Pseudo Ilmiah: Islam vs Kristen

November 20, 2008 at 8:50 am 1.117 komentar

Anda DILARANG membaca isi blog ini, sebelum menyetujui ISI dari pernyataan pada: http://islamkristen.wordpress.com/warning/

=============================================================

Apakah pseudo ilmiah itu?
Saya akan menjelaskan dengan cerita yang sederhana:
Andaikata anda mempunyai sebuah buku cerpen (cerita pendek – red) yang sangat anda sayangi. Sangkin sayangnya, anda ingin mengupayakan kehebatan buku tersebut dengan mengutarakan “keilmiahan” dari buku cerpen tersebut.
Karena itu, setiap aspek ilmiah yang ada, anda “persamakan” dengan kata-kata atau tulisan yang ada di buku cerpen tersebut, seolah-olah buku cerpen tersebut menceritakan mengenai hal-hal ilmiah. Padahal sebenarnya tidak demikian, cerpen itu hanyalah berisi cerita-cerita pendek mengenai percintaan antara seorang lelaki dan perempuan.

Bagaimanakah pseudo ilmiah ini diterapkan pada agama Islam dan Kristen?

Pseudo Ilmiah Kristen:

Saya pribadi sulit untuk melihat sebuah buku ilmiah yang dikeluarkan berdasarkan Alkitab. Bagi saya Alkitab bukanlah buku ilmiah, tetapi semua hal yang diutarakan pada Alkitab bisa dipertanggung-jawabkan ke-ilmiahannya.

Contohnya: Apakah bumi bulat? Berbentuk seperti apakah bumi itu ketika berputar? Berapakah jarak dari bumi ke matahari dan berapakah kekuatan gravitasi bumi dan matahari?
Alkitab jelas tidak membahas masala tersebut. KARENA Alkitab bukanlah buku ilmiah. Alkitab adalah “surat dari Allah kepada umat manusia bagaimana umat manusia itu bisa hidup dengan benar di dunia”.
Tetapi, apakah pernyataan di Alkitab bertentangan dengan ilmiah (science)? Tentu tidak, buktinya mengenai bumi apakah bulat atau tidak, Alkitab jelas menerangkan bahwa bumi itu bulat (Yesaya 40:22) Silahkan mempelajari lebih lanjut di: http://islamkristen.wordpress.com/2008/11/13/bumi-bulat-vs-datar/

Pseudo Ilmiah Islam:
Harun Yahya merupakan bukti nyata dari seorang pseudo ilmiah. Seorang yang pintar science tetapi “mengaburkan” makna Alquran. Bagi seorang rohaniawan, penafsirannya atas Alquran merupakan lelucon, karena sangat dipaksa-paksakan. Banyak pseudo ilmiah ini coba diterapkan bagi umat muslim. Akan diberikan beberapa contohnya dibawah ini.

===========================

Apakah Alquran menceritakan mengenai nebula bintang merah?
Source: http://kemanusiaan.wordpress.com/2008/04/25/apakah-quran-bercerita-tentang-nebula-bintang-merah/

Nebula bintang merah

Baru2 ini banyak situs islam menunjukkan salah satu contoh pengetahuan ilmiah ajaib dari qur’an, dianggap terbukti dari gambar dari teleskop antariksa Hubble NASA pada 11 januari 1995, namun telah mencapai perhatian umat muslim tampaknya saat gambar di munculkan di situs resmi NASA tanggal 31 oktober 1999. Mulai tanggal itu, sebagian muslim menemukan bahwa itu dapat merupakan keajaiban qur’an. Mereka menyebarkan berita bahwa fenomena ini mengikuti ayat qur’an berikut:
[37] Selain itu (sungguh ngeri) ketika langit pecah-belah lalu menjadilah ia merah mawar, berkilat seperti minyak. [38] Maka yang mana satu di antara nikmat-nikmat Tuhan kamu yang kamu hendak dustakan? (55:37-38)

Ayat ini, sayangnya, tidak ada kaitannya dengan nebula bintang merah sama sekali. Sesungguhnya, dalam ayat ini Allah (lewat nabinya yang patuh) hanya mencoba menakut2i orang dengan cerita api yang mengerikan dan tindakan2 mengancam. Ayat di atas adalah, salah satu contoh ayat yang menakut2i dari nabi, saat kita menyadari bahwa kalimat ” langit pecah-belah lalu menjadilah ia merah ” tidak berkaitan dengan keajaiban ilmiah apapun.

Sebuah pengamatan kronologis yang lebih dekat dari ayat2 mulai 55:26 hingga 55:38 memberi kita impresi bahwa pengarang mencoba menakuti orang2 mengenai hari akhri. Mari kita kutip dari qur’an:

[26] Segala yang ada di muka bumi itu akan binasa. [27] Dan akan kekallah Zat Tuhanmu yang mempunyai Kebesaran dan Kemuliaan. [28] Maka yang mana satu di antara nikmat-nikmat Tuhan kamu, yang kamu hendak dustakan? [29] Sekalian makhluk yang ada di langit dan di bumi sentiasa berhajat dan memohon kepadaNya. Tiap-tiap masa Dia di dalam urusan (mencipta dan mentadbirkan makhluk-makhlukNya)! [30] Maka yang mana satu di antara nikmat-nikmat Tuhan kamu, yang kamu hendak dustakan? [31] Kami hanya akan menguruskan hitungan dan balasan amal kamu sahaja (pada hari kiamat,) wahai manusia dan jin! [32] Maka yang mana satu di antara nikmat-nikmat Tuhan kamu, yang kamu hendak dustakan? [33] Wahai sekalian jin dan manusia! Kalau kamu dapat menembus keluar dari kawasan-kawasan langit dan bumi (untuk melarikan diri dari kekuasaan dan balasan Kami), maka cubalah kamu menembus keluar. Kamu tidak akan menembus keluar melainkan dengan satu kekuasaan (yang mengatasi kekuasaan Kami; masakan dapat)! [34] Maka yang mana satu di antara nikmat-nikmat Tuhan kamu, yang kamu hendak dustakan? [35] Kamu (wahai golongan yang kufur ingkar dari kalangan jin dan manusia) akan ditimpakan dengan api yang menjulang-julang dan leburan tembaga cair (yang membakar); dengan yang demikian, kamu tidak akan dapat mempertahankan diri (dari azab seksa itu). [36] Maka yang mana satu di antara nikmat-nikmat Tuhan kamu, yang kamu hendak dustakan? [37] Selain itu (sungguh ngeri) ketika langit pecah-belah lalu menjadilah ia merah mawar, berkilat seperti minyak. [38] Maka yang mana satu di antara nikmat-nikmat Tuhan kamu yang kamu hendak dustakan?

Dari kutipan di atas, dua ayat ini dapat menarik kita karena Allah jelas menunjukkan motivasi ke depanNya untuk mengadili kita (di hari akhri):

055.031
Kami hanya akan menguruskan hitungan dan balasan amal kamu sahaja (pada hari kiamat,) wahai manusia dan jin!

055.039
Pada masa itu tiada sesiapapun, samada manusia atau jin yang akan ditanya tentang dosanya (kerana masing-masing dapat dikenal menurut keadaannya).

Jadi siapapun yang rasional dapat menyimpulkan bahwa tidak ada hubungan dengan nebula bintang merah bila kita mempertimbangkan konteks. Walau begitu, sarjana muslim ingin sekali mencocokkannya dengan subjek astrofisika tersebut. Kita semua tahu bahwa ada banyak nebula yang jauh dari planet kita. Bila kita melihatnya dengan teleskop yang kuat mereka akan tampak merah karena ia menjauh dari kita. Semua bintang menjauh dari kita karena alam semesta mengembang dan karena itu mereka merah. Ini adalah geseran merah yang terkenal yang ditemukan oleh Hubble. Kita, walaubegitu, tidak dapat melihat ini dengan mata telanjang kita; kita hanya bisa melihatnya lewat teleskop yang paling kuat. Warna merah dalam gambar diatas bukan merupakan akibat pengembangan alam semesta yang dijelaskan sebelumnya. Gambar ini di ambil oleh teleskop antariksa NASA pada “nebula Mata Kucing”, sebuah letusan supernova yang terjadi 3.000 tauhn lalu. Ini adalah ledakan jam pasir dilihat dari atas. Sesungguhnya, foto ini di ambil oleh NASA dalam spektrum warna inframerah atau sinar X. Dalam gambar ini, warna tambahan ditambahkan memakai algoritma warna NASA saat perilisan. NASA mengalokasikan warna merah pada gambar ini, namun mereka dapat memberi warna apa saja yang mereka suka. Jadi keseluruhan argumen menjadi tidak bermakna.

Aparthib juga telah menulis sejumlah artikel menyanggah klaim pseudo ilmiah islam tersebut, yaitu, usaha unu\tuk mengkaitkan ayat2 kabur Qur’an dengan penemuan ilmiah. Saya ingat dalam respon pada klaim seorang apologis dari “mukjizat” yang kabur tersebut Aparthib menulis:

“Saya melihat sebuah usaha disini untuk mengkaitkan nebula planeter dengan sebuah ayat agama. Ini adalah sebuah usaha yang sering dibuat para apologetik dari semua agma, sebagian lebih dari yang lain. Bila seseorang senang melihat sains dalam segalanya mereka dapat melihatnya dimana saja. Mungkin ada orang bernama Wahyu yang telah mengatakan “Semua relatif” sebelum teori relativitas Einstein. Namun ini tidak berarti bahwa wahyu dapat mengklaim bahwa ia telah tahu tentang relativitas dan mengklaim bahwa ialah penemu teori relativitas. Ayat, kalimat, kata apapun yang dibuat manusia, kitab dll dapat di kustomisasi dan dibuat cocok dengan prinsip ilmiah apapun yang telah disederhanakan kalimat, kata2nya, untuk konsumsi publik sementara prinsip2 yang jauh lebih teliti ada dibaliknya. Ini adalah penghinaan terhadap sains dan ilmuan yang setengah mati melakukan penelitian untuk mengungkapkan cara kerja hukum alam dan kenyataan yang rumit. Tidak satupun wahyu ilmiah ini didapatkan dari, tergantung pada atau dibantu oleh wahyu agama manapun. Bila wahyu agama tidak dapat dan tidak membawa pada kebenaran ilmiah ini maka ia berdiri sendiri di luar sains dan tidak dapat dipakai untuk mengkritik atau mendukung sains. Ada banyak pertanyaan yang belum terjawab dalam pemahaman kita mengenai alam semesta. Kenapa tidak ada ayat yang dapat memberi keterangan padanya? Sebagai contoh kita tidak tahu apakah alam semesta ini tertutup, terbuka atau datar. Tidak ada yang berani membuat ramalan berdasarkan wahyu agama. Namun bila suatu saat ditemukan jawabannya, saya yakin akan ada orang yang segeramencari ayat2 kabur dari kitab2 suci dan mengklaim “melihat” jawaban yang akhirnya ditemukan sains. Ia selalu tiba SETELAH fakta ditemukan. Ia tidak pernah ditemukan SEBELUM penemuan ilmiah. Apakah itu suatu kebetulan?”

Lalu Aparthib melanjutkan -

“Peraih Nobel fisika Dr. Abdus Salam memperingatkan orang2 yang mencoba menjelaskan big bang memakai ayat2 dari quran, mengatakan bahwa versi big bang saat ini adalah penjelasan terbaik yang diketahui sains untuk penciptaan alam semesta. Bagaiamana bila sebuah penjelasan ilmiah yang mengalahkan big bang di masa datang? Haruskah ayat tersebut dirubah untuk mengakomodir pandangan ilmiah yang baru? Agama tidak dapat membenarkan atau menyanggah sains. Kebenaran atau kesalahan prinsip ilmiah berada dalam sains itu sendiri. Kitab suci tidak dapat bicara prinsip ilmiah apapun.
Wahyu agama adalah arahan dan narasi mutlak untuk manusia agar mengikuti keimanan tanpa bertanya. Banyak wahyu jelas bertentangan pada prinsip ilmiah yang telah diterima. Tidak satupun ilmuan dari reputasi manapun berusaha mencoba mendasarkan prinsip ilmiah dari keyakinan agama. Sebagian besar ilmuan dan teolog memilih tidak mencampurkan sains dan keyakinan agama. Quran/injil/gita dll bukanlah kitab sains.
Segala kesamaan kabur antara suatu ayat dengan frase populer sebuah prinsip ilmiah rumit pada dasarnya bertopang pada kata yang terlalu umum dan kabur sehingga memungkinkan pengartian apapun yang dipilih seseorang. Semua yang diperlukan seseorang adalah argumen yang cocok untuk menghubungkan keduanya. Seseorang dapat menemukan mekanika kuantum dalam puisi Tagore, atau relativitas pada tulisan Pendeta budha nagarjun. Hanya dengan melihat apa yang ingin orang lihat dari sebuah keyakinan tidak berarti benar secara objektif. Tujuan saya bukan untuk menghina agama atau wahyunya, namun untuk mempertanyakan usaha untuk merekonsiliasi keduanya secara tidak logis. Mereka dapat terus berjalan sendiri dan tidak ikut campur dalam urusan masing2″

Kesimpulan: 

Nebula itu warnanya bukan merah. Nasa menggunakan algo spektrum warna supaya dapat mendeteksinya. Jadi…, kalau saja ilmuan nasa tidak mewarnai nebula itu dengan merah, tapi hijau, bisa jadi orang islam memakai search engine Quran mencari kata ‘hijau’ lalu menafsirkannya dengan “Mukjizat!”. Pikiran yang sangat kreatif.

=========================

Contoh lainnya:

Apakah Alquran mengungkapkan secara akurat informasi mengenai tata surya?

Source: http://kemanusiaan.wordpress.com/2008/05/12/136/

Dr Bucaille, dalam bukunya menyatakan sebagai berikut mengenai tata surya kita:

“Bumi dan planet2 berotasi mengelilingi matahari membangun sebuah dunia terorganisir dengan dimensi dimana, dalam skala kita, manusia, cukup kolosal. Bumi sendiri berjarak kasarnya 93 juta mil dari matahari.”

Dr Bucaille, mungkin meletakkan beberapa data ilmiah mengenai tata surya kita untuk membuat bukunya menarik dan pintar. Walau begitu, tinjauan kritis dari ayat2 qur’an menunjukkan sebuah hal yang sangat berbeda. Mungkin adil untuk mengatakan bahwa saat Qur’an ditulis, dunia kristen, paling tidak, sadar mengenai bentuk bumi. Bumi datar, dibangun oleh pendeta dan biarawan gereja, seperti Cosmas Indicopleustes diberikan ke dalam pandangan sferik Ptolomeus. Dalam pandangan ini, akan cukup alami untuk menemukan sudut pandang sferik dari bumi dalam Qur’an. Faktanya, tidak satupun ayat dalam qur’an mendukung sudut pandang sferik dari bumi– belum lagi teori modern Copernicus mengenai heliosentrisme dll. Bagaimana kemudian bisa qur’an diperlakukan sebagai sebuah wahyu Tuhan? Saya benar2 bingung.

Kenyataannya, sebuah pencarian yang sulit dalam seluruh isi Qur’an tidak menunjukkan satupun ayat yang mendukung realitas ilmiah rotasi bumi. Menurut Allah, bumi murni diam tanpa gerakkan.
Dalam Sura An-Naml (27:61) dikatakan dengan jelas:
[61] Atau siapakah yang telah menjadikan bumi sebagai tempat berdiam, dan yang menjadikan sungai-sungai di celah-celahnya, dan yang menjadikan gunung-gunung untuk (mengokohkan) nya dan menjadikan suatu pemisah antara dua laut? Apakah di samping Allah ada tuhan (yang lain)? Bahkan (sebenarnya) kebanyakan dari mereka tidak mengetahui.

Dalam semangat yang sama, Sura Al-Rum (30:25), Sura Fatir (35:41), Sura Luqman (31:10), Sura Al-Baqara (2:22), Sura An-Nahl (16:15) menunjukkan keputusan Allah bahwa bumi itu diam.

Dalam bahasa arab “ARD” berarti bumi dan “FALAK” adalah rotasi/gerakan. Adakah orang yang bisa menunjukkan ayat dari Qur’an yang memuat dua kata ini berurutan?

Tata Surya Qur’an dapat divisualkan lebih akurat dengan gambar berikut:

Gambar diatas menunjukkan konsep Qur’an mengenai tata surya kita, walau telah cukup menjelaskan, melanggar beberapa realitas ilmiah, dan karena itu, tidak lengkap dalam beberapa bagian. Menurut Qur’an bumi kita datar dan agar lebih konsisten dengan pandangan Qur’an gambar bumi datar harus lebih besar dan matahari dan bulan jauh lebih kecil. Karena menurut Qur’an, mereka adalah lampu2 yang menggantung dari langit2 di topang oleh tiang yang tidak terlihat. Allah juga menyatakan langit terbuat dari tujuh lapisan dan meletakkan bintang di lapisan terendah, yaitu, lebih rendah dari bulan:

Q. 37: 6
[6] Sesungguhnya Kami telah menghias langit yang terdekat dengan hiasan, yaitu bintang-bintang,

Q. 67: 5
[5] Sesungguhnya Kami telah menghiasi langit yang dekat dengan bintang-bintang dan Kami jadikan bintang-bintang itu alat-alat pelempar setan, dan Kami sediakan bagi mereka siksa neraka yang menyala-nyala.

Tata surya Qur’anik juga memuat jin2 yang tak terlihat. Jin2 ini, menurut Qur’an dibuat dari api dan mereka memanjat di punggung satu sama lain dan mencapai langit untuk mencuri dengar pembicaraan dari “Majelis Malaikat”. Mari kita baca ayat berikut dari Qur’an:

Q37.8
[8] setan-setan itu tidak dapat mendengar-dengarkan (pembicaraan) para malaikat dan mereka dilempari dari segala penjuru.

Q. 72: 8-9
[8] dan sesungguhnya kami telah mencoba mengetahui (rahasia) langit, maka kami mendapatinya penuh dengan penjagaan yang kuat dan panah-panah api, [9] dan sesungguhnya kami dahulu dapat menduduki beberapa tempat di langit itu untuk mendengar-dengarkan (berita-beritanya). Tetapi sekarang barang siapa yang (mencoba) mendengar-dengarkan (seperti itu) tentu akan menjumpai panah api yang mengintai (untuk membakarnya)

Namun bagian paling menarik adalah bahwa Allah percaya bahwa bintang jatuh dan meteor adalah panah api untuk menyerang para jin yang mencuri dengar. ini yang Qur’an katakan:

Q. 67: 5
[5] Sesungguhnya Kami telah menghiasi langit yang dekat dengan bintang-bintang dan Kami jadikan bintang-bintang itu alat-alat pelempar setan, dan Kami sediakan bagi mereka siksa neraka yang menyala-nyala.

Alam semesta, seperti dipandang oleh Muhammad/Allah tak lain hanyalah dunia dongeng. Itu bukan yang Tuan. Bucaille, sambil menulis buku terkenalnya The Bible, the Qu’ran and Science tidak sadari tentang kisah2 tidak masuk akal seperti bintang-bintang itu alat-alat pelempar setan,(67:5), atau sebagai atap yang terpelihara seperti ditulis dalam ayat 21: 32 dan ayat 41:12, dll.; walaupun begitu, ia dengan cerdas mencoba menjauhi topik tersebut dengan mengatakan “Semua pengamatan ini berada di luar kajian studi ini” untuk alasan yang jelas. Pengarang lalu mengatakan bahwa data ilmiah tidak tersedia untuk membahas subjek ini yang berada diluar pemahaman manusia namun lupa memberitahu data ilmiah mana yang memenuhinya saat Qur’an mengatakan pula bahea Matahari mesti terbit dari air yang berlumpur dan mesti memasuki air yang tergenang lumpur hitam seperti apa yang disaksikan zulkarnain (Q18:86, 18:90).

Terdapat pula tempat di langit untuk singgasana Allah (Q2:255, 13:2, 25:59, 32:4, 57:4, 40:15) yang sepertinya dilupakan Dr Bucaille. Singgasana itu, menurut hadist, berada di atas air (Sahih Bukhari Volume 4, Book 54, Number 414) dan matahari bersujud di depan singgasana dan meminta izin Allah untuk terbit esok hari (Sahih Bukhari Volume 4, Book 54, Number 421).

Dalam bukunya, Bucaille berulangkali mengklaim bahwa, “tidak ada dalam teks Qur’an yang bertentangan dengan apa yang kita ketahui saat ini,” namun kutipan dari Qur’an dan hadist di atas mengenai kosmologi modern mengungkapkan kebenaran bahwa tidak ada kebenaran ilmiah di dalamnya. Walau usaha2 menyedihkan Bucaille dan beberapa apologis muslim untuk menafsirkan ulang dan menemukan makna esoterik dibalik ayat2 kabur ini, teksnya benar2 kontras dengan sains, logika dan akal sehat yang cukup menyadarkan kita bahwa qur’an dibuat tanpa adanya wahyu Tuhan.

===================

Pandangan Iman Kristen:

Kristen benar dalam hal ini dan Islam kurang tepat. Untuk memperbaiki hal ini, segeralah kaum muslim mengubah arah dan cara mereka menempatkan Alquran. JIL (Jarigan Islam Liberal) dalam tulisannya juga sangat mengerti akan kelemahan dari pseudo ilmiah ini.

Muslim yang berpikir kritis tentu mengerti akan bahayanya pseudo ilmiah. Sebaiknya Islam mengikuti jejak yang benar dari Kristen dalam kasus ini.

Entry filed under: Sains. Tags: , , , .

Disimpan vs Dibakar Pseudo Ilmiah : Komentar-1

1.117 Komentar Add your own

  • 1. k0meng  |  November 20, 2008 pada 9:32 am

    dalam pandangan saya menurut kaca mata sain, pandangan alquran yang dikaitkan dengan sains jelas salah dan alkitab kristenpun juga mengalami pseudo, walau ngak banyak……tapi di beberapa gereja yang sangat karismatik dan fanatik, pseudo ini telah lama terjadi dan semakin trend aja.

    terus terang saja saya sebagai pribadi yang berfikir secara ilmiah menjadi gregetan dengan berbagai klaim pseudo yang di klaim pihak cendikiawan muslim maupun cendikiawan gereja.

    Sama saja, sama-sama berfikir dengan kepala yang dicelupkan kedalam impian yang berada di kedalaman lautan sampah.

  • 2. Bumi: Bulat vs Datar « Islam Kristen: Sebuah Perbandingan  |  November 20, 2008 pada 9:56 pm

    [...] masa akan datang. Ini adalah kekeliruan besar dan disebut sebagai pseudo ilmiah. Silahkan pelajari http://islamkristen.wordpress.com/2008/11/20/pseudo-ilmiah-islam-vs-kristen/ untuk mendapatkan pengertian yang lebih [...]

  • 3. alexious  |  November 28, 2008 pada 6:10 am

    Saya sependapat dengan webmaster.

  • 4. CosmisBoy  |  Desember 11, 2008 pada 2:45 pm

    @Buat semua;

    Satu hal yang lucu; banyak org Islam dirasuk dengan Bucalleisme; orang yg pertama memperalatan Quran dan memperkenalkan pseudo-sains dalam dunia Islam. Selain M. Bucaille, ada beberapa “ahli sains” Barat diperalatkan oleh Keluarga Diraja Arab Saudi yang kaya raya untuk mengesahkan kehebatan Al-Quran dengan Sains sehingga “ahli2 sains” Barat ini menjadi muak dengan agenda tersembunyi Keluarga Diraja Arab Saudi ini. Akhirnya beberapa kenyataan dikeluarkan bahawa kehadiran mereka (mendukung bahawa Al-Quran sesuai dengan Sains Moden) bukan disengajakan melainkan dsuatu perangkap yang sudah dirancang.

    Akhirnya, apa jadi dengan M. Bucaille; dia tetap Kristian, apa jadi dengan beberapa ahli sains “yang mengesahkan” kehebatan Al-Quran; mereka tetap Kristian atau ateis. Luar biasa penipuan Islam. Tidak hairanlah, dalam rangka menyebarkan syiar Islam; “taqiyyah” adalah senjata yg amat penting.

    Daripada ribuan ahli sains di dunia ini, tidak ada satu pun yang yakin bahawa Al-Quran sesuai dengan Sains Moden.

    Peace.

  • 5. Perduli bangsa  |  Desember 14, 2008 pada 7:54 am

    Sudah lah hai kalian semua umat beragama…..tunjukanlah kebenaran agamu melaui tutur kata, pikiran dan perbuatan…jangan menghakimi orang lain demi membela agama kita, barang siapa menhina agama lain artinya menghina agamanya sendiri karena tidak ada agama mengajarkan saling menghina..jika ada maka agamu adalah agama paling sesat dimuka bumi…….amin

  • 6. Bela Negara  |  Januari 16, 2009 pada 1:29 pm

    Hei…pada saatnya akan ketahuan agama siapa yang paling benar dan saya setuju dengan komentar Peduli Bangsa.Di dalam agama tidak ada agama yang mengajarkan untuk saling menghina agama lain

  • 7. Umat  |  Januari 16, 2009 pada 1:37 pm

    Tidak ada penipuan agama islam dalam menyebarkan syiar Islam.Al-Quran itu sangat mengesankan.Sebelum ahli ahli sains menemukan suatu penemuan,di dalam Al-Quran sudah terlebih dahulu ada dan ayat ayat Al-Quran tidak ada yang salah dari dahulu sampai sekarang, tidak ada yang mengubahnya

  • 8. alsidab  |  Januari 18, 2009 pada 1:10 pm

    jika dipelajari dengan seksama maka akan jelas terlihat yang salah dan yang benar. mari kita kita teliti hal ini secara ilmiah jangan sampai kita yang tak tau ap-apa berbicara seenaknya mengucilkan kitabsuci/agama lain sebagai bangsa yang menjunjung tinggi asas ketuhanan yang maha esa. janganlah kita salah dalam memilih keyakinan tetapkan iman kita pada agama yang benar-benar telah terbukti kebeneran dan kehebatannya. artikel diatas yang mengatakan al-qur’an telah salah dalam membahas suatu hal itu sangat salah. hanya orang2 yang benci kepada islam dan orang2 yang bodoh yang membuat hal seperti itu karenna dia tidak menganalisa secara objektif kebearan dari isi al-qur’an allahuakbar…allahuakbar…allahuakbar.

  • 9. nita ariyanti  |  Februari 4, 2009 pada 6:53 pm

    alkitab itu aneh mana ada kitab yg isinya menjelekan nabi-nabi bahkan yesus sendiri dihina melalui ibunya kalau tidak isinya telah dirubah,hanya Al-Qur’an yang memuliakan nabi-nabi ALLOH termasuk Nabi Isya (Yesus).Marilah berpikir secara jernih jgn hati dihinggapi dengan rasa dengki terhadap suatu agama yang dpt mengaburkan fakta/kebenaran yg sesungguhnya,banyak sebenarnya bukti yg tlah ditunjukkan oleh Al-Qur’an

  • 10. Mr. Tambeng  |  Februari 20, 2009 pada 1:20 am

    Kitab suci adalah panduan cara hidup kita terhadap sesama, yang harus kita pertanggung jawabkan pada Tuhan. Kita tidak perlu mencari ayat-ayat yang ilmiah, tetapi bagaimana kita mengamalkannya sehingga bisa hidup damai berdampingan dengan rukun bersama semua orang, walaupun berbeda agama, atau bahkan dengan orang yang tidak beragama sekalipun. Buat apa kita mengimani kitab suci yang ilmiah tapi kehidupan kita merusak kehidupan orang lain? Kita tidak perlu membela Tuhan, sebab Tuhan Maha Kuasa, Jadi dia yang harusnya membela kita, Kita tidak perlu menghakimi orang yang menghina (menurut penafsiran kita) Tuhan, sebab hanya Tuhan yang berhak mengadili mereka. Buat apa kita membenarkan agama kita dan menyalahkan agama lain kalau kehidupan kita menyakitkan bahkan membunuh orang lain? Mungkin lebih baik mereka yang tidak beragama tetapi hidup berdampingan dengan dengan damai, saling tolong menolong dan berbelas kasih dengan sesama. tak ada pelanggaran HAM.

  • 11. CosmicBoy  |  Februari 20, 2009 pada 5:31 am

    @ nita,

    Sdr/i nulis:

    alkitab itu aneh mana ada kitab yg isinya menjelekan nabi-nabi bahkan yesus sendiri dihina melalui ibunya kalau tidak isinya telah dirubah,hanya Al-Qur’an yang memuliakan nabi-nabi ALLOH termasuk Nabi Isya (Yesus).

    Sdr, baca ini:

    Nabi Musa TELANJANG! (Semua Bani Israel, lelaki & perempuan, kecil-besar, tua-muda melihat Nabi mereka TELANJANG)

    Narrated Abu Huraira:
    Allah’s Apostle said, “(The Prophet) Moses was a shy person and used to cover his body completely because of his extensive shyness. One of the children of Israel hurt him by saying, ‘He covers his body in this way only because of some defect in his skin, either leprosy or scrotal hernia, or he has some other defect.’ Allah wished to clear Moses of what they said about him, so one day while Moses was in seclusion, he took off his clothes and put them on a stone and started taking a bath. When he had finished the bath, he moved towards his clothes so as to take them, but the stone took his clothes and fled; Moses picked up his stick and ran after the stone saying, ‘O stone! Give me my garment!’ Till he reached a group of Bani Israel WHO SAW HIM NAKED then, and found him the best of what Allah had created, and Allah cleared him of what they had accused him of. The stone stopped there and Moses took and put his garment on and started hitting the stone with his stick. By Allah, the stone still has some traces of the hitting, three, four or five marks. This was what Allah refers to in His Saying:– “O you who believe! Be you not like those Who annoyed Moses, But Allah proved his innocence of that which they alleged, And he was honorable In Allah’s Sight.” (33.69) (Sahih al-Bukhari, Volume 4, Book 55, Number 616)

    Terjemahan:

    “…..katanya (Nabi Musa): Pulangkan kembali pakaianku. Ketika dia tiba di perkumpulan Bani Israel yang MELIHATNYA TELANJANG…(Sahih Al-Bukhari, Jilid 5, Kitab 55, Nombor 616)

    Sdr, jangan takut kepada kebenaran.

    Sesungguhnya kebenaran itu memerdekakan.

    Tuhan Maha Kasih.

    Salam cerdas.

  • 12. CosmicBoy  |  Februari 20, 2009 pada 5:35 am

    @ Nita,

    Baca lagi.

    Nabi Musa KELIHATAN ALAT SULITNYA! (Semua Bani Israel, lelaki & perempuan, kecil-besar, tua-muda MELIHAT ALAT SULIT Nabi mereka!)

    Amongst the traditions narrated from Muhammad, the Messenger of Allah (may peace be upon him) on the authority of Abu Huraira, the one is that Banu Isra’il used to take a bath naked, and they looked at the private parts of one another. Moses (peace be upon him), however, took a bath alone (in privacy); and they said (tauntingly): By Allah, nothing prohibits Moses to take a bath along with us, but sacrotal hernia. He (Moses) once went for a bath and placed his clothes on a stone and the stone moved on with his clothes. Moses ran after it saying: O stone, my clothes, O stone, my clothes, and Banu Isra’il had the chance to see the private parts of Moses, and said: By Allah, Moses does not suffer from any ailment. The stone then stopped, till Moses had been seen by them, and he then took hold of his clothes and struck the stone. Abu Huraira said: By Allah, there are the marks of six or seven strokes made by Moses on the stone. (Sahih Muslim, Book 003, Number 0669)

    Terjemahan:

    ‘…Musa mengejar batu itu lalu berkata: Pakaianku, hai batu, pakaianku, hai batu. Dan ketika itu Bani Israel MELIHAT ALAT SULITNYA…”

    Saudara, kisah ini ngga ada dalam Al-Kitab.

    Saudara, kisah ini direka-reka oleh ‘nabi’ sdr untuk memalukan Nabi Musa.

    Bayangkan sdr, ulama atau ustaz lari telanjang sehingga menanmpakkkan alat sulitnya di depan masjid.

    Bayangkan.

    Bayangkan.

    Adaaa adaaaaaa saja Muhammad kalo ini pada omongan.

    Salam cerdas.

  • 13. kusmardiyanto  |  Maret 14, 2009 pada 10:53 am

    al-qur’an bukanlah kitab sains, karena ia adalah wahyu yang yang diturunkan berdasarkan ilmunya Alloh dan tidak diperoleh melalui metoda sains(scientific methode)…maka al-qur’an adalah benar (ash-shidqu) artinya menyatakan sebagaimana adanya, maupun benar dalam arti bermanfaat didunia dan (terutama) diakherat kelak jika diamalkan isinya karena Alloh semata (al-haq)…semua keyakinan dan amal perbuatan yang berlandaskan al-qur’an adalah ilmiah (artinya berdasarkan ilmu, yakni ilmu Alloh )…Alloh memerintahkan kita untuk membaca (dalam arti luas) ayat-ayat Alloh (yakni al-qur’an dan seluruh ciptaan Alloh)… membaca al-qur’an akan diperoleh ilmu… membaca ciptaan Alloh akan diperoleh sains… jangan heran jika didapatkan al-qur’an (yang turun 14 abad yang lalu) bersesuaian dengan capaian sains modern, terutama jika sains itu menyatakan apa adanya…al-qur’an bukan pseudo sains (yang sering kali diistilahkan dengan pseudo ilmiah) karena memang dia bukan sains…sains memiliki landasan teologisnya dalam islam, karena merupakan penerapan perintah Alloh yakni membaca…maka adalah sangat mungkin untuk mengembangkan sains dengan bimbingan wahyu (al-qur’an) untuk menghilangkan watak sains yang nuansanya atheistik-sekuleristik

  • 14. kusmardiyanto  |  Maret 17, 2009 pada 10:37 am

    @cosmisboy
    kalau muhammad saw berkata seperti itu pastilah itu benar, karena tidak ia berkata dari hawa nafsunya melainkan wahyu yang diwahyukan kepadanya (surat 53 ayat 3-4)…dari mana muhammad saw tahu cerita itu? …dia karang cerita itu?… ini mustahil… dia bukanlah pembuat cerita bohong… dia orang yang jujur… maka dia pasti tahu cerita itu dari Alloh… tuhan kita semua…dari hadits ini kita tahu bahwa ,pertama, diantara akhlak para nabi itu (dan ini mesti kita ikuti) adalah tidak mau mandi secara berjama’ah telanjang bersama, kedua, ini menunjukkan salah satu watak bani isroil yang suka menuduh jelek kepada nabinya sekalipun (dalam kitab-kitab mereka) dan Alloh berkehendak membantah tuduhan itu dengan terjadinya kejadian itu (tentang batu itu)…ini yang saya ambil manfaat dari hadits ini… saya tidak menyangka kalau ternyata cerita ini digunakan orang untuk menjatuhkan pribadi muhammad saw dimata umatnya… sebegitu bencinyakah…baiklah sangka dan jangan jelek sangka…dan saya menduga, akan ada banyak lagi cerita yang semacam atau yang lainnya yang digunakan untuk maksud seperti itu…dan muhammad saw itu berada di atas jalan yang lurus (surat 36 ayat 3-4)… lalu di atas jalan mana orang-orang yang menentang muhammad saw…

  • 15. kusmardiyanto  |  Maret 17, 2009 pada 1:01 pm

    @cosmisboy
    kisah itu memang tidak ada di dalam al-kitab…tapi kisah yang menjelekkan nabi yang lain? …nita berkata begitu karena saya kira ia sudah membaca al-kitab dan itulah komentarnya… adapun al-qur’an tidaklah demikian… al-qur’an memulyakan para nabi dan rosul karena memang mereka adalah orang-orang yang mulya…dan Alloh sangat tahu perihal para nabi dan rosul-Nya

  • 16. payo  |  Maret 22, 2009 pada 10:13 pm

    Semua agama mengajarkan tentang kebenaran! Mungkin terkadang Intensitas atau Persentasi kebenaran secara umum itu yang berbeda dan hanya Tuhan yang mengetahui!

    Jadi ajaran mana yang persentasi kebenarannya paling banyak??
    jawab: Hanya Tuhan yang Tahu karena dialah yang maha kuasa dan esa.

    Trus gmn dunk ajaran mana yang aku ikuti?
    Jawab: Silakan baca…
    (Pengertian agama adalah usaha/cara2 manusia mendekatkan diri dengan Tuhan. Jadi agama itu hanyalah ciptaan manusia, bukan Tuhan. Dan ingat bahwa Tuhan tidak melihat kebenaran itu dari agamanya, tetapi pengamalan manusia itu terhadap kebenaran. Saya berkata demikian bukan berarti bahwa agama tidak penting. Agama sangat penting karena didalam ajaran agamalah diajarkan tentang kebenaran, tuntunan kita mulai kecil sampai dewasa terhadap kehidupan yang benar dan seharusnya agar kita semakin dekat ama Tuhan.

    Menurut saya bahwa hanya ada pokok hal yang paling mendasar sebagai tuntunan kita dalam hidup yaitu kasih, baik itu kasih kepada Tuhan maupun kepada kita sesama manusia. Pokok dasar inilah sumber kebenaran yang paling inti. jangan membunuh, sembahlah tuhan allahmu, jangan menyembah berhala, jangan mencuri, jangan berbohong, jangan membunuh, perbanyaklah sedekah, berbagi jakad, saling tolong menolong, dan lain segalanya itu hanya cabang dari hal pokok mendasar tersebut.

    Kalu ada klaim bahwa dengan memeluk agama tertentulah maka akan masuk surga, menurut saya itu salah..ingat pernyataan diatas bahwa agama adalah buatan manusia untuk mendekatkan diri dengan Tuhannya. Jadi hanya Tuhanlah yang berhak dan memiliki kuasa atas itu semua, kita sebagai manusia hanya menjalankan segala perintah dan ajarannya.

    Jadi ajaran agama mana yang saya ikuti?
    jawabannya: Selama ajaran itu benar dan menganut unsur pokok diatas maka imanilah, niscaya Tuhan akan menaruh hati padamu.)

    Salam…

  • 17. Penghibur  |  Maret 23, 2009 pada 3:46 am

    @Payo

    Saudara juga adalah salah seorang dari Al-Masih Ad-Dajjal

    By, Penghibur

  • 18. CosmisBoy  |  Maret 23, 2009 pada 11:22 am

    @ Kus,

    Maaf, saya tidak menjelekkan “nabi” saudara.

    Maaf kalau itu yang saudara sangka.

    Saya cuman buat paralel/perbandingan atas respon Nita.

    Dia menuduh Kristen menjelek2kan para Nabi.

    Tahu darimana?

    Dia ngga bisa beri ayat2nya.

    Lantaran itu saya beri pencerahan.

    Kalau “nabi” Muhammad sendiri yang menceritakan bahawa Nabi Miusa pernah TELANJANG BUGIL di depan umatnya, apakah itu dikatakan menjelekkan/menghina Nabi Musa?

    Sila beri respon.

    Tuhan memberkati Anda.

  • 19. CosmisBoy  |  Maret 23, 2009 pada 11:27 am

    @ Kus,

    Al-Quran pseudo sains, maksudnya apa?

    Pseudo sains ialah upaya pihak2 tertentu untuk membuktikan bahawa adea ayat2 Al-Quran mengesahkan/mengkofirmasikan fakta2 sains seperti “big band”.

    Bagaimana caranya?

    Dengan menyesuaikan ayat2 Al-Quran selepas penemuan bukan sebelum penemuan.

    Dan lagi, apa yang dikatakan “fakta2″ cuman bersifat teori (dari pakar2) dan belum dibuktikan lagi.

    Apa kata saudara?

    Menantikan respon Anda.

    Tuhan mengasihi Anda.

  • 20. payo  |  Maret 27, 2009 pada 6:11 pm

    @penghibur

    Saya tidak kenal siapa itu Al-Masih Ad-Dajjal.
    Ingatlah.., sembahlah Tuhan, kasihilah dia seperti engkau mengasihi sesamamu manusia dan dirimu sendiri. Jangan karena kamu manusia beragama tapi anda meniadakan apa yang disebut diatas.

    by Payo

  • 21. Penghibur  |  Maret 28, 2009 pada 4:50 am

    @Payo

    PERHATIAN : Sebenarnya saudaralah yang kena beringat dan bukan saya, saya menegur saudara kerana saudara berkata-kata lebih hebat dari Allah swt, padahal satu ketika dulu sauara adalah kecil dan tidak tahu apa-apa pun, dan beberapa tahun sebelum itu saudara tiada samasekali. Kemudian saudara akan sampai ke zman tua, rambut memutih dan kecerdasan akal semakin berkurang sama seperti saudara semasa kecil dan akhirnya mati.

    Jika anda tidak mengenal Al-masih Ad-Dajjal, maka saya peringatkan awak sekali lagi dengan tegas, anda adalah salah seorang Dajjal, maka mohonlah keampunan kepada Allah swt dan bertaubatlah kepada-Nya.

    Saudara Tuhan hanya Allah swt BUKAN YESUS, BUKAN ROH KUDUS, Tuhan hanya Allah swt.

    PENGHUBUR =====> Maka berhati-hati dengan ucapanmu, kerana ucapanmu dikategorikan

    “Ucapan Baik Yang Membawa Bencana (Merosak Akidah)”

    Anda membelakangi Allah swt, Allah swt telah mensyariatkan hukum hidup di dunia, jangn saudara mengucapkan melebihi Allah swt.

    Sesekali jangan pandai-pandai nak buat kesimpulan berdasarkan OTAK saudara yang terlalu terbatas kemampuannya. maka kembalilah kepada FITRAH mu sebagi manusia yang hidup di atas syariat Allah swt.

    (Surah Al-Ikhlash 112:1-4)
    “Katakanlah (wahai Muhammad); Dialah Allah Tuhan Yang Maha Esa,Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Dia tidak beranak dan tiada pula diperanakkan dan Dia tiada sesuatupun yang setara dengan-Nya”

    By, Penghibur

  • 22. Penghibur  |  Maret 28, 2009 pada 5:10 am

    @CosmisBoy

    Big Bang BUKAN lagi teori tetapi BIG BANG adalah terbukti apabila para saintis dapat mengesan sisa-sisa KOSMIK yang terdapat di angkasa lepas, dimana sisa-sisa ini adalah kesan dari Letupan Agung pada perkiraan 17 billion tahun lepas.

    Zat yang meletup ini membentuk galaksi yang tidak kurang dari 250 bllion galaksi dan di setiap satu galaksi terdapat sekurang-kurangnya 300 billion bintang dengan anggaran jarak sekurang-kurang 30 juta kilometer setiap satu bintang.

    Big bang yang meletup ini adalah sangat teratur, tidak seperti letupan bom yang kita sedia faham di mana bom yang meletup akan bertaburan tanpa arah dan tujuan dan di luar dari aturan.

    tetapi BIG BANG membentuk PERATURAN, Big bang meletup dan membentuk galaksi sekaligus membentuk kuasa Graviti dan membentuk peraturan seperti orbit pada setiap bintang-bintang.

    ia di pengaruhi oleh Kuasa Nuklear kuat, kuasa nuklear lemah di samping kuasa graviti , semuanya membantu membentuk cakerawala ini.

    Al-Quran telah menerangkan 1400 tahun lepas, padahal pengkaji BIG BANG hanya baru menemuinya pada abad ke 20.

    Begitu juga halnya dengan pengembangan Alam Semesta, Langit semakin berkembang dengan pesatnya juga telah di jelaskan Al-quran. Ulama-ulama Islam walaupun tak pernah ke angkasa lepas tetapi mengetahui hanya berdasarkan al-quran/

    Saudara boleh merujuk pada Kitab-Kitab Ulama Salaf.

    di samaping itu Lapisan-lapisan langit yang mempunyai kuasa untuk membalikkan sama ada hujan, pantulan telekomunikasi yang membantu masnuia dapat berhubung di antara barat dan timur dengan cepat dan pelbagai lagi.

    nabi Muhammad saw tanpa Roket, Tanpa Komputer, Tanpa sebarang Buku Encyclopedia, Tanpa sebarang peralatan telah mengetahui hakikat Alam semesta ini.

    Pertanyaannya adalah terletak pada “bagaimana Nabi Muhammad saw mengetahuinya sedangkan dia (Nabi Muhammad saw adalah seorang BUTA HURUF, tidak pandai menulis dan membaca!

    Jawapannya adalah dari PEMBUAT BIG BANG itu, iaitu Allah swt.

    By, Penghibur

  • 23. CosmisBoy  |  Maret 28, 2009 pada 2:04 pm

    @ Penghibur,

    Sdr nulis;

    Big Bang BUKAN lagi teori tetapi BIG BANG adalah terbukti…

    Bila ia berlaku?

    …………………………………………………

    Siapakah yang melakukannya?

    …………………………………………………

    Adakah saudara melihatnya dengan mata sdr sendiri?

    ………………………………………………..

    Bagaimana sdr bisa tahu? Dari Al-Quran atau sainstis2?

    ……………………………………………………

    Lucu banget sdr ini.

    Sdr sendiri mengatakan:

    “Big Bang BUKAN lagi teori tetapi BIG BANG adalah terbukti apabila para saintis dapat mengesan sisa-sisa KOSMIK yang terdapat di angkasa lepas, dimana sisa-sisa ini adalah kesan dari Letupan Agung pada perkiraan 17 billion tahun lepas.”

    Saintis ya, bukan Al-Quran.

    Salam.

  • 24. payo  |  Maret 28, 2009 pada 8:57 pm

    @penghibur

    Maaf saya tidak berkata lebih hebat dari Tuhan. Kata-kata Tuhan jauh lebih hebat dan sempurna dari itu karena DIAlah sumber kebenaran dan kemuliaan, saya hanya mengutip beberapa dari ajarannya selama ini. Ingat saya hanya manusia biasa dan Tuhan adalah Maha Esa dan tinggi, jadi segala perkataan dan perbuatan saya pastilah tidak seberapa dibanding DIA yang maha mulia. Kalau ada yang mengatakan bahwa kata-kata saya tersebut lebih hebat dari Tuhan..,maka anda harus mengkrocek ulang, sebab saudara secara tidak langsung menganggap bahwa kata-kata Tuhan lebih rendah dari kata-kata saya tersebut. Ingat…tiada manusia yang lebih sempurna dan lebih hebat dari Tuhan…,jadi bertobatlah..

    Saudara tidak kenal saya mengapa anda bisa mengatakan bahwa saya dajjal?? bukankah ciri2 dajjal adalah sebagai berikut : Dia adalah seorang muda yang berkulit merah, pendek, berambut keriting, dahinya lebar, pundaknya bidang, matanya yang sebelah kanan buta, dan matanya ini tidak menonjol keluar juga tidak tenggelam, seolah-oleh buah anggur yang masak (tak bercahaya) dan matanya sebelah kiri ditumbuhi daging yang tebal pada sudutnya. Di antara kedua matanya terdapat tulisan huruf kaf, fa’, ra’ secara terpisah, atau tulisan “kafir” secara bersambung / berangkai, yang dapat dibaca oleh setiap muslim yang bisa menulis maupun yang tidak bisa menulis. Dan di antara tandanya lagi ialah mandul, tidak punya anak. Saya beritahu bahwa ciri-ciri saya. Tinggi 175 m, rambut ikal, dan tidak buta. Maaf saya kira anda telah menghakimi saya tanpa sebab. Perlu saya ingatkan bahwa hakim sesunggunya adalah Tuhan Allah yang Esa.

    Maka berhati-hati dengan ucapanmu, kerana ucapanmu dikategorikan
    “Ucapan Baik Yang Membawa Bencana (Merosak Akidah)”)>
    Saya sudah sangat berhati-hati mengucapkan kata-kata itu dan saya kira ucapan itu tidak akan membawa bencana karena ucapan itu sudah baik dihadapan dan kepada Tuhan Allah kita dan baik juga kepada kita sesama manusiai. Dijaman sekarang ini banyak hati nurani dan pandangan hidup manusia telah salah jalur akibat ajaran2 yang salah.

    Saya kira ucapan saya itu tidak melebihi dari Tuhan Allah, anda sendirilah yang beranggapan begitu. Ingat Ucapan Tuhan jauh lebih hebat dan lebih agung dari ucapan saya itu. Ucapan saya itu hanya sebagian dari ucapan dan ajarannya yang saya pelajari dan kutip.

    Benar OTAK saya memang terbatas, makanya saya berkata selalu berdasarkan apa yang diajarkan Tuhan.

    Anda ingin tahu siapa yang berkata dan berlaku melebihi Tuhan?? Dialah yang membuat hukum sendiri dengan memberi fatwah GOLPUT (golongan putih) adalah haram atau dosa.
    Ingat hukum tentang dosa adalah empunya kerajaan surga yaitu Allah.

    Salam….Tuhan memberkatimu

  • 25. payo  |  Maret 28, 2009 pada 8:59 pm

    @penghibur
    “PERHATIAN : Sebenarnya saudaralah yang kena beringat dan bukan saya, saya menegur saudara kerana saudara berkata-kata lebih hebat dari Allah swt….”
    Maaf saya tidak berkata lebih hebat dari Tuhan. Kata-kata Tuhan jauh lebih hebat dan sempurna dari itu karena DIAlah sumber kebenaran dan kemuliaan, saya hanya mengutip beberapa dari ajarannya selama ini. Ingat saya hanya manusia biasa dan Tuhan adalah Maha Esa dan tinggi, jadi segala perkataan dan perbuatan saya pastilah tidak seberapa dibanding DIA yang maha mulia. Kalau ada yang mengatakan bahwa kata-kata saya tersebut lebih hebat dari Tuhan..,maka anda harus mengkrocek ulang, sebab saudara secara tidak langsung menganggap bahwa kata-kata Tuhan lebih rendah dari kata-kata saya tersebut. Ingat…tiada manusia yang lebih sempurna dan lebih hebat dari Tuhan…,jadi bertobatlah..

    “Jika anda tidak mengenal Al-masih Ad-Dajjal, maka saya peringatkan awak sekali lagi dengan tegas, anda adalah salah seorang Dajjal, maka mohonlah keampunan kepada Allah swt dan bertaubatlah kepada-Nya”
    Saudara tidak kenal saya mengapa anda bisa mengatakan bahwa saya dajjal?? bukankah ciri2 dajjal adalah sebagai berikut : Dia adalah seorang muda yang berkulit merah, pendek, berambut keriting, dahinya lebar, pundaknya bidang, matanya yang sebelah kanan buta, dan matanya ini tidak menonjol keluar juga tidak tenggelam, seolah-oleh buah anggur yang masak (tak bercahaya) dan matanya sebelah kiri ditumbuhi daging yang tebal pada sudutnya. Di antara kedua matanya terdapat tulisan huruf kaf, fa’, ra’ secara terpisah, atau tulisan “kafir” secara bersambung / berangkai, yang dapat dibaca oleh setiap muslim yang bisa menulis maupun yang tidak bisa menulis. Dan di antara tandanya lagi ialah mandul, tidak punya anak. Saya beritahu bahwa ciri-ciri saya. Tinggi 175 m, rambut ikal, dan tidak buta. Maaf saya kira anda telah menghakimi saya tanpa sebab. Perlu saya ingatkan bahwa hakim sesunggunya adalah Tuhan Allah yang Esa.

    “PENGHUBUR =====> Maka berhati-hati dengan ucapanmu, kerana ucapanmu dikategorikan
    “Ucapan Baik Yang Membawa Bencana (Merosak Akidah)”
    Saya sudah sangat berhati-hati mengucapkan kata-kata itu dan saya kira ucapan itu tidak akan membawa bencana karena ucapan itu sudah baik dihadapan dan kepada Tuhan Allah kita dan baik juga kepada kita sesama manusiai. Dijaman sekarang ini banyak hati nurani dan pandangan hidup manusia telah salah jalur akibat ajaran2 yang salah.

    “Anda membelakangi Allah swt, Allah swt telah mensyariatkan hukum hidup di dunia, jangan saudara mengucapkan melebihi Allah swt.”
    Saya kira ucapan saya itu tidak melebihi dari Tuhan Allah, anda sendirilah yang beranggapan begitu. Ingat Ucapan Tuhan jauh lebih hebat dan lebih agung dari ucapan saya itu. Ucapan saya itu hanya sebagian dari ucapan dan ajarannya yang saya pelajari dan kutip.

    “Sesekali jangan pandai-pandai nak buat kesimpulan berdasarkan OTAK saudara yang terlalu terbatas kemampuannya. maka kembalilah kepada FITRAH mu sebagi manusia yang hidup di atas syariat Allah swt”
    Benar OTAK saya memang terbatas, makanya saya berkata selalu berdasarkan apa yang diajarkan Tuhan.

    Anda ingin tahu siapa yang berkata dan berlaku melebihi Tuhan?? Dialah yang membuat hukum sendiri dengan memberi fatwah GOLPUT (golongan putih) adalah haram atau dosa.
    Ingat hukum tentang dosa adalah empunya kerajaan surga yaitu Allah.

    Salam….Tuhan memberkatimu

  • 26. payo  |  Maret 28, 2009 pada 9:04 pm

    @penghibur
    “PERHATIAN : Sebenarnya saudaralah yang kena beringat dan bukan saya, saya menegur saudara kerana saudara berkata-kata lebih hebat dari Allah swt….”
    —-> Maaf saya tidak berkata lebih hebat dari Tuhan. Kata-kata Tuhan jauh lebih hebat dan sempurna dari itu karena DIAlah sumber kebenaran dan kemuliaan, saya hanya mengutip beberapa dari ajarannya selama ini. Ingat saya hanya manusia biasa dan Tuhan adalah Maha Esa dan tinggi, jadi segala perkataan dan perbuatan saya pastilah tidak seberapa dibanding DIA yang maha mulia. Kalau ada yang mengatakan bahwa kata-kata saya tersebut lebih hebat dari Tuhan..,maka anda harus mengkrocek ulang, sebab saudara secara tidak langsung menganggap bahwa kata-kata Tuhan lebih rendah dari kata-kata saya tersebut. Ingat…tiada manusia yang lebih sempurna dan lebih hebat dari Tuhan…,jadi bertobatlah..

    “Jika anda tidak mengenal Al-masih Ad-Dajjal, maka saya peringatkan awak sekali lagi dengan tegas, anda adalah salah seorang Dajjal, maka mohonlah keampunan kepada Allah swt dan bertaubatlah kepada-Nya”"
    —–>Saudara tidak kenal saya mengapa anda bisa mengatakan bahwa saya dajjal?? bukankah ciri2 dajjal adalah sebagai berikut : Dia adalah seorang muda yang berkulit merah, pendek, berambut keriting, dahinya lebar, pundaknya bidang, matanya yang sebelah kanan buta, dan matanya ini tidak menonjol keluar juga tidak tenggelam, seolah-oleh buah anggur yang masak (tak bercahaya) dan matanya sebelah kiri ditumbuhi daging yang tebal pada sudutnya. Di antara kedua matanya terdapat tulisan huruf kaf, fa’, ra’ secara terpisah, atau tulisan “kafir” secara bersambung / berangkai, yang dapat dibaca oleh setiap muslim yang bisa menulis maupun yang tidak bisa menulis. Dan di antara tandanya lagi ialah mandul, tidak punya anak. Saya beritahu bahwa ciri-ciri saya. Tinggi 175 m, rambut ikal, dan tidak buta. Maaf saya kira anda telah menghakimi saya tanpa sebab. Perlu saya ingatkan bahwa hakim sesunggunya adalah Tuhan Allah yang Esa.

    “PENGHUBUR =====> Maka berhati-hati dengan ucapanmu, kerana ucapanmu dikategorikan
    “Ucapan Baik Yang Membawa Bencana (Merosak Akidah)”
    ——>Saya sudah sangat berhati-hati mengucapkan kata-kata itu dan saya kira ucapan itu tidak akan membawa bencana karena ucapan itu sudah baik dihadapan dan kepada Tuhan Allah kita dan baik juga kepada kita sesama manusiai. Dijaman sekarang ini banyak hati nurani dan pandangan hidup manusia telah salah jalur akibat ajaran2 yang salah.

    “Anda membelakangi Allah swt, Allah swt telah mensyariatkan hukum hidup di dunia, jangan saudara mengucapkan melebihi Allah swt.”
    —–>Saya kira ucapan saya itu tidak melebihi dari Tuhan Allah, anda sendirilah yang beranggapan begitu. Ingat Ucapan Tuhan jauh lebih hebat dan lebih agung dari ucapan saya itu. Ucapan saya itu hanya sebagian dari ucapan dan ajarannya yang saya pelajari dan kutip.

    “Sesekali jangan pandai-pandai nak buat kesimpulan berdasarkan OTAK saudara yang terlalu terbatas kemampuannya. maka kembalilah kepada FITRAH mu sebagi manusia yang hidup di atas syariat Allah swt”
    —->Benar OTAK saya memang terbatas, makanya saya berkata selalu berdasarkan apa yang diajarkan Tuhan.

    —–>Anda ingin tahu siapa yang berkata dan berlaku melebihi Tuhan?? Dialah yang membuat hukum sendiri dengan memberi fatwah GOLPUT (golongan putih) adalah haram atau dosa.
    Ingat hukum tentang dosa adalah empunya kerajaan surga yaitu Allah.

    Salam….Tuhan memberkatimu

  • 27. rina  |  Maret 28, 2009 pada 11:59 pm

    Saya seorang murtadun dan memang benar saya sangat membenci ajaran islam tetapi saya tidak pernah membenci orang yang kebetulan terpengaruh ajaran jahat islam.

    Saya sangat membenci islam karena kalau benar-benar dipelajari dengan baik dan dengan pikiran netral, maka akan kelihatan bahwa ajaran islam membenarkan, mengajarkan dan memerintahkan tindakan kekerasan bahkan pembunuhan. Ajaran ini juga banyak mengajarkan penindasan terhadap hak-hak dasar manusia.

    Islam bukanlah ajaran Tuhan dan orang yang dengan sengaja meyakini bahwa islam adalah ajaran Tuhan, seperti halnya saya sepuluh tahun yang lalu tidak akan percaya dan mati-matian membelanya meskipun tanpa dasar logika yang benar. Biasanya dasar orang yang percaya islam hanya ayat-ayat quran atau hadis yang terus diulang-ulang. Padahal sejak dari jaman muhammad pun sebenarnya islam juga sudah diragukan sebagai ajaran Tuhan, makanya untuk meyakinkan pengikutnya muhamad bersilat lidah dengan mengucapkan ayat-ayat pembelaannya. Dan ayat-ayat itu sekarang dipakai oleh dua untuk membela keyakinan sesatnya.

    Benar dan tidak benar seharusnya diteliti dan dikiritisi dengan pikiran yang jernih, logika yang sehat dan tanpa keberpihakan. Dua berargumentasi dengan dasar keyakinan bahwa islam adalah ajaran yang benar dari Tuhan. Dua tidak akan pernah percaya kebejatan ajaran islam dan si-muhammad sebab dia sudah percaya dahulu ajaran islam adalah ajaran yang benar tanpa mengkritisinya. Biarpun ada yang aneh dan jelek di ajaran yang diyakininya, dua akan membela dan mencari pembenaran terhadap kejelekan tersebut juga terhadap perilaku bejat muhamad.

    Walaupun memang ada hal-hal yang kelihatannya baik dalam ajaran islam, tapi itu tidak sebanding dengan kerusakan dan kebejatan yang bisa ditimbulkan oleh ajaran islam. Kalau pun orang-orang islam di indonesia sebagaian kelihatannya orang-orang baik, itu karena mereka bukanlah orang -orang yang mengamalkan ajaran islam seluruhnya dengan sungguh-sungguh. Mereka orang-orang baik karena memang dasarnya mereka adalah orang-orang baik. Bukan karena ajaran islam mereka jadi baik. Malah kalau mereka mulai mengamalkan ajaran islam dengan bulat dan sungguh-sungguh, mereka menjadi manusia jahat.

    Jadi kesimpulannya, ajaran islam memang layak dibenci karena memang ajaran ini jelek dan membahayakan.

  • 28. stephen  |  Maret 31, 2009 pada 5:13 am

    Rina adalag golongan yang pandai menilai erti kebenaran. Tahniah rina. Semoga saudari semakin bertumbuh dalam Yesus. Syukurlah anda di Indonesia dan anda boleh ke kristian tanpa cerewet. Kesian death x boleh pindah.. Malah death menarik orang kristian masuk ke islam.. (Sedang berfikir)..

  • 29. Ahmed Shahi Kusuma  |  Maret 31, 2009 pada 8:51 am

    Setuju Stephen, semoga pembaca muslim di sini boleh berpaling pada Kristus. Hanya Yesus jalan keselamatan ( Yohannes 14:6), maka jika menolak pantas dihukum bunuh seperti raja Atahualpa yang menolak kasih Kristus, pantaslah dibunuh…

  • 30. rina  |  April 16, 2009 pada 1:54 am

    @ to all..

    Dasar pandang hidup manusia adalah agama, aturan (hukum, istiadat (kebiasaan) dan norma, yang semuanya memiliki prinsip sama. Ini adalah sesuatu yang menurut saya tidak bisa dipungkiri, sehingga pengertian kebenaran selalu beracuan terhadap cara dasar pandang hidup tersebut. Tetapi ingat bahwa dasar pandang hidup manusia berbeda-beda di setiap komunitas, ada yang islam, kristen, hindu, budha, jawa, batak,sunda. Contohnya, “di islam bahwa beristri lebih dari satu dibenarkan asalkan adil, sementara di kristen sama sekali tidak dibenarkan”. “Di islam menganiaya bahkan membunuh demi membela ajaran agama kita yang telah dilecehkan dibenarkan, tetapi dikristen sama sekali tidak benar”. ” hasil keputusan rapat ulama-ulama di indonesia berdasarkan alquran bahwa presiden tahun 2009 harus islam, sedangkan dikristen tidak harus islam”. dan masih banyak sekali contoh yang bisa kita pelajari.

    Dari apa yang telah dipaparkan di atas, jelaslah tersirat bahwa kebenaran adalah sesuatu yang relatif, maksudnya adalah arti kebenaran selalu berbeda-beda bagi setiap komunitas.

    Tetapi, yang ingin saya sampaikan bukanlah memberikan kebenaran yang benar- benar benar (heee..bingung yah..). yang ingin saya sampaikan adalah dasar pandang hidup yang benar. Apa itu dasar pandang hidup yang benar??? Jawabannya adalah :KASIH. Inilah adalah sesuatu yang mutlak bukan relatif. Kasihilah Tuhanmu dan sesamamu manusia.
    Mungkin kebetulan agama yang berlandaskan kasih adalah Kristen, makanya saya ikut dengan ajaran tersebut.

    to: Ahmed Shahi Kusuma

    “Hanya Yesus jalan keselamatan ( Yohannes 14:6), maka jika menolak pantas dihukum bunuh seperti raja Atahualpa yang menolak kasih Kristus, pantaslah dibunuh…”

    Maaf saudara Ahmed.., sepertinya itu bukan ajaran yesus kristus. Apapun alasannya kita sebagai pengikut kristus dilarang membunuh. ingat landasan Kasih yang selama ini diajarkannya.

    GBU

  • 31. CosmisBoy  |  April 16, 2009 pada 5:36 am

    @ Rina,

    to: Ahmed Shahi Kusuma

    “Hanya Yesus jalan keselamatan ( Yohannes 14:6), maka jika menolak pantas dihukum bunuh seperti raja Atahualpa yang menolak kasih Kristus, pantaslah dibunuh…”

    Maaf saudara Ahmed.., sepertinya itu bukan ajaran yesus kristus. Apapun alasannya kita sebagai pengikut kristus dilarang membunuh. ingat landasan Kasih yang selama ini diajarkannya.

    Dia tahu pada itu.

    Lama udah si Ahmed itu ngga pernah buang angin…

    lalu dia ke sini cuman untuk buang angin busuk.

    Ngga maju-maju juga gua sesudah diskusi dengan orang yang kesukaannya ialah buang angin busuk.

    Salam.

  • 32. batman dari hongkong  |  Mei 11, 2009 pada 11:46 am

    oi gmpng aja..
    ngrasa umt berimn gag akn jlk2n agama lain..
    apa ada agama yang ngajarin qta buat jlk2n..

    trus mau tau agama yang bnr manurut kalian..?

    tunggu aja di akhirat….

    hohohoho

  • 33. Kurdi  |  Mei 18, 2009 pada 10:21 am

    Hebat yah agama kristen ngga boleh perang,di islam ngga boleh perang juga sih sebenarnya tapi perlu pemahaman yg jenius,bukan dari nafsu fikiran2 kita,begini lho ceritanya: Setiap Nabi yg diutus ke dunia ini pasti akan dibunuh oleh kaumnya,termasuk Nabi Allah Isa as. Nah haruskah Nabi akan dibunuh kemudian diam tanpa melawan?Kalau Nabi terbunuh maka siapa yg akan menyampaikan Amanat dari Allah sedang Nabi mengemban tugas dari Allah untk menyampaikan ayat2nya dll,nah maka dari itu Allah memerintahkan perang terhadap org2 yg memusuhi Allah,Rasul,dan Agama Allah. Lebih aneh lagi kalo Tuhan kalah duel dengan Nabi-Nya ~> kejadian pasal 32 ayat 28->”Namamu bukan lagi Yakub tetapi bani israel dikarenakan kamu telah bergumul kepada Allah dan manusia dan kamu menang”. Dlm Ayat selanjutnya Allah menang sih. Akan tetapi ini ada kesamaannya dgn perang.Masa Allah bergumul dan kalah lagi. Assalaamu’alaikum buat sang penghibur:)

  • 34. CosmicBoy  |  Mei 18, 2009 pada 1:52 pm

    @ Kurdi,

    Hebat yah agama kristen ngga boleh perang

    ==> BETULLLLLLLLLL dalam ajaran Kristen, tidak diperbolehkan berperang apa alasan pun, apalagi kalo membunuh, apa alasan sekalipun.

    ==> Ajaran yang tidak diperbolehkan membunuh & berperang ialah ajaran kasih yang berasal dari langit@ Tuhan.

    ==> Ajaran Yesus ialah ajaran kasih. Ajaran Yesus tidak diperbolehkan membunuh, apalagi berperang. Makanya ajaran Yesus berasal dari langit@ Tuhan.

    Beda dengan ajaran yang menperbolehkan MEMBUNUH apalagi BERPERANG. Dalam berperang, sudah pasti ada yang ngga ada hubungannya dengan perang akan terbunuh! Anak-anak kecil, orang tua dan wanita akan turut terbunuh. Ini kenyataan meskipun itu bukan tujuan alasan kita. Ngerti?

    Harap mendapat pencerahan.

  • 35. CosmicBoy  |  Mei 18, 2009 pada 2:03 pm

    @ Kurdi,

    di islam ngga boleh perang juga sih sebenarnya tapi perlu pemahaman yg jenius,bukan dari nafsu fikiran2 kita,

    ==> Nah, udah pada setuju bahawa berperang itu salah, apalagi dalam berperang, pembunuhan pasti akan berlaku!

    ==> Ngga perlu pemahaman yang jenius mas, ini hal mendasar. Anak TK aje tau pada itu bahawa MEMBUNUH & BERPERANG itu adalah salah! Udah, yang salah pasti salah. Kok perlu pemahanan jenius? Anehnya Islam, 1400 sudah berlalu, kok belum sadar-sadar. Rasio dibuang demi mau membela seorang “nabi” dari padang pasir!

    Salam.

  • 36. CosmicBoy  |  Mei 18, 2009 pada 2:19 pm

    @ Kurdi,

    Setiap Nabi yg diutus ke dunia ini pasti akan dibunuh oleh kaumnya,termasuk Nabi Allah Isa as. Nah haruskah Nabi akan dibunuh kemudian diam tanpa melawan?Kalau Nabi terbunuh maka siapa yg akan menyampaikan Amanat dari Allah sedang Nabi mengemban tugas dari Allah untk menyampaikan ayat2nya dll,

    ==> Buktikan dalam Injil & al-Quran, Nabi Isa membalas upaya untuk membunuhnya dengan pembunuhan & peperangan? Buktikan, saya nunggu?

    ==> Setiap Nabi yg diutus Tuhan tau resiko yang akan dialaminya dalam menyebarkan kebenaran Allah. Kalo pada takut, jangan jadi nabi. Allah ngga pernah memaksa!

    ==> Setiap nabipada tau bahawa Dia punya Allah yg Maha Kuasa, dia ngga perlu takut. Allahlah yang akan membalas, hak membalas ada pada Allah.

    ==> Aneh, ada seorang yg klaim ‘nabi’ dari padang pasir yang membela agama Allah dengan pembunuhan, peperangan & pedang. Malahan, berperang & membunuh ada perintahnya di kitab sucinya. Perintah itu harus dilaksanakan. Dari 88 seri peperangan yang dilancarkannya, cuman 1 saja yang bersifat mempertahankan diri, yang laen itu bertujuan untuk merampok, membunuh, menunduk & memperluaskan jajahan. Yang 87 itu ngga pernah ada provokasi dari luar, dari pihak lawan! Semuanya provokasi dari dalam, dari Muhammad!

    Hati yang damai akan tahu kebenaran ini.

  • 37. CosmicBoy  |  Mei 18, 2009 pada 2:37 pm

    @ Kurdi,

    Lebih aneh lagi kalo Tuhan kalah duel dengan Nabi-Nya ~> kejadian pasal 32 ayat 28->”Namamu bukan lagi Yakub tetapi bani israel dikarenakan kamu telah bergumul kepada Allah dan manusia dan kamu menang”. Dlm Ayat selanjutnya Allah menang sih. Akan tetapi ini ada kesamaannya dgn perang.Masa Allah bergumul dan kalah lagi.

    ==> Waduh…ini dongengnya darimana mas?

    ==> Kebiasaan ya muslimer, ngga bisa mempertahankan agama loe, ngeles ke Bible sgala. Apa hubungan Kejadian di atas dengan segala pembunuhan dan penjarahan yang dilakukan oleh Si Mmad & para pengikutnya? Gua ingin tau, apa hubungan pengalaman Nabi Yakub bersama Tuhannya?

    ==> Muslimer, coba anda lihat dengan mata rohani, yang tersirat. Itulah spiritualitas tingkat tinggi. Kok semuanya harus dilihat dari mata kasar, dari yang tersurat? Gini, Allah mau menguji Nabi Yakub. Lewat suatu pergumulan yang luar biasa, ternyata Nabi Yakub punya ciri yang berbeda dengan orang laen. Ternyata Nabi Yakub seorang yang cekal, ngga pernah berputus asa, maunya menang & sukses dalam pergumulan hidupnya. Dari pergumulan itulah, Allah menukar nama Yakub menjadi Israel yang bermaksud Prince of God & of man atau Pemimpin yang berasal dari Allah dan dari manusia. Dan memang benar kalo kita teliti motto kehidupan Nabi Yakub.

    Semoga mendapat pencerahan.

  • 38. Kurdi  |  Mei 18, 2009 pada 3:03 pm

    “Sebaiknya Islam mengikuti jejak yg benar dari kristen”.
    ¤Kitab itu sebagai pedoman hidup¤
    kitab perjanjian baru terdiri dari 4 kitab injil karangan matius,Markus,Lukas,dan Yohannes. 13 surat yg ditulis Paulus,3 surat Yohannes,1 surat Yakobus,2 surat Petrus,1 surat Lukas,1 surat Yudas.Kepada org ibrani,dan wahyu kepada Yohannes.Semua surat ditulis Paulus,Yakobus,Yohannes,Yudas,Petrus dll. Jelas ini bukan Firman Tuhan.Bagaimana dgn 4 kitab injil tsb?Nama yg melekat di belakang kata injil adalah nama penulis injil tsb. Yaitu: Matius,Markus,Lukas,dan Yohannes. Matius & Yohannes sendiri yg mengatakan secara eksplisit dlm injil mereka bahwa mereka bukan murid2 Yesus. Bagaimana Markus & Lukas? Sama saja tdk ada yg mengetahui siapa mereka sebenarnya. Matius,Markus,Yohannes,& Lukas benar2 sosok misterius dlm penulisan injil. Betapa anehnya kitab suci yg seharusnya digunakan sebagai pedoman hidup ternyata ditulis oleh sosok2 manusia yg tdk jelas identitasnya…Jadi banyak ayat2nya yg bertentangan 1 sama lain,saya berikan satu contoh: “sebab Allah mengutus anakNya kedunia bukan utk menghakimi dunia,tapi utk menyelamatkannya oleh Dia.”(Yohannes 3: 17). Ayat ini bertentangan dgn ayat: “janganlah kamu menyangka bahwa aku datang untuk membawa damai diatas bumi.Aku datang bukan utk membawa damai,melainkan pedang.Sebab aku datang utk memisahkan orang dari ayahnya,anak perempuan dari ibunya,menantu perempuan dari mertuanya,dan musuh2 org ialah org seisi rumahnya.” (Matius 10: 34-36). Masih banyak lagi ayat yg bertentangan. Dlm satu kesumpatan dialog dgn pendeta dari sekte kristen ortodoks syiria thn 2001,penulis menanyakan tentang banyaknya pertentangan dlm bibel dan dijawab,”kami memang menyadari bahwa dlm babel terdapat ayat2 yg saling bertentangan,namun dlm bibel edisi yg akan datang kami sudah merevisi ayat2 tsb.” Subhanallah…Betapa hebatnya manusia yg sanggup merevisi firman Tuhan!??…Dan mereka berterusterang mengaku kalau mereka melakukan perubahan2 tsb. Kata cosmicBOY: “jangan takut pada kebenaran”.

  • 39. jboz  |  Mei 19, 2009 pada 1:06 am

    @ Kurdi,

    kitab perjanjian baru terdiri dari 4 kitab injil karangan matius,Markus,Lukas,dan Yohannes. 13 surat yg ditulis Paulus,3 surat Yohannes,1 surat Yakobus,2 surat Petrus,1 surat Lukas,1 surat Yudas.Kepada org ibrani,dan wahyu kepada Yohannes.Semua surat ditulis Paulus,Yakobus,Yohannes,Yudas,Petrus dll. Jelas ini bukan Firman Tuhan.

    ==> Emangnya loe Tuhan ya? Emangnya loe dapat perintah/wahyu dari Tuhan ya untuk menentukan mana Firman Allah, mana bukan? Ato loe yang lebih tau dari Tuhan ya…mana Firman-Nya, mana yang bukan?

    ==> Apakah loe pikir Allah tidak berkuasa memakai nama-nama di atas untuk menulis Firman-Nya? Loe membatasi kuasa Allah ya? Kalo Allah mau, Dia bisa bikin batu untuk menulis Firman-Nya? Ngerti?

    Salam.

  • 40. jboz  |  Mei 19, 2009 pada 1:13 am

    @ Kurdi,

    Bagaimana dgn 4 kitab injil tsb?Nama yg melekat di belakang kata injil adalah nama penulis injil tsb. Yaitu: Matius,Markus,Lukas,dan Yohannes. Matius & Yohannes sendiri yg mengatakan secara eksplisit dlm injil mereka bahwa mereka bukan murid2 Yesus.

    ==> Yang benar ini?

    ==> Mas, coba mas ke google, cari Gospel of Matthew & John, baca dan buat penelitian dalil-dalil Matius & Yuhana adalah penulis Injil Matius & Injil Yuhana. Semua jawapan ada di situ. Seusai baca & buat penelitian, kalo ada persoalan, sila kirim ke sini. Gue siap menjawab.

    Salam,

  • 41. jboz  |  Mei 19, 2009 pada 1:21 am

    @ Kurdi,

    Bagaimana Markus & Lukas? Sama saja tdk ada yg mengetahui siapa mereka sebenarnya. Matius,Markus,Yohannes,& Lukas benar2 sosok misterius dlm penulisan injil.

    ==> Waduh, ketahuan ya mas ngga tau apa-apa tentang Injil. Siapa Markus & Lukas? Kalo terasa sulit, sila ke google, cari Gospel of Mark and Luke, banyak jawapan itu di sana. Ada juga di situs-situs Persons of the Bible, cari Mark and Luke, mas akan tau lebih banyak. Kalo ada persoalan, sila kirim ke sini. Saya akan jawap. Jangan lansung bilang tidak tahu tanpa terlebih dulu buat penelitian. Itu bukan ciri orang yang ingin tahu/mencari ilmu, itu ciri orang yang ingin menyalahkan ato cuman ke sini untuk buang angin busuk. Ngerti ngga?

    Salam.

  • 42. mazter  |  Mei 19, 2009 pada 3:04 am

    @kurdi

    tolong jangan copy paste aja ya, dipahami dulu baru ditanyakan

    malu2in aja.
    kalau uda baca tanya aja, saya siap bantu kamu kok
    siapa tahu kamu dapat pencerahan lalu murtad.
    amin.

    Salam damail

  • 43. Kurdi  |  Mei 19, 2009 pada 4:07 am

    Itukan penelitian thn 2001 nah barangkali sudah direvisi maaf sy tdk tau.

  • 44. jboz  |  Mei 19, 2009 pada 5:40 am

    @ Kurdi,

    Pertentangan dalam Al-Kitab?

    Ngga ada itu mas, ngga ada itu.

    Itukan ayat-ayat yang kabur. Ayat-ayat kabur bukan bukti pertentangan mas. Cuman kita belum bisa nangkep.

    Al-Kitab direvisi?

    Al-Kitab yang mana 1 mas? Yang TEKS ASLI atau TERJEMAHAN.

    Al-Kitab TEKS ASLI ngga bisa direvisi. Ngga bisa diubah.

    Al-Kitab Terjemahan bisa mas.

    Maka yang direvisi itu bukan dari TEKS ASLI. TEKS ASLI ngga bisa direvisi@ diubah kalimat-kalimatnya mas.

    Mengenai sekte anu yang mengaku berlaku revisi, itu pada teks yang diterjemahkan bukan pada TEKS ASLI, ngerti. Dan lagi, gue anggap itu fitnah yang ditujukan sama kelompok ini selagi loe tidak bisa nunjukin bukti-buktinya.

    Karena apa? Karena gue bingung@ terasa aneh, yang biasanya direvisi pada teks terjemahan bukan ayat-ayat “pertentangan” tapi pada bahasanya. Contoh, Al-Kitab bhs Inggris abad ke-16 itukan guna bahasa klasik. Oleh karena bhs sifatnya dinamik dan selalu berkembang, maka direvisi supaya bisa dimengerti oleh manusia moden. Ngerti?

    Semoga mendapat pencerahan.

  • 45. Kurdi  |  Mei 20, 2009 pada 12:49 am

    “tetapi dari kota2 bangsa2 yg didirikan Tuhan Allahmu,kepadamu menjadi milik pusakamu,janganlah kau biarkan hidup apapun yg bernafas,melainkan harus kau tumpas sama sekali”.(ulangan 20:16-17).

    “maka sekarang bunuhlah semua laki2 diantara anak2 mereka,dan juga semua perempuan yg pernah bersetubuh dgn laki2 haruslah kamu bunuh. Tetapi semua org muda diantara perempuan yg belum pernah bersetubuh dgn laki2 haruslah kamu biarka hidup bagimu.”(bilangan 31:17-18).

  • 46. jboz  |  Mei 20, 2009 pada 1:10 am

    @ Kurdi,

    Ulangan 20:16-17 & Bilangan 31:17-18m itu di ambil dari Kitab mana mas?

    Itukan kitabnya orang Yahudi@ At-Taurat!

    Perintah itukan diberi kepada kaum Bani Israel 3500 tahun yang lalu.

    Perintah itu diberi pada:

    1 kaum tertentu@ Bani Israel,

    1 masa tertentu@ pada zaman itu,

    1 perintah khusus@ bukan kekal tapi sementara.

    Itu bukan perintah Yesus.

    Itu bukan perintah kepada orang Kristen. Emangnya orang Kristen itu Bani Israel?

    Gitu mikirnya.

    Jangan 1x baca, udah tahu segala mas.

    Teliti dulu supaya tidak diketawain orang mas.

    Salam.

  • 47. Mazter  |  Mei 20, 2009 pada 3:28 am

    @kurdi

    yup jangan 1 x baca’nya, semua hukum taurat sudah digenapi Yesus.

    mas, saya mau tanya.
    menurut anda bagaimana cara selamat / masuk surga??

    saya hanya mau menawarkan keselamatan dari Yesus mas, sapa tau anda mau melihat kebenaran.

    salam.

  • 48. Kurdi  |  Mei 20, 2009 pada 6:05 am

    Sementara ah kalo gitu ikutan ah,ayat2 jihad dlm islam sementara juga ah,supaya bisa ngeles gitu he he…
    Cara masuk surga InsyaAllah begini : 1.Bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah,dan Muhammad Adalah Nabi dan Utusannya,kemudian beramal sholeh,jangan menduakan Allah(jangan menyembah atau menjadikan Tuhan apapun selain Allah). Allah telah berjanji bahwa orang2 sepeti ini dijamin masuk surga… Sudahlah saya serahkan semua pada anda2 sekalian mau kafir/beriman. Gebye All…

  • 49. CosmicBoy  |  Mei 20, 2009 pada 10:06 am

    @ Kurdi,

    Sudahlah saya serahkan semua pada anda2 sekalian mau kafir/beriman. Gebye All…

    ==> Gimana? Postingan gue belum dicounter lagi…kok bilang bye, bye.

    Salam.

  • 50. CosmicBoy  |  Mei 20, 2009 pada 12:59 pm

    @ 50,

    @ Jboz aka Cosmisboy aka Mazter
    Kenapa anda mengeroyok saudara Kurdi dengan banyak id? Anda tidak bisa membedakan saya dan orang lain? Oke saya akan selalu menggunakan avatar pemilik blog ini agar anda tidak binggung.

    ==> Gini mas, gue ini jboz@ CosmicBoy bukan Mazter.

    Saya hanya ingin bertanya.
    You:
    ==> Apakah loe pikir Allah tidak berkuasa memakai nama-nama di atas untuk menulis Firman-Nya? Loe membatasi kuasa Allah ya? Kalo Allah mau, Dia bisa bikin batu untuk menulis Firman-Nya? Ngerti?

    I : dari mana anda tau tuhan menyuruh markus dkk menulis firmanNya?
    Emangnya anda tuhan bisa tau bahwa tuhan menyuruh markus dkk menulis firmanNya?

    ==> Kok nanya balik. Loe jawap aje bagi pihak Kurdi. Gua nunggu jawapan loe.

    Jika tuhanlah yang menyuruh markus dkk menulis firmanNya, mengapa tulisan mereka saling bertentangan dan tidak sinkron? Mana kuasa tuhan tidak bisa membuat mereka kompak?

    ==> Gampang ya bikin rekayasa?

    Mana kuasa tuhan, mengapa tunduk pada aturan sistematika penulisan buatan manusia?

    ==> Emangnya jari Allah yang nulis Firman-Nya sendiri? Manusia menulis Firman Allah karena diperintahkan Allah. Semua yang ditulis berdasarkan petunjuk Roh Allah@ Roh Kudus. Namun, Allah membiarkan manusia menulis nurut gaya bahasa dan konteksnya. Kesimpulannya, Allah berinisiatif, manusia dinamik. Allah mengiktiraf penggunaan akal lewat Firman-Nya, ngerti?

    ==> Bedanya dengan sebuah kitab di mana manusia itu pasif dan seperti robot!

    Dokumen sesistematis apapun bisa dipalsukan.

    ==> Koreksi, Al-Kitab adalah Kitab Suci yang mengandungi fikiran Tuhan, pernyataan diri-Nya kepada umat manusia. Al-Kitab bukan sebuah dokumen sistematis peninggalan manusia. Harap dimengerti.

    Salam.

  • 51. CosmicBoy  |  Mei 20, 2009 pada 1:31 pm

    @ 50,

    Anda pasti bilang AlQuran berantakan dan tidak sistematis. Justru itu karena AlQuran benar-benar dari Allah. Karena Allah yang Maha Kuasa pasti mampu membuat sistematika sendiri dan tidak akan tunduk pada aturan sistematika buatan manusia

    ==> Loe lucu ya mas? Buktinya apa & mana? Beda dengan Al-Kitab, pewahyuan dari Allah bisa dibuktikan lewat penelitian historis, arkeologis, geografis, antropologis & sains. Bukan cuman klaim kosong bahawa itu Firman Allah karena Allah yang bilang atau kitab anu anu yang bilang! Ngerti?

    Karena Allah yang Maha Kuasa pasti mampu membuat sistematika sendiri dan tidak akan tunduk pada aturan sistematika buatan manusia.

    ==> Nah, ini sistematika Muhammad yang klaim terima wahyu@ Firman Tuhan.

    Yahudi: Buktiin bahawa anda ini nabi yang menerima Firamn Tuhan?
    Muhd: Kalo loe ngga percaya, nanya aje sama Allah. Wakakakakakaka.

    Quraisy: Buktiin bahawa anda diberi wahyu lewat malaikat?
    Muhd: Jangan ingkar ya…kelak tempat loe adalah neraka jahanan.

    Kristen: Mana mukjizat loe sebagai tanda loe seorang nabi yang sungguh-sungguh dari Allah?
    Muhd: Gue cuman seorang manusia. Itulah buktinya.

    Karena hanya Allah yang Maha Cerdas yang mampu mengunci firmaNya dengan ribuan kode (kombinasi angka 19) yang sangat rumit sebagai penyegel agar firmanNya tidak dapat dipalsukan.

    ==> Kode-kode rahsia sebenarnya diciptakan oleh orang Yahudi bagi membuktikan bahawa Taurat itu Firman Allah yg ngga bisa dipungkiri. Aneh ya, ngga pernah ketemu atau ada dalil-dalilnya dalam Taurat. Belakangan, orang2 muslim meniru ciptaan orang-orang yahudi bagi membuktikan bahawa Al-Quran itu sungguh-sungguh Firman Allah! Ngga ada yang asli itu dari muslimer…semuanya pada meniru. Niru solatnya Yahudi, niru haram halalnya Yahudi, niru cara berpakaian Yahudi dll. Anehnya muslim, indahnya Yesus.

    Karena hanya Allah yang Maha Berkehendak yang mampu membuat manusia mampu mengingat/menghafal firmanNya.

    ==> Bisakah manusia manpu menghafal Firman-Nya 100%? Udah gue buktikan pada postingan yg lalu bahawa “nabi” loe sendiri pada lupa, juga para sahabatnya, banyak pada yang lupa!

    ==> Mana yang lebih efektif dan bertahan lama? Firman Allah ditulis/disalin dalam sebuah kitab seperti Al-Kitab atau dihafal? Lanjutnya sila baca artikel ini.
    http://islamkristen.wordpress.com/2008/11/15/tulisan-vs-hapalan/

    Salam.

  • 52. jboz  |  Mei 21, 2009 pada 9:04 am

    @ 53,

    #masalahnya siapa mereka? mereka bukan nabi, bukan murid Jesus. Mana Maha BijakNya? jika memilih orang secara random, bahkan tidak jelas siapa mereka, apakah mereka bisa dipercaya.

    ==> Siapa yg bukan nabi mas? Musa, Daud, Sulaiman, Habakuk atau Danial? Biar jelas donk. Kok nuduh tanpa bukti?

    ==> Bukan murid Yesus? Siapa yg bukan murid Yesus dong? Coba bilang siapa?

    ==> Allah memilih orang secara random? Maksudmu apa? Gue pikir Allah itu berhak memilih siapa2 yg dia kehendaki untuk menulis Firman-Nya? Oloh loe bisa diatur ya? Allahku ngga bisa mas? Dia Maha Berdaulat?

    Salam.

  • 53. jboz  |  Mei 21, 2009 pada 9:23 am

    @ 53

    #Allah yang Maha Bijak dan Maha Cerdas tidak akan berbuat asal-asalan seperti menuruti nafsu.

    ==> Allah yg maha bijak & maha cerdas adalah juga Allah yg Maha Berdaulat yg ngga butuhkan saranan andadalam melakukan kehendaknya. Tiada Dia bergantung pada makhluknya. Apalagi cara berpikirmu yg asal-asalan.

    ==> Jangan cabar Tuhan mas.

    “Sebab sesungguhnya rancangan-Ku bukan rancanganmu dan jalanmu bukan jalan-Ku, demikian Firman Tuhan. Seperti tingginya langit dari bumi demikianlah tingginya rancangan-Ku dari rancanganmu dan jalanmu dari jalan-Ku” (Kitab Nabi Asyaya’ 55:8-9)

    “Tiada yang mustahil di sisi Tuhan” (Injil Lukas 1:37)

    Yesus bersabda: “Dan hasilkan buah-buah yang sesuai dengan pertaubatan. Dan jangan berfikir dalam hatimu: Ibrahim adalah bapa kami! Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Allah dapat menjadikan anak-anak Ibrahim dari batu-batu ini!.” (Injil Likas 3:8)

    Don’t underestimate God my friend.

    Semoga mendapat pencerahan.

  • 54. jboz  |  Mei 21, 2009 pada 9:36 am

    @ 53,

    Anda nulis:
    Saya tanya lagi, dari mana anda tau tuhan menyuruh markus dkk menulis firmanNya? Emangnya anda tuhan bisa tau bahwa tuhan menyuruh markus dkk menulis firmanNya?

    ==> Gampang ya bikin
    rekayasa?
    *Alkitab itu direkayasa ya?

    ==> Fahami pikiran lawan bicaramu mas. Nanti diketawain sama orang. Gue meresponi tanggapan loe dengan “gampang ya kalo mau bikin rekayasa” karena loe tidak menjawap tantangan malahan nanya balik. Ngerti? Dan jawapan anda itu ngga nyambung mas. Harap dibaca balik mas.

    ==> Emangnya jari Allah yang nulis Firman-Nya sendiri?
    #masalahnya apakah yang menulis dapat dipercaya?

    ==> Lagi…lagi ngga nyambung nie. Loe bilang, Al-Kitab itu tulisan manusia. Gue respon “Emangnya jari Allah yang nulis Firman-Nya sendiri?” Coba liat apa tanggapan loe di atas. Ngga nyambung. Capekkk deh gitu. Ketahuan ya loe ini ngga ada sistematika dalam ilmu berdebat ya?

    *Manusia menulis Firman Allah karena
    diperintahkan Allah. Semua yang ditulis berdasarkan petunjuk Roh Allah@ Roh Kudus. Namun, Allah membiarkan manusia menulis nurut gaya bahasa dan konteksnya.
    #Darimana anda tau mereka diperintah Allah? Darimana tau mereka diilhami roh kudus? Iman anda? Dongeng pastur?

    ==> Taunya dari Al-Kitab dan bisa dibuktikan lewat peneltian historis, arkeologis, geografis, antropologis & sains.

    Semoga mendapat pencerahan.

  • 55. jboz  |  Mei 21, 2009 pada 9:54 am

    @ 53,

    Kesimpulannya, Allah berinisiatif, manusia dinamik. Allah mengiktiraf penggunaan akal lewat Firman-Nya, ngerti?

    *ngerti, artinya Alkitab dikreasikan manusia yang diklaim dari ilham roh kudus.

    ==> Anda gagal membaca pikiran lawan bicaramu. Maka, respon anda salah kaprah!

    ==> Yang benar donk ahh gini, Al-Kitab yg adalah Firman Allah ditulis oleh manusia yang diilhami Roh Kudus. Al-Kitab adalah Firman Allah karena ILHAM-NYA ROH KUDUS. Makanya asal muasal Al-Kitab ialah karangan Allah, ngerti?

    ==> Bedanya dengan sebuah kitab di mana manusia itu pasif dan seperti robot!
    #gak tau lu ngomong apa, maksudmu alkitab pasif dan manusia yang aktif gitu ya? Oh…

    ==> ya ya lah tue…siapa yang makan lada/cabe, dia yang rasa pedasnya! Loe tau apa yg gue maksudkan, usah ngeles mas. Yang berani dikit mas…yang hati kudus.

    ==> Koreksi, Al-Kitab adalah Kitab Suci yang mengandungi fikiran Tuhan, pernyataan diri-Nya kepada umat manusia. Al-Kitab bukan sebuah dokumen sistematis peninggalan manusia. Harap dimengerti.
    #Fikiran Tuhan? Tau darimana? Apakah semuanya dijamin fikiran tuhan?

    ==> Mau tau, baca sendiri mas. Syaratnya HATI KUDUS.

    Kalau dari satu tuhan, mengapa silsilah Jesus di antara kitab2 berbeda-beda.

    ==> Pertanyaan yg basah basi mas. Capeh dehhh mau respon yang itu itu. Baca sendiri dehhhh, banyak itu di postingan. Ada juga di google. Manusia kan berbeda, lalu loe pikir ada lebih dari 1 tuhan yg menciptakan manusia. Gitu? Mikirnya jangan gitu mas. Kayak anak TK. Waduh…sangka gue, loe orang pinter…tau tau apa ya ??????? tau lah sendiri.

    Salam.

  • 56. Kurdi  |  Mei 22, 2009 pada 12:49 am

    1532. Abu Hurairah r.a. Berkata: Nabi saw. Bersabda: Biasa Bani Israil jika mandi bersama disungai sambil telanjang marging-masing dapat melihat aurat kawannya,sedang Nabi Musa mandi sendiri,hingga orang-orang menuduhnya: “demi Allah tiada yang menghalangi Musa untuk mandi bersama melainkan karena buah kemajuannya besar”,maka pada suatu hari ketika Nabi Musa mandi dan meletakkan bajunya diatas batu,tiba-tiba batu itu lari membawa bajunya,maka segera Nabi Musa mengejar batu itu,sambil berkata: “bajuku hai batu,sehingga bang israil dapat melihat Nabi Musa yang ternyata tidak ada apa-apa,sehingga mereka berkata: “Musa tidak apa-apa auratnya,lalu Nabi Musa mengambil bajunya dari batu dan memukuli batu. (Bukhari,Muslim).

    Kisah ini Allah ingin mengungkap kebenaran bahwa apa yg dituduhkan Bani Israil itu tdk benar,lalu kenapa Allah menggerakan batu hingga batu itu berlari membawa baju Nabi Musa? Jawabnya: karena Nabi Musa sangat pemalu utk membuka auratnya hingga akhirnya Allah lah yg menggerakkan batu itu dengan mukjizat dan kebesarannya hingga terungkapnya kebenaran dan apa yg dituduhkan bani israil itu tdk benar,kisah ini bukanlah pelecehan kepada Nabi Musa Namun Allah tidak ingin menutupi kebenaran yang ada. Jika kisah ini dilihat dan ditanggapi oleh orang yg antipati tentunya kisah ini akan melebar kemana2 hingga menganggap ini dongeng apalagi? Ini menghina Nabi Musa dll…

  • 57. stephen  |  Mei 22, 2009 pada 3:18 am

    Batu melahirkan baju Nabi Musa? Sayang sekali kisah seperti ini tiada di bible kristian…

  • 58. stephen  |  Mei 22, 2009 pada 3:19 am

    Batu melarikan baju Nabi Musa? Sayang sekali kisah seperti ini tiada di bible kristian…

  • 59. Kurdi  |  Mei 22, 2009 pada 4:20 am

    @ Stephen
    Batu melarikan baju Nabi Musa? Sayang sekali kisah seperti ini tiada dibible kristian…

    ¤jelas tidak ada dlm bible dan ajaran Kristen kisah batu melarikan baju Nabi Musa,karena Allah dalam ajaran kristen begitu lemah dan tak mampu berbuat apa-apa kadang kalah dgn seorang Nabi dll. Kalau di Islam Allah Maha perkasa Dan tidak ada satupun yg menandinginya…Dia (Allah) maha kuasa atas segala sesuatu apalagi dalam perkara kecil seperti memerintahkan batu berjalan,kalau mau lihat kebesaran Allah buka Google ketik Hajar Aswat nah nanti kamu akan tau kebesaran Allah: disana ada batu yg tidak menyentuh tanah, Nah kalau mau bukti yg lebih jelas lagi InsyaALLAH kalau kalian sudah Muslim maka berhaji lah dan saksikan oleh kalian Batu yg tdk menyentuh tanah itu..

  • 60. mazter  |  Mei 22, 2009 pada 6:36 am

    @kurdi

    ngarang terus aja mas.
    berarti kalau mengaku
    .Bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah,dan Muhammad Adalah Nabi dan Utusannya,kemudian beramal sholeh,jangan menduakan Allah(jangan menyembah atau menjadikan Tuhan apapun selain Allah tetapi membunuh orang dengan mengebom gitu masuk surga mas??

    wah kacau banget gt..

    salam

  • 61. Kurdi  |  Mei 22, 2009 pada 7:18 am

    Ciri-ciri dajjal benar bermata buta sebelah dan di dahinya ada huruf k f r (kafir) dll.
    Tapi Dajjal mempunyai sifat fitnah (tukang fitnah),memaksa orang-orang yg beriman utk mengakui bahwa dirinya Tuhan,dan apa bila suatu kampung/negeri beriman kepada Dajjal maka negeri itu akan makmur dan apabila membangkang maka negeri itu akan paceklik dll. Nah barang siapa yg suka memfitnah dan mengajak kepada kemungkaran/maksiat maka orang itu mempunyai kesamaan dgn Dajjal, begitu maksudnya…

  • 62. Kurdi  |  Mei 22, 2009 pada 8:34 am

    @Mazter
    kalau mau masuk islam jangan ikut jema’ah yg ngebom gitu dong,memangnya ada ngga dalam Al-Qur’an atau Hadits yg memerintahkan ngebom? Jelas jawabnya tdk ada sama sekali,itu hanyalah kesalahan Manusia dlm mengartikan ayat-ayat Al-Qur’an lagipula banyak Ulama yg menentangnya.
    Seperti Mr.Bucaille menghubung kan ayat Al-Qur’an dengan bintang merah, perbuatan Bucaille ini batil menurut saya,kenapa? Karena ayat: 37. Selain itu (sungguh ngeri) Ketika langit pecah belah lalu menjadilah ia merah mawar,berkilau seperti minyak.
    Ayat ini menberitakan kejadian pada hari kiamat,nah apakah sekarang sudah kiamat? Jadi kesalahan Bukan terletak pada Firman Allah,akan tetapi kesalahan diperbuat oleh Bucaille…Wallahu ‘alam bisshawab.

  • 63. Kurdi  |  Mei 25, 2009 pada 6:15 am

    Mohon maaf saya ingin meralat koment saya No.61. Yg saya maksud bukan Batu “hajar aswat”,tetapi “batu Mi’raj”…:):d

  • 64. jboz  |  Mei 25, 2009 pada 1:26 pm

    @ No 65,

    # saya tidak berfikir ada lebih dari 1 tuhan. saya pikir pikiran mereka (MARKUS, MATIUS, LUKAS, YOHANES) berbeda-beda dalam menulis silsilah Yesus, karena mereka tidak diilhami roh kudus.

    ==> Taunya darimana? Udah nanya pa blum samai MARKUS, MATIUS, LUKAS, YOHANES?

    Anehnya Islam (Indahnya Yesus).

    Salam.

  • 65. jboz  |  Mei 25, 2009 pada 1:32 pm

    @ No 65,

    #makanya saya tanya apakah yang menulis (MARKUS, MATIUS, LUKAS, YOHANES) dapat dipercaya?

    ==> Emangnya loe ada bukti-bukti mereka tidak dapat dipercayai?

    Darimana tau mereka diilhami roh kudus?

    ==> Emangnya loe tahu mereka tidak diilhami Roh Kudud?

    Salam.

  • 66. jboz  |  Mei 25, 2009 pada 1:34 pm

    @ No 65,

    beberapa ayat bisa gue baca dengan kudus, :-P tapi ada ayat2 parno dan yang bikin konsentrasi kudus gue buyar. :@ Ayat2 violence tidak baik untuk anak dibawah umur, :-) Ayat2 lainnya menjadi dongeng sebelum tidur.

    ==> Maksud loe Al-Quran?

    Salam.

  • 67. <Ң@ÇҚ!ЯÃ>  |  Mei 26, 2009 pada 3:47 am

    @Jboz
    KEBIASAAN, KALAU TIDAK BISA JAWAB PASTI NANYA BALIK.
    Cuma segitukah tingkat intelegensi anda? Berapa sih IQ anda?

    67. jboz | Mei 25, 2009 at 1:26 pm

    @ No 65,

    # saya tidak berfikir ada lebih dari 1 tuhan. saya pikir pikiran mereka (MARKUS, MATIUS, LUKAS, YOHANES) berbeda-beda dalam menulis silsilah Yesus, karena mereka tidak diilhami roh kudus.

    ==> Taunya darimana?
    Udah nanya pa blum sama MARKUS, MATIUS, LUKAS, YOHANES?
    :-) karena mereka kontradiksi, Anda bertanya begitu berarti Anda yakin mereka diilhami roh kudus. Tau dari mana?
    :-) Jawab pertanyaan saya, tak usah tanya balik, itu menunjukan ketidakmampuan anda.

    Anehnya Kristian
    :-) so pasti, gak bisa jawab malah nanya balik.

    (Indahnya Yesus).
    :-) so pasti, kristen cuma nebeng indahnya.

    68. jboz | Mei 25, 2009 at 1:32 pm

    KEKEKEKEK
    Tanya balik tanda anda tak mampu menjawab.

    @ No 65,

    #makanya saya tanya apakah yang menulis (MARKUS, MATIUS, LUKAS, YOHANES) dapat dipercaya?
    :-) saya bertanya karena saya minta bukti apakah mereka dapat dipercaya,

    ==> Emangnya loe ada bukti-bukti mereka tidak dapat dipercayai?
    :-) Jawab pertanyaan saya, tak usah tanya balik, itu menunjukan ketidakmampuan anda.

    Darimana tau mereka diilhami roh kudus?
    :-) saya bertanya karena ingin tau mengapa kalian begitu yakin pada mereka.

    ==> Emangnya loe tahu mereka tidak diilhami Roh Kudus?
    :-) Jawab pertanyaan saya, tak usah tanya balik, itu menunjukan ketidakmampuan anda.

    69. jboz | Mei 25, 2009 at 1:34 pm

    @ No 65,

    beberapa ayat bisa gue baca dengan kudus, :-P tapi ada ayat2 parno dan yang bikin konsentrasi kudus gue buyar. :@ Ayat2 violence tidak baik untuk anak dibawah umur, :-) Ayat2 lainnya menjadi dongeng sebelum tidur.

    ==> Maksud loe Al-Quran?
    :-) sudah pikun ya? Kan anda menyuruh saya membaca Alkitab/Injil/Bible.

    JAWAB PERTANYAAN-PERTANYAAN SAYA, TAK USAH TANYA BALIK, ITU MENUNJUKAN KETIDAKMAMPUAN ANDA.
    JIKA ANDA TIDAK BISA MENJAWAB, BILANG SAJA TIDAK BISA ATAU MINTA ORANG LAIN UNTUK MENJAWAB.
    KALAU MAU NANYA BALIK JAWAB DULU PERTANYAAN SAYA.

  • 68. CosmicBoy  |  Mei 26, 2009 pada 4:43 am

    @ No 70,

    karena mereka kontradiksi,

    ==> Tau darimana mereka kontradiksi?

    Anda bertanya begitu berarti Anda yakin mereka diilhami roh kudus. Tau dari mana?

    ==> Loe tau darimana mereka tidak diilhami Roh Kudus?

    saya bertanya karena ingin tau mengapa kalian begitu yakin pada mereka.

    ==> Jujur pada diri. Please dehhhhhhhhhhhhh.

    saya bertanya karena saya minta bukti apakah mereka dapat dipercaya,

    ==> Loe ada bukti mereka tidak dapat dipercayai? Ada? Sila tunjukkan.

    sudah pikun ya? Kan anda menyuruh saya membaca Alkitab/Injil/Bible.

    ==> Iya, gue suruh baca Al-Kitab, ngapa sampeyan baca Al-Quran? Nah liat kesimpulan sampeyan seusai membaca Al-Quran. Gue COPAS:

    beberapa ayat bisa gue baca dengan kudus, :-P tapi ada ayat2 parno dan yang bikin konsentrasi kudus gue buyar. :@ Ayat2 violence tidak baik untuk anak dibawah umur, :-) Ayat2 lainnya menjadi dongeng sebelum tidur.

    1400 tahun.

    Pantesan..!

    Ckckckck…salam damai dalam kecerdasan berpikir.

  • 69. Kurdi  |  Mei 26, 2009 pada 5:24 am

    Lucu juga yeh, org ditanya 1+1= berapa?
    Dijawab: memang kamu tau 1+1 itu berapa?
    He he he…
    Bolak balik…Kayak angkot…???

  • 70. jboz  |  Mei 26, 2009 pada 3:07 pm

    @ No 72 & Kurdi,

    @cosmicboz
    SUDAH SAYA BILANG, JAWAB PERTANYAAN-PERTANYAAN SAYA,

    Emangnya loe aje yang ada pertanyaan?

    !400 tahun, kok mikirnya masih dari gua Hirah.

    Pantesan..!

  • 71. jboz  |  Mei 27, 2009 pada 12:05 am

    @ No 75,

    @jboz
    SANGAT MENGECEWAKAN, CUMA SAMPAI DISITUKAH KEMAMPUAN ANDA?

    Apa kemanpuan loe?

    Loe belum menjawap gue.

    Bisa ngga jawap?

    1400 tahun, kok mikirnya dari gua Hirah yang gelap gulita.

    Pantesan..!

  • 72. jboz  |  Mei 28, 2009 pada 12:50 am

    @ No. 77,

    @ No 70,

    karena mereka kontradiksi,

    ==> Tau darimana mereka kontradiksi?

    Anda bertanya begitu berarti Anda yakin mereka diilhami roh kudus. Tau dari mana?

    ==> Loe tau darimana mereka tidak diilhami Roh Kudus?

    Su dah terang bersuluh pula, sudah tau, bertanya pula.

    Loe udah tau mas, loe pinter kan.

    Nah, gue tidak tau mas, loe jawap aje.

    Atas kesudian loe, gue ucapkan terima kasih.

    1400 tahun, kok bilangnya agama loe JELAS.

    Ngapa ngga bisa JELASKAN?

    Pantesan…!

  • 73. Kurdi  |  Mei 28, 2009 pada 3:50 am

    @cosmicboy,Jboz dkk.
    Anda ini kalau bicara gayanya seperti org kuliahan,tapi kalo ngomong dgn nada menghina,melecehkan orang lain bahkan mengejek,memangnya sudah Pasti agama yg kamu yakini itu benar? Iya kalo benar! Pasti kamu tdk ada hukuman nah kalo salah(agamamu) gimana? ingat pesan saya kalo nanti sudah sampai liang lahat (mati) org2 yg suka mengumprat,mencela,dan melecehkan Rasulullah saw. Kamu rasakan yah…

  • 74. mazter  |  Mei 28, 2009 pada 5:50 am

    @cosmicboy

    sabar pak, memang muslim ya gini.
    munafik semua, bilangnya prihatin wordpress buat melecehkan agama, padahal banyak juga blog yang menjelekkan kristen. tapi dia diam saja.
    munafik kan?
    sama kayak MUI yang mau mengharamkan facebook.

    muslim2, malas saya ngomong dengan kalian.

  • 75. jboz  |  Mei 28, 2009 pada 11:26 am

    @ mazter,

    Iya Pak…coba liat ini, salah satu antara sekian banyak situs yang menjelekkan & melecehkan agama Kristen.

    http://suakahati.wordpress.com/

    Sekarang mas, mereka punya teori baru…Yesus dalam Kitab Injil itu bukan Nabi Isa dalam Al-Quran.

    Yesus dalam Kitab Injil adalah “orang yang diserupakan dengan Isa”.

    Maka, dengan teori ini, muslimer semua pada menjelek-jelekkan Yesus. Mereka diajar bahwa menjelek-jelekkan Yesus diperbolehkan bahkan didukung karena itu bukan Nabi Isa melaenkan “”orang yang diserupakan dengan Isa”.

    Muslim-muslim…lucuan.

    1400 tahun, masih trus dibohongin.

    Salam.

  • 76. jboz  |  Mei 29, 2009 pada 12:29 am

    No 82,

    @jboz
    ==> Loe tau darimana mereka tidak diilhami Roh Kudus?
    Nah, gue tidak tau mas, loe jawap aje.
    Atas kesudian loe, gue ucapkan terima kasih.
    :-) Anda tidak tau tapi kok percaya markus dkk diilhami roh kudus? cuma iman buta.

    Gue ngga tau DARIMANA?

    Emangnya di Indonesia?

    GUE TAU DARI SIAPA?

    Kahkahkahkah…

    1400 tahun…mikirnya gitu-gitu aje, ngga pandai maju-maju.

    Pantesan semua muslimer seperti loe.

    Semoga anda tidak tertusuk hati.

  • 77. jboz  |  Mei 29, 2009 pada 12:33 am

    @ No. 82,

    Anda kan percaya pada markus dkk? Maka saya ingin tau mengapa anda begitu yakin pada markus dkk.

    Masak gue harus percaya kepada seorang lelaki dari gua Hirah 600 tahun selepas Markus dkk?

    Anehnya muslim.

    Ciscisciscis…1400 tahun, kok masih mahu ditipuin.

    Semoga anda tidak tertusuk hati.

  • 78. jboz  |  Mei 29, 2009 pada 12:41 am

    No. 82,

    tidak menjelekan Yesus.

    Loe minpi siang ya?

    Atau

    Basah di siang hari?

    Kah kah kah kah kah.

    Mau tau, silakan ke http://suakahati.wordpress.com/.

    Ketahuan ya…loe cuman buang angin busuk.

    1400 tahun, cuman manusia yang ngga ada rasio aje mudah tertipu.

    Semoga anda tidak tertusuk hati.

  • 79. imankristen  |  Mei 29, 2009 pada 2:02 am

    Salam Jelasenggak dan jboz dan to all moslem

    Wah…, ditinggal sebentar sudah ada yang pakai username dan foto saya.

    IP-nya: 72.14.195.205

    1. Sepertinya dia itu pemilik sebuah blog, yang sudah pernah saya kunjungi, sehingga dia tahu email yang saya pakai untuk memberikan komentar ke blog-nya.
    2. Dia membuat blog baru wordpress dengan identitas baru.
    3. Mengambil foto saya (dengan sofware snagIt, misalnya).
    4. Dengan identitas itu, kemudian menyaru sebagai saya untuk mengacaukan diskusi.

    5. Dia melakukan itu karena dia umat ISLAM dn sakit hati dengan kejujuran yang dibukakan.

    Saya percaya tidak semua umat islam seperti itu, tapi sesungguhnya hal tersebut malah merugikan agamanya sendiri.

    Kenapa dia melakukan hal itu? Karena blog ini penuh dengan kejujuran yang menyingkapi “kebobrokan” Alquran.
    Ini tidak bisa diterima olehnya.

    Menyedihkan….

    Kebenaran itu akan memerdekakan….

    Salam.

  • 80. imankristen  |  Mei 29, 2009 pada 2:09 am

    To jelasenggak dan jboz….

    Ada tawaran nih…,

    Saya sesungguhnya sibuk sekali, sehingga tidak bisa mengontrol tingkah laku pengikut setia Muhammad yang sedang berjihat di jalan olloh untuk “membunuh” semua kafir yang dimulai dari membunuh karakter “username” seorang kristian.

    Sebagai orang Kristen, kita wajib mengampuni pengikut Muhamamd yang mau mengikuti Alquran dengan sempurna dengan cara melakukan “pembunuhan sistematis” sesuai dengan ayat alquran.

    Tentu tidak semua moslem seperti itu…, contohnya…, kaum JIL. Mereka moslem yang penuh dengan kesadaran iman dan logika yang baik dan mengerti “ketidak sempurnaan” Alquran.

    Apakah anda berdua mau ikut bagian “memiliki” blog ini untuk bisa “mengkontrol” kegiatan kaum islam yang “setia” tersebut?

    Anda bisa jadi penulis blog ini dan “jadi administrator” juga.

    Saya agak lupa tata-caranya.

    Kalau bersedia…, bisa dijabarkan caranya untuk kalian berdua bisa ikut jadi penulis & administrator blog? (sorry…, saya sibuk sekali sehingga kurang punya waktu).

    Sepertinya…, blog ini “mungkin” sangat logis sehingga sungguh-sungguh “menelanjangi ” kaum moslem yang fanatik.

    Salam.

  • 81. mazter  |  Mei 29, 2009 pada 6:56 am

    @ jboz

    nda kaget kok pak.
    tipikal muslim gini nih.

    saya sudah baca link yang diberikan lihat, saya setuju itu menjelekkan Yesus.
    kita tunggu saja sikap hacker amatir itu.
    tetap munafik, atau kabur.

    @ imankristen

    saya setuju pak kalau blog ini benar2 mengungkap semua kebrobrokan muslim.
    maka dari itu mereka tidak terima dan pakai cara kotor.
    kita sebagai murid Yesus memang harus mendoakan mereka pak.
    salam.

  • 82. <αβδζπηλμξ>  |  Mei 30, 2009 pada 3:23 am

    @jboz
    Gue ngga tau DARIMANA?
    Emangnya di Indonesia?
    GUE TAU DARI SIAPA?
    :-) Oke, berarti markus dkk tidak diilhami roh kudus. Hanya iman kristian semata

    Kahkahkahkah…
    :-) oke, kesimpulanya anda cuma iman buta mempercai Bibel yang tidak terjamin kemurniannya. Karena tidak bisa menjawab pertanyaan saya.

    1400 tahun…mikirnya gitu-gitu aje, ngga pandai maju-maju.
    :-) Orang pandai kalau ditanya menjawab, orang bodoh bukanya menjawab malah nanya balik.

    Pantesan semua muslimer seperti loe.
    :-) Seperti apa ya? Maksudmu semua muslimer tidak mempercayai bibel karena tidak dijamin kemurnianya.

    Menjelekan Yesus?
    :-) paling yang dijelekan itu, Patung Yesus, Lukisan Yesus, dan Yesus yang kalian anggap tuhan, BUKAN Yesus Al-Masih dalam Al-kitab, Yesus Alaihissalam adalah Nabi yang kami hormati.

    Semoga anda tidak tertusuk sate

  • 83. <imankriwil>  |  Mei 30, 2009 pada 3:26 am

    @ imankristen | Mei 29, 2009 at 2:02 am

    # Salam Jelasenggak dan jboz dan to all moslem
    :-) Salam, lho kok kawan anda Cosmisboy tidak disapa?
    Anda kan baru datang, kapan tau jboz adalah cosmisboy. Jangan2 anda = imankristen = cosmisboy = jboz ??

    Wah…, ditinggal sebentar sudah ada yang pakai username dan foto saya.
    :-) bukan foto tapi gravatar

    IP-nya: 72.14.195.205
    :-) masa sih? coba cek lagi.

    1. Sepertinya dia itu pemilik sebuah blog, yang sudah pernah saya kunjungi, sehingga dia tahu email yang saya pakai untuk memberikan komentar ke blog-nya.
    :-) blog saya di iSp4t.BloGsPoT.coM

    2. Dia membuat blog baru wordpress dengan identitas baru.
    :-) buat apa? lagian 1 email gak bisa buat bikin lebih dari satu username di wordpress.

    3. Mengambil foto saya (dengan sofware snagIt, misalnya).
    :-) pake google aja cukup gak perlu sopware macem2 :-) saya belum punya komputer.

    4. Dengan identitas itu, kemudian menyaru sebagai saya untuk mengacaukan diskusi.
    :-) bukan, saya cuma menggiring kristian2 disini untuk memusatkan perhatian, tapi ternyata cuma ada cosmisboy/jboz disini waktu itu. lagian saya bisa pake identisas siapa saja, gak perlu register.

    5. Dia melakukan itu karena dia umat ISLAM dn sakit hati dengan kejujuran yang dibukakan.
    :-) jujur? isi blog ini cuma prasangka dan ketidaktahuan. Pernahkan anda menerima penjelasan dari muslim kemudian meralat tulisan anda yang salah.

    Saya percaya tidak semua umat islam seperti itu, tapi sesungguhnya hal tersebut malah merugikan agamanya sendiri.
    :-) emang tidak semua muslim hacker. Saya bekerja sendiri.
    Rugi? Tidak. Misi saya untuk mengetahui sifat kristian2 di sini sudah selesai. kedatangan anda sudah diperhiungkan dan anda datang tepat ketika misi telah 90%.

    Kenapa dia melakukan hal itu? Karena blog ini penuh dengan kejujuran yang menyingkapi “kebobrokan” Alquran. Ini tidak bisa diterima olehnya.
    :-) saya melakukan karena kamu-kamu-kamu takabur. :-) kenapa tidak kamu urus aja kebobrokan orang2 kristen yang menjauh dari gereja.

    Menyedihkan….
    :-) emang menyedihkan sekali sampai sekarang Indonesia masih dijajah kristen dengan cara seperti ini.

    Kebenaran itu akan
    memerdekakan….
    :-) betul dan jihad perjuangn itu membawa kemerdekaan, dan sudah mengusir pejajah. missionaris itu nebeng penjajah untuk menyebar kristen namun sampai sekarang misionaris masih berusaha menjajah indonesia dengan kristenisasi.

    80. imankristen | Mei 29, 2009 at 2:09 am

    To jelasenggak dan jboz….

    Ada tawaran nih…,

    Saya sesungguhnya sibuk sekali, sehingga tidak bisa mengontrol tingkah laku pengikut setia Muhammad yang sedang berjihat di jalan olloh untuk “membunuh” semua kafir yang dimulai dari membunuh karakter “username” seorang kristian.
    :-) bukan membunuh semua kafir, tapi melawan kafir harbi yang menyerang. Di dunia nyata anda adalah kafir dzimi yang wajib dilindungi, jadi tak perlu takut akan dibunuh.
    :-) jelas sudah, blog ini tidak layak sebagai tempat diskusi, toh pemilik blog sibuk. Paling yang sering keliaran disini cuma cosmicboy/jboz yang suka membuang angin busuk. Gak asik buat diskusi.

    Sebagai orang Kristen, kita wajib mengampuni pengikut Muhamamd yang mau mengikuti Alquran dengan sempurna dengan cara melakukan “pembunuhan sistematis” sesuai dengan ayat alquran.
    :-) wajib? ada dalilnya? jangan bid’ah loh. :-) anda masih hidup di negara mayorits muslim kan?

    Tentu tidak semua moslem seperti itu…, contohnya…, kaum JIL. Mereka moslem yang penuh dengan kesadaran iman dan logika yang baik dan mengerti “ketidak sempurnaan” Alquran.
    :-) JIL? Ada-ada aja

    Apakah anda berdua mau ikut bagian “memiliki” blog ini untuk bisa “mengkontrol” kegiatan kaum islam yang “setia” tersebut?
    Anda bisa jadi penulis blog ini dan “jadi administrator” juga.
    :-) maksudnya agar mereka bisa menghapus komentar yang dianggap membahayakan gitu?

    Saya agak lupa tata-caranya. Kalau bersedia…, bisa
    dijabarkan caranya
    untuk kalian berdua bisa
    ikut jadi penulis &
    administrator blog?
    (sorry…, saya sibuk sekali sehingga kurang punya waktu).
    Sepertinya…, blog ini “mungkin” sangat logis sehingga sungguh-sungguh “menelanjangi” kaum moslem yang fanatik.
    :-) dengan menghapus semua komentar saya anda sudah menelanjangi suma kristian di sini. Adalah bukti kepengecutan anda. bahkan juga membuat postingan2 kristian diatas jadi aneh karena mereka tampak ngomong sendiri seperti orang gila. Padahal 88% pertanyaan2 saya belum dijawab. Atau anda bersedia untuk menjawabnya?
    :-) namun semua komentar saya yang dihapus sudah saya simpan beserta respon kristian. Seperti biasa akan saya tunjukan kepada teman2 sekolahku, teman2 di friendster, teman2 di facebook, dan juga teman2 kuliahku nantinya.
    Jadi teman2 saya sudah kebal dengan blog2 macam ini karena sudah tau seperti apa cara diskusi dan sifat kristian.
    :-) Anda datang pada saat yang tepat. Karena misi telah selesai.
    Target utama ‘Cosmicboy aka Jboz’ sudah dilumpuhkan. Sudah ketahuan gobloknya.
    Terima kasih Cosmisboy/jboz yang telah mewakili kristian, anda sudah memuluskan misi saya.

    Salam.

    MISSION SUCCESS

  • 84. jboz  |  Mei 30, 2009 pada 4:48 am

    @ No 83,

    Ngga usah panjang-panjang mas.

    KOK loe PANIK sekali.

    Tenang mas.

    Hati yang damai akan tahu kebenaran.

    1400 tahun, kok ‘nabi’ loe belum bersunat.

    Ahhhhhhhhh hahahahahahahahi hihihihihihihihi

    Muslim, muslim LUCUAN.

  • 85. jboz  |  Mei 30, 2009 pada 5:06 am

    @ No.83,

    yang dijelekan itu, Patung Yesus, Lukisan Yesus, dan Yesus yang kalian anggap tuhan, BUKAN Yesus Al-Masih dalam Al-kitab, Yesus Alaihissalam adalah Nabi yang kami hormati.

    Kok gambar & patung loe bilang menjelekkan?

    Yang benar nie mas?

    Waduh…di rumah gue ada tergantung foto Almarhum bapa gue…jelek ya?

    Di rumah gue juga ada tergantung foto Duli Yang Maha Mulia Yang Di-Pertuan Agung & Permaisuri, jelek ya?

    Di rumah gue juga ada tergantung Almarhum Bapa Kemerdekaan Malaysia, Yang Mulia Tengku Abdul Rahman Putra Al-Haj, jelek ya?

    Gue juga sering bawa anak-anak gue meliat Tugu Peringatan pejuang-pejuang kemerdekaan, jelek ya?

    Aneh ya loe?

    1400 tahun, kok mikirnya seperti seorang lelaki dari gua Hirah.

    Mau tau kenapa Si Mamad ngga mau sosoknya digambarkan@ dilukis@ dijadikan patung?

    Mungkin ya…wajah “nabi” loe jelek!

    Mungkin ya…’nabi’ loe sama levelnya dengan Oloh!

    Rasionalnya gini: HANYA ALLAH tidak bisa digambarkan. Kalo Si Mamad TIDAK BISA DIGAMBARKAN, apakah tidak Si Mamad itu menaruh dirinya sama level dengan ALLAH.

    Salam damai dalam kecerdasan berpikir.

  • 86. <£€¥$>  |  Mei 31, 2009 pada 12:30 am

    84. jboz | Mei 30, 2009 at the discotic

    @ No 83,

    Ngga usah panjang-panjang mas.
    :-) yang panjang buat pemilik blog bukan buat loe, kalo bisa baca silakan dibaca.

    KOK loe PANIK sekali.
    :-) KOK LOE PANIK 666KALI :-) Panic At The Disco

    Tenang mas.
    Hati yang damai akan tahu kebenaran.
    :-) ngapain loe nyuruh gue tenang, pertanyaan gue aja belum loe jawab.

    1400 tahun, kok ‘nabi’
    loe belum bersunat.
    :-) gak usah fitnah deh.
    :-) 2000 tahun masih aja takut disunat.

    Ahhhhhhhhh hahahahahahahahi hihihihihihihihi
    :-) ada kuntilanak, serem

    LUCUAN LUCIFER.

    85. jboz | Mei 30, 2009 at the hell

    @ No.83,

    Kok gambar & patung loe bilang menjelekkan?
    :-) gue bilang yang dijeklek-jelekin muslim di blog rocker itu paling cuma lukisan dan patung Jesus

    Gue tidak pernah bilang semua lukisan/foto dan patung jelek.

    Yang benar nie mas?
    :-) makanya belajar bahasa indonesia biar gak salah paham.

    Waduh…di rumah gue ada tergantung foto Almarhum bapa gue…jelek ya?
    :-) loe bilang jelek terserah, itu bapak loe

    Di rumah gue juga ada tergantung foto Duli Yang Maha Mulia Yang Di-Pertuan Agung & Permaisuri, jelek ya?
    Di rumah gue juga ada
    tergantung Almarhum
    Bapa Kemerdekaan Malaysia, Yang Mulia Tengku Abdul Rahman Putra Al-Haj, jelek ya?

    :-) terserah, itu rumah loe, mau loe bakar boleh.

    Gue juga sering bawa
    anak-anak gue meliat
    Tugu Peringatan
    pejuang-pejuang
    kemerdekaan, jelek ya?
    :-) yang bilang jelek siapa? terserah itu anak2 loe, mau loe ajak terju dari patung singapur boleh.

    Aneh ya loe?
    :-) loe bangga ya malaysia merdekanya dikasih orang kristen yang menjajah

    1400 tahun, kok mikirnya seperti seorang lelaki dari gua Hirah.
    :-) 2000 tahun kok masih mikir seperti paulus?

    Mau tau kenapa Si Mamad ngga mau sosoknya digambarkan@ dilukis@ dijadikan patung?
    :-) gak punya cat air, gak kenal Leonardo da Vinci, gak doyan patung2an, belum ada kamera.

    Mungkin ya…wajah “nabi” loe jelek!
    :-) loe gak tau kan? Jadi gak usah fitnah.
    Emangnya wajah Jesus seperti yang di lukisan/patung? Kok tiap benua beda-beda wajah Jesusnya?
    :-) Loe tau seperti apa Wajah Jesus yang Asli? Ada banyak loh versinya, tau mana yang asli?

    Mungkin ya…’nabi’ loe sama levelnya dengan Oloh!
    Rasionalnya gini:
    HANYA ALLAH tidak bisa digambarkan. Kalo Si Mamad TIDAK BISA DIGAMBARKAN, apakah tidak Si Mamad itu menaruh dirinya sama level dengan ALLAH.
    :-) gak rasional tuh, tau gak bedanya ; gak bisa dan gak pernah?

    Salam damai dalam kecerdasan berpikir.
    :-) masih malas mikir? kapan mau cerdas? pikirkan dulu jawaban untuk pertanyaan2 gue.

    Salam

  • 87. mazter  |  Juni 2, 2009 pada 5:13 am

    @hacker amatir

    keliatan bodohnya ya kamu itu, jelas2 mereka menjelek2kan Yesus, masih saja bilang macem2.
    munafik banget ya?

    Pertanyaan kamu sudah dijawab, kristen tidak bersunat karena tidak disuruh Yesus. Yesus bersunat BUKAN KARENA KEMAUAN-NYA, TETAPI KARENA KEINGINAN ORANG TUANYA!!!

    makanya baca alkitab, jangan dibodohi nabi kamu yang gila itu (muhammad)

    muslim2, kapan pintarnya kalau gini semua

  • 88. CosmicBoy  |  Juni 2, 2009 pada 11:18 am

    @ Hacker no. 86,

    1400 tahun, kok ‘nabi’
    loe belum bersunat.
    :-) gak usah fitnah deh.
    :-) 2000 tahun masih aja takut disunat.

    Gini mas:

    Gue sunat ato tidak sunat, itu ngga bisa mengubah dunia.

    Nih, ‘nabi’ loe, otongnya dipotong apa belum?

    Ini penting mas, kalo belum, nah kalian (umat Islam) udah TERTIPU!

    Kalian diperintahkan memotong otong kalian chap chap chap chap tapi ‘nabi’ kalian malahan kaburrrrrrrrrrr.

    Nah, ini mas bedanya.

    Gampang ya muslim ditipuin.

    Sekali lagi, ‘nabi’ loe, otongnya dipotong apa belum?

    Ada ayatnya?

    Bisa berikan?

    Ada?

    Silakan.

    1400 tahun, ngga sadar-sadar dibohongin.

    Kacian.

  • 89. <Ң@ÇҚ!ЯÃ>  |  Juni 4, 2009 pada 1:25 am

    @ll
    Sori baru dateng, kemarin sibuk urus ini itu buat registrasi di universitas

    @87. mazter | Juni 2, 2009 at 5:13 am

    @hacker amateur
    :-) panggil aku <Ң@ÇҚ!ЯÃ>

    keliatan bodohnya ya kamu itu, jelas2 mereka menjelek2 kan Yesus, masih saja bilang macem2. munafik banget ya?
    :-) masalahnya kenapa dipanggil Yesus? Asal nama Yesus adalah Yosua dari nama Esau (hebrew). Lu tau ga nama asli beliau adalah ESAU? Esau jadi Yesus, Kok jauh bgt, kapan ganti nama? kalo dialek arabnya ISA. ESAU/ISA tak pernah kami hina, kalau foto/lukisan/patung Yesus emang biasa jadi bahan tertawaan kami.

    Pertanyaan kamu sudah dijawab, kristen tidak bersunat karena tidak disuruh Yesus.
    :-) gitu dong todepoin gak muter2 kaya jboz,
    jagi gue juga udah tau ternyata banyak umat kristen yang malas ke gereja karena yesus gak nyuruh nyanyi di gereja, Yesus juga gak nyuruh untuk menyembahnya, jadi gak nyembah Yesus gak masalah dong. Jesus gak lahir tgl 25 Des, Jesus gak nyuruh ngerayain Natal, so Natal is Nothing. Yesus gak nyuruh kita beragama kristen, jadi tak perlu beragama kristen.

    BUKAN KARENA KEMAUAN-NYA, TETAPI KARENA KEINGINAN ORANG TUANYA!!!
    :-) Jelas, orangtuanya bukan kristen, Yesus gak pernah complain karena disunat, siapa bilang Yesus gak mau? Yesus gak melarang sunat, gue sunat dont worry

    makanya baca alkitab, jangan dibodohi nabi kamu yang gila itu
    :-) alkitab? Bibel maksudmu? Males ah, udah tebel, kontradiktif dan kurang menarik,
    Lebih asik baca Harry Potter. Hehe… Bibel kalah menarik daripada HarryPotter, pantes J.K.Rowling diprotes pihak gereja.

    muslim2, kapan pintarnya kalau gini semua
    :-) Pinter itu ada bidangnya. Jboz pinter fitnah, loe pinter anu, gue pinter hacking, dll.
    wah kalo muslim kaya gue (hacker) semua, Google udah diambil alih. Gak usah ngebayangin yg gak2

    @88. CosmicBoy| Juni 2, 2009 at 11:18 am

    @ Hacker no.1
    Gini mas:
    Gue sunat ato tidak sunat, itu ngga bisa mengubah dunia.
    :-) siapa yang nyuruh ubah dunia?

    nih, ‘nabi’ loe, otongnya dipotong apa belum?
    Ini penting mas, KALO belum, nah kalian (umat Islam) udah tertipu!
    :-) anda bilang KALO, jadi tak usah berprasangka, kalo belum sunat pasti digosipin istri-istrinya, gak ada tuh riwayat umat geger gara2 Muhammad gak disunat ketika mau dikubur,

    Kalian diperintahkan memotong otong kalian chap chap chap chap tapi ‘nabi’ kalian malahan kaburrrrrrrrrrr.
    :-) anda bilang KALO, jadi gak usah fitnah, anda mau umat kristen dicap sebagai tukang fitnah.?

    Nah, ini mas bedanya.
    :-) jelas beda, kristen tukang fitnah dan muslim korban fitnah.

    Gampang ya muslim ditipuin.
    :-) gampang ditipu ya, pantes penjajah belanda menipu indonesia selama 3,5 abad, menipu, menjajah sambil membawa penginjil buat meyebar agama kristen.

    Sekali lagi, ‘nabi’ loe, otongnya dipotong apa belum?
    :-) sekali lagi, udah tau wajah asli yesus belum?

    Ada ayatnya?
    :-) tidak, alquran bukan biografi

    Ada ayatnya Yesus minta disembah?
    :-) tidak

    Bisa berikan?
    :-) udah dibilangin masih ngotot

    1400 tahun, ngga sadar-sadar difitnah kristen.
    :-) 2000 tahun masih aja diboongin paulus.
    Paulus bilang nabi kebal racun. Mazter bilang Paulus kebal racun, trik yang cerdik buat ngibulin umat.

    Kacian
    :-) emang kacian sampe sekarang asia tenggara masih dijajah kristenisasi.
    :-) oh ya, saran saya jangan terlalu sering ngajak anak2 anda ke tugu pejuang kemerdekaan, nanti anak2 anda kecewa karena lahir dalam agama penjajah.

    Salam

  • 90. CosmicBoy  |  Juni 4, 2009 pada 1:52 am

    @ Hacker,

    Muslim, muslim…susah banget ya kalian memberi ayatnya!

    Ini udah masuk hari ke-5, kok masih tercari-cari?

    Gini:

    Suatu AGAMA yg BENAR & berasal DARI TUHAN PASTI mempunyai PERNYATAAN yang JELAS & TEGAS tentang AJARANNYA.

    Sebab itulah gue nanya OTONGNYA ‘NABI” kalian udah dipotong apa belum?

    Kalian mempersoalkan ngapa otong kami tidak disunat padahal kalian lupa ‘nabi’ kalian belum dipotong otongnya.

    Aneh ya, muslim-muslim ini.

    Gampang ditipu.

    “Nabi”nya perintahkan otong semua pengikutnya dipotong, sendiri malahan ngga mau.

    Gitu, diskusi ke arah itu…ke arah otongnya “nabi” kalian.

    Kok ngeles ke hal-hal lain.

    Kami pengin tau saja, masak kalian anggap itu suatu JIHAD?

    Masak masalah OTONGNYA ‘nabi’ aje mau jihad segala.

    Anak-anak pesentren.

    Pantesan..!

  • 91. Kurdi  |  Juni 5, 2009 pada 1:26 am

    @All Kristen
    kalian membaca Al-Qur’an tdk sampai kerongkongan,hanya gaya dan laganya aja yg sok pintar,setiap kalian membacakan Al-Qur’an dan menafsirkan ,mengartikan justru Orang2 Islam bukannnya Murtad tapi malah ngetawain kalian, karena terkesan Bodoh dan tdk paham sama sekali, saya anjurkan sebelum kalian membacanya Cari dulu Ilmunya cz Al-Qur’an ada asbaabunnuzuul,Tafsir,Ilmu membaca, dll. Biar ngga malu2in kalian gitu lho.

  • 92. Madkurdi  |  Juni 5, 2009 pada 1:32 am

    @All Kristen
    kalian membaca Al-Qur’an tdk sampai kerongkongan,hanya gaya dan laganya aja yg sok pintar,setiap kalian membacakan Al-Qur’an dan menafsirkan ,mengartikan justru Orang2 Islam bukannnya Murtad tapi malah ngetawain kalian, karena terkesan Bodoh dan tdk paham sama sekali, saya anjurkan sebelum kalian membacanya Cari dulu Ilmunya cz Al-Qur’an ada asbaabunnuzuul,Tafsir,Ilmu membaca, dll. Biar ngga malu2in kalian gitu lho.

  • 93. CosmicBoy  |  Juni 5, 2009 pada 2:41 am

    @ Kurdi,

    saya anjurkan sebelum kalian membacanya Cari dulu Ilmunya cz Al-Qur’an ada asbaabunnuzuul,Tafsir,Ilmu membaca, dll. Biar ngga malu2in kalian gitu lho.

    Ini lagi seekor anak Pesentren.

    Loe baca apa belum posting gue di atas?

    Langsung ke sini, trus bla bla bla…ngga nyambung.

    Nih, baca sekali lagi@ iqra…bisa ngga?

    Pertanyaan gue: Adakah ayat dalam Al-Quran menyebut OTONGNYA ‘nabi’ kalian dipotong?

    Ada?

    Sila tunjukkan.

    Kok susah banget!

    Masak ajarin orang belajar Al-Quran? Irrelevant itu mas.

    Inilah akibatnya memberi internet kepada anak-anak pesentren.

    Ditanya lain, dijawap lain.

    Subhanallah

  • 94. Kurdi  |  Juni 5, 2009 pada 3:26 am

    Tidak semua Hukum islam ada di Al-Qur’an Dik, Islam mempunyai 2 (dua) pegangan yaitu Al-Qur’an dan hadits.

  • 95. Kurdi  |  Juni 5, 2009 pada 3:55 am

    Saya yakin kalian berani galak hanya di internet saja,tapi kalau berhadapan,berkata sopan lagi santun,bukankah ini sifat munafik anda? Saya beri sedikit ilmu baca Al-Qur’an: lasta alaihim “bimushoitir” boleh juga dibaca “bimusaitir” ada dua cara baca yg kedua-duanya boleh dibaca mana yg kita suka, nah penjelasan ini saya kasih tahu agar kalian tdk malu2in.

  • 96. Hari  |  Juni 5, 2009 pada 7:27 am

    Inti dari AGAMA adalah masalah KETUHANANNYA. Islam ber TUHAN AHAD –ESA–. Namanya ALLAH … DIA lah SATU-SATUNYA TUHAN. TIDAK ADA TUHAN YANG LAIN SELAIN DIA an TIDAK ADA SEKUTU BAGINYA. Yang MENCIPTAKAN LANGIT dan BUMI dengan SEGALA ISINYA, yang paling besar –sementara– … GALAXY, lebih kecil lagi yaitu TATA SURYA sd yang TERKECIL –sementara– yaitu ELEKTRON. TIDAK ADA CACAT dalam PENCIPTAANNYA darimanapun dilihatnya atau KERENNYA … DIANALISANYA.

    Sedangkan KRISTEN menganut KONSEP TRINITAS, yaitu 1 itu 3 dan 3 itu 1.

    Antara ISLAM dan KRISTEN begitu JAUH PERBEDAAN masalah KETUHANANNYA ? Siapa yang BENAR ? Yang jelas MASING-MASING PENGANUTNYA akan MEMBELA MATI-MATIAN, karena BERKAITAN dengan soal KEIMANAN.

    Ketika berbicara masalah BENAR dan SALAH … Acuannya adalah DATA, FAKTA dan REALITA ?

    TUHAN ISLAM yaitu ALLAH … Tidak bisa di trace ke DIRINYA, tapi hanya bisa di trace atau ditelusuri KEBERADAANNYA melalui CIPTAANNYA. Katakanlah ALAM SEMESTA yang LUAS ini … Yang sampai sekarangpun manusia BELUM TAHU … Ujungnya sampai dimana ? Bentuknya seperti apa ? Manusia masih menduga-duga saja ? Sekaliber EINSTEIN masih menduga bahwa bentuk alam semesta ini seperti PELANA KUDA ? Artinya masih belum yakin akan BENTUK yang sebenarnya ? Boleh jadi dengan perkembangan TEORI, PERALATAN akan membuka CAKRAWALA BARU akan hal ALAM SEMESTA ini ? Dengan mengkaji ALAM SEMESTA yang ada, maka EXISTENSI TUHAN dapat dirasakan KEBERADAANNYA.

    Sedangkan untuk konsepsi KRISTEN yang TRINITAS itu, terutama untuk KASUS JESUS ? Maka JESUS itu yang oleh ISLAM disebut ISA secara DATA, FAKTA dan REALITANYA adalah :
    1. ANAK MARIA atau MARYAM menurut ISLAM.
    2. MARIA mengandungnya secara NORMAL
    3. Dilahirkan sesuai proses yang BIASA TERJADI pada manusia lainnya –TIDAK ADA AJAIB-AJAIBAN–.
    3. Setelah ISA LAHIR, ada KELEBIHAN-KELEBIHAN yang MELEKAT didirinya : Sewaktu dalam gendongan sudah bisa bicara; setelah besar, bisa menyembuhkan banyak penyakit bahkan bisa menghidupkan orang mati ?
    4. SaaT DISALIB, badannya mengeluarkan darah.

    Dari ke empat hal ini, maka DATA, FAKTA dan REALITA mengarah ke pengambilan KESIMPULAN bahwa JESUS atau ISA itu MANUSIA juga yang diberi BANYAK KELEBIHAN. Berbeda dengan ALLAH BAPA dan ROHUL KUDUS yang TIDAK BISA di trace tentang existensinya ? Kalau yan DUA terakhir ini (ALLAH BAPA dan ROHUL KUDUS) masih make sense kalau dianggap TUHAN ? Karena ADI KODRATI ?

    Yang KEDUA, bicara tentang DATA, FAKTA dan REALITA adalah berkaitan dengan KITAB SUCINYA ? Jangan BICARA ISINYA DULU ? Karena BISA MULTI TAFSIR ? Tapi bicara tentang OTENTISITAS dan ORIGINALITAS-nya saja dulu ?
    Al QUR’AN dari jaman Nabi MUHAMMAD sd sekarang TIDAK BERUBAH, yaitu dari SISI TEKS-nya secara LETTERLIJK, TETAP saja SAMA. pADAHAL :
    1. Dari SISI WAKTU yang sudah 1400 tahun lebih; dan
    2. Dari SISI GEOGRAFIS; 180 derajat BB sd 180 BT dan 90 derajat LU sd 90 derajat LS.

    Pertanyaannya ? KENAPA Al QUR’AN bisa seperti itu ? edangkan KITAB-KITAB yang lain TIDAK BISA ? KENAPA ? Hal itu TIDAK MUNGKIN TERJADI tanpa CAMPUR TANGAN ALLAH SWT. Apa hal ini bukan MUKJIZAT ?

    Pertanyaan selanjutnya … Kalau ADA ORANG yang MENENTANG DATA, FAKTA dan REALITA ? Orang tersebut termasuk kategori apa ? Kalau BUKAN KATEGORI PERCAYA MEMBABI BUTA ?

  • 97. CosmicBoy  |  Juni 5, 2009 pada 9:47 am

    @ kurdi,

    Tidak semua Hukum islam ada di Al-Qur’an Dik,

    Justru itu Al-Quran bukan kitab dari langit@ berasal dari Tuhan.

    Kitab dari langit@ berasal dari Tuhan HARUSLAH SEMPURNA & LENGKAP dari semua segi dan bertahan sepanjang zaman.

    Ternyata Al-Quran banyak kekurangan dan gagal dalam ujian ini.

    Kacian.

    1400 tahun, kalian sudah tertipu!

    Beda dengan Kristen. Al-Kitab ialah kitab panduan, sempurna & lengkap. Semua jawapan atas persoalan hidup manusia bisa diketemukan dalam Al-Kitab bahkan bertahan sepanjang zaman!

    Islam mempunyai 2 (dua) pegangan yaitu Al-Qur’an dan hadits.

    Islam mengaku mempunyai dua pegangan: Al-Quran (dari Tuhan) & Hadis (bukan dari Tuhan).

    Masak suatu Agama yang benar & berasal dari Tuhan berpegang kepada ‘kitab dari Tuhan” dan kitab karangan manusia?

    Aneh…sungguh aneh agama Islam ini. Masak memncampuradukkan yang langit & duniawi?

    Beda ini:

    Al-Kitab satu2 kitab pegangan orang Kristen. Ngga ada yang lain. Hanya Al-Kitab adalah panduan & otoritas umat Kristen. Hanya Kitab yang berasal dari Tuhan iaitu Al-Kitab otoritas tertinggi, ngga ada yang lain. Dalam Kristen ngga ada kitab2 karangan manusia disejajarkan dengan Kitab dari langit iaitu Al-Kitab. Ngerti?

    Semoga kalian mendapat pencerahan.

  • 98. CosmicBoy  |  Juni 5, 2009 pada 10:32 am

    @ kurdi

    Sistematka akidah Kristen (secara ringkas)

    A. Ilmu Tauhid.

    1. Beriman kepada keesaan Allah.

    2. (i) Apakah Allah?

    Allah adalah Dzat yang Esa/Satu/Tunggal

    (ii) Siapakah Allah?

    Dari Dzat-Nya yang Esa/Satu/Tunggal ada Tiga Peribadi iaitu Allah Bapa, Kalam-Nya & Roh-Nya. Dalam ilmu telogi disebut Bapa, Anak & Roh Kudus.

    (iii) Apakah itu Trinitas?

    (a) Trinitas bukan Allah. Trinitas cuma istilah/perkataan/konsep yang digunapakai & diterimapakai untuk menjelaskan Ilmu Tauhid.

    (b) Tri ==> Tiga ==> Tiga Peribadi ==> Allah Bapa, Kalam-Nya & Roh-Nya atau Bapa, Anak & Roh Kudus.

    (c) Uni ==> Satu/Esa/Tunggal ==> Dzat Allah adalah Esa/Satu/Tunggal.

    (d) Unitas ==> Kesatuan/Ketauhidan

    (e) Maka Trinitas bermaksud Tiga-Esa-dalam ketauhidan.

    (f) Allah Bapa, Kalam-Nya & Roh-Nya (TIGA PERIBADI) dari Dzat Allah yg Esa/Satu/Tunggal adalah TAUHID. Kosep ini disebut TRINITAS.

    3. Siapakah Kalam-Nya itu?

    (i) Kalam-Nya Allah, Tidak Terpisahkan, Tidak Terceraikan dari Dzat-Nya Allah yg Esa/Satu/Tunggal itu, Qadim, Qidam & Tidak Diciptakan yang adalah Allah itu Sendiri.

    (ii) Pada suatu ketika, Kalam-Nya Allah nuzul turun menterjemahkan diri-Nya sebagai manusia SAMBIL MEMELIHARA DZATNYA DARI BERCAMPUR BAUR DENGAN DZATNYA MAKHLUK@ MANUSIA.

    (iii) Kalam-Nya menterjemahkan Diri-Nya lewat suatu peristiwa yang bersifat ajaib & bersifat mukjizat iaitu lewat anak perawan Maryam yang disucikan & dibersihkan dari semua unsur-unsur manusiawi oleh Ruhul’Qudus Allah sehingga Anak yang akan dilahirkan itu SUCI & BERSIH bukan dari keinginan manusia melainkan dari Allah. Karena itulah Dia adalah Anak Allah & manusia sempurna@ al-insan al-kamil. Anak itu diberi nama YESUS, bukan sebarang nama melainkan nama Ilahi yang bermaksud TUHAN adalah Penyelamat@ Al-Mukhalis manusia!

    (iv) YESUS ini adalah 1 PERIBADI dari dua Dzat, Dzat Ilahi karena dari Kalam-Nya Allah adanya dan dzat manusia karena dari manusia sejati adanya.

    (v) Dari Dzat Ilahi maka Yesus ketika di bumi adalah Allah. Ini dibuktikan dengan tindakan, pengakuan dan ajaran-Nya.

    (a) Dari tindakan-Nya: Tanda2 ajaib & mukjizat2 yang dilakukan berasal dari Diri-Nya, tidak diberikan dan tidak diterimanya dan bukan juga atas izin Allah melainkan dari Diri-Nya yang Maha Berkuasa sebab Dia adalah Sumber kuasa itu, asal muasal kuasa itu. Dia Maha Mengetahui sehingga tahu siapa yg mengkhianatinya, tahu isi hati para murid & para musuh-Nya!

    (b) Dari pengakuan-Nya: Dia mengaku Diri-Nya adalah Allah yg disembah oleh umat Perjanjian Lama dengan menggunakan gelaran2 & sebutan2 Yang Hanya KHUSUS UNTUK ALLAH iaitu “ANI HU” suatu hal yang tidak berani dilakukan oleh para Nabi! Dia mengklaim dapat mengampuni dosa manusia. Suatu hal yang HANYA ALLAH BISA LAKUKAN. Dia mengklaim Diri-Nya Yang Benar, Yang Hidup, Yang Mengbangkitkan, Yang Menghidupkan, Yang Menciptakan dll.

    (c) Dia mengajar bukan dari wahyu melainkan Dia adalah wahyu itu sendiri. Dia adalah Kalam-Nya Allah@ Firman Allah. Dia mengajar bukan lewat wahyu para malaikat, bukan lewat Firman Tuhan yang disampaikan melainkan segala ucapan-Nya adalah Firman Allah, wahyu Allah karena Dia adalah Sang Kalam Allah itu.

    Siapakah Roh-Nya itu?

    (i) Roh-Nya Allah, Tidak Terpisahkan, Tidak Terceraikan dari Dzat-Nya Allah yg Esa/Satu/Tunggal itu, Qadim, Qidam & Tidak Diciptakan yang adalah Allah itu Sendiri.

    (ii) Roh-Nya Allah juga disebut Ruhul’Qudus karena Dialah Roh yang Maha Suci yang dari Dzat Allah itu Sendiri.

    Semoga mendapat pencerahan.

  • 99. Kurdi  |  Juni 5, 2009 pada 11:13 pm

    @komikboy
    Al kitab adalah benar dari Tuhan itukan hanya klaim buta anda,org sekaliber Dr.Van Niftrik & Ds.BJ. Boland dlm buku dogmatika masa kini (1967) menyatakan terus terang,”kita tdk usah malu2 mengakui bahwa terdapat berbagai kekhilafan dlm al kitab.Kekhilafan tentang angka2 perhitungan,tahun & fakta…
    Pertanyaan saya apakah benar Al kitab dari Tuhan kalau banyak kekhilafan?

  • 100. Kurdi  |  Juni 5, 2009 pada 11:52 pm

    Muhammad saw. Tdk gila,dia tdk bohong,dlm sejarah hidupnya ia tdk pernah berbohog,bahkan musuh2nya pun percaya bahwa dia seorang yg jujur,apakah salah dia menolog kaum yg miskin?Apakah salah dia mengajak berbuat baik? Dia menyeru manusia kepada Tuhannya dgn ikhlas tdk minta bayaran,dilempari batu & kotoran,tetapi dia tetap sabar,kalau dia bohong apa yg dia dpt atas kebohongannya? harta? Tahta? Semua kemewahan dunia dia tdk mendapatkan itu.Semua ini karena Muhammad saw. Benar2 diUTUS Oleh Allah Swt.

  • 101. CosmicBoy  |  Juni 6, 2009 pada 1:13 am

    @ Kurdi,

    @komikboy
    Al kitab adalah benar dari Tuhan itukan hanya klaim buta anda,org sekaliber Dr.Van Niftrik & Ds.BJ. Boland dlm buku dogmatika masa kini (1967) menyatakan terus terang,”kita tdk usah malu2 mengakui bahwa terdapat berbagai kekhilafan dlm al kitab.Kekhilafan tentang angka2 perhitungan,tahun & fakta…
    Pertanyaan saya apakah benar Al kitab dari Tuhan kalau banyak kekhilafan?

    Bisa ngga mikirnya pinter dikit?

    Pernah baca apa belum buku2 itu?

    Ato loe nyontek saja!

    Nih, gue jelasin…

    Al-Kitab Teks Asli TIDAK PERNAH KHILAF, IA SEMPURNA & LENGKAP.

    Yang dimaksudkan oleh para penulis itu ialah Al-Kitab salinan. Ngerti?

    Dalam proses penyalinan dari Al-Kitab Teks Asli sudah tentu berlaku kekhilafan. Nah, itu maksudnya para penulis!

    Tapi, meskipun ada kekhilafan, semua itu bisa diperbaiki dan dikoreksi dengan ngecheck di Al-Kitab Teks Asli!

    Waduh, kalo gue ngga lupa…loe bukannya orang yang pertama menanya akan hal2 ini, malahan udah sampai ratusan orang.

    Aneh ya…pertanyaan2 yang persis sama.

    Semuanya pada COPAS, ngga pernah menyelidiki sendiri ato membaca buku2 itu.

    Rupanya inilah yang kalian belajar dari Pesantren ya?

    Rupanya inilah metode pedagogisnya Islam ya?

    Mendengar, mendengar, mendengar dari pihak lain khususnya para kiyai tanpa perlu membuat penelitian. Kalian kayak burung beo!

    1400 tahun, maunya yang enak2 saja.

    Semoga kalian bukan keledai!

