwa Dia ini Allah yg Maha Benar.
Gampang kan?
Pasti semua orang akan bertaubat dan ngga perlu membuang masa menghantar utusan2 segala!
Gimana? Masuk akal ngga?
Pasti masuk akal tapi kalo Allah mau buat cara Dia sendiri, siapakah kalian untuk nenanyakan?
Kalo Allah mau pakai cara lain, meskipun menurut kalian ngga masuk di akal, siapakah kalian untuk mengubah cara-Nya?
Karena pikiran kalian bukan pikirannya Allah, cara kalian bukan caranya Allah, rencana kalian bukan rencananya Allah, kemahuan kalian bukan kemahuannya Allah, kehendak kalian bukan kehendaknya Allah.
Ngerti? (kayaknya ngga sih)
177.
CosmicBoy | Juni 18, 2009 at 9:02 am
@ Hari,
Gue ngga pernah menganggap Al-Quran itu Firman Tuhan.
Gue juga ngga pernah percaya Muhammad itu Utusan Tuhan.
Maka gue ngga peduli apa yang mau diomong oleh baik Al-Quran maupun Muhammad!
Yang gue tau ialah Muhammad:
Ngentot anak kecil
Ngentot menantu sendiri
Ngentot babu dari istrinya
Ngentot anak2 yatim, janda2 & hamba2 perempuan atas alasan memberi perlindungan.
Kumpul kebo
Merampok harta orang
Dan membunuh orang yang tidak sebulu dengannya.
Tapi semua ini tidak penting bagi kalian, yang penting ialah ajarannya Owoh itu Esa!
Masuk akal ngga?
Tinggal baca.
178.
stephen | Juni 18, 2009 at 10:45 am
Tambahan:
Sejak dahulu kala, Allah boleh terus berfirman secara direct kepada Nabi UtusanNya.. Selepas kata keramat Yesus: “Selesai sudah”, sejak itu tiada lagi firman face to face…
Bangsa Yahudi mengatakan bahawa Nabi yang benar ialah yang berbicara dengan Tuhan Yahweh secara direct face to face..
Sila betulkan saya jika salah fakta..
179.
CosmicBoy | Juni 18, 2009 at 1:45 pm
@ stephen,
BETULLLLLLLLLLLLLLLLLLL.
“Pada zaman dahulu, Allah berulang kali dan dalam pelbagai cara telah berfirman kepada nenek moyang kita dengan perantaraan para Nabi, maka pada akhir ini, Dia telah berfirman kepada kita dengan perantaraan Anak-Nya.” (Surat Ibrani 1:1-2)
Sila baca juga Injil Yuhana 1:1-5, 14.
Dan kemudian seluruh Kitab Injil Yuhana.
Anda juga bisa ke Youtube, taip Gospel of John, tontonlah, amat luar biasa Tuhan kita.
Tuhan memberkati.
180.
Hari | Juni 19, 2009 at 3:42 am
Kalau TIDAK PERCAYA bahwa MOHAMMAD SAW adalah UTUSAN ALLAH ? Apakah pertama kali MOHAMMAD SAW menyampaikan kepada KAUMNYA (QURAISY) tentang KE ESAAN ALLAH dipercaya ? SAMA SEKALI TIDAK terkecuali SANGAT SANGAT SEDIKIT orang yang percaya, diantaranya ABU BAKAR sahabatnya, ALI – PONAKANNYA, Istrinya … KHADIJAH. Itu awalnya … saat di MEKAH … Terus saat di MEDINAH … sd akhir hayat BELIAU, maka BERBONDONG-BONDONG ORANG MASUK ISLAM. Itu adalah DATA, FAKTA dan ALURNYA. Jadi kalau KALIAN TIDAK PERCAYA … Itu hal yang SANGAT MASUK AKAL … Jadi No PROBLEM ? Terus menjelek-jelekan BELIAU … Hal itu juga pernah diterima BELIAU … Hal WAJAR juga BUKAN ? Yang NGGAK WAJAR adalah bahwa ANDA SANGAT PERCAYA dengan TRINITAS terus PERCAYA JUGA dengan MOHAMMAD SAW yang BENAR-BENAR MENGESAKAN ALLAH ? Pasti di dalam diri ANDA-ANDA semua akan ada INTERNAL CONFLICT ? Tapi hal itu TIDAK TERJADI ? Jadi WAJAR saja.
Dalam berdiskusi janganlah meninggalkan DATA, FAKTA dan ALUR … agar KONSISTEN juga KEJUJURAN dan KEPALA DINGIN tetap merupakan hal yang utama ?
DATA, FAKTA dan ALURnya adalah sebagai berikut :
1. Jesus dikandung oleh PERAWAN SUCI MARIA
2. Proses MENGANDUNGNYA standard … 9 bulan.
3. Saat mengandung JESUS itu ? Apakah PERAWAN SUCI MARIA mendapatkan PUJIAN atau HINAAN ?
4. Kalau mendapatkan PUJIAN ? Siapakah yang MEMUJI itu (maksudnya manusianya) ? Dan kalau yang MENGHINA ? Kenapa harus menghina ?
5. Kenapa sebagian besar masyarakat MENGHINA PERAWAN SUCI MARIA ? Kalau MENGHINA, berarti MASYARAKAT TIDAK TAHU bahwa yang dikandung MARIA adalah JESUS yang adalah TUHAN ?
6. Siapakah PEMBELA PERAWAN MARIA yang paling berarti ? Anak yang baru dilahirkannya bukan yaitu JESUS sendiri ?
7. Apakah ANDA PERCAYA bahwa anak yang dilahirkan PERAWAN MARIA itu bisa BICARA saat masih di buaian (gendongan) ? Apa yang jadi POKOK PEMBICARAAN-nya ya ?
8. Kenapa KODIFIKASI atas PEMBICARAAN saat JESUS masih di buaian ini TIDAK DIJELASKAN ? Padahal ini PERISTIWA SANGAT LUAR BIASA alias MUKJIZAT ? Anak OROK … Bisa menjelaskan banyak hal ?
9. Dalam omongan dengan para penanya ? Pastilah ada yang mempertanyakan tentang eksistensi dirinya (JESUS) ? Kira-kira beranikah JESUS menyatakan bahwa dirinya adalah TUHAN SEMESTA ALAM ? Yang lagi jadi MANUSIA ? Terus apa RESPONSE orang-orang JAHUDI atas MAKLUMAT ini ? Yang mana MEREKA pernah MENGALAMI KASUS FIRAUN yang MENGANGKAT DIRINYA sebagai TUHAN ?
Itu dulu dech … ? Kejanggalan-kejanggalan yang dapat diketengahkan dengan ARGUMENTASI bahwa JESUS itu TUHAN ? Itupun kalau mau menanggapi ? Tapi kalau tidak mau menanggapi ? Ya tidak apa-apa ?
181.
CosmicBoy | Juni 19, 2009 at 9:21 am
@ Hari,
Orang Quraisy tidak mempermasalahkan kepercayaan akan Alloh yang dibawa oleh ‘nabi’ Muhammad.
TAPI orang Quraisy tidak percaya bahwa Muhammad itu ‘utusan’ @ ‘nabi’nya!
Kesimpulan.
Orang Quraisy ngga mempermasalahkan sosok Alloh yang diimani oleh Muhammad karena sosok itu juga adalah Tuhyan yang disembah oleh orang Quraisy iaitu batu keramat, Batu Hajar Al-Aswat yang Esa itu.
Tapi orang Quraisy amat mempermasalahkan ‘kenabian”@ “kerasulan” Muhammad karena tidak mungkin Batu Hajar Al-Aswat yang merupakan batu keramat orang Quraisy bisa mengutuskan/melantik seorang utusan/rasul karena itu cuman BATU!
Tinggal baca.
182.
Kurdi | Juni 20, 2009 at 1:37 am
@komikboy
dari mana kapan Nabi Muhammad menyatakan bahwa hajar aswat itu Allah dan Allah adalah hajar aswat? Kok kayaknya maksain banget sih anda ini memamerkan kebodohan anda di jutaan pasang mata yg membaca, Umar r.a mengatakan hajar aswat itu tdk memberi mudharat & manfaat namun hanya karena Nabi pernah mencium jadi Muslim mengikut kepada sunahnya, apakah Nabi mencium lalu hajar aswat menjadi Tuhan? Nabi Muhammad sering mencium istri2nya & Anak2 kecil apa anda akan mengatakan istri2 nabi & Anak2 kecil itu Tuhan?
183.
CosmicBoy | Juni 20, 2009 at 2:22 am
@ Kurdi,
Baca & ulang baca posting gue di no. 181.
Baca pikiran lawan bicaramu.
Abu Sufyan tidak meragukan Alloh yg dibawa/diperkenalkan oleh Muhammad, kenapa?
Karena Alloh yang disembah Abu Sufyan@ orang Quraisy adalah Alloh yang disembah oleh Muhammad. Ngerti?
Siapakah itu?
Sudah tentu Muhammad tidak menyembah Alloh yang Maha Esa, pasti hal ini akan ditentang Abu Sufyan, tapi Hajar Al-Aswat yang satu2nya dari sekian banyak dewa-dewi. Itu maksudnya tiada ilah yang disembah melainkan Alloh iaitu semua dewa-dewi telah dihancurkan kecuali di sisa satu, esa, batu keramat Hajar Al-Aswat! Karena itu Abu Sufyan boleh mengatakan: “Aku percaya akan hal itu.”
Sudah menjadi lazim bahwa apa yang dipercaya Muhammad bisa berkembang kepada keadaan yang lebih sistematika & baik dengan pertolongan & kreativitas para sahabatnya sehingga kepercayaan Islam bukan lagi kepada batu keramat Hajar Al-Aswat sebagai Alloh yg Esa melainkan Alloh sejati! Namun, kita harus tidak melupai sejarah pembentukan & perkembangan Hajar Al-Aswat dari batu keramat yg diilahkan menjadi cuman representatif/pernyataan Alloh swt!
Tinggal baca.
184.
Kurdi | Juni 20, 2009 at 4:21 am
@komikboy
anda salaaaaaaah… He he niru dikit:)
=>memulyakan Hajar aswad bukan adat org2 jahiliyah.Hajar aswad berada ribuan thn sebelum org2 jaliliyah menduduki mekah.Hajar aswad berada disudut ka’bah seumur dgn umur ka’bah itu sendiri. Disaat Nabi Ibrahim membangun ka’bah tinggal 1 bagian yg blm terpasang yaitu hajar aswad,lalu Nabi Ismail pergi mencari sesuatu.Nabi Ibrahim berkata,”carilah sebuah batu yg spt aku perintahkan”. Nabi Ismail mencarinya & tdk mendapatkannya,Ia kemudian kembali ke Ka’bah & ia melihat ditempat tsb telah terpasang hajar aswad.Maka ia berkata,”ayahku siapa yg membawa batu ini kepadamu?”.Ibrahim berkata “yg membawanya kepadaku ialah jibril dari langit (surga). Sesungguhnya hajar aswad & maqom adalah 2 buah batu dari batu yaqut (batu mulia) diambil dari surga,andaikan Allah tdk menghilangkan cahayanya niscaya sinarnya akan memerangi antara timur dan barat. (Hr.Ahmad).
185.
Kurdi | Juni 20, 2009 at 6:15 am
Jadi Hajar Aswad porsinya tdk lebih hanyalah sebuah batu dari surga.
jadi siapapun yg meyakini bahwa ada suatu benda berasal dar
186.
Kurdi | Juni 20, 2009 at 6:54 am
Siapapun yg mempercayai ada suatu benda dari surga adalah hal yg wajar bila kita mencium, yaa minimal menyentuh atau mengusapnya.
Adapun org2 muryrik yg juga tawaf sambil telanjang,yg menTUHANKAN hajar aswat dll. Mereka itu org2 telah menyimpang dari ajaran2 Nabi2 sebelumnya.Mereka menyembah Allah tapi juga menTuhankan org/benda2 lain selain Allah,itu namanya “MURYRIK”.
187.
CosmicBoy | Juni 20, 2009 at 8:46 am
@ Kurdi,
Ada penelitian bahwa batu hitam@ Hajar Aswad pengaruh dari agama Hindu.
Jauh2 sebelum Muhammad dilahirkan, seluruh Al-Jazirah Arab dikuasai oleh pemerintah Hindu dari India. Maka wujudlah apa yg dikatakan sinkretis agama. Orang Arab mulai terpengaruh dengan amalan penyembah batu hitam dalam agama HIndu & batu hitam di Kaabah adalah salah satu dari sekian banyak amalan tersebut!
Nah, itu.
188.
CosmicBoy | Juni 20, 2009 at 8:51 am
@ Kurdi,
He he he, batu dari sorga?
2009, kok mikirnya sepremitif itu?
Loe ada bukti sejarah ngga? Minimal bukti arkeologi & geologi.
Masak? Setau gue pemerintah Arab Saudi melarang batu Hajar Aswad dijadikan bahan penelitian. Kenapa takut? Nanti ketahuan batu itu kayaknya seperti batu2 yg lain, yang tidak ada istimewanya tapi dikeramatkan untuk menipu orang2 seperti kalian!
He he he…
1400 tahun, kok belum sadar2 ditipuin!
189.
CosmicBoy | Juni 20, 2009 at 8:56 am
@ Kurdi,
Ngga ada bedanya sikap kalian dengan Arab jahiliah!
Bagi mereka itu adalah batu keramat yang harus disembah.
Bagi kalian itu juga batu keramat dengan menyembah Alloh leawt batu keramat itu.
Bisa ngga menyembah Alloh tanpa Kaabah & batu Hajar Aswad itu?
Ternyata tidak bisa, kan! Nah, buktinya cukup bahwa kalian sebenar menyembah Alloh bersama2 Kaabah & batu hitam itu!
Lagi, jangan kalian bawa nama para Nabi dalam kasus Kaabah & batu hitam.
Setau gue, ngga ada para Nabi yang berkunjung ke Kaabah & percaya kepada batu hitam itu.
Ngga ada.
Ngga ada.
Kecuali ‘nabi’ jadi-jadian@ gadungan, Muhammad!
190.
Kurdi | Juni 20, 2009 at 10:22 am
@komikboy
=>bisa ngga nyembah Allah dan tanpa ka’bah dan hajar aswad itu?
Ngga ada masalah, kan dulunya muslim berkiblat ke baitul maqdis yerusalem,nah karena Allah-lah yg memindahkan arahnya keMEKAH (ka’bah) supaya org2 Muslim tahu mana yg beriman dan mana yg kafir.Ini jelas ngga ada hubungannya dgn hajar aswad.
191.
CosmicBoy | Juni 20, 2009 at 11:35 am
@ Kurdi,
Omong loe atau ulama loe.
Nih, baru2 ini, ada angkasawan muslim ke angkasaraya, solatnya masih mah kiblat ke Kaabah.
Masak di udara, kiblatnya ke Kaabah?
Nah, omong loe tiada masalah itu melawan pandangan ulama & Al-Quran.
192.
CosmicBoy | Juni 20, 2009 at 11:40 am
@ Kurdi,
Kenapa kiblat Muhammad ke Yerusalem?
Ada ngga dalam Kitab Taurat/Al-Kitab perintah solat kiblatnya Yesrusalem?
Sila beri dalilnya dari Taurat/Al-Kitab.
Gue nunggu.
193.
Kurdi | Juni 20, 2009 at 11:49 am
@komikboy (jahl)
*Raja arab melarang utk penyelidikan hajar aswat*
(artikelnya panjang)…An Najjar juga mengisyaratkan bahwa lembaga geografi inggris pernah mengutus seorang perwira tinggi utk mencermati hajar aswad. Dia mendapat sambutan yg hangat dari jemaah haji…Kalo mau Baca selengkapnya klik aja “apakah hajar aswad itu”
194.
Kurdi | Juni 20, 2009 at 2:44 pm
@komikboy
Rasulullah saw. Pernah sholat dikendaraan (diatas Unta) dan untanya berubah rubah arahnya itu dibolehkan sama dengan naik pesawat menghadap manapun dibolehkan,nah utk yg sewajarnya muslim sholat (dlm tdk berkendara/naik pesawat dll) itu diharuskan menghadap kiblat (ka’bah)…Jadi semakin jelaskan hajar aswad itu bukan Allah yg Maha Esa
195.
Kurdi | Juni 21, 2009 at 12:52 am
@komikboy (192)…
“orang-orang yang kurang akalnya diantara manusia akan berkata: “apakah yang memalingkan mereka (umat islam) dari kiblatnya (baitul maqdis) yang dahulu mereka telah berkiblat kepadanya?” katakanlah: “kepunyaan Allah-lah timur dan barat; Dia memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendakinya kejalan yang lurus.”(Qs.Al-Baqarah: 142). Ayat ini ada sebab2 turunnya yg diriwayatkan oleh org2 yg dipercaya ada perawi,sanad dll.Dan ancaman bagi siapa saja yg menyebarkan berita bohong,jadi saya cukup yakin dgn ayat ini ketimbang dari alkitab dll.
196.
CosmicBoy | Juni 21, 2009 at 3:52 am
@ Kurdi,
Loe bilang: “Dia mendapat sambutan yg hangat dari jemaah haji…”, itu apa-apaan? Itu hasil penelitian, mendapat sambutan hangat!!!!
Mendapat sambutan hangat adalah hasil penelitian!!!!!!
Goblok.
197.
CosmicBoy | Juni 21, 2009 at 3:59 am
@ Kurdi,
Malah, itu semakin jelas ada sekutu2 lain selain Alloh!!!!
Kalau sembah Allah, ngga perlu kiblat2 segala, langsung trus ke Allah, itu baru dikatakan menyembah dengan roh & kebenaran.
Masak menyembah Allah, langsung harus ke Kaabah dulu, ke batu hitam dulu baru Allah, itu maksudnya ada perantara, mas!
Nah, contoh loe ialah karena khilaf, cuai, yg tidak disengajakan tapi hakikatnya semua orang Islam wajib solat menghadap/mengkiblatkan Kaabah & batu hitam, kalo tidak, penyembahan batal! Ngerti?
Nah, Kaabah & batu hitam harus ada dalam solat, kalo tiada, maka solat tidak sempurna@ batal!
Ngerti? (kayak ngga sih)
198.
Hari | Juni 22, 2009 at 3:29 am
To : CosmicBoy
Sudaraku CosmicBoy … Dalam masalah HAJAR ASWAD, menurut ANDA itulah yang disembah oleh UMAT ISLAM. Jadi UMAT ISLAM itu tidak semata-mata MENYEMBAH ALLAH tapi juga HAJAR ASWAD.
Kalu berbicara masalah HAJAR ASWAD ini, cobalah cari di Al QUR’AN yang menyatakan bahwa UMAT ISLAM itu disuruh MENYEMBAH HAJAR ASWAD ? Kalau tidak ada, jangan maksain ? Kalau KIBLAT-nya (arahnya) adalah Ka’bah ? Memang benar yaitu ke Ka’bah. Padahal sebelumnya dari DATA, FAKTA dan KRONOLOGIS (ALUR) ? Umat ISLAM juga pernah BERKIBLAT ke Baitul Maqdis. Kenapa ini TIDAK DIPERSOALKAN ? Terus dpiindah lagi ke KA’BAH ? Tolong ditanyakan DONK ? Kenapa terjadi peubahan arah itu ? Cobalah bayangkan ? Yang menganggap memiliki BAITUL MAQDIS itu siapa ? Orang-orang YAHUDI kan ? Orang-orang YAHUDI ini PINTER-PINTER nggak ? SANGAT PINTER bahkan cenderung JENIUS ? Kenapa Mohammad SAW minta kiblatnya dipindah ? Betapa MENYAKITKANNYA saat berargumentasi dengan orang-orang YAHUDI ini yang kalau menghinanya sudah di luar ADAB. Kenapa di Al QUR’AN banyak sekali argumentasi yang ditujukan ke orang-orang YAHUDI ini ? FAKTANYA TIDAK ADA, tapi dipaksa-paksain agar orang PERCAYA ? Apakah ini BUKAN FITNAH ? Kalau FITNAH .. Diskusinya itu KEBOHONGAN bukannya untuk mencari KEBENARAN ?
Sama kan ? Dengan argumentasi saudaraku CosmicBoy ? Yang suka maksain pendapatnya agar diterima oleh PIHAK LAIN ? Menyebut ALLAH dengan AUWOH ? Karena takut KESAMAAN ALLAH ISLAM dengan ALLAHNYA KRISTEN ? Padahal ALLAH ya ALLAH … TUHAN SEMESTA ALAM, SATU-SATUNYA TUHAN, TIDAK ADA TUHAN SELAIN ALLAH dan TIDAK ADA SEKUTU BAGINYA,
YANG MAHA PENGASIH
YANG MAHA PENYAYANG
YANG MAHA PENCIPTA
YANG MAHA PEMELIHARA
YANG MAHA PEMBERI RIZQY
YANG MAHA TAHU
YANG MAHA MENDENGAR
YANG MAHA KUASA
YANG MAHA PERKASA
YANG MAHA AGUNG
YANG MAHA TINGGI
YANG MAHA BESAR
YANG MAHA BIJAKSANA
YANG MAHA PENGAMPUN
YANG MAHA ADIL
YANG MAHA … MAHA … MAHA … lainnya …
Kalau YANG MAHA … MAHA … MAHA … seperti ini terus diganti sebutannya dari ALLAH menjadi AUWOH ? Padahal dia TAHU AUWOH itu disebut ALLAH ? Apakah ini bukan perbuatan SOMBONG ? Bukan hanya SOMBONG … ? Tapi SANGAT SOMBONG … ? Terus … kalau orang sudah SANGAT SOMBONG ? Kira-kira … diskusinya … banyak bertaburan FITNAH ataukah DATA, FAKTA dan KRONOLOGIS ? Orang yang terlibat akan bsia merasakan AROMA KESOMBONGAN dan KECONGKAKAN yang terjadi ?