  • 102. CosmicBoy  |  Juni 6, 2009 pada 1:42 am

    @ kurdi,

    Muhammad saw. Tdk gila,dia tdk bohong,dlm sejarah hidupnya ia tdk pernah berbohog,bahkan musuh2nya pun percaya bahwa dia seorang yg jujur,apakah salah dia menolog kaum yg miskin?Apakah salah dia mengajak berbuat baik? Dia menyeru manusia kepada Tuhannya dgn ikhlas tdk minta bayaran,dilempari batu & kotoran,tetapi dia tetap sabar,kalau dia bohong apa yg dia dpt atas kebohongannya? harta? Tahta? Semua kemewahan dunia dia tdk mendapatkan itu.Semua ini karena Muhammad saw. Benar2 diUTUS Oleh Allah Swt.

    Coba loe buat penelitian jujur dan tidak memihak.

    Bedanya karakter Muhammad sebelum dia klaim “nabi” dan sesudah dia kliam “nabi”.

    Al-Amin (berkata benar, tidak berbohong, berkata tepat) ==> Itu pada sebelum dia klaim “nabi”

    Dan sesudah dia klaim dirinya ‘nabi’ dan sesudah dia KUAT!

    Sahih Bukhari Vol.7 Book 67, No.424
    Muhammad berkata: “Demi Allah, dan jika Allah menghendaki, jika aku mengambil sumpah dan belakangan kudapatkan sesuatu yang lebih baik dari itu, maka aku lakukan yang lebih baik itu dan kuabaikan sumpahku.”

    Muhammad bisa dengan sesuka hati melanggar sumpah yang dia sendiri ucapkan!

    Betapa tidak bisa dipercayanya orang ini, sedangkan sumpah saja bisa dia buat main-main??????

    BEDA dengan YESUS KRISTUS!

    Yesus bersanda:

    5:34 Tetapi Aku berkata kepadamu: Janganlah sekali-kali bersumpah, baik demi langit, karena langit adalah takhta Allah,
    5:35 maupun demi bumi, karena bumi adalah tumpuan kaki-Nya, ataupun demi Yerusalem, karena Yerusalem adalah kota Raja Besar;
    5:36 janganlah juga engkau bersumpah demi kepalamu, karena engkau tidak berkuasa memutihkan atau menghitamkan sehelai rambutpun.
    5:37 Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak. Apa yang lebih dari pada itu berasal dari si jahat.

    Semoga anda dapat melihat!

  • 103. Kurdi  |  Juni 7, 2009 pada 9:58 am

    @komikBOY (tukang komik)
    ketika Yecus disalib apa yg diteriakkan? “Eli eli…” dia minta tolong sama Tuhan,lah ini yang mana Tuhannya saya bingung,masa yesus minta tolong katanya yesus Tuhan,dan apa arti Trinitas?

  • 104. CosmicBoy  |  Juni 7, 2009 pada 10:49 am

    @ kurdistan@ kurdistan

    @komikBOY (tukang komik)
    ketika Yecus disalib apa yg diteriakkan? “Eli eli…” dia minta tolong sama Tuhan,lah ini yang mana Tuhannya saya bingung,masa yesus minta tolong katanya yesus Tuhan,dan apa arti Trinitas?

    Dzat Allah adalah Satu/Esa/Tunggal.

    Peribadi-Nya Tiga iaitu Allah Bapa, Firman-Nya & Roh-Nya.

    Ngerti?

    Pada suatu ketika Firman-Nya nuzul menterjemahkan diri-Nya menjadi manusia sambil memelihara Dzat-Nya dari bercampur baur dengan dzat-Nya manusia.

    Firman-Nya itu bernama YESUS yang bukan sebarang nama melainkan nama Ilahi, TUHAN adalah Penyelamat@ Al-Mukhalis!

    Makanya, YESUS dari Firman-Nya Allah adalah Ilahi manakala dari tubuh-Nya adalah insani@ manusiawi.

    Dari tubuh insani, dia seperti kita, makan, minum, menjadi Nabi & Rasul, disalibkan & mati! Sebagai manusia, wajarkan dalam kondisi seperti itu minta tolong!

    Maka, yang berteriak “Eli, Eli…” ialah tubuh insani.

    Permintaan tolong seorang insan kepada Allah-Nya.

    Ngerti?

    Lalu bagaimana YESUS dari Firman-Nya yang Ilahi itu?

    Firman-Nya yang Ilahi itu TIDAK DISALIBKAN, TIDAK MATI karena Dia adalah Peribadi dari Dzat Allah yang Esa itu, MaHa Kekal, Maha Hidup, Maha Fana & Maha Kuasa!

    Masak Allah disalibkan?

    Masak Allah mati?

    Ngerti?

    Semoga kebenaran ini memerdekakan kalian.

  • 105. mazter  |  Juni 8, 2009 pada 4:11 am

    @kurdi

    alkitab tidak ada kontradiksi.
    justru al-quran yang memiliki banyak kontradiksi ayat.

    coba jelaskan pada saya mengenai kontradiksi ini :

    1. Siapakah yg pertama kali menjadi Muslim? Muhammad (Qs.6:14,163) .
    Hal ini bertentangan dengan:

    1. Yang menjadi Muslim pertama kali adalah Musa (Qs.7:143).
    2. Yang menjadi Muslim pertama kali adalah Beberapa orang Mesir (Qs.26:51).
    3. Yang menjadi Muslim pertama kali adalah Ibrahim (Qs.2:127-133, Qs.3:67).
    4. Yang menjadi Muslim pertama kali adalah Adam, yaitu manusia ciptaan pertama, yang menerima wahyu dari Allah Muslim (Qs.42:51).

    dan lagi

    Apakah yg menjadi makanan orang2 di Neraka? Makanan orang2 yg ada di Neraka adalah Dhari atau pohon berduri (Qs.88 :6).
    Hal ini bertentangan dengan:

    1. Makanan orang2 di Neraka adalah darah dan nanah (Qs.69:36).
    2. Makanan orang2 di Neraka adalah buah dari pohon Zaqqum (Qs.37:66).

    nah saya harap debater muslim menjawab saya kalau memang bisa dijawab.
    salam

  • 106. Kurdi  |  Juni 8, 2009 pada 10:20 am

    @komikBOY
    masih ada satu lagi biasanya dalam sholat pada do’a iftitah: “sesungguhnya sholatku,ibadahku,hidupku,matiku hanya kepada Allah Tuhan alam semesta…dan akulah orang yang pertama berserah diri (muslimin)”. Nah ini diucapkan oleh setiap muslim yg sholat terutama manhaj salafi, jadi maksudnya org2 bersegera berserah diri, nb: komikboy bahasa arab beda ya dgn bahasa indonesia jadi saran saya kalo anda mau komplain anda tanyakan dulu sama org yg bisa bahasa arab,tingkat kerumitannya bahasa arab jauh ketimbang bahasa indonesia, contoh bahasa inggris: thank you “dijawab you welcome”. Kalo org indonesia yg cuma tau artinya saja pasti bingung,kok orang berterimakasih dijawab kamu kembali, nah seperti itu kira2 anda menafsirkan bahasa arab. Paham ngga apa yg saya maksud.?

  • 107. CosmicBoy  |  Juni 8, 2009 pada 10:40 am

    @ Kurdi,

    Biasalah muslim-muslim ini.

    Kalah omong, ngeles ke ke ke…

    “Agamaku, agamaku; Agamamu, agamamu”

    Ato:

    “Gue saran kalian belajar bahasa Arab dari kiyai, ustaz, ulama bla bla bla…”

  • 108. Hari  |  Juni 9, 2009 pada 4:07 am

    Merdeka … Seru sekali perdebatannya …

    Saudaraku COSMICBOY (Bukan Komikboy yang artinya sama sekali berbeda dengan COSMICBOY, masa ANAK ALAM SEMESTA disamakan dengan ANAK TUKANG BACA KOMIK ?).

    ENTE BILANG :

    Dzat Allah adalah Satu/Esa/Tunggal.

    Peribadi-Nya Tiga iaitu Allah Bapa, Firman-Nya & Roh-Nya.

    Saya ulangi lagi agar TIDAK SALAH :

    Dzat Allah adalah Satu/Esa/Tunggal.

    Peribadi-Nya Tiga iaitu Allah Bapa, Firman-Nya & Roh-Nya.

    PribadiNYA Tiga atau IDENTITASNYA yang TIGA ? ALLAH BAPA itu satu IDENTITAS –bukan semata-mata pribadi lho– ? Kenapa ? Karena setiap orang KRISTEN PASTI punya KONSEP tentang ALLAH BAPA ini ? Demikian juga dengan ROHUL KUDUS ? Apa, Bagaimana, Dimana (5W1H) ? Sekali lagi setiap orang KRISTEN PASTI punya KONSEP mengenai ROHUL KUDUS ini ? Demikian juga dengan JESUS ? Lebih gampang PENJELASANNYA, karena five senses (PANCA INDRA) kita dapat membenarkan keberadaannya. Jadi ALLAH BAPA, ROHUL KUDUS dan JESUS itu BUKAN 3 PRIBADI melainkan 3 IDENTITAS ? Kalau 3 IDENTITAS, maka sudah TIDAK ESA atau TUNGGAL lagi ? Kalau MENGAKUI bahwa DZATNYA ALLAH itu TUNGGAL ? Kenapa TIDAK SEBUT saja ALLAH yang TUNGGAL itu ? Jadi TIDAK PERLU ada sebutan TRINITAS, sebut saja ALLAH saja sebagai SATU SATUNYA TUHAN, TIDAK ADA TUHAN YANG LAIN SELAIN DIA dan TIDAK ADA SEKUTU BAGINYA ?

    Tahu konsekwensi dari PEMISAHAN JADI 3 ini ? Sebut saja SALAH SATU saja dari YANG TIGA itu sebagai TUHAN ? ALLAH BAPA saja ? Atau ROHUL KUDUS saja ? Atau JESUS saja ? Tidak perlu MUTER-MUTER … Karena dengan menyebut SATU saja dari YANG TIGA itu, maka TIDAK ADA BEDANYA toh ? Semuanya itu kan TUHAN ? Tapi apakah BERANI ? Yang LEBIH RADIKAL ? Apakah BERANI … Meleburkan 3 IDENTITAS itu menjadi SATU SEBUTAN saja ? Yaitu ALLAH saja ? Tanpa EMBEL-EMBEL yang lain ?

    Di alam semesta ini banyak contoh … ada 3 sebutan, tapi dengan hanya menyebut 3 sebutan itu tetap belum menyebut IDENTITAS UTAMANYA. Atom adalah SEBUTAN. Di dalam ATOM ada PUSAT (INTI ATOM) yang di kelilingi PROTON, ELEKTRON dan NEUTRON. Manusia bisa PAHAM saat disebut ATOM itu seperti apa ? Dan yang jelas ATOM itu bukan INTI ATOM, PROTON, ELEKTRON atau NEUTRON ? ATOM adalah SATU IDENTITAS tersendiri yang didalamnya ada INTI ATOM, PROTON, ELEKTRON maupun NEUTRON ?

    Demikian juga dengan KONSEPSI TRINITAS ? Dimana ada 3 IDENTITAS ? Bukan 3 PRIBADI ? Kalau 3 PRIBADI ? Berarti ALLAH itu sepert SYBILL yang memiliki kepribadian BANYAK ?
    Kalau ada 3 IDENTITAS berarti TIDAK TUNGGAL kan ? Kalau TIDAK TUNGGAL ? Maka itu BUKAN ALLAH yang AHAD atau yang ESA ?

  • 109. Hari  |  Juni 9, 2009 pada 5:58 am

    @MAZTER

    Bener nich … ALKITAB TIDAK ADA KONTRADIKSI ? Jangan-jangan ENTE … Belum pernah SOWAN ke BLOG sebelah … islam vs kristen yang menang atheist yang dikelola oleh Lae TOGA NAINGGOLAN … ? Dimana disana ada uraian dari SYEKH YUSUF dan HAMBA ALLAH yang MENGUPAS BANYAK HAL dari BIBLE ANDA ? Sekali-kali SOWAN KESANA lah ? Yang mengelola BLOG tersebut adalah TOGA NAINGGOLAN … ? Kira-kira beragama apa dia ? Jelas … kan ?

  • 110. CosmicBoy  |  Juni 9, 2009 pada 6:44 am

    @ Hari,

    Loe pikir kalo gue omong “PERIBADI” gue samakan itu dengan ‘peribadi’ manusia?

    Emang loe pikir gitu, ato gue yang salah!

    Gini, gue permudahkan.

    Allah itu TIDAK DICIPTAKAN.

    Kalam-Nya, itu DICIPTAKAN ato TIDAK DICIPTAKAN?

    Jawap:

    A. DICIPTAKAN
    B. TIDAK DICIPTAKAN.

    Ngga usah buang masa tafsir ato beri penjelasan.

    Jawap.

    A. ato B.

    Saya nunggu.

  • 111. CosmicBoy  |  Juni 9, 2009 pada 6:53 am

    @ Hari

    ISLAM:

    Owoh==> Esa/Satu dalam IDENTITAS==> ANGKA/BILANGAN==> BATU HITAM@ HAJAT AL-ASWAT yg ESA/SATU ITU.

    BEDA:

    Allah==> Esa dalam Trinitas==> PENGHAYATAN==> Di luar rasio manusia.

    Tinggal pilih.

    Ngga usah bla bla bla.

    Semoga loe lebih cerdas.

    Kok Allah itu IDENTITAS?

    Muslim, muslim…

    Pantesan ngga maju-maju.

  • 112. CosmicBoy  |  Juni 9, 2009 pada 7:02 am

    @ Hari,

    Gue pengin tau, Owoh kalian itu 1 IDENTITAS ato 1 PERIBADI?

    Ato, kedua2nya bukan?

    Ato, ngga ada IDENTITAS dan ngga ada PERIBADI?

    kayaknya seperti apa Owoh kalian?

    BATU HITAM yang ESA itu!

    Kayak gitu?

    Seperti BATU…mutlak satu2nya, esa!

  • 113. Hari  |  Juni 9, 2009 pada 8:04 am

    He … He … He … Mencak-mencak nich yeee … ?

  • 114. Hari  |  Juni 9, 2009 pada 10:04 am

    To : CosmicBoy

    Pertama, masalah ALLAH itu ESA. SayaTIDAK MEMPERDEBATKANNYA, karena MEMANG BEGITULAH ADANYA. Tapi ESA dalam TRINITAS itulah MAALAHNYA. TRINITAS itu menyebut 3 hal bukan ? ALLAH BAPA, ROHUL KUDUS dan JESUS ? Cobalah merenungkan dan menghayatinya … Ada 3 sebutan menunjuk SATU ? Kenapa TIDAK MENYEBUT SATU saja ? Karena MASING-MASING sebutan itu MENGACU ke SATU IDENTITAS. ALLAH BAPA ya ALLAH BAPA, ROHUL KUDUS ya ROHUL KUDUS dan JESUS ya JESUS. Kenapa ? Kalau ALLAH BAPA = ROHUL KUDUS = JESUS, sebut saja satu saja. Terserah … ALLAH BAPA saja atau ROHUL KUDUS saja atau JESUS saja. Justru yang HEBATNYA adalah KENAPA JESUS yang dari DATA, FAKTA dan REALITANYA sama dengan MANUSIA begitu SERING disebut-sebut daripada ALLAH BAPA atau ROHUL KUDUS ? Masalah IMAN bukan ? Benar salahnya IMAN terletak dalam REALITASNYA bukan ? Bukan diletakkan pada KEYAKINANNYA.

    Dalam SEJARAH ada ILMUWAN HEBAT yang BERANI MELAWAN PANDANGAN GEREJA tentang BENTUK BUMI dengan segala RESIKONYA ? Matipun akan dijalani dan ternyata ILMUWAN ini BENAR. Kita semua sudah tahu nama ILMUWAN BEKEN ini, yaitu GALILEO GALILEI.

    Berbicara tentang KEIMANAN kalau hanya menggunakan bahasa kata-kata akan KURANG OBYEKTIF bila dibandingkan dengan penggunaan bahasa MATEMATIKA. Karena MATEMATIKA adalah bahasa BASIC –DASAR– yang KEBENARANNYA VALID.

    Berdasarkan DATA, FAKTA dan REALITASNYA, TRINITAS itu adalah ALLAH BAPA, ROHUL KUDUS dan JESUS. Kalau ada 3 hal menjadi 1, maka 3 hal itu HARUS SAMA PERSIS, sehingga ke 3 hal tersebut DAPAT BERIMPIT SEMPURNA, tapi kalau ke 3 hal tersebut TIDAK BISA BERIMPIT SEMPURNA, maka 3 hal tersebut TIDAK BISA MENJADI 1 alias 3 tersebut tidak bisa dikatakan 1.

    ALLAH BAPA, sebutannya ALLAH BAPA, Wujudnya … KITA TIDAK TAHU. Pokoknya PERCAYA.
    ROHUL KUDUS, sebutannya ROHUL KUDUS. Wujudnya adalah RUH. Bagaimana ? KITA TIDAK TAHU. Pokoknya PERCAYA.
    JESUS, sebutannya JESUS. Wujudnya adalah MANUSIA yang apabila dipaku akan mengeluarkan darah –proved = terbukti–

    Dari DATA-DATA tersebut, maka apabila ada PENYEBUTAN 3 itu 1 dan 1 itu 3, maka secara MATEMATIKA … TERTOLAK. Ini bahasa MATEMATIKA.

    Yang KEDUA adalah SOAL HAJAR ASWAD si BATU HITAM di Ka’bah itu ? UMAT KRISTIANI menganggap bahwa itu ALLAH-NYA UMAT ISLAM ? Darimana ASAL USULNYA MENUDUH seperti itu ? Jangan karena PANDANGAN itu dari TETUA AGAMA ANDA, maka ANDA BENARKAN ? Tanpa MENELUSURI ke SUMBER UTAMA orang islam SENDIRI yaitu Al QUR’AN dan HADIST ? Cobala ANDA … Cari sampai MBLENGER kalau ada yang MENYATAKAN bahwa ALLAHNYA UMAT ISLAM itu HAJAR ASWAD si BATU HITAM itu ? Jangan kata-katanya .. Selidikilah sendiri. Pengin tahu siapa ALLAHNYA UMAT ISLAM. Tolong buka QS : 112, 1-4 – S. Al Ikhlas.

    Bismillahir rohmanir rohiim

    1. Katakanlah : “Dialah ALLAH, Yang Maha Esa,
    2. ALLAH adalah Tuhan tempat meminta
    3. Dia tidak beranak dan tidak pula diperanakkan,
    4. dan tidak ada sesuatu pun yan setara dengan Dia

    atau di QS 2 : 255 (Ayat Kursi)
    ALLAH, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia. Yang Hidup Kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafaat di sisi ALLAH tanpa izin-Nya. ALLAH mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu ALLAH melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi ALLAH meliputi langit dan bumi. Dan ALLAH tidak merasa berat memelihara keduanya, dan ALLAH Maha Tinggi dan Maha Besar.

    Heran saya… Inginnya menginformasikan KELEMAHAN ISLAM, tapi TIDAK MENGUASAI ISLAM itu sendiri ? Seperti TUDUHAN bahwa Allahnya UMAT ISLAM itu Batu Hajar Aswad ? Darimana argumentasinya ya ? Yang jelas konsepsi bahwa Allahnya Islam adalah HAJAR ASWAD bukan dari BIBLE, tapi dari informasi seseorang yang DITELAN MENTAH-MENTAH ? FATAL kan akibatnya ? Kalau BIBLE yang BICARA tentang ALLAHNYA ISLAM adalah HAJAR ASWAD, PASTI itu BIBLE yang telah diubah oleh TANGAN-TANGAN KOTOR.

    Akan SANGAT BERBDA dengan Al QUR’AN yang dengan TEGAS –berdasarkan DATA, FAKTA dan REALITASNYA– bahwa yang disebut JESUS itu adalah ISA putra MARYAM. Perempuan SUCI yang memiliki kelebihan dan ISA adalah SEORANG NABI yang memiliki kelebihan, dimana saat masih dalam kandungan sudah bisa berkomunikasi dengan orang, setelah besar bisa menyembuhkan banyak penyakit bahkan bisa menghidupkan orang mati atas izin ALLAH. Subhanallah.

    Dan QUR’AN tidak pernah menyebut KRISTEN atau CHRISTIAN, melainkan NASRANI. Berdasarkan DATA, FAKTA dan REALITAS, ISA itu LAHIR di NAZARETH, makanya AGAMA yang dibawanya oleh ISLAM disebut NASRANI. Ucapan ARAB. Karena berasal dari NAZARETH, maka bahasa pengantarnya adalah bahasa IBRANI atau JEWS, tapi kenapa bahasa IBRANI-nya TIDAK DIPAKAI ? Yang dipakai malah bahasa LATIN ? Seakan-akan asal agama kristen itu dari EROPA ? Dan penyuasanaannya berkiblat ke EROPA ? Padahal asalnya dari JERUSALEM ? Yang TIDAK BERSALJU ? Coba … Malam christmas … Suasana bersalju ? Suasana Eropa ? Pohonnya … Pohon Cemara … Pohon yang banyak tumbuh di daerah pegunungan. Padahal Jerusalem lebih banyak pohon kurmanya daripada cemaranya ? Dan TIDAK BERSALJU ?

    Kalau diskusi … agar bisa NYAMBUNG … maka DATA, FAKTA dan REALITAS … Jangan dipelintir atau dimanipulasi ? Kalau DATA, FAKTA dan REALITAS sudah di pelintir dan di MANIPULASI … Terus kemudian orang di suruh PERCAYA ? Apakah itu TIDAK MAKSA ? Jadi siapa yang seharusnya NGOMONG … Yang seharusnya … (Nggak tega ngomongnya … )

  • 115. CosmicBoy  |  Juni 9, 2009 pada 10:05 am

    @ Hari,

    He … He … He … Mencak-mencak nich yeee … ?

    Owoh ==> Esa ==> Angka? Seperti BATU HITAM ITU?

    Masak Kepalanya Ular, Badannya Belut?

    He he he…Owoh Hu Egg Barrrrrrrrr.

  • 116. Kurdi  |  Juni 9, 2009 pada 2:32 pm

    @komikboy
    soal hidangan neraka itu bukan kontradiksi,semua itu memang makanan yg disediakan dineraka buat org2 kafir,anda dikasih banyak makanan malah komplain,nanti dikasih satu komplain juga lagi,he he jangan kebanyakan bikin komik…

  • 117. CosmicBoy  |  Juni 10, 2009 pada 2:51 am

    @ kurdi

    Postingan 116

    ?????????

  • 118. CosmicBoy  |  Juni 10, 2009 pada 3:14 am

    @ Hari,

    Allah adalah Esa/Satu.

    Kalam-Nya & Roh-Nya, Tidak Terceraikan, Tidak Terpisahkan, Tidak Diciptakan, Qadim, Qidan dan Qiamah pada Dzat-Nya yang Satu/Esa itu, yang adalah Allah itu Sendiri.

    Makanya menyembah/ menyakini lebih dari 1 Allah TIDAK TIMBUL SAMA SEKALI. Ngerti?

    Oleh itu, menyembah Allah Bapa, itu berarti menyembah juga Kalam-Nya & Roh-Nya.

    Menyembah Yesus@ Kalam-Nya, itu berarti juga menyembah Allah Bapa & Roh-Nya.

    Menyembah Roh-Nya, itu berarti juga menyembah Allah Bapa & Kalam-Nya!

    Menyembah Allah Bapa, Kalam-Nya & Roh-Nya, itu berarti juga menyembah Allah yg Esa/Satu itu. Ngerti?

    Karena apa?

    Karena Kalam-Nya & Roh-Nya, Qaimah pada Dzat Allah yg Esa/Tunggal itu, Tidak Diciptakan, Tidak Terceraikan, Tidak Terpisahkan, Qadim & Qidam! Ngerti?

    Dan mengenai Owoh kalian, Esanya bagaimana? Kok belum ngejawap?

    Lupakan Identitas.
    Lupakan Atom.
    Lupakan Galileo.
    Lupakan Owoh.
    Lupakan Al-Quran.
    Lupakan Realitas.
    Lupakan Iman.

    Esa/Satu nya bagaimana?

    Angka?

    Bilangan?

    Seperti Batu?

    Punya Identitas? Ngga punya Identitas?

    1 Peribadi? Tiada Peribadi?

    Bisa gambarkan?

    Gue pengin tau.

    Lupakan yang lain oke. Sila jawap.

  • 119. Hari  |  Juni 10, 2009 pada 4:39 am

    Awalnya adalah KOSONG dan ADA. ADA itu SATU, sedangkan KOSONG tidak bisa menciptakan apa-apa, karena KOSONG, ya KOSONG … tapi yang ADA bisa MENCIPTAKAN ada-ada lainnya, baik dari yang KOSONG maupun dari yang ada untuk menjadi ada-ada lainnya.

    SATU di dunia REAL adalah BILANGAN TERBESAR, karena berapapun angkanya … Kalau di MERGE atau di GABUNG, maka SATU adalah yang TERBESAR.

    Itulah pendekatan sebagai MANUSIA untuk MENGERTI tentang ALLAH, karena ALLAH itu adalah NAMA dan dengan ke MAHAANNYA. MAHA SUCI, MAHA BESAR, MAHA PENCIPTA, MAHA TINGGI dsb. yang di ISLAM diberitahukan ada 99 nama ALLAH (Asma ul HUSNA) agar memudahkan INGATAN MANUSIA saja. Padahal KEMAHAANNYA lebih dari 99 Nama itu.

    ALLAH itu adalah ADA yang di AWAL yang SATU itu YANG TERBESAR dengan demikian BISA MENCIPTAKAN ada … ada … lainnya (makhluk CIPTAANNYA) yang BISA MENCIPTAKAN dari yang KOSONG menjadi ada atau MENCIPTAKAN ada … ada lainnya … Dari yang sudah ada …

    Saat ada SEKELOMPOK MANUSIA menyebut bahwa ada TUHAN lain selain ALLAH, maka langsung ALLAH mengirimkan UTUSANNYA. NABI MUSA kepada FIR’AUN; NABI IBRAHIM kepada NAMRUDZ dan NABI MUHAMMAD SAW kepada KAUM KRISTEN.

    KAUM FIR’AUN dan KAUM NAMRUDZ sudah MUSNAH yang TINGGAL hanya SITUSNYA saja. Terus untuk KAUM KRISTEN bagaimana ? Biarlah ALLAH yang memberika KEPUTUSAN dengan KIAMATNYA yang akan MEMISAHKAN orang-orang yang MEMANG benar-benar MEMURNIKAN TAUHID hanya kepada ALLAH semata-mata dari orang-orang yang MEMBAURKAN KETAUHIDAN kepada ALLAH dengan lainnya, apapun itu namanya, JESUS, ROHUL KUDUS, GUNUNG KAWI, DUKUN, CENAYANG dsb.

    Saat KIAMAT TERJADI dan RENTETAN BERIKUTNYA yaitu PERHITUNGAN atas AMALAN di dunia dengan REWARD and PUNISHMENT-nya (SURGA dan NERAKA-NYA), maka ALASAN akan TERTOLAK dengan SENDIRINYA, karena semua yang ada pada kita –organ tubuh– menjadi SAKSI atas PILIHAN-PILIHAN KITA kenapa A ? Tidak B ? Atau C ? Apalagi diperlihatkan DAHSYATNYA SIKSAAN NERAKA ? PASTI dan PASTI … Semua orang akan BERLEPAS TANGAN dari kaitan dengan orang lain yang nantinya akan membebani dirinya.

  • 120. stephen  |  Juni 10, 2009 pada 4:59 am

    Jika orang kristian percaya adanya keselamatan dalam agama mereka, buat apa pihak luar kacau lagi…

  • 121. Hari  |  Juni 10, 2009 pada 6:33 am

    Bukan hanya PIHAK KRISTEN yang percaya bahwa AGAMANYA yang akan membawa keselamatan ? BUDHA, HINDU, KHONG HU CU dan SEMUA KEPERCAYAAN di dunia ini –termasuk ISLAM– … PERCAYA bahwa AGAMA yang DIPERCAYA-nya itu akan menyelamatkan dirinya di DUNIA dan AKHERAT.

    Persoalannya SEDERHANA … Masing-masing AGAMA atau KEPERCAYAAN itu memiliki KONSEPSI KETUHANANNYA ? Yang SERU … Hanya ISLAM yang memberikan NAMA kepada MANUSIA bahwa TUHAN itu NAMANYA ALLAH. DIALAH SATU-SATUNYA TUHAN, TIDAK ADA YANG LAIN dan TIDAK ADA SEKUTU BAGINYA. Yang BISA MENCIPTAKAN dari yang KOSONG –KETIADAAN atau KENISCAYAAN– menjadi ADA dengan HANYA mengatakan KUN FAYAKUN –Jadi … Maka Jadilah dia– secara REAL TIME alias SEKEJAB tanpa REGULARLY PROCESS dan yang ADA itu TETAP akan ADA sampai DIA MEMUSNAHKANNYA SENDIRI.

    Coba kita BAYANGKAN bahwa apa yang kita SEBUT-SEBUT saat di dunia ini sebagai TUHAN itu ternyata SALAH ? Apakah yang punya NAMA dan IDENTITAS TUHAN yang SEBENAR-BENAR TUHAN ? TIDAK akan MARAH ? Tapi karena AMPUNANNYA yang BEGITU LUAS dan BESARNYA, maka persoalan tersebut di pending atau ditunda dulu sampai yang bersangkutan MENINGGAL DUNIA, barulah diperlihatkan kesalahan tersebut. Tapi SUDAH TELAT … Dan JURUSANNYA adalah NERAKA …

    Berbicara tentang NERAKA … Yang GHAIB… ? Bisa dibayangkan … Tentang PANASNYA MATAHARI ? Apakah KEBAYANG kalau SESEORANG DICEMPLUNGIN ke MATAHARI ? Betapa MEMILUKAN … MELOLONG-LOLONGNYA … MENJERIT-JERIT (Itu sudah pasti) ? Saat seseorang MERASAKAN PANASNYA MATAHARI itu ? (PANASNYA MATAHARI lho ? Bukan PANASNYA SINAR MATAHARINYA ? ) Dan HEBATNYA … Seseorang itu TIDAK BISA MATI-MATI ? Yang ada ADALAH MERASAKAN PANASNYA MATAHARI yang SANGAT LUAR BIASA itu ? Kira-kira ? Ada NGGAK ya ? Manusia yang MENGACUNGKAN TANGANNYA … Bahwa Dialah yang BERTANGGUNG JAWAB atas ketercemplungannya manusia itu ? TIDAK ADA SATUPUN yan BERANI ANGKAT TANGAN bahwa Dia-lah yang BERTANGGUN JAWAB atas KETERCEMPLUNGANNYA seseorang. Semua pada DIAM … PUCAT PASI … Dan mengatakan … KENAPA LOE MAU NGIKUTIN GUE ? Gue kan NGGAK MAKSA LOE harus NGIKUT ke GUE ? SALAH LOE SENDIRI ? Sudahlah … Rasakanlah NERAKA ini … Karena toh kita MASING-MASING akan merasakannya kan ? Saking HEBATNYA SIKSA NERAKA itu … Kalau BISA DITEBUS … Mereka akan MENEBUSNYA … Seberapapun BESARNYA TEBUSAN itu ?

    Dalam urusan SEBUT MENYEBUT yang SALAH ini, saat kita di dunia saja, Kita menyebut nama seseorang secara salah, dengan mengacu ke orang lain, maka orang yang dimaksud akan MARAH, tapi masih bisa memaafkannya sepanjang masih di awal, dengan asumsi … Boleh jadi orang tersebut khilaf atau lupa ? Tapi kalau PENYEBUTANNYA … TERUS MENERUS secara CONTINUE and CONSISTENT, itu sudah bukan KELUPAAN lagi ? Dan diberitahukan tentang kesalahannya bahwa sebutannya itu SALAH ? Tetap saja NGGAK MAU berubah untuk MENYEBUT yang sebenarnya ? Enaknya apa SEBUTAN untuk orang yang seperti ini ?

    Dalam KASUS TRINITAS, dimana JESUS adalah TUHAN ? Sejak kapan TUHAN berubah jadi MANUSIA ? Sejak JESUS. Kenapa TUHAN berubah jadi MANUSIA ada pada JESUS ? Untuk MENYELAMATKAN MANUSIA ? Kenapa PENYELAMATAN MANUSIA itu dilakukan SEJAK JESUS ? Apakah MANUSIA sebelumnya TIDAK PERLU PENYELAMATAN ? Kaum NUH, AD, TSAMUD dsb ? Kalau TUHAN mau MENYELAMATKAN MANUSIA ? Kenapa TIDAK dari ADAM saja ? Atau UMAT-UMAT sebelum ADAM ? Kalau TUHAN mau MENYELAMATKAN … ? Kenapa TUHAN … TIDAK MENGHAPUS DOSA-DOSA MANUSIA seluruhnya ? Kan DOSA dan PAHALA … Yang punya HAK adalah TUHAN ? Kalau DOSA-DOSA sudah dihapuskan ? Buat apa diciptakan MANUSIA ? Dan JUTAAN PERTANYAAN yang dapat diajukan berkenaan dengan PENUHANAN JESUS ini ?

  • 122. CosmicBoy  |  Juni 10, 2009 pada 10:10 am

    @ kurdi,

    Loe ini lulusan mana?

    Sekolah TK?

    Sekolah Dasar?

    SMA? Sekolah Tinggi? Universitas?

    Ato Pesantren?

    Kayaknya loe dari Sekolah Pesantren.

    Omongnya gue udah tau.

    Masak bla bla bla kalo loe orang pinter!

    Sekali lagi:

    Lupakan yang lain.

    Lupakan Jesus.
    Lupakan Trinitas.
    Lupakan Musa.
    Lupakan Firaun.
    Lupakan Namruds.
    Lupakan Kristen.
    Lupakan anak, istri & mami papi loe.

    Jawap tantangan gue.

    Owoh loe Esa/Satu khan?

    Tau darimana?

    Sila buktikan.

    Gue nunggu.

  • 123. CosmicBoy  |  Juni 10, 2009 pada 10:12 am

    @ kurdi,

    Saat ada SEKELOMPOK MANUSIA menyebut bahwa ada TUHAN lain selain ALLAH, maka langsung ALLAH mengirimkan UTUSANNYA. NABI MUSA kepada FIR’AUN; NABI IBRAHIM kepada NAMRUDZ dan NABI MUHAMMAD SAW kepada KAUM KRISTEN.

    Sila berikan ayatnya Nabi Muhammad diutus kepada kaum Kristen?

    Gue nunggu.

  • 124. CosmicBoy  |  Juni 10, 2009 pada 10:28 am

    @ kurdi,

    Awalnya adalah KOSONG dan ADA. ADA itu SATU, sedangkan KOSONG tidak bisa menciptakan apa-apa, karena KOSONG, ya KOSONG … tapi yang ADA bisa MENCIPTAKAN ada-ada lainnya, baik dari yang KOSONG maupun dari yang ada untuk menjadi ada-ada lainnya.

    Ada 2 di awal:

    1. KOSONG
    2. ADA

    Pertanyaan 1: Tau darimana?

    Pertanyaan 2: Mana lebih duluan, KOSONG atau ADA?

    Pertanyaan 3: Kenapa KOSONG, loe omong, ADA pada awal, lalu berapa ADA?

    Pertanyaan 4: Masak KOSONG udah ADA pada mulanya, DICIPTAKAN oleh ADA kemudian?

    Pertanyaan 5: Bagaimana sih KOSONG itu Tidak Bisa Menciptakan padahal KOSONG itu loe omong usah ADA sebelum ADA itu?

    Pertanyaan 6: Bagaimana ADA, loe bilang BISA MENCIPTAKAN, manakala KOSONG, yang ADA sebelum ADA, TIDAK BISA MENCIPTAKAN?

    Pertanyaan 7: Tau darimana ADA itu Satu?

    Pertanyaan 8: Satu itu bagaimana? Satu seperti Batu? Satu dari pengertian Angka/Bilangan? Satu yang bagaimana?

    Pertanyaan 9: Pada awal loe omong ADALAH KOSONG & ADA. Loe ADA DI SANA waktu itu, bagaimana loe TAHU SEMUA ITU?

    Gue nunggu.

    (Islam sering bangga & megah kononnya ilmu tauhid mereka mudah dimengerti & jelas. Di sini, gue nampak, bukan saja ngga jelas, malahan ngga masuk akal!!!!)

    Perhatian: Agama yang benar & yang berasal dari Tuhan PASTI mempunyai PERNYATAAN yang JELAS & TEGAS mengenai AJARANNYA.

    Bagi gue, PERNYATAAN loe ngga jelas & tegas. Bla bla bla, ngeles ke sana sini!

    Sila fokus.

    Salam.

  • 125. Hari  |  Juni 10, 2009 pada 10:28 am

    To : CosmicBoy

    Barusan saja … Saya NGOMONG … Identitas saya di media ini adalah Hari, tapi kenapa disebut kurdi ya … ? Apa si CosmicBoy salah NGOMONG atau NGUCAP ya ? Tapi kenapa penyebutannya sampai 2 kali ? OK lah kelupaan … Saya maafin …

    Yang kedua … Memang kenapa ? Asal usul pendidikan dibawa-bawa ? Biarpun anak SD kalau argue-nya JELAS, KUAT dan BENAR ? Nggak ada SALAHnya kan ?

    Untuk pertanyaannya … Jawabannya kita lanjutkan lain waktu saja … Insya Allah.

  • 126. CosmicBoy  |  Juni 10, 2009 pada 2:17 pm

    @ Hadi,

    Iya, maap mas, di tempat gue ini, internetnya selalu putus2.

    Waktu itu, gue juga melayani kurdi.

    So, sering gue harus ketik lagi selepas postingan gagal.

    Oke, gue nunggu jawapan loe.

  • 127. stephen  |  Juni 11, 2009 pada 12:36 am

    Kata Hari:
    Amal kebaikan dalam undang-undang islam dibalaskan pahala iaitu syurga. Dan kesalahan dan dosa yang dilakukan akan dibalas neraka. Sila cari perbuatan orang islam yang terang-terangan boleh menghumban mereka ke neraka…
    Contoh: Berpegangan tangan antara bukan muhrim = Haram.
    Makanya dalam undang-undang islam, haram, hukumnya = Neraka.
    Allah akan menghumban umat islam itu ke neraka kerana telah melanggar hukum dalam agama tersebut.
    Kesimpulan: Betapa mudahnya orang islam itu masuk neraka.
    Perkaitan: Ada tertulis ucapan rasul Paulus: Jika kamu katakan itu sebagai haram, maka haramlah ia.. Kata Yesus kepada Rasul Petrus: Apa kamu ikat di dunia ini, maka itu terikat/tertulis di syurga… Jika kamu katakan haram untuk kelakuan berpegangan tangan, maka itu jelas haramlah bagimu..

    Kesimpulan tambahan:
    Semakin banyak dan panjang list kesalahan yang dikategorikan haram dalam islam, itu semua sudah membuka pintu neraka kepada bakal pelakunya… Hanya tunggu buat kesalahan dalam list, terus namanya hukumannya neraka sebab itu haram…

    >>> wahai orang kristian, jika anda ada keraguan tentang istilah dan konsep triniti, ingatlah akan satu hal ini:

    Allah: Pencipta langit dan bumi dan segala isinya.. Yang disebut Yahweh bagi kaum israel dan Bapa oleh Yesus.

    Allah Putera: Merujuk kepada Yesus. Ingatlah akan semua ajaran-ajaran Yesus di injil Matius, Markus, Lukas dan Yohanes. Sebab apa: Dalam agama islam, mereka tiada injil itu.

    Roh Kudus: Ingatlah bila anda ingin berbuat dosa tetapi ada bisikan berkata: JANGAN! Maka, dengarkanlah bisikan itu. Itulah Roh Kebenaran yang berasal dari Allah @ Tuhan Allah @ Yahweh. Orang islam tidak akan guna cara itu.. Cara orang islam 90% sama dengan cara orang yahudi berfikir tentang Allah @ Yahweh.. Orang kristian ada perisai tambahan dengan mendengarkan Bisikan suara Hati: JANGAN BERBUAT ITU INI! ITU JALAN KEPADA DOSA! Itulah kata-kata Tuhan..

  • 128. stephen  |  Juni 11, 2009 pada 12:37 am

    Kata Hari:
    Amal kebaikan dalam undang-undang islam dibalaskan pahala iaitu syurga. Dan kesalahan dan dosa yang dilakukan akan dibalas neraka.

    Respon:
    Mari kita cari senarai panjang perbuatan orang islam yang terang-terangan boleh menghumban mereka ke neraka…
    Contoh: Berpegangan tangan antara bukan muhrim = Haram.
    Makanya dalam undang-undang islam, haram, hukumnya = Neraka.
    Allah akan menghumban umat islam itu ke neraka kerana telah melanggar hukum dalam agama tersebut.
    Kesimpulan: Betapa mudahnya orang islam itu masuk neraka.
    Perkaitan: Ada tertulis ucapan rasul Paulus: Jika kamu katakan itu sebagai haram, maka haramlah ia.. Kata Yesus kepada Rasul Petrus: Apa kamu ikat di dunia ini, maka itu terikat/tertulis di syurga… Jika kamu katakan haram untuk kelakuan berpegangan tangan, maka itu jelas haramlah bagimu..

    Kesimpulan tambahan:
    Semakin banyak dan panjang list kesalahan yang dikategorikan haram dalam islam, itu semua sudah membuka pintu neraka kepada bakal pelakunya… Hanya tunggu buat kesalahan dalam list, terus namanya hukumannya neraka sebab itu haram…

    >>> wahai orang kristian, jika anda ada keraguan tentang istilah dan konsep triniti, ingatlah akan satu hal ini:

    Allah: Pencipta langit dan bumi dan segala isinya.. Yang disebut Yahweh bagi kaum israel dan Bapa oleh Yesus.

    Allah Putera: Merujuk kepada Yesus. Ingatlah akan semua ajaran-ajaran Yesus di injil Matius, Markus, Lukas dan Yohanes. Sebab apa: Dalam agama islam, mereka tiada injil itu.

    Roh Kudus: Ingatlah bila anda ingin berbuat dosa tetapi ada bisikan berkata: JANGAN! Maka, dengarkanlah bisikan itu. Itulah Roh Kebenaran yang berasal dari Allah @ Tuhan Allah @ Yahweh. Orang islam tidak akan guna cara itu.. Cara orang islam 90% sama dengan cara orang yahudi berfikir tentang Allah @ Yahweh.. Orang kristian ada perisai tambahan dengan mendengarkan Bisikan suara Hati: JANGAN BERBUAT ITU INI! ITU JALAN KEPADA DOSA! Itulah kata-kata Tuhan..

  • 129. Kurdi  |  Juni 11, 2009 pada 1:26 am

    Baik sambil menunggu jawaban dari saudara Hari. @komikBOY;
    yohannes pasal 14 ayat 10: “tidak percayakah engkau,bahwa aku ini didalam bapak,dan bapakpun dalam aku?.segala perkataan yang aku ini katakan kepadamu bukanlah aku katakan dengan kehendak sendiri,melainkan bapak itu yang tinggal dalam aku.Ia mengadakan segala perbuatan itu”.
    Yohannes pasal 17 ayat 23: “aku didalam mereka itu,dan engkau didalam aku; supaya mereka itu sempurna didalam persekutuan”.
    =>kata “mereka” dlm ayat 23 adalah sahabat yesus,sedang yg dimaksud dgn “Aku” ialah yesus,jadi aku didalam mereka=yesus beserta sahabatnya jadi satu,sahabat yesus 12 org jadi bukan yesus & roh kudus saja yg menjadi satu dgn Tuhan,melainkan harus ditambah 12 org lagi,jadi bukan 3 tunggal lagi melainkan 15 tunggal…

  • 130. CosmicBoy  |  Juni 11, 2009 pada 2:21 am

    @ kurdi,

    Itu pertanyaan kuno@ basah basi mas.

    Sila ke postingan no. 574, http://islamkristen.wordpress.com/2008/11/28/pembunuhan-yesus- & baca.

    Saudara juga bisa nanya sama Om Gugel. Banyak itu di sana. Ato sarapan pagi.com.

    Silakan.

  • 131. Hari  |  Juni 11, 2009 pada 4:47 am

    Di awal nun jauh di sana … sebelum terjadinya BIG BANG … Secara MATEMATIS cuma ada 2 kemungkinan yaitu ADA dan TIADA. TIADA = KOSONG; Apabila di awal itu HANYA ada KOSONG … tanpa adanya ADA, maka TIDAK AKAN ADA EXISTENSI seperti yang sekarang ini, karena KOSONG tidak memberikan makna apa-apa karena tetap KOSONG.

    Jadi secara INTUITIF dapat dikatakan bahwa di awal itu sebenarnya yang ada hanya ADA. ADA inilah TUHAN sebenar-benar TUHAN. Yang bisa MENCIPTAKAN dari yang KOSONG menjadi ada (exist) dengan rentetan berikutnya.

    Sedangkan 1 sebagai bahasa matematika, adanya hanya ada di konsep. Ambil contoh 1 buah mangga ditambah 1 buah mangga sama dengan 2 buah mangga. Padahal kalau mau kritis sedikit, antara 1 buah mangga pertama dengan 1 buah mangga kedua pasti beda. Beda di berat dan bentuknya, tapi namanya tetap buah mangga juga. Jadi apapun itu tergantung di konsep dan penjelasannya.

    Sama juga dengan ke ESAAN TUHAN, karena DIA lah yang mula-mula di AWAL, maka DIRINYA adalah SATU atau ESA atau AHAD atau TUNGGAL.

    TUHAN yang kita SEBUT-SEBUT itu mengatakan DIRINYA adalah ALLAH. TUHAN SATU-SATUNYA. TIDAK ADA TUHAN YANG LAIN SELAIN ALLAH dan TIDAK ADA SEKUTU BAGINYA. Inilah yang disebut KEMURNIAN TAUHID atau KEIMANAN.

    ALLAH itu ESA
    ALLAH itu MAHA BESAR
    ALLAH itu MAHA AGUNG
    ALLAH itu MAHA PENGASIH
    ALLAH itu MAHA PENYAYANG
    Dst … dan menginformasikan 99 NAMA (Asma ul HUSNA) kepada MANUSIA agar manusia MUDAH untuk MENGINGATNYA. Apakah namanya TIDAK BISA LEBIH dari 99 ? BISA … Hanya ALLAH yang MENGETAHUI.

  • 132. Hari  |  Juni 11, 2009 pada 6:59 am

    Karena PEMBICARAAN ini tentang ASAL MUASAL … Di awal yang NUN JAUH sebelum BIG BANG … ? Maka akan jelas dengan sendirinya bahwa ESANYA TUHAN itu bukan HAJAR ASWAD ? Karena HAJAR ASWAD itu terbentuknya kan setelah BIG BANG … ? Makanya kalau ada yang NGOMONG bahwa ALLAHNYA ISLAM itu HAJAR ASWAD ? Dangkal sekali pernyataannya … ? Sudah DANGKAL … Maksain lagi PERNYATAAN itu sebagai KEBENARAN yang dipegang ISLAM ? Subhanallah …

    ALLAH yang MAHA PENCIPTA itu … Apakah TIDAK BOLEH MEMBUAT KATEGORISASI kepada CIPTAANNYA (manusia) dalam KAITANNYA dengan DIRINYA ? Yang sebenarnya IMANYA atau KEPERCAYAANNYA manusia ke ALLAH yang AHAD itu bagaimana ? Apakah orang itu YAKIN bahwa HANYA ADA SATU TUHAN yaitu ALLAH dan TIDAK ADA SEKUTU BAGINYA ? Atau orang tersebut PERCAYA ke ALLAH YANG ESA itu ditambah yang lain ? Atau bahkan TIDAK PERCAYA SAMA SEKALI akan ADANYA ALLAH ? Atau TIDAK PERCAYA ALLAH bahkan PERCAYA ke YANG LAIN SELAIN ALLAH ? Dan banyak kombinasi-kombinasinya.

    Kategorisasinya jelas, yaitu :
    1. Yang HANYA PERCAYA bahwa ALLAH adalah SATU-SATUNYA TUHAN, TIDAK ADA TUHAN SELAIN ALLAH dan TIDAK ADA SEKUTU BAGINYA, maka orang tersebut disebut MUKMIN artinya yang yang PERCAYA.

    2. Yang PERCAYA kepada ALLAH, tapi masih menyertakan adanya TUHAN yang lain dengan segala argumentasinya. Kategori ini adalah MUSYRIK, artinya MENYEKUTUKAN TUHAN.

    3. Yang TIDAK PERCAYA kepada ALLAH sebagai TUHAN dan percaya KEPADA TUHAN-TUHAN LAIN selain ALLAH, maka sebutan untuk golongan ini adalah KAFIR.

    Kategorisasi manusia kepada ALLAH ini, memiliki konsekwensi yang SANGAT SERIUS.

    Pertama, meskipun seseorang itu sudah mukmin ? Mereka belum terbebas dari validitas atau kesahihan atas kemukminannya dalam kehidupan sehari-harinya ? Apakah kemukminannya itu BENAR dalam keseharian ? Kalau masih TIDAK BENAR ya SAMI MAWON ? Kredibilitasnya RENDAH.

    Kedua, untuk kategori MUSYRIKIN, KAFIRIN, MUNAFIQIN (BUNGLON; PLIN PLAN; PLINTAT PLINTUT; ANGIN-ANGINAN; KESANA KEMARI) dan FASIQIN (perusak; penghancur), positioningnya sudah JELAS yaitu TIDAK MENGIKUTI JALAN LURUS yaitu JALAN yang MENUJU ALLAH.

    Jadi masalah AGAMA itu adalah MASALAH BESAR ? Karena berkaitan dengan persoalan REWARD and PUNISHMENT yang unimaginable berupa SURGA dan NERAKA.

    U- membayangkan NIKMATNYA SURGA … Di alam semesta ini belum ada gambarannya; Tapi u- SIKSA NERAKA yang DAHSYAT … relatif sudah ada gambarannya yaitu panasnya BINTANG, baik itu BINTANG secara TERSENDIRI seperti MATAHARI atau BINTANG sebagai GUGUSAN (GALAXY) ? Kalau seseorang dimasukkan ke dalam BINTANG … Apa yang KEBAYANG ? Dan pahitnya … Seseorang yang MASUK tersebut TIDAK PERNAH BISA MATI dan SIKSAAN tersebut diterima secara KEKAL atau WAKTU yang tak berujung. Kalau panasnya NERAKA itu lebih hebat lagi dibanding BINTANG yang ada ? Apakah HATI, OTAK dan RUH bisa MEMBAYANGKANNYA ?

    Kalau NERAKA sudah dihadapkan ke ORANG-ORANG DURHAKA (menurut kategorisasi TUHAN), apakah si DURHAKA tersebut ? TIDAK MENUNJUK ke ORANG-ORANG yang telah MENYESATKANNYA ? Pastilah akan MENUNJUK agar SIKSAANNYA bisa diperingan. Dan apa response dari orang-orang yang telah menyesatkannya ? Very simple … Salah LOE … ? Ngapain NGIKUTIN GUE … ? Kan GUE NGGAK MAKSA LOE untuk NGIKUTIN GUE ? Semua pada BERLEPAS TANGAN … Sudahlah NGGAK USAH PROTES … Kita rasakan saja DAHSYATNYA SIKSA NERAKA ini ?

    Jadi u- mendapatkan NIKMAT SURGA itu … Simple saja, yaitu :

    1. BENAR IMANNYA (Tujuannya yaitu TUJUAN ke TUHAN yang DIMAKSUD yaitu ALLAH saja tanpa EMBEL-EMBEL, dengan pengertian bahwa ALLAH adalah SATU-SATUNYA TUHAN. TIDAK ADA TUHAN YANG LAIN SELAIN ALLAH dan TIDAK ADA SEKUTU BAGINYA).

    2. BENAR CARANYA (Masing-masing jaman ada NABINYA; Pasti, NABI-NABI sebagai UTUSAN ALLAH ini akan memberitahukan RITUAL kepada ALLAH. Ikutilah caranya ini. Di ISLAM ada 5 RUKUN ISLAM atau 5 KEWAJIBAN ISLAM, yaitu BERSAKSI bahwa TIDAK ADA TUHAN SELAIN ALLAH dan NABI MOHAMMAD adalah UTUSAN ALLAH; Bersholat 5 waktu; berpuasa sebulan penuh di bulan RAMADHAN; Berzakat, baik ZAKAT MAL maupun ZAKAT FITRAH dan yang terakhir adalah ber HAJI ke MEKAH)

    3. BESAR PENGORBANANNYA, karena SEBAIK-BAIK MUSLIM adalah yang PALING BERMANFAAT bagi MAKHLUK CIPTAAN ALLAH. Bagaimana BISA DISEBUT paling bermanfaat ? Kalau kerangka berpikir dan bertindaknya adalah INDIVIDUALISTIS, EGOIS, RAKUS, TAMAK, HEDONIS, FOYA-FOYA dan sejenisnya ? Apalagi jadi BENALU …

    Jadi SIMPLE kan ?

  • 133. Kurdi  |  Juni 11, 2009 pada 8:03 am

    Semua Nabi dan Rasul mengajak untuk menyembah Allah saja,menjadikan hanya Allah lah Tuhan yg sesungguhnya dan tdk ada sekutu baginya. Dari Nabi adam hingga Nabi Muhammad sejarah telah membuktikan bahwa tdk ada satu Nabi dan Rasulpun yg menyeru kepada Yesus Kristus!
    Contoh: Nabi Musa : 10 perintah Tuhan: 1.”Janganlah menyembah berhala,berbaktilah kepadaKu saja,dan cintailah Aku lebih dari segala sesuatu.”

  • 134. Kurdi  |  Juni 11, 2009 pada 8:29 am

    Contoh lain: Nabi yunus berdo’a: tiada Tuhan melainkan Engkau,Maha suci Engkau,sesungguhnya aku adalah orang yang telah berbuat zalim.
    Masih banyak lagi contoh lainnya sampai di Alkitab pun termaktub dalam Ulangan pasal 4 ayat 35. “maka kepadaMUlah ia itu ditunjuk,supaya olehmu bahwa Tuhan itulah Allah,dan kecuali Tuhan yang Esa tiadalah yang lain lagi.”

  • 135. Kurdi  |  Juni 11, 2009 pada 10:59 am

    Coba Anda2 umat Kristen pelajari kembali kisah para Nabi dari awal sampai akhir,adakah Seorang Nabi/Rasul yg menyatakan Nabi Isa (Yesus) itu Tuhan? Pelajarilah dari sumber2 yg terpercaya jika anda2 cinta kepada kebenaran,Ingatlah perkara masuk neraka bukanlah perkara yg sebentar,tapi perkara neraka ini abadi

  • 136. CosmicBoy  |  Juni 11, 2009 pada 11:50 am

    @ Kurdi,

    Gini, gua sarankan loe kumpulkan semua ayat2 mengenai Yesus (setahu gue lebih dari 60 ayat) & Muhammad (setahu gue cuman 3 ayat) di Al-Quran/Hadith,

    Coba buat penelitian.

    Yesus (baca Isa), dari sisi manusianya (baca low Kristologi), spt Nabi, Rasul, manusia dll.

    Yesus dari sisi lebih dari manusia (baca High Kristologi) spt Yang Istimewa di dunia & akhirat, Kalimat-Nya, Roh-Nya, dilahirkan secara ajaib (apa tujuannya, ngapa tidak seperti biasa@ spt kelahiran para Nabi), Hakim yg Adil, Di langit & akan datang kembali, Dia Al-Siratul Al-Mustaqim, Dia Suci Bersih, Dia Tidak Pernah Berdosa dll.

    Coba mas.

    Jujur pada diri.

    Salam.

  • 137. CosmicBoy  |  Juni 11, 2009 pada 11:55 am

    @ Hadi,

    Ada 9 pertanyaan.

    Belum dijawap mas.

    Bisa?

    Jawaplah secara sistematika sepaya semua pembaca bisa mengerti & dapat manfaat.

    Salam.

  • 138. CosmicBoy  |  Juni 11, 2009 pada 12:15 pm

    @ Hari,

    Di awal nun jauh di sana … sebelum terjadinya BIG BANG …

    ==> Mas, big bang cuman suatu teori.

    Secara MATEMATIS cuma ada 2 kemungkinan yaitu ADA dan TIADA. TIADA = KOSONG; Apabila di awal itu HANYA ada KOSONG … tanpa adanya ADA, maka TIDAK AKAN ADA EXISTENSI seperti yang sekarang ini, karena KOSONG tidak memberikan makna apa-apa karena tetap KOSONG.

    ==> Aneh ya, wujud Tuhan diukur dengan ilmu matematika?

    Semoga semangat loe jangan berdasarkan pada nalar saja.

  • 139. Kurdi  |  Juni 12, 2009 pada 2:13 am

    @komikBoy
    mohon anda jawab disini (jgn melimpahkan pertanyaan pada om google dll.) anda belum menjawab pertanyaan saya (129).
    Berdosa (masuk neraka) kah org2 yg telah menyalib & membunuh Yesus? Mohon dijawab.
    Nb: mohon jgn menghina Nama2 Allah dgn: awoh,awoh egg barrr dsb. Karena Allah itu Tuhannya umat Islam & kristen juga,hanya bedanya terdapat pada yesus sebagai Tuhan (3 nitas).Jadi kalo anda tdk berhenti mengatakan itu maka anda telah menghina bapa Allah yg kamu yakini. Thanks

  • 140. mazter  |  Juni 12, 2009 pada 3:06 am

    @muslim

    kok ga ada yang jawab pertanyaan saya ya?
    malah ada muslimer yang nyuruh saya ke blog lain bukan malah jawab.
    emang muslim begini ya?
    tidak mau jawab, eh ngeles ke trinitas.

    coba jawab ini

    coba jelaskan pada saya mengenai kontradiksi ini :

    1. Siapakah yg pertama kali menjadi Muslim? Muhammad (Qs.6:14,163) .
    Hal ini bertentangan dengan:

    1. Yang menjadi Muslim pertama kali adalah Musa (Qs.7:143).
    2. Yang menjadi Muslim pertama kali adalah Beberapa orang Mesir (Qs.26:51).
    3. Yang menjadi Muslim pertama kali adalah Ibrahim (Qs.2:127-133, Qs.3:67).
    4. Yang menjadi Muslim pertama kali adalah Adam, yaitu manusia ciptaan pertama, yang menerima wahyu dari Allah Muslim (Qs.42:51).

    dan lagi

    Apakah yg menjadi makanan orang2 di Neraka? Makanan orang2 yg ada di Neraka adalah Dhari atau pohon berduri (Qs.88 :6).
    Hal ini bertentangan dengan:

    1. Makanan orang2 di Neraka adalah darah dan nanah (Qs.69:36).
    2. Makanan orang2 di Neraka adalah buah dari pohon Zaqqum (Qs.37:66).

    nah saya harap debater muslim menjawab saya kalau memang bisa dijawab.

    saya tunggu kok. kalau masih belum ada yang jawab, berarti muslim tidak bisa jawab dan jelas sudah al-quran bukan dari AWLOH tetapi dari muhammad sendiri.
    salam

  • 141. mazter  |  Juni 12, 2009 pada 3:10 am

    @hari

    coba jelaskan siapa yang dimaksud “kami” dalam al-quran.
    salam

  • 142. Hari  |  Juni 12, 2009 pada 4:04 am

    To : CosmicBoy

    Disebelumya anda MENGUKUR SESEORANG dengan pendidikannya, tapi setelah dijelaskan ke alam pemikiran filosofis tentang TUHAN yang ESA, anda malah bertanya kok TUHAN diukur secara matematis ?

    BIG BANG adalah TEORI untuk menjelaskan asal muasal terjadinya ALAM SEMESTA, artinya sejauh itulah MANUSIA memiliki BUKTI yang berupa data-data akan asal usul ALAM SEMESTA. Sebelum itu, karena data empirisnya belum terkumpul, maka belum berani membuat TEORI. Tapi PIKIRAN … Bisa melanglang lebih jauh dari BIG BANG tersebut ?

    Jadi seperti dikatakan sebelumnya bahwa nun jauh sebelum BIG BANG .. dst memang CUMAN hanya ada 2 hal yaitu ADA dan TIADA dan penjelasan lanjutannya, sehingga 9 pertanyaan yang diajukan itu sebenarnya sudah terjawab dengan sendirinya.

    Persoalan paling besar yang diketahui manusia berdasarkan data empiris … ya terjadinya BIG BANG itu ? Kejadian itu tidak mungkin suatu kejadian yang lepas atau yang berdiri sendiri dari ADA yang di AWAL itu ? Siapakah ADA yang di AWAL itu yang BISA mengadakan suatu yang SANGAT … SANGAT … SANGAT … LUAR BIASA itu ? Peristiwa BIG BANG itu ? Dialah TUHAN yang memberitahukan namanya adalah ALLAH sebagai TUHAN SATU-SATUNYA, TIDAK ADA TUHAN YANG LAIN SELAIN DIA dan TIDAK ADA SEKUTU BAGINYA.

    Jadi hal MATEMATIS itu hanyalah untuk menjelaskan saja, bukannya untuk menyamakan TUHAN dengan MATEMATIKA. Jangan dipelintir ya … MATEMATIKA itu hanya untuk MENJELASKAN saja tentang ADANYA TUHAN dan TUHAN itu ESA. Darimana kita tahu bahwa nama TUHAN itu adalah ALLAH ? Dari manusia juga, tapi manusia yang dipilih oleh TUHAN untuk menjelaskan banyak hal tentang DIA yaitu Para NABI dan termasuk NABI yang TERAKHIR yaitu Nabi MOHAMMAD SAW.

    ALLAH selalu mengingatkan ke manusia … bahwa ALLAH itu TUHAN. TUHAN yang ESA dan TIDAK ADA TUHAN YANG LAIN SELAIN DIA dan TIDAK ADA SEKUTU BAGINYA. Inilah KEIMANAN yang MURNI atau TAUHID yang MURNI.

    Selain TAUHID yang MURNI itu ada juga konsep KETUHANAN yang lain, seperti TRINITAS, juga TRIMURTI dan ada yang TIDAK BISA MENYEBUTKAN TUHAN itu sendiri, macam-macam soal KETUHANAN ini.

    Disinilah persoalan HAKIKINYA …

    Kalau sebutan tentang TUHAN kita SALAH ? Apakah TUHAN yang sebenar-benar TUHAN itu mau menerima ? 100 % YAKIN … TIDAK MAU MENERIMA ? Kenapa ? Menyebut saja SALAH ? Apakah bisa dikatakan bahwa hal itu merupakan kekhilafan atau kealpaan ? Khilaf … ? LUPA … ? Bagaimana KHILAF atau LUPA ? Kalau MENYEBUTNYA dilakukan secara BERSEMANGAT, TERUS MENERUS dan KONSISTEN lagi ? Itu namanya NANTANG ? Tahu kan persoalan SERIUSNYA penyebutan ini ?

    Di Dunia ini, TUHAN masih saja tetap SAYANG dan KASIH sama kita. Bukan apa-apa … Ngasih kita kesempatan untuk BERTOBAT ? Karena kalau sudah KOIT … Persoalannya jadi lain yaitu TIDAK ADA kata TOBAT lagi untuk memperbaiki diri … Semuanya sudah FINISHED atau Game over dan yang ada tinggal menunggu DAHSYATNYA NERAKA saja.

    Terus jangan dipikir bahwa yang BENAR IMANNYA … PASTI MASUK SURGA ? Belum TENTU ? Kenapa ? Bagaimana kehidupannya SAAT di dunia ? TAAT sama ALLAH yang sebenar-benar TUHAN atau MALAH NANTANG ? Kalau NANTANG ? Ya SAMI MAWON … Yaitu NERAKA-NERAKA juga … Tinggal NERAKA yang mana ? Neraka JAHANAM ? Neraka Jahim ? Neraka HAWIYAH ? Tinggal PILIH … Tinggal PILIH …

    Jadi rumusan MASUK SURGA itu very simple :

    1. Benar IMANNYA
    2. Benar CARANYA
    3. BESAR PENGORBANANNYA

    Mudah di perumusannya … Tapi … BERAT BANGET BOOO ….. Pelaksanaannya … Tapi kalau diandingkan dengan NIKMATNYA SURGA ? Keciiiillllllllll Broooooo …….

  • 143. Hari  |  Juni 12, 2009 pada 4:20 am

    To : Mazter

    Pertama, soal kata “kami” … Sepertinya TUHAN itu JAMAK ? Begitu kan maksudnya ? Untuk membenarkan KONSEPSI TRINITAS ? Masa sich yang beridentitas MAZTER (MASTER) ini nggak bisa membedakan antara kami sebagai penghalusan bahasa yang artinya tetap saja tunggal dengan kami yang berarti jamak ?

    Kedua, soal pengertian muslim pertama kali … Coba baca transliterasi dari bahasa ARABnya. Ayat-ayat yang disebutkan itu ada yang berasal dari kata muslimin, mukminin, aslamtu dsb. Jadi jangan hanya yang berasal dari terjemahan bahasa Indonesia saja. Tolong juga lihat kata-kata ARABnya. Disitulah perbedaannya.

    Ngomong-ngomong … mazter sudah pernah sowan ke BLOG-nya Lae TOGA NAINGGOLAN kan ? Yang judulnya islam vs kristen … yang menang atheist … Disana ada Syekh Yusuf, Syekh adi9 atau HAMBA ALLAH dll.

  • 144. Kurdi  |  Juni 12, 2009 pada 4:28 am

    @mazter 140 pertanyaan anda sudah saya jawab.
    =>coba jelaskan siapa yg dimaksud kami dlm Al-Qur’an.

    Jawab: Allah mempunyai 99 Nama2 yg baik (asma’ul husna) spt: almalik-,al-kudus,arrahman,arrahim dst…”Setiap Al-Qur’an menyebutkan salah satu dari 99 nama2 yg baik pasti tdk memakai kata kami karena Allah menyebut Namanya sendiri inilah kemaha Esaan Allah.
    Allah menyebut kata kami,contoh: “hanya kepada kamilah kembali mereka”. Nah disini Allah tdk sendirian,Allah melibatkan para malaikat,karena setiap manusia yg kembali kepada Allah melalui proses spt: manusia mati malaikatlah yg mencabut nyawanya lalu menanyakan iman dan perbuatan baik/buruk dan terus hingga simati sampai kepengadilan Allah.

  • 145. Kurdi  |  Juni 12, 2009 pada 6:57 am

    @mazter &kk
    saya ulangi pertanyaan simpel saya mohon dijawab:
    “berdosa (masuk Neraka) kah orang2 yg telah menyalib & membunuh Yesus?

  • 146. CosmicBoy  |  Juni 12, 2009 pada 10:27 am

    @ Hari,

    Maap, bisa ngga nulisnya jangan terlalu filosofis.

    Masak sistematika Islam gini?

    Yang jelas dong?

    Oke.

  • 147. CosmicBoy  |  Juni 12, 2009 pada 10:33 am

    @ kurdi,

    @mazter &kk
    saya ulangi pertanyaan simpel saya mohon dijawab:
    “berdosa (masuk Neraka) kah orang2 yg telah menyalib & membunuh Yesus?

    Gampang ngejawapnya.

    Tapi sila ke postingan no. 574, http://islamkristen.wordpress.com/2008/11/28/pembunuhan-yesus- & baca jawapan kepada pertanyaan loe itu. Tuntaskan ini dulu.

    Salam.

  • 148. CosmicBoy  |  Juni 12, 2009 pada 10:35 am

    @ Hari,

    Jadi seperti dikatakan sebelumnya bahwa nun jauh sebelum BIG BANG .. dst memang CUMAN hanya ada 2 hal yaitu ADA dan TIADA dan penjelasan lanjutannya, sehingga 9 pertanyaan yang diajukan itu sebenarnya sudah terjawab dengan sendirinya.

    9 pertanyaan gue belum dijawap secara sistematika.

    Gue telah menulisnya & menanya secara sistematika dari no. 1-9, sila pula jawap secara sistematika.

    Jangan bla bla bla, trus omong sudah jawap.

    Please dehhhhh.

    Salam.

  • 149. Kurdi  |  Juni 13, 2009 pada 12:48 am

    @komikBoy dkk.
    setiap pertanyaan saya anda tdk pernah menjawab dan selalu dilimpahkan ke blog lain,mohon pertanyaan saya anda jawab disini ! Saya tunggu jawabannya ya !

  • 150. CosmicBoy  |  Juni 13, 2009 pada 2:22 am

    @ Kurdi,

    Semua pertanyaan loe udah kuno@ basah basi.

    Semua itu udah dijawap secara TUNTAS oleh gue & rekan2 Kristiani yang laen.

    Masak loe mahu gue tulis ulang?

    Jadi males…

    Gue udah kasih linknya.

    Dibaca ato tidak, terserah.

    Muslim, muslim, maunya yang enak-enak saja.

    Ngga heran buku2 Frank Donald (kelompok Kristen Tauhid???) laris seperti pisang goreng.

    Tulis aje yang jelek2 tentang Kekristianan (walaupun tanpa penelitian), muslim-muslim seneng itu.

    Gampang kan dapet uang dari muslim-muslim ini.

  • 151. Kurdi  |  Juni 13, 2009 pada 4:17 am

    @komikBoy
    tdk semua org mempunyai segudang ilmu dan pengetahuan seperti anda,saya tdk mempunyai pengetahuan yg banyak,saya Lulusan sma itupun saya sering sekali bolos sekolah,tapi heran saya tanya anda malah mengatakan basa basi,saya ulangi =>”berdosa (masuk neraka) kah org2 yg telah menyalib dan membunuh Yesus?

  • 152. CosmicBoy  |  Juni 13, 2009 pada 12:18 pm

    @ kurdi,

    Pertama, nama gue CosmicBoy, harap kalo SMA, bisakan loe baca-tulis.

    Kedua, pendidikan kita irrelevants di sini.

    Ketiga, ngga perlu harus universitas baru bisa mencari linksnya.

    ”berdosa (masuk neraka) kah org2 yg telah menyalib dan membunuh Yesus?

    Gampang ngejawap. Gue akan lanjutkan sekiranya links pertanyaan loe mengenai Yoh 10:30 & 17:20-23 dibaca secara tuntas.

    Sila bertanya kalo ada kemusykilan lagi.

    Salam.

  • 153. Kurdi  |  Juni 14, 2009 pada 5:05 am

    Terserah anda mau jawab/tdk kebingungan saya ini tentang 3nitas:
    Yesus: “aku didalam bapa dan bapa didalam aku”.
    Paulus:: “kristus hidup didalam aku,aku didalam anak Allah”.

  • 154. CosmicBoy  |  Juni 14, 2009 pada 1:59 pm

    @ Kurdi,

    Orang yang tau baca-tulis ngga bingung mas.

    Itu biasa2 aje.

    Loe kan lebih baik daripada ‘nabi’ loe yang ngga tau baca-tulis itu.

    Maka, bacalah@ iqra, bacalah, dan bacalah, dan bacalah di link yg gue berikan.

    Selamat membaca.

  • 155. Hari  |  Juni 15, 2009 pada 3:04 am

    Apa yang disampaikan Kurdi itusebenarnya simpel saja :
    Yesus: “aku didalam bapa dan bapa didalam aku”.
    Paulus:: “kristus hidup didalam aku,aku didalam anak Allah”.

    U- kata2 YESUS konsepsi SATUNYA YESUS dengan BAPA bisa dibenarkan kemudian
    U- kata2 PAULUS konsepsi MANUNGGALING PAULUS dengan KRISTUS yang adalah YESUS bisa dibenarkan

    Dari kedua STATEMENT tersebut, maka MANUNGGALING PAULUS dengan BAPA juga bisa dibenarkan. Inilah KESIMPULAN MATEMATIKA yang bersifat LINEAR. Artinya PAULUS itu bisa dituhankan juga.

    Nggak tahu komennya bagaimana ? Kalau KOMENnya berupa BAHASA … Yang bahasa komunikasi ? Terlalu bertele-tele,tapi kalau bahasanya adalah bahasa matematika … Simpel … Akurat … dan UNIVERSAL.

  • 156. mazter  |  Juni 15, 2009 pada 5:46 am

    @ muslim

    AL-MAARIJ (70) ayat 40:
    “Maka Aku bersumpah dgn Tuhan Yg Mengatur tempat terbit & terbenamnya matahari, bulan & bintang; sesungguhnya Kami benar-benar Maha Kuasa.”

    coba jelaskan siapa Aku, siapa Tuhan dan siapa kami.
    saya tunggu

    nah mengenai jawaban

    Kedua, soal pengertian muslim pertama kali … Coba baca transliterasi dari bahasa ARABnya. Ayat-ayat yang disebutkan itu ada yang berasal dari kata muslimin, mukminin, aslamtu dsb. Jadi jangan hanya yang berasal dari terjemahan bahasa Indonesia saja. Tolong juga lihat kata-kata ARABnya. Disitulah perbedaannya.

    o begitu, itu berarti kontradiksi ya mas??
    kok al-quran ada kontradiksi?
    katanya kitab dari langit??

  • 157. Hari  |  Juni 15, 2009 pada 7:12 am

    To : Mazter

    o begitu, itu berarti kontradiksi ya mas??
    kok al-quran ada kontradiksi?
    katanya kitab dari langit??

    Kontradiksinya dimana ? Kan sudah dijelaskan bahwa lihat juga teks BAHASA ARABNYA … ? Untuk semua kata-kata itu diartikan MUSLIMIN ? Jadi terjemahannya bermasalah tidak ? Tapi kalau masing-masing kata itu dipanjangkan, maka terjemahannya jadi kepanjangan kan ? Padahal suatu terjemahan itu yang diperlukan adalah ketepatan dan keringkasannya. Kalau tidak bisa kedua-duanya secara sekaligus, maka keringkasan itulah yang dipakai.

    Benar bukan bahwa ayat-ayat yang disodorkan itu bahasa ARABnya beda ? Tapi terjemahannya SAMA ?

    Soal SIAPA yang PERTAMA kali MASUK ISLAM ? Kalau ISLAM dipahami sebagai ber TAUHID kepada ALLAH SWT sekaligus dengan ritual yang Nabi MOHAMMAD SAW bawa, maka yang ISLAM pertama kali adalah Nabi Mohammad SAW, tapi kalau ISLAM dilihat pada konteks percaya bahwa TIADA TUHAN SELAIN ALLAH, DIALAH SATU-SATUNYA TUHAN dan TIDAK ADA TUHAN SELAIN ALLAH dan TIDAK ADA SEKUTU BAGINYA, maka masing-masing jaman dari jaman para Nabi, penganutnya –setelah yakin akan TAUHID tsb- ingin menyebut dirinya adalah MUSLIM –BERSERAH DIRI pada ALLAH– pertama kali.

    Yang menentang MUSA dalam pertarungan KESAKTIANNYA … Setelah tahu bahwa MUSA adalah BENAR Utusan dari TUHAN SEMESTA ALAM –ALLAH SWT– langsung berikrar dan langsung ingin disebut sebagai MUSLIM PERTAMA KALI. Kenapa ? Karena sebagai bentuk PERTOBATAN yang TOTAL, bahwasanya KONSEPSINYA SELAMA ini SALAH dan kemudian untuk MENEBUS SEGALA KESALAHANNYA tersebut, DIA BERSAKSI bahwa apa yang DISAMPAIKAN MUSA itu adalah BENAR dan ingin disebut sebagai MUSLIM yang PERTAMA.

    Sedangkan mengenai QS:70 ayat 40 maksudnya AKU, TUHAN dan KAMI adalah ALLAH SWT sendiri, sebagai yang TER … Berhak kan untuk mengucapkan apapun juga sesuai KEBENARAN yang DISUMPAHKAN itu ? Kalau u- KAMI adalah penghalusan KATA dari AKU.

    Terus apanya yang dipermasalahkan ? Padahal si waktu terbitnya matahari, bulan dan bintang ada hal-hal khusus yang sifatnya KESAKTIAN ? Hanya orang-orang –Black Magic– lah yang suka menggunakan waktu2 tsb bagi penggunaan tsb ?

  • 158. CosmicBoy  |  Juni 15, 2009 pada 10:43 am

    @ Hari,

    Dari kedua STATEMENT tersebut, maka MANUNGGALING PAULUS dengan BAPA juga bisa dibenarkan. Inilah KESIMPULAN MATEMATIKA yang bersifat LINEAR. Artinya PAULUS itu bisa dituhankan juga.

    Gue udah tau cara kalian membaca kitab suci, dari kiri ke kanan.

    Kayaknya seperti membaca huruf dari Z ke A.

    Jadikan kacau balau.

    Makanya, kalo membaca Al-Kitab apalagi menafsirkan, sila ikut aturan, sila baca dari kanan ke kiri ato seperti membaca huruf rumi, dari A ke Z. Jadinya tidak kacau.

    Karena gue tau akibatnya, maka gue awal2 lagi menyarankan kalian membaca links gue atas pertanyaan kalian itu.

    Kayaknya kalian ngga mau. (kayaknya gitulah kalian ya)

    Kacian ya sebetulnya kalian ini.

    Diberi jalan lurus (Al-Siratul Al-Mustaqim), malah pilih jalan bengkok. (kayaknya gitulah kalian ya)

    Jadinya ngga sampai ke tujuan.

    He he he…

    2009, kok masih gitu. (kayaknya gitulah kalian ya).

  • 159. CosmicBoy  |  Juni 15, 2009 pada 10:51 am

    @ Hari

    Soal SIAPA yang PERTAMA kali MASUK ISLAM ? Kalau ISLAM dipahami sebagai ber TAUHID kepada ALLAH SWT sekaligus dengan ritual yang Nabi MOHAMMAD SAW bawa, maka yang ISLAM pertama kali adalah Nabi Mohammad SAW, tapi kalau ISLAM dilihat pada konteks percaya bahwa TIADA TUHAN SELAIN ALLAH, DIALAH SATU-SATUNYA TUHAN dan TIDAK ADA TUHAN SELAIN ALLAH dan TIDAK ADA SEKUTU BAGINYA, maka masing-masing jaman dari jaman para Nabi, penganutnya –setelah yakin akan TAUHID tsb- ingin menyebut dirinya adalah MUSLIM –BERSERAH DIRI pada ALLAH– pertama kali.

    Kalo nafsir cara gitu, makanya para nabi & umat/para pengikutnya bisa juga YAHUDI & KRISTEN.

    Inilah akibatnya suatu umat yang membaca & menafisr kitab suci mereka dari kiri ke kanan.

    Kayaknya seperti membaca huruf rumi dari Z ke A.

    Jadinya KACAU BALAU. (kayaknya gitulah kalian ya?)

    Tiada aturan, ikut pola pikir masing2 & seenak udel!

    2009, kok masih ada umat yang begitu primitif? (kayaknya gitulah kalian ya?)

  • 160. Hari  |  Juni 16, 2009 pada 3:11 am

    To : CosmicBoy

    Yesus: “aku didalam bapa dan bapa didalam aku”.
    Paulus:: “kristus hidup didalam aku,aku didalam anak Allah”.

    1. A = B
    2. B = C

    Kesimpulannya : A = B = C atau C = B = A; artinya Allah Bapa juga ada di dalam PAULUS, karena komsepsi SAMA DENGAN ( = ) itu.

    Bukan saya lho yang NGOMONG, tapi MATEMATIKA. Kalau masih mempersoalkan RUMUSAN LOGIS MATEMATIKA seperti ini, maka BELAJAR DULU MATEMATIKA lagi terutama bab SILOGISMA ? Atau yang paling PARAH … Mempersoalkan pernyataan alkitab yang ada, BENAR atau SALAHmya ?

  • 161. CosmicBoy  |  Juni 16, 2009 pada 4:58 am

    @ Hari,

    Sila baca postingan No. 159.

    Kayaknya sih kalian ini ngga tau baca-tulis ya?

    Pantesan, pikiran kalian ngga maju2.

    Kacian ya sebetulnya.

  • 162. lucu  |  Juni 16, 2009 pada 8:21 am

    @cosmicboy

    kamu ini lucu, segitu amat membela Yesus.
    apa dia membela kamu??

  • 163. mazter  |  Juni 16, 2009 pada 8:43 am

    @hari

    mengenai komentar kamu yang :
    TIADA TUHAN SELAIN ALLAH, DIALAH SATU-SATUNYA TUHAN dan TIDAK ADA TUHAN SELAIN ALLAH dan TIDAK ADA SEKUTU BAGINYA,

    saya beritahu ya, setan/iblis juga percaya ALLAH itu esa, berarti dia juga islam??
    gitu?
    pendapat kamu lemah sekali.

    juga komentar kamu yang :

    Sedangkan mengenai QS:70 ayat 40 maksudnya AKU, TUHAN dan KAMI adalah ALLAH SWT sendiri, sebagai yang TER … Berhak kan untuk mengucapkan apapun juga sesuai KEBENARAN yang DISUMPAHKAN itu ? Kalau u- KAMI adalah penghalusan KATA dari AKU.

    ngapain kok aku harus dihaluskan jadi kami?
    kamu bisa jawab??

    nah bagaimana penjelasan ayat ini ?

    Sesungguhnya orang-orang yg menentang Allah dan Rasul-Nya pasti mendapat kehinaan. Sesungguhnya KAMI telah menurunkan bukti-bukti yg nyata. Dan bagi orang-orang kafir ada siksa yg menghinakan. (QS 58:5)

    nah, jelas bukan yang dimaksud kami adalah muhammad+allah.
    mumammad memang gila hormat, mensejajarkan dengan allah.
    harap gunakan fikiran

    selamat murtad.

  • 164. mazter  |  Juni 16, 2009 pada 8:46 am

    @hari

    beda dengan nabi yesaya pada
    Sungguh, Yerusalem telah runtuh dan Yehuda telah rubuh; sebab perkataan mereka dan perbuatan mereka melawan TUHAN dan mereka menantang kemuliaan hadirat-Nya. (Yesaya 3:8)

    yesaya sama sekali tidak mensejajarkan diri dengan allah.
    harap disadari, ALLAH dalam alkitab selalu menggunakan kata ganti AKU, bukan kami.
    jadi, Sebenarnya sudah jelas bahwa muhammad adalah penipu yang gila hormat.

    salam

  • 165. CosmicBoy  |  Juni 16, 2009 pada 11:06 am

    @ lucu,

    ????????

    Apa salah Yesus hingga Dia perlu pembelaan?

    Ngga ada mas!

    Yang perlu dibela ialah ‘nabi’ kalian.

    Apakah ngentot anak kecil bukan satu kesalahan?

    Apakah melakukan incent dengan menantu sendiri bukan satu kesalahan?

    Apakah memperkosakan babu sendiri bukan satu kesalahan?

    Apakah ngentot anak2 yatim, hamba2 perempuan & janda2 atas alasan memberi perlindungan bukan satu penipuan?

    Apakah merampok harta orang laen & membunuh orang yang tidak sebulu dengannya bukan satu kesalahan?

    Tugas kalian ialah untuk membela ‘nabi’ kalian itu?

    The burden is yours to prove!

  • 166. YesusBukanTuhan  |  Juni 17, 2009 pada 7:29 am

    @Mazter

    Mengenai Kata “Kami”

    “Dalam bahasa Arab, dhamir ‘nahnu’ adalah bentuk kata ganti orang pertama dalam bentuk jamak yang berarti kita atau kami. Tapi dalam ilmu nahwu, maknanya bisa saja bukan kami tetapi aku, saya dan lain-lainnya.
    Dalam tata bahasa Arab, ada kata ganti pertama singular [anأ¢], dan ada kata ganti pertama plural [nahnu]. Sama dengan tata bahasa lainnya. Akan tetapi, dalam bahasa Arab, kata ganti pertama plural dapat, dan sering, difungsikan sebagai singular. Dalam gramer Arab [nahwu-sharaf], hal demikian ini disebut “al-Mutakallim al-Mu’adzdzim li Nafsih-i”, kata ganti pertama yang mengagungkan dirinya sendiri. Permasalahan menjadi membingungkan setelah al-Quran yang berbahasa Arab, dengan kekhasan gramernya, diterjemahkan ke dalam bahasa lain, termasuk Indonesia, yang tak mengenal “al-Mutakallim al-Mu’adzdzim li Nafsih-i” tsb.

    @ Mazter
    1. Penggunaan kata “kami” di dlm alquran , banyak sekali orang2 terutama nasrani berpikiran sempit utk mengklime bahwa tuhan itu jamak/banyak.Tentu saja ini utk merusak akidah dan keimana islam.Padahal sudah jelas tentang keesaan ALLAh itu di Alquran.

    Penggunaan kata “kami” di slm alquran sering digunakan apabila ALLAH melakukan suatu action atau tindakan dimana melibatkan malaikat.
    Contoh ayatnya:
    Sesungguhnya KAMI-lah yang menurunkan Al-Qur’an, dan sesungguhnya KAMI benar-benar memeliharanya.” (QS. Al Hijr 15:9)
    Dan “Kami” turunkan kepadamu Al Quran, agar kamu menerangkan pada umat manusia apa yang telah diturunkan kepada mereka dan supaya mereka memikirkan, (An Nahl 16:44)
    Disini jibril bertindak sebagai perantara pembawa ayat ini.

    ALLAH juga banyak menggunakan kata “AKU” di dlm alquran apabila DIA bertindak sendiri tanpa perantara/suruhannya yaitu malaikat.Selain kata “AKU” juga mengekspresikan tentang ibadah dan iman kepada ALLAH.
    Contoh ayatnya:
    “Maka ketika ia datang ke tempat api itu ia dipanggil: “Hai Musa. Sesungguhnya “AKU” inilah Tuhanmu, maka tanggalkanlah kedua terompahmu; sesungguhnya kamu berada dilembah yang suci, Thuwa. Dan AKU telah memilih kamu, maka dengarkanlah apa yang akan diwahyukan (kepadamu). Sesungguhnya “AKU” ini adalah Allah, tidak ada Tuhan (yang hak) selain “AKU”, maka sembahlah “AKU” dan dirikanlah shalat untuk mengingat “AKU”. Segungguhnya hari kiamat itu akan datang “AKU” merahasiakan (waktunya) agar supaya tiap-tiap diri itu dibalas dengan apa yang ia usahakan.” (QS. Thaha 20:11-15)
    Disini ALLAh berfirman langsung kepada Musa tanpa perantara.

    Dan apabila hamba-hamba- “Ku” bertanya kepadamu tentang “Aku”, maka (jawablah), bahwasanya “Aku” adalah dekat. “Aku” mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada – “Ku” , maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah- “Ku” ) dan hendaklah mereka beriman kepada – “Ku” , agar mereka selalu berada dalam kebenaran. (Al Baqarah 2:186)
    Manusia hannya beriman dan beribadah kepada ALLAH saja, tiada yg lain.

    Ada pula kata “AKU” dan “KAMI” bersamaan dildm alquran.
    Contoh ayatnya:
    “Sesungguhnya “KAMI” telah menurunkan Kitab Taurat di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), yang dengan Kitab itu diputuskan perkara orang-orang Yahudi oleh nabi-nabi yang menyerah diri kepada Allah, oleh orang-orang alim mereka dan pendeta-pendeta mereka, disebabkan mereka diperintahkan memelihara kitab-kitab Allah dan mereka menjadi saksi terhadapnya. Karena itu janganlah kamu takut kepada manusia, (tetapi) takutlah kepada “AKU”. Dan janganlah kamu menukar ayat-ayat “AKU” dengan harga yang sedikit. Barangsiapa yang tidak memutuskan menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang kafir.” (QS. Al Maa’idah 5:44)

    Semoga Bermanfaat

  • 167. Hari  |  Juni 17, 2009 pada 7:33 am

    To : Mazter; CosmicBoy

    Mengenai Nabi MOHAMMAD SAW yang GILA HORMAT ? Cobalah dibuktikan ? Dimana ke GILA an HORMATnya ? Apakah saking hebatnya Nabi Mohammad SAW maka dia menjadikan dirinya BUKAN MANUSIA ? Dia TETAP MANUSIA seperti kita-kita ini, tapi manusia yang dipilih ALLAH SWT menjadi UTUSANNYA ? Nggak boleh dengan pilihan ALLAH tsb ? Presiden saja mempunyai hak PREROGATIF ? Masa sich ALLAH SWT tidak boleh mempunyai hak tersebut ?

    SETAN … IBLIS … DEDEMIT … dan sebangsanya ? PASTI PERCAYA bahwa ALLAH itu ESA. TIADA TUHAN SELAIN ALLAH, DIALAH SATU-SATUNYA TUHAN dan TIDAK ADA SEKUTU BAGINYA. Tapi karena saat ALLAH PERINTAHKAN u- sujud kepada ADAM ? Dan mereka menentang dengan TIDAK MAU SUJUD, yang menganggap dirinya lebih hebat dari ADAM, maka disitulah persoalannya. Langsung VONIS ALLAH berlaku bahwa IBLIS itu adalah MAKHLUK DURHAKA yang akan dimasukkan ke NERAKA, dan mereka minta TANGGUH agar TIDAK DIMATIKAN sebelum KIAMAT dan akan MENYESATKAN dan MENGAJAK MANUSIA dan JIN sebanyak-banyaknya untuk MASUK NERAKA bersamanya dengan jalan MENENTANG ALLAH, MELANGGAR PERINTAH2 ALLAH … dsb. Semua terkecuali hamba-hamba ALLAH yang murni keimanannya dengan TETAP MENTAUHIDKAN ALLAH, bahwa ALLAH itu ESA, TIADA TUHAN SELAIN ALLAH, DIALAH SATU-SATUNYA TUHAN dan TIDAK ADA SEKUTU BAGINYA dan menjalankan PERINTAH-PERINTAHNYA dan MENJAUHI SEGALA LARANGAN-LARANGANNYA sesuai dengan ajaran NABI yang DIUTUSNYA sejak Nabi ADAM sampai Nabi MOHAMMAD SAW.

    Terus ada sebagian orang (kalau tidak boleh menyatakan besar sekali) yang MENUHANKAN seseorang BERWUJUD MANUSIA dengan segala ARGUMENTASINYA. Bisa saja NAMRUDZ, FIR’AUN dan JESUS ?

    Terus KEBAYANG ? Ketika TUHAN yang SEBENAR-BENAR TUHAN di HARI PENGADILAN menanyakan kepada SEMUA MANUSIA yang TIDAK MAU MENGAKUI ALLAH sebagai TUHAN yang ESA tanpa EMBEL-EMBEL lain ? Baik itu ROHUL KUDUS ? Atau KALAM yang BERWUJUD MANUSIA ? Dan semua SAKSI yang berasal dari diri sendiri BICARA ? Juga ASAL USUL PENCETUS KONSEPSI itu diketengahkan ? Dan DAHSYATNYA NERAKA diperlihatkan ? Apakah MASIH BERANI PONGAH ? Dengan MENYATAKAN bahwa ALLAH itu TIGA dan TIGA itu satu ? Apakah MASIH BERANI ? Semua … TANPA TERKECUALI … PASTI AKAN BERGETAR … dan TERTUNDUK … SETUNDUK-TUNDUKNYA … Bahwa yang dikatakan saat di DUNIA itu DIINGKARINYA sendiri. PASTI …

    Hal ini bisa diberikan gambaran … Betapa KUATNYA IKATAN diantara para orang2 yang bersekutu ? Apapun bentuk persekutuannya ? Saat dihadapkan pada tekanan-tekanan KEPOLISIAN, INTELIJEN, KEJAKSAAN dsb., langsung BERANTAKAN kekuatan persekutuan itu ? Karena takut akan SIKSAANNYA ? Apalagi SOAL ARGUMENTASI dengan ALLAH SWT –TUHAN YANG ESA; TIADA TUHAN SELAIN ALLAH, DIALAH SATU-SATUNYA TUHAN dan TIDAK ADA SEKUTU BAGINYA. Dimana SAKSI-SAKSI menjelaskan KESAKSIANNYA dengan lancar, RUNUT, JUJUR dan BENAR. Pastilah HATI, JIWA langsung MENYESALI SEDALAM-DALAMNYA …

  • 168. Kurdi  |  Juni 17, 2009 pada 2:26 pm

    @mazter dkk.
    Sebenarnyapun pertanyaan2 kalian juga lebih basi dari pertanyaan kami (Muslim),tapi kami tetap menjawabnya,lain dgn kalian setiap kami bertanya dikatakan pertanyaan “basi” atau dilimpahkan ke blog lain,dan kalian bisanya hanya mengumprat,caci maki dll,dgn kata2 yg kotor,apakah pantas org2 sepeti kalian ada disurga?

  • 169. CosmicBoy  |  Juni 17, 2009 pada 2:28 pm

    @ Hari,

    Terus ada sebagian orang (kalau tidak boleh menyatakan besar sekali) yang MENUHANKAN seseorang BERWUJUD MANUSIA dengan segala ARGUMENTASINYA

    Argumentasi di atas salah kaprah.

    Tidak pernah manusia menjadi Allah!

    Tidak pernah.

    Sebaliknya, Allah pernah menjadi manusia.

    Itulah argumentasi yang benar.

  • 170. CosmicBoy  |  Juni 18, 2009 pada 12:08 am

    @ YesusAdalahTuhan,

    Mengenai Kata “Kami”

    Kok sistematika ilmu ketuhanan Islam sulit sekali dimengerti?

    Kata “KAMI” aje kalian berkeringat untuk menjelaskan!

    Gini:

    Terkesan dalam Al-Quran, “KAMI” selalu disusuli dengan Owoh & Rasul-Nya! Ngerti? (kayaknya ngga sih).

    Maka, dapat disimpulkan bahwa kata “KAMI” ialah Owoh & Rasul-Nya. Kesulitannya ialah, ngapa Rasul selalu menyejajarkan dirinya dengan Owoh? Itu maksudnya Matzer!

    Dalam Kitab PL, para Nabi tidak berani menyejajarkan dirinya dengan Allah YHWH. Allah selalu menggunakan kata “AKU” bukan “KAMI”, justru menunjukkan bahwa Allah tidak akan memberikan kemuliaan-Nya kepada yang lain, apalagi Si Mamad itu. Ngerti? (kayaknya ngga sih)

    Terbukti ya bahwa Rasul ingin tumpang KESUCIAN, KEKUASAAN, KEBESARAN, KEMULIAAN & KEAGUNGAN ALLAH karena dengan menyucikan Allah, maksudnya menyucikan Si Mamad, dengan membesarkan Allah, maksudnya membesarkan Rasul-Nya, dengan mentaati Allah, bermaksud mentaati Utusannya!!!! Ngerti (kayaknya ngga sih).

    Coba loe jujur pada diri loe.

    Sila buat penelitian sendiri. Kumpulkan semua kata/kalimat Owoh & Rasul-Nya dan hubungkan dengan kata “KAMI” & maksud yg ingin disampaikan dengan penyejajaran nama Owoh & Rasul-Nya kepada orang Islam! Terkesankan bahwa Rasul mau tumpang semua sifat2 Owoh itu.

    Contih:

    QS 70:40
    “Maka Aku bersumpah dengan Tuhan Yang Mengatur tempat terbit dan terbenamnya matahari, bulan dan bintang; sesungguhnya Kami benar-benar Maha Kuasa.”

    Aku ==> Muhammad

    Kami ==> Owoh & Muhammad

    Kesimpulan: Muhammad mau menunjukkan bahwa dirinya sama level dengan Owoh meskipun dia ini manusia biasa. Aneh ya, manusia biasa (Muhammad) melarang sosoknya digambarkan/dilukis! Setau gue, HANYA ALLAH saja tidak bisa digambarkan/dilukis karena Allah sendiri adalah GHAIB/tidak berbentuk/tidak dapat dilihat. Kalo Muhammad meletakkan dirinya selevel ALLAH bahwa dirinya juga tidak boleh digambarkan, kalian bisa menarik kesimpulan sendiri.

    Semoga kalian tau kebenaran ini.

  • 171. Hari  |  Juni 18, 2009 pada 4:43 am

    To : CosmicBoy

    Soal kata-kata AKU, KAMI kan sudah dijelaskan samaYesus BukanTuhan di 166 ? Kalau nggak mau membaca di 166, baiklah saya copy-kan penjelasannya.

    Penggunaan kata “kami” di slm alquran sering digunakan apabila ALLAH melakukan suatu action atau tindakan dimana melibatkan malaikat.
    Contoh ayatnya:
    Sesungguhnya KAMI-lah yang menurunkan Al-Qur’an, dan sesungguhnya KAMI benar-benar memeliharanya.” (QS. Al Hijr 15:9)
    Dan “Kami” turunkan kepadamu Al Quran, agar kamu menerangkan pada umat manusia apa yang telah diturunkan kepada mereka dan supaya mereka memikirkan, (An Nahl 16:44)
    Disini jibril bertindak sebagai perantara pembawa ayat ini.

    ALLAH juga banyak menggunakan kata “AKU” di dlm alquran apabila DIA bertindak sendiri tanpa perantara/suruhannya yaitu malaikat.Selain kata “AKU” juga mengekspresikan tentang ibadah dan iman kepada ALLAH.
    Contoh ayatnya:
    “Maka ketika ia datang ke tempat api itu ia dipanggil: “Hai Musa. Sesungguhnya “AKU” inilah Tuhanmu, maka tanggalkanlah kedua terompahmu; sesungguhnya kamu berada dilembah yang suci, Thuwa. Dan AKU telah memilih kamu, maka dengarkanlah apa yang akan diwahyukan (kepadamu). Sesungguhnya “AKU” ini adalah Allah, tidak ada Tuhan (yang hak) selain “AKU”, maka sembahlah “AKU” dan dirikanlah shalat untuk mengingat “AKU”. Segungguhnya hari kiamat itu akan datang “AKU” merahasiakan (waktunya) agar supaya tiap-tiap diri itu dibalas dengan apa yang ia usahakan.” (QS. Thaha 20:11-15)
    Disini ALLAh berfirman langsung kepada Musa tanpa perantara.

    Dan apabila hamba-hamba- “Ku” bertanya kepadamu tentang “Aku”, maka (jawablah), bahwasanya “Aku” adalah dekat. “Aku” mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada – “Ku” , maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah- “Ku” ) dan hendaklah mereka beriman kepada – “Ku” , agar mereka selalu berada dalam kebenaran. (Al Baqarah 2:186)
    Manusia hannya beriman dan beribadah kepada ALLAH saja, tiada yg lain.

    Ada pula kata “AKU” dan “KAMI” bersamaan dildm alquran.
    Contoh ayatnya:
    “Sesungguhnya “KAMI” telah menurunkan Kitab Taurat di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), yang dengan Kitab itu diputuskan perkara orang-orang Yahudi oleh nabi-nabi yang menyerah diri kepada Allah, oleh orang-orang alim mereka dan pendeta-pendeta mereka, disebabkan mereka diperintahkan memelihara kitab-kitab Allah dan mereka menjadi saksi terhadapnya. Karena itu janganlah kamu takut kepada manusia, (tetapi) takutlah kepada “AKU”. Dan janganlah kamu menukar ayat-ayat “AKU” dengan harga yang sedikit. Barangsiapa yang tidak memutuskan menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang kafir.” (QS. Al Maa’idah 5:44)

    Masih NGGAK JELAS juga ? Kebangetan ? Kalau mendebatnya pakai terjemahan bahasa INDONESIA ? Itu nggak akan PAS ? Kenapa ? Karena setiap BAHASA itu memiliki logika dan aturan tersendiri. Demikian juga dengan BAHASA ARAB ? Ada keunikan di BAHASA ARAB tersebut ?

    Ambil untuk menterjemahkan kata-kata berbahasa Jawa “OJO DUMEH” ? Kalau hanya diartikan sebagai JANGAN SOK ? Masih belum pas benar ? Padahal arti dari OJO DUMEH itu banyak sekali ? Jangan sok; Biasa-biasa saja; Tahu diri dsb. Dan setiap translasi akan kurang pas saat mengungkap kata-kata OJO DUMEH tersebut ?

    ALLAH pernah jadi MANUSIA ? Itulah ARGUMENTASI ? Apakah BUKAN SUATU KEMUNGKARAN atau PEMANIPULASIAN kalau ALLAH berubah jadi MANUSIA ? Padahal ALLAH ya tetap ALLAH … TUHAN SEMESTA ALAM ?

  • 172. Hari  |  Juni 18, 2009 pada 6:51 am

    Kenapa yach ? Ada sebagian (kalau tidak boleh dikatakan sebagian besar) yang menyatakan bahwa ALLAH pernah jadi MANUSIA ? Yaitu JESUS ? Kalau KEIMANAN seperti ini SALAH ? Apakah IMPLIKASINYA TIDAK LUAR BIASA bagi DIRI SENDIRI ? Hal yang SEDERHANA … JESUS bisa melakukan apa yang MANUSIA lain TIDAK BISA LAKUKAN ? Seperti MENGHIDUPKAN ORANG MATI ? Menyembuhkan sejumlah PENYAKIT yang TIDAK TERSEMBUHKAN ? Memang LUAR BIASA !!! Tapi sebagai MANUSIA, yaitu saat membandingkan JESUS dengan orang lain ? Tapi saat membandingkannya dengan TUHAN SEMESTA ALAM ? Apakah saat JESUS Masih HIDUP ? Pernah menciptakan makhluk (tanaman, binatang atau apapun) yang sampai saat ini terdokumentasi –terlacak; ter trace– dengan baik beserta keturunannya ? Sama sekali TIDAK ADA. Yang terdokumentasi salah satunya adalah BISA MENGHIDUPKAN ORANG MATI ? Yaitu mempertemukan kembali RUH si ORANG MATI dengan JASADNYA ? Ini adalah ILMU ALLAH. Jadi kalau ALLAH memberikan ILMU MENGHIDUPKAN ORANG MATI ini kepada HAMBANYA ? Apakah TIDAK BOLEH ? Siapa yang BISA MELARANG ALLAH untuk memberikan ILMU seperti itu ? Tapi kalau JESUS adalah TUHAN berwujud MANUSIA ? Dan itu DIBANTAH dengan KERAS dan SANGAT KERAS oleh Al QUR’AN yang adalah FIRMAN ALLAH … Yang datang beberapa ratus tahun setelah ISA ? Maka sebenarnya PERKARA ini adalah PERKARA BESAR ? Bukan hanya BESAR … Tapi SANGAT BESAR !!!!! Memberikan ATRIBUT kepada ALLAH –sebenar-benar TUHAN, yang MENCIPTAKAN BIG BANG … Sehingga terbentuk ALAM SEMESTA yang ….. very … very … very … INCREDIBLE … WOW … — dalam wujud JESUS ????? Yang adalah MANUSIA … !!!!! Apakah ini BUKAN SUATU KEMUNGKARAN yang LUAR BIASA ????? Yang MENJELASKAN KEMARAHAN BESAR ini adalah Al QUR’AN ? Yang memiliki kriteria : Tidak pernah berubah dari awal (dari jaman Nabi MOHAMMAD SAW sd Hari Kiamat), dari sisi WAKTU dan GEOGRAFIS akan tetap seperti itu (Dalam bahasa ARABnya). Terus Al QUR’AN juga menjelaskan bagaimana ISA MENOLAK TUDUHAN ALLAH bahwa dia HANYA MENJELASKAN kepada UMATNYA seperti apa yang ALLAH perintahkan yaitu MENG-ESA-KAN ALLAH dan TIDAK PERNAH MENYEKUTUKANNYA ?

    Kenapa ISA yang akhirnya disebut JESUS terus BERANI MENYATAKAN DIRINYA adalah TUHAN ? TUHAN yang BERWUJUD MANUSIA ? Dan itu semua … Berawalnya dari KEMAHARAJAAN ROMAWI ?

    Untuk itulah pentingnya kembali lagi ke soal DATA, FAKTA dan KRONOLOGIS (Alur atau Alibi) ? Itu sangat PENTING bagi validasi KEMURNIAN suatu AJARAN ??? Kalau AJARAN TIDAK MURNI ? Itu artinya TERDISTORSI ? Kalau terdistorsi itulah PERKARA BESAR yang BERAKIBAT FATAL !!!!! Karena TARUHANNYA adalah soal KEBENARAN tentang EXISTENSI ALLAH ? Kalau SALAH … NERAKALAH TEMPATNYA … Menyebut TUJUAN (TUHAN) … SALAH !!!

  • 173. CosmicBoy  |  Juni 18, 2009 pada 6:52 am

    @ Hari,

    ALLAH pernah jadi MANUSIA ? Itulah ARGUMENTASI ? Apakah BUKAN SUATU KEMUNGKARAN atau PEMANIPULASIAN kalau ALLAH berubah jadi MANUSIA ? Padahal ALLAH ya tetap ALLAH … TUHAN SEMESTA ALAM ?

    Kalian yang tentukan apa yang Allah bisa dan tidak bisa lakukan!

    Dalam kasus ini, kalian yang tentukan Allah tidak bisa jadi manusia, kan?

    Aneh ya kalian ini?

    Masak kalian yang mengatur Tuhan!

    Semua itu dari otak mas. Otak kalian sudah diprogramkan bahwa Allah tidak bisa jadi manusia. Sungguhpun Dia Maha Kuasa, Maha Bisa, kalianlah yang menentukan bahwa Dia tidak selayaknya berbuat demikian!

    Di mana perginya kedaulatan, kehendak, pilihan & hak Allah kalo semua itu diatur oleh kalian!

    Dan siapakah kalian mau mengatur Allah?

  • 174. Hari  |  Juni 18, 2009 pada 7:32 am

    U- apakah ALLAH jadi MANUSIA ? Apakah ALLAH tidak tahu A sd Z nya MANUSIA ? Kalau DIA MAU … Apakah TIDAK BISA MENGUBAH MANUSIA ? Bahkan MEMUSNAHKAN MANUSIA ? Dan itu PERNAH TERJADI. Lihat KAUM NUH ? Dengan terjadinya jaman ES yang mencair ? Kaum Ad, Tsamud, FIRAUN dsb ? Semua itu tinggal SITUS –berupa temuan-temuan arkeologis– u- dipelajari MANUSIA agar MANUSIA dapat MENGAMBIL HIKMAHnya ? Yang TERJADI malah MANUSIA TAMBAH INGKAR setelah manusia berPENGETAHUAN dan TAMBAH KAYA ? Merasa AMAN dan MENGUMBAR KESOMBONGAN ?

    Terus … Dalam hal TRINITAS ? Atau TRIMURTI ? Atau ANONIM ? Atau Undefined ? Apalagi ATHEIST ? Itu adalah BAHASAN tentang REALITAS yang sebenar-benar REALITAS ? Kalau SEBENAR-BENAR REALITAS itu menyataan dirinya adalah ALLAH … TUHAN SATU-SATUNYA, TIDAK ADA TUHAN SELAIN ALLAH dan TIDAK ADA SEKUTU BAGINYA dengan segala ke MAHAANNYA ? Melalui NABI-NABINYA termasuk NABI MOHAMMAD SAW ? Kenapa TIDAK BOLEH ? Bahkan diledek, dienyek dan disalah-salahkan ? Kalau ALLAH yang MENUNJUK seseorang untuk menjadi NABI atau UTUSANNYA sebagai HAK PREROGATIFNYA ? TIDAK BOLEH ? Apanya yang SALAH ? Manakah yang lebih BENAR antara ALLAH yang MAHA itu … MENJADI MANUSIA dengan MELAKONI CERITA yang ada ? Ataukah ALLAH yang MAHA itu MENUNJUK UTUSANNYA ? Untuk MENYAMPAIKAN FIRMANNYA atau KALAMNYA ? Katakanlah … Manakah yang lebih MASUK AKAL dan BENAR ? Antara ALLAH menjadi MANUSIA ? Atau ALLAH menunjuk UTUSANNYA untuk MENYAMPAIKAN KEBENARAN HAKIKI tentang AKHERAT ? SURGA dan NERAKA ? Dan PERSOALAN-PERSOALAN lainnya ? Kalau ALLAH BISA MENJADI MANUSIA ? Maka SANGAT BOLEH dan PASTI BISA bahwa ALLAH MENUNJUK siapa yang akan menjadi UTUSANNYA ?

    Saat MOHAMMAD SAW diangkat jadi UTUSANNYA dan MENJELASKAN tentang ke ESAAN ALLAH dan KEMAHAANNYA dalam Al QUR’AN ? Menjelaskan bahwa ISA adalah MANUSIA yang MEMILIKI BANYAK KELEBIHAN adalah MANUSIA dan BUKAN TUHAN. Penjelasan ini disampaikan 600 tahun lebih dari kelahiran ISA ? Sedangkan beberapa ratus tahun sebelumnya, ISA yang disebut juga JESUS adalah TUHAN ? Maka HARUS DIMULIAKAN SELAYAKNYA TUHAN … ?

    Dari kedua hal di atas, manakah yang lebih BISA DITERIMA ? ALLAH yang disatu saat tertentu menjadi MANUSIA (JESUS) ? Ataukah ALLAH tetap ALLAH yang ESA dengan SEGALA KEMAHAANNYA ? Dan TIDAK PERNAH MENJADI MANUSIA ? Inilah PERBEDAAN PRINSIP antara ISLAM dan KRISTEN ? Dan PILIHAN ini akan MENGARAHKAN ke suatu HASIL, yaitu diterima atau TIDAKNYAsegala amalan MANUSIA oleh ALLAH ? Insting, NURANI dan RUH bisa mengetahui akan hal ini ?

  • 175. CosmicBoy  |  Juni 18, 2009 pada 8:38 am

    @ Hari,

    Katakanlah … Manakah yang lebih MASUK AKAL dan BENAR ? Antara ALLAH menjadi MANUSIA ? Atau ALLAH menunjuk UTUSANNYA untuk MENYAMPAIKAN KEBENARAN HAKIKI tentang AKHERAT ?

    Allah Maha Kuasa, Maha Bisa ==> menjadi manusia adalah bukti ke Maha Kuasa an-Nya, ke Maha Bisa an-Nya! ==> Itu masuk akal!

    Yang tidak masuk akal ialah ==> Allah diklaim Maha Kuasa, Maha Bisa (Islam) ==> Tapi tidak bisa menjadi manusia!

    Tinggal baca.

  • 176. CosmicBoy  |  Juni 18, 2009 pada 8:51 am

    @ Hari,

    Atau ALLAH menunjuk UTUSANNYA untuk MENYAMPAIKAN KEBENARAN HAKIKI tentang AKHERAT ?

    Apakah Allah kurang Maha Kuasa, harus perlu pembantu!

    Yeah, mau omong mana masuk akal, itu kan yang masuk di akal?

    Allah bisa saja BERFIRMAN dari langit kepada semua manusia bahwa Dia ini Allah yg Maha Benar.

    Gampang kan?

    Pasti semua orang akan bertaubat dan ngga perlu membuang masa menghantar utusan2 segala!

    Gimana? Masuk akal ngga?

    Pasti masuk akal tapi kalo Allah mau buat cara Dia sendiri, siapakah kalian untuk nenanyakan?

    Kalo Allah mau pakai cara lain, meskipun menurut kalian ngga masuk di akal, siapakah kalian untuk mengubah cara-Nya?

    Karena pikiran kalian bukan pikirannya Allah, cara kalian bukan caranya Allah, rencana kalian bukan rencananya Allah, kemahuan kalian bukan kemahuannya Allah, kehendak kalian bukan kehendaknya Allah.

    Ngerti? (kayaknya ngga sih)

  • 177. CosmicBoy  |  Juni 18, 2009 pada 9:02 am

    @ Hari,

    Saat MOHAMMAD SAW diangkat jadi UTUSANNYA dan MENJELASKAN tentang ke ESAAN ALLAH dan KEMAHAANNYA dalam Al QUR’AN ?

    Gue ngga pernah menganggap Al-Quran itu Firman Tuhan.

    Gue juga ngga pernah percaya Muhammad itu Utusan Tuhan.

    Maka gue ngga peduli apa yang mau diomong oleh baik Al-Quran maupun Muhammad!

    Yang gue tau ialah Muhammad:

    Ngentot anak kecil

    Ngentot menantu sendiri

    Ngentot babu dari istrinya

    Ngentot anak2 yatim, janda2 & hamba2 perempuan atas alasan memberi perlindungan.

    Kumpul kebo

    Merampok harta orang

    Dan membunuh orang yang tidak sebulu dengannya.

    Tapi semua ini tidak penting bagi kalian, yang penting ialah ajarannya Owoh itu Esa!

    Masuk akal ngga?

    Tinggal baca.

  • 178. stephen  |  Juni 18, 2009 pada 10:45 am

    Tambahan:

    Sejak dahulu kala, Allah boleh terus berfirman secara direct kepada Nabi UtusanNya.. Selepas kata keramat Yesus: “Selesai sudah”, sejak itu tiada lagi firman face to face…

    Bangsa Yahudi mengatakan bahawa Nabi yang benar ialah yang berbicara dengan Tuhan Yahweh secara direct face to face..

    Sila betulkan saya jika salah fakta..

  • 179. CosmicBoy  |  Juni 18, 2009 pada 1:45 pm

    @ stephen,

    BETULLLLLLLLLLLLLLLLLLL.

    “Pada zaman dahulu, Allah berulang kali dan dalam pelbagai cara telah berfirman kepada nenek moyang kita dengan perantaraan para Nabi, maka pada akhir ini, Dia telah berfirman kepada kita dengan perantaraan Anak-Nya.” (Surat Ibrani 1:1-2)

    Sila baca juga Injil Yuhana 1:1-5, 14.

    Dan kemudian seluruh Kitab Injil Yuhana.

    Anda juga bisa ke Youtube, taip Gospel of John, tontonlah, amat luar biasa Tuhan kita.

    Tuhan memberkati.

  • 180. Hari  |  Juni 19, 2009 pada 3:42 am

    Kalau TIDAK PERCAYA bahwa MOHAMMAD SAW adalah UTUSAN ALLAH ? Apakah pertama kali MOHAMMAD SAW menyampaikan kepada KAUMNYA (QURAISY) tentang KE ESAAN ALLAH dipercaya ? SAMA SEKALI TIDAK terkecuali SANGAT SANGAT SEDIKIT orang yang percaya, diantaranya ABU BAKAR sahabatnya, ALI – PONAKANNYA, Istrinya … KHADIJAH. Itu awalnya … saat di MEKAH … Terus saat di MEDINAH … sd akhir hayat BELIAU, maka BERBONDONG-BONDONG ORANG MASUK ISLAM. Itu adalah DATA, FAKTA dan ALURNYA. Jadi kalau KALIAN TIDAK PERCAYA … Itu hal yang SANGAT MASUK AKAL … Jadi No PROBLEM ? Terus menjelek-jelekan BELIAU … Hal itu juga pernah diterima BELIAU … Hal WAJAR juga BUKAN ? Yang NGGAK WAJAR adalah bahwa ANDA SANGAT PERCAYA dengan TRINITAS terus PERCAYA JUGA dengan MOHAMMAD SAW yang BENAR-BENAR MENGESAKAN ALLAH ? Pasti di dalam diri ANDA-ANDA semua akan ada INTERNAL CONFLICT ? Tapi hal itu TIDAK TERJADI ? Jadi WAJAR saja.

    Dalam berdiskusi janganlah meninggalkan DATA, FAKTA dan ALUR … agar KONSISTEN juga KEJUJURAN dan KEPALA DINGIN tetap merupakan hal yang utama ?

    DATA, FAKTA dan ALURnya adalah sebagai berikut :
    1. Jesus dikandung oleh PERAWAN SUCI MARIA
    2. Proses MENGANDUNGNYA standard … 9 bulan.
    3. Saat mengandung JESUS itu ? Apakah PERAWAN SUCI MARIA mendapatkan PUJIAN atau HINAAN ?
    4. Kalau mendapatkan PUJIAN ? Siapakah yang MEMUJI itu (maksudnya manusianya) ? Dan kalau yang MENGHINA ? Kenapa harus menghina ?
    5. Kenapa sebagian besar masyarakat MENGHINA PERAWAN SUCI MARIA ? Kalau MENGHINA, berarti MASYARAKAT TIDAK TAHU bahwa yang dikandung MARIA adalah JESUS yang adalah TUHAN ?
    6. Siapakah PEMBELA PERAWAN MARIA yang paling berarti ? Anak yang baru dilahirkannya bukan yaitu JESUS sendiri ?
    7. Apakah ANDA PERCAYA bahwa anak yang dilahirkan PERAWAN MARIA itu bisa BICARA saat masih di buaian (gendongan) ? Apa yang jadi POKOK PEMBICARAAN-nya ya ?
    8. Kenapa KODIFIKASI atas PEMBICARAAN saat JESUS masih di buaian ini TIDAK DIJELASKAN ? Padahal ini PERISTIWA SANGAT LUAR BIASA alias MUKJIZAT ? Anak OROK … Bisa menjelaskan banyak hal ?
    9. Dalam omongan dengan para penanya ? Pastilah ada yang mempertanyakan tentang eksistensi dirinya (JESUS) ? Kira-kira beranikah JESUS menyatakan bahwa dirinya adalah TUHAN SEMESTA ALAM ? Yang lagi jadi MANUSIA ? Terus apa RESPONSE orang-orang JAHUDI atas MAKLUMAT ini ? Yang mana MEREKA pernah MENGALAMI KASUS FIRAUN yang MENGANGKAT DIRINYA sebagai TUHAN ?

    Itu dulu dech … ? Kejanggalan-kejanggalan yang dapat diketengahkan dengan ARGUMENTASI bahwa JESUS itu TUHAN ? Itupun kalau mau menanggapi ? Tapi kalau tidak mau menanggapi ? Ya tidak apa-apa ?

  • 181. CosmicBoy  |  Juni 19, 2009 pada 9:21 am

    @ Hari,

    Kalau TIDAK PERCAYA bahwa MOHAMMAD SAW adalah UTUSAN ALLAH ? Apakah pertama kali MOHAMMAD SAW menyampaikan kepada KAUMNYA (QURAISY) tentang KE ESAAN ALLAH dipercaya ?

    Orang Quraisy tidak mempermasalahkan kepercayaan akan Alloh yang dibawa oleh ‘nabi’ Muhammad.

    Sirah Nabawiyah Ibnu Hisyam Jilid 2 halaman 374:

    Al-Abbas bin Abdul Muththalib berkata, “Aku membawa pergi Abu Sufyan bin Harb ke tempat istirahatku dan ia menginap di tempatku. Esok paginya, aku membawa Abu Sufyan bin Harb ke tempat Rasulullah SAW. Ketika beliau melihat Abu Sufyan bin Harb, beliau bersabda, “Celakalah engkau wahai Abu Sufyan, apakah belum tiba waktu bagimu untuk mengetahui bahwa tidak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah?”

    Abu Sufyan menjawab: “Aku percaya akan hal itu.”

    TAPI orang Quraisy tidak percaya bahwa Muhammad itu ‘utusan’ @ ‘nabi’nya!

    Muhammad lalu berkata kepadanya: “Celakalah engkau wahai Abu Sufyan, bukankah ini saatnya bagimu untuk mengetahui bahwa aku adalah Rasul Allah?”

    Abu Sufyan menjawab: “Demi Allah, wahai Muhammad, hatiku ragu akan hal ini.”

    Kesimpulan.

    Orang Quraisy ngga mempermasalahkan sosok Alloh yang diimani oleh Muhammad karena sosok itu juga adalah Tuhyan yang disembah oleh orang Quraisy iaitu batu keramat, Batu Hajar Al-Aswat yang Esa itu.

    Tapi orang Quraisy amat mempermasalahkan ‘kenabian”@ “kerasulan” Muhammad karena tidak mungkin Batu Hajar Al-Aswat yang merupakan batu keramat orang Quraisy bisa mengutuskan/melantik seorang utusan/rasul karena itu cuman BATU!

    Tinggal baca.

  • 182. Kurdi  |  Juni 20, 2009 pada 1:37 am

    @komikboy
    dari mana kapan Nabi Muhammad menyatakan bahwa hajar aswat itu Allah dan Allah adalah hajar aswat? Kok kayaknya maksain banget sih anda ini memamerkan kebodohan anda di jutaan pasang mata yg membaca, Umar r.a mengatakan hajar aswat itu tdk memberi mudharat & manfaat namun hanya karena Nabi pernah mencium jadi Muslim mengikut kepada sunahnya, apakah Nabi mencium lalu hajar aswat menjadi Tuhan? Nabi Muhammad sering mencium istri2nya & Anak2 kecil apa anda akan mengatakan istri2 nabi & Anak2 kecil itu Tuhan?

  • 183. CosmicBoy  |  Juni 20, 2009 pada 2:22 am

    @ Kurdi,

    Baca & ulang baca posting gue di no. 181.

    Baca pikiran lawan bicaramu.

    Abu Sufyan tidak meragukan Alloh yg dibawa/diperkenalkan oleh Muhammad, kenapa?

    Karena Alloh yang disembah Abu Sufyan@ orang Quraisy adalah Alloh yang disembah oleh Muhammad. Ngerti?

    Siapakah itu?

    Sudah tentu Muhammad tidak menyembah Alloh yang Maha Esa, pasti hal ini akan ditentang Abu Sufyan, tapi Hajar Al-Aswat yang satu2nya dari sekian banyak dewa-dewi. Itu maksudnya tiada ilah yang disembah melainkan Alloh iaitu semua dewa-dewi telah dihancurkan kecuali di sisa satu, esa, batu keramat Hajar Al-Aswat! Karena itu Abu Sufyan boleh mengatakan: “Aku percaya akan hal itu.”

    Sudah menjadi lazim bahwa apa yang dipercaya Muhammad bisa berkembang kepada keadaan yang lebih sistematika & baik dengan pertolongan & kreativitas para sahabatnya sehingga kepercayaan Islam bukan lagi kepada batu keramat Hajar Al-Aswat sebagai Alloh yg Esa melainkan Alloh sejati! Namun, kita harus tidak melupai sejarah pembentukan & perkembangan Hajar Al-Aswat dari batu keramat yg diilahkan menjadi cuman representatif/pernyataan Alloh swt!

    Tinggal baca.

  • 184. Kurdi  |  Juni 20, 2009 pada 4:21 am

    @komikboy
    anda salaaaaaaah… He he niru dikit:)
    =>memulyakan Hajar aswad bukan adat org2 jahiliyah.Hajar aswad berada ribuan thn sebelum org2 jaliliyah menduduki mekah.Hajar aswad berada disudut ka’bah seumur dgn umur ka’bah itu sendiri. Disaat Nabi Ibrahim membangun ka’bah tinggal 1 bagian yg blm terpasang yaitu hajar aswad,lalu Nabi Ismail pergi mencari sesuatu.Nabi Ibrahim berkata,”carilah sebuah batu yg spt aku perintahkan”. Nabi Ismail mencarinya & tdk mendapatkannya,Ia kemudian kembali ke Ka’bah & ia melihat ditempat tsb telah terpasang hajar aswad.Maka ia berkata,”ayahku siapa yg membawa batu ini kepadamu?”.Ibrahim berkata “yg membawanya kepadaku ialah jibril dari langit (surga). Sesungguhnya hajar aswad & maqom adalah 2 buah batu dari batu yaqut (batu mulia) diambil dari surga,andaikan Allah tdk menghilangkan cahayanya niscaya sinarnya akan memerangi antara timur dan barat. (Hr.Ahmad).

  • 185. Kurdi  |  Juni 20, 2009 pada 6:15 am

    Jadi Hajar Aswad porsinya tdk lebih hanyalah sebuah batu dari surga.
    jadi siapapun yg meyakini bahwa ada suatu benda berasal dar

  • 186. Kurdi  |  Juni 20, 2009 pada 6:54 am

    Siapapun yg mempercayai ada suatu benda dari surga adalah hal yg wajar bila kita mencium, yaa minimal menyentuh atau mengusapnya.
    Adapun org2 muryrik yg juga tawaf sambil telanjang,yg menTUHANKAN hajar aswat dll. Mereka itu org2 telah menyimpang dari ajaran2 Nabi2 sebelumnya.Mereka menyembah Allah tapi juga menTuhankan org/benda2 lain selain Allah,itu namanya “MURYRIK”.

  • 187. CosmicBoy  |  Juni 20, 2009 pada 8:46 am

    @ Kurdi,

    memulyakan Hajar aswad bukan adat org2 jahiliyah.Hajar aswad berada ribuan thn sebelum org2 jaliliyah menduduki mekah.Hajar aswad berada disudut ka’bah seumur dgn umur ka’bah itu sendiri.

    Ada penelitian bahwa batu hitam@ Hajar Aswad pengaruh dari agama Hindu.

    Jauh2 sebelum Muhammad dilahirkan, seluruh Al-Jazirah Arab dikuasai oleh pemerintah Hindu dari India. Maka wujudlah apa yg dikatakan sinkretis agama. Orang Arab mulai terpengaruh dengan amalan penyembah batu hitam dalam agama HIndu & batu hitam di Kaabah adalah salah satu dari sekian banyak amalan tersebut!

    Nah, itu.

  • 188. CosmicBoy  |  Juni 20, 2009 pada 8:51 am

    @ Kurdi,

    Jadi Hajar Aswad porsinya tdk lebih hanyalah sebuah batu dari surga.
    jadi siapapun yg meyakini bahwa ada suatu benda berasal dar

    He he he, batu dari sorga?

    2009, kok mikirnya sepremitif itu?

    Loe ada bukti sejarah ngga? Minimal bukti arkeologi & geologi.

    Masak? Setau gue pemerintah Arab Saudi melarang batu Hajar Aswad dijadikan bahan penelitian. Kenapa takut? Nanti ketahuan batu itu kayaknya seperti batu2 yg lain, yang tidak ada istimewanya tapi dikeramatkan untuk menipu orang2 seperti kalian!

    He he he…

    1400 tahun, kok belum sadar2 ditipuin!

  • 189. CosmicBoy  |  Juni 20, 2009 pada 8:56 am

    @ Kurdi,

    Siapapun yg mempercayai ada suatu benda dari surga adalah hal yg wajar bila kita mencium, yaa minimal menyentuh atau mengusapnya.
    Adapun org2 muryrik yg juga tawaf sambil telanjang,yg menTUHANKAN hajar aswat dll. Mereka itu org2 telah menyimpang dari ajaran2 Nabi2 sebelumnya.Mereka menyembah Allah tapi juga menTuhankan org/benda2 lain selain Allah,itu namanya “MURYRIK”.

    Ngga ada bedanya sikap kalian dengan Arab jahiliah!

    Bagi mereka itu adalah batu keramat yang harus disembah.

    Bagi kalian itu juga batu keramat dengan menyembah Alloh leawt batu keramat itu.

    Bisa ngga menyembah Alloh tanpa Kaabah & batu Hajar Aswad itu?

    Ternyata tidak bisa, kan! Nah, buktinya cukup bahwa kalian sebenar menyembah Alloh bersama2 Kaabah & batu hitam itu!

    Lagi, jangan kalian bawa nama para Nabi dalam kasus Kaabah & batu hitam.

    Setau gue, ngga ada para Nabi yang berkunjung ke Kaabah & percaya kepada batu hitam itu.

    Ngga ada.

    Ngga ada.

    Kecuali ‘nabi’ jadi-jadian@ gadungan, Muhammad!

  • 190. Kurdi  |  Juni 20, 2009 pada 10:22 am

    @komikboy
    =>bisa ngga nyembah Allah dan tanpa ka’bah dan hajar aswad itu?
    Ngga ada masalah, kan dulunya muslim berkiblat ke baitul maqdis yerusalem,nah karena Allah-lah yg memindahkan arahnya keMEKAH (ka’bah) supaya org2 Muslim tahu mana yg beriman dan mana yg kafir.Ini jelas ngga ada hubungannya dgn hajar aswad.

  • 191. CosmicBoy  |  Juni 20, 2009 pada 11:35 am

    @ Kurdi,

    Omong loe atau ulama loe.

    Nih, baru2 ini, ada angkasawan muslim ke angkasaraya, solatnya masih mah kiblat ke Kaabah.

    Masak di udara, kiblatnya ke Kaabah?

    Nah, omong loe tiada masalah itu melawan pandangan ulama & Al-Quran.

  • 192. CosmicBoy  |  Juni 20, 2009 pada 11:40 am

    @ Kurdi,

    Kenapa kiblat Muhammad ke Yerusalem?

    Ada ngga dalam Kitab Taurat/Al-Kitab perintah solat kiblatnya Yesrusalem?

    Sila beri dalilnya dari Taurat/Al-Kitab.

    Gue nunggu.

  • 193. Kurdi  |  Juni 20, 2009 pada 11:49 am

    @komikboy (jahl)
    *Raja arab melarang utk penyelidikan hajar aswat*
    (artikelnya panjang)…An Najjar juga mengisyaratkan bahwa lembaga geografi inggris pernah mengutus seorang perwira tinggi utk mencermati hajar aswad. Dia mendapat sambutan yg hangat dari jemaah haji…Kalo mau Baca selengkapnya klik aja “apakah hajar aswad itu”

  • 194. Kurdi  |  Juni 20, 2009 pada 2:44 pm

    @komikboy
    Rasulullah saw. Pernah sholat dikendaraan (diatas Unta) dan untanya berubah rubah arahnya itu dibolehkan sama dengan naik pesawat menghadap manapun dibolehkan,nah utk yg sewajarnya muslim sholat (dlm tdk berkendara/naik pesawat dll) itu diharuskan menghadap kiblat (ka’bah)…Jadi semakin jelaskan hajar aswad itu bukan Allah yg Maha Esa

  • 195. Kurdi  |  Juni 21, 2009 pada 12:52 am

    @komikboy (192)…
    “orang-orang yang kurang akalnya diantara manusia akan berkata: “apakah yang memalingkan mereka (umat islam) dari kiblatnya (baitul maqdis) yang dahulu mereka telah berkiblat kepadanya?” katakanlah: “kepunyaan Allah-lah timur dan barat; Dia memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendakinya kejalan yang lurus.”(Qs.Al-Baqarah: 142). Ayat ini ada sebab2 turunnya yg diriwayatkan oleh org2 yg dipercaya ada perawi,sanad dll.Dan ancaman bagi siapa saja yg menyebarkan berita bohong,jadi saya cukup yakin dgn ayat ini ketimbang dari alkitab dll.

  • 196. CosmicBoy  |  Juni 21, 2009 pada 3:52 am

    @ Kurdi,

    lembaga geografi inggris pernah mengutus seorang perwira tinggi utk mencermati hajar aswad. Dia mendapat sambutan yg hangat dari jemaah haji…

    Loe bilang: “Dia mendapat sambutan yg hangat dari jemaah haji…”, itu apa-apaan? Itu hasil penelitian, mendapat sambutan hangat!!!!
    Mendapat sambutan hangat adalah hasil penelitian!!!!!!

    Goblok.

  • 197. CosmicBoy  |  Juni 21, 2009 pada 3:59 am

    @ Kurdi,

    Jadi semakin jelaskan hajar aswad itu bukan Allah yg Maha Esa

    Malah, itu semakin jelas ada sekutu2 lain selain Alloh!!!!

    Kalau sembah Allah, ngga perlu kiblat2 segala, langsung trus ke Allah, itu baru dikatakan menyembah dengan roh & kebenaran.

    Masak menyembah Allah, langsung harus ke Kaabah dulu, ke batu hitam dulu baru Allah, itu maksudnya ada perantara, mas!

    Nah, contoh loe ialah karena khilaf, cuai, yg tidak disengajakan tapi hakikatnya semua orang Islam wajib solat menghadap/mengkiblatkan Kaabah & batu hitam, kalo tidak, penyembahan batal! Ngerti?

    Nah, Kaabah & batu hitam harus ada dalam solat, kalo tiada, maka solat tidak sempurna@ batal!

    Ngerti? (kayak ngga sih)

  • 198. Hari  |  Juni 22, 2009 pada 3:29 am

    To : CosmicBoy

    Sudaraku CosmicBoy … Dalam masalah HAJAR ASWAD, menurut ANDA itulah yang disembah oleh UMAT ISLAM. Jadi UMAT ISLAM itu tidak semata-mata MENYEMBAH ALLAH tapi juga HAJAR ASWAD.

    Kalu berbicara masalah HAJAR ASWAD ini, cobalah cari di Al QUR’AN yang menyatakan bahwa UMAT ISLAM itu disuruh MENYEMBAH HAJAR ASWAD ? Kalau tidak ada, jangan maksain ? Kalau KIBLAT-nya (arahnya) adalah Ka’bah ? Memang benar yaitu ke Ka’bah. Padahal sebelumnya dari DATA, FAKTA dan KRONOLOGIS (ALUR) ? Umat ISLAM juga pernah BERKIBLAT ke Baitul Maqdis. Kenapa ini TIDAK DIPERSOALKAN ? Terus dpiindah lagi ke KA’BAH ? Tolong ditanyakan DONK ? Kenapa terjadi peubahan arah itu ? Cobalah bayangkan ? Yang menganggap memiliki BAITUL MAQDIS itu siapa ? Orang-orang YAHUDI kan ? Orang-orang YAHUDI ini PINTER-PINTER nggak ? SANGAT PINTER bahkan cenderung JENIUS ? Kenapa Mohammad SAW minta kiblatnya dipindah ? Betapa MENYAKITKANNYA saat berargumentasi dengan orang-orang YAHUDI ini yang kalau menghinanya sudah di luar ADAB. Kenapa di Al QUR’AN banyak sekali argumentasi yang ditujukan ke orang-orang YAHUDI ini ? FAKTANYA TIDAK ADA, tapi dipaksa-paksain agar orang PERCAYA ? Apakah ini BUKAN FITNAH ? Kalau FITNAH .. Diskusinya itu KEBOHONGAN bukannya untuk mencari KEBENARAN ?

    Sama kan ? Dengan argumentasi saudaraku CosmicBoy ? Yang suka maksain pendapatnya agar diterima oleh PIHAK LAIN ? Menyebut ALLAH dengan AUWOH ? Karena takut KESAMAAN ALLAH ISLAM dengan ALLAHNYA KRISTEN ? Padahal ALLAH ya ALLAH … TUHAN SEMESTA ALAM, SATU-SATUNYA TUHAN, TIDAK ADA TUHAN SELAIN ALLAH dan TIDAK ADA SEKUTU BAGINYA,

    YANG MAHA PENGASIH
    YANG MAHA PENYAYANG
    YANG MAHA PENCIPTA
    YANG MAHA PEMELIHARA
    YANG MAHA PEMBERI RIZQY
    YANG MAHA TAHU
    YANG MAHA MENDENGAR
    YANG MAHA KUASA
    YANG MAHA PERKASA
    YANG MAHA AGUNG
    YANG MAHA TINGGI
    YANG MAHA BESAR
    YANG MAHA BIJAKSANA
    YANG MAHA PENGAMPUN
    YANG MAHA ADIL
    YANG MAHA … MAHA … MAHA … lainnya …

    Kalau YANG MAHA … MAHA … MAHA … seperti ini terus diganti sebutannya dari ALLAH menjadi AUWOH ? Padahal dia TAHU AUWOH itu disebut ALLAH ? Apakah ini bukan perbuatan SOMBONG ? Bukan hanya SOMBONG … ? Tapi SANGAT SOMBONG … ? Terus … kalau orang sudah SANGAT SOMBONG ? Kira-kira … diskusinya … banyak bertaburan FITNAH ataukah DATA, FAKTA dan KRONOLOGIS ? Orang yang terlibat akan bsia merasakan AROMA KESOMBONGAN dan KECONGKAKAN yang terjadi ?

    Jadi jelas kan bahwa HAJAR ASWAD itu bukan SEMBAHANNYA UMAT ISLAM ? Karena Kiblat itu hanya SYARIAT-nya saja ? Atau CARANYA saja ? Dan memang … ALLAH itu ada dimana-mana ? Kalau DIA memerintahkan ber KIBLAT ke KA’BAH ? Masa kita TIDAK MAU MENGIKUTI ? Setelah diikuti, ternyata INDAH NIAN … Adanya KESATUAN CARA … Kalau ini bukan dari ALLAH SWT … TUHAN yang sebenar-benar TUHAN … SUSAH untuk diterapkannya.

    Ambil contoh shalatnya orang ISLAM, dimana dalam gerakannya ada 3 gerakan yang luar biasa :

    1. Takbir … Sebagai bentuk bahasa tubuh PENYERAHAN DIRI. Kalau seseorang di suruh angkat tangan … Artinya apa ? Kalau bukan MENYERAH ? Kalau sudah MENYERAH ? Tinggal NUNGGU PERINTAH yang MENYURUH bukan ?

    2. RUKU’ … Sebagai bentuk PENGHORMATAN DIRI TERTINGGI kepada MAKHLUK ? Ini banyak dilakukan oleh orang-orang JEPANG ? Denga cara membungkuk saat menghormat seseorang yang berkedudukan tinggi ? Anggukan kepala … Sebagai bentuk penghormatan kepada yang lain ? Sudah cukup ? Tapi kalau penghormatannya sampai RUKU’ ? Itu artinya kedudukan yang dihormati tinggi betul ?

    3. SUJUD … Ini bukan PENGHORMATAN ? Tapi MENGHINAKAN DIRI ? Kalau ada seorang MANUSIA ber SUJUD ke MAKHLUK ? Maka di dalam SANUBARINYA atau di dalam HATINYA … Ada NOKTAH PENYESALAN yang LUAR BIASA bahwa itu SANGAT BERSALAH. Ini dibuat oleh ALLAH SWT sebagai CETAK BIRU atau BLUE PRINT kepada SETIAP MANUSIA yang melekat ke dalam diri manusia. Tapi kalau MENYEMBAHNYA ke ALLAH, perasaan penyesalan itu tidak ada bahkan ada perasaan yang melegakan. Jadi hanya ALLAH yang BERHAK DISEMBAH itu BENAR adanya.

    Kebetulan sekali … entah kenapa ? Kalau masuk GEREJA, RITUALNYA, adalah lepas topi dan ALAS KAKI tetap terpasang; sedangkan kalau masuk MASJID, lepas ALAS KAKI dan topi tetap terpasang. Yang satu (GEREJA) ada kursi-kursi, sedangkan yang lain (MASJID) … lantai saja tanpa kursi. Yang SATU (MASJID) bisa bersujud, sedangkan yang lain (GEREJA) agak kesulitan. Padahal bentuk RITUAL TERHEBAT adalah kalau ada gerakan SUJUD ? Sebagai bentuk REAL MENGHINAKANDIRI SENDIRI kepada TUHAN yang DISEMBAH, bukan hanya kata-kata ? Tapi TINDAKAN ? Karena dalam suatu iklan … KATA BISA BOHONG … Tapi TINDAKAN … TIDAK ? Jadi untuk MENYEMBAH ? Adalah TINDAKAN yang tidak bisa BOHONG ?

    Kenapa ya ? Begitu BERBEDANYA ? RITUALGEREJA dengan MASJID ? Cukuplah ALLAH yang MENJADI SAKSI akan TINDAKAN yang BERBEDA ini yang UJUNG-UJUNGNYA … Adalah BERBEDANYA KONSEPSI tentang TUHAN ? Yang SATU menyebutnya dengan TRINITAS, yang lain menyebutnya dengan TRIMURTI, yang lain lagi TIDAK TAHU namanya apa untuk menyebut TUHAN tersebut ? Bahkan yang lain lagi TIDAK MEMPERCAYAI SAMASEKALI akan TUHAN ? Cukuplah ISLAM ber TUHAN hanya semata-mata kepada ALLAH sebagai SATU-SATUNYA TUHAN, TIDAK ADA TUHAN YANG LAIN SELAIN ALLAH dan TIDAK ADA SEKUTU BAGNYA :

    YANG MAHA ESA
    YANG MAHA PENGASIH
    YANG MAHA PENYAYANG
    YANG MAHA PENCIPTA
    YANG MAHA PEMELIHARA
    YANG MAHA PEMBERI RIZQY
    YANG MAHA TAHU
    YANG MAHA MENDENGAR
    YANG MAHA KUASA
    YANG MAHA PERKASA
    YANG MAHA AGUNG
    YANG MAHA TINGGI
    YANG MAHA BESAR
    YANG MAHA BIJAKSANA
    YANG MAHA PENGAMPUN
    YANG MAHA ADIL
    Dan YANG MAHA … MAHA … MAHA … lainnya …

  • 199. CosmicBoy  |  Juni 22, 2009 pada 7:43 am

    @ Hari,

    Kalu berbicara masalah HAJAR ASWAD ini, cobalah cari di Al QUR’AN yang menyatakan bahwa UMAT ISLAM itu disuruh MENYEMBAH HAJAR ASWAD ? Kalau tidak ada, jangan maksain ?

    Para nabi zaman dulu ngga pakai Kaabah, ngga pakai Hajar Aswad untuk menyembah Allah.

    Kenapa sih, tiba2 muncul Muhammad ajak orang menyembah Allah lewat Kaabah, lewat Hajat Aswad padahal kenyatannya ialah Kaabah adalah kuil dewa-dewi dan ngga ada hubungannya dengan Allah yg Maha Esa.

    Tiba2 muncul ‘nabi’ kalian, dikasikan nilai spiritualnya dengan menjadikannya rumah Tuhan.

    Bukankah Hajar Aswad ialah batu hitam yg dikeramatkan oleh orang2 Arab jahiliah penyembah dewa & batu itu lewat pengaruh agama Hindu yang pernah menjajah tanah Arab. Bukankah batu hitam itu persis batu hitam sesembah orang Hindu yg disebut dalam bahasa Sanskrit “Aswadeh” (batu dalam bahasa Sanskrit disebut Aswadeh)? Kenapa sih dikatakan dongeng dari sorga kayak kepercayaan Hindu bahawa batu Asawdeh asalnya dari alam dewa dewi! Bukankah tapak di Kaabah itu tapak dewa Hindu Brahmin, yang biasa terdapat dikuil2 Hindu, tapi diberi nilai spiritual sebagai tapak kaki Nabi Ibrahim?

    Jangan terlalu fanatik dengan ajaran Alloh yg Esa sampai2 kalian membuang akal yg diberikan untuk berpikir!

    Di Al-Kitab, kepercayaan akan Allah yg Esa itu sah2 saja bahkan dikatakan Setan juga percaya Allah itu Esa! Maka, jangan tergila2 kata keramat ini sambil mengabaikan kebenaran2 yang lain.

    Tinggal baca mas.

  • 200. CosmicBoy  |  Juni 22, 2009 pada 7:55 am

    @ Hari,

    Umat ISLAM juga pernah BERKIBLAT ke Baitul Maqdis. Kenapa ini TIDAK DIPERSOALKAN ? Terus dpiindah lagi ke KA’BAH ? Tolong ditanyakan DONK ?

    Siapa nyuruh kiblat ke Baitul Maqdis?

    Hanya karena melihat orang Yahudi melakukannya, ‘nabi’ kalian terikut2?

    Adakah dicheck dalam Taurat, kiblat itu suatu perintah dari Allah atau bukan?

    Inilah akibat percaya sama ‘nabi’ yg tidak tau baca-tulis, semua keyakinannya ialah hasil dari melihat & dengar-dengaran dari orang lain, tidak lebih dari itu?

    Kenapa orang Kristen tidak main kiblat2 seperti orang Yahudi?

    Karena orang Kristen tau bahwa kiblat orang Yahudi itu cuman suatu tradisi/sunnah yg dimulakan oleh Nabi Sulaiman dan tiada perintah baik di Taurat, Zabur mahu Injil. Ngerti?

  • 201. CosmicBoy  |  Juni 22, 2009 pada 8:02 am

    @ Hari,

    Kenapa ya ? Begitu BERBEDANYA ? RITUALGEREJA dengan MASJID ? Cukuplah ALLAH yang MENJADI SAKSI akan TINDAKAN yang BERBEDA ini yang UJUNG-UJUNGNYA …

    Kenapa sih mau ikut2 ritual kalian yang semuanya serba lahiriah, bersifat luaran dan tindakan jasmani.

    Kenapa sih harus ikut kalian padahal kami mempunyai nilai spiritual yang lebih tinggi & mulia dalam menyembah Tuhan yg diajar Yesus.

    Ada ngga yang lebih mulia dari hati?

    Ada ngga yg lebih mulia dari bathin?

    Ada ngga yang lebih mulia dari roh & kebenaran?

    Ada ngga yang lebih dari itu?

  • 202. Kurdi  |  Juni 22, 2009 pada 12:26 pm

    @komikboy
    Anda tau darimana hajar aswad itu peninggalan Hindu,coba kasih tau sumbernya!

  • 203. CosmicBoy  |  Juni 22, 2009 pada 12:42 pm

    @ Kurdi,

    Ini bukan penemuan baru mas.

    Akibat ‘penjagaan’ (supaya kepalsuan Islam tidak terbongkar) maka kalian ngga tau itu.

    Tapi bagi mereka yang tau baca-tulis & tinggal di negara non-Muslim, wah…itu hal yg biasa2 saja.

    Tinggal baca & buat penelitian.

  • 204. Kurdi  |  Juni 23, 2009 pada 12:32 am

    @komikboy
    setau saya Allah melaknat org2 yg menyembunyikan ilmu,maka itu Islam selalu terbuka.Dari itu kasih saya sumbernya,nanti akan saya labrak para Ulama yg menutupi bahwa hajar aswad itu peninggalan hindu/buda dll. Ayolah kasih saya sumbernya jangan cuma omdo.

  • 205. Hari  |  Juni 23, 2009 pada 4:09 am

    To : CosmicBoy

    Kenapa sih mau ikut2 ritual kalian yang semuanya serba lahiriah, bersifat luaran dan tindakan jasmani.

    Kenapa sih harus ikut kalian padahal kami mempunyai nilai spiritual yang lebih tinggi & mulia dalam menyembah Tuhan yg diajar Yesus.

    Ada ngga yang lebih mulia dari hati?

    ngga yg lebih mulia dari bathin?

    Ada ngga yang lebih mulia dari roh & kebenaran?

    Ada ngga yang lebih dari itu?

    He … He … He … Mas CosmicBoy … Kalau melihat sesuatu KACAMATA HTAMNYA DILEPAS DONK ? Biar melihatnya NGGAK GELAP TERUS ? Kalau memang TERANG ya katakan TERANG. Tapi kalau GELAP ya katakan GELAP ? Orang yang OBYEKTIF dan TANPA PRASANGKA itu KREDIBILITASNYA SANGAT TINGGI lho ? Sehingga ketika orang itu mengatakan A, memang A adanya dan kalau orang itu mengatakan B, memang B lah keadaannya. Bukannya A dibilang B dan B sendiri dibilang C demikian seterusnya. Membuat jadi KALUT dan MAWUT. Hal ini terasa dalam argumentasi Mas CosmicBoy, kalau ada pertanyaan tentang sesuatu, ceritakan saja persoalan apa adanya seperti yang Mas ketahui bukannya dibumbui dengan aroma kemarahan dengan menjelekkan yang lain. Ambil misal kata2 Mas di atas tentang Hati, Bathin dan Roh dengan menganggap bahwa sholatnya orang ISLAM itu hanya bentuk-bentuk luaran saja ? Dangkal sekali ya ?

    Begini lho Mas CosmicBoy …

    Darimana kita tahu bahwa orang itu dalam ritualnya hanya menekankan hati, batin dan roh saja ? Kalau tidak melibatkan fisiknya ? Padahal manusia itu terdiri dari bagian DALAM (Hati, Batin dan Roh) dan bagian LUAR yaitu tubuh kita ini termasuk lima indera yang ada. Buat orang lain ? Bagaimana tahu orang itu menghadirkan hati, batin dan roh-nya kalau tidak menggunakan wujud fisik yang ada ? Pasti tidak tahu, karena hati, batin dan roh itu kan bagian dalam. Orang akan tahu bagian DALAMnya kalau terepresentasi di bagian luarnya ? Tanpa adanya representasi ini, PASTI orang nggak tahu bagian dalamnya.

    Orang TERSENYUM, CEMBERUT, GIGINYA GEMERUTUK … Itu adalah tanda-tanda representasi bagian DALAMNYA bukan ? Suasana hatinya, suasana batinnya atau suasana kejiwaannya ?

    Ada seseorang yang menyatakan bahwa dia menyembah yang dia yakini sebagai TUHAN dan itu dapat dibuktikan. Sedangkan yang lain “merasa” sudah menyembah kepada yang diyakininya sebagai TUHANNYA ? Tapi tidak ada bukti wujudnya ?

    Dari WUJUD saja kelihatan … ISLAM telah memanifestasikan secara REAL PENYEMBAHANNYA kepada ALLAH ? Dengan prosesi-prosesi sebelumnya, yaitu harus berwudhu dulu ? Tanpa wudhu … Shalat seseorang TIDAK SAH alias GUGUR.

    Kalau kita boleh berandai-andai, kita memiliki 2 orang bawahan. Masing-masingnya berkomitmen dengan mewajibkan untuk menghadap ke atasannya, yang satu menghdap 5 kali sehari sedangkan yang lain 1 kali seminggu (dari sini saja sudah 35 : 1). Yang satu kalau menghormat dengan membungkukan badan tegak lurus sebanyak 17 kali dalam sehari, sedangkan yang lain hanya dengan anggukan kepala ? Kira-kira … Bawahan mana yang lebih loyal ke atasannya ? Dan siapa yang lebih bisa dipercaya atasannya ?

  • 206. CosmicBoy  |  Juni 23, 2009 pada 5:15 am

    @ Hari,

    Nah, ini kalian salah, salah kaprah.

    Masak Allah berkenan atau tidak dihitung dari jumlah ibadat/solat kita dalam sehari?

    Banyak contoh di Al-Kitab bahwa Allah tidak berkenan kepada jumlah tapi hatinya mas.

    Solat bisa puluh, bisa ratus dalam sehari tapi kalo hatinya ngga klop, itu percuma mas!

    Tinggal mengerti.

  • 207. CosmicBoy  |  Juni 23, 2009 pada 5:23 am

    @ Kurdi,

    Gue udah kasi tau asal usul Kaabah & Hajar Aswad.

    Hanya orang yg tau baca-tulis tau di mana mencari infornya.

    Carilah.

    2009, kok maunya disuapi trus?

  • 208. stephen  |  Juni 23, 2009 pada 6:00 am

    Hari:
    Kalau kita boleh berandai-andai, kita memiliki 2 orang bawahan. Masing-masingnya berkomitmen dengan mewajibkan untuk menghadap ke atasannya, yang satu menghdap 5 kali sehari sedangkan yang lain 1 kali seminggu (dari sini saja sudah 35 : 1). Yang satu kalau menghormat dengan membungkukan badan tegak lurus sebanyak 17 kali dalam sehari, sedangkan yang lain hanya dengan anggukan kepala ? Kira-kira … Bawahan mana yang lebih loyal ke atasannya ? Dan siapa yang lebih bisa dipercaya atasannya ?

    >>> Biasanya umat kristian berdoa sebelah pagi dan sebelah malam, dua kali sehari. Sesudah bangun dan sebelum tidur kerana dalam PL, orang Yahudi buat persembahan dua kali sehari. Berkenaan mana lebih kualiti doa, ada tertulis bahawa walaupun azan yang dilaung itu merdu tetapi kata malaikat: Azanmu tidak sampai kepada Allah. Ini disebabkan hanya luaran merdu saja tapi tidak mengimaninya. Jika bertanya kepada si athies, mana satu pilihan dia, islam atau kristian, apa agaknya pilihan dia? Andaian saya, dia tolak kedua-duanya kerana: muslim dan kristiani saling bergaduh.

  • 209. Hari  |  Juni 23, 2009 pada 6:39 am

    To : CosmicBoy

    Solat bisa puluh, bisa ratus dalam sehari tapi kalo hatinya ngga klop, itu percuma mas!