Jadi jelas kan bahwa HAJAR ASWAD itu bukan SEMBAHANNYA UMAT ISLAM ? Karena Kiblat itu hanya SYARIAT-nya saja ? Atau CARANYA saja ? Dan memang … ALLAH itu ada dimana-mana ? Kalau DIA memerintahkan ber KIBLAT ke KA’BAH ? Masa kita TIDAK MAU MENGIKUTI ? Setelah diikuti, ternyata INDAH NIAN … Adanya KESATUAN CARA … Kalau ini bukan dari ALLAH SWT … TUHAN yang sebenar-benar TUHAN … SUSAH untuk diterapkannya.
Ambil contoh shalatnya orang ISLAM, dimana dalam gerakannya ada 3 gerakan yang luar biasa :
1. Takbir … Sebagai bentuk bahasa tubuh PENYERAHAN DIRI. Kalau seseorang di suruh angkat tangan … Artinya apa ? Kalau bukan MENYERAH ? Kalau sudah MENYERAH ? Tinggal NUNGGU PERINTAH yang MENYURUH bukan ?
2. RUKU’ … Sebagai bentuk PENGHORMATAN DIRI TERTINGGI kepada MAKHLUK ? Ini banyak dilakukan oleh orang-orang JEPANG ? Denga cara membungkuk saat menghormat seseorang yang berkedudukan tinggi ? Anggukan kepala … Sebagai bentuk penghormatan kepada yang lain ? Sudah cukup ? Tapi kalau penghormatannya sampai RUKU’ ? Itu artinya kedudukan yang dihormati tinggi betul ?
3. SUJUD … Ini bukan PENGHORMATAN ? Tapi MENGHINAKAN DIRI ? Kalau ada seorang MANUSIA ber SUJUD ke MAKHLUK ? Maka di dalam SANUBARINYA atau di dalam HATINYA … Ada NOKTAH PENYESALAN yang LUAR BIASA bahwa itu SANGAT BERSALAH. Ini dibuat oleh ALLAH SWT sebagai CETAK BIRU atau BLUE PRINT kepada SETIAP MANUSIA yang melekat ke dalam diri manusia. Tapi kalau MENYEMBAHNYA ke ALLAH, perasaan penyesalan itu tidak ada bahkan ada perasaan yang melegakan. Jadi hanya ALLAH yang BERHAK DISEMBAH itu BENAR adanya.
Kebetulan sekali … entah kenapa ? Kalau masuk GEREJA, RITUALNYA, adalah lepas topi dan ALAS KAKI tetap terpasang; sedangkan kalau masuk MASJID, lepas ALAS KAKI dan topi tetap terpasang. Yang satu (GEREJA) ada kursi-kursi, sedangkan yang lain (MASJID) … lantai saja tanpa kursi. Yang SATU (MASJID) bisa bersujud, sedangkan yang lain (GEREJA) agak kesulitan. Padahal bentuk RITUAL TERHEBAT adalah kalau ada gerakan SUJUD ? Sebagai bentuk REAL MENGHINAKANDIRI SENDIRI kepada TUHAN yang DISEMBAH, bukan hanya kata-kata ? Tapi TINDAKAN ? Karena dalam suatu iklan … KATA BISA BOHONG … Tapi TINDAKAN … TIDAK ? Jadi untuk MENYEMBAH ? Adalah TINDAKAN yang tidak bisa BOHONG ?
Kenapa ya ? Begitu BERBEDANYA ? RITUALGEREJA dengan MASJID ? Cukuplah ALLAH yang MENJADI SAKSI akan TINDAKAN yang BERBEDA ini yang UJUNG-UJUNGNYA … Adalah BERBEDANYA KONSEPSI tentang TUHAN ? Yang SATU menyebutnya dengan TRINITAS, yang lain menyebutnya dengan TRIMURTI, yang lain lagi TIDAK TAHU namanya apa untuk menyebut TUHAN tersebut ? Bahkan yang lain lagi TIDAK MEMPERCAYAI SAMASEKALI akan TUHAN ? Cukuplah ISLAM ber TUHAN hanya semata-mata kepada ALLAH sebagai SATU-SATUNYA TUHAN, TIDAK ADA TUHAN YANG LAIN SELAIN ALLAH dan TIDAK ADA SEKUTU BAGNYA :
YANG MAHA ESA
YANG MAHA PENGASIH
YANG MAHA PENYAYANG
YANG MAHA PENCIPTA
YANG MAHA PEMELIHARA
YANG MAHA PEMBERI RIZQY
YANG MAHA TAHU
YANG MAHA MENDENGAR
YANG MAHA KUASA
YANG MAHA PERKASA
YANG MAHA AGUNG
YANG MAHA TINGGI
YANG MAHA BESAR
YANG MAHA BIJAKSANA
YANG MAHA PENGAMPUN
YANG MAHA ADIL
Dan YANG MAHA … MAHA … MAHA … lainnya …
199.
CosmicBoy | Juni 22, 2009 at 7:43 am
@ Hari,
Para nabi zaman dulu ngga pakai Kaabah, ngga pakai Hajar Aswad untuk menyembah Allah.
Kenapa sih, tiba2 muncul Muhammad ajak orang menyembah Allah lewat Kaabah, lewat Hajat Aswad padahal kenyatannya ialah Kaabah adalah kuil dewa-dewi dan ngga ada hubungannya dengan Allah yg Maha Esa.
Tiba2 muncul ‘nabi’ kalian, dikasikan nilai spiritualnya dengan menjadikannya rumah Tuhan.
Bukankah Hajar Aswad ialah batu hitam yg dikeramatkan oleh orang2 Arab jahiliah penyembah dewa & batu itu lewat pengaruh agama Hindu yang pernah menjajah tanah Arab. Bukankah batu hitam itu persis batu hitam sesembah orang Hindu yg disebut dalam bahasa Sanskrit “Aswadeh” (batu dalam bahasa Sanskrit disebut Aswadeh)? Kenapa sih dikatakan dongeng dari sorga kayak kepercayaan Hindu bahawa batu Asawdeh asalnya dari alam dewa dewi! Bukankah tapak di Kaabah itu tapak dewa Hindu Brahmin, yang biasa terdapat dikuil2 Hindu, tapi diberi nilai spiritual sebagai tapak kaki Nabi Ibrahim?
Jangan terlalu fanatik dengan ajaran Alloh yg Esa sampai2 kalian membuang akal yg diberikan untuk berpikir!
Di Al-Kitab, kepercayaan akan Allah yg Esa itu sah2 saja bahkan dikatakan Setan juga percaya Allah itu Esa! Maka, jangan tergila2 kata keramat ini sambil mengabaikan kebenaran2 yang lain.
Tinggal baca mas.
200.
CosmicBoy | Juni 22, 2009 at 7:55 am
@ Hari,
Siapa nyuruh kiblat ke Baitul Maqdis?
Hanya karena melihat orang Yahudi melakukannya, ‘nabi’ kalian terikut2?
Adakah dicheck dalam Taurat, kiblat itu suatu perintah dari Allah atau bukan?
Inilah akibat percaya sama ‘nabi’ yg tidak tau baca-tulis, semua keyakinannya ialah hasil dari melihat & dengar-dengaran dari orang lain, tidak lebih dari itu?
Kenapa orang Kristen tidak main kiblat2 seperti orang Yahudi?
Karena orang Kristen tau bahwa kiblat orang Yahudi itu cuman suatu tradisi/sunnah yg dimulakan oleh Nabi Sulaiman dan tiada perintah baik di Taurat, Zabur mahu Injil. Ngerti?
201.
CosmicBoy | Juni 22, 2009 at 8:02 am
@ Hari,
Kenapa sih mau ikut2 ritual kalian yang semuanya serba lahiriah, bersifat luaran dan tindakan jasmani.
Kenapa sih harus ikut kalian padahal kami mempunyai nilai spiritual yang lebih tinggi & mulia dalam menyembah Tuhan yg diajar Yesus.
Ada ngga yang lebih mulia dari hati?
Ada ngga yg lebih mulia dari bathin?
Ada ngga yang lebih mulia dari roh & kebenaran?
Ada ngga yang lebih dari itu?
202.
Kurdi | Juni 22, 2009 at 12:26 pm
@komikboy
Anda tau darimana hajar aswad itu peninggalan Hindu,coba kasih tau sumbernya!
203.
CosmicBoy | Juni 22, 2009 at 12:42 pm
@ Kurdi,
Ini bukan penemuan baru mas.
Akibat ‘penjagaan’ (supaya kepalsuan Islam tidak terbongkar) maka kalian ngga tau itu.
Tapi bagi mereka yang tau baca-tulis & tinggal di negara non-Muslim, wah…itu hal yg biasa2 saja.
Tinggal baca & buat penelitian.
204.
Kurdi | Juni 23, 2009 at 12:32 am
@komikboy
setau saya Allah melaknat org2 yg menyembunyikan ilmu,maka itu Islam selalu terbuka.Dari itu kasih saya sumbernya,nanti akan saya labrak para Ulama yg menutupi bahwa hajar aswad itu peninggalan hindu/buda dll. Ayolah kasih saya sumbernya jangan cuma omdo.
205.
Hari | Juni 23, 2009 at 4:09 am
To : CosmicBoy
Kenapa sih mau ikut2 ritual kalian yang semuanya serba lahiriah, bersifat luaran dan tindakan jasmani.
Kenapa sih harus ikut kalian padahal kami mempunyai nilai spiritual yang lebih tinggi & mulia dalam menyembah Tuhan yg diajar Yesus.
Ada ngga yang lebih mulia dari hati?
ngga yg lebih mulia dari bathin?
Ada ngga yang lebih mulia dari roh & kebenaran?
Ada ngga yang lebih dari itu?
He … He … He … Mas CosmicBoy … Kalau melihat sesuatu KACAMATA HTAMNYA DILEPAS DONK ? Biar melihatnya NGGAK GELAP TERUS ? Kalau memang TERANG ya katakan TERANG. Tapi kalau GELAP ya katakan GELAP ? Orang yang OBYEKTIF dan TANPA PRASANGKA itu KREDIBILITASNYA SANGAT TINGGI lho ? Sehingga ketika orang itu mengatakan A, memang A adanya dan kalau orang itu mengatakan B, memang B lah keadaannya. Bukannya A dibilang B dan B sendiri dibilang C demikian seterusnya. Membuat jadi KALUT dan MAWUT. Hal ini terasa dalam argumentasi Mas CosmicBoy, kalau ada pertanyaan tentang sesuatu, ceritakan saja persoalan apa adanya seperti yang Mas ketahui bukannya dibumbui dengan aroma kemarahan dengan menjelekkan yang lain. Ambil misal kata2 Mas di atas tentang Hati, Bathin dan Roh dengan menganggap bahwa sholatnya orang ISLAM itu hanya bentuk-bentuk luaran saja ? Dangkal sekali ya ?
Begini lho Mas CosmicBoy …
Darimana kita tahu bahwa orang itu dalam ritualnya hanya menekankan hati, batin dan roh saja ? Kalau tidak melibatkan fisiknya ? Padahal manusia itu terdiri dari bagian DALAM (Hati, Batin dan Roh) dan bagian LUAR yaitu tubuh kita ini termasuk lima indera yang ada. Buat orang lain ? Bagaimana tahu orang itu menghadirkan hati, batin dan roh-nya kalau tidak menggunakan wujud fisik yang ada ? Pasti tidak tahu, karena hati, batin dan roh itu kan bagian dalam. Orang akan tahu bagian DALAMnya kalau terepresentasi di bagian luarnya ? Tanpa adanya representasi ini, PASTI orang nggak tahu bagian dalamnya.
Orang TERSENYUM, CEMBERUT, GIGINYA GEMERUTUK … Itu adalah tanda-tanda representasi bagian DALAMNYA bukan ? Suasana hatinya, suasana batinnya atau suasana kejiwaannya ?
Ada seseorang yang menyatakan bahwa dia menyembah yang dia yakini sebagai TUHAN dan itu dapat dibuktikan. Sedangkan yang lain “merasa” sudah menyembah kepada yang diyakininya sebagai TUHANNYA ? Tapi tidak ada bukti wujudnya ?
Dari WUJUD saja kelihatan … ISLAM telah memanifestasikan secara REAL PENYEMBAHANNYA kepada ALLAH ? Dengan prosesi-prosesi sebelumnya, yaitu harus berwudhu dulu ? Tanpa wudhu … Shalat seseorang TIDAK SAH alias GUGUR.
Kalau kita boleh berandai-andai, kita memiliki 2 orang bawahan. Masing-masingnya berkomitmen dengan mewajibkan untuk menghadap ke atasannya, yang satu menghdap 5 kali sehari sedangkan yang lain 1 kali seminggu (dari sini saja sudah 35 : 1). Yang satu kalau menghormat dengan membungkukan badan tegak lurus sebanyak 17 kali dalam sehari, sedangkan yang lain hanya dengan anggukan kepala ? Kira-kira … Bawahan mana yang lebih loyal ke atasannya ? Dan siapa yang lebih bisa dipercaya atasannya ?
206.
CosmicBoy | Juni 23, 2009 at 5:15 am
@ Hari,
Nah, ini kalian salah, salah kaprah.
Masak Allah berkenan atau tidak dihitung dari jumlah ibadat/solat kita dalam sehari?
Banyak contoh di Al-Kitab bahwa Allah tidak berkenan kepada jumlah tapi hatinya mas.
Solat bisa puluh, bisa ratus dalam sehari tapi kalo hatinya ngga klop, itu percuma mas!
Tinggal mengerti.
207.
CosmicBoy | Juni 23, 2009 at 5:23 am
@ Kurdi,
Gue udah kasi tau asal usul Kaabah & Hajar Aswad.
Hanya orang yg tau baca-tulis tau di mana mencari infornya.
Carilah.
2009, kok maunya disuapi trus?
208.
stephen | Juni 23, 2009 at 6:00 am
Hari:
Kalau kita boleh berandai-andai, kita memiliki 2 orang bawahan. Masing-masingnya berkomitmen dengan mewajibkan untuk menghadap ke atasannya, yang satu menghdap 5 kali sehari sedangkan yang lain 1 kali seminggu (dari sini saja sudah 35 : 1). Yang satu kalau menghormat dengan membungkukan badan tegak lurus sebanyak 17 kali dalam sehari, sedangkan yang lain hanya dengan anggukan kepala ? Kira-kira … Bawahan mana yang lebih loyal ke atasannya ? Dan siapa yang lebih bisa dipercaya atasannya ?
>>> Biasanya umat kristian berdoa sebelah pagi dan sebelah malam, dua kali sehari. Sesudah bangun dan sebelum tidur kerana dalam PL, orang Yahudi buat persembahan dua kali sehari. Berkenaan mana lebih kualiti doa, ada tertulis bahawa walaupun azan yang dilaung itu merdu tetapi kata malaikat: Azanmu tidak sampai kepada Allah. Ini disebabkan hanya luaran merdu saja tapi tidak mengimaninya. Jika bertanya kepada si athies, mana satu pilihan dia, islam atau kristian, apa agaknya pilihan dia? Andaian saya, dia tolak kedua-duanya kerana: muslim dan kristiani saling bergaduh.
209.
Hari | Juni 23, 2009 at 6:39 am
To : CosmicBoy
Solat bisa puluh, bisa ratus dalam sehari tapi kalo hatinya ngga klop, itu percuma mas!
Bagaimana BISA sholat puluhan atau ratusan ? Kalau hatinya nggak KLOP ? Kalau HATI atau IMAN itu tidak hadir ? Maka tidak akan kuat orang tersebut untuk bersholat ? Ambil contoh sholat SHUBUH ? Kalau seseorang tidak menghadirkan HATI atau memang pada dasarnya TIADA BERIMAN maka TIDAK akan kuat orang tersebut untuk Sholat SHUBUH ? Kesiangan terus bangunnya sehingga waktu Sholat SHUBUH-nya habis.
Jadi disinilah letak bedanya melihat suatu persoalan ? Seakan jumlah yang dilakukan dalam berSEMBAHyang tidak memiliki arti kalau tidak menghadirkan hati atau iman ? Memang benar dan dapat dipastikan bahwa seseorang yang karena lemah imannya tidak akan kuat untuk membuat jumlah sholat yang standard yang telah diperintahkan ?
Ambil contoh, akan lemahnya iman. Hal ini terjadi pada setiap pengikut agama apapun ? Ada orang beragama yang tinggalnya di sebelah rumah ibadah sesuai dengan keyakinannya ? Tapi karena lemahnya iman, maka dia tidak kuat untuk hadir ke rumah ibadah tersebut ? Tapi bagi yang beriman ? Meskipun rumahnya 10 km atau bahkan lebih jauh lagi dari tempat ibadah yang dituju ? It’s fine … No problem … Enjoy saja dia … Tapi bagi yang tidak beriman ? Meskipun rumah tinggalnya bersebelahan dengan tempat ibadahnya ? Tetap saja terasa BERAT untuk melangkah dan BANYAK sekali alasan yang dikemukakan agar tidak pergi ke rumah ibadah tersebut ? Bukan begitu Saudaraku CosmicBoy ?
Jadi kembali ke pokok masalah, bahwa kalau ada orang ber sholat, baik yang DIWAJIBKAN (5 waktu dalam sehari) dan yang DISUNNAHKAN (banyak sekali) sepertinya orang tersebut tidak mungkin bersholatnya tanpa menghadirkan batin, hati dan jiwanya ? Sehingga kalau dilihat dari sisi ini, dimana dari segi kualitas katakanlah sama sedangkan kuantitasnya lebih banyak ? Apakah itu bukan lebih baik ?
210.
Hari | Juni 23, 2009 at 7:01 am
To : CosmicBoy
Saya hanya copy paste saja dari BLOG sebelah tentang argumentasi orang2 KRISTEN tentang ada kaitannya antara Ka’bah, Hajar Aswad dengan Penguasa India saat itu. (Mudah-mudahan benar)
by Ayesha Ahmed (01 May, 2007) (Agar tidak disebut NJIPLAK, maka nama identitas yang mengetengahkan adalah BADALAAH)
Sang nabi besar kita memilih cara-cara ibadah dari seluruh agama besar di jamannya sehingga semua Muslim dapat menerima anugrah dari tuhan masing-masing agama. Karena dia lahir sebagai pagan (Hindu), maka sudah jelas agama Hindulah yang terdekat di hatinya. Karena itulah dia tidak dapat tidak memilih Dewa Bulan, salah satu dewa dalam agama Hindu sebagai Tuhan dalam Islam dan bulan sebagai simbol Islam.
“Umat Hindu menyebut Dewi Bulan Durga sebagai “Allah” bagi lafal ibadah dalam bahasa Sankrit sejak jaman awal Hinduisme.” – referensi: Kaaba adalah Kuil Hindu.
Muhammad juga memilih kuil Dewa Siva agama Hindu yakni Ka’bah (yang dibangun oleh Raja Vikramaditya bagi sang Dewa Bulan Siva) sebagai tempat tersuci dan menuntut semua Muslim sholat dan menyembah ke arahnya. Sebagai tambahan, dia memilih ibadah Hindu naik haji sebagai bentuk ibadah termulia dan satu-satunya ibadah yang dapat menghapus semua dosa. Dia memilih batu hitam (Hajar Aswad, yang merupakan simbol lingga (atau alat kelamin), yang dibuat sebagai bagian dari kuil Siva Ka’bah oleh Raja Vikramaditya), sebagai batu paling suci dalam Islam, untuk disentuh dan dicium oleh semua Muslim yang naik haji.
Naskah Raja Vikramadityan yang ditemukan dalam Ka’bah di Mekah merupakan bukti yang tidak dapat disangkal bahwa Jazirah Arabia merupakan bagian dari Kekaisaran India di masa lalu, dan dia yang sangat menjunjung tinggi Deva Siva lalu membangun kuil Siva yang bernama Ka’bah. Naskah penting Vikramaditya ditemukan tertulis pada sebuah cawan emas di dalam Ka’bah di Mekah, dan tulisan ini dicantumkan di halaman 315 dari buku yang berjudul ‘Sayar-ul-Okul’ yand disimpan di perpustakaan Makhtab-e-Sultania di Istanbul, Turki. Inilah tulisan Arabnya dalam huruf latin:
“Itrashaphai Santu Ibikramatul Phahalameen Karimun Yartapheeha Wayosassaru Bihillahaya Samaini Ela Motakabberen Sihillaha Yuhee Quid min howa Yapakhara phajjal asari nahone osirom bayjayhalem. Yundan blabin Kajan blnaya khtoryaha sadunya kanateph netephi bejehalin Atadari bilamasa- rateen phakef tasabuhu kaunnieja majekaralhada walador. As hmiman burukankad toluho watastaru hihila Yakajibaymana balay kulk amarena phaneya jaunabilamary Bikramatum”.
(Page 315 Sayar-ul-okul).
[Note: The title ‘Saya-ul-okul’ signifies memorable words.]
Terjemahan bahasa Indonesianya adalah:
“Beruntunglah mereka yang lahir dan hidup di masa kekuasaan Raja Vikram. Dia adalah orang yang berbudi, pemimpin yang murah hati, berbakti pada kemakmuran rakyatnya. Tapi pada saat itu kami bangsa Arab tidak mempedulikan Tuhan dan memuaskan kenikmatan berahi. Kejahatan dan penyiksaan terjadi di mana-mana. Kekelaman dosa melanda negeri kami. Seperti domba berjuang mempertahankan nyawa dari cakaran kejam serigala, kami bangsa Arab terperangkap dalam dosa. Seluruh negeri dibungkus kegelapan begitu pekat seperti malam bulan baru. Tapi fajar saat ini dan sinar mentari penuh ajaran yang menyejukkan adalah hasil kebaikan sang Raja mulia Vikramaditya yang pimpinan bijaksananya tidak melupakan kami – yang adalah orang-orang asing. Dia menyebarkan agamanya yang suci diantara kami dan mengirim ahli-ahli yang cemerlang bersinar bagaikan matahari dari negerinya kepada kami. Para ahli dan pengajar ini datang ke negeri kami untuk berkhotbah tentang agama mereka dan menyampaikan pendidikan atas nama Raja Vikramaditya. Merkea menyampaikan bimbingan sehingga kami sadar kembali akan kehadiran Tuhan, diperkenalkan kepada keberadaanNya yang suci dan ditempatkan di jalan yang Benar.”
Banyak batu-batu bagian dari Ka’bah yang menunjukkan kata-kata Sanskrit yand ditulis di jaman kaum pagan, akan tetapi gorden yang diletakkan di sekeliling Ka’bah menutupi tulisan-tulisan ini.
Hajar-e-Aswad merupakan batu hitam berbentuk oval, dengan diameter 7 inci, tinggi 2 kaki 6 inci, dengan bentuk alat kelamin. Mencium dan berdoa pada batu mewakili doa bagi syahwat dan kesuburan. Ini merupakan tata cara ibadah Arab pagan yang juga dilakukan Muhammad dengan mencium Hajar-e-Aswad, dan berdoa pada shakti (kata hindi untuk kekuatan) agar pria punya kekuatan seksual yang jooozzzz dan kesuburan perempuan yang top pula.
Sahih Bukhari, halaman 396, No. 808
`Umar (semoga Allah memberkatinya) datang mendekat ke Batu Hitam dan menciumnya dan berkata, “Jika aku tidak melihat Rasul Allah menciummu, maka aku tidak akan menciummu.”
Sudah jadi pengetahuan umum bahwa orang-orang Arab pagan yang kaya raya dan makmur jarang berhasil menghamili istri-istrinya sekali atau dua kali dalam hidup mereka. Akibatnya populasi orang kaya ini menurun. Untunglah ada berkat kesuburan dan daya seks tinggi dari mencium dan menyentuh batu hitam. Inilah sebabnya mereka diperbolehkan punya sampai empat istri dan budak-budak seks yang tiada batasnya, sehingga mereka bisa beranak pinak bagaikan kelinci. Tanyakan saja pada orang Perancis kenapa dulu Muslim jumlahnya sangat kecil dan tiba-tiba saja dalam waktu 20 tahun jadi sangat banyak. Jika ini bukan bukti kebudayaan Islam, lalu apa sebabnya dong? (Dr. Zaheer dan Dr. Ghamdi bisa membahas kenyataan ini dalam debates mereka di Faithfreedom.org)
Salah satu tradisi Hindu yang dipertahankan nabi besar kita dari kebudayaan Hindu masa lalunya adalah konsep air suci di masa naik haji gaya Hindu. Menurut tradisi Hindu, air Gangga itu tidak bisa dipisahkan dari lambang Shiva yang berupa bulan sabit. Di mana ada lambang Shiva, maka air suci juga harus ada. Sesuai dengan hal ini, terdapat mata air tak jauh dari Ka’bah. Airnya, yang disebut air Zam-Zam, dianggap suci karena secara tradisional dianggap mewakili air sungai Gangga sejak jaman sebelum Islam.
Muslim pelaku ibadah haji yang pergi ke Ka’bah, menganggap air Zam-Zam itu suci dan memasukkan sebagian air ke dalam botol untuk dibawa pulang. Hal ini sama dengan yang dilakukan umat Hindu di sungai Gangga kalau lagi melakukan ibadah keagamaan. Banyak kaum Muslim yang membasahi kain kafan dengan air Zam-Zam, dan ini sama dengan tradisi agama Hindu kuno yang membasahi jenazah dengan air Gangga yang suci.
Sang Nabi juga mempertahankan ibadah Hindu yang mengelilingi Ka’bah tujuh kali pada saat melakukan ibadah haji. Hal ini pun dilakukan kaum pagan Arab sebagai bagian dari ibadah Hindu sebelum Nabi menaklukkan Mekah. .
Hal lain yang diambil nabi islam ini dari Hinduisme adalah konsep mengapus semua dosa melalui ziarah ke kuil-kuil Hindu di sungai Gangga dan menyelam di air Gangga. Sang Nabi berkata Muslim dapat menghapus semua dosa dengan berziarah ke Ka’bah dan meminum air suci Zam-Zam. Konsep naik haji ini merupakan win-win situation bagi semua yang bersangkutan. Bayangkan saja, Dewa Shiva akan senang melihat berjuta-juta umat datang, menyembah di kuilnya, mencium lambang alat kelaminnya. Di lain pihak umat yang naik haji termasuk para pembunuh, pedofil, pezinah, perampok dan pemerkosa semuanya bakal senang karena dosa mereka seumur hidup dihapus begitu saja hanya dengan berjalan tujuh kali mengelilingi Ka’bah. Selain itu, para pedagang lokal dan Mualim (pemimpin doa) juga turut bahagia karena kebanjiran nafkah besar.
Muhammad juga mempertahankan kata “Eid” yang diambil dari Hinduisme untuk merayakan terlaksananya ibadah haji di kuil Shiva Ka’bah. Dalam bahasa Sanskrit, Eid berarti menyembah. Kata Islam Eid untuk hari raya ibadah, merupakan kata asli Sanskrit. Kaum Hindu juga sembahyang sepanjang malam pada dewi bulan Durga (auwloh) di malam-malam tertentu yang disebut “Jagratta” dan percaya dengan melakukan doa semalam suntuk maka mereka akan mendapatkan lebih banyak anugrah. Muhammad tidak mau Muslim kehilangan anugrah-anugrah ini sehingga dia mengikutsertakan tiga “Jagratas” dalam Islam, yakni sholat shab-e-Qadar, Shab-e-Barat dan Shab-e-Meraj yang berharga lebih tinggi dibandingkan sholat-sholat biasa. Muslims takwa sholat bagaikan orang gila di malam-malam suci ini untuk meraih bonus berkat extra yang lebih banyak (kebanyakan mereka tidak bisa berjalan lagi keesokan harinya setelah duduk tegak sepanjang malam).
Kesimpulannya, nabi islam ini mengikutsertakan ibadah dan konsep Hindu agar Muslim juga diberkati oleh Dewa Shiva dan Dewi Durga (auwloh), juga oleh Yahweh, Tuhannya Abraham, dan Ahuramazda, tuhannya Zoroastrian, yang ibadahnya juga diambil Muhammad untuk menciptakan agama Al Islam).
1. Mengambil dewa bulan “Allah” dari agama Hindu sebagai Tuhan dalam Islam
2. Membuat kuil Hindu Dewa Shiva Ka’bah sebagai tempat tersuci dalam Islam
3. Membuat batu hituam sebagai batu tersuci Islam dan menentukan sunnah nabi untuk menyentuh dan menciumnya.
4. Menganut ziarah Hindu naik haji dan umroh sebagai ibadah tertinggi Islam.
5. Menggunduli kepala sama seperti yang dilakukan kaum Hindu pada saat ziarah
Wawancaranya Mengelilingi kuil Shiva Ka’bah sebanyak 7 kali, sama seperti yang dulu dilakukan kaum Hindu
7. Melakukan konsep Hindu membersihkan dosa dengan melakukan ziarah ke tempat suci
8. Mengumpulkan air suci yang mewakili Gangga Jal (air zam-zam) sama seperti kaum Hindu mengumpulkan air suci sungai Gangga untuk dibawa pulang
9. Pakai baju putih tanpa jahitan kala naik haji sama seperti yang dikenakan kaum Hindu saat melakukan ibadah dan ziarah
10. Merayakan tuntasnya ibadah haji ke Kuil Shiva Ka’bah dan menamakan hari tersebut sebagai hari raya Eid yang merupakan kata ibadah Hindu dari bahasa Sanskrit
11. Memasukkan semua malam doa Jagratta kepada sanga Dewi Bulan Durga (Allah) sebagai bagian dari Islam.
@@@ itu saya lihat di web, tulisan Ayesha Ahmed…. bagus kan..?
dan jawaban saya adalah sebagai berikut :
Saya ucapkan terima kasih kepada saudara BADALAAH dengan PENGUTARAANNYA bahwa ALLAHNYA AGAMA ISLAM adalah Dewa Bulan dengan MENYITIR ARGUMENTASI Ayesha Ahmed, bahwa ISLAM TIDAK BISA MELEPASKAN DIRI dari PENGARUH AGAMA HINDU, yang merupakan AGAMA ASAL ORANG-ORANG ARAB ??? Dengan merujuk diketemukannya CAWAN EMAS yang merupakan peninggalan RAJA VIKRAMADITYA yang berasal dari INDIA dan beragama HINDU di dalam KA’BAH ? Dimana penyebutan ALLAH itu MERUJUK kepada PENYEBUTAN DEWA BULAN DURGA (BETARI DURGA – SIMBOL SEX dalam AGAMA HINDU) dengan sebutan ALLAH ? Dari situ dibuat kesimpulan bahwa ALLAH … TUHAN MOHAMMAD itu SAMA DENGAN DEWA BULAN (BETARI DURGA – SIMBOL SEX) ? Dari sisi METODOLOGIS ada hal-hal yang menggelitik untuk diajukan sejumlah pertanyaan ?
1. Sebelum MOHAMMAD SAW mengalahkan MEKAH, masyarakat MEKAH adalah masyarakat PAGAN (POLYTHEISM). Dan ini diakui sendiri oleh PARA PELAKUNYA yang juga SAHABAT-SAHABAT NABI MOHAMMAD SAW sebelum MEREKA MASUK ISLAM ? Tapi mereka TIDAK ADA MENYEBUT-NYEBUT DEWA BULAN DURGA ?
2. Apakah PAGAN-nya masyarakat MEKAH berarti SAMA DENGAN HINDU ? Yang mengenal TRIMURTI ? BRAHMA … WISNU … dan SYIWA ? Dan BANYAK DEWA dalam AGAMA HINDU ? Kenapa sangat berbeda dengan sebagian orang JAWA di INDONESIA yang mengenal betul TRIMURTI itu ? Bahkan SIMBOL BETARI DURGA sangat dikenal oleh sebagian masyarakat JAWA sebagai simbol HEDONIS dan BOM SEX ? Apakah karena sedemikian KERASNYA PEMUSNAHAN KONSEPSI POLYTHEISME (PAGAN) di ARAB ? Maka KONSEP-KONSEP HINDU itu TERHAPUS SAMA SEKALI ?
3.Sayang penemuan CAWAN EMAS itu TIDAK DISERTAI TAHUN PENEMUANNYA ? Sehingga bisa DILACAK OTENTISITASNYA ? Jadi TIDAK MENGIRA-NGIRA ? Atau MENDUGA-DUGA ?
4. Dalam MENJELASKAN suatu PERKARA, apalagi PERSOALAN HAJI ? AIR ZAM-ZAM dan RITUAL ISLAM yang berkaitan HAJI lainnya ? Banyak ahli yang menjelaskan persoalan tersebut sesuai dengan POINT of VIEW masing-masingnya ? Ambil contoh, terjadinya PROKLAMASI 17 AGUSTUS 1945 ? Para PELAKU SEJARAH MEMILIKI VERSINYA MASING-MASING. BUNG KARNO dalam bukunya PENYAMBUNG LIDAH RAKYAT INDONESIA menyatakan tanggal itulah yang dia mau, dengan segala penjelasannya. BUNG HATTA … Beda lagi … Kelompok PEMUDA MENTENG 31 sebagai kelompok yang BERTANGGUNG JAWAB MELARIKAN BUNG KARNO dan BUNG HATTA ke RENGAS DENGKLOK – KARAWANG, JAWA BARAT, lain lagi ceritanya. Masing-masing punya VERSI. Sepertinya hal ini bisa diterapkan dalam URAIAN oleh AYESHA AHMED ? Kebenaran PENJELASAN AYESHA AHMED ini bisa BENAR saat dikonfrontasikan dengan AHLI-AHLI SEJARAH ARAB, baik yang orang ARAB maupun yang NON ARAB.
5. Dalam SEJARAH kita TAHU bahwa PENINGGALAN –apapun jenisnya– oleh SEORANG RAJA sehebat apapun RAJA tersebut, tapi TIDAK BERGELAR NABI ? PENINGGALAN tersebut TIDAK akan BERTAHAN LAMA setelah RAJA tersebut KOIT ? PENINGGALAN tersebut akan dibilang SITUS –oleh ARKEOLOG–. Tapi akan BERBEDA kalau PENINGGALAN tersebut BERBAU AGAMA ? Para PENGIKUTNYA akan RELA BERKORBAN HARTA dan JIWA untuk MELAKUKAN RITUS KEAGAMAAN tersebut.
Dengan menggunakan logika berfikir BADALAAH yang membuat KESIMPULAN POKROL –POKOKNYA– atau PEMAKSAAN, maka ALLAH ISLAM itu ya ALLAH untuk MEMUJA DEWA BULAN DURGA ? Padahal ALLAH ISLAM sebagaimana yang dijelaskan dalam Al-QUR’AN, bahwa ALLAH itu adalah TUHAN. TUHAN SATU-SATUNYA. TIDAK ADA TUHAN YANG LAIN SELAIN ALLAH. TIDAK ADA SEKUTU BAGINYA. Yang MENGETAHUI YANG LAHIR –NYATA– dan YANG BATIN –GHAIB–. YANG MENICIPTAKAN LANGIT dan BUMI dengan SEGALA ISINYA. YANG TIDAK TIDUR dan TIDAK MENGANTUK. YANG MAHA KUASA, YANG MAHA MENGETAHUI, YANG MAHA MENDENGAR, YANG MAHA PENGASIH, YANG MAHA PENYAYANG dan yang memiliki ASMA UL HUSNA … KETAKBERHINGGAAN dan KESEMESTAAN … Apakah sama KONSEPSI ALLAH yang DIJELASKAN dalam Al-QUR,AN dengan KONSEPSI ALLAH untuk BETARI DURGA ? MAHA SUCI ALLAH dari FITNAHAN itu ? Kalau ada MANUSIA yang MEMAKSAKAN KONSEPSI ALLAH BETARI DURGA dengan KONSEPSI ALLAH sebagaimana yang di Al-QUR’AN ? Ada apa ya ? Cuma HATINYA saja dengan ALLAH yang TAHU ? Kenapanya ?
Soal NABI MOHAMMAD NYONTEK dari TAURAT dan INJIL ada hal-hal yang MENGGANJAL, kalau PENDAPAT ini dibenarkan, maka BENAR bahwa Al-QUR’AN itu adalah JIPLAKAN atau PLAGIAT dari TAURAT dan INJIL ? Padahal Al-QUR’AN itu dari ALLAH YANG MAHA AGUNG dan MAHA BIJAKSANA. Dalam sejarah diinformasikan bahwa sebelum MOHAMMAD diangkat jadi NABI, BELIAU sering BERKONTEMPLASI, MEDITASI, MERENUNG, apapun namanya di Gua HIRA’. Hal ini dilakukan setelah menikah dengan KHADIJAH. Kenapa harus MERENUNG atau BERKONTEMPLASI di tempat sepi lagi yaitu Gua HIRA’ ? Pasti ada MASALAH ? Kalau MASALAH EKONOMI ? KEKURANGAN DUIT ? PASTI NGGAK. Istrinya kan KAYA ? Jadi apa yang dipikirkannya ? Selama itu ? Katakanlah dari usia 25 tahun sd 40 tahun ? SEX ? Apalagi ? Kan MASYARAKATnya SANGAT PERMISSIVE ? Jadi HEDONISME merupakan hal yang BIASA ? Kenapa ya ? Kalau Nabi IBRAHIM dalam PROSES PENCARIAN TUHANNYA ? Dijelaskan dalam Al QUR’AN, itupun singkat saja. Padahal KENYATAANNYA, membutuhkan waktu BERTAHUN-TAHUN untuk YAKIN bahwa ALLAH itu adalah TUHAN. TUHAN SATU-SATUNYA. TIDAK ADA TUHAN YANG LAIN SELAIN ALLAH. TIDAK ADA SEKUTU BAGINYA. Yang MENGETAHUI YANG LAHIR –NYATA– dan YANG BATIN –GHAIB–. YANG MENICIPTAKAN LANGIT dan BUMI dengan SEGALA ISINYA. YANG TIDAK TIDUR dan TIDAK MENGANTUK. YANG MAHA KUASA, YANG MAHA MENGETAHUI, YANG MAHA MENDENGAR, YANG MAHA PENGASIH, YANG MAHA PENYAYANG, makanya NABI IBRAHIM ini BERANI MENANTANG KONSEPSI RAJA NAMRUD dengan jalan menghancurkan PATUNG-PATUNG SESEMBAHAN dengan MENINGGALKAN hanya satu PATUNG SEMBAHAN saja.
Sedangkan untuk NABI MOHAMMAD SAW dalam PROSES KONTEMPLASInya ? Siapa yang MENJELASKAN ? Karena TIDAK ADA NABI lagi setelah NABI MOHAMMAD SAW ? Apa sich yang DIPIKIRKAN NABI MOHAMMAD ? Penjelasannya adalah di S. 96, 1-5 dan S. 93, 6-8. Sebenarnya yang dipikirkan Nabi MOHAMMAD SAW adalah soal ketuhanan, sebagaimana NABI IBRAHIM dalam MENCARI TUHANNYA, maka ALLAH memberitahukan, memberikan petunjuk dan sekaligus mengangkat menjadi NABI. Kemudian soal CONTEK MENYONTEK ini, BERSIH dengan SENDIRINYA, artinya masalah LINGKUNGAN yang pernah MEMBESARKANNYA langsung TERKOREKSI dengan sendirinya karena ALLAH yang MENGETAHUI dari SEJAK AWAL, SAMPAI KINI DAN AKHIR JAMAN menginformasikan ke NABI MOHAMMAD melalui MALAIKAT JIBRIL tentang POKOK MASALAH dimaksud ? Sebenarnya MASALAHNYA BAGAIMANA SICH ? DUDUK PERKARANYA itu SEPERTI APA ? PENCIPTAAN LANGIT dan BUMI ? PENCIPTAAN ADAM ? PENCIPTAAN MANUSIA ? Dan BANYAK HAL yang diberitahukan. TERMASUK MASALAH ISA ANAK MARYAM (MARIA) ? Kalau CONTEKANNYA hanya BERASAL dari PENDETA NAUFAL saja ? Pastilah banyak MASALAH ? Pertama, soal detailnya; Kedua, soal kaitan cerita dengan lainnya, ketiga, bejibunnya masalah yang harus dijawab, dan masih banyak lagi ? Sedemikian HEBATNYAKAH PENDETA NAUFAL sehingga BISA MENGAJARKAN MOHAMMAD sampai MOHAMMAD bisa MEMBUAT Al QUR’AN ? Sebenarnya SIAPA yang MENGARANG-NGARANG bahwa Al QUR’AN itu buatan MOHAMMAD ? NABI MOHAMMAD ataukah PENENTANG NABI MOHAMMAD ? Kalau ALLAH SWT yang MENGINFORMASIKAN ke NABI MOHAMMAD SAW melalui MALAIKAT JIBRIL ? Itu WAJAR. SANGAT WAJAR. LOGIS … SANGAT LOGIS … Kalau ALLAH SWT yang MERUPAKAN TUHAN SEMESTA ALAM ini MENUNJUK MOHAMMAD sebagai NABI ? Siapa yang bisa MELARANG ? Dan MEMBERITAHU BANYAK HAL ? Siapa yang BISA MENCEGAH ? MENGHALANG-HALANGI ? TIDAK ADA SATUPUN MAKHLUK YANG BISA MENCEGAH, MENGHALANG-HALANGI apalagi MELARANG KEHENDAK ALLAH.
Juga jawaban berikutnya adalah :
Diskusi, perdebatan NABI MOHAMMAD SAW dengan kaum musryikin, kaum kafirin, kaum munafikin SANGAT PANAS, bahkan sampai pada PELECEHAN, PENGENYEKAN, UMPATAN dlsb., tapi NABI MOHAMMAD SAW cool saja. Kenapa ? NANTINYA akan diberitahu ALLAH SWT akan POKOK MASALAH yang didiskusikan dan diperdebatkan tersebut bahkan ada hal-hal yang langsung diberitahu ALLAH SWT. Darimana kita tahu hal ini ? Dari ASBABUN NUZUL AL QUR’AN (Sebab-sebab turunnya AL QUR’AN) ? Menghadapi KAUM YAHUDI yang PIAWAI ? Mau berdebat ? Kalau hanya berdasarkan CONTEKAN dari PENDETA NAUFAL ? Ya RONTOK lah ? Tapi kalau ALLAH SWT yang MEMBERITAHU ? Tentang esensi perdebatan itu dan fakta-fakta yang terlibat ? Jangankan hanya KAUM YAHUDI ? SELURUH MANUSIA dan JIN-pun walau BERGABUNG SEMUANYA … PASTI TIDAK AKAN BISA MENGALAHKAN ALLAH SWT. Kenapa ? YANG MENCIPTAKAN SEMUA MAKHLUK, baik yang NYATA maupun yang GHAIB ? Itu kan ALLAH SWT ?
Inilah yang MEMBEDAKAN FILOSOF dan NABI. Meskipun SAMA-SAMA CERDAS, yang satu (FILOSOF) belum tentu ber AKHLAK MULIA dan JUJUR ? U- hal yang kecil dan remeh; Sedangkan NABI … Jelas AKHLAKnya MULIA dan JUJUR meskipun u- hal yang kecil dan REMEH. Yang lain adalah soal HAK PREROGATIF ALLAH SWT –TUHAN SEMESTA ALAM– u- MEMILIH SESEORANG yang CERDAS, JUJUR, AMANAH, BENAR dan BERAKHLAK MULIA. Kalau ada beberapa orang yang memenuhi kriteria ini, belum tentu ALLAH MEMILIHNYA u- jadi NABI. Yang punya HAK kan ALLAH ?