    Bagaimana BISA sholat puluhan atau ratusan ? Kalau hatinya nggak KLOP ? Kalau HATI atau IMAN itu tidak hadir ? Maka tidak akan kuat orang tersebut untuk bersholat ? Ambil contoh sholat SHUBUH ? Kalau seseorang tidak menghadirkan HATI atau memang pada dasarnya TIADA BERIMAN maka TIDAK akan kuat orang tersebut untuk Sholat SHUBUH ? Kesiangan terus bangunnya sehingga waktu Sholat SHUBUH-nya habis.

    Jadi disinilah letak bedanya melihat suatu persoalan ? Seakan jumlah yang dilakukan dalam berSEMBAHyang tidak memiliki arti kalau tidak menghadirkan hati atau iman ? Memang benar dan dapat dipastikan bahwa seseorang yang karena lemah imannya tidak akan kuat untuk membuat jumlah sholat yang standard yang telah diperintahkan ?

    Ambil contoh, akan lemahnya iman. Hal ini terjadi pada setiap pengikut agama apapun ? Ada orang beragama yang tinggalnya di sebelah rumah ibadah sesuai dengan keyakinannya ? Tapi karena lemahnya iman, maka dia tidak kuat untuk hadir ke rumah ibadah tersebut ? Tapi bagi yang beriman ? Meskipun rumahnya 10 km atau bahkan lebih jauh lagi dari tempat ibadah yang dituju ? It’s fine … No problem … Enjoy saja dia … Tapi bagi yang tidak beriman ? Meskipun rumah tinggalnya bersebelahan dengan tempat ibadahnya ? Tetap saja terasa BERAT untuk melangkah dan BANYAK sekali alasan yang dikemukakan agar tidak pergi ke rumah ibadah tersebut ? Bukan begitu Saudaraku CosmicBoy ?

    Jadi kembali ke pokok masalah, bahwa kalau ada orang ber sholat, baik yang DIWAJIBKAN (5 waktu dalam sehari) dan yang DISUNNAHKAN (banyak sekali) sepertinya orang tersebut tidak mungkin bersholatnya tanpa menghadirkan batin, hati dan jiwanya ? Sehingga kalau dilihat dari sisi ini, dimana dari segi kualitas katakanlah sama sedangkan kuantitasnya lebih banyak ? Apakah itu bukan lebih baik ?

  • 210. Hari  |  Juni 23, 2009 pada 7:01 am

    To : CosmicBoy

    Saya hanya copy paste saja dari BLOG sebelah tentang argumentasi orang2 KRISTEN tentang ada kaitannya antara Ka’bah, Hajar Aswad dengan Penguasa India saat itu. (Mudah-mudahan benar)

    by Ayesha Ahmed (01 May, 2007) (Agar tidak disebut NJIPLAK, maka nama identitas yang mengetengahkan adalah BADALAAH)

    Sang nabi besar kita memilih cara-cara ibadah dari seluruh agama besar di jamannya sehingga semua Muslim dapat menerima anugrah dari tuhan masing-masing agama. Karena dia lahir sebagai pagan (Hindu), maka sudah jelas agama Hindulah yang terdekat di hatinya. Karena itulah dia tidak dapat tidak memilih Dewa Bulan, salah satu dewa dalam agama Hindu sebagai Tuhan dalam Islam dan bulan sebagai simbol Islam.

    “Umat Hindu menyebut Dewi Bulan Durga sebagai “Allah” bagi lafal ibadah dalam bahasa Sankrit sejak jaman awal Hinduisme.” – referensi: Kaaba adalah Kuil Hindu.

    Muhammad juga memilih kuil Dewa Siva agama Hindu yakni Ka’bah (yang dibangun oleh Raja Vikramaditya bagi sang Dewa Bulan Siva) sebagai tempat tersuci dan menuntut semua Muslim sholat dan menyembah ke arahnya. Sebagai tambahan, dia memilih ibadah Hindu naik haji sebagai bentuk ibadah termulia dan satu-satunya ibadah yang dapat menghapus semua dosa. Dia memilih batu hitam (Hajar Aswad, yang merupakan simbol lingga (atau alat kelamin), yang dibuat sebagai bagian dari kuil Siva Ka’bah oleh Raja Vikramaditya), sebagai batu paling suci dalam Islam, untuk disentuh dan dicium oleh semua Muslim yang naik haji.

    Naskah Raja Vikramadityan yang ditemukan dalam Ka’bah di Mekah merupakan bukti yang tidak dapat disangkal bahwa Jazirah Arabia merupakan bagian dari Kekaisaran India di masa lalu, dan dia yang sangat menjunjung tinggi Deva Siva lalu membangun kuil Siva yang bernama Ka’bah. Naskah penting Vikramaditya ditemukan tertulis pada sebuah cawan emas di dalam Ka’bah di Mekah, dan tulisan ini dicantumkan di halaman 315 dari buku yang berjudul ‘Sayar-ul-Okul’ yand disimpan di perpustakaan Makhtab-e-Sultania di Istanbul, Turki. Inilah tulisan Arabnya dalam huruf latin:
    “Itrashaphai Santu Ibikramatul Phahalameen Karimun Yartapheeha Wayosassaru Bihillahaya Samaini Ela Motakabberen Sihillaha Yuhee Quid min howa Yapakhara phajjal asari nahone osirom bayjayhalem. Yundan blabin Kajan blnaya khtoryaha sadunya kanateph netephi bejehalin Atadari bilamasa- rateen phakef tasabuhu kaunnieja majekaralhada walador. As hmiman burukankad toluho watastaru hihila Yakajibaymana balay kulk amarena phaneya jaunabilamary Bikramatum”.
    (Page 315 Sayar-ul-okul).
    [Note: The title ‘Saya-ul-okul’ signifies memorable words.]

    Terjemahan bahasa Indonesianya adalah:
    “Beruntunglah mereka yang lahir dan hidup di masa kekuasaan Raja Vikram. Dia adalah orang yang berbudi, pemimpin yang murah hati, berbakti pada kemakmuran rakyatnya. Tapi pada saat itu kami bangsa Arab tidak mempedulikan Tuhan dan memuaskan kenikmatan berahi. Kejahatan dan penyiksaan terjadi di mana-mana. Kekelaman dosa melanda negeri kami. Seperti domba berjuang mempertahankan nyawa dari cakaran kejam serigala, kami bangsa Arab terperangkap dalam dosa. Seluruh negeri dibungkus kegelapan begitu pekat seperti malam bulan baru. Tapi fajar saat ini dan sinar mentari penuh ajaran yang menyejukkan adalah hasil kebaikan sang Raja mulia Vikramaditya yang pimpinan bijaksananya tidak melupakan kami – yang adalah orang-orang asing. Dia menyebarkan agamanya yang suci diantara kami dan mengirim ahli-ahli yang cemerlang bersinar bagaikan matahari dari negerinya kepada kami. Para ahli dan pengajar ini datang ke negeri kami untuk berkhotbah tentang agama mereka dan menyampaikan pendidikan atas nama Raja Vikramaditya. Merkea menyampaikan bimbingan sehingga kami sadar kembali akan kehadiran Tuhan, diperkenalkan kepada keberadaanNya yang suci dan ditempatkan di jalan yang Benar.”

    Banyak batu-batu bagian dari Ka’bah yang menunjukkan kata-kata Sanskrit yand ditulis di jaman kaum pagan, akan tetapi gorden yang diletakkan di sekeliling Ka’bah menutupi tulisan-tulisan ini.

    Hajar-e-Aswad merupakan batu hitam berbentuk oval, dengan diameter 7 inci, tinggi 2 kaki 6 inci, dengan bentuk alat kelamin. Mencium dan berdoa pada batu mewakili doa bagi syahwat dan kesuburan. Ini merupakan tata cara ibadah Arab pagan yang juga dilakukan Muhammad dengan mencium Hajar-e-Aswad, dan berdoa pada shakti (kata hindi untuk kekuatan) agar pria punya kekuatan seksual yang jooozzzz dan kesuburan perempuan yang top pula.

    Sahih Bukhari, halaman 396, No. 808
    `Umar (semoga Allah memberkatinya) datang mendekat ke Batu Hitam dan menciumnya dan berkata, “Jika aku tidak melihat Rasul Allah menciummu, maka aku tidak akan menciummu.”

    Sudah jadi pengetahuan umum bahwa orang-orang Arab pagan yang kaya raya dan makmur jarang berhasil menghamili istri-istrinya sekali atau dua kali dalam hidup mereka. Akibatnya populasi orang kaya ini menurun. Untunglah ada berkat kesuburan dan daya seks tinggi dari mencium dan menyentuh batu hitam. Inilah sebabnya mereka diperbolehkan punya sampai empat istri dan budak-budak seks yang tiada batasnya, sehingga mereka bisa beranak pinak bagaikan kelinci. Tanyakan saja pada orang Perancis kenapa dulu Muslim jumlahnya sangat kecil dan tiba-tiba saja dalam waktu 20 tahun jadi sangat banyak. Jika ini bukan bukti kebudayaan Islam, lalu apa sebabnya dong? (Dr. Zaheer dan Dr. Ghamdi bisa membahas kenyataan ini dalam debates mereka di Faithfreedom.org)

    Salah satu tradisi Hindu yang dipertahankan nabi besar kita dari kebudayaan Hindu masa lalunya adalah konsep air suci di masa naik haji gaya Hindu. Menurut tradisi Hindu, air Gangga itu tidak bisa dipisahkan dari lambang Shiva yang berupa bulan sabit. Di mana ada lambang Shiva, maka air suci juga harus ada. Sesuai dengan hal ini, terdapat mata air tak jauh dari Ka’bah. Airnya, yang disebut air Zam-Zam, dianggap suci karena secara tradisional dianggap mewakili air sungai Gangga sejak jaman sebelum Islam.

    Muslim pelaku ibadah haji yang pergi ke Ka’bah, menganggap air Zam-Zam itu suci dan memasukkan sebagian air ke dalam botol untuk dibawa pulang. Hal ini sama dengan yang dilakukan umat Hindu di sungai Gangga kalau lagi melakukan ibadah keagamaan. Banyak kaum Muslim yang membasahi kain kafan dengan air Zam-Zam, dan ini sama dengan tradisi agama Hindu kuno yang membasahi jenazah dengan air Gangga yang suci.

    Sang Nabi juga mempertahankan ibadah Hindu yang mengelilingi Ka’bah tujuh kali pada saat melakukan ibadah haji. Hal ini pun dilakukan kaum pagan Arab sebagai bagian dari ibadah Hindu sebelum Nabi menaklukkan Mekah. .

    Hal lain yang diambil nabi islam ini dari Hinduisme adalah konsep mengapus semua dosa melalui ziarah ke kuil-kuil Hindu di sungai Gangga dan menyelam di air Gangga. Sang Nabi berkata Muslim dapat menghapus semua dosa dengan berziarah ke Ka’bah dan meminum air suci Zam-Zam. Konsep naik haji ini merupakan win-win situation bagi semua yang bersangkutan. Bayangkan saja, Dewa Shiva akan senang melihat berjuta-juta umat datang, menyembah di kuilnya, mencium lambang alat kelaminnya. Di lain pihak umat yang naik haji termasuk para pembunuh, pedofil, pezinah, perampok dan pemerkosa semuanya bakal senang karena dosa mereka seumur hidup dihapus begitu saja hanya dengan berjalan tujuh kali mengelilingi Ka’bah. Selain itu, para pedagang lokal dan Mualim (pemimpin doa) juga turut bahagia karena kebanjiran nafkah besar.

    Muhammad juga mempertahankan kata “Eid” yang diambil dari Hinduisme untuk merayakan terlaksananya ibadah haji di kuil Shiva Ka’bah. Dalam bahasa Sanskrit, Eid berarti menyembah. Kata Islam Eid untuk hari raya ibadah, merupakan kata asli Sanskrit. Kaum Hindu juga sembahyang sepanjang malam pada dewi bulan Durga (auwloh) di malam-malam tertentu yang disebut “Jagratta” dan percaya dengan melakukan doa semalam suntuk maka mereka akan mendapatkan lebih banyak anugrah. Muhammad tidak mau Muslim kehilangan anugrah-anugrah ini sehingga dia mengikutsertakan tiga “Jagratas” dalam Islam, yakni sholat shab-e-Qadar, Shab-e-Barat dan Shab-e-Meraj yang berharga lebih tinggi dibandingkan sholat-sholat biasa. Muslims takwa sholat bagaikan orang gila di malam-malam suci ini untuk meraih bonus berkat extra yang lebih banyak (kebanyakan mereka tidak bisa berjalan lagi keesokan harinya setelah duduk tegak sepanjang malam).

    Kesimpulannya, nabi islam ini mengikutsertakan ibadah dan konsep Hindu agar Muslim juga diberkati oleh Dewa Shiva dan Dewi Durga (auwloh), juga oleh Yahweh, Tuhannya Abraham, dan Ahuramazda, tuhannya Zoroastrian, yang ibadahnya juga diambil Muhammad untuk menciptakan agama Al Islam).

    1. Mengambil dewa bulan “Allah” dari agama Hindu sebagai Tuhan dalam Islam
    2. Membuat kuil Hindu Dewa Shiva Ka’bah sebagai tempat tersuci dalam Islam
    3. Membuat batu hituam sebagai batu tersuci Islam dan menentukan sunnah nabi untuk menyentuh dan menciumnya.
    4. Menganut ziarah Hindu naik haji dan umroh sebagai ibadah tertinggi Islam.
    5. Menggunduli kepala sama seperti yang dilakukan kaum Hindu pada saat ziarah
    Wawancaranya Mengelilingi kuil Shiva Ka’bah sebanyak 7 kali, sama seperti yang dulu dilakukan kaum Hindu
    7. Melakukan konsep Hindu membersihkan dosa dengan melakukan ziarah ke tempat suci
    8. Mengumpulkan air suci yang mewakili Gangga Jal (air zam-zam) sama seperti kaum Hindu mengumpulkan air suci sungai Gangga untuk dibawa pulang
    9. Pakai baju putih tanpa jahitan kala naik haji sama seperti yang dikenakan kaum Hindu saat melakukan ibadah dan ziarah
    10. Merayakan tuntasnya ibadah haji ke Kuil Shiva Ka’bah dan menamakan hari tersebut sebagai hari raya Eid yang merupakan kata ibadah Hindu dari bahasa Sanskrit
    11. Memasukkan semua malam doa Jagratta kepada sanga Dewi Bulan Durga (Allah) sebagai bagian dari Islam.
    @@@ itu saya lihat di web, tulisan Ayesha Ahmed…. bagus kan..?

    dan jawaban saya adalah sebagai berikut :

    Saya ucapkan terima kasih kepada saudara BADALAAH dengan PENGUTARAANNYA bahwa ALLAHNYA AGAMA ISLAM adalah Dewa Bulan dengan MENYITIR ARGUMENTASI Ayesha Ahmed, bahwa ISLAM TIDAK BISA MELEPASKAN DIRI dari PENGARUH AGAMA HINDU, yang merupakan AGAMA ASAL ORANG-ORANG ARAB ??? Dengan merujuk diketemukannya CAWAN EMAS yang merupakan peninggalan RAJA VIKRAMADITYA yang berasal dari INDIA dan beragama HINDU di dalam KA’BAH ? Dimana penyebutan ALLAH itu MERUJUK kepada PENYEBUTAN DEWA BULAN DURGA (BETARI DURGA – SIMBOL SEX dalam AGAMA HINDU) dengan sebutan ALLAH ? Dari situ dibuat kesimpulan bahwa ALLAH … TUHAN MOHAMMAD itu SAMA DENGAN DEWA BULAN (BETARI DURGA – SIMBOL SEX) ? Dari sisi METODOLOGIS ada hal-hal yang menggelitik untuk diajukan sejumlah pertanyaan ?

    1. Sebelum MOHAMMAD SAW mengalahkan MEKAH, masyarakat MEKAH adalah masyarakat PAGAN (POLYTHEISM). Dan ini diakui sendiri oleh PARA PELAKUNYA yang juga SAHABAT-SAHABAT NABI MOHAMMAD SAW sebelum MEREKA MASUK ISLAM ? Tapi mereka TIDAK ADA MENYEBUT-NYEBUT DEWA BULAN DURGA ?

    2. Apakah PAGAN-nya masyarakat MEKAH berarti SAMA DENGAN HINDU ? Yang mengenal TRIMURTI ? BRAHMA … WISNU … dan SYIWA ? Dan BANYAK DEWA dalam AGAMA HINDU ? Kenapa sangat berbeda dengan sebagian orang JAWA di INDONESIA yang mengenal betul TRIMURTI itu ? Bahkan SIMBOL BETARI DURGA sangat dikenal oleh sebagian masyarakat JAWA sebagai simbol HEDONIS dan BOM SEX ? Apakah karena sedemikian KERASNYA PEMUSNAHAN KONSEPSI POLYTHEISME (PAGAN) di ARAB ? Maka KONSEP-KONSEP HINDU itu TERHAPUS SAMA SEKALI ?

    3.Sayang penemuan CAWAN EMAS itu TIDAK DISERTAI TAHUN PENEMUANNYA ? Sehingga bisa DILACAK OTENTISITASNYA ? Jadi TIDAK MENGIRA-NGIRA ? Atau MENDUGA-DUGA ?

    4. Dalam MENJELASKAN suatu PERKARA, apalagi PERSOALAN HAJI ? AIR ZAM-ZAM dan RITUAL ISLAM yang berkaitan HAJI lainnya ? Banyak ahli yang menjelaskan persoalan tersebut sesuai dengan POINT of VIEW masing-masingnya ? Ambil contoh, terjadinya PROKLAMASI 17 AGUSTUS 1945 ? Para PELAKU SEJARAH MEMILIKI VERSINYA MASING-MASING. BUNG KARNO dalam bukunya PENYAMBUNG LIDAH RAKYAT INDONESIA menyatakan tanggal itulah yang dia mau, dengan segala penjelasannya. BUNG HATTA … Beda lagi … Kelompok PEMUDA MENTENG 31 sebagai kelompok yang BERTANGGUNG JAWAB MELARIKAN BUNG KARNO dan BUNG HATTA ke RENGAS DENGKLOK – KARAWANG, JAWA BARAT, lain lagi ceritanya. Masing-masing punya VERSI. Sepertinya hal ini bisa diterapkan dalam URAIAN oleh AYESHA AHMED ? Kebenaran PENJELASAN AYESHA AHMED ini bisa BENAR saat dikonfrontasikan dengan AHLI-AHLI SEJARAH ARAB, baik yang orang ARAB maupun yang NON ARAB.

    5. Dalam SEJARAH kita TAHU bahwa PENINGGALAN –apapun jenisnya– oleh SEORANG RAJA sehebat apapun RAJA tersebut, tapi TIDAK BERGELAR NABI ? PENINGGALAN tersebut TIDAK akan BERTAHAN LAMA setelah RAJA tersebut KOIT ? PENINGGALAN tersebut akan dibilang SITUS –oleh ARKEOLOG–. Tapi akan BERBEDA kalau PENINGGALAN tersebut BERBAU AGAMA ? Para PENGIKUTNYA akan RELA BERKORBAN HARTA dan JIWA untuk MELAKUKAN RITUS KEAGAMAAN tersebut.

    Dengan menggunakan logika berfikir BADALAAH yang membuat KESIMPULAN POKROL –POKOKNYA– atau PEMAKSAAN, maka ALLAH ISLAM itu ya ALLAH untuk MEMUJA DEWA BULAN DURGA ? Padahal ALLAH ISLAM sebagaimana yang dijelaskan dalam Al-QUR’AN, bahwa ALLAH itu adalah TUHAN. TUHAN SATU-SATUNYA. TIDAK ADA TUHAN YANG LAIN SELAIN ALLAH. TIDAK ADA SEKUTU BAGINYA. Yang MENGETAHUI YANG LAHIR –NYATA– dan YANG BATIN –GHAIB–. YANG MENICIPTAKAN LANGIT dan BUMI dengan SEGALA ISINYA. YANG TIDAK TIDUR dan TIDAK MENGANTUK. YANG MAHA KUASA, YANG MAHA MENGETAHUI, YANG MAHA MENDENGAR, YANG MAHA PENGASIH, YANG MAHA PENYAYANG dan yang memiliki ASMA UL HUSNA … KETAKBERHINGGAAN dan KESEMESTAAN … Apakah sama KONSEPSI ALLAH yang DIJELASKAN dalam Al-QUR,AN dengan KONSEPSI ALLAH untuk BETARI DURGA ? MAHA SUCI ALLAH dari FITNAHAN itu ? Kalau ada MANUSIA yang MEMAKSAKAN KONSEPSI ALLAH BETARI DURGA dengan KONSEPSI ALLAH sebagaimana yang di Al-QUR’AN ? Ada apa ya ? Cuma HATINYA saja dengan ALLAH yang TAHU ? Kenapanya ?

    Soal NABI MOHAMMAD NYONTEK dari TAURAT dan INJIL ada hal-hal yang MENGGANJAL, kalau PENDAPAT ini dibenarkan, maka BENAR bahwa Al-QUR’AN itu adalah JIPLAKAN atau PLAGIAT dari TAURAT dan INJIL ? Padahal Al-QUR’AN itu dari ALLAH YANG MAHA AGUNG dan MAHA BIJAKSANA. Dalam sejarah diinformasikan bahwa sebelum MOHAMMAD diangkat jadi NABI, BELIAU sering BERKONTEMPLASI, MEDITASI, MERENUNG, apapun namanya di Gua HIRA’. Hal ini dilakukan setelah menikah dengan KHADIJAH. Kenapa harus MERENUNG atau BERKONTEMPLASI di tempat sepi lagi yaitu Gua HIRA’ ? Pasti ada MASALAH ? Kalau MASALAH EKONOMI ? KEKURANGAN DUIT ? PASTI NGGAK. Istrinya kan KAYA ? Jadi apa yang dipikirkannya ? Selama itu ? Katakanlah dari usia 25 tahun sd 40 tahun ? SEX ? Apalagi ? Kan MASYARAKATnya SANGAT PERMISSIVE ? Jadi HEDONISME merupakan hal yang BIASA ? Kenapa ya ? Kalau Nabi IBRAHIM dalam PROSES PENCARIAN TUHANNYA ? Dijelaskan dalam Al QUR’AN, itupun singkat saja. Padahal KENYATAANNYA, membutuhkan waktu BERTAHUN-TAHUN untuk YAKIN bahwa ALLAH itu adalah TUHAN. TUHAN SATU-SATUNYA. TIDAK ADA TUHAN YANG LAIN SELAIN ALLAH. TIDAK ADA SEKUTU BAGINYA. Yang MENGETAHUI YANG LAHIR –NYATA– dan YANG BATIN –GHAIB–. YANG MENICIPTAKAN LANGIT dan BUMI dengan SEGALA ISINYA. YANG TIDAK TIDUR dan TIDAK MENGANTUK. YANG MAHA KUASA, YANG MAHA MENGETAHUI, YANG MAHA MENDENGAR, YANG MAHA PENGASIH, YANG MAHA PENYAYANG, makanya NABI IBRAHIM ini BERANI MENANTANG KONSEPSI RAJA NAMRUD dengan jalan menghancurkan PATUNG-PATUNG SESEMBAHAN dengan MENINGGALKAN hanya satu PATUNG SEMBAHAN saja.

    Sedangkan untuk NABI MOHAMMAD SAW dalam PROSES KONTEMPLASInya ? Siapa yang MENJELASKAN ? Karena TIDAK ADA NABI lagi setelah NABI MOHAMMAD SAW ? Apa sich yang DIPIKIRKAN NABI MOHAMMAD ? Penjelasannya adalah di S. 96, 1-5 dan S. 93, 6-8. Sebenarnya yang dipikirkan Nabi MOHAMMAD SAW adalah soal ketuhanan, sebagaimana NABI IBRAHIM dalam MENCARI TUHANNYA, maka ALLAH memberitahukan, memberikan petunjuk dan sekaligus mengangkat menjadi NABI. Kemudian soal CONTEK MENYONTEK ini, BERSIH dengan SENDIRINYA, artinya masalah LINGKUNGAN yang pernah MEMBESARKANNYA langsung TERKOREKSI dengan sendirinya karena ALLAH yang MENGETAHUI dari SEJAK AWAL, SAMPAI KINI DAN AKHIR JAMAN menginformasikan ke NABI MOHAMMAD melalui MALAIKAT JIBRIL tentang POKOK MASALAH dimaksud ? Sebenarnya MASALAHNYA BAGAIMANA SICH ? DUDUK PERKARANYA itu SEPERTI APA ? PENCIPTAAN LANGIT dan BUMI ? PENCIPTAAN ADAM ? PENCIPTAAN MANUSIA ? Dan BANYAK HAL yang diberitahukan. TERMASUK MASALAH ISA ANAK MARYAM (MARIA) ? Kalau CONTEKANNYA hanya BERASAL dari PENDETA NAUFAL saja ? Pastilah banyak MASALAH ? Pertama, soal detailnya; Kedua, soal kaitan cerita dengan lainnya, ketiga, bejibunnya masalah yang harus dijawab, dan masih banyak lagi ? Sedemikian HEBATNYAKAH PENDETA NAUFAL sehingga BISA MENGAJARKAN MOHAMMAD sampai MOHAMMAD bisa MEMBUAT Al QUR’AN ? Sebenarnya SIAPA yang MENGARANG-NGARANG bahwa Al QUR’AN itu buatan MOHAMMAD ? NABI MOHAMMAD ataukah PENENTANG NABI MOHAMMAD ? Kalau ALLAH SWT yang MENGINFORMASIKAN ke NABI MOHAMMAD SAW melalui MALAIKAT JIBRIL ? Itu WAJAR. SANGAT WAJAR. LOGIS … SANGAT LOGIS … Kalau ALLAH SWT yang MERUPAKAN TUHAN SEMESTA ALAM ini MENUNJUK MOHAMMAD sebagai NABI ? Siapa yang bisa MELARANG ? Dan MEMBERITAHU BANYAK HAL ? Siapa yang BISA MENCEGAH ? MENGHALANG-HALANGI ? TIDAK ADA SATUPUN MAKHLUK YANG BISA MENCEGAH, MENGHALANG-HALANGI apalagi MELARANG KEHENDAK ALLAH.

    Juga jawaban berikutnya adalah :

    Diskusi, perdebatan NABI MOHAMMAD SAW dengan kaum musryikin, kaum kafirin, kaum munafikin SANGAT PANAS, bahkan sampai pada PELECEHAN, PENGENYEKAN, UMPATAN dlsb., tapi NABI MOHAMMAD SAW cool saja. Kenapa ? NANTINYA akan diberitahu ALLAH SWT akan POKOK MASALAH yang didiskusikan dan diperdebatkan tersebut bahkan ada hal-hal yang langsung diberitahu ALLAH SWT. Darimana kita tahu hal ini ? Dari ASBABUN NUZUL AL QUR’AN (Sebab-sebab turunnya AL QUR’AN) ? Menghadapi KAUM YAHUDI yang PIAWAI ? Mau berdebat ? Kalau hanya berdasarkan CONTEKAN dari PENDETA NAUFAL ? Ya RONTOK lah ? Tapi kalau ALLAH SWT yang MEMBERITAHU ? Tentang esensi perdebatan itu dan fakta-fakta yang terlibat ? Jangankan hanya KAUM YAHUDI ? SELURUH MANUSIA dan JIN-pun walau BERGABUNG SEMUANYA … PASTI TIDAK AKAN BISA MENGALAHKAN ALLAH SWT. Kenapa ? YANG MENCIPTAKAN SEMUA MAKHLUK, baik yang NYATA maupun yang GHAIB ? Itu kan ALLAH SWT ?

    Inilah yang MEMBEDAKAN FILOSOF dan NABI. Meskipun SAMA-SAMA CERDAS, yang satu (FILOSOF) belum tentu ber AKHLAK MULIA dan JUJUR ? U- hal yang kecil dan remeh; Sedangkan NABI … Jelas AKHLAKnya MULIA dan JUJUR meskipun u- hal yang kecil dan REMEH. Yang lain adalah soal HAK PREROGATIF ALLAH SWT –TUHAN SEMESTA ALAM– u- MEMILIH SESEORANG yang CERDAS, JUJUR, AMANAH, BENAR dan BERAKHLAK MULIA. Kalau ada beberapa orang yang memenuhi kriteria ini, belum tentu ALLAH MEMILIHNYA u- jadi NABI. Yang punya HAK kan ALLAH ?

    Kembali ke POKOK MASALAH tentang PERUBAHAN PENGGELARAN ISA yang ANAK MARIA, yang adalah seorang NABI dengan MUKJIZATNYA YANG HEBAT sampai BERUBAH MENJADI JESUS yang adalah TUHAN ? Kalau ALLAH SWT memilih lagi NABI setelah ISA dari KAUM YAHUDI ? Bisa saja … Tapi dalam SEJARAH muncul MOHAMMAD SAW sebagai NABI dari ARAB yang merupakan NABI TERAKHIR, meskipun ada sebagian MANUSIA MENOLAK KENABIANNYA, tapi RATUSAN JUTA bisa jadi lebih dari satu milyar yang MENJADI PENGIKUTNYA untuk meng ESA kan ALLAH dan TIDAK ADA SEKUTU BAGINYA. Dan SANGAT BERTENTANGAN dengan DOKTRIN TRINITAS dari AGAMA KRISTEN. Yang seru adalah bahwa ALLAH SWT TIDAK PERNAH MENYEBUT KAUM NASRANI ini dengan SEBUTAN KRISTEN, padahal PENYEBUTAN KRISTEN sudah ada sejak sebelum NABI MOHAMMAD SAW. Tetap saja ALLAH SWT menyebut dengan NASHARA ? Suatu agama yang berasal dari tanah kelahiran Nabi ISA AS yaitu NAZARETH. KLOP.

    Beragama itu LAKSANA besaran VEKTOR. Ada ARAHnya dan BESARANNYA (Skalarnya). ARAHNYA BENAR –MASALAH TAUHID, bahwa ALLAH itu ESA dan TIDAK ADA SEKUTU BAGINYA– skalarnya atau AMALANNYA BENAR juga bahwa masa membunuh orang yang tidak melakukan perlawanan ? Lagi happy-happy di pantai sebagai JIHAD ? Itu JELAS SALAH. Yang TERKINI ? Masa MERAMPOK (di perairan SOMALIA) DIBENARKAN JUGA ? TIDAK. SEKALI-KALI TIDAK. Bahwa itu TIDAK BENAR. Dan berbeda untuk kasus yang lain, bagi PEJUANG MUJAHIDIN dan TALIBAN di AFGHANISTAN maupun PEJUANG-PEJUANG IRAK yang MELAWAN TENTARA SEKUTU ? Itu namanya JIHAD. Bahasa kasarnya LOE JUAL GUE BELI … Masa suatu NEGERI DIDUDUKI atas ALASAN-ALASAN yang DIBUAT-BUAT. Insya ALLAH … ALLAH SWT akan MEMENANGKAN PERJUANGAN ini. Kalau ALLAH belum MEMENANGKAN PERJUANGAN yang ada … MINIMAL … Para INVASIONIST ini akan MEROGOH KOCEK LEBIH DALAM dengan KEJUTAN-KEJUTAN yang dibuat oleh PEJUANG-PEJUANG ISLAM ini. Minimal sekarang ini AS dan INGGRIS telah MEROGOH KOCEK yang SANGAT DALAM dengan TERJADINYA GLOBAL CRISIS ? Dengan memberikan BAIL OUT yang SANGAT BESAR bagi PERUSAHAAN-PERUSAHAAN PAPAN ATASNYA.

    Setiap jaman CARA PEMBERIAN PERINGATANNYA BERBEDA-BEDA ? Jaman MUSA atas FIR’AUN, Jaman LUTH, Jaman HUD, Jaman SHOLEH dan Jaman Nabi MOHAMMAD SAW sekarang ? Tinggal manusianya mau menafsirkan hal-hal tersebut sebagai PERINGATAN atau TIDAK ? BIASANYA sich TIDAK !!! Karena keangkuhannya yang MERASA dengan SAINS yang sangat dipercayainya akan dapat MENGOBATI SEMUA HAL dan SEMUA PENYAKIT.`

  • 211. CosmicBoy  |  Juni 23, 2009 pada 12:17 pm

    @ Hari,

    Ibadat/Solat Kristen.

    1. Tidak bertempat, tapi bisa di mana2
    2. Tidak tertakluk pada waktu, tapi setiap waktu
    3. Tiada aturan/hukum gerakan fisik@ gerakan bebas
    4. Tiada kiblat melainkan khusyuk kepada Allah saja
    5. Tiada perantara spt Kaabah/batu hitam melainkan trus ke Allah.
    6. Doa/pengakuan sesuai kondisi hati@ dari hati terdalem

    Gue pikir ibadat di atas punya tingkat spiritual yg tinggi ketimbang di bawah ini.

    Ibadat/Solat Islam

    1. Bertempat@ di masjid
    2. Hanya 5 kali sehari
    3. Mementingkan & terikat gerakan fisik yang sudah ditetapkan, maka tidak bisa bebas.
    4. Wajib kiblat ke Mekah.
    5. Lewat perantara seperti ke Kaabah sebelum ke Allah
    6. Doa/pengakuan dlm bentuk kalimat2 yg sudah ditetapkan

    Bisa dibedakan antara agma kedewasaan & agama kekanak-kanakkan.

    Tinggal pilih.

  • 212. CosmicBoy  |  Juni 23, 2009 pada 12:25 pm

    @ Hari,

    Nah, mengenai asal usul Kaabah & batu keramat Hajar Aswad, terserah mana mau percaya.

    Tapi jangan berhenti sampai ke sana.

    Belajar lagi dong, selidiki lagi dong.

    Bisakan, belum nyampe 100 kali kan.

    Tapi pokoknya, ngga ada para Nabi zaman dulu yang naik Haji ke Mekah, apa lagi mengenal Kaabah & batu keramat Hajar Aswad itu.

    Makanya, agama Muhammad ngga nyambung & jelas hasil kreativitasnya & sahabat2nya.

    Mikir mas logisnya, jangan karena ajarannya Alloh itu Esa, kalian lupa semua kreativitasnya yang bukan dari Allah yg Benar itu.

    Jangan terobsebsi dengan ajaran Alloh itu Esa. Apakah loe ngga pikir bahwa Iblis/Setan pun percaya Alloh itu Esa?

    Allah tetap Esa, ada Muhammad atau tidak. Ngerti?

  • 213. Kurdi  |  Juni 24, 2009 pada 12:22 am

    Wah wah maksain banget bahwa muslim menyembah hajar aswad,tunjukkan de

  • 214. Kurdi  |  Juni 24, 2009 pada 4:22 am

    Perdebatan Abdullah vs Jahl.
    didepan mereka ada seorang raja yg memakai cincin:
    jahl berkata: “Abdullah Cincin yg dipakai raja itu adalah rajamu juga”.
    Abdullah: “bukan itu hanya sebuah cincin”
    jahl: “wah kamu bodoh Abdullah cincin itu rajamu juga,sbb dia selalu dipakai raja”.
    Abdullah: lho apa hubungannya raja dgn cincin?
    Jahl: coba kamu sujud dihadapan raja,bukankah anda sujud kepada cincin juga?
    Abdullah: wah kan saya sujudnya utk raja saja bukan utk cincin!
    Jahl: yaa sudahlah pokoknya cincin itu rajamu juga.
    abdullah: lho saya ngga anggap cincin itu raja,raja ya raja,cincin ya cincin,kok anda bisa berkata begitu?

  • 215. Nurqiam  |  Juni 24, 2009 pada 5:07 am

    Suatu ketika manusia dihadapkan kepada pengadilan yesus (akhirat).
    yesus menanyakan kepada org yg telah membunuh dan menyalibnya.
    Yesus berkata: “wahai engkau yg telah membunuh dan menyalibku masuklah engkau kedalam neraka yg penuh siksa!”.
    Org2 itu berkata: wahai Tuhan yesus,bukankah engkau mati utk menebus dosa? Itu berarti engkau yg memintanya utk disalib,kenapa kami masuk neraka?
    Yesus berkata: o iya yah saya jadi bingung!???

  • 216. mazter  |  Juni 24, 2009 pada 5:08 am

    @hari

    ok, saya mau tanya.
    iman samudra cs itu sholat berapa kali sehari?
    bahkan sampai teriak2 ALLAHUAKBAR.
    tapi ngebom membunuh manusia.
    apa ini yang di inginkan ALLAH??

    Umat islam lain, sholat 5x sehari sampai jidatnya benjol. tapi istrinya 5, suka mukul istri.
    apa itu akibat sholat?

    kalau di kristen,
    nih perintah Yesus Matius 5:23-24

    Sebab itu, jika engkau mempersembahkan persembahanmu di atas mezbah dan engkau teringat akan sesuatu yang ada dalam hati saudaramu terhadap engkau, tinggalkanlah persembahanmu di depan mezbah itu dan pergilah berdamai dahulu dengan saudaramu, lalu kembali untuk mempersembahkan persembahanmu itu.

    nah, jadi orang tidak bisa munafik beribadah.

    kalau di Islam?

  • 217. mazter  |  Juni 24, 2009 pada 5:11 am

    @muslim

    bagaimana dengan ini

    Sesungguhnya orang-orang yg menentang Allah dan Rasul-Nya pasti mendapat kehinaan. Sesungguhnya KAMI telah menurunkan bukti-bukti yg nyata. Dan bagi orang-orang kafir ada siksa yg menghinakan. (QS 58:5)

    siapa kami?
    muhammad kan?
    jelas bukan muhammad ingin disejajarkan dengan Awloh.
    harap buka fikiran kalian

  • 218. mazter  |  Juni 24, 2009 pada 5:24 am

    @ Nurqiam

    tidak gitu, Selama mereka bertobat dan menerima Yesus sebagai juruselamat. mereka akan selamat

  • 219. CosmicBoy  |  Juni 24, 2009 pada 7:10 am

    @ nurqiam,

    O iya?

    sama dengan jawapan orang2 kapir yang telah membunuh para syuhada.

    Orang kapir: Eh, eh, masak kalian dapat masuk sorga kalo bukan jasa kami?

    Nah, orang kapir telah berjasa kepada para syuhada karena tanpa matinya para syuhada di tangan orang kapir, masak mereka dapet masuk sorga?

    He he he…

    Karena orang kapirlah kalian masuk sorga.

    Makanya, yang berjasa siapa?

    Inilah akibatnya suatu umat yg diajar membaca dari kiri ke kanan.

    Pantes, kacau balau.

  • 220. NurQiam  |  Juni 24, 2009 pada 7:46 am

    @mazter anda bilang bertobat? Bukankah bila ada seorang yg ingin menebus dosa dengan mati dia membutuhkan org utk membunuhnya bukan? Kok disuruh tobat,sedang diakan berpartisipasi dlm penebusan dosa,harusnya tdk ada vonis dong…!

  • 221. Kurdi  |  Juni 24, 2009 pada 8:08 am

    @mazter
    kasihan banget gelar master kok ngga paham sama kalimat,saya bantu ya: “…Sesungguhnya Kami telah menurunkan bukti-bukti yang nyata”. Ket: yg dimaksud Kami disini bukan Muhammad saw. Ud jelas ada kata “menurunkan”,berati yg berada diatas dong,mana mungkin Muhammad yg menurunkan,dia ada dibawah(bumi). Coba baca berulang ulang biar paham!

  • 222. CosmicBoy  |  Juni 24, 2009 pada 11:06 am

    @ Kurdi,

    Analogi loe salah kaprah kaprah mas.

    Hajar Aswad itu kan berada di satu tempat, ngga bisa dipindah2kan.

    Bahkan sedemikian sacred (suci) sampai2 waktu banjir, batu itu jatuh dari posisinya.

    Bukan saja ketua2 kabilah merebut2 untuk mengembalikannya, malah memegangnya pun ngga bisa.

    Muhammad juga percaya kepada kera,atnya batu hitam itu sampai2 Muhammad pun seperti ketua2 kabilah tidak mahu memegang malah disaran memakai serbah untuk mengangkatnya!

    Loe liat, cuman sebuah batu kok, kenapa sedemikian layanannya?

    Coba pikir, jangan samakan dengan cincin, cincin cuman simbol, meterai tapi batu hitam itu tidak mas!

    Itu bukan simbol, itu bukan meterai tapi itu batu keramat yg sacred yang sifatnya esa & kudus. Masa batu hitam yang tidak bernyawa bisa punya sifat gitu?

    Nah, kalian terlalu obsesi dengan Alloh yg Esa, sehingga lupa bahwa esa selama ini cuman Alloh bukan batu hitam yg keramat, tapi ingat, secara tersirat, batu hitam itu keramat, sacred, kudus, yang esa, tiada yang sepertinya, tiada yang sama sepertinya, yang demikian sifat2nya hanya ada pada Alloh swt kalian, sekutu yang sepatutnya kalian tidak menyekutukan!

    Tinggal baca.

  • 223. Kurdi  |  Juni 24, 2009 pada 12:21 pm

    @komikboy
    anda katakan batu hitam yg esa,itukan omongan anda saja,coba buktikan bahwa Muhammad telah mengajarkan spt itu,saya mau bukti dari Al-Qur’an/hadits silahkan buktikan disini! Atau jangan2 anda sembarang menafsirkan hadits.

  • 224. CosmicBoy  |  Juni 24, 2009 pada 2:19 pm

    @ Kurdi,

    Peristiwa batu hitam@ Hajar Aswad jatuh dari posisinya semasa banjir, loe tau ngga ceritanya itu?

    Nah, Muhammad sendiri ngga berani menyentuh batu hitam itu. Ngapa? Adakah karena batu hitam itu sacred, keramat, maka diperlakukan sedemikian? Apakah ngga salah kalau dikeramatkan, bukankah itu menyekutukan Allah? Ini ‘nabi’ kalian yang empunya sikap begitu.

    Kedua, baca ini

    “Demi Allah, aku tau bahwa kau adalah sebuah batu dan jika aku tidak melihat nabi Allah menciummu, akupun tidak akan menciummu. (Muslim :: Book 7 : Hadith 2912)

    Sila tafsirkan. Gue ini tau pandangan loe akan peristiwa di atas.

    Gue akan komenter seusai loe tafsir.

  • 225. Kurdi  |  Juni 24, 2009 pada 3:51 pm

    @komikboy
    betul & InsyaAllah hadits itu shahih Itu ucapan Umar r.a. Anda blm baca koment saya sebelumnya,asal usul batu itu pada zaman Nabi Ibrahim,dan diyakini Batu itu berasal dari surga,jadi apa salahnya mencium,mengusap sesuatu yg diyakininya itu dari surga? Kenapa anda hubung2kan dengan Allah yg Maha Esa? Inilah terlihat kedengkian anda kepada islam.
    Anda pastinya tau ucapan Umar r.a. Diawal hadits diatas,batu itu tdk dpt memberi mudharat dll.

  • 226. Kurdi  |  Juni 25, 2009 pada 1:39 am

    Seperti Kata “Kami” dlm Al-Qur’an. Sejak Al-Qur’an itu diturunkan Musuh2 Islam sangat keras sekali kritiknya terhadap Al-Qur’an,tapi tdk satupun Musuh2 Islam protes tentang kata “Kami” dlm Al-Qur’an,sebab mereka mengerti bahasa arab,dan anehnya kenapa anda2 malah mempersalahkan lucu bukan? Itulah kedengkian anda terhadap Islam,kedengkian Buta tanpa Ilmu…

  • 227. Hari  |  Juni 25, 2009 pada 3:53 am

    To : CosmicBoy

    Ibadat/Solat Kristen.

    1. Tidak bertempat, tapi bisa di mana2
    2. Tidak tertakluk pada waktu, tapi setiap waktu
    3. Tiada aturan/hukum gerakan fisik@ gerakan bebas
    4. Tiada kiblat melainkan khusyuk kepada Allah saja
    5. Tiada perantara spt Kaabah/batu hitam melainkan trus ke Allah.

    Catatan saya dan ini sesuai dengan kata-kata anda sendiri lho : Tiada kiblat melainkan khusyuk kepada Allah saja; Tiada perantara spt Kaabah/batu hitam melainkan trus ke Allah. Ingat lho … Hanya ke Allah saja ya ? Dan Allah itu ESA ? Selesai … Apa yang dipersoalkan ? Anda hanya menyembah kepada ALLAH saja dan ALLAH itu ESA, soal RITUAL ? Masing-masing agama itu kan beda ? Dan TUHAN yang BISA MENCIPTAKAN BIG BANG itu hanya SATU ? Yaitu ALLAH.

    Terus ini komentar anda yang perlu diluruskan :

    Jangan terobsebsi dengan ajaran Alloh itu Esa. Apakah loe ngga pikir bahwa Iblis/Setan pun percaya Alloh itu Esa?

    Allah tetap Esa, ada Muhammad atau tidak. Ngerti?

    Dari awal DISKUSI kan sudah dikatakan bahwa ALLAH itu ESA ? Ada Nabi Mohammad atau sebelum Nabi Mohammad, Allah TETAP saja ESA. Bahkan jauh sebelum BIG BANG pun … ALLAH itu TETAP ESA. Semua MAKHLUK termasuk IBLIS mengakui bahwa ALLAH itu ESA. Persoalannya adalah MAUKAH IBLIS itu IKUT PERINTAHNYA ? Yang JELAS IBLIS itu MAKHLUK PEMBANGKANG. Tahu Existensi ALLAH dan KEBISAANNYA atau KEMAHAANNYA, tetap MEMBANGKANG. Jadi persoalan TAHU dan MEMBANGKANG itu dua hal berbeda. TAHU sich TAHU … Tapi NGGAK MAU TAHU … Hal ini dapat dicontohkan dengan masalah KEBIASAAN MEROKOK.

    Siapa sich PEROKOK yang TIDAK TAHU BAHAYANYA MEROKOK ? Semua PEROKOK PASTI TAHU BAHAYA tersebut ? Koran, majalah, radio, televisi, pamflet, dokter semua sudah sering menjelaskan akan bahayanya merokok ? Dipercaya ? EMANG GUE PIKIRIN. Bahkan produsen rokok sendiripun sudah menyatakan akan bahayanya merokok yang mereka nyatakan di bungkus rokoknya sebagai DISCLAIMER ? Dipercaya ? Lagi-lagi … akan mengatakan Emang GUE PIKIRIN ? Padahal konsekwensi dari produsen rokok dengan membuat disclaimer ini bisa menurunkan OMZET yang ada ? Tetapi hal itu harus tetap dilakukan, agar para AHLI HISAB tidak bisa mengklaim ke produsen karena keterserangan penyakit tersebut (jantung, kanker dll yang disebutkan produsen) ? Kalau sampai ada yang mengklaim ke produsen rokok atas masalah ini, maka produsen rokok dengan enak akan mengatakan ? Lha bagaimana ini ? Kan sudah dikasih tahu dengan bahayanya merokok ini ? Kalau kena penyakit tersebut ? SALAH ELOE SENDIRI kenapa mau MENGHISAP ROKOK … ? Sudah dikasih tahu … masih juga MELANGGAR ? Tanggung sendiri AKIBATNYA. Ha … Ha … Ha …

    Demikian juga dengan kasus IBLIS atau SETAN ? Apakah mereka TIDAK TAHU bahwa ALLAH itu ESA ? TAHU … Bahkan SANGAT TAHU … Tetap saja mereka TIDAK MAU TAHU dengan PERINTAH ALLAH … Alias melakukan PEMBANGKANGAN … Kalau sudah TAHU dan MEMBANGKANG … ? Artinya apa ? Siap menerima PUNISHMENT kan ?

    Begitu juga dengan KASUS … MEMBERIKAN ATRIBUT-ATRIBUT TAMBAHAN kepada ALLAH yang ESA itu ? Kalau ALLAH itu ESA ya ESA titik. Nggak perlu ditambah-tambahi dengan atribut lainnya. Baik A, B, C atau D atau apapun juga. ALLAH itu ESA, karena ESA itulah maka peristiwa BIG BANG itu merupakan peristiwa TUNGGAL yang sedemikian AMAT SANGAT DAHHHHSSSYYYYAAAATTTNYA … Alam RAYA … Jagad Raya … ALAM SEMESTA …… Yang sedemikian besarnya ini … Yang belum ke deteksi ujungnya … Dan MASIH BERKEMBANG ini ? Yang di CIPTAKAN hanya ALLAH yang ESA itu ? Terus ALLAH yang ESA karena ke TIDAK MAU TAHUAN manusia itu menjerumuskan dirinya sendiri dengan memberikan embel-embel tambahan ke ALLAH yang ESA itu. Kalau ALLAH itu ESA … Ya ESA saja TITIK. Tidak perlu tambah-tambahan lagi.

    To : Mazter

    Kan sudah saya sebutkan dalam penjelasan saya tentang orang-orang ISLAM yang karena SEMANGATNYA memerangi penganut agama Non ISLAM sampai harus meledakkan lokasi (BOM BALI I, MARRIOTT, AUSTRALIAN EMBASSY maupun BOM BALI II) hukumnya JELAS dan SANGAT JELAS … PANCUNG. Tapi berbeda untuk kasus AFGHANISTAN, IRAK, CHEHNYA … Kalau itu JIHAD Bro … Head to HEAD … Bukan chicken … atau kutu kupret tapi HEROES …

  • 228. mazter  |  Juni 25, 2009 pada 5:20 am

    @kurdi

    ya ampun mas, logika anda dangkal sekali. masak menurunkan itu harus ada di atas bumi??
    anda tidak pernah belajar peribahasa ya??ya ampun, 2009 masih tafsir seperti ini. pantes ga maju2 negara ini.
    contoh : DPR menurunkan undang2, apa DPR ada di atas bumi?

    juga coba kita pakai logika pada kalimat ini :

    Sesungguhnya orang-orang yg menentang Allah dan Rasul-Nya pasti mendapat kehinaan. Sesungguhnya KAMI telah menurunkan bukti-bukti yg nyata. Dan bagi orang-orang kafir ada siksa yg menghinakan.

    sudah sangat jelas kan bahwa rasul-Nya yang dimaksud tersebut adalah muhammad. pertanyaan saya, kok berani sekali Muhammad mensejajarkan diri dengan awloh??

    juga kalau menggunakan tata bahasa yang benar dalam membaca kalimat diatas, maka terlihat sekali bahwa kami tersebut adalah awloh+muhammad.

    seperti kalimat berikut.
    Sebenarnya bahwa orang-orang yg menentang raja dan jendralnya pasti mendapat kehinaan. Sesungguhnya KAMI telah menurunkan bukti-bukti yg nyata.

    nah, tolong para pembaca sekalian memberitahu saya siapa “kami” dalam kalimat tersebut??

    Jelas bukan bahwa muhammad adalah orang yang mensejajarkan dirinya dengan awloh dan mengarang al-quranNya sendiri

    salam sejahtera untuk semua

  • 229. mazter  |  Juni 25, 2009 pada 5:25 am

    @ hari

    ini statement kamu

    Kan sudah saya sebutkan dalam penjelasan saya tentang orang-orang ISLAM yang karena SEMANGATNYA memerangi penganut agama Non ISLAM sampai harus meledakkan lokasi (BOM BALI I, MARRIOTT, AUSTRALIAN EMBASSY maupun BOM BALI II) hukumnya JELAS dan SANGAT JELAS … PANCUNG. Tapi berbeda untuk kasus AFGHANISTAN, IRAK, CHEHNYA … Kalau itu JIHAD Bro … Head to HEAD … Bukan chicken … atau kutu kupret tapi HEROES …

    pertanyaan saya, kok ada ya agama yang katanya dari Tuhan, tetapi mengijinkan kekerasan. dan lagi, kalau mati berjihad, akan masuk surga dan ditemani 72 bidadari. aneh sekali agama ini.

    @ Nurqiam

    menurut kamu, motivasi orang2 yang membunuh Yesus itu apa?
    harap jawab dengan semua pengetahuan kamu
    (saya harap kamu bukan lulusan pesantren)

    salam

  • 230. Kurdi  |  Juni 25, 2009 pada 11:55 pm

    “…Menentang Allah dan Rasulnya…”
    ini bukan sejajar mas…
    #Raja membuat peraturan yg diterangkan kepada mentri utk disampaikan kepada rakyatnya,Raja berkata kepada rakyatnya melalui mentrinya juga: jangan menentang raja & mentri karena apa yg diucapkan mentri itu adalah perintah dari saya(raja). =>jadi mentri tetap mentri tdk sejajar dengan raja.

  • 231. Kurdi  |  Juni 26, 2009 pada 12:44 am

    @komikboy219
    “Yesus mati karena ingin menebus dosa2 umatnya”
    kalimat diatas Matinya Yesus dengan sengaja/direncanakan/bunuh diri utk menebus dosa. Lain halnya dgn org2 yg berjihad(berperang) dijalan Allah,mereka matinya tdk ada unsur sengaja/bunuh diri. “Hidup mulya Mati syahid”.

  • 232. Hari  |  Juni 26, 2009 pada 1:26 am

    To : mazter

    Lho … Lho … Saudaraku mazter ini bagaimana sich ? Coba lihat kasus IRAK ? Isu apa yang dipakai pertama kali oleh George W. Bush saat menggalang pasukan SEKUTU dalam meggalang kekuatan menjatuhkan SADDAM HUSSEIN ? Isu senjata massal kimia kan ? TERBUKTI ? Tidak. Nah kalau isunya tidak terbukti ? Kenapa masih terus bercokol ? Terus untuk membangun kembali lapangan-lapangan minyak dan sejumlah INFRASTRUKTUR IRAK yang hancur itu siapa ? Halliburton kan ? Milik siapakah Halliburton itu ? Adakah keterlibatan DICK CHENEY mantan Kepala CIA dan WAPRES itu dengan Halliburton ? Semuanya itu jalin menjalin yang berasal dari MOTIF EKONOMI soal pengendalian produksi dan distribusi minyak. Kalau sudah begini maka JIHAD lah kata yang TEPAT untuk mengusir KONSPIRASI seperti ini ? Kalau JIHAD yang membuat kerusakan bagi pihak SEKUTU itu ditolak ? Terserah mau bilang apa ? Agama lain menafsirkan kerasnya ISLAM dalam mengusir KONSPIRASI semacam ini adalah pengajaran KEKERASAN ? Terserah saja. HAK adalah HAK … Siapa yang MERAMPAS suatu HAK maka PERAMPASAN KEMBALI itulah kata yang tepat bagi kembalinya HAK yang ada.

    Itu kasus IRAK, tidak jauh beda dengan kasus AFGHANISTAN dan CHECHNYA. AFGHANISTAN lah yang agak complicated karena adanya tuduhan terhadap OSAMA bin LADEN sebagai motor terjadinya peristiwa 911 yang menghancurkan simbol-simbol AS –World Trade Center maupun PENTAGON–. Kejarlah OSAMA bin LADEN sampai dapat dan adili secara FAIR tanpa dibuatkan narasi terlebih dahulu dalam suatu rangkaian keterlibatannya dalam peristiwa 911. Sudah sekian tahun menguasai AFGHANISTAN tapi masih juga tidak ketemu dengan OSAMA bin LADEN ? Kenapa ? Masa sich AS yang memiliki banyak pakar tentang ISLAM, TERRORISM dan AFGHANISTAN tidak bisa mengambil hati RAKYAT AFGHANISTAN ? Malah Pimpinan tertinggi AFGHANISTAN –Nur Maliki– seperti bukan pemimpin bagi Rakyat AFGHANISTAN ? Padahal Nur Maliki tersebut dipilih dalam PEMILU yang BEBAS. Sepertinya tidak NAMPAK LEGITIMASI di rakyatnya sendiri dan kelihatan sekali terlihat sebagai BONEKA tentara SEKUTU ? Sedikit-sedikit ke WASHINGTON ? Ada apa yach ? Kalau RAKYAT AFGHANISTAN ingin MANDIRI dan BERDAULAT ? Wajar kan kalau harus ber jihad melawan SEKUTU ?

    Kalau ada agama dengan KASUS-KASUS seperti itu masih tidak mau menggunakan kekerasan ? Ya terserahlah bagi yang meyakini hal tersebut, tapi yang jelas bagi pemeluk agama yang sama di BLOG yang lain malah membenarkan TINDAK KEKERASAN demi mempertahankan HAK DASAR suatu negara diantaranya HAK KEPEMILIKAN ? Kenapa BERBEDA ya ? Jangan-jangan TAFSIRAN yang diketengahkan tersebut adalah tafsiran pribadi, bukannya tafsiran dari AGAMA tersebut. Kalau TAFSIRAN pribadi ? Kenapa harus mengatasnamakan AGAMA ya ?

  • 233. CosmicBoy  |  Juni 26, 2009 pada 10:19 am

    @ Kurdi,

    Lain halnya dgn org2 yg berjihad(berperang) dijalan Allah,mereka matinya tdk ada unsur sengaja/bunuh diri. “Hidup mulya Mati syahid”.

    Nah, ketahuan kan kalian ini, membunuh orang untuk bisa masuk sorga.

    Bedanya,

    Orang Kristen mati demi apa yang dipercayainya.

    Orang kapir harus mati demi apa yang dipercayai kalian.

    Yesus mati dalam menyelamatkan.

    Kalian mati dalam menghancurkan.

    Tinggal baca

  • 234. NurQIAM:)  |  Juni 26, 2009 pada 10:27 am

    Wah saya baru tau kemarin,teman saya satu kantor istrinya minta dicerai,singkat cerita teman saya dan istrinya dikarantina selama 1 bulan utk dibimbing pastur/pendeta,sementara teman saya baru 4 bulan kerja & belum dapat cuti,terpaksa harus berhenti kerja dew. Bagaimana yah,sudah cari kerja susah tapi mau cerai aja mesti dikarantina segala n ga boleh keluar selama 1 bulan,wah kejam yah,sadiiissss!¡

  • 235. Kurdi  |  Juni 27, 2009 pada 12:50 am

    @komikboy say: “org kapir harus mati demi apa yg dipercaya kalian”
    =>lihat bicaramu tanpa ilmu,kalo semua org kafir harus mati andapun dari dulu sudah mati tentunya dibantai org islam.
    Kafir yg boleh dibunuh muslim ialah kafir “Harbi”(kafir yg memerangi Agama Islam,Rasul dan org2 yg beriman). Adapun kafir yg lain yg minta perlindungan,yg berdampingan tdk memusuhi dll itu tdk boleh dibunuh.

  • 236. Kurdi  |  Juni 28, 2009 pada 12:39 am

    @komikboy=>”Yesus mati dalam menyelamatkan”. Setahu saya bukan menyelamatkan tapi menebus dosa.
    @kalo yesus mati dlm menyelamatkan(menebus dosa) berarti Yesus yg berkehendak mati,tapi kronologi kematiannya adalah pembunuhan,gimana kalo yesus ngga dibunuh? Berarti ngga ada yg selamat dong?

  • 237. CosmicBoy  |  Juni 28, 2009 pada 3:39 am

    @ Kurdi,

    @komikboy=>”Yesus mati dalam menyelamatkan”. Setahu saya bukan menyelamatkan tapi menebus dosa.

    Iya, itulah maksud gue. Nah, loe udah nangkep.

    @kalo yesus mati dlm menyelamatkan(menebus dosa) berarti Yesus yg berkehendak mati,tapi kronologi kematiannya adalah pembunuhan,gimana kalo yesus ngga dibunuh? Berarti ngga ada yg selamat dong?

    Udah ditetapkan, bagian dari rencana Tuhan & udah diramalkan oleh para Nabi.

    Sila baca Injil, khususnya bagian kronologi sebelum penyaliban, setiap peristiwa yang berlaku seperti Dia disesah, dicabuki, diperolok2 dll, Yesus selalu berkata, demikianlah digenapi dalam kitab sekian, sekian.

    Tinggal baca.

  • 238. CosmicBoy  |  Juni 28, 2009 pada 3:57 am

    @ nur,

    Kayaknya loe senang ya dengan fitnah.

    Atau sememang dungu.

    Hanya karena karantina selalu dimaksudkan dengan penahanan tanpa adanya pelawat/semacam sel, maka hal yang sama kalian pikir dalam agama Kristen ya.

    Yang dimaksudkan dengan peraturan/hukum kawin gereja ialah karantina secara rohani bukan penahanan!

    Gereja mengharamkan penceraian. Ini dosa besar. Itu jelas hukum agama.

    Suami-istri yg telah ambil keputusan harus di beri nasihat & bimbingan, berdoa dan muhasabah diri selama sebulan. Masing2 dibawah pengawasan gereja. Gereja berperan menyatukan mereka kembali dalam tempoh itu. Kalo usaha gereja sudah dibuat & suami-istri tetap dengan keputusannya, maka keputusan mereka diluar gereja dan kedua2 pihak dilarang mengambil bagian dalam perjamuan suci/iskaristi tapi tiada halangan kalo mereka mau beribadat.

    Nah, karantina disini bermaksud suatu tempoh masa yang diberikan kepada kedua pasangan itu untuk berdoa, dibimbing, dinasihati, diajar, dipujuk dll. Sang istri bisa dirumah ibubapanya atau sebaliknya. Bisa juga dirumah suster2 di gereja, terserah mana maunya.

    Berhenti kerja, itu kehendak sendiri/pilihan & karantina yg diartikan loe sebagai penahanan kejam, itu fitnah semata2.

    Tinggal baca.

  • 239. CosmicBoy  |  Juni 28, 2009 pada 4:04 am

    @ Kurdi,

    @komikboy say: “org kapir harus mati demi apa yg dipercaya kalian”
    =>lihat bicaramu tanpa ilmu,kalo semua org kafir harus mati andapun dari dulu sudah mati tentunya dibantai org islam.

    Perintah dalam Al-Quran sangat jelas. Hanya kalian yang enggan menurutinya.

    Yang pasti banyak kelompok Islam menurutinya. Yang demikian menunjukkan mereka patuh kepada perintah Al-Quran.

    Kafir yg boleh dibunuh muslim ialah kafir “Harbi”(kafir yg memerangi Agama Islam,Rasul dan org2 yg beriman). Adapun kafir yg lain yg minta perlindungan,yg berdampingan tdk memusuhi dll itu tdk boleh dibunuh.

    Ada ayatnya dalam al-Quran? atau cuman tafsiran para ulama?

    Bagaimana kalian tafsir itu? Ada pelbagai tafsiran dan kebanyakannya cenderung menghalalkan orang yg tak berdosa.

    Cth, ngapa bunuh semua org Yahudi yg ngga ada hubungan dgn peperangan?

    Ngapa org muslim harus jadi mangsa, cthnya di Afghanistan & Iraq?

    Ngapa orang Amerika yg ngga ada hubungan dengan peperangan dibunuh, banyak ekpratrik (pekerja2 asing di ng2 Islam) dibunuh?

    Bagaimana menafsir Harbi?

    Bagi sebagian Islam, dunia ini Harbi!

  • 240. Kurdi  |  Juni 28, 2009 pada 6:55 am

    @komikboy

    org Islam bukan agama Islam
    org Islam bisa melakukan kesalahan/dosa karena manusia tdk luput dari salah/dosa.
    Sedang agama Islam adalah kebenaran yg mutlak tdk bisa salah.
    Contoh :o rg Islam mabuk2an itu adalah dosa tapi apakah ini kesalahan agama islam? Yg salah adalah Orang Islam tapi bukan Agama Islam.Sama dgn membunuh yg tdk dibolehkan itu hanya kesalahan org Islam

  • 241. CosmicBoy  |  Juni 28, 2009 pada 11:09 am

    @ Kurdi,

    Gue tidak tanya orangnya, gue tanya ajarannya.

    Ajaran Islam mengajar pembalasan/pembunuhan bila diserang@ bela diri.

    Adakah benar?

    Kayaknya ngga sih?

    Sejarah udah membukti.

  • 242. Kurdi  |  Juni 28, 2009 pada 11:43 pm

    8.”Allah tiada melarang kamu untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tiada memerangimu karena agama dan tidak pula mengusir kamu dari negerimu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil.”

    9.Sesungguhnya Allah hanya melarang kamu menjadikan sebagai kawanmu orang-orang yang memerangi kamu karena agama dan mengusir kamu dari negerimu dan membantu (orang lain) untuk mengusirmu. Dan barang siapa menjadikan mereka sebagai kawan,maka mereka itulah orang-orang yang zalim. (Al-Mumtahana: 8-9).

  • 243. Hari  |  Juni 29, 2009 pada 2:49 am

    To : CosmicBoy

    Kalau berbicara ajaran agama yang berkaitan dengan hubungan sosial, susah melepaskan diri dari tafsir atas teks-teks ayat suci yang ada, sehingga muncullah pengertian SEKTE, tapi kalau berbicara masalah KETUHANAN ? Maka masing-masing SEKTE itu SEPAKAT akan hal-hal DASAR atas KETUHANAN yang diajarkan.

    Hal ini terlihat sekali dalam kepahaman antara KRISTEN PROTESTAN dan KRISTEN KATOLIK yang perbedaannya, sepertinya AGAMA tersendiri karena begitu tajamnya perbedaannya. Tapi tetap SATU saat menjelaskan masalah KETUHANANNYA. Tidak jauh beda antara ISLAM SYIAH, SUNNI atau lainnya, meskipun tidak setajam perbedaan antara KRISTEN PROTESTAN dan KRISTEN KATOLIK ?

    Saat orang-orang KRISTEN MENUHANKAN YESUS … ? Yang merupakan TUHAN berwujud MANUSIA … ? Dan mengorbankan DIRINYA DEMI PENYELAMATAN MANUSIA … ? Pertanyaannya adalah :

    1. Saat YESUS yang merupakan TUHAN berwujud MANUSIA, apakah ALLAH masih ada ? Kalau ALLAH masih ada ? Saat ada YESUS ? Dimanakah DIA ? Apakah MENYATU dengan YESUS atau ADA DIMANA-MANA ?
    2. Masa sich TUHAN tidak tahu jalinan kerumitan persoalan manusia ? Sehingga TERPAKSA … DIA SENDIRI yang terjun untuk menyelamatkan manusia ? Apakah saat TUHAN MENCIPTAKAN manusia ? Tuhan tidak tahu persoalan LAHIR BATINNYA manusia ?
    3. Kalau mau MENYELAMATKAN MANUSIA … ? Apakah TUHAN TIDAK BISA mengubah hati manusia sehingga TAAT pada TUHAN ? Kan yang membuat manusia itu TUHAN juga ? Sehingga NGGAK SULIT untuk mengubah HATI MANUSIA ?
    4. Kalau YESUS itu benar-benar TUHAN ? Kenapa ada KOREKSI dari ISLAM tentang hal tsb ? Padahal KOREKSIAN tsb berdasarkan data OTENTIK yaitu Al QUR’AN ? Yang tidak pernah berubah ?
    5. Dan banyak lagi pertanyaan2 yang dapat diajukan berkaitan dengan persoalan YESUS itu TUHAN berwujud MANUSIA ?

  • 244. Hari  |  Juni 29, 2009 pada 3:06 am

    To : CosmicBoy; Mazter dan Saudaraku Nasrani yang lain ?

    Kalau argumentasinya seperti ini bagaimana ya jawabannya ? : (Dari serena)

    Saul [kisah 13:9] lahir di kota Tarsus Cicillia Asia minor ayahnya Yahudi
    keturunan Benyamin ibunya Romawi.
    menjadi jemaat Kristen setelah melihat cahaya di langit yg konon namanya Yesus[kisah 9:3-7] dg bantuan Barnabas Saul diperkenalkan
    pada murid[pengikut] langsung Yesus.
    Barnabas adalah murid Yesus pd urutan pertama dan Saul pd urutan.
    terakhir karena dipilih untuk bekerjasama, jadi Saul bukanlah murid
    langsung Yesus,kemudian Saul berganti nama menjadi PAULUS setelahberhasil mengambil alih peranan ajaran Yesus.
    Paulus inilah yg membuat dogma agama Kristen antara lain:
    Konsep Tuhan anak
    Inkarnasi
    Dosa waris
    Penyaliban
    Penebusan
    Konsep kebangkitan
    Tuhan Yesus
    padahal Paulus sama sekali tidak pernah ketemu/tidak pernah melihat secara langsung dengan Yesus.
    jadi kesimpulannya Yesus tidak pernah ketemu/tidak pernah kenal
    dan tidak pernah melihat yg namanya PAULUS.
    Paulus bukanlah murid Yesus secara langsung sebagaimana murid /
    pengikut Yesus yg lainya.

  • 245. Hari  |  Juni 29, 2009 pada 4:23 am

    Nah POESING kan NGEJAWABNYA ? Istilah CATURNYA … SKAK … MAT …

  • 246. Hari  |  Juni 29, 2009 pada 4:26 am

    Juga pertanyaan yang ini … ? (Dari serena juga)

    silsilah Yesus versi Matius:Daud–Salomo[1:6]–Yusuf[1:16]–YESUS.
    silsilah Yesus versi Lukas: Daud–Nathan[3:31]–Yusuf[3:23]–YESUS.
    silsilah selengkapnya versi Matius ada 27 nama sesudah David sampai Yesus.dan versi Lukas ada 42 nama sesudah David sampai yesus.
    jadi nenek moyang Yesus sesudah David dlm dua[2] manuskrip tsb.
    tidak sama dan namanya juga berlainan.
    antara ke dua silsilah tsb manakah yang….??????

  • 247. Hari  |  Juni 29, 2009 pada 4:28 am

    Sudah POESING untuk NGEJAWAB yang PERTAMA, dikasih KEPOESINGAN dengan PERTANYAAN kedua ? Yang pertama SKAK … MAT. Yang kedua … SKAK … STER … Dilematis kan ?

  • 248. CosmicBoy  |  Juni 29, 2009 pada 7:10 am

    @ Hari,

    Saat orang-orang KRISTEN MENUHANKAN YESUS … ?

    Liat, anda bias.

    Pertanyaan anda dalam ilmu debat ialah kesalahan “strawman argument” iaitu pertanyaan yang berdasarkan fakta yang salah.

    Masak orang2 Kristen MENUHANKAN YESUS!

    Ini salah kaprah!

    Yesus adalah TUHAN & TETAP TUHAN, sama ada orang Kristen wujud atau tidak, ngerti?

    YESUS adalah Tuhan & tetap Tuhan sama ada kalian percaya atau tidak!

    karena apa?

    Karena Yesus adalah Firman-Nya, Tidak Diciptakan, Tidak Terceraikan & Tidak Terpisahkan dari Dzat-Nya Allah yg Esa itu. Qadim & Qidam serta Qaimah pada Dzat-Nya dalam kekekalan! Ngerti?

    Maka semua pertanyaan2 loe setrusnya tidak lagi berbobot.

    Maap, gue tidak akan menjawap sehingga ada pertanyaan asas yg tidak bias.

  • 249. CosmicBoy  |  Juni 29, 2009 pada 7:14 am

    @ kurdi,

    Terdapat banyak seri peperangan (kalau tidak salah 17) semasa hidup ‘nabi’ kalian, hanya 1 saja terkesan untuk mempertahankan diri dari serangan.

    Yang lain itu dimulaikan oleh ‘nabi’ kalian.

    Gimana nih?

  • 250. CosmicBoy  |  Juni 29, 2009 pada 7:15 am

    @ kurdi,

    Pertanyaan2 gue sebelum itu belum dijawap.

    Sila jawap.

    Cth, ngapa bunuh semua org Yahudi yg ngga ada hubungan dgn peperangan?

    Ngapa org muslim harus jadi mangsa, cthnya di Afghanistan & Iraq?

    Ngapa orang Amerika yg ngga ada hubungan dengan peperangan dibunuh, banyak ekpratrik (pekerja2 asing di ng2 Islam) dibunuh?

    Bagaimana menafsir Harbi?

    Bagi sebagian Islam, dunia ini Harbi!

  • 251. CosmicBoy  |  Juni 29, 2009 pada 7:19 am

    @ hari,

    Jangan jadi manusia SUPERDUNGU.

    Sila tanya berdasarkan pengetahuan sdr dari baca-tulis.

    Jangan copas.

    Gue ngga mau menjawap soalan2 yg dicopas.

    Bisa?

    1400 tahun, maunya yg enak-enak saja.

    Gampang yang ditipuin.

  • 252. Nurqiyam  |  Juni 29, 2009 pada 11:02 am

    @Cosmicboy,say: karena yesus adalah firmannya,tdk diciptakan,tdk terceraikan & tdk terpisahkan dari zat-nya Allah yg Esa itu.

    Lukas 6: 12. “PADA Waktu itu pergilah yesus kebukit utk berdoa dan semalam-malaman ia berdoa kepada Allah.”

    aneh kenapa Tuhan berdoa kepada tuhan? Berati ada dua tuhan dong bukan 3nitas. Apa sifat ketuhanan yesus sedang luntur,atau dicopot sementara? Aneh

  • 253. CosmicBoy  |  Juni 29, 2009 pada 12:26 pm

    @ Nur,

    Muslim, muslim kenapa kalian SUPERDUNGU.

    Belajar dulu sistematika ttg Yesus.

    Yesus adalah Firman-Nya Allah.

    Pernah pada suatu ketika Firman itu menterjemahkan diri sebagai manusia.

    Firman yg menterjemahkan diri sebagai manusia diberi nama YESUS.

    Maka pada YESUS melekat/qaimah Firman-Nya & manusia-Nya.

    Maka kalo ketemu/terbaca dalam Injil, Yesus sedang berdoa, maka yg berdoa ialah manusia-Nya bukan ketuhanan-Nya (Firman-Nya).

    Wajarkan dalam kapasitas manusia

    Itu sistematikanya.

    Gampangkan.

  • 254. Nurqiam  |  Juni 30, 2009 pada 12:08 am

    @Cboy

    oo…Jadi kalo yesus berdoa maka yg berdoa manusianya,bukan Tuhannya.
    Tapi aneh lho katanya yesus Tuhan kok bisa jadi manusia? Terus sementara yesus jadi manusia lalu Tuhannya siapa?
    Rumitkan sistematikanya:o :d ;)

  • 255. Nuurqiyam  |  Juni 30, 2009 pada 1:04 am

    Apakah itu doa: doa adalah permohonan,permintaan,harapan,dll. Yg diajukan kepada Tuhan,lalu siapa Yg berdoa? jawab: makhluk.kepada siapa makhluk berdoa?Jawab: kepada Tuhannya.
    yesus berdoa kepada Allah lalu siapa yesus? Jawab: Tuhan. Wah wah kayaknya yg DUNGU kristen deh ;)

  • 256. Hari  |  Juni 30, 2009 pada 2:56 am

    To : Cosmic Boy

    Hua … ha … ha … ha … Ada orang ngatain SUPERDUNGU saat NGGAK BISA JAWAB pertanyaan … ? Kalau nggak bisa jawab darimanapun itu pertanyaan … ? Memang nggak bisa jawab saja titik. Kalau jujur akan bilang begini … sebentar yach … Saya akan carikan dalilnya kenapa begitu ? Tolong ditunggu … Atau … mau mengakui bahwa itu salah satunya memang salah dan yang salah nggak usah dibahas lagi ? Apa berani ? Karena menyangkut KITAB SUCI … ? Simpatik kan … ? Sekaligus JUJUR … ? Tanpa harus mengatakan SUPER DUNGU … ?

    Soal YESUS yang TUHAN itu. Kata-kata anda sendiri mengatakan seperti ini :

    Yesus adalah TUHAN & TETAP TUHAN, sama ada orang Kristen wujud atau tidak, ngerti?

    YESUS adalah Tuhan & tetap Tuhan sama ada kalian percaya atau tidak!

    karena apa?

    Karena Yesus adalah Firman-Nya, Tidak Diciptakan, Tidak Terceraikan & Tidak Terpisahkan dari Dzat-Nya Allah yg Esa itu. Qadim & Qidam serta Qaimah pada Dzat-Nya dalam kekekalan! Ngerti?

    Tapi di sisi lain anda juga mengatakan bahwa :

    Pernah pada suatu ketika Firman itu menterjemahkan diri sebagai manusia.

    Firman yg menterjemahkan diri sebagai manusia diberi nama YESUS.

    Maka pada YESUS melekat/qaimah Firman-Nya & manusia-Nya.

    Maka kalo ketemu/terbaca dalam Injil, Yesus sedang berdoa, maka yg berdoa ialah manusia-Nya bukan ketuhanan-Nya (Firman-Nya).

    Jadi yang namanya YESUS itu adalah MANUSIA, karena Firman yg menterjemahkan diri sebagai manusia diberi nama YESUS, maka saat YESUS berdoa kepada ALLAH adalah YESUS yang MANUSIA, sehingga sesuai dengan :

    Lukas 6: 12. “PADA Waktu itu pergilah YESUS kebukit utk berdoa dan semalam-malaman ia berdoa kepada Allah.”

    Dari kronologis yang anda sampaikan sendiri, maka YESUS itu bisa MANUSIA dan bisa jadi TUHAN ? Saat kapan YESUS jadi MANUSIA ? Dan saat kapan YESUS jadi TUHAN ?

  • 257. mazter  |  Juni 30, 2009 pada 3:11 am

    @ Nuurqiyam

    kenapa ya muslim kalau ditanya selalu ga mau jawab?
    seperti kamu ini.
    pertanyaan saya belum kamu jawab :
    menurut kamu, motivasi orang2 yang membunuh Yesus itu apa?
    harap jawab dengan semua pengetahuan kamu
    (saya harap kamu bukan lulusan pesantren)

    mana?kok belum ada jawaban?malah ngeles??
    kabur aja sana kalau ga bisa jawab.

    @hari

    wah, statement kamu
    Siapa yang MERAMPAS suatu HAK maka PERAMPASAN KEMBALI itulah kata yang tepat bagi kembalinya HAK yang ada.

    kasar juga ya?
    itu ya ajaran dari Awloh?
    Awloh kamu kok tidak ada kasihnya??

    liat ajaran ALLAH saya

    Matius 5:39
    Tetapi Aku berkata kepadamu: Janganlah kamu melawan orang yang berbuat jahat kepadamu, melainkan siapapun yang menampar pipi kananmu, berilah juga kepadanya pipi kirimu.

    indah benar. beda banget dengan ajaran kamu yang 99 % kekerasan.

    sadar lah mas.
    manusia ini hidup perlu kasih. bagaimana bisa ada kasih, kalau inti ajaran kamu adalah untuk balas-membalas kejahatan?

    Semoga para muslimin dan muslimah diberi petunjuk.
    amin

  • 258. NurQIYAM  |  Juni 30, 2009 pada 4:25 am

    @mazter
    lho saya tdk tau motivasi pembunuhan itu,karena itukan ajaran kristen,yg jelas yesus mati tdk memintanya bukan?
    Nah sekarang anda jawab pertanyaan saya dan saudara hari,silahkan! Please jangan bahas yg lain dulu oke!

  • 259. mazterall  |  Juni 30, 2009 pada 4:46 am

    loh, muslim gini toh.
    ditanya malah balas tnya?
    repot ya?

    promosi blog ya?
    http://mazterall.wordpress.com

    baru buat nih.
    salam

  • 260. Hari  |  Juni 30, 2009 pada 7:48 am

    To : Mazter

    Sebelum saya menjawab pertanyaan anda, sepertinya ada sesuatu yang nggak pas nich ? Anda menyebut Awloh yang saya sebut dengan sebutan ALLAH ? Padahal ALLAH yang saya sebut itu adalah TUHAN SEMESTA ALAM, SATU-SATUNYA TUHAN, TIDAK ADA TUHAN SELAIN ALLAH dan TIDAK ADA SEKUTU BAGINYA,

    YANG MAHA PENGASIH
    YANG MAHA PENYAYANG
    YANG MAHA PENCIPTA
    YANG MAHA PEMELIHARA
    YANG MAHA PEMBERI RIZQY
    YANG MAHA TAHU
    YANG MAHA MENDENGAR
    YANG MAHA KUASA
    YANG MAHA PERKASA
    YANG MAHA AGUNG
    YANG MAHA TINGGI
    YANG MAHA BESAR
    YANG MAHA BIJAKSANA
    YANG MAHA PENGAMPUN
    YANG MAHA ADIL
    YANG MAHA … MAHA … MAHA … lainnya …

    Kalau YANG MAHA … MAHA … MAHA … seperti ini terus diganti sebutannya dari ALLAH menjadi Awloh ? Padahal dia TAHU Awloh itu adalah ALLAH ? Apakah ini bukan perbuatan SOMBONG ? Bukan hanya SOMBONG … ? Tapi SANGAT SOMBONG … ? Terus … kalau orang sudah SANGAT SOMBONG ? Kira-kira … diskusinya … banyak bertaburan FITNAH ataukah berdasarkan DATA, FAKTA dan KRONOLOGIS ? Pembaca yang bisa menilai.

    Kita sama-sama menyebut ALLAH ? Dan sebutan ALLAH itu telah saya jelaskan sebagaimana di atas dan itu masih bisa dipanjangkan penjelasannya, tapi untuk sementara itu dulu ? Tapi untuk sebutan ALLAH mazter ? Sepertinya belum menjelaskan bagaimanakah penjelasannya ? Tapi dengan entengnya menyebut ALLAH-nya umat ISLAM dengan Awloh ? Sepertinya u- kasus ini saya menengarai ada masalah dalam penyebutan ALLAH ini ? Jelas ALLAH adalah TUHAN yang ESA; TIADA TUHAN SELAIN ALLAH; TIDAK ADA SEKUTU BAGINYA; TIDAK SERUPA DENGAN DIA; MAHA TINGGI, MAHA AGUNG, MAHA BESAR; Dan MAHA … MAHA … lainnya …

    Sedangkan soal KEBAIKAN HATI yang mazter sampaikan itu :

    Janganlah kamu melawan orang yang berbuat jahat kepadamu, melainkan siapapun yang menampar pipi kananmu, berilah juga kepadanya pipi kirimu (Matius 5 : 39)

    Saya ambilkan contoh adalah soal HAK yang berupa HAK KEPEMILIKAN ? Karena dalam KASUS IRAK dan AFGHANISTAN yang diduduki SEKUTU, hal tersebut juga berkaitan dengan HAK. Kalau mazter punya 2 rumah, satunya di rampas atau di rebut orang JAHAT ? Maka akan dengan enteng saudaraku mazter akan memberikan rumah yang satunya lagi ? (Mudah-mudahan ini BENAR ? Kalau SALAH … Ini ALAMIAH … Begitulah adanya MANUSIA)

    Kalau soal arti dari TAMPARAN itu TIDAK BISA di contohkan ke yang lain selain TAMPARAN ? Maka kenapa MENYALAHKAN TINDAKAN MEREBUT HAK KEMBALI yang TERAMPAS tersebut sebagai BENTUK-BENTUK KEKERASAN ? Juga di BLOG lain yang juga beragama sama dengan mazter ini menyatakan bahwa KEMERDEKAAN INDONESIA yang direbut dari BELANDA dengan KEKERASAN ini adalah BENAR bukannya SALAH ? Maka … Jangan … jangan … Tafsiran mazter saja yang nggak pas, sehingga menggunakan ayat tersebut sebagai argumen untuk menentang setiap bentuk kekerasan meskipun bentuk kekerasan itu dapat DIBENARKAN. Hal itu dilakukan hanya untuk mementahkan argumen pendukung-pendukung ISLAM agar kelihatan BAIK dan SUCI … ? Jadinya yang kelihatan adalah HIPOKRIT alias MUNAFIK ? Argumen yang SALAH TEMPAT …

    Akan berbeda kalau penggunaan ayat tersebut kalau dihadapkan kepada persoalan ajakan untuk mengikuti suatu ajaran atau agama ? Saat yang diajak ngamuk-ngamuk sehingga memukul atau menampar pipi kiri ? Maka berikanlah pipi kananmu ? Karena kita tahu bahwa orang yang diajak terus ngamuk-ngamuk itu belum tahu akan kebaikan untuk mengikuti ajaran tersebut ? Makanya marah-marah ?

    Sepertinya itu dulu mazter tanggapan saya dan saya tunggu jawaban mazter ? Kenapa menyebut ALLAH yang disebut orang ISLAM dengan Awloh ? Dan ALLAH yang mazter sebut itu bagaimana ?

  • 261. CosmicBoy  |  Juni 30, 2009 pada 10:41 am

    @ Nur,

    Omong loe buat loe LEBIH SUPER-SUPER DUNGU.

    Yesus ==> Keberadaan ketuhanan-Nya BUKANLAH dari tubuh manusia. Keberadaan manusia-Nya BUKANLAH dari TUHAN.

    Sila bedakan.

    Ngerti?

    Bilamana keberadaan manusia-Nya berdoa, ia berdoa kepada TUHAN yang adalah Maha Hadir/Maha Ada/Ada di mana2.

    Ada dimana2 termasuklah ADA pada diri Yesus & ADA di mana2 (di sorga, di Yesrusalem, di Afrika, di angkasaraya, di planet lain etc)

    Kalo bukan, apa ertinya Maha Hadir, Maha Ada!

    Ngerti?

    Capekkkkkkkkk deh.

  • 262. Nuurqiyam  |  Juni 30, 2009 pada 7:27 pm

    @cosmicBOY
    Tuhan ada dimana2 (disorga,diyerusalem,dst…) termasuklah

  • 263. Hari  |  Juli 1, 2009 pada 3:28 am

    Sudah … sudah … Nggak usah saling mendungu-dungu-kan ? Kasih saja penjelasan, nanti ketahuan kok siapa sebenarnya yang SMART dan siapa yang FOOLISH ?

  • 264. mazterall  |  Juli 1, 2009 pada 3:30 am

    @Hari

    Statement kamu bahwa ALLAH:
    YANG MAHA PENGASIH
    YANG MAHA PENYAYANG
    YANG MAHA PENCIPTA
    YANG MAHA PEMELIHARA
    YANG MAHA PEMBERI RIZQY
    YANG MAHA TAHU
    YANG MAHA MENDENGAR
    YANG MAHA KUASA
    YANG MAHA PERKASA
    YANG MAHA AGUNG
    YANG MAHA TINGGI
    YANG MAHA BESAR
    YANG MAHA BIJAKSANA
    YANG MAHA PENGAMPUN
    YANG MAHA ADIL
    YANG MAHA … MAHA … MAHA … lainnya …

    Saya percaya ALLAH maha segalanya, karena itu Dia bisa menjadi manusia (Yesus)
    saya tanya, ALLAH kamu bisa ga jadi manusia? katanya Maha Kuasa??
    kalau tidak bisa, maka ALLAH kamu bukanlah ALLAH. tapi AWLOH buatan manusia.
    mengerti tidak??
    silahkan kamu jawab.

    hari :
    Dan ALLAH yang mazter sebut itu bagaimana ?

    =====> ALLAH yang saya sebut adalah ALLAH yang maha Kuasa dan maha segalanya, tidak bisa didefinisikan oleh manusia (saya heran ada manusia/agama yang mencoba mendefinisikan ALLAH)

    mengenai kekerasan, saya tidak ajak kamu lihat kelakuan pengikut agamanya, tetapi lihatlah ajaran tokoh agamanya

    Kristen = Yesus
    Islam = Muhammad.

    Yesus mengajarkan kasih, bahkan demi kasih Dia rela mati di kayu salib.

    Muhammad mengajarkan kekerasan dan perang dan poligami.

    Terlihat bukan perbedaan kedua agama ini??

    Kalau kamu mau mengajak melihat pada pengikutnya, maka saya ajak kamu bercermin juga. lihatlah pada saudara2 kamu yang mengebom. atau lihat pada FPI yang sering menutup gereja atau mengancam gereja.

    sebagai sharing saja, dulu waktu saya masih kuliah. saat saya beribadah di gereja saya, tiba2 ada yang melempar batu di gereja saya, lalu saat kami keluar banyak sekali orang2 yang membawa obor juga bersorban seperti para kiai2 yang berteriak2 agar menghentikan ibadah kami. padahal gereja saya sudah ada ijin dari pemerintah. akhirnya gereja kami berpindah tempat karena pendeta saya sering diancam atau mendapat teror.

    Bagaimana sobat? apakah itu ajaran agama kamu?
    tidak toleransi terhadap agama lain? dan mengakarkan kekerasan dalam hati setiap orang??

    salam

  • 265. Hari  |  Juli 1, 2009 pada 4:43 am

    To : mazterall

    Ada beberapa pertanyaan yang kamu ajukan kepada saya.

    Pertama, soal kepahaman tentang ALLAH ? ALLAH yang mazterall katakan adalah ALLAH yang MAHA … Karena ke MAHAANNYA itu maka DIA bisa jadi MANUSIA (YESUS) ? Sedangkan ALLAHNYA UMAT ISLAM juga MAHA SEGALA-GALANYA dan karena ke MAHAANNYA itu, maka DIA TIDAK SERUPA dengan MAKHLUK CIPTAANNYA, termasuk MANUSIA sekalipun, meskipun itu YEUS, sehingga untuk hal ini maka mazterall katakan itu AWLOH buatan manusia. Jadi tidak berani mengatakan ALLAH.

    Kalau konsepnya seperti itu ? Maka ada yang MENGGELITIK untuk diketengahkan, Apakah maksudnya ALLAH yang MAHA SEGALA itu menjadi YESUS ? Itu dulu …

  • 266. Kurdi  |  Juli 1, 2009 pada 5:39 am

    @mazterall
    ketika saya sholat jum’at,kebetulan ada saudara muslim kami dari Ambon setelah khatib selesai ceramah Beliau diizinkan utk menyampaikan pepatah dua patah kata :isinya meminta sumbangan karena masjidnya diambon dirusak dan dicoret2 dgn kata2 kotor oleh umat Kristen Ambon… (ini bukan fitnah muslim haram utk fitnah).
    “Yesus mengajarkan kasih,bahkan demi kasih Dia rela mati”

  • 267. CosmicBoy  |  Juli 1, 2009 pada 6:39 am

    @ Hari,

    KEDUNGUAN itu akibat dr kalian yg mau jawapan kami sejalan dengan jalan pikiran ajaran kalian bukan jalan pikiran para penulis Al-Kitab.

    Yesus yg pd azali adalah Firman-Nya yg KEKAL, QADIM, QIDAM, TIDAK DICIPTAKAN & QAIMAH PADA DZAT-NYA. (Itu sejalan dengan Yuhana 1:1-5)

    & Firman-Nya telah menterjemahkan diri-Nya sebagai manusia (Yuhana 1:14)

    Tapi antara Firman-Nya & tubuh manusia itu ada perbedaan iaitu tidak bercampur baur Dzat Allah & dzat manusia seperti selayaknya & seharusnya.

    Tinggal SMART.

  • 268. CosmicBoy  |  Juli 1, 2009 pada 6:46 am

    @ Hari,

    Pertama, soal kepahaman tentang ALLAH ? ALLAH yang mazterall katakan adalah ALLAH yang MAHA … Karena ke MAHAANNYA itu maka DIA bisa jadi MANUSIA (YESUS) ? Sedangkan ALLAHNYA UMAT ISLAM juga MAHA SEGALA-GALANYA dan karena ke MAHAANNYA itu, maka DIA TIDAK SERUPA dengan MAKHLUK CIPTAANNYA, termasuk MANUSIA sekalipun, meskipun itu YEUS, sehingga untuk hal ini maka mazterall katakan itu AWLOH buatan manusia. Jadi tidak berani mengatakan ALLAH.

    Nih, inilah yg dikatakan SUPERDUNGU. Loe kayaknya tidak membandingkan KEMAHAAN ALLAH KRISTEN dgn kalian dlm hal MENJADI MANUSIA!

    Yg ditanya, apakah KEMAHAAN ALLAH ISLAM BISA DIBUKTIKAN SPT MENJADI MANUSIA?

    Kok jawapnya tidak serupa dengan makhluk?

    Itu kan juga keyakinan Kristen bhw dengan menjadi manusia BUKAN BERMAKNA ALLAH TELAH MENJADI MAKHLUK ATAU SERUPA DGN MAKHLUK.

    Karena apa?

    Karena DZAT ALLAH TERPELIHARA, TIDAK BISA BERUBAH, TIDAK BERCAMPUR DGN dzat manusia/makhluk, ngerti?

    Karena itulah Yesus bisa mati (karena dr dzat manusia bukan Dzat Allah).

    SUPERDUNGU AMAT SIH KALIAN INI!

  • 269. CosmicBoy  |  Juli 1, 2009 pada 7:02 am

    @ Maz,

    mengenai kekerasan, saya tidak ajak kamu lihat kelakuan pengikut agamanya, tetapi lihatlah ajaran tokoh agamanya

    BETULLLLLLLLLLLLL

    Tapi jawapan dr SUPERDUNGU ialah:

    @mazterall
    ketika saya sholat jum’at,kebetulan ada saudara muslim kami dari Ambon setelah khatib selesai ceramah Beliau diizinkan utk menyampaikan pepatah dua patah kata :isinya meminta sumbangan karena masjidnya diambon dirusak dan dicoret2 dgn kata2 kotor oleh umat Kristen Ambon… (ini bukan fitnah muslim haram utk fitnah).
    “Yesus mengajarkan kasih,bahkan demi kasih Dia rela mati”

    Diberi jawapan ngapa Kristen tidak diperbolehkan membunuh karena ajaran Yesus adalah KASUH, bawa2 lagi para pelaku!

    Nih, lihat AJARANNYA BUKAN PARA PELAKUNYA.

    Org Kristen yg membunuh, tempatnya di neraka, ngerti?

    Beda dgn Islam, Muhammad mengajar PEMBUNUHAN.

    Org Islam yg MEMBUNUH disanjung, dihormati, disebut jihadist, disebut syahuda, dibalas dgn pahala/hadiah iaitu SORGA dengan kebebasan ngeseks 72 bidadari.

    Maka ajaran BUNUH Muhammad BERLAWANAN dgn ajaran KASIH YESUS.

    Ini membuktikan ajaran muhammad bukan kesinambungan/penerus ajaran Yesus malah rekayasa manusia untuk mencapai ambisinya!

    Susah amat sih untuk dimengerti.

    Maz, kalo dia ini bukan SUPERDUNGU, apa sih? SUPER-SUPER DUNGU kaleeeeeee!

  • 270. Hari  |  Juli 1, 2009 pada 7:21 am

    To : mazterall

    Pertanyaan saudaraku u- kekerasan telah di jawab o- saudaraku Kurdi, yaitu dengan menceritakan hal yang sama yang dialami oleh Umat Islam di Ambon yang diperkirakan jumlah penduduknya lebih banyak yang beragama Kristen.

    Kalau itu yang diceritakan ? Itu namanya distorsi atas tindakan beragamanya. Hal ini bisa diperluas u- kasus BOSNIA – HERZEGOVINA yang ada di YUGOSLAVIA, dimana kaum MUSLIM BOSNIA ini banyak mendapat tekanan dari penganut agama Nasrani yang berasal dari SERBIA ?

    Kekerasan bisa terjadi dimana-mana atas nama apapun ? Tapi yang terjadi biasanya dibalik itu ada perasaan mayoritas atau superioritas atas golongan lainnya ? Bukan begitu mazterall ? Jadi sebenarnya bukan atas nama agama ? Agama hanya dijadikan kedok saja untuk masalah ini agar cepat menarik banyak orang terlibat ? Tapi kalau sendirian … Kutu kupret juga … ? Alias CULUN … ?

    Menyambung masalah perbedaan penyebutan ALLAH ISLAM dan ALLAH NASRANI ? Dimana persamaannya adalah SAMA-SAMA MAHA SEGALA-GALANYA … terkecuali (ini perbedaannya) ISLAM TIDAK MENGAKUI bahwa ALLAH jadi YESUS yang manusia itu, sedangkan Umat Kristen mengakui bahwa YESUS itu ALLAH juga ? ISLAM menyebut YESUS itu adalah ISA … Seorang NABI yang MULIA yang memiliki kedudukan tinggi di dunia dan akherat, tapi BUKANNYA TUHAN ?

    Terus pertanyaan sebelumnya kenapa TIDAK DIJAWAB ? Yaitu :

    Saul [kisah 13:9] lahir di kota Tarsus Cicillia Asia minor ayahnya Yahudi keturunan Benyamin ibunya Romawi.
    menjadi jemaat Kristen setelah melihat cahaya di langit yg konon namanya Yesus[kisah 9:3-7] dg bantuan Barnabas Saul diperkenalkan pada murid[pengikut] langsung Yesus.
    Barnabas adalah murid Yesus pd urutan pertama dan Saul pd urutan terakhir karena dipilih untuk bekerjasama, jadi Saul bukanlah murid langsung Yesus,kemudian Saul berganti nama menjadi PAULUS setelahberhasil mengambil alih peranan ajaran Yesus.

    Paulus inilah yg membuat dogma agama Kristen antara lain:
    Konsep :

    Tuhan anak
    Inkarnasi
    Dosa waris
    Penyaliban
    Penebusan
    Konsep kebangkitan
    Tuhan Yesus

    padahal Paulus sama sekali tidak pernah ketemu/tidak pernah melihat secara langsung dengan Yesus. Jadi kesimpulannya Yesus tidak pernah ketemu/tidak pernah kenal dan tidak pernah melihat yg namanya PAULUS. Paulus bukanlah murid Yesus secara langsung sebagaimana murid /pengikut Yesus yg lainya.
    (Kenapa ini saya sampaikan ? Karena di BLOG lain tidak ada yang berani menjawab pertanyaan ini ?

    Dan jawabannya malahan menuduh balik kepada si penanya yang berinisial serena ?

    Saya kutipkan jawaban atas pertanyaan2 serena ini ?

    @Serena..
    Orang baik itu bisa bikin suka
    Orang baik itu bisa bikin bahagia

    Orang jahat itu bikin sengsara
    Orang jahat itu,…………. SENANG kalo saudaranya berduka.

    Kenapa…?
    kamu bertanya
    padahal sudah tau jawabnya
    Mengapa…?
    Karena hanya separuh yang kau baca.

    Andai aku mencatatnya
    tak mungkin kamu bisa menerima
    Jangan kamu merasa
    TELAH MELIHAT DUNIA………………..
    hanya karena telah bisa bicara bahasa italia…?

    Marilah kita
    Pakailah sedikit rasa
    Supaya damai tercipta.
    banyaklah mendengar dan membaca
    jangan remehkan jawaban DARI SEMUA SAUDARA……….
    kalo kamu merasa bagian dari ORANG INDONESIA
    yang berdasarkan PAncasila
    yang bukan bedasarkan agama…!

    Gracia…!
    pilihlah segera
    jawaban orang baik dan orang jahat tersedia

    Gracia….Orang Italia juga BISA…!

    (Ini jawaban dari jurex_katro) Nggak memuaskan kan ?

    Barangkali mazterall bisa memberikan jawaban atas pertanyaan serena ini ?

    Dan jawaban serena sendiri atas kegenitan pertanyaannya ? Yang membuat kelimpungan penganut agama kristen ?

    maaf ya saudara2ku semuanya kalau ada tulisan saya yg tidak baik. karena tulisan tsb ada dlm manuskrip lama dan saya sudah berulang kali menanyakan kepada orang2 yg mengerti masalah tsb tapi jawabanya tidak ada yg pasti, seperti halnya Natal, sewaktu kecil saya tidak boleh tidur terlalu malam nanti Santa nggak mau datang mambawa hadiah, sebelum tidur saya disuruh menggantungkan kaosKaki/Tas dekat pintu paginya kaos kaki/Tas sudah penuh hadiah dan Santa sudah pergi lewat lobang asap[alat pemanas] Santa datang dan pergi lewat jalan lobang asap. itulah yg selalu dijawab orang tua saya setiap Natal tiba.[arep nbantah aku ora wani] wis yo aku arep ngelawat Alm MICHEL JACKSON [nek gak salah jeneng
    Muallaf e MIKHAEL]

  • 271. Kurdi  |  Juli 1, 2009 pada 8:53 am

    @mazter yg smart:)
    Namamu bukan lagi disebut yakub tetapi Namamu israel dikarenakan kamu telah bergumul kepada Allah dan manusia dan kamu menang (kejadian pasal 32 ayat 28) ayat selanjutnya lalu dengkulnya nabi yakub dikepruk sama Allah…
    Beginikah ajaran kristen yg maha kasih,?

  • 272. Hari  |  Juli 1, 2009 pada 10:20 am

    To : mazterall

    Kenapa lama ngejawabnya mazterall ? Pusing ?

    Kalau masih kurang pusing, maka Ini aku tambahi (yang berasal dari serena juga) tentang DATA dan FAKTA sllsilah YESUS ?

    silsilah Yesus versi Matius:Daud– Salomo[1:6]–Yusuf[1:16]–YESUS.

    silsilah Yesus versi Lukas: Daud–Nathan[3:31]–Yusuf[3:23]–YESUS.
    silsilah selengkapnya versi Matius ada 27 nama sesudah David sampai Yesus.dan versi Lukas ada 42 nama sesudah David sampai yesus.

    jadi nenek moyang Yesus sesudah David dlm dua[2] manuskrip tsb. tidak sama dan namanya juga berlainan. antara ke dua silsilah tsb manakah yang….??????

    Maksudnya … ? Manakah yang BENAR ?

    Kira-kira saudaraku mazterall bisa jawab nggak ya ? Kalau bisa … ? JUJUR nggak ya ? Pembacalah yang bisa menilai … ? Atas kejujuran jawaban mazterall ? (kalau ada)

  • 273. mazterall  |  Juli 1, 2009 pada 10:45 am

    @hari

    sabar ya?
    saya sibuk dikejar deadline tugas hari ini.
    besok akan saya jawab semua.
    tapi mengenai pertanyaan kurdi dan hari pada 271 dan 272 saya malas jawab.
    cari aja di google.
    sudah banyak yang jawab

    tinggal cari

  • 274. mazterall  |  Juli 2, 2009 pada 6:13 am

    @hari

    statement kamu

    Pertama, soal kepahaman tentang ALLAH ? ALLAH yang mazterall katakan adalah ALLAH yang MAHA … Karena ke MAHAANNYA itu maka DIA bisa jadi MANUSIA (YESUS) ? Sedangkan ALLAHNYA UMAT ISLAM juga MAHA SEGALA-GALANYA dan karena ke MAHAANNYA itu, maka DIA TIDAK SERUPA dengan MAKHLUK CIPTAANNYA, termasuk MANUSIA sekalipun, meskipun itu YEUS, sehingga untuk hal ini maka mazterall katakan itu AWLOH buatan manusia. Jadi tidak berani mengatakan ALLAH.

    Kalau konsepnya seperti itu ? Maka ada yang MENGGELITIK untuk diketengahkan, Apakah maksudnya ALLAH yang MAHA SEGALA itu menjadi YESUS ? Itu dulu …

    ======>hei bung, saya tidak tanya ALLAH itu serupa dengan manusia atau tidak. saya hanya bilang ALLAH saya mahakuasa sehingga dapat menjadi manusia.

    sekarang jawab pertanyaan saya, Awloh kamu bisa jadi manusia tidak??

    saya tidak butuh jawaban lain (ada muslim yang bilang Awloh tidak perlu jadi manusia) tetapi saya tidak tanya itu. saya tanya Awloh kamu bisa jadi manusia tidak??

  • 275. mazterall  |  Juli 2, 2009 pada 6:18 am

    @hari dan kurdi

    pertanyaan kamu di 271 dan 272 cari aja d google.
    males ngetiknya.
    banyak soalnya.
    kamu bisa kan cari sendiri?

    atau bener yang dikatakan cosmicboy? kalian super-super dungu

  • 276. Hari  |  Juli 2, 2009 pada 8:14 am

    Saya hanya menjadi SAKSI bahwa mazterall bilang bahwa ALLAH saya (ALLAH mazterall) mahakuasa sehingga dapat menjadi manusia. Ini yang saya SAKSIKAN dengan sebenar-benar PERSAKSIAN bahwa ALLAH kamu dapat menjadi manusia.

    ALLAH yang MENCIPTAKAN MANUSIA –dan KITA SEPAKAT mengenai hal itu– maka buat apa ALLAH menjadi manusia ? Manusia yang banyak menciptakan sesuatu dengan segala kemampuannya PASTI tidak mau menjadi CIPTAAN-nya sendiri, karena sesuatu yang MENCIPTAKAN lebih tinggi dari yang diciptakan.

    Untuk itu marilah kita runut data-data perjalanan para NABI sebagai berikut ? Dimana data-data dan fakta-fakta yang bisa membuat ALUR yang KONSISTEN, sehingga saat ada KEJADIAN yang nggak KONSISTEN, maka akan timbul pertanyaan KENAPA ? Dan orang akan bisa menginterpretasikan sendiri.

    U- mengatasi keingkaran Umat Noah, maka ALLAH dengan segala kekuasaannya menenggelamkan umat NOAH dengan banjir teramat sangat besar atau jaman es. Manusia musnah, terkecuali umat NOAH yang ikut dalam bahtera bersama Nabi NUH.

    U- menghancurkan NAMRUDZ yang merupakan RAJA DIRAJA, ALLAH mengutus Ibrahim sebagai UTUSANNYA, maka NAMRUDZ KALAH.

    U- menghancurkan FIR’AUN yang di dukung oleh KONGLO QARUN dan POLITISI HAMMAN, maka ALLAH mengutus MUSA u- menjadi UTUSANNYA, maka FIR’AUN dan para pendukungnya ditenggelamkan di lautan.

    U- membuat umat di jaman Nabi ISA taat kepada ALLAH, maka ALLAH UTUS ISA sebagai utusannya, dan sebagian manusia PERCAYA bahwa ISA itu YESUS yang adalah TUHAN ? Yang akhirnya di salib dan ternyata dengan penyaliban YESUS ini TIDAK ADA AZAB kepada kaum yang MENYALIB. Kejadian ini memberikan arti akan kekalahan YESUS.

    Di saat kaum kafir, munafik dan fasik di Mekah MERAJALELA, maka ALLAH utus MOHAMMAD sebagai UTUSANNYA untuk mentaatkan kaum perusak tersebut kepada ALLAH ? Berhasil, bahkan pengaruhnya MELUAS sampai ke SPAIN, INDONESIA, AFRIKA TIMUR dan AFRIKA BARAT ? Dan sekarang sampai ke seluruh dunia.

    Dari kronolgis para NABI tersebut, ternyata ada DISTORSI di saat Nabi ISA yang akhirnya di sebut YESUS ini ? Tuhan langsung yang mengajak manusia untuk TAAT ke DIRINYA ? Di salib ? Tanpa adanya ADZAB dari ALLAH ? Luar biasa … !!! Tuhan di salib ? Tidak ada bencana di dunia ini ? Bukankah ini suatu KEKALAHAN TELAK ?

    Maka untuk itulah pertanyaan 271 diluncurkan ? Dimana PAULUS lah yang banyak membuat konsep :

    Tuhan anak
    Inkarnasi
    Dosa waris
    Penyaliban
    Penebusan
    Konsep kebangkitan
    Tuhan Yesus

    Saat dibuatkan kronologis … Hanya oleh MANUSIA saja yang bergelar NABI, ALLAH bisa kalahkan RAJA DIRAJA yang KEMAHARAJAANNYA begitu besarnya ? Ibrahim dengan NAMRUDZ-nya dan Musa dengan FIR’AUN-nya. Tapi begitu TUHAN TURUN LANGSUNG menjadi YESUS ? Malah KALAH ? (Karena di salib). Kenapa yach ? TUHAN kok KALAH ?

    Jadi hal ini sama dengan cerita saudaraku Kurdi di atas, dimana :

    Namamu bukan lagi disebut yakub tetapi Namamu israel dikarenakan kamu telah bergumul kepada Allah dan manusia dan kamu menang (kejadian pasal 32 ayat 28) ayat selanjutnya lalu dengkulnya nabi yakub dikepruk sama Allah…

    Padahal pertanyaan 271 dan 272 itu jawabannya Ya dan Tiidak ? Tapi justru itu seperti BUAH SIMALAKAMA ? Jawaban apapun SERBA SALAH. Bukan begitu mazterall ? Dan agar jangan sampai MALU, maka disuruhlah mencari di GOOGLE ? Padahal kalau sudah ada di GOOGLE ? Mudah sekali kan ? Copas-nya ? (Mengambil istilahnya saudaraku CosmicBoy). Tinggal copy … Terus paste-kan ke jawaban mazterall di sini ?

  • 277. Hari  |  Juli 2, 2009 pada 9:57 am

    To : mazterall and CosmicBoy

    Allah yang MAHA … MAHA … MAHA SEGALA-GALANYA itu bagi kalian bisa jadi manusia yang berwujud YESUS.

    Kronologis peristiwa …

    Para NABI itu di dukung ALLAH … Menang

    Sedangkan saat ALLAH menjadi YESUS … KALAH sama kekuasaan ROMAWI, makanya di SALIB ? Lho TUHAN kok KALAH ?

    Setelah YESUS ada MOHAMMAD menjadi NABI ? Tapi kalian NGGAK PERCAYA ? Nggak maksa kok ? Free saja ? Mau percaya atau tidak ? Yang jelas ada masa ke-emasan ISLAM sekian ratus TAHUN yang tersebar di sejumlah belahan dunia dan tetap akan menyebar sampai akhir jaman alias KIAMAT.

    MOHAMMAD SAW membawa BUKTI OTENTIK … :

    Al-QUR’AN sebagai kitab suci yang merupakan FIRMAN ALLAH SWT dalam bahasa ARAB (karena memang MOHAMMAD adalah ORANG ARAB). Yang dikumpulkan sebagai bukti tertulis dari jaman khalifah I Abu Bakar dan di sahkan di jaman khalifah III Usman bin Affan sebagai pegangan UMAT ISLAM kapanpun dan dimanapun.

    HADITS NABI yang merupakan pegangan lainnya selain Al-QUR’AN, yang dikumpulkan 200 tahun kemudian oleh para pemeluk agama Islam yang sangat sholeh yang membedakan dengan FIRMAN ALLAH dalam Al-QUR’AN, karena Hadist ini merupakan perkataan dan perbuatan Nabi MOHAMMAD SAW :

    * 1 Struktur Hadits
    Struktur Hadits
    Secara struktur hadits terdiri atas dua komponen utama yakni sanad/isnad (rantai penutur) dan matan (redaksi).
    Contoh:Musaddad mengabari bahwa Yahyaa sebagaimana diberitakan oleh Syu’bah, dari Qatadah dari Anas dari Rasulullah SAW bahwa beliau bersabda:”Tidak sempurna iman seseorang di antara kalian sehingga ia mencintai untuk saudaranya apa yang ia cintai untuk dirinya sendiri” (Hadits riwayat Bukhari)

    o 1.1 Sanad
    Sanad ialah rantai penutur/perawi (periwayat) hadits. Sanad terdiri atas seluruh penutur mulai dari orang yang mencatat hadits tersebut dalam bukunya (kitab hadits) hingga mencapai Rasulullah. Sanad, memberikan gambaran keaslian suatu riwayat. Jika diambil dari contoh sebelumnya maka sanad hadits bersangkutan adalah
    Al-Bukhari -> Musaddad -> Yahyaa -> Syu’bah -> Qataadah -> Anas -> Nabi Muhammad SAW.

    Sebuah hadits dapat memiliki beberapa sanad dengan jumlah penutur/perawi bervariasi dalam lapisan sanadnya, lapisan dalam sanad disebut dengan thaqabah. Signifikansi jumlah sanad dan penutur dalam tiap thaqabah sanad akan menentukan derajat hadits tersebut, hal ini dijelaskan lebih jauh pada klasifikasi hadits.

    Jadi yang perlu dicermati dalam memahami Al Hadits terkait dengan sanadnya ialah :
    * Keutuhan sanadnya
    * Jumlahnya
    * Perawi akhirnya

    o 1.2 Matan
    Matan ialah redaksi dari hadits. Dari contoh sebelumnya maka matan hadits bersangkutan ialah:
    “Tidak sempurna iman seseorang di antara kalian sehingga ia mencintai untuk saudaranya apa yang ia cintai untuk dirinya sendiri”
    Terkait dengan matan atau redaksi, maka yang perlu dicermati dalam mamahami Al Hadist ialah :
    * ujung sanad sebagai sumber redaksi, apakah berujung pada Nabi Muhammad atau bukan
    * matan hadist itu sendiri dalam hubungannya dengan hadist lain yang lebih kuat sanadnya (apakah ada yang melemahkan atau menguatkan) dan selanjutnya dengan ayat dalam Al Quran (apakah ada yang bertolak belakang).

    * 2 Klasifikasi Hadits
    Hadits dapat diklasifikasikan berdasarkan beberapa kriteria yakni bermulanya ujung sanad, keutuhan rantai sanad, jumlah penutur (periwayat) serta tingkat keaslian hadits (dapat diterima atau tidaknya hadits bersangkutan)

    o 2.1 Berdasarkan ujung sanad
    Berdasarkan klasifikasi ini hadits dibagi menjadi 3 golongan yakni marfu’ (terangkat), mauquf (terhenti) dan maqtu’ :
    * Hadits Marfu’ adalah hadits yang sanadnya berujung langsung pada Nabi Muhammad SAW (contoh:hadits sebelumnya)
    * Hadits Mauquf adalah hadits yang sanadnya terhenti pada para sahabat nabi tanpa ada tanda-tanda baik secara perkataan maupun perbuatan yang menunjukkan derajat marfu’.
    Contoh: Al Bukhari dalam kitab Al-Fara’id (hukum waris) menyampaikan bahwa Abu Bakar, Ibnu Abbas dan Ibnu Al-Zubair mengatakan: “Kakek adalah (diperlakukan seperti) ayah”.
    Namun jika ekspresi yang digunakan sahabat seperti “Kami diperintahkan..”, “Kami dilarang untuk…”, “Kami terbiasa… jika sedang bersama rasulullah” maka derajat hadits tersebut tidak lagi mauquf melainkan setara dengan marfu’.
    * Hadits Maqtu’ adalah hadits yang sanadnya berujung pada para Tabi’in (penerus).
    Contoh hadits ini adalah: Imam Muslim meriwayatkan dalam pembukaan sahihnya bahwa Ibnu Sirin mengatakan: “Pengetahuan ini (hadits) adalah agama, maka berhati-hatilah kamu darimana kamu mengambil agamamu”.

    Keaslian hadits yang terbagi atas golongan ini sangat bergantung pada beberapa faktor lain seperti keadaan rantai sanad maupun penuturnya. Namun klasifikasi ini tetap sangat penting mengingat klasifikasi ini membedakan ucapan dan tindakan Rasulullah SAW dari ucapan para sahabat maupun tabi’in dimana hal ini sangat membantu dalam area perdebatan dalam fikih ( Suhaib Hasan, Science of Hadits).

    o 2.2 Berdasarkan keutuhan rantai/lapisan sanad
    Berdasarkan klasifikasi ini hadits terbagi menjadi beberapa golongan yakni Musnad, Munqati’, Mu’allaq, Mu’dal dan Mursal. Keutuhan rantai sanad maksudnya ialah setiap penutur pada tiap tingkatan dimungkinkan secara waktu dan kondisi untuk mendengar dari penutur diatasnya.

    Ilustrasi sanad :
    Pencatat Hadits -> penutur 4-> penutur 3-> penutur 2 (tabi’in)-> penutur 1(Para sahabat)-> Rasulullah SAW
    * Hadits Musnad, sebuah hadits tergolong musnad apabila urutan sanad yang dimiliki hadits tersebut tidak terpotong pada bagian tertentu. Yakni urutan penutur memungkinkan terjadinya transfer hadits berdasarkan waktu dan kondisi.
    * Hadits Mursal. Bila penutur 1 tidak dijumpai atau dengan kata lain seorang tabi’in menisbatkan langsung kepada Rasulullah SAW (contoh: seorang tabi’in
    (penutur2) mengatakan “Rasulullah berkata” tanpa ia menjelaskan adanya sahabat yang menuturkan kepadanya).
    * Hadits Munqati’ . Bila sanad putus pada salah satu penutur yakni penutur 4 atau 3
    * Hadits Mu’dal bila sanad terputus pada dua generasi penutur berturut-turut.
    * Hadits Mu’allaq bila sanad terputus pada penutur 4 hingga penutur 1
    (Contoh: “Seorang pencatat hadits mengatakan, telah sampai kepadaku bahwa Rasulullah mengatakan….” tanpa ia menjelaskan sanad antara dirinya hingga
    Rasulullah).

    o 2.3 Berdasarkan jumlah penutur
    Jumlah penutur yang dimaksud adalah jumlah penutur dalam tiap tingkatan dari sanad, atau ketersediaan beberapa jalur berbeda yang menjadi sanad hadits tersebut. Berdasarkan klasifikasi ini hadits dibagi atas hadits Mutawatir dan hadits Ahad.
    * Hadits mutawatir, adalah hadits yang diriwayatkan oleh sekelompok orang dari beberapa sanad dan tidak terdapat kemungkinan bahwa mereka semua sepakat untuk berdusta bersama akan hal itu. Jadi hadits mutawatir memiliki beberapa sanad dan jumlah penutur pada tiap lapisan (thaqabah) berimbang. Para ulama berbeda pendapat mengenai jumlah sanad minimum hadits mutawatir (sebagian menetapkan 20 dan 40 orang pada tiap lapisan sanad). Hadits mutawatir sendiri dapat dibedakan antara dua jenis yakni mutawatir lafzhy (redaksional sama pada tiap riwayat) dan ma’nawy (pada redaksional terdapat perbedaan namun makna sama pada tiap riwayat)
    * Hadits ahad, hadits yang diriwayatkan oleh sekelompok orang namun tidak mencapai tingkatan mutawatir. Hadits ahad kemudian dibedakan atas tiga jenis
    antara lain :
    o Gharib, bila hanya terdapat satu jalur sanad (pada salah satu lapisan terdapat hanya satu penutur, meski pada lapisan lain terdapat banyak penutur)
    o Aziz, bila terdapat dua jalur sanad (dua penutur pada salah satu lapisan)
    o Mashur, bila terdapat lebih dari dua jalur sanad (tiga atau lebih penutur pada salah satu lapisan) namun tidak mencapai derajat mutawatir.

    o 2.4 Berdasarkan tingkat keaslian hadits
    Kategorisasi tingkat keaslian hadits adalah klasifikasi yang paling penting dan merupakan kesimpulan terhadap tingkat penerimaan atau penolakan terhadap hadits tersebut. Tingkatan hadits pada klasifikasi ini terbagi menjadi 4 tingkat yakni shahih, hasan, da’if dan maudu’
    * Hadits Shahih, yakni tingkatan tertinggi penerimaan pada suatu hadits.Hadits shahih memenuhi persyaratan sebagai berikut:
    1. Sanadnya bersambung;
    2. Diriwayatkan oleh penutur/perawi yg adil, memiliki sifat istiqomah, berakhlak baik, tidak fasik, terjaga muruah (kehormatan)-nya, dan kuat ingatannya.
    3. Matannya tidak mengandung kejanggalan/bertentangan(syadz) serta tidak ada sebab tersembunyi atau tidak nyata yg mencacatkan hadits .
    * Hadits Hasan, bila hadits yg tersebut sanadnya bersambung, diriwayatkan oleh rawi yg adil namun tidak sempurna ingatannya, serta matannya tidak syadz serta cacat.
    * Hadits Dhaif (lemah), ialah hadits yang sanadnya tidak bersambung (dapat berupa mursal, mu’allaq, mudallas, munqati’ atau mu’dal)dan diriwayatkan oleh orang yang tidak adil atau tidak kuat ingatannya, mengandung kejanggalan atau cacat.
    * Hadits Maudu’, bila hadits dicurigai palsu atau buatan karena dalam sanadnya dijumpai penutur yang memiliki kemungkinan berdusta.
    o 2.5 Jenis-jenis lain
    Adapun beberapa jenis hadits lainnya yang tidak disebutkan dari klasifikasi di atas antara lain:
    * Hadits Matruk, yang berarti hadits yang ditinggalkan yaitu Hadits yang hanya dirwayatkan oleh seorang perawi saja dan perawi itu dituduh berdusta.
    * Hadits Mungkar, yaitu hadits yang hanya diriwayatkan oleh seorang perawi yang lemah yang bertentangan dengan hadits yang diriwayatkan oleh perawi
    yang terpercaya/jujur.
    * Hadits Mu’allal, artinya hadits yang dinilai sakit atau cacat yaitu hadits yang didalamnya terdapat cacat yang tersembunyi. Menurut Ibnu Hajar Al Atsqalani bahwa hadis Mu’allal ialah hadits yang nampaknya baik tetapi setelah diselidiki ternyata ada cacatnya. Hadits ini biasa juga disebut Hadits Ma’lul (yang dicacati) dan disebut Hadits Mu’tal (Hadits sakit atau cacat)
    * Hadits Mudlthorib, artinya hadits yang kacau yaitu hadits yang diriwayatkan oleh seorang perawi dari beberapa sanad dengan matan (isi) kacau atau tidaksama dan kontradiksi dengan yang dikompromikan
    * Hadits Maqlub, yakni hadits yang terbalik yaitu hadits yang diriwayatkan oleh perawi yang dalamnya tertukar dengan mendahulukan yang belakang atau
    sebaliknya baik berupa sanad (silsilah) maupun matan (isi)
    * Hadits Munqalib, yaitu hadits yang terbalik sebagian lafalnya hingga pengertiannya berubah
    * Hadits Mudraj, yaitu hadits yang mengalami penambahan isi oleh perawinya
    * Hadits Syadz, Hadits yang jarang yaitu hadits yang diriwayatkan oleh perawi orang yang terpercaya yang bertentangan dengan hadits lain yang diriwayatkan dari perawi-perawi yang lain.
    * Hadits Mudallas, disebut juga hadits yang disembunyikan cacatnya. Yaitu Hadits yang diriwayatkan oleh melalui sanad yang memberikan kesan seolah-olah tidak ada cacatnya, padahal sebenarnya ada, baik dalam sanad atau pada gurunya. Jadi Hadits Mudallas ini ialah hadits yang ditutup-tutupi kelemahan sanadnya.

    Bagaimana dengan Injil yang Empat ?
    Yang ada cuma matan, sama sekali tidak ada sanad, jadi sangat jauh kualitas keasliannya dibandingkan dengan Hadits yang paling rendah mutunya, lebih rendah dari Hadits Mudraj (mengalami perubahan isi) dan Hadits Mudallas (yang ditutup-tutupi kelemahannya).

    Sumber : http://osdir.com/ml/culture.religion.healer.mayapada/2007-03/msg00203.html

    Itulah kalau ALLAH yang sebenar-benarnya yang TIDAK PERNAH MENJADI YESUS yang MANUSIA itu ? Maka akan mudah membersihkan segala sesuatunya. Kalau FIRMAN ALLAH ya adanya di Al-QUR’AN dan kalau SABDA atau PERBUATAN NABI adanya ya di HADIST yang memiliki struktur yang rumit itu ? Demi kemurnian atau keaslian, benar tidaknya NABI MOHAMMAD SAW berkata atau berbuat seperti itu ?

    Kalau Al-QUR’AN, karena FIRMAN ALLAH, maka ALLAH SWT yang menjaganya yang kemurniannya tetap terjaga OTENTISITASNYA untuk 2 kategori :
    1. Dari sisi waktu; Sejak jaman Nabi MOHAMMAD SAW sd sekarang Al-QUR’AN tidak akan pernah berubah dan tidak ada yang bisa mengubahnya.
    2. Dari sisi geografis;
    a. Dari 0 derajat BT sd 180 derajat BT dan 0 derajat BB sd 180 derajat BB
    b. Dari 0 derajat LU sd 90 LU dan 0 derajat LS sd 90 derajat LS
    Perkembangannya hanya dengan menambahkan bahasa lokal di samping bahasa ARABnya. Jadi muncul DWI BAHASA. (Bahasa ARAB dan Bahasa lokal). Tidak bisa langsung diterjemahkan ke hanya bahasa lokal saja tanpa mengikutkan bahasa ARAB-nya. Kenapa ? Hanya ALLAH dan RASULNYA –Nabi MOHAMMAD SAW– yang tahu. Secara kasat mata, kalau langsung diterjemahkan ke bahasa lokal tanpa mengikutkan bahasa ARAB-nya, maka KEMURNIAN dan ke-OTENTIKAN tersebut akan SIRNA, maka karena OTENTIK dan MURNI itu UMAT ISLAM berlomba-lomba untuk membaca Al-QUR’AN dalam bahasa ARAB-nya bukan dalam bahasa lokalnya agar bisa menambah pahala. Hebat …. Kalau bukan dari ALLAH, TUHAN SEMESTA ALAM, SATU-SATUNYA TUHAN, TIDAK ADA TUHAN SELAIN ALLAH dan TIDAK ADA SEKUTU BAGINYA,

    YANG MAHA PENGASIH
    YANG MAHA PENYAYANG
    YANG MAHA PENCIPTA
    YANG MAHA PEMELIHARA
    YANG MAHA PEMBERI RIZQY
    YANG MAHA TAHU
    YANG MAHA MENDENGAR
    YANG MAHA KUASA
    YANG MAHA PERKASA
    YANG MAHA AGUNG
    YANG MAHA TINGGI
    YANG MAHA BESAR
    YANG MAHA BIJAKSANA
    YANG MAHA PENGAMPUN
    YANG MAHA ADIL
    YANG MAHA … MAHA … MAHA … lainnya …

    Tidak MUNGKIN Al-QUR’AN bisa TERJAGA dan TERLINDUNGI dari TANGAN-TANGAN JAHIL yang ingin MERUBAH dengan mengurangi, menambah atau mengubah arti dan maknanya. Allahu Akbar …

  • 278. CosmicBoy  |  Juli 3, 2009 pada 1:13 am

    @ Hari,

    Please dehhhh, jangan ngeles.

    Jawap aja pertanyaan Maz, bisa ngga?

    Bisa ngga Alah kalian menjadi manusia?

    Lupakan yang lain.

  • 279. Hari  |  Juli 3, 2009 pada 3:07 am

    To : CosmicBoy

    Yang TAK TERBATAS kok jadi TERBATAS ? ALLAH yang MAHA … SEGALA-GALANYA … Kenapa jadi MANUSIA ya ? Maksudnya apa TUHAN menjadi MANUSIA itu ? Jangan-jangan persepsi atau pemikiran itu dibangun o- orang-orang yang memang suka mengubah-ngubah KITAB SUCI ? Sebagaimana si PAULUS itu ? Yang reputasinya SUKA DUSTA ? Nggak percaya nich buktinya :

    Mengenai suku bangsa-nya, ia Paulus sendiri memberikan iawaban sebagai berikut:

    1. Ia adalah orang Rum, dalam keterangannya kepada orang
    Rum. (Kisah rasul-rasul 16:37)
    2. Ia adalah orang Yahudi, dalam keterangannya kepada orang
    Yahudi. (Kisah rasul-rasul 22:2)
    3. Ia adalah orang Parisi, dalam keterangannya kepada orang
    Parisi. (Kisah rasul-rasul 23:6)

    Menurut definisi ilmu jiwa, maka bila saja seseorang memberikan dua buah keterangan, dan kedua-duanya tidak sama, artinya manusia itu tengah berdusta. Paulus saya kira
    menyadari dustanya ini, sebab dikemudian hari ia bahkan
    menekankan kepada pengikut-pengikutnya untuk berbuat
    demikian seperti katanya dalam Korintus I: 9:21: yang
    bunyinya, berbuatlah seperti Yahudi dihadapan orang Yahudi,
    dan berbuatlah seperti Gerika dihadapan orang-orang Gerika.
    Ia kemudian dengan sombongnya mengatakan: Bila dustaku ini
    melimpahkan kepada kemuliaan Allah, adakah aku ini masih
    akan dihukumkan pula? (Rum 3:7)

    bukankah ia ahli dusta?? ( memutar balikkan fakta )
    Pribadi Paulus telah kita kenal. Ia bukan saja ahlhi putar
    balik yang baik, tetapi iapun seorang yang keras kepala. Ia
    dengan bangganya pula menulis, bahwa ia tidak mau tunduk
    kepada suatu hukum apapun dan begitulah katanya, bahwa
    segala sesuatu halal baginya, meskipun segala sesuatunya itu
    belum tentu berfaedah. Keterangan dustanya ini
    berlarut-larut terus, sehingga kita dapatkan pula nanti,
    pada waktu ia menerima “panggilan Ilhami,” menurut
    keterangannya yang pertama, ia tidak menampak apa-apa,
    menurut keterangan kedua ia melihat cahaya. (Kisah
    rasul-rasul 9:4 dan 22:9). Menurut keterangannya yang
    pertama pula ia sendiri saja yang mendengarkan suara itu,
    menurut keterangannya yang kedua, katanya kami semuanya
    mendengarkan. (Kisah rasuh-rasul 9:4 dan 21:9, menurut
    keterangannya yang pertama pula ia mengatakan bahwa ia
    sendiri yang jatuh, menurut keterangan yang kedua ia
    mengatakan “kami semuanya rebah.” Lho, dia buta, tetapi ia
    dapat melihat dengan jelas kawan-kawannya pada berjatuhan,
    aneh sekali bukan? (Kisah rasul-rasul 9:4 dan 26:14)

    Padahal PAULUS ini bukan murid YESUS langsung, tapi beraninya dia mengubah sejumlah fakta dengan memuat konsep tentang :

    Tuhan anak
    Inkarnasi
    Dosa waris
    Penyaliban
    Penebusan
    Konsep kebangkitan
    Tuhan Yesus

    Seorang PEMBOHONG model PAULUS seperti ini yang anda ikuti saudaraku CosmicBoy ? Bahkan dengan PD-nya saudaraku mendungu-dungukan orang lain ?

    Terus kalau seseorang itu sedemikian mudahnya BERBOHONG, maka konsep-konsep berikutnya tentang :

    Tuhan anak
    Tuhan Yesus

    Apakah bisa anda percayai ?

    Yang mana saudara CosmicBoy dan mazterall dengan sedemikian PD-nya menyatakan bahwa ALLAH bisa jadi MANUSIA, karena ALLAH itu MAHA SEGALA-GALANYA … sehingga bisa saja jadi manusia ? Padahal konsep ini berasal dari PAULUS yang PEMBOHONG ? Sebagaimana data dan fakta yang dikemukakan berdasarkan Bible saudara sendiri ? Masih juga dipercaya ? Itu namanya HAK AZASI MANUSIA ? Pilihan jalan lurus yang benar TERBENTANG dengan TERANG dan begitu mudah dicapainya … ?

  • 280. mazterall  |  Juli 3, 2009 pada 5:59 am

    @hari

    masalah ALLAH bisa jadi manusia atau tidak kok tidak kamu jawab mas??
    malah bicara yang lain.
    gampang kan, tinggal jawab ya atau tidak

    untuk lebih jelas tentang TUHAN bisa jadi apa saja karena Dia mahakuasa lihat disini

    http://jelasnggak.wordpress.com/2009/07/02/apakah-tuhn-bisa-membuat-dirinya-sendiri-menjadi-bukan-tuhn/

  • 281. stephen  |  Juli 3, 2009 pada 6:00 am

    Kristian pada dasarnya ada 3 kategori pada pandangan luar saya.

  • 282. stephen  |  Juli 3, 2009 pada 6:02 am

    Salah satu kategori ialah aliran cosmicboy dan mazterall dan msim.

  • 283. stephen  |  Juli 3, 2009 pada 6:05 am

    Aliran kedua ialah di Mesir iskandariah. Mereka ialah ortodoks. Kata mereka, aliran cosmicboy, mazterall dan msim adalah sesat. Tapi kata aliran cosmicboy, mazteraal dan msim kata mereka ortodoks itulah sesat..

  • 284. mazterall  |  Juli 3, 2009 pada 6:11 am

    @stephen

    maksud kamu bung??

  • 285. Hari  |  Juli 3, 2009 pada 7:48 am

    CosmicBoy and mazterall … Inginnya ada jawaban tentang ALLAH yang MAHA SEGALA-GALANYA itu BISA menjadi MANUSIA ? Maksudnya ? Kalau membenarkan bahwa ALLAH BISA menjadi MANUSIA ? Maka akan Benarlah YESUS sebagai TUHAN, tapi kalau ALLAH tidak bisa menjadi manusia, maka ALLAH TIDAK MAHA ? Begitu kan maksudnya Saudaraku CosmicBoy dan mazterall ?

    Kalau ALLAH yang MAHA SEGALA-GALANYA itu jadi MANUSIA ? Maksudnya apa ? Sudah YAKIN bahwa ALLAH bisa jadi manusia dalam wujud YESUS …. ? Dalam pengabarannya … DISALIB sama KEKUASAAN ROMAWI ? TUHAN kok DISALIB ? Jadi ? YESUS masih KALAH HEBAT donk dibandingkan dengan MUSA yang mengalahkan FIR’AUN — Raja Diraja — atau IBRAHIM (ABRAHAM) atas NAMRUDZ ? Yang juga Raja Diraja ? Padahal MUSA dan IBRAHIM itu manusia, seperti kita-kita ini ? Jadi sebenarnya, siapakah yang MEMUTAR BALIKAN LOGIKA dalam KONSEPSI KEMAHAANNYA ALLAH ?

    Kalau mengikuti LOGIKA Saudaraku CosmicBoy dan mazterall ? Maka BISA juga ALLAH jadi SAPI atau TIKUS ? Kenapa mesti HARUS jadi YESUS … Terus berhenti … NGGAK JADI SIAPA-SIAPA lagi ? Atau APA-APA lagi ? Namanya juga ALLAH itu MAHA SEGALA-GALANYA ? Makanya mau-maunya DIA donk ? Mau jadi apa kek ? Apakah ini BUKAN suatu KESESATAN ? ALLAH yang BISA MENCIPTAKAN BIG BANG sebagai ASAL MUASAL ALAM SEMESTA yang begitu … RRRRRUUUUAAAARRRR BIASANYA, ternyata dalam suatu waktu tertentu MENJELMA menjadi YESUS yang akhirnya DISALIB ? Subhanallah (MAHA SUCI ALLAH) dari KEDZALIMAN PERSANGKAAN mereka.

    Tapi mereka (kaum KRISTEN) ini saat ALLAH menunjuk MOHAMMAD sebagai NABINYA … Eeeehhhh … NGGAK PERCAYA ? Dengan segala argumentasinya. Pokoknya KEBENARAN itu BERHENTI sampai di YESUS yang merupakan TUHAN berwujud manusia itu ? Kenapa ? Inilah EGO bagi kepemilikan kebenaran.

    Perbandingannya :

    YESUS …
    – NGANTUK NGGAK ?
    – TIDUR NGGAK ?
    – Adakah CIPTAANNYA yang berupa makhluk hidup ? Hidup dan berkembang biak sampai saat ini ?
    – Adakah YESUS bisa menciptakan ada dari ketiadaan ?

    Ternyata YESUS
    – NGANTUK juga
    – TIDUR juga
    – TIDAK BISA MENCIPTAKAN apapun dari KETIADAAN yang CIPTAANNYA itu terintegrasi dengan CIPTAAN ALLAH yang sudah ada.

    Nah yang NGURUS SEMUA URUSAN MAKHLUK hidup ini siapa ? Yang merotasikan benda-benda angkasa sesuai dengan garis edarnya, tanpa menyalahi hukum itu ? Siapa ? ALLAH kan ?

    Yang SATU yakin bahwa ALLAH BISA dan PERNAH MEWUJUD dalam bentuk MANUSIA yaitu YESUS, sedangkan yang lain, ALLAH adalah MAHA SEGALA-GALANYA dan dalam KEMAHAANNYA itu DIA TIDAK PERNAH SERUPA dengan SATUPUN MAKHLUK CIPTAANNYA. Itu yang MEMBEDAKANNYA dan ternyata PERBEDAANNYA itu sepertinya kecil tapi MENDASAR. Cukuplah ALLAH yang menjadi SAKSI atas keyakinan ini dan ALLAH mengetahui bahwa yang inisialnya Hari ini TETAP MENG-ESA-KAN DIA dan BERSAKSI bahwa TIDAK ADA TUHAN YANG LAIN SELAIN ALLAH, DIALAH SATU-SATUNYA TUHAN, TIDAK ADA SEKUTU BAGINYA. DIALAH TUHAN SATU-SATUNYA YANG PATUT DISEMBAH, TIDAK ADA YANG LAIN; Dan Saya juga bersaksi bahwa Mohammad adalah UTUSAN ALLAH yang menyampaikan ke ESAAN tentang ALLAH dan mengajarkan cara beribadat kepada ALLAH.

  • 286. stephen  |  Juli 3, 2009 pada 7:50 am

    Maksud saya, umat kristian harus mengakui bahawa kristian di dunia ini bukan hanya katolik, protestant, methodist, basel, SDA, GYB, bethany dan SIB sahaja…

    Tidak mengapa, sila ke wikipedia dulu. Check2 di sana.. Yang berkenaan… Ianya tidak memakan masa dua tiga hari tapi lama… Anda akan faham maksud saya.. Ianya berkenaan sejarah Persidangan Nesia 325TM. Ianya akan mengimbas sejarah gereja 1684 tahun yang lalu.

  • 287. stephen  |  Juli 3, 2009 pada 7:53 am

    Hari, cukup!!! Anda tidak tahu apa yang anda katakan..

  • 288. Pumpkin  |  Juli 3, 2009 pada 1:20 pm

    @ HARI

    Bukan hanya itu bro, Yesus juga suka mengusir pedagang kaki-5 di pasar yang sedang mencari makan, dengan menggunakan cambuk (kayak Trantib aje! (^_^)).

    “Lalu Yesus masuk ke Bait Allah dan mulailah Ia mengusir semua pedagang di
    situ.” (Lukas 19:45)

    “Ketika hari raya Paskah orang Yahudi sudah dekat, Yesus berangkat ke
    Yerusalem. Dalam hati suci didapatiNya pedagang-pedagang lembu, kambing,
    domba, dan merpati, dan penukar-penukar uang duduk di situ. Ia membuat
    cambuk dari tali lalu mengusir mereka semua dari Bait suci dengan semua
    kambing domba dan lembu mereka; uang penukar-pe-nukar itu dihamburkanNya ke
    tanah dan meja-meja mereka dibalikkanNya.” (Yohanes 2:13-15)

  • 289. Kurdi  |  Juli 3, 2009 pada 9:33 pm

    Apakah salah Muhammad menyeru manusia dengan “LAA ILAAHA ILLALLAH (Tiada Tuhan Selain Allah)”. Muhammad tdk meminta Upah dari kalian,Kalaulah Muhammad dusta utk apa Dia Teruskan Da’wahnya ketika dilempari batu dan kotoran? Dimusuhi,diusir,dicaci dst. utk apa Ia repot2 bangun sepertiga malam tiap harinya utk sholat? Jelaslah ini bukan kemauannya Tapi Ini adalah Perintah Allah Swt.

  • 290. CosmicBoy  |  Juli 4, 2009 pada 12:01 pm

    @ Hari,

    Ngga usah loe kreativitas dalam menjawap.

    Yang ditanya Maz ialah kalo kita benar2 percaya Allah Maha Maha Segala-Nya, dengan menjadi manusia mudah bagi-Nya atau tidak?

    Itu, jangan sewot.

    Bisa atau ngga bisa?

    Jawap yg itu dulu.

    Yang lain kemudian.

    Hayoo…

  • 291. CosmicBoy  |  Juli 4, 2009 pada 12:08 pm

    @ Kurdi,

    Apakah salah Muhammad menyeru manusia dengan “LAA ILAAHA ILLALLAH (Tiada Tuhan Selain Allah)”.

    Hanya karena Muhammad mengajar Allah itu Esa, bukan bermaksud dia ‘nabi’ yang benar. Ngerti?

    Bahaiullah juga mengajar Allah itu Esa? Apakah Bahaiullah itu benar?

    Ahmediyyah juga mengajar Allah itu Esa? Apakah Ahmediyyah itu benar?

    Iblis juga pada tau Allah itu Esa, apakah Iblis benar?

    Pokok yang baik menghasilkan buah-buah yang baik.

    Pokok itu Muhammad, apakah Muhammad pokok yang baik?

    Ngentot anak kecil.

    Ngentot menantu sendiri.

    Ngentot babu dari istri sendiri.

    Ngentot anak2 yatim, hamba2 perempuan & janda2 atas alasan perlindungan.

    Mengajar poligami.

    Merampok harta orang lain.

    Mengajar membunuh & memerangi orang yang tidak sebulu dengannya.

    Apakah pokoknya baik?

    Tinggal baca.

  • 292. Kurdi  |  Juli 5, 2009 pada 1:37 am

    @komikboy
    menikahi anak diatas umur 14 itu hal yg wajar itupun Aisyah belum

  • 293. Kurdi  |  Juli 5, 2009 pada 6:56 am

    @komikboy
    “pernikahan Aisyah”. Tinggal baca!
    Poligami: kaum hawa didunia kan lebih banyak dari kaum Adam Anda mau tanggung jawab tentang kebutuhan biologi kaum hawa yg selebihnya?

  • 294. Kurdi  |  Juli 6, 2009 pada 1:46 am

    Eee…T MasterAll
    Poligami dlm Alkitab kejadian 29:31 s/d 30:24 tinggal baca

  • 295. mazterall  |  Juli 6, 2009 pada 3:11 am

    @kurdi


    mas, bisa nda ga usah ngeles ke bible?
    kok ditanya sukanya ngeles aja.
    jawab dulu aja napa nabimu
    Ngentot anak kecil.

    Ngentot menantu sendiri.

    Ngentot babu dari istri sendiri.

    Ngentot anak2 yatim, hamba2 perempuan & janda2 atas alasan perlindungan.

    Mengajar poligami.

    Merampok harta orang lain.

    Mengajar membunuh & memerangi orang yang tidak sebulu dengannya.

    ok mas?

    baru nanti boleh ke lainnya.
    ok
    saya tunggu

  • 296. mazterall  |  Juli 6, 2009 pada 3:18 am

    @hari

    mas, sori ya?
    ALLAH gue itu mahakuasa. Selain itu Dia juga mahakasih. maka Dia mau mati disalib demi nebus dosa dan menyelamatkan manusia.

    Awloh kamu mana mau??

    wakakakaka

  • 297. Hari  |  Juli 6, 2009 pada 3:33 am

    To : CosmicBoy

    Jawab dulu juga pertanyaan saya ? Maksudnya apa ALLAH yang MAHA itu ? Jadi manusia ? Kurang kerjaan gitu ? Kan langit dan bumi sudah jadi ? Sudah berjalan sesuai SOP (Standard Operation Procedure), makanya kurang kerjaan ? Dan ternyata di manusia itu banyak sekali masalahnya ? Makanya DIA menjadi manusia, agar ngerti tentang MANUSIA ? Makanya DIA jadikan DIRINYA sebagai MANUSIA untuk DISALIB ? Seperti KAMBING saja layaknya … ? Hidup sesaat untuk di SATE ? Kalau MANUSIA ya DISALIB ? Masa’ sich ALLAH yang MAHA itu … Kalah sama kekuasaan ROMAWI ? Padahal kekuasaan ROMAWI itu hanya meliputi sebagian EROPA, AFRIKA UTARA dan sebagian Timur Tengah ? Belum sampai menguasai EROPA keseluruhan ? Ada bangsa VIKING … BOOOKKK … di Scandinavia … atau ASIA ? Ada bangsa MONGOL … Yang BAR BAR itu … ? Mana berani orang-orang ROMAWI menghadapi suku VIKING yang hebat tsb ? Meskipun ROMAWI dipegang oleh JULIUS CAESAR sekalipun ?

    Jadi untuk kasus pertanyaan yang diajukan itu ? Bagi saya NGGAK PERLU dijawab karena bagi saya ALLAH itu … MAHA … MAHA … SEGALA-GALANYA ? Masak yang TRANSENDEN menjadi MANUSIA sich ? Aya’ … aya’ … Wae …

  • 298. Hari  |  Juli 6, 2009 pada 4:20 am

    To : mazterall

    Ini adalah pernyataan saudaraku mazterall :

    ALLAH gue itu mahakuasa. Selain itu Dia juga mahakasih. maka Dia mau mati disalib demi nebus dosa dan menyelamatkan manusia.

    Dan inilah tanggapan saya.

    ALLAH itu TUHAN bukan ? TUHAN yang MAHA KUASA bukan ? TUHAN yang MAHA PENGAMPUN bukan ? Kalau TUHAN mau MENGAMPUNI DOSA manusia ? Mengapa DIA harus jadi MANUSIA ? Tanpa harus jadi manusiapun, DIA bisa mengampuni dosa-dosa manusia bukan ?

    Inilah kronologis yang nggak pernah dilihat oleh kaum kristen.

    IBRAHIM itu manusia … MENANG melawan NAMRUDZ … Raja Diraja MESOPOTAMIA.

    MUSA itu manusia … MENANG melawan FIR’AUN … Maharaja EGYPT … Yang peninggalannya tersisa begitu MEGAHNYA … di padang tandus MESIR

    YESUS itu TUHAN ALLAH juga … KALAH melawan kekuasaan ROMAWI, sehingga DISALIB. Alasannya karena Dia mau mati disalib demi nebus dosa dan menyelamatkan manusia.

    MOHAMMAD SAW … Manusia … MENANG atas kaum MUSYRIKIN dan KAFIRIN … Dengan memurnikan ketauhidan kepada ALLAH, bahwa ALLAH itu TUHAN yang ESA, DIA SATU-SATUNYA TUHAN, TIDAK ADA TUHAN YANG LAIN SELAIN ALLAH, dan TIDAK ADA SEKUTU BAGINYA.

    Kenapa yang justru MANUSIA (Ibrahim, MUSA dan MOHAMMAD SAW) bisa MENANG ? Sedangkan saat YESUS yang TUHAN itu terlibat langsung dengan persoalan manusia … Eeeehhhh lha kok KALAH ? Jangan … Jangan … Itu TUHAN GADUNGAN ? Makanya KALAH ? Kalau GADUNGAN … Wajar saja kalau KALAH …

    Pertanyaan yang lain … Insya Allah akan saya komentari di lain waktu.

  • 299. Kurdi  |  Juli 6, 2009 pada 8:43 am

    @masterbo’all ufth maaf salah tulis:d
    maksud saya kenapa anda menentang Poligami? Sedangkan di Alkitab banyak ayat2 yg menjelaskan poligami,gitu maksudnya. Utk jawaban menikahi anak kecil anda tinggal baca “pernikahan Aisyah”. Kan anda suka kasih jawaban spt ini bukan?

  • 300. Hari  |  Juli 7, 2009 pada 2:43 am

    To : Stephen, CosmicBoy, mazterall dan saudara-saudaraku penganut AGAMA KRISTEN lainnya

    1. Fakta KRONOLOGIS
    – (IBRAHIM adalah MANUSIA; Seorang PEMIMPIN yang tentunya punya PENGIKUT; Punya LAWAN namanya NAMRUDZ, seorang RAJA DIRAJA … KALAH sama IBRAHIM)

    – MUSA adalah MANUSIA; Seorang PEMIMPIN yang tentunya punya PENGIKUT; Punya LAWAN namanya FIR’AUN seorang RAJA DIRAJA MESIR … KALAH sama MUSA; Bahkan dengan MUKJIZAT yang diberikan ALLAH berupa TERBELAHNYA Lautan, MUSA bisa menyelamatkan kaumnya dari PENINDASAN dan HIDUP MERDEKA ?

    – YESUS yang TUHAN; karena PEMIMPIN, tentunya punya PENGIKUT ? Dan Punya LAWAN … Kaum yang INGKAR di bawah kekuasaan ROMAWI ? Ternyata YESUS KALAH sama kekuasaan ROMAWI, sehingga para PENGIKUTNYA KOCAR KACIR … Tidak padu lagi … Karena Pusat atau PENGABARNYA telah TIADA yaitu YESUS ? Secara TEORI KOMUNIKASI, dengan tercerai berainya –Tidak satu padunya– para pengikut YESUS ini ? Maka DISTORSI atau MISPERSEPSI atas AJARAN YESUS yang awal tersebut akan tergantung PERSEPSI masing-masing PENGIKUT SETIA tersebut ? Dan itu terbukti pada :

    (Ini saya kutip dari HAMBA ALLAH)
    Buka Matius pasal 1 ayat 16 :”Dan Yakub memperanakkan Yusuf, yaitu suami Maria ialah yang melahirkan Yesus, yang disebut Kristus”.

    Di sini jelas , ayat ini menyebutkan sendiri, bahwa Yesus diperanakkan oleh Maria. Jadi Yesus adalah anak manusia, bukan anak Tuhan, sebagaimana telah saya terangkan dalam pertemuan pertama.

    “Yesus dan Kristus”.
    Yesus adalah bahasa Yunani, yang berarti: “Melepaskan”, melepaskan manusia daripada dosa.
    Sebetulnya susunan pertanyaan itu timbul dari saya. Tetapi saya mengerti mungkin saudara akan menguji saya tentang Injil,

    silahkan periksa di Matius pasal 1 ayat 21 : “Maka ia akan beranakkan seorang anak laki-laki, dan hendaklah engkau namakan Dia, Yesus, karena ialah yang akan melepaskan kaumnya dari pada segala dosanya”.

    Itulah ayatnya, Arti Kristus ialah Almasih, Sang Sabda, Adil, Ratu Salem dan ada beberapa lagi artinya yang lain: Kata Almasih dalam Injil bahasa Inggris disebut: “Christ the Lord”, didalam Injil bahasa Arab disebut: “Almasih Ar-Robb”. Kata “Lord dan Robb” artinya tuanku, paduka tuan, dan ada juga dengan arti Tuhan, dan lain-lain lagi. Akan tetapi karena Yesus sendiri mengaku bahwa ia bukan Tuhan melainkan utusanNya bagaimana tersebut dalam kitab Injil Johanes pasal 17 ayat 23, dan ia diperanakkan oleh manusia, sebagaimana tersebut dalam Injil Matius pasal 1 ayat 16 dan 21, malah ia sendiri yang berkata dan mengakui bahwa Tuhan itu Esa (Tunggal), sebagaimana disebutkan dalam Injil Markus, pasal 12 ayat 29 dan diayat-ayat Injil yang lain-lain, maka berdasarkan pengakuan Yesus itu, jelas Yesus itu bukan Tuhan dan bukan anak Tuhan.

    Selanjutnya harap periksa lagi di Markus pasal 12 ayat 29 :”Maka jawab Yesus kepadanya: “Hukum yang terutama inilah: dengarlah olehmu hai Israil, adapun Allah Tuhan Kita, ialah Tuhan Yang Esa””

    Jelas bahwa Tuhan itu Esa, artinya satu, Tunggal, jadi Yesus bukan Tuhan sebagaimana telah saya terangkan.

    Periksa lagi Ulangan pasal 4 ayat 35 : “Maka kepadamulah Ia itu ditunjuk, supaya diketahui olehmu bahwa Tuhan itu Allah, dan kecuali Tuhan yang Esa tiadalah yang lain lagi”.

    Kitab Injil saudara sendiri yang menyebutkan dan Yesus sendiri yang menyampaikan bahwa tidak ada Tuhan melainkan Allah yang Esa. Jadi tegas sekali Yesus sendiri tidak mengaku menjadi Tuhan. Inipun telah saya terangkan pada pertemuan kita kemarin malam.

    Periksa lagi di Ulangan pasal 6 ayat 4 : “Dengarlah olehmu hai Israil! Sesungguhnya Hua Allah kita, Hua itu Esa adanya”.

    Jelas di kitab Injil sendiri menyebutkan Allah itu Esa, Tunggal. Yesus telah mengakui sendiri bahwa dia bukan Tuhan. Bagaimana pendapat saudara. Kaum Kristen mengatakan Yesus itu tuhan, sedangkan Yesus sendiri menolak disebut dirinya Tuhan.

    kalau masih bingung tidak apa…Periksa di Matius pasal 27 ayat 1. : “Setelah hari siang, maka segala kepala iman dan orang tua-tua kaumpun berundinglah atas hal Yesus, supaya dibunuh Dia”.

    Kalau betul Yesus itu Tuhan, mustahil ada manusia merencanakan untuk membunuh Dia..

    Silahkan buka lagi di Matius pasal 26 ayat 38 : “Kemudian kata Yesus kepada mereka itu: “Hatiku amat sangat berdukacita, hampir mati rasaku; tinggallah kamu disini dan berjagalah sertaku””

    Di ayat ini menyebutkan bahwa Yesus amat sangat berduka cita pantaskah ada tuhan berduka cita. Ini menunjukkan bahwa Yesus bukan Tuhan.

    Periksa lagi di Lukas pasal 2 ayat 11 : “Sebab pada hari ini sudah lahir bagimu Juru Selamat, yaitu Kristus Tuhan itu di dalam negeri Daud”.

    Wajarkah tuhan dilahirkan oleh manusia (Maria). Terus periksa di Johanes pasal 5 ayat 30 : “Maka aku tidak boleh berbuat satu apa dari mauku sendiri, Seperti aku dengar begitu aku hukumkan, dan hukumku itu adil adanya, karena tidak aku coba turut mauku sendiri, melainkan maunya Bapa yang sudah mengutus aku”

    Ayat itu Yesus sendiri yang berkata bahwa ia tidak berkuasa berbuat sekehendaknya. Wajarkah tuhan tidak berkuasa berbuat sekehendaknya. Di ayat itupun Yesus mengaku sendiri bahwa kehendaknya itu menurut kehendak Tuhan yang mengutus dia. Kalau Yesus betul Tuhan, tentu tidak dapat diperintah oleh siapapun. Di ayat ini juga Yesus mengaku, bahwa dia bukan Tuhan melainkan diutus oleh tuhan. Yang diutus itu tentu bukan Tuhan.

    : Kalau begitu jelas bahwa:
    1. Yesus Datang kedunia ini bukan kemauannya sendiri tetapi utusan Tuhan atas kehendak Tuhan, sebagaimana juga Tuhan telah mengutus Nabi-nabi dan rasul-rasul yang lain.
    2. Yesus menghidupkan orang mati bukan maunya sendiri melainkan atas kehendak Tuhan, sebagaimana juga Ilyas dapat menghidupkan orang mati.
    3. Yesus dapat menyembuhkan penyekit kusta (lepra), bukan kehendaknya sendiri, melainkan atas kehendak Tuhan sebagaimana Ilyas dapat menyembuhkan penyakit lepra.
    Keterangan saya ini berdasarkan pengakuan Yesus sendiri di ayat tadi bahwa “tidak aku coba mauku sendiri, melainkan maunya Bapa yang sudah mengutus Aku”
    Apakah Saudara memerlukan lagi ayat-ayat Bibel yang menerangkan pengakuan Yesus sendiri bahwa Ia bukan Tuhan.

    Baiklah kita lanjutkan, periksa lagi di Ulangan pasal 4 ayat 39. : “Maka sekarang ketahuilah olehmu dan perhatikanlah ini baik-baik, bahwa Tuhan itulah Allah, baik di langit yang di atas, baik di bumi yang di bawah, dan kecuali ia tiadalah lain lagi.”

    Tegas sekali, dikitab Injil sendiri yang menyebutkan bahwa tidak ada Tuhan melainkan Allah, dan Yesus sendiri pula yang berkata bahwa tiada tuhan melainkan Allah. Jadi Yesuspun bukan Tuhan. Ayat ini tentu tidak dapat diputar-putar lagi. Kalau ada penganut agama Kristen mengakui Yesus itu Tuhan, maka pengakuannya bertentangan dengan kitab sucinya sendiri, dan bertentangan pula dengan ajaran Yesus.

    kalau anda masih berpegangan dengan Johanes pasal 14 ayat 11 ada menyebutkan: “Percayalah yang aku ini dalam Bapa, dan Bapa dalam aku”.

    maka saudara harus mengakui juga bahwa Tuhan itu Yesus dan Yesus itu Tuhan.

    kalau anda masih mengakui “Yesus dan Tuhan itu satu.”

    Di ayat itu ada dua rangkaian kata ialah “Yesus dan Tuhan”. Siapakah yang lebih berkuasa di antara keduanya. Tuhan Bapakah atau Yesus.

    “Tentu Tuhan Bapa” (betul g??)

    Kalau masih ada yang lebih berkuasa dari Yesus, maka Yesus tentu bukan Tuhan, lebih jelas periksa di Injil Johanes pasal 14 ayat 28.: “Kamu sudah dengar aku bilang, yang aku pergi serta datang kembali sama kamu. Coba kamu cinta sama aku, hati, sebab aku sudah bilang: “Yang aku pergi sama Bapa, karena bapaku itu lebih dari aku”

    Di ayat ini Yesus sendiri mengatakan: “Bapaku itu lebih dari aku”, ini menunjukkan bahwa, kalau Yesus itu Tuhan, maka ialah tuhan yang tidak sempurna, oleh karena masih ada yang melebihi tingkatnya. Yang tidak sempurna itu tentu bukan Tuhan.

    Harap saudara periksa lagi di Injil Johanes pasal 12 ayat 45.:”Dan barang siapa yang melihat aku, dia melihat sama Dia yang mengutus aku”

    Pantaskah tuhan diutus. Kalau Yesus itu Tuhan, mengapa ada Tuhan yang di utus. Maksud ayat tersebut siapa yang melihat Yesus, seolah-olah ia melihat Tuhan yang mengutus Yesus. Jadi perkataan Yesus diatas menunjukkan bahwa ia bukan Tuhan, melainkan utusan Tuhan.

    kalau anda mau meneliti maksud ayat di Johanes pasal 10 ayat 38 dan pasal 14 ayat 11 yang menyebutkan bahwa “Bapa dalam aku dan aku dalam Bapa”, seperti yang telah saya bacakan tadi.

    ada dua macam penafsiran :
    1. Yesus adalah Tuhan.
    2. Berdasarkan Injil Johanes pasal 12 ayat 45 yang kita baca itu menyebutkan, Yesus itu adalah utusan Tuhan. Utusan disini maksudnya selaku Tuhan ia menyampaikan sendiri ajarannya kepada manusia.

    Ayat itu bukan berarti mempunyai dua macam penafsiran, tetapi diantara dua ayat tersebut yakni di Johanes pasal 10 ayat 38, dan pasal 14 ayat 11 dan Johanes pasal 12 ayat 45 itu adalah bertentangan. Disatu ayat ditafsirkan Yesus itu Tuhan, dan di ayat lain disebutkan bahwa Yesus itu utusan Tuhan. Jadi di dalam Injil sendiri terdapat ayat-ayatnya antara yang satu dengan yang lain bertentangan. Kita perlu ingat kembali pada pembicaraan kita semula kalau ada kitab suci yang isinya berselisih antara satu ayat dengan ayat yang lain, maka apakah kitab suci itu masih akan dipertahankan kesuciannya..?.

    Andaikan saudara masih juga mempertahankan ketuhanan Yesus dengan berdasarkan ayat Bibel yang menyebutkan: “Yesus dalam Bapa dan Bapa dalam Yesus” sebagaimana tersebut dalam Johanes pasal 10 ayat 38 dan pasal 14 ayat 11 itu maka saudarapun akan dijawab oleh kitab Injil saudara sendiri, bahwa penafsiran saudara itu tidak benar.

    Silahkan saudara periksa di Injil Johanes pasal 17 ayat 21.: “Supaya semua jadi satu, ia Bapa! seperti Bapa dalam saya dan saya dalam Bapa dan supaya dia orang jadi satu dalam kita, biar dunia percaya Bapa sudah mengutus saya”.

    Jelas di ayat ini kalau Yesus sendiri berkata bahwa Yesus dalam Bapa dan Bapa dalam Yesus dan muridnya pun ada dalam Bapa. Kalau begitu harus saudara akui bahwa murid-murid Yesuspun Tuhan juga.

    Kalimat, “Bapa dalam saya”, dan muridnya jadi satu dengan kita (Allah dan Yesus) di ayat tersebut maksudnya, supaya Yesus senantiasa tidak melupakan Allah (Bapa) demikian juga muridnya tidak melupakan Yesus dan Allah (Bapa). Dan di akhir ayat tersebut Yesus berkata “biar dunia percaya yang Bapa mengutus saya”. Rangkaian kata-kata ini tegas sekali Yesus mengakui bahwa ia bukan anak Allah, melainkan utusannya, dan teruskan saudara baca di Johanes pasal 17 ayat 23 : “Saya dalam dia orang, dan Bapa dalam saya, supaya dunia boleh tahu yang Bapa sudah mengutus saya”

    Apakah susunan ayat tersebut belum jelas bahwa Yesus sendiri yang berkata dan mengaku bahwa ia bukan Tuhan, melainkan utusan Tuhan. Apakah saudara masih belum puas tentang ayat-ayat Injil yang menunjukkan bahwa Yesus bukan Tuhan, karena saya anggap telah cukup banyak tunjukkan kepada saudara.

    kalau anda masih belum puas baiklah silahkan saudara periksa di kitab Samuel yang kedua pasal 7 ayat 22.: “Maka sebab itu besarlah Engkau, ya Tuhan Allah karena tiada yang dapat disamakan dengan dikau dan tiada Allah melainkan Engkau sekedar yang telah kami dengar dari telinga kami”

    Di ayat ini jelas bahwa Yesus sendiri menghadapkan kata-katanya kepada Allah, bahwa tiada yang dapat disamakan dengan Allah. Jadi Yesus sendiri mengakui bahwa dirinya tidak sama dengan Tuhan, dengan kata lain ia bukan Tuhan dan ditengah-tengah ayat itu Yesus sendiri berkata: “Tiada Allah melainkan engkau”. Jadi Yesus termasuk yang lain, yakni ia bukan Tuhan Allah. Rangkaian ayat tersebut, Yesus sendiri yang berkata bahwa, “tiada Tuhan melainkan Allah” mengapa kaum kristen mengangkat Yesus selaku Tuhan. Silahkan periksa lagi Injil Yahya pasal 17 ayat 8. : “Karena segala firman yang telah Engkau firmankan kepadaku, itulah Aku sampaikan kepada mereka itu, dan mereka itu sudah menerima dia, dan mengetahui dengan sesungguhnya bahwa Aku datang dari Ada-Mu, dan lagi mereka itu percaya bahwa Engkau yang menyuruh aku.

    Di ayat ini Yesus sendiri berkata bahwa ia menerima firman dari Allah. Kalau Yesus Tuhan, tentunya tidak membutuhkan firman dari siapapun juga. Di akhir ayat itu juga Yesus sendiri berkata bahwa “Engkaulah yang menyuruh aku”. Jadi Yesus itu bukan tuhan, melainkan pesuruh Tuhan, sebagaimana Nabi-nabi dan utusan-utusan Allah yang lain-lain juga.

    Teruskan saudara periksa Injil Matius pasal 26 ayat 2. : “Kamu memang mengetahui bahwa dua hari lagi akan ada hari raya Paskah, dan Anak manusia akan diserahkan supaya ia disalibkan”

    Yang dimaksud dengan anak manusia di ayat itu ialah Yesus sendiri. Jadi jelas Yesus mengakui bahwa ia bukan anak Tuhan, melainkan anak manusia.

    Lanjutkan periksa Injil Matius pasal 5 ayat 45.: “Supaya kamu menjadi anak-anak Bapamu yang disurga…”

    Cukup sampai disitu. Di ayat ini saudara saksikan sendiri, bahwa Yesus sendiri yang berkata kepada murid-muridnya, supaya kamu menjadi anak-anak bapamu yang di surga; yakni apabila murid-muridnya taat atas perintah-perintah Tuhan, menurut Yesus mereka akan jadi anak Tuhan juga. Berdasarkan ayat Bibel tersebut tentunya anak tuhan akan menjadi banyak jumlahnya, bukan Yesus saja.

    meski pada injil di Injil Johanes pasal 1 ayat 34 menyebutkan : “Maka aku sudah melihat itu, serta bersaksi yang dia inilah anak Allah”.
    Juga di Injil Matius pasal 3 ayat 17 menyebutkan: “Maka suatu suara dari langit mengatakan:” Inilah Anakku yang kukasihi, kepadanya aku berkenan”
    Di Injil Lukas pasal 1 ayat 32 juga menyebutkan: “Maka ia akan menjadi besar, dan Ia akan dikatakan anak Allah yang Maha Tinggi, maka Allah, Tuhan kita akan mengaruniakan kepadanya takhta Daud, nenek moyangnya itu”.
    Di Ibrani pasal 4 ayat 14 menyebutkan: “Sedangkan ada kepada kita seorang Imam Mahabesar yang sudah melintas segala langit, yaitu Yesus Anak Allah, maka hendaklah kita memegang pengakuan itu”.
    Dan masih banyak lagi ayat-ayat Bibel yang menerangkan bahwa Yesus Anak Allah

    saya mengerti mengerti, bahwa ayat-ayat Bibel yang menyebutkan Yesus Anak Allah sebagaimana tersebut di:
    Matius : Pasal 3 ayat 17, pasal 4 ayat 3, pasal 14 ayat 33, pasal 26 ayat 63 dan Pasal 16 ayat 17
    Johanes : Pasal 3 ayat 16, pasal 1 ayat 34 dan 40, pasal 17 ayat 1, pasal 19 ayat 7, pasal 16 ayat 27 dan ayat 30, pasal 15 ayat 23 dan beberapa ayat lainnya di Johanes.
    Rum : Pasal 1 ayat 9, pasal 5 ayat 10, pasal 8 ayat 3, pasal 29 ayat 32.
    Galitiah : Pasal 1 ayat 16, pasal 4 ayat 4 dan 6.
    Lukas : Pasal 1 ayat 32 dan 35, pasal 3 ayat 22, pasal 4 ayat 3 dan 9, pasal 4 ayat 43 dan 41.
    Ibrani : Pasal 1 ayat 2,5 dan 8, pasal 3 ayat 6, pasal 4 ayat 14, pasal 5 ayat 5 dan 8.
    Matius : pasal 2 ayat 15, pasal 3 ayat 17, pasal 4 ayat 3 dan ayat 6, pasal 14 ayat 33, pasal 26 ayat 63, pasal 16 ayat 17.
    Korintus : Pasal 1 ayat 9
    Dan masih ada beberapa ayat lain di kitab Injil yang menyebutkan Yesus itu Anak Allah tetapi maksudnya bukan anak Allah yang sebenarnya, karena Yesus sendiri mengaku dikitab Injil bahwa ia adalah utusan Allah, bukan Anak Allah. Dan ia sendiri berkata: “anak manusia” bukan anak Tuhan, Jadi jumlah ayat-ayat di kitab Injil yang menyebutkan Yesus itu anak Allah tidak menjamin kebenarannya bahwa ia anak Allah betul-betul, sebagaimana kita sering mendengar ucapan-ucapan “Anak Kapal”, “Anak Sekolah”, tidak berarti bahwa kapal dan sekolah itu beranak, melainkan mempunyai arti bahwa orang itu selalu terikat oleh peraturan-peraturan kapal dan pelajaran-pelajaran di sekolah.

    Periksa lagi Yahya pasal 5 ayat 30. : “Suatu pun tidak aku dapat berbuat menurut kehendakku sendiri melainkan aku menjalankan hukum sebagaimana yang aku dengar, dan hukumku itu adil adanya, karena bukannya aku mencari kehendak diriku, melainkan kehendak Dia yang menyuruhkan aku.

    Di sini jelas sekiranya Yesus itu Tuhan, tentu dapat berbuat sekehendaknya sendiri. Tetapi di Bibel sendiri menyebutkan bahwa perbuatan Yesus itu adalah kehendak Tuhan. Dan sekiranya Yesus itu Tuhan, tentunya tidak ada yang mengutus. Mustahil Tuhan menjadi utusan Tuhan, atau dengan lain kata “Utusan Tuhan itu adalah Tuhan”, bisakah terjadi demikian.

    kalau masih belum percaya

    Silahkan periksa lagi di Yahya pasal 3 ayat 13. : “Seorang pun tiada naik kesurga, kecuali ia yang sudah turun dari surga, yaitu anak manusia”.

    Jelas di Bibel sendiri menyebutkan bahwa Yesus sendiri adalah anak manusia bukan anak Tuhan.

    Periksa lagi di Matius pasal 27 ayat 30 : ” Maka mereka itupun meludahi Dia, serta mengambil buluh itu memalu kepalanya”.

    Kalau Yesus itu betul Tuhan, bagaimana Tuhan bisa diludahi dan diperolok-olokkan. Mengapa ada Tuhan yang begitu lemah. Sesuai dengan pengharapan saudara supaya puas dengan soal ketuhanan Yesus menurut Bibel dan perkataan Yesus sendiri ada menyebutkan Ia bukan Tuhan,

    sekali lagi periksa di Matius pasal 21 ayat 18 dan 19. : ” Pada pagi-pagi harinya, apabila Ia kembali kenegeri itu, ia merasa lapar”. Serta dipandangnya sepohon ara di sisi jalan, pergilah ia kesitu dan didapatinya suatu apapun tiada dipohon itu, melainkan daun sahaja. Lalu berkatalah Ia kepadanya: Janganlah jadi buah dari padamu lagi selama-lamanya. Maka dengan seketika itu juga layulah pohon ara itu”.

    Kalau Yesus itu Tuhan tentu ia tidak akan mengutuk pohon itu supaya tidak berbuah melainkan ia akan menciptakan buah pada pohon itu dengan kekuasaannya selaku Tuhan. Akan tetapi pohon yang tidak berbuat kesalahan apa-apa kepada Yesus dan pohon yang tidak tahu apa-apa itu malah dikutuk oleh Yesus. Wajarkah Tuhan mengutuk makhluk yang tidak bersalah. Padahal kalau betul Yesus itu Tuhan tentu Ia berkuasa menciptakan pohon itu supaya mengeluarkan buahnya seketika itu juga, tidak lalu mengutuknya.

    Persoalan Yesus anak Tuhan itu telah kita bicarakan pada pertemuan pertama, dan sudah dibereskan oleh Injil sendiri yang menyebutkan bahwa selain Yesus masih banyak lagi beberapa manusia yang harus diakui Anak Tuhan, dan seharusnya mereka itu diakui juga oleh golongan Kristen, menjabat anak tuhan, bukan Yesus saja, karena berdasarkan Kitab Injil sendiri anak Tuhan itu banyak.

    Supaya lebih Jelas, baiklah saya ulangi, di Injil ada menyebutkan bahwa:
    1. Daud anak Allah yang sulung (Mazmur, pasal 89 ayat 27)
    2. Yakub (Israil) adalah anak Allah yang Sulung (Keluaran pasal 4 ayat 22 dan 23)
    3. Afraim adalah anak Allah yang Sulung (Yeremia pasal 31 ayat 9)
    Jadi Daud anak Allah yang sulung, Yakub anak Allah yang sulung, dan Afraim juga anak Allah yang sulung. Ketiga-tiganya atau kesemuanya adalah anak sulung. Yang manakah yang betul-betul sulung. Apakah ayat ini benar semuanya atau salah semuanya. Karena itu saya jelaskan bahwa Anak Allah yang tersebut dalam Bibel itu, tidak berarti anak Allah yang sebenarnya melainkan maksudnya ialah kekasih Allah, atau mereka yang taat kepada perintah-perintah tuhan.

    Tetapi saudara mungkin belum mengerti betul tentang arti “Anak dan Bapa” dalam bahasa Ibrani, atau susunan bahasa yang terpakai dalam Bibel.

    Dalam bahasa Ibrani kata “Bapa” itu dipakai buat Tuhan, sedangkan kata “anak” dipakai buat mereka yang dihormati, seperti para Nabi dan para Rasul.

    kalau masih g ngerti silahkan buka Matius, pasal 5 ayat 9. :”Berbahagialah segala orang yang mendamaikan orang karena mereka itu akan disebut anak Allah”.

    Jelas siapa saja mendamaikan manusia akan disebut akan menjabat “Anak Allah”, kalau begitu anak Allah itu ratusan, ribuan malah mungkin jutaan orang, jadi bukan Yesus saja.

  • 301. Hari  |  Juli 7, 2009 pada 2:53 am

    To : Stephen, CosmicBoy dan mazterall

    NGGLIYENG kan ? Dengan sebagian isi KITAB SUCI yang KONTRADIKTIF itu ? Kekontradiktifan itu ada, karena semuanya bersumber dari satu hal paling POKOK yaitu masalah KETUHANANNYA … ? Kalau masalah KETUHANANNYA saja dipelintir ? Bagaimana tidak berani untuk memelintir isinya KITAB SUCI-nya ?

    Semakin dalam berdiskusi dengan saudara-saudaraku KRISTEN, maka akan semakin lebar PENGUAKAN kekontradiktifan yang ada ?

  • 302. stephen  |  Juli 7, 2009 pada 3:52 am

    Hari, sudah puaskah anda menulis?

    Begini saja. Simple dan mudah difahami. Golongan kami mengikuti kepercayaan gereja yang mengatakan Yesus itu sehakikat dengan Allah Bapa.

    Apakah kami betul? Mungkin betul mungkin juga tidak!

    Hal ke-2, golongan ortodok atau fahaman Arius mengatakan bahawa Yesus tidak sehakikat dengan Allah tetapi Yesus tetap luar biasa.

    Kata kami: Apakah mereka betul?

    Jawapan ialah: Mungkin mereka salah mungkin juga mereka betul.

    Oleh itu sila tangkap pemahaman ini wahai hari!!!!!

    Fakta 1:
    Kristian ada lebih dari satu fahaman.

    Fakta 2:
    Mereka menolak al quran islam.

    Fakta 3:
    Mereka membaca injil yang sama.

  • 303. stephen  |  Juli 7, 2009 pada 3:58 am

    Fakta 4:
    Ortodok menganggap kami sesat. Kami takutkah??? Tidak sama sekali.

    Fakta 5:
    Kami menganggap ortodok sesat. Mereka takutkah???? Tidak sama sekali.

    Fakta 6:
    Kami dan ortodoks tidak menganggap perbezaan fahaman ini akan menghantar kami ke neraka. Jadi kami tidak takut!!!

    Fakta 7:
    Kalau ortodoks pun kami sanggah apa lagi golongan yang mengaku islam.

    Fakta 8:
    Ada golongan ketiga dalam kristian iaitu jalan pertengahan.

  • 304. stephen  |  Juli 7, 2009 pada 11:57 pm

    Fakta 9:
    Golongan ketiga ini baca injil yang sama. (Matius, Markus, Lukas dan Yohanes).

  • 305. CosmicBoy  |  Juli 8, 2009 pada 12:43 am

    @ Hari,

    Hanya karena muhammad mengajar Allah itu Esa maka Dia itu ‘nabi’ yang benar.

    Jangan ngeles ke lain2.

    Kebiasaan ya?

    Sila jawap?

  • 306. CosmicBoy  |  Juli 8, 2009 pada 12:45 am

    @ Kurdi

    Hanya karena muhammad mengajar Allah itu Esa maka Dia itu ‘nabi’ yang benar.

    Jangan ngeles ke lain2.

    Kebiasaan ya?

    Sila jawap?

  • 307. CosmicBoy  |  Juli 8, 2009 pada 2:48 am

    @ Stephen,

    Can you learn more about Christianity?

    You got a lot of mix up.

    You start with a tail and end up on the head.

    For a start, please read what was the topic of our discussion and the try to understand it. If it is beyond your understanding, you can go to Google to looks for the answers.

    Good luck.

  • 308. CosmicBoy  |  Juli 8, 2009 pada 2:51 am

    @ Hari,

    Sekali lagi, loe ngga ngejawap.

    Kalo kalian percaya/yakin Allah MAHA MAHA, maka menjadi manusia mudah bagi-Nya?

    Apa yg sulit?

    Bagi Allah gue, segala sesuatu mudah bagi-Nya.

    Masak Allah yg mengaku menciptakan batu yg maha maha maha besar di alam ini, tidak bisa mengangkat-Nya?

    Masak Allah yg ngaku menciptakan segala suatu termasuk manusia, tidak bisa jadi manusia!

    Dalam ajaran kalian, malaikat bisa menjadi manusia. Setiap kali malaikat melawat para nabi/hamba2 Allah, dia menjelma menjadi manusia.

    Aneh ya, malaikat aje bisa/boleh/manpu menjadi manusia, Allah tidak bisa!

    Kayaknya Allah kalian kalah sama malaikat-Nya ya?

    Sebab-sebab Allah menjadi manusia, itu persoalan kemudian.

    Yg ditanya ialah Allah bisa ngga menjadi manusia menyangkut kemahakuasaan-Nya.

    Bisa?

    Tinggal baca.

  • 309. stephen  |  Juli 8, 2009 pada 4:48 am

    Cosmicboy:
    Stephen, Can you learn more about Christianity?

    You got a lot of mix up.

    You start with a tail and end up on the head.

    For a start, please read what was the topic of our discussion and the try to understand it. If it is beyond your understanding, you can go to Google to looks for the answers.

    Good luck.

    >>> Siapakah dapat membantu saya dalam hal ini?

  • 310. Kurdi  |  Juli 8, 2009 pada 10:05 am

    @komik boy
    Memang Allah Maha segalanya termasuk hal yg mudah bagi Allah utk menjadi manusia,tapi persoalannya Allah tdk pernah menjadi manusia,jangan2 nanti anda bertanya lagi bisa ngga Allah menjadi yg lebih rendah dari manusia terus dan terus…MasyaAllah… Pertanyaan anak kecil.

  • 311. Kurdi  |  Juli 8, 2009 pada 11:00 am

    @stephen
    terserah anda mau benci Islam atau sebaliknya itu urusan anda,tetapi apa anda akan mempertahankan iman kristen anda setelah nyata bahwa kitab yg anda yakini begitu kontradiksinya,dan ramalan2 dlm Alkitab meleset semua,kalo begini apakah benar alkitab berasal dari Tuhan? #semoga terlepas dari kebohongan paulus#

  • 312. stephen  |  Juli 8, 2009 pada 11:36 am

    Kurdi, pilihan saya adalah urusan saya sendiri. Tidak merugikan mahupun menguntungkan sikitpun pada anda.
    Ramalan apakah yang anda maksudkan sebagai meleset?
    Kalaupun fakta alkitab hanya berasal dari manusia dan bukan dari Tuhan tetapi tujuan alkitab dibukukan sangat jelas iaitu menyeru kepada kebaikan dan tujuannya adalah destinasi syurga.
    Saya tidak benci islam cuma kasihan kepada umatnya kerana kalian tidak mengenal Yesus dan ajaran Yesus.
    Saya lebih yakin akan kebenaran dalam alkitab kristian berbanding kebenaran dalam al quran. Kalaupun kebenaran itu benar tetapi ahli tafsir kalian lemah dalam mentafsir. Lebih teruk lagi, salah tafsir. Bagaimana saya nak hormat???

  • 313. stephen  |  Juli 8, 2009 pada 11:45 am

    Fakta yang boleh dipersoalkan:
    1. Kisah Abraham dengan Ishak ataupun Ismael
    2. Yesus yang disalib atau yang diserupakan
    3. Nabi palsu ialah Muhammad ataupun Paulus
    4. Makna kafir
    5. Cara mengucap dua kalimah syahadat
    6. Kisah kenabian Muhammad
    7. Cita-cita Muhammad
    8. 666 dan 6666
    9. Nabi Muhammad disebut oleh Nabi Adam
    10. Makna perkataan islam
    11. Makna jalan yang lurus
    12. Makna munafik dan fanatik
    13. Kena tgok buku balik…

  • 314. stephen  |  Juli 8, 2009 pada 11:52 am

    Kurdi:
    Tetapi apa anda akan mempertahankan iman kristen anda setelah nyata bahwa kitab yg anda yakini begitu kontradiksinya…

    >>> Saya sangat yakin masuk syurga jika mengamalkan semua ajaran-ajaran Yesus di injil matius, markus, lukas dan yohanes. Tapi bukannya mudah.. Menjadi kristian lebih susah berbanding menjadi muslim…

  • 315. CosmicBoy  |  Juli 9, 2009 pada 3:18 am

    @ Kurdi,

    @komik boy
    Memang Allah Maha segalanya termasuk hal yg mudah bagi Allah utk menjadi manusia

    Oke, kalian udah pada ngaku bahwa menjadi manusia itu mudah bagi Allah.

    Makanya, jangan lagi mempersoalkan keyakinan kami bahwa Yesus ialah Allah yg menjelma itu.

    Pokoknya itu mudah bagi Allah, masuk akal, logis & kalian pada setuju.

    Case close.

    Period.

  • 316. CosmicBoy  |  Juli 9, 2009 pada 3:22 am

    @ stephen,

    I have given my e-mail to you before.

    Can we discuss Christianity through mail?

    See you then.

  • 317. stephen  |  Juli 9, 2009 pada 3:59 am

    Saya x dapat email saudara di sana.. Jadi saya sudah abaikan address anda.

    Sila email saya dulu supaya dapat saya reply.

    Alamat saya: arowana5081@yahoo.com.my

  • 318. stephen  |  Juli 9, 2009 pada 4:02 am

    Saya menjumpai web ini hari ini dan saya klink topik kristian tauhid, sila lihat website tersebut:

    http://www.kumpulankotbah.com/component/option,com_xmap/

    Tajuk yang saya cari ialah ajaran gereja bethany dan ajaran kristian tauhid.

  • 319. stephen  |  Juli 9, 2009 pada 5:58 am

    Cosmicboy, komentar saya adalah jelas bahawa wujud kristian kategori kedua. Ianya ialah golongan kepercayaan Unitarian.

    Sila lihat mereka di:
    http://www.kristentauhid.blogspot.com/

    Sila lihat apa syahadat para rasul mereka, hari bersembahyang dan tafsiran mereka akan Roh Kudus.

  • 320. Kurdi  |  Juli 9, 2009 pada 6:00 am

    @komikboy
    Allah bisa Bohong tapi Allah tak pernah melakukan kebohongan,seperti Allah bisa jadi manusia tapi Allah tak pernah jadi manusia ngerti? He he he sudah angkat bendera putih Dia…Ayo teruskan diskusinya…

  • 321. stephen  |  Juli 9, 2009 pada 7:06 am

    Cosmicboy tak akan menyerah kalah sebab itulah yang dipelajari beliau tentang agamanya…

  • 322. imankristen  |  Juli 9, 2009 pada 12:13 pm

    @Kurdi…

    Terima kasih atas kehadirannya…

    Anda tuliskan:

    Allah bisa Bohong tapi Allah tak pernah melakukan kebohongan,seperti Allah bisa jadi manusia tapi Allah tak pernah jadi manusia ngerti? He he he sudah angkat bendera putih Dia…Ayo teruskan diskusinya…

    Kalau boleh saya ikut “nimbrunng”, saya akan coba menjelaskan.

    Konsep kristen tidak seperti yang anda katakan.

    Allah terpisah dari dosa dan tidak bisa berdosa.
    Jadi Allah tidak bisa berbohong, karena melawan “nature” diri-Nya sendiri.

    Allah mahakuasa bisa menciptakan manusia dan bisa mengambil rupa manusia.

    A. Persamaan kita adalah:
    - Allah tidak bisa menjadi manusia 100%…, ini ditolak kristen dan kita sama-sama setuju bahwa ini tidak masuk akal.
    - Manusia yang 100% juga tidak bisa menjadi Allah (ini konsep yang dipegang Budha/Hindu). Kristen sama dengan moslem dalam hal ini. Ini tidak masuk akal.

    B. Perbedaan kita adalah:
    Allah yang mahakuasa bisa menjadi manusia 100% dengan syarat: Allah harus tetap Allah 100%. Ini baru masuk akal.

    Jadi ketika kita berbicara Allah menjadi manusia, moslem berpikir ke konsep A, sedangkan kristen berpikir di konsep B.

    Jadi…, semua ide anda terhadap kekristenan dengan “jati diri Allah” adalah konsep A.
    Saya setuju dengan anda pada kasus ini (konsep A).

    Tetapi kristen berpikir dari konsep B.

    Sekarang…, apa logika konsep B?
    Sederhana saja: Allah maha kuasa.

    Kristen lebih logis dari moslem dari hal ini.
    Perhatikan konteks MAHA KUASA dari kalimat dibawah ini:
    1. Allah Kristen adalah Allah yang maha kuasa, yaitu Allah bekuasa untuk mengambil rupa manusia (ingat konsep B diatas).
    2. Allah Islam adalah Allah yang maha kuasa, yaitu Allah yang tidak mampu / tidak berkuasa mengambil rupa manusia.

    Titik perbedaan kita pada kata Maha Kuasa.

    Maha Kuasa Kristen: Mampu “mengambil rupa” manusia.
    Maha kuasa Islam: Tidak berkuasa “mengambil rupa” manusia.

    Sekali lagi, perbedaan kita terletak pada kata dan definisi Maha Kuasa.

    Semoga anda mengerti.

    Salam.

  • 323. CosmicBoy  |  Juli 10, 2009 pada 2:14 am

    @ Stephen,

    I fill that this is not a place to talk about Christianity.

    This forum is for a Christians-Moslem dialogue.

    I have received your e-mail addressl & will get to you soon.

    GBU.

  • 324. stephen  |  Juli 10, 2009 pada 4:40 am

    Ok tq..

  • 325. Kurdi  |  Juli 10, 2009 pada 6:56 am

    @Imankristen
    Allah Memang bisa menjadi manusia,tapi utk apa Allah menjadi manusia? Dan ketika Allah menjadi manusia (yesus) kenapa yesus berdoa? Siapa Tuhannya? Oke ketika berdoa ialah manusianya lalu kemana Allahnya?

  • 326. Kurdi  |  Juli 10, 2009 pada 7:16 am

    @Imankristen
    kurdi Tanya: “sebenarnya yesus itu Tuhan 100% atau Manusia yg diMASUKI Rohkudus? Atau Allah yg menjelma menjadi manusia?

  • 327. Kurdi  |  Juli 10, 2009 pada 8:19 am

    @iman kristen
    maksud saya diantara kristen & Islam tdk ada perbedaan tentang Allah Maha maha dan maha Dia bisa menjadi manusia betul saya juga setuju namun persoalannya pernah/maukah Allah menjadi manusia nah inilah yg berbeda antara Islam dan kristen. Semoga paham

  • 328. stephen  |  Juli 10, 2009 pada 8:30 am

    Dalam konteks triniti, Allah menjadi manusia kerana jika Allah menjadi transformers kan manusia susah berkomunikasi??? Harap faham kurdi.

  • 329. Kurdi  |  Juli 10, 2009 pada 11:03 am

    @stephen
    Bukankah Allah telah mengutus para Nabi dan Rasul utk berkomunikasi kepada manusia? Para Nabi menerima Firman Allah baik secara langsung maupun lewat perantara malaikat,apa itu kurang? jadi utk apalagi Allah menjadi manusia?

  • 330. Hari  |  Juli 10, 2009 pada 12:02 pm

    Duuuuhhhh kasihan amat si Kurdi di keroyok.

    Masalah ALLAH yag bisa menjadi manusia ? Sebagaimana yang disampaikan imankristen sebagai berikut :

    Allah yang mahakuasa bisa menjadi manusia 100% dengan syarat: Allah harus tetap Allah 100%. Ini baru masuk akal. (Konsep B)

    Penjelasan ini mengandung arti bahwa ALLAH bisa menjadi manusia yang ke ALLAHANNYA tetap 100% yang artinya ALLAH tetap MAHA SEGALA-GALANYA ? Bukan begitu imankristen ? Ketika konsep B ini diterapkan, maka kenapa ALLAH YANG MAHA SEGALA-GALANYA itu tidak tercermin dalam YESUS yang berwujud manusia ?

    1. Soal NGANTUK, soal TIDUR ? Kalau ALLAH … Karena MAHA, maka TIDAK PERNAH NGANTUK dan TIDAK PERNAH TIDUR ?

    2. Karena ALLAH bisa MENCIPTAKAN SESUATU yang manusia tidak bisa CIPTAKAN ? Pada saat YESUS HIDUP ? yesus TIDAK PERNAH menciptakan sesuatu yang hidup dari KETIADAAN sehingga menjadi ada atau makhluk hidup dan makhluk hidup tersebut sampai sekarang masih ada dan terintegrasi dengan ciptaan ALLAH lainnya ?

    3. Dan masih banyak lagi …

    Itu dulu …

  • 331. jelasbukan  |  Juli 10, 2009 pada 4:32 pm

    @hari

    Membingungkan. Lebih fokus ngapa ?

  • 332. stephen  |  Juli 11, 2009 pada 12:22 am

    To all forumer moslem…

    Jika anda katakan kristian triniti sesat, ada kristian unitarian yang mengatakan sebagai tidak sesat. Kristian unitarian konsep istilah keallahan lebih hampir/dekat dengan muslim. Bible unitarian dengan golongan triniti tetap guna bible yang sama. Golongan unitarian tetap katakan Yesus @ Isa Al Masih sebagai wafat, bangkit dan akan kembali lagi.. Muslim kata, yang disalibkan itu ialah Yang Diserupakan malah dikata itu: Yudas. Golongan unitarian tentu sama pendapat dengan golongan triniti bahawa tiada lagi Nabi selepas Yesus. Maka kenabian Nabi Muslim adalah terbatal.

  • 333. stephen  |  Juli 11, 2009 pada 12:45 am

    Islam mencari syurga, katolik mencari syurga, SDA mencari syurga, protestant mencari syurga, SIB mencari syurga, anglikan mencari syurga, basel mencari syurga, GYB mencari syurga… Semua takut neraka.

    Kesimpulannya:
    Setiap gereja akan wujud tiga golongan:
    1. Taat
    2. Kurang taat
    3. Tidak taat

    Apakah syarat2 masuk syurga menurut lojik akal?
    1.
    2.
    3.
    4.
    5.

    (Tidak semua yang memanggil Tuhan! Tuhan! Tuhan! akan masuk syurga).. Ini kenyataan dalam lojik akal.

  • 334. Kurdi  |  Juli 11, 2009 pada 1:18 am

    @imankristen
    Anda katakan,”Allah terpisah dari dosa & tdk bisa berdosa jadi Allah tdk bisa berbohong karena melawan “nature” diri-Nya sendiri.

    Dlm Alkitab Allah tdk bisa dicapai oleh pandangan mata begitu juga dlm Al-Qur’an. Jelas Allah tdk bisa terlihat,kalo yesus Tuhan jelas melawan Nature diri-Nya karena yesus dapat terlihat.

  • 335. Nurkiam  |  Juli 11, 2009 pada 2:08 am

    @stephen anda berkata: golongan unitarian sama pendapat dgn gol. Triniti bahwa tiada lagi Nabi setelah yesus.Maka kenabian Nabi Muslim adalah terbatal.

    Ini pendapat atau isi Alkitab? Kalo hanya pendapat ini batal dari membatalkan Nabi Muslim.Tapi kalo ini dari Alkitab Maka kita harus kaji lagi sampai dimana tingkat keshahihan ayat kitab ini dari tuhan atau karangan manusia?

  • 336. Kurdi  |  Juli 11, 2009 pada 9:06 am

    @Imankristen
    you Berani buat artikel macam ni tapi you ngga pro aktif debatnya. & you katakan Allah Maha bisa,Maha maha,termasuk Allah bisa dikalahkan seorang Nabi, dlm alkitab karangan paulus Allah menjadi Hina tau? Mana ada Nabi yg menyeru Trinita$? Mana ada Nabi yg menyeru Yesus itu tuhan? Kenali siapa paulus!

  • 337. CosmicBoy  |  Juli 11, 2009 pada 11:22 am

    @ Kurdi,

    Udah kalian pada ngaku bahwa Allah itu bisa menjadi manusia.

    Mau apa lagi.

    Hu ha hu ha hu ha…

    Kalau udah pada percaya, kan yang lain itu mudah bagi Allah.

    Siapa doa kepada siapa, itu tidak timbul.

    Bagaimana Dia menjadi manusia, itu tidak timbul.

    Bagaimana Dia itu dan ini, tidak timbul.

    Semua mudah bagi-Nya.

    Susah amah sih kalian ini.

    Mikirnya mau sejalan otak kalian padahal yang dibicarakan ialah Allah.

  • 338. Kurdi  |  Juli 11, 2009 pada 12:37 pm

    @komikboy
    saya katakan demi Allah Allah bisa menjadi manusia,saya ulangi persoalannya pernah/maukah Allah jadi manusia? Konsep kalian Allah maha bisa bisa jadi manusia dst. Termasuk bisa dikalahkan oleh Nabi yakub,iya begitu? Ini kesalahan besar tau! Kok malah ketawa.

  • 339. Kurdi  |  Juli 11, 2009 pada 3:10 pm

    Islam: Allah Maha Perkasa,Maha suci Allah,Allah Maha Besar dst. Artinya Islam meninggikan Allah, segala puji bagi Allah,(derajat Allah tinggi dimata Muslim).
    Kristen: Allah bisa sedih,Allah Menyesal,Allah dapat dikalahkan,Allah punya Anak,Allah menjadi manusia dst. Ini penurunan derajat bagi Allah.
    Maha suci Allah dari apa yg kalian katakan.

  • 340. imankristen  |  Juli 11, 2009 pada 4:30 pm

    @Kurdi…

    Coba…, saya akan bantu anda mengerti kekristenan…
    Semoga dengan waktu yang terbatas, anda bisa mengerti lebih lagi…, dan semoga saya bisa punya banyak waktu luang menjelaskan anda.

    Sebenarnya topik ini sudah lengkap penjelasannya di blog Iman Kristen…, biasanya saya malas lagi meladeni…, paling saya minta mereka membaca di sana.

    Tapi untuk anda…, saya coba bantu…
    So…, maaf untuk moslem yang lain…, saya tidak layani…, supaya fokus menjawab Saudara Kurdi.

    Harap balas satu demi satu….

    Allah Memang bisa menjadi manusia,tapi utk apa Allah menjadi manusia? Dan ketika Allah menjadi manusia (yesus) kenapa yesus berdoa? Siapa Tuhannya? Oke ketika berdoa ialah manusianya lalu kemana Allahnya?

    Allah menjadi manusia untuk menebus dosa manusia.
    Yesus berdoa “sebagai” manusia 100% untuk menjadi “teladan” bagi seluruh manusia yang telah berdosa.
    Allah tetap Allah, karena konsep Kristen adalah 1 Allah dengan 3 pribadi.

    Anda katakan,”Allah terpisah dari dosa & tdk bisa berdosa jadi Allah tdk bisa berbohong karena melawan “nature” diri-Nya sendiri.

    Yes…, satu-satunya manusia yang tidak bedosa adalah Yesus.

    Dlm Alkitab Allah tdk bisa dicapai oleh pandangan mata begitu juga dlm Al-Qur’an. Jelas Allah tdk bisa terlihat,kalo yesus Tuhan jelas melawan Nature diri-Nya karena yesus dapat terlihat.

    Allah dalam Alkitab adalah Allah yang berinisiatif, bukan yang pasif. Allah bisa “menampakkan” dirinya kepada Manusia. Berbeda dengan konsep Q.

    you Berani buat artikel macam ni tapi you ngga pro aktif debatnya. & you katakan Allah Maha bisa,Maha maha,termasuk Allah bisa dikalahkan seorang Nabi, dlm alkitab karangan paulus Allah menjadi Hina tau? Mana ada Nabi yg menyeru Trinita$? Mana ada Nabi yg menyeru Yesus itu tuhan? Kenali siapa paulus!

    He he he…, saya coba bantu anda…, saya sudah 1 tahun lebih diskusi ini di blog Iman Kristen…, seperti diatas saya katakan…, semoga saya ada waktu untuk membantu anda mengerti kekristenan.

    Coba anda tanya “fokus” ke saya saja…, jadi pertanyaan anda ke CosmicBoy…, akan saya coba jawab.

    saya katakan demi Allah Allah bisa menjadi manusia,saya ulangi persoalannya pernah/maukah Allah jadi manusia? Konsep kalian Allah maha bisa bisa jadi manusia dst. Termasuk bisa dikalahkan oleh Nabi yakub,iya begitu? Ini kesalahan besar tau! Kok malah ketawa.

    Allah tidak pernah “dikalahkan” oleh Yakub. Coba pelajari lebih lanjut cerita tersebut…, apakah Yakub akhirnya berkata: Aku Lebih Hebat dan Berkuasa dari Allah. Coba pelajari di Alkitab…, baca perikop tersebut selanjutnya hingga akhir…, apa perkataan Yakub setelah dia “bergulat” dengan Allah.

    Islam: Allah Maha Perkasa,Maha suci Allah,Allah Maha Besar dst. Artinya Islam meninggikan Allah, segala puji bagi Allah,(derajat Allah tinggi dimata Muslim).
    Kristen: Allah bisa sedih,Allah Menyesal,Allah dapat dikalahkan,Allah punya Anak,Allah menjadi manusia dst. Ini penurunan derajat bagi Allah.
    Maha suci Allah dari apa yg kalian katakan.

    Allah bisa sedih…, menyesal…, ini merupakan ungkapan Allah dalam bahasa manusia. Ketika Allah mengungkapkan dirinya dalam bahasa manusia…, tentu terjadi “pendangkalan” makna. Bagaimana mungkin yang “unlimited” bisa diukur dengan bahasa manusia yang “limited”. Ini semacam “personifikasi” yaitu mempergunakan bahasa manusia untuk menggambarkan Allah.

    Sebagai contoh saja, dalam satu ayat Q dikatakan bahwa Tuhan tak menyerupai apapun, Laisa kamitslihi syai’un (42:11), tetapi dalam banyak ayat yang lain Tuhan digambarkan memiliki tangan, wajah, bahkan dalam hadis digambarkan pula memiliki jari-jari (ashabi’ al-rahman).

    Istilah “Anak” yang dipakai untuk menggambarkan “Firman Allah yang menjadi manusia dan diberi nama Yesus” adalah istilah yang paling dekat yang bisa digunakan.

    Socrates pernah berkata: Kalau sapi bisa berpikir dan diminta untuk “menggambarkan” allah-nya sapi…, pasti allahnya berbentuk Sapi juga.

    Salam.

  • 341. imankristen  |  Juli 11, 2009 pada 4:40 pm

    Tambahan:
    Jadi…, ketika anda “menggambarkan” Allah…, anda selalu memikirkan dengan konsep pikiran manusia.

    Contoh diatas tadi:
    Ketika diutarakan istilah Yesus adalah Anak Allah, istilah itu juga diberikan pada setiap orang kristen.

    Iman Kristen adalah anak Allah juga…, apa anda tidak mengerti konsep kristen yang satu ini? Kenapa saya anak Allah? Karena saya dilahirkan baru oleh Roh Kudus (Roh Allah).

    Jadi…, hal-hal spiritual (istilah spiritual / rohaniah) jangan di samakan dengan jasmaniah.

    Salam.

  • 342. imankristen  |  Juli 11, 2009 pada 5:23 pm

    Pertanyaan anda (Kurdi), juga pernah ditanyakan oleh Nikodemus (dilahirkan kembali).
    Lihat bagaimana Yesus menjawab pertanyaan Nikodemus…, seorang ahli agama.
    =============================

    Yohanes pasal 3.

    3:1. Adalah seorang Farisi yang bernama Nikodemus, seorang pemimpin agama Yahudi.
    3:2 Ia datang pada waktu malam kepada Yesus dan berkata: “Rabi, kami tahu, bahwa Engkau datang sebagai guru yang diutus Allah; sebab tidak ada seorangpun yang dapat mengadakan tanda-tanda yang Engkau adakan itu, jika Allah tidak menyertainya.”
    3:3 Yesus menjawab, kata-Nya: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah.”
    3:4 Kata Nikodemus kepada-Nya: “Bagaimanakah mungkin seorang dilahirkan, kalau ia sudah tua? Dapatkah ia masuk kembali ke dalam rahim ibunya dan dilahirkan lagi?”
    3:5 Jawab Yesus: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan dari air dan Roh, ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah.
    3:6 Apa yang dilahirkan dari daging, adalah daging, dan apa yang dilahirkan dari Roh, adalah roh.
    3:7 Janganlah engkau heran, karena Aku berkata kepadamu: Kamu harus dilahirkan kembali.
    3:8 Angin bertiup ke mana ia mau, dan engkau mendengar bunyinya, tetapi engkau tidak tahu dari mana ia datang atau ke mana ia pergi. Demikianlah halnya dengan tiap-tiap orang yang lahir dari Roh.”
    3:9 Nikodemus menjawab, katanya: “Bagaimanakah mungkin hal itu terjadi?”
    3:10 Jawab Yesus: “Engkau adalah pengajar Israel, dan engkau tidak mengerti hal-hal itu?
    3:11 Aku berkata kepadamu, sesungguhnya kami berkata-kata tentang apa yang kami ketahui dan kami bersaksi tentang apa yang kami lihat, tetapi kamu tidak menerima kesaksian kami.
    3:12 Kamu tidak percaya, waktu Aku berkata-kata dengan kamu tentang hal-hal duniawi, bagaimana kamu akan percaya, kalau Aku berkata-kata dengan kamu tentang hal-hal sorgawi?
    3:13 Tidak ada seorangpun yang telah naik ke sorga, selain dari pada Dia yang telah turun dari sorga, yaitu Anak Manusia.
    3:14 Dan sama seperti Musa meninggikan ular di padang gurun, demikian juga Anak Manusia harus ditinggikan,
    3:15 supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal.
    3:16 Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.
    3:17 Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia.
    3:18 Barangsiapa percaya kepada-Nya, ia tidak akan dihukum; barangsiapa tidak percaya, ia telah berada di bawah hukuman, sebab ia tidak percaya dalam nama Anak Tunggal Allah.
    3:19 Dan inilah hukuman itu: Terang telah datang ke dalam dunia, tetapi manusia lebih menyukai kegelapan dari pada terang, sebab perbuatan-perbuatan mereka jahat.
    3:20 Sebab barangsiapa berbuat jahat, membenci terang dan tidak datang kepada terang itu, supaya perbuatan-perbuatannya yang jahat itu tidak nampak;
    3:21 tetapi barangsiapa melakukan yang benar, ia datang kepada terang, supaya menjadi nyata, bahwa perbuatan-perbuatannya dilakukan dalam Allah.”

  • 343. imankristen  |  Juli 11, 2009 pada 11:05 pm

    Kesimpulan akhir:

    Kesimpulan yang bisa didapat mengenai perbedaan konsep Allah Islam dan Allah Krsiten:

    Allah Islam adalah Allah maha kuasa yang TIDAK berkuasa mengambil rupa manusia.

    Allah Kristen adalah Allah maha kuasa yang mampu / berkuasa mengambil rupa manusia.

    Salam.

  • 344. Kurdi  |  Juli 12, 2009 pada 5:40 am

    @Imankristen anda katakan:
    1.Allah menjadi manusia utk menebus dosa manusia.
    Bukankah Allah yg mempunyai hukum? Utk apa Allah repot2 menebus dosa manusia? Kalo Allah mau cukuplah dengan ampunan-Nya saja maka tak perlu Allah menebus dosa.

  • 345. Kurdi  |  Juli 12, 2009 pada 6:32 am

    2.Allah tdk pernah dikalahkan Nabi yakub.Coba pelajari lebih lanjut berita tsb.
    >sudah saya pelajari sebelumnya benar Nabi yakub mengakui kalah,tapi Nabi yakub pernah bergulat kepada Allah dan menang (tdk masuk akal) Allah itu Maha Maha Maha kok bisa duel sama Nabi padahal Baru sampai niat melawan Allah saja…Tau dong… Allah itu Maha…

  • 346. mazterall  |  Juli 12, 2009 pada 8:59 am

    @kurdi

    1.Allah menjadi manusia utk menebus dosa manusia.
    Bukankah Allah yg mempunyai hukum? Utk apa Allah repot2 menebus dosa manusia? Kalo Allah mau cukuplah dengan ampunan-Nya saja maka tak perlu Allah menebus dosa.

    mazterall ====>Harap diketahui bahwa ALLAH adalah maha adil, jadi kalau Dia hanya mengampuni saja tanpa menghukum, apakah layak Dia disebut maha adil?

  • 347. mazterall  |  Juli 12, 2009 pada 9:02 am

    @kurdi

    2.Allah tdk pernah dikalahkan Nabi yakub.Coba pelajari lebih lanjut berita tsb.
    >sudah saya pelajari sebelumnya benar Nabi yakub mengakui kalah,tapi Nabi yakub pernah bergulat kepada Allah dan menang (tdk masuk akal) Allah itu Maha Maha Maha kok bisa duel sama Nabi padahal Baru sampai niat melawan Allah saja…Tau dong… Allah itu Maha…

    mazterall ======> mas, terserah ALLAH dong mau kalah atau menang. masak karena kalah maka ALLAH kehilangan ke-ALLAH-annya??? atau kamukah yang menentukan ALLAH itu harus seperti apa (tidak perlu jadi manusia, tidak perlu kalah)??

    terima kasih

  • 348. stephen  |  Juli 12, 2009 pada 9:41 am

    Kata kurdi, cukup Allah ampuni saja tak perlu menebus..

    >>> Nampaknya belum dijawab oleh webmaster. Saya cuba jawab. Begini. Lama sebelum Yesus lahir, Nabi Musa sudah ramalkan Yesus akan datang. Yesus ialah yang dijanjikan. Kejadian Yesus sudah lama direncanakan. Hanya menunggu detik dan ketika untuk pelaksanaan. Ternyata inilah rencana Tuhan Allah. Iaitu pertaruhan kematian Yesus.

  • 349. stephen  |  Juli 12, 2009 pada 9:55 am

    Di akhir zaman lagi, Yesus akan kembali ke dunia. Untuk mengadili. Saya dan kurdi. Iman kristian dan cosmicboy. Dan mazterall. Kristian dan islam jg.

    Kenapa kurdi tidak mengamalkan ajaran (matius, markus, lukas dan yohanes)?

    Di ahkir zaman, Yesus sudah diramalkan oleh kristian dan islam bahawa Yesus akan kembali.

    Ternyata Yesus sangat maha kuasa. Jika Yesus sangat luar biasa, kenapa muslim tidak beriman kepada ajaran Yesus sama seperti yang diimani kristian?

  • 350. stephen  |  Juli 12, 2009 pada 9:57 am

    Tentu kurdi akan lebih dikenal Yesus bila kurdi mengamalkan ajaran Yesus. Apa ajaran Yesus? Harus dilahirkan kembali. Perlukah kurdi masuk balik ke rahim ibunya? Tidak perlu.

  • 351. Kurdi  |  Juli 13, 2009 pada 12:00 am

    @MasterALL & Stephen
    Saya bukan hendak mengatur Allah tetapi keadaan yg sebenarnya Allah itu Tdk sepeti ajaran kristen kalian,bagaimana saya Mau beriman kristen pertanyaan saya yg simple namun mendasar ini jawaban kalian ngga ada yg nyambung/abstrak/sulit dimengerti.

  • 352. stephen  |  Juli 13, 2009 pada 3:20 am

    Jika saudara kurdi di Malaysia, walaupun anda tau benar tentang kristian dan anda berminat, anda tidak boleh murtad…

  • 353. Kurdi  |  Juli 13, 2009 pada 4:32 am

    @imankristen say==> Allah Islam adalah Allah Maha kuasa yg tdk kuasa m

  • 354. CosmicBoy  |  Juli 13, 2009 pada 5:36 am

    @ Kurdi,

    @komikboy
    saya katakan demi Allah Allah bisa menjadi manusia,saya ulangi persoalannya pernah/maukah Allah jadi manusia?

    ==> Tau darimana Dia tidak mau? Kalian@ manusia yang tentukan apa yang Allah bisa buat dan tidak bisa buat. Hebat loe!

    Konsep kalian Allah maha bisa bisa jadi manusia dst. Termasuk bisa dikalahkan oleh Nabi yakub,iya begitu? Ini kesalahan besar tau! Kok malah ketawa.

    Dongeng darimana Allah dikalahkan oleh Nabi Yakub? Hanya karena Allah membenarkan Nabi Yakub BUKAN BERMAKNA ALLAH TIDAK MAHA KUAT. Ngerti? Hanya karena Allah membiarkan kejahatan bermaharajalela/berleluasan BUKAN BERMAKNA ALLAH DIAM! Ngerti? Hanya karena Allah membiarkan maksiat/imoralitas berleluasan BUKAN BERMAKNA ALLAH MENYUKAI MAKSIAT! Ngerti?

  • 355. CosmicBoy  |  Juli 13, 2009 pada 5:58 am

    @ Kurdi,

    Saya heran, bukankah kamu udah pada ngaku bahwa Allah bisa menjadi manusia?

    Itukan perkara mudah bagi Allah.

    Tiada yang mustahil di sisi-Nya.

    Seharusnya hal2 yang sulit dipahami oleh kamu (sesudah yakin bahwa Allah bisa menjadi manusia), akan menjadi lebih mudah untuk dimengerti.

    Bukankah begitu?

    Kecuali kalau kamu melihat semuanya berdasarkan akal.

    Dan itulah kedagingan/keduniawian/flesh/sark. Dan itulah sifatnya, kedagingan mau mengerti sejalan akal pikirannya.

    Kalau semua itu berdasarkan akal, percuma aja mas karena akal manusia yang finit tidak bisa memahami Allah yg infinit.

    Karena itulah perlu iman. Melihat & mengerti itu secara spiritual.

    Salam.

  • 356. CosmicBoy  |  Juli 13, 2009 pada 6:15 am

    @ Kurdi,

    Saya sudah bahas tentang mengapa Allah perlu menjadi manusia.

    Kok balik nanya sama yang lain?

    Begini:

    Allah Maha Sempurna, Maha Suci.

    Karena itulah manusia (Adam & Hawa) diciptakan secara sempurna & suci@ tidak mengenal dosa.

    Kemudian Adam & Hawa melanggar perintah Allah secara sengaja. Pelanggran itulah disebut dosa pertama/asal/asli (karena sebelum itu tidak ada dosa).

    Dosa menyebabkan manusia tidak sempurna dan suci lagi.

    Dan karena Adam merupakan bapa umat manusia, maka ciri-ciri Adam diperturunkan kepada kita semua. Kita menanggung dosa Adam meskipun itu bukan kehendak/kemahuan Allah & kita.

    Karena Allah Maha Adil, Allah akan menghukum dosa Adam & kita karena kita semua tidak sempurna & suci lagi.

    Itu disebut hukum qisas/hukum timbal balas!

    Dosa dibalas dengan kematian (karena Allah berfirman bahwa jika kamu makan buah terlarang itu, nescaya kamu akan mati!)

    Mata ganti mata, gigi ganti giti, cedera ganti cedera!

    Umat manusia ditetapkan kemudian untuk mengalami kemusnahan KECUALI adanya Penyelamat. Siapakah yg bisa menyelamatkan umat manusia. Manusia sendiri yg berdosa? Para Nabi? Masak orang berdosa menyelamatkan orang berdosa?

    Hanya Allah saja bila menyelamatkan kita.

    Karena hukum qisas menetapkan bahwa mati ganti mati, mata ganti mata, gigi ganti gigi, dan Allah Maha Adil dan tidak bisa melawan nature keadilannya sendiri demi Maha Kasih Allah, Firman-Nya RELA mengambil rupa manusia, mengambil tubuh manusia yg sempurna & suci serta tidak berdosa, mati demi menggantikan kita sebagai pelaksanaan hukum qisas itu.

    Selepas pelaksanaan hukum qisas itu diadakan, maka Firman-Nya Qaimah pada Allah. Manusia dibenarkan dengan syarat menerima Firman-Nya@ Yesus Kristus sebagai satu2 Penyelamat bagi dirinya.

    Nah, itulah sebabnya Allah@ Firman-Nya harus menjadi manusia.

    Tinggal baca.

  • 357. Kurdi  |  Juli 13, 2009 pada 7:45 am

    Allah Maha Kuasa,Dia bisa ciptakan para Rasul & Nabi,utk menyampaikan ajarannya Dia mengajar manusia melalui kalam-Nya,kesuksesan para Nabi dan Rasul menyampaikan ajaran Allah anda tau bukan? Nabi mana yg tdk sukses? Adakah? Jawabnya tdk ada. nah atas dasar ini saya berani katakan Bahwa Allah tak pernah menjadi manusia karena cukup para Nabi/Rasul saja yg turun/diutus kedunia. Utk apa Allah Turun

  • 358. Kurdi  |  Juli 13, 2009 pada 8:32 am

    @komikboy=>dongeng darimana lagi Allah dikalahkan oleh Nabi Yakub?
    Simak baik2 =>”kejadian pasal 32 ayat 28 Namamu tdk lagi disebut Yakub akan tetapi israel dikarenakan Engkau telah bergumul kepada Allah dan manusia dan engkau menang.” dlm ayat ini jelas Allah kalah bukan? Mau tau dongengnya siapa? Pa ul us…

  • 359. Kurdi  |  Juli 13, 2009 pada 9:41 am

    @komikboy=>manusia dibenarkan dgn syarat menerima firman-Nya…
    ==>Nah ini,jadi Allah hanya cukup berfirman kepada para Nabi & Rasul utk disampaikan kepada kaum/manusia dan barang siapa menerima(beriman) kepada firmannya maka akan dibenarkan/selamat. Utk apa Allah menjalani kishas segala sampai mati? Hal hal yg ngga perlu Allah lakukan,masa Allah mau dikishas hanya utk menebus dosa hamba2nya? Cukuplah Allah dengan ampunannya.

  • 360. Hari  |  Juli 13, 2009 pada 10:19 am

    To : CosmicBoy, mazterall & stephen

    Pernyataan anda pertama, tentang ALLAH yang jadi manusia ? Soal BISA … BISA saja ? DIA kan MAHA KUASA ? Tapi apakah MAU ? Karena BISA dan MAU itu 2 hal yang berbeda ? BISA tapi TIDAK MAU, maka tidak akan terjadi ? Benar seperti itu kan ? BISA dan MAU itulah hal yang memungkinkan bisa wujud atau gampangnya terealisir ? Tapi kalau hanya mengandalkan hanya BISAnya saja tapi TIDAK MAU, maka TIDAK akan teralisir kan ? Di ISLAM jelas sekali bahwa ALLAH memiliki satu sifat yang TIDAK SAMA dengan MAKHLUK CIPTAANNYA ? Manusia itu salah satu CIPTAAN ALLAH bukan ? CIPTAAN ALLAH kan ? Makanya ALLAH … TIDAK akan MENJADI MANUSIA. ALLAH … Tetap ALLAH dengan SEGALA KEMAHAANNYA … ? Termasuk yang menciptakan BIG BANG … Yang membentuk ALAM SEMESTA ini ? Sehingga ALLAH … TIDAK akan menjadi MANUSIA.

    Kalau YESUS … Dipercaya bahwa itu adalah ALLAH sendiri ? Maka yang menjadi masalah adalah salah satu makhluk ciptaan ALLAH yaitu MALAIKAT memang pernah menjadi manusia tapi tidak selamanya ? Hanya beberapa saat sesuai kepentingannya ? Menemui orang-orang suci atau yang dipercaya ALLAH sebagai UTUSANNYA dengan memberikan sejumlah informasi –bahasa keyakinannya adalah FIRMAN ALLAH–, setelah hal itu selesai, maka TIDAK menjadi MANUSIA lagi. Jadi TIDAK TERUS-TERUSAN menjadi MANUSIA ? Banyak sekali … Informasi bahwa MALAIKAT itu BISA menjadi MANUSIA, tapi selalu saja TUGASNYA singkat-singkat saja ? Tidak TERUS-TERUSAN ? Tapi kenapa dalam hal YESUS … ALLAH … Yang MAHA itu ….. !!! Terus-terusan jadi YESUS ? Nampak ada pemaksaan kepercayaan agar orang percaya … ?

    Disinilah BEDANYA ? Kenapa orang-orang KRISTEN PERCAYA bahwa YESUS itu adalah TUHAN SENDIRI ? Bukannya MANUSIA ? Yaitu MANUSIA yang MEMPUNYAI BEGITU BANYAK KELEBIHAN karena dikaruniai MUKJIZAT dan DIANGKAT sebagai NABI oleh ALLAH ? Jadi jangan dicampur adukkan tentang KEYAKINAN MUSLIM tentang ISA dengan KEYAKINAN KRISTEN tentang YESUS ? ISA dan YESUS adalah sebuah narasi yang sama.
    – ISA adalah ANAK MARYAM –Orang-orang KRISTEN menyebutnya MARIA–;
    – Tidak BERAYAH;
    – Saat masih dalam buaian sudah FASIH BERBICARA layaknya orang-orang yang sudah dewasa.
    – Bisa menyembuhkan banyak sekali penyakit yang kronis
    – Bisa menghidupkan orang yang sudah mati
    – Dan banyak lagi MUKJIZAT yang dimiliki
    – Tapi TIDAK MEMILIKI SIFAT TUHAN
    ** Yang BISA MENCIPTAKAN SESUATU dari KETIADAAN dengan hanya bilang JADI … MAKA JADILAH IA (Kun Faya Kun).
    ** Yang TIDAK PERNAH MENGANTUK atau TIDUR

    Sehingga KEYAKINAN MUSLIM itu terhadap YESUS adalah NOTHING (TIDAK ADA) tapi kalau kepada ISA … Ya !!! Kenapa ? Karena ISA itu adalah MANUSIA yang diangkat ALLAH sebagai NABI dan MUSLIM sangat PERCAYA akan hal ini, sedangkan YESUS itu adalah TUHAN yang WUJUDNYA MANUSIA … Dan MUSLIM … MENOLAK argumentasi atau KEYAKINAN seperti ini …

    Kembali ke soal kemanusiaan ? Secara kronologis … ALLAH yang MAHA itu … !!! Dengan membekali UTUSANNYA atau NABINYA dengan MUKJIZAT ? Maka banyak IMPERIUM BESAR … Terkalahkan; Tapi saat YESUS yang adalah TUHAN … Justru malah TERTAWAN … Bahkan sampai DISALIB ? Kenapa ? Sebagai PENEBUSAN DOSA ? Manusia-manusia yang BEDOSA ? Apakah BUKAN karena INFERIORITY COMPLEX alias MINDER ? Maka dibuatlah argumentasi sebagai PENEBUSAN DOSA ? Padahal hanya untuk menutupi INFERIORITY COMPLEX-nya saja ? Masa TUHAN sendiri yang BERTINDAK kok KALAH ? Sedangkan para NABI yang mendapat MUKJIZAT … Kok BISA MENANG ? Setelah YESUS atau ISA … ? Kan ada MUHAMMAD SAW ? Yang BISA MEMBUKTIKAN keberhasilannya membentuk suatu masyarakat yang di ridhoi ALLAH SWT ? Dan karena itu … Begitu CEPAT sekali PENYEBARANNYA ? Meskipun sekarang ini tanda-tanda KEBANGKITANNYA mulai MENGGEJALA dari tidur nyenyaknya selama beberapa abad sebelumnya.

  • 361. imankristen  |  Juli 13, 2009 pada 10:59 am

    @Kurdi:

    1.Allah menjadi manusia utk menebus dosa manusia.
    Bukankah Allah yg mempunyai hukum? Utk apa Allah repot2 menebus dosa manusia? Kalo Allah mau cukuplah dengan ampunan-Nya saja maka tak perlu Allah menebus dosa.

    Itu berhubungan dengan keadilan Allah.
    “Andi adalah seorang anak yang sedang bermain bola dan tanpa sengaja memecahkan pot milik ayahnya. Sang ayah mengapuni, TETAPI sang ayah harus membeli pot yang baru untuk MENGGANTIKAN yang sudah rusak”.

    =========================

    2.Allah tdk pernah dikalahkan Nabi yakub.Coba pelajari lebih lanjut berita tsb.
    >sudah saya pelajari sebelumnya benar Nabi yakub mengakui kalah,tapi Nabi yakub pernah bergulat kepada Allah dan menang (tdk masuk akal) Allah itu Maha Maha Maha kok bisa duel sama Nabi padahal Baru sampai niat melawan Allah saja…Tau dong… Allah itu Maha…

    He he he…, saya sudah jawab diatas.
    Saya ulangi lagi jawaban saya, semoga anda lebih mengerti.
    ==>
    Allah tidak pernah “dikalahkan” oleh Yakub. Coba pelajari lebih lanjut cerita tersebut…, apakah Yakub akhirnya berkata: Aku Lebih Hebat dan Berkuasa dari Allah. Coba pelajari di Alkitab…, baca perikop tersebut selanjutnya hingga akhir…, apa perkataan Yakub setelah dia “bergulat” dengan Allah.
    ==>
    Kalau anda tidak mengerti jawaban saya ini, silahkan berikan ayatnya disini. Apa yang anda utarakan bahwa Allah itu kala…, adalah tidak tepat.
    Saya tunggu ayatnya…, hingga ayat yang dikeluarkan oleh Yakub…, ada 2 kemungkinan mengenai Yakub menang atau kalah:
    1. Yakub berkata: Aku menang terhadap Allah, maka Allah tunduk kepadaku…
    Atau….
    2. (Coba perhatikan apa yang Yakub katakan…..di Alkitab)

    ==================

    Saya bukan hendak mengatur Allah tetapi keadaan yg sebenarnya Allah itu Tdk sepeti ajaran kristen kalian,bagaimana saya Mau beriman kristen pertanyaan saya yg simple namun mendasar ini jawaban kalian ngga ada yg nyambung/abstrak/sulit dimengerti.

    Saya tunggu ayat dari Alkitab tersebut…, pasti tidak sulit bukan?

    ============

    Allah Maha Kuasa,Dia bisa ciptakan para Rasul & Nabi,utk menyampaikan ajarannya Dia mengajar manusia melalui kalam-Nya,kesuksesan para Nabi dan Rasul menyampaikan ajaran Allah anda tau bukan? Nabi mana yg tdk sukses? Adakah? Jawabnya tdk ada. nah atas dasar ini saya berani katakan Bahwa Allah tak pernah menjadi manusia karena cukup para Nabi/Rasul saja yg turun/diutus kedunia. Utk apa Allah Turun

    Tidak semua nabi dan rasul sukses. Dalah Kristen, semua nabi dan rasul itu berdosa, kecuali Tuhan Yesus.
    Kacau benar pemikiran anda mengenai alasan Allah tidak mau menjadi manusia.
    Ok, saya tanya balik:
    Kalau memang nabi dan rasul berhasil…, kenapa dosa masih ada didunia?
    Kenapa banyak menolak nabi dan rasul? Apakah setiap nabi dan rasul bicara, pasti diterima? Ataukah ternyata penuh penolakan?
    Alkitab berkata: Setiap abi dan rasul ditolak oleh bangsanya sendiri. Kita punya konsep yang berbeda mengenai hal ini.

    =============

    Simak baik2 =>”kejadian pasal 32 ayat 28 Namamu tdk lagi disebut Yakub akan tetapi israel dikarenakan Engkau telah bergumul kepada Allah dan manusia dan engkau menang.” dlm ayat ini jelas Allah kalah bukan? Mau tau dongengnya siapa? Pa ul us…

    He he he… anda ngawur luar biasa.
    Pertama: Silahkan baca ayat 30. Itu adalah bukti “apakah Yakub menang dari Allah atau tidak”.
    Kedua: Apa hubungan paulus terhadap ayat tersebut? He he he…, anda ini belajar Kristen…, mbok ya ke forum kristen yang resmi, jangan ke orang islam atau kiayi di masjid.

    ==================

    Nah ini,jadi Allah hanya cukup berfirman kepada para Nabi & Rasul utk disampaikan kepada kaum/manusia dan barang siapa menerima(beriman) kepada firmannya maka akan dibenarkan/selamat. Utk apa Allah menjalani kishas segala sampai mati? Hal hal yg ngga perlu Allah lakukan,masa Allah mau dikishas hanya utk menebus dosa hamba2nya? Cukuplah Allah dengan ampunannya.

    Allah adalah Allah yang adil, maka setiap dosa harus dihukum
    Allah adalah Allah yang kasih…, maka Allah berhak mengampuni.
    Seperti kasus pot bunga diatas, sang ayah mengapuni anaknya, TETAPI harus menggantinya, supaya pot ada kembali ditempat semula.

    Salam.

  • 362. imankristen  |  Juli 13, 2009 pada 11:07 am

    @Kurdi:
    Tambahan menganai Allah bergulat dengan Yakub:
    1. Perhatikan ayat 1-21, judul dalam Alkitab: Yakub takut bertemu dengan Esau.
    2. Ayat 22-32: Ayub bergumul dengan Allah, jiwa Ayub TERTOLONG (Allah “kalah”).
    3. ayat berikutnya: Pasal 33:1-20 Yakub kembali ketemu Esau.

    Historis sejarahnya:
    Ayub dan Esau bemusuhan dan Ayub “mencuri” hak kesulungan Esau (untuk berkat dari ayahnya). Esau sudah berjanji akan membunuh Esau.

    Nah…, coba anda gabungkan semuanya.
    1. Allah tahu Allah pasti menang dari Yakub.., dan yakub-pun menyadarinya pada ayat 30).
    2. Allah ingin mengembalikan Yakub ke tanah perjanjian.
    3. Allah ingin Yakub punya keberanian.

    Semoga semakin jernih…

    Salam.

  • 363. imankristen  |  Juli 13, 2009 pada 11:11 am

    Analisis sementara mengenai Allah:
    Islam: Allah kasih namun tidak Maha kasih.
    Islam: Allah kuasa namun tidak maha kuasa.
    Islam: Allah adil namun tidak maha adil.

    Kristen: Allah maha kuasa, maha adil dan maha kasih.

    Alasannya:
    1. Allah islam tidak maha kasih karena tidak mau “berkorban” seperti Allah Kristen.
    2. Allah islam tidak maha adil karena dosa tidak dihukum (bisa dibebaskan begitu saja).
    3. Allah islam tidak maha kuasa, karena tidak mampu menjadi Manusia.

    Salam.

  • 364. Kurdi  |  Juli 14, 2009 pada 12:31 am

    Andi adalah seorang anak yg sedang bermain bola dan tanpa sengaja memecahkan pot milik ayahnya.Sang ayah mengampuni tapi sang ayah harus beli pot yg baru utk menggantikan yg sudah rusak.

    Loh kok begini? Bagai mana kalau kesalahan andi bukan memecahkan pot,katakanlah andi mengumprat ayahnya,bukankah ayahnya cukup mengampuni andi ? Tdk ada yg perlu diganti bukan? Jangan memecahkan pot dong jelas lain permasalahannya. Afham?

  • 365. mazterall  |  Juli 14, 2009 pada 4:29 am

    @Hari

    Analisis sementara mengenai Allah:
    Islam: Allah kasih namun tidak Maha kasih.
    Islam: Allah kuasa namun tidak maha kuasa.
    Islam: Allah adil namun tidak maha adil.

    Kristen: Allah maha kuasa, maha adil dan maha kasih.

    Alasannya:
    1. Allah islam tidak maha kasih karena tidak mau “berkorban” seperti Allah Kristen.
    2. Allah islam tidak maha adil karena dosa tidak dihukum (bisa dibebaskan begitu saja).
    3. Allah islam tidak maha kuasa, karena tidak mampu menjadi Manusia.

    Salam.

    mazterall ====>setuju 100%.
    tinggal tunggu jawaban muslim

  • 366. Kurdi  |  Juli 14, 2009 pada 4:38 am

    1.Allah Islam tdk Maha Kasih karena tdk mau “berkorban”seperti Allah kristen.
    =>masa Allah berkorban sih?
    2.Allah Islam tdk Maha adil karena dosa tdk dihukum (bisa dibebaskan begitu saja).
    =>Allah Islam tdk membebaskan dosa begitu saja,manusia yg berdosa Manusialah yg memohon ampunan-Nya,bukan Allah yg menebus dosa.
    3.(sudah dijawab).

  • 367. CosmicBoy  |  Juli 14, 2009 pada 5:50 am

    @ Kurdi,

    @komikboy=>manusia dibenarkan dgn syarat menerima firman-Nya…
    ==>Nah ini,jadi Allah hanya cukup berfirman kepada para Nabi & Rasul

    Ya ampun, susah amat sih mau bicara sama orang yang buta huruf kayak ‘nabi’ nya!

    Firman-Nya ialah kata nama, itu Yesus Kristus, ngerti?

    Bukan Firman Allah yang dalam bentuk wahyu yg diberikan kepada para Nabi. Ngerti?

    Baca baik2 tulisan saya yang tadinya (di postingan no. 356).

    Hayoo…

  • 368. CosmicBoy  |  Juli 14, 2009 pada 6:05 am

    @ kurdi,

    Nah ini,jadi Allah hanya cukup berfirman kepada para Nabi & Rasul utk disampaikan kepada kaum/manusia dan barang siapa menerima(beriman) kepada firmannya maka akan dibenarkan/selamat. Utk apa Allah menjalani kishas segala sampai mati? Hal hal yg ngga perlu Allah lakukan,masa Allah mau dikishas hanya utk menebus dosa hamba2nya? Cukuplah Allah dengan ampunannya.

    Sila bedakan antara dosa asal & dosa perbuatan.

    Dosa asal ialah dosa pertama yang dilakukan Adam. Natijah dosa itu membawa kepada kematian kepada semua umat manusia. Semua umat manusia dilahirkan untuk mati. Itu akibat dari dosa Adam.

    Dosa perbuatan ialah tindakan2 individu yang menyebabkan mereka berdosa seperti berzina, mencuri, merampok, menipu dan lain.

    Yang diganti oleh Yesus ialah dosa asal. Ngerti? bukan dosa perbuatan.

    Penggantian itu membuat manusia BENAR di hadapan Allah, dan layak masuk ke dalam Kerajaan-Nya. Ngerti?

    Tapi umat yang dibenarkan itu masih bisa melakukan dosa perbuatan. Oleh itu mereka harus melalui penyucian lewat pertolongan/pekerjaan Roh Kudus. Maka untuk itu mereka diampuni dan diperbahrui setiap harus oleh pengampunan Tuhan lewat pertaubatan mereka.

    Sila bedakan dua dosa ini. Bisa?

    Dan mengenai para Nabi, mereka cuman bisa membawa kita menjauhkan dosa2 perbuatan dengan ajaran2 moral mereka seperti hukum Taurat atau hukum kasih Kristus. Ngerti? Para Nabi tidak bisa menggantikan dosa asal kita. Karena apa? Karena ia perlu ditebus dgn menggantikan sesuatu yang setimpal@ adil iaitu manusia yang sempuran dan tidak berdosa. Itu disebut hukum qisas. DSan hanya Allah yang bisa memberi jalan-Nya dengan kerelaan Firman-Nya menjadi manusia sempurna & tak berdosa, mempersembahkan tubuh-Nya sebagai ganti dosa kita. Itu disebut hukum qisas@ law of retribution.

    Allah dari Dzat Ilahi-Nya tidak mati untuk dosa kita melainkan tubuh manusia dari penjelmaan-Nya, itulah yang mati. Ngerti?

    Tinggal baca.

  • 369. CosmicBoy  |  Juli 14, 2009 pada 6:11 am

    @ Kurdi,

    Mengenai Nabi Yakub bergumul dengan Allah, saya pikir penjelasan saya & Pak Iman sudah jelas.

    Sekali lagi saya ulang, Allah tidak kalah kepada Nabi Yakub. Hanya karena Nabi yakub menang dalam pergumulan itu bukan bermakna Allah kalah kepada Nabi Yakub, mengerti? Allah mengizinkan itu berlaku untuk 1 tujuan yang kemudiannya akan disingkapkan. (Pak Iman udah ngejelaskan)

    Sila bandingkan ini.

    Hanya karena Allah membiarkan kejahatan berleluasa bukan bermakna Allah lemah!

    Hanya karena Allah membiarkan maksiat di sana sini bermakna Allah berkompromi dengan maksiat. Ngerti?

    Kalau kamu masih belum bisa menerimanya, itu karena kamu mau menyalahkan bukan mau dicerahkan.

    Tinggal baca.

  • 370. Hari  |  Juli 14, 2009 pada 8:09 am

    Nah … Ini lagi suatu KEBOHONGAN CERITA … Nabi YAKUB bergumul dengan ALLAH ?

    Nabi YAKUB itu manusia …
    ALLAH itu … adalah DZAT YANG MAHA … (Tidak bisa digambarkan; karena menurut para kristiani, ALLAH berwujud manusia saat menjadi YESUS saja. Sebelum dan sesudah YESUS tidak pernah ALLAH menjadi manusia dan tetap ALLAH dengan SEGALA KEMAHAANNYA)

    Kalau Nabi YAKUB pernah BERGUMUL dengan ALLAH, maka wujud ALLAH itu TIDAK TRANSENDEN alias HUMAN BEING (bisa di-indera), karena ALLAH bisa melakukan PERGUMULAN dengan manusia. Dan serunya … cerita ini dibenarkan oleh para kristiani (karena berasal dari KITAB SUCINYA, maka menjadi sesuatu yang harus dipercaya karena BENAR).

    Jadi konsepsi ALLAH – KRISTEN itu tidak jauh di sekitar wujud manusia ? Sehingga saat ISA dinobatkan sebagai TUHAN YESUS, maka wajar juga bahwa TUHAN itu BISA BERWUJUD MANUSIA ? Karena cerita sebelumnya juga pernah seperti itu (Contoh pergumulan Nabi YAKUB dengan ALLAH)

    Agar YESUS itu dianggap TUHAN yang BISA MENCIPTAKAN BIG BANG dan segalanya, maka dibuatlah cerita melalui KITAB SUCINYA bahwa YESUS itu MEMANG TUHAN, tapi fakta-fakta atas dirinya TIDAK MENUNJANG, misal :
    1. TUHAN itu TIDAK NGANTUK dan TIDAK TIDUR ? Tapi YESUS itu bisa NGANTUK sehingga membuat Dia TERTIDUR.
    2. TUHAN itu BISA MENCIPTAKAN sesuatu dari KETIADAAN dengan HANYA MENGATAKAN Kun Faya Kun (Jadi … Maka Jadilah Ia), YESUS malah DISALIB …
    3. TUHAN itu BISA MENCIPTAKAN ALAM SEMESTA, baik yang NYATA maupun yang GHAIB, diantaranya MATAHARI … karena KASIH ALLAH yang begitu MAHANYA, maka semua makhluk … Siapapun dia dan betapa beriman atau ingkarnya dia, tetap ALLAH berikan secara GRATIS … TIS … TIS …; Juga karena KASIHNYA yang MAHA itu, maka ALLAH TURUNKAN HUJAN yang airnya begitu jernih dan dingin menyejukkan, sehingga dengan hujan itu terjadilah proses METABOLISME, baik bagi tanaman, maupun manusia, karena dalam metabolisme, zat yang sangat diperlukan adalah air. Dan karunia ALLAH lainnya … Yang kalau dihitung … Subhanallah … TIDAK BISA DIHITUNG.

    Itulah ALLAH yang MAHA … Yang memberikan apapun juga kepada MANUSIA secara GRATIS … TIS … TIS … Tetap saja manusia INGKAR dengan KASIHNYA tersebut dan masih mengakui selain ALLAH yang ESA dan MAHA itu ?

    Ketika TUHAN atau ALLAH yang MAHA itu turun langsung terlibat dengan persoalan-persoalan manusia ? KALAH !!! Kalau KALAH ? Kenapa harus dituhankan ? Sebagaimana pertanyaan-pertanyaan IBRAHIM saat mencari TUHAN yang SEBENAR-BENARNYA ? Dia tidak akan ber TUHAN ke yang KALAH ? Karena yang KALAH sebutannya adalah The Looser alias PECUNDANG ? Sehingga TIDAK BISA DIBANGGAKAN ? Kalau yang MENANG ? Itu beda ceritanya … ? Masa sich KAUM KRISTIANI … Tidak mau RETREAT barang sedikit untuk berkontemplasi mengenai TUHAN yang SEBENAR-BENARNYA ?

  • 371. Kurdi  |  Juli 14, 2009 pada 8:52 am

    @komikboy dkk.

    Pertanyaan saya:
    1.Apa akibat yg akan timbul jika Allah tdk menebus dosa awal manusia?
    2.Seberapa pentingkah Allah menebus dosa awal manusia?
    3.Apakah dosa awal manusia tdk akan terampuni jika Allah tdk menebusnya?
    4.Mana yg lebih logis Allah mengampuni dosa awal atau Allah menebus dosa awal?

  • 372. Hari  |  Juli 14, 2009 pada 9:50 am

    Ha … Ha … Ha … CosmicBoy, mazterall, stephen dan imankristen ? Kenapa banyak menghajar saudaraku kurdi ? Padahal banyak juga pertanyaan2 atau statement2 saya yang langsung ke POKOK MASALAH ? Tapi tidak mendapat tanggapan ?

    Dalam sejarah KENABIAN … Berdasarkan data2 yang ada, dari mulai ADAM sd MUHAMMAD SAW, dimana :
    Nabi itu adalah manusia yang DITUNJUK ALLAH sebagai Nabi dan diberi MUKJIZAT yang mana MUKJIZAT tersebut adalah SPESIFIK (hanya diberikan kepada NABI tsb dan tidak kepada Nabi lainnya).

    Sebelum Nabi MUHAMMAD SAW ada TUHAN berwujud manusia, namanya YESUS.
    YESUS lahir di daerah yang dikuasai IMPERIUM ROMAWI

    Yang MANUSIA … (Para Nabi) bisa menang atas kekuasaan yang ada ?
    – Ibrahim saat NAMRUDZ
    – MUSA saat FIR’AUN
    – Muhammad atas kaum KAFIRIN MEKAH dan MUNAFIKIN MADINAH

    Sedangkan saat TUHAN sendiri yang bertindak … Malah KALAH ? Why … ? Yang MANUSIA saja BISA MENANG ? Kenapa yang TUHAN malah KALAH ? Kalau TUHAN itu KALAH ? Bukankah TUHAN tsb bisa dikatakan The Looser atau PECUNDANG ? Kalau PECUNDANG ? Apakah bisa dikatakan sebagai sebenar-benar TUHAN ? Jangan-jangan Tuhan tersebut adalah TUHAN PALSU ? Yang diada-adakan pengikutnya ? Karena adanya KRITIKAN yang LUAR BIASA dari LINGKUNGANNYA yang merupakan orang-orang YAHUDI yang begitu PIAWAI dan KRITIS ?

    Kenapa yang beginian TIDAK DITANGGAPI dengan SERIUS ? Padahal ini menyangkut hal yang PRINSIP ? Atau PRIMA CAUSA ? Apakah TAKUT kalau IMAN-nya LUNTUR ? Dengan mempertanyakan hal-hal seperti ini ?

  • 373. CosmicBoy  |  Juli 15, 2009 pada 12:33 am

    @ Kurdi,

    @komikboy dkk.

    Pertanyaan saya:
    1.Apa akibat yg akan timbul jika Allah tdk menebus dosa awal manusia?

    ==> Udah dijawap kok nanya balik, sila ulang baca postingan saya man.

    2.Seberapa pentingkah Allah menebus dosa awal manusia?

    ==> Udah dijawap mas, kok nanya balik? Kayaknya kamu ini tidak membaca postingan saya/dkk atau membacanya sepotong2!

    3.Apakah dosa awal manusia tdk akan terampuni jika Allah tdk menebusnya?

    ==> Allah berfirman: “Dan pada hari kamu memakan buah terlarang itu NESCAYA KAMU AKAN MATI.” Ngerti? Ini hukum/perintah, Allah tidak bisa melawan nature-Nya, menarik seenak udel perintah, apa lagi ketika disaksikan oleh para penghuni sorga dan Setan serta para pengikutnya. Ngerti? Dosa itulah yang membawa kepada kematian kekal di neraka jahanan! Ngerti? Dosa ini menurut Allah tidak terampuni karena ia adalah dosa yang dilakukan secara sadar, sengaja dan dengan niat, apalagi Adam dalam keadaan sempurna ketika melakukannya.

    4.Mana yg lebih logis Allah mengampuni dosa awal atau Allah menebus dosa awal?

    ==> Allah tidak dapat melawan nature-Nya, apa yang difirmankan/ditetapkan pada Adam & Hawa itu tidak bisa ditarik balik. Itu bukan perkara main2, itu melibatkan kedaulatan & sifat Allah yang Maha Adil, dosa harus dihukum. Ngerti?

    Tinggal baca.

  • 374. Kurdi  |  Juli 15, 2009 pada 1:04 am

    @komikboy
    >Allah yg Mempunyai hukum Allah yg menentukan ini dosa dan ini tdk. begitu bukan?,jadi kalo dosa harus ditebus bukankah Allah telah melanggar nature-Nya Sebagai Maha pengampun,Allah Maha bisa (bisa mengampuni/hapus dosa).jika dosa harus ditebus berati Allah tdk Maha bisa ini pelanggaran Nature-Nya bukan?

  • 375. CosmicBoy  |  Juli 15, 2009 pada 3:01 am

    @ Kurdi,

    Kalo Allah menurut kamu sudah mengampuni, kenapa kita masih menderita, kenapa kita masih berdosa, kenapa kita masih tidak sempurna, kenapa kita masih mati!

    Kalo sudah diampuni, harus kembali ke asal, ke tiada dosa, ke kesempurnaan, ke kebahagiaan, masak sudah diampuni, keadaannya tidak berubah?

    Malah, makin bobrok, makin memburuk, makin merusak!

    Kuasa ampun apa ini, kayaknya ngga ada kuasa!

    Sila jawap.

  • 376. CosmicBoy  |  Juli 15, 2009 pada 3:18 am

    @ Kurdi,

    Adam ==> diciptakan sempurna, tidak berdosa, tidak kenal dosa, diciptakan untuk hidup sempurna, bahagia & kekal.

    Selepas Adam jatuh dalam dosa ==> dia berdosa, hilang kesempurnaan, hilang kebahagiaan, dan dihukum mati.

    Allah Maha Adil, tidak berdosa, maka hidup kekal, berdosa/pelanggaran/keingkaran Adam dihukum, iaitu dihukum mati selama-lamanya.

    Itulah keadilan Allah.

    Dosa Adam (yg mengakibatkan kehilangan kekekalan hidup) dapat ditebus/diganti dengan hukum qisas. Adam mati, maka kalau Adam & keturunannya mau hidup kekal/sorga, harus ada pengganti karena menurut hukum qisas, mati di ganti mati, gigi diganti gigi, cedera diganti cedera, itu hukum yang setimpal dan adil menurut Allah.

    Semua umat manusia termasuk para Nabi tidak bisa menggantikan dosa Adam (hukuman kematian) karena yang diperlukan ialah seorang seperti Adam sebelum dia berdosa, iaitu yang sempurna & tidak berdosa. Semua manusia tidak bisa karena semuanya, sesuci manapun, sesempurna mana pun masih toh berdosa, tidak suci dan tidak sempurna!

    Tiada yang lain yang bisa menggantikan dosa Adam (hukuman kematian kekal) KECUALI ALLAH SENDIRI. Ngerti?

    Karena itulah manusia memerlukan Penyelamat/Al-Mukhalis, dan Dia adalah Khalik Pencipta itu sendiri.

    Makanya, Firman-Nya demi KASIHNYA yang tak terhingga, tak bersyarat, tak terkatakan, yang Maha Luas dan Maha Besar, dengan RELA menterjemahkan diri-Nya sebagai seorang manusia yang sempurna & tidak berdosa, yang dalam Surat Rum disebut Adam kedua mempersembahkan tubuh-Nya sebagai ganti dosa Adam yang mematikan itu demi melaksanakan hukum qisas nyawa ganti nyawa, sehingga memuaskan Keadilan Allah di mana Adam dan semua umat manusia telah DIBENARKAN, hukuman ditarik balik, dan manusia kini diberi kesempatan untuk menikmati hidup kekal di sorga sebagaimana pada azalinya rencana Allah bagi Adam & umat manusia, dengan SYARAT menerima Firman-Nya iaitu Yesus sebagai Juru Selamatnya peribadi.

    Tinggal baca.

  • 377. Kurdi  |  Juli 15, 2009 pada 3:25 am

    @komikboy
    begini Nabi Adam diturunkan kebumi dia membawa dosa,lalu datang Jibril as. Memberi tahu Adam agar memohon ampun kepada Allah,Adam pun berdoa dan menyesali perbuatannya,doa Nabi Adam digoogle juga ada sila baca. Nah kemudian Allah Mengampuni Adam lantaran “Maha kasihnya” Allah.

  • 378. CosmicBoy  |  Juli 15, 2009 pada 3:33 am

    @ Hari,

    Sebelum Nabi MUHAMMAD SAW ada TUHAN berwujud manusia, namanya YESUS.
    YESUS lahir di daerah yang dikuasai IMPERIUM ROMAWI

    Yang MANUSIA … (Para Nabi) bisa menang atas kekuasaan yang ada ?
    – Ibrahim saat NAMRUDZ
    – MUSA saat FIR’AUN
    – Muhammad atas kaum KAFIRIN MEKAH dan MUNAFIKIN MADINAH

    Banyak juga Nabi yang kecundang dong.

    Banyak juga Nabi yang tidak suksesl dong mendapatkan pengikut.

    Banyak juga Nabi yang akhirnya mati dibunuh dong.

    Yang kisah yang benar dong. Ada juga banyak Nabi yang tidak sesukses Nabi2 lain.

    Hanya karena Nabi2 tersebut kecundang, tidak sukses & mati dibunuh bukan bermakna mereka ini punya Allah yang tidak peduli?

    Itu wajar dong sebagai memenuhi panggilan menjadi seorang Nabi.

    Sedangkan saat TUHAN sendiri yang bertindak … Malah KALAH ? Why … ?

    Kamu melihat dari sisi Iblis, Tuhan melihat dari sisi-Nya. Ngerti?

    Hanya karena Yesus tidak bertindak apabila tentara2 Romawi menyalibkan-Nya bukan bermakna Dia lemah!

    Hanya karena Yesus tidak turun dari kayu salib bila ditantang tentara2 Romawi bukan bermakna Yesus lemah! Ngerti?

    Seperti hanya karena Yesus tidak memenuhi kehendak Iblis mencobai-Nya bukan bermakna Yesus lemah! Ngerti?

    Hanya karena Yesus tidak terjun dari tebing yang tinggi bukan bermakna Yesus tidak kuat! Ngerti?

    Hanya karena Yesus tidak menukarkan batu menjadi roti, tidak bermakna Yesus lemah! Ngerti?

    Hanya karena Yesus tidak tunduk kepada tuntutan/cabaran Iblis bukan bermakna Yesus tidak kuat! Ngerti?

    Ingat, apa tujuan Yesus ke dunia ini!

    Kenapa tidak meliat bahwa Yesus bisa bangkit dari alam maut?

    Itu lebih berarti.

    Tinggal baca.

  • 379. CosmicBoy  |  Juli 15, 2009 pada 3:45 am

    @ Kurdi,

    @komikboy
    begini Nabi Adam diturunkan kebumi dia membawa dosa,lalu datang Jibril as. Memberi tahu Adam agar memohon ampun kepada Allah,Adam pun berdoa dan menyesali perbuatannya,doa Nabi Adam digoogle juga ada sila baca. Nah kemudian Allah Mengampuni Adam lantaran “Maha kasihnya” Allah.

    Kamu omong apa sih?

    Ngga ngejawap pertanyaan2 saya.

    Kalo Adam sudah diampuni dosanya, ngapa Adam mati! Mati ialah hukuman atas dosa bukan nikmat. Manusia diciptakan untuk hidup kekal bukan mati, mati bukan rencana Allah, mati ialah akibat dari dosa, ngerti?

    Lalu ngapa Adam mati!

    Dan kita, anak2nya, mengapa Adam sudah diampuni, kita masih menderita, kita masih mati, kita masih sakit, kita masih susah, kita masih tua, kita masih berdosa, kita masih tidak suci, kita msih tidak sempurna, maish bobrok, masih jahat dll.

    Sepatutnya sudah diampuni, kembali kepada asal, ke kesempurnaan, ke kebahagiaan, ke kekudusan, ke kehidupan kekal, ke kesorga, kenapa ampun keadaan seperti biasa, tidak berubah, seperti tidak ada pengampunan, seperti tiada perubahan berlaku.

    Kalau diampuni dan masih seperti yang dulu, apa itu bisa dibilang sudah diampuni!

    Kalau Adam berdosa, dan Allah menerima ampun Adam, maka Adam seperti tidak berdosa, sempurna, suci, hidup kekal, tidak tua, tidak sakit dll, kenapa sih kutuk mati itu ada, kutuk dosa itu ada lagi, kutuk sakit penyakit masih ada lagi, kutuk kejahatan itu ada lagi, kenapa, bukankah sudah diampuni!

    Sila jawap.

  • 380. Kurdi  |  Juli 15, 2009 pada 4:04 am

    @komikboy
    MasyaAllah=segala sesuatu Atas kehendak Allah, Allah itu Ma

  • 381. Kurdi  |  Juli 15, 2009 pada 4:19 am

    @komikboy
    >Jika Allah berkehendak utk membuat makhluknya hidup kekal Maka Allah tinggal berkata “KUNFAYAKUN”. Maka jadilah Ia hidup kekal. Apakah menurut anda Allah tdk mampu seperti ini? dari itu Allah harus menebus kishas? Pernyataan anda kontradiksi terhadap Nature Allah.

  • 382. Kurdi  |  Juli 15, 2009 pada 5:11 am

    @komikboy
    sudah menjadi sunnatullah bahwa Manusia itu tdk luput dari dosa.
    Dalam Al-Qur’an Allah menawarkan kepada ciptaan-Nya memikul amal sholeh barang siapa yg sanggup memikulnya Ia akan hidup kekal dalam Surga dan sebaliknya. Maka seluruh ciptaan Allah menolaknya kecuali Manusia. Dari itulah amal baik & buruk diperhitungkan Oleh Allah karena Manusia menyanggupinya.
    @Hari Mohon koreksi jika saya salah

  • 383. mazterall  |  Juli 15, 2009 pada 5:20 am

    @kurdi

    gini lo mas, ALLAH kan uda berfirman bahwa saat ADAM makan buah itu maka ADAM mati. lah kok enak setelah bilang gitu eh ALLAH menjilat ludahnya sendiri??
    ga bisa gitu kan?

    @hari

    Sedangkan saat TUHAN sendiri yang bertindak … Malah KALAH ? Why … ? Yang MANUSIA saja BISA MENANG ? Kenapa yang TUHAN malah KALAH ? Kalau TUHAN itu KALAH ? Bukankah TUHAN tsb bisa dikatakan The Looser atau PECUNDANG ? Kalau PECUNDANG ? Apakah bisa dikatakan sebagai sebenar-benar TUHAN ? Jangan-jangan Tuhan tersebut adalah TUHAN PALSU ? Yang diada-adakan pengikutnya ? Karena adanya KRITIKAN yang LUAR BIASA dari LINGKUNGANNYA yang merupakan orang-orang YAHUDI yang begitu PIAWAI dan KRITIS ?

    Kenapa yang beginian TIDAK DITANGGAPI dengan SERIUS ? Padahal ini menyangkut hal yang PRINSIP ? Atau PRIMA CAUSA ? Apakah TAKUT kalau IMAN-nya LUNTUR ? Dengan mempertanyakan hal-hal seperti ini ?

    Mas, saya mau tanya. kamu ini siapa?
    tuhannya tuhan ya? kok bisa seenaknya mengatur tuhan harus begini, tuhan harus begitu.
    memangnya tuhan itu pembantu kamu? jadi kalau logika kamu mengatakan tuhan harus selalu menang maka tuhan harus seperti itu?
    Saya tahu dalam islam ada sifat2 dasar yang dimiliki allah, tapi apa semua sifat itu harus mutlak dipunyai ALLAH? ingat, allah maha kuasa, jadi dia bisa menggunakan kuasanya untuk apa saja. bahkan untuk melakukan sesuatu yang menurut kamu tidak boleh dilakukan ALLAH.

    maaf bila kata2 saya membuat bingung tapi ini sudah saya pilih pemilihan kata yang saya rasa jelas.

    tinggal baca dan renungkan

  • 384. mazterall  |  Juli 15, 2009 pada 5:27 am

    @kurdi

    sudah menjadi sunnatullah bahwa Manusia itu tdk luput dari dosa.
    Dalam Al-Qur’an Allah menawarkan kepada ciptaan-Nya memikul amal sholeh barang siapa yg sanggup memikulnya Ia akan hidup kekal dalam Surga dan sebaliknya. Maka seluruh ciptaan Allah menolaknya kecuali Manusia. Dari itulah amal baik & buruk diperhitungkan Oleh Allah karena Manusia menyanggupinya.

    mas, kamu harus sebaik apa untuk bisa masuk surga?
    harap beri pendapat

  • 385. Kurdi  |  Juli 15, 2009 pada 5:56 am

    @MasterALL =>mas. Kamu harus sebaik apa utk bisa masuk surga?
    Firman Allah:
    “Demi masa,sesungguhnya manusia dalam kerugian,kecuali orang-orang yang beriman dan beramal sholeh,saling nasihat dalam kebenaran dan saling nasihat dalam kesabaran.”

  • 386. CosmicBoy  |  Juli 15, 2009 pada 6:00 am

    @ Kurdi,

    Kok ngga ngejawap.

    Kalo yang dijawapnya Allah yang omong, kayaknya kamu ini kalah omong mas.

    Menggunakan nama Allah untuk mencari alasan tidak dapat ngejawap.

    Ayuh mas, sila jawap?

    Kalo udah diampuni, masak manusia masih mati!

  • 387. CosmicBoy  |  Juli 15, 2009 pada 6:04 am

    @ Kurdi,

    Kalo kamu berlindung di bawah ketiak Allah dan berkata itu semua kehendak Allah, maka kenapa sih tidak minta sama Allah sekarang BERFIRMAN kepada para penduduk dunia, Wahai umat manusia, ajaran Islam yang benar? Muhammad ‘nabi’ yang benar?

    Kayaknya itu kan bisa menyelesaikan semua kesulitan kita?

    Ngapa Allah kamu tidak melakukannya?

    Ayuh, jangan berlindung di bawah ketiak Allah dengan berkata Allah yang bilang.

    Sila bertanggungjawap atas diskusi ini. Wong kamu yang nanya dulu.

  • 388. CosmicBoy  |  Juli 15, 2009 pada 6:17 am

    @ Kurdi,

    @komikboy
    sudah menjadi sunnatullah bahwa Manusia itu tdk luput dari dosa.

    Nah, kamu yang bingung.

    Jawapan kamu ngga logis.

    Kalo dosa manusia sunnatullah, maka ciptaan Allah itu ngga sempurna!

    Itu jelas bertentangan dengan ajaran kalian bahwa ciptaan Allah termasuk manusia@ Adam & Hawa sebaik2 kejadian.

    Dan kalo dosa manusia sunnatullah, kenapa sih perlu diampuni, kayaknya Allah main2 sama ciptaan-Nya? Wong, dosa itukan berpunca/takdir Allah, menurut kamu.

    Ini salah kaprah mas.

    Ciptaan Allah sempurna, termasuk manusia@ Adam & Hawa.

    Adam yang mau memakan buah terlarang & ingin menjadi seperti Allah telah melanggar perintah Tuhan dan ini membuatnya berdosa.

    Karena dosa itulah, maka semua menjadi bobrok dan merusak!

    Sila liat dengan mata kepala kamu sendiri. Semua bobrok & merusak. Ini akibat dari manusia sendiri bukan takdir/kehendak/ketetapan Allah.

    Rencana Allah ialah supaya manusia diciptakan-Nya untuk hidup kekal, melayani, menyembah & memuliakan-Nya.

    Nah, kalo sudah diampini, seperti kata kamu, kenapa sih memburuk, kenapa sih bobrok, kenapa sih Adam & Hawa serta anak2 dan keturunannya harus menghadapi kematian, sakit penyakit, kesusahan, ketidakbahagiaan dari dulu sampai sekarang. Apakah itu kehendak Allah yg Maha Kasih? Maha Kasih kalo kamu bilang semua ini ditakdirkan Allah? Kenapa Allah mentakdirkan yang buruk, apakah itu sesuai dengan sifat2nya, cth Maha Kasih, Maha Baik, Maha Penyayang, Maha Mengasihani, Rahmati & Rahimi, tiada arti semua ini kalo omongan kamu benar!

  • 389. CosmicBoy  |  Juli 15, 2009 pada 6:26 am

    @ Kurdi,

    Adam diciptakan tidak berdosa.

    Selepas makan buah terlarang, Adam telah berdosa. Memakan buah terlarang itu melanggar perintah Allah. Melanggar perintah Allah secara sengaja, dengan niat, dan dalam kedudukan yang sadar, serta sempurna pikiran dan akal, itu tidak bisa diampuni dengan hanya berkata: ” Bertaubatlah dan Aku mengampunimu.”

    Berbeda dengan kita, kita berdosa karena kita menerima kesan dari dosa Adam (karena kita berasal/keturunan/darah daging) darinya.

    Maka, kita tidak sempurna, tidak suci, lemah dll. Oleh itu, kita kalo jatuh dalam dosa perbuatan, kita berdoa minta ampun/bertaubat, pasti Allah terima dosa kita.

    Itu di sisi lain, itu dosa selepas kita menjadi orang berdosa, tidak sempurna & lemah.

    Beda dengan dosa Adam. Itu dosa asal, itu dosa asli, itu dosa pertama (karena manusia pertama yg berdosa, karena Adam dalam kedudukan yg baik untuk tidak berdosa tapi memilih dengan sengaja, dengan sadar untuk berdosa!).

    Sila bedakan antara dosa asal/pertama (dosa Adam) dan dosa perbuatan (orang2 yang berdosa selepas dosa Adam itu).

    Tinggal baca.

  • 390. mazterall  |  Juli 15, 2009 pada 6:32 am

    @kurdi

    @MasterALL =>mas. Kamu harus sebaik apa utk bisa masuk surga?
    Firman Allah:
    “Demi masa,sesungguhnya manusia dalam kerugian,kecuali orang-orang yang beriman dan beramal sholeh,saling nasihat dalam kebenaran dan saling nasihat dalam kesabaran.”

    mazterall ====>kok masih nda jelas mas??saya tanya kita harus sebaik apa?seperti apa biar masuk surga?

  • 391. CosmicBoy  |  Juli 15, 2009 pada 6:44 am

    @ Kurdi,

    Perhatikan sistematika ini.

    Adam yang tidak berdosa ==> Hidup kekal.

    Adam yang berdosa (melanggar perintah Allah selepas makan buah terlarang itu) ==> Mati kekal.

    Sebagai Allah yg Maha Adil, Allah menghukum. Sebagai Allah yang menghakimi dosa, Allah menghukum.

    Allah menghukum/mengadili karena itu melibatkan pelanggaran perintah Allah. Yang berjalan di sini ialah masalah hukum bukan masalah kasih sayang.

    Itu hukum qisas.

    Mati ganti mati, gigi ganti gigi, patah ganti patah, cedera ganti cedera.

    Itu keadilan Allah. Hukuman yang diberi setimpal dengan dosa itu.

    Hukuman itu hanya bisa dilepaskan dengan qisas/penggantian.

    Dosa Adam pertama diseimbangkan/diganti/diqisaskan/dibayar dengan ketidakdosaan Adam kedua.

    Kematian Adam pertama diseimbangkan /diganti/diqisaskan/dibayar dengan kematian Adam kedua.

    Adam pertama dilepaskan dari kematian dengan ganti kematian Adam kedua. Hutang mati diganti/dibayar oleh Adam kedua.

    Dan Adam kedua itu ialah Firman-Nya yg mengambil tubuh manusia sempurna dan tak berdosa, menyerahkan tubuh manusia dari penjelmaan-Nya sebagai ganti/bayaran/qisas sesuai/ sejalan dengan hukum keadilan Allah/qisas, maut diganti maut supaya yang dihukum maut dapat dilepaskan, dia (Adam) dan segenap keturunannya.

    Dan semua ini adalah Kasih Allah.

    Hanya Allah yg berinisiatif melepaskan manusia dari neraka jahanan. Itu bukan hasil usaha manusia, itu bukan pahala manusia, itu bukan kebaikan manusia, jangan ada yang menyombongkan diri. Semuanya karena cinta kasih Allah. Ngerti?

    Tinggal baca.

  • 392. Hari  |  Juli 15, 2009 pada 9:34 am

    To : CosmicBoy

    Soal Nabi yang tidak sukses ? Ada banyak. Tapi yang ceritanya sampai pada kita dengan rinci dan runut adalah cerita tentang Nabi-Nabi yang SUKSES. Ini sama saja dengan cerita KEPAHLAWANAN … Ada begitu banyak PEJUANG yang mati … baik di jalanan, penjara atau tempat pengasingan ? Tapi cerita yang sampai pada kita secara detail dan runut adalah cerita tentang PAHLAWAN yang SUKSES ? Apakah yang gagal itu TIDAK BERARTI ? Tetap saja berarti, karena atas ekegagalan merekalah maka penerusnya bisa mengambil cara lain sehingga SUKSES.

    Saat YESUS yang TUHAN … Yang tentunya kalau TUHAN pastilah mengetahui isi hati seseorang dan bukan hanya mengetahui isi hati saja melainkan juga dapat MENGUBAH ISI HATI seseorang, dimana kalau ada seseorang yang akan berbuat JAHAT … Maka bisa DIA UBAH menjadi berbuat BAIK ? Bukankah TUHAN bisa mengubah HATI seseorang ?

    Inilah kata-kata saudaraku CosmicBoy, dimana :

    Kamu melihat dari sisi Iblis, Tuhan melihat dari sisi-Nya. Ngerti?
    (Bagaimana Saudaraku CosmicBoy tahu bahwa saya melihat dari sisi IBLIS ? BISA JADI saudaraku CosmicBoy yang melihat dari sisi IBLIS ? Bukankah IBLIS itu selalu berusaha untuk menyesatkan manusia dari jalan ALLAH ? Agar bisa SAMA-SAMA MASUK NERAKA ? TUHAN … Yaitu ALLAH yang MAHA itu … Karena MAHANYA maka bisa membuat BIG BANG … yang merupakan asal muasal penciptaan ? Suatu peristiwa yang begitu besarnya !!!!!!! Terus menjadi manusia hanya untuk menebus kesalahan ADAM dan HAWA ? Yang SAUDARAKU katakan sebagai DOSA WARISAN ? Padahal yang menciptakan ADAM & HAWA itu adalah ALLAH ? Dan DIA mengetahui akan persoalan apapun yang melingkupi ADAM dan HAWA ? Mempercayai bahwa TUHAN bisa jadi MANUSIA ? Tuhan yang begitu MAHA AGUNG … MAHA BESAR … MAHA BIJAK … MAHA ADIL … dan banyak lagi MAHANYA … Jadi MANUSIA ? Apakah ini bukan pikiran IBLIS ? Yang memang berusaha MENYESATKAN MANUSIA dari kepahamannya tentang ALLAH yang MAHA ESA, SATU-SATUNYA TUHAN, TIDAK ADA TUHAN YANG LAIN SELAIN ALLAH, TIDAK ADA SEKUTU BAGINYA, DIALAH SATU-SATUNYA YANG BERHAK DISEMBAH … TIDAK ADA SEMBAHAN YANG LAIN ?

    Hanya karena Yesus tidak bertindak apabila tentara2 Romawi menyalibkan-Nya bukan bermakna Dia lemah!

    Hanya karena Yesus tidak turun dari kayu salib bila ditantang tentara2 Romawi bukan bermakna Yesus lemah! Ngerti?

    Seperti hanya karena Yesus tidak memenuhi kehendak Iblis mencobai-Nya bukan bermakna Yesus lemah! Ngerti?

    Hanya karena Yesus tidak terjun dari tebing yang tinggi bukan bermakna Yesus tidak kuat! Ngerti?

    Hanya karena Yesus tidak menukarkan batu menjadi roti, tidak bermakna Yesus lemah! Ngerti?

    Hanya karena Yesus tidak tunduk kepada tuntutan/cabaran Iblis bukan bermakna Yesus tidak kuat! Ngerti?

    Ingat, apa tujuan Yesus ke dunia ini!

    Kenapa tidak meliat bahwa Yesus bisa bangkit dari alam maut?

    Itu lebih berarti.

    (Kalau soal bisa bangkit dari KUBUR ? Kalau ALLAH berikan kekuasaan itu ? Siapakah yang BISA MENGHALANGI ? Nothing. Apakah MUKJIZAT MUSA dengan menjadikan ular hidup beneran dan juga MEMBELAH LAUT melalui tongkatnya ? Bukan sesuatu yang mengagumkan ? Dan hanya MUSA saja yang bisa melakukan hal itu ? Lainnya TIDAK. Termasuk YESUS sendiri. Kenapa ? Karena itulah yang namanya MUKJIZAT yang ALLAH berikan kepada manusia pilihannya, termasuk Nabi ISA AS dan bukannya YESUS yang TUHAN itu ?)

    To : mazterall

    Dalam hal ALLAH yang TUHAN itu ? Cobalah saudaraku mazterall pikirkan barang sejenak tentang proses terjadinya BIG BANG ? Semoga saudaraku mazterall pernah juga baca2 tentang masalah BIG BANG ini ? Yang bisa menciptakan sesuatu yang dahsyat itu ? Tiba-tiba jadi manusia yang terlekat ke YESUS ? Apakah itu BUKAN PELECEHAN yang SUNGGUH SANGAT LUAR BIASA akan KEMAHAANNYA ALLAH ? Untuk membayangkan peristiwa BIG BANG tersebut sungguh SANGAT LUAR BIASANYA kejadian itu ? Begitu besar, banyak dan jauhnya material yang terlempar itu ? Sebesar BUMI ini yang menurut ukuran manusia begitu besarnya ? Ternyata dibandingkan dengan alam semesta yang ber batas ini, bumi hanyalah SETITIK dari ruangan yang begitu luas ? Yang membuat hal itu … Karena masalah KEIMANAN, maka MEMPERCAYAINYA … Tanpa mau berpikir ulang ? Apakah benar bahwa YESUS itu TUHAN ? Siapakah yang membenarkan bahwa YESUS itu TUHAN ? Sains ? Nothing. Kitab suci berikutnya … Sama juga bahkan mencela keimanan akan YESUS yang TUHAN tsb ? Jadi siapa yang membenarkan bahwa YESUS itu TUHAN kalau bukan BIBLE sendiri ? Sedangkan di BIBLE sendiri ada beberapa narasi yang menggambarkan bahwa TUHAN bisa jadi manusia ? (Ingat PERGUMULAN YAKUB dengan ALLAH ?) Namanya BERGUMUL … Itu semacam GULAT. Jadi ALLAH itu bisa di indera dengan PANCA INDERA ?

    Yang lain-lain … Soal DOSA WARIS akan saya tanggapi di lain waktu.

  • 393. imankristen  |  Juli 15, 2009 pada 10:34 am

    @Kurdi

    1.Allah Islam tdk Maha Kasih karena tdk mau “berkorban”seperti Allah kristen.
    =>masa Allah berkorban sih?
    2.Allah Islam tdk Maha adil karena dosa tdk dihukum (bisa dibebaskan begitu saja).
    =>Allah Islam tdk membebaskan dosa begitu saja,manusia yg berdosa Manusialah yg memohon ampunan-Nya,bukan Allah yg menebus dosa.
    3.(sudah dijawab).

    He he he…, coba perhatikan kalimat: MAHA.
    Maha artinya…, sesuatu yang bersifat tidak terbatas atau tidak bisa dibatasi.

    Alasannya: sudah dijelaskan diatas. Saya akan tuliskan ulang kembali, mungkin anda belum membaca dengan serius.

    Analisis sementara mengenai Allah:
    Islam: Allah kasih namun tidak Maha kasih.
    Islam: Allah kuasa namun tidak maha kuasa.
    Islam: Allah adil namun tidak maha adil.

    Kristen: Allah maha kuasa, maha adil dan maha kasih.

    Alasannya:
    1. Allah islam tidak maha kasih karena tidak mau “berkorban” seperti Allah Kristen.
    2. Allah islam tidak maha adil karena dosa tidak dihukum (bisa dibebaskan begitu saja).
    3. Allah islam tidak maha kuasa, karena tidak mampu menjadi Manusia.

    Contoh kasus:

    Adun: Allah kristen tidak adil, karena si Amir membunuh Sita, adik saya. Tetapi karena meminta ampunan dan ditebus dosanya oleh Yesus, maka si Amir diampuni.

    Allah: Lho…, anda maunya apa?

    Adun: Tidak adil. Amir yang membunuh adik saya, tetapi kenapa Yesus yang dihukum. Ini tidak masuk akal.

    Allah: Ok deh…, kalau begitu si Amir saya ampuni begitu saja.

    Adun: Ok…, saya setuju. Ini baru namanya Allah Maha Adil.

    Iman Kristen: Ha?? Allah islam Maha Adil???

    Silahkan berpikir.

    Salam.

  • 394. Kurdi  |  Juli 15, 2009 pada 11:38 am

    @komikboy
    masa sih Allah berinisiatif utk menyelamatkan manusia dari neraka hingga rela utk dikishas? Saya kira ini inisiatif yg berlebihan & ngga masuk akal kayak ngga ada jalan lain aja,aneh membingungkan. Kalo Allah berkehendak hanya berkata “KUNFAYAKUN”. NGERTI?

  • 395. CosmicBoy  |  Juli 16, 2009 pada 12:09 am

    @ Kurdi,

    Kalo Allah berkehendak hanya berkata “KUNFAYAKUN”. NGERTI?

    ==> Ya benarrrrrrrrrr, tapi menurut kehendak-Nya bukan menurut kehendak kalian! Ngerti?

    Kayaknya kamu tau kehendak Allah ya?

    Dan kayaknya kalian mau kehendak Allah tunduk kepada kehendak kalian.

    Kayaknya gitulah sih.

  • 396. CosmicBoy  |  Juli 16, 2009 pada 12:16 am

    @ Hari,

    (Bagaimana Saudaraku CosmicBoy tahu bahwa saya melihat dari sisi IBLIS ?

    Kayaknya kalian ini pernah membaca Injil ya?

    Bukankah tantangan kalian kayaknya seperti yang pernah dilakukan Iblis terhadap Yesus.

    Misi Yesus (Firman-Nya) ialah untuk melaksanakan kehendak Allah dengan menyerahkan tubuh manusia dari penjelmaan-Nya sebagai ganti/bayaran dosa Adam dalam rangsa memenuhi hukum qisas. Hanya dengan cara inilah keadilan Allah dipuaskan, kasih-Nya dimanifestasikan dan dosa-dosa umat manusia dilepaskan dan manusia dibenarkan & hidup kekal (di sorga) dikembalikan.

    Iblis coba menggagalkannya.

    Terserah saudara mau di pihak Iblis.

    Tawaran ini hanya diberikan kepada orang yang percaya/beriman bahwa Yesuslah Juruselamatnya.

    Tinggal baca.

  • 397. CosmicBoy  |  Juli 16, 2009 pada 12:21 am

    @ Hari & Kurdi,

    Kayaknya kalian ini senang menggunakan kata “MAHA-MAHA”?

    Tau ngga maksudnya?

    Maha bermaksud SIFAT & TINDAKAN YANG TIDAK TERBATAS OLEH APAPUN. Ngerti?

    Tidak ada yang bisa membatasi apa yang mau dilakukan-Nya. Ngerti?

    Menjadi manusia, itu mudah bagi-Nya, malah amat mudah sih.

    Tuhan tidak takluk kepada pandangan kalian, pikiran kalian, suka atau tidak, logis atau tidak, masuk akal atau tidak, sesuai atau tidak, layak atau tidak. Itu semua pandangan & pikiran kalian! Ngerti?

    Tinggal baca.

  • 398. Kurdi  |  Juli 16, 2009 pada 1:20 am

    @Imankristen anda katakan Maha itu tdk ada batasannya. Betul saya se7. Tapi Allah Maha bukan berati Allah melakukan semuanya,contoh: Allah Maha kaya,Maha pemberi rizki kenapa Masih ada kaya & Miskin? Kan kalau Allah mau semua org jadi kaya.Ngerti? Allah Maha kasih Masa Allah berkorban/dikishas kan ini hal yg ngga perlu Allah lakukan cz Allah Maha pengampun.

  • 399. CosmicBoy  |  Juli 16, 2009 pada 2:59 am

    @ Kurdi,

    Allah Maha kasih Masa Allah berkorban/dikishas kan ini hal yg ngga perlu Allah lakukan cz Allah Maha pengampun.

    Pak Iman kan udah menjawapnya.

    Sila ulang baca posting no 393.

    Di sana, diberi dua pilihan bagaimana dosa dilepaskan?

    Cth; Si Amir membunuh Sita, adik kamu.

    Di Islam ==> Amir diampuni.

    Kayaknya Allah kalian Maha Adil.

    Terserah kalian.

  • 400. CosmicBoy  |  Juli 16, 2009 pada 3:15 am

    @ Kurdi,

    @Imankristen anda katakan Maha itu tdk ada batasannya. Betul saya se7. Tapi Allah Maha bukan berati Allah melakukan semuanya,

    Begini mas sietematikanya.

    Karena Allah MAHA, maka menjadi manusia bukanlah persoalan yang besar, itu mudah, malah tersangat mudah bagi-Nya.

    Dan kamu pada setuju. Bravo, bravo.

    Nah, kalo ada suatu ajaran dalam sebuah kitab yang ditulis 2000 tahun lalu menulis bahwa Allah telah menjadi manusia dalam diri Yesus, maka berdasarkan keMAHAan Allah itu, mempertanyakan bisa atau tidak, itukan tidak timbul sama sekali.

    Wong asasnya BISA/MAHA itu sudah ada.

    Maka, bilamana itu berlaku, kok kalian mempersoalkannya?

    Kalo kamu mempersoalkannya, justru membuktikan bahwa MAHA kalian itu cuman dimulut bukan dihati atau pada penghayatan.

    Nah gitu. Ngerti?

  • 401. Kurdi  |  Juli 16, 2009 pada 3:43 am

    @komikboy
    saya ulangi biar anda benar2 paham, “Allah itu Maha,tapiiii apakah Karena Allah Maha Dia Harus melakukan semua keMAHAANNYA spt Allah bisa jadi manusia,batu,kertas dll. Tdk semua kebisaan Allah dipraktekkan ngerti? Contoh: ada kaya ada miskin,Allah bisa membuat semua org kaya bukan? Tapi tdk di la ku kan ngerti ngga?

  • 402. Kurdi  |  Juli 16, 2009 pada 4:09 am

    Allah Swt. Mengutus para Nabi kedunia agar manusia menyembah Allah,agar manusia selamat dunia dan akhirat dst. Ini salahsatu bentuk Maha kasih Allah kepada Manusia,tetapi manusianya ingkar dan berkata Allah-lah yg menebus dosa,Allah menjalani kishas dll. masyaALLAH…

  • 403. mazterall  |  Juli 16, 2009 pada 4:28 am

    @hari

    Dalam hal ALLAH yang TUHAN itu ? Cobalah saudaraku mazterall pikirkan barang sejenak tentang proses terjadinya BIG BANG ? Semoga saudaraku mazterall pernah juga baca2 tentang masalah BIG BANG ini ? Yang bisa menciptakan sesuatu yang dahsyat itu ? Tiba-tiba jadi manusia yang terlekat ke YESUS ? Apakah itu BUKAN PELECEHAN yang SUNGGUH SANGAT LUAR BIASA akan KEMAHAANNYA ALLAH ? Untuk membayangkan peristiwa BIG BANG tersebut sungguh SANGAT LUAR BIASANYA kejadian itu ? Begitu besar, banyak dan jauhnya material yang terlempar itu ? Sebesar BUMI ini yang menurut ukuran manusia begitu besarnya ? Ternyata dibandingkan dengan alam semesta yang ber batas ini, bumi hanyalah SETITIK dari ruangan yang begitu luas ? Yang membuat hal itu … Karena masalah KEIMANAN, maka MEMPERCAYAINYA … Tanpa mau berpikir ulang ? Apakah benar bahwa YESUS itu TUHAN ? Siapakah yang membenarkan bahwa YESUS itu TUHAN ? Sains ? Nothing. Kitab suci berikutnya … Sama juga bahkan mencela keimanan akan YESUS yang TUHAN tsb ? Jadi siapa yang membenarkan bahwa YESUS itu TUHAN kalau bukan BIBLE sendiri ? Sedangkan di BIBLE sendiri ada beberapa narasi yang menggambarkan bahwa TUHAN bisa jadi manusia ? (Ingat PERGUMULAN YAKUB dengan ALLAH ?) Namanya BERGUMUL … Itu semacam GULAT. Jadi ALLAH itu bisa di indera dengan PANCA INDERA ?

    Yang lain-lain … Soal DOSA WARIS akan saya tanggapi di lain waktu

    oh gitu ya mas??
    ALLAH kamu bisa menciptakan proses terjadinya BIG BANG tapi nda bisa jadi manusia. Dia harus selalu menuruti persyaratan kamu biar bisa kamu jadikan Tuhan. gitu kan maksud kamu?
    jadi, kalau kamu mensyaratkan Tuhan tidak bisa+tidak mau jadi manusia maka Dia tidak bisa?
    kamu tuhannya tuhan berarti ya mas??
    Tuhan saya bisa apa saja tanpa ada yang membatasi. pikiran saya yang terbatas pun tidak bisa membatasi TUHAN saya.
    beda dengan Tuhan kamu. Pikiran manusia bisa membatasi Tuhan.

    Tinggal baca
    gitu toh??
    ok mas, saya mengerti kok.

  • 404. stephen  |  Juli 16, 2009 pada 6:15 am

    Saya tidak pasti dimana hendak letak artikel ini. Ini adalah hasil laporan sebuah website Malaysiakini.com:

    Apa pendapat kalian?

    Roti suci seret Al-Islam ke balai
    Abdul Rahim Sabri
    Jul 15, 09
    10:13am

    dikemaskini Roti suci yang diberi makan kepada penganut Kristian menjadi isu besar terhadap wartawan Al-Islam yang menyamar untuk menyiasat dakwaan wujudnya usaha memurtadkan gadis bertudung.

    Dalam satu laporan polis minggu lalu terhadap majalah bulanan tersebut, dua penganut Kristian turut meminta roti putih itu dikembalikan kepada pihak gereja.

    Dalam artikel “Tinjauan Al Islam Dalam Gereja: Mencari Kesahihan Remaja Melayu Murtad” yang diterbitkan dalam edisi Mei lalu, roti tersebut diluahkan dari mulut penulis untuk diambil foto.

    Dalam aduan Joachim Francis Xavier dan rakannya Sudhagaran Stanley di balai polis daerah Timur Laut, Pulau Pinang, tindakan wartawan lelaki tersebut juga dianggap menghina Katholik.

    “Perbuatan dua lelaki ini iaitu meninjau di dalam gereja, menerima roti putih ini (daripada paderi), meludah keluar roti putih tersebut bagi tujuan mengambil gambar dan kemudian menulis mengenai pengalaman tersebut dalam majalah Al-Islam merupakan perbuatan yang amat menghinakan kepada umat Katholik dan berprovokasi,” aduan polis 8 Julai lalu dipetik.

    “Kami juga meminta polis supaya pihak Al-Islam mengembalikan secepat mungkin roti putih tersebut kepada pihak atasan gereja.”

    Mereka juga dilaporkan mendakwa perbuatan wartawan itu sebagai “pencerobohan” satu majlis keagamaan di gereja dan boleh dianggap mempermain-mainkan ajaran agama tersebut.

    Joachim memberitahu Malaysiakini dalam program video “Citizen Journalism” semalam, wartawan itu hadir di gereja dengan tanggapan yang salah.

    “Isunya ialah mereka mengintip tentang aktiviti gereja yang pada sangkaan mereka menjalankan aktiviti memurtadkan orang Islam tertentu kepada agama Kristian,” katanya.

    “Jadi mereka datang dalam keadaan andaian yang salah, (dan membuat) laporan salah. Bukan itu sahaja malah mereka juga tidak memahami maksud tubuh Isa.”

    Sementara Sudhagaran, ditemubual dalam video “Police report against Al-Islam”, berkata setelah membelek-belek majalah tersebut, beliau rasa terkejut dan marah dengan gambar roti suci di majalah tersebut sehingga mendorongnya dan Joachim membuat aduan polis.

    Artikel Muhammad Ridhwan Abdul Jalil tentang pengalamannya di dua gereja, termasuk sebuah dekat Puduraya, dimuatkan di halaman 28-30 edisi Mei yang menfokuskan isu “Al-Islam Masuk Gereja Cari Gadis Bertudung Murtad”.

    Bagaimanapun siasatan majalah tersebut tidak menemui isu murtad seperti khabar angin yang sering kedengaran dalam masyarakat Islam.

    “Apa pun, sepanjang tinjauan yang dibuat, kami dapati dakwaan-dakwaan yang mengatakan ramai remaja Melayu dimurtadkan di gereja-gereja pada setiap hari Ahad tidak kami temui.

    “Yang ada hanyalah mereka yang berwajah Melayu tetapi berasal dari Sabah yang menganut Kristian sejak lahir,” artikel itu dipetik.

    Penulis turut memuji akhlak penganut Kristian di gereja.

    “Sewaktu kami membuat tinjauan ini, kami berasa amat kagum melihat akhlak mereka yang hadir.

    “Mereka sangat menghormati satu sama lain dan sangat mudah mesra kerana mereka sangat berpegang kepada konsep kasih sayang dan hormat menghormati,” tulis Muhammad Ridhwan.

    “Mereka turut berjabat tangan dan diikuti dengan senyuman yang manis dengan kami apabila paderi memberi arahan ramah dan mesralah bersama saudara-saudaramu.”

  • 405. CosmicBoy  |  Juli 16, 2009 pada 9:20 am

    @ Kurdi,

    Yang kita bicara Allah bisa menjadi manusia, maka menjadi kertas, batu dll itu TIDAK TIMBUL.

    Ngerti?

    Tdk semua kebisaan Allah dipraktekkan ngerti?

    Waw, kamu omong apa sih?

    Bukankah kita omong MAHA-NYA Allah bukan kebiasaan praktik Allah? Ngeles ini.

    MAHA itu bukan kebiasaan praktik Allah, ngerti?

    MAHA ialah sifat-Nya, ngerti?

    Menjadi orang kaya dan miskin, itu tidak menyangkut sifat MAHA, itu menyangkut kedaulatan-Nya, hak-Nya, ngerti?

    Hmmmmm susah amah sih omong sama suatu umat yang amat menbanggakan seorang ‘nabi’ yang buta huruf@ ngga tau baca-tulis.

  • 406. CosmicBoy  |  Juli 16, 2009 pada 9:27 am

    @ Kurdi,

    Allah Swt. Mengutus para Nabi kedunia agar manusia menyembah Allah,agar manusia selamat dunia dan akhirat dst. Ini salahsatu bentuk Maha kasih Allah kepada Manusia,

    Setuju banget tapi apa hubungannya dengan dosa Adam yang menyebabkan dia dan keturunannya akan berakhir dengan kematian!

    Para nabi diutus untuk membimbing tapi bukan untuk menyelamatkan, bukan untuk menggantikan, bukan untuk menyucikan, bukan untuk menyempurnakan manusia! Ngerti? Para nabi pun terbatas bahkan mereka juga kahirnya mati. Mati itu ialah akibat dari dosa Adam, ngerti? Tapi syukurlah, kematian mereka diganti/dibayar/ditebus bersama2 dengan orang2 yg dibimbing/umatnya oleh Yesus, Firman-Nya!

    tetapi manusianya ingkar dan berkata Allah-lah yg menebus dosa,Allah menjalani kishas dll. masyaALLAH…

    Mengatakan bahwa Hanya Allah sajalah Penyelamat kita, itu dosa?

    Mengatakan bahwa Allahlah yang berinisiatif, itu ingkar?

    Mengatakan bahwa Allahlah yang lebih dulu mengasihi kita, itu ingkar?

    Mengatakan bahwa Allah perlu menegakkan hukum-Nya itu ingkar?

    Mengatakan bahwa Allahlah yang Maha Adil, itu ingkar?

    Kayaknya kamu ini penyembah manusia ya?

    Pantesan…!

  • 407. Mazterall  |  Juli 17, 2009 pada 2:29 am

    Wah, baru aja liat berita.
    ada berita jw marriot d jakarta di bom.
    kira2 siapa ya yg ngebom?
    he..3x.
    qta liat dulu aja penyelidikan polisi.
    lalu qta bisa tw siapa.
    tp saya sudah pny dugaan awal kelompok yg melakukan.
    semoga salah deh dugaan saya
    he.3x

  • 408. Hari  |  Juli 17, 2009 pada 9:37 am

    To : mazterall

    Janganlah hanya keimanan saja yang dijadikan patokan untuk mempercayai ? Yang hanya berdasarkan KITAB SUCI RUJUKAN saja ? Cobalah sedikit-dikit keluar dengan meneliti melalui SAINS ? Bagaimana MUNGKIN … TUHAN yang begitu MAHANYA … Menjadi MANUSIA … ? Makanya kenapa saya sampaikan ? SIAPA yang PERCAYA bahwa YESUS itu TUHAN ? Kalau bukan orang KRISTEN sendiri ? SAINS … Tidak sama sekali ? ISLAM … Apalagi ? Apa yang diceritakan atau dinarasikan tentang ISA dan YESUS adalah SAMA PERSIS, baik itu cerita AWAL, PERTENGAHAN sampai dengan DISALIB ? Bagi KRISTIAN … Terjadi METAMORFOSIS alias perubahan KONSEP yang asalnya MANUSIA menjadi TUHAN ? Pembenarnya adalah KITAB SUCI yang ada dan KITAB SUCI tersebut TIDAK ADA JAMINAN dari PENCIPTANYA yaitu YESUS akan ORIGINALITAS atau kemungkinan TIDAK akan TERJADINYA PERUBAHAN-PERUBAHAN atas KITAB SUCI tersebut sampai KIAMAT ? Kedua, sebagai ACUAN atau REFERENSI … Bible mengalami metamorfosis lagi … yang seharusnya menggunakan bahasa IBRANI malahan ACUANNYA menggunakan bahasa LATIN ? Padahal YESUS yang adalah ISA itu adalah orang YAHUDI yang lahir dan dibesarkan di lingkungan YAHUDI ? Lahir di NAZARETH dan dibesarkan di Yerusalem ? Kenapa bisa berubah dari IBRANI ke LATIN ya ? Terus … Masalah penentuan kelahiran YESUS yang tanggal 25 Desember dengan penggambaran pohon NATAL (POHON PINUS) dengan SALJUNYA ? Apakah itu bukan penggambaran suasana EROPA ? Bukannya YERUSALEM ? Untuk hal-hal yang MENDASAR seperti ini ? Bagaimana orang bisa percaya ? Kalau sesuatu yang SALAH dibenarkan ? Katakanlah SALAH kalau itu memang itu SALAH dan katakan BENAR kalau itu memang BENAR …

  • 409. Kurdi @ komikboy  |  Juli 18, 2009 pada 7:03 am

    Mengatakan Allah saja penyelamat itu dosa? Jawabnya InsyaALLAH tidak berdosa bahkan ini perkataan yg sangat dibenarkan dlm islam,Namun keanehan timbul ketika anda mengatakan utk menebus dosa awal Allah harus menjalani kishas.aneh! Allah kristen tdk bisa mengampuni dosa awal kecuali harus berkorban/dikishas dahulu.

  • 410. Noer Q Yam  |  Juli 18, 2009 pada 9:02 am

    @masterall
    bagaimana kalau ada org kristen yg berzina,perampok dsb. Apakah anda akan menyalahkan agamanya? Berati anda tdk paham apa itu agama,yg kita bicarakan adalah “agama” bukan “pemeluk agama” Nama sih boleeeh MasterALL gitulho:)

  • 411. Kurdi  |  Juli 19, 2009 pada 9:59 am

    Siapa Tuhannya Nabi Musa?=Allah.Siapa Tuhannya Nabi Nuh?=Allah.Siapa Tuhannya Nabi…Nabi…Dan Nabi?Allah.Siapa Tuhannya Umat kriten?yesus. Anda2 umat kristen tdk sadarkah kalian bahwa menTUHANkan yesus adalah penyimpangan,penyesatan?

  • 412. Kurdi  |  Juli 19, 2009 pada 3:29 pm

    Malakat Aimanukum (kepemilikan dengan tangan kanan) wanita spt ini halal utk digauli oleh laki2. Firman Allah Swt.:”dan orang-orang yang memelihara kemaluannya,kecuali kepada isteri-isteri atau milik tangan kanan mereka.Hal demikian tidak apa-apa bagi mereka.” (Qs.Al-Mu’minun: 6). Rasulullah bukan menggauli pembantu tetapi budak.Budak tdk sama dgn pembantu. Marahnya isteri Nabi bukan karena Nabi menggauli budak tetapi karena didasari rasa cemburu.

  • 413. CosmicBoy  |  Juli 20, 2009 pada 12:58 am

    @ Hari & Kurdi,

    Ngga ngejawap pertanyaan ini.

    Sita, adik kamu telah dibunuh secara kejam oleh Adi.

    Allah Islam ==> dosa Adi diampuni.

    Ya, diampuni saja kan (seperti kata kalian)

    Allah Islam Maha Adil.

    Tinggal baca.

  • 414. Hari  |  Juli 20, 2009 pada 4:08 pm

    To : CosmicBoy, stephen & mazterall

    Kenapa ya ? Pernyataan-pernyataan saya tidak dikomentari ? Malah mengalihkan ke soal lain ? Tapi nggak apa-apa.

    Coba … Bagaimana ya untuk meresponse atas pernyataan-pernyataan seperti ini ?

    ULANGAN 18:18…..
    Seorang nabi akan Kubangkitkan bagi mereka dari antara saudara mereka, seperti engkau ini; Aku akan mena-ruh firman-Ku dalam mulutnya, dan ia akan mengatakan kepada mereka segala yang Kuperintahkan kepadanya ..

    Ramalan di atas menurut ajaran kristiani merujuk pada yesus / isa….dengan alasan yang “entah kenapa”

    kenapa????

    karena ” MUSA SAMA DENGAN YESUS ,,,DAN MUSA TIDAK SAMA DENGAN MUHAMMAD..

    benarkah begitu ????

    maka dari itu saya buat beberapa pertentangan tentang persamaan di atas…agar lebih mencerahkan dan memperjelas ramalan tersebut ..tertuju kepada siapa….

    berikut beberapa ungkapan penyangkalan itu..:

    1.Yesus tidak seperti Musa, karena, menurut Anda “Yesus adalah Tuhan”, tetapi Musa bukanlah Tuhan. “Apakah hal ini benar?

    Karena itu “Yesus tidak seperti Musa! Muhammad seperti musa”

    2.”Yesus Mati Untuk Dosa-dosa Dunia”, tetapi Musa tidak mati untuk hal tersebut. “Apakah hal ini benar?”

    Karena itu “Yesus tidak seperti Musa! Muhammad seperti musa”

    3.”Yesus Pergi Ke Neraka Selama Tiga Hari”, tetapi Musa tidak masuk ke sana. “Apakah hal ini benar?”

    Karena itu “Yesus tidak seperti Musa! Muhammad seperti musa”

    sementara ini dulu…akan saya lanjutkan jika anda mempunyai 3 atau 4 alasan tentang APA YANG SAMA BAHWA YESUS SEPERTI MUSA..

    ini semua bukanlah fakta yang sukar, kokoh dan nyata. Hal ini adalah persoalan keyakinan belaka di mana seorang awam dapat tersandung dan jatuh.

    Apalagi kalau begini :

    dlm agama Budha,agama Hindu,agama Nasrani,ada tulisan yg memberi,
    petunjuk dan mengindentifikasi Muhammad,
    kitab Budha [carus hal 217]
    wahai Nanda aku bukanlah Budha yg pertama dan yg terakhir didunia,
    akan lahir seorang manusia didunia ini yg akan memberikan ajaran ttg,
    kebenaran dan kebatilan dia akan menjadi pemimpin dan penuntun,
    seluruh umat manusia namanya MAITREYA.
    MAITREYA: yg penyayang.
    Quran Al-Anbiya 107; yg penyayang untuk alam semesta.
    Yesus hanya untuk umat Israel [matius 15:24] dan bukan untuk alam
    semesta.
    kitab Hindu [Atharvaveda kanda 20, saukata 127, mantra 1-2].
    Narashangsa akan dibangkitkan diantara orang banyak kita mengambil orang KAURAM didalam perlindungan kita dari 60,000 dan 90 musuh,yg kendaraanya 20 onta dan 2 betina memiliki 12 istri
    naik kelangit dg kendaraan tercepat.
    petunjuk dan mengindentifikasi Muhammad.
    menghindari 60,000 musuh dan 90 suku [hijrah Mekah ke Madinah]
    memiliki 12 istri :1 Khadijah 2 Saudah 3 Aisyah 4 Hafsah 5 Zainah,6 Ummu salamah 7 Zainab 8 Juwairiah 9 Raihanah 10 Ummu habibah 11 Shafiah 12 Maimunah.
    kendaraan tercepat BOUROQ [Miraj masjid Al-Aqsha ke langit 7]
    Narashangsa;[ yang terpuji ] Kauram [muhajjirin ].
    kitab Nasrani.[perjanjian lama]
    mengidentifikasi Muhammad walaupun kitab Perjanjian lama sudah di renovasi besar besaran tapi masih ada yg lupa dirombak
    mengenali Muhammad melalui NEBAYOT, KEDAR, TEMA ,LEMBAH BAKA,
    Nebayot Kedar Tema,adalah anak2 nabi ismail [kejadian 25:13-15]
    Yehezkiel [ 27:21] semua pemuka Kedar [dari jazirah arab] berdagang dg engkau dlm anak domba jantan kambing jantan dalam
    hal itulah mereka berdagang dg engkau.
    Kedar putra ke2 Ismail [kejadian 25:13] yg pd akhirnya menurunkan
    nabi Muhammad.[suku quraisy keturunan Kedar]
    Yesaya [21:13-21] juga menerangkan bahwa Kedar dan Tema adalah orang2 dari jazirah arab.
    kitab Mazmur [84:5-7] menerangkan lembah Baka[ Mekah ] tempat,
    berziarah dan air Zam zam.
    Yesaya ayat 42:1-25 adalah ayat kesatuan yg tak terpisahkan karena
    ayat tsb meramalkan kedatangan seorang nabi,dari tempat yang didiami kaum Kedar [42:11].
    Kejadian [15:18 ] Tuhan memberikan negeri kpd Abram dan keturunannya mulai dari sungai Mesir sampai sungai Efrat.
    dan yg menguasahi wilayah tsb adalah Ismail anak ABRAM dari negri
    Ur- Kasdim dg Hagar dari negri Mesir dekat sungai Nil
    keturunan Ismail menyebar dari sungai NIL sampai sungai Efrat Iraq
    sementara keturunan Ishak [israel] menguasahi sebagaian Palestina [kanaan]
    menurut kitab Kidung Agung dlm naskah Ibrani asli ayat [5:16] ditulis
    dia MUHUMMEDIM,tapi sudah diganti dan diterjemahkan menjadi sungguh sangat digemari.
    kata katanya manis semata mata: DIA SUNGGUH SANGAT DIGEMARI
    demikianlah kekasihku,demikianlah teman temanku,hai putri putri Yerusalem [new/king james version bible]
    dlm bahasa Ibrani kata IM bentuk jamak seperti ELLOHIM [Allah Allah]
    yg dasarnya ELLOHA [Allah], MUHUMMEDIM dasarnya MUHUMMED.
    Muhummedim, Muhummed tidak bisa diterjemakan dlm bahasa apapun karena merupakan nama orang pemberian dari Tuhan.

    U- itu JAWABLAH hal-hal mendasar saudara-saudaraku (CosmicBoy, mazterall dan stephen) ? Janganlah lari kesana kemari dulu ?

  • 415. Kurdi  |  Juli 20, 2009 pada 5:37 pm

    @komikboy :Allah berfirman: “Dan pada hari kamu memakan buah terlarang itu NESCAYA KAMU AKAN MATI”. Ngerti? Ini hukum/perintah,Allah tidak bisa melawan nature-Nya,menarik seenak udel perintah.Apalagi ketika disaksikan oleh para penghuni sorga dan setan serta pengikutnya.
    =>Allah kristen tdk Maha mengetahui sebab yg akan timbul ketika ket. Berfirman memberi hukum/perintah cz gara2 berfirman spt itu maka Allah kristen harus menanggung akibat Firmannya menjalani kishas.

  • 416. Kurdi  |  Juli 20, 2009 pada 6:20 pm

    @Komikboy dkk.
    mohon maaf InsyaALLAH Nanti pertanyaan dari saudara Komikboy akan Kami(Muslim jawab) sekarang Mohon Focus kepada pertanyaan saudara Hari,thank’s.

  • 417. CosmicBoy  |  Juli 21, 2009 pada 12:02 am

    @ Hari,

    Kayaknya seperti kamu ini kurang membaca ya?

    Pertanyaan2 diatas bukanlah baru, banyak itu di google, ada jawapan yg dijawap secara tuntas oleh para Kristiani. Sila ngebacanya. Bisa.

    Sila juga ke sarapan pagi.com. Ada dijawap di sana.

    Bisa juga ke Injil Yuhana, di sana, Yesus sendiri mengatakan bahwa Nabi Musa dalam Taurat ada menulis/meramalkan tentangnya. Sila baca.

    Ini pertanyaan2 yang basah basi.

    Jadinya males.

    Makanya, hendaklah kamu rajin2 dikit gali2 semua jawapan2 yang telah dijawap oleh para kristiani itu. Silakan.

  • 418. CosmicBoy  |  Juli 21, 2009 pada 12:05 am

    @ Kurdi,

    Kamu ini mau menyalahkan atau apa?

    Kamu bisa ngga berbahasa Indon? Mengerti ngga?

    Allah tidak maha tahu hanya karena dia bilang NESCAYA, akayaknya dalam Quran kalian banyak sekali pernyataan seperti itu, apa Allah kalian juga Tidak Maha tahu!

    Cisciscis, sedemikian dungunya para muslimer!

  • 419. Hari  |  Juli 21, 2009 pada 2:31 am

    To : CosmicBoy

    Cobalah saudaraku JUJUR ? Bahwasanya pertanyaan2 yang diajukan itu BERAT JAWABANNYA ? Dibanding mengatakan MALES NGEJAWABNYA ? Kan hanya bermodalkan COPY PASTE, maka jawaban2 yang tersedia itu bisa dipindahkan ke blog ini ? Sepertinya jawaban-jawaban yang diperlukan TIDAK BISA hanya denga COPY PASTE saja tanpa harus di EDT ? U- mengeditnya, diperlukan kerja keras tersendiri agar sinkron dengan pokok masalah yang ada ? Bukan begitu saudaraku CosmicBoy ?

  • 420. stephen  |  Juli 21, 2009 pada 3:56 am

    Hari, sangat lucu kalau Nabi Muhammad dikaitkan dengan ramalan Nabi Musa. Anda jangan terpercaya @ terpedaya oleh dakwaan Ahmad Deedat. Ahmad Deedat pada akhir hayatnya ketulahan: Tidak boleh bercakap.. Entah tulah Tuhan ataupun kebetulan.. Sendiri mau ingatlah..

  • 421. Kurdi  |  Juli 21, 2009 pada 8:31 am

    Sebuah dosa yg diwariskan karena perbuatan Adam terkena bujukan rayu iblis hingga Allah menurunkan entah Firman,Anak,atau Allah menjadi manusia.sehingga Yesus yg dianggap Tuhan menjalani siksaan disalib,dicambuk,ditusuk lambungnya,kehausan dll. Apa kristen tdk merasakan kejanggalan dlm kisah ini?

  • 422. Hari  |  Juli 21, 2009 pada 9:32 am

    Bukan soal lucu atau tidak ? Yang jelas NUBUAT itu bukan untuk YESUS kan ? Karena YESUS itu TUHAN ? Padahal NUBUATNYA u- seorang NABI ? Kalau mau menganggap bahwa NUBUAT itu untuk YESUS ? Maka MUSA harus MENUBUATKAN bahwa di satu masa ALLAH yang MAHA itu … akan menjadi manusia ? Yakin 100% … Bahwa MUSA tidak akan MENUBUATKAN hal-hal seperti itu ? Karena menyalahi KEILMUAN yang dimilikinya … Yang asalnya dari ALLAH SWT. Terkecuali kalau YESUS mau disebut ISA ? Maka sepertinya BENAR adanya. Tapi mana mungkin KRISTIAN mau menerima hal tersebut ? Itu MENYALAHI KEIMANAN ?

    Terus … Mana jawaban atas pertanyaan saya yang begitu banyak itu ? Mau diskusi dulu dengan yang lebih ahli ? Atau searching ke blog lain untuk mencari jawabannya ? Terserah saja mana yang lebih baik ? Tapi jawab dulu pertanyaan2 tersebut ?

  • 423. CosmicBoy  |  Juli 22, 2009 pada 3:08 am

    @ hari & kurdi,

    Bukan soal lucu atau tidak ? Yang jelas NUBUAT itu bukan untuk YESUS kan ? Karena YESUS itu TUHAN ? Padahal NUBUATNYA u- seorang NABI ?

    Ini pertanyaan yang saya kira berulang2.

    Haiyo, coba hayati apa yang telah disampaikan oleh kami ini.

    Kayaknya kalian ini membaca atau ngga jawapan2 kami atas pertanyaan2 kamu mengenai Yesus ini. Kok masih nanya2 hal yang sama.

    Terakhir ya, terakhir.

    Allah ADA dengan sendiri-Nya. Ngerti? Firman-Nya qaimah pada Dzat Allah yg Esa itu dalam kekekalan. Maka, percaya/menyakini ADA LEBIH DARI SATU ALLAH TIDAK TIMBUL. Ngerti?

    Firman-Nya Tidak Diciptakan melainkan adalah Khalik Pencipta itu sendiri, Qadim & Qidam.

    Firman-Nya itulah yang nuzul turun menterjemahkan Diri-Nya dalam rupa bentuk manusia yang sempurna SAMBIL MEMELIHARA/MENJAGA DIRI-NYA dari menjadi makhluk.

    Firman-Nya yang telah menterjemahkan Diri-Nya itu diberi nama ilahi, YESUS, yang bermaksud TUHAN ADALAH PENYELAMAT/KESELAMATAN.

    Maka dalam YESUS itu adanya Firman-Nya dan manusia-Nya. Ngerti?

    Yang Firman-Nya ialah Allah/TUHAN, yang manusia-Nya ialah Nabi. Ngerti?

    Kalo Nabi Musa menubuatkan Yesus, yang dinubuatkan ialah kemanusian-Nya iaitu keNabian-Nya. Ngerti?

    Kalo Nabi Asyaya’ (baca Asyaya’ 9:6-7) menubuatkan Yesus, yang dinubuatkannya ialah Firman-Nya iaitu ketuhanan-Nya, ngerti?

    Hmmmf susah amat sih mau omong sama suatu umat yang ngga tau baca-tulis.