Kembali ke POKOK MASALAH tentang PERUBAHAN PENGGELARAN ISA yang ANAK MARIA, yang adalah seorang NABI dengan MUKJIZATNYA YANG HEBAT sampai BERUBAH MENJADI JESUS yang adalah TUHAN ? Kalau ALLAH SWT memilih lagi NABI setelah ISA dari KAUM YAHUDI ? Bisa saja … Tapi dalam SEJARAH muncul MOHAMMAD SAW sebagai NABI dari ARAB yang merupakan NABI TERAKHIR, meskipun ada sebagian MANUSIA MENOLAK KENABIANNYA, tapi RATUSAN JUTA bisa jadi lebih dari satu milyar yang MENJADI PENGIKUTNYA untuk meng ESA kan ALLAH dan TIDAK ADA SEKUTU BAGINYA. Dan SANGAT BERTENTANGAN dengan DOKTRIN TRINITAS dari AGAMA KRISTEN. Yang seru adalah bahwa ALLAH SWT TIDAK PERNAH MENYEBUT KAUM NASRANI ini dengan SEBUTAN KRISTEN, padahal PENYEBUTAN KRISTEN sudah ada sejak sebelum NABI MOHAMMAD SAW. Tetap saja ALLAH SWT menyebut dengan NASHARA ? Suatu agama yang berasal dari tanah kelahiran Nabi ISA AS yaitu NAZARETH. KLOP.
Beragama itu LAKSANA besaran VEKTOR. Ada ARAHnya dan BESARANNYA (Skalarnya). ARAHNYA BENAR –MASALAH TAUHID, bahwa ALLAH itu ESA dan TIDAK ADA SEKUTU BAGINYA– skalarnya atau AMALANNYA BENAR juga bahwa masa membunuh orang yang tidak melakukan perlawanan ? Lagi happy-happy di pantai sebagai JIHAD ? Itu JELAS SALAH. Yang TERKINI ? Masa MERAMPOK (di perairan SOMALIA) DIBENARKAN JUGA ? TIDAK. SEKALI-KALI TIDAK. Bahwa itu TIDAK BENAR. Dan berbeda untuk kasus yang lain, bagi PEJUANG MUJAHIDIN dan TALIBAN di AFGHANISTAN maupun PEJUANG-PEJUANG IRAK yang MELAWAN TENTARA SEKUTU ? Itu namanya JIHAD. Bahasa kasarnya LOE JUAL GUE BELI … Masa suatu NEGERI DIDUDUKI atas ALASAN-ALASAN yang DIBUAT-BUAT. Insya ALLAH … ALLAH SWT akan MEMENANGKAN PERJUANGAN ini. Kalau ALLAH belum MEMENANGKAN PERJUANGAN yang ada … MINIMAL … Para INVASIONIST ini akan MEROGOH KOCEK LEBIH DALAM dengan KEJUTAN-KEJUTAN yang dibuat oleh PEJUANG-PEJUANG ISLAM ini. Minimal sekarang ini AS dan INGGRIS telah MEROGOH KOCEK yang SANGAT DALAM dengan TERJADINYA GLOBAL CRISIS ? Dengan memberikan BAIL OUT yang SANGAT BESAR bagi PERUSAHAAN-PERUSAHAAN PAPAN ATASNYA.
Setiap jaman CARA PEMBERIAN PERINGATANNYA BERBEDA-BEDA ? Jaman MUSA atas FIR’AUN, Jaman LUTH, Jaman HUD, Jaman SHOLEH dan Jaman Nabi MOHAMMAD SAW sekarang ? Tinggal manusianya mau menafsirkan hal-hal tersebut sebagai PERINGATAN atau TIDAK ? BIASANYA sich TIDAK !!! Karena keangkuhannya yang MERASA dengan SAINS yang sangat dipercayainya akan dapat MENGOBATI SEMUA HAL dan SEMUA PENYAKIT.`
211.
CosmicBoy | Juni 23, 2009 at 12:17 pm
@ Hari,
Ibadat/Solat Kristen.
1. Tidak bertempat, tapi bisa di mana2
2. Tidak tertakluk pada waktu, tapi setiap waktu
3. Tiada aturan/hukum gerakan fisik@ gerakan bebas
4. Tiada kiblat melainkan khusyuk kepada Allah saja
5. Tiada perantara spt Kaabah/batu hitam melainkan trus ke Allah.
6. Doa/pengakuan sesuai kondisi hati@ dari hati terdalem
Gue pikir ibadat di atas punya tingkat spiritual yg tinggi ketimbang di bawah ini.
Ibadat/Solat Islam
1. Bertempat@ di masjid
2. Hanya 5 kali sehari
3. Mementingkan & terikat gerakan fisik yang sudah ditetapkan, maka tidak bisa bebas.
4. Wajib kiblat ke Mekah.
5. Lewat perantara seperti ke Kaabah sebelum ke Allah
6. Doa/pengakuan dlm bentuk kalimat2 yg sudah ditetapkan
Bisa dibedakan antara agma kedewasaan & agama kekanak-kanakkan.
Tinggal pilih.
212.
CosmicBoy | Juni 23, 2009 at 12:25 pm
@ Hari,
Nah, mengenai asal usul Kaabah & batu keramat Hajar Aswad, terserah mana mau percaya.
Tapi jangan berhenti sampai ke sana.
Belajar lagi dong, selidiki lagi dong.
Bisakan, belum nyampe 100 kali kan.
Tapi pokoknya, ngga ada para Nabi zaman dulu yang naik Haji ke Mekah, apa lagi mengenal Kaabah & batu keramat Hajar Aswad itu.
Makanya, agama Muhammad ngga nyambung & jelas hasil kreativitasnya & sahabat2nya.
Mikir mas logisnya, jangan karena ajarannya Alloh itu Esa, kalian lupa semua kreativitasnya yang bukan dari Allah yg Benar itu.
Jangan terobsebsi dengan ajaran Alloh itu Esa. Apakah loe ngga pikir bahwa Iblis/Setan pun percaya Alloh itu Esa?
Allah tetap Esa, ada Muhammad atau tidak. Ngerti?
213.
Kurdi | Juni 24, 2009 at 12:22 am
Wah wah maksain banget bahwa muslim menyembah hajar aswad,tunjukkan de
214.
Kurdi | Juni 24, 2009 at 4:22 am
Perdebatan Abdullah vs Jahl.
didepan mereka ada seorang raja yg memakai cincin:
jahl berkata: “Abdullah Cincin yg dipakai raja itu adalah rajamu juga”.
Abdullah: “bukan itu hanya sebuah cincin”
jahl: “wah kamu bodoh Abdullah cincin itu rajamu juga,sbb dia selalu dipakai raja”.
Abdullah: lho apa hubungannya raja dgn cincin?
Jahl: coba kamu sujud dihadapan raja,bukankah anda sujud kepada cincin juga?
Abdullah: wah kan saya sujudnya utk raja saja bukan utk cincin!
Jahl: yaa sudahlah pokoknya cincin itu rajamu juga.
abdullah: lho saya ngga anggap cincin itu raja,raja ya raja,cincin ya cincin,kok anda bisa berkata begitu?
215.
Nurqiam | Juni 24, 2009 at 5:07 am
Suatu ketika manusia dihadapkan kepada pengadilan yesus (akhirat).
yesus menanyakan kepada org yg telah membunuh dan menyalibnya.
Yesus berkata: “wahai engkau yg telah membunuh dan menyalibku masuklah engkau kedalam neraka yg penuh siksa!”.
Org2 itu berkata: wahai Tuhan yesus,bukankah engkau mati utk menebus dosa? Itu berarti engkau yg memintanya utk disalib,kenapa kami masuk neraka?
Yesus berkata: o iya yah saya jadi bingung!???
216.
mazter | Juni 24, 2009 at 5:08 am
@hari
ok, saya mau tanya.
iman samudra cs itu sholat berapa kali sehari?
bahkan sampai teriak2 ALLAHUAKBAR.
tapi ngebom membunuh manusia.
apa ini yang di inginkan ALLAH??
Umat islam lain, sholat 5x sehari sampai jidatnya benjol. tapi istrinya 5, suka mukul istri.
apa itu akibat sholat?
kalau di kristen,
nih perintah Yesus Matius 5:23-24
Sebab itu, jika engkau mempersembahkan persembahanmu di atas mezbah dan engkau teringat akan sesuatu yang ada dalam hati saudaramu terhadap engkau, tinggalkanlah persembahanmu di depan mezbah itu dan pergilah berdamai dahulu dengan saudaramu, lalu kembali untuk mempersembahkan persembahanmu itu.
nah, jadi orang tidak bisa munafik beribadah.
kalau di Islam?
217.
mazter | Juni 24, 2009 at 5:11 am
@muslim
bagaimana dengan ini
Sesungguhnya orang-orang yg menentang Allah dan Rasul-Nya pasti mendapat kehinaan. Sesungguhnya KAMI telah menurunkan bukti-bukti yg nyata. Dan bagi orang-orang kafir ada siksa yg menghinakan. (QS 58:5)
siapa kami?
muhammad kan?
jelas bukan muhammad ingin disejajarkan dengan Awloh.
harap buka fikiran kalian
218.
mazter | Juni 24, 2009 at 5:24 am
@ Nurqiam
tidak gitu, Selama mereka bertobat dan menerima Yesus sebagai juruselamat. mereka akan selamat
219.
CosmicBoy | Juni 24, 2009 at 7:10 am
@ nurqiam,
O iya?
sama dengan jawapan orang2 kapir yang telah membunuh para syuhada.
Orang kapir: Eh, eh, masak kalian dapat masuk sorga kalo bukan jasa kami?
Nah, orang kapir telah berjasa kepada para syuhada karena tanpa matinya para syuhada di tangan orang kapir, masak mereka dapet masuk sorga?
He he he…
Karena orang kapirlah kalian masuk sorga.
Makanya, yang berjasa siapa?
Inilah akibatnya suatu umat yg diajar membaca dari kiri ke kanan.
Pantes, kacau balau.
220.
NurQiam | Juni 24, 2009 at 7:46 am
@mazter anda bilang bertobat? Bukankah bila ada seorang yg ingin menebus dosa dengan mati dia membutuhkan org utk membunuhnya bukan? Kok disuruh tobat,sedang diakan berpartisipasi dlm penebusan dosa,harusnya tdk ada vonis dong…!
221.
Kurdi | Juni 24, 2009 at 8:08 am
@mazter
kasihan banget gelar master kok ngga paham sama kalimat,saya bantu ya: “…Sesungguhnya Kami telah menurunkan bukti-bukti yang nyata”. Ket: yg dimaksud Kami disini bukan Muhammad saw. Ud jelas ada kata “menurunkan”,berati yg berada diatas dong,mana mungkin Muhammad yg menurunkan,dia ada dibawah(bumi). Coba baca berulang ulang biar paham!
222.
CosmicBoy | Juni 24, 2009 at 11:06 am
@ Kurdi,
Analogi loe salah kaprah kaprah mas.
Hajar Aswad itu kan berada di satu tempat, ngga bisa dipindah2kan.
Bahkan sedemikian sacred (suci) sampai2 waktu banjir, batu itu jatuh dari posisinya.
Bukan saja ketua2 kabilah merebut2 untuk mengembalikannya, malah memegangnya pun ngga bisa.
Muhammad juga percaya kepada kera,atnya batu hitam itu sampai2 Muhammad pun seperti ketua2 kabilah tidak mahu memegang malah disaran memakai serbah untuk mengangkatnya!
Loe liat, cuman sebuah batu kok, kenapa sedemikian layanannya?
Coba pikir, jangan samakan dengan cincin, cincin cuman simbol, meterai tapi batu hitam itu tidak mas!
Itu bukan simbol, itu bukan meterai tapi itu batu keramat yg sacred yang sifatnya esa & kudus. Masa batu hitam yang tidak bernyawa bisa punya sifat gitu?
Nah, kalian terlalu obsesi dengan Alloh yg Esa, sehingga lupa bahwa esa selama ini cuman Alloh bukan batu hitam yg keramat, tapi ingat, secara tersirat, batu hitam itu keramat, sacred, kudus, yang esa, tiada yang sepertinya, tiada yang sama sepertinya, yang demikian sifat2nya hanya ada pada Alloh swt kalian, sekutu yang sepatutnya kalian tidak menyekutukan!
Tinggal baca.
223.
Kurdi | Juni 24, 2009 at 12:21 pm
@komikboy
anda katakan batu hitam yg esa,itukan omongan anda saja,coba buktikan bahwa Muhammad telah mengajarkan spt itu,saya mau bukti dari Al-Qur’an/hadits silahkan buktikan disini! Atau jangan2 anda sembarang menafsirkan hadits.
224.
CosmicBoy | Juni 24, 2009 at 2:19 pm
@ Kurdi,
Peristiwa batu hitam@ Hajar Aswad jatuh dari posisinya semasa banjir, loe tau ngga ceritanya itu?
Nah, Muhammad sendiri ngga berani menyentuh batu hitam itu. Ngapa? Adakah karena batu hitam itu sacred, keramat, maka diperlakukan sedemikian? Apakah ngga salah kalau dikeramatkan, bukankah itu menyekutukan Allah? Ini ‘nabi’ kalian yang empunya sikap begitu.
Kedua, baca ini
“Demi Allah, aku tau bahwa kau adalah sebuah batu dan jika aku tidak melihat nabi Allah menciummu, akupun tidak akan menciummu. (Muslim :: Book 7 : Hadith 2912)
Sila tafsirkan. Gue ini tau pandangan loe akan peristiwa di atas.
Gue akan komenter seusai loe tafsir.
225.
Kurdi | Juni 24, 2009 at 3:51 pm
@komikboy
betul & InsyaAllah hadits itu shahih Itu ucapan Umar r.a. Anda blm baca koment saya sebelumnya,asal usul batu itu pada zaman Nabi Ibrahim,dan diyakini Batu itu berasal dari surga,jadi apa salahnya mencium,mengusap sesuatu yg diyakininya itu dari surga? Kenapa anda hubung2kan dengan Allah yg Maha Esa? Inilah terlihat kedengkian anda kepada islam.
Anda pastinya tau ucapan Umar r.a. Diawal hadits diatas,batu itu tdk dpt memberi mudharat dll.
226.
Kurdi | Juni 25, 2009 at 1:39 am
Seperti Kata “Kami” dlm Al-Qur’an. Sejak Al-Qur’an itu diturunkan Musuh2 Islam sangat keras sekali kritiknya terhadap Al-Qur’an,tapi tdk satupun Musuh2 Islam protes tentang kata “Kami” dlm Al-Qur’an,sebab mereka mengerti bahasa arab,dan anehnya kenapa anda2 malah mempersalahkan lucu bukan? Itulah kedengkian anda terhadap Islam,kedengkian Buta tanpa Ilmu…
227.
Hari | Juni 25, 2009 at 3:53 am
To : CosmicBoy
Ibadat/Solat Kristen.
1. Tidak bertempat, tapi bisa di mana2
2. Tidak tertakluk pada waktu, tapi setiap waktu
3. Tiada aturan/hukum gerakan fisik@ gerakan bebas
4. Tiada kiblat melainkan khusyuk kepada Allah saja
5. Tiada perantara spt Kaabah/batu hitam melainkan trus ke Allah.
Catatan saya dan ini sesuai dengan kata-kata anda sendiri lho : Tiada kiblat melainkan khusyuk kepada Allah saja; Tiada perantara spt Kaabah/batu hitam melainkan trus ke Allah. Ingat lho … Hanya ke Allah saja ya ? Dan Allah itu ESA ? Selesai … Apa yang dipersoalkan ? Anda hanya menyembah kepada ALLAH saja dan ALLAH itu ESA, soal RITUAL ? Masing-masing agama itu kan beda ? Dan TUHAN yang BISA MENCIPTAKAN BIG BANG itu hanya SATU ? Yaitu ALLAH.
Terus ini komentar anda yang perlu diluruskan :
Jangan terobsebsi dengan ajaran Alloh itu Esa. Apakah loe ngga pikir bahwa Iblis/Setan pun percaya Alloh itu Esa?
Allah tetap Esa, ada Muhammad atau tidak. Ngerti?
Dari awal DISKUSI kan sudah dikatakan bahwa ALLAH itu ESA ? Ada Nabi Mohammad atau sebelum Nabi Mohammad, Allah TETAP saja ESA. Bahkan jauh sebelum BIG BANG pun … ALLAH itu TETAP ESA. Semua MAKHLUK termasuk IBLIS mengakui bahwa ALLAH itu ESA. Persoalannya adalah MAUKAH IBLIS itu IKUT PERINTAHNYA ? Yang JELAS IBLIS itu MAKHLUK PEMBANGKANG. Tahu Existensi ALLAH dan KEBISAANNYA atau KEMAHAANNYA, tetap MEMBANGKANG. Jadi persoalan TAHU dan MEMBANGKANG itu dua hal berbeda. TAHU sich TAHU … Tapi NGGAK MAU TAHU … Hal ini dapat dicontohkan dengan masalah KEBIASAAN MEROKOK.
Siapa sich PEROKOK yang TIDAK TAHU BAHAYANYA MEROKOK ? Semua PEROKOK PASTI TAHU BAHAYA tersebut ? Koran, majalah, radio, televisi, pamflet, dokter semua sudah sering menjelaskan akan bahayanya merokok ? Dipercaya ? EMANG GUE PIKIRIN. Bahkan produsen rokok sendiripun sudah menyatakan akan bahayanya merokok yang mereka nyatakan di bungkus rokoknya sebagai DISCLAIMER ? Dipercaya ? Lagi-lagi … akan mengatakan Emang GUE PIKIRIN ? Padahal konsekwensi dari produsen rokok dengan membuat disclaimer ini bisa menurunkan OMZET yang ada ? Tetapi hal itu harus tetap dilakukan, agar para AHLI HISAB tidak bisa mengklaim ke produsen karena keterserangan penyakit tersebut (jantung, kanker dll yang disebutkan produsen) ? Kalau sampai ada yang mengklaim ke produsen rokok atas masalah ini, maka produsen rokok dengan enak akan mengatakan ? Lha bagaimana ini ? Kan sudah dikasih tahu dengan bahayanya merokok ini ? Kalau kena penyakit tersebut ? SALAH ELOE SENDIRI kenapa mau MENGHISAP ROKOK … ? Sudah dikasih tahu … masih juga MELANGGAR ? Tanggung sendiri AKIBATNYA. Ha … Ha … Ha …
Demikian juga dengan kasus IBLIS atau SETAN ? Apakah mereka TIDAK TAHU bahwa ALLAH itu ESA ? TAHU … Bahkan SANGAT TAHU … Tetap saja mereka TIDAK MAU TAHU dengan PERINTAH ALLAH … Alias melakukan PEMBANGKANGAN … Kalau sudah TAHU dan MEMBANGKANG … ? Artinya apa ? Siap menerima PUNISHMENT kan ?
Begitu juga dengan KASUS … MEMBERIKAN ATRIBUT-ATRIBUT TAMBAHAN kepada ALLAH yang ESA itu ? Kalau ALLAH itu ESA ya ESA titik. Nggak perlu ditambah-tambahi dengan atribut lainnya. Baik A, B, C atau D atau apapun juga. ALLAH itu ESA, karena ESA itulah maka peristiwa BIG BANG itu merupakan peristiwa TUNGGAL yang sedemikian AMAT SANGAT DAHHHHSSSYYYYAAAATTTNYA … Alam RAYA … Jagad Raya … ALAM SEMESTA …… Yang sedemikian besarnya ini … Yang belum ke deteksi ujungnya … Dan MASIH BERKEMBANG ini ? Yang di CIPTAKAN hanya ALLAH yang ESA itu ? Terus ALLAH yang ESA karena ke TIDAK MAU TAHUAN manusia itu menjerumuskan dirinya sendiri dengan memberikan embel-embel tambahan ke ALLAH yang ESA itu. Kalau ALLAH itu ESA … Ya ESA saja TITIK. Tidak perlu tambah-tambahan lagi.
To : Mazter
Kan sudah saya sebutkan dalam penjelasan saya tentang orang-orang ISLAM yang karena SEMANGATNYA memerangi penganut agama Non ISLAM sampai harus meledakkan lokasi (BOM BALI I, MARRIOTT, AUSTRALIAN EMBASSY maupun BOM BALI II) hukumnya JELAS dan SANGAT JELAS … PANCUNG. Tapi berbeda untuk kasus AFGHANISTAN, IRAK, CHEHNYA … Kalau itu JIHAD Bro … Head to HEAD … Bukan chicken … atau kutu kupret tapi HEROES …
228.
mazter | Juni 25, 2009 at 5:20 am
@kurdi
ya ampun mas, logika anda dangkal sekali. masak menurunkan itu harus ada di atas bumi??
anda tidak pernah belajar peribahasa ya??ya ampun, 2009 masih tafsir seperti ini. pantes ga maju2 negara ini.
contoh : DPR menurunkan undang2, apa DPR ada di atas bumi?
juga coba kita pakai logika pada kalimat ini :
Sesungguhnya orang-orang yg menentang Allah dan Rasul-Nya pasti mendapat kehinaan. Sesungguhnya KAMI telah menurunkan bukti-bukti yg nyata. Dan bagi orang-orang kafir ada siksa yg menghinakan.
sudah sangat jelas kan bahwa rasul-Nya yang dimaksud tersebut adalah muhammad. pertanyaan saya, kok berani sekali Muhammad mensejajarkan diri dengan awloh??
juga kalau menggunakan tata bahasa yang benar dalam membaca kalimat diatas, maka terlihat sekali bahwa kami tersebut adalah awloh+muhammad.
seperti kalimat berikut.