  • 424. CosmicBoy  |  Juli 22, 2009 pada 3:29 am

    @ Kurdi,

    Sebuah dosa yg diwariskan karena perbuatan Adam terkena bujukan rayu iblis hingga Allah menurunkan entah Firman,Anak,atau Allah menjadi manusia.sehingga Yesus yg dianggap Tuhan menjalani siksaan disalib,dicambuk,ditusuk lambungnya,kehausan dll. Apa kristen tdk merasakan kejanggalan dlm kisah ini?

    Sistematika sudah diberi, kok nanya lagi.
    (Adam berdosa, hukuman untuk dosa ialah maut/kematian. Bagaimanakah kematian itu bisa diganti/dibayar supaya Adam dan keturunannya bisa dibenarkan (diisytiharkan tidak berdosa) sehingga bisa menikmati hidup kekal? Dengan mengganti seorang manusia sempurna seperti Adam. Siapa? Ngga ada seorang manusia pun yang sempurna, ngga ada! lalu, Firman-Nya dengan RELA & KASIH bersedia menterjemahkan Diri-Nya dengan mengambil tubuh yang sempurna, membayar/mengganti tubuh Adam yg berdosa itu, qisas yang adil, setimpal dan LUNAS.)

    Sekarang, jawab dulu tantangan Pak Iman (dan juga saya). Bisa ngga?

    Sita, adik perempuan kalian diperkosa dan dibunuh secara kejam oleh Adi.

    Allah Maha Pengampun, kok susah sih? Ampuni saja si Adi itu, kok maunya sampai2 menjadi manusia yang sempurna.

    Menurut kamu (dan Allah kamu)==> Adi diampuni saja.

    Pertanyaan saya ==> Ampuni saja kan? Bravo, bravo, Allah Islam itu Allah yg Maha Adil, ampuni saja.

    Period.

    Respon kamu bagaimana? Kok lama sekali ngejawapnya?

  • 427. CosmicBoy  |  Juli 22, 2009 pada 7:51 am

    @ stephen,

    Okeylah, thanks bro.

    Iya, sebelum saya lupa, saya akan e-mail kamu minggu depan.

  • 428. Kurdi  |  Juli 22, 2009 pada 8:40 am

    @cosmicboy
    Masa sih dosa Adam harus diwariskan keanak cucunya hingga cucu adam yg ngga tau apa2 harus menanggungnya Apakah Allah kristen Maha adil? “orang berbuat dosa ia itu juga akan mati; maka anak tiada menanggung kesalahan bapa nya dan bapa pun tiada akan menanggung kesalahan anak2nya; kebenaran org yg benar akan tertanggung atasnya dan kejahatan org fasik pun akan tertanggung atasnya.” (Nabi Yehezkiel pasal 18 ayat 20).

  • 429. Kurdi  |  Juli 22, 2009 pada 9:48 am

    @komikboy
    hukum Bagi org yg membunuh yg tdk dibenarkan Allah Swt. Bisa terkena kishas.Kishas akan menghapus/menebus dosa sipembunuh tsb. Namun adakalanya org terbebas dari tuduhan membunuh padahal yg sebenarnya ia telah membunuh maka tdk ada cara lain lagi utk menghapus dosa hanya satu2nya bertaubat dan memohon ampunan Allah.

  • 430. CosmicBoy  |  Juli 23, 2009 pada 3:30 am

    @ Kurdi,

    Sudah saya bilang, sila bedakan antara Dosa Adam & dosa-dosa perbuatan.

    Yang di Kejadian Fasal 2 ialah Dosa Adam. Karena dosa itu pertma kali dilakukan manusia@ Adam, maka itu juga bisa dibilang dosa pertama, dosa asal & dosa asli. Kesan dosa Adam bisa terlihat dengan kondisi manusia yang semakin bobrok dan merusak. Itu disebut warisan dari Adam atau dosa warisan! Ngerti? Anak2 Adam bukan punca/penyebabnya tapi kesan dari dosa Adam itu. Ngerti?

    Katakan seorang ibu sedang ngandung. Ibu itu minum arak dan merokok. Udah tau bahwa minum arak dan merokok khususnya ketika mengandung bisa fatal kepada sang kandungan/bayi itu. Dan selepas 9 bulan, bayi itu dilahirkan cacat (menurut penelitian, kasus begini 50% bayi akan cacat, 20% maut dan tinggal 30% peluang untuk hidup).

    Nah, rasionalkan, dosa siapa? Ibunya kan! Kok bayi harus menanggungnya. Nah, kenyataan sains telah membuktikan bahwa perbuatan kita bisa memberi kesan/akibat kepada keturunan kita. Ngerti?

    Kutipan dari Yeh 18:20, ngga ada hubungan dgn dosa Adam. Ngerti? Di sini, Nabi sedang bicara tentang dosa2 perbuatan.

    Sila bedakan.

    Hmmmf, sudah dijelaskan kok nanya-nanya balik. CPD ilmu kayak gitu.

  • 431. CosmicBoy  |  Juli 23, 2009 pada 3:39 am

    @ Kurdi,

    @komikboy
    hukum Bagi org yg membunuh yg tdk dibenarkan Allah Swt. Bisa terkena kishas.Kishas akan menghapus/menebus dosa sipembunuh tsb.

    Esensinya mas/intinya, qisas itu ialah membayar/mengganti apa yang hilang sebagai ganti yang dipersetujui ADIL & SETIMPAL. Ngerti?

    Adam hilang hidup keka/matil karena DOSA.

    Seorang seperti Adam harus membayar/mengganti untuk mendapatkan kemabli hidup kekal itu.

    Itu qisas.

    Nah, tinggal baca.

    Namun adakalanya org terbebas dari tuduhan membunuh padahal yg sebenarnya ia telah membunuh maka tdk ada cara lain lagi utk menghapus dosa hanya satu2nya bertaubat dan memohon ampunan Allah.

    Ngga ada yang terlepas dari hukuman Allah, bail di dunia ini maupun akhir. Allah Maha Melihat dan Dia Hakim yang Adil. Ngerti?

    Kalo yang membunuh bisa dilepaskan hanya dengan memohon ampun, iya itu Alloh kamu, Maha Adil kan Dia? Tau lah sendiri.

    Liat sistematika ini.

    Lisa, adik perempuan kamu diperkosa dan dibunuh secara kejam oleh Adi.

    Keadilan Islam/Alloh ==> Karena Allah Maha Pengampun, Adi diampunkan.

    Ampun saja bilang kalian.

    Buat salah, gampang menurut kalian, minta ampun saja.

    Adil ngga?

  • 432. Kurdi  |  Juli 23, 2009 pada 4:58 am

    @komikboy =>ngga ada yg lepas dari hukuman Allah…
    Kishas yg saya maksud mengenai pembunuhan didunia maka dijalankan hukum kishas kalo sudah diakhirat mana ada manusia saling bunuh,ngerti? Jika manusia membunuh didunia dan tdk terbukti maka walaupun ia benar membunuh didunia ia tdk dikishas tapi diakhiran Ia menunggu Hukum Allah,nah dari itu Jalan satu2 sebelum ia mati bertaubatlah/memohon ampunan Allah,ngerti?

  • 433. Kurdi  |  Juli 23, 2009 pada 5:47 am

    Gimana kalo logikanya sepeti ini: “seorang bapak mempunyai berapa orang anak,sang bapak mencuri lalu dipenjara apakah sang anak harus menanggung dosanya utk dipenjara juga? Adilkah ini? Tentang Firman Tuhan dalam kesempatan/waktu apapun jika benar firman tuhan tdk ada yg berubah jika ia berfirman Dosa harus diwariskan maka dilain kesempatan firmannya juga dosa harus diwariskan bukan ditanggung sendiri,ini namanya Tuhan plin-plan…

  • 434. Kurdi  |  Juli 23, 2009 pada 8:47 am

    @komikboy
    banyak ayat dalam Alkitab tentang poligami tapi anda teriak2 menentangnya,banyak ayat yg menunjukan bahwa dosa hanya ditanggung oleh siapa yg berbuat(tdk bisa diwariskan),Anda teriak mati2an ngebela pernyataan paulus yg salah kaprah dengan dalih itulah inilah,berati paulus tdk hafal injil ketika dia membuat ajaran dosa waris atau mungkin dia lupa kali yee…

  • 435. CosmicBoy  |  Juli 23, 2009 pada 9:00 am

    @ Kurdi,

    Saya omong dosa Adam bisa diqisas kamu omong pembunuhan.

    Menurut Allah, dosa Adam bisa diqisas, ngerti?

    Saya ngga peduli apa omong kamu? Omong kamu itu sejalan dengan pikiran/agama/keyakinan kamu. Dan saya ngga peduli itu karena saya ngga yakin dengan agama kamu/keyakinan kamu.

    Haiyo, jangan ngeles ke sana man, stay on to the topic.

  • 436. CosmicBoy  |  Juli 23, 2009 pada 9:05 am

    @ Kurdi,

    Gimana kalo logikanya sepeti ini: “seorang bapak mempunyai berapa orang anak,sang bapak mencuri lalu dipenjara apakah sang anak harus menanggung dosanya utk dipenjara juga? Adilkah ini?

    ==> Kira bicara apa sih? Dosa Adam. Adam manusia sempurna. Yang ganti Adam juga manusia sempurna. Itu setimpal, itu seimbang, itu baru adil! Kayaknya kamu bawa2 sesuatu yang ngga ada hubungan man. Ngerti? CPD.

  • 437. CosmicBoy  |  Juli 23, 2009 pada 9:09 am

    @ Kurdi,

    Tentang Firman Tuhan dalam kesempatan/waktu apapun jika benar firman tuhan tdk ada yg berubah jika ia berfirman Dosa harus diwariskan maka dilain kesempatan firmannya juga dosa harus diwariskan bukan ditanggung sendiri,ini namanya Tuhan plin-plan…

    Waw, saya tidak mengerti kamu omong apa sih? Bisa dijelaskan secara sederhana?

  • 438. CosmicBoy  |  Juli 23, 2009 pada 9:23 am

    @ Kurdi,

    @komikboy
    banyak ayat dalam Alkitab tentang poligami tapi anda teriak2 menentangnya,

    ==> Kamu ini ahhhh, kita omong apa sih, poligami? Kamu sungguh membosankan.

    banyak ayat yg menunjukan bahwa dosa hanya ditanggung oleh siapa yg berbuat(tdk bisa diwariskan)

    ==> Kamu baca ngga di postingan saya no.430? Cisciscis, kamu tidak setuju, tantang, bukan nanya balik kecuali kamu memang tidak membaca postingan saya itu. Sekali lagi, bedakan antara dosa Adam (dosa pertama/dosa asal) dan dosa2 perbuatan. Jangan pikir konsep dosa terbatas. Cuman satu. Hanya dosa perbuatan. Ngerti?

    ,Anda teriak mati2an ngebela pernyataan paulus yg salah kaprah dengan dalih itulah inilah,berati paulus tdk hafal injil ketika dia membuat ajaran dosa waris atau mungkin dia lupa kali yee…

    Kejadian Fasal 2 mengenai kejatuhan Adam dalam dosa ditulis beribu2 tahun sebelum Paulus lahir. Ngerti? Pada Fasal 3, Habil harus mengorbankan binatang sebagai qisas untuk dosa2nya. Selepas itu, ajaran menebus/membayar/menggantikan dosa2 dengan qisas iaitu mengorbankan binatang dilanjutkan ke Nuh, Ibrahim, Ishak, Yakub, Nabi Musa dan kaum Bani Israel. Semua itu cuman qisas bersifat sementara. Bila tiba masa yang sesuai Firman-Nya menjelma menjadi manusia sempurna. Itulah qisas yang sempurna, setimbal dan adil. Karena itu dalam Injil Yuhana, Nabi Yahya berkata selepas melihat Yesus: “Sesungguhnya ini “Anak Domba Allah” yang menghapuskan dosa dunia.” Dan Yesus sendiri berkata: “Aku datang supaya Aku memberikan nyawaku untuk menebuskan umat manusia.”

    Nah, qisas sudah ada pada zaman Habil sampai Ibrahim, dari Musa sampai para Nabi, dari Nabi Yahya sampai Yesus. Kok kamu omong ajaran Paulus?

    Hmmmf…

  • 439. Kurdi  |  Juli 23, 2009 pada 12:17 pm

    @komikboy> saya omong dosa adam bisa diqishas kamu omong pembunuhan.
    =>komikboy anda kan nanya :”lisa adik perempuan komikboy diperkosa dan dibunuh secara kejam oleh adi. =>keadilan islam karena Allah Maha pengampun adi diampunkan.
    Anda yg tanya saya jawab tapi anda bingung sendiri.

  • 440. jelasbukan  |  Juli 23, 2009 pada 1:54 pm

    @all,

    Mau nanya nih. Yang ditebus oleh Yesus di tiang salib itu dosa yang mana? Dosa waris atau dosa perbuatan. Apakah itu juga berlaku terhadap manusia sesudah penyaliban itu. Kalau boleh dilengkapi ayat ayat yang mendukungnya.

  • 441. jelasbukan  |  Juli 23, 2009 pada 2:11 pm

    @komikbuoy,

    Kamu katakan Pengorbanan Habil pada Kitab Kejadian itu adalah pengorbanan untuk menebus dosa. Apa memang begitu. Bagian mana yang mengatakan itu adalah pengorbanan menebus dosa ?

    Kemudia di bagian mana itu adalah persembahan sebagai penebus dosa yang dilanjutkan olej Nuh, Ibrahim, Ishak dll.

  • 442. CosmicBoy  |  Juli 23, 2009 pada 11:13 pm

    @ kurdi,

    Ilustrasi itukan dihubungkan dengan dosa Adam.

    Hmmmf.

  • 443. CosmicBoy  |  Juli 23, 2009 pada 11:18 pm

    @ all,

    Mau nanya nih. Yang ditebus oleh Yesus di tiang salib itu dosa yang mana? Dosa waris atau dosa perbuatan.

    ==> dosa waris

    Apakah itu juga berlaku terhadap manusia sesudah penyaliban itu.

    ==> Iya, dengan syarat mengucapkan kalimat syahat: Yesus adalah Penyelamat/Al-Mukhalis dan penebus dosa saya.

    Kalau boleh dilengkapi ayat ayat yang mendukungnya.

    ==> Sila ke sarapan pagi.com. Banyak itu di sana.

  • 444. CosmicBoy  |  Juli 23, 2009 pada 11:27 pm

    @ jelasbukan,

    @komikbuoy,

    Kamu katakan Pengorbanan Habil pada Kitab Kejadian itu adalah pengorbanan untuk menebus dosa. Apa memang begitu. Bagian mana yang mengatakan itu adalah pengorbanan menebus dosa ?

    Upacara korban telah dilakukan dan dipersembahkan kepada Tuhan. Tidak disebut untuk tujuan apa. Begitu juga dengan Nuh, Ibrahim, Ishak & Yakub. Hanya dengan wahyu Taurat, di sana terdapat perintah2 upacara pengorbanan & tujuan ia dilakukan iaitu untuk menebus/mengganti/membayar dosa baik individu maupun umat. Hanya karena tidak dinyatakan secara jelas tujuan pengorbanan tidak bermakna para Nabi tidak tau tujuan tersebut. Ajaran2 para Nabi ialah satu mata rantai. Ngerti?

    Kemudia di bagian mana itu adalah persembahan sebagai penebus dosa yang dilanjutkan olej Nuh, Ibrahim, Ishak dll.

    Sudaah dijawab di atas. Dinyatakan/diperintah Tuhan untuk mengorbankan binatang. Tidak dinyatakan secara jelas apa tujuannya. Hanya di Taurat, semua pengorbanan memacu kepada penebusan dosa individu & umat.

  • 445. Kurdi  |  Juli 24, 2009 pada 12:53 am

    cosmicboy==>ajaran2 para Nabi ialah satu mata pantai.
    ==>diperintahkan Tuhan utk mengorbankan binatang.Tdk dinyatakan secara jelas apa tujuannya.Hanya ditaurat,semua pengorbanan memacu kepada penebusan dosa individu dan umat.
    #Kisah: Nabi Ibrahim memenggal anaknya ismail adalah ujian bagi keduanya atas keimanannya kepada Allah#kisah habil dan qabil (anak Adam) saling bunuh dikarenakan rasa iri diantara mereka hingga salah satu tewas terbunuh,kemudian Allah mengirimkan burung gagak utk memberi contoh bagaimana cara menguburkan yg mati.
    Dari kisah diatas tdk ada kesan maupun pesan penebusan dosa.Anda bawa2 kitab taurat dan menafsirkan semua dlm penebusan dosa,bukankah ini pemaksaan tafsir anda?

  • 446. stephen  |  Juli 24, 2009 pada 1:05 am

    Kisah nabi ibrahim dengan ishak maupun ismael mmg diketahui hanya sebagai ujian keimanan. Tapi upacara2 korban bakaran kaum yahudi purbakala adalah bertujuan menebus dosa ataupun perdamaian dengan Allah @ Tuhan. Banyak perlambangan darah digunakan untuk tujuan berdamai dengan Allah. Jadi muslim jangan jeles..

  • 447. jelasbukan  |  Juli 24, 2009 pada 1:12 am

    @komikbuoy,

    *dengan syarat mengucapkan kalimat syahat …………………………*

    Apakah cukup dengan itu ?.

    Kamu boleh berbuat dosa di dunia, dan asal kamu mengucapkan kalimat syahat itu, maka kamu telah ditebus dosanya.

    Begitu sederhana pemikirannya.

    Kalau sedikit sedikit kamu *lihat ini disini atau disitu* sepertinya kamu lupa dengan ucapan kamu :*between you and me*. Jangan hanya kamu tujukan kepada netter muslim, tapi harus juga ditujukan kepada kamu pribadi. Ini supaya dapat terjadi diskusi secara inter aktif.

  • 448. jelasbukan  |  Juli 24, 2009 pada 1:26 am

    @komikbuoy,

    Menurut kamu yang ditebus oleh Yesus adalah dosa waris.

    Jadi dengan telah ditebusnya dosa waris tersebut, maka punahlah kutuk Tuhan kepada keturunan Adam. Apakah dapat diartikan seperti itu? Berikan ayatnya. Dan jangan minta muslim melihat ini dan itu.

    @stephen,

    Yang kamu ikuti itu Ibrahim dan nabi2 atau kaum yahudi purbakala ?

  • 449. CosmicBoy  |  Juli 24, 2009 pada 1:59 am

    @ Kurdi,

    #Kisah: Nabi Ibrahim memenggal anaknya ismail adalah ujian bagi keduanya atas keimanannya kepada Allah#

    Kamu ini apa-apaan? Kamu ini mau melihat dari kacamata agama kamu, berbeda dengan saya. Kisah Ibrahim mengorban Ismail ngga ada dlm Al-Kitab mahupun Al-Quran, ngerti? Dlm Al-Quran tidak disebut Ismail yg dikorbankan, ngerti? Beda dengan Al-Kitab, nyata jelas yg disebut ialah Ishak.

    Kedua, bagi kami Ibrahim diperintahkan mengorbankan Ishak, anaknya adalah nubuat/lambang bahwa pada suatu hari nanti, Allah sendiri akan menyerahkan Firman-Nya (yg dikiaskan sebagai Anak) sebagai KORBAN AKBAR. Ngerti? Iman/ketaatan ialah makna tersurat, penyelamatan ialah makna tersirat, ngerti? Islam hanya melihat yg tersurat, Kristen melihat yg tersirat, yg spiritual. Yang ajaran tersirat, spiritual lebih mulia dan agung dari ajaran tersurat.

    kisah habil dan qabil (anak Adam) saling bunuh dikarenakan rasa iri diantara mereka hingga salah satu tewas terbunuh,kemudian Allah mengirimkan burung gagak utk memberi contoh bagaimana cara menguburkan yg mati.
    Dari kisah diatas tdk ada kesan maupun pesan penebusan dosa.Anda bawa2 kitab taurat dan menafsirkan semua dlm penebusan dosa,bukankah ini pemaksaan tafsir anda?

    Iya, sebab kamu melihatnya dari kacamata ajaran kalian. Lagipun, kisah gagak itu ngga ada dlm Al-Kitab@ Taurat, tapi aneh, kisah itu ialah tafsiran alim ulama Yahudi dlm Talmud dan semua org tau termasuk org Yahudi bahwa Talmud ialah perkataan para alim ulama Yahudi bukan wahyu Tuhan. Liat, sumber Islam ialah kata2 manusia@ alim ulama Yahudi!

    Kedua, Islam ada kisah gagak tapi dlm Taurat ada kisah punca pembunuhan itu. Habil mengorbankan binatang & Qabil mengorbankan hasil pertanian. Allah reda kepada hasil korban binatang bukan hasil tani. Maka, Qabil menjadi marah lalu membunuh Habil. Nah, disebut disana korban. Untuk tujuan apa, tidak disebut secara jelas (tapi menurut saya Habil & Qabil sudah diperintah & diajar Tuhan makna korban itu, itu ialah qisas sementara sebagai membayar balik dosa2 yg dilakukan mereka akibat dosa Adam dan mereka juga pasti diberitahu bahwa akan datang pada suatu hari, qisas sempurna!) Ia hanya jelas dalam Taurat bila semua korban dihubungkan dengan penghapusan dosa individu & umat Israel.

    Tinggal baca.

  • 450. CosmicBoy  |  Juli 24, 2009 pada 2:11 am

    @komikbuoy,

    *dengan syarat mengucapkan kalimat syahat …………………………*

    Apakah cukup dengan itu ?.

    @ jelasbukan,

    Kamu boleh berbuat dosa di dunia, dan asal kamu mengucapkan kalimat syahat itu, maka kamu telah ditebus dosanya.

    Begitu sederhana pemikirannya.

    Kayaknya kamu masih tidak mengerti atau kurang nagkep ya? Nasihat saya, kalo kurang ngerti bukan bermakna saya salah. Kalo kamu kurang ngerti, jangan buat kesimpulan. Membuat kesimpulan bermakna kamu sok tau padahal kamu ini ahhhhh, ilmunya di bawah standard. Maka, mulailah belajar, oke.

    Apabila semua dosa kita telah ditebus Yesus, maka Yesus adalah Penebus kita. Kita sebenarnya tidak layak tapi telah dilayakkan oleh Yesus. Maka supaya bisa layak, maka menerima Yesus sebagai Al-Mukhalis adalah syarat DIBENARKAN dan dengan itu dikaruniakan Hidup Kekal. Ngerti?

    Selepas kita menerima/mengakui Dia sebagai Al-Mukhalis, maka hidup kita diserahkan kepada-Nya. Dialah Raja dlm hidup kita. Karena Dia Raja, maka Dialah yang memimpin hidup kita. Karena itu, kita tidak mau berbuat dosa lagi. Oleh karena kita masih manusia yg tidak sempurna, kita tetap sengaja atau tidak, akan jatuh dalam dosa. Nah, dari itulah kita minta ampun , bertaubat, Ngerti?

    Kalau sedikit sedikit kamu *lihat ini disini atau disitu* sepertinya kamu lupa dengan ucapan kamu :*between you and me*. Jangan hanya kamu tujukan kepada netter muslim, tapi harus juga ditujukan kepada kamu pribadi. Ini supaya dapat terjadi diskusi secara inter aktif.

    Sebetulnya saya tidak ngerti maksud kamu di atas. Begini, saya di postingan no. 443 menulis kepada “all” bukan ke kamu sebagai respon kamu menulis kepada ‘all’ bukan ke saya. Itu, harap tidak dipermasalah. Saya ini serius membahas, tapi sekiranya ada yang buat ocehan murahan, sorry saya kurang minat. Diharap kita bisa menruskan diskusi ilmiah ini.

    salam.

  • 451. CosmicBoy  |  Juli 24, 2009 pada 2:21 am

    @ jelasbukan,

    @komikbuoy,

    Menurut kamu yang ditebus oleh Yesus adalah dosa waris.

    Jadi dengan telah ditebusnya dosa waris tersebut, maka punahlah kutuk Tuhan kepada keturunan Adam. Apakah dapat diartikan seperti itu? Berikan ayatnya. Dan jangan minta muslim melihat ini dan itu.

    BETULLLLLLLLLLLL punahlah kutuk itu. Apakah kutuk itu? KEMATIAN@ NERAKA.

    Sekarang dibuka kesempatan kepada kita semua (ngga ada alasan lagi) kerana kita sudah seperti Adam yang sebelum dosa itu, bisa memilih.

    Maka kita diberi pilihan. Menerima Yesus sebagai Penebus@ Juru selamat atau menolaknya.

    Menerima Yesus diberi Hidup Kekal@ Sorga.

    Menolak, penebusan itu tidak ada kesannya, dia mengalami KEMATIAN KEKAL@ Neraka.

    Tinggal pilih.

  • 452. stephen  |  Juli 24, 2009 pada 4:09 am

    Jelas bukan:

    @stephen,
    Yang kamu ikuti itu Ibrahim dan nabi2 atau kaum yahudi purbakala ?

    Secara sejarah, ajaran gereja katolik awal tidak lari dari dikaitkan sejarah kaum yahudi purbakala… Sebab Yesus adalah dari kaum tersebut..

  • 453. stephen  |  Juli 24, 2009 pada 4:14 am

    Jelas bukan:

    @stephen,
    Yang kamu ikuti itu Ibrahim dan nabi2 atau kaum yahudi purbakala ?

    >>> Secara sejarah, ajaran gereja katolik awal tidak lari dari dikaitkan sejarah kaum yahudi purbakala… Sebab Yesus adalah dari kaum tersebut..

  • 454. stephen  |  Juli 24, 2009 pada 4:17 am

    Cosmicboy… Penerangan yang mencerahkan! Tabik! Pujian hormat dan syukur kepada Allah di tempat yang maha tinggi.

  • 455. Kurdi  |  Juli 24, 2009 pada 6:58 am

    Komikboy==>kisah Habil & Qabil :nah disebut disana korban utk tujuan apa,tdk disebutkan secara jelas (*tapi menurut Saya* habil dan qabil sudah diperintah dan diajar Tuhan makna korban itu,itu ialah Qishas sementara…)

    #kok menurut anda sih jadi agama itu menurut mau-maunya cosmicboy ya? atas dasar apa Anda mengatakan bahwa korban adalah qishas sementara,kalo menurut maunya anda yaa saya ngga bisa ngomong apa2.

  • 456. jelasbukan  |  Juli 24, 2009 pada 7:00 am

    @komikbuoy,

    Dimana pula kamu menemukan kutuk itu : KEMATIAN@NERAKA.

    Hayo berikan ayatnya, apakah ada di KItab Kejadian, kerana dari sana-lah dosa waris ini berasal.

    @stephen,

    Apakah memang Ibrahim dan nabi2 mengajarkan mengenai pengorbanan untujk menebus dosa ?

    Kamu akui bahwa korban yang dipersembahkan Ibrahim adalah hanya sebagai ujian keimanan. Lalu mengapa melenceng sebagai korban penebusan dosa yang dilakukan pleh Yahudi purbakala.

    Biasakanlah berdiskusi berdasar bukti bukti dan bukan hanya persangkaan belaka.

  • 457. Kurdi  |  Juli 24, 2009 pada 7:57 am

    @komikboy=> Islam hanya melihat yg tersurat,Kristen melihat yg tersirat,Yg spiritual. Yg ajaran tersirat,spiritual lebih mulya dan agung dari ajaran tersurat.

    #saya sangat maklum anda berpendapat spt ini,sebab ajaran tersurat anda sudah tdk bisa diandalkan/dipercaya alias kontradiksi.

  • 458. CosmicBoy  |  Juli 26, 2009 pada 12:14 pm

    @ Kurdi,

    Komikboy==>kisah Habil & Qabil :nah disebut disana korban utk tujuan apa,tdk disebutkan secara jelas (*tapi menurut Saya* habil dan qabil sudah diperintah dan diajar Tuhan makna korban itu,itu ialah Qishas sementara…)

    #kok menurut anda sih jadi agama itu menurut mau-maunya cosmicboy ya? atas dasar apa Anda mengatakan bahwa korban adalah qishas sementara,kalo menurut maunya anda yaa saya ngga bisa ngomong apa2.

    ==> Iya, menurut saya. Di sana (Kejadian Fasal 3-4) ditulis kisah tentang korban Habl & Qabil@ Qa’in, dan bagaimana Allah menerima korban Habil tapi menolak korban Qabil. Kenapa Allah menolak korban Qabil tidak disebut dalam di Kejadian tapi bisa dicari jawabannya di bagian2 lain dalam Al-Kitab. Ngerti? Di bagian lain@ Taurat jelas disebut bahwa korban2 yang dipersembahkan bertujuan untuk menghapuskan dosa individu & umat! Ngerti? Karena itu saya bisa omong Habil & Qabil MENURUT SAYA diperintahkan mempersembahkan korban untuk menghapuskan/menggantikan/membayar dosa yang dilakukan baik secara sadar mahupun tidak. Menurut saya, Habil & Qabil ada tahu itu. Ngerti? (berlandaskan ajaran persembahan korban di Taurat).

    Tinggal baca.

  • 459. CosmicBoy  |  Juli 26, 2009 pada 12:16 pm

    @ jelasbukan,

    @komikbuoy,

    Dimana pula kamu menemukan kutuk itu : KEMATIAN@NERAKA.

    Hayo berikan ayatnya, apakah ada di KItab Kejadian, kerana dari sana-lah dosa waris ini berasal.

    ==> Iya, baca kitab Kejadian Fasal 2-4. Kemudian langsung ke sarapan pagi.com. Cari dibagian dosa warisan. Selamat membaca.

  • 460. CosmicBoy  |  Juli 26, 2009 pada 12:26 pm

    @ Kurdi,

    @komikboy=> Islam hanya melihat yg tersurat,Kristen melihat yg tersirat,Yg spiritual. Yg ajaran tersirat,spiritual lebih mulya dan agung dari ajaran tersurat.

    #saya sangat maklum anda berpendapat spt ini,sebab ajaran tersurat anda sudah tdk bisa diandalkan/dipercaya alias kontradiksi.

    ==> Hahahahaha…yang benar dong? Kalian menyambut Hari Raya Qorban itu apa-apaan? Mengikut/meneladani Nabi Ibrahim mengorbankan anaknya. Itu yang tersurat. Tapi kalian ngga tahu art yang sebenar/hakikat dari korban itu, arti tersirat disebalik Nabo Ibrahim menorbankan anaknya. Di Kristen, kami mewarisi arti tersirat, arti spiritual, bahwa di balik kisah itu, Allah ingin menyampaikan satu pesanan yang maknawi, iaitu akan tiba ada satu hari Allah sendiri akan mengorbankan Anak-Nya@ Firman-Nya untuk membayar/mengganti/menebus kembali dosa Adam yang mengakibatkan seluruh keturunannya hilang hidup kekal@sorga sehingga umat manusia DIBENARKAN dan layak masuk ke hadirat-Nya suci bersih.

    Tinggal pilih, yang tersurat atau yang tersirat; yang zahir atau yang spiritual.

  • 461. jelasbukan  |  Juli 26, 2009 pada 2:13 pm

    @komikbuoy,

    Kamu selalu menagi pada kami untuik menunjukkan ayat ayat yang kamu minta. Tapi ketika itu dikembalikan kepada kamu, kamu kembali berputar dengan cara yang bodoh. Atau memang tidak ada ayat yang dimaksud disitu, atau kamu malu takut apa yang kamu katakan tidak ada tertulis disitu.

    Gunakan apa yang kamu kata *between you and me* dong.

    Berani, berani, berani, berani atau takut, takut, takuuuuuuuuut.

  • 462. cah kene  |  Juli 26, 2009 pada 4:05 pm

    anda tidak tahu za al-Qur’an itu menjelaskan semua pristiwa2 yang terjadi di dunia ini secara lengkap dan orang yang tidak bisa memahami isi Al-Qur’an seperti anda hendaknya jangan berkomentar apapun, karena anda akan dihadapkn dengan situasi yang belum pernah anda bayangkan sebelumnya.

  • 463. CosmicBoy  |  Juli 27, 2009 pada 5:32 am

    @ jelasbukan,

    Saya ini ngga suka baca tulisan2 yang panjang dalam milis/blog. CPD. Karena itu kamu liat saya selalu seboleh2nya ringkas dalam komentar saya.

    Karena itulah saya saran kamu cari aja di sarapan pagi.com (juga dikutip ayat2nya).

    Seusai baca di sana, kalau kamu ngga setuju, kirim aja pertanyaan2/kemusykilan kamu itu.

    Saya siap menjawab.

    CPD kalo maunya setiap kali disuapin.

  • 464. Kurdi  |  Juli 27, 2009 pada 7:17 am

    @komikboy

    #Anda kalo ngomong enak aja yah! Agama bukan utk main2 jadi jangan bicara Tanpa Ilmu,cuma pake dasar tersirat lalu seenaknya menyeret masalah lain kepenebusan dosa…Malu dong…

  • 465. jelasbukan  |  Juli 28, 2009 pada 1:03 am

    @komikbuoy,

    Kamu dengungkan *between you and me* dan sekarang kamu ganti sudah dengan *between you and *sarapan pagi* etc.

    Besok apalagi, ah ah ah ah ah ngeles melulu.

  • 466. CosmicBoy  |  Juli 28, 2009 pada 3:02 am

    @ Kurdi,

    Kamu omong apa sih?

    Kamu belum menjawab pertanyaan2 saya di atas (sila mundur2 dan baca!)

    1. Kamu bilang Adam diampuni, kalo diampuni, mengapa dikeluarkan dari sorga jannah ke bumi fana!

    2. Kalo sudah diampuni, mengapa Adam tidak berada di sorga? Kenapa di bumi?

    3. Kalo sudah diampuni, kenapa Adam menderita, sakit dll serta akhirnya MATI?

    4. Adam diciptakan Allah untuk apa? Hidup di sorga atau dibumi?

    5. Adam diciptakan Allah untuk apa? Hidup kekal atau Mati?

    6. Seorang ibu mengandung, dia merokok dan minum arak, sesudah bersalin, anaknya cacat, atau mati. Kenapa sih anak harus tanggung perbuatan/dosa ibunya? (kayaknya kamu tidak percaya dosa itu bisa ditanggungkan)

    7. Kamu bilang Allah Maha Pengampun, dosa Adam ngga susah pakai qisas/ganti segala, cuman amoun saja dehhhh. Saya ingin nanya, Sita adik perempuan kamu diperkosa & kemudian dibunuh secara kejam oleh Adi. Menurut kamu, diampuni saja? ADIL ngga? Itu saja, ADIL ngga?

    8. Hukum qisas diajar dalam Al-Quran? Setuju? Kenapa di Al-Quran dianggap ADIL, ngapa Al-Kitab tidak? Bukankah itu standard ganda?

    Sila jawab.

  • 467. CosmicBoy  |  Juli 28, 2009 pada 3:09 am

    @ jelasbukan,

    @komikbuoy,

    Kamu dengungkan *between you and me* dan sekarang kamu ganti sudah dengan *between you and *sarapan pagi* etc.

    Besok apalagi, ah ah ah ah ah ngeles melulu.

    Hanya karena saya nyuruh kamu ke sarapan pagi. com bukan bermakna itu bukan *between you and me*. Ngerti?

    Saya nyuruh kamu ke sana supaya kamu bisa belajar lebih baik dan sesudah itu bisa bahas lebih baik dengan orang yang lebih arif. Ngerti?

    Di sana itu, dosa warisan & dosa perbuatan dibahas dengan lebih sempurna, lengkap & detail. Ayat2 Al-Kitab dijadikan dasar doktrin2 dosa warisan & dosa perbuatan. Sila belajar.

    Ini cuman saran. Ini untuk kebaikan kamu. Terserah.

  • 468. Kurdi  |  Juli 28, 2009 pada 4:58 am

    @komikboy

    Utk pertanyaan: 1,2,3,4,5,6,7.Sila anda Dalami hakekat turunnya Adam kebumi,nanti Anda akan tau.
    8.Hukum kishas diajar dlm Al-Qur’an? Setuju? Kenapa di Al-Qur’an dianggap adil,mengapa di alkitab tdk? Bukankah itu standar ganda.
    #kalo di Al-Qur’an Kishas dikenakan Oleh yg melakukan.
    kalo dialkitab Kishas Allah yg menebus(bukan sipelaku dosanya) dgn mengirim Anak,firman dst.Utk menjalani kishas menebus dosa. Dimana letak Adil pernyataan Kristen?

  • 469. Kurdi  |  Juli 28, 2009 pada 10:03 am

    @komikboy> ajaran Nabi2 ialah satu mata rantai.

    #BETULLLLLLL…! Para Nabi Mengajak Manusia Utk menyembah (Meng Esa kan Allah) dengan kalimat LAA ILAAHA ILLALLAH (TIDAK ADA TUHAN SELAIN ALLAH). tak ada Satu Nabi-pun yg Mengatakan Yesus Itu Tuhan! Gunakan Akal sehat agar terlepas dari kebohongan dan kesesatan…!

  • 470. CosmicBoy  |  Juli 28, 2009 pada 11:26 pm

    @ Kurdi,

    Qisas dikenakan pada si pelaku (yang adalah manusia berdosa & tidak sempurna). Itu di Quran sebab itu tidak melibatkan dosa pertama yang mana pelakunya manusia sempurna & tidak berdosa@ Adam.

    Di Al-Kitab, qisas dikenakan pada Adam TAPI Adam tidak bisa menqisaskan dengan setimpal & adil. Ngerti?

    Tidak bisa.

    Masak Adam bisa menqisaskan dirinya sendiri padahal dia sendiri berdosa.

    Qisas yg dituntut Allah ialah seorang manusia yang sempurna & tidak berdosa.

    Ngga ada manusia yg sempurna & tidak berdosa. Ngga ada.

    Karena itu Tuhan campurtangan dengan menyediakan qisas yang setimpal & adil itu.

    Sebab itu Tuhan disebut rahmani & rahimi serta juru selamat.

    Bagaimana?

    Firman-Nya yang qaimah pada Dzat-Nya rela nuzul turun mengambil tubuh seorang manusia yg sempurna, suci, bersih & tak berdosa, mempersembahkan kepada Allah satu qisas yg adil & setimpal.

    Tinggal baca.

  • 471. mazterall  |  Juli 29, 2009 pada 11:21 am

    @muslim

    kok diskusi tetap tidak ada kemajuan?
    coba kalian turuti saran pak cosmicboy, pergi ke sarapanpagi.org

    daripada kalian cuap2 ga karuan.

    nb : maaf jarang ol. saya sedang ada masalah.
    salam untuk semua

  • 472. Kurdi  |  Juli 29, 2009 pada 11:56 pm

    @MasterALL dkk. Anda berkata: Qishas yg dituntut Allah ialah seorang manusia yg sempurna & tdk berdosa (yesus).
    #Menurut anda Yesus suci dari dosa? Banyak ayat dlm alkitab indikasi Yesus itu berdosa: “kamu menyangka,bahwa Aku datang utk membawa damai diatas bumi? Bukan,kataku kepadamu,bukan damai melainkan pertentangan.” (lukas 12: 51).
    Bukankah membawa pertentangan adalah perbuatan dosa? Masih perlu saya kasih ayat2 yg lain?

  • 473. stephen  |  Juli 30, 2009 pada 12:19 am

    Kurdi:
    Bukankah membawa pertentangan adalah perbuatan dosa? Masih perlu saya kasih ayat2 yg lain?

    Betul2 susah diatur makhluk satu ini…

  • 474. Kurdi  |  Juli 30, 2009 pada 12:38 am

    @Komikboy anda katakan Ajaran tersirat lebih Agung Dan lebih Mulya dari ajaran tersurat.
    #Tersurat Adalah Firman2 Tuhan (Allah) Yg Maha Agung bagaimana mungkin Yg tersirat lebih mulya dan lebih agung dari yg tersurat? apakah anda paranoid dgn Alkitab? Hingga berkata demikian?

  • 475. CosmicBoy  |  Juli 30, 2009 pada 2:16 am

    @ Kurdi

    Kurdi:
    Bukankah membawa pertentangan adalah perbuatan dosa? Masih perlu saya kasih ayat2 yg lain?

    Betul2 susah diatur makhluk satu ini…

    Iya, stephen, kayaknya mereka ngga tau bahwa mana kata pernyataan, mana kata perumpamaan, mana kata kiasan, mana kata perintah dll?

    Hanya karena Quran itu semua perintah melulu, maka sangka mereka kata2 dalam Al-Kitab juga begitu!

    Itulah akibatnya dari satu umat yang membaca kitab suci mereka dari kiri ke kanan.

    Bila membaca kitab suci orang lain, kacau balau.

    1400 tahun sudah berlalu, masih belum bisa membaca-menulis!

    Pantess..!

  • 476. CosmicBoy  |  Juli 30, 2009 pada 6:04 am

    @ Kurdi,

    @Komikboy anda katakan Ajaran tersirat lebih Agung Dan lebih Mulya dari ajaran tersurat.
    #Tersurat Adalah Firman2 Tuhan (Allah) Yg Maha Agung bagaimana mungkin Yg tersirat lebih mulya dan lebih agung dari yg tersurat? apakah anda paranoid dgn Alkitab? Hingga berkata demikian?

    Muslim cetex…dengar sini.

    Ajaran tersurat maksud saya ialah ajaran dari Firman Tuhan yang disalah tafsir. Ngerti?

    Haiyo…

  • 477. Kurdi  |  Juli 30, 2009 pada 7:19 am

    @komikboy
    maaf Kalo dalam Islam menTafsirkan Al-Qur’an harus menguasai Nahwu sharaf,Sebab2 turunnya Al-Qur’an dll yg membantu Penafsir tsb. Jadi tafsiran Al-Qur’an tdk sembarang/tdk ngaco/tdk menurut nafsu/semau2nya.
    Nah,gimana kalo mentafsirkan Injil yg benar? Coba contohkan tafsirannya Ayat Alkitab yg saya sebut diatas! Adakah saya salah Tafsir? Kalo dlm Al-Qur’an Ayat2 yg jelas tdk perlu Tafsir lho…

  • 478. Hari  |  Juli 30, 2009 pada 10:51 am

    @ All Christian

    Assalamualaikum warahmatullahiwabarakatuh….

    @ All/….kita mulai pemanasan.. pancarian lahan kebenaran…

    demi panasnya blog ini…saya akan utarakan pernyataan dengan judul..

    MUHAMMAD DIRAMALKAN DALAM BIBEL..

    eng..ing..eng…

    Ulangan, pasal 18, ayat 18 :
    Seorang nabi akan Kubangkitkan bagi mereka dari antara saudara mereka, seperti engkau ini; Aku akan mena-ruh firman-Ku dalam mulutnya, dan ia akan mengatakan kepada mereka segala yang Kuperintahkan kepadanya ..

    ini untuk muhammad loh…..mau d bahas….????

    baiklah…jangan kemana2 tetap dala acara…”SIAPA LEBIH>>>BERANI”….

    Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh…

    JAWABAN CHRISTIAN :

    Begini kang, kiranya otak akang diterangi ama tulisanku yang ini,
    Bahwa seluruh ayat2 dalam Perjanjian Lama dituliskan sebagai Basis/Pokok-pokok/Dasar pengharapan/ramalan tentang Mesias (Juru slamat/Imam mahdi) yang akan datang bagi manusia,mari kita baca dengan seksama :
    1. Adalah kutipan dari Kitab Ulangan 18:18-19 :
    “Seorang Nabi akan kubangkitkan bagi mereka dari antara saudara mereka seperti engkau ini.”
    2. Adalah kutipan dari kitab Bilangan 24:15-17 dimana Bileam meramalkan munculnya Pangeran Penguasa “Bintang terbit dari Yakub,tongkat kerajaan timbul dari Israel akan meremukan pelipis-pelipis Moab.
    3. Adalah berkat yang diucapkan Musa pada suku Lewi (Suku Imam) di Kitab Ulangan 33:8-11
    Cara bagaimana ketiga kutipan ini disatukan menandakan bahwa penulis melihat kedepan kepada bangkitnya : NABI BESAR, PANGERAN BESAR dan IMAM BESAR.
    Ada 3 pribadi di dalam tulisan Perjanjian Lama yang diramalkan sebagai Ciri-ciri orang yang diurapi,orang yang di sebut sebagai mesias yaitu: Benar Nabi,benar Imam dan benar raja (Baca Keluaran 29:29,1 Sam 16:13,24:6,1 raja-raja 19 : 16, Mazmur 105:15) Masing2 pekerjaannya telah dikuduskan bagi pekerjanya oleh urapan minyak. Kata Ibrani “Yang Diurapi” berarti Mesias.

    Kebenaran yang mengagumkan dari doktrin Perjanjian Baru tentang Mesias adalah bahwa masing-masing pribadi yang diramalkan dalam perjanjian Lama yaitu ketiga Jabatan itu telah digenapi dalam diri pribadi Yesus yang disebut Kristus dari nasaret itu.inilah buktinya :
    1.Orang-orang tercengang ketika Ia (Yesus) memberi makan
    orang banyak dan mereka berkata Inilah adalah benar-benar nabi yang akan datang kedalam dunia.(injil Yohanes 6:14,Injil Yohanes 7:40,Kisah Para rasul 3:22,7;37)
    2. Yesus juga seorang imam bukan menurut penatua Lewi tetapi peraturan Melkisedek (Mazmur 110:4 lembar 7) yang memberikan dirinya korban dan berdiri untuk kita di hadapan Bapa-Nya( Ibrani 9:24-26;10:11-12)
    3. Yesus disebut sebagai seorang yang akan menerima tahta daud,bapa leluhurnya dan ia akan menjadi raja atas kaum keturunan yakub sampai selama-lamanya dan kerajaannya tidak akan berkesudahan (Injil Lukas 1:32-33)
    4. Ia akan diakui sebagai “Raja segala Raja dan Tuan diatas segala Tuan (Injil Wahyu 19 :16).

    Lebih bijaksana apabila berbicara Kitab Perjanjian Lama hendaknya jangan hanya mengambil sepotong ayat karena didalamnya akan saling melengkapi akan saling mengisi untuk menuju satu yang pasti/yang jelas kepada siapa ramalan melalui perantaraan para nabi utusan Allah, apalagi trus brani menyimpulkan “oh Ini pasti ramalan alkitab untuk si Muhamad SAW”. Hati-hati ndak baik buat kesehatanmu…nak.
    Lebih bijaksana lagi baca semua hadis Quranmu yang kiai,ustad atawa syeh….,syeh puji dari semarang eh bukan maksudku itu….sembunyikan/dimahsuhkan/nilainya dianggap tidak setara karena isinya tidak sesuai yang para pemimpin Islam, pencipta al quran gunakan untuk melawan Kristus ?????…..

    JAWABAN MUSLIM

    Assalamualaikum warahmatullahiwabarakatuh

    @jurex_katro

    Begini juga kang, kiranya akang juga tak mencak2 dengan pernyataanku ini..:

    1. Adalah kutipan dari Kitab Ulangan 18:18-19 :
    “Seorang Nabi akan kubangkitkan bagi mereka dari antara saudara mereka seperti engkau ini.”

    >>kan “seperti engkau ini”..saya sudah jelaskan mengapa itu bukan yesus….sekarang giliran akang….( bahkan d kristen sendiri ada yang mengatakan ..dia ( YESUS ) bukan nabi tapi TUHAN ) apa akang juga mau memaksakan bahwa yesus itu nabi sekaligus TUHAN…??

    Dan Aku akan menaruh Firman-Ku dalam mulutnya.” (Injil – Ulangan 18: 18)

    2. Adalah kutipan dari kitab Bilangan 24:15-17 dimana Bileam meramalkan munculnya Pangeran Penguasa “Bintang terbit dari Yakub,tongkat kerajaan timbul dari Israel akan meremukan pelipis-pelipis Moab.

    >>ayat disini baru satu peyakinan…tapi perlu diingat..bahwa nabi ISA / YESUS bukanlah pangeran…..kan…..??
    saya sudah jelaskan..kerajaan YESUS…d atas bukan di dunia..smua ini hanya doktrin mas….tidak mantab lah…

    saya kutipkan ya…( moga2 g males bacanya..)

    Musa dan Muhammad adalah nabi dan juga raja. Nabi berarti seorang manusia yang menerima wahyu untuk me-nunjuki manusia dan menyampaikan petunjuk ini kepada ciptaan Allah seperti yang diterimanya tanpa ada penambah-an atau pengurangan. Raja adalah seorang manusia yang mempunyai kekuasaan atas hidup dan mati rakyatnya. Tidaklah penting apakah orang tersebut mengenakan mah-kota atau tidak, atau apakah dia mengenakan pakaian raja; Jika seseorang mempunyai hak untuk memberikan hukuman mati -Dia adalah raja-. Musa memiliki kekuasaan tersebut. Ingatkah Anda orang Israel yang pada hari Sabbath ditemu-kan sedang mengumpulkan kayu bakar, dan Musa menghu-kum mati orang tersebut dengan dilontari batu? (Bilangan 15: 36). Terdapat tindakan kejahatan lainnya yang disebutkan dalam Injil yang karenanya Musa memberikan hukuman mati pada orang-orang Yahudi tersebut. Begitujuga Muham-mad, beliau memiliki kekuasaan atas hidup dan mati kaum-nya. Pada Injil terdapat beberapa contoh orang-orang yang hanya diberi kenabian, tetapi tidak dalam posisi untuk mene-rapkan petunjuk mereka. Beberapa orang suci Tuhan yang tidak berdaya menghadapi penolakan yang keras atas pesan yang disampaikan mereka ini adalah nabi Lot, Jonah, Daniel, Ezra dan Yohanes Pembaptis. Mereka hanya dapat menyampaikan pesan, tetapi tidak dapat memaksakan hukuman. Sayangnya nabi suci Yesus juga termasuk kategori ini. Para penginjil Kristen dengan jelas membenarkan hal ini: Ketika Yesus diseret sebelum Gubernur Roma (Pontius Pilate) menuduhnya sebagai pendusta, Yesus membuat sebuah pernyataan meyakinkan dalam pembelaannya untuk menyangkal tuduhan yang salah:

    “Jawab Yesus, ‘Kerajaanku bukan dari dunia ini; Jika kerajaanku dari dunia ini, pasti hamba-hambaku telah melawan, supaya aku jangan diserahkan kepada orang orang Yahudi, akan tetapi kerajaanku bukan dari sini. ” (Yohanes 18: 36). Hal ini meyakinkan Pilatus (seorang penyembah berhala) dengan pemikiran bahwa Yesus tidak sepenuhnya berkuasa atas kemampuan ruhaninya, dia tidak menganggapnya orang yang membahayakan pemerintahan-nya. Yesus hanya menuntut sebuah kerajaan spiritual, dengan kata lain dia hanya menyatakan sebagai seorang nabi. “Apakah hal ini benar?”

    Karena itu “Yesus tidak seperti Musa! Muhammad seperti musa”

    kemudian :

    “Sebab itu, Aku berkata kepadamu, bahwa kerajaan Allah? akan diambil dari padamu dan akan diberikan kepada suatu bangsa yang akan menghasilkan buah kerajaan itu.”(Injil – Matius 21: 23).

    Pada waktu itu perkembangan islam dalam pimpinan MUHAMMAND SAW memang meningkat pesat..mengingat kaum arab yang hidup pada zaman kebodohan d situ…

    jelas khan..?? = ” di ambil daripadamu”..di ambil…berarti ISA turun tahta…kerajaan di surga nya…

    kemudian :

    “Dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang.” (Injil Yohanes 16:13).

    DAN Pada Ulangan 18:19 : … firman-Ku yang akan diucapkan Nabi itu dengan nama-Ku

    pengucapan formula Awal pada AL-QUR’AN apa??
    “Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.”
    Dan apa yang diinginkan ramalan tersebut?’… yang akan diucapkan dia (nabi itu) dengan nama-Ku’ dan atas nama siapa Muhammad berbicara? ‘Dengan nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.’ Isi ramalan tersebut terpenuhi dalam diri Muhammad.

    seperti ayat ini :
    “Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhan-mu yang menciptakan. Dia telah menciptakan manusia dari se-gumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah. Yang mengajar manusia dengan perantaraan kalam. Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketabuin,ya.” (QS. Al-’Alaq: 1-5).

    kemudian :

    Yesaya 29:12,:
    Dan apabila kitab itu diberi-kan kepada seorang yang tidak dapat membaca.

    >>nabi yang ummi..

    pernyataan anda adalah sebuah ujian yang pahit:

    Kepada domba-domba kristus saya berkata, “Mengapa tidak menerapkan ujian pahit yang Tuhan kehendaki sendiri agar diterapkan kepada siapa saja yang akan menjadi penuntut kenabian?” Dia telah berkata: “Dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka. Dapatkah orang memetik buah anggur dari semak duri atau buah ara dari rumput duri? Demikianlah setiap pohon yang baik menghasilkan buah yang baik, sedang pohon yang tidak baik menghasilkan buah yang tidak baik… dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka.” (Injil – Matheus 7: 16-20).

    Mengapa Anda takut menerapkan uji coba ini terha-dap ajaran Muhammad? Kamu akan mendapatkan dalam Perjanjian Lama Tuhan – Kitab Suci Al-Qur’an- pemenuhan ajaran Musa dan Yesus yang benar, yang akan membawa kebahagian dan kedamaian yang diinginkan kepada dunia. “Jika seorang manusia seperti Muhammad dianggap kediktatoran dunia modern, dia akan berhasil memecahkan masalah-masalah yang akan membawa dunia kepada kedamaian dan kebahagiaan yang dibutubkan.” (George Bernard Shaw)

    kami menganggap agama itu satu,( islam ) mengapa??
    Islam adalah agama yang sama dengan agama yang telah disampaikan oleh nabi-nabi terdahulu. (QS. Asy-Syuura: 13).

    mantablah itu…..hehehe…

    3. Adalah berkat yang diucapkan Musa pada suku Lewi (Suku Imam) di Kitab Ulangan 33:8-11

    >>suku lewi adalah bangsa israel…begini penjelasannya :

    ismail adalah anak pertama : Perhatikanlah, kitab suci Injil menyata-kan Ibrahim (Abraham) sebagai “Sahabat Tuhan”. Ibrahim mempunyai 2 orang istri, Sarah dan Hajar. Hajar melahirkan seorang anak Ibrahim, putra pertamanya. “… dan Ibrahim menamai anak yang dilahirkan Hajar itu Ismail. “(Kejadian 16:15). “Dan, Ibrahrim memanggil Ismail, anaknya…. ” (Ke-jadian 17: 23). “Dan, Ismail, anaknya, berumur 13 tahun ketika dikerat kulit khatannya. “(Kejadian 17: 25). Sampai usia 13 tahun Ismail adalah satu-satunya anak dan benih Ibra-him, ketika perjanjian disahkan antara Tuhan dan Ibrahim. Tuhan memberi Ibrahim anak laki-laki melalui Sarah, yang dinamakan Ishak, yang sangat muda dibandingkan Ismail.

    Jika Ismail dan Ishak adalah anak dari ayah yang sama (Ibrahim), maka mereka adalah kakak beradik. Karena itu, anak dari salah seorang mereka adalah saudara dari anak yang lain. Keturunan Ishak adalah bangsa Yahudi dan ketu-runan Ismail adalah bangsa Arab jadi mereka bersaudara satu sama lain. Injil menegaskan “…Dan, dia (Ismail) akan menentang semua saudaranya.” (Kejadian 16: 12). “Dan, dia (Ismail) wafat dan dikumpulkan kepada kaum leluhurnya.” (Kejadian 25: 17). Anak-anak Ishak adalah saudara dari keturunan Ismail. Dengan cara yang sama Muhammad ber-asal dari saudara bangsa Israel, karena dia adalah keturunan anak Ismail putra Ibrahim. Hal ini tepat sekali dengan ra-malan tersebut: “… dari antara saudaramu” (Ulangan 18: 18). Ramalan itu dengan jelas menyebutkan nabi yang akan datang yang seperti Musa, harus tidak berasal dari anak-anak Ismail atau di antara mereka sendiri, tetapi berasal dari antara saudara mereka. Karena itu Muhammad berasal dari saudara mereka.

    apakah dapat di mengerti??

    kemudian :

    1.Orang-orang tercengang ketika Ia (Yesus) memberi makan orang banyak dan mereka berkata Inilah adalah benar-benar nabi yang akan datang kedalam dunia.(injil Yohanes 6:14,Injil Yohanes 7:40,Kisah Para rasul 3:22,7;37)
    2. Yesus juga seorang imam bukan menurut penatua Lewi tetapi peraturan Melkisedek (Mazmur 110:4 lembar 7) yang memberikan dirinya korban dan berdiri untuk kita di hadapan Bapa-Nya( Ibrani 9:24-26;10:11-12)
    3. Yesus disebut sebagai seorang yang akan menerima tahta daud,bapa leluhurnya dan ia akan menjadi raja atas kaum keturunan yakub sampai selama-lamanya dan kerajaannya tidak akan berkesudahan (Injil Lukas 1:32-33)
    4. Ia akan diakui sebagai “Raja segala Raja dan Tuan diatas segala Tuan (Injil Wahyu 19 :16).

    jawab :
    1. yup…cermati kata2 itu…’nabi’ bukan TUHAN ..kan??
    2. memang imam…nabi itu ya imam…seorang imam itu menyembah..menyembah siapa..??.tentu saja ..TUHAN…
    3.selamanya…??/ mana yang benar dengan pernyataan yesus tersebut…dari anda dengan yang saya utarakan..?? belum berarti anda benar..belum berarti pula anda salah…kan???
    4.yup..benar sekali….”diakui” bukan “di jadikan”..

    saya setuju saja..dengan tidak adanya pemotongan ayat….akan tetapi apakah nantinya anda akan kuat bertahan???berbincang dengan saya??
    inget kejadian kemaren?? ( anda “vacum” sangat lama ) dan pertanyaanku tak pernah terjawab….kan..??

    soal hadist : ya hadist….itu ada yang palsu dan ada yang asli…saya sudah jelaskan pada round 1..soal hadist…

    soal qur’an : bukan hadist didalam nya..tetapi firman…beda lah…tidak ada keraguan dalam firman…

    klau saya ( non kristiani ) bisa menjabarkan ramalan tersebut untuk MUHAMMAD….kenapa anda ( kristiani ) tidak bisa menjabarkan ramalan tersebut untuk MUSA??? padahal itu dari kiab anda..kan..??

    hati2 lah…kang..saya sudah berhati2..moga2 tidak tersedak..
    maka saya katakan:
    ini semua bukanlah fakta yang sukar, kokoh dan nyata. Hal ini adalah persoalan keyakinan belaka di mana seorang awam dapat tersandung dan jatuh…

    monggo d rembug lagi…ato d baca ulang..ya nak ya…??ben pinter….biar GRADE nya bertambah…dan jadi lebih beriman…
    mantab lah itu..???

    jangan sia2 kan tulisan saya kang..kasihan kan ilmu itu..kal g di anggap berguna dan tak terbaca..kemudian mencibir saya…sedih rasanya..

    He … He … He … Apa kata si CosmicBoy, mazterall. stephen dan yang lain lain ? Pastilah TERDIAM …

  • 479. CosmicBoy  |  Juli 31, 2009 pada 12:08 am

    @ Kurdi,

    Muslim cetex, saya omong apa sih?

    Saya tidak omong Al-Quran. Itu bukan kitab suci saya. Saya tidak beriman kepada Al-Quran sebagai kitabullah. Ngerti? Bagi saya itu bukan dari langit@ wahyu, melainkan buah pemikiran ‘nabi’ kalian yang ditulis oleh para sahabatnya. Makanya, apa yang diomong Al-Quran, saya ngga peduli, tafsir salah kek, tafsir benar kek, pakai hukum/peraturan ilmu tafsir atau tidak pakai, itu saya ngga peduli!

    Maka, beda kalian dengan saya. Kalian percaya Al-Kitab (Taurat, Zabur & Injil) itu wahyu Allah tapi tidak asli lagi. Maksudnya ada sebagian asli ada sebagian tidak. Itu menurut kalian. karena itulah kalian beriman kepada kitab2 itu. Sayang kalian telah menuduh Allah tidak berupaya memelihara Al-Kitab tapi aneh Allah bisa memelihara Al-Quran! Kalian beriman tanpa mempercayai bahwa sungguh2 Al-Kitab itu masih terpelihara. Ini aneh sekali. Seperti kalian percaya pernah ke bulan tapi ditanya udah ke sana apa belum? Dan kalian omong BELUM (kecuali datang bulan hahahahaha)

    Tong, yang saya maksudkan ialah ayat2 Al-Kitab yang dibaca oleh kalian secara lahiriah/tersurat. Itulah yang membentuk kesimpulan kalian. Itu maksudnya tafsir tersurat. Apa itu suatu kiasan, suatu ilustrasi, suatu perumpamaan, suatu kisah benar, suatu ajaran, suatu pernyataan, suatu syiar, suatu amsal dll kalian tidak peduli. Kalian tafsir/buat kesimpulan berdasarkan pengetahuan/pemahaman kalian. Nah, itu maksudnya yang tersurat! Ngerti tong?

    Salam.

  • 480. CosmicBoy  |  Juli 31, 2009 pada 12:24 am

    @ Hari,

    >>kan “seperti engkau ini”..saya sudah jelaskan mengapa itu bukan yesus….sekarang giliran akang….( bahkan d kristen sendiri ada yang mengatakan ..dia ( YESUS ) bukan nabi tapi TUHAN ) apa akang juga mau memaksakan bahwa yesus itu nabi sekaligus TUHAN…??

    Tong, kamu ini omong apa sih? Bukankah kalian (kamu dan Kurdi) masih dalam diskusi dosa Adam dan hukum qisas dengan saya (teman2 sekristiani yang lain).

    Kok ngeles? Enak ya dunia kalo ngeles?

    Yang aneh lagi ngelesnya itu kok salah?

    Mengerti dulu sistematika Yesus, bisa ngga?

    Sudah diberitahu itu siapa Yesus, kok ulang nanya?

    Apakah masih belum mengerti atau hanya mau buang angin busuk.

    Firman-Nya nuzul turun ke dunianya sebagai seorang manusia. Firman-Nya diberi nama Yesus. Makanya Yesus itu punya dua hakikat iaitu Firman-Nya & manusia-Nya.

    Jadi, Yesus BUKAN Firman-Nya SAJA (baca baik2). Dan Yesus juga BUKAN manusia-Nya SAJA. Yesus adalah kedua-dua-Nya (ketika di bumi selama 33.5 tahun! Ngerti tong?)

    Karena Yesus adalah kedua-duanya, maka diliat dari sisi manusia-Nya, Yesus adalah Nabi. Sebagai Nabi, Dia mengenapi apa yang diramalkan oleh Nabi Musa iaitu ‘seperti engkau ini.” Ngerti tong?

    Malah, kalau kalian benar2 membaca Injil, kalian akan mendapat bahwa Yesus sendiri mengklaim diri-Nya Nabi yang diramalkan oleh Musa itu. Itu jelas sekali. Banyak itu. Malah pada tulisan para hawariyyun (surat2 mereka), dibuktikan secara gampang bahwa Yesuslah Nabi yang diramalkan Musa itu.

    Haiyo, diskusi ini udah basah basi, kok ualng nanya lagi.

    CPD kalo gini.

    Ada ngga yang baru?

  • 481. stephen  |  Juli 31, 2009 pada 2:59 am

    Akan dibangkitkan.
    Topik ialah bangkit.
    Muhammad tidak bangkit.
    Yesus bangkit.
    Jadi Muhammad tidak, Yesus ya.

  • 482. Hari  |  Juli 31, 2009 pada 3:54 am

    To : CosmicBoy

    Cobalah baca baik2 … ? Ayat-ayat yang dipakai dalam berargumentasi itu ayat-ayat siapa ? Apakah Al Qur’an ? Bukan kan ? Al-QUR’AN dipakai hanya sebagai gong peutup saja. Justru yang dipakai adalah ayat-ayat dalam BIBLE ? Jelas ayat-ayat yang dipakai adalah ayat-ayat kontradiktif ? Ngerti nggak ya istilah KONTRADIKTIF ? Jangan-jangan nggak ngerti ? Kalau nggak ngerti ? Ya pusinglah menjelaskannya ?

    Kalau suatu KITAB SUCI itu ada JAMINAN dari ALLAH bahwa TIDAK AKAN ADA MANUSIA yang BISA MENGUBAHNYA ? Maka isinya itu akan KONSISTEN dan sesuai dengan KENYATAAN. Tapi karena BIBLE itu tidak ada JAMINAN dari ALLAH akan keaslian atau kebenarannya ? Maka MANUSIA akan mudah sekali mengubahnya ? Dan ternyata benar ? Dalam ayat-ayat kitab suci (BIBLE) banyak isinya KONTRADIKTF ? Salah satunya adalah soal NUBUAT MUSA ? Seperti yang sudah dijelaskan di atas.

    Kalau FIRMAN TUHAN … Masa sich KONTRADIKTIF ? Tidak mungkin kan ? Karena DIA lah yang mengetahui sesuatu dan nggak membutuhkan sesuatu makanya FIRMANNYA begitu murni dan benar. Tapi kenapa BIBLE seperti itu ?

    Salah satu contoh lagi adalah :

    silsilah Yesus versi Matius:Daud– Salomo[1:6]–Yusuf[1:16]–YESUS.

    silsilah Yesus versi Lukas: Daud–Nathan[3:31]–Yusuf[3:23]–YESUS.
    silsilah selengkapnya versi Matius ada 27 nama sesudah David sampai Yesus.dan versi Lukas ada 42 nama sesudah David sampai yesus.

    jadi nenek moyang Yesus sesudah David dlm dua[2] manuskrip tsb. tidak sama dan namanya juga berlainan. antara ke dua silsilah tsb manakah yang benar ….??????

    Inilah kalau ALLAH tidak memberikan jaminan kebenaran dan keaslian KITAB SUCI ? Menjelaskan sesuatu TABRAKAN ? Tidak mungkin kan DUA-DUANYA BENAR ?

    Kalau saudaraku CosmicBoy tidak percaya Al-QUR’AN ? Wajar saja ? Non MUSLIM kan ? Sangat wajar ? Tapi kalau di suruh memutuskan mana yang BENAR diantara dua ayat suci dari KITAB SUCI KRISTEN yang KONTRADKTIF ? Tidak bisa memutuskan mana yang benar ? Itu artinya orang yang MENENTANG KEBENARAN ? Hapuskan yang SALAH menurut KRISTEN dari 2 ayat yang bertentangan tersebut ? Tapi kalau ini dilakukan … ? Berarti MEMPERJELAS argue-nya MUSLIM kan ? Bahwasanya KITAB SUCI KRISTEN itu mudah sekali diubah ? FIRMAN TUHAN kok diubah-ubah ? KUWALAT lho ?

  • 483. mazterall  |  Juli 31, 2009 pada 3:59 am

    @hari

    malas bung nanggepin.
    bung, bisa nda seh jangan copy paste.
    saudara baca saja, lalu sebutkan intinya.
    jangan copy paste.
    anak tk aja bisa kalau copy paste tanpa baca.
    ya kalau kamu masih tk sih saya maklum.
    selama kamu masih copy paste, saya tidak akan jawab satupun soalan kamu.

    salam damai.
    jangan nangis ya

  • 484. mazterall  |  Juli 31, 2009 pada 4:09 am

    Kalau suatu KITAB SUCI itu ada JAMINAN dari ALLAH bahwa TIDAK AKAN ADA MANUSIA yang BISA MENGUBAHNYA ? Maka isinya itu akan KONSISTEN dan sesuai dengan KENYATAAN. Tapi karena BIBLE itu tidak ada JAMINAN dari ALLAH akan keaslian atau kebenarannya ? Maka MANUSIA akan mudah sekali mengubahnya ? Dan ternyata benar ? Dalam ayat-ayat kitab suci (BIBLE) banyak isinya KONTRADIKTF ? Salah satunya adalah soal NUBUAT MUSA ? Seperti yang sudah dijelaskan di atas.

    Kalau FIRMAN TUHAN … Masa sich KONTRADIKTIF ? Tidak mungkin kan ? Karena DIA lah yang mengetahui sesuatu dan nggak membutuhkan sesuatu makanya FIRMANNYA begitu murni dan benar. Tapi kenapa BIBLE seperti itu ?

    Salah satu contoh lagi adalah :

    silsilah Yesus versi Matius:Daud– Salomo[1:6]–Yusuf[1:16]–YESUS.

    silsilah Yesus versi Lukas: Daud–Nathan[3:31]–Yusuf[3:23]–YESUS.
    silsilah selengkapnya versi Matius ada 27 nama sesudah David sampai Yesus.dan versi Lukas ada 42 nama sesudah David sampai yesus.

    jadi nenek moyang Yesus sesudah David dlm dua[2] manuskrip tsb. tidak sama dan namanya juga berlainan. antara ke dua silsilah tsb manakah yang benar ….??????

    Inilah kalau ALLAH tidak memberikan jaminan kebenaran dan keaslian KITAB SUCI ? Menjelaskan sesuatu TABRAKAN ? Tidak mungkin kan DUA-DUANYA BENAR ?

    ===> bung, saudara kelihatan dungu nih.
    makanya googling dulu.matius menjelaskan silsilah Yesus dari garis keturunan Yusuf. Lukas dari maria.
    ya jelaslah berbeda.

    makanya jangan asal copas.
    wakakakaka

  • 485. mazterall  |  Juli 31, 2009 pada 4:14 am

    @hari

    nih kontradiksi dalam al-quran


    Dari manakah manusia itu diciptakan? Dari Segumpal Darah (Qs.96:1-2).
    Hal ini bertentangan dengan:

    1. Manusia diciptakan dari air (Qs.21:30, 24:45, 25:54).
    2. Manusia diciptakan dari tanah liat kering yg berasal dari Lumpur hitam (Qs.15:26).
    3. Manusia diciptakan dari debu tanah (Qs.3:59, 30:20, 35:11).
    4. Manusia diciptakan dari bahan yg tidak ada sama sekali (Qs.19:67).
    5. Manusia diciptakan dari bumi (Qs.11:61).
    6. Manusia diciptakan dari mani/sperma (Qs.75:37).
    dan akhiri dengan

    bagaimana hari??

  • 486. Hari  |  Juli 31, 2009 pada 4:15 am

    To : Stephen

    Muhammad tidak bangkit.
    Yesus bangkit.
    Jadi Muhammad tidak, Yesus ya.

    Muhammad tidak bangkit karena telah meninggal dunia … Wajar kan ? Normal … Sesuatu yang telah meninggal … Ya seperti itu … Tidak bisa kembali ke dunia … Logis kan ?

    YESUS BANGKIT …
    Setelah YESUS disalib … Terus BANGKIT ? Tapi tidak kembali ke dunia ? Kalaulah YESUS kembali ke dunia ? Apakah orang KRISTEN masih beranI mempertuhankan YESUS ? Bisa-bisa RESPONSEnya cuma 2 yaitu Pertama, MENENTANGNYA, karena YESUS yang kembali ke dunia kita-kita ini mengatakan bahwasanya sebutan YESUS itu SALAH KAPRA karena dia adalah ISA sang NABI yang memiliki banyak kelebihan tersebut. Salah satu kelebihannya adalah menghidupkan orang mati, maka untuk membuktikan bahwa Dia itu MANUSIA, maka dihidupkannya MARKUS, LUKAS, JOHANES dsb untuk memberikan KESAKSIAN bahwasanya apa yang dikatakan pengikutnya belakang hari yang begitu banyaknya itu aadalah SALAH BESAR kalau Dia itu bukanlah TUHAN tapi Dia adalah MANUSIA biasa sebagaimana manusia yang lain dan ini dibenarkan oleh pengikutnya yang 12 orang itu ? He … He … He … Makanya lebih baik YESUS di atas sana saja … Nanti kalau TURUN ke dunia, malah MEMPORAK PORANDAKAN IMAN KRISTEN … Yang sudah KEPALANG BASAH alias TERLANJUR … bahwasanya YESUS itu adalah TUHAN yang berwujud MANUSIA ? Sedangkan yang disebut-sebut itu ternyata MENGINGKARINYA ? Nah lho … ? Malu tuh … ? Tapi karena YESUS masih di atas sana … maka SALAH BENARNYA kan NGGAK KETAHUAN … ? Asyiiikkk ….

    Kedua, BUNUH DIRI … Karena MALU sama MUSLIM … Ternyata ARGUE MUSLIM itu BENAR ADANYA bahwa YESUS itu adalah ISA yang dari proses kelahirannya saja ANEH, tapi tetap saja ISA itu MANUSIA yang MENGHAMBA kepada ALLAH … TUHAN SEMESTA ALAM …

    Mau mengakui bahwa MUSLIM itu BENAR …. MALU SEKALI … Tidak MENGAKUI … Kok SALAH … Agar selesai … maka BUNUH DIRIlah jalan keluar dari MALUNYA yang begitu sangat …

  • 487. mazterall  |  Juli 31, 2009 pada 4:22 am

    @ kurdi

    kamu bilang

    Kalo dlm Al-Qur’an Ayat2 yg jelas tdk perlu Tafsir lho…

    jangan munafik deh, bagaimana mungkin para ahli ulama belum bisa menjelaskan siapa yang disalib menggantikan Yesus? katanya kitabmu tidak perlu tafsir. masih banyak ayat2 kitab kamu yang tafsir’annya belum jelas.
    juga mengenai jihad, katanya kitab dari surga. kok bisa ya salah tafsirnya menyebabkan banyak nyawa melayang.

    saya lebih milih kristen. karena biarpun salah tafsir kitab, tapi tidak melakukan kekerasan.
    daripada islam melakukan bom dan jihad berdalih ayat Quran, lalu ada pihak lain yang bilang mereka salah tafsir.
    aq jadi pusing mikir islam.

    cape deh

  • 488. mazterall  |  Juli 31, 2009 pada 4:25 am

    @hari

    apa bukti Yesus bukan Tuhan??
    saya menantang anda untuk memberikan bukti Yesus bukan Tuhan.
    Ayo

  • 489. stephen  |  Juli 31, 2009 pada 4:25 am

    Hari… Lojik sangat lojik. Oleh itu, nabi Muhammad tidak diramal di alkitab tetapi Yesus yang dibangkitkan…. Hahahahahahaahah kena……… kedapatan……

    Muhammad tidak ditulis di alkitab……….. Perasan saja hari!!!!!

  • 490. Hari  |  Juli 31, 2009 pada 4:25 am

    To : mazterall

    Apanya yang KONTRADIKTIF ? Lihat sudut pandangnya ya dalam proses terjadinya manusia ?

    Sorry bro … Dalam menterjemahkan ayat-ayat tsb … ? Anda menggunakan terjemahannya siapa ? Agar ngomongnya sama ? Kalau dalam bahasa Arabnya ? OK. Tapi kalau bahasa terjemahan … Sumbernya harus jelas ? Agar bisa dikomentari.
    Inilah hebatnya Al-QUR’AN … Selalu merujuk ke TEKS ASLINYA kalau ada perdebatan soal arti kata ? Bukannya TERJEMAHAN yang dijadikan PATOKAN ?

  • 491. stephen  |  Juli 31, 2009 pada 4:26 am

    Dia yang dibangkitkan harus kamu dengarkan jika tidak orang itu lebih baik mampus!!!!!!!!!!!!!!!! Yesus sudah bangkit, sekarang anda kena ikut perintah itu. Ngerti??????????????

  • 492. stephen  |  Juli 31, 2009 pada 4:29 am

    Hahahahahahahahahhhahahahahaha………………………

  • 493. stephen  |  Juli 31, 2009 pada 4:32 am

    Hari:
    Mau mengakui bahwa MUSLIM itu BENAR …. MALU SEKALI … Tidak MENGAKUI … Kok SALAH … Agar selesai … maka BUNUH DIRIlah jalan keluar dari MALUNYA yang begitu sangat …

    >>>> Kalau triniti salah fakta, masih ada unitarian untuk kami pergi join. Isk isk isk…………. Unitarian ada……… Best…….

  • 494. CosmicBoy  |  Juli 31, 2009 pada 5:16 am

    @ Hari,

    Tapi karena BIBLE itu tidak ada JAMINAN dari ALLAH akan keaslian atau kebenarannya ?

    Tau darimana BIBLE tiada jaminan? Dari Al-Quran/dari Alloh kamu? Kalo kamu jawab gitu, itu bukan jawaban! Itu cuman alasan? Itu omong kosong! Ngerti tong?

    Ini juga tidak masuk akal? Kenapa sih Kristen yang beriman kepada Injil, bisa beriman kepada Taurat & Zabur?

    Kenapa sih Kristen tidak mengatakan karena kita ada Injil, maka Taurat dan Zabur sudah diubah.

    Kenapa sih Daud tidak mengatakan Taurat sudah diubah?

    Kenapa Hanya Muhammad yang mengatakan semuanya talah berubah?

    Tidak masuk akal.

    Muhammad mengatakan begitu sebab TIDAK ADA 1 AYATPUN YANG MENUBUAT/MERAMALKAN KEDATANGANNYA! NGGA ADA TONG!

    Makanya, diajar kepada pengikutnya bahwa kitab2 itu telah diubah2 isinya.

    Ini sangat kurang masuk diakal. FIRMAN ALLAH bisa diubah2? Adakah saya salah dengar, FIRMAN ALLAH BISA DIUBAH2?

    Waw, kalo ada Allah yang mengatakan FIRMAN-NYA bisa diubah2, kayaknya saya bukan salah seorang yang mau menyembah-Nya.

    Sebab apa? Itu justru membuktikan Alloh itu tidak konsisten, lemah dan tidak bisa melindungi kalimah-Nya.

    Tapi yang masuk diakal ialah Firman Allah TIDAK BISA DIUBAH2, Firman Allah adalah KEKAL, Qadim!

    Allah membiarkan Firman-Nya Kekal dalam Taurat, Zabur & Injil untuk membuktikan kebenaran setiap kata-kata-Nya.

    Contohnya, dalam Taurat (Ulangan 18:18), Allah meramalkan kedatangan seorang nabi besar. Itu tidak diubah supaya semua orang punya bukti bila tiba nabi besa itu.

    Juga Allah meramalkan (Yeremia 15:21) bahwa kalo ada seorang yang mengaku dirinya nabi, dia akan memberikan nabi itu makan racun. Kalo nabi itu tidak mati, maka dia sungguh2 nabi Tuhan, kalo nabi itu MATI, maka dia bukan diutus Tuhan melainkan nabi gadungan@ palsu. Nah, kitab Allah dijaga murni & asli supaya kalo ada yang mengaku nabi yang makan racun lalu mati, terbuktilah lewat ramalan kitab Allah itu nabi itu gadungan.

    Nah, kitab2 Allah dijaga supaya bisa dijadikan BUKTI segala penipuan para Nabi palsu2 gadungan.

    Muhammad ternyata tidak bisa menerima kemurnian kitab2 Allah itu karena kitab2 Allah itu tidak meramalkan muhammad melainkan orang lain. Ngerti? Karena itu muhammad mengajar semua itu telah diubah. Muhammad takut dengan kebenaran itu.

    Tinggal baca.

  • 495. mazterall  |  Juli 31, 2009 pada 5:17 am

    @hari

    apanya yang KONTRADIKTIF ? Lihat sudut pandangnya ya dalam proses terjadinya manusia ?

    ====> mana mungkin terjemahan ayat kok dilihat sudut pandang.
    ada-ada saja.

    @hari

    Sorry bro … Dalam menterjemahkan ayat-ayat tsb … ? Anda menggunakan terjemahannya siapa ? Agar ngomongnya sama ? Kalau dalam bahasa Arabnya ? OK. Tapi kalau bahasa terjemahan … Sumbernya harus jelas ? Agar bisa dikomentari.
    Inilah hebatnya Al-QUR’AN … Selalu merujuk ke TEKS ASLINYA kalau ada perdebatan soal arti kata ? Bukannya TERJEMAHAN yang dijadikan PATOKAN ?

    ======> sama saja bro. kalau di alkitab ada kontradiksi atau apa, yang jadi rujukan juga kitab yang ada di vatikan sana. bukan kitab terjemahan. kalau anda mengakui bahwa al-quran terjemahan bisa keliru atau salah, lalu mengapa anda tidak mau mengakui terjemahan alkitab juga bisa salah?

    yang penting itu akibat dari salah tafsir itu. kalau kita salah menafsirkan al-quran maka kita akan membunuh orang dengan berjihad dan mengebom.
    kalau kita salah tafsir alkitab, kita tidak akan sampai membunuh orang.

  • 496. mazterall  |  Juli 31, 2009 pada 5:29 am

    @hari

    jelaskan ayat ini bro


    Apabila sudah habis bulan-bulan Haram itu, maka bunuhlah orang-orang musyirikin di mana saja kamu jumpai mereka, dan tangkaplah mereka. Kepunglah mereka dan intailah di tempat pengintaian. Jika mereka bertaubat dan mendirikan sholat dan menunaikan zakat, maka berilah kebebasan kepada mereka untuk berjalan. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
    (QS. 9:5)

    ====> tafsiran kamu bagaimana

  • 497. Hari  |  Juli 31, 2009 pada 6:17 am

    To L mazterall

    apa bukti Yesus bukan Tuhan??
    saya menantang anda untuk memberikan bukti Yesus bukan Tuhan.

    Kalau YESUS itu TUHAN …

    1. Maka Dia bisa menciptakan sesuatu yang tidak ada menjadi ada. Yang ada itu adalah makhluk hidup yang berkembang biak yang sampai sekarang masih ada ? Dan terkoordinasi dengan makhluk hidup lainnya secara serasi ?

    2. Dia tidak mengantuk dan tidak tidur dalam mengurus makhluknya.

    Yang lain … masih banyak … Tapi dua itu dulu … Ada buktinya nggak ya ?

  • 498. Hari  |  Juli 31, 2009 pada 6:22 am

    To : stephen

    YESUS memang sudah BANGKIT ? Itu dulu … Tapi sekarang … Tidak kan ? Apalagi … bisa berkomunikasi dengan manusia –termasuk pengikutnya– ? Kalau bisa berkomunikasi … Ceritanya pasti lain … ?

    YESUS (ISA) BANGKIT u- menuju suatu tempat yang kita tidak tahu bukan ?

  • 499. Hari  |  Juli 31, 2009 pada 6:25 am

    To : stephen

    Kalau toh seandainya setelah anda tahu bahwa MUSLIM yang benar … ? Terus anda memilih kristen yang UNITARIAN … Itu kan hak anda ? Disini … kan kita cuma diskusi ? Atau keuar sama sekali dari KRISTEN dan tidakmemilih apa-apa … ? Juga hak anda bukan ?

  • 500. Hari  |  Juli 31, 2009 pada 6:52 am

    To : CosmicBoy

    Tahu darimana ? Cobalah ketengahkan satu ayat di BIBLE yang menyatakan bahwa BIBLE tidak akan bisa diubah oleh siapapun dan sampai kapanpun ? Kalau memang ada ? Enteng kan ?

    Juga ketengahkan satu ayat saja yang menantang manusia baik secara sendirian atau bersekutu dengan makhluk apapun juga agar membuat semisal satu surat atau satu ayat seperti ayat dalam BIBLE (kalau bisa) ?

    Firman ALLAH itu KEKAL … (Kalau tidak diubah ?) Tapi kalau diubah ? Ya … Tahu sendiri kan ?

    Misal :

    Kejadian pasal 32 ayat 28 : Namamu tdk lagi disebut Yakub akan tetapi israel dikarenakan Engkau telah bergumul kepada Allah dan manusia dan engkau menang.”

    Dalam narasi ini … Dan orang KRISTEN percaya bahwa ALLAH hanya sekali menjadi manusia yaitu saat jadi YESUS ? Sebelumnya dan sesudahnya TIDAK PERNAH lagi, tapi ternyata ada cerita YAKUB yang hidupnya jauh sebelum YESUS … Pernah bergumul dengan ALLAH ? Saat bergumul itu ALLAH jadi seperti apa ya ? Manusia ? Bukan ? Makhluk hidup lainnya sepertinya ? Bisa binatang … bisa juga hewan ? Makanya bisa bergumul dengan YAKUB yang MANUSIA itu ?

    Kalau ayat itu adalah FIRMAN ALLAH ? Maka orang KRISTEN harus mengakui bahwa saat itu ALLAH jadi BINATANG atau TUMBUH-TUMBUHAN ? Karena kalau jadi manusia berarti YESUS bukan kasus pertama kali bahwa ALLAH jadi manusia ? Ternyata di KEJADIAN pasal 32 ayat 28 itu yaitu di jaman YAKUB ALLAH pernah jadi sesuatu yang dapat di indera, maka bisa BERGUMUL dengan YAKUB ?

    Sesuatu yang begitu TINGGINYA yaitu ALLAH yang MENCIPTAKAN LANGIT dan BUMI dengan SEGALA ISINYA pernah bergumul dengan MANUSIA ? Apakah ini bukan SISIPAN orang-orang YAHUDI demi mendapatkan keuntungan kecil ?

    Hal-hal seperti inilah yang sering Al-QUR’AN peringatkan bahwasanya ALLAH adalah ALLAH yang begitu MAHANYA … Jangan sampai manusia TERJERUMUS dengan menyifatkan ALLAH dengan MAKHLUKNYA … ?

  • 501. Hari  |  Juli 31, 2009 pada 7:12 am

    To : mazterall

    sama saja bro. kalau di alkitab ada kontradiksi atau apa, yang jadi rujukan juga kitab yang ada di vatikan sana.

    Statement anda ini saya komentari atas 2 hal :

    1. Sumber rujukan ALKITAB yang ada di VATIKAN ? Setahu saya VATIKAN itu buat KATOLIK. Apakah yang lain rujukannya juga sama ? MORMON ? PROTESTAN ? Dan yang lain yang begitu banyak ?

    2. Bahasa rujukan yang ada di VATIKAN itu menggunakan bahasa apa ? YUNANI atau IBRANI ? YUNANI kan ? Kenapa ?

    Jadi harus diakui bahwa BIBLE yang ada … (Katakanlah yang asli yang ada di VATIKAN itu) yang tidak dicetak u- disandingkan dengan bahasa terjemahannya ? Menjadi HAK MUTLAK penafsirannya oleh para petinggi di VATIKAN bukan ? Jadi kalau kita berdebat di sini sampai berbusa-busa pun … Kalau TIDAK ADA OTORITAS dari TAFSIRAN VATIKAN … repot juga diskusinya, karena dengan MUDAH PETINGGI VATIKAN bilang bahwa si FULAN maupun si FILUN belum SAH untuk menafsirkan BIBLE ? Karena BIBLE aslinya (kalau memang benar) … Saya yang pegang … Repot juga ya ?

  • 502. Hari  |  Juli 31, 2009 pada 7:44 am

    To : mazterall

    Bismillahir rahmanir rohiim
    (Dengan menyebut nama ALLAH YANG MAHA PENGASIH LAGI MAHA PENYAYANG)

    Apabila sudah habis bulan-bulan Haram itu, maka bunuhlah orang-orang musyirikin di mana saja kamu jumpai mereka, dan tangkaplah mereka. Kepunglah mereka dan intailah di tempat pengintaian. Jika mereka bertaubat dan mendirikan sholat dan menunaikan zakat, maka berilah kebebasan kepada mereka untuk berjalan. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
    (QS. 9:5)

    Ini surat turun … saat kaum MUSLIMIN banyak diserang oleh KAFIRIN dan MUNAFIKIN baik secara sendiri (KAFIRIN dan MUSYRIKIN) maupun yang berkolaborasi (KAFIRIN, MUSYRIKIN dengan MUNAFIKIN) yang menyerangnya TIDAK MENGHORMATI bulan-bulan haram (bulan-bulan suci). Dimana dalam suatu peperangan dan memasuki bulan haram ? Etika ARAB HARUS dilakukan GENCATAN SENJATA (cease fire) tapi kenyataannya KAUM yang menyerang MUSLIM ini tidak meghormati bulan-bulan tersebut ? Jadi kaum MUSLIM hanya bersifat DEFENSIVE saja. Tapi setelah bukan di bulan haram, maka perintah itulah yang dijalankan.

    Peperangan ini disini adalah langkah akhir dari PERSETERUAN yang sebelumnya telah dilakukannya DIALOG dan NEGOSIASI yang hasilnya adalah NOL BESAR. DIALOG dan NEGOSIASI soal apa ? Kalau bukan soal untuk MENTAUHIDKAN ALLAH SEMATA-MATA dan MENYEMBAHNYA sekaligus menjalankan perintah-perintahnya, termasuk bersholat dan berzakat? Kalau mereka TIDAK MAU … PERANGI dan CARILAH … Agar orang-orang ini mau BERSHOLAT dan BERZAKAT ?

    Kalau DIALOG dan NEGOSIASI belum dilakukan ? Apalagi belum MERASAKAN PERSETERUAN dari PIHAK yang bukan MUSLIM ? Artinya belum apa-apa sudah menggunakan ayat-ayat ini ? Apakah ini BUKAN suatu KEDZALIMAN ?

    Sebagai contoh :

    Orang BERIMAN … TIDAK SETUJU akan tempat-tempat maksiat ? Hal yang dilakukan … Bisa saja MENGOBRAK ABRIK tempat maksiat itu ? Agar BUBAR. Tapi apakah BENAR BUBAR ? Atau hanya TUTUP SEMENTARA ? Coba kalau yang TIDAK SETUJU itu … Menggunakan segenap kekayaannya … Ada mobil … Mobil dijual. Ada tanah … Tanah dijual … Yang mana uang tersebut dipergunakan untuk menarik orang-orang yang TERLIBAT di dunia MAKSIAT itu agar LEPAS dari JARING yang MEMBELENGGU itu ? Sehingga yang TERTINGGAL adalah orang-orang yang TIDAK MAU TOBAT ? Apa MAU ? Kan TIDAK ? Kenapa ? Karena pada dasarnya … Orang itu PELIT … Dan TIDAK MAU BERKORBAN bagi AMAL AKHIRATNYA … ? Menyuruh orang lain BERUBAH … Tapi diri sendiri TIDAK MAU BERKORBAN … ? Bahasa sononya … ENAK di ELU … NGGAK ENAK di GUE … He … He … He …

    Mudah-mudahan penjelasan saya … Bisa MENGGUGAH agar kita bisa berdiskusi lebih KONSTRUKTIF …

  • 503. Kurdi  |  Agustus 1, 2009 pada 7:18 am

    Yesus Bukan Tuhan
    kisah Nabi Musa as. Ingin melihat Tuhannya secara langsung,akhirnya apa yg terjadi? Gunung hancur lebur dan Nabi Musapun Pingsan,itu Allah baru memperlihatkan Nur-Nya,kenapa cuma Menghadirkan nur-Nya? Bukankah Allah Maha? ‘Ya’ Allah itu Maha bisa! Namun Allah berkehendak lain bahwa Allah tdk akan pernah Turun kebumi.Nah berati yesus bukan Tuhan karena Tuhan tak pernah turun kebumi(dunia)

  • 504. Kurdi  |  Agustus 2, 2009 pada 2:07 am

    Apakah Allah tdk Cukup mendatangkan Nabi2-Nya kedunia? Kalau Nabi dianggap tdk sukses Karena masih ada yg membantah/tdk semua manusia percaya kepada Nabi,maka Apakah semua Org percaya kepada Tuhan yesus? Terbilang sukseskah Yesus?
    Para Nabi diutus bukan utk menghilangkan dosa,tetapi utk menyempurnakan Akhlak.Dari itu Allah menurunkan Rahmatnya dosa2 dapat terhapus dgn: bertaubat,sholat,dan amalan2 shalih lainnya.
    Utk dosa waris banyak dlm Al-Qur’an Maupun Alkitab bahwa dosa tdk bisa diwariskan. Apapun bentuk dosa itu kalo ngga bisa diwariskan tetap saja ngga bisa diwariskan. @komikboy anda katakan “Ayat yehezkiel pasal 18 ayat 20 tdk ada hubungannya dgn dosa waris”. Atas dasar apa anda berkata spt itu? Coba jelaskan dgn dalil2 agama bukan fikiran Nafsu anda.

  • 505. Kurdi  |  Agustus 2, 2009 pada 5:43 am

    Trinitas= Allah,Yesus,Rohkudus (tidak bisa terpisahkan). Allah menjelma menjadi manusia dgn firman-Nya (artinya Yesus adalah Allah itu sendiri). Ketika berdo’a adalah manusianya (walau ket. berdo’a adalah manusianya tetap saja yesus adalah Allah dengan sifat manusia-Nya). Kenapa Yesus berdoa kepada Allah? Sedang yesus adalah Allah yg menjelma sbg manusia.

  • 506. stephen  |  Agustus 3, 2009 pada 12:07 am

    hari:
    Ini surat turun … saat kaum MUSLIMIN banyak diserang oleh KAFIRIN dan MUNAFIKIN baik secara sendiri (KAFIRIN dan MUSYRIKIN) maupun yang berkolaborasi (KAFIRIN, MUSYRIKIN dengan MUNAFIKIN) yang menyerangnya TIDAK MENGHORMATI bulan-bulan haram (bulan-bulan suci).

    >>> Seorang kawan kerja saya kata, ayat di al quran adalah sah untuk semua situasi. Tapi kata hari, ayat itu hanya sah untuk zaman itu. Hahahahahahaahhahaha…..

  • 507. stephen  |  Agustus 3, 2009 pada 12:09 am

    Kurdi:
    Kenapa Yesus berdoa kepada Allah? Sedang yesus adalah Allah yg menjelma sbg manusia.

    >>> Agaknya apa ya? Kena bersemuka dengan Yesus dan tanya.

  • 508. stephen  |  Agustus 3, 2009 pada 12:10 am

    Kurdi:
    Nah berati yesus bukan Tuhan karena Tuhan tak pernah turun kebumi(dunia)

    >>> Kehendak anda maupun kehendak Tuhan harus diikut?

  • 509. CosmicBoy  |  Agustus 3, 2009 pada 5:11 am

    @ Hari,

    To : CosmicBoy

    Tahu darimana ? Cobalah ketengahkan satu ayat di BIBLE yang menyatakan bahwa BIBLE tidak akan bisa diubah oleh siapapun dan sampai kapanpun ? Kalau memang ada ? Enteng kan ?

    ==> Gampang. Banyak ayatnya? Sila baca: 1 Petrus 1:24-25 & Markus 13:31.

    Juga ketengahkan satu ayat saja yang menantang manusia baik secara sendirian atau bersekutu dengan makhluk apapun juga agar membuat semisal satu surat atau satu ayat seperti ayat dalam BIBLE (kalau bisa) ?

    Ngga perlu itu. Itu patokan/cabaran dari Alloh kalian bukan Allah saya. Allah saya bisa memerlihara/menjaga Firman-Nya tapi menantang!

    Saya dan Pak Jel sudah pernah membuat banyak ayat seperti yang ditantang oleh Alloh kamu. Gampang. 1 minit, bisa 1 ayat. Bayangkan kalo 24 jalm, saya bisa buat berapa banyak ayat? Ngga perlulah sampai 30 tahun lebih seperti Muhammad itu.

    Firman ALLAH itu KEKAL … (Kalau tidak diubah ?) Tapi kalau diubah ? Ya … Tahu sendiri kan ?

    Yang namanya KEKAL itu apa?

    CPD deh kalo gitu!

    Misal :

    Kejadian pasal 32 ayat 28 : Namamu tdk lagi disebut Yakub akan tetapi israel dikarenakan Engkau telah bergumul kepada Allah dan manusia dan engkau menang.”

    Dalam narasi ini … Dan orang KRISTEN percaya bahwa ALLAH hanya sekali menjadi manusia yaitu saat jadi YESUS ? Sebelumnya dan sesudahnya TIDAK PERNAH lagi, tapi ternyata ada cerita YAKUB yang hidupnya jauh sebelum YESUS … Pernah bergumul dengan ALLAH ? Saat bergumul itu ALLAH jadi seperti apa ya ? Manusia ? Bukan ? Makhluk hidup lainnya sepertinya ? Bisa binatang … bisa juga hewan ? Makanya bisa bergumul dengan YAKUB yang MANUSIA itu ?

    ==> Hahahaha…ke situ pula kamu itu. Apa hubungannya dengan Firman Allah yang KEKAL?

    Pertentangan?

    Sila bedakan antara teofani & inkarnasi, ok?

    Yang disebut di Kejadian 32:28 ialah teofani, penampakkan, ngerti? Apakah itu penampakkan? Masih inget, Allah berfirman di tengah2 semak duri yang terbakar di Al-Quran anda? Itu menurut Islam apa? Ada istilahnya? Istilah di Al-Kitab ialah teofani, istilah di Al-Quran apa? Ngga ada? Ada? Bisa sebut?

    Kalau ayat itu adalah FIRMAN ALLAH ? Maka orang KRISTEN harus mengakui bahwa saat itu ALLAH jadi BINATANG atau TUMBUH-TUMBUHAN ? Karena kalau jadi manusia berarti YESUS bukan kasus pertama kali bahwa ALLAH jadi manusia ? Ternyata di KEJADIAN pasal 32 ayat 28 itu yaitu di jaman YAKUB ALLAH pernah jadi sesuatu yang dapat di indera, maka bisa BERGUMUL dengan YAKUB ?

    Di Kejadian, dikatakan Nabi Yakub bergumul dengan seorang lelaki. Di mana disebut tumbuhan & binatang? Waw, ini sudah melampau mas? Kayaknya kamu ini mau diskusi atau mau buang angin busuk? Kalo buang angin, saya juga boleh mas!

    Oke, kasus pertanyaan saya seperti di atas. Sila jawab.

    Sesuatu yang begitu TINGGINYA yaitu ALLAH yang MENCIPTAKAN LANGIT dan BUMI dengan SEGALA ISINYA pernah bergumul dengan MANUSIA ? Apakah ini bukan SISIPAN orang-orang YAHUDI demi mendapatkan keuntungan kecil ?

    Apakah kalian sungguh2 percaya Allah benar2 bergumul dengan Nabi Yakub? Cisciscis…mujurlah salah seorang teman seukhuwah kalian@ jelasbukan sudah mengerti maksud ayat itu. Waw, kamu ini hati2 lho kalo baca Al-Kitab, jangan dari kanan ke kiri, pantes kacau balau!

    Hal-hal seperti inilah yang sering Al-QUR’AN peringatkan bahwasanya ALLAH adalah ALLAH yang begitu MAHANYA … Jangan sampai manusia TERJERUMUS dengan menyifatkan ALLAH dengan MAKHLUKNYA … ?

    Maha, maha, maha …apa yang maha…punya Mata itu Maha, punya Tangan malah dikatakan ada Tangan Kanan itu maha, punya Telinga itu dikatakan Maha, punya Wajah itu fikatakan Maha, punya Betis, itu dikatakan Maha, punya Muka, itu dikatakan Maha!!!!!!! Apakah Owoh ini? Kenapa Owoh kalian digambarkan secara fisik, kena Owoh kalian dlm Al-Quran digambarkan punya anggota2 makhluk seperti binatang!!!!!

    Kalo Owoh Maha Ghaib, tidak berbentuk, tiada yang serupa dengan Dia, kenapa ada Kaki, Tangan, Muka, Wajah, Mata, Telinga dll, baca Al-Quran kamu baik2, baca Hadith kamu baik2, ada tertulis gambaran2 itu di sana!

    Kenapa menyembah harus menghalakan sujud kita ke Kaabah, ke batu hitam. Kenapa tidak langsung ke Allah saya? Kenapa Allah punya arah? Bukankah Allah ghaib, tiada berbentuk? Kenapa harus ke Kaabah, ke batu hitam baru ke Allah? Ini ajaran apa? SYIRIK, karena punya perantaraan!

    Orang Kristen menyembah Allah langsung, kenapa kalian harus ada batu2!!!!!

    Salam.

  • 510. mazterall  |  Agustus 3, 2009 pada 6:29 am

    @hari

    saya akan menjawab postingan kamu satu-persatu :

    Kalau YESUS itu TUHAN …

    1. Maka Dia bisa menciptakan sesuatu yang tidak ada menjadi ada. Yang ada itu adalah makhluk hidup yang berkembang biak yang sampai sekarang masih ada ? Dan terkoordinasi dengan makhluk hidup lainnya secara serasi ?

    =====> Emang Yesus tidak bisa melakukan itu? Dapat info darimana mas?? Info aja ya,Yesus bisa menghidupkan orang mati. apakah manusia biasa bisa seperti itu?

    2. Dia tidak mengantuk dan tidak tidur dalam mengurus makhluknya.

    =====> Mas, Yesus itu 100% ALLAH, 100% manusia. jadi wajar dong Dia sebagai manusia ngantuk. mas, saran ya? jangan membatasi ALLAH. Meski ALLAH mau tidur masak kamu larang? hebat benar kamu. Terserah Dia mau ngapain. OK?

    Yang lain … masih banyak … Tapi dua itu dulu … Ada buktinya nggak ya ?

    ======> sebutkan aja semua. sekalian yang lengkap. ok?

    Statement anda ini saya komentari atas 2 hal :

    1. Sumber rujukan ALKITAB yang ada di VATIKAN ? Setahu saya VATIKAN itu buat KATOLIK. Apakah yang lain rujukannya juga sama ? MORMON ? PROTESTAN ? Dan yang lain yang begitu banyak ?

    2. Bahasa rujukan yang ada di VATIKAN itu menggunakan bahasa apa ? YUNANI atau IBRANI ? YUNANI kan ? Kenapa ?

    Jadi harus diakui bahwa BIBLE yang ada … (Katakanlah yang asli yang ada di VATIKAN itu) yang tidak dicetak u- disandingkan dengan bahasa terjemahannya ? Menjadi HAK MUTLAK penafsirannya oleh para petinggi di VATIKAN bukan ? Jadi kalau kita berdebat di sini sampai berbusa-busa pun … Kalau TIDAK ADA OTORITAS dari TAFSIRAN VATIKAN … repot juga diskusinya, karena dengan MUDAH PETINGGI VATIKAN bilang bahwa si FULAN maupun si FILUN belum SAH untuk menafsirkan BIBLE ? Karena BIBLE aslinya (kalau memang benar) … Saya yang pegang … Repot juga ya ?

    ====> loh saya cuma ingin bilang bahwa alkitab asli ada di vatikan. Tidak bisa diubah2. NGERTI!!?

    ===> yang saya tanyakan, emang yang kontradiksi dalam alkitab itu apa? paling2 cuma nama, angka dan waktu yang tidak seberapa penting. kita lihat saja intisari ajarannya, apakah pada Alkitab ada kontradiksi? saya terus terang tidak peduli dengan kontradiksi2 dalam alkitab. karena saya membaca alkitab bukan melihat kontradiksi, tetapi saya melihat firman Tuhan kepada saya. selama kontradiksi itu tidak menggangu intisari ajaran alkitab, saya tidak peduli!!

    Peperangan ini disini adalah langkah akhir dari PERSETERUAN yang sebelumnya telah dilakukannya DIALOG dan NEGOSIASI yang hasilnya adalah NOL BESAR. DIALOG dan NEGOSIASI soal apa ? Kalau bukan soal untuk MENTAUHIDKAN ALLAH SEMATA-MATA dan MENYEMBAHNYA sekaligus menjalankan perintah-perintahnya, termasuk bersholat dan berzakat? Kalau mereka TIDAK MAU … PERANGI dan CARILAH … Agar orang-orang ini mau BERSHOLAT dan BERZAKAT ?

    ====> ALLAH kamu jahat benar mas. orang tidak mau bersholat dan berzakat harus diperangi. waduh, jahat sekali.
    pantes Indonesia banyak bom. karena di pesantren2 diajari perintah allah seperti ini…

    salam

  • 511. mazterall  |  Agustus 3, 2009 pada 6:34 am

    @stephen

    hari:
    Ini surat turun … saat kaum MUSLIMIN banyak diserang oleh KAFIRIN dan MUNAFIKIN baik secara sendiri (KAFIRIN dan MUSYRIKIN) maupun yang berkolaborasi (KAFIRIN, MUSYRIKIN dengan MUNAFIKIN) yang menyerangnya TIDAK MENGHORMATI bulan-bulan haram (bulan-bulan suci).

    >>> Seorang kawan kerja saya kata, ayat di al quran adalah sah untuk semua situasi. Tapi kata hari, ayat itu hanya sah untuk zaman itu. Hahahahahahaahhahaha…..

    ======> Semua muslim ya seperti itu mas, kalau diserang seperti ini bilang hanya surat turun, kalau diserang dengan cara lain nanti bilang al-quran selalu bisa diterapkan dalam berbagai cara.
    makanya negeri tempat saya ini rawan bom mas, karena ada paham Al-quran yang katanya kitab tidak perlu tafsiran macam2. sehingga banyak pesantren2 dan kyai2 yang menghalalkan ayat tersebut.
    beginilah muslim.

  • 512. Cekixkix  |  Agustus 3, 2009 pada 8:39 am

    Si Yesus pseudo On Nani…. Cekixkix…kix…kix.

  • 513. Kurdi  |  Agustus 3, 2009 pada 11:22 pm

    @mazterall

    #Wah wah Aneh…Bukan kami(muslim) yg mau mengatur Allah. coba fikirkan! Yesus 100% Allah 100% manusia kenapa kalah bergumul dan tak berdaya dikayu salib,ini jelas2 org2 yg sembarangan bicara tentang Allah. Mazter, katakan: “mau2nya Allah dong mau kalah kek mau memang kek”. Masa kayak gini jawabannya.
    ALLAH dalam Islam “MAHA PERKASA TAK ADA TANDINGANNYA”. Boro2 mau ngelawan Allah,dikasih sakit gigi aja dah uring2an. Afalaa ta’kilun…

  • 514. CosmicBoy  |  Agustus 3, 2009 pada 11:58 pm

    @ kurdi,

    @mazterall

    #Wah wah Aneh…Bukan kami(muslim) yg mau mengatur Allah. coba fikirkan! Yesus 100% Allah 100% manusia kenapa kalah bergumul dan tak berdaya dikayu salib,ini jelas2 org2 yg sembarangan bicara tentang Allah. Mazter, katakan: “mau2nya Allah dong mau kalah kek mau memang kek”. Masa kayak gini jawabannya.
    ALLAH dalam Islam “MAHA PERKASA TAK ADA TANDINGANNYA”. Boro2 mau ngelawan Allah,dikasih sakit gigi aja dah uring2an. Afalaa ta’kilun…

    Kamu omong apa sih?

    Lagi-lagi pertanyaan yang ini. Bukankah sudah dijawab?

    Hanya karena kejahatan berleluasa bukan bermakna Allah tidak peduli. Ngerti?

    Hanya karena Yesus tidak membalas tantangan dari Iblis bukian bermakna Yesus lemah! Ngerti?

    Hanya karena Yesus tidak turun dari salib bukan bermakna Yesus lemah! Ngerti?

    Kalo Yesus turun dari salib, maka tidak terlaksanalah tujuan Dia menjadi manusia. Ngerti? Ini bermakna Yesus gagal melaksanakan misi penebusan dan ini bermakna Iblis berhasil mengagalkan misi Yesus. Dengan demikian umat manusia hilang harapan untuk dibenarkan! Ngerti?

    Tinggal baca.

  • 515. CosmicBoy  |  Agustus 4, 2009 pada 12:11 am

    @ kurdi,

    ALLAH dalam Islam “MAHA PERKASA TAK ADA TANDINGANNYA”. Boro2 mau ngelawan Allah,dikasih sakit gigi aja dah uring2an. Afalaa ta’kilun…

    Yang benar nih…

    Gimana, Muhammad kan ngga bisa melakukan mukjizat apabila ditantang oleh kaumnya, orang Yahudi & Kristen?

    Nah, bukankah itu membuktikan Alloh si Muhammad ini cuman khayalan dan rekayasa!

    Beda dengan para Nabi & para Rasul (di PL dan PB), kuasa, tanda & mukjizat adalah petunjuk mereka ini diutus Tuhan. Ngerti?

    Apabila, ‘nabi’ kalian mati karena diracun oleh seorang perempuan Yahudi yang tau benar ramalan di Irmiya, itu membuktikan Alloh kalian tidak bisa melindungi ‘nabi’nya. Masak bisa, itu Alloh rekayasa Muhammad!

    Tinggal baca.

  • 516. stephen  |  Agustus 4, 2009 pada 12:20 am

    malaikat jibril pun cuba berdoa untuk Nabi Muhammad tapi tetap x dapat diselamat lagi… Begitukah??

  • 517. Kurdi  |  Agustus 4, 2009 pada 9:26 am

    @komikboy
    jangan bikin komik ah,Muhammad saw. Adalah Nabi dan Rasulullah,jadi ngga mungkin mati diracun, silahkan baca di google,jawabannya pake dalil agama (hadits) bukan pake Nafsu fikiran.
    =>Bisa ngga yesus jadi “maaf” Tai? Kan katanya maha bisa. Apakah anda akan mengatakan bertentangan dengan mature? Itu mananya bukan “MAHA” kalian katakan Maha itu tdk ada batasannya. Coba jawab!

  • 518. Kurdi  |  Agustus 4, 2009 pada 10:16 am

    Mukjizat terbesar Rasulullah saw. Adalah Al-Qur’an, Namun bukan berarti Nabi saw. Tdk mempunyai mukjizat lain spt, “Anas bin malik r.a. Berkata: aku telah melihat Rasulullah saw. ketika tiba waktu sholat Asar,sedang orang-orang mencari air untuk wudhu dan tidak ada,maka dibawakan kepada Nabi saw. air wudhu sedikit dalam bejana,dan menyuruh orang-orang supaya wudhu dari air itu. Anas berkata: maka aku melihat air yang bersumber dari bawah jari-jari Nabi saw. Sehingga selesai wudhu semuanya. (Bukhari,Muslim). Anas ketika ditanya: kira-kira berapa orang? Jawabnya tiga ratus.

  • 519. Kurdi  |  Agustus 4, 2009 pada 11:48 am

    Masih banyak mukjizat2 lainnya,namun inti ajaran Islam adalah bukan seberapa hebat mukjizat itu akan tetapi ketakwaan kepada Allah itulah yg lebih terpenting. Bukan Allah tdk bisa memberi mukjizat kepada Nabi ketika org kafir yg meminta mukjizat dari Nabi,tapi sia2 saja, dikasih lihat mukjizat dibilang sihir. Seperti Nabi Musa dengan tongkatnya dikatakan sihir,Nabi Isa bisa menghidupkan org mati dianggap Tuhan. Nabi saw. Pernah melarang “janganlah kalian mengkultuskan diriku sebagaimana bani israel mengkultuskan Isa Putra Mariam.

  • 520. CosmicBoy  |  Agustus 5, 2009 pada 12:17 am

    @ kurdi,

    @komikboy
    jangan bikin komik ah,Muhammad saw. Adalah Nabi dan Rasulullah,jadi ngga mungkin mati diracun, silahkan baca di google,jawabannya pake dalil agama (hadits) bukan pake Nafsu fikiran.

    Oke, saya pakai dalil agama. Baca ini dari Hadith. Sila beri komentar kamu.

    =>Bisa ngga yesus jadi “maaf” Tai? Kan katanya maha bisa. Apakah anda akan mengatakan bertentangan dengan mature? Itu mananya bukan “MAHA” kalian katakan Maha itu tdk ada batasannya. Coba jawab!

    Yang kita bicara ialah menjadi manusia, maka menjadi “tai’ tidak timbul sama sekali.

    Begini, Allah menjadi manusia karena:

    (1) Dia Maha Kuasa, Maha Bisa!

    (2) Kasih-Nya yang Maha Besar & Maha Luas. Oke.

    Kedua-dua ini dikombinasikan supaya bisa menjadi manusia. Makanya Allah menjadi manusia bukan untuk suka2, buka menjadi manusia karena ingin jadi-jadian, bukan karena ini jadi jagoan, bukan mau membuktikan Dia Maha Kuasa. Bukan dan bukan.

    Allah menjadi manusia karena kasih-Nya yang besar & luas kepada manusia yang telah berdosa & hilang harapan untuk hidup kekal di sorga. Ngerti?

    Adam berdosa ==> Adam dihukum Hilang Hidup Kekal/hidup fana/kematian (karena itu diturun dari sorga ke bumi). Di bumi, Adam memperoleh anak2/keturunan. Anak2/keturunan mewarisi bumi ini. Anak2 Adam mewarisi keadaaan Hidup tidak kekal/fana/kematian Adam.

    Untuk membawa Adam & keturunannya kembali ke sorga/hidup kekal/tidak fana/tidak berkematian maka dosa Adam perlu diqisas/ditebus/diganti/dibayar dengan suatu harga yang mahal!!!

    Apakah harga itu? Menurut hukuman keadilan Allah, Adam ganti Adam, manusia sempurna ganti manusia sempurna, nyawa ganti nyawa, mata ganti mata, gigi ganti gigi. Itulah qisas/bayaran yang setimpal dan adil menurut hukum keadilan Tuhan. Itu tidak bisa dikompromikan. Itu sudah menjadi ketetapan. Allah tidak bisa melawan natur hukum-Nya sendiri. Allah tidak bisa melawan sifat kemahadilan-Nya!

    Adakah mana2 manusia yang bisa dijadikan qisas/dapat membayar setimpal dan adil seperti yg dituntut oleh hukum Tuhan?

    Tidak bisa, tidak ada seorang manusia pun yang bisa. Karena semua manusia telah berdosa, tidak sempurna, bejat dan ada cacat celanya.

    Mengapa Allah tidak pilih jalan mudah iaitu mengampuni dosa Adam?

    Allah bisa. Tapi Allah tidak bisa melanggar/menentang sifat keadilan-Nya dan ketetapan hukuman-Nya. Kalau Allah mengampuni dosa Adam, gimana dengan kata-Nya/perintah-Nya, Jangan kamu makan buat terlarang itu. Jika kamu makan, nescaya kamu akan MATI! Itu perintah, hukum & keadilan Allah. Allah tidak bisa menentang sifat-Nya/natur/ Menentang kata-Nya itu bukan lagi Allah itu manusia, karena manusia makhluk, tidak terikat dengan kata2.

    Karena itulah Firman-Nya rela menjadi manusia sempura dan tak berdosa, membayar qisas itu. Karena itulah Firman-Nya disebut Adam kedua. Sama seperti dalam Adam pertama, semua manusia mati, dalam Adam kedua@ Yesus semua manusia hidup! Dengan demikian keadilan Allah terlaksana. Semua ini karena apa? Karena kasih dan rahmat Allah. Semua karena kemurahan dan kebaikan Allah. Segala puji bagi Dia. Amin.

    Nah, bukan karena persoalan Allah tidak bisa buat ini itu, jadi ini itu, persoalannya ialah dosa Adam dan keturunannya. Karena itulah Allah menjadi manusia demi melaksanakan tujuan khusus! Semua ini dilakukan demi kasihnya. Allah bisa santai2 saja. Allah juga bisa mengampuni dosa Adam. Tapi Allah tidak melakukan karena Allah tidak boleh menentang/melanggar sifat kemahaadilan-Nya dan hukum-Nya!!!!

    Tinggal baca.

  • 521. CosmicBoy  |  Agustus 5, 2009 pada 12:36 am

    @ Kurdi,

    Seperti yang saya janjikan. Sila baca. Bukti2 ‘nabi’ kalian mati diracun tertulis di kitab kalian.

    A1

    From Bukhari’s Hadith 3.786:

    Narrated Anas bin Malik: A Jewess brought a poisoned (cooked) sheep for the Prophet who ate from it. She was brought to the Prophet and he was asked, “Shall we kill her?” He said, “No.” I continued to see the effect of the poison on the palate of the mouth of Allah’s Apostle.

    A2

    From Bukhari’s Hadith 4.394: Narrated Abu Huraira: When Khaibar was conquered, a roasted poisoned sheep was presented to the Prophet as a gift (by the Jews). The Prophet ordered, “Let all the Jews who have been here, be assembled before me.” The Jews were collected and the Prophet said (to them), “I am going to ask you a question. Will you tell the truth?” They said, “Yes.” The Prophet asked, “Who is your father?” They replied, “So-and-so.” He said, “You have told a lie; your father is so-and-so.” They said, “You are right.” He said, “Will you now tell me the truth, if I ask you about something?” They replied, “Yes, O Abu Al-Qasim; and if we should tell a lie, you can realize our lie as you have done regarding our father.” On that he asked, “Who are the people of the (Hell) Fire?” They said, “We shall remain in the (Hell) Fire for a short period, and after that you will replace us.” The Prophet said, “You may be cursed and humiliated in it! By Allah, we shall never replace you in it.” Then he asked, “Will you now tell me the truth if I ask you a question?” They said, “Yes, O Abu Al-Qasim.” He asked, “Have you poisoned this sheep?” They said, “Yes.” He asked, “What made you do so?” They said, “We wanted to know if you were a liar in which case we would get rid of you, and if you are a prophet then the poison would not harm you.”

    A3

    From Ibn Sa’d page 249:

    Verily a Jewish woman presented poisoned (meat of) a she goat to the apostle of Allah. He took a piece form it, put it into his mouth, chewed it and threw it away. Then he said to the Companions: “Halt! Verily, its leg tells me that it is poisoned.” Then he sent for the Jewish woman and asked her; “What induced you to do what you have done?” She replied, “I wanted to know if you are true; in that case Allah will surely inform you, and if you are a liar I shall relieve the people of you.”

    A4

    From Ibn Sa’d page 249: [different narrator]

    The apostle of Allah and his companions ate from it. It (goat) said: “I am poisoned.” He [Muhammad] said to his Companions, “Hold you hands! because it has informed me that it is poisoned!” They withdrew their hands, but Bishr Ibn al-Bara expired. The apostle of Allah sent for her (Jewess) and asked her, “What induced you to do what you have done?” She replied, “I wanted to know if you are a prophet, in that case it will not harm you and if you are a king, I shall relieve the people of you. He gave orders and she was put to death. [SEE NOTE 1]

    A5

    From Ibn Sa’d page 250: [different narrator]

    Verily a woman of the Jews of Khaibar presented poisoned (meat of) goat to the apostle of Allah. The he recognized that it was poisoned, so he sent for her and asked her, “What induced you to do what you have done?” She replied, “I thought if you are a prophet, Allah will inform you, and if you are a pretender, I shall relieve people of you. When the apostle of Allah felt sick, he got himself “cupped”. [SEE NOTE 2]

    A6

    From Ibn Sa’d pages 251, 252: [different narrator]

    ….When the apostle of Allah conquered Khaibar and he had peace of mind, Zaynab Bint al-Harith the brother of Marhab, who was the spouse of Sallam Ibn Mishkam, inquired, “Which part of the goat is liked by Muhammad?” They said, “The foreleg.” Then she slaughtered one from her goats and roasted it (the meat). Then she wanted a poison which could not fail. …. The apostle of Allah took the foreleg, a piece of which he put into his mouth. Bishr took another bone and put it into his mouth. When the apostle of Allah ate one morsel of it Bishr ate his and other people also ate from it. Then the apostle of Allah said, “Hold back your hands! because this foreleg; …informed me that it is poisoned. Thereupon Bishr said, “By Him who has made you great! I discovered it from the morsel I took. Nothing prevented me from emitting it out, but the idea that I did not like to make your food unrelishing. When you had eaten what was in your mouth I did not like to save my life after yours, and I also thought you would not have eaten it if there was something wrong.

    Bishr did not rise form his seat but his color changed to that of “taylsan” (a green cloth)……….The apostle of Allah sent for Zaynab and said to her, “What induced you to do what you have done?” She replied, “You have done to my people what you have done. You have killed my father, my uncle and my husband, so I said to myself, “If you are a prophet, the foreleg will inform you; and others have said, “If you are a king we will get rid of you.”"……

    The apostle of Allah lived after this three years till in consequence of his pain he passed away. During his illness he used to say, “I did not cease to find the effect of the (poisoned) morsel, I took at Khaibar and I suffered several times (from its effect) but now I feel the hour has come of the cutting of my jugular vein.”

    A7

    From Tabari Volume 8, page 123, 124:

    When the messenger of God rested from his labor, Zaynab bt. al-Harith, the wife of Sallam b. Mishkam, served him a roast sheep. She had asked what part of the sheep the messenger of God liked best and was told that it was the foreleg. So she loaded that part with poison, and she poisoned the rest of the sheep too. Then she brought it. When she set it before the messenger of God, he took the foreleg and chewed a bit of it, but he did not swallow it. With him was Bishr b. al-Bara b. Marur, who, like the messenger of God, took some of it; Bishr, however, swallowed it, while the messenger of God spat it out saying, “This bone informs me that it has been poisoned.” He asked, “What led you to do this?” She said: “How you have afflicted my people is not hidden from you. So I said, “If he is a prophet, he will be informed; but if he is a king, I shall be rid of him”". The prophet forgave her. Bishr died of the food he had eaten.

    A8

    From Tabari Volume 8, page 124: [different narrator]

    The messenger of God said during the illness from which he died – the mother of Bishr had come in to visit him – “Umm Bishr, at this very moment I feel my aorta being severed because of the food I ate with your son at Khaybar.” [See NOTE 3]

    Bukti2 ini menunjukkan bahwa klaim Muhammad dia seorang ‘nabi’ adalah omong kosong (kemungkinan dia berkhayal bahwa dia seorang ‘nabi’ dan kemungkinan ‘jin’ di gua itulah yang memberinya inspirasi).

    Jadi Muhammad kalian mati diracun. Mana Allah swt yang Maha Kuasa dari ‘nabi’ kalian itu? Kok Allah swt diem bila ‘nabi’ nya diracun?

    Mana Jibril, kok dia juga tidak bisa memlakukan apa2 bila ‘nabi’ mati menderita karena diracun?

  • 522. CosmicBoy  |  Agustus 5, 2009 pada 2:14 am

    @ Kurdi,

    Mukjizat terbesar Rasulullah saw. Adalah Al-Qur’an,

    You must be jocking.

    Hanya karena Muhammad bilang Al-Quran itu mukjizat, kalian seperti burung beo, mengulang apa yang diomong Muhammad.

    Kata Muhammad ialah respon/tenggapan spontan dari tantangan kaumnya, org Yahudi & Kristen. Karena tidak bisa membuktikan maka dibilang Al-Quran.

    Dengan omong bahwa Al-Quran itu mukjizatnya, maka Muhammad ngga perlu membuktikan dengan tanda yang dapat dilihat! Ngerti kalian? (Kenapa bodoh amat sih)

    Apakah masuk akal sebuah Kitab agama dijadkan mukjizat?

    Tau ngga apa mukjizat?

    Kalian ini ahhhhhh…pantess kalian ini masih Islam.

    Namun bukan berarti Nabi saw. Tdk mempunyai mukjizat lain spt, “Anas bin malik r.a. Berkata: aku telah melihat Rasulullah saw. ketika tiba waktu sholat Asar,sedang orang-orang mencari air untuk wudhu dan tidak ada,maka dibawakan kepada Nabi saw. air wudhu sedikit dalam bejana,dan menyuruh orang-orang supaya wudhu dari air itu. Anas berkata: maka aku melihat air yang bersumber dari bawah jari-jari Nabi saw. Sehingga selesai wudhu semuanya. (Bukhari,Muslim). Anas ketika ditanya: kira-kira berapa orang? Jawabnya tiga ratus.

    Hakikatnya dalam Al-Quran, Muhammad pada ngaku dia tidak bisa mengerjakan mukjizat. Baca ini.

    Sahih Bukhari Volume 9 Buku 92, Nomor 379:
    Diriwayatkan Abu Huraira:
    Rasulullah mengatakan, “Para nabi melakukan mukjizat agar orang percaya, tetapi apa yang diberikan kepada saya adalah apa yang diungkapkan Allah kepada saya. Saya harap pada Hari Akhir nanti pengikut saya akan menjadi lebih daripada pengikut para nabi lainnya.”

    Dan ini.

    Q 03:138:
    Mereka juga mengatakan “Allah menerima janji kami untuk tidak mempercayai seorang rasul kecuali ia menunjukkan kurban yang sedang dimakan api (dari Surga).” Jawablah “Banyak rasul datang sebelum saya, membawa mukjizat (tanda tanda jelas) dan bahkan dengan apa yang kalian minta. Kenapa kalian tetap membunuh mereka … ?”

    Q 17:90
    Mereka mengatakan: “Kami tidak percaya kepadamu, sebelum kau membuat air mengalir dari muka bumi …”

    Q 17:93
    Jawablah “Kemuliaan kepada Allah! Bukankah saya hanyalah manusia, pembawa kabar ?”

    Sudahlah Kurdi, usah bohong lagi. Muhammad terbukti tidak melakukan mukjizat. Hadith itu ditambah/disisip bagi memberi kesan bahwa ‘nabi’ kalian seperti para Nabi yg lain juga melakukan mukjizat!!!!

    Inget, beda dengan Al-Kitab, kayaknya Hadith kalian ada yang palsu dan kalian ngga ada ketetapan mana yang sahih mana yang palsu!!!

    Cisciscis…kitab murahan.

  • 523. Kurdi  |  Agustus 5, 2009 pada 4:20 am

    Mukjizat adalah suatu kebesaran Allah yg dahsyat dan menakjubkan,yg Allah berikan kepada para Nabi dan Rasul, Salah satunya Al-Qur’an adalah contoh Mukjizat yg sangat menakjubkan,kenapa menakjubkan? =>Al-Qur’an diturunkan ber-angsur2 menurut kejadian2 & masalah2/pertanyaan2 yg muncul,dan yg menakjubkan Jumlah kata yg berlawanan Itu sama antaranya: kata Setan><malaikat berjumlah sama banyak, dll. Utk selebihnya silahkan baca di google. Masih banyak hal menakjubkan pada Al-Qur'an Bagi org2 berfikir(memahami). "Afalaa ta'kiluun…"

  • 524. Kurdi  |  Agustus 5, 2009 pada 4:46 am

    @Komikboy dkk.
    Kalian mengatakan Yesus itu 100% manusia,100% Allah.
    Berati Allah adalah Yesus dan yesus adalah Allah (3nitas),Allah itu maha tahu setuju? Nah kenapa Allah mengetahui datangnya hari kiamat sedang yesus tdk? =>”Tetapi tentang hari ini dan saat itu tidak seorangpun tahu,malaikat2 di sorga tdk,dan anakpun tidak,hanya bapak sendiri.”(mathius 24:36). “Afalaa ta’kiluun”

  • 525. Kurdi  |  Agustus 5, 2009 pada 6:56 am

    @komikboy
    mukjizat adalah sesuatu bukti yg menakjubkan/dahsyat yg diberikan Allah kepada para Nabi & Rasul-Nya,Termasuk Al-Qur’an,bagi anda2 tak ada yg menakjubkan dalam Al-Qur’an,tapi menurut Kami (Muslim) Al-Qur’an adalah sesuatu yg menakjubkan kenapa: Al-Qur’an Diturunkan ber-angsur2 menurut kejadian,pertanyaan dan permasalahan sehari2 dst. Tetapi kata2 yg berlawanan berjumlah sama spt. kata malaikat><neraka dst. Kalo bukan Allah (Tuhan) siapa yg sanggup membuatnya?

  • 526. Kurdi  |  Agustus 5, 2009 pada 8:37 am

    @komikboy anda katakan: hadits itu ditambah/disisip bagi memberi kesan bahwa ‘Nabi’ kalian seperti para Nabi lain juga melakukan mukjizat!!!

    Komikboy Anda sudah seperti Tuhan ya bisa tahu bahwa mana hadits yg ditambah/sisip,salut saya!! Ngga nyangka…
    Ulama2 Islam mana yg berani menyisipkan? Kamu tahu siapa orgnya? Wah wah begini toh kristen suka fitnah..

    Sabda Rasulullah saw.: “berhati-hatilah kalian meriwayatkan hadits dariku”

  • 527. Kurdi  |  Agustus 5, 2009 pada 9:28 am

    Yesus Adalah Tuhan? tidak terbukti!! Tuhan tdk buang air,makan,minum dll. Tuhan Tau datanya hari kiamat Yesus tdk,kenapa tdk tau yah? Berarti yesus bukan Tuhan dan dosa waris itu hanya khayalan Kristen saja. apakah kalian tidak berfikir?

  • 528. Budi muhammad Natsir  |  Agustus 5, 2009 pada 12:07 pm

    @ bagaimana Isa putra maryam yang biasa dipanggil oleh orang kristen dengan nama yesus, bisa mengabulkan permohonan orang2 yang menyembahnya, sedangkan dia sendiri ialah seorang hamba sama seperti saya?

    Isa/yesus
    karena Allah yang menciptakan kamu dan menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan dan hati, telah menyebut beliau “Isa”; maka aku memanggilnya Isa putra maryam.

    Isa putra Maryam ialah seorang rasul. Apakah mereka mempersekutukan Allah dengan yang tidak bisa menciptakan dan dia diciptakan?

    bagaimana Isa putra maryam yang biasa dipanggil oleh orang kristen dengan nama yesus, bisa mengabulkan permohonan orang2 yang menyembahnya, sedangkan dia sendiri ialah seorang hamba sama seperti saya?

    Panggilah dia yang kamu sembah selain Allah, kemudian suruh agar dia mengabulkannya bagimu jika kamu orang yang benar.

    Sesungguhnya pelindungku ialah Allah yang menurunkan kitab dan Dia melindungi orang-orang yang saleh.

    jadilah kamu pemaaf dan suruhlah orang untuk berbuat ma’ruf dan berpalinglah dari orang-orang yang bodoh.

  • 529. CosmicBoy  |  Agustus 5, 2009 pada 11:22 pm

    @ Kurdi,

    @Komikboy dkk.
    Kalian mengatakan Yesus itu 100% manusia,100% Allah.
    Berati Allah adalah Yesus dan yesus adalah Allah (3nitas),Allah itu maha tahu setuju? Nah kenapa Allah mengetahui datangnya hari kiamat sedang yesus tdk? =>”Tetapi tentang hari ini dan saat itu tidak seorangpun tahu,malaikat2 di sorga tdk,dan anakpun tidak,hanya bapak sendiri.”(mathius 24:36). “Afalaa ta’kiluun”

    Kurdi, kamu minta ke saya mana bukti bahwa ‘nabi’ Muhammad mati akibat racun.

    Sudah saya berikan sumber2nya, semuanya dari Hadith, justru membuktikan bahwa ‘nabi’ kalian seperti diramalkan oleh Nabi Irmiya’ 23:15 lebih kurang 1000 tahun sebelum Muhammad.

    “Sesungguhnya Aku akan memberi mereka (para Nabi palsu/orang yang klaim Nabi) makan racun dan ipuh.”

    Nah, semua orang Yahudi tau pada itu. Sekiranya mereka didatangi oleh seseorang yang klaim dirinya ‘nabi’@ utusan Tuhan, maka satu tanda mereka sungguh2 nabi@ utusan Tuhan ialah bila diberi makan ravun, mereka hidup. Itu membuktikan dia itu sungguh2 nabi@ utusan Tuhan. Sebaliknya bilamana dia diberi makan racun, dia mati; itu membuktikan dia bukan nabu@ utusan Tuhan, dia itu ‘nabi’ palsu@ gadungan!

    Kitab kalian (Hadith) telah membuktikan bahwa ‘nabi’ kalian telah diracuni oleh seorang perempuan Yahudi dan ‘nabi’ kalian mati akibat racun itu. Bagi perempuan Yahudi dan juga orang Kristen, itu ramalan Nabi Irmiya’ 23:15 menjadi kenyataan. Sungguh ‘nabi’ kalian adalah ‘nabi’ palsu@ gadungan!

    Selamat membaca dan saya tunggu respon kamu.

  • 530. CosmicBoy  |  Agustus 5, 2009 pada 11:36 pm

    @ Kurdi,

    @komikboy
    mukjizat adalah sesuatu bukti yg menakjubkan/dahsyat yg diberikan Allah kepada para Nabi & Rasul-Nya,Termasuk Al-Qur’an,bagi anda2 tak ada yg menakjubkan dalam Al-Qur’an,tapi menurut Kami (Muslim) Al-Qur’an adalah sesuatu yg menakjubkan kenapa: Al-Qur’an Diturunkan ber-angsur2 menurut kejadian,pertanyaan dan permasalahan sehari2 dst. Tetapi kata2 yg berlawanan berjumlah sama spt. kata malaikat><neraka dst. Kalo bukan Allah (Tuhan) siapa yg sanggup membuatnya?

    Kurdi, sila jawab tantangan saya.

    Kamu omong ‘nabi’ kalian bisa buat mukjizat. Sudah saya buktikan bahwa ‘nabi’ kalian pada ngaku tidak bisa buat mukjizat (di Al-Quran & Hadith). Sekarang apa respon kamu.

    Cisciscis…takut amat sih?

    Sila beri maksud mukjizat dan hubungkan maksud itu dengan Al-Quran. Apakah Al-Quran benar2 memenuhi ciri-ciri sebagai suatu mukjizat. Bisa?

    Kedua, bagi saya Al-Quran ialah karya para sahabat ‘nabi’ bukan wahyu Tuhan. Al-Quran banyak kesalahan sains, sejarah, mengutip kisah2 kuno bukan saja dari agam Yahudi & Kristen tapi juga dari bidat2 Yahudi & Kristen, kepercayaan Arab jahiliah, kepercayaan suku2 Arab purba, kepercayaan Majusi & dongeng2 masyarakat sekitarnya.

    Pengumpulan Al-Quran juga banyak cacat celanya. Sebagian ‘wahyu’ itu telah hilang bersama para penghafiznya ialah mati di medan perang. Sesudah ‘nabi’, terdapat begitu banyak versi Al-Quran. Setiap versi ini dikumpul dan disimpan oleh para sahabat ‘nabi’. Tapi aneh, setiap versi ini memiliki banyak perbedaan. Ada ayat2 di versi ini lebih banyak dari versi itu. Ada sura-sura diversi ini tidak terdapat di versi itu. Ada bacaan diversi ini berbeda dengan bacaan di versi itu. Maka diperlu versi yang standard iaitu versi Uthmaniyyah. Semua versi dibakar disisakan satu. Kenapa? Apa jaminan versi Uthaman sempurna? Malah terdapat penentangan dari para sahabat ‘nabi’ bahwa versi Uthman tidak sempurna!

    Sila beri respon. Takut amat sih?

  • 531. CosmicBoy  |  Agustus 5, 2009 pada 11:52 pm

    @ Kurdi,

    Yesus Adalah Tuhan? tidak terbukti!! Tuhan tdk buang air,makan,minum dll. Tuhan Tau datanya hari kiamat Yesus tdk,kenapa tdk tau yah? Berarti yesus bukan Tuhan dan dosa waris itu hanya khayalan Kristen saja. apakah kalian tidak berfikir?

    Keliatan kamu ini coba ngeles ke Yesus bila kamu tidak bisa menjawab tantangan2 saya.

    Kebiasaan ya?

    Bukankah pertanyaan2 kamu sudah dijawab secara tuntas oleh saya dan rekan2 Kristiani yang lain. Apakah manfaatnya mengulang2?

    Agar para pembaca tidak tertipu dengan kamu yang coba ngelesan itu (karena gagal menjawab tantangan saya tentang kepalsuan nabi kamu dan juga Al-Quran), saya akan menjawab pertanyaan2 kamu itu.

    Allah dan Firman-Nya tidak terceraikan, tidak terpisahkan. Oleh itu Firman-Nya Tidak Diciptakan, Qadim & Qidam. Karena apa? Karena Firman-Nya Qaimah pada Dzat-Nya yang Esa/Satu dalam kekekalan. Maka, menyakini & menyembah lebih dari satu Allah tidak timbul sama sekali.

    Pada suatu ketika Firman-Nya nuzul turun ke dunia ini dengan mengambil/menjelma menjadi manusia yang sempurna dan tak berdosa sambil memelihara/menjaga Dzat-Nya dari menjadi makhluk. Itu dalam bahasa agama/teologi disebut ‘inkarnasi”. Firman-Nya yang menjadi manusia itu diberi nama Yesus.

    Jadi, sesudah inkarnasi, sistematika diri Yesus adalah:

    (1) Dari Firman-Nya ==> Allah

    (2) Dari penjelmaan-Nya ==> manusia

    Kesimpulan: Yesus bukan hanya Allah saja (pertama) & Yesus bukan hanya manusia saja (kedua) TAPI Yesus adalah kedua-duanya. Ngerti?

    Nah, kalian meliat Yesus di no. 2. Itu salah kaprah tong.

    Karena itu kalian omong ngga karuan.

    Hehehehe…

    Karena itu saya tidak terkilan dan tertarik dengan pertanyaan2 kamu itu. Itu hasil pemikiran orang meliat dari 1 arah (tidak komplet).

    Yailah, kalian kan muslim.

    Maka…pantess..!

  • 532. CosmicBoy  |  Agustus 6, 2009 pada 12:03 am

    @ Natsir,

    Sila baca postingan saya. Itu jawaban atas pertanyaan kalian.

    Seperti Kurdi, kamu meliat Yesus/Isa di no. 2 bukan 1 & 2 (yang komplet).

    Kamu meliat di no. 2 (dari penjelmaan), pantess Yesus Hamba. (itu juga diliat oleh Muhammad)

    Kalo meliat di no. 1(pada azali/hakikat-Nya), Dia adalah Firman-Nya. Firman-Nya adalah Khalik Pencipta.

    Kalo kamu jujur pada diri, sila baca Injil Yuhana. Bacalah berdasarkan sistematika di atas. Kamu akan terkesan bahwa Yesus adalah Allah itu sendiri.

    Di Injil itu, Yesus yang adalahh seorang Nabi@ Hamba, mengklaim diri-Nya Allah. Itulah hakikat sebenar Yesus, itulah Yesus dari azali-Nya.

    Selamat membaca.

  • 533. Budi muhammad Natsir  |  Agustus 6, 2009 pada 2:28 am

    @cosmicboy

    kamu menulis :
    “Seperti Kurdi, kamu meliat Yesus/Isa di no. 2 bukan 1 & 2 (yang komplet).saya tahu”

    jawab:
    saya mengenal Isa putra maryam langsung dari Allah yang telah mewafatkannya dan mengangkatnya kepada-Nya dan membersihkannya dari orang-orang kafir, dan yang menjadikan orang orang yang mengikutinya berada diatas orang-orang kafir sampai hari kiamat. Dari kitab-Nya yang telah diwahyukan kepada rasul-Nya Muhammad.

    dan kamu menulis:
    “Kesimpulan: Yesus bukan hanya Allah saja (pertama) & Yesus bukan hanya manusia saja (kedua) TAPI Yesus adalah kedua-duanya. Ngerti?”

    jawab:
    orang yang berdusta atas Allah, mereka itu tidak beruntung

    orang yahudi berkata:” uzair putra Allah”. dan orang nasrani berkata al-Masih putra Allah”. itulah ucapan mereka dengan mulut mereka, meniru ucapannya orang-orang kafir yang terdahulu. Allah memusnahkan mereka, bagaimana mereka berpaling?

    mereka mengambil rahib-rahib mereka dan al-Masih putra maryam sebagai tuhan selain Allah. Dan tidaklah mereka diperintah kecuali untuk beribadah kepada Tuhan yang Esa. tidak ada tuhan selain Dia, maha suci Allah dari apa yang mereka persekutukan.

  • 534. Budi muhammad Natsir  |  Agustus 6, 2009 pada 2:30 am

    @cosmicboy

    kamu menulis :
    “Seperti Kurdi, kamu meliat Yesus/Isa di no. 2 bukan 1 & 2 (yang komplet).saya tahu”

    jawab:
    saya mengenal Isa putra maryam langsung dari Allah yang telah mewafatkannya dan mengangkatnya kepada-Nya dan membersihkannya dari orang-orang kafir, dan yang menjadikan orang orang yang mengikutinya berada diatas orang-orang kafir sampai hari kiamat. Dari kitab-Nya yang telah diwahyukan kepada rasul-Nya Muhammad.

    dan kamu menulis:
    “Kesimpulan: Yesus bukan hanya Allah saja (pertama) & Yesus bukan hanya manusia saja (kedua) TAPI Yesus adalah kedua-duanya. Ngerti?”

    jawab:
    katakanlah:” orang yang berdusta atas Allah, mereka itu tidak beruntung”

    orang yahudi berkata:” uzair putra Allah”. dan orang nasrani berkata al-Masih putra Allah”. itulah ucapan mereka dengan mulut mereka, meniru ucapannya orang-orang kafir yang terdahulu. Allah memusnahkan mereka, bagaimana mereka berpaling?

    mereka mengambil rahib-rahib mereka dan al-Masih putra maryam sebagai tuhan selain Allah. Dan tidaklah mereka diperintah kecuali untuk beribadah kepada Tuhan yang Esa. tidak ada tuhan selain Dia, maha suci Allah dari apa yang mereka persekutukan.

  • 535. CosmicBoy  |  Agustus 6, 2009 pada 3:25 am

    @ natsir,

    Kamu bukan menjawab melainkan mengutip ayat2 dari Al-Quran yang kamu klaim dari Allah.

    Tau darimana itu kata2 Allah?

    Sudah terbukti bahwa Al-Quran bukan kata2 Tuhan melainkan kata2/tulisan dari para sahabat ‘nabi’.

    Karena itu saya tidak tertarik.

    Bisa ngga menjawab pakai akal/otak/logis.

    Saya tunggu.

  • 536. mazterall  |  Agustus 6, 2009 pada 3:40 am

    @kurdi

    Tau datanya hari kiamat Yesus tdk,kenapa tdk tau yah? Berarti yesus bukan Tuhan dan dosa waris itu hanya khayalan Kristen saja. apakah kalian tidak berfikir?

    saya kutip ayat yang kamu maksud


    markus 13:22
    Tetapi tentang hari atau saat itu tidak seorangpun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anakpun tidak, hanya Bapa saja.

    =====> Kita lihat kata kuncinya. disitu Yesus bilang Anakpun tidak. Dia tidak bilang AKU tidak tahu.
    jadi jelas kan, Yesus sebagai Anak memang tidak Tahu, tapi sebagai ALLAH, Dia tidak bilang tidak tahu.

  • 537. mazterall  |  Agustus 6, 2009 pada 3:42 am

    @natsir

    Bukti yang kamu munculkan dari mana?
    apa dari Al-quran?
    apa kamu yakin al-quran kata2 ALLAH?
    coba anda berfikir saja.
    salam

  • 538. Budi muhammad Natsir  |  Agustus 6, 2009 pada 4:29 am

    Yang Maha Pemurah.
    Mengajarkan Al-Quran
    Menciptakan manusia
    mengajarinya pandai berbicara

    mazteral telah menulis :”Bukti yang kamu munculkan dari mana?
    apa dari Al-quran?” seperti itu pula cosmic boy telah menulis seperti apa yang dia tulis itu :”Kamu bukan menjawab melainkan mengutip ayat2 dari Al-Quran yang kamu klaim dari Allah.”

    apakah mereka merasa berat dengan keberadaanku dan peringatanku dengan ayat-ayat Allah?

    Jikalau Allah menghendaki, niscaya aku tidak menuliskannya kepada mereka dan Allah tidak memberitahukannya kepada mereka

    apakah mereka berkata “Muhammad membuatnya”? bahkan yang sebenarnya mereka itu mendustakan dengan apa yang mereka belum menguasai ilmunya dan belum datang kepada mereka ta’wilnya. Seperti itulah orang-orang yang sebelum mereka telah mendustakan. maka lihatlah bagaimana akibat orang2 yang zalim itu.

  • 539. Kurdi  |  Agustus 6, 2009 pada 5:01 am

    @mazter ==>…Yesus sebagai anak memang tidak tahu,tapi sebagai Allah,Dia tdk bilang tdk tahu.
    #Aneh,kalo ditanya kenapa yesus berdoa? Jawab itu adalah sifat manusianya,Yesus tdk tahu datangnya kiamat, jawab sebagai anak tdk tahu,tapi sebagai Allah tdk bilang tdk tahu, ketika Pasrah disiksa dikayu salib jawab sedang menebus dosa waris, yg tdk Tahu tdk berdaya itu bukan Tuhan,lalu kemana Sifat Tuhan Yesus ketika berdoa,tak berdaya dikayu salib,tdk mengetahui datangnya kiamat? Sadarlah3x…

  • 540. Kurdi  |  Agustus 6, 2009 pada 5:08 am

    @mazter ==>…Yesus sebagai anak memang tidak tahu,tapi sebagai Allah,Dia tdk bilang tdk tahu.
    #sebagai anak tdk tahu,artinya Yesus sedang menjadi manusia 100% begitu? Lalu saat bagaimana Yesus menjadi Tuhan? Chish…3x… Membingungkan…

  • 541. Kurdi  |  Agustus 6, 2009 pada 8:20 am

    @komikboy utk pertanyaan anda No 528.
    Hadits yg anda tuliskan itu da

  • 542. Kurdi  |  Agustus 6, 2009 pada 12:16 pm

    Bagaimana mungkin Yesus yang dianggap “Tuhan” tdk mengetahui tentang kapan datangnya kiamat? pake ngeles sebagai anak dia tdk tahu. wakakak…

    Makanya kalo baca alkitab jangan dari kiri,kiri itu kurang baik dibanding kanan…

  • 543. Kurdi  |  Agustus 6, 2009 pada 12:43 pm

    @komikboy utk pertanyaan anda no 528. Terlalu panjang utk dijawab,ada baiknya anda main keblog “benarkah Nabi meninggal karena diracun”.

  • 544. CosmicBoy  |  Agustus 7, 2009 pada 1:44 am

    @ Natsir,

    Surah Al-Fatihah ayat 1-7.

    Kata2 Allah atau manusia?

    Sila jawab.

  • 545. CosmicBoy  |  Agustus 7, 2009 pada 1:55 am

    @ Kurdi,

    @mazter ==>…Yesus sebagai anak memang tidak tahu,tapi sebagai Allah,Dia tdk bilang tdk tahu.
    #sebagai anak tdk tahu,artinya Yesus sedang menjadi manusia 100% begitu? Lalu saat bagaimana Yesus menjadi Tuhan? Chish…3x… Membingungkan…

    Sudah tentu bagi kamu membingungkan. Kalau kamu ikut sistematika yang saya sarankan, gampang dimengerti tong.

    Kalau sistematika 1+1 = 2, tapi kalau kamu bersikeras mau ikut sistematika sendiri, 1+1 = 11, bukan saja bingung tapi salah.

    Sistematika tentang Yesus ialah:

    Firman-Nya ==> Allah (pada azali)

    Dari penjelmaan/mengambil tubuh manusia sempurna ==>

    (1) Allah dan (2) Manusia

    Yesus memiliki kedua-dua-Nya di atas (bukan hanya salah 1)

    Sebagai Anak, Yesus mengaku tidak tahu. Tidak tahu adalah sifat manusia, maka Yesus berkata dari sifat manusia-Nya itu. Ngerti?

    Yesus mengaku Diri-Nya, Hakim. Hakim sifatnya harus Maha Tahu. Kalau tidak Maha Tahu, gimana mau menghakimi orang! Maha Tahu itu adalah sifat keAllahan-Nya. Ngerti tong?

    Ikut sistematika ini.

    Bisa?

  • 546. CosmicBoy  |  Agustus 7, 2009 pada 2:02 am

    @ Kurdi,

    @komikboy utk pertanyaan anda no 528. Terlalu panjang utk dijawab,ada baiknya anda main keblog “benarkah Nabi meninggal karena diracun”.

    Usah ngelesan.

    Udahlah, jawab aja, Muhammad mati diracun atau tidak (bukti dari Hadith sudah diberikan).

    Ngga usah ke blog lain. Jawab diracun atau tidak? Itu saja, gampang.

    Susah amat sih.

    Usah takutttttttttttttttttt.

  • 547. CosmicBoy  |  Agustus 7, 2009 pada 2:09 am

    @ Kurdi,

    @mazter ==>…Yesus sebagai anak memang tidak tahu,tapi sebagai Allah,Dia tdk bilang tdk tahu.
    #Aneh,kalo ditanya kenapa yesus berdoa? Jawab itu adalah sifat manusianya,Yesus tdk tahu datangnya kiamat, jawab sebagai anak tdk tahu,tapi sebagai Allah tdk bilang tdk tahu, ketika Pasrah disiksa dikayu salib jawab sedang menebus dosa waris, yg tdk Tahu tdk berdaya itu bukan Tuhan,lalu kemana Sifat Tuhan Yesus ketika berdoa,tak berdaya dikayu salib,tdk mengetahui datangnya kiamat? Sadarlah3x…

    (1) Yesus adalah Allah. (2) Yesus juga adalah Manusia-Nya.

    Maka Yesus memiliki kedua2 hakikat di atas.

    Itu sistematika tentang Yesus.

    Kalau 1+1 =2, itu sistematika yang betul, tapi kalau kamu 1+1 = 11, maka itu salah siapa? Itu salah kamu tong karena bersikeras ngga mau ikut sistematika yang benar!

    Semua sifat manusia ialah dari penjelmaan-Nya (menjadi manusia). Wajarkan kalau Yesus berdoa, tidak tau Hari Kiamat, disalib bahkan mati! Toh dari penjelmaan-Nya, Yesus mengambil tubuh manusia seperti tubuh saya dan kamu.

    Semua sifat ke-Allah-an-Nya dari Hakikat azali-Nya. Karena itu, Allah tidak bisa berdoa, disalib atau mati!

    Ngerti tongkito? (kayaknya ngga sih).

  • 548. Hari  |  Agustus 7, 2009 pada 3:37 am

    To : CosmicBoy

    Kalau 1+1 =2, itu sistematika yang betul, tapi kalau kamu 1+1 = 11, maka itu salah siapa? Itu salah kamu tong karena bersikeras ngga mau ikut sistematika yang benar!

    He … He … He …
    Kalau matematika … 1 + 1 = 2 itu BENAR, dan

    Kalau konsep SYNERGY
    1 + 1 = 11 … Bisa BENAR juga … ?

    NUBUAT … NUBUAT … NABI-NABI sebelum ISA … ? Selalu mengarah akan KEDATANGAN seorang MANUSIA yang SUPER alias NABI ? Tapi KENAPA ? NUBUAT … NUBUAT tersebut TIDAK MENUBUATKAN akan KEDATANGAN ALLAH yang BERBENTUK MANUSIA yaitu YESUS ? Padahal kedatangan NABI saja di NUBUATKAN ? Kenapa kedatangan ALLAH yang menjadi YESUS … ? Tidak di NUBUATKAN ? Padahal ALLAH sendiri yang DATANG ? TUHAN SEMESTA ALAM lho ? Yng MENCIPTAKAN LANGIT dan BUMI dengan segala isinya ?

    Darimana KITA TAHU bahwa TIDAK ADA NUBUAT atas hal ini ? Karena ALLAH sendiri yang DATANG, maka NUBUAT yang ada … Harusnya JELAS menyatakan bahwa nanti … di suatu MASA … TUHAN sendiri yang DATANG kepada MANUSIA dengan menjadikan DIRINYA sebaga MANUSIA ? Karena PERISTIWA … bahwa TUHAN menjadi MANUSIA itu adalah SEKALI dan TIDAK PERNAH ada lagi hal seperti itu ? Maka peristiwa tersebut adalah suatu PERISTIWA LUAR BIASA … Bukan hanya LUAR BIASA … Tapi TERAMAT SANGAT LUAR BIASA ? Maka para NABI-NABI sebelumnya pasti akan TAHU perihal KEJADIAN ini, maka me NUBUATKAN kejadian tersebut dengan BAHASA yang JELAS … Nanti ALLAH sendiri yang akan TURUN ke BUMI dengan menjadi MANUSIA ?