Sebenarnya bahwa orang-orang yg menentang raja dan jendralnya pasti mendapat kehinaan. Sesungguhnya KAMI telah menurunkan bukti-bukti yg nyata.
nah, tolong para pembaca sekalian memberitahu saya siapa “kami” dalam kalimat tersebut??
Jelas bukan bahwa muhammad adalah orang yang mensejajarkan dirinya dengan awloh dan mengarang al-quranNya sendiri
salam sejahtera untuk semua
229.
mazter | Juni 25, 2009 at 5:25 am
@ hari
ini statement kamu
Kan sudah saya sebutkan dalam penjelasan saya tentang orang-orang ISLAM yang karena SEMANGATNYA memerangi penganut agama Non ISLAM sampai harus meledakkan lokasi (BOM BALI I, MARRIOTT, AUSTRALIAN EMBASSY maupun BOM BALI II) hukumnya JELAS dan SANGAT JELAS … PANCUNG. Tapi berbeda untuk kasus AFGHANISTAN, IRAK, CHEHNYA … Kalau itu JIHAD Bro … Head to HEAD … Bukan chicken … atau kutu kupret tapi HEROES …
pertanyaan saya, kok ada ya agama yang katanya dari Tuhan, tetapi mengijinkan kekerasan. dan lagi, kalau mati berjihad, akan masuk surga dan ditemani 72 bidadari. aneh sekali agama ini.
@ Nurqiam
menurut kamu, motivasi orang2 yang membunuh Yesus itu apa?
harap jawab dengan semua pengetahuan kamu
(saya harap kamu bukan lulusan pesantren)
salam
230.
Kurdi | Juni 25, 2009 at 11:55 pm
“…Menentang Allah dan Rasulnya…”
ini bukan sejajar mas…
#Raja membuat peraturan yg diterangkan kepada mentri utk disampaikan kepada rakyatnya,Raja berkata kepada rakyatnya melalui mentrinya juga: jangan menentang raja & mentri karena apa yg diucapkan mentri itu adalah perintah dari saya(raja). =>jadi mentri tetap mentri tdk sejajar dengan raja.
231.
Kurdi | Juni 26, 2009 at 12:44 am
@komikboy219
“Yesus mati karena ingin menebus dosa2 umatnya”
kalimat diatas Matinya Yesus dengan sengaja/direncanakan/bunuh diri utk menebus dosa. Lain halnya dgn org2 yg berjihad(berperang) dijalan Allah,mereka matinya tdk ada unsur sengaja/bunuh diri. “Hidup mulya Mati syahid”.
232.
Hari | Juni 26, 2009 at 1:26 am
To : mazter
Lho … Lho … Saudaraku mazter ini bagaimana sich ? Coba lihat kasus IRAK ? Isu apa yang dipakai pertama kali oleh George W. Bush saat menggalang pasukan SEKUTU dalam meggalang kekuatan menjatuhkan SADDAM HUSSEIN ? Isu senjata massal kimia kan ? TERBUKTI ? Tidak. Nah kalau isunya tidak terbukti ? Kenapa masih terus bercokol ? Terus untuk membangun kembali lapangan-lapangan minyak dan sejumlah INFRASTRUKTUR IRAK yang hancur itu siapa ? Halliburton kan ? Milik siapakah Halliburton itu ? Adakah keterlibatan DICK CHENEY mantan Kepala CIA dan WAPRES itu dengan Halliburton ? Semuanya itu jalin menjalin yang berasal dari MOTIF EKONOMI soal pengendalian produksi dan distribusi minyak. Kalau sudah begini maka JIHAD lah kata yang TEPAT untuk mengusir KONSPIRASI seperti ini ? Kalau JIHAD yang membuat kerusakan bagi pihak SEKUTU itu ditolak ? Terserah mau bilang apa ? Agama lain menafsirkan kerasnya ISLAM dalam mengusir KONSPIRASI semacam ini adalah pengajaran KEKERASAN ? Terserah saja. HAK adalah HAK … Siapa yang MERAMPAS suatu HAK maka PERAMPASAN KEMBALI itulah kata yang tepat bagi kembalinya HAK yang ada.
Itu kasus IRAK, tidak jauh beda dengan kasus AFGHANISTAN dan CHECHNYA. AFGHANISTAN lah yang agak complicated karena adanya tuduhan terhadap OSAMA bin LADEN sebagai motor terjadinya peristiwa 911 yang menghancurkan simbol-simbol AS –World Trade Center maupun PENTAGON–. Kejarlah OSAMA bin LADEN sampai dapat dan adili secara FAIR tanpa dibuatkan narasi terlebih dahulu dalam suatu rangkaian keterlibatannya dalam peristiwa 911. Sudah sekian tahun menguasai AFGHANISTAN tapi masih juga tidak ketemu dengan OSAMA bin LADEN ? Kenapa ? Masa sich AS yang memiliki banyak pakar tentang ISLAM, TERRORISM dan AFGHANISTAN tidak bisa mengambil hati RAKYAT AFGHANISTAN ? Malah Pimpinan tertinggi AFGHANISTAN –Nur Maliki– seperti bukan pemimpin bagi Rakyat AFGHANISTAN ? Padahal Nur Maliki tersebut dipilih dalam PEMILU yang BEBAS. Sepertinya tidak NAMPAK LEGITIMASI di rakyatnya sendiri dan kelihatan sekali terlihat sebagai BONEKA tentara SEKUTU ? Sedikit-sedikit ke WASHINGTON ? Ada apa yach ? Kalau RAKYAT AFGHANISTAN ingin MANDIRI dan BERDAULAT ? Wajar kan kalau harus ber jihad melawan SEKUTU ?
Kalau ada agama dengan KASUS-KASUS seperti itu masih tidak mau menggunakan kekerasan ? Ya terserahlah bagi yang meyakini hal tersebut, tapi yang jelas bagi pemeluk agama yang sama di BLOG yang lain malah membenarkan TINDAK KEKERASAN demi mempertahankan HAK DASAR suatu negara diantaranya HAK KEPEMILIKAN ? Kenapa BERBEDA ya ? Jangan-jangan TAFSIRAN yang diketengahkan tersebut adalah tafsiran pribadi, bukannya tafsiran dari AGAMA tersebut. Kalau TAFSIRAN pribadi ? Kenapa harus mengatasnamakan AGAMA ya ?
233.
CosmicBoy | Juni 26, 2009 at 10:19 am
@ Kurdi,
Nah, ketahuan kan kalian ini, membunuh orang untuk bisa masuk sorga.
Bedanya,
Orang Kristen mati demi apa yang dipercayainya.
Orang kapir harus mati demi apa yang dipercayai kalian.
Yesus mati dalam menyelamatkan.
Kalian mati dalam menghancurkan.
Tinggal baca
234.
NurQIAM:) | Juni 26, 2009 at 10:27 am
Wah saya baru tau kemarin,teman saya satu kantor istrinya minta dicerai,singkat cerita teman saya dan istrinya dikarantina selama 1 bulan utk dibimbing pastur/pendeta,sementara teman saya baru 4 bulan kerja & belum dapat cuti,terpaksa harus berhenti kerja dew. Bagaimana yah,sudah cari kerja susah tapi mau cerai aja mesti dikarantina segala n ga boleh keluar selama 1 bulan,wah kejam yah,sadiiissss!¡
235.
Kurdi | Juni 27, 2009 at 12:50 am
@komikboy say: “org kapir harus mati demi apa yg dipercaya kalian”
=>lihat bicaramu tanpa ilmu,kalo semua org kafir harus mati andapun dari dulu sudah mati tentunya dibantai org islam.
Kafir yg boleh dibunuh muslim ialah kafir “Harbi”(kafir yg memerangi Agama Islam,Rasul dan org2 yg beriman). Adapun kafir yg lain yg minta perlindungan,yg berdampingan tdk memusuhi dll itu tdk boleh dibunuh.
236.
Kurdi | Juni 28, 2009 at 12:39 am
@komikboy=>”Yesus mati dalam menyelamatkan”. Setahu saya bukan menyelamatkan tapi menebus dosa.
@kalo yesus mati dlm menyelamatkan(menebus dosa) berarti Yesus yg berkehendak mati,tapi kronologi kematiannya adalah pembunuhan,gimana kalo yesus ngga dibunuh? Berarti ngga ada yg selamat dong?
237.
CosmicBoy | Juni 28, 2009 at 3:39 am
@ Kurdi,
Iya, itulah maksud gue. Nah, loe udah nangkep.
Udah ditetapkan, bagian dari rencana Tuhan & udah diramalkan oleh para Nabi.
Sila baca Injil, khususnya bagian kronologi sebelum penyaliban, setiap peristiwa yang berlaku seperti Dia disesah, dicabuki, diperolok2 dll, Yesus selalu berkata, demikianlah digenapi dalam kitab sekian, sekian.
Tinggal baca.
238.
CosmicBoy | Juni 28, 2009 at 3:57 am
@ nur,
Kayaknya loe senang ya dengan fitnah.
Atau sememang dungu.
Hanya karena karantina selalu dimaksudkan dengan penahanan tanpa adanya pelawat/semacam sel, maka hal yang sama kalian pikir dalam agama Kristen ya.
Yang dimaksudkan dengan peraturan/hukum kawin gereja ialah karantina secara rohani bukan penahanan!
Gereja mengharamkan penceraian. Ini dosa besar. Itu jelas hukum agama.
Suami-istri yg telah ambil keputusan harus di beri nasihat & bimbingan, berdoa dan muhasabah diri selama sebulan. Masing2 dibawah pengawasan gereja. Gereja berperan menyatukan mereka kembali dalam tempoh itu. Kalo usaha gereja sudah dibuat & suami-istri tetap dengan keputusannya, maka keputusan mereka diluar gereja dan kedua2 pihak dilarang mengambil bagian dalam perjamuan suci/iskaristi tapi tiada halangan kalo mereka mau beribadat.
Nah, karantina disini bermaksud suatu tempoh masa yang diberikan kepada kedua pasangan itu untuk berdoa, dibimbing, dinasihati, diajar, dipujuk dll. Sang istri bisa dirumah ibubapanya atau sebaliknya. Bisa juga dirumah suster2 di gereja, terserah mana maunya.
Berhenti kerja, itu kehendak sendiri/pilihan & karantina yg diartikan loe sebagai penahanan kejam, itu fitnah semata2.
Tinggal baca.
239.
CosmicBoy | Juni 28, 2009 at 4:04 am
@ Kurdi,
Perintah dalam Al-Quran sangat jelas. Hanya kalian yang enggan menurutinya.
Yang pasti banyak kelompok Islam menurutinya. Yang demikian menunjukkan mereka patuh kepada perintah Al-Quran.
Ada ayatnya dalam al-Quran? atau cuman tafsiran para ulama?
Bagaimana kalian tafsir itu? Ada pelbagai tafsiran dan kebanyakannya cenderung menghalalkan orang yg tak berdosa.
Cth, ngapa bunuh semua org Yahudi yg ngga ada hubungan dgn peperangan?
Ngapa org muslim harus jadi mangsa, cthnya di Afghanistan & Iraq?
Ngapa orang Amerika yg ngga ada hubungan dengan peperangan dibunuh, banyak ekpratrik (pekerja2 asing di ng2 Islam) dibunuh?
Bagaimana menafsir Harbi?
Bagi sebagian Islam, dunia ini Harbi!
240.
Kurdi | Juni 28, 2009 at 6:55 am
@komikboy
org Islam bukan agama Islam
rg Islam mabuk2an itu adalah dosa tapi apakah ini kesalahan agama islam? Yg salah adalah Orang Islam tapi bukan Agama Islam.Sama dgn membunuh yg tdk dibolehkan itu hanya kesalahan org Islam
org Islam bisa melakukan kesalahan/dosa karena manusia tdk luput dari salah/dosa.
Sedang agama Islam adalah kebenaran yg mutlak tdk bisa salah.
Contoh
241.
CosmicBoy | Juni 28, 2009 at 11:09 am
@ Kurdi,
Gue tidak tanya orangnya, gue tanya ajarannya.
Ajaran Islam mengajar pembalasan/pembunuhan bila diserang@ bela diri.
Adakah benar?
Kayaknya ngga sih?
Sejarah udah membukti.
242.
Kurdi | Juni 28, 2009 at 11:43 pm
8.”Allah tiada melarang kamu untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tiada memerangimu karena agama dan tidak pula mengusir kamu dari negerimu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil.”
9.Sesungguhnya Allah hanya melarang kamu menjadikan sebagai kawanmu orang-orang yang memerangi kamu karena agama dan mengusir kamu dari negerimu dan membantu (orang lain) untuk mengusirmu. Dan barang siapa menjadikan mereka sebagai kawan,maka mereka itulah orang-orang yang zalim. (Al-Mumtahana: 8-9).
243.
Hari | Juni 29, 2009 at 2:49 am
To : CosmicBoy
Kalau berbicara ajaran agama yang berkaitan dengan hubungan sosial, susah melepaskan diri dari tafsir atas teks-teks ayat suci yang ada, sehingga muncullah pengertian SEKTE, tapi kalau berbicara masalah KETUHANAN ? Maka masing-masing SEKTE itu SEPAKAT akan hal-hal DASAR atas KETUHANAN yang diajarkan.
Hal ini terlihat sekali dalam kepahaman antara KRISTEN PROTESTAN dan KRISTEN KATOLIK yang perbedaannya, sepertinya AGAMA tersendiri karena begitu tajamnya perbedaannya. Tapi tetap SATU saat menjelaskan masalah KETUHANANNYA. Tidak jauh beda antara ISLAM SYIAH, SUNNI atau lainnya, meskipun tidak setajam perbedaan antara KRISTEN PROTESTAN dan KRISTEN KATOLIK ?
Saat orang-orang KRISTEN MENUHANKAN YESUS … ? Yang merupakan TUHAN berwujud MANUSIA … ? Dan mengorbankan DIRINYA DEMI PENYELAMATAN MANUSIA … ? Pertanyaannya adalah :
1. Saat YESUS yang merupakan TUHAN berwujud MANUSIA, apakah ALLAH masih ada ? Kalau ALLAH masih ada ? Saat ada YESUS ? Dimanakah DIA ? Apakah MENYATU dengan YESUS atau ADA DIMANA-MANA ?
2. Masa sich TUHAN tidak tahu jalinan kerumitan persoalan manusia ? Sehingga TERPAKSA … DIA SENDIRI yang terjun untuk menyelamatkan manusia ? Apakah saat TUHAN MENCIPTAKAN manusia ? Tuhan tidak tahu persoalan LAHIR BATINNYA manusia ?
3. Kalau mau MENYELAMATKAN MANUSIA … ? Apakah TUHAN TIDAK BISA mengubah hati manusia sehingga TAAT pada TUHAN ? Kan yang membuat manusia itu TUHAN juga ? Sehingga NGGAK SULIT untuk mengubah HATI MANUSIA ?
4. Kalau YESUS itu benar-benar TUHAN ? Kenapa ada KOREKSI dari ISLAM tentang hal tsb ? Padahal KOREKSIAN tsb berdasarkan data OTENTIK yaitu Al QUR’AN ? Yang tidak pernah berubah ?
5. Dan banyak lagi pertanyaan2 yang dapat diajukan berkaitan dengan persoalan YESUS itu TUHAN berwujud MANUSIA ?
244.
Hari | Juni 29, 2009 at 3:06 am
To : CosmicBoy; Mazter dan Saudaraku Nasrani yang lain ?
Kalau argumentasinya seperti ini bagaimana ya jawabannya ? : (Dari serena)
Saul [kisah 13:9] lahir di kota Tarsus Cicillia Asia minor ayahnya Yahudi
keturunan Benyamin ibunya Romawi.
menjadi jemaat Kristen setelah melihat cahaya di langit yg konon namanya Yesus[kisah 9:3-7] dg bantuan Barnabas Saul diperkenalkan
pada murid[pengikut] langsung Yesus.
Barnabas adalah murid Yesus pd urutan pertama dan Saul pd urutan.
terakhir karena dipilih untuk bekerjasama, jadi Saul bukanlah murid
langsung Yesus,kemudian Saul berganti nama menjadi PAULUS setelahberhasil mengambil alih peranan ajaran Yesus.
Paulus inilah yg membuat dogma agama Kristen antara lain:
Konsep Tuhan anak
Inkarnasi
Dosa waris
Penyaliban
Penebusan
Konsep kebangkitan
Tuhan Yesus
padahal Paulus sama sekali tidak pernah ketemu/tidak pernah melihat secara langsung dengan Yesus.
jadi kesimpulannya Yesus tidak pernah ketemu/tidak pernah kenal
dan tidak pernah melihat yg namanya PAULUS.
Paulus bukanlah murid Yesus secara langsung sebagaimana murid /
pengikut Yesus yg lainya.
245.
Hari | Juni 29, 2009 at 4:23 am
Nah POESING kan NGEJAWABNYA ? Istilah CATURNYA … SKAK … MAT …
246.
Hari | Juni 29, 2009 at 4:26 am
Juga pertanyaan yang ini … ? (Dari serena juga)
silsilah Yesus versi Matius:Daud–Salomo[1:6]–Yusuf[1:16]–YESUS.
silsilah Yesus versi Lukas: Daud–Nathan[3:31]–Yusuf[3:23]–YESUS.
silsilah selengkapnya versi Matius ada 27 nama sesudah David sampai Yesus.dan versi Lukas ada 42 nama sesudah David sampai yesus.
jadi nenek moyang Yesus sesudah David dlm dua[2] manuskrip tsb.
tidak sama dan namanya juga berlainan.
antara ke dua silsilah tsb manakah yang….??????
247.
Hari | Juni 29, 2009 at 4:28 am
Sudah POESING untuk NGEJAWAB yang PERTAMA, dikasih KEPOESINGAN dengan PERTANYAAN kedua ? Yang pertama SKAK … MAT. Yang kedua … SKAK … STER … Dilematis kan ?
248.
CosmicBoy | Juni 29, 2009 at 7:10 am
@ Hari,
Liat, anda bias.
Pertanyaan anda dalam ilmu debat ialah kesalahan “strawman argument” iaitu pertanyaan yang berdasarkan fakta yang salah.
Masak orang2 Kristen MENUHANKAN YESUS!
Ini salah kaprah!
Yesus adalah TUHAN & TETAP TUHAN, sama ada orang Kristen wujud atau tidak, ngerti?
YESUS adalah Tuhan & tetap Tuhan sama ada kalian percaya atau tidak!
karena apa?
Karena Yesus adalah Firman-Nya, Tidak Diciptakan, Tidak Terceraikan & Tidak Terpisahkan dari Dzat-Nya Allah yg Esa itu. Qadim & Qidam serta Qaimah pada Dzat-Nya dalam kekekalan! Ngerti?
Maka semua pertanyaan2 loe setrusnya tidak lagi berbobot.
Maap, gue tidak akan menjawap sehingga ada pertanyaan asas yg tidak bias.
249.
CosmicBoy | Juni 29, 2009 at 7:14 am
@ kurdi,
Terdapat banyak seri peperangan (kalau tidak salah 17) semasa hidup ‘nabi’ kalian, hanya 1 saja terkesan untuk mempertahankan diri dari serangan.
Yang lain itu dimulaikan oleh ‘nabi’ kalian.
Gimana nih?
250.
CosmicBoy | Juni 29, 2009 at 7:15 am
@ kurdi,
Pertanyaan2 gue sebelum itu belum dijawap.
Sila jawap.
Cth, ngapa bunuh semua org Yahudi yg ngga ada hubungan dgn peperangan?
Ngapa org muslim harus jadi mangsa, cthnya di Afghanistan & Iraq?
Ngapa orang Amerika yg ngga ada hubungan dengan peperangan dibunuh, banyak ekpratrik (pekerja2 asing di ng2 Islam) dibunuh?
Bagaimana menafsir Harbi?
Bagi sebagian Islam, dunia ini Harbi!
251.
CosmicBoy | Juni 29, 2009 at 7:19 am
@ hari,
Jangan jadi manusia SUPERDUNGU.
Sila tanya berdasarkan pengetahuan sdr dari baca-tulis.
Jangan copas.
Gue ngga mau menjawap soalan2 yg dicopas.
Bisa?
1400 tahun, maunya yg enak-enak saja.
Gampang yang ditipuin.
252.
Nurqiyam | Juni 29, 2009 at 11:02 am
@Cosmicboy,say: karena yesus adalah firmannya,tdk diciptakan,tdk terceraikan & tdk terpisahkan dari zat-nya Allah yg Esa itu.
Lukas 6: 12. “PADA Waktu itu pergilah yesus kebukit utk berdoa dan semalam-malaman ia berdoa kepada Allah.”
aneh kenapa Tuhan berdoa kepada tuhan? Berati ada dua tuhan dong bukan 3nitas. Apa sifat ketuhanan yesus sedang luntur,atau dicopot sementara? Aneh
253.
CosmicBoy | Juni 29, 2009 at 12:26 pm
@ Nur,
Muslim, muslim kenapa kalian SUPERDUNGU.
Belajar dulu sistematika ttg Yesus.
Yesus adalah Firman-Nya Allah.
Pernah pada suatu ketika Firman itu menterjemahkan diri sebagai manusia.
Firman yg menterjemahkan diri sebagai manusia diberi nama YESUS.
Maka pada YESUS melekat/qaimah Firman-Nya & manusia-Nya.
Maka kalo ketemu/terbaca dalam Injil, Yesus sedang berdoa, maka yg berdoa ialah manusia-Nya bukan ketuhanan-Nya (Firman-Nya).