    Ternyata NUBUAT seperti itu … TIDAK ADA alias NOTHING …, Yang ada adalah NUBUAT akan KEDATANGAN NABI BESAR, PANGERAN BESAR dan IMAM BESAR ?

    Sebagamana ayat-ayat berikut ini :

    Ulangan 18:18-19 :
    “Seorang Nabi akan kubangkitkan bagi mereka dari antara saudara mereka seperti engkau ini.”

    Terus NUBUAT akan KEDATANGAN TUHANNYA mana ? Padahal PERISTIWA KEDATANGAN TUHAN itu … Jauh LUAR BIASA dibandng hanya sekedar KEDATANGAN seorang NABI ?

    Apakah ANDA TIDAK BERFIKIR saudaraku CosmicBoy ? Bahwa semua bangunan KONSEPSI bahwa YESUS itu TUHAN adalah LEMAH ? Karena tidak ada satupun NUBUAT akan KEDATANGAN ALLAH YANG ESA menjadi MANUSIA ? Apalagi ALLAH yang ESA itu hadir ke BUMI untuk MENEBUS DOSA WARIS yang ditinggalkan ADAM dan HAWA ?

    Jadi sebenarnya … Siapakah yang TIDAK BERPIKIR dalam BERAGAMA itu ? Saudara-saudaraku CosmicBoy dan kawan-kawannya ? Ataukah saudaraku Kurdi dan kawan-kawannya ?

  • 549. Budi muhammad Natsir  |  Agustus 7, 2009 pada 3:49 am

    @Co boy
    ayat-ayat Allah
    semua itu dari sisi Tuhanku

  • 550. Kurdi  |  Agustus 7, 2009 pada 4:31 am

    @komikboy (1) Allah dan (2) Manusia. yesus memiliki kedua-duanya.
    Yesus dan Allah adalah (esa) satu yg tdk terpisahkan.
    Seperti Tubuh Manusia ada tangan,kaki dll.(satu tubuh) Jika kaki disakiti sudah tentu tangan mengetahuinya,walau sifat kaki dan tangan adalah berbeda. KENAPA YESUS TIDAK TAHU SEDANG ALLAH TAHU ?

  • 551. Kurdi  |  Agustus 7, 2009 pada 6:56 am

    @komikboy >hadits yg anda kutip dlm katagori fiktif,boleh jadi palsu kenapa? Karena hadits itu bertentangan dgn hadits=> Nabi mengetahui racun dlm daging yg disuguhkan kepadanya. (Bukhari 1412).
    Bukti Nabi tdk Mati diracun:
    1.Perang khaibar terjadi pada th 628M (th 7H) pada bln feb. (dzul qa’dah 7H) Nabi & kaum Muslim melaksanakan Umratul qadha.
    2.Stlh perang khaibar ditaklukkan Nabi menikah dgn Shafiyah pada th yg sama.
    3….,4…,5…,6.Tgl 7 juni 632 M/senin 12 rabi’ul awal bertepatan dgn kelahiran beliau Nabi Wafat.

  • 552. Budi muhammad Natsir  |  Agustus 7, 2009 pada 7:28 am

    @ nasihat untuk cosmicboy

    cosmicboy jika kamu mengikuti sebagian ahli kitab maka mereka akan mengembalikanmu menjadi kafir setelah kamu beriman

  • 553. Budi muhammad Natsir  |  Agustus 7, 2009 pada 7:39 am

    @ kurdi

    orang kafir itu sama saja bagi mereka mau kamu beri peringatan atau tidak, mereka tidak beriman

  • 554. Kurdi  |  Agustus 8, 2009 pada 3:59 am

    @komikboy
    Al Fatihah itu Jelas “Firman Allah”.
    Dalam hadits kudsi Allah berfirman: “Aku membagi shalat (Al-Fatihah) antara Aku dan hamba-Ku menjadi dua bagian,untuk hamba-Ku yang dimintanya. Bila hamba-Ku mengucapkan,”Segala Puji bagi Allah Tuhan alam semesta”,Allah berfirman:”Hamba-Ku telah memuji-Ku”. Bila hamba-Ku mengucapkan…… Dst. (HR. Muslim,Malik,Turmudzi,Nasaa’i).
    Jadi jelas Allah berfirman utk diucapkan Hamba2-Nya.

  • 555. NURQIAM  |  Agustus 8, 2009 pada 12:09 pm

    @Iman2 KRISTEN
    MAKANYA JANGAN COBA2 BUAT ARTIKEL MACAM NI, ITU NAMANYA MEMBUKA KEBOBROKAN AGAMA KALIAN SENDIRI,DIMANA-MANA PERDEBATAN KALIAN SELALU KALAH,Karena yang kalian lawan adalah Hujjah ALLAH SWT. Dengan saudaraku KURDI saja yg katanya Lulusan SMA sering bolos Kalian keteter,belum lagi Ustadz,Kiyai,Ulama dst.

  • 556. CosmicBoy  |  Agustus 9, 2009 pada 4:39 am

    @ Hari,

    Terus NUBUAT akan KEDATANGAN TUHANNYA mana ? Padahal PERISTIWA KEDATANGAN TUHAN itu … Jauh LUAR BIASA dibandng hanya sekedar KEDATANGAN seorang NABI ?

    Omong siapa tidak ada?

    Kayaknya kamu belum pernah baca Al-Kitab ya?

    Susah amat sih, mau debat tapi ngga tau apa. Jadinya males.

    Dengar sini muslim cetex…

    Baca ini.

    “Sesungguhnya seorang Anak telah lahir untuk kita, seorang Putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Besar (El-Jibbor, Allahuakbar), Bapa yang Kekal (Ab’ har- Olam, Abu’ al-alam), Raja Damai (Al-Malik As-Salam). Besar kekuasaannya, dan damai sejahtera tidak akan berkesudahan di atas takhta Daud dan di dalam kerajaannya, karena ia mendasarkan dan mengokohkannya dengan keadilan dan kebenaran dari sekarang sampai selama-lamanya. Kecemburuan TUHAN semesta alam akan melakukan hal ini.” (Asyaya’ 9:6-7)

    ==> Anak atau Putera yang dinubuatkan akan dilahirkan 700 tahun kemudian ialah Penasihat Ajaib, Allah yg Besar, Bapa yang Kekal dan Raja Damai. Dia memiliki kuasa atas seluruh alam jagad ini dan kekuasaan-Nya berkekalan/tiada kesudahannya!

    “Dan engkau, hai Baituilaham Afrata, hai yang terkecil di antara kaum-kaum Yehuda, dari padamu akan bangkit bagi-Ku seorang yang akan memerintah Israel, yang permulaan-Nya dari kekal, yang permulaan-Nya dari azali.” (Mikha 5:1-2)

    ==> Ini, yang akan dibangkitkan yang sifat-Nya Maha Kekal & Maha Abadi!

    Tinggal baca wahai muslim cetex!

  • 557. CosmicBoy  |  Agustus 9, 2009 pada 4:45 am

    @ Kurdi,

    @komikboy (1) Allah dan (2) Manusia. yesus memiliki kedua-duanya.
    Yesus dan Allah adalah (esa) satu yg tdk terpisahkan.
    Seperti Tubuh Manusia ada tangan,kaki dll.(satu tubuh) Jika kaki disakiti sudah tentu tangan mengetahuinya,walau sifat kaki dan tangan adalah berbeda. KENAPA YESUS TIDAK TAHU SEDANG ALLAH TAHU ?

    Kayaknya analogi kamu ngga nyambung@ salah.

    Begini, Allah sudah menjadi manusia, bagaimana fungsinya, itu dalam bidang kemahakuasaan Allah. Ngga usah nyamai sama manusia2 yang lain.

    Allah tidak pernah jelas satu persatu kayak matematika. Sama seperti Allah menciptakan langit dan bumi@ alam semesta, Allah tidak jelaskan satu persatu. Yang kita tahu, Allah menciptakan dan hasil ciptaan-Nya ajaib/luar biasa. Bagaiman Dia menciptakan & prosesnya, itu kemahakuasaan Allah.

    Tinggal baca wahai muslim cetex.

  • 558. CosmicBoy  |  Agustus 9, 2009 pada 4:58 am

    @ Kurdi,

    @komikboy
    Al Fatihah itu Jelas “Firman Allah”.
    Dalam hadits kudsi Allah berfirman: “Aku membagi shalat (Al-Fatihah) antara Aku dan hamba-Ku menjadi dua bagian,untuk hamba-Ku yang dimintanya. Bila hamba-Ku mengucapkan,”Segala Puji bagi Allah Tuhan alam semesta”,Allah berfirman:”Hamba-Ku telah memuji-Ku”. Bila hamba-Ku mengucapkan…… Dst. (HR. Muslim,Malik,Turmudzi,Nasaa’i).
    Jadi jelas Allah berfirman utk diucapkan Hamba2-Nya.

    (1) Kamu belum nangkep pertanyaan saya. Kalian omong (dengan angkuh sekali), Al-Quran sungguh2 100% Firman Allah/Kata2 Allah/Ucapan Allah, tapi di Al-Fatihah, kayaknya itu doa seorang manusia. Kalian beri alasan dengan membawa2 Hadith Qudsi, aneh ya kalian ini, masak sumber yang bukan Firman/Wahyu dijadi sandaran menjelas/ menjawab “sumber wahyu yang adalah Al-Quran”!

    (2) Tidak ada indikasi bahwa itu Allah berfirman untuk diucapkan oleh manusia! Seharusnya ada indikasi seperti “Katakanlah, Ucapkanlah..” tapi Al-Quran asli ngga ada!

    (3) Lagipun, Al-Fatihah bukan Allah berfirman melainkan berdoa. Pastas Allah berdoa sebab doa ialah sifat ketundukkan, sifat makhluk. Masak Allah berdoa supaya doa itu diucapkan oleh manusia?

    (4) Kesimpulannya, Al-Fatihah bukan Kata2 Allah melainkan doa (mungkin juga ‘nabi’ kalian atau doa seorang manusia) kepada Allahnya. Justru membuktikan Al-Quran tidak 100% kata2 Allah. Al-Quran juga mempunyai kata2 ‘nabi’ kalian, kata2 para malaikat, kata2 para pengarang dll. Tidak percaya. Kita bisa bahas lebih lanjut. Saya akan buktikan!

    (5) Pada permulaan Islam, surah Al-Fatihah tidak ada dalam Al-Quran. Itu ditambahkan kemudian.

    (6) Pada permulaan Islam, ada pendapat yang mengatakan surah ini sepotong doa sebelum membaca Al-Quran, entah kenapa, tiba2 dimasukkan sebagai Firman/wahyu Allah dalam Al-Quran.

    (7) Pada permulaan Islam pernah ada bantahan supaya surah ini dikeluarkan dari al-Quran karena tidak bukan Firman Allah melainkan sepotong doa manusia!

    Tinggal baca wahai muslim cetex.

  • 559. CosmicBoy  |  Agustus 9, 2009 pada 5:05 am

    @ Kurdi,

    @komikboy >hadits yg anda kutip dlm katagori fiktif,boleh jadi palsu kenapa? Karena hadits itu bertentangan dgn hadits=> Nabi mengetahui racun dlm daging yg disuguhkan kepadanya. (Bukhari 1412).
    Bukti Nabi tdk Mati diracun:
    1.Perang khaibar terjadi pada th 628M (th 7H) pada bln feb. (dzul qa’dah 7H) Nabi & kaum Muslim melaksanakan Umratul qadha.
    2.Stlh perang khaibar ditaklukkan Nabi menikah dgn Shafiyah pada th yg sama.
    3….,4…,5…,6.Tgl 7 juni 632 M/senin 12 rabi’ul awal bertepatan dgn kelahiran beliau Nabi Wafat.

    (1) Kok hadith sendiri dibilang palsu? Ini beda dengan Kristen, yang palsu dan yang sahih sudah dituntaskan oleh para hawariyyun dan para tabiun. Makanya, orang Kristen ngga ada masalah kewibawaan Al-Kitab. Kalian ini ahhhh…ngga pernah habis2 soal hadith, mana sahih, mana palsu, mana dhaif dll. Capek dehhhhh.

    (2) Muslim cetex, baca baik2 kutipan saya itu. Sungguhpun ‘nabi’ kalian mati beberapa tahun kemudian, ‘nabi’ kalian tidak menolak bahwa kematiannya ialah kesan dari racun/kambing yang diracuni yang dimakannya sebelum itu. Pokoknya ‘nabi’ kalian sudah pada ngaku itu dia mati diracun. Kalian ini ahhh…gimana sih, maunya sampai2 menolak sember2 sahih kalian sendiri demi mau memenangkan debat.

    Tinggal baca.

  • 560. Kurdi  |  Agustus 9, 2009 pada 5:57 am

    @komikboy.
    Yg jelas hadits itu dari mana?
    Dalam Kitab Hadits Bukhari yg saya punya ngga ada hadits macam itu malah sebaliknya, Gampang aja kok buat hadits palsu,anda tinggal bilang “manusia tercipta dari udara” (bukhari vol. 7). Nah gampang bukan? Tapi lihat isi hadits itu bertentangan dgn Al-Qur’an dan hadits2 lain.

  • 561. Kurdi  |  Agustus 9, 2009 pada 7:52 am

    @komikboy “Al-Fatihah”.
    hadits Kudsi itu Firman Allah yg tdk dicantumkan dlm Al-Qur’an ! Allah menurunkan suratul Fatihah kemudian Allah yg menjelaskan lewat hadist kudsi-Nya. saya mejawab dgn dalil2 Agama kok Anda ngga terima? Beda dgn anda kalo ditanya Jawabnya pake otak,Nafsu, wah…Wah…

  • 562. Kurdi  |  Agustus 9, 2009 pada 8:55 am

    @komikboy=> Begini,Allah sudah menjadi manusia.Bagaimana fungsinya,itu dalam bidang Maha Kuasa Allah. Ngga usah nyamai sama manusia lain.
    #Yg ngga nyambung siapa sih sebenarnya? Apa ketika Allah menjadi manusia Lalu Lupa akan kapan datangnya hari kiamat? Atau pura2 ngga tahu? Allah Maha kuasa seharusnya Berkuasa utk mengetahui hari kiamat Walau dia Menjadi Manusia.

  • 563. Kurdi  |  Agustus 9, 2009 pada 2:27 pm

    @ALL KRISTEN Masih Ingat Kata2 kalian : “ALLAH KRISTEN ‘MAHA’. Mahanya Tdk ada batasannya”.(asal tdk melawan NATURE-NYA) Betul begitu? Tapi kenapa Allah yg “MAHA” ketika menjadi Manusia LUNTUR dari sifat MAHA-Nya?(tdk tau datangnya kiamat) why? Padahal yg menjadi manusia adalah ALLAH dengan ke MAHAanNYA.

  • 564. Budi Muhammad Natsir  |  Agustus 9, 2009 pada 4:37 pm

    Does the belief in Jesus (peace be upon him) as a ‘son of God’ really make sense?

    What exactly does ‘son of God’ mean?

    Can true salvation from God, be the punishment of someone else who is innocent from any of these crimes, to be punished as though he were guilty?

    Does God need someone to suffer severe punishment, even though they are trying, day after day.

    Did Jesus (peace be upon him) tell the people to take him as a god, or to worship him?

    Let us find the answer to these and other important questions about the nature of Jesus of Christianity and Islam.

    “Look to the Books”

    To begin, let us do a sample comparison of the teachings of the Holy Books of Almighty God.

    QURAN OF ISLAM

    “Say: Oh my servants who have transgressed against their souls! Despair not of the Mercy of Allah: for Allah forgives all sins, for he is Oft-Forgiving, Most Merciful.”
    [Noble Quran 39:53]

    “If anyone does evil or wrongs his own soul but afterwards seeks Allah’s forgiveness, he will find Allah Oft-Forgiving, Most Merciful.”
    [Noble Quran 4:110]

    “O you people! Adore your Guardian lord, who created you and those who came before you that you may become righteous.”
    [Noble Quran 2:21]

    “You will not find any people who believe in Allah and the Last Day, loving those who resist Allah and His Messenger, even though they were their fathers or their sons, or their brothers, or their kindred. For such He has written faith in their hearts and strengthened them with a spirit from Himself. And He will admit them to Gardens beneath which rivers flow, to well therein (forever). Allah will be well pleased with them, and they with Him. They are the Party of Allah. Truly it is the Party of Allah that will achieve Felicity.”
    [Noble Quran 58:22]

    New Testament of BIBLE

    “Why do you call me good? answered Jesus, No-one is good but God alone!”
    [Mark 10:18]

    “Do not think that I came to abolish the Law or the Prophets; I have not come to abolish them, but rather to fulfill them. I tell you the truth, until Heaven and earth disappear, not the smallest letter, not the least stroke of the pen; will by any means disappear from the Law until all things are accomplished. Anyone who breaks one of the least of these commandments and teaches others to do the same will be called least in the Kingdom of Heaven. But whoever keeps the commandments and teaches others to do the same will be called great in the Kingdom of Heaven.”
    [Matthew 5:17-19]

    “Not everyone who says to me, Lord, Lord will enter the kingdom of heaven, but only he who does the Will of the Father who is in Heaven. Many will say to me on the day, Lord, Lord, did we not prophesy in your name, and in your name drive out demons and perform many miracles? Then I will tell them plainly, I never knew you. Away from me, you evildoers!”
    [Matthew 7:21-23]

    Some leaders claimed, “This probably refers to the Mormons or somebody else. Don’t worry about it.”

    “Gabriel says Jesus will be “called the son of God” and he would be “given the Throne of David” to “rule the House of Jacob forever.””
    [Luke 1:35]

    “Enos was the son of Seth, and Seth was the son of Adam, and Adam was the son of God.”
    [Luke 3:38]

    Note: Adam, not Jesus, is listed in this genealogy of Jesus as the son of God, not Jesus.

    Later on, the priests are asking Jesus (peace be upon him) if he claims to be the son of God. He tells them in fact, it is they who are making this claim.

    “You say that I am.”

    Gospel of John contains the greatest number of references to “son of God”

    Jesus, speaking in the third person talked about the “Son of God” in [John 3:17 - John 5:24 - John 11:4 - John 11:27]

    Martha, one of the followers, calls Jesus, peace be upon him, “The Messiah, the Son of God”

    “The Messiah, the Son of God.”
    [John 20:31]

    But no verse makes the exact statement “Jesus is the Son of God and as such he is divine or God.”

    QURAN

    “O People of the Book! Commit no excesses in your religion: nor say of Allah anything but the truth. Christ Jesus, the son of Mary was (no more than) a Messenger of Allah, and His Word, which He bestowed on Mary, and a Spirit proceeding from Him: so believe in Allah and His Messengers. Say not “Trinity”: desist: It will be better for you: For Allah is One God: Glory be to Him: (Far exalted is He) above having a son. To Him belong all things in the heavens and on earth. And enough is Allah as a Disposer of affairs.”
    [Noble Quran 4:171]

    Notice in the Bible, the frequent link between the position of Jesus, peace be upon him, as the Messiah and the ‘son-ship.’

    The term ‘son of god’ can not, in itself, be considered enough to declare anything unique about Jesus, peace be upon him, as this term is used for many people throughout the Old and the New Testament.

    See above:
    [Luke 3:38]

    Also, in
    [Isaiah 63:8]
    refers to the entire house of Israel as being, ‘Sons of God’.

    Paul tells us about those who are led by the spirit:

    “because those who are led by the Spirit of God are sons of God.”
    [Romans 8:14]

    The word “Messiah” is one that more particularly seems to represent the station of the person predicted to appear and lead the people to the victory over this world.

    Oxford Companion of the Bible states Jews prior to Jesus (peace be upon him) hoped for a prophesied ruler, reigning with everlasting justice, peace and security for the “Sons of Israel.”

    BIBLE

    “A shoot will come up from the stump of Jesse; from his roots a Branch will bear fruit. The spirit of the Lord will be on him – the Spirit of wisdom and of understanding, the Spirit of counsel and of power, the Spirit of Knowledge and of the fear of the Lord – and he will delight in the fear of the Lord.”
    [Isaiah 11:1-2]

    “The days are coming, declares the Lord, When I will fulfill the gracious promise I made to the house of Israel and to the house of Judah. In those days and at that time I will make a righteous Branch sprout from David’s line; he will do what is just and right in the land. In those days Judah will be saved and Jerusalem will live in safety. This is the name by which it will be called: The Lord Our Righteousness. For this is what the Lord says: David will never fail to have a man to sit on the throne of the house of Israel, nor will the priests, who are Levites, ever fail to have a man to stand before me continually to offer burnt offerings, to burn grain offering and to present sacrifices.”
    [Jeremiah 33:14-18]

    “My servant David will be king over them, and they will all have one shepherd. They will follow my laws and be careful to keep my decrees. The will live in the land I gave to my servant Jacob, the land where your fathers lived. They and their children and their children’s children will live there forever, and David my servant will be their prince forever. I will make a covenant of peace with them, it will be an everlasting covenant. I will establish them and increase their numbers and I will put my sanctuary among them forever. My dwelling place will be with them; I will be their God, and they will be my people. Then the nations will know that I the Lord make Israel holy, when my sanctuary is among them forever.”
    [Ezekiel 37:24-28]

    “The scepter will not depart from Judah, nor the rules staff from between his feet, until he comes to whom it belongs and the obedience of the nations is his.”
    [Genesis 49:10]

    “I see him, but not now; I behold him, but not near. A star will come out of Jacob; a scepter will rise out of Israel. He will crush the foreheads of Moab, the skulls of all the sons of Sheth. Edom will be conquered; Seir, his enemy, will conquer, but Israel will grow strong. A ruler will come out of Jacob and destroy the survivors of the city.”
    [Numbers 24:17-19]

    God Incarnate? NOT HERE

    BIBLE

    Nathan the prophet (son of Solomon) said:

    “The Lord declares to you that the Lord Himself will establish a house for you: When your days are over and you rest with your fathers, I will raise up your offspring to succeed you, who will come from your own body, and I will establish his kingdom. He is the one who will build a house for my Name, and I will establish the throne of his kingdom forever. I will be his father and he will be my son.”

    (New Testament book of Hebrews stops here)

    Samuel continues:

    “When he does wrong, I will punish him with the rod of men, with floggings inflicted by men. But my love will never be taken away from him, as I took it away from Saul, whom I removed from before you.”
    [2 Samuel 7:12-15]

    “You are my Son; today I have begotten you.”
    [Hebrews 1:5]

    Does this support the case the doctrine that Jesus, peace be upon him, is the “begotten Son of God?”

    Old Testament BIBLE

    David is stating what God has proclaimed regarding David’s relationship to God

    “I will proclaim the decree of the Lord: he said to me, you are my Son; this day have I begotten you.”
    [Psalms 2:7]

    Note: The New International Version says the verse could be translated either as “become your Father” or as “begotten you” into English or Greek.

    New Testament BIBLE

    “He will be called the Son of God.”
    [Luke 1:35]

    Note: This does not state he “is” the son, but rather, he will be “called” the son of God.

    Or was he the “one anointed to preach Good News to the poor.” prophesied by Isaiah, and the Messiah proclaimed by Gabriel, the followers of Jesus, peace be upon him, Jesus, himself and the remained of the New Testament, he evidently would not be God.

    New Testament BIBLE

    “I tell you the truth”, Jesus answered, “before Abraham was, I am!”
    [John 8:58]

    “I am” is the term used to identify God to Moses, peace be upon him.

    New Testament BIBLE

    “For God so loved the world that He gave his only begotten son, that whoever believed in him should not perish but have everlasting life.”
    [John 3:16]

    This does not actually define Jesus, peace be upon him, as God, or as the Messiah or as a Prophet.

    Note: This verse was actually modified by Jerome in the 4th century.

    ARIUS (Early history of the Church) a popular leader from Alexandria, Egypt.
    He argued, Jesus (peace be upon him) was created and not ‘begotten.’
    He was charged with heresy and his followers were horribly oppressed by the Church.

    After the matter was ‘decided’ and ‘confirmed’ by the Council of Nicaea in 325 A.D. and in an effort to consolidate both beliefs, Jerome altered the original version of the Gospel of John 3:16 by changing the word ‘monogenes’ (unique) and substituted the word ‘ingenious’ meaning ‘only begotten.’

    What other ‘interpretations’ did the early Church Fathers invent to satisfy their claims of the divinity of Jesus, peace be upon him?

    Good question.

    New Testament BIBLE

    “But if I do it, even though you do not believe me, believe the miracles that you may learn and understand that the Father is in me, and I in the Father.”
    [John 10:38]

    “Don’t you know that I am in the Father and that the Father is in me? The words that I say to you are not my own. Rather, it is the Father, living in me who is doing this work.”
    [John 14:10]

    But further reading in the very same chapter:

    “On that day you will realize that I am in my Father, and you are in me, and I am in you.”
    [John 14:20]

    So how does he live in his disciples and how do they live in him? And if so, are they also, sons of God or Gods?

    Another good question.

    “But if anyone obeys his word, God’s love is truly made complete in him. This is how we know we are in Him. Whoever claims to live in Him must walk as Jesus did.”
    [1st John 2:5-6]

    (This is an epistle [letter] written by another ‘John,’ not John the Gospel er nor John the Baptist)

    Note: This indicates, living ‘in God’ means, ‘Obeying God’ commandments and following the Way of Jesus, peace be upon him.

    Twice in the New Testament, Jesus (peace be upon him) tells his followers how to pray saying, “When you pray, say this…”
    And the words are very clear, God’s Will be done on earth as it is in Heaven.

    BIBLE

    “I have given them the glory that you gave me, that they may be one as we are one; I in them and you in me. May they be brought to complete unity to let the world know that you sent me and have loved them even as you have loved me.”

    [John 17:22-23]

    The word used throughout chapter 10 and 17, for unity or one was the same, ‘heis’ meaning the number one. There is another word ‘hen’ which means a unity of essence. However, ‘hen’ is nowhere to be found in these chapters.

    Note: Conclusion is this is a prayer from Jesus, peace be upon him, to God that all of his followers would have the same relationship that he (Jesus) had.

    Understanding the word ‘one’ meanings understanding the way in which it is being used. For example a man and a woman become ‘one’ when they marry; someone might say, ‘One hopes for success’ or ‘We are one in agreement.’

    Jesus, peace be upon him, is supposed to have said,
    “If you have seen me, you have seen the Father.”
    In the very part of the Bible we find the verse wherein Jesus (peace be upon him) tells his followers, if they accepted a little child, then they also accepted Jesus, peace be upon him. Naturally, he did not mean the child was God or that he was a child.

    Christians are taught early in life, by doing good deeds and service for others, they are in fact allowing others to see Jesus in them.

    Why do we hold so tight to doctrines, even after realizing the incorrectness and false teachings?

    Yet another good question

    The Bible clearly teaches that Jesus, peace be upon him, is a man, born of a woman without any father, strengthened by a Spirit from God (Gabriel), sent by God to teach the Children of Israel the true meaning of belief and proper actions (following the commandments) that God would accept from them and as such, their ‘road to salvation.’

    One more time:

    BIBLE

    “In the beginning was the Word, and the Word was with God, and the Word was God. He was with God at the beginning.”
    [John 1:1]

    Jesus (peace be upon him) was the very “Word of God”.

    QURAN

    “O People of the Book! Commit no excesses in your religion: nor say of Allah anything but the truth. Christ Jesus the son of Mary was (no more than) A Messenger of Allah, and His Word, which He bestowed on Mary, and a Spirit proceeding from Him; so believe in Allah and His Messengers. Say not ‘trinity’: desist.”
    [Noble Quran 4:171]

    It is difficult for us to admit that we have been deceived for so many years by some many people, some of them very near and dear to us. The truth is, ‘Someone has been lying to us’ – on purpose.

    It is also difficult to consider the consequences of loosing faith in the doctrine of the Church, out of fear of loosing faith in God altogether.

    But there is wonderful hope, Grace, Mercy and Salvation for those who come to the correct belief and obey the commandments.

    Wisdom or Word?

    Oxford Companion to the Bible

    The words “wisdom” and ‘word’ were synonymous (exactly the same words) in Jewish thought at the time of Jesus.

    Old Testament BIBLE

    “The lord brought me forth at the beginning of his work before his deeds of old; I was appointed from eternity, from the beginning before the world began. When there were no oceans, I was given birth, when there were no springs abounding with water; before the mountains were settled in place, before the hills, I was given birth, before he made the earth or its fields or any of the dust of the world. I was there when he set the heavens in place, when he marked out the horizon on the face of the deep, when he established the clouds above and fixed securely the fountains of the deep, when he gave the sea its boundary so the waters would not overstep his command, and when he marked out the foundations of the earth. Then I was the craftsman at his side.”
    [Proverbs 8:22-30]

    “By Wisdom the Lord laid the earth’s foundations, by understanding he set the heavens in place; by his knowledge the deeps were divided, and the clouds let drop the dew.”
    [Proverbs 3:19]

    APOCRYPHA (hidden books of the Bible)

    Wisdom I and Wisdom II

    Sirach (also called: “Ecclesiasticus”) written by Jesus ben Sira, a devout Jew of Jerusalem, 200 years before Christ.
    These texts were a part of the Bible until the time of the Calvinists and the Protestant Reformation (hence the word – protest).

    Scrolls found at Wadi Qumran and Masada confirm these were always a part of the ancient version of the Bible, but obviously not something Protestants wanted anything to do with.

    Wisdom states:

    “Wisdom praises herself, and tells of her glory in the midst of her people. In the assembly of the Most High she opens her mouth, and in the presence of his hosts she tells of her glory: ‘I came forth from the mouth of the Most High and covered the earth like a mist. I dwelt in the highest heavens, and my throne was in a pillar of a cloud. Alone I compassed the vault of heaven and traversed the depths of the abyss. Over waves of the sea, over all the earth, and over every people and nation I have held sway. Among all these I sought a resting place; in whose territory should I abide? Then the Creator of all things gave me a command, and my Creator chose the place for my tent. He said, ‘Make your dwelling in Jacob, and in Israel, receive your inheritance.’ Before the ages, in the beginning he created me, and for all the ages I shall not cease to be. In the holy tent I ministered before him, and so I was established in Zion. Thus in the beloved city he gave me a resting place, and in Jerusalem was my domain. I took root in an honored people, in the portion of the Lord his heritage.”
    [Sirach 24:1-12]

    “For she is a breath of the power of God, and a pure emanation of the glory of the Almighty; therefore nothing evil gains entrance into her. For she is a reflection of eternal light, a spotless mirror of the working of God, and an image of His goodness. Although she is but one, she can do all things, and while remaining in herself, she renews all things; in every generation she passes into holy souls and makes them friends of God, and prophets.”
    [Wisdom of Solomon 7:25-27]

    Did the beginning of the Gospel of John indicate John believed the Spirit was sent by God to Jesus (peace be upon him) that it was the Spirit of Wisdom, Spirit of Prophecy, sent to all the prophets, with the same commandments and wisdom?

    Could the Spirit of Wisdom be with God since creation? Or perhaps the Spirit was the ‘Word of God’ that was uttered or breathed by God in the Beginning and then continued along with God in the rest of Creation?

    BIBLE APOCRAPHA

    “For wisdom, the Fashioner of all things, taught me.”

    [Wisdom of Solomon 7:22]

    Could the Spirit of Wisdom be the Holy Spirit that spoke to Mary about having her baby? And the same Holy Spirit that descending upon him at this baptism?

    BIBLE

    “Then John gave this testimony: ‘I saw the Spirit come down from heaven as a dove and remain on him. I would not have known him, except that the one who sent me to baptize with water told me, ‘The man on whom you see the Spirit come down and remain is he who will baptize with the Holy Spirit’”
    [John 1:32]

    All of this confirms without doubt the writers of the Old Testament and the New Testament were definitely on the lookout for a “Messiah” or “chosen leader of the way to salvation in this life and the next life.”

    The word in Hebrew for the ‘chosen one’ or ‘anointed one’ or ‘appointed one’ is ‘Messiah.’
    The word in Koine Greek for ‘Messiah’ is ‘Christos’ (became ‘Christ’).
    The word in Arabic for it is “Massih”

    Did Jesus, peace be upon him, ask people to pray to him, or to pray with him, to the God who sent him?

    Did Jesus, peace be upon him, claim to be God?

    Can the term “son of God” in English really present the meaning intended by the writers of the Bible?

    Now let us compare with compassion and wisdom in our hearts. Which of the two concepts make the most sense between Islam and Christianity when it comes to the subject of Jesus, peace be upon him?

    Let us compare the two and see what our wisdom and common sense tell us:

    According to the teachings of Islam in the Quran and the words of the last prophet, Muhammad, peace be upon him, Jesus, the son of Mary, was predicted, he came to earth as a baby with a mother but no father, he did amazing miracles by the permission of Allah, including even bringing a dead man back to life; he did demonstrate for his followers the very best of behavior and obedience to the commandments of God. And according to the Bible he personally prayed and ask God Almighty to save him from the fate of going to the cross.

    The Bible indicates Jesus prayers at Gethsemane went unanswered, even though he stayed up through the night crying and asking God, “Let this cup pass from me, even so, Your will be done.”

    Yet, according to Quran, Almighty God did answer his prayers. He did not go to the cross, but rather the likeness of him was put on another person who did go to the cross and Almighty God, caused Jesus, peace be upon him, to be saved, protected and he is with God and will return in the Last Days to lead the true believers to victory over the evil ones.

    Some have even speculated the one on the cross was the very one (Judas Thomas Iscariot) who sold out Jesus and his followers for thirty pieces of sliver.

  • 565. CosmicBoy  |  Agustus 10, 2009 pada 12:03 am

    @ Natsir,

    Please jangan COPAS. Sila bertanya hasil penelitian kamu.

    Cisciscis…muslim cetex.

    Dan jangan ngelesan. Jawab dulu apakah al-Fatihah itu kata2 Allah?

    Bisa?

    Ngeles trus! Takut amat sih.

  • 566. CosmicBoy  |  Agustus 10, 2009 pada 12:08 am

    @ Kurdi,

    @komikboy.
    Yg jelas hadits itu dari mana?
    Dalam Kitab Hadits Bukhari yg saya punya ngga ada hadits macam itu malah sebaliknya, Gampang aja kok buat hadits palsu,anda tinggal bilang “manusia tercipta dari udara” (bukhari vol. 7). Nah gampang bukan? Tapi lihat isi hadits itu bertentangan dgn Al-Qur’an dan hadits2 lain.

    ==> Oke, sila kirimkan Hadith itu berserta referensi lengkap. Saya akan teliti. Saya nunggu.

  • 567. CosmicBoy  |  Agustus 10, 2009 pada 12:54 am

    @komikboy “Al-Fatihah”.
    hadits Kudsi itu Firman Allah yg tdk dicantumkan dlm Al-Qur’an !

    (1) Iya saya tau, pertanyaan saya ialah apakah Hadis Qudsi kata2 Allah?

    (2) Kalau kamu bilang itu kata2 Allah, ngapa kata2 itu tidak masuk Al-Quran?

    (3) Setau saya, muslim hanya percaya Al-Quran itu satu2 wahyu/firman Tuhan, bukan Hadith “nabi” bukan Hadis Qudsi?

    Allah menurunkan suratul Fatihah kemudian Allah yg menjelaskan lewat hadist kudsi-Nya. saya mejawab dgn dalil2 Agama kok Anda ngga terima? Beda dgn anda kalo ditanya Jawabnya pake otak,Nafsu, wah…Wah…

    Gimana nih tong, hadiths Qudsi itu kan bukan kata2 Allah/bukan wahyu, masak sumber bukan wahyu menjelaskan sumber wahyu? Kalau bukan wahyu, maksudnya karangan manusia, masak karangan manusia menjelaskan ‘wahyu’ Tuhan? Ngerti ngga tong?

    Dan terakhir, jawab pertanyaan saya tentang Surah Al-Fatihah di no. 557. BIsa?

    Selamat menjawab.

  • 568. Budi muhammad Natsir  |  Agustus 10, 2009 pada 4:16 am

    @cosmicboy
    Alfatihah itu ialah ayat2 yang kami pakai untuk shalat
    katakanlah: sesungguhnya shalatku, hidupku dan matiku hanya untuk Allah.
    Dialah yang menurunkan ayat-ayat kitab termasuk al-fatihah. Dia menyesatkan siapa yang Dia kehendaki dan memberi petunjuk kepada-Nya siapa yang bertobat.

    dan tidaklah cosmicboy berada dalam kesibukan dan tidaklah dia membaca komentarku ini dan tidaklah dia berkomentar sesuatu, kecuali Allah menyaksikan saat dia melakukannya.

    tidakkah ada seseorang yang ingin tahu cara beribadah bertanya kepadamu: “apakah yang harus aku baca dalam shalat?”

    katakanlah olehmu: setelah takbir dan membaca do’a iftitah maka bacalah olehmu al-Fatihah itulah yang Allah telah ajarkan dalam kitab.

  • 569. Kurdi  |  Agustus 10, 2009 pada 6:21 am

    @komikboy “AL-FATIHAH”
    anda bingung ya kenapa dikatakan firman Allah tapi ada kata2 doa spt:”Tunjukilah kami kejalan yang Lurus”. masak kayak gini bingung? Saya kasih contoh: Seorang bapak mengajari anaknya bagaimana Cara yg sopan utk minta sesuatu kepada bapaknya sendiri kemudian sang bapak menyusun kata2 yg baik utk anaknya agar sang anak mengucapkan kata2 yg diajarnya tadi. Nah begitulah Al-Fatihah Allah Berfirman utk diucapkan hamba2nya… Bisa dimengerti?

  • 570. Kurdi  |  Agustus 10, 2009 pada 7:42 am

    @komikboy
    1.iya saya tau,pertanyaan saya ialah apakah hadits Qudsi itu kata2 Allah?).
    #benar hadits Qudsi adalah kata2 (Firman Allah).
    2.Kamu bilang itu kata2 Allah ngapa kata2 itu tdk masuk Al-Qur’an?
    #Al-Qur’an adalah Firman Allah, tetapi firman Allah belum tentu Al-Qur’an karena Allah berfirman dalam bentuk kitab lain spt taurat,jabur,injil, termasuk hadits Qudsi adalah firman-Nya yg bukan dlm bentuk Al-Qur’an.

  • 571. Kurdi  |  Agustus 10, 2009 pada 8:29 am

    @komikboy
    3.Setau saya,Muslim hanya percaya Qur’an itu satu2nya wahyu/firman Tuhan,bukan hadits “Nabi” bukan hadits Qudsi.

    He he he…Hanya sampai disitu saja pengetahuan anda? Tapi gaya anda seperti org yg sangat smart tentang Islam, dengan berkata bla…3x… Tanpa dasar ilmu? Dan kenapa anda tdk merespon pertanyaan saya: 561-562…?

  • 572. CosmicBoy  |  Agustus 10, 2009 pada 11:35 pm

    @ Natsir,

    Kamu ini ahhhh, nangkep atau tidak tulisan saya itu.

    Saya nanya, surah Al-Fatihah bukan kata2 Allah melainkan doa seorang manusia kepada Tuhannya.

    Kalian bangga/dengan angkuh mengatakan bahwa Al-Quran, 100% kata2 Allah, nih gimana?

    Doa seorang ialah kata2 manusia bukan kata2 Allah. Sila komentar.

  • 573. CosmicBoy  |  Agustus 10, 2009 pada 11:39 pm

    @ Kurdi,

    @komikboy “AL-FATIHAH”
    anda bingung ya kenapa dikatakan firman Allah tapi ada kata2 doa spt:”Tunjukilah kami kejalan yang Lurus”. masak kayak gini bingung? Saya kasih contoh: Seorang bapak mengajari anaknya bagaimana Cara yg sopan utk minta sesuatu kepada bapaknya sendiri kemudian sang bapak menyusun kata2 yg baik utk anaknya agar sang anak mengucapkan kata2 yg diajarnya tadi. Nah begitulah Al-Fatihah Allah Berfirman utk diucapkan hamba2nya… Bisa dimengerti?

    Seharusnya diomong begitu di surah Al-Fatihah, sayang ngga ada!

    Tidak ada indikasi di surah itu Allah mengajar berdoa.

    Maka ini membuktikan bahwa surah ini sungguh2 doa seorang manusia kepada Tuhannya.

    Doa seorang manusia ialah kata2 manusia bukan kata2 Tuhan. Ngerti ngga?

    Justru membuktikan bahwa Al-Quran tidak 100% kata2 Tuhan melainkan juga mengandungi kata2 manusia.

    Ngarang ini!

  • 574. CosmicBoy  |  Agustus 10, 2009 pada 11:44 pm

    @ Kurdi,

    @komikboy
    1.iya saya tau,pertanyaan saya ialah apakah hadits Qudsi itu kata2 Allah?).
    #benar hadits Qudsi adalah kata2 (Firman Allah).
    2.Kamu bilang itu kata2 Allah ngapa kata2 itu tdk masuk Al-Qur’an?
    #Al-Qur’an adalah Firman Allah, tetapi firman Allah belum tentu Al-Qur’an karena Allah berfirman dalam bentuk kitab lain spt taurat,jabur,injil,

    Waw, kalian masih percaya Taurat, Zabur & Injil Firman Allah?

    Jangan karena mau menang debat/omong, babi dihalalkan!

    termasuk hadits Qudsi adalah firman-Nya yg bukan dlm bentuk Al-Qur’an.

    Waw, yang benar nih.

    Ada Firman-Nya yang bukan dalam bentuk Al-Quran sedang beredar.

    Kenapa sih tidak dimasukkan saja ke dalam Al-Quran?

    Bisa jawab itu.

  • 575. CosmicBoy  |  Agustus 10, 2009 pada 11:46 pm

    @ Kurdi,

    @komikboy
    3.Setau saya,Muslim hanya percaya Qur’an itu satu2nya wahyu/firman Tuhan,bukan hadits “Nabi” bukan hadits Qudsi.

    He he he…Hanya sampai disitu saja pengetahuan anda? Tapi gaya anda seperti org yg sangat smart tentang Islam, dengan berkata bla…3x… Tanpa dasar ilmu? Dan kenapa anda tdk merespon pertanyaan saya: 561-562…?

    Ngga usah ngarang.

    Jawab aja lah.

    Hanya Al-Quran, wahyu/firman Allah, setuju?

  • 576. CosmicBoy  |  Agustus 10, 2009 pada 11:51 pm

    @ Kurdi,

    Terakhir…jangan kabur dan jangan ngelesan.

    Sila jawab postingan 557.

    Takut amat sih.

  • 577. CosmicBoy  |  Agustus 11, 2009 pada 12:03 am

    @ Kurdi,

    @komikboy=> Begini,Allah sudah menjadi manusia.Bagaimana fungsinya,itu dalam bidang Maha Kuasa Allah. Ngga usah nyamai sama manusia lain.
    #Yg ngga nyambung siapa sih sebenarnya?

    Gimana nih, kamu nanya sesuatu di luar akal. Kamu nanya sesuatu yang menjadi hak dan kedaulatan Allah. Dan saya menjawab dengan berkata: Itu dalam kekuasaan-Nya, akal kita tidak bisa mencernanya.

    Al-Kitab memberi pernyataan sejauh Allah mau menyatakan. Pernyataan Allah menjadi manusia sambil memelihara Diri-Nya dari menjadi makhluk sangat jelas. Gimana terjadi? Itu kan hak Allah, itukan kedaulatan Allah, itukan dalam kekuasaan-Nya. Ngerti tong?

    Apa ketika Allah menjadi manusia Lalu Lupa akan kapan datangnya hari kiamat? Atau pura2 ngga tahu?

    Kamu omong gitu sebab kamu bersikeras ngga mau ikut sistematika yang sudah saya nyatakan.

    Yang tidak tau Hari Kiamat ialah dari sisi/kapasitas manusiawi-Nya. Ngerti tong. Itu wajar karena itu dari sisi kemanusiaan-Nya. Dan kebetulan Yesus omong dari sisi/kapasitas kemanusiaan-Nya.

    Allah Maha kuasa seharusnya Berkuasa utk mengetahui hari kiamat Walau dia Menjadi Manusia.

    Betullllll ALLAH BISA.

    Bukankah di Injil, Yesus adalah Hakim, nah pasti Dia tau Hari Kiamat.

    Bukahkah di Injil, Yesus akan datang pada Hari Kiamat, nah pasti Dia tau bila Hari Kiamat itu.

    Karena apa?

    Karena Hakim dan tau Hari Kiamat ialah Sifat Allah. Ngerti tong?

  • 578. CosmicBoy  |  Agustus 11, 2009 pada 12:15 am

    @ Kurdi,

    @ALL KRISTEN Masih Ingat Kata2 kalian : “ALLAH KRISTEN ‘MAHA’. Mahanya Tdk ada batasannya”.(asal tdk melawan NATURE-NYA) Betul begitu? Tapi kenapa Allah yg “MAHA” ketika menjadi Manusia LUNTUR dari sifat MAHA-Nya?(tdk tau datangnya kiamat) why? Padahal yg menjadi manusia adalah ALLAH dengan ke MAHAanNYA.

    Dalam Kristologi (ilmu tentang Yesus), Yesus adalah 1 Peribadi dengan 2 hakikat, hakikat Allah (pada azalinya Dia Firman-Nya) dan hakikat manusia (dari jelmaan-Nya).

    Hakikat Allah TIDAK BERCAMPUR BAUR dengan hakikat manusia. Ngerti?

    Cth 1:

    Yesus mati disalib.

    Karena hakikat Allah TIDAK BERCAMPUR BAUR dengan hakikat manusia, maka yang mati ialah hakikat manusia, Allah TIDAK TURUT MATI! Ngerti tong?

    Cth 2:

    Yesus tidak tau Hari Kiamat.

    Karena hakikat Allah TIDAK BERCAMPUR BAUR dengan hakikat manusia, maka hakikat mana yang tidak tau Hari Kiamat itu?

    Sudah tentu itu hakikat manusia.

    Waktu itu Yesus omong dari kapasitas/hakikat manusia-Nya.

    Sudah tentu dari hakikat Allah, Yesus pasti tau Hari Kiamat karena sifat Allah yang Maha Tahu. Ngerti tong?

    Karena di Injil, Yesus adalah Hakim, maka Yesus pasti tau Hari Kiamat karena sifat Hakim ialah Maha Tahu. Masak bisa menghakimi segala perbuatan orang kalau Tidak Maha Tahu?

    Karena di Injil juga dikatakan Yesus akan datang pada Hari Kiamat, sudah tentu Yesus Maha Tahu karena masak Dia akan datang kalau tidak tahu waktunya kapan?

    Ini, tinggal baca.

    Jangan omong saya tidak ngejawab ke kamu.

  • 579. Kurdi  |  Agustus 11, 2009 pada 2:50 am

    Dari Abu Hurairah ra. Katanya:”setelah perang khaibar diduduki ada seorang menghadiahkan daging kambing yg beracun kepada Nabi saw. Lalu beliau bersabda:”Saya hendak bertanya kepadamu tentang satu hal! Adakah kamu mau memberikan keterangan yg sebenarnya kepada saya? Mereka menjawab,”ya”. Nabi saw. Bertanya kepada mereka,”siapa ayahmu? Mereka menjawab’si Anu’. Lalu beliau bersabda,”kamu dusta,akan tetapi ayahmu si Anu! Mereka itu berkata,”benar tuan! Beliau bertanya,”adakah kamu mau menjawab dgn benar kepada saya tentang sesuatu yg saya tanyakan? Mereka menjawab,”ya” hai Abu Qasim! Sekiranya kami berdusta tuan ketahui dusta kami sebagaimana tuan mengetahui tentang ayah kami,beliau menanyakan kepada mereka,”siapa ahli neraka?”. Mereka menjawab,”kami berada didalamnya dlm masa yg singkat,kemudian kamu gantikan kami didalamnya”. Nabi saw. Bersabda:”kamu akan tetap disiksa dlm neraka itu”.Kemudian beliau bersabda lagi,”adakah kamu mau menjawab dgn benar kepada saya tentang sesuatu yg saya tanyakan? Jawab mereka,”ya”. Abu Qasim! Beliau bertanya,”adakah kamu isikan racun dlm daging kambing ini? Jawab mereka,”ya”. Tanya beliau,”apakah yg mendorong kamu berbuat demikian?”. Jawab mereka,”maksud kami ialah,kalau kiranya tuan seorang sendusta,kami akan senang,dan kalau sekiranya tuan seorang Nabi,racun itu tdk membahayakan Tuan”. (HR. Bukhari 1412).

  • 580. stephen  |  Agustus 11, 2009 pada 3:16 am

    Jadi??? Apa sudahnya??

  • 581. mazterall  |  Agustus 11, 2009 pada 3:27 am

    @muslim

    susah banget sih ngajarinnya.
    sudah dibilang bahwa Yesus tidak bilang AKU tidak tahu.
    tapi mbulet kesana-sini.
    muslim2

  • 582. budimuhammad  |  Agustus 11, 2009 pada 3:36 am

    apa gunanya tulisanku untuk orang yang tidak bisa melihat?

  • 583. Budi muhammad Natsir  |  Agustus 11, 2009 pada 3:44 am

    @mazteral
    tentu saja kan yesus tidak bisa bahasa Indonesia

  • 584. Kurdi  |  Agustus 11, 2009 pada 4:24 am

    @komikboy
    hadits Rasulullah saw.Bukan utk tandingan Al-Qur’an! Dan Utk Al-Fatihah kenapa tdk dikatakan dalam Qur’an Bahwa itu utk diucapkan hamba-Nya.
    Al-Qur’an,Hadits(shahih) adalah keduaduanya pegangan Muslim. Jadi kalo di QUR’an diperintah sholat maka penjelasan bagaimana cara sholat kita mengacu kepada sabda/Sunnah Rasulullah saw.

  • 585. CosmicBoy  |  Agustus 11, 2009 pada 5:01 am

    @ Kurdi,

    Jadi??? Apa sudahnya??

  • 586. CosmicBoy  |  Agustus 11, 2009 pada 5:15 am

    @ Kurdi,

    @komikboy
    hadits Rasulullah saw.Bukan utk tandingan Al-Qur’an! Dan Utk Al-Fatihah kenapa tdk dikatakan dalam Qur’an Bahwa itu utk diucapkan hamba-Nya.

    ==> Mana jawabannya? Kok nanya balik?

    Al-Qur’an,Hadits(shahih) adalah keduaduanya pegangan Muslim.

    Muslim ada 2 pegangan.
    (1) Kitab Al-Quran yang menurut kalian adalah kata2 Tuhan.
    (2) Kitab Hadith yang menurut kalian karangan manusia.

    Kalian ada 2 kitab suci, yg satu ‘wahyu’, dan yang lain karangan manusia.

    Masak Allah perintahkan umatnya dibimbing oleh kitab karangan manusia?

    Beda dengan Kristen.

    Al-Kitab ialah ilham Allah. Kristen tidak berimankan/berpegang kepada Kitab karangan manusia seperti Hadith!

    Al-Kitab komplet dan lengkap.

    Orang Kristen cuman punya 1 Kitab, Al-Kitab, tiada yang lain. Dari sana (kitab itu) iman percaya/akidah dan kehidupan (akhlak & moral) Kristen didasarkan.

    Jadi kalo di QUR’an diperintah sholat maka penjelasan bagaimana cara sholat kita mengacu kepada sabda/Sunnah Rasulullah saw.

    Nah, itulah yang dikatakan kitab yang tidak lengkap dan tidak komplet!

    Lucu, masak ajaran lengkap datang dari kitab karangan manusia (yang bisa salah!) dan bukan wahyu Tuhan?

    Sesungguhnya kitab yang menjadi kitab manusia sebagai dasar/sandaran bukanlah kitab dari langit/wahyu melainkan sama2 kitab karangan manusia.

    Sebab apa?

    Sebab kitab dari langit/wahyu harus sempurna/lengkap/komplet. Ngga perlu dicari2 dari kitab karangan manusia@ Hadith.

    Tinggal baca.

    P/S Sila jawab pertanyaan 557.

  • 587. CosmicBoy  |  Agustus 11, 2009 pada 5:33 am

    @ Kurdi & Natsir,

    Al-A’raf [13] Allah berfirman: Turunlah engkau dari Syurga ini, kerana tidak patut engkau berlaku sombong di dalamnya; oleh sebab itu keluarlah, sesungguhnya engkau dari golongan yang hina.

    Al-A’raf [14] Iblis berkata: Berilah tempoh kepadaku hingga hari mereka dibangkitkan (hari kiamat).

    ==> Perhatikan, Surah Al-Araf, ayat 14, kata2 Iblis atau kata2 Allah?

    Sila jawab.

    Saya nunggu.

    Atau kalian mau omong, seperti ini:

    Nah begitulah Al-Fatihah Allah Berfirman utk diucapkan hamba2nya…

    sama seperti ini.

    Nah begitu, Al-Araf Allah berfirman utk diucapkan Setan/Iblis…”

    Hahahaha…

    Begitu? Muslim cetexx.

  • 588. Kurdi  |  Agustus 11, 2009 pada 6:00 am

    @komikboy
    “surah Al-A’raf 14″
    #Disinilah Al-Qur’an diperuntukkan hanya bagi org2 yg mau berfikir.
    Jelas dalam ayat itu Allah yg berfirman,Allah menceritakan kronologi saat ketika iblis mengucapkan kata2 tsb. Kata2 iblis itu spt: “berilah tempo kepadaku hingga hari mereka dibangkitkan (Kiamat).

  • 589. Kurdi  |  Agustus 11, 2009 pada 6:37 am

    @komikboy

    #Hadits Qudsi Ialah hadits yg bersumber dari Rasulullah saw. Dan disanadkan(dihubungkan/disandarkan) kepada Allah jalla jallaluhu. Apabila Rasulullah saw. Meriwayatkan hadits Qudsi biasanya mengucapkan kata “Allah berfirman”. Tapi firman itu tdk dimasukkan kedlm Al-Qur’an. Begitu juga “Uslub (susunan kata)nya tdk sama dgn uslub ayat2 Al-Qur’an. Kenapa tdk dimasukan dlm Qur’an? Hanya Allah yg tau dan itu hak Allah.

  • 590. Kurdi  |  Agustus 11, 2009 pada 7:10 am

    @komikboy Al Kristen
    #yg sebenarnya Yesus tau atau tdk datangnya hari kiamat? Kok anda mengatakan tau tapi kitab anda tdk,mana yg benar? Kalian tdk merasakan kejanggalan bahwa jika Allah menjadi manusia Ia lupa perihal hari kiamat? Tapi komikboy mengatakan 1+1=3 ya itu sudah masuk ruang iman saudara2 saya ngga bisa apa apa he he he…

  • 591. Kurdi  |  Agustus 11, 2009 pada 8:57 am

    Allah SWT. berfirman dalam hadits Qudsi : “Bani Adam (manusia) telah mencela Aku,padahal tidak selayaknya Ia mencela Daku. Ia telah menuduh bahwa Aku berdusta,padahal sebenarnya tidak sepantasnya ia menuduh-Ku demikian.Adapun celaan kepada-Ku ia ucapkan bahwa Aku mempunyai anak,padahal Aku-lah Allah yang Maha Esa tumpuan harapan kalian.Aku tidak melahirkan dan tidak dilahirkan.Bagi-Ku tiada tolak bandingan sesuatupun….”(HQR.Ahmad,Nasa’i dan Bukhari…).

  • 592. stephen  |  Agustus 12, 2009 pada 1:05 am

    Kurdi lari dari tajuk hahahahaahahahahahahahhahahahhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa………………………..

  • 593. mazterall  |  Agustus 12, 2009 pada 4:17 am

    @kurdi

    @komikboy Al Kristen
    #yg sebenarnya Yesus tau atau tdk datangnya hari kiamat? Kok anda mengatakan tau tapi kitab anda tdk,mana yg benar? Kalian tdk merasakan kejanggalan bahwa jika Allah menjadi manusia Ia lupa perihal hari kiamat? Tapi komikboy mengatakan 1+1=3 ya itu sudah masuk ruang iman saudara2 saya ngga bisa apa apa he he he…

    ====> Susah banget seh mengerti. Yesus sebagai manusia tidak tahu, tapi sebagai Allah dia tahu. gitu aja sulit nyambung.
    Di alkitab Yesus tidak bilang AKU TIDAK TAHU , tapi Dia bilang ANAK TIDAK TAHU. Ngerti ga sih?
    mana mungkin Yesus yang hari kiamat akan datang tapi Dia sendiri tidak tahu. capek deh sama muslim2 ini.

    Sekarang saya harap kamu jelaskan ayat ini

    Apabila sudah habis bulan-bulan Haram itu, maka bunuhlah orang-orang musyirikin di mana saja kamu jumpai mereka, dan tangkaplah mereka. Kepunglah mereka dan intailah di tempat pengintaian. Jika mereka bertaubat dan mendirikan sholat dan menunaikan zakat, maka berilah kebebasan kepada mereka untuk berjalan. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
    (QS. 9:5)

    Mengapa di Kitab suci kamu berisi ajaran yang jahat seperti ini?
    saudara Hari sudah mencoba menjelaskan, tetapi penjelasannya kosong dan tidak ada kelanjutannya.
    terima kasih

  • 594. CosmicBoy  |  Agustus 12, 2009 pada 4:28 am

    @ Kurdi,

    @komikboy
    “surah Al-A’raf 14″
    #Disinilah Al-Qur’an diperuntukkan hanya bagi org2 yg mau berfikir.
    Jelas dalam ayat itu Allah yg berfirman,Allah menceritakan kronologi saat ketika iblis mengucapkan kata2 tsb. Kata2 iblis itu spt: “berilah tempo kepadaku hingga hari mereka dibangkitkan (Kiamat).

    Oh…gitu.

    Allah mengulang ucapan/ perkataan Iblis.

    Perkataan/ucapan Iblis yang diulang Allah ialah Firman Alllah.

    Hahahaha…sistematika apa ini???

    Tetap aslinya bukan Firman Allah tapi ucapan Iblis, kok bisa ucapan2 Iblis (juga manusia yang lain) menjadi Firman Allah?

    Ada bantahan?

    Saya nunggu.

  • 595. CosmicBoy  |  Agustus 12, 2009 pada 4:38 am

    @ Kurdi,

    @komikboy Al Kristen
    #yg sebenarnya Yesus tau atau tdk datangnya hari kiamat?

    Yesus dari hakikat mana?

    Dari hakikat azali-Nya (Allah), pasti Dia Tau, wong sifat Allah ialah Maha Tahu.

    Dari hakikat manusia (jelmaan/tubuh yang dipakaikan sementara), itu kan manusia sejati, pasti tidak maha tahu.

    Kok anda mengatakan tau tapi kitab anda tdk,mana yg benar?

    Iya, jangan liat 1 ayat, sok tafsir. Al-Kitab tidak terdiri cuman 1 ayat. Ngerti?

    Di Yuhana 1:1-5 dan 17 sudah dinyatakan sistematika Yesus. Dia pada azali-Nya Allah, menjadi manusia, maka Yesus adalah Allah dan manusia.

    Allah, Dia bisa tahu kapan Kiamat.

    Dari kemanusiaan-Nya, ngga bisa. Kok sulit sih memahaminya!

    Kalian tdk merasakan kejanggalan bahwa jika Allah menjadi manusia Ia lupa perihal hari kiamat?

    Siapa bilang Allah lupa? ALLAH TIDAK LUPA.

    Yesus kata Anak tidak tahu, yang “tidak tahu” ialah sifat manusia-Nya.

    Tapi komikboy mengatakan 1+1=3 ya itu sudah masuk ruang iman saudara2 saya ngga bisa apa apa he he he…

    Ngarang nih.

    Saya tidak pernah omong 1+1 = 3.

    Cisciscis…

    Jangan gitu dong…jangan ngarang2.

  • 596. mazterall  |  Agustus 12, 2009 pada 5:05 am

    @muslim

    penjelasan ini gimana ya?


    QS 9:29
    Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan tidak (pula) kepada hari kemudian dan mereka tidak mengharamkan apa yang telah diharamkan oleh Allah dan Rasul-Nya dan tidak beragama dengan agama yang benar (agama Allah), (yaitu orang-orang) yang diberikan Al Kitab kepada mereka, sampai mereka membayar jizyah dengan patuh sedang mereka dalam keadaan tunduk.

  • 597. Kurdi  |  Agustus 12, 2009 pada 6:50 am

    @komikboy oh…Begitu.
    Allah mengulang ucapan/perkataan iblis…Perkataan/ucapan iblis yg diulang Allah ialah firman Allah?

    He he he Anda ini kuliah dimana? Lalu menurut kamu Harus bagaimana Allah menceritakan ketika berdialog dengan iblis pada waktu itu? Disitu Allah berfirman :bahwa Pada waktu itu iblis berkata sepeti itu,coba deh anda fahami sekali lagi.

  • 598. Kurdi  |  Agustus 12, 2009 pada 7:26 am

    @mazter
    untuk Qs. 9:5 dan 9:29.
    Al-Qur’an ada Asbabunnuzuul (sebab2 turunnya Ayat Al-Qur’an). Dan saudaraku Hari sudah menjelaskannya. Bahwa turunnya ayat itu berkenaan dgn peristiwa yg sepeti diterangkan oleh saudara hari. Allah hanya menyuruh memusuhi org2 yg memerangimu karena agama,atau org2 bahu membahu memerangi org2 Islam,atau org2 memusuhi Islam dan sejenisnya.

  • 599. Kurdi  |  Agustus 12, 2009 pada 7:48 am

    @komikboy (jelmaan/Tubuh yg dipakai sementara) “itukan manusia sejati” pasti tdk maha tau.
    #Oh…Jadi Yesus adalah manusia sejati toh? Ya ya itu saya setuju !!! Jadi Allah hanya mengirim Firman-Nya yg sementara lalu merasuki Tubuh yesus yg manusia sejati itu?? Berati yesus sejatinya bukan Tuhan!!!

  • 600. Kurdi  |  Agustus 12, 2009 pada 10:41 am

    KOMIKBOY SAY: Perkataan/Ucapan iblis yg diulang ialah firman Allah.
    Hahahaha… Sistematika apa ini ???
    #Perhatikan Ini Jahl !
    mathius 4:9 “(Iblis) berkata kepada-Nya : “Semua itu akan kuberikan kepada-Mu jika Engkau sujud kepada aku (iblis).”

  • 601. NURQIAM  |  Agustus 12, 2009 pada 12:27 pm

    @CosmicBOY

    sudah saya bilang Anda pasti keteter sama Kurdi he he he…
    Begitu PD-nya dikau mengatakan: “kata2 iblis yg diulang adalah firman tuhan” sistematika apa ini ??

    ==>Ngga taunya di al kitab sendiri ada hahaha maluuuuuu tuuuuh…!

    Ada bantahan ???

  • 602. CosmicBoy  |  Agustus 13, 2009 pada 6:21 am

    @ Kurdi,

    @komikboy oh…Begitu.
    Allah mengulang ucapan/perkataan iblis…Perkataan/ucapan iblis yg diulang Allah ialah firman Allah?

    Itu kesimpulan kamu. Sini saya copas.

    @komikboy
    “surah Al-A’raf 14″
    #Disinilah Al-Qur’an diperuntukkan hanya bagi org2 yg mau berfikir.
    Jelas dalam ayat itu Allah yg berfirman,

    He he he Anda ini kuliah dimana? Lalu menurut kamu Harus bagaimana Allah menceritakan ketika berdialog dengan iblis pada waktu itu? Disitu Allah berfirman :bahwa Pada waktu itu iblis berkata sepeti itu,coba deh anda fahami sekali lagi.

    Nah, you tell me. Itu kitab kalian. Masak saya yang harus jawab?

    Masalahnya ialah cara pengertian kalian tentang Firman Allah. Kalian omong (malah dengan angkuh sekali) Al-Quran 100% kata2 Allah. Tau2:

    (1) Ada doa seorang manusia kepada Tuhannya (Al-Fatihah 1-7)

    (2) Ada kata2/ucapan Iblis (Al-Araf 14)

    (3) Banyak lagi kata2 Nabi, para malaikat, kata Jibril, kata2 pengarang yang tidak diketahui asal-usulnya.

    Kayaknya kalian tidak pernah selidiki Al-Quran kalian.

  • 603. CosmicBoy  |  Agustus 13, 2009 pada 6:37 am

    @ Kurdi,

    @komikboy (jelmaan/Tubuh yg dipakai sementara) “itukan manusia sejati” pasti tdk maha tau.
    #Oh…Jadi Yesus adalah manusia sejati toh? Ya ya itu saya setuju

    Nah, saya omong bahwa sebelum itu (penjelmaan) ngga ada Yesus. Ngerti? Sekali lagi, ngga ada tubuh manusia yang bernama Yesus sebelum penjelmaan. Ngerti? Sebelum penjelmaan, ada Firman-Nya! Firman-Nya menjelma pada benih Maryam. Bagaimana bisa terjadi, hahahaha…itu kan mudah bagi Allah. Ngga ada yang mustahil bagi-Nya.

    !!! Jadi Allah hanya mengirim Firman-Nya yg sementara lalu merasuki Tubuh yesus yg manusia sejati itu??

    Iya tapi ngga saya ketemu kalimat kerasukkan dalam Injil. Yang saya ketemu ialah kalimat ‘inkarnasi-menjadi daging-menjelma’. So, jelas kamu ngarang. Mungkin juga buat ocehan murahan.

    Berati yesus sejatinya bukan Tuhan!!!

    Hahaha…itu sistematika apa????

    Kalau Allah yg maha kuasa jadi manusia, logiknya apa Dia?

    Allah tetap ADA, TIDAK BERUBAH & manusia itu ada.

    Yang manusia itu bukan Allah meskipun Allah menjadi manusia. Ngerti?

  • 604. CosmicBoy  |  Agustus 13, 2009 pada 6:40 am

    @ Kurdi,

    KOMIKBOY SAY: Perkataan/Ucapan iblis yg diulang ialah firman Allah.
    Hahahaha… Sistematika apa ini ???
    #Perhatikan Ini Jahl !
    mathius 4:9 “(Iblis) berkata kepada-Nya : “Semua itu akan kuberikan kepada-Mu jika Engkau sujud kepada aku (iblis).”

    Muslim cetexxx, pertahankan Al-Quran kalian tanpa membawa2 kitab suci orang lain. Bisa?

    Kita sedang ngebahas apa?

    Al-Quran kan.

    Nah, Al-Araf 14, ucapan Iblis atau Allah?

    Saya nunggu.

  • 605. CosmicBoy  |  Agustus 13, 2009 pada 6:43 am

    @ Nur,

    @CosmicBOY

    sudah saya bilang Anda pasti keteter sama Kurdi he he he…
    Begitu PD-nya dikau mengatakan: “kata2 iblis yg diulang adalah firman tuhan” sistematika apa ini ??

    ==>Ngga taunya di al kitab sendiri ada hahaha maluuuuuu tuuuuh…!

    Ada bantahan ???

    Hahaha…lucu kamu.

    Kita kan ngebahas Al-Quran. Ngga bisa jawab, ngeles ke kitab suci saya.

    Takut amat sih.

    Cisciscis…kalian ahhhhh…memang muslimm cetexx.

    Nih, kamu bisa bantu Kurdi.

    Al-Araf 14, kata2 Iblis atau Allah?

    Saya nunggu.

  • 606. Kurdi  |  Agustus 13, 2009 pada 10:17 am

    @komikboy =>pertahankan Al-Qur’an kalian tanpa membawa2 kitab suci org lain.Bisa? Kita sedang ngebahas apa? Al-Qur’an kan.

    #He he he… Pertanyaan anda tentang surat Al-A’raf 14 sudah saya jawab silahkan baca ulang jawaban saya!!

    nah sekarang pertanyaan saya adalah: mathius 4:9 “(Iblis) berkata kepada-Nya: “Semua itu akan kuberikan kepada-Mu jika Engkau sujud menyembah aku(iblis).”
    nah ini perkataa/firman Allah apa perkataan iblis?

  • 607. Kurdi  |  Agustus 13, 2009 pada 10:28 am

    @komikboy

    #Nampaknya anda mau berkelit ya,Pintar sekali anda ini be

  • 608. CosmicBoy  |  Agustus 13, 2009 pada 12:39 pm

    @ Kurdi,

    @komikboy =>pertahankan Al-Qur’an kalian tanpa membawa2 kitab suci org lain.Bisa? Kita sedang ngebahas apa? Al-Qur’an kan.

    #He he he… Pertanyaan anda tentang surat Al-A’raf 14 sudah saya jawab silahkan baca ulang jawaban saya!!

    Yang mana?

    Bisa copas?

  • 609. Ayung  |  Agustus 14, 2009 pada 9:26 am

    Buat CosmicBoy
    bego banget sih loeh udah tau bunyi surah Al-A’raf 14 mirip/sama dengan mathius 4:9. Kenapa loe nanyain Quran? Loe pura2 bego apa belaga gila loeh bis…bis…bis…Yesus bukan tuhan yesus manusia

  • 610. mazterall  |  Agustus 14, 2009 pada 11:53 am

    @ayung

    kok ngeles ke bible mas?
    jawab dulu pertanyaan cosmicboy.
    bisa??
    ditunggu loh

  • 611. CosmicBoy  |  Agustus 14, 2009 pada 1:35 pm

    @ muslim-muslim,

    Dengar sini, kalian omong (dengan angkuh sekali), Al-Qurannnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnn
    Firman/kata2 Allah.

    Nih, saya nanya, di Al-Araf, kata2 Iblis atau Allah?

    Dan di Al-Fatihah, doa manusia atau Allah yang berdoa?

    Takutttt amat sih?

  • 612. CosmicBoy  |  Agustus 14, 2009 pada 2:02 pm

    @ Pak Iman,

    Postingan saya di blog Iman Kristen kayaknya ngga bisa masuk sejak kelmarin malah diresponi dengan kalimat ‘discarded’, sampah??? Dicoba, dicoba, dicoba sampai ke hari ini masih ngga bisa tapi di blog lain oke.

    Bisa dicari penyebabnya.

    Tq.

  • 613. Ayung  |  Agustus 14, 2009 pada 2:52 pm

    @Co boy
    Pertanyaan2 loe sudah dijawab semua sama bang Kurdi terus loe maunya dijawab sesuai kemauan loeh iya… Basi loeh…Bego udah kalah ngga ngaku wee malu tuuh…Pake bilang jangan bawa2 kitab kotor org dong…He he he tau ngga kitab kotor? Kitab lapangan paulus :yesus anak tuhan,org-org kristen anak Tuhan,iman kristen juga anak Tuhan gimana tuh mana yg bener? Kalo anak tuhan diartikan hamba Tuhan berati yesus juga hamba Tuhan dong dong bukan Anak Tuhan. Ketahuilah paulus pembohong ! Loe ga mikir?

  • 614. CosmicBoy  |  Agustus 15, 2009 pada 7:59 am

    @ Ayung,

    Hahaha…

    Dengar sini muslim cetexxx, nih saya kasi link.
    http://answering-islam.org/Hahn/son.html
    http://www.answering-islam.org/Quran/Contra/qi034.html
    http://www.answers.com/topic/son-of-god

    Di sana, konsep Anak Allah tidak terhad kepada 1 makna? Ngerti?

    Baca dulu, kemudian kalo tidak mengerti, sila bertanya.

    Bisa?

  • 615. Ayung  |  Agustus 17, 2009 pada 3:19 pm

    @komik(obat batuk)

    Eh loe ketek amat…Loe lg debat disini ngapain nyuruh org liat2 keblog laen…Maksud loe apa? Takut loeh debat disini? Nih gue tanya: ayub 26:11 “tiang2 langit bergoyang-goyang tercengang cengang dgn hardik-Nya.” ini yg dikatakan Firman Tuhan? Langit ngga ada tiangnya tau! Masa Tuhan salah !

  • 616. stephen  |  Agustus 18, 2009 pada 2:28 am

    Apakah maksud ini? Ini:

    Luasnya Neraka
    YA ALLAH YA RAHMAN YA RAHIM, lindunglilah dan peliharakanlah kami,kedua
    ibubapa kami, isteri kami, anak-anak kami, kaum keluarga kami &semua orang
    Islam dari azab seksa api nerakaMu YA ALLAH.

    Sesungguhnya kami tidak layak untuk menduduki syurgaMu YA ALLAH,namun tidak
    pula kami sanggup untuk ke nerakaMu YA ALLAH.
    Ampunilah dosa-dosa kami, terimalah taubat kami dan terimalahsegala ibadah dan
    amalan kami dengan RAHMATMU YA ALLAH……AMIN…..

    .: Luasnya Neraka :.

    Yazid Arraqqasyi dari Anas bin Malik ra. berkata: Jibrail datangkepada Nabi
    saw pada waktu yg ia tidak biasa datang dalam keadaanberubah mukanya, maka
    ditanya oleh nabi s.a.w.: “Mengapa aku melihat kau berubah muka?”

    Jawabnya: “Ya Muhammad, akudatang kepadamu di saat Allah menyuruh supaya
    dikobarkan penyalaan api neraka, maka tidak layak bagi orangyg mengetahui
    bahawa neraka Jahannam itu benar, dan siksa kubur itubenar, dan siksa Allah
    itu terbesar untuk bersuka-suka sebelum ia merasaaman dari padanya.”

    Lalu nabi s.a.w. bersabda: “Ya Jibrail, jelaskan padaku sifatJahannam.”

    Jawabnya: “Ya. Ketika Allah menjadikan Jahannam, maka dinyalakanselama seribu
    tahun, sehingga merah, kemudian dilanjutkan seribu tahunsehingga putih,
    kemudian seribu tahun sehingga hitam, maka ia hitamgelap, tidak pernah padam
    nyala dan baranya. Demi Allah yg mengutusengkau dengan hak, andaikan terbuka
    sebesar lubang jarum nescaya akan dapat membakarpenduduk dunia semuanya kerana
    panasnya. Demi Allah yg mengutus engkau dengan hak, andaikan satu baju
    ahlineraka itu digantung di antara langit dan bumi nescaya akan matipenduduk
    bumi kerana panas dan basinya. Demi Allah yg mengutus engkaudengan hak,
    andaikan satu pergelangan dari rantai yg disebut dalamAl-Quran itu diletakkan
    di atas bukit, nescaya akan cair sampai ke bawahbumi yg ke tujuh. Demi Allah
    yg mengutus engkau dengan hak, andaikan seorang dihujung barat tersiksa,
    nescaya akan terbakar orang-orang yang di hujungtimur kerana sangat panasnya,
    Jahannam itu sangat dalam dan perhiasannya besi,dan minumannya air panas
    campur nanah, dan pakaiannya potongan-potonganapi. Api neraka itu ada tujuh
    pintu, tiap-tiap pintu ada bahagiannyayang tertentu dari orang laki-laki dan
    perempuan.”

    Nabi s.a.w. bertanya: “Apakah pintu-pintunya bagaikan pintu-pinturumah kami?”

    Jawabnya: “Tidak, tetapi selalu terbuka, setengahnya dibawah dari lainnya,
    dari pintu ke pintu jarak perjalanan 70,000 tahun,tiap pintu lebih panas dari
    yang lain 70 kali ganda.” (nota kefahaman:iaitu yg lebih bawah lebih panas)

    Tanya Rasulullah s.a.w.: “Siapakah penduduk masing-masing pintu?”

    Jawab Jibrail: “Pintu yg terbawah untuk orang-orang munafik, dan orang-orang
    ygkafir setelah diturunkan hidangan mukjizat nabi Isa a.s. serta keluarga
    Fir’aun sedang namanya Al-Hawiyah.
    Pintu kedua tempat orang-orang musyrikin bernama Jahim,
    Pintu ketiga tempat orang shobi’in bernama Saqar.
    Pintu ke empat tempat Iblis dan pengikutnya dari kaum majusibernama Ladha,
    Pintu kelima orang yahudi bernama Huthomah.
    Pintu ke enam tempat orang nasara bernama Sa’eir.”

    Kemudian Jibrail diam segan pada Rasulullah s.a.w. sehingga ditanya: “Mengapa
    tidak kau terangkan penduduk pintu ke tujuh?”

    Jawabnya: “Di dalamnya orang-orang yg berdosa besar dari ummatmu yg sampai
    mati belum sempat bertaubat.” Maka nabi s.a.w. jatuh pingsan ketika mendengar
    keterangan itu,sehingga Jibrail meletakkan kepala nabi s.a.w. di pangkuannya
    sehingga sedar kembali dan sesudah sedar

    nabi saw bersabda: “Ya Jibrail, sungguh besar kerisauanku dan sangat sedihku,
    apakah ada seorang dari ummat kuyang akan masuk ke dalam neraka?” Jawabnya:
    “Ya, iaitu orang yg berdosa besar dari ummatmu.”

    Kemudian nabi s.a.w. menangis, Jibrail juga menangis, kemudian nabi s.a.w.
    masuk ke dalam rumahnya dan tidak keluar kecuali untuk sembahyangkemudian
    kembali dan tidak berbicara dengan orang dan bila sembahyang selalu menangis
    dan minta kepada Allah. (dipetik dari kitab “PeringatanBagi Yg Lalai”)

    Dari Hadith Qudsi: Bagaimana kamu masih boleh melakukan maksiatsedangkan kamu
    tak dapat bertahan dengan panasnya terik matahari Ku. Tahukah kamu bahawa
    neraka jahanamKu itu:

    1. Neraka Jahanam itu mempunyai 7 tingkat
    2. Setiap tingkat mempunyai 70,000 daerah
    3. Setiap daerah mempunyai 70,000 kampung
    4. Setiap kampung mempunyai 70,000 rumah
    5. Setiap rumah mempunyai 70,000 bilik
    6. Setiap bilik mempunyai 70,000 kotak
    7. Setiap kotak mempunyai 70,000 batang pokok zarqum
    8. Di bawah setiap pokok zarqum mempunyai 70,000 ekor ular
    9. Di dalam mulut setiap ular yang panjang 70 hasta mengandungi lautan racun
    yang hitam pekat.
    10. Juga di bawah setiap pokok zarqum mempunyai 70,000 rantai
    11. Setiap rantai diseret oleh 70,000 malaikat

    Mudah-mudahan dapat menimbulkan keinsafan kepada kitasemua. Wallahua’lam.

    Al-Quran Surah Al- Baqarah Ayat 159 Sesungguhnya orang-orang yang
    menyembunyikan apa yang telah Kami turunkan dari keterangan-keterangan dan
    petunjuk hidayat, sesudah Kamiterangkannya kepada manusia di dalam Kitab Suci,
    mereka itu dilaknat oleh Allah dan dilaknat oleh sekalian makhluk.

  • 617. Hari  |  Agustus 19, 2009 pada 2:08 am

    To : stephen

    Alhamdulillah … Mudah-mudahan stephen yang nanya soal luasnya NERAKA ini adalah stephen yang suka ber argumentasi di forum ini ?

    Di jaman sekarang setelah diketemukannya kecepatan cahaya yang mendekati 300.000 km/detik, maka luas NERAKA kalau di ukur dengan kecepatan cahaya tersebut, SANGAT LUAS SEKALI ? Cukup untuk menampung MAKHLUK HIDUP yang pernah ada di BUMI (EARTH) ini dari sejak jaman Pre Cambrium sampai sekarang ?

    Berbicara masalah NERAKA adalah BERBICARA masalah PANASNYA saja ? Belum bicara masalah GRAVITASI-nya ? Ambil contoh … MATAHARI yang panasnya sekitar 50 juta derajat Celcius saja masih belum bisa menghanguskan BUMI ? Dan gravitasinya beberapa puluh kali dari Gravitasi BUMI ?

    Jadi pernyataan bahwa : andaikan satu baju ahli neraka itu digantung di antara langit dan bumi nescaya akan mati penduduk bumi kerana panas dan basinya. Artinya panasnya NERAKA itu jauh lebih HEBAT dari panasnya MATAHARI. Boleh jadi panasnya NERAKA itu MILYARAN derajat Celcius ? Karena benda sebesar baju penghuni NERAKA saja BISA MENGHANGUSKAN BUMI ?

    U- hal-hal SEBESAR persoalan NERAKA ini ? Kenapa MANUSIA mengacuhkannya saja ? Apakah ini BUKAN karena BUJUKAN IBLIS ? Yang MEMANG selalu menginginkan MANUSIA bersamanya di NERAKA ?

  • 618. stephen  |  Agustus 19, 2009 pada 4:42 am

    Hari, u no point!

  • 619. Kurdi  |  Agustus 19, 2009 pada 9:16 am

    “Dia (Allah) menciptakan langit tanpa tiang yang kamu melihatnya dan Dia meletakkan gunung-gunung (dipermukaan) bumi supaya bumi itu tidak menggoyangkan kamu dan memperkembang biakkan padanya segala macam jenis binatang. Dan Kami turunkan air hujan dari langit,lalu Kami tumbuhkan daripadanya segala macam jenis tumbuh-tumbuhan yang baik”. (Qs.Lukman:10).

    “Tiang-tiang langit bergoyang-goyang,tercengang-cengang oleh hardik-Nya”. (Ayub: 26:11).

  • 620. CosmicBoy  |  Agustus 19, 2009 pada 10:47 am

    @ Ayung,

    @komik(obat batuk)

    Eh loe ketek amat…Loe lg debat disini ngapain nyuruh org liat2 keblog laen…Maksud loe apa? Takut loeh debat disini? Nih gue tanya: ayub 26:11 “tiang2 langit bergoyang-goyang tercengang cengang dgn hardik-Nya.” ini yg dikatakan Firman Tuhan? Langit ngga ada tiangnya tau! Masa Tuhan salah !

    Hahahaha…muslim cetexxx, dengar sini.

    Kitab Ayub, itu jangan dibaca secara harfiah.

    Karena apa? Karena Kitab Ayub ditulis dengan genre puisi/syair. Ngerti?

    Penulis kitab Ayub (Nabi Ayub) bukan bermaksud untuk mengungkapkan fakta2 sains melainkan untuk menyatakan isi hati/perasaannya lewat syair. Ngerti?

    Cisciscis…pengetahuan Al-Kitab kamu sangat minim. Ayuh, belajar banyak lagi dehhhhh.

  • 621. CosmicBoy  |  Agustus 19, 2009 pada 11:08 am

    @ Kurdi,

    “Dia (Allah) menciptakan langit tanpa tiang yang kamu melihatnya dan Dia meletakkan gunung-gunung (dipermukaan) bumi supaya bumi itu tidak menggoyangkan kamu dan memperkembang biakkan padanya segala macam jenis binatang. Dan Kami turunkan air hujan dari langit,lalu Kami tumbuhkan daripadanya segala macam jenis tumbuh-tumbuhan yang baik”. (Qs.Lukman:10).

    ==> Muslim cetexxx, itu kan pengetahuan yang sudah umum. Perabdan sebelum itu udah pada tau bahwa
    (1) langit ngga ada tiang
    (2) air turun dari langit@ hujan
    (3) tumbuhan memperolehi pertumbuhannya lewat air hujan itu.

    Waw, waw, waw…ngga perlu genius untuk memahaminya.

    ==> Muslim cetexxx, ” Dia meletakkan gunung-gunung (dipermukaan) bumi supaya bumi itu tidak menggoyangkan kamu…”

    Yang benar nih…

    Masak?

    Gunung2 bukan berperan utk tidak menggoyangkan kita, itu salah fakta dan bertentangan dgn fakta sains/geolagi!

    Kalian harus menjawab sebab kalian percaya ini ayat menyangkut sains.

    “Tiang-tiang langit bergoyang-goyang,tercengang-cengang oleh hardik-Nya”. (Ayub: 26:11).

    ==> Maap, Ayub sedang mengungkapkan isi hatinya lewat syair/puisi. Ayub bukan omong sains. Ngerti ngga? Makanya jangan diliat/dibaca secara harfiah.

  • 622. Ayung  |  Agustus 20, 2009 pada 4:22 am

    @komik(obat batuk)
    goblog banget loeh Masa Kitab yg dikatakang Firman Tuhan dibilang Puisi/syair…? Dasar dungu,bego loeh…Dasa

  • 623. Ayung  |  Agustus 20, 2009 pada 4:42 am

    @komik(obatbatuk).
    Itu Kata2 ayub/kata2(firman) Tuhan? Kok bisa kata2 ayub dibilang Firman Tuhan… Dasar dangkal otak loeh…
    Ngga bener tuh paulus ngarangnye

  • 624. Ayung  |  Agustus 20, 2009 pada 5:14 am

    @komik(obatbatuk)
    gunung2 bukan berperan utk tdk menggoyangkan kita,itu salah fakta dan bertentangan dgn fakta sains/geologi!

    #fakta sains/geologi itu otak/ilmu manusia,sains dpt berubah-ubah sedang Firman Allah tdk,ilmu mahluk hanya sedikit,jika dibandingkan Dgn ilmu Allah bagaikan setetes air dilautan…

  • 625. CosmicBoy  |  Agustus 20, 2009 pada 5:46 am

    @ Ayung,

    @komik(obat batuk)
    goblog banget loeh Masa Kitab yg dikatakang Firman Tuhan dibilang Puisi/syair…? Dasar dungu,bego loeh…Dasa

    Waw, ketahuan ya kamu ini muslim cetexxx…

    Omong siapa Firman Tuhan itu puisi/syair! Saya bilang Firman Tuhan ditulis dalam gaya puisi/syair. Ngerti ngga nih (kayaknya ngga sih).

  • 626. CosmicBoy  |  Agustus 20, 2009 pada 5:54 am

    @ Ayung,

    @komik(obatbatuk).
    Itu Kata2 ayub/kata2(firman) Tuhan? Kok bisa kata2 ayub dibilang Firman Tuhan… Dasar dangkal otak loeh…

    Muslim cetexxx, kamu ini ahhhhh kalo omong, kasar sekali ya?

    Tau darimana kata2 Nabi Ayub bukan Firman Tuhan? Dan dari otoritas siapa kamu bilang kata2 Nabi Ayub bukan Firman Tuhan?

    Sila jelaskan?

    Ngga bener tuh paulus ngarangnye

    Saudara, saya mohon kalo bisa dikit pinter ya kalo berdiskusi. Jangan cuman jagoan buang angin busuk.

    Saudara, kitab Nabi Ayub sudah ditulis jauh2 sebelum Paulus lahir. Ngerti? Bahkan lebih dari 1400 tahun sebelum Paulus lahir? Ngerti?

    Maka omongnya biar pada yang benar/logik, nter diketawain sama orang.

    Sekarang jawab ini, sila berikan bukti2 ilmiah bahwa Paulus yang ngarang Kitab Nabi Ayub?

    Inilah, saya semakin hari semakin yakin dengan Al-Kitab saya karena respon2 muslim2 tidak berdasarkan sumber ilmiah malah sekadar buang angin busuk (omong kosong)!

    Tinggal baca.

  • 627. CosmicBoy  |  Agustus 20, 2009 pada 6:00 am

    @ Ayung,

    @komik(obatbatuk)
    gunung2 bukan berperan utk tdk menggoyangkan kita,itu salah fakta dan bertentangan dgn fakta sains/geologi!

    #fakta sains/geologi itu otak/ilmu manusia,sains dpt berubah-ubah sedang Firman Allah tdk,ilmu mahluk hanya sedikit,jika dibandingkan Dgn ilmu Allah bagaikan setetes air dilautan…

    Sebenarnya Al-Quran ialah hasil karangan dari otak manusia seperti ide2 dari Muhammad yang kemudian ditulis oleh para sahabatnya.

    Hasilnya, Al-Quran ngga klop dengan fakta2 sains.

    Jadi, kalo ngga bisa buktiin, jangan cari alasan lain.

    Cisciscis…pengetahuan apa kalo Al-Quran omong sesuatu yang udah lama diketahui orang!

    Dan mengenai gunung2 yang diciptakan untuk memastikan supaya bumi tidak bergoyang, itu memang dongeng/kepercayaan Arab jahiliah. Hahahaha…masih mau ngaku Al-Quran Firman Allah?

  • 628. Ayung  |  Agustus 20, 2009 pada 11:36 am

    @komik(obatbatuk)

    sebenarnya loeh tuh yg dibohongin sama paulus,loe

  • 629. Ayung  |  Agustus 20, 2009 pada 11:52 am

    Mana tiang langit? Mana ? Ada ngga? Itukah Firman Tuhan yg sesuai dgn sainssssss ! Tukang komik(ombatbatuk) ud dibohongin paulus eh malah dia bela paulus dgn berkata,”itu syair” kasihan deh loeh…!

  • 630. Ayung  |  Agustus 20, 2009 pada 12:12 pm

    Nabi ayub buat syair ngaco kayak gitu? selemah lemahnya Nabi masa iya bikin syair kaya orang mabok, “he he he gue mabok nih he he he deket gue bacok loeh…Noh liat tiang2 langit he he he… Tak gendong…Kemana2… He he he

  • 631. CosmicBoy  |  Agustus 20, 2009 pada 2:07 pm

    @ Ayung,

    Kamu ini kasar ya kalo omong.

    Cisciscis…

    Omong kamu ini kayak orang sedang bersyair…hahahaha…kacian sebetulnya kamu ini.

    Saya nanya ini, dari otoritas siapakah Nabi Ayub tidak bisa mencurahkan perasaannya?

    Jawab dong, kok diem?

    Muslim cetexxx…dengar sini, respon kalian sangat lemah. Ini membuat saya semakin hari semakin yakin dengan kebenaran Al-Kitab.

  • 632. CosmicBoy  |  Agustus 20, 2009 pada 2:10 pm

    @ Ayung,

    Sekali lagi, saya ulang, sila berikan bukti Kitab Nabi Ayub dikarang Paulus?

    Silakan kalo kamu punya bukti.

    Ada?

    Bisa?

    Takuttt amat sih.

  • 633. Ayung  |  Agustus 21, 2009 pada 3:24 am

    @tukang komik(obat)
    atas dasar ape loe bilang itu syair?? Atas dasar cuap2 loe doang? Ayo jawab! :d mana ada tiang langit? Ngga bisa jawab kan? Makan tuh iman loeh… Nanti dialam kubur baru loe tau…Dan jangan nanya dulu loe jawab aja dulu pertanyaan gue!

  • 634. CosmicBoy  |  Agustus 21, 2009 pada 5:30 am

    @ Ayung,

    Kayaknya kamu ini marah ya?

    Tenang mas.

    Begini.

    Tanya sama Nabi Ayub. Hahahaha…

    Udah baca apa belum Kitab Nabi Ayub?

    Menurut saya, kamu ini bukan saja ngga pernah baca Kitab Nabi Ayub, meliat sebuah Al-Kitab pun ngga pernah.

    Muslim cetexxx, bagi orang yang udah biasa membaca Kitab Nabi Ayub, Nabi Ayub mengungkapkan isi hati dan perasaaannya dalam gaya bahasa syair. Ngerti?

    Bukan hak kamu untuk menetapkan bagi Nabi Ayub caranya Nabi itu berkomunikasi dengan Tuhannya. Ngerti?

    Cisciscis…inilah akibat dari suatu umat yang diajar membaca dari kanan ke kiri. Bilamana membaca kitab suci orang lain, kacau balau.

    Pantess kalian masih muslim.

  • 635. CosmicBoy  |  Agustus 21, 2009 pada 5:32 am

    @ Muslim-muslim,

    Nih, di blog-blog sana belum ada muslim-muslim yang bisa menjawab tantangan saya seperti ini.

    Adakah Al-Quran, 100% kata2 Allah?

    Sila baca Surah Al-Fatihah di bawah ini.

    Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang (2) Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam (3) Maha Pemurah lagi Maha Penyayang, (4) Yang menguasai hari pembalasan (5) Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan (6) Tunjukilah kami jalan yang lurus, [yaitu] jalan orang-orang yang telah Engkau anugerahkan ni‘mat kepada mereka; bukan [jalan] mereka yang dimurkai [orang-orang yang mengetahui kebenaran dan meninggalkannya], dan bukan [pula jalan] mereka yang sesat [orang-orang yang meninggalkan kebenaran karena ketidaktahuan dan kejahilan]. (7)

    Ini kata2 Allah atau doa seorang manusia kepada Tuhannya?

    Ngga perlu genius untuk menjawannya.

    Anak TK pun bisa. Itu sudah jelas doa seorang manusia kepada Tuhannya bukan kata2 Tuhan!

    Justru membuktikan Al-Quran itu bukan 100% kata2 Tuhan melainkan juga terdapat doa/kata2 manusia.

    Kalian heran? Kalian kaget?

    Ada lagi, banyak itu.

    Di Al-Quran, banyak kata2 manusia, buah pikiran para pengarang, kata2 Jibril, kata2 malaikat, kata2 Iblis dll dan bukan hanya kata2 Allah. Justru membuktikan Al-Kitab bukan 100% kata2 Allah melainkan buah pikiran manusia!

    Hahahaha…1400 sudah berlalu, kok belum sadar kalian tertipu?

  • 636. Wedul Sherenian  |  Agustus 21, 2009 pada 6:30 am

    @Cosmic

    Emang bedanya Do’a ama kata-kata Allah apa?. Semisal Anda ini pemimpin otoriter, anda ingin pengikut anda berbakti pada Anda. Lalu anda membuat suatu kalimat dan kalimat itu anda berikan pada pengikut anda. Lalu anda menyuruh tiap pagi pengikut anda untuk membacanya. Gimana?

  • 637. mazterall  |  Agustus 21, 2009 pada 7:34 am

    @cosmicboy

    pak, muslim2 ini hebat benar ya?
    mereka pintar mengalihkan topik.
    ditanya tentang Surah Al-Fatihah mereka malah ngeles ke kitab ayub.

    beginilah lulusan ponpes.

  • 638. CosmicBoy  |  Agustus 21, 2009 pada 10:36 am

    @ Wedul,

    Oke, mana buktinya pernyataan kamu itu.

    Di surah Al-Fatihah, tidak ditulis “Katakanlah…”

    Tiada indikasi di surah itu Allah memerintah untuk diucapkan.

    Maka, jawaban kamu itu lemah.

  • 639. CosmicBoy  |  Agustus 21, 2009 pada 10:39 am

    @ Maz,

    Sebab mereka udah kalah omong.

    Saya hanya bisa ketawa-ketawi.

  • 640. Ayung  |  Agustus 21, 2009 pada 10:47 am

    @tukang komik
    loeh ngga nyambung2 ya ud berapa kali dijelasin tentang Alfatihah…Dan bukan gue yg mau ngatur Nabi Ayub tapi masa iya seorang nabi buat syair kayak gitu ngga sesuai dgn sains/fakta…Kayak orang mabok… Loe banyak omong dan sok pinter mana jawaban loeh? Cuma gitu aja?

  • 641. CosmicBoy  |  Agustus 21, 2009 pada 11:07 am

    @ Ayung,

    Ini, kamu salah lagi.

    (1) Penjelasan anda lemah. Al-Fatihan jelas2 doa seorang manusia (entah siapa) kepada Tuhannya BUKAN kata2 Allah! Malah pasa zaman awal Islam, surah ini pernah dikeluarkan dari Al-Quran karena ngga klop dengan ciri Al-Quran yg adalah Firman Allah.

    (2) Udah saya bilang, nabi Ayub menulis kitab dengan menggunakan gaya bahasa syiar. Nabi Ayub tidak bicarakan soal sains. Ngerti?

  • 642. Ayung  |  Agustus 21, 2009 pada 11:12 am

    @All kristen
    kira2 jam 3malam mathius 14:25).
    Kira2 12 org kisah para Rasul 19:7).
    Coba masa kalo bener firman Tuhan pake kira2,Tuhan apa itu katanya Maha tau?
    Masihkah kalian bertahan dengan iman kalian? Bo ya pada mikir dong!

  • 643. Kurdi  |  Agustus 21, 2009 pada 12:22 pm

    @Komikboy “…Surah ini pernah dikeluarkan dari Al-Qur’an karena ngga klop dgn ciri2 Al-Qur’an yg adalah Firman Allah.
    #terimakasih cosmicboy anda telah mengakui bahwa Al-Qur’an adalah firman Allah, begini,Mungkin anda salah lihat sejarahnya,Al-Fatihah itu dipermasalahkan bukan utk dikeluarkan dari Al-Qur’an,yg dipermasalahkan Alfatihah itu ditempatkan dimana didepan atau dibagian mana,dan ngga pernah ada sejarah bahwa akan dikeluarkan dari Quran? Mungkin anda melihat sejarahnya dari kacamata org2 yg dengki dgn Quran…

  • 644. CosmicBoy  |  Agustus 22, 2009 pada 4:15 am

    @ Ayung,

    Muslim cetexxx…

    Ngga bisa jawab, kok ngeles.

    Hahahaha…tipikal muslim karakter.

    Nih, pertanyaan saya, atas alasan apa Nabi Ayub tidak bisa nulis kitab suci dalam gaya bahasa syair?

    Lagi, Al-Fatihah itu jelas2 doa seorang manusia kepada Tuhannya bukan kata2 Tuhan. Ngerti? Maka terbuktilah kebohongan kalian bahwa Al-Quran itu benar2 100% kata-kata Tuhan!

    Lagi, saya ingin nanya, dalam gaya bahasa apakah Al-Quran ditulis?

    Lagi, tentang gunung2 yang kononnya diciptakan supaya bumi tidak goyang, itu terang2 bukan fakta sains, itu isapan jempol pengarang Al-Quran.

    Saya nunggu respon kamu.

  • 645. CosmicBoy  |  Agustus 22, 2009 pada 4:32 am

    @ Kurdi,

    @Komikboy “…Surah ini pernah dikeluarkan dari Al-Qur’an karena ngga klop dgn ciri2 Al-Qur’an yg adalah Firman Allah.
    #terimakasih cosmicboy anda telah mengakui bahwa Al-Qur’an adalah firman Allah,

    Hahahaha…muslim-muslim.

    Besar banget keinginan, mau2nya diakui.

    Apakah kamu ngga tau bahwa saya sedang membandingkan menurut pola pikir kalian.

    Cisciscis…1400 sudah berlalu, kok belum bisa tau baca-tulis?

    begini,Mungkin anda salah lihat sejarahnya,Al-Fatihah itu dipermasalahkan bukan utk dikeluarkan dari Al-Qur’an,yg dipermasalahkan Alfatihah itu ditempatkan dimana didepan atau dibagian mana,dan ngga pernah ada sejarah bahwa akan dikeluarkan dari Quran? Mungkin anda melihat sejarahnya dari kacamata org2 yg dengki dgn Quran…

    (1) Ada usaha supaya surah ini dikeluarkan karena tidak seperti ayat2/surah2 Al-Quran yg lain (kata2 Tuhan), surah Al-Fatihah ialah doa seorang manusia (entah siapa) kepada Tuhannya.

    (2) Kenapa di tempatkan di depan? Kenapa di tempatkan di belakang? Kenapa harus ada kekeliruan ini?

    Mungkin anda melihat sejarahnya dari kacamata org2 yg dengki dgn Quran…

    Maap, saya bukan gitu. Inilah kesulitan kalian, dilediki, kebakaran jenggut.

    Nih, ini dunia maya, ngga ada lagi penjagaan Islam, org Islam harus siap memberi pertanggungjawab atas pertanyaan2 yg diajukan. Jangan pula pertanyaan2 itu dianggap suatu penentangan/permusuhan terhadap Islam sehingga melahirkan tindakan agresif seperti menyelebih leher orang kapir seperti saya.

    Hahahaha…okelah…sila beri respon.

    Takut amat sih.

  • 646. CosmicBoy  |  Agustus 22, 2009 pada 5:02 am

    @ Muslimim dan muslimat,

    Dengar sini…di surah Al-Fatihah saja sudah ketahuan ia ialah doa seorang manusia (entah siapa) kepada Tuhannya bukan 100% kata2 Tuhan seperti yang diyakini kalian selama ini.

    Kalian dengan angkuh mengatakan Al-Quran 100% kata2 Tuhan, tidak ada sedikitpun kata2 manusia.

    Nih, Al-Fatihah itu apa? Jelas bahkan anak TK juga tau itu doa manusia!

    Nah, sudah jelas Al-Quran bukan kitab dari Tuhan, itu ngarang.

    Di awal surah sudah ngarang, apalagi kalo surah2/ayat2 seterusnya.

    Coba baca.

    [113:1] (Katakanlah): “Aku berlindung kepada Tuhan Yang Menguasai subuh,

    ==> Al-Quran bhs Arab tidak ada tanda kurung dengan kalimat Qul@ Katakanlah, itu ditambah/disisip untuk menipu para pembaca/org Islam bahwa Muhammad mengucapkan kata2 Tuhan! Yang jelas ialah itu sungguh2 ucapan Muhammad dan sama sekali bukan kata2 Tuhan yg diucapkan Muhammad. Aneh, para penerjemah tanpa segan2 dan penuh penipuan dengan sewenang2nya menyisip/menanbahkan kalimat/perkataan manusia (Katakanlah) kepada sebuah kitab yg mereka omong 100% kata2 Tuhan!

    [6:104] Sesungguhnya telah datang dari Tuhanmu bukti-bukti yang terang; maka Barang siapa melihat (kebenaran itu), maka (manfaatnya) bagi dirinya sendiri; dan barang siapa buta (tidak melihat kebenaran itu), maka kemudaratannya kembali kepadanya. Dan aku (Muhammad) sekali-kali bukanlah pemelihara (mu).

    ==> “Dan aku sekali-kali bukanlah pemelihara.” Ini kata siapa kalo bukan Muhammad? Nah, terbuktikan Al-Quran bukan 100% kata2 Allah melainkan terdapat kata2 Muhammad.

    [27:91] Aku hanya diperintahkan untuk menyembah Tuhan negeri ini (Mekah) Yang telah menjadikannya suci dan kepunyaan-Nya-lah segala sesuatu, dan aku diperintahkan supaya aku termasuk orang-orang yang berserah diri.

    ==> Sekali lagi, yang berbicara jelas sekali adalah Muhammad sendiri, yang mencoba menghalalkan pembunuhan orang Mekka yang tidak berdosa, yang tidak mau mengikuti Tuhan nya Muhammad. Para penterjemah menambahkan kata “Katakanlah” dalam terjemahan mereka, yang tidak ada dalam versi bahasa Arab.

    Yang udahlah…

    Terima saja bahwa Al-Quran itu karangan manusia.

    Jangan takut pada kebenaran.

  • 647. Kurdi  |  Agustus 22, 2009 pada 12:08 pm

    @komikboy
    anda memang benar2 org tak berilmu faqih sekali pemahaman anda…
    Allah mengajarkan dengan perantaraan kalam ngerti? Allah mengajarkan apa apa yg manusia tdk mengerti,mengenai: hukum dll. Termasuk Allah mengajarkan do’a kepada manusia tetap dgn perantaraan kalam, cukup puas?

  • 648. Kurdi  |  Agustus 22, 2009 pada 1:01 pm

    @komikboy
    Sedikit fakih(faham) namun banyak bicara.

  • 649. CosmicBoy  |  Agustus 23, 2009 pada 3:24 am

    @ Kurdi,

    Iya, saya secara umum mengerti kok Allah mengajar manusia tapi dibagian mana di Al-Fatihah ditulis itu.

    Kalo ada pasti ada kalimat “Qul” (Katakanlah) tapi ngga ada.

    Kalo ada pasti ditulis kayak di Matius “Demikianlah harus kamu berdoa: Ya Allah, Bapa kami yang di sorga, Maha Suci nama-Mu…( Matius 6;9-10). Di Matius, terkesan kan doa itu diajar Tuhan, tidak ada indikasi seperti itu di Al-Fatihah.

    Kalo ada, mengapa di awal sejarah Islam,ada upaya supaya surah ini dikeluarkan dari Al-Quran?

    Kalo ada, mengapa di awal sejarah, surah ini diperdebatkan oleh alim ulama sama ada surah ini sungguh2 Firman Tuhan atau hanya doa seorang manusia kepada Tuhannya?

    Ngga perlu orang pinter untuk ngejawabnya.

  • 650. Wedul Sherenian  |  Agustus 24, 2009 pada 4:52 am

    @ Wedul,

    Oke, mana buktinya pernyataan kamu itu.

    Di surah Al-Fatihah, tidak ditulis “Katakanlah…”

    Tiada indikasi di surah itu Allah memerintah untuk diucapkan.

    Maka, jawaban kamu itu lemah.

    ini adalah ayat Al-Quran yang pertama kali muncul, QS Al-Alaq 96

    [96.1] Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan,

    [96.2] Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah.

    [96.3] Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah,

    [96.4] Yang mengajar (manusia) dengan perantaraan kalam.

    Kami disuruh membaca apa yang difirmankan

    coba bandingkan dengan ayat matius 6:9-13, ini :

    6:9 Karena itu berdoalah demikian: Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu,
    6:10 datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.
    6:11 Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya
    6:12 dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami;
    6:13 dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. (Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin.)

  • 651. Wedul Sherenian  |  Agustus 24, 2009 pada 4:55 am

    KOREKSI

    @COSMIC
    =================================================
    @ Wedul,

    Oke, mana buktinya pernyataan kamu itu.

    Di surah Al-Fatihah, tidak ditulis “Katakanlah…”

    Tiada indikasi di surah itu Allah memerintah untuk diucapkan.

    Maka, jawaban kamu itu lemah.

    ini adalah ayat Al-Quran yang pertama kali muncul, QS Al-Alaq 96

    [96.1] Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan,

    [96.2] Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah.

    [96.3] Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah,

    [96.4] Yang mengajar (manusia) dengan perantaraan kalam.


    ================================================

    Kami disuruh membaca apa yang difirmankan

    coba bandingkan dengan ayat matius 6:9-13, ini :

    6:9 Karena itu berdoalah demikian: Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu,
    6:10 datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.
    6:11 Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya
    6:12 dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami;
    6:13 dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. (Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin.)

  • 652. Wedul Sherenian  |  Agustus 24, 2009 pada 4:58 am

    KOREKSI

    @COSMIC BOY
    ===============================================
    @ Wedul,

    Oke, mana buktinya pernyataan kamu itu.

    Di surah Al-Fatihah, tidak ditulis “Katakanlah…”

    Tiada indikasi di surah itu Allah memerintah untuk diucapkan.

    Maka, jawaban kamu itu lemah.
    ================================================
    ini adalah ayat Al-Quran yang pertama kali muncul, QS Al-Alaq 96

    [96.1] Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan,

    [96.2] Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah.

    [96.3] Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah,

    [96.4] Yang mengajar (manusia) dengan perantaraan kalam.

    Kami disuruh membaca apa yang difirmankan

    coba bandingkan dengan ayat matius 6:9-13, ini :

    6:9 Karena itu berdoalah demikian: Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu,
    6:10 datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.
    6:11 Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya
    6:12 dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami;
    6:13 dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. (Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin.)

  • 653. CosmicBoy  |  Agustus 24, 2009 pada 6:53 am

    @ Wedul,

    Saya omong Al-Fatihah, kok bawa2 surah Al-Alaq.

    Sekali lagi jawab yg ini.

    Oke, mana buktinya pernyataan kamu itu.

    Di surah Al-Fatihah, tidak ditulis “Katakanlah…”

    Tiada indikasi di surah itu Allah memerintah untuk diucapkan.

    Maka, jawaban kamu itu lemah.

    Nah, Kurdi udah kabur, Ayung juga…kamu lagi-lagi bawa sesuatu yg ngga ada hubungan.

    Muslim, mau ngeles ke mana lagi.

    Udah ketahuan Al-Quran kitab karangan manusia…di surah Al-Fatihah itu doa seorang manusia (entah siapa) kepada Tuhannya. Ini jelas membuktikan bahwa Al-Quran tidak 100% kata2 Tuhan melainkan kata2/kumpulan doa manusia.

    Ini baru surah Al-Fatihah, banyak lagi itu.

    Ada kata2 Nabi, ada pikiran para pengarang (entah siapa), ada kata2 Jibril, ada kata2 para malaikat…

    1400 tahun, kalian udah tertipu!

  • 654. Hari  |  Agustus 24, 2009 pada 7:52 am

    To : CosmicBoy; Stephen; mazterall

    Anda BISA bahasa ARAB tidak ? Kalau BISA ngomongnya ENAK ? Karena TEKS ASLI Al-QUR’AN itu diturunkan dalam bahasa ARAB yang tentunya dalam bahasa tersebut ada KAIDAH-KAIDAH yang harus dituruti, baik dari sisi GRAMATIKAL maupun keindahannya ? Sebagaimana BAHASA-BAHASA lainnya ? Masing-masingnya memiliki kekhususannya.

    Kalau Al-QUR’AN itu CIPTAAN MANUSIA ? Pertanyaannya … Dari sisi ISI dan HURUF pun dari sejak Nabi MUHAMMAD SAW sd sekarang TIDAK ADA PERUBAHAN, meskipun sudah tersebar di SELURUH DUNIA ? Apakah ada KITAB yang sama dengan ini ?

    Kalau BIBEL … Ambil BIBEL abad 7; 8; 9; 10; 11 Masehi dan seterusnya, kemudian bandingkan dengan BIBEL Abad 21 ini ? Apakah huruf-hurufnya TIDAK BERUBAH ? Jelas BERUBAH … Karena bahasa IBRANINYA … TIDAK DISERTAKAN ke terjemahan yang ada. Kedua, jumlah ayatnya, apakah TETAP SAMA ? Ternyata TIDAK ? Kenapa ? Karena pada dasarnya … Ini adalah hal TERSULIT untuk memisahkan mana ucapan ALLAH, ISA maupun para pengikutnya ? Itu yang membedakan dengan ISLAM, dimana Al-QUR’AN itu adalah FIRMAN ALLAH SWT, sedangkan Ucapan dan TINDAKAN Nabi MUHAMMAD SAW terkodifikasi dalam hadist yang keabsahannya memiliki tingkatan-tingkatan ? Kalau FIRMAN ALLAH itu harus diYAKINI secara ABSOLUT alias TANPA RESERVE.

    Saya jadi KETAWA NGAKAK … Orang nggak tahu kok NGOMONG ya ? Bahwasanya GUNUNG itu sebagai PASAK alias PEMBERAT agar bumi (tanah) tidak GOYANG-GOYANG ditertawakan ? Apakah mereka itu TIDAK TAHU bahwasanya BUMI laksana BUBUR ? Bagian dalamnya panas dan mudah bergerak ? Sedangkan dibagian atasnya yang sudah MENDINGIN itu ada selapisan tipis berupa selaput yang agak keras ? Kalau dalamnya mudah mengalir ? Karena panas INTI BUMI dan LAPISAN LUAR INTI BUMI ? Maka GUNUNG yang berat itu akan menjadi PASAK atau PEMBERAT agar TANAH tidak goyang-goyang ? Yang beginian saja TIDAK NGERTI ? Dan mengatakan dengan SOK sekali dengan mengatakan bahwa ayat QUR’AN yang berkaitan dengan GUNUNG tsb TIDAK SESUAI dengan SAINS ? GUNDULMU … ? Kalau nggak PAHAM lebih baik jangan NGOMONG … ? Entar diketawain … ? He … He … He …

  • 655. Wedul Sherenian  |  Agustus 24, 2009 pada 8:43 am

    @COSMIC

    udah dikasih tahu, saat pertama ayat Al-Quran turun, disuruh membaca,,,jadi ayat Al-Quran itu dibaca. Entah itu konteksnya ajaran doa, seperti matius 6:9-13. Lagian itu kan sudut pandangmu aja yang bilang itu doa. Lagian kalau itu doa hebat dong, dibaca tiap shalat…ngalahin ayat injil hehehe

  • 656. CosmicBoy  |  Agustus 24, 2009 pada 12:40 pm

    @ Hari,

    To : CosmicBoy; Stephen; mazterall

    Anda BISA bahasa ARAB tidak ? Kalau BISA ngomongnya ENAK ? Karena TEKS ASLI Al-QUR’AN itu diturunkan dalam bahasa ARAB yang tentunya dalam bahasa tersebut ada KAIDAH-KAIDAH yang harus dituruti, baik dari sisi GRAMATIKAL maupun keindahannya ? Sebagaimana BAHASA-BAHASA lainnya ? Masing-masingnya memiliki kekhususannya.

    Hahahaha…kalian yang tidak tau berbahasa Arab.

    Kalian menghafal kitab kalian tapi kalian ngga tau isinya.

    Tau ngga, waktu teman saya (muslim) wisata ke Mesir, sambil berjalan di kaki lima, dia terdengar orang membaca kitab suci. Sangkanya mereka sedang baca Al-Quran, tau2 mereka sedang membaca Al-Kitab. Hahahha…

    Nih, jangan jadikan alasan bahasa untuk tidak bisa menjawab pertanyaan2 saya ttg surah Al-Fatihah, takut amat sih…

    Kalau Al-QUR’AN itu CIPTAAN MANUSIA ? Pertanyaannya … Dari sisi ISI dan HURUF pun dari sejak Nabi MUHAMMAD SAW sd sekarang TIDAK ADA PERUBAHAN, meskipun sudah tersebar di SELURUH DUNIA ? Apakah ada KITAB yang sama dengan ini ?

    Omong kosong. Ini penipuan yang disebarkan kepada orang2 Islam yang buta huruf@ ngga tau baca-tulis.

    Tau ngga, di dunia ini mayoritas negara yang yg punya buta huruf tertinggi ialah negara2 muslim.

    Malah, hampir 50-80% negara2 ini rakyatnya buta huruf.

    Ini juga salah satu strategis penjagaan Islam.

    Lebih bodoh mereka lebih senang dikontrol. Ngerti?

    Asal para kiyai@ ustaz omong itu ini, langsung percaya kayak burung beo.

    Nih, sila baca. Al-Quran kalian ternyata punya banyak perbedaan bacaannya.

    Sila ke answering-islam.org/Green/seven

    Kalau BIBEL … Ambil BIBEL abad 7; 8; 9; 10; 11 Masehi dan seterusnya, kemudian bandingkan dengan BIBEL Abad 21 ini ? Apakah huruf-hurufnya TIDAK BERUBAH ? Jelas BERUBAH … Karena bahasa IBRANINYA … TIDAK DISERTAKAN ke terjemahan yang ada.

    Kamu sedang nulis cerpen ya…omong apa sih?

    Jamin huruf2nya tidak berubah. Hanya karena bhs Ibrani tidak disertakan ke terjemahan bukan bermakna hurufnya berubah…hahahaha.

    Al-Kitab bahasa Ibrani Teks Asli tetap dijadikan referensi. Nah, baca ini.

    Sila ke scripture4all.org/OnlineInterlinear/OTpdf/gen1

    Kedua, jumlah ayatnya, apakah TETAP SAMA ? Ternyata TIDAK ? Kenapa ? Karena pada dasarnya … Ini adalah hal TERSULIT untuk memisahkan mana ucapan ALLAH, ISA maupun para pengikutnya ?

    Tetap sama.

    Dan untuk pengetahuan kamu, Al-Kitab ialah Firman Allah dalam pengertian Al-Kitab ialah kitab kesaksian hubungan Allah dan umat manusia sepanjang zaman.

    Pada awal Islam, Al-Quran versi2 lain berbeda dari segi surah dan dari segi jumlah ayat.

    Sila ke deafmissions.com

    Itu yang membedakan dengan ISLAM, dimana Al-QUR’AN itu adalah FIRMAN ALLAH SWT,

    Omong kosong Al-Quran 100% Firman Allah.

    Sudah saya buktikan bahwa Al-Fatihah ialah doa seorang manusia (entah siapa) kepada Tuhannya bukan kata2 Tuhan.

    Sudah saya buktiin bahwa terdapat kata2 Muhammad dalam Al-Quran.

    Maka, kalian omong kosong dan ini merupakan suatu upaya untuk menipu orang Islam yg buta huruf!!!

    sedangkan Ucapan dan TINDAKAN Nabi MUHAMMAD SAW terkodifikasi dalam hadist yang keabsahannya memiliki tingkatan-tingkatan ? Kalau FIRMAN ALLAH itu harus diYAKINI secara ABSOLUT alias TANPA RESERVE.

    Hahahah…Hadith karangan manusia. Karangan manusia tetap bukan kitab dari langit. Karangan manusia pasti punya kelemahan, kecatatan. Hadith2 nabi banyak yg palsu, sampai sekrang kalian tidak tau mana bagian yang palsu mana yang sahih. CPD kitab gitu. Kok ada tingkatan. hahahaha…omong kosong.

    Saya jadi KETAWA NGAKAK … Orang nggak tahu kok NGOMONG ya ? Bahwasanya GUNUNG itu sebagai PASAK alias PEMBERAT agar bumi (tanah) tidak GOYANG-GOYANG ditertawakan ? Apakah mereka itu TIDAK TAHU bahwasanya BUMI laksana BUBUR ? Bagian dalamnya panas dan mudah bergerak ? Sedangkan dibagian atasnya yang sudah MENDINGIN itu ada selapisan tipis berupa selaput yang agak keras ? Kalau dalamnya mudah mengalir ? Karena panas INTI BUMI dan LAPISAN LUAR INTI BUMI ? Maka GUNUNG yang berat itu akan menjadi PASAK atau PEMBERAT agar TANAH tidak goyang-goyang ? Yang beginian saja TIDAK NGERTI ? Dan mengatakan dengan SOK sekali dengan mengatakan bahwa ayat QUR’AN yang berkaitan dengan GUNUNG tsb TIDAK SESUAI dengan SAINS ? GUNDULMU … ? Kalau nggak PAHAM lebih baik jangan NGOMONG … ? Entar diketawain … ? He … He … He …

    Al Baqarah 22:
    “Dialah yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap,…”

    Oloh tidak tahu bumi ini bulat.

    Oloh bilang bumi ini sebagai HAMPARAN!

    Bagaikan karpet yang dihamparkan.

    Maksudnya menurut Oloh, bumi ini RATA.

    Waduh…pengetahuan Oloh mengenai bumi ngga pas

    Baca ini;

    Ulama Arab, Grand Mufti ‘Abdul ‘Aziz ibn ‘Abdullah ibn Muhammad ibn ‘Abdullah al-Baz (1910-1999), mengeluarkan fatwa bahwa bumi berbentuk datar.

    Ibn Baz berkata:

    “The earth is flat. Whoever claims it is round is an atheist deserving of punishment.” Yousef M. Ibrahim, “Muslim Edicts take on New Force”, The New York Times, February 12, 1995, p. A-14.

    Ibn Baz meraih penghargaan Service to Islam dari Raja Faisal, dan ditunjuk sebagai Grand Mufti pada tahun 1994 oleh Raja Fahd.

    Kenapa dia bisa berkata gitu?

    Sebab bumi itu datar asalnya dari Al-Quran.

    Al-Quran itu ngga ada kesalahannya. Al-Quran itu “Firman Oloh”. “Firman Oloh” ngga bisa salah.

    Kalo Oloh berfirman bahawa Oloh menjadi bumi itu sebagai hamparan, itu harus diterima sebagai satu kebenaran sungguhpun bertentangan dengan sains.

    Tinggal baca.

  • 657. CosmicBoy  |  Agustus 24, 2009 pada 12:51 pm

    @ Wedul,

    @COSMIC

    udah dikasih tahu, saat pertama ayat Al-Quran turun, disuruh membaca,,,jadi ayat Al-Quran itu dibaca.

    (1) Itu di Al-Alaq disuruh baca ayat itu saja tidak disuruh baca di Al-Fatihah.

    (2) Lagi, kenapa tak sebut “Bacalah” seperti di Al-Alaq.

    (3) Itu kan doa bukan baca, seharusnya omong: Berdoalah bukan bacalah…hikhikhik…

    (4) Kesimpulan tiada indikasi “bacalah/katakanlag” dan juga tiada indikasi surah itu diajar Tuhan. Kok “Firman Allah” kalian kurang jelas, apa kurang sempurna gituuuuuu. Liat aja Matius 6:9-13, Demikianlah harus kamu berdoa:”….”; jelas dan sempurnakan.

    Entah itu konteksnya ajaran doa, seperti matius 6:9-13. Lagian itu kan sudut pandangmu aja yang bilang itu doa. Lagian kalau itu doa hebat dong, dibaca tiap shalat…ngalahin ayat injil hehehe

    Kata2 manusia itu hebat???? Terserah kalian mau ulang kata2 manusia/dia manusia itu. Tapi itu jelas doa seorang manusia kepada Tuhannya, entah itu Muhammad, tiada yang tau, entah itu salah seorang pengarang Al-Quran, yang pasti ada yang nulis…itu pokoknya.

    Lagian, saya bukan buat pertandingan lho, dan lagian itu sudut padang kamu yg omong kata2 manusia itu hebat, tapi bagi saja biasa aja. Kalian bersandarkan kata2 manusia saya bersandar kuasa dari Firman Tuhan dalam Matius 6:9-13.

    Tinggal baca.

  • 658. Hari  |  Agustus 25, 2009 pada 1:56 am

    CosmicBoy … Inilah KEGOBLOGAN KAMU … Pernah diajari KALKULUS tidak ? Kalau TIDAK PERNAH … Saya maklum, makanya kamu TIDAK BISA melihat secara KALKULUS ? Dengan dy .. dx, maka suatu lengkungan bisa jadi datar ? Terus apanya yang SALAH ? Hamparan itu bukan berarti DATAR ? Bisa saja jadi LENGKUNGAN ? Dan itu bisa dibuktikan secara MATEMATIS ? Kaau NGOMONG … Eloe itu JANGAN asal NJEPLAK ? Kalau TIDAK TAHU lebih GENTLE bilang TIDAK TAHU ? Tapi sudah TIDA TAHU merasa PALING TAHU ?

    Gini saja pertanyaan dari saya ? Siapa penemu KALKULUS itu ? Dan SIAPA yang BERSETERU dalam PENEMUAN KALKULUS itu ? Nggoblok-nggoblokin orang ISLAM senaknya saja ?

    Hai CosmicBoy ? Kalau kamu memang BENAR-BENAR orang yang BERIMAN pada YESUS sebagaimana KEYAKINAN KAMU ? Pernakah kamu melihat BUKTI OTENTIK yang KAMU KATAKAN REFERENCE BIBEL tersebut ? Dan kalau kamu PERNAH MELIHATNYA ? Apakah kamu TIDAK TERPIKIR untuk MENTERJEMAHKAN SENDIRI bukti OTENTIK tersebut ? Atau MENCARI TERJEMAHAN lain selain TERJEMAHAN yang ada ? Kenapa TERJEMAHAN HARUS SATU ? Padahal sebagai bahasa KUNO … PASTI ada kata-kata yang TIDAK ADA PADANANNYA dengan JAMAN SEKARANG ? Tapi kenapa KAMU TIDAK MEMPERSOALKAN hal ini ? Apakah ini BUKAN KEBODOHAN yang TERAMAT SANGAT … HANYA PERCAYA BEGITU SAJA atas TERJEMAHAN yang ada ?

    Kalau HANYA PERCAYA BEGITU SAJA atas TERJEMAHAN YANG ADA ? Kenapa kamu salahkan bahkan menggoblok-goblokan orang ISLAM ? Terjemahan Al-QUR’AN itu banyak sekali ? Dalam Bahasa Indonesia tidak kurang dari 10 buah TERJEMAHAN ? Kalau begitu SIAPAKAH yang GOBLOG ? Orang yan hanya PERCAYA pada SATU dan SATU-SATUNYA TERJEMAHAN ? Atau yang ada pilihan minimal 10 buah ? Cobalah INTROSPEKSI ?

    Coba … ? Yang dipakai dalam PROSESI RITUAL GEREJA KATHOLIK itu BAHASA APA ? Ibrani atau LATIN ? Katakanlah kalau kamu tahu ? Kenapa HARUS menggunakan BAHASA LATIN ? Padahal YESUS yang adalah ISA itu dilahirkan dari keluarga YAHUDI dan LINGKUNGAN YAHUDI ? Kenapa BISA berubah menjadi BAHASA GREEK ?

    CosmicBoy … Kalau KAMU tidak tahu banyak tentang BANYAK HAL ? Lebih baik JUJURLAH KAMU dengan KETIDAKTAHUAN KAMU itu ?

  • 659. Wedul Sherenian  |  Agustus 25, 2009 pada 3:25 am

    @COSMIC

    (1) Itu di Al-Alaq disuruh baca ayat itu saja tidak disuruh baca di Al-Fatihah.

    (2) Lagi, kenapa tak sebut “Bacalah” seperti di Al-Alaq.

    (3) Itu kan doa bukan baca, seharusnya omong: Berdoalah bukan bacalah…hikhikhik…

    nabi Muhammad cuma bertuga menyampaikan wahyu untuk dibaca

    Seorang nabi akan Kubangkitkan bagi mereka dari antara saudara mereka, seperti engkau ini; Aku akan menaruh firman-Ku dalam mulutnya, dan ia akan mengatakan kepada mereka segala yang Kuperintahkan kepadanya. (Ulangan 18:18.)

  • 660. mazterall  |  Agustus 25, 2009 pada 3:30 am

    @hari

    CosmicBoy … Inilah KEGOBLOGAN KAMU … Pernah diajari KALKULUS tidak ? Kalau TIDAK PERNAH … Saya maklum, makanya kamu TIDAK BISA melihat secara KALKULUS ? Dengan dy .. dx, maka suatu lengkungan bisa jadi datar ? Terus apanya yang SALAH ? Hamparan itu bukan berarti DATAR ? Bisa saja jadi LENGKUNGAN ? Dan itu bisa dibuktikan secara MATEMATIS ? Kaau NGOMONG … Eloe itu JANGAN asal NJEPLAK ? Kalau TIDAK TAHU lebih GENTLE bilang TIDAK TAHU ? Tapi sudah TIDA TAHU merasa PALING TAHU ?

    =====> wah, saya baru tahu ternyata Al-quran tidak untuk semua kalangan. hanya untuk yang mengerti kalkulus saja.
    wuih….

  • 661. mazterall  |  Agustus 25, 2009 pada 3:35 am

    @wedul

    Seorang nabi akan Kubangkitkan bagi mereka dari antara saudara mereka, seperti engkau ini; Aku akan menaruh firman-Ku dalam mulutnya, dan ia akan mengatakan kepada mereka segala yang Kuperintahkan kepadanya. (Ulangan 18:18.)

    =====> coba lihat kata seperti engkau ini

    ====>kata ini berarti Nabi yang akan datang itu akan memiliki kemiripan dengan Musa. saya tanya pada anda,apa kesamaan Muhammad dengan Musa??

  • 662. Kurdi  |  Agustus 25, 2009 pada 7:32 am

    @mazterALL&komikboy

    #Apa yg anda tuduhkan tentang “Islam”.Semuanya ngambang…Sebab Anda2 tdk paham Apa itu Al-Qur’an,Apa itu hadits. Dan anda mencoba mengutip Hadits palsu, “Nabi mati diracun”. Hanya utk menyerang, hasilnya,bukannya Muslim menjadi Murtad,eeeh… Malah ngetawain Anda!! Kalo mau nyerang Muslim, Bo’ya dipajajari dahulu apa itu Al-Qur’an,hadits ! Cz: Al-Qur’an ada latar belakang (sebab2 turunnya) dan QURAN jelas tdk ada satupun org yg bisa merubahnya,nah kalo hadits ada yg baik,lemah,palsu dll. (lihat:http//:www.UTakbranykeblglain.Com).
    Ngga ada salahnya mempelajari hadist bukan? Dan kapan COSMICBOY mau Masuk Islam?

  • 663. Wedul Sherenian  |  Agustus 25, 2009 pada 10:14 am

    @MAZTER

    KESAMAAN NABI MUHAMMAD DAN NABI MUSA :

    1. Sama-sama punya bapak dan ibu
    2. Sama-sama menikah (berkeluarga)
    3. Sama-sama ditaati (raja) bagi pengikutnya
    4. Sama-sama meninggal dan lahir dengan manusiawi

    Gimana Coy….???

  • 664. mazterall  |  Agustus 25, 2009 pada 10:47 am

    @wedul

    terimakasih atas jawaban anda, sekarang mari kita tinjau satu persatu.
    anda tidak keberatan kan??

    1. Sama-sama punya bapak dan ibu

    ====> saya juga punya ayah dan Ibu, jangan2 saya nabi yang dimaksud??

    2. Sama-sama menikah (berkeluarga)

    ===>orang2 banyak tuh yang menikah…
    jadi hal ini bukan persamaan

    3. Sama-sama ditaati (raja) bagi pengikutnya

    =====> Presiden aja diikuti oleh semua rakyatnya. jadi ini juga bukan persamaan

    4. Sama-sama meninggal dan lahir dengan manusiawi

    ====> semua orang pasti lahir dan meninggal bung.


    kesimpulannya adalah persamaan yang anda maksud terlalu umum, jadi tidak bisa terima.
    sekarang mari klta lihat persamaan Yesus dengan musa.


    Semasa jaman kanak-kanak, musa terancam pembunuhan oleh Fir’aun, seperti juga Isa pada masa kanak-kanaknya juga terancam untuk dibunuh oleh Herodas. Tidak semua orang yang dilahirkan menghadapi ancaman pembunuhan pada saat yang masih kanak-kanak.
    • Sewaktu kelahiran Musa, Fir’aun sangat marah dan mengarahkan semua budak-budak lelaki yang berusia dua tahun ke bawah harus dibunuh. Ketika Isa dilahirkan Herodas juga sangat marah dan mengarahkan agar budak lelaki di bawah umur dua tahun dibunuh. Di dalam dunia ini hanya dua peribadi ini saja yang menghadapi pengalaman ancaman pembunuhan ketika masih kanak-kanak. (edit)
    • Semasa jaman kanak-kanaknya, Musa dijaga oleh anak perempuan Fir’aun. Dan semasa kecil Isa dijaga oleh Yusuf yaitu bapa angkatnya. Tidak semua anak di dunia ini dipelihara oleh orang yang dipilih oleh Allah semasa jaman kanak-kanaknya ketika dia menghadapi ancaman.
    • Semasa jaman kanak-kanaknya juga, Musa tinggal jauh dari rumahnya di Mesir. Ini terjadi sama dengan Isa yang hidup di dalam buangan di Mesir. Tidak semua kanak-kanak semasa kecil hidup jauh dari negerinya, seperti Mesir.
    • Ketika Musa telah menjadi utusan Tuhan, dia menerima kuasa dari Tuhan untuk melakukan mukjizat, seperti juga Isa yang menerima kuasa sebagai Firman yang hidup, dan menerima kuasa untuk melakukan mukjizat seperti menyembuhkan orang sakit dan membangunkan orang yang telah mati.
    • Musa membebaskan kaumnya yang dipaksa untuk terus menjadi budak, tetapi Isa membebaskan orangnya dari cengkaman dosa dan maut.

    gimana?sadar tidak kalau nabi kamu nabi palsu, yang tidak dinubuatkan???

    tinggal baca

  • 665. Kurdi  |  Agustus 25, 2009 pada 11:04 am

    @Imankristen Cosmicboy

    sebelum terlambat Hayo buru2 deh kalian Masu

  • 666. Kurdi  |  Agustus 25, 2009 pada 11:51 am

    @komikboy
    1.Kira2 jam 3 malam (mathius 14:25/markus 6:48).
    2.Kira2 jam 3 petang (kisah para Rasul 10:3) dan masih banyak lagi ayat yg katanya firman Tuhan (Allah). Tapi kok ragu2 tidak mantap,apakah benar Tuhan berkata pake kira2? ini firman Tuhan apa karangan manusia?

  • 667. CosmicBoy  |  Agustus 25, 2009 pada 11:59 am

    @ All,

    @MAZTER

    KESAMAAN NABI MUHAMMAD DAN NABI MUSA :

    1. Sama-sama punya bapak dan ibu
    2. Sama-sama menikah (berkeluarga)
    3. Sama-sama ditaati (raja) bagi pengikutnya
    4. Sama-sama meninggal dan lahir dengan manusiawi

    Gimana Coy….???

    ==> Hahahaha…kayaknya kita semua nabi, yahoooooooooooooooo, muslim…how stupidddddddddddd.

    Pantess kalian muslim.

  • 668. CosmicBoy  |  Agustus 25, 2009 pada 12:47 pm

    @ Kurdi,

    Wah, enak ya…kalah omong ngeles ke Matius…hahahahaha (sambil ketawa-ketiwi meliat gelagat anak pesantren)

    Sila bedakan maksud Firman Allah dalam Al-Kitab dan “Firman Allah” menurut Islam.

    Baca ini.

    “Dan mereka menjual Yusuf dengan harga yang murah, yaitu BEBERAPA DIRHAM SAJA, dan mereka merasa tidak tertarik hatinya kepada Yusuf. ” (surah Yusuf, ayat 20)

    Ada 2 kesalahan di sini.

    (1) Allah kamu tidak maha tahu (ketahuan kitab karangan manusia), dirham tidak pernah wujud pada zaman Yusuf, hahahaha…(ngarang ini).

    (2) Allah kalian juga tudak maha tahu sehingga ragu2 atau kurang tau menghitung dengan mengatakan “beberapa dirham saja”. Hahaha (sambil ketawa-ketiwi).

    Dan kalian dengan angkuh sekali omong Al-Quran 100% kata2 Tuhan/Firman Allah, ngarut lah, omong kosong.

    Ketahuan Al-Quran ialah karangan manusia yang Tidak Maha Tahu sehingga mengatakan ada wang berbentuk dirhan pada zaman Yusuf dan juga ragu2 dalam menghitung sehingga mengatakan “beberapa dirham’ saja.

    Kacian deh kalian ini.

    Bedakan pengertian konsep Firman Allah dalam Al-Kitab. Al-Kitab ialah kesaksian hubungan Allah dengan umat manusia, tulisan2 dalam Al-Kitab ialah tulisan2 manusia YG DIILHAMKAN ALLAH. Allah memberi kebebasan kepada manusia menulis berdasarkan gaya dan bentuk ASAL TIDAK BERTENTANGAN DGN KEHENDAKNYA.

    Nah, kalimat ‘kira-kira’ ialah gaya tulisan manusia (Matius) YG TIDAK BERTENTANGAN DGN KEHENDAK ALLAH sebab ia tulisan Matius bukan kata2 Allah dalam pengertian Islam!

    Beda dengan Al-Quran, kamu omong kata2 Tuhan 100% tapi kok tidak tau pada zaman Yusuf, org tidak pakai dirham, kok Allah ragu2 dalam menghitung atau kurang cakap dlm menghitung. Allah kalian harus terlebih dulu belajar matematika.

    Hahahaha…ketahuan Al-Quran kitab karangan manusia.

  • 669. Kurdi  |  Agustus 25, 2009 pada 2:34 pm

    @komikboy
    Qs.Yusuf: 20 tidak ada kata kira2 dlm ayat tsb. Dan Allah menggunakan kata DIRHAM maksudnya utk menyesuaikan,karena Mata uang dirham telah ada ketika ayat ini diturunkan “harga yang murah=beberapa dirham saja”. Maksudnya agar lebih mudah dimengerti maka Allah memberi umpama dengan kata beberapa dirham saja…

  • 670. CosmicBoy  |  Agustus 25, 2009 pada 5:08 pm

    @ Kurdi,

    Sikat anak kecil ==> ikut budaya zaman itu.

    Sikat menantu sendiri ==> ikut budaya zaman itu.

    Sikat anak2 yatim dan janda2 ==> ikut budaya zaman itu.

    TAPI…

    Dirham pada zaman Yusuf ==> tidak ikut budaya zaman itu melainkan ikut zaman Muhammad.

    Ngarang itu…

    Hahahaha (sambil ketawa-ketiwi meliat gelagat anak keluaran pesantren).

  • 671. CosmicBoy  |  Agustus 25, 2009 pada 5:14 pm

    @ Kurdi,

    Maksudnya agar lebih mudah dimengerti maka Allah memberi umpama dengan kata beberapa dirham saja…

    ==> Ya, jawab sama guru matematika kamu, 2X2 = bukan 4 tapi BEBERAPA hahahaha (sambil ketawa ketiwi meliat kebodohan anak keluaran pesantren). Guru kalian (pasti Muhammad) akan memberi markah 100% karena menjawab beberapa bukan 4 karena lebih mudah dimengerti.

    Sekali lagi, sila perhatikan otak yg sudah dirusakkan oleh suatu agama dari Arab.

    2X2 = bukan 4 tapi beberapa.

    Ngga heran masih ada alim ulama kalian yg bersikeras mengatakan bumi ini datar/rata. Alasannya ialah Al-Quran yang omong. Karena Al-Quran tidak bisa salah, maka bumi ini sungguh2 rata/datar. Hahahaha (sambil ketawa-ketiwi meliat gelagat dari penganut suatu agama dari Arab).

    Kacian dehhhh kamu ini.

  • 672. CosmicBoy  |  Agustus 25, 2009 pada 5:21 pm

    @ Kurdi,

    Dan anda mencoba mengutip Hadits palsu, “Nabi mati diracun”.

    ==> hadith palsu, buktinya?

    ==> lalu bagaimana Muhammad mati?

    Hahahha (sambil ketawa ketiwi meliat gelagat penganut suatu agama dari Arab).

  • 673. Kurdi  |  Agustus 25, 2009 pada 5:29 pm

    @komikboy

    #saya kasih analogi spt ini: harga beras di Amerika murah sekali,nah berhubung yg berbicara org indonesia dan berada di indonesia maka dikatakan harga beras diamerika murah sekali hanya beberapa “rupiah” saja. Kenapa tdk disebut “dolar” ya karena yg bicara org indonesia

  • 674. Kurdi  |  Agustus 25, 2009 pada 6:09 pm

    @komikboy berkata: konsep firman Allah dlm alkitab…..Allah memberi kebebasan kepada manusia menulis berdasarkan gaya & bentuk asal tdk bertentangan dgn kehendak-Nya.

    #banyak kesalahan2 dan keraguraguan dan kesalahan sains dlm alkitab lalu dikatakan firman Allah yg diinspirasikan kepada sipenulis, lalu Allah diam saja & tdk bertindak apa2 ? Aneh! konsep apa pula ini ? Berati Allah setuju dgn tulisan2 yg salah ini? cekcekcek MAHA SUCI ALLAH dari apa yg kamu katakan

  • 675. Kurdi  |  Agustus 25, 2009 pada 7:29 pm

    @komikboy berkate: sikat menantu sendiri,sikat anak yatim dan janda2.

  • 676. Hari  |  Agustus 26, 2009 pada 1:49 am

    To : All Christian

    Cobalah LIHAT FIRMAN dalam AL KITAB :

    mathius 4:9 “(Iblis) berkata kepada-Nya : “Semua itu akan kuberikan kepada-Mu jika Engkau sujud kepada aku (iblis).”

    IBLIS ini berkata kepada siapa ? Kalau Nya diartikan sebagai TUHAN atau ALLAH ? Maka perkataan IBLIS ini sesuatu yang SANGAT MUNGKAR ? Betapa TIDAK ? Seorang CIPTAAN berani BICARA seperti itu kepada PENCIPTANYA ? iMPLIKASINYA teramat sangat berat ? Tapi akan SANGAT BERBEDA kalau IBLIS merasa POWERFUL sehingga BERANI memperlakukan seperti itu kepada PENCIPTANYA ? Karena POSISI PENCIPTANYA sekarag ini berada dalam KEKUASAANNYA ? Maka dia BERANI bicara seperti itu kepada PENCIPTANYA ? Maka PENCIPTANYA disuruh BERSUJUD pada dia ? Agar PENCIPTANYA itu mendapat SEGALANYA dari dia (IBLIS} ?

    FIRMAN ini mengandung IMPLIKASI sebagai berikut :

    PERTAMA, apabila FIRMAN ini dibenarkan, maka tafsiran atas pengertian perkataan IBLIS yang BERANI kepada PENCIPTANYA adalah karena IBLIS sudah merasa POWERFUL sehingga BERANI memperlakukan seperti itu kepada PENCIPTANYA ? Karena POSISI PENCIPTANYA sekarag ini berada dalam KEKUASAANNYA ? Maka apapun BISA dilakukan oleh (IBLIS), sehingga ALLAH SANG PENCIPTA itu TIDAK BERARTI apa-apa ? Artinya ALLAH KALAH sama IBLIS.

    Hal ini pararel dengan NARASI YAKUB BERGULAT dengan ALLAH dan ALLAH KALAH. Juga tidak jauh beda dengan NARASI … YESUS yang TUHAN itu … DISALIB yang artinya KALAH …

    Dengan ketiga alur cerita ini (Saat ALLAH berhadapan dengan IBLIS, YAKUB dan IMPERIUM ROMAWI), maka ALLAH KALAH ? Jadi … TUHAN SEMESTA ALAM itu adalah DZAT yang KALAHAN alias The LOOSER atau gampangnya PECUNDANG ? Terus kenapa TUHAN yang KALAHAN itu di TUHAN kan ?

    Kedua, apabila FIRMAN TUHAN tentang perkataan IBLIS yang dengan beraninya menyuruh ALLAH yang TUHAN SEMESTA ALAM itu untuk bersujud ke dia (IBLIS) agar ALLAH mendapatkan SEGALANYA dari IBLIS ? Itu salah ? Terus yang BENAR yang mana ? He … He … He …

    Kemudian ada juga seorang NABI yang artinya seorang PRIBADI yang SMART, INTELLIGENCE and GENIUS … bicaranya bisa SALAH secara FAKTUAL ? Sebagaimana dalam ayat berikut ini :

    Tiang-tiang langit bergoyang-goyang,tercengang-cengang oleh hardik-Nya”. (Ayub: 26:11).

    Tapi oleh para PENGIKUTNYA dijelaskan bahwa Nabi AYUB juga TAHU bahwa LANGIT itu TIDAK BERTIANG ? Kenapa TAHU tidak BERTIANG tetap saja dikatakan sebagai BERTIANG ? Sebagai bentuk PROSAIS … Hal itu bisa saja dibenarkan ? Bagi seorang PROSAIS … Tidak ada MASALAH, karena seorang PROSAIS tidak terkena salah satu sifat yang TERLEKAT ke diri seorang NABI yaitu TIDAK PERNAH BERBOHONG ? Karena Ayub adalah seorang NABI ? Maka pernyataannya atas adanya TIANG itu adalah PERNYATAAN KEBOHONGAN, maka PILIHANNYA adalah AYUB itu NABI atau BUKAN ? Kalau dia adalah seorang NABI ? Maka dengan membenarkan ayat ini, maka kenabian AYUB itu GUGUR dengan sendirinya … yaitu karena BERBOHONG, tapi kalau AYUB bukan seorang NABI ? Maka sah-sah saja dia mau bicara apa ? Karena bicaranya seorang yang BUKAN NABI VALIDITAS maupun KREDIBILITASNYA patut dipertanyakan ?

    Dari kedua ayat ini, maka ada KERANCUAN atau INVALIDITAS atas PERNYATAAN-PERNYATAAN yang ada ? Pertanyaannya adalah PERNYATAANNYA YANG BENAR ? Meskipun BERTABRAKAN dengan KENYATAAN yang ada ? Atau KENYATAANNYALAH yang SESUNGGUHNYA BENAR ? Maka PERNYATAAN yang ada itu SALAH ? Kalau SALAH ? Masa sich mau MENGIKUTI yang SALAH ?

    Khusus u- CosmicBoy yang masih saja MENGATAKAN dengan MENGUTIP salah satu Ulama Arab, Grand Mufti ‘Abdul ‘Aziz ibn ‘Abdullah ibn Muhammad ibn ‘Abdullah al-Baz (1910-1999), mengeluarkan fatwa bahwa bumi berbentuk datar.

    Ibn Baz berkata:

    “The earth is flat. Whoever claims it is round is an atheist deserving of punishment.” Yousef M. Ibrahim, “Muslim Edicts take on New Force”, The New York Times, February 12, 1995, p. A-14.

    Ibn Baz meraih penghargaan Service to Islam dari Raja Faisal, dan ditunjuk sebagai Grand Mufti pada tahun 1994 oleh Raja Fahd.

    Dan sudah dijelaskan oleh UMAT ISLAM yang biasa saja dengan mengatakan :

    Pernah diajari KALKULUS tidak ? Kalau TIDAK PERNAH … Saya maklum, makanya kamu TIDAK BISA melihat secara KALKULUS ? Dengan dy .. dx, maka suatu lengkungan bisa jadi datar ? Terus apanya yang SALAH ? Hamparan itu bukan berarti DATAR ? Bisa saja jadi LENGKUNGAN ? Dan itu bisa dibuktikan secara MATEMATIS ? Kalau NGOMONG … Eloe itu JANGAN asal NJEPLAK ? Kalau TIDAK TAHU lebih GENTLE bilang TIDAK TAHU ? Tapi sudah TIDAK TAHU merasa PALING TAHU ?

    U- semua kristian … Kalau mau DISKUSI itu PAHAMI dulu PIHAK LAIN ? Jangan karena diajari oleh lingkungan INTERNAL, kemudian dikemukakan terhadap lawan bicaranya ? Makanya diskusinya jadi NGALOR NGIDUL ? Apalagi TERUS … NGENYEK PIHAK LAIN ? Sudah TIDAK TAHU … Diberi tahu tapi TIDAK MAU TAHU … Kemudian dengan PONGAHNYA … NGENYEK PIHAK LAIN … Apalagi main PUKUL RATA … ? Dengan MUSLIM … MUSLIM … CETEK BANGET .. ? Sebenarnya yang CETEK itu SIAPA ?

    Ambil contoh soal TERJEMAHAN BIBEL …

    Al-QUR’AN diterjemahkan ke dalam bahasa INDONESIA … Tidak kurang dari 10 buah (tergantung sudut pandang penterjemah)

    BIBEL diterjemahkan ke dalam bahasa INDONESIA hanya satu macam ? Disini saja sudah kelihatan adanya MONOPOLI KEBENARAN ? Memang … Orang-orang PINTER di KRISTIAN hanya SATU ? Maka menterjemahkan BIBEL hanya SATU ? Padahal banyak sekali orang-orang KRISTIAN yang JAGO bahasa LATIN maupun IBRANI ? Coba masing-masngnya di suruh MENTERJEMAHKAN BIBEL tersebut ? Pastilah BERBEDA-BEDA … ? Kenapa ? Manusiawi sekali … Bahwasanya apabila seseorang di suruh melihat suatu obyek, maka cara melihat orang yang satu akan berbeda dengan orang yang lain ? Tapi kenapa dari segi TERJEMAHAN saja ? BIBEL cuman SATU ? Alasan UTAMANYA … Soal KONTROL BUKAN ? Lebih MUDAH MENGONTROL SATU daripada MENGOINTROL yang banyak ?

    Jadi dalam hal ini SIAPAKAH yang TIDAK MENYADARI bahwa SESUNGGUHNYA dialah yang TERKONTROL atau hanya MENGIKUT saja ? Umat ISLAM atau UMAT KRISTIANI ?

    Al-QUR’AN … Bahasa Arabnya CUMAN SATU dan itu diperlihatkan secara TERBUKA dan TRANSPARAN dengan cara menunjukkannya bersama TERJEMAHANNYA, sedangkan TERJEMAHANNYA … Banyak sekali. Kalau seseorang mau lebih RINCI LAGI PENJELASANNYA … Langsung me REFER ke Bahasa Arabnya;

    BIBEL … Ada BAHASA IBRANInya, tapi TIDAK diperlihatkan secara TERBUKA dan TRANSPARAN dengan cara menunjukkannya bersama TERJEMAHANNYA, sedangkan TERJEMAHANNYA … ke dalam bahasa LOKAL … HANYA SATU … Sekali lagi HANYA SATU … Jadi Kalau seseorang mau lebih RINCI LAGI PENJELASANNYA … Maka dia harus tanya dulu PENDETA atau PASTURNYA dan kalau masih TIDAK PUAS juga maka agak SULIT MENEMUKAN bahasa IBRANINYA yang ASLI ? Meskipun itu di GEREJA ? Kenapa ? Apakah cara-cara seperti ini BUKAN sebagai ALAT PENGONTROL yang TERAMAT SANGAT EFEKTIF ? Agar para PENGIKUT TIDAK LIAR bertanya banyak hal dan mendapat jawaban yang LIAR juga ? Termasuk hal YANG SANGAT SENSITIF yaitu apakah ISA itu YESUS ? Dan kenapa ISA itu NABI sedangkan YESUS itu TUHAN ? Padahal mereka itu SAMA ? Dan masih banyak lagi pertanyaan SENSITIF yang akan MEMBUAT KELABAKAN PIMPINAN GEREJA yang ada. Makanya DIKONTROL SECARA EFEKTIF ?

    Jadi sebenarnya … SIAPAKAH yang DIKONTROL dengan EFEKTIF ? MUSLIM atau KRISTIAN ?

  • 677. CosmicBoy  |  Agustus 26, 2009 pada 2:26 am

    @ Kurdi,

    @komikboy

    #saya kasih analogi spt ini: harga beras di Amerika murah sekali,nah berhubung yg berbicara org indonesia dan berada di indonesia maka dikatakan harga beras diamerika murah sekali hanya beberapa “rupiah” saja. Kenapa tdk disebut “dolar” ya karena yg bicara org indonesia

    ==> Hahahaha…

    (1) Yusuf dijauh kepada orang pada zamannya dengan wang dirham (wang itu tidak wujud melainkan 2000 tahun kemudian). Allah yg Maha Tahu tidak akan melakukan kesilapan seperti itu. Ini mmebuktikan ayat di atas karangan manusia yg sememangnya tidak mempunyai fakta dan hanya membuat andaian!

    (2) Ini membuktikan Allah (kayaknya Al-Quran karangan para sahabat ‘nabi’) sedang bicara dengan Muhammad/org Arab dengan menggunakan fakta2 yg salah. Hahahaha (sambil ketawa-ketiwi).

    (3) Analogi kamu tidak sepadan dengan sifat Allah yg Maha Tahu. Kalo Allah Maha Tahu, pasti Dia tidak akan menggunakan ‘dirham” yg memang tidak wujud pada zaman Yusuf mahupun zaman Muhammad. Kecuali pengarang Al-Quran salah fakta dan hanya berbuat andaian.

    (4) Mengatakan ‘beberapa dirham” bertentangan dengan sifat Allah yg Maha Tahu. Kalo Allah maha Tahu, Dia ada mengatakan jumlah dengan tepat kecuali Al-Quran dikarang manusia yg memang tidak tau bahkan membuat andaian saja.

    Tinggal baca mas (sambil ketawa ketiwi meliat gelagat anak keluaran pesantren)

  • 678. mazterall  |  Agustus 26, 2009 pada 2:29 am

    @hari

    tolong diringkas ya poin2nya, saya malas membaca banyak.
    toh tidak ada maksudnya.

  • 679. mazterall  |  Agustus 26, 2009 pada 2:33 am

    @cosmicboy

    @ All,

    @MAZTER

    KESAMAAN NABI MUHAMMAD DAN NABI MUSA :

    1. Sama-sama punya bapak dan ibu
    2. Sama-sama menikah (berkeluarga)
    3. Sama-sama ditaati (raja) bagi pengikutnya
    4. Sama-sama meninggal dan lahir dengan manusiawi

    Gimana Coy….???

    ==> Hahahaha…kayaknya kita semua nabi, yahoooooooooooooooo, muslim…how stupidddddddddddd.

    Pantess kalian muslim.