Wajarkan dalam kapasitas manusia
Itu sistematikanya.
Gampangkan.
254.
Nurqiam | Juni 30, 2009 at 12:08 am
@Cboy
oo…Jadi kalo yesus berdoa maka yg berdoa manusianya,bukan Tuhannya.
Tapi aneh lho katanya yesus Tuhan kok bisa jadi manusia? Terus sementara yesus jadi manusia lalu Tuhannya siapa?
Rumitkan sistematikanya:o :d
255.
Nuurqiyam | Juni 30, 2009 at 1:04 am
Apakah itu doa: doa adalah permohonan,permintaan,harapan,dll. Yg diajukan kepada Tuhan,lalu siapa Yg berdoa? jawab: makhluk.kepada siapa makhluk berdoa?Jawab: kepada Tuhannya.
yesus berdoa kepada Allah lalu siapa yesus? Jawab: Tuhan. Wah wah kayaknya yg DUNGU kristen deh
256.
Hari | Juni 30, 2009 at 2:56 am
To : Cosmic Boy
Hua … ha … ha … ha … Ada orang ngatain SUPERDUNGU saat NGGAK BISA JAWAB pertanyaan … ? Kalau nggak bisa jawab darimanapun itu pertanyaan … ? Memang nggak bisa jawab saja titik. Kalau jujur akan bilang begini … sebentar yach … Saya akan carikan dalilnya kenapa begitu ? Tolong ditunggu … Atau … mau mengakui bahwa itu salah satunya memang salah dan yang salah nggak usah dibahas lagi ? Apa berani ? Karena menyangkut KITAB SUCI … ? Simpatik kan … ? Sekaligus JUJUR … ? Tanpa harus mengatakan SUPER DUNGU … ?
Soal YESUS yang TUHAN itu. Kata-kata anda sendiri mengatakan seperti ini :
Yesus adalah TUHAN & TETAP TUHAN, sama ada orang Kristen wujud atau tidak, ngerti?
YESUS adalah Tuhan & tetap Tuhan sama ada kalian percaya atau tidak!
karena apa?
Karena Yesus adalah Firman-Nya, Tidak Diciptakan, Tidak Terceraikan & Tidak Terpisahkan dari Dzat-Nya Allah yg Esa itu. Qadim & Qidam serta Qaimah pada Dzat-Nya dalam kekekalan! Ngerti?
Tapi di sisi lain anda juga mengatakan bahwa :
Pernah pada suatu ketika Firman itu menterjemahkan diri sebagai manusia.
Firman yg menterjemahkan diri sebagai manusia diberi nama YESUS.
Maka pada YESUS melekat/qaimah Firman-Nya & manusia-Nya.
Maka kalo ketemu/terbaca dalam Injil, Yesus sedang berdoa, maka yg berdoa ialah manusia-Nya bukan ketuhanan-Nya (Firman-Nya).
Jadi yang namanya YESUS itu adalah MANUSIA, karena Firman yg menterjemahkan diri sebagai manusia diberi nama YESUS, maka saat YESUS berdoa kepada ALLAH adalah YESUS yang MANUSIA, sehingga sesuai dengan :
Lukas 6: 12. “PADA Waktu itu pergilah YESUS kebukit utk berdoa dan semalam-malaman ia berdoa kepada Allah.”
Dari kronologis yang anda sampaikan sendiri, maka YESUS itu bisa MANUSIA dan bisa jadi TUHAN ? Saat kapan YESUS jadi MANUSIA ? Dan saat kapan YESUS jadi TUHAN ?
257.
mazter | Juni 30, 2009 at 3:11 am
@ Nuurqiyam
kenapa ya muslim kalau ditanya selalu ga mau jawab?
seperti kamu ini.
pertanyaan saya belum kamu jawab :
menurut kamu, motivasi orang2 yang membunuh Yesus itu apa?
harap jawab dengan semua pengetahuan kamu
(saya harap kamu bukan lulusan pesantren)
mana?kok belum ada jawaban?malah ngeles??
kabur aja sana kalau ga bisa jawab.
@hari
wah, statement kamu
Siapa yang MERAMPAS suatu HAK maka PERAMPASAN KEMBALI itulah kata yang tepat bagi kembalinya HAK yang ada.
kasar juga ya?
itu ya ajaran dari Awloh?
Awloh kamu kok tidak ada kasihnya??
liat ajaran ALLAH saya
Matius 5:39
Tetapi Aku berkata kepadamu: Janganlah kamu melawan orang yang berbuat jahat kepadamu, melainkan siapapun yang menampar pipi kananmu, berilah juga kepadanya pipi kirimu.
indah benar. beda banget dengan ajaran kamu yang 99 % kekerasan.
sadar lah mas.
manusia ini hidup perlu kasih. bagaimana bisa ada kasih, kalau inti ajaran kamu adalah untuk balas-membalas kejahatan?
Semoga para muslimin dan muslimah diberi petunjuk.
amin
258.
NurQIYAM | Juni 30, 2009 at 4:25 am
@mazter
lho saya tdk tau motivasi pembunuhan itu,karena itukan ajaran kristen,yg jelas yesus mati tdk memintanya bukan?
Nah sekarang anda jawab pertanyaan saya dan saudara hari,silahkan! Please jangan bahas yg lain dulu oke!
259.
mazterall | Juni 30, 2009 at 4:46 am
loh, muslim gini toh.
ditanya malah balas tnya?
repot ya?
promosi blog ya?
http://mazterall.wordpress.com
baru buat nih.
salam
260.
Hari | Juni 30, 2009 at 7:48 am
To : Mazter
Sebelum saya menjawab pertanyaan anda, sepertinya ada sesuatu yang nggak pas nich ? Anda menyebut Awloh yang saya sebut dengan sebutan ALLAH ? Padahal ALLAH yang saya sebut itu adalah TUHAN SEMESTA ALAM, SATU-SATUNYA TUHAN, TIDAK ADA TUHAN SELAIN ALLAH dan TIDAK ADA SEKUTU BAGINYA,
YANG MAHA PENGASIH
YANG MAHA PENYAYANG
YANG MAHA PENCIPTA
YANG MAHA PEMELIHARA
YANG MAHA PEMBERI RIZQY
YANG MAHA TAHU
YANG MAHA MENDENGAR
YANG MAHA KUASA
YANG MAHA PERKASA
YANG MAHA AGUNG
YANG MAHA TINGGI
YANG MAHA BESAR
YANG MAHA BIJAKSANA
YANG MAHA PENGAMPUN
YANG MAHA ADIL
YANG MAHA … MAHA … MAHA … lainnya …
Kalau YANG MAHA … MAHA … MAHA … seperti ini terus diganti sebutannya dari ALLAH menjadi Awloh ? Padahal dia TAHU Awloh itu adalah ALLAH ? Apakah ini bukan perbuatan SOMBONG ? Bukan hanya SOMBONG … ? Tapi SANGAT SOMBONG … ? Terus … kalau orang sudah SANGAT SOMBONG ? Kira-kira … diskusinya … banyak bertaburan FITNAH ataukah berdasarkan DATA, FAKTA dan KRONOLOGIS ? Pembaca yang bisa menilai.
Kita sama-sama menyebut ALLAH ? Dan sebutan ALLAH itu telah saya jelaskan sebagaimana di atas dan itu masih bisa dipanjangkan penjelasannya, tapi untuk sementara itu dulu ? Tapi untuk sebutan ALLAH mazter ? Sepertinya belum menjelaskan bagaimanakah penjelasannya ? Tapi dengan entengnya menyebut ALLAH-nya umat ISLAM dengan Awloh ? Sepertinya u- kasus ini saya menengarai ada masalah dalam penyebutan ALLAH ini ? Jelas ALLAH adalah TUHAN yang ESA; TIADA TUHAN SELAIN ALLAH; TIDAK ADA SEKUTU BAGINYA; TIDAK SERUPA DENGAN DIA; MAHA TINGGI, MAHA AGUNG, MAHA BESAR; Dan MAHA … MAHA … lainnya …
Sedangkan soal KEBAIKAN HATI yang mazter sampaikan itu :
Janganlah kamu melawan orang yang berbuat jahat kepadamu, melainkan siapapun yang menampar pipi kananmu, berilah juga kepadanya pipi kirimu (Matius 5 : 39)
Saya ambilkan contoh adalah soal HAK yang berupa HAK KEPEMILIKAN ? Karena dalam KASUS IRAK dan AFGHANISTAN yang diduduki SEKUTU, hal tersebut juga berkaitan dengan HAK. Kalau mazter punya 2 rumah, satunya di rampas atau di rebut orang JAHAT ? Maka akan dengan enteng saudaraku mazter akan memberikan rumah yang satunya lagi ? (Mudah-mudahan ini BENAR ? Kalau SALAH … Ini ALAMIAH … Begitulah adanya MANUSIA)
Kalau soal arti dari TAMPARAN itu TIDAK BISA di contohkan ke yang lain selain TAMPARAN ? Maka kenapa MENYALAHKAN TINDAKAN MEREBUT HAK KEMBALI yang TERAMPAS tersebut sebagai BENTUK-BENTUK KEKERASAN ? Juga di BLOG lain yang juga beragama sama dengan mazter ini menyatakan bahwa KEMERDEKAAN INDONESIA yang direbut dari BELANDA dengan KEKERASAN ini adalah BENAR bukannya SALAH ? Maka … Jangan … jangan … Tafsiran mazter saja yang nggak pas, sehingga menggunakan ayat tersebut sebagai argumen untuk menentang setiap bentuk kekerasan meskipun bentuk kekerasan itu dapat DIBENARKAN. Hal itu dilakukan hanya untuk mementahkan argumen pendukung-pendukung ISLAM agar kelihatan BAIK dan SUCI … ? Jadinya yang kelihatan adalah HIPOKRIT alias MUNAFIK ? Argumen yang SALAH TEMPAT …
Akan berbeda kalau penggunaan ayat tersebut kalau dihadapkan kepada persoalan ajakan untuk mengikuti suatu ajaran atau agama ? Saat yang diajak ngamuk-ngamuk sehingga memukul atau menampar pipi kiri ? Maka berikanlah pipi kananmu ? Karena kita tahu bahwa orang yang diajak terus ngamuk-ngamuk itu belum tahu akan kebaikan untuk mengikuti ajaran tersebut ? Makanya marah-marah ?
Sepertinya itu dulu mazter tanggapan saya dan saya tunggu jawaban mazter ? Kenapa menyebut ALLAH yang disebut orang ISLAM dengan Awloh ? Dan ALLAH yang mazter sebut itu bagaimana ?
261.
CosmicBoy | Juni 30, 2009 at 10:41 am
@ Nur,
Omong loe buat loe LEBIH SUPER-SUPER DUNGU.
Yesus ==> Keberadaan ketuhanan-Nya BUKANLAH dari tubuh manusia. Keberadaan manusia-Nya BUKANLAH dari TUHAN.
Sila bedakan.
Ngerti?
Bilamana keberadaan manusia-Nya berdoa, ia berdoa kepada TUHAN yang adalah Maha Hadir/Maha Ada/Ada di mana2.
Ada dimana2 termasuklah ADA pada diri Yesus & ADA di mana2 (di sorga, di Yesrusalem, di Afrika, di angkasaraya, di planet lain etc)
Kalo bukan, apa ertinya Maha Hadir, Maha Ada!
Ngerti?
Capekkkkkkkkk deh.
262.
Nuurqiyam | Juni 30, 2009 at 7:27 pm
@cosmicBOY
Tuhan ada dimana2 (disorga,diyerusalem,dst…) termasuklah
263.
Hari | Juli 1, 2009 at 3:28 am
Sudah … sudah … Nggak usah saling mendungu-dungu-kan ? Kasih saja penjelasan, nanti ketahuan kok siapa sebenarnya yang SMART dan siapa yang FOOLISH ?
264.
mazterall | Juli 1, 2009 at 3:30 am
@Hari
Statement kamu bahwa ALLAH:
YANG MAHA PENGASIH
YANG MAHA PENYAYANG
YANG MAHA PENCIPTA
YANG MAHA PEMELIHARA
YANG MAHA PEMBERI RIZQY
YANG MAHA TAHU
YANG MAHA MENDENGAR
YANG MAHA KUASA
YANG MAHA PERKASA
YANG MAHA AGUNG
YANG MAHA TINGGI
YANG MAHA BESAR
YANG MAHA BIJAKSANA
YANG MAHA PENGAMPUN
YANG MAHA ADIL
YANG MAHA … MAHA … MAHA … lainnya …
Saya percaya ALLAH maha segalanya, karena itu Dia bisa menjadi manusia (Yesus)
saya tanya, ALLAH kamu bisa ga jadi manusia? katanya Maha Kuasa??
kalau tidak bisa, maka ALLAH kamu bukanlah ALLAH. tapi AWLOH buatan manusia.
mengerti tidak??
silahkan kamu jawab.
hari :
Dan ALLAH yang mazter sebut itu bagaimana ?
=====> ALLAH yang saya sebut adalah ALLAH yang maha Kuasa dan maha segalanya, tidak bisa didefinisikan oleh manusia (saya heran ada manusia/agama yang mencoba mendefinisikan ALLAH)
mengenai kekerasan, saya tidak ajak kamu lihat kelakuan pengikut agamanya, tetapi lihatlah ajaran tokoh agamanya
Kristen = Yesus
Islam = Muhammad.
Yesus mengajarkan kasih, bahkan demi kasih Dia rela mati di kayu salib.
Muhammad mengajarkan kekerasan dan perang dan poligami.
Terlihat bukan perbedaan kedua agama ini??
Kalau kamu mau mengajak melihat pada pengikutnya, maka saya ajak kamu bercermin juga. lihatlah pada saudara2 kamu yang mengebom. atau lihat pada FPI yang sering menutup gereja atau mengancam gereja.
sebagai sharing saja, dulu waktu saya masih kuliah. saat saya beribadah di gereja saya, tiba2 ada yang melempar batu di gereja saya, lalu saat kami keluar banyak sekali orang2 yang membawa obor juga bersorban seperti para kiai2 yang berteriak2 agar menghentikan ibadah kami. padahal gereja saya sudah ada ijin dari pemerintah. akhirnya gereja kami berpindah tempat karena pendeta saya sering diancam atau mendapat teror.
Bagaimana sobat? apakah itu ajaran agama kamu?
tidak toleransi terhadap agama lain? dan mengakarkan kekerasan dalam hati setiap orang??
salam
265.
Hari | Juli 1, 2009 at 4:43 am
To : mazterall
Ada beberapa pertanyaan yang kamu ajukan kepada saya.
Pertama, soal kepahaman tentang ALLAH ? ALLAH yang mazterall katakan adalah ALLAH yang MAHA … Karena ke MAHAANNYA itu maka DIA bisa jadi MANUSIA (YESUS) ? Sedangkan ALLAHNYA UMAT ISLAM juga MAHA SEGALA-GALANYA dan karena ke MAHAANNYA itu, maka DIA TIDAK SERUPA dengan MAKHLUK CIPTAANNYA, termasuk MANUSIA sekalipun, meskipun itu YEUS, sehingga untuk hal ini maka mazterall katakan itu AWLOH buatan manusia. Jadi tidak berani mengatakan ALLAH.
Kalau konsepnya seperti itu ? Maka ada yang MENGGELITIK untuk diketengahkan, Apakah maksudnya ALLAH yang MAHA SEGALA itu menjadi YESUS ? Itu dulu …
266.
Kurdi | Juli 1, 2009 at 5:39 am
@mazterall
ketika saya sholat jum’at,kebetulan ada saudara muslim kami dari Ambon setelah khatib selesai ceramah Beliau diizinkan utk menyampaikan pepatah dua patah kata :isinya meminta sumbangan karena masjidnya diambon dirusak dan dicoret2 dgn kata2 kotor oleh umat Kristen Ambon… (ini bukan fitnah muslim haram utk fitnah).
“Yesus mengajarkan kasih,bahkan demi kasih Dia rela mati”
267.
CosmicBoy | Juli 1, 2009 at 6:39 am
@ Hari,
KEDUNGUAN itu akibat dr kalian yg mau jawapan kami sejalan dengan jalan pikiran ajaran kalian bukan jalan pikiran para penulis Al-Kitab.
Yesus yg pd azali adalah Firman-Nya yg KEKAL, QADIM, QIDAM, TIDAK DICIPTAKAN & QAIMAH PADA DZAT-NYA. (Itu sejalan dengan Yuhana 1:1-5)
& Firman-Nya telah menterjemahkan diri-Nya sebagai manusia (Yuhana 1:14)
Tapi antara Firman-Nya & tubuh manusia itu ada perbedaan iaitu tidak bercampur baur Dzat Allah & dzat manusia seperti selayaknya & seharusnya.
Tinggal SMART.
268.
CosmicBoy | Juli 1, 2009 at 6:46 am
@ Hari,
Nih, inilah yg dikatakan SUPERDUNGU. Loe kayaknya tidak membandingkan KEMAHAAN ALLAH KRISTEN dgn kalian dlm hal MENJADI MANUSIA!
Yg ditanya, apakah KEMAHAAN ALLAH ISLAM BISA DIBUKTIKAN SPT MENJADI MANUSIA?
Kok jawapnya tidak serupa dengan makhluk?
Itu kan juga keyakinan Kristen bhw dengan menjadi manusia BUKAN BERMAKNA ALLAH TELAH MENJADI MAKHLUK ATAU SERUPA DGN MAKHLUK.
Karena apa?
Karena DZAT ALLAH TERPELIHARA, TIDAK BISA BERUBAH, TIDAK BERCAMPUR DGN dzat manusia/makhluk, ngerti?
Karena itulah Yesus bisa mati (karena dr dzat manusia bukan Dzat Allah).
SUPERDUNGU AMAT SIH KALIAN INI!
269.
CosmicBoy | Juli 1, 2009 at 7:02 am
@ Maz,
BETULLLLLLLLLLLLL
Tapi jawapan dr SUPERDUNGU ialah:
Diberi jawapan ngapa Kristen tidak diperbolehkan membunuh karena ajaran Yesus adalah KASUH, bawa2 lagi para pelaku!
Nih, lihat AJARANNYA BUKAN PARA PELAKUNYA.
Org Kristen yg membunuh, tempatnya di neraka, ngerti?
Beda dgn Islam, Muhammad mengajar PEMBUNUHAN.
Org Islam yg MEMBUNUH disanjung, dihormati, disebut jihadist, disebut syahuda, dibalas dgn pahala/hadiah iaitu SORGA dengan kebebasan ngeseks 72 bidadari.
Maka ajaran BUNUH Muhammad BERLAWANAN dgn ajaran KASIH YESUS.
Ini membuktikan ajaran muhammad bukan kesinambungan/penerus ajaran Yesus malah rekayasa manusia untuk mencapai ambisinya!
Susah amat sih untuk dimengerti.
Maz, kalo dia ini bukan SUPERDUNGU, apa sih? SUPER-SUPER DUNGU kaleeeeeee!
270.
Hari | Juli 1, 2009 at 7:21 am
To : mazterall
Pertanyaan saudaraku u- kekerasan telah di jawab o- saudaraku Kurdi, yaitu dengan menceritakan hal yang sama yang dialami oleh Umat Islam di Ambon yang diperkirakan jumlah penduduknya lebih banyak yang beragama Kristen.
Kalau itu yang diceritakan ? Itu namanya distorsi atas tindakan beragamanya. Hal ini bisa diperluas u- kasus BOSNIA – HERZEGOVINA yang ada di YUGOSLAVIA, dimana kaum MUSLIM BOSNIA ini banyak mendapat tekanan dari penganut agama Nasrani yang berasal dari SERBIA ?
Kekerasan bisa terjadi dimana-mana atas nama apapun ? Tapi yang terjadi biasanya dibalik itu ada perasaan mayoritas atau superioritas atas golongan lainnya ? Bukan begitu mazterall ? Jadi sebenarnya bukan atas nama agama ? Agama hanya dijadikan kedok saja untuk masalah ini agar cepat menarik banyak orang terlibat ? Tapi kalau sendirian … Kutu kupret juga … ? Alias CULUN … ?
Menyambung masalah perbedaan penyebutan ALLAH ISLAM dan ALLAH NASRANI ? Dimana persamaannya adalah SAMA-SAMA MAHA SEGALA-GALANYA … terkecuali (ini perbedaannya) ISLAM TIDAK MENGAKUI bahwa ALLAH jadi YESUS yang manusia itu, sedangkan Umat Kristen mengakui bahwa YESUS itu ALLAH juga ? ISLAM menyebut YESUS itu adalah ISA … Seorang NABI yang MULIA yang memiliki kedudukan tinggi di dunia dan akherat, tapi BUKANNYA TUHAN ?
Terus pertanyaan sebelumnya kenapa TIDAK DIJAWAB ? Yaitu :
Saul [kisah 13:9] lahir di kota Tarsus Cicillia Asia minor ayahnya Yahudi keturunan Benyamin ibunya Romawi.
menjadi jemaat Kristen setelah melihat cahaya di langit yg konon namanya Yesus[kisah 9:3-7] dg bantuan Barnabas Saul diperkenalkan pada murid[pengikut] langsung Yesus.
Barnabas adalah murid Yesus pd urutan pertama dan Saul pd urutan terakhir karena dipilih untuk bekerjasama, jadi Saul bukanlah murid langsung Yesus,kemudian Saul berganti nama menjadi PAULUS setelahberhasil mengambil alih peranan ajaran Yesus.
Paulus inilah yg membuat dogma agama Kristen antara lain:
Konsep :
Tuhan anak
Inkarnasi
Dosa waris
Penyaliban
Penebusan
Konsep kebangkitan
Tuhan Yesus
padahal Paulus sama sekali tidak pernah ketemu/tidak pernah melihat secara langsung dengan Yesus. Jadi kesimpulannya Yesus tidak pernah ketemu/tidak pernah kenal dan tidak pernah melihat yg namanya PAULUS. Paulus bukanlah murid Yesus secara langsung sebagaimana murid /pengikut Yesus yg lainya.
(Kenapa ini saya sampaikan ? Karena di BLOG lain tidak ada yang berani menjawab pertanyaan ini ?
Dan jawabannya malahan menuduh balik kepada si penanya yang berinisial serena ?
Saya kutipkan jawaban atas pertanyaan2 serena ini ?
@Serena..
Orang baik itu bisa bikin suka
Orang baik itu bisa bikin bahagia
Orang jahat itu bikin sengsara
Orang jahat itu,…………. SENANG kalo saudaranya berduka.
Kenapa…?
kamu bertanya
padahal sudah tau jawabnya
Mengapa…?
Karena hanya separuh yang kau baca.
Andai aku mencatatnya
tak mungkin kamu bisa menerima
Jangan kamu merasa
TELAH MELIHAT DUNIA………………..
hanya karena telah bisa bicara bahasa italia…?
Marilah kita
Pakailah sedikit rasa
Supaya damai tercipta.
banyaklah mendengar dan membaca
jangan remehkan jawaban DARI SEMUA SAUDARA……….
kalo kamu merasa bagian dari ORANG INDONESIA
yang berdasarkan PAncasila
yang bukan bedasarkan agama…!
Gracia…!
pilihlah segera
jawaban orang baik dan orang jahat tersedia
Gracia….Orang Italia juga BISA…!
(Ini jawaban dari jurex_katro) Nggak memuaskan kan ?
Barangkali mazterall bisa memberikan jawaban atas pertanyaan serena ini ?
Dan jawaban serena sendiri atas kegenitan pertanyaannya ? Yang membuat kelimpungan penganut agama kristen ?
maaf ya saudara2ku semuanya kalau ada tulisan saya yg tidak baik. karena tulisan tsb ada dlm manuskrip lama dan saya sudah berulang kali menanyakan kepada orang2 yg mengerti masalah tsb tapi jawabanya tidak ada yg pasti, seperti halnya Natal, sewaktu kecil saya tidak boleh tidur terlalu malam nanti Santa nggak mau datang mambawa hadiah, sebelum tidur saya disuruh menggantungkan kaosKaki/Tas dekat pintu paginya kaos kaki/Tas sudah penuh hadiah dan Santa sudah pergi lewat lobang asap[alat pemanas] Santa datang dan pergi lewat jalan lobang asap. itulah yg selalu dijawab orang tua saya setiap Natal tiba.[arep nbantah aku ora wani] wis yo aku arep ngelawat Alm MICHEL JACKSON [nek gak salah jeneng
Muallaf e MIKHAEL]
271.
Kurdi | Juli 1, 2009 at 8:53 am
@mazter yg smart:)
Namamu bukan lagi disebut yakub tetapi Namamu israel dikarenakan kamu telah bergumul kepada Allah dan manusia dan kamu menang (kejadian pasal 32 ayat 28) ayat selanjutnya lalu dengkulnya nabi yakub dikepruk sama Allah…
Beginikah ajaran kristen yg maha kasih,?
272.
Hari | Juli 1, 2009 at 10:20 am
To : mazterall
Kenapa lama ngejawabnya mazterall ? Pusing ?
Kalau masih kurang pusing, maka Ini aku tambahi (yang berasal dari serena juga) tentang DATA dan FAKTA sllsilah YESUS ?
silsilah Yesus versi Matius:Daud– Salomo[1:6]–Yusuf[1:16]–YESUS.
silsilah Yesus versi Lukas: Daud–Nathan[3:31]–Yusuf[3:23]–YESUS.
silsilah selengkapnya versi Matius ada 27 nama sesudah David sampai Yesus.dan versi Lukas ada 42 nama sesudah David sampai yesus.
jadi nenek moyang Yesus sesudah David dlm dua[2] manuskrip tsb. tidak sama dan namanya juga berlainan. antara ke dua silsilah tsb manakah yang….??????
Maksudnya … ? Manakah yang BENAR ?
Kira-kira saudaraku mazterall bisa jawab nggak ya ? Kalau bisa … ? JUJUR nggak ya ? Pembacalah yang bisa menilai … ? Atas kejujuran jawaban mazterall ? (kalau ada)
273.
mazterall | Juli 1, 2009 at 10:45 am
@hari
sabar ya?
saya sibuk dikejar deadline tugas hari ini.
besok akan saya jawab semua.
tapi mengenai pertanyaan kurdi dan hari pada 271 dan 272 saya malas jawab.
cari aja di google.
sudah banyak yang jawab
tinggal cari
274.
mazterall | Juli 2, 2009 at 6:13 am
@hari
statement kamu
======>hei bung, saya tidak tanya ALLAH itu serupa dengan manusia atau tidak. saya hanya bilang ALLAH saya mahakuasa sehingga dapat menjadi manusia.
sekarang jawab pertanyaan saya, Awloh kamu bisa jadi manusia tidak??
saya tidak butuh jawaban lain (ada muslim yang bilang Awloh tidak perlu jadi manusia) tetapi saya tidak tanya itu. saya tanya Awloh kamu bisa jadi manusia tidak??
275.
mazterall | Juli 2, 2009 at 6:18 am
@hari dan kurdi
pertanyaan kamu di 271 dan 272 cari aja d google.
males ngetiknya.
banyak soalnya.
kamu bisa kan cari sendiri?
atau bener yang dikatakan cosmicboy? kalian super-super dungu
276.
Hari | Juli 2, 2009 at 8:14 am
Saya hanya menjadi SAKSI bahwa mazterall bilang bahwa ALLAH saya (ALLAH mazterall) mahakuasa sehingga dapat menjadi manusia. Ini yang saya SAKSIKAN dengan sebenar-benar PERSAKSIAN bahwa ALLAH kamu dapat menjadi manusia.
ALLAH yang MENCIPTAKAN MANUSIA –dan KITA SEPAKAT mengenai hal itu– maka buat apa ALLAH menjadi manusia ? Manusia yang banyak menciptakan sesuatu dengan segala kemampuannya PASTI tidak mau menjadi CIPTAAN-nya sendiri, karena sesuatu yang MENCIPTAKAN lebih tinggi dari yang diciptakan.
Untuk itu marilah kita runut data-data perjalanan para NABI sebagai berikut ? Dimana data-data dan fakta-fakta yang bisa membuat ALUR yang KONSISTEN, sehingga saat ada KEJADIAN yang nggak KONSISTEN, maka akan timbul pertanyaan KENAPA ? Dan orang akan bisa menginterpretasikan sendiri.
U- mengatasi keingkaran Umat Noah, maka ALLAH dengan segala kekuasaannya menenggelamkan umat NOAH dengan banjir teramat sangat besar atau jaman es. Manusia musnah, terkecuali umat NOAH yang ikut dalam bahtera bersama Nabi NUH.
U- menghancurkan NAMRUDZ yang merupakan RAJA DIRAJA, ALLAH mengutus Ibrahim sebagai UTUSANNYA, maka NAMRUDZ KALAH.
U- menghancurkan FIR’AUN yang di dukung oleh KONGLO QARUN dan POLITISI HAMMAN, maka ALLAH mengutus MUSA u- menjadi UTUSANNYA, maka FIR’AUN dan para pendukungnya ditenggelamkan di lautan.
U- membuat umat di jaman Nabi ISA taat kepada ALLAH, maka ALLAH UTUS ISA sebagai utusannya, dan sebagian manusia PERCAYA bahwa ISA itu YESUS yang adalah TUHAN ? Yang akhirnya di salib dan ternyata dengan penyaliban YESUS ini TIDAK ADA AZAB kepada kaum yang MENYALIB. Kejadian ini memberikan arti akan kekalahan YESUS.
Di saat kaum kafir, munafik dan fasik di Mekah MERAJALELA, maka ALLAH utus MOHAMMAD sebagai UTUSANNYA untuk mentaatkan kaum perusak tersebut kepada ALLAH ? Berhasil, bahkan pengaruhnya MELUAS sampai ke SPAIN, INDONESIA, AFRIKA TIMUR dan AFRIKA BARAT ? Dan sekarang sampai ke seluruh dunia.
Dari kronolgis para NABI tersebut, ternyata ada DISTORSI di saat Nabi ISA yang akhirnya di sebut YESUS ini ? Tuhan langsung yang mengajak manusia untuk TAAT ke DIRINYA ? Di salib ? Tanpa adanya ADZAB dari ALLAH ? Luar biasa … !!! Tuhan di salib ? Tidak ada bencana di dunia ini ? Bukankah ini suatu KEKALAHAN TELAK ?
Maka untuk itulah pertanyaan 271 diluncurkan ? Dimana PAULUS lah yang banyak membuat konsep :
Tuhan anak
Inkarnasi
Dosa waris
Penyaliban
Penebusan
Konsep kebangkitan
Tuhan Yesus
Saat dibuatkan kronologis … Hanya oleh MANUSIA saja yang bergelar NABI, ALLAH bisa kalahkan RAJA DIRAJA yang KEMAHARAJAANNYA begitu besarnya ? Ibrahim dengan NAMRUDZ-nya dan Musa dengan FIR’AUN-nya. Tapi begitu TUHAN TURUN LANGSUNG menjadi YESUS ? Malah KALAH ? (Karena di salib). Kenapa yach ? TUHAN kok KALAH ?
Jadi hal ini sama dengan cerita saudaraku Kurdi di atas, dimana :
Namamu bukan lagi disebut yakub tetapi Namamu israel dikarenakan kamu telah bergumul kepada Allah dan manusia dan kamu menang (kejadian pasal 32 ayat 28) ayat selanjutnya lalu dengkulnya nabi yakub dikepruk sama Allah…
Padahal pertanyaan 271 dan 272 itu jawabannya Ya dan Tiidak ? Tapi justru itu seperti BUAH SIMALAKAMA ? Jawaban apapun SERBA SALAH. Bukan begitu mazterall ? Dan agar jangan sampai MALU, maka disuruhlah mencari di GOOGLE ? Padahal kalau sudah ada di GOOGLE ? Mudah sekali kan ? Copas-nya ? (Mengambil istilahnya saudaraku CosmicBoy). Tinggal copy … Terus paste-kan ke jawaban mazterall di sini ?
277.
Hari | Juli 2, 2009 at 9:57 am
To : mazterall and CosmicBoy
Allah yang MAHA … MAHA … MAHA SEGALA-GALANYA itu bagi kalian bisa jadi manusia yang berwujud YESUS.
Kronologis peristiwa …
Para NABI itu di dukung ALLAH … Menang
Sedangkan saat ALLAH menjadi YESUS … KALAH sama kekuasaan ROMAWI, makanya di SALIB ? Lho TUHAN kok KALAH ?
Setelah YESUS ada MOHAMMAD menjadi NABI ? Tapi kalian NGGAK PERCAYA ? Nggak maksa kok ? Free saja ? Mau percaya atau tidak ? Yang jelas ada masa ke-emasan ISLAM sekian ratus TAHUN yang tersebar di sejumlah belahan dunia dan tetap akan menyebar sampai akhir jaman alias KIAMAT.
MOHAMMAD SAW membawa BUKTI OTENTIK … :
Al-QUR’AN sebagai kitab suci yang merupakan FIRMAN ALLAH SWT dalam bahasa ARAB (karena memang MOHAMMAD adalah ORANG ARAB). Yang dikumpulkan sebagai bukti tertulis dari jaman khalifah I Abu Bakar dan di sahkan di jaman khalifah III Usman bin Affan sebagai pegangan UMAT ISLAM kapanpun dan dimanapun.
HADITS NABI yang merupakan pegangan lainnya selain Al-QUR’AN, yang dikumpulkan 200 tahun kemudian oleh para pemeluk agama Islam yang sangat sholeh yang membedakan dengan FIRMAN ALLAH dalam Al-QUR’AN, karena Hadist ini merupakan perkataan dan perbuatan Nabi MOHAMMAD SAW :
* 1 Struktur Hadits
Struktur Hadits
Secara struktur hadits terdiri atas dua komponen utama yakni sanad/isnad (rantai penutur) dan matan (redaksi).
Contoh:Musaddad mengabari bahwa Yahyaa sebagaimana diberitakan oleh Syu’bah, dari Qatadah dari Anas dari Rasulullah SAW bahwa beliau bersabda:”Tidak sempurna iman seseorang di antara kalian sehingga ia mencintai untuk saudaranya apa yang ia cintai untuk dirinya sendiri” (Hadits riwayat Bukhari)
o 1.1 Sanad
Sanad ialah rantai penutur/perawi (periwayat) hadits. Sanad terdiri atas seluruh penutur mulai dari orang yang mencatat hadits tersebut dalam bukunya (kitab hadits) hingga mencapai Rasulullah. Sanad, memberikan gambaran keaslian suatu riwayat. Jika diambil dari contoh sebelumnya maka sanad hadits bersangkutan adalah
Al-Bukhari -> Musaddad -> Yahyaa -> Syu’bah -> Qataadah -> Anas -> Nabi Muhammad SAW.
Sebuah hadits dapat memiliki beberapa sanad dengan jumlah penutur/perawi bervariasi dalam lapisan sanadnya, lapisan dalam sanad disebut dengan thaqabah. Signifikansi jumlah sanad dan penutur dalam tiap thaqabah sanad akan menentukan derajat hadits tersebut, hal ini dijelaskan lebih jauh pada klasifikasi hadits.
Jadi yang perlu dicermati dalam memahami Al Hadits terkait dengan sanadnya ialah :
* Keutuhan sanadnya
* Jumlahnya
* Perawi akhirnya
o 1.2 Matan
Matan ialah redaksi dari hadits. Dari contoh sebelumnya maka matan hadits bersangkutan ialah:
“Tidak sempurna iman seseorang di antara kalian sehingga ia mencintai untuk saudaranya apa yang ia cintai untuk dirinya sendiri”
Terkait dengan matan atau redaksi, maka yang perlu dicermati dalam mamahami Al Hadist ialah :
* ujung sanad sebagai sumber redaksi, apakah berujung pada Nabi Muhammad atau bukan
* matan hadist itu sendiri dalam hubungannya dengan hadist lain yang lebih kuat sanadnya (apakah ada yang melemahkan atau menguatkan) dan selanjutnya dengan ayat dalam Al Quran (apakah ada yang bertolak belakang).
* 2 Klasifikasi Hadits
Hadits dapat diklasifikasikan berdasarkan beberapa kriteria yakni bermulanya ujung sanad, keutuhan rantai sanad, jumlah penutur (periwayat) serta tingkat keaslian hadits (dapat diterima atau tidaknya hadits bersangkutan)
o 2.1 Berdasarkan ujung sanad
Berdasarkan klasifikasi ini hadits dibagi menjadi 3 golongan yakni marfu’ (terangkat), mauquf (terhenti) dan maqtu’ :
* Hadits Marfu’ adalah hadits yang sanadnya berujung langsung pada Nabi Muhammad SAW (contoh:hadits sebelumnya)
* Hadits Mauquf adalah hadits yang sanadnya terhenti pada para sahabat nabi tanpa ada tanda-tanda baik secara perkataan maupun perbuatan yang menunjukkan derajat marfu’.
Contoh: Al Bukhari dalam kitab Al-Fara’id (hukum waris) menyampaikan bahwa Abu Bakar, Ibnu Abbas dan Ibnu Al-Zubair mengatakan: “Kakek adalah (diperlakukan seperti) ayah”.
Namun jika ekspresi yang digunakan sahabat seperti “Kami diperintahkan..”, “Kami dilarang untuk…”, “Kami terbiasa… jika sedang bersama rasulullah” maka derajat hadits tersebut tidak lagi mauquf melainkan setara dengan marfu’.
* Hadits Maqtu’ adalah hadits yang sanadnya berujung pada para Tabi’in (penerus).
Contoh hadits ini adalah: Imam Muslim meriwayatkan dalam pembukaan sahihnya bahwa Ibnu Sirin mengatakan: “Pengetahuan ini (hadits) adalah agama, maka berhati-hatilah kamu darimana kamu mengambil agamamu”.
Keaslian hadits yang terbagi atas golongan ini sangat bergantung pada beberapa faktor lain seperti keadaan rantai sanad maupun penuturnya. Namun klasifikasi ini tetap sangat penting mengingat klasifikasi ini membedakan ucapan dan tindakan Rasulullah SAW dari ucapan para sahabat maupun tabi’in dimana hal ini sangat membantu dalam area perdebatan dalam fikih ( Suhaib Hasan, Science of Hadits).
o 2.2 Berdasarkan keutuhan rantai/lapisan sanad
Berdasarkan klasifikasi ini hadits terbagi menjadi beberapa golongan yakni Musnad, Munqati’, Mu’allaq, Mu’dal dan Mursal. Keutuhan rantai sanad maksudnya ialah setiap penutur pada tiap tingkatan dimungkinkan secara waktu dan kondisi untuk mendengar dari penutur diatasnya.
Ilustrasi sanad :
Pencatat Hadits -> penutur 4-> penutur 3-> penutur 2 (tabi’in)-> penutur 1(Para sahabat)-> Rasulullah SAW
* Hadits Musnad, sebuah hadits tergolong musnad apabila urutan sanad yang dimiliki hadits tersebut tidak terpotong pada bagian tertentu. Yakni urutan penutur memungkinkan terjadinya transfer hadits berdasarkan waktu dan kondisi.
* Hadits Mursal. Bila penutur 1 tidak dijumpai atau dengan kata lain seorang tabi’in menisbatkan langsung kepada Rasulullah SAW (contoh: seorang tabi’in
(penutur2) mengatakan “Rasulullah berkata” tanpa ia menjelaskan adanya sahabat yang menuturkan kepadanya).
* Hadits Munqati’ . Bila sanad putus pada salah satu penutur yakni penutur 4 atau 3
* Hadits Mu’dal bila sanad terputus pada dua generasi penutur berturut-turut.
* Hadits Mu’allaq bila sanad terputus pada penutur 4 hingga penutur 1
(Contoh: “Seorang pencatat hadits mengatakan, telah sampai kepadaku bahwa Rasulullah mengatakan….” tanpa ia menjelaskan sanad antara dirinya hingga
Rasulullah).
o 2.3 Berdasarkan jumlah penutur
Jumlah penutur yang dimaksud adalah jumlah penutur dalam tiap tingkatan dari sanad, atau ketersediaan beberapa jalur berbeda yang menjadi sanad hadits tersebut. Berdasarkan klasifikasi ini hadits dibagi atas hadits Mutawatir dan hadits Ahad.
* Hadits mutawatir, adalah hadits yang diriwayatkan oleh sekelompok orang dari beberapa sanad dan tidak terdapat kemungkinan bahwa mereka semua sepakat untuk berdusta bersama akan hal itu. Jadi hadits mutawatir memiliki beberapa sanad dan jumlah penutur pada tiap lapisan (thaqabah) berimbang. Para ulama berbeda pendapat mengenai jumlah sanad minimum hadits mutawatir (sebagian menetapkan 20 dan 40 orang pada tiap lapisan sanad). Hadits mutawatir sendiri dapat dibedakan antara dua jenis yakni mutawatir lafzhy (redaksional sama pada tiap riwayat) dan ma’nawy (pada redaksional terdapat perbedaan namun makna sama pada tiap riwayat)
* Hadits ahad, hadits yang diriwayatkan oleh sekelompok orang namun tidak mencapai tingkatan mutawatir. Hadits ahad kemudian dibedakan atas tiga jenis
antara lain :
o Gharib, bila hanya terdapat satu jalur sanad (pada salah satu lapisan terdapat hanya satu penutur, meski pada lapisan lain terdapat banyak penutur)
o Aziz, bila terdapat dua jalur sanad (dua penutur pada salah satu lapisan)
o Mashur, bila terdapat lebih dari dua jalur sanad (tiga atau lebih penutur pada salah satu lapisan) namun tidak mencapai derajat mutawatir.
o 2.4 Berdasarkan tingkat keaslian hadits
Kategorisasi tingkat keaslian hadits adalah klasifikasi yang paling penting dan merupakan kesimpulan terhadap tingkat penerimaan atau penolakan terhadap hadits tersebut. Tingkatan hadits pada klasifikasi ini terbagi menjadi 4 tingkat yakni shahih, hasan, da’if dan maudu’
* Hadits Shahih, yakni tingkatan tertinggi penerimaan pada suatu hadits.Hadits shahih memenuhi persyaratan sebagai berikut:
1. Sanadnya bersambung;
2. Diriwayatkan oleh penutur/perawi yg adil, memiliki sifat istiqomah, berakhlak baik, tidak fasik, terjaga muruah (kehormatan)-nya, dan kuat ingatannya.
3. Matannya tidak mengandung kejanggalan/bertentangan(syadz) serta tidak ada sebab tersembunyi atau tidak nyata yg mencacatkan hadits .
* Hadits Hasan, bila hadits yg tersebut sanadnya bersambung, diriwayatkan oleh rawi yg adil namun tidak sempurna ingatannya, serta matannya tidak syadz serta cacat.
* Hadits Dhaif (lemah), ialah hadits yang sanadnya tidak bersambung (dapat berupa mursal, mu’allaq, mudallas, munqati’ atau mu’dal)dan diriwayatkan oleh orang yang tidak adil atau tidak kuat ingatannya, mengandung kejanggalan atau cacat.
* Hadits Maudu’, bila hadits dicurigai palsu atau buatan karena dalam sanadnya dijumpai penutur yang memiliki kemungkinan berdusta.
o 2.5 Jenis-jenis lain
Adapun beberapa jenis hadits lainnya yang tidak disebutkan dari klasifikasi di atas antara lain:
* Hadits Matruk, yang berarti hadits yang ditinggalkan yaitu Hadits yang hanya dirwayatkan oleh seorang perawi saja dan perawi itu dituduh berdusta.