    ======> Iya pak, kita semua nabi. memang aneh muslim ini.
    mengaku agama benar, tapi mencari pengakuan dari alkitab.

    malah ada muslim yang bilang untuk baca al-quran harus mengerti kalkulus.

    jadi muslim===> aneh
    jadi kristen===> selamat

  • 680. CosmicBoy  |  Agustus 26, 2009 pada 3:07 am

    @ Kurdi,

    #banyak kesalahan2 dan keraguraguan dan kesalahan sains dlm alkitab lalu dikatakan firman Allah yg diinspirasikan kepada sipenulis, lalu Allah diam saja & tdk bertindak apa2 ? Aneh! konsep apa pula ini ? Berati Allah setuju dgn tulisan2 yg salah ini? cekcekcek MAHA SUCI ALLAH dari apa yg kamu katakan

    ==> Yang salah baca kamu. Hahahaha (sambil ketawa-ketiwi). Al-Kitab tiada pertentangan & tiada kesalahan sains, hanya kamu yang rekayasa.

    Tapi sudah saya dengan terang membuktikan All-Quran kamu karangan manusia, sangat jelas lagi terang.

    Al Baqarah 22:
    “Dialah yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu…”

    ==> Ini kesalahan yg luar biasa. Masak Al-Quran nulis bumi hamparan? Ini bukti Al-Quran bukan Firman Allah melainkan karangan manusia yg bodoh!

    Al-Naml 61
    “Atau siapakah yang telah menjadikan bumi sebagai TEMPAT BERDIAM…”

    ==> Ini satu kesalahan besar sains. Masak bumi diciptakan DIAM, TAK BERGERAK padahal fakta sains menunjukkan bumi ini bergerak dengan beredar mengelilingi matahari!

    Fatir 41
    “Sesungguhnya Allah menahan dan memelihara langit dan BUMI SUPAYA TIDAK BERGANJAK DARI PERATURAN DAN KEADAAN YG DITETAPKAN BAGINYA; dan jika keduanya (ditakdirkan) berganjak maka tidak ada sesiapapun yang dapat menahannya daripada berlaku demikian selain dari Allah. Sesungguhnya Ia Maha Penyabar, lagi Maha Pengampun.”

    ==> Satu lagi bumi kesalahan sains yg amat besar. Masak bumi tetap dan tidak berganjak padahal sains membuktikan bahwa bumi memang beredar mengelilingi matahari!

    Ibarahim 23
    “Dan Ia juga yang menjadikan MATAHARI dan bulan SENTIASA BEREDAR, untuk kepentingan kemudahan kamu, dan yang menjadikan malam dan siang bagi faedah hidup kamu.”

    ==> Wah, wah, wah…ini kayak penulis zaman batu. Masak matahari beredar? Kayaknya ini kitab karangan manusia yang ngga tau apa2 mengenai sains melainkan membuat kesimpulan pada siang dan malam berdasarkan pengamatan sehingga mengatakan matahari beredar, persis pengetahuan org zaman batu! Hahahaha (sambil ketawa-ketiwi membaca Al-Quran seperti membaca cerpen).

    Bedakan dengan ini.

    “Dan Dialah yang MENGANTUNGKAN BUMI PADA TIADA SESUATU.” (Ayub 26:7). Ayat ini bukan saja menunjukkan bumi ini BULAT dan BEREDAR TAPI MENGBONGKAR MISTERI KUASA GRAVITI (yang baru saja diketemukan oleh Isaac Newton)

    “Sama seperti LUASNYA Timur dari Barat, demikianlah luasnya Tuhan meniadakan dosa-dosa kita.” (Zabur 103:12). Sama seperti rahmat & pengampunan Tuhan Maha Luas@ tiada ukurannya demikian juga dari ukuran Timur ke Barat bumi ini tiada kesudahannya. Ini membuktikan bumi ini BULAT karena hanya sesuatu yg berbentuk BULAT tiada kesudahannya kalo diukur.

    Banyak lagi itu.

  • 681. CosmicBoy  |  Agustus 26, 2009 pada 3:48 am

    @ Hari,

    (1) Iblis karena pengetahuannya terbatas, tidak tahu bahwa Firman-Nya telah menjadi manusia. Iblis menyangka Yesus itu ‘nabi’@ manusia biasa yang bisa diperlecehkan. Hahahaha…sangkaan Iblis kayak seperti Muhammad dan kalian. Justru membuktikan bahwa kalian temannya si Iblis. Hahahaha (sambl ketawa-ketiwi).

    (2) Sudah dijelaskan secara tuntas kasus Yakub bergumul dengan Allah. Ini ayat mutasyabihat, tidak bisa diartikan secara zahir/tersurat, masak manusia bergumul dengan Tuhan? Begitu juga dengan Yakub menang? Tidak dikatakan bahwa Yakub menang atas Tuhan lewat pergumulan itu, melainkan menyiratkan sikap Yakub yg tegas, berani, berprinsip dan berketetapan! Tinggal baca. Kasus ini diulang2 berpuluh2 kali oleh kamu seolah2 kamu udah kalah omong.

    (3) Mengenai Yesus di kayu salib, itu bukan tanda kelemahan apabila ditentang untuk turun oleh tentara2 Romawi. Sama seperti Iblis menentang Yesus melakukan mukjizat/tanda tapi Yesus enggan. Menyuruh Yesus turun dari salib sama seperti mencobai Yesus untuk mengingkari perintah Allah Bapa. Hanya karena Yesus tidak mau turun dari salib bukan bermakna Yesus lemah! Hanya karena Allah tidak menghapuskan org jahat bukan bermakna Allah lemah! Hahahaha (sambil ketawa-ketiwi meliat kebodohan anak keluaran pesantren).

    (4) Mengenai Nabi Ayub, maap Nabi Ayub bukan membicarakan sains, melainkan Nabi Ayub sedang mencurahkan isi hatinya kepada Tuhan dengan gaya bahasa syair.

    (5) Mengenai cara mengarti Al-Quran dan Hadith, hahahha…kalian lucu…kok omong kitab ini terang tapi harus memahami Al-Quran kayak kita belajar kalkulus…hahahhaha…lucuan muslim ini. Ini membuktikan Al-Quran bukan kitab terang melainkan kitab perang!

    (6) Mengenai Al-Kitab, kamu omong apa sih…sebaik2nya kamu ke SABDA dan belajar dehhhh Al-Kitab banyak terjemahannya dlm bhs Indonesia. Juga saya sudah bagi link Al-Kitab Teks Asli bhs Ibarni supaya kamu semakin pinter, kok males mencarinya. Jangan nanya hal2 yg bodoh, pertanyaan kamu seperti anak TK, apakah gula2 itu manis. Hahahah…semua org tau gula2 manis, ngga perlu tanya lagi, itu general knowledge…kok nanya beberapa terjemahan Al-Kitab(kan ada di SABDA), kok nanya bhs Asli Al-Kitab (klik aja internet, Habrew Bible), kok nanya ngapa Yesus tidak bisa melepaskan diri dari tiang salib (kan Dia kata itu kerelaan-Nya)???? Ini pertanyaan yg semua org udah tau!

    How pathetic, how stupiddddddddddddd. Betapa ceteknya pengetahuan kalian, bisa buat saya ketawa-ketiwi.

    Pantess kalian Islam.

  • 682. Kurdi  |  Agustus 26, 2009 pada 5:47 am

    @komikboy berkokok: Alkitab tiada pertentangan dan tiada kesalahan sains hanya kamu yg rekayasa.

    #loh loh dalam Alkitab “tiang tiang langit…”. Saya bilang Ini kesalahan sains,nah ini ayat buatan org paling pintar sedunia,nah dibelain sama anda org paling pintar dunia dan akhirat (cosmicboy). Yg rekayasa ayat yg salah agar terkesan benar itu Anda bukan saya.

  • 683. Hari  |  Agustus 26, 2009 pada 7:11 am

    To : CosmicBoy

    Al Baqarah 22:
    “Dialah yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu…”

    ==> Ini kesalahan yg luar biasa. Masak Al-Quran nulis bumi hamparan? Ini bukti Al-Quran bukan Firman Allah melainkan karangan manusia yg bodoh!

    Kamu itu bagaimana sich CosmicBoy ? Sudah di jawab masih juga NGEYEL … Kalau masih belum donk juga …

    Ngerti nggak pengertian HAMPARAN ? Adalah suatu lahan yang ada di depan kita yang bisa dilalui dengan berjalan kaki atau berkendaraan daratm baik yang bermesin maupun dengan hewan ?

    Terus ……..

    Pernah diajari KALKULUS tidak ? Kalau TIDAK PERNAH … Saya maklum, makanya kamu TIDAK BISA melihat secara KALKULUS ? Dengan dy .. dx, maka suatu lengkungan bisa jadi datar ? Terus apanya yang SALAH ? Hamparan itu bukan berarti DATAR ? Bisa saja jadi LENGKUNGAN ? Dan itu bisa dibuktikan secara MATEMATIS ? Kalau NGOMONG … Eloe itu JANGAN asal NJEPLAK ? Kalau TIDAK TAHU lebih GENTLE bilang TIDAK TAHU ? Tapi sudah TIDAK TAHU merasa PALING TAHU ?

    Kemudian mengutip ayat dalam surat

    Al-Naml 61(Bukan Al Naml tapi An Naml … Ini adalah tata bahasa ARAB)

    “Atau siapakah yang telah menjadikan bumi sebagai TEMPAT BERDIAM…”

    ==> Ini satu kesalahan besar sains. Masak bumi diciptakan DIAM, TAK BERGERAK padahal fakta sains menunjukkan bumi ini bergerak dengan beredar mengelilingi matahari!

    Ngerti nggak TEMPAT BERDIAM itu apa ? Tempat TINGGAL yaitu tempat yang diatasnya bisa dibangun rumah … Itu TEMPAT BERDIAM. Jadi bukan BUMINYA yang DIAM ?

    Terus MENYITIR Surat

    Fatir 41
    “Sesungguhnya Allah menahan dan memelihara langit dan BUMI SUPAYA TIDAK BERGANJAK DARI PERATURAN DAN KEADAAN YG DITETAPKAN BAGINYA; dan jika keduanya (ditakdirkan) berganjak maka tidak ada sesiapapun yang dapat menahannya daripada berlaku demikian selain dari Allah. Sesungguhnya Ia Maha Penyabar, lagi Maha Pengampun.”

    ==> Satu lagi bumi kesalahan sains yg amat besar. Masak bumi tetap dan tidak berganjak padahal sains membuktikan bahwa bumi memang beredar mengelilingi matahari!

    Ini lagi … Yang dimaksud dengan TIDAK BERGANJAK DARI PERATURAN DAN KEADAAN YG DITETAPKAN BAGINYA;

    Ngerti nggak maksudnya ? Bukannya dalam kondisi STATIONER apalagi TIDAK BERGERAK SAMA SEKALI ? Melainkan yang TIDAK BERUBAH adalah LINTASANNYA ? Ngerti nggak soal LINTASAN BENDA-BENDA LANGIT termasuk BUMI, BULAN, MATAHARI maupun planet-planet lainnya ? Yang TETAP itu ya LINTASANNYA ? Coba kalau LINTASANNYA berubah 1 m saja per second ? Benda-benda langit bisa saling TABRAKAN. Kalau per second MELENCENG 1 m, jadi per jam apalagi per hari … MELENCENGNYA sudah berapa ribu km ? Dan kalau ini TERJADI ? Apakah TIDAK akan MENGUBAH KONDISI EQUILIBRIUM GRAVITASI yang ada ? Laut tidak akan terjadi pasang surut ? Siang malam berubah secara TOTAL ? Dan kemungkinan TABRAKAN antar BENDA-BENDA LANGIT … Naudzu billah min dzalik …..

    Terus … Siapakah yang BISA MENAHAN LINTASAN ini untuk TETAP di LINTASANNYA ? Padahal semua benda-benda langit itu berotasi, baik karena gaya endogen yang berasal dari dalam dirinya maupun gaya exogen yang berasal dari luar dirinya dan dengan perputaran itu menimbulkan gaya sentrifugal dan sentripetal yang mudah sekali untuk MELENCENG dari LINTASAN …

    Jadi dengan TETAPNYA LINTASAN benda-benda langit itu … Hanya ALLAH lah yang SANGGUP MELAKUKAN itu …

    Apanya yang disalahkan ya ? Subhanallah …
    Makanya jangan berpikir lintasan BENDA-BENDA LANGIT

    Kemudian masih menyitir surat

    Ibarahim 23
    “Dan Ia juga yang menjadikan MATAHARI dan bulan SENTIASA BEREDAR, untuk kepentingan kemudahan kamu, dan yang menjadikan malam dan siang bagi faedah hidup kamu.”

    ==> Wah, wah, wah…ini kayak penulis zaman batu. Masak matahari beredar? Kayaknya ini kitab karangan manusia yang ngga tau apa2 mengenai sains melainkan membuat kesimpulan pada siang dan malam berdasarkan pengamatan sehingga mengatakan matahari beredar, persis pengetahuan org zaman batu! Hahahaha (sambil ketawa-ketiwi membaca Al-Quran seperti membaca cerpen).

    Lagi … Lagi … Masih saja BELUM DONK juga nich … Matahari itu BEREDAR mengelilingi PUSAT GALAKSI ANDROMEDA (Galaksi dimana ada TATA SURYA). Beredar artinya berotasi yang dinamis, karena berubah tempatnya …

    Dan ingin menonjolkan suatu FIRMAN dalam Al KITAB yaitu :

    “Dan Dialah yang MENGANTUNGKAN BUMI PADA TIADA SESUATU.” (Ayub 26:7). Ayat ini bukan saja menunjukkan bumi ini BULAT dan BEREDAR TAPI MENGBONGKAR MISTERI KUASA GRAVITI (yang baru saja diketemukan oleh Isaac Newton)

    Terus kalau dikonfrotasi dengan kata AYUB juga yang KONTRADIKTIF bagaimana ya ?

    Tiang-tiang langit bergoyang-goyang,tercengang-cengang oleh hardik-Nya”. (Ayub: 26:11).

    Kata-kata AYUB yang SATU … SMART … VERY SMART yaitu di AYUB 26 : 7; tapi di AYUB yang lain … GEMBLUNG … yaitu AYUB 26 : 11. Suatu kata-kata yang MENYALAHI FAKTA.

    Jadi AYUB memiliki 2 kategori, yaitu AYUB yang SMART and VERY SMART dan AYUB yang lain yaitu AYUB yang VERY FOOLISH … ? Apakah KONTRADIKSI ini bagian dari pemikiran KRISTIAN ?

    AYUB … Yang SMART and FOOLISH
    ALLAH yang KALAH dari YAKUB dan IBLIS
    YESUS yang MANUSIA (regular) dan sekaligus TUHAN (MAHA … )

    Terus dengan bangganya mengatakan bahwa AYUB 26 : 7 itu bisa membongkar MISTERI GRAVITINYA NEWTON ? He … He … He … Diucapkan tahun 2009; Coba diucapkan tahun 1300 Masehi ? Kamu dianggap SETAN dan DURHAKA ? Ingat kasus GALILEO GALILEI ? Siapa yang MENGHUKUM GALILEO GELILEI tersebut ? Yang JELAS bukan UMAT ISLAM … kALAU umat YANG LAIN … Bisa saja … Nggak enak ach ngomongnya … AGAMA apa yang menghukum GALILEO GALILEI tersebut ?

  • 684. Hari  |  Agustus 26, 2009 pada 7:42 am

    To : mazterall

    Segitu GAMBLANG dan RINCINYA kamu anggap TIDAK ADA MAKSUDNYA ? Maksud KAMU itu kata-kata saya … MENYENANGKAN KAMU dengan mengatakan SETUJU itu … SETUJU itu … He … He … He …

    NGOMONG SANGAT SERIUS yaitu masalah AGAMA … Nggak mau MENDALAM … ? Wajar saja kalau di kasih penjelasan … pengertian … kepahaman … Nggak donk … donk … juga ? Habis NGGAK MAU MENCERMATI sich ? Maunya sama yang SETUJU saja … Kalau itu yang kamu inginkan … Nggak usah DISKUSI masalah AGAMA-AGAMA yang BERLAINAN …

  • 685. Hari  |  Agustus 26, 2009 pada 8:06 am

    To : CosmicBoy

    1) Iblis karena pengetahuannya terbatas, tidak tahu bahwa Firman-Nya telah menjadi manusia. Iblis menyangka Yesus itu ‘nabi’@ manusia biasa yang bisa diperlecehkan. Hahahaha…sangkaan Iblis kayak seperti Muhammad dan kalian. Justru membuktikan bahwa kalian temannya si Iblis. Hahahaha (sambl ketawa-ketiwi).

    IBLIS yang GHAIB saja TIDAK TAHU bahwa YESUS itu TUHAN ? Makanya dia BERANI berkata BEGITU ? Apalagi MANUSIA yang TERBUAT dari DARAH, DAGING dan TULANG … Lebih TIDAK TAHU lagi kalau YESUS itu TUHAN … Karena sesuatu yang GHAIB PASTI tahu juga yang GHAIB … Seperti ALLAH menjadi YESUS … ? Ini kan PERKARA GHAIB …

    (2) Sudah dijelaskan secara tuntas kasus Yakub bergumul dengan Allah. Ini ayat mutasyabihat, tidak bisa diartikan secara zahir/tersurat, masak manusia bergumul dengan Tuhan? Begitu juga dengan Yakub menang? Tidak dikatakan bahwa Yakub menang atas Tuhan lewat pergumulan itu, melainkan menyiratkan sikap Yakub yg tegas, berani, berprinsip dan berketetapan! Tinggal baca. Kasus ini diulang2 berpuluh2 kali oleh kamu seolah2 kamu udah kalah omong.

    Ngomong enak saja dengan mengatakan bahwa itu ayat MUTASYABIHAT ? Ngerti nggak ayat-ayat MUSTASYABIHAT ? Yang memang hanya terdiri dari huruf-huruf saja, misal alif lam mim; nu dan yang sejenis … Itu baru bisa dikatakan ayat MUTASYABIHAT … Karena hanya terdiri dari huruf-huruf saja dan tidak mengandung suatu oengertian. Hanya ALLAH saja yang TAHU.

    Kalau cerita YAKUB BERGUMUL dengan ALLAH dan ALLAH KALAH … Itu bukan MUTASYABIHAT melainkan suatu KALIMAT yang memberikan suatu PERNYATAAN … Bisa SALAH … BISA juga BENAR … mau mutar … mutar … argumentasinya …

    Terus …

    (3) Mengenai Yesus di kayu salib, itu bukan tanda kelemahan apabila ditentang untuk turun oleh tentara2 Romawi. Sama seperti Iblis menentang Yesus melakukan mukjizat/tanda tapi Yesus enggan. Menyuruh Yesus turun dari salib sama seperti mencobai Yesus untuk mengingkari perintah Allah Bapa. Hanya karena Yesus tidak mau turun dari salib bukan bermakna Yesus lemah! Hanya karena Allah tidak menghapuskan org jahat bukan bermakna Allah lemah! Hahahaha (sambil ketawa-ketiwi meliat kebodohan anak keluaran pesantren).

    Masa begini saja TIDAK BISA MELIHAT sich … YESUS itu TUHAN … Jadi dia MEMILIKI APAPUN juga yang ALLAH PUNYA … Tapi TERNYATA … tidak bisa terhindar dari SALIB itu ? Kenapa ? Fakta PENYALIBAN itu REAL … FAKTA … Tapi kemudian dibuatkan NARASI sebagai PENEBUSAN DOSA WARIS … Agar TIDAK KEHILANGAN MUKA ? Masa TUHAN DISALIB … ?

    (4) Mengenai Nabi Ayub, maap Nabi Ayub bukan membicarakan sains, melainkan Nabi Ayub sedang mencurahkan isi hatinya kepada Tuhan dengan gaya bahasa syair.

    Ini lagi … Disebelumnya di AYUB 26 : 7 … Nabi AYUB adalah orang SMART … Jadi dia itu RASIONAL … Tapi yang ini AYUB jadi … MENELAN WAWASANNYA SENDIRI dengan mengatakan yang TIDAK BERDASARKAN FAKTA. Dalam satu surat … Surat AYUB … Yang satu ayat 7 yang satunya lagi ayat 11. Isinya KONTRADIKTIF SEKALI dari AYUB yang SMART and INTELLIGENCE … Menjadi AYUB yang VERY FOOLISH …

    (5) Mengenai cara mengarti Al-Quran dan Hadith, hahahha…kalian lucu…kok omong kitab ini terang tapi harus memahami Al-Quran kayak kita belajar kalkulus…hahahhaha…lucuan muslim ini. Ini membuktikan Al-Quran bukan kitab terang melainkan kitab perang!

    (6) Mengenai Al-Kitab, kamu omong apa sih…sebaik2nya kamu ke SABDA dan belajar dehhhh Al-Kitab banyak terjemahannya dlm bhs Indonesia. Juga saya sudah bagi link Al-Kitab Teks Asli bhs Ibarni supaya kamu semakin pinter, kok males mencarinya. Jangan nanya hal2 yg bodoh, pertanyaan kamu seperti anak TK, apakah gula2 itu manis. Hahahah…semua org tau gula2 manis, ngga perlu tanya lagi, itu general knowledge…kok nanya beberapa terjemahan Al-Kitab(kan ada di SABDA), kok nanya bhs Asli Al-Kitab (klik aja internet, Habrew Bible), kok nanya ngapa Yesus tidak bisa melepaskan diri dari tiang salib (kan Dia kata itu kerelaan-Nya)???? Ini pertanyaan yg semua org udah tau!

    INGAT ya HEBREW BIBLE … Tidak sama dengan BIBLE yang asal … Yang DICETAK PERTAMA KALI … Sekitar tahun 300 M ? Cek lah … Huruf per hurufnya … Karena yang namanya BAHASA pasti dan pasti ada perubahan kata-katanya … makanya cek hurufnya satu per satu …

    Kalau Al QUR’AN … Cek saja huruf per huruf dari cetakan yang paling awal sampai sekarang … DIJAMIN TIDAK AKAN ADA PERUBAHAN …

  • 686. CosmicBoy  |  Agustus 26, 2009 pada 8:20 am

    @ Kurdi,

    #loh loh dalam Alkitab “tiang tiang langit…”. Saya bilang Ini kesalahan sains,nah ini ayat buatan org paling pintar sedunia,nah dibelain sama anda org paling pintar dunia dan akhirat (cosmicboy). Yg rekayasa ayat yg salah agar terkesan benar itu Anda bukan saya.

    ==> Hahahaha (sambil ketawa-ketiwi meliat gelagat anak keluaran pesantren membaca Al-Kitab)

    Kok ulang pertanyaan?

    Udahkan 2x saya menyatakan itu bukan ayat itu bukan suatu pernyataan, bukan pula kata perintah melainkan suatu gaya bahasa berbentuk syair. Nabi Ayub sedang mencurahkan perasaannya kepada Allah dgn menggunakan bhs syair, ngerti? Jadi, ini bukan pernyataan sains, masak perasaan dijadikan pernyataan sains. Hahahaha…skalo baca Al-Kitab, gali dulu apakah itu ayat berbentu pernyataan, ayat perintah, perumpamaan, kiasan, suatu cerita, syair dll.

    Beda dengan Al-Quran, ayat2nya ialah pernyataan melulu, perintah melulu, dan menurut kalian “kata2 Tuhan” melulu, lalu kalo ada dlm Al-Quran ditulis gini di Al Baqarah 22:
    “Dialah yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu…”, itu jelas bukan dari Allah yg sifatnya Maha Tahu, masak Allah omong bumi ini hamparan kayak karpet.? Jelas auyat itu hasil kebodohan manusia, jelas ayat di atas tulisan manusia!

    Tinggal baca (sambil ketawa ketiwi).

  • 687. CosmicBoy  |  Agustus 26, 2009 pada 8:35 am

    Al Baqarah 22:
    “Dialah yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu…”

    @ Hari,

    ==> Ini kesalahan yg luar biasa. Masak Al-Quran nulis bumi hamparan? Ini bukti Al-Quran bukan Firman Allah melainkan karangan manusia yg bodoh!

    Kamu itu bagaimana sich CosmicBoy ? Sudah di jawab masih juga NGEYEL … Kalau masih belum donk juga …

    Ngerti nggak pengertian HAMPARAN ? Adalah suatu lahan yang ada di depan kita yang bisa dilalui dengan berjalan kaki atau berkendaraan daratm baik yang bermesin maupun dengan hewan ?

    ==> Omong kosong, sila teliti bahasa aslinya, Firasha yg bermaksud seperti tilam dihamparkan.

    Hahahaha mau apa lagi, ketahuan Al-Quran berasal dr tangan manusia yg tidak tau fakta2 sains!

    Cukuplah, terima kenyataan itu seperti para ulama kalian.

  • 688. Kurdi  |  Agustus 26, 2009 pada 8:55 am

    @komikboy berkokok
    iya patutkah seorang Nabi membuat syair yg ngga se

  • 689. CosmicBoy  |  Agustus 26, 2009 pada 9:07 am

    @ Hari,

    Ngerti nggak TEMPAT BERDIAM itu apa ? Tempat TINGGAL yaitu tempat yang diatasnya bisa dibangun rumah … Itu TEMPAT BERDIAM. Jadi bukan BUMINYA yang DIAM ?

    ==> Hahahaha (sambil ketawa ketiwi). Ini rekayasa kamu, omong kosong, sila teliti kalimat aslinya dan sila baca beberapa terjemahannya…”Qarara” bermaksud Tegak, Tidak Berganjak, Teguh, Tidak Bergerak, Diam bukan omong fungsi bumi ini sebagai tempat kediaman tapi sifat bumi ini yang DIAM, TIDAK BERGERAK, TIDAK BERGANJAK, SOLID. Pernyataan bahwa bumi ini DIAM, TIDAK BERGANJAK, TIDAK BERGERAK bertentangan dengan pernyataan sains bahwa bumi ini beredar mengelilingi matahari.

    Hahahaha (sambil ketawa ketiwi)

  • 690. Kurdi  |  Agustus 26, 2009 pada 9:07 am

    @komikboy

    #sudah jelas2 ayat salah masak langit ada tiangnya? Eh…. Anda bela2in mati2an “itu adalah syair”…Bla3x…
    Malah kelihatan siapa yg bego!

  • 691. CosmicBoy  |  Agustus 26, 2009 pada 9:10 am

    @ Kurdi,

    @komikboy berkokok
    iya patutkah seorang Nabi membuat syair yg ngga se

    ==> Al-Quran ditulis dalam gaya bahasa apa? Sila jawab.

    Saya nunggu.

    Saya tidak akan meresponi sehingga saya dapat jawaban dalam gaya bahasa apa Al-Quran ditulis?

    Hahahha (sambil ketawa-ketiwi meliat kalian meludah ke langit terpalit muka sendiri)

  • 692. Kurdi  |  Agustus 26, 2009 pada 9:41 am

    @komikboy

    parah anda ngga malu ? Kaisian dueh yeuh…
    Jawab pertanyaan seenaknya aja eh giliran sebaiknya ngatain org bodoh pula,dasar anda yg bodoh sendiri ya kan

  • 693. Wedul Sherenian  |  Agustus 26, 2009 pada 9:49 am

    @MASTER

    ====> saya juga punya ayah dan Ibu, jangan2 saya nabi yang dimaksud??

    Yah bisa aja lu itu nabi, nabi apa ya…kekekek

    ===>orang2 banyak tuh yang menikah…
    jadi hal ini bukan persamaan

    emang jesus menikah?…kekekek

    3. Sama-sama ditaati (raja) bagi pengikutnya

    =====> Presiden aja diikuti oleh semua rakyatnya. jadi ini juga bukan persamaan
    jesus emang ditaati ama Yahudi,…kok malah di siksa, dikejar-kejar, disalib kayak suku Inca aja…kekekek

    4. Sama-sama meninggal dan lahir dengan manusiawi

    ====> semua orang pasti lahir dan meninggal bung.

    <berarti jesus juga meninggal ya…kekekek, lagian meninggalnya kan gak sama Musa…wong di sualhib…kekekek

  • 694. Wedul Sherenian  |  Agustus 26, 2009 pada 9:50 am

    ====> semua orang pasti lahir dan meninggal bung.

    <berarti jesus juga meninggal ya…kekekek, lagian meninggalnya kan gak sama Musa…wong di sualhib…kekekek

  • 695. Wedul Sherenian  |  Agustus 26, 2009 pada 9:51 am

    ====> semua orang pasti lahir dan meninggal bung.

    jesus juga meninggal ya…kekekek, lagian meninggalnya kan gak sama Musa…wong di sualhib…kekekek

  • 696. Wedul Sherenian  |  Agustus 26, 2009 pada 9:52 am

    ====> semua orang pasti lahir dan meninggal bung.

    jesus juga meninggal ya…kekekek, lagian meninggalnya kan gak sama Musa…wong di sualhib…kekekek

  • 697. Wedul Sherenian  |  Agustus 26, 2009 pada 10:10 am

    @MASTER

    Semasa jaman kanak-kanak, musa terancam pembunuhan oleh Fir’aun, seperti juga Isa pada masa kanak-kanaknya juga terancam untuk dibunuh oleh Herodas. Tidak semua orang yang dilahirkan menghadapi ancaman pembunuhan pada saat yang masih kanak-kanak.

    KEKEKE….Mbahku pas kecil juga terancam dibunuh penjajah lho

    • Sewaktu kelahiran Musa, Fir’aun sangat marah dan mengarahkan semua budak-budak lelaki yang berusia dua tahun ke bawah harus dibunuh. Ketika Isa dilahirkan Herodas juga sangat marah dan mengarahkan agar budak lelaki di bawah umur dua tahun dibunuh. Di dalam dunia ini hanya dua peribadi ini saja yang menghadapi pengalaman ancaman pembunuhan ketika masih kanak-kanak. (edit)

    kekekek….berarti jesus termasuk budak ya

    • Semasa jaman kanak-kanaknya, Musa dijaga oleh anak perempuan Fir’aun. Dan semasa kecil Isa dijaga oleh Yusuf yaitu bapa angkatnya. Tidak semua anak di dunia ini dipelihara oleh orang yang dipilih oleh Allah semasa jaman kanak-kanaknya ketika dia menghadapi ancaman.

    kekeke…tuhan Jesus perlu penjagaan ya,..takut diculik

    • Semasa jaman kanak-kanaknya juga, Musa tinggal jauh dari rumahnya di Mesir. Ini terjadi sama dengan Isa yang hidup di dalam buangan di Mesir. Tidak semua kanak-kanak semasa kecil hidup jauh dari negerinya, seperti Mesir.

    kekeke..tuhan jesus kok dibuang-buang, tuhan buangan ya, di mesir lagi

    • Ketika Musa telah menjadi utusan Tuhan, dia menerima kuasa dari Tuhan untuk melakukan mukjizat, seperti juga Isa yang menerima kuasa sebagai Firman yang hidup, dan menerima kuasa untuk melakukan mukjizat seperti menyembuhkan orang sakit dan membangunkan orang yang telah mati.

    kekeke…elisa yang jadi tulang mah lebih hebat dari jesus, juga malkisedek,…punya mukjizat kok bisa ditangkap ya, kekekek

    • Musa membebaskan kaumnya yang dipaksa untuk terus menjadi budak, tetapi Isa membebaskan orangnya dari cengkaman dosa dan maut.

    kekeke…membebaskan diri aja gak bisa (ketangkep> apalagi membebaskan orangnya,…kekekek. sam apanya!

    gimana?sadar tidak kalau nabi kamu nabi palsu, yang tidak dinubuatkan???

    kekekek….palsu mananya..kekeke, ceritamu gak mutu, cerita malah masa anak-anak…tk apa???

  • 698. Kurdi  |  Agustus 26, 2009 pada 2:16 pm

    Dlm Alkitab PL “babi haram”. dalam Alkitab PB menjadi “Babi hutan haram”.
    Yg tadinya semua babi haram kok bisa berubah hanya babi hutan yg haram? Jelas ini ada org yg mau merubah Firman Tuhan,dan anda sekalian melihat kebenaran alkitab dari sisi yg mana? Selalu di bela2in dgn alasan itulah inilah…Ngga jelas

  • 699. CosmicBoy  |  Agustus 27, 2009 pada 3:02 am

    @ Kurdi,

    Anak pesantren, saya ulang sekali lagi…takut amat sih.

    Al-Quran ditulis dalam gaya bahasa apa???

    Dikasi dong, kok takutttttt?

    Takut?

    Jangan takut pada kebenaran.

    Hahahaha (sambil ketawa ketiwi meliat gelagat anak pesantren).

  • 700. CosmicBoy  |  Agustus 27, 2009 pada 3:13 am

    @ Kurdi,

    Sekali lagi, sila jawab

    (1) bumi diciptakan rata

    (2) bumi diciptakan tegak/teguh/tidak bergerak.

    (3) matahari beredar mengelilingi bumi.

    (4) gunung ganang diciptakan supaya bumi tidak goyah.

    (5) makhluk diciptakan berpasang-pasangan (hasil hubungan kelamni) padahal terbukti banyak makhluk ngga punya kelamin!

    Banyak lagi kesalahan Al-Quran, ratusan tapi capeh dehhhh menulisnya. Cukuplah dengan 5 ini, sila pertahankan kitab cerpen kalian…hahahhah (sambil ketawa ketiwi meliat gelagat anak pesantren), ngga usah ngeles ke topik lain.

    Takut amat sihhhhh.

    Sila bela kitab cerpen (Al-Quran) kalian.

    Bisa?

  • 701. CosmicBoy  |  Agustus 27, 2009 pada 3:19 am

    @ Wedul,

    Sudahhhhhh…keliatan kebegoan kamu.

    Musa punya 2 tangan, 2 kaki, 2 mata, 2 telinga, 1 kepala, 1 hidung, 1 otong, hahahhaah…

    Muhammad punya 2 tangan, 2 kaki, 2 mata, 2 telinga, 1 kepala, 1 hidung, 1 otong..

    Dan lagi, sama-sama bermula dengan huruf M.

    Dan lagi, sama2 berjalan kaki, kadang2 naik unta, sama2 tidak makan babi…

    Cisciscis…kok analisanya kayak manusia zaman batu.

    Ketahuan kamu di level mana?

    Itulah akibatnya banyak membaca cerpen ketimbang kitab suci.

    Pantess kalian muslim.

  • 702. CosmicBoy  |  Agustus 27, 2009 pada 3:33 am

    @ Maz & Wedul,

    gimana?sadar tidak kalau nabi kamu nabi palsu, yang tidak dinubuatkan???

    ==> Muhammad beda dengan Nabi Musa diliat dari tabiat dan tingkah lakunya yang bejat dan bobrok. Sementara Nabi Musa menghabiskan masa berdakwah, Muhammad menghabiskan masa ngeseks.

    ==> Muhammad ngeseks anak kecil (7 tahun dan M, 53 tahun), Nabi Musa tidak, Yesus punya kebobrokkan gitu!

    ==> Muhammad sikat menantunya sendiri sehingga melakukan incestious (sumbang mahram), Nabi Musa & Yesus ngga pernah punya kebejatan begitu!

    ==> Sementara Muhammad mengambil kesempatan kumpul kebu atas alasan membela kaum wanita, Nabi Musa dan Yesus ngga pernah berbuat begitu.

    Inilah perbedaannya dari segi moralitas.

    M punya masalah moralitas@ seorang yg immoral, Nabi Musa dan Yesus menjunjung tinggi kehidupan bermoral yang selayak bai mereka sebagai Utusan.

    Hahahaha…jangan kebakaran jenggot.

    Juga jangan ngebom saya, juga jangan kelar leher saya (saya masih mau hidup).

    Hahahaah (sambil ketawa ketiwi makan babi panggang).

  • 703. mazterall  |  Agustus 27, 2009 pada 4:26 am

    @hari

    @MASTER

    ====> saya juga punya ayah dan Ibu, jangan2 saya nabi yang dimaksud??

    Yah bisa aja lu itu nabi, nabi apa ya…kekekek

    ===>orang2 banyak tuh yang menikah…
    jadi hal ini bukan persamaan

    emang jesus menikah?…kekekek

    3. Sama-sama ditaati (raja) bagi pengikutnya

    =====> Presiden aja diikuti oleh semua rakyatnya. jadi ini juga bukan persamaan
    jesus emang ditaati ama Yahudi,…kok malah di siksa, dikejar-kejar, disalib kayak suku Inca aja…kekekek

    4. Sama-sama meninggal dan lahir dengan manusiawi

    ====> semua orang pasti lahir dan meninggal bung.

    <berarti jesus juga meninggal ya…kekekek, lagian meninggalnya kan gak sama Musa…wong di sualhib…kekekek

    =====> Anda belum memberikan pembelaan persamaan Muhammad dengan musa. malah menghina Yesus, maklum deh.
    kn muslim.

    • Sewaktu kelahiran Musa, Fir’aun sangat marah dan mengarahkan semua budak-budak lelaki yang berusia dua tahun ke bawah harus dibunuh. Ketika Isa dilahirkan Herodas juga sangat marah dan mengarahkan agar budak lelaki di bawah umur dua tahun dibunuh. Di dalam dunia ini hanya dua peribadi ini saja yang menghadapi pengalaman ancaman pembunuhan ketika masih kanak-kanak. (edit)

    kekekek….berarti jesus termasuk budak ya

    =====> ketahuan dungunya, waktu Yesus lahir, fakta sejarahnya adalah Bangsa romawi menjajah Yahudi, jadi ya bisa dibilang seperti Mesir menjajah Israel

    mas, kamu baca dulu deh sumber2 kristen. jangan diskusi pakai ilmu dari pesantren mas. ketahuan dungu..
    Yesus itu mahakuasa, karena Dia Mahakuasa maka dari itu Dia sanggup mati di tangan manusia.
    mengerti tidak??

    sekarang giliran kamu membuktikan bahwa muhammad adalah nabi yang dimaksud di ulangan

    tinggal baca

  • 704. Kurdi  |  Agustus 27, 2009 pada 4:26 am

    @komikboy 667.
    #anda ngomong apa sih ngga ngerti ! Kaya pastur langi ngelindur ketawa ketiwi sambil bengong jorok. Jelas bukan? Dari hukum babi aja udah berubah nah masih mau dibohongin paulus dkk.:(

  • 705. mazterall  |  Agustus 27, 2009 pada 4:38 am

    @cosmicboy

    pak, Yesus sudah menubuatkan loh tentang muslim2 ini..
    ada di Yohanes 6:65

    Lalu Ia berkata: “Sebab itu telah Kukatakan kepadamu: Tidak ada seorangpun dapat datang kepada-Ku, kalau Bapa tidak mengaruniakannya kepadanya.”

    mungkin muslim2 ini tidak dapat karunia pak. jadi dia tidak mau terima Yesus.

  • 706. Hari  |  Agustus 27, 2009 pada 4:51 am

    Nabi MUHAMMAD itu istrinya BANYAK … Benar sekali … Nggak ada yang MEMBANTAH …

    Nabi MUHAMMAD setelah HIJRAH ke MADINAH … Ikut perang TIDAK ? Dalam MENEGAKKAN kalimat LA ILAHA ILALLAH (Tiada Tuhan selain ALLAH) dari kaum yang ingin MEMELENCENGKAN, MERUSAKKANNYA maupun MEROBOHKANNYA … ? Ikut PERANG … Tidak ada yang MEMBANTAHNYA …

    Kalau pikirannya NGESEK saja ? Kuat TIDAK ? Berperang yang MEMPERTARUHKAN NYAWA ? Bagaimana BISA KUAT kalau ENERGI banyak dibuang hanya untuk NGESEK saja ?

    Ada 2 hal kalau orang pikiran dan tindakannya hanya NGESEK saja ? Pertama, BADAN akan LOYO sehingga TIDAK FIT, maka kemungkinan KALAH dalam MEDAN PERANG … SANGAT TINGGI habis LEMAH LUNGLAI sich; Kedua, TAKUT MATI ? Adakah 2 hal itu TERKENA pada Nabi MUHAMMAD SAW yang istrinya banyak itu ? TIDAK. Kenapa ? Itu pertanyaan yang HARUS diajukan kalau orang MAU menyelidiki ? Kalau TIDAK ? Hanya MENUDUH saja bukan ? Seperti tuduhan bahwa MUHAMMAD itu istrinya banyak maka yang dilakukan hanya NGESEK saja ?

    Meskipun banyak istri … Dia TETAP JANTAN … Seorang laki-laki yang TIDAK BERLINDUNG dibalik PENGIKUT SETIANYA ? Dia yang MEMERINTAH LANGSUNG di MEDAN PERANG … Memberikan KOMANDO … ABA-ABA … Kalau TERLUKA … MEMANG terluka …

    Sedangkan bagi orang yang TIDAK PAHAM … Istri banyak … ENAK CHOI … ? He … He … He … Yaitu orang yang hanya mikirin soal sex saja ? Tanpa melihat persoalan yang lebih jauh dari itu ? Jadi yang DANGKAL siapa HAYO … ? Yang NUDUH atau yang DITUDUH ? Ha … Ha … Ha … Yang NUDUH lah yang DANGKAL PIKIRANNYA, karena yang dipikirin soal istri banyak adalah soal sex-nya.

  • 707. mazterall  |  Agustus 27, 2009 pada 5:11 am

    @hari

    jelaskan kenapa kok muhammad beristri banyak??

  • 708. Hari  |  Agustus 27, 2009 pada 6:36 am

    To : mazterall

    Kalau beristri banyak hanya semata-mata sex ? Kenapa masing-masing istri itu tidak ditinggalin harta melimpah agar tetap SAYANG sama SUAMI ? Malahan dalam kondisi KEKURANGAN … ? Padahal harta rampasan perang itu (ghanimah) 50% untuk Allah dan Rasul Muhammad ? Tapi kenapa Nabi MUHAMMAD SAW secara materi masih dikategorikan dalam kekurangan ? Padahal ghanimah yang di rampas itu banyak sekali ? Bahkan harta warisan yang ditinggalkan Nabi MUHAMMAD SAW hanyalah sebidang tanah kecil yang itupun diambil alih oleh KHALIFAH Abu Bakar untuk dimasukkan ke Baitul Mal (semacam Perbendaharaan Negara) ?

    Kalau kawin banyaknya itu semata-mata soal sex ? Kenapa istri-istri Nabi MUHAMMAD bisa teramat sangat sederhana sekali kehidupannya ? Dan mereka masing-masing itu BISA RUKUN ? Generally, wanita-wanita yang dijadikan istri dan kehidupannya serba kekurangan, biasanya ada saja persoalan bagi PERPECAHAN RUMAH TANGGA ? Konfliknya akan begitu HEBATNYA … Sampai KELUAR RUMAH TANGGA dan menjadi SOROTAN PUBLIK ? Dan kalau hal ini terjadi ? Pastilah akan menjadi bahan SERANGAN yang DITUNGGU-TUNGGU bagi para PENENTANGNYA ?

    Tapi dalam soal ISTRINYA Nabi MUHAMMAD yang BANYAK itu ? Tidak terjadi PERTENTANGAN SEDEMIKIAN HEBATNYA sampai membuat Nabi MUHAMMAD kelimpungan untuk MENGATASINYA ? Padahal kehidupan MEREKA (Para ISTRI Nabi MUHAMMAD) itu dalam kondisi KEKURANGAN ?

    Yang JELAS menjadi ISTRI seorang NABI … Namanya akan DIKENANG jauh melampaui kehidupannya di dunia … makanya PILIHAN untuk MENJADI ISTRI Nabi MUHAMMAD adalah PILIHAN TERHORMAT … Meskipun kehidupannya MELARAT …

    Semoga penjelasan ini menjelaskan …

  • 709. Hari  |  Agustus 27, 2009 pada 7:03 am

    To : All Christian

    1. Adalah kutipan dari Kitab Ulangan 18:18-19 :
    “Seorang Nabi akan kubangkitkan bagi mereka dari antara saudara mereka seperti engkau ini.”

    Di KRISTEN sendiri ada yang mengatakan .. Dia ( YESUS ) bukan nabi tapi TUHAN ? Apa tetap mau memaksakan bahwa Yesus itu Nabi sekaligus TUHAN…??

    Dan Aku akan menaruh Firman-Ku dalam mulutnya.” (Injil – Ulangan 18: 18)

    2. Adalah kutipan dari kitab Bilangan 24:15-17 dimana Bileam meramalkan munculnya Pangeran Penguasa “Bintang terbit dari Yakub,tongkat kerajaan timbul dari Israel akan meremukan pelipis-pelipis Moab.

    Perlu diingat..bahwa nabi ISA / YESUS bukanlah pangeran kan…..??

    Sudah dijelaskan bahwa kerajaan YESUS…di atas bukan di dunia ini .. Semua ini hanya doktrin mas….tidak mantab lah…

    Musa dan Muhammad adalah nabi dan juga raja. Nabi berarti seorang manusia yang menerima wahyu untuk menunjuki manusia dan menyampaikan petunjuk ini kepada ciptaan Allah seperti yang diterimanya tanpa ada penambahan atau pengurangan. Raja adalah seorang manusia yang mempunyai kekuasaan atas hidup dan mati rakyatnya. Tidaklah penting apakah orang tersebut mengenakan mahkota atau tidak ? Atau apakah dia mengenakan pakaian raja ?; Jika seseorang mempunyai hak untuk memberikan hukuman mati, Dia adalah raja-. Musa memiliki kekuasaan tersebut. Ingatkah Anda orang Israel yang pada hari Sabbath ditemukan sedang mengumpulkan kayu bakar, dan Musa menghukum mati orang tersebut dengan dilontari batu? (Bilangan 15: 36). Terdapat tindakan kejahatan lainnya yang disebutkan dalam Injil yang karenanya Musa memberikan hukuman mati pada orang-orang Yahudi tersebut. Begitujuga Muhammad, beliau memiliki kekuasaan atas hidup dan mati kaumnya. Pada Injil terdapat beberapa contoh orang-orang yang hanya diberi kenabian, tetapi tidak dalam posisi untuk menerapkan petunjuk mereka. Beberapa orang suci Tuhan yang tidak berdaya menghadapi penolakan yang keras atas pesan yang disampaikan mereka ini adalah nabi Lot, Jonah, Daniel, Ezra dan Yohanes Pembaptis.
    Mereka hanya dapat menyampaikan pesan, tetapi tidak dapat memaksakan hukuman. Sayangnya nabi suci Yesus juga termasuk kategori ini. Para penginjil Kristen dengan jelas membenarkan hal ini: Ketika Yesus diseret sebelum Gubernur Roma (Pontius Pilate) menuduhnya sebagai pendusta, Yesus membuat sebuah pernyataan meyakinkan dalam pembelaannya untuk menyangkal tuduhan yang salah:

    “Jawab Yesus, ‘Kerajaanku bukan dari dunia ini; Jika kerajaanku dari dunia ini, pasti hamba-hambaku telah melawan, supaya aku jangan diserahkan kepada orang orang Yahudi, akan tetapi kerajaanku bukan dari sini. ” (Yohanes 18: 36). Hal ini meyakinkan Pilatus (seorang penyembah berhala) dengan pemikiran bahwa Yesus tidak sepenuhnya berkuasa atas kemampuan ruhaninya, dia tidak menganggapnya orang yang membahayakan pemerintahannya. Yesus hanya menuntut sebuah kerajaan spiritual, dengan kata lain dia hanya menyatakan sebagai seorang nabi. “Apakah hal ini benar?”

    Karena itu “Yesus tidak seperti Musa! Muhammad seperti musa”

    kemudian :

    “Sebab itu, Aku berkata kepadamu, bahwa kerajaan Allah? akan diambil dari padamu dan akan diberikan kepada suatu bangsa yang akan menghasilkan buah kerajaan itu.”(Injil – Matius 21: 23).

    Pada waktu itu perkembangan Islam dalam pimpinan MUHAMMAND SAW memang meningkat pesat..mengingat kaum ARAB yang hidup pada zaman kebodohan d situ…

    jelas khan..?? = ” di ambil daripadamu”..di ambil…berarti ISA turun tahta…kerajaan di surga nya…

    kemudian :

    “Dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang.” (Injil Yohanes 16:13).

    DAN Pada Ulangan 18:19 : … firman-Ku yang akan diucapkan Nabi itu dengan nama-Ku

    pengucapan formula Awal pada AL-QUR’AN apa??
    “Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.”
    Dan apa yang diinginkan ramalan tersebut?’… yang akan diucapkan dia (nabi itu) dengan nama-Ku’ dan atas nama siapa Muhammad berbicara? ‘Dengan nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.’ Isi ramalan tersebut terpenuhi dalam diri Muhammad.

    seperti ayat ini :
    “Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhan-mu yang menciptakan. Dia telah menciptakan manusia dari se-gumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah. Yang mengajar manusia dengan perantaraan kalam. Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketabuin,ya.” (QS. Al-’Alaq: 1-5).

    kemudian :

    Yesaya 29:12,:
    Dan apabila kitab itu diberikan kepada seorang yang tidak dapat membaca.

    >>nabi yang ummi..

    pernyataan anda adalah sebuah ujian yang pahit:

    Kepada domba-domba kristus saya berkata, “Mengapa tidak menerapkan ujian pahit yang Tuhan kehendaki sendiri agar diterapkan kepada siapa saja yang akan menjadi penuntut kenabian?” Dia telah berkata: “Dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka. Dapatkah orang memetik buah anggur dari semak duri atau buah ara dari rumput duri? Demikianlah setiap pohon yang baik menghasilkan buah yang baik, sedang pohon yang tidak baik menghasilkan buah yang tidak baik… dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka.” (Injil – Matheus 7: 16-20).

    Mengapa Anda takut menerapkan uji coba ini terhadap ajaran Muhammad? Kamu akan mendapatkan dalam Perjanjian Lama Tuhan – Kitab Suci Al-Qur’an- pemenuhan ajaran Musa dan Yesus yang benar, yang akan membawa kebahagian dan kedamaian yang diinginkan kepada dunia. “Jika seorang manusia seperti Muhammad dianggap kediktatoran dunia modern, dia akan berhasil memecahkan masalah-masalah yang akan membawa dunia kepada kedamaian dan kebahagiaan yang dibutuhkan.” (George Bernard Shaw)

    kami menganggap agama itu satu,( islam ) mengapa??
    Islam adalah agama yang sama dengan agama yang telah disampaikan oleh nabi-nabi terdahulu. (QS. Asy-Syuura: 13).

    mantablah itu…..hehehe…

    3. Adalah berkat yang diucapkan Musa pada suku Lewi (Suku Imam) di Kitab Ulangan 33:8-11

    >>suku lewi adalah bangsa israel…begini penjelasannya :

    ismail adalah anak pertama : Perhatikanlah, kitab suci Injil menyatakan Ibrahim (Abraham) sebagai “Sahabat Tuhan”. Ibrahim mempunyai 2 orang istri, Sarah dan Hajar. Hajar melahirkan seorang anak Ibrahim, putra pertamanya. “… dan Ibrahim menamai anak yang dilahirkan Hajar itu Ismail. “(Kejadian 16:15). “Dan, Ibrahrim memanggil Ismail, anaknya…. ” (Kejadian 17: 23). “Dan, Ismail, anaknya, berumur 13 tahun ketika dikerat kulit khatannya. “(Kejadian 17: 25). Sampai usia 13 tahun Ismail adalah satu-satunya anak dari benih Ibrahim, ketika perjanjian disahkan antara Tuhan dan Ibrahim. Tuhan memberi Ibrahim anak laki-laki melalui Sarah, yang dinamakan Ishak, yang sangat muda dibandingkan Ismail.

    Jika Ismail dan Ishak adalah anak dari ayah yang sama (Ibrahim), maka mereka adalah kakak beradik. Karena itu, anak dari salah seorang mereka adalah saudara dari anak yang lain. Keturunan Ishak adalah bangsa Yahudi dan keturunan Ismail adalah bangsa Arab. Jadi mereka bersaudara satu sama lain. Injil menegaskan “…Dan, dia (Ismail) akan menentang semua saudaranya.” (Kejadian 16: 12). “Dan, dia (Ismail) wafat dan dikumpulkan kepada kaum leluhurnya.” (Kejadian 25: 17).

    Anak-anak Ishak adalah saudara dari keturunan Ismail. Dengan cara yang sama Muhammad berasal dari saudara bangsa Israel, karena dia adalah keturunan anak Ismail putra Ibrahim. Hal ini tepat sekali dengan ramalan tersebut: “… dari antara saudaramu” (Ulangan 18: 18). Ramalan itu dengan jelas menyebutkan nabi yang akan datang yang seperti Musa, harus tidak berasal dari anak-anak Ismail atau di antara mereka sendiri, tetapi berasal dari antara saudara mereka. Karena itu Muhammad berasal dari saudara mereka.

    apakah dapat di mengerti??

    kemudian :

    1.Orang-orang tercengang ketika Ia (Yesus) memberi makan orang banyak dan mereka berkata Inilah adalah benar-benar nabi yang akan datang kedalam dunia.(injil Yohanes 6:14,Injil Yohanes 7:40,Kisah Para rasul 3:22,7;37)
    2. Yesus juga seorang imam bukan menurut penatua Lewi tetapi peraturan Melkisedek (Mazmur 110:4 lembar 7) yang memberikan dirinya korban dan berdiri untuk kita di hadapan Bapa-Nya( Ibrani 9:24-26;10:11-12)
    3. Yesus disebut sebagai seorang yang akan menerima tahta daud,bapa leluhurnya dan ia akan menjadi raja atas kaum keturunan yakub sampai selama-lamanya dan kerajaannya tidak akan berkesudahan (Injil Lukas 1:32-33)
    4. Ia akan diakui sebagai “Raja segala Raja dan Tuan diatas segala Tuan (Injil Wahyu 19 :16).

    1. Cermati kata2 itu…’nabi’ bukan TUHAN ..kan??
    2. memang imam…nabi itu ya imam…seorang imam itu menyembah..menyembah siapa..??.tentu saja ..TUHAN…
    3.selamanya…??/ mana yang benar dengan pernyataan yesus tersebut…dari anda dengan yang saya utarakan..?? belum berarti anda benar..belum berarti pula anda salah…kan???
    4.yup..benar sekali….”diakui” bukan “di jadikan”..

    Kalau saya ( non kristiani ) bisa menjabarkan ramalan tersebut untuk MUHAMMAD….kenapa anda ( kristiani ) tidak bisa menjabarkan ramalan tersebut untuk MUSA??? padahal itu dari kitab anda..kan..??

    Ini semua bukanlah fakta yang sukar, kokoh dan nyata. Hal ini adalah persoalan keyakinan belaka di mana seorang awam dapat tersandung dan jatuh…

  • 710. stephen  |  Agustus 27, 2009 pada 7:30 am

    Sebab itu, Aku berkata kepadamu, bahwa kerajaan Allah? akan diambil dari padamu dan akan diberikan kepada suatu bangsa yang akan menghasilkan buah kerajaan itu.”(Injil – Matius 21: 23).

    Pada waktu itu perkembangan Islam dalam pimpinan MUHAMMAND SAW memang meningkat pesat..mengingat kaum ARAB yang hidup pada zaman kebodohan d situ…

    >>> Yang mengambil alih hak israel ditanah arab ialah: bukan islam tapi Roma. Vatican.

  • 711. Hari  |  Agustus 27, 2009 pada 7:30 am

    To : CosmicBoy

    Ini kata-kata kamu kan ? CosmicBoy ?

    ==> Hahahaha (sambil ketawa ketiwi). Ini rekayasa kamu, omong kosong, sila teliti kalimat aslinya dan sila baca beberapa terjemahannya…”Qarara” bermaksud Tegak, Tidak Berganjak, Teguh, Tidak Bergerak, Diam bukan omong fungsi bumi ini sebagai tempat kediaman tapi sifat bumi ini yang DIAM, TIDAK BERGERAK, TIDAK BERGANJAK, SOLID. Pernyataan bahwa bumi ini DIAM, TIDAK BERGANJAK, TIDAK BERGERAK bertentangan dengan pernyataan sains bahwa bumi ini beredar mengelilingi matahari.

    Hahahaha (sambil ketawa ketiwi)

    Bung CosmicBoy … Sebut dech nama terjemahannya ? Agar bisa dilacak ? Dan ngomongnya bisa nyambung ? Pakailah terjemahan-terjemahan standard ? Seperti terjemahan dari Departemen Agama (Kalau yang dari Indonesia) ? Tapi kalau dari Malaysia pakai juga terjemahan yang standard bagi orang-orang Malaysia ? Supaya FRAME-nya sama begitu lho … ?

    Kamu itu NGELINDUR ya ? Kalau ini tahun 2009 ? Ayo … SIAPA yang MENGHUKUM GALILEO GALILEI ? ILMUWAN LEGENDARIS Abad PERTENGAHAN ? Yang berpandangan bahwa :

    1. Bumi itu BULAT
    2. Bumi itu MENGELILINGI MATAHARI

    Bahkan COPERNICUS saja yang bisa menghitung posisi benda langit di lintasannya ? Tidak BERANI TERANG-TERANGAN menentang pandangan :

    1. BUMI itu DATAR
    2. MATAHARI itu MENGELILINGI BUMI.

    Ingatlah SEJARAH KRISTEN yang KELAM itu yang MENGHUKUM ILMUWAN LEGENDARIS karena KEBENARAN PANDANGANNYA ? Bukan KESALAHAN PANDANGANNYA ?

    Mengakui TIDAK atas PENGHUKUMAN GEREJA kepada ILMUWAN LEGENDARIS GALILEO GALILEI itu sebagai sebuah KESALAHAN FATAL ? Kalau NGGAK MAU MENGAKUI ? Dan BERKELAT KELIT kesana kemari … Itu MEMANG SIFATNYA orang KRISTEN ? Sama dengan PERSOALAN MENUHANKAN YESUS ? Yang adalah ISA ? Seorang NABI yang BISA MENGHIDUPKAN ORANG MATI dan MENYEMBUHKAN orang berpenyakit KUSTA ? Karena MUKJIZAT yang dimilikinya …

    Sampai IBLIS pun TIDAK TAHU bahwa YESUS itu TUHAN ?

    Sebagaimana dalam Mathius 4:9 “(Iblis) berkata kepada-Nya : “Semua itu akan kuberikan kepada-Mu jika Engkau sujud kepada aku (iblis).”

    IBLIS itu GHAIB atau NYATA ? GHAIB kan ? Yang GHAIB saja tidak tahu bahwa YESUS itu TUHAN ? Makanya IBLIS berani BICARA seperti itu ? Yang IBLIS tahu adalah bahwa YESUS itu adalah MANUSIA yang LUAR BIASA yaitu manusia yang dijadikan NABI oleh ALLAH SWT dengan segala MUKJIZATnya, makanya IBLIS dengan PEDEnya BERANI BERBICARA seperti itu ?

    Saripatinya … IBLIS pun TIDAK MENGAKUI bahwa YESUS itu TUHAN ? Yang DIAKUI adalah YESUS itu MANUSIA.

  • 712. CosmicBoy  |  Agustus 27, 2009 pada 7:32 am

    @ Kurdi,

    @komikboy 667.
    #anda ngomong apa sih ngga ngerti ! Kaya pastur langi ngelindur ketawa ketiwi sambil bengong jorok. Jelas bukan? Dari hukum babi aja udah berubah nah masih mau dibohongin paulus dkk.:(

    ==> Kurdi, stop the bullshit, jawan aje…takut amat sih. Jawab aje yang di bawah ini.

    @komikboy berkokok
    iya patutkah seorang Nabi membuat syair yg ngga se

    ==> Al-Quran ditulis dalam gaya bahasa apa? Sila jawab.

    Saya nunggu.

    Saya tidak akan meresponi sehingga saya dapat jawaban dalam gaya bahasa apa Al-Quran ditulis?

    Hahahha (sambil ketawa-ketiwi makan satay babi)

  • 713. stephen  |  Agustus 27, 2009 pada 7:34 am

    Hari:
    Cermati kata2 itu…’nabi’ bukan TUHAN ..kan??

    >>> Yesus bermaksud: Yang diurapi. Hanya nabi saja mendapat urapan itu secara pantas.

  • 714. Hari  |  Agustus 27, 2009 pada 7:46 am

    To : Stephen

    >>> Yang mengambil alih hak israel ditanah arab ialah: bukan islam tapi Roma. Vatican.

    Maksudnya mengambil alih hak israel di tanah arab itu apa ? Perlu dijelaskanlebih rinci lagi ? Agar bisa paham.

    Yang tercatat dalam sejarah sejak meninggalnya Nabi MUHAMMAD SAW dan digantikan o- 4 PENERUSNYA, yaitu Khalifah Abu Bakar, Umar, Utsman dan Ali, ISLAM sudah menduduki sebelah UTARA ARAB SAUDI hingga ke IRAK, didalamnya sudah termasuk Israel dengan YERUSALEMnya, Jordan, Syiria (Syam), makanya dijaman Khalifah UMAR dibangun Masjid di Yerusalem, Di Bagian SELATAN … sd SOMALIA, Di Bagian BARAT … Afrika Utara sd Maroko dan mulai masuk ke Andalusia (Spain).

    Jadi pernyataan bahwa yang mengambil alih hak ISRAEL di tanah Arab bukan ISLAM melainkan Roma. Vatican ? Itu yang kurang dimengerti ? Apakah SIMBOL-SIMBOLNYA atau MAHKOTANYA ? Atau apanya ? Yang JELAS … Tanah ISRAEL … Maaf … Dianeksasi sama ISLAM di jaman KHALIFAH UMAR.

  • 715. CosmicBoy  |  Agustus 27, 2009 pada 8:03 am

    @ Maz,

    @cosmicboy

    pak, Yesus sudah menubuatkan loh tentang muslim2 ini..
    ada di Yohanes 6:65

    Lalu Ia berkata: “Sebab itu telah Kukatakan kepadamu: Tidak ada seorangpun dapat datang kepada-Ku, kalau Bapa tidak mengaruniakannya kepadanya.”

    mungkin muslim2 ini tidak dapat karunia pak. jadi dia tidak mau terima Yesus.

    Betullllllllllllllllll Pak, Paulus (yg dicerca orang Islam) juga menulis tentang ‘nabi’ mereka. Ini benar2 suatu penyataan dari Roh Tuhan apabila saya membaca Galatia 1:8

    “Sesunggguhnya sekalipun kami atau SEORANG MALAIKAT dari sorga yang memberitakan kepada kamu SUATU AGAMA/BERITA yang berbeda dengan AGAMA/BERITA yang telah kami khabarkan kepadamu, terkutuklah dia.” (Terjemahan dari WEY)

    ==> Muslim mengaku Muhammad menerima suatu pesanan/berita/agama dari “roh” (sebenar di Surah Al-Alaq tidak disebut Roh Kudus, malaikat mahupun Jibril) melainkan ada indikasi ‘roh’ /jin yang mengunjungi Muhammad yg menyamar sebagai malaikat. Agama yg Muhammad terima ialah dari seorang “malaikat.” sesuai dengan peringatan Paulus. Penerima agama/pesan dari ‘malaikat’ itu dilaknat Paulus.

    Bukan hanya Paulus yang memberi peringatan TAPI juga Petrus. Baca 2 Pertrus 2:4

    “Sesungguhnya Allah sendiri tidak menyayangkan malaikat-malaikat yang berbuat dosa tetapi melemparkan mereka ke dalam neraka dan dengan demikian MENYERAHKAN MEREKA KE DALAM GUA-GUA YANG GELAP untuk menyimpan mereka sampai hari penghakiman.”

    ==> Masih inget bagaimana Muhammad ngaku menerima ‘wahyu’, di GUA YG GELAP, ngga ada saksi, ngga ada orang, di sanalah tempat malaikat/jin yang jahat/memberontak di penjarakan/disimpan untuk hari penghakiman. Di sanalah Muhammad ngaku menerima ‘wahyu.” Apakah pernah para Nabi PL dan Yesus menerima ‘wahyu’ di GUA YG GELAP???

    Ada lagi Pak, Yuhana juga memberi peringatan ini. Yuhana 1: 2: 22-23

    “Dan siapakah pendusta itu? Bukankah dia yang menyangkal bahwa Yesus adalah Kristus? Dia itu adalah antikristus, yaitu dia yang MENYANGKAL BAPA MAHUPUN ANAK. Sebab barangsiapa menyangkal Anak, ia juga tidak memiliki Bapa. Barangsiapa mengaku Anak, ia juga memiliki Bapa.”

    ==> Muhammad mengajar bahwa Yesus bukan Anak Allah. Muhammad juga tidak mengakui KeBapaan Allah. Muhammad karena buta huruf (tidak berpengetahuan) pikir hubungan Bapa-Anak ialah hubungan kelamin. Tapi Al-Kitab mengajar bahwa hubungan Bapa-Anak ialah hubungan spiritual, hubungan kiasan bagi menggambarkan keqaimahan, ketidakceraian, ketakterpisahan & keqadiman antara Allah dan Firman-Nya (Kalam-Nya). Karena menolak kedua-duanya, maka Muhammad ialah ANTIKRISTUS, musuh Kristus yang paling NYATA!

    Tinggal baca Pak.

  • 716. CosmicBoy  |  Agustus 27, 2009 pada 8:14 am

    @ Hari,

    Ingatlah SEJARAH KRISTEN yang KELAM itu yang MENGHUKUM ILMUWAN LEGENDARIS karena KEBENARAN PANDANGANNYA ? Bukan KESALAHAN PANDANGANNYA ?

    ==> hahahaha (sambil ketawa-ketiwi ditambahin satay babi yg enak). Nih, tipikal muslik karakter, disuruh bela agama/Al-Qurannya malah bawa2 agama orang lain.

    Hahahaaha (inilah tahap keilmuan anak pesantren).

    Cisciscis…kalian cuman bisa menang kalo main otong.

  • 717. Kurdi  |  Agustus 27, 2009 pada 9:00 am

    @yg makan babi sambil ngelamun jorok.

    #”Roh Tuhan ada padaku” (artinya yesus bukan Tuhan) oleh karena Tuhan telah mengurapi aku (artinya yesus akan Tuhan) Ia telah mengutus aku utk menyampaikan kabar…(disini yesus sebagai Nabi)…..(yesaya 61:1).

  • 718. Kurdi  |  Agustus 27, 2009 pada 9:17 am

    Paulus telah memenjarakanmu dan dia menyesatkanmu,dan jangan katakan bahwa dia adalah Rasul, sebab dia Rasul palsu,masak seorang Rasul bikin Alkitab asal2an kacau balau…
    Tinggal baca sembari ngelamun jorok… He he he…

  • 719. Kurdi  |  Agustus 27, 2009 pada 10:33 am

    Komentar saya yg bagus2 di delete…? Why takut amat sih…

  • 720. mazterall  |  Agustus 27, 2009 pada 10:44 am

    @hari

    kenapa Muhammad tidak mau mengawini janda2 yang sudah peyot??

    kok mengawini yang cantik2 saja?
    katanya bukan karena nafsu

  • 721. mazterall  |  Agustus 27, 2009 pada 10:47 am

    @cosmicboy (715)

    memang pak, yang ada itu sekarang tinggal keanehan saja.
    kok muslim belum mau sadar.
    capek jadinya..

  • 722. CosmicBoy  |  Agustus 27, 2009 pada 2:21 pm

    @ Kurdi,

    Ngebahas biar yang ilmiah dong ahhhh…

    Kayaknya kamu berpuasa atau mabuk-mabukan?

    Tulisan kamu semakin hari semakin rendah mutunya…

    Bukan menjawan, malah maki-maki Paulus dan babi…

    Hahahaha (sambil ketawa-ketiwi menikmati satay babi).

    Yaegh…anak pesantren, cuman bisa menang kalo main otong.

  • 723. CosmicBoy  |  Agustus 27, 2009 pada 2:27 pm

    @ Kurdi,

    @komikboy berkokok
    iya patutkah seorang Nabi membuat syair yg ngga se

    Nih, belum jawab…Al-Quran ditulis dalam gaya bahasa apa?

    Masak kamu harus nunggu sehari suntok untuk mendapat ‘wahu”?

    Ayuh, minta pertolongan dari Nitten, Lovepassword, Haniifa, Irlander, Hari, Penghibur (kabur ke mana dia?)…

    Hahahaha…(sambil ketawa-ketiwi menikmati satay babi).

  • 724. Kurdi  |  Agustus 27, 2009 pada 2:28 pm

    @komikboy

    #A.Musadek,mirza G ahmad dll. nabi palsu yg juga meng Esakan Allah,saya Rasa perjuangan mereka beda jauh dgn Nabi Muhammad,mereka Nabi palsu yg cengeng,sedang Muhammad,coba perhatikan perjuangan Nabi saw. Ketika beliau bersama Abubakar di kejar2 kaum muryrikin hingga didlm goa Abubakar dipengat beberapa kali binatang berbisa,selanjutnya peristiwa di Tha’if beliau saw. dilempari batu dan kotoran manusia,

  • 725. Kurdi  |  Agustus 27, 2009 pada 2:51 pm

    Berikut ketika org2 muryrik menawarkan harta benda dan kekayaan utk Nabi saw. Agar beliau mengentikan da’wahnya,dan peristiwa pengepungan beliau dilempari batu hingga gigi beliau patah dan masih banyak lagi peristiwa yg berat lainnya,coba anda2 bayangkan kalau bukan Beliau mengemban amanah dari Allah pastilah beliau sudah mundur dari seorang Nabi, ini sangat berbeda dgn Nabi2 palsu yg baru digertak penjara 5th sudah mundur jadi Nabi(A.Musadek),lalu apa pengorbanan mirza G ahmad? Dll.

  • 726. Kurdi  |  Agustus 27, 2009 pada 6:37 pm

    @komikboy

    # “Dan Kami tidak mengajarkan syair kepada (Muhammad) da

  • 727. Kurdi  |  Agustus 27, 2009 pada 9:16 pm

    “Dan Kami tidak mengajarkan syair kepadanya (Muhammad) dan bersyair itu tidaklah layak baginya. Al-Qur’an itu tidak lain hanyalah pelajaran dan kitab pemberi penerangan”. (Qs. Yaasiin: 69).

  • 728. Kurdi  |  Agustus 27, 2009 pada 9:30 pm

    A.Musadek,mirza G Ahmad dan Nabi2 palsu yg mengESAKAN Allah,mereka adalah org2 sesat,maka lebih jauh mana kesesatannya dibanding kristen yg menambahkan figur yesus sebagai Tuhan selain Allah,keESA an 3nitas hanyalah bualan semata,tak ada satu nabipun yg mengajar 3nitas !

  • 729. CosmicBoy  |  Agustus 28, 2009 pada 2:11 am

    @ Shahil,

    @komikboy

    # “Dan Kami tidak mengajarkan syair kepada (Muhammad) da

    ==> Gimana nih.

    Ditanya lain dijawab lain.

    Saya nanya Al-Quran ditulis dalam gaya bahasa apa? Saya tidak nanya Muhammad omong apa?

    Walah. kamu ini…mengerti ngga bahasa Indonesia?

    Sekali lagi, sila jawab pertanyaan yang sederhana ini.

  • 730. CosmicBoy  |  Agustus 28, 2009 pada 2:24 am

    @ Kurdi,

    Mengenai ‘nabi’ Muhammad, ngga salah kalo membela yang hak dan menolak yang mungkar.

    Semua yang saudara nyatakan tentang Muhammad ialah ketika dia berada di Mekkah, berdakwah seorg diri, kurang pengikut, lemah, tidak kuat dll. Tapi ketika dia mulai memiliki semua kekuatan, kuasa dan pengaruh dan jumlah pengikutnya bertambah serta dapat menguasai Madinah…sila baca sirah Nabawiyah dan buat penelitian…kamu akan tau bahwa HE IS A MONSTER IN THE MAKING.

    Coba kamu teliti kehidupan Muhammad…apakah pantess ‘nabi’ menyikat anak kecil, menyikat menantunya sendiri (sumbang mahram), berpoligami lebih dari batas yg diperintahkan, membunuh dan merampok…

    Menurut saya Muhammad sebelum menerima ‘wahyu’, perlakuannya jauh jauh jauh lebih baik daripada selepas dia menerima ‘wahyu’.

    Apakah dia pernah membunuh sebelum dia terima ‘wahyu’? Apakah dia pernah merampok, menyikat anak kecil, menyikat menantu sendri, kumpul kebu dll?

    Sebelum dia menerima ‘wahyu’, Muhammad disenangi oleh kaumnya karena kejujurannya sehingga digelar Al-Amin, tapi sesudah menerima ‘wahyu’, perlakuannya berubah sehingga mengajar bahwa penipuan itu diperbolehkan demi Islam!

    Ini bukan rekayasa saya, semua itu sudah terang2 tercatat kitab-kitab suci kalian.

    Semoga mendapat pencerahan.

  • 731. CosmicBoy  |  Agustus 28, 2009 pada 3:16 am

    @ Kurdi,

    dibanding kristen yg menambahkan figur yesus sebagai Tuhan selain Allah,keESA an 3nitas hanyalah bualan semata,tak ada satu nabipun yg mengajar 3nitas !

    ==> hahahaha (sambil ketawa-ketiwi meliat gelagat anak pesantren membahas)

    Dengar sini…

    (1) Yesus adalah Firman-Nya. Karena itu Yesus adalah Tuhan. Ketuhanan-Nya ADA DGN SENDIRINYA, tidak perlu ditambah oleh org Kristen (apakah kamu tidak tau org Kristen hanya ada pada abad pertengahan abad pertama!).

    Surat Filifiyyah

    2:10 supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi,
    2:11 dan segala lidah mengaku: “Yesus Kristus adalah Tuhan,” bagi kemuliaan Allah, Bapa!

    There is nothing you can do about it.

    (2) Kurdi, Trinitas bukan Allah, Trinitas ialah satu konsep seperti Tauhid yang disepakati alim ulama Kristen untuk menerangkan/menjelaskan/memperincikan/mengungkapkan hubungan Allah yang Maha Esa itu dengan Firman-Nya & Roh-Nya. Firman-Nya & Roh-Nya TIdak Diciptakan, qaimah pada Allah yg Maha Esa itu, Tidak Terceraikan & Tidak Terpisahkan dari Dzat-Nya, Qadim dan Qidam! Itulah keyakinan semua Nabi, itulah diajar oleh semua Nabi dan hawariyyun!

    Mengenai Firman-Nya, Nabi Daud dalam Zaburnya menulis Firman-Nya sebagai Khalik Pencipta:

    “Oleh Firman, langit itu diciptakan.”

    “Dan dengan Firman-Nya, maka semuanya ada.” (Zabur 33:9)

    Yuhana, salah seorg hawariyyun Yesus menulis bahwa Firman-Nya adalah Allah:

    “Sebelum segala sesuatu ada, Firman (Kalam) ADA dengan sendiri-Nya, dan Firman itu qaimah pada Allah dalam kekekalan dan Firman itu adalah Allah. Segala sesuatu dijadikan oleh Firman itu, tanpa Firman itu tidak ada suatupun yang telah jadi dari segala yang dijadikan. Di sisi Firman itu ada Sumber Kehidupan…” (Injil Yuhana 1:1-4)

    Mengenai Roh-Nya, Nabi Musa menulisnya sebagai Yang Berarasy dan Yang Menciptakan:

    “Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi. Dan bumi belum berbentuk dan kosong dan gelap gulita menutup angkasa raya dan Roh-Nya melayang-layang di atas permukaan air (kiasan untuk berarasy’).” (Kejadian 1:1-2)

    Nabi Ayub menulis tentang Roh Allah sebagai Khalik Pencipta:

    “Sesungguhnya Roh Allah yang menciptakan aku dan hembusan dari Roh-Nya yang membuat aku hidup.” (Ayub 33:4)

    Nabi Ayaya’ menulis ttg Roh Tuhan:

    “Tetapi mereka memberontak dan mendukakan Roh-Nya yang Maha Kudus.” (Asyaya 63:10)

    Nabi Daud berkata mengenai Roh TUHAN dan Firman-Nya:

    “Sesungguhnya Roh TUHAN berkata-kata melalui aku dan Firman-Nya ada dilidahku.” (2 Samuil 23:2)

    Petrus, salah seorang hawariyyun mengajar bahwa mencobai Allah ialah mencobai Roh-Nya!

    “Tetapi Petrus berkata: Wahai Ananiyas, mengapakah hatimu dikuasai Iblis sehingga kamu mencobai Roh-Nya yang Kudus…Sesungguh kamu bukan mendustai manusia tetapi mendustai Allah.” (Kisah 5:1-6)

    Banyak lagi mas…tinggal baca…para nabi dan para hawariyyun menyakini dan percaya serta mengajar suatu konsep di mana Firman-Nya & Roh-Nya bukan diciptakan melainkan dari Diri Allah yg Maha Esa itu.

    Itu bukan ajaran baru, dalam agama Yahudi, Firman-Nya dan Roh-Nya Tidak Diciptakan yang adalah Allah itu sendiri tapi bukan 3 Allah melainkan 1 Allah yg Esa/Tunggal saja.

    Baik para Nabi, baik para hawarriyyun mahupun dalam agama Yahudi, konsep Firman-Nya dan Roh-Nya yg Tidak Diciptakan yang adalah Diri Allah itu sendiri yang disepakati sebagai Trinitas diyakini dan diajar sebagai kebenaran dari Al-Kitab.

    Hanya Muhammad saja karena buta huruf yang menandakan dia sungguh2 seorg yg tidak tau baca-tulis dan tidak berpengetahuan, menyangka Trinitas ialah 3 Allah iaitu Allah, Yesus dan Maryam. Ini sangat lucu dan tidak pernah dianut oleh mana2 fahaman gereja sepanjang zaman. Ini rekayasa Muhammad dari sifat lemahnya (buta huruf) sehingga tidak mungkin Allah Yg Maha Tahu ‘mewahyu’ kesalahan dan galat yang sedemikian!

    Saudara, sila tanya kepada para kiyai, apakah Kalamullah@ Firman-Nya dalam ilmu tauhid Islam diciptakan atau tidak diciptakan, sila tanya, itu saja pertanyaan saya, sederhanakan…sila dan sila beri jawaban secara jujur dan kamu akan bakal kaget dengan jawaban mereka.

  • 732. Kurdi  |  Agustus 28, 2009 pada 7:55 am

    Yang bisa baca Tulis aja pada lemot, “Yesus adalah Firmannya”. Ini salah!
    Firman=kalam=perkataan Allah firman bukan mahluk dan yesus bukan Firmannya,melainkan yesus tercipta oleh firman-Nya,Paulus bisa baca tulis tapi lemot..

  • 733. Kurdi  |  Agustus 28, 2009 pada 8:11 am

    @komikboy

    #jadi yesus adalah Hasil dari firman-Nya…! yesus bukan Firman Itu sendiri…
    Allah berfirman “Kun” maka jadilah ia. Nah jelas yesus tercipta dari firmannya dan Yesus bukanlah Firman itu sendiri.

  • 734. Kurdi  |  Agustus 28, 2009 pada 8:22 am

    Dan satu lagi kebohongan paulus :Yesus adala Tuhan wah ngga kebayani kalo Tuhan kentut/mau berak?
    Maka itu komik boy buru2 masuk islam jangan mau dikadali paulus.

  • 735. Kurdi  |  Agustus 28, 2009 pada 8:23 am

    Dan satu lagi kebohongan paulus :Yesus adala Tuhan wah ngga kebayang kalo Tuhan kentut/mau berak?
    Maka itu komik boy buru2 masuk islam jangan mau dikadali paulus.

  • 736. CosmicBoy  |  Agustus 28, 2009 pada 9:47 am

    @ Kurdi,

    @komikboy

    #jadi yesus adalah Hasil dari firman-Nya…! yesus bukan Firman Itu sendiri…
    Allah berfirman “Kun” maka jadilah ia. Nah jelas yesus tercipta dari firmannya dan Yesus bukanlah Firman itu sendiri.

    ==> Mana ayatnya? Mana? Omong kosong loe, maling teriak maling…hahahaha (sambil ketawa-ketiwi menikmati satay babi).

    Jelas, sangat jelas, terang lagi nyata, dalam Al-Kitab, Yesus adalah Firman-Nya! Bermakna Yesus Tidak Diciptakan! Yang membuktikan Yesus adalah Allah sebab hanya Allah saja Tidak Dicoptakan…hahahaha (sambil ketawa-ketiwi menikmati satay babi).

  • 737. Wedul Sherenian  |  Agustus 28, 2009 pada 9:49 am

    @Cosmic & Mazter

    itu tuh jika kebanyakan baca injil yang isinya pornografi, sampai-sampai menuduh Nabi Muhammad melecehkan seks. Seks itu kan lumrah, seharusnya anda itu memikirkan Jesus-mu itu yang ABNORMAL, pantes cara pikir kalian juga ABNORMAL…kekekek

    nih daripada gue cape ngetik baca nih bukti Nabi Muhamamd di nubuatkan di Injil :

    http://www.ilovezakirnaik.com/muhammad_prophesised/jews.htm

    http://www.ilovezakirnaik.com/muhammad_prophesised/christians.htm

  • 738. CosmicBoy  |  Agustus 28, 2009 pada 9:50 am

    @ Kurdi,

    Dan satu lagi kebohongan paulus :Yesus adala Tuhan wah ngga kebayang kalo Tuhan kentut/mau berak?
    Maka itu komik boy buru2 masuk islam jangan mau dikadali paulus.

    ==> Hahahaha…kayak manusia kalah omong, ngga bisa jawab dibawa2 nama Paulus, Tuhan kentut, Tuhan berak…ngarang nih…ngarang nih…kalian lebih senang membaca cerpen ketimbang fakta2…kayak Al-Quran kalian, cerpen & novel melulu…hahahaha (sambil ketawa-ketiwi menikmati satay babi).

  • 739. CosmicBoy  |  Agustus 28, 2009 pada 9:55 am

    @ Kurdi,

    Daripada buang angin busuk, daripada ngarang2, daripada membuat cerpen dan novel mendingan loe bela agama loe saja.

    Nih, pertanyaan2 saya belum dijawab.

    Sudah 4 kali saya mohon kamu jawab kok kaburrrrrr, takut amat sih…jangan takut kepada kebanran, kebenaran itulah yg akan memerdekakan kamu dari belunggu Islam, percayalah.

    @komikboy

    # “Dan Kami tidak mengajarkan syair kepada (Muhammad) da

    ==> Saya nanya Al-Quran ditulis dalam gaya bahasa apa? Saya tidak nanya Muhammad omong apa?

    Walah. kamu ini…mengerti ngga bahasa Indonesia?

    Sekali lagi, sila jawab pertanyaan yang sederhana ini.

    Para pembaca/pengunjung sedang memperhatikan kamu…hahahaha.

  • 740. CosmicBoy  |  Agustus 28, 2009 pada 10:09 am

    @ Wedul,

    tu tuh jika kebanyakan baca injil yang isinya pornografi,

    ==> Hanya karena koran dan tabloib melaporkan kasus2 pemerkosaan atau pelecehan sek bukan bermakna koran dan tabloib isinya porno (bandingkan dengan laporan Al-Kitab)…hahahaha, kalian hanya bisa menang kalo main otong di pesantren, kalo diskusi ilmiah, hahahaha…kalian pasti kaburrrr.

    Jesus-mu itu yang ABNORMAL,

    ==> hanya karena Yesus tidak kawin bukan bermakna Dia abnormal, kalian juga percaya Yesus tidak berkawin…hahaha..muslim-muslim, .hanya karena mau menang omong, babi pun kalian bisa halalkan!

    Yang abnormal ialah mengentot anak kecil (itu pedolphia namanya), mengentot anak menantu sendiri (itu sumbang mahram namanya), mengentot babu sendiri (itu permoksaan namanya), dan mengentot anak2 yatim dan janda2 (itu seks maniac namanya)…itu abnormal…masak ‘nabi’ perangai begitu??? Itulah alasan mengapa saya tidak tertarik kepada Islam dan itulah kebodohan kalian…hanya karena Yesus adalah Firman-Nya dan Firman-Nya menjadi manusia yang sempurna, kalian olok2, cerca2 dan menghina Dia sedemikian rupa…apakah yang Yesus telah perlakukan sama saudara…ngentot anak kecil, ngentot menanti sendiri, ngentot ababu sendiri, kumpul kebu, membunuh, merampok & menipu…satu pun Yesus tidak pernah buat, ngga bakalan ketemu…beda, sangat jauh beda.

    Hahahaha (kacian meliat kalian ini telah ditipuin oleh lelaki Arab itu. Hanya karena lelaki itu mengajar Allah itu Esa, mata kalian semua pada buta (terhadap perlakuannya).

  • 741. Kurdi  |  Agustus 28, 2009 pada 8:34 pm

    @komikboy

    #”Ia(salomo) mempunyai 700 istri dari kaum bangsawan dan 300 gundik,Istri-istrinya itu menarik hatinya dari pada Tuhan”. (Raja2 11:3).

    =>Apakah pantas seorang Nabi lebih menyukai istri2nya ketimbang menyukai Tuhan? Dan anehnya mempunyai 700 istri+300 gundik,kebayang ngga gimana mengilirnya? *terimakasih Internet*

  • 742. Kurdi  |  Agustus 28, 2009 pada 9:19 pm

    @komikboy
    (kejadian 19:30-36). Nabi lot (Lut) dicekoki Anggur oleh kedua anaknya lalu Nabi lot digilir anaknya (ditiduri). Kemudian kedua anaknya hamil.
    Warning: ini jelas bukanlah firman Tuhan tapi pengaran berita ini lagi piktor (pikiran kotor) makanya gara2 paulus menganjurkan tdk kawin jadi ngeres deh otaknya.

  • 743. Kurdi  |  Agustus 28, 2009 pada 9:43 pm

    @komikboy
    masih bisa ketawa ketiwi? Sadarlah kamu sedang dibohongi masuk Islam yuuu…

  • 744. CosmicBoy  |  Agustus 29, 2009 pada 3:33 am

    @ Kurdi,

    Hey teman, jangan jadi bodoh, pertanyaan2 ini udah basah basi, udah dijawab oleh pihak Kritsiani dengan gampang & tuntas. Sila ke google aje, buang masa aje.

    Nih, jawab pertanyaan saya dulu, ngga usah ngeles…aku tau ulah kamu…silakan…ngga usah malu-maluan.

    Kamu omong kok Firman Allah itu syair/puisi?

    Sekarang, Al-Quran ditulis dalam gaya bahasa apa?

    Sila jawab…yg lain nanti.

    Kita bisa lanjutkan kalo yang itu dijawab dulu.

    Sambil ketawa-ketiwi menikmati satay babi.

  • 745. Kurdi  |  Agustus 29, 2009 pada 4:21 am

    @komikboy

    #anda angkat bendera putih? Takut amat sih, c cc c h…

  • 746. CosmicBoy  |  Agustus 29, 2009 pada 12:27 pm

    @ Kurdi,

    @komikboy berkokok
    iya patutkah seorang Nabi membuat syair yg ngga se

    Terakhir, silakan jawab.

    Nih, …Al-Quran ditulis dalam gaya bahasa apa?

    Wah, udah 2 hari, masak mau nunggu sampai hari lebaran untuk ngejawab?

    Hahahaha…(sambil ketawa-ketiwi)

  • 747. Kurdi  |  Agustus 29, 2009 pada 3:12 pm

    @komikboy berkate: Al’Qur’an diturunkan dalam bentuk apa syair/Puisi.

    #sudah saya kasih dalilnya surat yaasiin kok masih nanya terus? Al-Qur’an bukan sebentuk puisi atau syair Al-Qur’an adalah Firman Allah yg memberi penerangan,pelajaran dll.

  • 748. Kurdi  |  Agustus 29, 2009 pada 4:31 pm

    @komikboy
    #jika benar Alkitab dibuat oleh penulis yg diizinkan/di inspirasikan Allah kenapa Allah menginspirasikan Firman2 Porno,Firman yg tdk sesuai fakta/sains dll.? Dan kenapa Kristian bersikeras mempercayai bahwa Alkitab itu firman2 Tuhan? Apa benar seorang Nabi dicekoki anggur oleh anak2nya kemudian ditidurinya bapaknya, ini adalah Inspirasi dari Tuhan?

  • 749. Kurdi  |  Agustus 29, 2009 pada 4:49 pm

    “Engkau menjadi besar dan cukup umur,bahkan sudah sampai pada masa mudamu. Maka buah dadamu sudah montok,”rambutmu sudah tumbuh”,tetapi engkau dlm keadaan telanjang bugil…”(yehezkiel 16: 17…).
    >perhatikan kata “Rambutmu sudah tumbuh”. Nah rambut apakah itu?

  • 750. nitten  |  Agustus 30, 2009 pada 12:29 am

    @kurdi

    Wah..”dada montok”, “rambut tumbuh” dan “telanjang bugil”.. hihihi..dan mereka masih menganggap hadith Paulus ini sebagai kitab suci..yah mau apa lagi..nurut aja deh sama gereja.. haha =)

  • 751. CosmicBoy  |  Agustus 30, 2009 pada 4:34 am

    @ Kurdi,

    ”(yehezkiel 16: 17…) ==> Ini bahasa apa? Ini gaya bahasa kritik dengan menggunakan kiasan/perumpamaan. Allah sedang mengkritik kejahatan dan keingkaran umat-Nya.

    Hahahaha…mau tau bahasa kotor…baca ini,

    Wa A-Atī ‘Aĥşanat Farjahā Fanafakhnā Fīhā Min Rūĥinā Wa Ja`alnāhā Wa Abnahā ‘Āyatan Lil`ālamīna

    Dan (sebutkanlah peristiwa) perempuan yang telah menjaga KEHORMATAN dan KESUCIAN; lalu Kami tiupkan padanya dari Roh (ciptaan) Kami, dan Kami jadikan dia dan anaknya sebagai satu tanda (yang menunjukkan kekuasaan Kami) bagi umat manusia (Maryam 91)

    Kalimat aslinya ==> Farjaha ditukar ke kehormatan & kesucian padahal teks asli nulis beda…ini upaya utk menutup2 bahasa biadap dan kurang ajar serta kotor.

    Farjaha bermaksud virgina, organ sek dan org Arab tidak biasa memakai bahasa ini karena terlalu kotor, kasar dan kurang sopan. Org Arab jahiliah lebih baik ketimbang Allah kalian dan patnernya Si Mamad itu yg seringkali menggunakan bhs yg digolong kotor oleh Arab jahiliah! Aneh, bahasa kotor bisa menjadi bahasa Tuhan!

    Baca lagi: Al-Quran 66:12.

    Dan lagi:

    Wa Al-Ladhīna Hum Lifurūjihim Ĥāfižūna

    “Dan mereka yang menjaga KEMORMATANNYA.” (Al-Mu’uminūna 5)

    Lifurujihim juga bahasa kotor dan jarang dipakai oleh org Arab kecuali dlm mengutuk2/hal immoralitas tapi aneh, bhs kotor ini menjadi bhs Tuhan. Ia ialah alat kelamin lelaki yg disebut PENIS, hahahaha…

    Terbukti Allah kamu suka menggunakan bahasa kotor yg tidak dipakai oleh Arab jahiliah, cisciscis…bahasa kotor menjadi bahasa Tuhan…aneh???

    Baca lagi, banyak itu, Al-Quran 24:30-31, 70:29

    Ternyata Al-Quran ngarang, cerpen melulu…hahahaah…ngarang itu, masak bahasa Tuhan bahasa kotorrrrrrrr.

  • 752. CosmicBoy  |  Agustus 30, 2009 pada 4:46 am

    @ Kurdi,

    #sudah saya kasih dalilnya surat yaasiin kok masih nanya terus? Al-Qur’an bukan sebentuk puisi atau syair Al-Qur’an adalah Firman Allah yg memberi penerangan,pelajaran dll.

    ==> Al-Quran ditulis dalam gaya bahasa apa? Itu pertanyaan saya? Bisa? Takut amat sih…

    Baca (klik aja gaya bahasa Al-Quran dan kamu akan menemukan situs2 Islam yg semuanya pada setuju gaya bahasa Al-Quran ialah puisi dan syair)

    So, loe mau bullshit sama gue. Kok Tuhan kamu berpuisi, kok Tuhan kamu bersyiar…kok bahasa Tuhan bahasa puisi, bahasa syair hahahaha…siapa yang makan cabe dia yg rasa pedesnya!

    http://burhan15.multiply.com/journal/item/20
    http://cabiklunik.blogspot.com/2007/04/alquran-keindahan-aural-dan-puisi.html
    http://pesantren.or.id.29.masterwebnet.com/ppssnh.malang/cgi-bin/content.cgi/artikel/dialektika_gaya_bahasa_quran.single

  • 753. CosmicBoy  |  Agustus 30, 2009 pada 4:54 am

    @ nitten,

    @kurdi

    Wah..”dada montok”, “rambut tumbuh” dan “telanjang bugil”.. hihihi..dan mereka masih menganggap hadith Paulus ini sebagai kitab suci..yah mau apa lagi..nurut aja deh sama gereja.. haha =)

    ==> Heran, kamu ini kan lulusan S2 luar negeri, kok ngga pakai ilmu logis dalam ngebahas…hanya karena mau menang omong, babi pun kalian bilang halal!!! Hahaaha…sambil ketawa-ketiwi menikmati satay otak babi.

    ==> Kitab Nabi Yehekiel (Hezkiyal) di tulis 600 tahun sebelum Paulus lahir maka ngga logis ia ditulis Paulus…hahahaha.

    Hanya karena kebencian kalian sama Paulus tidak seharus membuat kalian mengabaikan ilmu logis….

    Inilah akibat kekurangan gizi anak2 pesantren (mungkin kalian harus coba satay babi, mudah2an semakin pinter dlm ngebahas).

  • 754. Kurdi  |  Agustus 30, 2009 pada 7:32 am

    @komikboy
    (yehezkiel 16:17) ini bahasa apa? Ini gaya bahasa kritik dgn menggunakan kiasan…

    #mau itu gaya bahasa kritik/kiasan/syair/perumpamaan kek tetap aja kata2 itu porno,jadi ini kitab yg benar? Benar2 porno maksudnya.

  • 755. CosmicBoy  |  Agustus 30, 2009 pada 9:16 am

    @ Kurdi,

    #mau itu gaya bahasa kritik/kiasan/syair/perumpamaan kek tetap aja kata2 itu porno,jadi ini kitab yg benar? Benar2 porno maksudnya.

    ==> Kok menyerah cepet sekali? Wah, saya masih menunggu jawaban ilmiah dari kamu.

    Dan lagi, sila beri koment bahasa yang digunakan Tuhan kamu, faraj (Virginia) dan lifurujihim (Penis), kok bahasa Tuhan kamu kotor dan kasar????

    Sambil ketawa-ketiwi menikmati satay otak babi.

  • 756. Kurdi  |  Agustus 30, 2009 pada 8:47 pm

    @komikboy
    #al-farju (farj) adalah kata kiasan (majaz) dlm bahasa arab digunakan utk menunjuk kepada kemaluan.
    =>Anda ini bisa bahasa arab juga ngga tapi sok tau dgn cuap2 kosong tanpa ilmu dan berkate “kok bahasa Tuhan kamu kotor dan kasar”.

  • 757. Kurdi  |  Agustus 30, 2009 pada 9:18 pm

    @komikboy
    #faraj (Furuuj) artinya celah2 antara dua sesuatu/lubang. Nah kata ini digunakan utk merujuk kepada kemaluan manusia,kubul dan dubur

  • 758. Hari  |  Agustus 31, 2009 pada 1:57 am

    To : CosmicBoy

    (kejadian 19:30-36). Nabi lot (Lut) dicekoki Anggur oleh kedua anaknya lalu Nabi lot digilir anaknya (ditiduri). Kemudian kedua anaknya hamil.

    mathius 4:9 “(Iblis) berkata kepada-Nya : “Semua itu akan kuberikan kepada-Mu jika Engkau sujud kepada aku (iblis).”

    YAKUB bergulat dengan ALLAH dan YAKUB MENANG …

    ”Ia (salomo) mempunyai 700 istri dari kaum bangsawan dan 300 gundik, Istri-istrinya itu menarik hatinya dari pada Tuhan”. (Raja2 11:3).

    Bagaimana PERSEPSI KAMU CosmicBoy ?

    1. IBLIS yang TIDAK TAHU bahwa YESUS itu TUHAN ? Kalau YESUS itu TUHAN … IBLIS tentunya tahu bukan ? IBLIS kan GHOIB ? Tidaj BISA diindera oleh PANCA INDERA kita … ?

    2. ALLAH yang MAHA … KALAH sama MANUSIA yang NISBI … Yang ABSOLUT kalah sama yang NISBI … ? Logis ?

    3. Nabi LUTH (LOT) yang DIHINDARKAN ALLAH dari peristiwa SODOM GOMORAH … Terpaksa harus MEMILIKI ANAK dari ANAKNYA sendiri … ? Karena PERLAKUAN ANAK2NYA … sehingga MABUK dan TIDUR (maksudnya : COITUS) dengan ANAKNYA sendiri … ?

    4. Nabi SOLOMO (SULAIMAN) memiliki TOTAL ISTRI + GUNDIK 1000 orang … ? Kira-kira … anak-anaknya NABI SULAIMAN berapa ? Waduuuhhh NGGAK BISA NGEBAYANGIN … Pastinya … Banyak sekali ? Yang PALING FATAL … adalah TERNYATA dibandingkan KECINTAANNYA kepada ALLAH … ? Nabi SOLOMO … Lebih mencintai ISTRI-ISTRI maupun GUNDIK-GUNDIKNYA … ?

    Dari ke empat fakta tersebut itu … Sepertinya … PENGGAMBARAN ALLAH yang MAHA … Sebagaimana ISLAM jelaskan … SANGAT JAUH BERBEDA dengan ALLAH yang MAHA bagi KAUM KRISTIANI … ? Begitu MUDAHNYA … mereka MELEKATKAN SIFAT TERTENTU … Kepada sesuatu yang MULIA …

    1. IBLIS BERANI sama TUHAN … karena MEMANG TUHAN itu kan TIDAK ADA APA-APANYA … Ambil contoh KEMENANGAN YAKUB terhadap ALLAH …

    2. Karena kenikmatan DUNIA … Maka Nabi itu TERJERUMUS … Sehingga INGKAR kepada ALLAH … (Kasus Nabi LUTH /LOT dan Kasus Nabi SOLOMO / SULAIMAN) …

    Dengan CERITA-CERITA seperti ini apakah untuk membuktikan kepada PENGIKUTNYA bahwa seorang Nabi yang MULIA saja BISA seperti itu ? Apalagi yang MANUSIA BIASA ?

    Juga mau saya jelaskan bahwa APA YANG DITERIMA MUHAMMAD saat berkhalwat –gampangnya berkontemplasi; merenung; mikir– yang dianggap oleh KALIAN dari SETAN itu ? Karena didapatnya dari GUA yang GELAP ? Dan TIDAK ADA yang membuktikan bagi PENERIMAAN WAHYU tersebut ? Adalah TIDAK BENAR … ?

    Faktanya … Apa yang dilakukan MUHAMMAD sampai dengan diterimanya WAHYU yang pertama itu … ? Proses kejadiannya bukan barang satu atau dua hari … Muhammad melakukan KONTEMPLASI tersebut … Tahunan … Darimana kita tahu ? Dari cerita KHADIJAH … Istri PERTAMNYA … Yang dengan SABAR menerima habit MUHAMMAD untuk berkontemplasi atas keresahan-keresahan jiwanya bagi PENCARIAN TUHAN yang SEJATI ? Karena ENVIRONMENT diamana BELIAU TINGGAL yaitu MEKAH … Tidak bisa memberikan JAWABAN MEMUASKAN atas pertanyaan-pertanyaan berkaitan dengan masalah KETUHANAN ?

    Hari demi hari … BELIAU berkontemplasi di GUA HIRA’ … Untuk mempertanyakan hal-hal seperti ini ? Ternyata waktu yang dibutuhkan sampai didapatnya WAHYU yang PERTAMA –S. Al ALAQ– itu tidak kurang dari 5 (lima) tahun dan jawaban atas pertanyaan Nabi MUHAMMAD itu … Bisa dilihat dalam S. Ad Dhuha …, dimana ALLAH menemukan MUHAMMAD dalam 3 keadaan sekaligus : Pertama, ditemukan dalam keadaan YATIM … (sebatangkara) Kedua, dalam keadaan kebingungan … (Karena mencari TUHAN yang SEBENARNYA) dan Ketiga, dalam keadaan kekurangan … Dan semuanya itu TELAH DIPENUHI ALLAH SWT …

    Dan dalam rentetan PERISTIWA BERIKUTNYA setelah WAHYU PERTAMA itu, maka TURUNLAH WAHYU-WAHYU yang lain … Yang ISINYA KONSISTEN yaitu … AJAKAN kepada ALLAH yang ESA … Dengan MENYERAHKAN DIRI secara TOTAL hanya kepada ALLAH yang ESA … Tidak kepada yang lain … TERUS … YAKIN bahwa HARI PEMBALASAN itu ADA (EXIST dan REAL) dengan segala TAHAPANNYA.

    1. MATI dulu
    2. SIKSA KUBUR
    3. DIBANGUNKAN dari KUBUR saat KIAMAT
    4. MAKHSYAR … (Masa PENANTIAN)
    5. HISAB … Perhitungan amal-amal perbuatan … (Persoalan BENARNYA dan BESARNYA secara SEKALIGUS; Tidak bisa hanya SALAH SATU)
    6. Siraat … TITIAN … Menuju SURGA
    7. Surga dan NERAKA …

    Jadi KENAPA harus MEMPERTANYAKAN bahwa WAHYU PERTAMA di gua HIRA’ itu ? Sebagai bukan dari TUHAN melainkan dari SETAN ? Kalau dari SETAN … Kenapa WAHYU-WAHYU berikutnya menjelaskan secara KONSISTEN atas KEESAAN ALLAH ? Dan MEMUSUHI SETAN ? Mana ada … Makhluk ngasih TAHU untuk MELAWAN DIRINYA TERUS MENERUS … ? Secara KONSISTEN ?

    Jadi TUDUHAN bahwa WAHYU yang PERTAMA yang diberikan ALLAH kepada Nabi MUHAMMAD SAW melalui Malaikat Jibril itu ? Adalah PEMBERIAN SETAN ? Lemah kan ? Bukan hanya LEMAH .. Bahkan SANGAT LEMAH … ?

  • 759. CosmicBoy  |  Agustus 31, 2009 pada 2:13 am

    @ Kurdi,

    @komikboy
    #al-farju (farj) adalah kata kiasan (majaz) dlm bahasa arab digunakan utk menunjuk kepada kemaluan.
    =>Anda ini bisa bahasa arab juga ngga tapi sok tau dgn cuap2 kosong tanpa ilmu dan berkate “kok bahasa Tuhan kamu kotor dan kasar”.

    ==> Beda dengan Yehekiel (konteks menunjukkan ayat2 itu ialah kiasan), ayat2 di Al-Quran ialah ayat pernyataan, bermaksud terang benderang yg ngga ada kiasan2 segala. Nah, terbukti dengan pernyataan terang sekalipun, Tuhan kamu masih menggunakan bahasa kotor dan kasar (bahasa2 yang jarang dipakai oleh Arab jahiliah kecuali Muhammad & paknernya (Alloh).

  • 760. CosmicBoy  |  Agustus 31, 2009 pada 2:19 am

    @ Kurdi,

    @komikboy
    #faraj (Furuuj) artinya celah2 antara dua sesuatu/lubang. Nah kata ini digunakan utk merujuk kepada kemaluan manusia,kubul dan dubur

    ==> Ehhhh kotornya bahasa Tuhan kamu…masak bisa nyebut sama Siti Maryam, dubur kamu, kubul kamu, virginia kamu….???? tapi aneh…para penerjemah Al-Quran menggantikannya dengan KEHORMATAN padahal kalimat untuk penghormatan bukan Al-Faraj…satu lagi bukti dari sekian banyak bukti bahwa para penerjemah menutup2 kecacatan Al-Quran!

  • 761. CosmicBoy  |  Agustus 31, 2009 pada 2:22 am

    @ Kurdi,

    @ Kurdi,

    #sudah saya kasih dalilnya surat yaasiin kok masih nanya terus? Al-Qur’an bukan sebentuk puisi atau syair Al-Qur’an adalah Firman Allah yg memberi penerangan,pelajaran dll.

    ==> Al-Quran ditulis dalam gaya bahasa apa? Itu pertanyaan saya? Bisa? Takut amat sih…

    Baca (klik aja gaya bahasa Al-Quran dan kamu akan menemukan situs2 Islam yg semuanya pada setuju gaya bahasa Al-Quran ialah puisi dan syair)

    So, loe mau bullshit sama gue. Kok Tuhan kamu berpuisi, kok Tuhan kamu bersyiar…kok bahasa Tuhan bahasa puisi, bahasa syair hahahaha…siapa yang makan cabe dia yg rasa pedesnya!

    Ini pertanyaan yg ke-5, masih kabur ya…

    Belalah agama kamu dengan cara berani dan bersih (kecuali agama kamu kotor dan penuh muslihat serta penipuan)

  • 762. CosmicBoy  |  Agustus 31, 2009 pada 2:26 am

    @ Hari,

    Nulis CERPEN & NOVEL lagi…

    Rupa2nya itulah yang kalian pelajari di Pesantren (diinspirasi oleh Al-Quran, kitab cerpen & novel).

    Hahahaha (sambil ketawa-ketiwi menikmati satay otak babi)

  • 763. Hari  |  Agustus 31, 2009 pada 2:28 am

    To : mazterall

    kenapa Muhammad tidak mau mengawini janda2 yang sudah peyot??

    kok mengawini yang cantik2 saja?
    katanya bukan karena nafsu

    Namanya MEMILIH … Bisa DITOLAK kan ? Tapi kenapa saat DIPILIH … ? Para WANITA yang CANTIK itu MAU ? Apakah dalam MEMILIH itu ada PAKSAAN ? Free Choice … Bukan ? Itu kalau bagi orang-orang MERDEKA ? Tapi kalau BUDAK ? Akan berbeda. Mereka para BUDAK ini tidak memiliki FREE CHOICE. Saat DIPILIH ya harus MAU.

    Terus bedakan antara PEMBANTU (SERVANT) dengan SLAVERS (BUDAK). Karena SLAVERS dalam ISLAM … Tidak Haram apabila disetubuhi. Tapi kalau pembantu … HARAM dan hukumnya adalah RAJAM.

    Kembali ke ISTRI-ISTRI NABI MUHAMMAD ? Namanya MEMILIH … Nabi MUHAMMAD berhak kan untuk menentukan kriterianya ? Termasuk yang CANTIK ? Dan BERHAK pula kan ? Para WANITA MERDEKA tersebut untuk MENOLAK DIPILIH Nabi MUHAMMAD SAW ? Padahal … Setelah dengan Khadijah (Istri PERTAMA), Nabi MUHAMMAD SAW berpoligami. Calon Istri KETIGANYA pasti TAHU apa MAKSUD dibalik PILIHAN Nabi MUHAMMAD tersebut ? Kalau hanya SEMATA-MATA NAFSU ? Masih banyak PRIA-PRIA lain yang lebih memungkinkan bagi PERKAWINANNYA dibandingkan dengan Nabi MUHAMMAD SAW ? Tapi karena PREDIKAT Nabi-nyalah … Dan sejumlah BUKTI SIKAP, TINDAK TANDUK dan PERILAKU Sang Nabi ini, maka para CALON ISTRI Nabi MUHAMMAD ini RELA DIKAWIN dengan Nabi MUHAMMAD, meskipun RESIKONYA …
    1. Menghadapi “madunya”
    2. Hidup serba kekurangan materi
    3. Harus TEKUN BERIBADAH …
    4. Mengiktui ISLAM secara TOTAL …
    5. Jarangnya dikunjungi SUAMI … Karena kesibukan SUAMI yang BEGITU LUAR BIASA … Yang terlibat baik untuk masalah MIKRO maupun yang MAKRO (STRATEGIS) bagi TEGAKNYA Kalimat La Ilaha Illallah (Tiada tuhan selain ALLAH) …..

    Pastilah para CALON ISTRI yang DIPILIH Nabi MUHAMMAD ini … ? Tahu akan KONSEKWENSI BERAT tersebut ? Tapi YANG SERU … TIDAK ADA yang MENOLAK.

    Argumentasinya … Orang lain boleh KAYA, GAGAH, PINTAR dsb. Tapi pada MUHAMMAD-lah … PREDIKAT NABI itu TERLEKAT.

  • 764. Hari  |  Agustus 31, 2009 pada 2:38 am

    To : CosmicBoy

    Nulis CERPEN & NOVEL lagi…

    Rupa2nya itulah yang kalian pelajari di Pesantren (diinspirasi oleh Al-Quran, kitab cerpen & novel).

    Hahahaha (sambil ketawa-ketiwi menikmati satay otak babi)

    Ini kan TULISANMU … ? Kalau BISA MENJAWAB … ? Kenapa TIDAK MAU MELAKUKANNYA ?

    Karena di jawaban-jawaban kamu ke yang lain kamu nulis seperti ini :

    sudah saya kasih dalilnya surat yaasiin kok masih nanya terus? Al-Qur’an bukan sebentuk puisi atau syair Al-Qur’an adalah Firman Allah yg memberi penerangan,pelajaran dll.

    ==> Al-Quran ditulis dalam gaya bahasa apa? Itu pertanyaan saya? Bisa? Takut amat sih…

    Baca (klik aja gaya bahasa Al-Quran dan kamu akan menemukan situs2 Islam yg semuanya pada setuju gaya bahasa Al-Quran ialah puisi dan syair)

    So, loe mau bullshit sama gue. Kok Tuhan kamu berpuisi, kok Tuhan kamu bersyiar…kok bahasa Tuhan bahasa puisi, bahasa syair hahahaha…siapa yang makan cabe dia yg rasa pedesnya!

    Ini pertanyaan yg ke-5, masih kabur ya…

    Belalah agama kamu dengan cara berani dan bersih (kecuali agama kamu kotor dan penuh muslihat serta penipuan)

    (Ini kan jawaban-jawaban kamu ke yang lain ? Tapi kenapa … Atas pertanyaan2ku … Jawaban kamu LARI KESANA KEMARI … ? GENTLE lah CosmicBoy … ? Jawablah … Sehingga diskusi kita MENARIK; Dan juga janganlah SUKA MEMFITNAH … Dengan mengatakan :

    Hahahaha (sambil ketawa-ketiwi menikmati satay otak babi)

    (Padahal kamu tahu bukan bahwa BABI (PIG) itu HARAM dalam ISLAM ? Kenapa KAMU membuat FITNAH atas hal tersebut ? Apakah KRISTIAN memang suka MEMFITNAH ? Atau hanya KAMU saja yang suka MEMFITNAH dengan MENGATAKAN sesuatu ke seseorang … Padahal orang tersebut TIDAK PERNAH MELAKUKANNYA ? Kalau hanya KAMU yang SUKA FITNAH … ? Apakah LAYAK … ? Kamu BERDISKUSI mengatas namakan KRISTEN ? Dengan SEGALA ATRIBUTNYA ? Bagaimana orang bisa PERCAYA ? Kalau apa yang KAMU katakan SUKA MEMFITNAH ? )

  • 765. Hari  |  Agustus 31, 2009 pada 4:13 am

    To : CosmicBoy

    Ini lagi KATA-KATAMU :

    ==> Muhammad mengajar bahwa Yesus bukan Anak Allah. Muhammad juga tidak mengakui KeBapaan Allah. Muhammad karena buta huruf (tidak berpengetahuan) pikir hubungan Bapa-Anak ialah hubungan kelamin.

    Dan dengan PEDENYA menyatakan bahwa :

    Tapi Al-Kitab mengajar bahwa hubungan Bapa-Anak ialah hubungan spiritual, hubungan kiasan bagi menggambarkan keqaimahan, ketidakceraian, ketakterpisahan & keqadiman antara Allah dan Firman-Nya (Kalam-Nya).

    (FIRMAN ALLAH yang JADI MANUSIA yaitu YESUS yang IBLIS TIDAK TAHU bahwa YESUS itu TUHAN ? Yang IBLIS tahu bahwasanya YESUS itu MANUSIA; Dalam Mathius 4:9 “(Iblis) berkata kepada-Nya : “Semua itu akan kuberikan kepada-Mu jika Engkau sujud kepada aku (iblis).”)

    Apakah MASIH MAU BERARGUMENTASI yang MUTER-MUTER lagi ? Akan KEMANUSIAANNYA YESUS ? Bukan KETUHANANNYA YESUS ?

    Pertanyaannya :

    Saat ALLAH jadi YESUS … ? ALLAH yang MAHA kemana ? Ya jadi YESUS yang MANUSIA ? Sekian tahun … ? Terus MANUSIA di belahan bumi yang lain SAAT berdoa kepada ALLAH ? Apakah ALLAH berarti MENGHILANG atau TIDAK MENDENGARKAN doa orang-orang tersebut ? Karena sudah menjadi YESUS yang MANUSIA itu ? Yang telah MENINGGALKAN ke ALLAHANNYA demi menebus DOSA WARIS MANUSIA yang diperbuat oleh ADAM ?

    soal DOSA WARIS ini sungguh … Suatu HUKUM yang dibuat setelah YESUS DISALIB sebagai BENTUK PENGORBANAN bagi PENEBUSAN DOSA WARIS ? Jadi punya ARTI ? Kalau TIDAK … Maka tidak punya arti alias to be the loser …

    Padahal SAAT ADAM berdosa dengan melanggar PERINTAH ALLAH … Kan sudah dihukum dengan KELUAR dari SURGA … Seperti HUKUMAN yang diberikan kepada PENJAHAT-PENJAHAT di INGGRIS saat itu dengan MEMBUANG para PENJAHAT itu ke BENUA AUSTRALIA ? Yang merupakan CIKAL BAKAL PENDUDUK IMMIGRANT AUSTRALIA ? Apakah dengan pembuangan ke Benua Australia ini bukan penghukuman ? To EXILE … Berarti dengan menjalankan PEMBUANGAN itu … IMPASLAH dengan apa yang TELAH DILANGGAR ? Bukannya SAMPAI ke anak cucu … ?

    SURGA itu KEKAL … REAL TIME … UNIMAGINABLE … INCREDIBLE … etc. ….. RUUUAAAARRRRR BIIIIIAAAAASAAAAA …. Dengan BERSALAH di SURGA … dan karena SURGA tidak MENGADOPSI BENTUK-BENTUK KESALAHAN, maka para pelanggar2 yang ada MAU TIDAK MAU harus di EXILE alias DIBUANG … Sebagai BENTUK HUKUMAN. Kalau sudah MENJALANI PEMBUANGAN ….. Artinya IMPAS kan … Dihukum dan telah dijalani …

    Itulah kenapa DOSA WARIS itu DIGEMBAR-GEMBORKAN sedemikian rupa … Agar YESUS kelihatan HERO … ? Bahwa ALLAH yang MAHA itu telah mengorbankan dirinya bagi DOSA WARIS yang ada ? Kalau tidak ada DOSA WARIS … ? PenyalibanYESUS itu sesuatu yang RIDICULOUS … Menggelikan sekali … ?

  • 766. CosmicBoy  |  Agustus 31, 2009 pada 6:45 am

    @ Hari & anak2 pesantren,

    Tapi kalau BUDAK ? Akan berbeda. Mereka para BUDAK ini tidak memiliki FREE CHOICE. Saat DIPILIH ya harus MAU.

    Terus bedakan antara PEMBANTU (SERVANT) dengan SLAVERS (BUDAK). Karena SLAVERS dalam ISLAM … Tidak Haram apabila disetubuhi

    ==> Salut untuk Yesus, ajarannya yang paling best!

  • 767. CosmicBoy  |  Agustus 31, 2009 pada 6:59 am

    @ Hari,

    1. IBLIS yang TIDAK TAHU bahwa YESUS itu TUHAN ? Kalau YESUS itu TUHAN … IBLIS tentunya tahu bukan ? IBLIS kan GHOIB ? Tidaj BISA diindera oleh PANCA INDERA kita … ?

    ==> So, menurut loe Iblis Maha Tahu? Hahahaha (sambil ketawa-ketiwi meliat kebodohan anak2 pesantren)

    Hahahaha (sambil ketawa-ketiwi menikmati satay otak babi)
    (Padahal kamu tahu bukan bahwa BABI (PIG) itu HARAM dalam ISLAM ? Kenapa KAMU membuat FITNAH atas hal tersebut ?

    ==> Fitnah? Sensitip bangettttttttt anak2 pesantren ini. (1) Apakah bukan merupakan hak saya untuk menimati makanan saya yang saya sukai. Masak makanan saya yg tidak bisa disentuh oleh dunia maya bisa sensitip bagi kalian, cisciscis.. (2) Kalian maksain umat agama lain menjaga sensitip kalian, jadi bila kalian mulai menjaga sensitip umat agama lain? Bukankah kalian merendah2 org Kristen yg makan babi@ celeng…??? cisciscis…

    Dan terakhir, postingan2 kamu sebetul omong apa sih? Kamu bukan menjawab pertanyaan2 saya malah buat cerpen dan novel…dan 1 perkara lagi, utk kelancaran diskusi, bisa ngga nulisnya yang ringkas2, CPD membacanya. Bisa? (nasihat itu juga yg telah diberikan oleh Pak Iman dan Maz).

    Salam.

    Catatan: Maap kalo anda tersinggung, itu bukan niat saya, maap sekali lagi, o iya, selamat menunai ibadat puasa dan Tuhan memberkati.

  • 768. CosmicBoy  |  Agustus 31, 2009 pada 7:10 am

    @ Hari,

    Pertanyaannya :

    Saat ALLAH jadi YESUS … ? ALLAH yang MAHA kemana ? Ya jadi YESUS yang MANUSIA ? Sekian tahun … ? Terus MANUSIA di belahan bumi yang lain SAAT berdoa kepada ALLAH ? Apakah ALLAH berarti MENGHILANG atau TIDAK MENDENGARKAN doa orang-orang tersebut ?

    ==> Wah mas, udah dijawab pada diskusi yg lalu, kok nanya lagi. Lupa ya? Gini…perhatikan sistematikanya:

    Bilamana Allah menjadi manusia (utk kesementaraan waktu), Ketuhanan-Nya TIDAK BERHENTI BERFUNGSI, ngerti, oke, bisa nangkep? Karena itu Dia bisa mendengar doa, ngerti? BIsa nangkep?

    Salam.

  • 769. Kurdi  |  Agustus 31, 2009 pada 7:25 am

    Contoh kata2 kotor yg tdk pada tempatnya: “Ia berahi kepada kawan2nya bersundal,yg auratnya spt aurat keledai dan zakarnya spt zakar kuda”. (Yehezkiel 23:20-21).
    Ayat ini sdh dimodif guna memperhalus makna vulgar,dlm terjemahan LAI th 1970 ayat itu berbunyi sbb: “dan melampiaskan hasratnja dgn pentjinta mereka,jang pelirnya seperti pelir keledai dan yg pantjarannya laksana pantjaran kuda jantan.

  • 770. CosmicBoy  |  Agustus 31, 2009 pada 7:48 am

    @ Kurdi,

    Contoh kata2 kotor yg tdk pada tempatnya: “Ia berahi kepada kawan2nya bersundal,yg auratnya spt aurat keledai dan zakarnya spt zakar kuda”. (Yehezkiel 23:20-21).

    ==> (1) Ini kiasan bertujuan untuk mengkritik kejahatan dan keingkaran umat Allah. Kiasan bermaksud ‘figurative language/speech” yang tidak bisa diarti secara tersurat. BEDA dengan Al-Quran, kalian omong (dgn penuh keangkuhan), itu kata2 Tuhan yang berbentuk perintah dan pernyataan…yang jelas lagi terang maksudnya…yang bukan puisi dan syair (menurut kalian) tapi dlm arti kata sebenar/zahir. Maka, bilamana Tuhan menggunakan kata2 VIGINA & PENIS, itu harus diartikan secara zahir, sungguh2 itu VIGINA & PENIS. Terbuktilah Tuhan kamu menggunakan bahasa kotor/vurgar dalam berkata2…cisciscis…kayaknya orang Arab jahiliah jauh lebih sopan dari Tuhan kalian. (

    (2) Masih inget kasus anak angkat Muhammad, menurut budaya Arab jahiliah, anak angkat itu sumgguh2 anak (harus dibelai dan dipelihara sebagai anak sendiri), tapi hanya karena mau main sama menantu sendiri, maka ‘turun ayat’, hahahaha..Allah selalu memenuhi kemahuan Patnernya…anak angkat menurut “Allah” bukan anak sendiri & org Islam ditengah menganggap anak angkat sebagai anak sendiri. Hanya karena mau main menantu sendiri, “Allah” memenuhi permintaan Patnernya. Lalu terlaksanakan muslihat ‘nabi’ ini dan budaya Arab yg satu ini telah dijadikan mangsa.

    Salam.

  • 771. Kurdi  |  Agustus 31, 2009 pada 8:29 am

    Kiasan? terus karena kiasan jadi Tuhan seenaknya ngomong ya kan ngga pantes Tuhan ngomong gitu,kecuali Allah Islam yg berfirman dengan halus dan santun he he he…

  • 772. CosmicBoy  |  Agustus 31, 2009 pada 9:33 am

    @ Kurdi,

    Tuhan saya kayaknya cukup sopan, kritiknya pakai bahasa kiasan/bunga2 gitu…

    BEDA dengan Tuhan kalian, kok pakai bahasa kotor segala…kalo PENIS dan VIGINA kalian bilang halus dan sopan, hehehehe…saya udah tau kenapa kalian sanggup menyerahkan adik perempuan dan ibu kalian kepada lelaki yang pernah meniduri perempuan2 lain@ beristri banyak!

    Thanks akan pembongkaran itu.

  • 773. Wedul Sherenian  |  Agustus 31, 2009 pada 10:39 am

    @COSMIC

    Oh cerita porno di Al-Kitab (Injil) cuma kayak surat kabar yang memberi informasi ya?. jadi terbukti kalo seks itu hal yang wajar kan,…makanya aku yakin Yesus itu juga beristri, dan melakukan hubungan seks dengan Maria Magdalena. Di Al-Quran dan Injil gak disebutkan jelas karena kayak gini mah memang sudah manusiawi jadi gak usah diceritakan…kekekekek,….Ayo terus aja ngoceh masalah seks, otakmu aja udah ngeseks gitu kok, makanya ana harus yakin kalo Yesus itu juga melakukan seks,…HAYO…enak to,…manteb to…

  • 774. CosmicBoy  |  Agustus 31, 2009 pada 12:10 pm

    @ Wedul,

    Walah, anak pesantren buat cerpen…

    Belajar darimana sih? (sudah tentu Al-Quran & Hadith, banyak itu cerpennnnnnya)

    Hahahaha…hanya karena mau menang omong, Isa kalian diperlakukan sedemkian rupa…

    Cisciscis…

    Inilah akibatnya diberikan internet sama anak2 pesantren.

  • 775. CosmicBoy  |  Agustus 31, 2009 pada 12:15 pm

    @ Wedul,

    Dengar sini hai anak2 pesantren, meskipun Isa versi Islam ngga sama dengan Yesus versi Injil, pernah ngga kami mencerca, menghina dan memperolok2kan Isa sedemikian rupa????…Ngga pernah, bakalan ngga ketemu BEDA dengan kalian, bisa sampai omong Yesus onani, Yesus main otong, Yesus bangsat, Yesus binatang, Yesus homo dll (banyak itu di situs2 Islami).

    Inikah yang kalian pelajari di pesantren?

    Cisciscis…kacian deh kamu ini, makin hari makin kehilangan haluan.

    Semoga Tuhan mengampuni kalian.

  • 776. Kurdi  |  Agustus 31, 2009 pada 10:16 pm

    @komikboy berkate: Pernah ngga kami mencerca,menghina dan memperolok2kan Isa.

    #Isa as. Masih terbilang Mahluk,tetapi Anda mencerca,menghina dan memperolok Allah dgn mengatakan Allah punya anak,jadi manusia,menyebut mana Allah jadi awoh…Dll. Wah dahsyat.. Yg anda hina itu Tuhan loh…

  • 777. Kurdi  |  Agustus 31, 2009 pada 11:41 pm

    Adakalanya ketika ditanya kenapa yesus lemah,berdoa dan tdk berdaya? Dijawab: “itu sifat manusianya”. Karena Allah menjadi manusia dgn sempurna. Oke! Lalu kenapa ket. Menjadi manusia sempurna dgn kesempurnaan yg total menjadi manusia yesus bisa menghidupkan org mati? Bukankah ini adalah konsep kucing2an?

  • 778. Hari  |  September 1, 2009 pada 1:03 am

    To : CosmicBoy

    Kutunggu JAWABAN-JAWABANMU atas pertanyaan-pertanyaanku … ? Jangan LARI KESANA KEMARI … ?

  • 779. mazterall  |  September 1, 2009 pada 5:09 am

    @hari

    loh, katanya muhammad kawin untuk menolong janda2???
    kok pakai memilih?
    berarti menolong orang saja perlu memilih ya mas??

    wah…

    Coba lihat Yesus, Dia menolong semua orang tanpa terkecuali

  • 780. agna  |  September 1, 2009 pada 6:04 am

    woi islam itu sempurna, gag ada yamh lebih hebat dari islam jangan banyak ngomong, perang aja kita, lo udh ngehina alquran. perangaja

  • 781. Wedul Sherenian  |  September 1, 2009 pada 9:50 am

    @COSMIC

    oh ya kata lu kisah porno dalam Injil sebatas berita ya…kok kayak play boy aja…hehehe

    Gue bukannya mengejek Yesus tetapi ingin membantunya dari anggapan kalian. Kasihan sekali dia kamu paksa-paksa jadi Tuhan. Ibarat gigi motor gigi pada posisi 2 kamu paksa jalan sampai jebol, harusnya pindah gigi 3…hehehe. Tuh buktinya buat ngebuktiin Yesus Tuhan samapi dipaksa disalib segala…kacian kan. Juga punya hasrat nikah eh elu jadiin dia kasim, kasihan kan jesus menyandang gelar Kasim, untung otongnya gak dikupas habis, tapi cuma disunat, yang gunanya ya buat melakukan seks (nikah)to, piye to kamu…orang pengen nikah kok kamu jadiin kasim…xixixi

  • 782. Wedul Sherenian  |  September 1, 2009 pada 10:04 am

    @MAZTER

    Wah itu milih janda karena usianya yang pendek mas. Kalau dipilih semua wah susah tuh prosesnya dan lagian waktunya kurang buat berbuat adil. gimane sih.

    wah yang bener yesus nolong semua orang tanpa kecuali?. Tapi kok disiksa ya?. apakah yesus melawan?. berarti gak menolong dong. ..hehehe tul gak?. Buktinya dicari-cari dan disiksa…

  • 783. Kurdi  |  September 1, 2009 pada 10:22 am

    Nih: Yesus=Allah tak terpisahkan (3nitas) “Allahku2 kenapa engkau meninggalkan aku”. Dlm kalimat ini tidak ada indikasi bahwa yesus=Allah sebab yg ditinggalkan dan yg meninggalkan itu sudah pasti berbeda…Konsep ketuhanan Yg aneh sulit dimengerti dan ngga bakal bisa dimengerti…Tdk seperti ajaran Nabi2, kristen beda sendiri aneh MengTUHANkan manusia

  • 784. CosmicBoy  |  September 1, 2009 pada 11:23 am

    @ Kurdi,

    #Isa as. Masih terbilang Mahluk,tetapi Anda mencerca,menghina dan memperolok Allah dgn mengatakan Allah punya anak,jadi manusia,menyebut mana Allah jadi awoh…Dll. Wah dahsyat.. Yg anda hina itu Tuhan loh…

    ===> Itu masalah doktrin, itu hak saya utk percaya sebagaimana hal kamu utk menyakini Isa tapi ngapa kamu setuju banget Yesus diolok2, dicerca dan diperlakukan sedemikian rupa di situs2 Islam sehingga bisa keluar kata2 spt Yesus onani, Yesus bangsat, Yesus anjing, Yesus ngentot sama Maria dll…

    PADAHAL pihak Kristiani tidak pernah, bakalan ngga ketemu mencerca2 Isa Al-Masih, memperolok2kan Isa Al-Masih dan mengeluarkan bahasa2 kotor terhadapnya…

    Rupa2nya inilah yang kalian pelajari di pesantren ya????

    Pantess…

  • 785. CosmicBoy  |  September 1, 2009 pada 11:34 am

    @ Wedul.

    Cerpen lagi hahahaha…

    (1) tau darimana Yesus tidak disalibkan…sah2 saja para nabi diperlakukan sedemikian rupa, kalo takut, ya usah jadi nabi lah, kayak seorang lelaki Arab itu, kerjanya ngentot saja…ngga papa kalo yang normal, ini abnormal, masak lelaki tua bangka (Si Mamad) itu ngentot sama anak kecil…cisciscis…hampir saya muntak, sebegitu menjijikkan…ngentot menantu sendiri…ngentot babu sendiri…ngentot anak2 yatim dan janda2…ini apa2an, inikah kerja “Nabi Tuhan”?

    (2) Walah, yang nikah2 ini, gue ngga tau itu, ngga ada di Injil, Yesus nikah, ngga ada juga di Al-Quran, maka kamu berspekulatip…buannnnnyak itu di cerpen, hahahaha…hanya karena mau menang omong, CERPEN dijadikan kata2 Tuhan ketimbang Al-Quran…anak2 pesantren…pantess..!

  • 786. CosmicBoy  |  September 1, 2009 pada 11:57 am

    @

    (1) Nih: Yesus=Allah tak terpisahkan (3nitas) “Allahku2 kenapa engkau meninggalkan aku”.

    ==> Ngarang nih…Yesus mengutip nubuat dari Ktab Zabur 22:1 yg digenapi oleh-Nya. Nabi Daud, ketika menghadapi kesulitan, menyerukan kepada Allah: “Yang Allahku, Ta Allahku, mengapa Engkau meninggalkan Aku.” , Nabi Daud bukan omong Dzat Allah meninggalkan dirinya. Yesus mengutip ayat itu bagi membuktikan bahwa ‘tubuh manusia yg dipakai-Nya utk kesementaraan waktu benar2 merasai kesakitan di tiang salib”. Yesus bukan omong Dzat Allah terpisah dari-Nya…itu kamu yang ngarang…

    (2) Dlm kalimat ini tidak ada indikasi bahwa yesus=Allah sebab yg ditinggalkan dan yg meninggalkan itu sudah pasti berbeda…Konsep ketuhanan Yg aneh sulit dimengerti dan ngga bakal bisa dimengerti…

    ==> Itu cerpen kamu. Bagi saya ngga ada yg sulit kalo kita benar2 menghubungkan makna ayat2 dalam Al-Kitab. Kalo kamu tidak bisa mengerti, itu karena otak kamu yang dididik utk membuat cerpen dan novel di pesantren. Bagi saya, gampang sebab saya menyelidiki Al-Kitab ketimbang kalian yang senang membaca cerpen dan novel ttg Yesus.

    (3) Tdk seperti ajaran Nabi2, kristen beda sendiri aneh MengTUHANkan manusia

    ==> Cerpen lagi…hahahaha. Ngga ada dlm Al-Kitab manusia dipertuhankan, bakalan ngga ketemu ayatnya. Kamu meliat Yesus dengan kaca mata yg tidak sempurna dan lengkap, hanya meliat ‘penjelmaan’-Nya (menjadi manusia) bukan hakikat Diri-Nya (yang adalah Firman-Nya).

    Kristen meliat kedua2nya: Firman-Nya yang menjadi manusia TAPI Firman-Nya bukanlah manusia, dan manusia-Nya bukan Firman itu. Kalo manusia-Nya bukan Firman-Nya, maka ‘mempertuhankan’ manusia TIDAK TIMBUL, kahkahkah…

    Tapi aneh, kok Isa di Al-Quran bukan seperti para Nabi yg lain termasuk Si Mamad, meskipun kalian omong Isa manusia biasa, kalian harus menjawab kenapa manusia (Isa) itu TANDA BAGI UMAT MANUSIA; Hakim yang Adil (menurut Si Mamad), ISTIMEWA DI DUNIA & AKHIRAT, Satu2nya yang Tidak pernah disentuh Iblis (Semua manusia termasuk Si Mamad pernah disentuh Iblis)???? Ini apa2an???? Apakah sifat2 ginian MANUSIA??? Pikir?

  • 787. Kurdi  |  September 1, 2009 pada 12:08 pm

    @komikboy kata2 anda kasar sekali “….Anak kecil dsb”.

    #Rasulullah saw. Dijuluki AlQur’an berjalan,karena setiap tindak tanduknya Adalah mengikuti/menjalankan/mempraktikan Al-Qur’an,spt manusia diciptakan bersamaan dengan hasrat,Nafsu akan lawan jenis,hanya saja Allahlah yg telah mengatur bagaimana caranya utk melampiaskan nafsu terhadap lain jenis? yaitu dgn menghalalkan pernikahan dsb yg semua itu Allah lah yg mengatur-Nya. Tdk sama perzinahan dgn pernikahan. Dan Muhammad bukan berzinah seperti Nabi2 dalam Alkitab

  • 788. Kurdi  |  September 1, 2009 pada 12:28 pm

    @komikboy

    #kenapa Anda begitu gigih mempersoalkan pernikahan Muhammad saw. Yg jelas Ia tdk melanggar hukum2 Allah, tetapi Anda sepertinya menutup mata dgn perzinahan Nabi2 dlm Alkitab yg jelas2 lebih memalukan dan seperti binatang…

  • 789. CosmicBoy  |  September 1, 2009 pada 1:17 pm

    @ Kurdi, Hari & Wedul,

    @komikboy berkokok
    iya patutkah seorang Nabi membuat syair yg ngga se

    (1) Jawab ini, Al-Quran ditulis dalam gaya bahasa apa?

    4 hari sudah berlalu, kok diem? Takut amat sih?

    (2) Al-Fara (Virginia, Dubur dan seartinya)j & Al-Lifurujihim (Penis, Otong)…BUKAN KEHORMATAN…kayaknya para penerjemah Al-Quran COBA MENUTUP BAHASA2 TUHAN YG KOTOR dengan bahasa2 manusia seperti Kehormatan! Saya mau nanya, kok bahasa Tuhan kalian kotor amat sih…ngga tidak pake aja KEHORMATAN dlm bahasa Arab, kenapa Al-Faraj & Al-Lifurujihim?

    Saya nunggu.

  • 790. CosmicBoy  |  September 1, 2009 pada 1:28 pm

    @ Kurdi,

    @komikboy

    #kenapa Anda begitu gigih mempersoalkan pernikahan Muhammad saw. Yg jelas Ia tdk melanggar hukum2 Allah, tetapi Anda sepertinya menutup mata dgn perzinahan Nabi2 dlm Alkitab yg jelas2 lebih memalukan dan seperti binatang…

    ==> Ngentot anak kecil umur 7 ketika dia tua bangka kamu bilang hukum2 Tuhan? Ini hukum binatang! Ngentot anak menantu sendiri kamu omong hukum Tuhan? You must mad to say that! Ngentot babu sendiri tanpa dinikahi itu bukan zinah???? Kumpul kebu, itu apa2an, hukum Tuhan???? You must be crazy man!

    Beda dengan:

    (1) org2 yang kamu omong di Al-Kitab itu bukan nabi, kamu aja yg bilang ‘nabi’???

    (2) para Nabi melakukan kesalahan tanpa minta2 Tuhan membela kesalahan mereka, beda dgn ‘nabi; kalian, semua immoralitasnya DIHALALKAN oleh Allah dan Allah berkenan kepada immoralitasnya (heran, Aisya sendiri dlm sepotong Hadith mempersoalkan kenapa Allah sentiasa memenuhi permintaan Si Mamad dlm hal ngeseks, hahhahaha…)

    (3) Para Nabi bertaubat dari kesalahan mereka, beda dengan Si Mamad, ‘nabi’ yang bukan saja tidak mahu bertaubat malah mengaku itu hukum Tuhan KHUSUS UNTUK DIRINYA!!!!

    Cisciscis…masak mata kalian sebegitu buta sehingga tidak bisa melihat kebobrokan dan kebejatannya.

    Hanya karena dia mengajar Alloh itu Esa/Satu, maka mata kalian buta atas kelakuanjnya yg immoral itu.

    Hanya karena dia mengajar Alloh itu Esa.

    Hanya karena itu…

    Hanya karena itu dibela2nya kalian…

    Heran, kalian ngga tau bahwa Iblispun percaya bahwa Allah itu Esa/Satu…

    Iblis pun tau itu?

  • 791. Kurdi  |  September 1, 2009 pada 1:40 pm

    @komikboy
    #Taha Husain,seorang sastrawan Mesir menyatakan, “Al-Qur’an jauh lebih indah dari Prosa & syair,karena keistimewaan yg dimilikanya tdk bisa ditemukan dlm prosa atau syair manapun.Oleh karena Al-Qur’an tdk bisa disebut sebagai prosa dan tdk pula disebut sbg syair. Al-Qur’an adalah Al-Qur’an dan tdk bisa disamakan dgn apapun !

  • 792. Kurdi  |  September 1, 2009 pada 2:39 pm

    @komikboy
    #farj=Furuuj arti sebenarnya adalah “celah2 antara dua sesuatu,lubang.
    Farj=Furuuj bukanlah arti sebenarnya dari kata vagina dan bukan juga arti sebenarnya dari kata kehormatan.
    Kata2 Furuuj digunakan utk menyebut vagina secara tdk langsung/kiasan. Silahkan baca kamus bhs arab.

  • 793. CosmicBoy  |  September 1, 2009 pada 3:04 pm

    @ Kurdi,

    @komikboy
    #Taha Husain,seorang sastrawan Mesir menyatakan, “Al-Qur’an jauh lebih indah dari Prosa & syair,karena keistimewaan yg dimilikanya tdk bisa ditemukan dlm prosa atau syair manapun.Oleh karena Al-Qur’an tdk bisa disebut sebagai prosa dan tdk pula disebut sbg syair. Al-Qur’an adalah Al-Qur’an dan tdk bisa disamakan dgn apapun !

    ==> Jadi, dalam gaya bahasa apa ia ditulis?

    Hahahaha…secara tidak sadar kamu telah mempersekutukan Tuhan, karena hanya Allah tidak bisa disamakan dgn apapun?
    Kok Al-Quran punya sifat Allah?

    Anak-anak pesantren, heran kalian, hanya karena mau menang omong, BABI BISA KALIAN HALALKAN, ciswciscis…agama yang ngga punya pendirian!

  • 794. Kurdi  |  September 1, 2009 pada 5:18 pm

    @komikboy berkate: ha ha ha secara tdk sadar kamu telah mempersekutukan Tuhan,karena hanya Allah tdk bisa disamakan dgn apapun? Kok Al-Qur’an punya sifat Allah.

    #komikboy bisa berkata2 Allah pun bisa berkata2 apakah ini bentuk mempersekutukan Allah? Pertanyaan anda sudah tdk bermutu lagi rupanya…

  • 795. Kurdi  |  September 1, 2009 pada 5:46 pm

    @komikboy berkate: “…Pembantu sendiri tanpa dinikahi itu bukan berzi

  • 796. stephen  |  September 2, 2009 pada 2:17 am

    http://malay.bismikaallahuma.org/membongkar-hakikat-agama-kristian/

    Tolong kaji laman web di atas.

  • 797. Hari  |  September 2, 2009 pada 3:26 am

    To : CosmicBoy

    Ingat lho ya … Ini STATEMENT KAMU ? Jangan NGELAK … Kalau TIDAK MENGERTI MENGELAK … MENGHINDAR … Kalau MENGELAK atau MENGHINDAR … Juga TIDAK MENGERTI … ? Kebangetan … ?

    Hanya karena dia(==Muhammad SAW==) mengajar Alloh itu Esa/Satu, maka mata kalian buta atas kelakuanjnya yg immoral itu.

    Hanya karena dia mengajar Alloh itu Esa.

    Hanya karena itu…

    Hanya karena itu dibela2nya kalian…

    Heran, kalian ngga tau bahwa Iblispun percaya bahwa Allah itu Esa/Satu…

    Iblis pun tau itu?

    Sekali lagi ingat lho … Ini kata-katamu :

    Heran, kalian ngga tau bahwa Iblispun percaya bahwa Allah itu Esa/Satu…

    Iblis pun tau itu?

    Terus HUBUNGKAN dengan Mathius 4 : 9

    “(Iblis) berkata kepada-Nya : “Semua itu akan kuberikan kepada-Mu jika Engkau sujud kepada aku (iblis).”

    Nya … Disini diartikan YESUS. Kesimpulannya : Karena IBLIS itu TAHU bahwa ALLAH itu ESA, maka IBLIS akan tahu tentang ALLAH dengan ke MAHAANNYA, tapi dalam kasus YESUS ternyata IBLIS tidak tahu kalau YESUS itu TUHAN ? Makanya BERANI berkata seperti itu –sesuai dengan Mathius 4:9 ? Kalau IBLIS tahu bahwa YESUS itu adalah ALLAH sendiri ? Mana BERANI … IBLIS melakukan hal itu ?

    Tindakan IBLIS berani MENGATAKAN sebagaimana Mathius 4:9 adalah karena IBLIS YAKIN bahwa MEMANG YESUS itu bukan ALLAH.

    Kemudian agar ARGUMENTASINYA terlihat KUAT, maka dibuatlah ARGUMEN bahwa (ini kata-katamu juga lho Cosmicboy ?)

    Bilamana Allah menjadi manusia (utk kesementaraan waktu), Ketuhanan-Nya TIDAK BERHENTI BERFUNGSI, ngerti, oke, bisa nangkep? Karena itu Dia bisa mendengar doa, ngerti? BIsa nangkep?

    Saat menjadi YESUS … ALLAH ada dimana ? Di YESUS secara SEMPURNA ? Atau TERPISAH ? Kalau di YESUS secara SEMPURNA, maka kenapa YESUS yang adalah TUHAN … Tidak memiliki sifat KETUHANAN ? Diantaranya ?
    – Bisa menciptakan yang TIADA menjadi ADA ? Tolong tunjukkan bahwa YESUS pernah MENCIPTAKAN sesuatu yang TIADA menjadi ADA ?
    – Tidak pernah MENGANTUK atau TERTIDUR atau TIDUR ? Jelas YESUS itu juga MENGANTUK dan TIDUR selayaknya MANUSIA.
    – Mengurus segala URUSAN MAKHLUKNYA secara SEMPURNA ? Berdakwa KESANA KEMARI … Mendapatkan PENGIKUT yang sedikit dan TERSALIB sebelum TUGAS BESAR selesai ? Atau MUNGKIN tugas besarnya adalah KETERSALIBAN itu ? Maka setelah TERSALIB, tugasnya selesai ? U- KASUS KETERSALIBANNYA TUHAN ini TIDAK ADA NUBUAT dari NABI-NABI sebelumnya yang BERDARAH YAHUDI ? Padahal dalam kasus PENYALIBAN ini ada 2 hal yang SANGAT … SANGAT … SANGAT … PENTING yaitu PERISTIWA PENYALIBANNYA itu sendiri ? Dan yang DISALIB ? Yaitu YESUS yang adalah ALLAH sendiri ?

    Maka jawab CosmicBoy akan MUTER lagi ke :

    Bilamana Allah menjadi manusia (utk kesementaraan waktu), Ketuhanan-Nya TIDAK BERHENTI BERFUNGSI, ngerti, oke, bisa nangkep? Karena itu Dia bisa mendengar doa, ngerti? BIsa nangkep?

    Jawabannya akan MUTER terus menerus seperti itu ?

    Akan BERBEDA kalau menyatakan bahwa YESUS itu ISA putra MARYAM yang merupakan PEREMPUAN SUCI dan dalam proses kelahirannya TIDAK BERBAPAK ? Dengan segala MUKJIZAT yang dibawanya … Persis seperti yang diceritakan dalam BIBLE, tapi TIDAK PERNAH MENYATAKAN DIRINYA adalah TUHAN ?

    Untuk itulah ISLAM … Yang dibawa MUHAMMAD SAW membawa PENGERTIAN tentang ALLAH yang ESA, yang TIDAK BERSERIKAT dan DIA-lah SATU-SATUNYA yang BERHAK DISEMBAH. Tidak ada yang lain.

    Bukti PENYEMBAHAN adalah SUJUD … Dimana WAJAH atau MUKA sebagai SIMBOL UTAMA HARGA DIRI … SUJUD … MENYEMBAH … ALLAH yang ESA.

    Bagi MANUSIA … Jangankan SUJUD … Ketika saat MUKANYA ditunjuk oleh orang lain … ? Bisa terjadi PERKELAHIAN ? Harga diri siapa yang tidak akan tersinggung kalau wajahnya ditunjuk ? Jadi kalau begitu mana mungkin mau SUJUD sebagai SIMBOL PENGHINAAN DIRI ? Tapi kalau SUJUDNYA itu kepada ALLAH yang ESA … Akan lain ceritanya. Memang ALLAH sebagai PENCIPTA MANUSIA … Ber HAK menerima PENGHINAAN DIRI MANUSIA tersebut.

    Coba RENUNGKAN dengan SANGAT ? Adakah 3 (tiga) SIMBOL UNIVERSAL dilakukan oleh RITUAL suatu AGAMA secara SEKALIGUS selain ISLAM ? Yaitu :

    Pertama, TAKBIR atau ANGKAT TANGAN dengan mengucapkan ALLAHU AKBAR (ALLAH MAHA BESAR) sebagai simbol TAKLUK ? Takluk dalam arti apa ? TAKLUK dalam tata cara, baik gerakan maupun content-nya (bacaannya) ?

    Kedua, RUKU’ atau PENGHORMATAN TERTINGGI atau PALING UTAMA ? Menghormat orang … Bisa saja dengan hanya MENUNDUKKAN KEPALA dan TIDAK PERLU MEMBUNGKUKKAN BADAN ? Tapi kalau sudah MEMBUNGKUKKAN BADAN ? Artinya … Jauh lebih hebat penghormatannya dari hanya sekedar menundukkan kepala bukan ?

    Ketiga, SUJUD (Jidat menyentuh tanah, baik yang ada alasnya maupun yang tidak menggunakan alasnya). Kalau ada seorang manusia SUJUD kepada MAKHLUK, baik itu berupa manusia maupun hewan ? PASTI dan LANGSUNG … Orang itu akan TERHINA. Siapapun yang melihat PERISTIWA tersebut pasti akan MENGHINANYA. Berbeda kalau SUJUD tersebut dilakukan demi TUHANNYA ? Karena hanya TUHANLAH yang BERHAK menerimanya. Inilah BLUE PRINT yang dilekatkan ke diri manusia yang TIDAK BISA DIUBAH-UBAH, bahwasanya MANUSIA tidak bisa menyembah manusia lainnya apapun predikat orang tersebut. ORANG SUCI kek … ORANG MULIA kek … Kalbu dan PIKIRAN manusia tersebut akan MENGAKUI bahwa itu SALAH. Apapun alasannya.

    Tiga GERAKAN ini (Takbir, Ruku’ dan Sujud) ada dalam gerakan SHOLATnya orang ISLAM. Sedangkan yang lain tidak memilikinya secara TOTALITAS kalau PARSIAL bisa saja terjadi ?

    Kebetulan … Di GEREJA-GEREJA di seluruh dunia, ritual yang dilakukan adalah buka topi kemudian masuk ke GEREJA dengan duduk sesuai dengan bagku-bangku yang ada ? Sepatu atau alas kaki tidak di lepas. Sebaliknya … Bagi ISLAM, saat masuk MASJID adalah dengan melepaskan alas kaki, sedangkan topi tetap bisa dipakai, sehingga kalau SUJUD … Lantai tetap bersih.

    Inilah RITUAL ISLAM yang SERAGAM … Dimana … Orang darimanapun bisa mengikuti shalatnya siapapun juga, karena STANDARDNYA bacaan yang dilakukan ?

    Kenapa BISA BEGITU ya ? Padahal hal itu di INTRODUKSI 1400 tahun lebih yang lalu ? Suatu RITUAL yang SISTEMIC and STANDARDIZATION … ? Kalau BUKAN dari ALLAH yang MAHA … ? Mana mungkin BISA ?

    Al-QUR’AN-nya STANDARD dan BAKU and UNCHANGEABLE
    Sholatnya … STANDARD juga …
    Bacaan RITUAL dalam SHOLAT … Standard juga yaitu ARABIC…

    Kalau DIPIKIR-PIKIR … Wajar saja yang lain KURANG NYAMAN … Dengan SISTEMISASI dan STANDARISASI yang GLOBAL itu ? Siapakah yang MAMPU melakukan hal ini ? Kalau bukan ALLAH yang ESA ? Yang MAHA … dan TIDAK PERNAH JADI MANUSIA, meskipun YANG LAIN mengaku bahwa ALLAH PERNAH JADI MANUSIA ?

    Rukun ISLAM itu ada 5, yaitu :

    1. Bersaksi La Ilaha illallah (Tiada TUHAN selain ALLAH) dan MUHAMMAD adalah UTUSAN ALLAH

    2. Sholat 5 WAKTU dalam 24 jam;
    – Shubuh 2 rakaat yang waktunya beberapa saat sebelum MATAHARI TERBIT, dimana secara jam akan BERBEDA-BEDA, tapi secara SUASANA … TETAP SAMA. Saat terjadi perilaku tanaman dari mengeluarkan CO2 menjadi mengeluarkan O2 yang SANGAT DIBUTUHKAN Manusia untuk membuat darah lebih banyak oksigennya.

    – Dzuhur 4 rakaat yang waktunya beberapa saat matahari bergulir dari titik zenithnya. Perguliran PANAS TERTINGGI –di bumi– menuju ke panas yang lebih rendah. Di lautpun akan terjadi perubahan tinggi gelombang … ke yang lebih rendah …

    – Ashar 4 rakaat yang waktunya panas sinar matahari sudah tidak begitu membakar lagi ? Agak sejuk … Persiapan bagi aktifitas malam hari untuk RELAX

    – Maghrib 3 rakaat yang waktunya beberapa saat setelah matahari terbenam … Sehingga SEMBURAT warna MERAH dari sinar matahari begitu MEMUKAU …

    – Isya’ 4 rakaat yang waktunya praktis sudah tidak terlihat sinar matahari dan kelihatan BULAN –apabila nampak– ? Panjang gelombang ALFA … Terbentuk di waktu malam. Waktu yang sangat baik untuk ISTIRAHAT.

    3. PUASA RAMADHAN –selama sebulan penuh di bulan Ramadhan dari sejak SHUBUH sampai MAGHRIB–. Ritual SISTEMIK lagi dan bukan PARSIAL. Melakukan puasa selama sebulan ? Suatu proses bagi pengistirahatn DIGESTIVE –pencernaan– manusia, sehingga LEMAK-LEMAK yang banyak terdapat di pembuluh darah akan TERKIKIS sehingga meringankan kerja JANTUNG, karena TIDAK TERLALU memforsir aktifitasnya dan BANYAK lagi MANFAAT yang lain.

    4. ZAKAT, baik FITRAH maupun MAL. Suatu BENTUK KEPEDULIAN SISTEMIK yang standard … Agar MUSLIM mau ber EMPATI atas persoalan pihak lain.

    5. HAJI, Ini lagi RITUAL SISTEMIK yang sudah MENGGLOBAL
    – Lokasinya Baitullah di Ka’bah – Arab Saudi
    – Bajunya PUTIH-PUTIH
    – Bulannya tertentu yaitu bulan Haji …

    SUBHANALLAH … Kalau hal-hal ini bukan dari ALLAH yang ESA yang MAHA … ? Apalagi seorang MUHAMMAD ? Yang MANUSIA juga ? Tidak mungkin akan TERJADI hal-hal seperti itu ? Tapi kalau ada INTERVENSI ALLAH yang ESA dan yang MAHA itu … Semua jadi LOGIS … and RASIONAL … Yang MAHA … TERLIBAT LANGSUNG …..