* Hadits Mungkar, yaitu hadits yang hanya diriwayatkan oleh seorang perawi yang lemah yang bertentangan dengan hadits yang diriwayatkan oleh perawi
yang terpercaya/jujur.
* Hadits Mu’allal, artinya hadits yang dinilai sakit atau cacat yaitu hadits yang didalamnya terdapat cacat yang tersembunyi. Menurut Ibnu Hajar Al Atsqalani bahwa hadis Mu’allal ialah hadits yang nampaknya baik tetapi setelah diselidiki ternyata ada cacatnya. Hadits ini biasa juga disebut Hadits Ma’lul (yang dicacati) dan disebut Hadits Mu’tal (Hadits sakit atau cacat)
* Hadits Mudlthorib, artinya hadits yang kacau yaitu hadits yang diriwayatkan oleh seorang perawi dari beberapa sanad dengan matan (isi) kacau atau tidaksama dan kontradiksi dengan yang dikompromikan
* Hadits Maqlub, yakni hadits yang terbalik yaitu hadits yang diriwayatkan oleh perawi yang dalamnya tertukar dengan mendahulukan yang belakang atau
sebaliknya baik berupa sanad (silsilah) maupun matan (isi)
* Hadits Munqalib, yaitu hadits yang terbalik sebagian lafalnya hingga pengertiannya berubah
* Hadits Mudraj, yaitu hadits yang mengalami penambahan isi oleh perawinya
* Hadits Syadz, Hadits yang jarang yaitu hadits yang diriwayatkan oleh perawi orang yang terpercaya yang bertentangan dengan hadits lain yang diriwayatkan dari perawi-perawi yang lain.
* Hadits Mudallas, disebut juga hadits yang disembunyikan cacatnya. Yaitu Hadits yang diriwayatkan oleh melalui sanad yang memberikan kesan seolah-olah tidak ada cacatnya, padahal sebenarnya ada, baik dalam sanad atau pada gurunya. Jadi Hadits Mudallas ini ialah hadits yang ditutup-tutupi kelemahan sanadnya.
Bagaimana dengan Injil yang Empat ?
Yang ada cuma matan, sama sekali tidak ada sanad, jadi sangat jauh kualitas keasliannya dibandingkan dengan Hadits yang paling rendah mutunya, lebih rendah dari Hadits Mudraj (mengalami perubahan isi) dan Hadits Mudallas (yang ditutup-tutupi kelemahannya).
Sumber : http://osdir.com/ml/culture.religion.healer.mayapada/2007-03/msg00203.html
Itulah kalau ALLAH yang sebenar-benarnya yang TIDAK PERNAH MENJADI YESUS yang MANUSIA itu ? Maka akan mudah membersihkan segala sesuatunya. Kalau FIRMAN ALLAH ya adanya di Al-QUR’AN dan kalau SABDA atau PERBUATAN NABI adanya ya di HADIST yang memiliki struktur yang rumit itu ? Demi kemurnian atau keaslian, benar tidaknya NABI MOHAMMAD SAW berkata atau berbuat seperti itu ?
Kalau Al-QUR’AN, karena FIRMAN ALLAH, maka ALLAH SWT yang menjaganya yang kemurniannya tetap terjaga OTENTISITASNYA untuk 2 kategori :
1. Dari sisi waktu; Sejak jaman Nabi MOHAMMAD SAW sd sekarang Al-QUR’AN tidak akan pernah berubah dan tidak ada yang bisa mengubahnya.
2. Dari sisi geografis;
a. Dari 0 derajat BT sd 180 derajat BT dan 0 derajat BB sd 180 derajat BB
b. Dari 0 derajat LU sd 90 LU dan 0 derajat LS sd 90 derajat LS
Perkembangannya hanya dengan menambahkan bahasa lokal di samping bahasa ARABnya. Jadi muncul DWI BAHASA. (Bahasa ARAB dan Bahasa lokal). Tidak bisa langsung diterjemahkan ke hanya bahasa lokal saja tanpa mengikutkan bahasa ARAB-nya. Kenapa ? Hanya ALLAH dan RASULNYA –Nabi MOHAMMAD SAW– yang tahu. Secara kasat mata, kalau langsung diterjemahkan ke bahasa lokal tanpa mengikutkan bahasa ARAB-nya, maka KEMURNIAN dan ke-OTENTIKAN tersebut akan SIRNA, maka karena OTENTIK dan MURNI itu UMAT ISLAM berlomba-lomba untuk membaca Al-QUR’AN dalam bahasa ARAB-nya bukan dalam bahasa lokalnya agar bisa menambah pahala. Hebat …. Kalau bukan dari ALLAH, TUHAN SEMESTA ALAM, SATU-SATUNYA TUHAN, TIDAK ADA TUHAN SELAIN ALLAH dan TIDAK ADA SEKUTU BAGINYA,
YANG MAHA PENGASIH
YANG MAHA PENYAYANG
YANG MAHA PENCIPTA
YANG MAHA PEMELIHARA
YANG MAHA PEMBERI RIZQY
YANG MAHA TAHU
YANG MAHA MENDENGAR
YANG MAHA KUASA
YANG MAHA PERKASA
YANG MAHA AGUNG
YANG MAHA TINGGI
YANG MAHA BESAR
YANG MAHA BIJAKSANA
YANG MAHA PENGAMPUN
YANG MAHA ADIL
YANG MAHA … MAHA … MAHA … lainnya …
Tidak MUNGKIN Al-QUR’AN bisa TERJAGA dan TERLINDUNGI dari TANGAN-TANGAN JAHIL yang ingin MERUBAH dengan mengurangi, menambah atau mengubah arti dan maknanya. Allahu Akbar …
278.
CosmicBoy | Juli 3, 2009 at 1:13 am
@ Hari,
Please dehhhh, jangan ngeles.
Jawap aja pertanyaan Maz, bisa ngga?
Bisa ngga Alah kalian menjadi manusia?
Lupakan yang lain.
279.
Hari | Juli 3, 2009 at 3:07 am
To : CosmicBoy
Yang TAK TERBATAS kok jadi TERBATAS ? ALLAH yang MAHA … SEGALA-GALANYA … Kenapa jadi MANUSIA ya ? Maksudnya apa TUHAN menjadi MANUSIA itu ? Jangan-jangan persepsi atau pemikiran itu dibangun o- orang-orang yang memang suka mengubah-ngubah KITAB SUCI ? Sebagaimana si PAULUS itu ? Yang reputasinya SUKA DUSTA ? Nggak percaya nich buktinya :
Mengenai suku bangsa-nya, ia Paulus sendiri memberikan iawaban sebagai berikut:
1. Ia adalah orang Rum, dalam keterangannya kepada orang
Rum. (Kisah rasul-rasul 16:37)
2. Ia adalah orang Yahudi, dalam keterangannya kepada orang
Yahudi. (Kisah rasul-rasul 22:2)
3. Ia adalah orang Parisi, dalam keterangannya kepada orang
Parisi. (Kisah rasul-rasul 23:6)
Menurut definisi ilmu jiwa, maka bila saja seseorang memberikan dua buah keterangan, dan kedua-duanya tidak sama, artinya manusia itu tengah berdusta. Paulus saya kira
menyadari dustanya ini, sebab dikemudian hari ia bahkan
menekankan kepada pengikut-pengikutnya untuk berbuat
demikian seperti katanya dalam Korintus I: 9:21: yang
bunyinya, berbuatlah seperti Yahudi dihadapan orang Yahudi,
dan berbuatlah seperti Gerika dihadapan orang-orang Gerika.
Ia kemudian dengan sombongnya mengatakan: Bila dustaku ini
melimpahkan kepada kemuliaan Allah, adakah aku ini masih
akan dihukumkan pula? (Rum 3:7)
bukankah ia ahli dusta?? ( memutar balikkan fakta )
Pribadi Paulus telah kita kenal. Ia bukan saja ahlhi putar
balik yang baik, tetapi iapun seorang yang keras kepala. Ia
dengan bangganya pula menulis, bahwa ia tidak mau tunduk
kepada suatu hukum apapun dan begitulah katanya, bahwa
segala sesuatu halal baginya, meskipun segala sesuatunya itu
belum tentu berfaedah. Keterangan dustanya ini
berlarut-larut terus, sehingga kita dapatkan pula nanti,
pada waktu ia menerima “panggilan Ilhami,” menurut
keterangannya yang pertama, ia tidak menampak apa-apa,
menurut keterangan kedua ia melihat cahaya. (Kisah
rasul-rasul 9:4 dan 22:9). Menurut keterangannya yang
pertama pula ia sendiri saja yang mendengarkan suara itu,
menurut keterangannya yang kedua, katanya kami semuanya
mendengarkan. (Kisah rasuh-rasul 9:4 dan 21:9, menurut
keterangannya yang pertama pula ia mengatakan bahwa ia
sendiri yang jatuh, menurut keterangan yang kedua ia
mengatakan “kami semuanya rebah.” Lho, dia buta, tetapi ia
dapat melihat dengan jelas kawan-kawannya pada berjatuhan,
aneh sekali bukan? (Kisah rasul-rasul 9:4 dan 26:14)
Padahal PAULUS ini bukan murid YESUS langsung, tapi beraninya dia mengubah sejumlah fakta dengan memuat konsep tentang :
Tuhan anak
Inkarnasi
Dosa waris
Penyaliban
Penebusan
Konsep kebangkitan
Tuhan Yesus
Seorang PEMBOHONG model PAULUS seperti ini yang anda ikuti saudaraku CosmicBoy ? Bahkan dengan PD-nya saudaraku mendungu-dungukan orang lain ?
Terus kalau seseorang itu sedemikian mudahnya BERBOHONG, maka konsep-konsep berikutnya tentang :
Tuhan anak
Tuhan Yesus
Apakah bisa anda percayai ?
Yang mana saudara CosmicBoy dan mazterall dengan sedemikian PD-nya menyatakan bahwa ALLAH bisa jadi MANUSIA, karena ALLAH itu MAHA SEGALA-GALANYA … sehingga bisa saja jadi manusia ? Padahal konsep ini berasal dari PAULUS yang PEMBOHONG ? Sebagaimana data dan fakta yang dikemukakan berdasarkan Bible saudara sendiri ? Masih juga dipercaya ? Itu namanya HAK AZASI MANUSIA ? Pilihan jalan lurus yang benar TERBENTANG dengan TERANG dan begitu mudah dicapainya … ?
280.
mazterall | Juli 3, 2009 at 5:59 am
@hari
masalah ALLAH bisa jadi manusia atau tidak kok tidak kamu jawab mas??
malah bicara yang lain.
gampang kan, tinggal jawab ya atau tidak
untuk lebih jelas tentang TUHAN bisa jadi apa saja karena Dia mahakuasa lihat disini
http://jelasnggak.wordpress.com/2009/07/02/apakah-tuhn-bisa-membuat-dirinya-sendiri-menjadi-bukan-tuhn/
281.
stephen | Juli 3, 2009 at 6:00 am
Kristian pada dasarnya ada 3 kategori pada pandangan luar saya.
282.
stephen | Juli 3, 2009 at 6:02 am
Salah satu kategori ialah aliran cosmicboy dan mazterall dan msim.
283.
stephen | Juli 3, 2009 at 6:05 am
Aliran kedua ialah di Mesir iskandariah. Mereka ialah ortodoks. Kata mereka, aliran cosmicboy, mazterall dan msim adalah sesat. Tapi kata aliran cosmicboy, mazteraal dan msim kata mereka ortodoks itulah sesat..
284.
mazterall | Juli 3, 2009 at 6:11 am
@stephen
maksud kamu bung??
285.
Hari | Juli 3, 2009 at 7:48 am
CosmicBoy and mazterall … Inginnya ada jawaban tentang ALLAH yang MAHA SEGALA-GALANYA itu BISA menjadi MANUSIA ? Maksudnya ? Kalau membenarkan bahwa ALLAH BISA menjadi MANUSIA ? Maka akan Benarlah YESUS sebagai TUHAN, tapi kalau ALLAH tidak bisa menjadi manusia, maka ALLAH TIDAK MAHA ? Begitu kan maksudnya Saudaraku CosmicBoy dan mazterall ?
Kalau ALLAH yang MAHA SEGALA-GALANYA itu jadi MANUSIA ? Maksudnya apa ? Sudah YAKIN bahwa ALLAH bisa jadi manusia dalam wujud YESUS …. ? Dalam pengabarannya … DISALIB sama KEKUASAAN ROMAWI ? TUHAN kok DISALIB ? Jadi ? YESUS masih KALAH HEBAT donk dibandingkan dengan MUSA yang mengalahkan FIR’AUN — Raja Diraja — atau IBRAHIM (ABRAHAM) atas NAMRUDZ ? Yang juga Raja Diraja ? Padahal MUSA dan IBRAHIM itu manusia, seperti kita-kita ini ? Jadi sebenarnya, siapakah yang MEMUTAR BALIKAN LOGIKA dalam KONSEPSI KEMAHAANNYA ALLAH ?
Kalau mengikuti LOGIKA Saudaraku CosmicBoy dan mazterall ? Maka BISA juga ALLAH jadi SAPI atau TIKUS ? Kenapa mesti HARUS jadi YESUS … Terus berhenti … NGGAK JADI SIAPA-SIAPA lagi ? Atau APA-APA lagi ? Namanya juga ALLAH itu MAHA SEGALA-GALANYA ? Makanya mau-maunya DIA donk ? Mau jadi apa kek ? Apakah ini BUKAN suatu KESESATAN ? ALLAH yang BISA MENCIPTAKAN BIG BANG sebagai ASAL MUASAL ALAM SEMESTA yang begitu … RRRRRUUUUAAAARRRR BIASANYA, ternyata dalam suatu waktu tertentu MENJELMA menjadi YESUS yang akhirnya DISALIB ? Subhanallah (MAHA SUCI ALLAH) dari KEDZALIMAN PERSANGKAAN mereka.
Tapi mereka (kaum KRISTEN) ini saat ALLAH menunjuk MOHAMMAD sebagai NABINYA … Eeeehhhh … NGGAK PERCAYA ? Dengan segala argumentasinya. Pokoknya KEBENARAN itu BERHENTI sampai di YESUS yang merupakan TUHAN berwujud manusia itu ? Kenapa ? Inilah EGO bagi kepemilikan kebenaran.
Perbandingannya :
YESUS …
– NGANTUK NGGAK ?
– TIDUR NGGAK ?
– Adakah CIPTAANNYA yang berupa makhluk hidup ? Hidup dan berkembang biak sampai saat ini ?
– Adakah YESUS bisa menciptakan ada dari ketiadaan ?
Ternyata YESUS
– NGANTUK juga
– TIDUR juga
– TIDAK BISA MENCIPTAKAN apapun dari KETIADAAN yang CIPTAANNYA itu terintegrasi dengan CIPTAAN ALLAH yang sudah ada.
Nah yang NGURUS SEMUA URUSAN MAKHLUK hidup ini siapa ? Yang merotasikan benda-benda angkasa sesuai dengan garis edarnya, tanpa menyalahi hukum itu ? Siapa ? ALLAH kan ?
Yang SATU yakin bahwa ALLAH BISA dan PERNAH MEWUJUD dalam bentuk MANUSIA yaitu YESUS, sedangkan yang lain, ALLAH adalah MAHA SEGALA-GALANYA dan dalam KEMAHAANNYA itu DIA TIDAK PERNAH SERUPA dengan SATUPUN MAKHLUK CIPTAANNYA. Itu yang MEMBEDAKANNYA dan ternyata PERBEDAANNYA itu sepertinya kecil tapi MENDASAR. Cukuplah ALLAH yang menjadi SAKSI atas keyakinan ini dan ALLAH mengetahui bahwa yang inisialnya Hari ini TETAP MENG-ESA-KAN DIA dan BERSAKSI bahwa TIDAK ADA TUHAN YANG LAIN SELAIN ALLAH, DIALAH SATU-SATUNYA TUHAN, TIDAK ADA SEKUTU BAGINYA. DIALAH TUHAN SATU-SATUNYA YANG PATUT DISEMBAH, TIDAK ADA YANG LAIN; Dan Saya juga bersaksi bahwa Mohammad adalah UTUSAN ALLAH yang menyampaikan ke ESAAN tentang ALLAH dan mengajarkan cara beribadat kepada ALLAH.
286.
stephen | Juli 3, 2009 at 7:50 am
Maksud saya, umat kristian harus mengakui bahawa kristian di dunia ini bukan hanya katolik, protestant, methodist, basel, SDA, GYB, bethany dan SIB sahaja…
Tidak mengapa, sila ke wikipedia dulu. Check2 di sana.. Yang berkenaan… Ianya tidak memakan masa dua tiga hari tapi lama… Anda akan faham maksud saya.. Ianya berkenaan sejarah Persidangan Nesia 325TM. Ianya akan mengimbas sejarah gereja 1684 tahun yang lalu.
287.
stephen | Juli 3, 2009 at 7:53 am
Hari, cukup!!! Anda tidak tahu apa yang anda katakan..
288.
Pumpkin | Juli 3, 2009 at 1:20 pm
@ HARI
Bukan hanya itu bro, Yesus juga suka mengusir pedagang kaki-5 di pasar yang sedang mencari makan, dengan menggunakan cambuk (kayak Trantib aje! (^_^)).
“Lalu Yesus masuk ke Bait Allah dan mulailah Ia mengusir semua pedagang di
situ.” (Lukas 19:45)
“Ketika hari raya Paskah orang Yahudi sudah dekat, Yesus berangkat ke
Yerusalem. Dalam hati suci didapatiNya pedagang-pedagang lembu, kambing,
domba, dan merpati, dan penukar-penukar uang duduk di situ. Ia membuat
cambuk dari tali lalu mengusir mereka semua dari Bait suci dengan semua
kambing domba dan lembu mereka; uang penukar-pe-nukar itu dihamburkanNya ke
tanah dan meja-meja mereka dibalikkanNya.” (Yohanes 2:13-15)
289.
Kurdi | Juli 3, 2009 at 9:33 pm
Apakah salah Muhammad menyeru manusia dengan “LAA ILAAHA ILLALLAH (Tiada Tuhan Selain Allah)”. Muhammad tdk meminta Upah dari kalian,Kalaulah Muhammad dusta utk apa Dia Teruskan Da’wahnya ketika dilempari batu dan kotoran? Dimusuhi,diusir,dicaci dst. utk apa Ia repot2 bangun sepertiga malam tiap harinya utk sholat? Jelaslah ini bukan kemauannya Tapi Ini adalah Perintah Allah Swt.
290.
CosmicBoy | Juli 4, 2009 at 12:01 pm
@ Hari,
Ngga usah loe kreativitas dalam menjawap.
Yang ditanya Maz ialah kalo kita benar2 percaya Allah Maha Maha Segala-Nya, dengan menjadi manusia mudah bagi-Nya atau tidak?
Itu, jangan sewot.
Bisa atau ngga bisa?
Jawap yg itu dulu.
Yang lain kemudian.
Hayoo…
291.
CosmicBoy | Juli 4, 2009 at 12:08 pm
@ Kurdi,
Hanya karena Muhammad mengajar Allah itu Esa, bukan bermaksud dia ‘nabi’ yang benar. Ngerti?
Bahaiullah juga mengajar Allah itu Esa? Apakah Bahaiullah itu benar?
Ahmediyyah juga mengajar Allah itu Esa? Apakah Ahmediyyah itu benar?
Iblis juga pada tau Allah itu Esa, apakah Iblis benar?
Pokok yang baik menghasilkan buah-buah yang baik.
Pokok itu Muhammad, apakah Muhammad pokok yang baik?
Ngentot anak kecil.
Ngentot menantu sendiri.
Ngentot babu dari istri sendiri.
Ngentot anak2 yatim, hamba2 perempuan & janda2 atas alasan perlindungan.
Mengajar poligami.
Merampok harta orang lain.
Mengajar membunuh & memerangi orang yang tidak sebulu dengannya.
Apakah pokoknya baik?
Tinggal baca.
292.
Kurdi | Juli 5, 2009 at 1:37 am
@komikboy
menikahi anak diatas umur 14 itu hal yg wajar itupun Aisyah belum
293.
Kurdi | Juli 5, 2009 at 6:56 am
@komikboy
“pernikahan Aisyah”. Tinggal baca!
Poligami: kaum hawa didunia kan lebih banyak dari kaum Adam Anda mau tanggung jawab tentang kebutuhan biologi kaum hawa yg selebihnya?
294.
Kurdi | Juli 6, 2009 at 1:46 am
Eee…T MasterAll
Poligami dlm Alkitab kejadian 29:31 s/d 30:24 tinggal baca
295.
mazterall | Juli 6, 2009 at 3:11 am
@kurdi
mas, bisa nda ga usah ngeles ke bible?
kok ditanya sukanya ngeles aja.
jawab dulu aja napa nabimu
Ngentot anak kecil.
Ngentot menantu sendiri.
Ngentot babu dari istri sendiri.
Ngentot anak2 yatim, hamba2 perempuan & janda2 atas alasan perlindungan.
Mengajar poligami.
Merampok harta orang lain.
Mengajar membunuh & memerangi orang yang tidak sebulu dengannya.
ok mas?
baru nanti boleh ke lainnya.
ok
saya tunggu
296.
mazterall | Juli 6, 2009 at 3:18 am
@hari
mas, sori ya?
ALLAH gue itu mahakuasa. Selain itu Dia juga mahakasih. maka Dia mau mati disalib demi nebus dosa dan menyelamatkan manusia.
Awloh kamu mana mau??
wakakakaka
297.