    CUKUPLAH WARISAN yang DAHSYAT itu saya PERCAYAI bahwa itu dari ALLAH yang ESA dan yang MAHA SEGALA-GALANYA …

  • 798. Hari  |  September 2, 2009 pada 6:10 am

    To : stephen

    http://malay.bismikaallahuma.org/membongkar-hakikat-agama-kristian/

    Tolong kaji laman web di atas.

    Maksudnya apa yach ? Setelah saya dengarkan … Ternyata itu adalah ceramah Ibu Hj. Irene Handono yang pindah ke ISLAM dan sebelumnya calon BIARAWATI ? Isinya banyak mendukung ISLAM ? Bukunya di INDONESIA begitu larisnya yang merupakan BANTAHAN atas tulisan pendeta MOREY yang MENYUDUTKAN ISLAM yang berjudul The ISLAMIC INVASION ?

    Maksudnya ISLAM … AGAMA yang BENAR ? Kalau itu yang dimaksudkan … Saya mengamini atau MEMBENARKAN.

  • 799. Kurdi  |  September 2, 2009 pada 10:11 am

    Komikboy “para Nabi bertaubat dari kesalahan mereka beda dengan Muhammad saw. …”

    #Para Nabi semuanya Ahli dlm bertaubat termasuk Nabi besar tercinta Muhammaddurrasulullah. Namun persolannya benarkah Allah mengabadikan dlm Firman-Nya, perzinahan para nabi-Nya, dlm Qur’an Tak ada satu Nabipun yg berbuat spt itu dan inilah keunggulan kisah dlm Our’an terhadap alkitab…

  • 800. Wedul Sherenian  |  September 2, 2009 pada 10:51 am

    @COSMIC

    Ya gue tahu yesus gak disalib, wong dia tidak mati.

    wah mo ngentot ama emak lu kek, kalau mereka mau dan pakai cara nikah gak don’t worry…

  • 801. Wedul Sherenian  |  September 2, 2009 pada 10:51 am

    @COSMIC

    Ya gue tahu yesus gak disalib, wong dia tidak mati.

    wah mo ngentot ama emak lu kek, kalau mereka mau dan pakai cara nikah don’t worry…

  • 802. mazterall  |  September 2, 2009 pada 11:01 am

    @hari

    apa mas?

    Tindakan IBLIS berani MENGATAKAN sebagaimana Mathius 4:9 adalah karena IBLIS YAKIN bahwa MEMANG YESUS itu bukan ALLAH.

    ====> kalian kok percaya Iblis ya??
    emang iblis maha tau?? emang Iblis tau bahwa Yesus adalah Tuhan??
    aneh2 aja anda ini

  • 803. mazterall  |  September 2, 2009 pada 11:04 am

    @ wedul

    @COSMIC

    Ya gue tahu yesus gak disalib, wong dia tidak mati.

    wah mo ngentot ama emak lu kek, kalau mereka mau dan pakai cara nikah don’t worry…

    ======? mana bukti Dia tidak mati??
    memang beginilah muslim ini. pengen ngentot ama banyak orang..

  • 804. mazterall  |  September 2, 2009 pada 11:12 am

    @stephen

    mas, sekarang ini sudah tergenapi ayat alkitab 2 timotius 4:3-4

    4:3 Sebab akan sampai waktunya orang tidak mau lagi menerima ajaran yang benar. Sebaliknya, mereka akan menuruti keinginan mereka sendiri, dan mengumpulkan banyak guru guna diajarkan hal-hal yang enak didengar di telinga mereka.

    4:4 Mereka akan menutup telinga terhadap yang benar, tetapi akan memasang telinga terhadap cerita-cerita dongeng.

    nah, persis seperti muslim2 ini kan?
    tinggal berfikir

  • 805. Kurdi  |  September 2, 2009 pada 11:28 am

    Menghujat,mengumprat,dan memaki org tua lawan adalah sama saja kita memaki org tua sendiri,begitu juga perkataan kotor akan berbalik kembali kepada kita,kenapa? Karena org dihina dan dikatai akan berbalik menghina kita, @komik boy berhentilah berkata kotor!!

  • 806. Kurdi  |  September 2, 2009 pada 12:01 pm

    @mazterall

    “Orang-orang kafir sama saja bagi mereka,kamu beri peringatan atau tidak kamu beri peringatan mereka tidak pernah beriman”. (Al-Baqarah: 6).
    Kafir=org yg tdk beriman kepada Allah/menolak kebenaran2 yg Allah sampaikan dsb.
    Jadi yaaah sama seperti kristen2 ini selalu menolak kebenaran.

  • 807. Kurdi  |  September 2, 2009 pada 12:29 pm

    Al-Qur’an benar Firman Allah yg difirmankan melalui malaikat Jibril kepada Muhammad saw. Al-Qur’an tdk sama dgn syair,sajak dan lain2nya,ada perbedaan yg jelas Al-Qur’an dengan hadits padahal sama2 keluar dari satu ucapan/satu org tetapi berbeda gaya bahasa Quran dgn hadits coba anda perhatikan itu!

  • 808. CosmicBoy  |  September 2, 2009 pada 12:33 pm

    @ Kurdi,

    Menghujat,mengumprat,dan memaki org tua lawan adalah sama saja kita memaki org tua sendiri,begitu juga perkataan kotor akan berbalik kembali kepada kita,kenapa? Karena org dihina dan dikatai akan berbalik menghina kita, @komik boy berhentilah berkata kotor!!

    ==> Waduh, dibagian mana saya berkata kotor? Dengar sini tong, bukankah semua tindakan Muhammad itu bisa diketemukan di Al-Quran, Al-Hadith & sumber2 Islami? Kayaknya kamu mau menolak catatan Al-Quran, Al-Hadith dll itu…itu terserah, lagipun itu bukan kitab suci saya…makanya bukan saya yang kotor tapi ‘nabi’ kalian dan juga kamu2 yang pengen mau membelanya.

  • 809. CosmicBoy  |  September 2, 2009 pada 12:37 pm

    @ Kurdi,

    Al-Qur’an benar Firman Allah yg difirmankan melalui malaikat Jibril kepada Muhammad saw. Al-Qur’an tdk sama dgn syair,sajak dan lain2nya,ada perbedaan yg jelas Al-Qur’an dengan hadits padahal sama2 keluar dari satu ucapan/satu org tetapi berbeda gaya bahasa Quran dgn hadits coba anda perhatikan itu!

    ==> Jadi, dalam gaya bahasa apa Al-Quran ditulis. Nih, saya kasi contoh, Al-Faraj yg digunakan Tuhan kamu, itu pada orang Arab jahiliah bahasa kotor yg bermaksud virginia, dubur dan yg seartinya…kayaknya bahasa Tuhan kamu bahasa kotor ya??? Org Arab jahiliah jarang sekali pake bahasa itu karena difahami sebagai bahasa kotor…aneh, Tuhan senang dgn bahasa kotor itu…cisciscis…”Benar dlm kasus ini, bahasa Al-Quran Ngga ada perbandingannya…hahahaha.

  • 810. CosmicBoy  |  September 2, 2009 pada 12:41 pm

    @ Wedul,

    wah mo ngentot ama emak lu kek, kalau mereka mau dan pakai cara nikah don’t worry…

    ==> Kalo kitab suci kalian bahasa Tuhannya kotor, dan ‘nabi’ kalian pikirannya kotor, hasilnya seperti di atas….anak2 pesantren…pantess…!

  • 811. Kurdi  |  September 2, 2009 pada 1:02 pm

    @komikboy

    #kan bisa kata2 yg kasar diganti dgn “menyetubuhi”. Anda belajarlah menyampaikan dgn kata2 sopan dan santun! bisa? Agar semuanya lebih berkesan? Yu mari lanjutkan diskusinya tanpa kata2 kotor! Dan mengenai Laku farjah,furuujah sudah saya jelaskan dan kamu paling suka dgn dalil2 merugikan islam,walau bicaramu tanpa ilmu/hanya menyontek saja.

  • 812. CosmicBoy  |  September 2, 2009 pada 1:56 pm

    @ Kurdi,

    Dibagian mana saya berkata kotor? Pplease dehhhhh…jangan ngeles…to the poin.

    (1) Nih, tolong jelasin kata kotor yang keluar dari mulut Tuhan kamu…Al-Faraj (Virginia, Dubur dan seartinya) dan Al-Lifurujihim (Penis) diubah dengan kata sopan oleh para penerjemah Al-Quran…sebagai kehormatan…kayaknya bahasa manusia lebih baik dari bahasa Tuhan kamu…kok malu sihhh?

    (2) Dalam gaya bahasa apa Al-Quran ditulis…???? Takut amat sih? Kalo bukan puisi, bukan syair, apa sihhh?

    (3) Al-Quran, kamu bilang ngga ada yang serupa dengannya? Saya mau nanya, apakah Al-Quran itu makhluk atau Tuhan? Setau saya, HANYA Allah saja yang tidak bisa diserupakan?

    Salam.

  • 813. Kurdi  |  September 2, 2009 pada 2:05 pm

    @komikboy

    #wah repot menjelaskan kepada anda ngga pernah nyambung,Silahkan anda baca baik2 pertanyaan anda sendiri kemudian lihat balik jawaban dari saya,pertanyaan anda sudah saya jawab kok anda minta jawaban memulu? Apa anda kurang vitamin ? Hingga tdk bisa menangkap tulisan org? Konsen dikitlah dan silahkan baca ulang jawaban2 saya.

  • 814. CosmicBoy  |  September 2, 2009 pada 2:36 pm

    @ Hari,

    Apakah Firman-Nya serikat bagi Allah?

    Bukankah Firman-Nya TIDAK DICIPTAKAN?

    Nih, baca pengakuan salah seorg teman seukhuwah kamu@ Kurdi tentang Firman Allah…

    Allah pun bisa berkata2 apakah ini bentuk mempersekutukan Allah?

    Nah, jelaskan itu bukan mempersekutukan Allah melainkan menjelaskan hakikat Allah itu sendiri.

    Salam.

  • 815. CosmicBoy  |  September 2, 2009 pada 2:42 pm

    Kurdi,

    @komikboy

    #wah repot menjelaskan kepada anda ngga pernah nyambung,Silahkan anda baca baik2 pertanyaan anda sendiri kemudian lihat balik jawaban dari saya,pertanyaan anda sudah saya jawab kok anda minta jawaban memulu? Apa anda kurang vitamin ? Hingga tdk bisa menangkap tulisan org? Konsen dikitlah dan silahkan baca ulang jawaban2 saya.

    ==> Saya bertanya lagi sebab jawaban kamu itu bukan jawaban melainkan cuman statement kosong bukan bukti/penjelasan.

  • 816. Kurdi  |  September 2, 2009 pada 9:26 pm

    @komikboy

    #apanya yg kosong? Anda tau ngga apa artinya farj/furuuj ?
    Ngga usah bawa2 arab jahiliyah ngga pernah ngomong itu,
    anda cuma nyontek aja sudah seperti yg paling tau ! Ayo apa artinya furuujahum?

  • 817. CosmicBoy  |  September 3, 2009 pada 12:18 am

    @ Kurdi,

    Klik aja di google Kamus Arab-Indon atau Indon-Arab, xixixixi…

  • 818. stephen  |  September 3, 2009 pada 1:14 am

    Hari, ini maksud saya. Minta cosmicboy dan imankristen komen.

    http://malay.bismikaallahuma.org/

  • 819. Wedul Sherenian  |  September 3, 2009 pada 1:16 am

    @MAZTER

    nih baca ya yesus gak mati.

    http://vilaputih.wordpress.com/2009/09/01/rekonstruksi-kematian-yesus-isa/

  • 820. Wedul Sherenian  |  September 3, 2009 pada 1:31 am

    @COSMIC

    Wah jorok ngomongin farj…apa tuh vagina ya. Wah gituan lu anggep kata kotor. Lebih kotor mana kata Vagina diganti piring and penis diganti pendeta

    ni Cerpen buat lu :

    Ada suatu cerita, ada sorang anak main ama anak lain. anak itu di katai-katain vagina, puting dan penis. Lalu anak itu pulang ke rumah dan tanya ama ibunya. Katanya; “bu apa vagina, puting dan penis itu?”. Karena ibunya gak ingin anaknya berkata jorok ibunya menjawab :” oh vagina itu piring, puting itu tongkat dan penis itu pendeta”.

    1 Hari kemudan ada seorang pendeta datang kerumah. saat ibu yang menerima tamu si anak karena sang ibu lagi cuci piring. Pendeta bertanya : “nak dimana ibumu?”. Anak kecil itu menjawab :” oh, ibu lagi mencuci vagina”. Mendengar itu sang pendeta kaget, “dasar anak setan” (batin pendeta). Karena jengkel pendeta segera kabur. Melihat itu anak kecil itu teriak :”Hai penis, putingmu ketinggalan”.

    The End

  • 821. Wedul Sherenian  |  September 3, 2009 pada 1:36 am

    koreksi :

    saat ibu yang menerima tamu si anak karena sang ibu lagi cuci piring.

    Maksudnya : itu

  • 822. Wedul Sherenian  |  September 3, 2009 pada 1:50 am

    @COSMIC

    Cerita diatas itu sebagai contoh perubahan kata dalam Injil yaitu kata “kemaluan diganti “goad/prick/tongkat”.

    kitab Hakim 3: 31 : “Sesudah dia,
    bangkitlah Samgar bin Anat; ia menewaskan orang Filistin dengan
    tongkat penghalau lembu, enam ratus orang banyaknya.

    pada kitab Kisah Para Rasul pasal 9 ayat 4-5 dan 26 : 14. disitu
    disebutkan bahwa `it is hard for thee to kick against the”strong> pricks’.

    semua diterjemahkan dalam bahasa Indonesia sebagai tongkat

  • 823. Wedul Sherenian  |  September 3, 2009 pada 1:54 am

    koreksi :

    pada kitab Kisah Para Rasul pasal 9 ayat 4-5 dan 26 : 14. disitu
    disebutkan bahwa `it is hard for thee to kick against the” pricks’.

  • 824. Wedul Sherenian  |  September 3, 2009 pada 2:03 am

    @COSMIC

    nih bukti Tuhanmu lebih jorok

    Kitab 2 Samuel 22: 9, 11
    Asap membubung dari hidung-Nya, api menjilat keluar dari mulut-Nya,
    bara menyala keluar dari pada-Nya.
    22:11 Ia mengendarai kerub, lalu terbang, dan tampak di atas sayap
    angin.

    Anda percaya kalau Tuhan itu adalah seperti naga berapi yg keluar
    asap api dari hidungnya? Anda percaya kalau Tuhan terbang dengan
    cherub? Tahukah anda cherub?

    Di St. Peter di Roma,
    gereja ini sangat besar. Di dalam gereja ada gambar di dinding gereja. Gambar cherubim. Cherubim adalah kata jamak dari cherub. Cherubim artinya malaikat muda Yesus. Dalam seni barat, malaikat dilukiskan dengan sosok wanita
    yg cantik. Wanita dengan proporsi yg bagus 36-24-36, dengan sayap.

    Jadi, cherubim itu adalah gambar gadis telanjang dengan sayap. Anda bisa melihat dadanya, putingnya, bokongnya. Bayangkan Tuhan mengendarai gadis muda ini dan terbang. Sungguh memalukan!!!!!!

  • 825. Hari  |  September 3, 2009 pada 2:19 am

    To : stephen

    Ternyata CosmicBoy dan Iman Kristen belum KOMEN kan ? Atas BAHASAN Ibu Hj. Irene Handono ? di http://malay.bismikaallahuma.org ? Kenapa ya ?

    Komen kamu sendiri bagaimana stephen ? Apakah Ibu Hj Irene Handono seorang PEMBOHONG saat menyampaikan sejumlah FAKTA tentang KRISTEN ? Atau apa yang dia dikatakan itu BENAR adanya ?

    Apa yang disampaikan Ibu Hj Irene Handono, salah satunya berupa FAKTA tentang penyebutan YESUS sebagai TUHAN ? Itu terjadi 325 tahun sejak YESUS lahir ? Dengan dilakukannya KONSILI NICEA dimana menobatkan YESUS sebagai TUHAN ? Yang dilakukan oleh KAISAR KONSTANTIN ?

    Pertanyaannya … Apakah FAKTA atas adanya KONSILI NICEA 325 M yang dilakukan oleh Kaisar KONSTANTIN BENAR adanya ?
    Kalau BENAR ? Maka IMPLIKASINYA … Luar biasa sekali.
    Belokan SEJARAH … Begitu KONTRADIKTIFNYA …
    Dimana
    Pre 325 M … YESUS belum disebut TUHAN
    Post 325 M … YESUS disebut TUHAN

    Terus dikaitkan dengan kata-kata mazterall kepada kamu stephen :

    @stephen

    mas, sekarang ini sudah tergenapi ayat alkitab 2 timotius 4:3-4

    4:3 Sebab akan sampai waktunya orang tidak mau lagi menerima ajaran yang benar. Sebaliknya, mereka akan menuruti keinginan mereka sendiri, dan mengumpulkan banyak guru guna diajarkan hal-hal yang enak didengar di telinga mereka.

    4:4 Mereka akan menutup telinga terhadap yang benar, tetapi akan memasang telinga terhadap cerita-cerita dongeng.

    nah, persis seperti muslim2 ini kan?
    tinggal berfikir

    Merasa BENAR … Yang akhirnya MENYALAHKAN MUSLIM … ?
    Padahal FAKTANYA … (menurut apa yang dibaca dan diketahui Ibu Hj. Irene Handono) bahwa :

    Pre 325 M … YESUS belum disebut TUHAN
    Post 325 M … YESUS disebut TUHAN

    Dimana adanya KONSILI NICEA 325 M yang dilakukan oleh Kaisar KONSTANTIN ?

    Pengangkatan TUHAN oleh MANUSIA ? Bukankah ini sama saja dengan yang dilakukan oleh Namrudz, dan Arab Jahiliyah yang MENUHANKAN PATUNG-PATUNG (benda mati) ? Dimana pengangkatan TUHAN-TUHAN tersebut dilakukan oleh MANUSIA.

    Terus PERTANYAAN yang perlu diajukan ke mazterall adalah SIAPAKAH yang BENAR dalam masalah KETUHANAN ? KRISTEN atau MUSLIM ?

    MUSLIM … Jelas … Hanya meng ESA kan ALLAH dan TIDAK MENYERUPAKAN ALLAH dengan lainnya ? KRISTEN … Masih MENYERUPAKAN ALLAH dalam WUJUD YESUS ?

  • 826. Hari  |  September 3, 2009 pada 2:29 am

    To : CosmicBoy

    Sebelum saya mengomentari pernyataan kamu, seperti di bawah ini :

    Apakah Firman-Nya serikat bagi Allah?

    Bukankah Firman-Nya TIDAK DICIPTAKAN?

    Nih, baca pengakuan salah seorg teman seukhuwah kamu@ Kurdi tentang Firman Allah…

    Allah pun bisa berkata2 apakah ini bentuk mempersekutukan Allah?

    Nah, jelaskan itu bukan mempersekutukan Allah melainkan menjelaskan hakikat Allah itu sendiri.

    Perlu kejelasan dulu tentang TERMINOLOGI FIRMAN ALLAH ? Agar kalau terminologi kita sama, maka diskusinya jadi NYAMBUNG ? Tapi kalau BERBEDA … Kamu ngomong apa ? Sayapun juga begitu ? nGOMONG KEMANA Untuk itu kita samakan dulu masalah TERMINOLOGI FIRMAN ALLAH ini ? Karena saya yang tanya kekamu duluan ? Maka kamu dulu yang memberikan penjelasan masalah FIRMAN ALLAH ini ?

  • 827. Hari  |  September 3, 2009 pada 3:03 am

    To : mazterall

    Saya kutip dari kata-kata kamu :

    Tindakan IBLIS berani MENGATAKAN sebagaimana Mathius 4:9 adalah karena IBLIS YAKIN bahwa MEMANG YESUS itu bukan ALLAH.

    ====> kalian kok percaya Iblis ya??
    emang iblis maha tau?? emang Iblis tau bahwa Yesus adalah Tuhan??
    aneh2 aja anda ini

    Kebenaran itu ASALNYA bisa darimana saja, karena KEBENARAN itu diletakkan dalam konteks FAKTA ? Bagaimana sesuatu FAKTA itu TERJADI ? Bila penjelasan atas suatu KEJADIAN tidak berdasarkan FAKTA yang ada, maka PENJELASAN itu akan TERTOLAK atau TERSALAHKAN –FALSIFIKASI– dengan sendirinya ?

    Untuk MENJELASKAN suatu KEJADIAN, siapapun bisa MENGATAKANNYA kan ? Persoalannya adalah apakah penjelasannya tersebut berdasarkan FAKTA atau bukan ? Kalau berdasarkan FAKTA ? Maka apa yang dijelaskan tersebut benar adanya ?

    FAKTA sendiri adalah pernyataan atas suatu kejadian yang dibatasi oleh, waktu dan tempat kejadian juga kejadiannya sendiri seperti apa ? Jadi ada 3 hal yang HARUS TERPENUHI penjelasan suatu kejadian menjadi suatu FAKTA ?
    1. Waktu kejadian
    2. Tempat kejadian
    3. Penceritaan atas kejadian.

    Dalam KASUS IBLIS yang BERANI mengatakan kepada YESUS yang adalah TUHAN ? Bisa dibenarkan karena FAKTA-FAKTANYA mendukung.

    Pertama, sebelum IBLIS turun ke dunia, dia juga ada di SURGA, makanya bisa menggoda ADAM dan HAWA yang ada di SURGA sehingga melanggar larangan ALLAH. Cerita selanjutnya kita tahu, dimana akhirnya ADAM dan HAWA diturunkan ke dunia.

    Kedua, sebelum adanya ADAM dan HAWA pun, IBLIS sudah ada, kalau di Al-QUR’AN masih disebut MALAIKAT (S-2 tentang penciptaan ADAM), tapi ketika dengan ANGKUHNYA … IBLIS TIDAK MAU tunduk pada perintah ALLAH agar Dia SUJUD pada ADAM, maka sebutan MALAIKAT pun langsung dicopot dan DIGANTI dengan sebutan IBLIS. Jadi secara PENGALAMAN (EXPERIENCE) IBLIS sudah TAHU ALLAH yang MAHA itu …

    Sehingga SAAT IBLIS dengan BERANI mengatakan hal itu kepada YESUS ? Sebagaimana dalam Mathius 4:9, sebenarnya IBLIS TAHU bahwa YESUS itu BUKAN ALLAH. Tetap saja YESUS itu MANUSIA. PENGALAMANNYA-lah … Yang memberitahukan hal tersebut.

    Sedangkan MANUSIA sendiri kan TIDAK PERNAH BERTEMU dengan ALLAH ?
    -Soal MUSA saat di Bukit Thursina ? MUSA sendiri TIDAK KUAT untuk melihat ALLAH dan PASTI TIDAK AKAN KUAT MELIHAT ALLAH. Dan Dia PINGSAN.

    -Soal Nabi MUHAMMAD SAW saat MI’RAJ ke SIDRATUL MUNTAHAH ? Tidak menceritakan tentang WUJUD ALLAH, tapi YAKIN 100% akan EXISTENSI ALLAH yang MAHA itu.

    Sedangkan IBLIS adalah MAKHLUK GHAIB yang hidupnya jauh sebelum adanya existensi manusia (Adam) dan TELAH MELIHAT ALLAH secara langsung.

    Intinya … Dalam hal pengetahuan IBLIS bahwa YESUS itu bukan ALLAH melainkan MANUSIA biasa ? Bisa dipercaya … Seperti statement saya sebelumnya bahwa KEBENARAN itu bisa dari mana-mana …

  • 828. mazterall  |  September 3, 2009 pada 3:06 am

    @hari

    sebenarnya topik yang anda angkat sudah sangat basi, tapi saya tetap akan jawab. mengenai Konsili NICEA saya akan memberikan anda link yang membahas hal tersebut. karena kalau saya yang menjelaskan panjang.

    http://www.sarapanpagi.org/injil-dan-konsili-nicea-vt833.html

    silahkan baca. untuk stephen juga silahkan baca.

    Terus PERTANYAAN yang perlu diajukan ke mazterall adalah SIAPAKAH yang BENAR dalam masalah KETUHANAN ? KRISTEN atau MUSLIM ?

    MUSLIM … Jelas … Hanya meng ESA kan ALLAH dan TIDAK MENYERUPAKAN ALLAH dengan lainnya ? KRISTEN … Masih MENYERUPAKAN ALLAH dalam WUJUD YESUS ?

    =======> hanya dengan mengESA kan ALLAH bukan berarti bener mas. Setan juga mengakui Allah Esa loh.

  • 829. Hari  |  September 3, 2009 pada 3:08 am

    To : mazterall

    Koreksi :

    Dalam KASUS IBLIS yang BERANI mengatakan kepada YESUS yang adalah TUHAN ? Bisa dibenarkan karena FAKTA-FAKTANYA mendukung.

    SEHARUSNYA :

    Dalam KASUS IBLIS yang BERANI mengatakan kepada YESUS yang adalah BUKAN TUHAN ? Bisa dibenarkan karena FAKTA-FAKTANYA mendukung.

    Dst. OK.

  • 830. mazterall  |  September 3, 2009 pada 3:13 am

    @hari

    Kebenaran itu ASALNYA bisa darimana saja, karena KEBENARAN itu diletakkan dalam konteks FAKTA ? Bagaimana sesuatu FAKTA itu TERJADI ? Bila penjelasan atas suatu KEJADIAN tidak berdasarkan FAKTA yang ada, maka PENJELASAN itu akan TERTOLAK atau TERSALAHKAN –FALSIFIKASI– dengan sendirinya ?

    Untuk MENJELASKAN suatu KEJADIAN, siapapun bisa MENGATAKANNYA kan ? Persoalannya adalah apakah penjelasannya tersebut berdasarkan FAKTA atau bukan ? Kalau berdasarkan FAKTA ? Maka apa yang dijelaskan tersebut benar adanya ?

    FAKTA sendiri adalah pernyataan atas suatu kejadian yang dibatasi oleh, waktu dan tempat kejadian juga kejadiannya sendiri seperti apa ? Jadi ada 3 hal yang HARUS TERPENUHI penjelasan suatu kejadian menjadi suatu FAKTA ?
    1. Waktu kejadian
    2. Tempat kejadian
    3. Penceritaan atas kejadian.

    Dalam KASUS IBLIS yang BERANI mengatakan kepada YESUS yang adalah TUHAN ? Bisa dibenarkan karena FAKTA-FAKTANYA mendukung.

    Pertama, sebelum IBLIS turun ke dunia, dia juga ada di SURGA, makanya bisa menggoda ADAM dan HAWA yang ada di SURGA sehingga melanggar larangan ALLAH. Cerita selanjutnya kita tahu, dimana akhirnya ADAM dan HAWA diturunkan ke dunia.

    Kedua, sebelum adanya ADAM dan HAWA pun, IBLIS sudah ada, kalau di Al-QUR’AN masih disebut MALAIKAT (S-2 tentang penciptaan ADAM), tapi ketika dengan ANGKUHNYA … IBLIS TIDAK MAU tunduk pada perintah ALLAH agar Dia SUJUD pada ADAM, maka sebutan MALAIKAT pun langsung dicopot dan DIGANTI dengan sebutan IBLIS. Jadi secara PENGALAMAN (EXPERIENCE) IBLIS sudah TAHU ALLAH yang MAHA itu …

    Sehingga SAAT IBLIS dengan BERANI mengatakan hal itu kepada YESUS ? Sebagaimana dalam Mathius 4:9, sebenarnya IBLIS TAHU bahwa YESUS itu BUKAN ALLAH. Tetap saja YESUS itu MANUSIA. PENGALAMANNYA-lah … Yang memberitahukan hal tersebut.

    Sedangkan MANUSIA sendiri kan TIDAK PERNAH BERTEMU dengan ALLAH ?
    -Soal MUSA saat di Bukit Thursina ? MUSA sendiri TIDAK KUAT untuk melihat ALLAH dan PASTI TIDAK AKAN KUAT MELIHAT ALLAH. Dan Dia PINGSAN.

    -Soal Nabi MUHAMMAD SAW saat MI’RAJ ke SIDRATUL MUNTAHAH ? Tidak menceritakan tentang WUJUD ALLAH, tapi YAKIN 100% akan EXISTENSI ALLAH yang MAHA itu.

    Sedangkan IBLIS adalah MAKHLUK GHAIB yang hidupnya jauh sebelum adanya existensi manusia (Adam) dan TELAH MELIHAT ALLAH secara langsung.

    Intinya … Dalam hal pengetahuan IBLIS bahwa YESUS itu bukan ALLAH melainkan MANUSIA biasa ? Bisa dipercaya … Seperti statement saya sebelumnya bahwa KEBENARAN itu bisa dari mana-mana …

    =====> intinya kalian percaya iblis ya? apa anda tahu iblis bertujuan menyesatkan manusia? jadi masuk akal dong kalau Iblis menyebut Yesus manusia biasa agar orang2 seperti kalian tertipu..


    Kebenaran memang bisa datang dari siapa saja, tapi Iblis adalah pendusta. kata yang di ucapkan pendusta adalah kepalsuan bukan kebenaran. kalau anda percaya sama iblis berarti anda adalah pengikutnya

  • 831. Hari  |  September 3, 2009 pada 3:28 am

    To : mazterall

    Website yang anda ajukan sepertinya TIDAK SEJUJUR sumber dalam bahasa Inggrisnya ?

    http://www.sarapanpagi.org/injil-dan-konsili-nicea-vt833.html

    Sebagaimana dalam website berikut : (puyeng-puyeng gih … )

    http://www.tertullian.org/rpearse/nicaea.html

  • 832. mazterall  |  September 3, 2009 pada 3:46 am

    @hari

    mana yang tidak jujur?
    jangan2 anda yang tidak mengerti bahasa inggris

  • 833. Hari  |  September 3, 2009 pada 3:52 am

    To : mazterall

    Yang PASTI bahwa IBLIS itu MENYESATKAN MANUSIA agar MANUSIA MELANGGAR LARANGAN ALLAH.

    Juga PASTI bahwa IBLIS itu TIDAK BERANI menghadapi ALLAH.

    Apakah saudaraku mazterall dapat MEMBANTAH bahwa IBLIS saat masih MALAIKAT pernah KETEMU dengan ALLAH yang MAHA … itu secara LANGSUNG ? Ini adalah pernyataan FAKTA ? Jawab dulu ? (Jawabannya YA atau TIDAK)

    Apakah IBLIS BERANI sama ALLAH ? Ini pernyataan FAKTA juga ? Jawab juga ? (Jawabannya juga YA atau TIDAK kok? )

    Nah IMPLIKASINYA disini :

    Saat IBLIS NGOMONG sama YESUS yang adalah ALLAH ? IBLIS dengan BERANI menyuruh YESUS untuk SUJUD ke dia (IBLIS) ?

    Kalau IBLIS BERANI sama YESUS ? Wajar … ? Karena YESUS itu MANUSIA. Tapi kalau YESUS itu ALLAH ? IBLIS TIDAK BERANI kan ?

    Pernyataan ANDA juga BENAR, dimana menyatakan :

    Iblis adalah pendusta. kata yang di ucapkan pendusta adalah kepalsuan bukan kebenaran.

    Ini BENAR sepanjang tidak BERHADAPAN dengan ALLAH langsung. Tapi kalau BERHADAPAN dengan ALLAH langsung, maka IBLIS pun jadi CIUT.
    Karena yang dihadapi IBLIS itu adalah YESUS, maka perlakuannya BUKAN seperti kepada ALLAH yang MAHA itu … , tapi kepada MAKHLUK ? Makanya BERANI. Ini kan hanya MEMBUKTIKAN … KEHEBATANNYA IBLIS. Logis kan … ?

    Terus PERNYATAAN ANDA yang lain :

    kalau anda percaya sama iblis berarti anda adalah pengikutnya

    Ini artinya PENYIMPULAN yang PUKUL RATA ? Hanya karena TERDESAK dengan kasus Mathius 4:9 saja ? Terus men JUDGE seseorang ? Sebagai PENGIKUT IBLIS.

    Dari AWAL sudah JELAS POSISI saya, yaitu :

    Cuman ada 2 hal, yaitu PENCIPTA dan yang DICIPTAKAN.
    PENCIPTA itu hanya ALLAH yang MAHA … Yang TIDAK PERNAH MENYERUPAI CIPTAANNYA … Apapun itu termasuk YESUS …
    CIPTAAN … Banyak sekali jenisnya dan tak berbilang, ada yang NYATA bahkan ada yang GHAIB. MALAIKAT, IBLIS … Termasuk yang GHAIB …

    Dan HANYA kepada ALLAH yang PENCIPTA itu … Kupasrahkan HARTA, JIWA dan RAGAKU …
    Jadi bagaimana mungkin menjadi PENGIKUT IBLIS yang adalah CIPTAAN itu ?

  • 834. mazterall  |  September 3, 2009 pada 4:05 am

    @hari

    Apakah saudaraku mazterall dapat MEMBANTAH bahwa IBLIS saat masih MALAIKAT pernah KETEMU dengan ALLAH yang MAHA … itu secara LANGSUNG ? Ini adalah pernyataan FAKTA ? Jawab dulu ? (Jawabannya YA atau TIDAK)

    ======> saya percaya Iblis pernah ketemu ALLAH secara langsung

    Apakah IBLIS BERANI sama ALLAH ? Ini pernyataan FAKTA juga ? Jawab juga ? (Jawabannya juga YA atau TIDAK kok? )

    ======> saya jawab Iblis berani sama ALLAH, tetapi dia tidak kuasa melawan ALLAH.

    Ini BENAR sepanjang tidak BERHADAPAN dengan ALLAH langsung. Tapi kalau BERHADAPAN dengan ALLAH langsung, maka IBLIS pun jadi CIUT.
    Karena yang dihadapi IBLIS itu adalah YESUS, maka perlakuannya BUKAN seperti kepada ALLAH yang MAHA itu … , tapi kepada MAKHLUK ? Makanya BERANI. Ini kan hanya MEMBUKTIKAN … KEHEBATANNYA IBLIS. Logis kan … ?

    =====> saya tanya dulu, apa iblis tahu Yesus adalah ALLAH?
    anda belum jawab ini

    Ini artinya PENYIMPULAN yang PUKUL RATA ? Hanya karena TERDESAK dengan kasus Mathius 4:9 saja ? Terus men JUDGE seseorang ? Sebagai PENGIKUT IBLIS.

    Dari AWAL sudah JELAS POSISI saya, yaitu :

    Cuman ada 2 hal, yaitu PENCIPTA dan yang DICIPTAKAN.
    PENCIPTA itu hanya ALLAH yang MAHA … Yang TIDAK PERNAH MENYERUPAI CIPTAANNYA … Apapun itu termasuk YESUS …
    CIPTAAN … Banyak sekali jenisnya dan tak berbilang, ada yang NYATA bahkan ada yang GHAIB. MALAIKAT, IBLIS … Termasuk yang GHAIB …

    Dan HANYA kepada ALLAH yang PENCIPTA itu … Kupasrahkan HARTA, JIWA dan RAGAKU …
    Jadi bagaimana mungkin menjadi PENGIKUT IBLIS yang adalah CIPTAAN itu ?

    ======> anda menggunakan pengetahuan iblis untuk membantah ke Tuhan an Yesus, apa bukan berarti anda percaya Iblis?? berarti anda sudah berteman dan jadi pengikut iblis

  • 835. Hari  |  September 3, 2009 pada 4:08 am

    To : mazterall

    mana yang tidak jujur?
    jangan2 anda yang tidak mengerti bahasa inggris

    Saya kan tidak menyatakan bahwa yang dalam bahasa Indonesia-nya TIDAK JUJUR ? Hanya menyatakan :

    Website yang anda ajukan sepertinya TIDAK SEJUJUR sumber dalam bahasa Inggrisnya ?

    Kenapa ? Karena penjelasan dan uraiannya sedemikian rinci dan membuka PELUANG DIALOG bagi masalah tersebut ? Sedangkan yang dalam Bahasa Indonesianya … Cepat-cepat diberikan PENGERTIAN atau PENJELASAN tertentu atas hal tersebut ? Benar TIDAK ?

    Coba kita lihat :

    Dua buku sejarah yang ditulis paling dekat dengan konsili Nicea, yaitu karya Socrates (w. 439 M) dan Sozomenus (w. 447 M) tidak menuliskan sama sekali tentang pemilihan Injil dalam konsili Nicea.

    Socrates (w. 439 M) … Maksudnya Socrates w= wafat 439 M ?

    Socrates disini apakah SOCRATES yang merupakan 3 serangkai PEMIKIR YUNANI ? Socrates, Plato dan Aristoteles ? Kalau benar ? w dalam w 439 M itu diartikan sebagai apa ya ?

  • 836. mazterall  |  September 3, 2009 pada 4:23 am

    @hari

    w dalam w 439 M itu diartikan sebagai apa ya ?

    ===> w = written

  • 837. Hari  |  September 3, 2009 pada 4:25 am

    To : mazterall

    Ini adalah jawaban anda atas pertanyaan yang saya ajukan :

    Apakah IBLIS BERANI sama ALLAH ? Ini pernyataan FAKTA juga ? Jawab juga ? (Jawabannya juga YA atau TIDAK kok? )

    ======> saya jawab Iblis berani sama ALLAH, tetapi dia tidak kuasa melawan ALLAH.

    Apakah maksudnya BERANI sama ALLAH tapi TIDAK KUASA melawan ALLAH ? Karena dalam persepsi saya, bahwa BERANI itu diartikan BERANI secara LANGSUNG dan TIDAK di BELAKANG-BELAKANG karena sudah MENGUKUR KEKUATAAN atau KEKUASAAN PIHAK LAWAN, makanya BERANI. Tapi kalau saudaraku mazterall punya pandangan lain ? Tentunya bisa diketengahkan disini ?

    Terus anda meanyakan ke saya sebagai berikut dan sekaligus meminta jawaban dari saya. Dengan mengajukan pertanyaan seperti ini ?

    saya tanya dulu, apa iblis tahu Yesus adalah ALLAH?
    anda belum jawab ini

    IBLIS TAHU bahwa YESUS BUKAN ALLAH, maka IBLIS BERANI. Kenapa ? Karena IBLIS pernah KETEMU ALLAH secara LANGSUNG. Jadi bukan KATANYA … Kata si A atau si B atau si C … Atau kata siapapun juga … ? Tapi PENGALAMANNYA … MEMBUKTIKAN hal tersebut. Ini sebuah FAKTA.
    Seseorang yang MENOLAK FAKTA … Adalah seorang yang ANTI KEBENARAN, karena FAKTA berkaitan dengan KEBENARAN dan FAKTA bisa darimana saja … Jadi KEBENARAN itu bisa darimana saja.

  • 838. Hari  |  September 3, 2009 pada 4:28 am

    To : mazterall

    Tks atas penjelasan w yang diartikan sebagai written.

  • 839. mazterall  |  September 3, 2009 pada 4:44 am

    @hari

    iblis berani melawan ALLAH, silahkan anda baca kitab ayub dimana Iblis berhadapan langsung dengan ALLAH tapi tidak kuasa melawan ALLAH.

    Iblis tidak tahu Yesus adalah ALLAH, karena kalau dia tahu maka dia tidak mungkin mengusahakan agar Yesus mati disalib.
    Yesus mati untuk menebus dosa, jadi tidak mungkin Iblis membiarkan Yesus mati.

    tinggal baca.
    maaf saya sekarang akan sibuk.
    mungkin nanti malam saya baru bisa jawab pertanyaan kamu.
    salam

  • 840. CosmicBoy  |  September 3, 2009 pada 5:02 am

    @ Wedul.

    Belalah Tuhan kamu tanpa membawa2 agama saya…takut amat sih.

    Al-Faraj (Virginia, Dubur, Kubul dan seartinya) dan Al-Lifurujihim (Penis) ialah kata2 yang diucapkan Tuhan kepada Siti Maryam. Apa hubungan dengan Al-Kitab saya? Hahahaha…anak2 pesantren, ditanya 2+2= berapa? dijawabnya 6, salah itu, jawab saya…dijawabnya mereka, wah, Al-Kitab juga nulis.

    Orang Arab jahiliah jarang menggunakan kata2 ini karena tergolong kata2 kotor, kapan kata2 kotor menjadi kata2 Tuhan, kapan kata2 kotor bisa jadi bahasanya Tuhan, kapan kata2 kotor masuk ke dalam Al-Quran yg kalian omong 100% kata2 Tuhan…? Kapan?

    Kacian dehhhh kalian.

  • 841. CosmicBoy  |  September 3, 2009 pada 5:10 am

    @ Hari,

    Perlu kejelasan dulu tentang TERMINOLOGI FIRMAN ALLAH ? Agar kalau terminologi kita sama, maka diskusinya jadi NYAMBUNG ? Tapi kalau BERBEDA … Kamu ngomong apa ? Sayapun juga begitu ? nGOMONG KEMANA Untuk itu kita samakan dulu masalah TERMINOLOGI FIRMAN ALLAH ini ? Karena saya yang tanya kekamu duluan ? Maka kamu dulu yang memberikan penjelasan masalah FIRMAN ALLAH ini ?

    ==> Firman-Nya, diciptakan atau tidak diciptakan.

    Saya tunggu.

  • 842. CosmicBoy  |  September 3, 2009 pada 5:16 am

    @ Kurdi,

    (1) Sila jelaskan statement ini.

    Al-Qur’an adalah Al-Qur’an dan tdk bisa disamakan dgn apapun !

    (2) Dan ini.

    #komikboy bisa berkata2 Allah pun bisa berkata2 apakah ini bentuk mempersekutukan Allah? Pertanyaan anda sudah tdk bermutu lagi rupanya…

    Kayaknya agama kalian ngga ada sistematikanya…yang satu omong seperti di atas, dateng salah seorg teman seukhwah kalian@ Hari, omong beda dari kamu…cisciscis

    Saya nunggu.

  • 843. CosmicBoy  |  September 3, 2009 pada 5:24 am

    @ Wedul,

    Asap membubung dari hidung-Nya, api menjilat keluar dari mulut-Nya,
    bara menyala keluar dari pada-Nya.
    22:11 Ia mengendarai kerub, lalu terbang, dan tampak di atas sayap
    angin.

    ==> Tanpa kutipan, kayak seperti cerita cerpen Muhammad naik buruq ke langit ke-7…hahahaha.

  • 844. Hari  |  September 3, 2009 pada 6:19 am

    To : CosmicBoy

    Saya minta TERMINOLOGI FIRMAN ALLAH ? Saya diajukan pertanyaan :

    Firman-Nya, diciptakan atau tidak diciptakan.

    Bagaimana mau MENJAWAB kalau TERMINOLOGI-nya tidak diberikan ? Karena sepertinya ada PERBEDAAN TERMINOLOGI antara FIRMAN ALLAH menurut anda dengan terminologi menurut saya ? Agar bisa nyambung ? Maka jelaskan dulu soal terminologi ini ? Karena saya yang nanya pertama, maka tolong dijawab pertanyaan saya soal terminologi FIRMAN ALLAH tersebut ?

    Setelah dijawab … Maka saya Insya Allah akan bisa menjawab pertanyaan anda ?

  • 845. Hari  |  September 3, 2009 pada 7:02 am

    To : mazterall

    iblis berani melawan ALLAH, silahkan anda baca kitab ayub dimana Iblis berhadapan langsung dengan ALLAH tapi tidak kuasa melawan ALLAH.

    Tidak kuasa di sini diartikan TIDAK MENANG begitu kan ? Tapi apakah sudah TERJADI FIGHT ? Atau belum apa-apa sudah KALAH ?

    Hal ini TERNYATA pararel dengan YAKUB BERGULAT dengan ALLAH dan YAKUB MENANG ?

    IBLIS dan YAKUB adalah 2 makhluk yang secara LANGSUNG pernah BERHADAPAN dengan ALLAH ? IBLIS makhluk GHAIB ? Sedangkan YAKUB itu MANUSIA ? Yang GHAIB dan yang NYATA (manusia) sama-sama pernah BERHADAPAN LANGSUNG dengan ALLAH … Agar IMPAS.

    Jadi memang BERBEDA penggambaran PROFILE ALLAH dalam BIBLE dengan Al-QUR’AN ? Dalam BIBLE … ALLAH itu BISA NYATA dalam arti BISA di INDERA (dengan FIVE SENSES) makanya YAKUB bisa BERGULAT dengan ALLAH ?

    Sedangkan dalam ISLAM … ALLAH itu sedemikian TINGGINYA … Tidak bisa di indera, melainkan hanya bisa drasakan ADANYA dengan mata BATIN yang JERNIH … IKHLAS … dan APA ADANYA … Jadi tidak mungkin ada kata-kata bahwa ALLAH itu bisa BERHADAPAN LANGSUNG (dalam arti FIGHT) dengan MAKHLUKNYA … Subhanallah …

    Terus pernyataan anda adalah :

    Iblis tidak tahu Yesus adalah ALLAH, karena kalau dia tahu maka dia tidak mungkin mengusahakan agar Yesus mati disalib.
    Yesus mati untuk menebus dosa, jadi tidak mungkin Iblis membiarkan Yesus mati.

    FAKTANYA adanya PENYALIBAN. Setuju kan ? Maksudnya … Sebagai penebusan dosa ? Yaitu dosa WARIS yang dilakukan ADAM dan HAWA saat di SURGA karena telah MELANGGAR LARANGAN ALLAH ?

    Dosa WARIS itu FAKTA atau KONSEP ? Kalau FAKTA … Kenapa ISLAM sebagai agama setelah KRISTEN tidak mengakui hal itu ? Jadi bukan FAKTA ? Tapi kalau KONSEP ? Bisa saja … KRISTEN memiliki hal itu … Sah-sah saja … Namanya agama …

    Tapi kalau penjelasannya secara NALAR … Sebagaimana kasus to EXILE atau PEMBUANGAN para PENJAHAT INGGRIS tempo dulu yang di buang ke AUSTRALIA ? Apakah anak cucunya TETAP MEWARISI DOSA moyangnya yang menjadi PENJAHAT ? Tidak BUKAN ?

    MOYANGNYA mendapat hukuman dengan di buang ke AUSTRALIA yang dianggap BAR BAR … Dan tidak bisa menikmati kehebatannya INGGRIS ?

    Begitu juga dengan kasus ADAM dan HAWA … ? Saat ALLAH menghukum BUANG ke BUMI, maka HILANGLAH segala KENIKMATAN SURGA yang LUAR BIASA itu ? Yang ada … Kerja keras, bersaing dengan SESAMA maupun ALAM yang MASIH LIAR ?

    Atas DOSA PELANGGARAN itu, maka ADAM dan HAWA diturunkan ke BUMI yang KERAS KEHIDUPANNYA ? Meskipun ada kenikmatan hidup tapi sedikit. Sehingga anak cucu ADAM … Tidak mewarisi apa yang namanya DOSA WARIS.

    Jadi DOSA WARIS itu FAKTA atau KONSEP ? KONSEP bukan ? Kalau KONSEP … Debatable.

    Karena KONSEP-nya DOSA WARIS, maka kalau IBLIS TAHU bahwa YESUS itu ALLAH, maka IBLIS akan mencegah terjadinya PENYALIBAN ? Karena apa ? Kalau PENYALIBAN TIDAK TERJADI ? Maka DOSA WARIS TIDAK BISA DITEBUS ? Sehingga semua orang tanpa kecuali akan masuk NERAKA karena masih memiliki DOSA WARIS ? Sama dengan IBLIS bukan ? Yang PASTI MASUK NERAKA ?

    Pertanyaannya ? Karena semua orang adalah anak cucu ADAM ? Maka kalau TIDAK ADA PENYALIBAN YESUS, maka SEMUA ORANG TANPA KECUALI akan masuk NERAKA ? Bagaimana dengan para tokoh-tokoh yang dekat dengan ALLAH sebelumnya ? Seperti IBRAHIM ? MUSA ? YAKUB ? YUSUF ? Dsb. ? Apakah mereka akan masuk NERAKA juga ? Padahal mereka-mereka ini adalah orang-orang yang DEKAT dengan ALLAH ? Makanya … Masalah DOSA WARIS ini saya sebut KONSEP bukannya FAKTA. Sehingga DEBATABLE dan hanya dipercaya oleh yang MEMPERCAYAINYA saja ?

    Tapi kalau FAKTA ? Akan berbeda sekali ? Melawan FAKTA ? Berarti MELAWAN KEBENARAN ? Bukan begitu kan mazterall ?

  • 846. Kurdi  |  September 3, 2009 pada 8:42 am

    @komikboy

    Al-Qur’an adalah Al-Qur’an dan tdk bisa disamakan dgn apapun==>jelas dong Al-Qur’an bukan Prosa,syair dsb.
    Nah beda dgn ini==>kiranya ia mencium aku dgn kecupan,karena cintamu lebih nikmat daripada anggur. Harum bau minyakmu bagaikan minyak yg tercurah namamu…(kidung agung 1:1-3) nah inilah puisi Tuhanmu…

  • 847. Kurdi  |  September 3, 2009 pada 3:29 pm

    Syair diatas sama dgn lagu dangdut indonesia “senyum membawa luka” cipt: Megi Z. Liriknya sbb: anggur merah yg selalu memabukkan diriku ku anggap belum seberapaaaa… Dahsyatnya. Bila dibandingkan dgn senyumanmu…Membuat hatiiii… Jatuh bangun…

  • 848. CosmicBoy  |  September 4, 2009 pada 1:32 am

    @

    @komikboy

    Al-Qur’an adalah Al-Qur’an dan tdk bisa disamakan dgn apapun==>jelas dong Al-Qur’an bukan Prosa,syair dsb.

    ==> Ngarang ya? Xixixixi…kalo bukan prosa, syair, jadi apa??? Kalo di tanya manusia itu apa? Manusia ialah manusia, kan itu bukan jawaban, tapi upaya melarikan diri dari menjawab…

    Muslim, muslim…kok takut?

    Al-Quran menggunakan kata2 kotor dari bahasa manusia, Al-Faraj (virginia, dubur, kubul) dan Al-Lifurujihim (Penis) sebagai bahasa Tuhan yang kemudian diucapakan kepada Siti Maryam dan kepada kalian…

    Masak Al-Quran ialah Al-Quran?

    Seharusnya Al-Quran ialah kata2 kotor manusia yang menjadi bahasa Tuhan.

    Ketahuan ya kitab kalian karangan Arab jahiliah!

  • 849. CosmicBoy  |  September 4, 2009 pada 1:42 am

    @ Kurdi,

    Bedakan Al-Kitab dan Al-Quran.

    Al-Kitab ialah kesaksian manusia akan hubungan Tuhan dan manusia. Makanya Al-Kitab, bisa dibedakan kata2 Tuhan dan bukan kata2 Tuhan. Kedua2nya ialah kitab kesaksian.

    Al-Quran menurut kalian 100% kata2 Tuhan, bahasanya Tuhan…bukan kata2 manusia (sebenarnya omong kosong Al-Quran kata2 Tuhan 100%)…layakkah Tuhan gunakan bahasa kotor seperti virginia, dibur, kubul, penis dll untuk berbicara dengan Siti Maryam, para Nabi dll. Layakkah? Kenapa sih bahasanya Tuhan kurang sopan@ kotor…jelas tidak konsisten dgn Tuhan yang Maha Suci termasuk ucapannya…ketahuan kan kitab kalian karangan manusia Arab jahiliah.

    Hahahaha…xixixixi…ketahuan.

  • 850. mazterall  |  September 4, 2009 pada 3:11 am

    @hari

    Tidak kuasa di sini diartikan TIDAK MENANG begitu kan ? Tapi apakah sudah TERJADI FIGHT ? Atau belum apa-apa sudah KALAH ?

    Hal ini TERNYATA pararel dengan YAKUB BERGULAT dengan ALLAH dan YAKUB MENANG ?

    IBLIS dan YAKUB adalah 2 makhluk yang secara LANGSUNG pernah BERHADAPAN dengan ALLAH ? IBLIS makhluk GHAIB ? Sedangkan YAKUB itu MANUSIA ? Yang GHAIB dan yang NYATA (manusia) sama-sama pernah BERHADAPAN LANGSUNG dengan ALLAH … Agar IMPAS.

    ====> pada penjelasan2 sebelumnya sudah dijelaskan mengenai yakub vs Allah.
    apa anda mau mengulang topik itu lagi? Iblis tidak pernah bertarung langsung dengan iblis karena dia tahu dia pasti kalah. yang saya tekankan adalah iblis menyerang ALLAH dari belakang.

    Jadi memang BERBEDA penggambaran PROFILE ALLAH dalam BIBLE dengan Al-QUR’AN ? Dalam BIBLE … ALLAH itu BISA NYATA dalam arti BISA di INDERA (dengan FIVE SENSES) makanya YAKUB bisa BERGULAT dengan ALLAH ?

    Sedangkan dalam ISLAM … ALLAH itu sedemikian TINGGINYA … Tidak bisa di indera, melainkan hanya bisa drasakan ADANYA dengan mata BATIN yang JERNIH … IKHLAS … dan APA ADANYA … Jadi tidak mungkin ada kata-kata bahwa ALLAH itu bisa BERHADAPAN LANGSUNG (dalam arti FIGHT) dengan MAKHLUKNYA … Subhanallah …

    ====> ya, memang pemahaman dua agama ini berbeda akan tetapi harus diingat bahwa dalam kristen ALLAH itu maha Kuasa. jadi kalau dia mau jadi manusia, ya sah2 saja. akan tetapi dalam islam, ALLAH tidak maha kuasa karena dia tidak bisa dan tidak mau jadi manusia.

    bagaimana??

    tolong jawab pertanyaan saya ini

    ======> anda menggunakan pengetahuan iblis untuk membantah ke Tuhan an Yesus, apa bukan berarti anda percaya Iblis?? berarti anda sudah berteman dan jadi pengikut iblis

  • 851. mazterall  |  September 4, 2009 pada 3:40 am

    @cosmicboy

    pak, kok pak imankristen n jelasnggak ga pernah nongol ya?
    apa mereka sedang sibuk diskusi dengan teman islam lain??

    GBU

  • 852. Kurdi  |  September 4, 2009 pada 4:33 am

    @komikboy berkate: Alkitab ialah kesaksian manusia dan hubungan Tuhan dan manusia.Makanya alkitab bisa dibedakan kata2 Tuhan dan bukan kata2 Tuhan.

    #masa bukan kata2 Tuhan disejajarkan dgn kata2 Tuhan yg termaktub dlm Alkitab… Nah berati benarlah bahwa Alkitab bukan firman Tuhan, melainkan terus direvisi oleh campurtangan manusia…

  • 853. CosmicBoy  |  September 4, 2009 pada 5:59 am

    @ Maz,

    Pak Iman udah bilang dari bulan lalu dia sibuk.

    Pak Jell masih sering ke sini (meskipun dia harus melayani anak2 pesantren di blognya sendiri). Pak Jell setau saya sering ke blog diskusi poligami dan pembunuh, jarang ke blog diskusi ini.

    Salam.

    JBU.

  • 854. CosmicBoy  |  September 4, 2009 pada 6:08 am

    @ Kurdi,

    Di bagian mana saya ada bilang Al-Kitab bukan Firman Allah.

    Sila copas?

    Takut amat sih…

    Ngarang ya…????

    Yeagh begitu anak2 pesantren, kalo bukan main otong sama kiyai, suka ngarang/buat cerpen…xixixixi.

    Daripada bawa2 agama orang, mendingan loe bela saja agama loe, ‘nabi’ loe dan Owoh loe…bisa?

    Bedakan Al-Kitab dari Al-Quran.

    Kalian omong Al-Quran 100% kata2 Tuhan, dan semua kata2 Tuhan TERANG & JELAS, ngga pake2 kiasan segala, puisi segala dll TAPI TERANG & JELAS.

    Nah, saya nanya (udah 5x belum dijawab), kenapa Tuhan pake kata2 kotor seperti viginia, dubur, kubul dan penis (Al-Faraj & Al-Lifurujihim) peninggalan Arab jahiliah apabila Dia berfirman kepada Siti Maryam, para nabi dll. Kok bahasa Tuhan bahasa kotor? Kok kata2 Tuhan sifatnya begitu, ngga sopan?

    Nah, ketahuan kan Al-Quran kitab karangan orang Arab jahiliah…xixixi…pantess..!

  • 855. Kurdi  |  September 4, 2009 pada 6:26 am

    @komikboy
    #ada satu perbedaan antara syair,prosa dll. dengan Al_Qur’an. Bedanya dimana? Contoh: surat Al_fatihah dibaca tiap hari oleh Muslim minimal 17kali bacaan dlm satu hari dan ini terus menerus dilakukan seumur hidup, dan uniknya tdk ada Rasa bosan pada tiap2 orang yg membacanya dan jelas sayapun dpt merasakan itu !
    Cobalah anda baca syair,puisi dll. Bacalah pasti cepat bosan,nah inilah beda Al_Qur’an dgn Prosa,syair dsb.

  • 856. WEDULSHERENIAN  |  September 4, 2009 pada 9:46 am

    @COSMIC

    Wekekek…kan lu sendiri yang bilang kata2 dlm Al-Quran Jorok. masak kata vagina jorok,…harusnya diganti apa tong, diganti piring ya…kekeke

    Yang bilang 2+2=6 kan kaummu,….1+1+1=1 …kekekek

    nih bukti lain Tuhan-mu jorok :

    Sepertinya Tuhan nya orang Israel begitu menghargai kulit kulup pria
    Palestina. Anda semua tidak tahu? Nih saya kasih tahu :

    1 Samuel 18:27
    tetapi Daud sudah bersiap, ia pergi dengan orang-orangnya dan menewaskan dari orang Filistin itu dua ratus orang serta membawa kulit khitan mereka; dan dalam jumlah yang genap diberikan merekalah semuanya itu kepada raja, supaya Daud menjadi menantu raja. Kemudian Saul memberikan Mikhal, anaknya, kepadanya menjadi isterinya.

    Jadi, kalau anda bersunat, jangan dibuang kulit kulup itu. sangat berharga lho. Bisa menjadi alat tukar jika anda ke Israel suatu saat. Karena Daud juga menjadikan kulit itu sebagai alat tukar kepada raja.

  • 857. WEDULSHERENIAN  |  September 4, 2009 pada 9:53 am

    @COMSMIC

    wah emang Tuhanmu naik kerup (wanita telanjang) ke langit 7…wek-wek-wek. Bisa-bisa Tuhan kecilnya bangun tuh (tuhan kecil yang kayak belalai)

  • 858. Kurdi  |  September 4, 2009 pada 10:34 am

    @Wedul PIERENIAN

    komikboy memang seperti itu maklumlah,kalo dia ngga bisa jawab. Bilang jangan bawa2 kitab suci org dong.!..Padahal seharusnya jawab aja.:):-)

  • 859. Kurdi  |  September 4, 2009 pada 12:55 pm

    #Konsep keTUHANan kristen sbb: 3Nitas=Allah,Yesus,Roh kudus.tdk bisa terpisahkan artinya Allah=Yesus. Nah kenapa Allah tau kapan hari kiamat sedang yesus tdk?
    =>jawabnya: karena Allah menjadi manusia dgn sempurna(total) maka sifat manusia tdk maha Tau.
    #oke! Lalu kenapa yesus bisa menghidupkan org mati? Sementara yesus adalah Allah yg sedang menjadi manusia yg notabene sifat manusia tdk Maha tau dan tdk maha dan maha?

  • 860. Kurdi  |  September 4, 2009 pada 2:38 pm

    Semestinya kalo mau jujur ketikan Allah jadi manusia (yesus) tdk mengetahui datangnya hari kiamat,maka sepatutnya Yesus tdk bisa menghidupkan org mati, kenapa? Karena sifat manusia sempurna tdk maha tau dan tdk maha segala2nya…Maksudnya sifat menghidupkan org mati hanyalah sifat Allah bukan sifat manusia. Nah inilah konsep kucing2an…

  • 861. CosmicBoy  |  September 5, 2009 pada 5:46 am

    @ Wedul,

    Eeehhhhhh…xixixixi…ada salah seorang anak pesantren yang tidak bisa membela ‘nabi’nya bawa2 @#$%^&*()_++_)(*&^%$#@!…HAHAHAHA…

    Kayaknya di pesantren kalian tidak diajar berpikir ya?

  • 862. Kurdi  |  September 5, 2009 pada 5:49 am

    Muslim hanya menyembah Allah saja dan meng Esa kan Allah,
    komikboy: berkate: Hanya karena Muhammad mengajar Allah itu Esa bukan bermakna benar.
    #yang mengajar Allah itu esa dianggap salah ? Lalu anda akan berkata bahwa menyembah manusia itu benar??? Apa yg meracuni otak kalian hingga kalian menyembah manusia??

  • 863. CosmicBoy  |  September 5, 2009 pada 5:50 am

    @ Wedul,

    Ehhhhh…seekor anak pesantren ini mengutip ayat2 Al-Kitab untuk membela ‘nabi’nya, agamanya dan Tuhannya.

    Terbukti kitab ‘suci’nya sendiri TIDAK JELAS & TERANG sehingga harus mencari PENJELASAN & KETERANGAN dari kitab agama lain.

    Inilah akibatnya bersekolah di pesantren…kayaknya para kiyai tidak mengajar kalian berpikir TAPI MAIN OTONG.

    Kacian deh kalian…kacian.

  • 864. Kurdi  |  September 5, 2009 pada 7:14 am

    @komikboy

    Mungkin wedul hanya membantu anda utk membaca alkitab yg jelas2 saya tau anda tdk pernah membaca dan merenungka

  • 865. CosmicBoy  |  September 5, 2009 pada 11:57 am

    @ Kurdi,

    #yang mengajar Allah itu esa dianggap salah ? Lalu anda akan berkata bahwa menyembah manusia itu benar??? Apa yg meracuni otak kalian hingga kalian menyembah manusia??

    ==> Wah, anak pesantren bikin cerpen lagi…bedanya kali ini ngga bermutu, xixixixi…ngga pernah orang Kristen sembah manusia…bakalan ngga ketemu. Hanya karena Firman-Nya mengambil tubuh manusia bukan bermakna Firman-Nya adalah manusia, hahahaha…sistematika anak TK gini kalian ngga tau, masak kalo saya berteologi…???

    ===> Ngga salah percaya Tuhan itu Esa tapi jangan sangka percaya Tuhan itu Esa maka ajarannya benar…baunyak itu lho…Ahmediyyah juga percaya Allah itu Esa…kok bilang Ahmediyyah salah? Yahudi juga percaya Tuhan itu Esa, kok bilang Yahudi itu salah? Saksi2 Yehuwa percaya Tuhan itu Esa, kok itu salah? Bahai juga percaya Tuhan itu Esa, kok kalian aniaya mereka? Xixixi, hanya karena “nabi’ kalian percaya dan mengajar Tuhan itu Esa bukan jaminan itu agama benar…ngerti? Ada sistematikanya tong…apakah buah yang dihasilnya…kalo poko baik, buahnya juga baik, ini ‘nabi’ kalian…pokoknya baik, kok buah-buah kurang berkualitas?

    Anak2 pesantren, pikir dan pikir dan pikir karena di pesantren ngga diajar berpikir, tau ngga?

  • 866. CosmicBoy  |  September 5, 2009 pada 12:19 pm

    @ Kurdi,

    @komikboy
    #ada satu perbedaan antara syair,prosa dll. dengan Al_Qur’an. Bedanya dimana? Contoh: surat Al_fatihah dibaca tiap hari oleh Muslim minimal 17kali bacaan dlm satu hari dan ini terus menerus dilakukan seumur hidup, dan uniknya tdk ada Rasa bosan pada tiap2 orang yg membacanya dan jelas sayapun dpt merasakan itu !
    Cobalah anda baca syair,puisi dll. Bacalah pasti cepat bosan,nah inilah beda Al_Qur’an dgn Prosa,syair dsb.

    ==> Saya tidak kata Al-Quran itu syair atau prosa atau puisi, saya nanya Al-Quran ditulis dalam gaya bahasa apa? Karena ada kata2 kotor di dalamnya seperi virginia, dubur, kubul dan penis bila diucapkan Tuhan dan ditujukan kepada manusia…ini bahasa2 kotor Arab jahiliah yang jarang dipake karena ia tergolonbg bahasa kurang sopan, saya nanya kok Allah kamu pengen guna bahasa gitu? Nah, itu…pikir, pikir, pikir dan pikir…kayaknya berpikir tidak diajar dipesantren kaleee…xixixixi.

  • 867. CosmicBoy  |  September 5, 2009 pada 12:30 pm

    @ Kurdi,

    Logisnya mana yang kamu pilih sekirannya Allah menjadi manusia (kayaknya Allah kalian lemah, ngga bisa jadi manusia, xixixixi…Jibril aja dalam Al-Quran bisa menjelma menjadi manusia, kok Allah yang menciptakan Jibril dan mengutus-Nya ngga bisa…cisciscis…kayaknya Allah kalian kalah kuasa sama Jibril ya)

    Yeagh begitulah…

    BTW, kembali ke laptop…

    Sistematika Allah menjadi manusia.

    (1) Tetap Allah (ke-Allah-an-Nya TIDAK HILANG) ==> 100% Allah

    (2) Menjadi manusia ==> 100 % manusia

    # Kurdi, Islam percaya di no. 2, dan kalian omong ttg Yesus di no. 2, BEDA dengan Kristen, kami percaya no. 1 dan no. 2…ngga nyambung ikut sistematika kamu…xixixi…kalian percaya Yesus sebagian, kami percaya Yesus yang sempurna…biasalah kan kitab kalian kurang sempurna, harus mencari pembenaran dari kitab suci kami…kan kitab kalian kurang jelas dan terang, harus mencari penjelasan dan ketarangan dari kitab kami…

    Xixixixi…agama kalian kurang sempurna, ngejawab harus cari pembenaran dari kitab kami…hahahaha.

    Salam.

  • 868. Kurdi  |  September 5, 2009 pada 9:17 pm

    @komikboy berkate: (layaknya Allah kalian lemah ngga bisa jadi manusia xixixi…Jibril aja dlm Al-Qur’an bisa menjelma jadi manusia…
    #Jibril,jin bisa jadi manusia atas izin Allah karena dia makhluk Allah dan masih pantas menjelma jadi manusia tetapi kalo Allah jadi manusia jadi Turun derajat,justru Allah Maha agung,Allah ngga perlu tuh jadi manusia…

  • 869. Kurdi  |  September 5, 2009 pada 10:02 pm

    Allah jadi manusia?
    mana ada presiden menyamar jadi tentara kemudian ikut bertempur dimedan perang wah bisa mati konyol tuh presiden,nah begitu pula Allah sangat tdk etis Allah menjelma jadi manusia dan turun kedunia,karena Allah Maha pencipta Maka diciptakannya para Nabi utk menyampaikan Firman,amanat,risalah dsb.

  • 870. CosmicBoy  |  September 6, 2009 pada 3:38 am

    @

    #Jibril,jin bisa jadi manusia atas izin Allah karena dia makhluk Allah dan masih pantas menjelma jadi manusia tetapi kalo Allah jadi manusia jadi Turun derajat,justru Allah Maha agung,Allah ngga perlu tuh jadi manusia…

    ==> Tau darimana Allah menjadi manusia turun derajat? Cerpen lagian ya????

    ==> Lalu, Jibril turun derajatlah menjadi manusia? Kok bisa gitu? Jadi Allah menurunkan derjat Jibril?

    Xixixixi…pikir dulu baru omong, nter diketawain sama orang.

    Kayaknya di pesantren kalian tidak diajar berpikir ya…kok nulisnya kurang bermutu dan kok sering kalah omong?

  • 871. CosmicBoy  |  September 6, 2009 pada 3:45 am

    @ Kurdi,

    Allah jadi manusia?
    mana ada presiden menyamar jadi tentara kemudian ikut bertempur dimedan perang wah bisa mati konyol tuh presiden,nah begitu pula Allah sangat tdk etis Allah menjelma jadi manusia dan turun kedunia,karena Allah Maha pencipta Maka diciptakannya para Nabi utk menyampaikan Firman,amanat,risalah dsb.

    ==> Emangnya presiden itu Allah? Emangnya presiden itu Maha Kuasa, Maha Bisa, Maha Segala…??? Nah, presiden itu manusia yang sifatnya lemah, ngga punya kuasa, Tidak Maha Bisa…Tidak Maha Kuasa…beda dengan Allah…Dia Maha Kuasa, Maha Bisa, Maha Segala…ngga bisa mati…karena Dia Maha Kekal dan Maha Hidup.

    Xixixi…anak2 pesantren, rupa2nya di sana kalian tidak diajar berpikir…mau tau ya apa yang kalian belajar…Alif, Ba, Tha…ilmu gini mana bisa selevel saya…xixixi…pantess ngga maju2!

  • 872. Kurdi  |  September 6, 2009 pada 12:15 pm

    Komikboy berkate, tau dari mana Allah jadi manusia turun derajat?
    #Allah maha suci.kalo jadi manusia tdk Maha suci lagi karena manusia buang hajat.
    #Allah tdk butuh makan minum kalo jadi manusia jadi butuh makan minum.
    #Allah Maha perkasa,kalo jadi manusia Allah tdk maha perkasa lagi.
    Nah inilah turun derajat yg saya maksud.

  • 873. CosmicBoy  |  September 6, 2009 pada 12:27 pm

    @ Kurdi,

    Cerpen lagi ya?

    Jadi, Jibril jadi manusia, dia turun derajat atau tidak?

    Jibril jadi manusia, dia buang hajat atau tidak?

    Jibril jadi manusia, dia butuh makan atau tidak?

    Jibril jadi manusia, maka Jibril bukan malaikat lagi…turun derajat apa tidak?

    Jawab dulu?

    Takut amat…

  • 874. Kurdi  |  September 6, 2009 pada 12:37 pm

    Presiden adalah manusia,yg memegang kekuasaan tinggi Negara,nah manusia(presiden) saja tdk mau Menyamar jadi tentara utk berperang,masa Allah yg adalah Tuhan pencipta Alam semesta jadi manusia utk turun kedunia?
    Presiden,mentri dst. Hingga Rw/rt. Masing2 ada level2 pekerjaannya. begitu juga Allah,malaikat,Nabi masing2 ada level pekerjaannya,Masa Allah mengerjakan tugas Nabi-Nya ikut turun kedunia, itu sama saja presiden mengurusi KTP (kartu tanda penduduk) ya jelas bukan level kerjaannya.?

  • 875. CosmicBoy  |  September 6, 2009 pada 2:13 pm

    @ Kurdi,

    Sila jawab no. 873, takut amat???

    Saya nunggu.

  • 876. CosmicBoy  |  September 6, 2009 pada 2:27 pm

    @ Kurdi,

    ##Presiden adalah manusia##

    ==> Nah, kamu udah pada ngaku presiden cuman manusia yang Tidak Maha Kuasa…beda dengan Allah, Maha Kuasa…Maha Segala…Maha Bisa. Hanya Yang Maha Kuasa, Maha Bisa dan Maha Segala saja bisa melakukannya…malah gampang.

    ##Presiden,mentri dst. Hingga Rw/rt. Masing2 ada level2 pekerjaannya.##

    ==> Kamu samakan presiden dengan Tuhan, kok Tuhan seperti presiden punya level pekerjaan? Cerpen lagi ya? Kok bikin cerpen mutunya kurang????

    ###Masa Allah mengerjakan tugas Nabi-Nya ikut turun kedunia, itu sama saja presiden mengurusi KTP (kartu tanda penduduk) ya jelas bukan level kerjaannya.?###

    ==> Emangnya nabi kerjanya mengurus KTP…walah…Muhammad itu menurut kalian ‘nabi’ lho…kerjanya urus KTP???? Hahahah…anak2 pesantren, kok omongnya ngga pake otak…rupa2nya kalian tidak diajar berpikir di pesantren ya?

    Cisciscis…ngga level sama gue.

    Kurdi, ada ngga kiyai, ustaz, ulama, imam…saya udah bosan ini berdebat sama anak2 pesantren, omongnya terlalu gampang dicounter, pertanyaan2nya terlalu bodoh…

  • 877. Kurdi  |  September 6, 2009 pada 3:36 pm

    Komikboy say, Tuhan jangan disamakan dgn presiden (manusia).
    #yg bodoh penalaran siapa? Kayaknya komikboy deh,bukan saya menyamakan Allah dgn presiden ngerti? Allah mengutus para Nabi kedunia utk menyampaikan amanat, nah itulah tugas para Nabi bukan tugas Allah,justru anda yg menyamakan Allah dgn manusia, Allah butuh makan,minum,tdk maha perkasa,Allah lemah kalah dgn Nabi dan bisa disalib dan dibunuh, itulah kebodohan pemikiran kristen.

  • 878. CosmicBoy  |  September 6, 2009 pada 11:33 pm

    @ Kurdi,

    Hehehe…kok bisa gitu…balik batu sembunyi tangan.

    Para pembaca tidak buta mas.

    Mereka bisa liat.

    Yang memberi analogi presiden sebagai Allah itu siapa?

    Yang mengatakan tugas para Nabi kayak kerja urus KTP siapa?

    Xixixixi…kalo tugas para Nabi kayak urus KTP (pengertian bahwa kerja para Nabi rendah!), secara tidak langsung kamu pada ngaku bahwa ‘nabi’ kamu itu rendah, kayak urus KTP.

    Anak2 pesantren, ngga pikir, langsung omong…semangat yang akhirnya membawa padah!

  • 879. CosmicBoy  |  September 6, 2009 pada 11:36 pm

    @ Kurdi,

    Anak pesantren, postingan saya di no. 873 belum di jawab…takut amat.

    Saya nunggu.

  • 880. Hari  |  September 7, 2009 pada 1:28 am

    To : CosmicBoy

    CosmicBoy … Anda NGERTI konsep matematika tentang berimpit sempurna ?
    Kalau ada 2 identitas berbeda, dan menjadi satu ?
    Maka 2 identitas yang berbeda tersebut akan berimpit sempurna.

    YESUS itu MANUSIA
    ALLAH itu TUHAN dengan ke MAHAANNYA …

    Kalau YESUS = ALLAH, maka YESUS itu MAHA, sehingga apa-apa yang ALLAH TAHU, YESUS pun juga TAHU.
    Apa-apa yang ALLAH BISA … maka YESUS pun juga BISA.

    Inilah KESIMPULAN atas 2 IDENTITAS BERBEDA tetapi SATU ADANYA.
    Tapi kalau masing-masing masih terikat dengan IDENTITASNYA MASING-MASING,
    YESUS … YESUS … Tetap MANUSIA
    ALLAH … ALLAH … TUHAN yang ESA,
    Maka TIDAK BISA dikatakan SATU ?
    Karena masih TERIKAT dengan IDENTITAS MASING-MASING

    Contohnya :
    YESUS TIDAK TAHU kapan KIAMAT DATANG secara TEPAT …
    YESUS … TIDAK BISA MENCIPTAKAN sesuatu dari KETIADAAN …
    Dll

    Sedangkan ALLAH … Tetap TUHAN yang MAHA …

    Saat ALLAH jadi YESUS …
    ALLAH telah menanggalkan ke ALLAHANNYA ? Artinya ke MAHAANNYA … ?
    Menjadi MANUSIA … yang SERBA TIDAK TAHU …
    Datangnya KIAMAT saja TIDAK TAHU …
    Tidak bisa mengatakan KUN FAYAKUN … Jadi … Maka JADILAH sesuatu itu …

    Ingat LHO … Ini bukan Hari yang NGOMONG … Tapi KONSEP MATEMATIKA ?
    Kalau ada 2 IDENTITAS berbeda (Katakan A dan B) adalah SATU, maka
    A dan B tersebut BERIMPIT SEMPURNA atau A = B.
    Kalau A tidak sama dengan B …
    Artinya IDENTITAS itu memang BEDA.
    Kalau memang BEDA …
    YESUS adalah YESUS … Tetap MANUSIA
    ALLAH adalah ALLAH … Tuhan yang MAHA …

    Berpikir LOGIS seperti ini saja NGGAK BISA ?
    Alias nggak NYAMBUNG ?
    Bukankah karena begitu kuatnya DOKTRIN …
    Atau DOGMA …
    Dalam AGAMA KRISTEN ?

    Sudah begitu menyalah-nyalahkan … Orang ISLAM … ?
    Yang NGATA-NGATAIN ANAK PESANTREN … lah …
    MUSLIM … MUSLIM … CIS … CIS … CIS …

    Bagi orang yang PAHAM …
    Lihat TENGKUK kamu dululah …
    Atau …
    Berkacalah …

    Argumentasi DANGKAL diketengahkan dalam FORUM seperti ini ?
    Apa TIDAK MEMALUKAN ?

  • 881. Hari  |  September 7, 2009 pada 1:44 am

    To : CosmicBoy

    Ini kata-katamu yang saya kutip dari diskusi kamu sama Kurdi :

    Ngga salah percaya Tuhan itu Esa tapi jangan sangka percaya Tuhan itu Esa maka ajarannya benar…baunyak itu lho…Ahmediyyah juga percaya Allah itu Esa…kok bilang Ahmediyyah salah? Yahudi juga percaya Tuhan itu Esa, kok bilang Yahudi itu salah? Saksi2 Yehuwa percaya Tuhan itu Esa, kok itu salah? Bahai juga percaya Tuhan itu Esa, kok kalian aniaya mereka? Xixixi, hanya karena “nabi’ kalian percaya dan mengajar Tuhan itu Esa bukan jaminan itu agama benar…ngerti? Ada sistematikanya tong…apakah buah yang dihasilnya…kalo poko baik, buahnya juga baik, ini ‘nabi’ kalian…pokoknya baik, kok buah-buah kurang berkualitas?

    Ngga salah percaya Tuhan itu Esa tapi jangan sangka percaya Tuhan itu Esa maka ajarannya benar…baunyak itu lho…Ahmediyyah juga percaya Allah itu Esa…kok bilang Ahmediyyah salah? (Tahu penyebabnya ? Kenapa ISLAM mengatakan ajaran MUHAMMADIYAH –QADIANI– SALAH ? Jangan hanya mengatakan tapi TIDAK TAHU PERMASALAHANNYA ? )

    Yahudi juga percaya Tuhan itu Esa, kok bilang Yahudi itu salah? (Tahu kenapa YAHUDI disalahkan ? Jelaskan juga donk persoalannya ? )

    Saksi2 Yehuwa percaya Tuhan itu Esa, kok itu salah? (Yang ini juga jelaskan kenapanya ?)

    Bahai (maksudnya apa ? Bahai itu ? Jelaskan juga ?) juga percaya Tuhan itu Esa, kok kalian aniaya mereka? Xixixi, hanya karena “nabi’ kalian percaya dan mengajar Tuhan itu Esa bukan jaminan itu agama benar…ngerti?

    (Terus kamu sendiri TAHU tidak masalah KEBENARAN itu ? Apakah KAMU PERCAYA bahwa KEBENARAN itu diletakkan pada PERNYATAANNYA ? Bukan pada KEYAKINANNYA ? )

    Ada sistematikanya tong…apakah buah yang dihasilnya…kalo poko baik, buahnya juga baik, ini ‘nabi’ kalian…pokoknya baik, kok buah-buah kurang berkualitas? (Heeeiiii CosmicBoy ? LOE BILANG … Buah-buah yang kurang baik itu mana ? Sebutin dong ? Jangan LARI KESANA KEMARI ? Lempar sana … Lempar sini … Tapi saat KETANGKAP BASAH … Nggak NGAKU ? GENTLE donk kalau BERDISKUSI itu ? )

    Setiap KAMU membuat PERNYATAAN ? Selalu saja … Kamu TIDAK pernah MENUNTASKAN ? Kenapa-kenapanya ? Agar DISKUSINYA tidak sepotong sepotong begitulah BIAR TUNTAS ?

    Cobalah JAWAB PERTANYAAN saya ? Yang sebelumnya ? Apa yang di ARTIKAN dengan FIRMAN ALLAH itu ? Ini saja KAMU nggak pernah MAU MENJELASKAN ? Takut KALAH BERDEBAT ?

    Janganlah suka LARI KESANA KEMARI … ?

  • 882. Hari  |  September 7, 2009 pada 3:07 am

    To : mazterall

    Terima kasih untuk mau mendiskusikan dengan saya hal-hal yang sedemikian pentingnya yaitu masalah KETUHANAN …

    Saya coba untuk menanggapi pertanyaan-pertanyaan saudaraku mazterall :

    PERTAMA soal YAKUB yang BERGULAT dengan ALLAH :

    ====> pada penjelasan2 sebelumnya sudah dijelaskan mengenai yakub vs Allah.
    apa anda mau mengulang topik itu lagi? Iblis tidak pernah bertarung langsung dengan iblis karena dia tahu dia pasti kalah. yang saya tekankan adalah iblis menyerang ALLAH dari belakang.

    (Saya TIDAK MAU MENGULANG topik itu lagi tapi ada sesuatu pesan yang saya tangkap dari ajaran KRISTEN sebagaimana anda juga mengakuinya yaitu : :

    Jadi memang memang BERBEDA penggambaran PROFILE ALLAH dalam BIBLE dengan Al-QUR’AN ? Dalam BIBLE … ALLAH itu BISA NYATA dalam arti BISA di INDERA (dengan FIVE SENSES) makanya YAKUB bisa BERGULAT dengan ALLAH ?

    Sedangkan dalam ISLAM … ALLAH itu sedemikian TINGGINYA … Tidak bisa di indera, melainkan hanya bisa drasakan ADANYA dengan mata BATIN yang JERNIH … IKHLAS … dan APA ADANYA … Jadi tidak mungkin ada kata-kata bahwa ALLAH itu bisa BERHADAPAN LANGSUNG (dalam arti FIGHT) dengan MAKHLUKNYA … Subhanallah …

    ====> ya, memang pemahaman dua agama ini berbeda. )

    (Tapi terus pernyataan anda berikutnya ini yang merupakan DOKTRIN dalam KRISTEN sebagaimana yang anda ungkapkan : )

    akan tetapi harus diingat bahwa dalam kristen ALLAH itu maha Kuasa. jadi kalau dia mau jadi manusia, ya sah2 saja.

    (Terus ini yang SALAH KAPRAH … ?
    Karena anda mengatakan : )

    akan tetapi dalam islam, ALLAH tidak maha kuasa karena dia tidak bisa dan tidak mau jadi manusia.

    bagaimana??

    tolong jawab pertanyaan saya ini

    (Anda sudah MELOMPAT dalam memberikan PERNYATAAN dengan mengatakan 2 hal sekaligus yaitu Tidak BISA dan TIDAK MAU secara sekaligus. Padahal antara TIDAK BISA dan TIDAK MAU itu 2 hal yang BERBEDA bukan ?

    Jibril yang adalah MALAIKAT bisa BERWUJUD MANUSIA bukan ?
    ALLAH yang menciptakan JIBRIL … kira-kira BISA BERWUJUD MANUSIA tidak ? Anda bisa menjawabnya sendiri KAN ?

    Sedangkan dalam KASUS JIBRIL …
    Dua hal serentak telah dilakukannya … yaitu BISA dan MAU, maka WUJUD lah dia sebagai MANUSIA … ?

    Apa yang telah dilakukan JIBRIL itu ISENG-ISENG ? Ataukah memiliki MAKSUD ? PASTI memiliki MAKSUD. Tidak ada ISTILAH ISENG-ISENG.

    Ada yang MEMBEDAKAN ke berwujudannya JIBRIL menjadi MANUSIA (diakui –approved–) dengan penjelmaan ALLAH berupa YESUS adalah :

    JIBRIL menjadi manusia …
    Hanya sebentar-bentar saja …
    Paling lama … tidak lebih dari 1 jam …
    Dan tidak TERUS-TERUSAN dalam waktu yang LAMA (tahunan) ?

    Sedangkan YESUS yang merupakan PENJELMAAN ALLAH …
    Maka penjelmaan itu seumur YESUS … Yang tahunan itu … ?
    Dengan demikian ALLAH …
    Melakukan kegiatan-kegiatan RUTIN MANUSIA … (nggak perlu disebut … satu persatu … Nggak enak … )

    JIBRIL yang adalah MALAIKAT yang adalah MAKHLUK CIPTAAN ALLAH …
    Saat jadi MANUSIA …
    Hanya sebentar-sebentar saja
    Dan tidak melakukan …
    Kegiatan RUTIN MANUSIA …

    Sedangkan ALLAH saat jadi YESUS …
    Melakukan kegiatan RUTIN KEMANUSIAAN …
    Seperti …
    Makan … Minum …
    Dan kegiatan kemanusiaan lainnya …
    Yang NGGAK ENAK kalau disebutkan secara RINCI …

    Menurut keyakinan yang anda PEGANG … ?
    SAAT ALLAH menjadi YESUS yang MANUSIA itu ?
    Punya MAKSUD kan ?
    Dan dalam pemahaman saya tentang maksud ALLAH menjadi YESUS itu adalah karena masalah PENEBUSAN DOISA WARIS atas keturunan ADAM ?
    Yaitu … Dengan DISALIBNYA YESUS …
    Maka DOSA WARIS …
    TERHAPUSKAN …

    Dan ALLAH …
    Pergi dari RAGA YESUS …

    Jadi DEMI MENEBUS DOSA WARIS MANUSIA, maka ALLAH harus MENUNGGU sampai DISALIB …
    Karena dengan PENYALIBAN itu …
    Maka DOSA WARIS … TERHAPUS …

    Maka sambil menunggu kejadian PENYALIBAN itu …
    Maka …
    ALLAH melakukan KEGIATAN RUTIN MANUSIA …
    Makan … Minum …
    Dan kegiatan RUTIN …
    KEMANUSIAAN lainnya …

    TERUS pertanyaan ini juga saya coba untuk menanggapinya :

    ======> anda menggunakan pengetahuan iblis untuk membantah ke Tuhan an Yesus, apa bukan berarti anda percaya Iblis??

    Jawaban saya sebagaimana jawaban saya sebelumnya yaitu :

    BLIS TAHU bahwa YESUS BUKAN ALLAH, maka IBLIS BERANI. Kenapa ? Karena IBLIS pernah KETEMU ALLAH secara LANGSUNG. Jadi bukan KATANYA … Kata si A atau si B atau si C … Atau kata siapapun juga … ? Tapi PENGALAMANNYA … MEMBUKTIKAN hal tersebut. Ini sebuah FAKTA.
    Seseorang yang MENOLAK FAKTA … Adalah seorang yang ANTI KEBENARAN, karena FAKTA berkaitan dengan KEBENARAN dan FAKTA bisa darimana saja … Jadi KEBENARAN itu bisa darimana saja.

    Terus ini PENYIMPULAN yang NYELONONG … Yaitu dengan mengatakan :

    berarti anda sudah berteman dan jadi pengikut iblis

    Bagaimana MUNGKIN ? Apabila saat itu … YESUS mau BERSUJUD kepada IBLIS ? Apakah IBLIS mau memberikan semuanya ? PASTI … sekali lagi PASTI … Yaitu PASTI TIDAK, karena IBLIS itu PEMBOHONG …
    Disinilah KEBOHONGAN IBLIS itu TERUNGKAP ?
    Yaitu BERMANIS – MANIS kepada MANUSIA …
    Agar MANUSIA percaya …
    Setelah PERCAYA …
    DITINGGAL BEGITU saja …
    Tanpa memberikan BUKTI … ?
    Yang sekaligus …
    MELANGGAR PERINTAH ALLAH …

    Jadi tafsiran yang PAS buat Mathius 4 : 9 itu adalah : “Semua itu akan kuberikan kepada-Mu jika Engkau sujud kepada aku (iblis).”)

    Ini adalah KETAHUAN IBLIS bahwa YESUS itu MANUSIA …
    Tapi saat (berandai-andai) YESUS mau memenuhi omongan IBLIS dengan BERSUJUD kepadanya …
    Maka … PASTI dan PASTI …
    IBLIS tidak memenuhi OMONGANNYA …
    Yaitu dengan memberikan SEMUANYA …
    Karena apa … ?
    IBLIS itu PEMBOHONG …

    Hal yang sama bukan … ?
    Saat IBLIS …
    Ngomong sama ADAM tentang BUAH LARANGAN …
    Setelah ADAM melakukan SARANNYA IBLIS …
    ADAM … Berdosa …
    Karena MELANGGAR LARANGAN ALLAH …

    Tapi YESUS …
    Tidak MAU dan TIDAK SUDI …
    Melakukan OMONGAN IBLIS …

    Simple and CLEAR … ? SEDERHANA dan JELAS bukan ?

  • 883. CosmicBoy  |  September 7, 2009 pada 5:28 am

    @ Hari

    YESUS itu MANUSIA
    ALLAH itu TUHAN dengan ke MAHAANNYA

    ==> Anda bermula dengan argumentasi yang salah, makanya saya tidak bisa memberi respon. Kayaknya kamu masih membaca cerpen ketimbang teologi Kristen…maka omong kamu langsung ngga nyambung.

    Sama seperti saya, kalo saya ajukan satu argumentasi yang salah seperti:

    Islam percaya Allah itu dewa bulan, maka Allah Islam Tidak Maha Kuasa, saya mau nanya bisa ngga kamu menyetujuinya dan kemudian membahas asal usul Allah, sifat2 dewa bulan, dll?

    Bisa?

    So, don’t be stupid.

    Kalian ini ahhhhh, anak2 pesantren yang paling saya kasihani…udahlah miskin, BODOH & BEGO!!!!!

    Salam.

  • 884. CosmicBoy  |  September 7, 2009 pada 5:57 am

    @ Hari,

    JIBRIL menjadi manusia …
    Hanya sebentar-bentar saja …
    Paling lama … tidak lebih dari 1 jam …
    Dan tidak TERUS-TERUSAN dalam waktu yang LAMA (tahunan) ?

    ==> Wah, taunya darimana “tidak lebih satu jam”? Kok bisa nuduh2 orang Kristen buat dogma segala tapi sendiri bikin cerpen!

    “I jam” ==> Ngarang itu.

  • 885. Hari  |  September 7, 2009 pada 6:58 am

    To : CosmicBoy

    Kalau mau ARGUMEN … Jangan MEMENGGAL sebagian ARGUMEN yang dipakai ? Pakai KESELURUHAN ARGUMEN yang DIPAKAI kemudian kamu SERANG ? Jangan MEMENGGAL sebagian saja TERUS KAMU SERANG ? Jadi kelihatan KUALITAS KAMU ? NORAK TAHU …

    Dari awal sudah saya KATAKAN !!!! CAMKAN ini … Sudah saya KATAKAN !!!!! Bahwa …

    YESUS itu MANUSIA
    ALLAH itu TUHAN dengan ke MAHAANNYA …

    Kalau YESUS = ALLAH, maka YESUS itu MAHA, sehingga apa-apa yang ALLAH TAHU, YESUS pun juga TAHU.
    Apa-apa yang ALLAH BISA … maka YESUS pun juga BISA.

    Inilah KESIMPULAN atas 2 IDENTITAS BERBEDA tetapi SATU ADANYA.
    Tapi kalau masing-masing masih terikat dengan IDENTITASNYA MASING-MASING,
    YESUS … YESUS … Tetap MANUSIA
    ALLAH … ALLAH … TUHAN yang ESA,
    Maka TIDAK BISA dikatakan SATU ?
    Karena masih TERIKAT dengan IDENTITAS MASING-MASING

    Contohnya bahwa YESUS itu MANUSIA :
    YESUS TIDAK TAHU kapan KIAMAT DATANG secara TEPAT …
    YESUS … TIDAK BISA MENCIPTAKAN sesuatu dari KETIADAAN …
    Dll

    Sedangkan ALLAH … Tetap TUHAN yang MAHA …

    Saat ALLAH jadi YESUS …
    ALLAH telah menanggalkan ke ALLAHANNYA ? Artinya ke MAHAANNYA … ?
    Menjadi MANUSIA … yang SERBA TIDAK TAHU …
    Datangnya KIAMAT saja TIDAK TAHU …
    Tidak bisa mengatakan KUN FAYAKUN … Jadi … Maka JADILAH sesuatu itu …

    Ingat LHO … Ini bukan Hari yang NGOMONG … Tapi KONSEP MATEMATIKA ?
    Kalau ada 2 IDENTITAS berbeda (Katakan A dan B) adalah SATU, maka
    A dan B tersebut BERIMPIT SEMPURNA atau A = B.
    Kalau A tidak sama dengan B …
    Artinya IDENTITAS itu memang BEDA.
    Kalau memang BEDA …
    TIDAK BISA DIKATAKAN SATU …
    YESUS adalah YESUS … Tetap MANUSIA
    ALLAH adalah ALLAH … Tuhan yang MAHA …

    Berpikir LOGIS seperti ini saja NGGAK BISA ?
    Alias nggak NYAMBUNG ?
    Bukankah karena begitu kuatnya DOKTRIN …
    Atau DOGMA …
    Dalam AGAMA KRISTEN ?

    Sudah begitu menyalah-nyalahkan … Orang ISLAM … ?
    Yang NGATA-NGATAIN ANAK PESANTREN … lah …
    MUSLIM … MUSLIM … CIS … CIS … CIS …

    Bagi orang yang PAHAM …
    Lihat TENGKUK kamu dululah …
    Atau …
    Berkacalah …

    Argumentasi DANGKAL diketengahkan dalam FORUM seperti ini ?
    Apa TIDAK MEMALUKAN ?

    TERUS MENGATAKAN sebagai berikut :

    Sama seperti saya, kalo saya ajukan satu argumentasi yang salah seperti:

    Islam percaya Allah itu dewa bulan, maka Allah Islam Tidak Maha Kuasa, saya mau nanya bisa ngga kamu menyetujuinya dan kemudian membahas asal usul Allah, sifat2 dewa bulan, dll?

    Bisa?

    So, don’t be stupid.

    Kalian ini ahhhhh, anak2 pesantren yang paling saya kasihani…udahlah miskin, BODOH & BEGO!!!!!

    Saya HANYA BERBICARA masalah FAKTA … dan … LOGIKA …

    Ketengahkan saja ARGUMENTASIMU tentang ISLAM … Apa saja … Kalau TIDAK ada FAKTANYA … ? Mudah kan ARGUMENTASI BALIKNYA ? Demikian juga kalau TIDAK LOGIS ? Mudah kan ARGUMENTASI baliknya ?

  • 886. Hari  |  September 7, 2009 pada 7:26 am

    To : CosmicBoy

    JIBRIL menjadi manusia …
    Hanya sebentar-bentar saja …
    Paling lama … tidak lebih dari 1 jam …
    Dan tidak TERUS-TERUSAN dalam waktu yang LAMA (tahunan) ?

    ==> Wah, taunya darimana “tidak lebih satu jam”? Kok bisa nuduh2 orang Kristen buat dogma segala tapi sendiri bikin cerpen!

    “I jam” ==> Ngarang itu.

    Subhanallah … Inilah HEBATNYA ISLAM …

    Kebetulan cerita tentang JIBRIL itu sangat LEKAT dengan ISLAM
    Yaitu MALAIKAT PEMBAWA WAHYU …
    Kepada Nabi yang SUKSES … MUHAMMAD SAW …
    Coba cari dalam BIBLE …
    Apakah ada cerita tentang JIBRIL yang jadi manusia BERLAMA-LAMA ?
    Tidak ada kan ?
    Karena JIBRIL menurut KRISTEN bukan MALAIKAT UTAMA …
    He … He … He …

    Dalam ISLAM …
    Jibril menampakkan dirinya sebagai MANUSIA …
    Saat bertanya kepada Nabi MUHAMMAD SAW
    Yang SEKALIGUS MENGAJARI …
    PENGIKUT NABI MUHAMMAD SAW …
    Tentang …
    RUKUN IMAN yang 6 yaitu …
    PERCAYA kepada ALLAH yang ESA
    Percaya kepada para MALAIKATNYA
    Percaya kepada KITAB-KITABNYA …
    Percaya kepada NABI-NABINYA …
    Percaya kepada TAKDIR (QODLO’ dan QODHAR) …
    Percaya kepada Hari KIAMAT …

    Saat pertanyaan itu diajukan …
    Dimana jadi manusia …
    Tidak lebih dari 1 jam ?
    Karena HANYA mengajukan pertanyaan itu saja …
    Setelah itu Dia PERGI dan MENGHILANG …
    Jelas kan ?

    Terus BANDINGKAN dengan :

    MENJELMANYA ALLAH yang MAHA …
    Menjadi YESUS …
    Yang MANUSIA …
    Berapa lama ?
    Seumur YESUS kan ?

    Sehingga
    ALLAH yang MAHA itu akan …
    Makan …
    Minum …
    Tidur …
    Berjalan …
    Dsb.
    LAYAKNYA MANUSIA …

    Sedangkan JIBRIL …
    Setelah URUSANNYA selesai …
    Mengajukan PERTANYAAN ke Nabi MUHAMMAD …
    Setelah itu …
    Pergi dan MENGHILANG …

    Sedangkan ALLAH yang menjadi YESUS …
    Masih MENUNGGU … ?
    MENUNGGU apa … ?
    Kalau BUKAN PENYALIBAN … ?
    Sebagai BENTUK PENGORBANAN …
    PENEBUSAN DOSA WARIS MANUSIA …

    JIBRIL yang MALAIKAT …
    Datang sebentar …
    Sesuai KEPERLUAN …
    Dalam WUJUD MANUSIA …
    Terus PERGI …
    Dan menghilang …

    Sedangkan …
    YESUS yang menurut CHRISTIAN adalah ALLAH …
    TIDAK PERGI …
    Apalagi MENGHILANG …
    Sebelum PENYALIBAN …

    Sehingga masih sempat untuk …
    MAKAN …
    MINUM …
    TIDUR…
    JALAN-JALAN …

    Jadi …
    Siapakah yang NGARANG CERITA …
    Hari yang MUSLIM …
    Atau …
    CosmicBoy dan TEMAN-TEMANNYA …
    Yang KRISTEN …

    ALLAH yang MAHA itu …
    MAKAN …
    MINUM …
    TIDUR …
    JALAN JALAN …
    Dan yang lain …
    Layaknya MANUSIA …
    He … He … He …

    JIBRIL yang MALAIKAT saja …
    TIDAK SEPERTI itu …
    Kenapa …
    ALLAH yang MAHA …
    Melakukannya … ?

  • 887. CosmicBoy  |  September 7, 2009 pada 8:31 am

    @ Hari,

    To : CosmicBoy

    Kalau mau ARGUMEN … Jangan MEMENGGAL sebagian ARGUMEN yang dipakai ?

    ==> YESSSSSSSSSSSSSSSS, saya mau kok…sekarang kamu setuju dengan argumentasi saya dan sila bahas.

    ALLAH MENURUT AL-QURAN:

    ALLAH SWT IALAH DEWA BULAN & MUHAMMAD IALAH UTUSAN DEWA BULAN.

    Sila bahas.

    Saya nunggu.

  • 888. CosmicBoy  |  September 7, 2009 pada 8:35 am

    @ Hari,

    Wah, tulisan yang panjang2 saya ngga layan. Bikin capek membacanya.

    Kacian dehhhh, nulisnya panjang2, UDAHLAH NGGA NYAMBUNG, ngga bermutu kayak jual produk.

    Xixixi..buang masa aja.

    Lebih baik menjawab pertanyaan saya di postingan no. 884 daripada bikin cerpen.

    Bisa?

    Tau darimana Jibril omong tidak lebih dari 1 jam? Ngarang ya?

    Sila jawab.

    Takut amat…

  • 889. CosmicBoy  |  September 7, 2009 pada 8:43 am

    @ Hari,

    Saya HANYA BERBICARA masalah FAKTA … dan … LOGIKA …

    Ketengahkan saja ARGUMENTASIMU tentang ISLAM … Apa saja … Kalau TIDAK ada FAKTANYA … ? Mudah kan ARGUMENTASI BALIKNYA ? Demikian juga kalau TIDAK LOGIS ? Mudah kan ARGUMENTASI baliknya ?

    ==> Kamu tau ngga ngapa saya tidak meresponi tulisan kamu.

    Karena SEMUA TULISAN KAMU/ARGUMENTASI kamu ttg YESUS SALAH FAKTA…ngerti?

    Itu semua dongeng dan cerpen kamu DAN TIDAK PERNAH DIYAKINI OLEH MANA2 ORANG KRISTEN. Ngerti tong?

    Jadi males…semuanya sampah.

    Kacian dehhhh, nulisnya panjang2 (sampe capek), tau2 semuanya SAMPAH.

    Xixixi…inilah yang kalian pelajari ya di pesantren…buat sampah.

  • 890. Kurdi  |  September 7, 2009 pada 11:55 am

    @komikboy

    Eloi…Eloi…Lama sabactani !
    Allahku…Allahku…Mengapa Engkau tinggalkan aku !

    Dlm kata2 ini mana ada kesatuan antara Allah dgn Yesus? Yg satu meninggalkan yg satu ditinggalkan? Kalo berani jawab ini !

  • 891. Kurdi  |  September 7, 2009 pada 12:33 pm

    @komikboy
    Jawablah pertanyaan saya no. 889. Dan jgn katakan pertanyaan dangkal lah,muslim cetek cis3x lah,Kurdi bodoh lah,anak pesantren dll. Jawab saja dulu berani? Silahkan jawab !

  • 892. Kurdi  |  September 7, 2009 pada 6:51 pm

    @komikboy berkate,Allah adalah dewa bulan.
    #Tdk ada pengakuan Allah Dlm Al-Qur’an maupun hadits bahwa Allah adalah dewa bulan.Anda jangan ngarang ah…

    “Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah malam,siang,matahari dan bulan. Janganlah sembah matahari maupun bulan,tapi sembahlah Allah yang menciptakannya,jika Ialah yang kamu hendak sembah.” (Qs.Fushshilat 41:37).

  • 893. stephen  |  September 8, 2009 pada 12:17 am

    Kurdi:
    Eloi…Eloi…Lama sabactani !
    Allahku…Allahku…Mengapa Engkau tinggalkan aku !

    Dlm kata2 ini mana ada kesatuan antara Allah dgn Yesus? Yg satu meninggalkan yg satu ditinggalkan? Kalo berani jawab ini !

    >>> Kena tanya Yesus sendiri kenapa Yesus berkata demikian. Agaknya apa jawapan Yesus??

    Andaian saya kenapa Yesus berkata demikian ialah: Yesus sebagai manusia sangat menderita dengan peristiwa penyalibanNya yang harus Yesus hadapi sehingga nyawa yang terakhir. Allah memang mahu Yesus mati dengan cara demikian. Dalam hati manusia Yesus, masih banyak yang perlu dilakukan untuk menyedarkan manusia.

    Cosmicboy & imankristen, betulkah jawapan saya?

  • 894. Hari  |  September 8, 2009 pada 4:21 am

    To : CosmicBoy

    Ini adalah PERNYATAAN KAMU … CosmicBoy … ?

    ALLAH MENURUT AL-QURAN:

    ALLAH SWT IALAH DEWA BULAN & MUHAMMAD IALAH UTUSAN DEWA BULAN.

    Sila bahas.

    Ini lagi … KEKONYOLAN KAMU …
    Kamu memberikan PERNYATAAN …
    TIDAK MEMBERIKAN DALILNYA …

    Kalau memberikan PERNYATAAN …
    Bahwa ALLAH SWT adalah DEWA BULAN …
    Ambil salah satu ayat dalam Al QUR,AN …
    Bahwasanya ALLAH SWT adalah DEWA BULAN … ?

    Demikian juga dengan …
    Nabi Muhammad itu adalah UTUSAN DEWA BULAN … ?
    Ambil salah satu ayat dalam Al QUR,AN …
    Bahwasanya Nabi Muhammad SAW
    Adalah Utusan DEWA BULAN … ?

    Simple kan ? Sederhana kan ?
    Kalau KAMU memang mau …
    DISKUSI KEBENARAN …
    Bukannya …
    MELEMPAR FITNAH …

    Gampang toh …

    Tak TUNGGU DALILMU …

  • 895. Hari  |  September 8, 2009 pada 4:41 am

    To : CosmicBoy

    Ini tulisan KAMU juga kan ?

    ==> Kamu tau ngga ngapa saya tidak meresponi tulisan kamu.

    Karena SEMUA TULISAN KAMU/ARGUMENTASI kamu ttg YESUS SALAH FAKTA…ngerti?

    Itu semua dongeng dan cerpen kamu DAN TIDAK PERNAH DIYAKINI OLEH MANA2 ORANG KRISTEN. Ngerti tong?

    Jadi males…semuanya sampah.

    Kacian dehhhh, nulisnya panjang2 (sampe capek), tau2 semuanya SAMPAH.

    Xixixi…inilah yang kalian pelajari ya di pesantren…buat sampah.

    Ini lagi OMONGAN KAMU yang NGACO …

    Kamu GABUNGKAN FAKTA dan IMAN …

    Bisa saja orang BERIMAN TIDAK BERDASARKAN FAKTA …
    Meskipun …
    FAKTANYA … Sedemikian jelas dan GAMBLANGNYA …

    Kalau SEMUA ORANG KRISTEN mengimani
    bahwa YESUS itu TUHAN …
    Itu urusan orang KRISTEN …

    Tapi …
    Kalau berbicara FAKTA …
    Maka …
    Bicaranya … adalah BUKTI …

    YESUS DISALIB …
    Dan memanggil-manggil ALLAH …
    (Eloi…Eloi…Lama sabactani !
    Allahku…Allahku…Mengapa Engkau tinggalkan aku !)

    Katanya YESUS itu juga ALLAH …
    Merupakan SATU KESATUAN … ?
    Saat DISALIB …
    Kenapa TERPISAH ?

    Kenapa ?
    Karena yang SATU memanggil …
    Yang lain dipanggil …
    Artinya … Ada di 2 tempat …

    Tapi
    Kalau di satu tempat …
    Buat apa manggil-manggil … ?
    Toh ada dalam dirinya … ?

    KETERPISAHAN ini membuktikan …
    Adanya 2 identitas yang BERBEDA …
    Yang satu … YESUS …
    Yang lain … ALLAH yang MAHA …

    Dari sini FAKTANYA kan JELAS …
    YESUS … Manusia …
    ALLAH adalah TUHAN yang MAHA …

    Jadi dimana FAKTANYA yang SALAH … ?

    Tapi …
    Kalau menurut IMAN KRISTEN …
    Pasti …
    Cara berpikir seperti ini … SALAH.

    Kenapa … ?
    Karena IMAN KRISTEN …
    Mempercayai …
    Bahwa YESUS itu juga TUHAN ALLAH …
    Dalam wujud manusia …

    IMAN dan FAKTA … belum tentu sejalan …
    Bisa saja IMAN …
    Berseberangan dengan FAKTANYA …

    Seperti itu kan CosmicBoy …

    Juga …
    Kalau bagimu …
    Tulisanku ini …
    TIDAK BERMAKNA …
    Dan …
    TIDAK BERARTI …

    Tidak apa-apa …
    Itu urusan KAMU …
    Yang JELAS …
    Yang BACA Blog ini …
    Bukan hanya KAMU saja …
    Ada juga yang lain …

    Dan yang lain itu …
    Bisa MENILAI …
    Atas TULISAN-TULISAN yang ada …

  • 896. CosmicBoy  |  September 8, 2009 pada 5:05 am

    @ Kurdi

    @komikboy

    Eloi…Eloi…Lama sabactani !
    Allahku…Allahku…Mengapa Engkau tinggalkan aku !

    Dlm kata2 ini mana ada kesatuan antara Allah dgn Yesus? Yg satu meninggalkan yg satu ditinggalkan? Kalo berani jawab ini !,

    ==> gampang dijawab tapi sila jawab dulu postingan saya di no. 873.

    Silakan, takut amat sih.

  • 897. CosmicBoy  |  September 8, 2009 pada 5:09 am

    @ Stephen,

    Minta tolong jangan dijawab pertanyaan2 Kurdi sehingga dia menjawab postingan saya di no. 874.

    Kebiasaan anak2 pesantren, suka menabur2 pertanyaan, tapi bila ditantang, kaburrrrrrr.

    Anak2 pesanten suka mencabar, tapi bila dicabar, langsung menghilang, kemudian kembali lagi selepas 2-3 hari dengan pertanyaan2 baru.

    Mohon kerjasama, jangan dijawab/diresponi sehingga dia memberi tanggapan atas pertanyaan saya.

    Thanks.

  • 898. CosmicBoy  |  September 8, 2009 pada 5:20 am

    @ hari,

    Kalau memberikan PERNYATAAN …
    Bahwa ALLAH SWT adalah DEWA BULAN …
    Ambil salah satu ayat dalam Al QUR,AN …
    Bahwasanya ALLAH SWT adalah DEWA BULAN … ?

    ==> Sudah saya bilang, argumentasi saya menurut sistematika kamu. Sila liat kembali argumentasi kamu terhadap kepercayaan saya di sana…semuanya salah kaprah…masak saya bisa merespon kalo FAKTANYA UDAH SALAH!

    Nah, kalo sistematika yg sama itu dituntut dari kamu, kamu malah repot2.

    Anak2 pesantren, kerjanya bikin cerpen…beda si sekolah teologi,,,berpikir dan bertanya dan membuat penelitian.

  • 899. CosmicBoy  |  September 8, 2009 pada 5:35 am

    @ Kurdi,

    Sila jawab no 873, saya copas.

    Kamu merespon gini:

    #Jibril,jin bisa jadi manusia atas izin Allah karena dia makhluk Allah dan masih pantas menjelma jadi manusia tetapi kalo Allah jadi manusia jadi Turun derajat,justru Allah Maha agung,Allah ngga perlu tuh jadi manusia…

    Dan begini.

    #Allah Maha perkasa,kalo jadi manusia Allah tdk maha perkasa lagi.
    Nah inilah turun derajat yg saya maksud.

    Dan saya menanggapi dengan.

    @ Kurdi,

    Cerpen lagi ya?

    Jadi, Jibril jadi manusia, dia turun derajat atau tidak?

    Jibril jadi manusia, dia buang hajat atau tidak?

    Jibril jadi manusia, dia butuh makan atau tidak?

    Jibril jadi manusia, maka Jibril bukan malaikat lagi…turun derajat apa tidak?

    Jawab dulu?

    Takut amat…

    Tanggapan saya belum dijawab.

    Udah 4x saya minta kamu memberi respon tapi udahlah tidak respon, kamu malah kirim pertanyaan2 baru.

    Saya saya mau nanya, kamu kalah omong atau apa?

    Kalo kalah omong dan sudah angkat bendera putih, saya maklumi, saya tidak akan bertanya lagi mengenai postingan saya di no. 873.

    Bisa?

    Oke, sila beri respon.

    Saya nunggu.

  • 900. CosmicBoy  |  September 8, 2009 pada 5:37 am

    @ Stephen,

    Maap, GALAT, sebetulnya no. 873.

  • 901. CosmicBoy  |  September 8, 2009 pada 5:44 am

    @ Hari,

    Kamu masih belum menjawab pertanyaan saya…malah bikin cerpen baru lagi.

    Jawab dulu, baru yang lain bisa dilanjutkan.

    JIBRIL menjadi manusia …
    Hanya sebentar-bentar saja …
    Paling lama … tidak lebih dari 1 jam …

    Nih, tau darimana Jibril cuman menjadi manusia kurang 1 jam? Sila beri dalilnya…? Ada ngga?

    Atau itu cuman cerpen kamu…

    Xixixi…anak pesantren, nulis ngga mikir, akibatnya kacau balau.

  • 902. CosmicBoy  |  September 8, 2009 pada 5:53 am

    @ Hari,

    JIBRIL yang MALAIKAT …
    Datang sebentar …
    Sesuai KEPERLUAN …
    Dalam WUJUD MANUSIA …
    Terus PERGI …
    Dan menghilang …

    Dan…

    Bahwa YESUS itu juga TUHAN ALLAH …
    Dalam wujud manusia …

    Nah tulisan kamu di atas saya COPAS, biar bisa dibaca semua orang.

    Sila liat intinya ==> Masak Jibril yang adalah ciptaan Allah bisa mengambil wujud manusia manakala Allah sendiri yang adalah Pencipta Jibril ngga bisa?

    Kalo omong Allah Maha Kuasa kita omong kemanpuan BUKAN ketidakmanpuan, ngerti?

    Jadi, siapa yang Maha, Jibril atau Allah?

    Jibril bisa, Allah tidak bisa, lalu menurut kesimpulan kamu, Jibril Maha Kuasa…sungguh ajaran aneh kayak cerpen…

    Jadi, menurut sistematika saya lebih logis ketimbang kalian.

    Tinggal baca.

  • 903. mazterall  |  September 8, 2009 pada 6:25 am

    @hari

    saya akan tanggapi pertanyaan kamu satu persatu

    Jadi DEMI MENEBUS DOSA WARIS MANUSIA, maka ALLAH harus MENUNGGU sampai DISALIB …
    Karena dengan PENYALIBAN itu …
    Maka DOSA WARIS … TERHAPUS …

    Maka sambil menunggu kejadian PENYALIBAN itu …
    Maka …
    ALLAH melakukan KEGIATAN RUTIN MANUSIA …
    Makan … Minum …
    Dan kegiatan RUTIN …
    KEMANUSIAAN lainnya …

    ======>memang kenapa?
    apa ada hal yang salah dengan ini?
    analogikan dengan kepala negara yang menyamar menjadi rakyat untuk mendekatkan diri pada rakyat. apa dia tidak boleh bekerja sebagai rakyat?pakai baju rakyat??

    TERUS pertanyaan ini juga saya coba untuk menanggapinya :

    ======> anda menggunakan pengetahuan iblis untuk membantah ke Tuhan an Yesus, apa bukan berarti anda percaya Iblis??

    Jawaban saya sebagaimana jawaban saya sebelumnya yaitu :

    BLIS TAHU bahwa YESUS BUKAN ALLAH, maka IBLIS BERANI. Kenapa ? Karena IBLIS pernah KETEMU ALLAH secara LANGSUNG. Jadi bukan KATANYA … Kata si A atau si B atau si C … Atau kata siapapun juga … ? Tapi PENGALAMANNYA … MEMBUKTIKAN hal tersebut. Ini sebuah FAKTA.
    Seseorang yang MENOLAK FAKTA … Adalah seorang yang ANTI KEBENARAN, karena FAKTA berkaitan dengan KEBENARAN dan FAKTA bisa darimana saja … Jadi KEBENARAN itu bisa darimana saja.

    Terus ini PENYIMPULAN yang NYELONONG … Yaitu dengan mengatakan :

    berarti anda sudah berteman dan jadi pengikut iblis

    Bagaimana MUNGKIN ? Apabila saat itu … YESUS mau BERSUJUD kepada IBLIS ? Apakah IBLIS mau memberikan semuanya ? PASTI … sekali lagi PASTI … Yaitu PASTI TIDAK, karena IBLIS itu PEMBOHONG …
    Disinilah KEBOHONGAN IBLIS itu TERUNGKAP ?
    Yaitu BERMANIS – MANIS kepada MANUSIA …
    Agar MANUSIA percaya …
    Setelah PERCAYA …
    DITINGGAL BEGITU saja …
    Tanpa memberikan BUKTI … ?
    Yang sekaligus …
    MELANGGAR PERINTAH ALLAH …

    Jadi tafsiran yang PAS buat Mathius 4 : 9 itu adalah : “Semua itu akan kuberikan kepada-Mu jika Engkau sujud kepada aku (iblis).”)

    Ini adalah KETAHUAN IBLIS bahwa YESUS itu MANUSIA …
    Tapi saat (berandai-andai) YESUS mau memenuhi omongan IBLIS dengan BERSUJUD kepadanya …
    Maka … PASTI dan PASTI …
    IBLIS tidak memenuhi OMONGANNYA …
    Yaitu dengan memberikan SEMUANYA …
    Karena apa … ?
    IBLIS itu PEMBOHONG …

    Hal yang sama bukan … ?
    Saat IBLIS …
    Ngomong sama ADAM tentang BUAH LARANGAN …
    Setelah ADAM melakukan SARANNYA IBLIS …
    ADAM … Berdosa …
    Karena MELANGGAR LARANGAN ALLAH …

    Tapi YESUS …
    Tidak MAU dan TIDAK SUDI …
    Melakukan OMONGAN IBLIS …

    Simple and CLEAR … ? SEDERHANA dan JELAS bukan ?

    ====> daripada pusing2, tolong jawab iblis maha tahu atau tidak??

  • 904. mazterall  |  September 8, 2009 pada 6:35 am

    @cosmicboy

    paj, menurut muslim, ALLAH itu malas pak. jadi ALLAH tidak mau repot2 turun jadi manusia. cukup tinggal suruh malaikat saja.

    gitu pak..

    GBU

  • 905. Hari  |  September 8, 2009 pada 7:06 am

    To : CosmicBoy

    Ini adalah komentar kamu di 897

    Kalau memberikan PERNYATAAN …
    Bahwa ALLAH SWT adalah DEWA BULAN …
    Ambil salah satu ayat dalam Al QUR,AN …
    Bahwasanya ALLAH SWT adalah DEWA BULAN … ?

    ==> Sudah saya bilang, argumentasi saya menurut sistematika kamu. Sila liat kembali argumentasi kamu terhadap kepercayaan saya di sana…semuanya salah kaprah…masak saya bisa merespon kalo FAKTANYA UDAH SALAH!

    Nah, kalo sistematika yg sama itu dituntut dari kamu, kamu malah repot2.

    Anak2 pesantren, kerjanya bikin cerpen…beda si sekolah teologi,,,berpikir dan bertanya dan membuat penelitian.

    Kamu bilang …

    Sudah saya bilang, argumentasi saya menurut sistematika kamu. Sila liat kembali argumentasi kamu terhadap kepercayaan saya di sana…semuanya salah kaprah…masak saya bisa merespon kalo FAKTANYA UDAH SALAH!

    Nah, kalo sistematika yg sama itu dituntut dari kamu, kamu malah repot2.

    Menurut kamu FAKTANYA SALAH … Tapi menggunakan DALIL dari KAMU TIDAK ?

    Sebagaimana

    (Eloi…Eloi…Lama sabactani !
    Allahku…Allahku…Mengapa Engkau tinggalkan aku !)

    Apakah kata-kata di atas tersebut …
    Diambil dari tempat lain
    Ataukah dari BIBEL ?
    Dari Bibel kan ?

    Sehingga argumentasi yang diketengahkan adalah :

    Katanya YESUS itu juga ALLAH …
    Merupakan SATU KESATUAN … ?
    Saat DISALIB …
    Kenapa TERPISAH ?

    Kenapa ?
    Karena yang SATU memanggil …
    Yang lain dipanggil …
    Artinya … Ada di 2 tempat …

    Tapi
    Kalau di satu tempat …
    Buat apa manggil-manggil … ?
    Toh ada dalam dirinya … ?

    KETERPISAHAN ini membuktikan …
    Adanya 2 identitas yang BERBEDA …
    Yang satu … YESUS …
    Yang lain … ALLAH yang MAHA …

    Dari sini FAKTANYA kan JELAS …
    YESUS … Manusia …
    ALLAH adalah TUHAN yang MAHA …

    Jadi dimana FAKTANYA yang SALAH … ?

    Tapi …
    Kalau menurut IMAN KRISTEN …
    Pasti …
    Cara berpikir seperti ini … SALAH.

    Kenapa … ?
    Karena IMAN KRISTEN …
    Mempercayai …
    Bahwa YESUS itu juga TUHAN ALLAH …
    Dalam wujud manusia …

    IMAN dan FAKTA … belum tentu sejalan …
    Bisa saja IMAN …
    Berseberangan dengan FAKTANYA …

    Seperti itu kan CosmicBoy …

    Terus kamu NGOCEH seperti ini :

    Anak2 pesantren, kerjanya bikin cerpen…beda si sekolah teologi,,,berpikir dan bertanya dan membuat penelitian.

    (Bagaimana BISA DIKATAKAN BERPIKIR dan MENELITI ?
    Kalau JAWABAN yang diinginkan SUDAH DIPATOK …
    Yaitu TRINITAS itu BENAR …
    Yang LAIN SALAH …
    YESUS itu MANUSIA dan sekaligus TUHAN …
    Sehingga …
    Semua ARGUE …
    Semua PIKIRAN …
    Semua PENELITIAN …
    Hanya …
    Untuk MEMBENARKAN itu saja.
    Yang lain …
    PASTI SALAH …

    Jadi …
    Siapakah … ?
    Yang TIDAK BERPIKIR ?
    Atau …
    TIDAK MENELITI … ?

    Orang yang MENGGUNAKAN semua INSTRUMEN …
    Pengetahuan yang ada …
    Termasuk masalah DIAGRAM VENN …
    Ataukah …
    Yang HANYA …
    MENDASARKAN … Satu SUMBER saja ? )

    Bagi saya …

    Kalau bagimu …
    Tulisanku ini …
    TIDAK BERMAKNA …
    Dan …
    TIDAK BERARTI …

    Tidak apa-apa …
    Itu urusan KAMU …
    Yang JELAS …
    Yang BACA Blog ini …
    Bukan hanya KAMU saja …
    Ada juga yang lain …

    Dan yang lain itu …
    Bisa MENILAI …
    Atas TULISAN-TULISAN yang ada …

  • 906. Hari  |  September 8, 2009 pada 7:17 am

    To : CosmicBoy

    Kamu lagi mempertanyakan tentang darimana tahu bahwa JIBRIL hanya kurang dari 1 JAM jadi manusia ?

    Nih, tau darimana Jibril cuman menjadi manusia kurang 1 jam? Sila beri dalilnya…? Ada ngga?

    Atau itu cuman cerpen kamu…

    Kan sudah saya bilang bahwa :

    Jibril menampakkan dirinya sebagai MANUSIA …
    Saat bertanya kepada Nabi MUHAMMAD SAW
    Yang sedang memberikan CERAMAH …
    Dimana PERTANYAANNYA JIBRIL ini …
    SEKALIGUS MENGAJARI …
    PENGIKUT NABI MUHAMMAD SAW …
    Tentang …
    RUKUN IMAN yang 6 yaitu …
    PERCAYA kepada ALLAH yang ESA
    Percaya kepada para MALAIKATNYA
    Percaya kepada KITAB-KITABNYA …
    Percaya kepada NABI-NABINYA …
    Percaya kepada TAKDIR (QODLO’ dan QODHAR) …
    Percaya kepada Hari KIAMAT …
    Saat pertanyaan tentang HARI KIAMAT DIAJUKAN …
    Maka Jawab Nabi MUHAMMAD SAW …
    Yang DITANYA dan yang BERTANYA …
    SAMA-SAMA TIDAK TAHU …

    Saat pertanyaan itu diajukan …
    Dimana JIBRIL jadi manusia …
    Tidak lebih dari 1 jam ?
    Karena HANYA mengajukan pertanyaan itu saja …
    Setelah itu Dia PERGI dan MENGHILANG …
    Jelas kan ?

    (Ini diambilkan dari Hadits Bukhari Muslim yang MUTAWATIR)

    Jadi ada dalilnya kan ?

  • 907. mazterall  |  September 8, 2009 pada 7:24 am

    @hari

    Ungkapan Yesus Eloi…Eloi…Lama sabactani itu hanya diucapkan Yesus untuk menggenapi kitab suci Mazmur 22.
    mengerti tidak?
    jadi tidak bisa diartikan DIa bukan ALLAH.

  • 908. Hari  |  September 8, 2009 pada 7:36 am

    To : CosmicBoy

    Ini lagi kata-kata kamu :

    Sila liat intinya ==> Masak Jibril yang adalah ciptaan Allah bisa mengambil wujud manusia manakala Allah sendiri yang adalah Pencipta Jibril ngga bisa?

    Kalo omong Allah Maha Kuasa kita omong kemanpuan BUKAN ketidakmanpuan, ngerti?

    Jadi, siapa yang Maha, Jibril atau Allah?

    Jibril bisa, Allah tidak bisa, lalu menurut kesimpulan kamu, Jibril Maha Kuasa…sungguh ajaran aneh kayak cerpen…

    Jadi, menurut sistematika saya lebih logis ketimbang kalian.

    Tinggal baca.

    CosmicBoy …
    Kalau MEMBACA blog …
    Jangan yang hanya …
    Ada namamu saja …
    Kalau untuk nama yang lain …
    Kamu TAK GUBRIS …

    Jangan begitu …
    Karena dalam jawaban ke yang lain …
    Ada juga jawaban …
    U- pertanyaan kamu …

    Nggak percaya … ?

    Ini jawaban saya ke mazterall
    u- hal yang sama …
    Dengan yang kamu tanyakan …

    Dan ini pertanyaan mazterall ke saya :

    akan tetapi dalam islam, ALLAH tidak maha kuasa karena dia tidak bisa dan tidak mau jadi manusia.

    bagaimana??

    tolong jawab pertanyaan saya ini

    Ini JAWABAN saya ke mazterall :

    (Anda sudah MELOMPAT dalam memberikan PERNYATAAN dengan mengatakan 2 hal sekaligus yaitu Tidak BISA dan TIDAK MAU secara sekaligus. Padahal antara TIDAK BISA dan TIDAK MAU itu 2 hal yang BERBEDA bukan ?

    Jibril yang adalah MALAIKAT bisa BERWUJUD MANUSIA bukan ?
    ALLAH yang menciptakan JIBRIL … kira-kira BISA BERWUJUD MANUSIA tidak ? Anda bisa menjawabnya sendiri KAN ?

    Sedangkan dalam KASUS JIBRIL …
    Dua hal serentak telah dilakukannya … yaitu BISA dan MAU, maka WUJUD lah dia sebagai MANUSIA … ?

    Apa yang telah dilakukan JIBRIL itu ISENG-ISENG ? Ataukah memiliki MAKSUD ? PASTI memiliki MAKSUD. Tidak ada ISTILAH ISENG-ISENG.

    Ada yang MEMBEDAKAN ke berwujudannya JIBRIL menjadi MANUSIA (diakui –approved–) dengan penjelmaan ALLAH berupa YESUS adalah :

    JIBRIL menjadi manusia …
    Hanya sebentar-bentar saja …
    Paling lama … tidak lebih dari 1 jam …
    Dan tidak TERUS-TERUSAN dalam waktu yang LAMA (tahunan) ?

    Sedangkan YESUS yang merupakan PENJELMAAN ALLAH …
    Maka penjelmaan itu seumur YESUS …
    Yang tahunan itu … ?
    Dengan demikian ALLAH …
    Melakukan kegiatan-kegiatan RUTIN MANUSIA … (nggak perlu disebut … satu persatu … Nggak enak … )

    JIBRIL yang adalah MALAIKAT
    Adalah MAKHLUK CIPTAAN ALLAH …
    Saat jadi MANUSIA …
    Hanya sebentar-sebentar saja
    Dan tidak melakukan …
    Kegiatan RUTIN MANUSIA …

    Sedangkan ALLAH saat jadi YESUS …
    Melakukan kegiatan RUTIN KEMANUSIAAN …
    Seperti …
    Makan …
    Minum …
    Dan kegiatan kemanusiaan lainnya …
    Yang NGGAK ENAK kalau disebutkan secara RINCI …

    Menurut keyakinan yang anda PEGANG … ?
    SAAT ALLAH menjadi YESUS yang MANUSIA itu ?
    Punya MAKSUD kan ?
    Dan dalam pemahaman saya tentang maksud ALLAH menjadi YESUS itu adalah karena masalah PENEBUSAN DOISA WARIS atas keturunan ADAM ?
    Yaitu … Dengan DISALIBNYA YESUS …
    Maka DOSA WARIS …
    TERHAPUSKAN …

    Dan ALLAH …
    Pergi dari RAGA YESUS …

    Jadi DEMI MENEBUS DOSA WARIS MANUSIA …
    Maka ALLAH harus MENUNGGU sampai DISALIB …
    Karena dengan PENYALIBAN itu …
    DOSA WARIS … TERHAPUS …

    Maka sambil menunggu kejadian PENYALIBAN itu …
    Maka …
    ALLAH melakukan KEGIATAN RUTIN MANUSIA …
    Makan … Minum …
    Dan kegiatan RUTIN …
    KEMANUSIAAN lainnya …

    Sudah NGEH TIDAK … Atas jawaban saya ?

    BISA dan MAU …
    Itu harus ada secara SERENTAK atau SEKALIGUS …
    Kalau HANYA BISA …
    Tapi TIDAK MAU …
    Maka …
    TIDAK BISA … Kan …

    Donk mggak sih atas penjelasan ini ?
    Mudah-mudahan DONK … alias ngeh …
    Kan LULUSAN TEOLOGIA … ?

    Masa’ …
    LULUSAN TEOLOGIA …
    Atas penjelasan seperti ini …
    NGGAK DONK ?
    He … He … He …

  • 909. Hari  |  September 8, 2009 pada 7:52 am

    To : mazterall

    Pertanyaan kamu sebelumnya tentang IBLIS , seperti di 902 :

    daripada pusing2, tolong jawab iblis maha tahu atau tidak??

    Yang punya SIFAT MAHA ?
    Siapa ?
    Hanya ALLAH kan ?
    Jadi IBLIS …
    Manusia …
    dan
    Semua CIPTAAN ALLAH …
    Tidak MAHA TAHU …
    Tapi …
    BISA TAHU …

    Terus apanya yang dipersoalkan ?
    Bahwa IBLIS TAHU …
    Bahwa
    YESUS itu MANUSIA …
    Bukannya ALLAH …
    Makanya …
    Dia BERANI … ?

    Kan di sebelumnya telah dijelaskan …
    Kalau TAHUNYA IBLIS itu …
    Dari PENGALAMAN …
    Saat sebelum ada MANUSIA …
    Yaitu …
    PERTEMUANNYA dengan ALLAH … ?

    Jadi wajar …
    Kalau PERLAKUAN IBLIS …
    Kepada YESUS …
    Berani seperti itu …
    Dengan …
    Menyuruh BERSUJUD …

    Karena dia …
    Tahu PERSIS …
    Bahwa …
    YESUS …
    Itu MANUSIA …
    Bukannya ALLAH … Yang MAHA …

    PENGALAMANNYALAH …
    Yang MENUNTUN …
    Ke TAHUANNYA …
    Tentang ALLAH … Yang MAHA …

    Terus pernyataan kamu di 906 :

    Sederhana sekali …
    Ada 2 hal …
    Yang MEMANGGIL … ?
    Dan
    DIPANGGIL … ?

    Siapa yang MEMANGGIL ?
    Dan
    Siapa yang DIPANGGIL ?

    Yang MEMANGGIL … YESUS.
    Yang DIPANGGIL … ALLAH … Yang MAHA …

    Kalau YESUS dan ALLAH
    SATU KESATUAN …
    Maka …
    TIDAK ADA yang MEMANGGIL …
    Atau yang DIPANGGIL …
    Karena …
    DIRI YESUS itu adalah ALLAH
    Dan
    ALLAH adalah YESUS …

    Kalau …
    Masih ada …
    PANGGIL …
    MEMANGGIL …
    Artinya …
    Ada 2 IDENTITAS BERBEDA kan ?
    DATA dan FAKTANYA seperti itu kan ?

  • 910. Kurdi  |  September 8, 2009 pada 9:31 am

    @komikboy perhatikan kata2 masterall sbb,”analoginya dgn kepala negara jadi rakyat utk mendekatkan diri… Apa tdk boleh…”.
    #nah Masterall mengerti maksud/arah pertanyaan lawan bicaranya
    tdk sepeti komikboy diberi analogi Presiden ikut turun perang eh dia bilang kurdi nyamakan Allah dgn presiden? ngga nyabung bukan?

  • 911. CosmicBoy  |  September 8, 2009 pada 12:21 pm

    @ Hari & Kurdi,

    Sebetulnya saya males meresponi kamu.

    Kamu belum lagi meresponi tantangan2 saya, malah ngirim pertanyaan2 baru.

    Cisciscis…takut amat.

    Oke, untuk kali ini saya jawab.

    Kamu omong:

    (Eloi…Eloi…Lama sabactani !
    Allahku…Allahku…Mengapa Engkau tinggalkan aku !)

    Itu seruan Yesus waktu dikayu salib…seruan itu Yesus kutip dari Mazmur 22:1. Seruan ini membuktikan bahwa Yesus menggenapi nubuat yang ditulis Nabi Daud.

    Di Mazmur 22:1, Nabi Daud berseru “Ya Allahku. Ya Allahku, mengapa Engaku meninggalkan aku…” ketika Nabi Daud berhadapan dnegan musuhnya.

    Apakah Nabi Daud lemah bila dia menyeru demikian? Ngga.

    Apakah Nabi Daud ditinggalkan Allah? Ngga.

    Anak2 pesantren, jangan asal kutip tanpa tau latar belakang ayat itu. Itu jelas ngga ada hubungan bahwa ada 2 identitas (cerpen melulu)…itu mengenai nubuat/ramalan Nabi Daud yg digenapi Yesus…ngerti?

    Yesus berseru untuk menyakinkan bahwa semua ini telah dinubuatkan, ngerti?

    Tinggal baca…jangan bercerpen lagi…bisa dikatawain sama orang.

    Xixixi…anak2 pesantren, pantess muslim cetexxx.

  • 912. CosmicBoy  |  September 8, 2009 pada 12:31 pm

    @ Kurdi,

    #nah Masterall mengerti maksud/arah pertanyaan lawan bicaranya
    tdk sepeti komikboy diberi analogi Presiden ikut turun perang eh dia bilang kurdi nyamakan Allah dgn presiden? ngga nyabung bukan?

    ==>

    Saya copas tulisan saya:

    Yang memberi analogi presiden sebagai Allah itu siapa?

    Ada saya nulis MENYAMAKAN?

    Xixixi…anak pesantren…pantees..!

    Bohongnya bukan mainnnnnnnn.

    Syukurlah loe bukan anak presiden…blog ini bisa diblokir…hihihi.

  • 913. CosmicBoy  |  September 8, 2009 pada 12:35 pm

    @ Kurdi,

    Anak pesantren…ayuh usah ngeles lah…straight to the point aja.

    Sila jawab tantangan saya di postingan no. 873.

    Bisa?

    Takut amat…

    Hihihihi…anak pesantren?????

  • 914. CosmicBoy  |  September 8, 2009 pada 12:46 pm

    @ Hari

    Saat pertanyaan itu diajukan …
    Dimana JIBRIL jadi manusia …
    Tidak lebih dari 1 jam ?
    Karena HANYA mengajukan pertanyaan itu saja …
    Setelah itu Dia PERGI dan MENGHILANG …
    Jelas kan ?

    ==>

    (1) Mana pernyataannya…yang kamu nulis itu cuman tafsiran kamu…ada Jibril yang omong…atau sekurangnya Al-Quran menyatakan?

    Ada?

    Ngga ada?

    Nah, terbuktikan itu kreativitas kamu…(kayaknya saya juga bisa).

    (2) Lagian loe juga ngga tau apa itu mengambil masa 1 jam…manalah tau “Jibril” waktu beri 1 ayat…mau buang hajat. Kemudian beri lagi ayat ke-2, kelaparan. Dan kemudian ayat ke-3, nampak anak2 yatim dan janda2 cantik, jadinya bernafsu…bisakan…kan “Jibril” manusia…derajatnya turun…jadi manusia lemah…xixixixi.

    Muslim, muslim…kok nulis dan omong trus tanpa berpikir?

    Kalian ini ahhhhh, pantess muslim cetexxx.

    (3) Sila liat intinyapokoknya…bisa? Jibril BISA menjadi manusia/mengambil wujud manusia MASAK Allah yang adalah Pencipta Jibril ngga bisa? Sama seperti Jibril mengambiil wujud manusia TIDAK MENURUNKAN DERAJATNYA, Allah juga sama. Sama sepertii Jibril yang mengambil wujud manusia tidak sama sekali menghilangkan Ke-Jibril-annya, 1 jam kek, 3 jam kek, 30 tahun kek…itu sama sekali tidak menghilangkan ke-Jibril-annya BEGITU juga Allah yang mengambil wujud manusia TIDAK SAMA SEKALI KEHILANGAN KETUHANAN…Masak, bukankah Allah itu Maha Kekal dan Maha Tidak Berubah?

    Tinggal baca hai muslim cetexxx, tinggal baca.

  • 915. Kurdi  |  September 8, 2009 pada 2:15 pm

    @komikboy =>di Mazmur 22:1 Nabi Daud berseru, “ya Allahku.Ya Allahku,mengapa Engkau tinggalkan aku…” ket. Nabi Daud berhadapan dgn musuhnya.
    #komikboy bicaranya pake ilmu dikit dong jgn asal jeplak! Nabi Daud itu manusia,sedang Yesus anda anggap Tuhan,ya jelas beda lah,karena Nabi Daud bukan Allah itu sendiri sedang yesus anda anggap Tuhan (Allah) itu sendiri…

  • 916. Kurdi  |  September 8, 2009 pada 3:02 pm

    @komikboy
    #kalo Nabi Daud mencari,menanyakan Tuhan itu hal yg wajar karena Nabi adalah manusia.
    #Tapi kalo Tuhan (yesus) mencari,menanyakan Tuhan (Allah) yaaa ngga masuk akal…
    =>you yg dongeng apa Muslim yg dongeng?

  • 917. Hari  |  September 9, 2009 pada 1:33 am

    To : CosmicBoy

    KAMU itu untuk nangkap hal-hal yang SEDERHANA nggak dong ya ? Atau DONGOK ?

    Coba bedakan :

    1. Nabi DAUD itu SIAPA ? Manusia atau TUHAN ?
    MANUSIA kan ?
    Kalau Nabi DAUD berperang dengan PIHAK lain …
    Wajar saja … Sah … Sah … saja …
    Untuk memanggil ALLAH yang MAHA …

    Dalam kasus DAUD ada 2 IDENTITAS bukan ?
    Satu Nabi DAUD … MANUSIA.
    Satu lagi ALLAH … Tuhan yang MAHA …

    Nah kalau yang :
    2. Soal YESUS …
    YESUS dan ALLAH itu …
    SATU KESATUAN BUKAN ?
    Kalau menurut IMAN KRISTEN
    Maka …
    YESUS itu ya ALLAH …
    Dan
    ALLAH itu ya YESUS …
    Benar kan ?
    Tapi kenapa ?
    SAAT DISALIB …
    YESUS manggil – manggil ALLAH …

    Kenapa TIDAK MANGGIL-MANGGIL …
    YESUS saja ?
    Kan …
    YESUS = ALLAH ?

    Sederhana kan ?

    Jadi ARGUMENTASI yang diajukan …
    Dengan MERUJUK pada KASUS …
    Nabi DAUD … ?
    Semakin MEMBUKA …
    PERSOALAN BARU …
    Karena …
    DAUD … Itu MANUSIA
    Sedangkan …
    YESUS … Itu TUHAN …

    Membuat PERBANDINGAN …
    Yang SANGAT BERBEDA …
    Antara
    SIFAT MANUSIA … (DAUD)
    Dan …
    SIFAT TUHAN … (YESUS)

  • 918. Hari  |  September 9, 2009 pada 2:12 am

    To : CosmicBoy

    Dalam hal JIBRIL …

    Ini kan pernyataan kamu yaitu :

    (1) Mana pernyataannya…yang kamu nulis itu cuman tafsiran kamu…ada Jibril yang omong…atau sekurangnya Al-Quran menyatakan?

    Ada?

    Ngga ada?

    Nah, terbuktikan itu kreativitas kamu…(kayaknya saya juga bisa).

    Waduh … Kamu kurang cermat dalam membaca nich …

    Dalilnya kan sudah disampaikan. Adanya di HADITS sebagaimana penjelasan saya sebelumnya :

    Jibril menampakkan dirinya sebagai MANUSIA …
    Saat bertanya kepada Nabi MUHAMMAD SAW
    Yang sedang memberikan CERAMAH …
    Dimana PERTANYAANNYA JIBRIL ini …
    SEKALIGUS MENGAJARI …
    PENGIKUT NABI MUHAMMAD SAW …
    Tentang …
    RUKUN IMAN yang 6 yaitu …
    PERCAYA kepada ALLAH yang ESA
    Percaya kepada para MALAIKATNYA
    Percaya kepada KITAB-KITABNYA …
    Percaya kepada NABI-NABINYA …
    Percaya kepada TAKDIR (QODLO’ dan QODHAR) …
    Percaya kepada Hari KIAMAT …
    Saat pertanyaan tentang HARI KIAMAT DIAJUKAN …
    Maka Jawab Nabi MUHAMMAD SAW …
    Yang DITANYA dan yang BERTANYA …
    SAMA-SAMA TIDAK TAHU …

    Saat pertanyaan itu diajukan …
    Dimana JIBRIL jadi manusia …
    Tidak lebih dari 1 jam ?
    Karena HANYA mengajukan pertanyaan itu saja …
    Setelah itu Dia PERGI dan MENGHILANG …
    Jelas kan ?

    (Ini diambilkan dari Hadits Bukhari Muslim yang MUTAWATIR)

    Tahu nggak … Ini hadits SAHIH yang MUTAWATIR ?
    Jangan-jangan
    Untuk pengertian
    seperti SAHIH dan MUTAWATIR saja …
    Anda TIDAK TAHU …

    Tapi kalau DIBERI TAHU …
    Eehhh … TIDAK MAU TAHU …
    Ridiculuous kan ?

    Jadi bukan karangan kan ?

    Nah … Terus pernyataan kamu yang ke 2 yaitu :
    ) Lagian loe juga ngga tau apa itu mengambil masa 1 jam…manalah tau “Jibril” waktu beri 1 ayat…mau buang hajat. Kemudian beri lagi ayat ke-2, kelaparan. Dan kemudian ayat ke-3, nampak anak2 yatim dan janda2 cantik, jadinya bernafsu…bisakan…kan “Jibril” manusia…derajatnya turun…jadi manusia lemah…xixixixi.

    He … He … He … KESINGGUNG …
    Karena …
    ALLAH menjadi YESUS yang MANUSIA itu ?
    Dimana …
    YESUS melakukan AKTIFITAS …
    Layaknya manusia lainnya …
    Makan …
    Minum …
    Tidur …
    Jalan-jalan …
    Dan seterusnya …
    Namanya juga manusia …

    Terus ada nggak CERITA atau INFORMASI …
    Bahwa …
    Malaikat itu MAKAN …
    Atau MINUM …
    Seperti kita …
    Yang MANUSIA ini ?
    TIDAK PERNAH kan ?

    Namanya juga …
    Malaikat …
    Pastilah dzat pembentuknya …
    Beda dengan MANUSIA …
    Sehingga …
    Tidak makan atau minum …
    Layaknya MANUSIA … ?

    Tapi NGGAK apa-apa kok ?
    Kalau kalian MEYAKINI …
    YESUS = ALLAH
    YESUS itu …
    Makan …
    Minum …
    Tidur …
    Dan seterusnya …
    Maka …
    Karena …
    YESUS itu ALLAH juga …
    Maka …
    ALLAH juga …
    Makan …
    Minum …
    Tidur …
    Dan seterusnya …

    Malaikat CIPTAANNYA saja TIDAK seperti itu ?
    Yang sering INTERAKSI dengan MANUSIA …
    Tidak makan
    Atau Minum
    Atau Tidur
    Layaknya MANUSIA …

    Tapi TUHAN …
    Melakukan …
    Apa yang dilakukan …
    Manusia …

    KONTRADIKTIF tidak ?
    He … He … He …

    Terus pernyataan kamu yang terakhir ini yaitu :

    Sila liat intinyapokoknya…bisa? Jibril BISA menjadi manusia/mengambil wujud manusia MASAK Allah yang adalah Pencipta Jibril ngga bisa? Sama seperti Jibril mengambiil wujud manusia TIDAK MENURUNKAN DERAJATNYA, Allah juga sama. Sama sepertii Jibril yang mengambil wujud manusia tidak sama sekali menghilangkan Ke-Jibril-annya, 1 jam kek, 3 jam kek, 30 tahun kek…itu sama sekali tidak menghilangkan ke-Jibril-annya BEGITU juga Allah yang mengambil wujud manusia TIDAK SAMA SEKALI KEHILANGAN KETUHANAN…Masak, bukankah Allah itu Maha Kekal dan Maha Tidak Berubah?

    Tinggal baca hai muslim cetexxx, tinggal baca.

    Inilah kalau LOGIKA BERPIKIRNYA MELOMPAT-LOMPAT ?

    Jawaban saya kan JELAS, yaitu :

    (Anda sudah MELOMPAT dalam memberikan PERNYATAAN dengan mengatakan 2 hal sekaligus yaitu Tidak BISA dan TIDAK MAU secara sekaligus. Padahal antara TIDAK BISA dan TIDAK MAU itu 2 hal yang BERBEDA bukan ?

    Jibril yang adalah MALAIKAT bisa BERWUJUD MANUSIA bukan ?
    ALLAH yang menciptakan JIBRIL … kira-kira BISA BERWUJUD MANUSIA tidak ? Anda bisa menjawabnya sendiri KAN ?

    Sedangkan dalam KASUS JIBRIL …
    Dua hal serentak telah dilakukannya … yaitu BISA dan MAU, maka WUJUD lah dia sebagai MANUSIA … ?

    Apa yang telah dilakukan JIBRIL itu ISENG-ISENG ? Ataukah memiliki MAKSUD ? PASTI memiliki MAKSUD. Tidak ada ISTILAH ISENG-ISENG.

    Jadi masalah :

    BISA dan MAU …
    Itu harus ada secara SERENTAK atau SEKALIGUS …
    Kalau HANYA BISA …
    Tapi TIDAK MAU …
    Maka …
    TIDAK BISA … Kan …

    Ilustrasinya seperti ini :

    Kalau ada TAIPAN (KONGLOMERAT) …
    Tentunya uangnya sangat BANYAK kan ?
    Bisa sampai milyaran RINGGIT ?

    Bisa nggak dia membeli RUMAH …
    Seharga 10 juta ringgit ?
    BISA kan ?
    Kalau ini KONGLOMERATitu …
    TIDAK MAU BELI itu RUMAH …
    BISA JADI transaksi tidak ?
    Jelas TIDAK …
    Karena apa ?
    Karena TIDAK MAU ?

    Apakah KETIDAKMAUAN ini ?
    Dimaksudkan sebagai KETIDAKBISAAN ?
    Atau KETIDAKMAMPUAN ?
    Jelas salah kan ?

    Jadi (BISA atau MAMPU) dan (MAU) …
    Itu harus berjalan bareng …
    Kalau hanya salah satu …
    Ya tidak terjadi bukan ?

    Donk nggak sih atas penjelasan ini ?
    Mudah-mudahan DONK … alias ngeh …
    Kan LULUSAN TEOLOGIA … ?

    Masa’ …
    LULUSAN TEOLOGIA …
    Atas penjelasan seperti ini …
    NGGAK DONK ?
    He … He … He …

  • 919. Hari  |  September 9, 2009 pada 2:42 am

    To : mazterall

    Senang sekali kamu menganalogikan :

    ALLAH yang menjadi YESUS dengan
    Seorang KEPALA NEGARA yang menjadi RAKYAT

    Di 902 seperti ini :

    analogikan dengan kepala negara yang menyamar menjadi rakyat untuk mendekatkan diri pada rakyat. apa dia tidak boleh bekerja sebagai rakyat?pakai baju rakyat??

    Jawabannya BOLEH saja.
    Kenapa ?
    Karena bagi seorang KEPALA NEGARA …
    Demi mendapatkan INFORMASI …
    LANGSUNG dan AKURAT …
    Maka dia memang …
    Perlu menyamar …
    Menjadi RAKYAT …
    Agar …
    INFORMASINYA …
    TIDAK BIAS …
    Dan …
    Terjadi DIS-INFORMASI …
    Tidak hanya …
    Mengandalkan pada PEMBANTUNYA …
    Yang mungkin karena …
    Adanya “INTEREST” …
    Maka …
    Informasi yang seharusnya SEDERHANA …
    Dibuat RUMIT …
    Atau SEBALIKNYA …
    Informasi yang RUMIT …
    Digampangkan …
    Sehingga …
    Akan MEMBUAT KALUT …
    Saat dibuatkan … KEPUTUSAN.
    Yang akan MEMPERMALUKAN …
    TEAMWORK Kepala Negara …

    Tapi ini MASALAH TUHAN yang MAHA …
    Apakah TUHAN Tidak Tahu …
    Persoalan MANUSIA …
    Atau …
    Makhluknya yang lain …
    Selain MANUSIA ?
    SANGAT TAHU …
    Dengan SANGAT DETAIL dan RINCI …
    Bagi TUHAN …
    Tidak ada yang TERSEMBUNYI …

    Dan MEMANG TUHAN …
    Yaitu ALLAH …
    Sangat TAHU …
    Apapun yang ada …
    Di LANGIT dan di BUMI …
    Secara DETAIL … RINCI … dan JELAS …

    Maka …
    Dengan ke MAHA TAHUANNYA …
    ALLAH tersebut …
    Apakah masih PERLU jadi MANUSIA ?
    Apalagi maksudnya …
    Hanya u- MENEBUS DOSA WARIS …
    TINGGALAN ADAM … ?

    Inilah yang MEMBEDAKAN …
    Antara ISLAM dan KRISTEN …

    Yang EFEKNYA …
    SANGAT LUAR BIASA …
    ISLAM meyakini …
    ALLAH itu MAHA TAHU …
    Atas SEGALA HAL …

    Jadi …
    KRISTIAN yang MEYAKINI …
    Bahwa … ALLAH jadi YESUS …
    Dan …
    NGATA-NGATAIN ISLAM …
    Yang Al-QUR-ANNYA …
    Sebagai HASIL JIPLAKAN …
    Ternyata u- masalah KETUHANAN ini …
    Teramat SANGAT JELAS …
    Bahwa ISLAM bukan JIPLAKAN …
    Sebagaimana yang DITUDUHKAN itu …
    Karena …
    Kalau JIPLAKAN … ?
    U- hal yang TERPENTING ini …
    Yaitu masalah KETUHANAN …
    Karena ISLAM adalah PENJIPLAK …
    Maka …
    Masalah KETUHANANNYA …
    JIPLAKAN juga …
    Artinya …
    Nggak jauh beda …
    Dengan agama sebelumnya …

    TERNYATA …
    ISLAM mengetengahkan …
    ALLAH adalah TUHAN yang ESA …
    TIADA TUHAN selain ALLAH …
    Yang SATU-SATUNYA BERHAK DISEMBAH …
    Tiada yang lain …
    Dan …
    TIDAK ADA SEKUTU BAGINYA …

  • 920. NurKIAM  |  September 9, 2009 pada 4:20 am

    @cosmicboy dkk.

    #Menghadapi Hari & Kurdi Anda kebakaran jenggot yah…He he he…Itu tuh sampean cama bisanya cis…Cis…Muslim cetexxxx…

  • 921. mazterall  |  September 9, 2009 pada 11:06 am

    @hari

    Lukas 4:3
    Lalu berkatalah Iblis kepada-Nya: “Jika Engkau Anak Allah, suruhlah batu ini menjadi roti.”

    ======> apa iblis yang tahu Yesus adalah manusia masih akan menantang Yesus seperti itu??

    ======>apa saya bilang analogi ALLAH sebagai presiden sama dengan ALLAH tidak maha Tau? saya bermaksud menonjolkan bahwa presiden bila menjadi rakyat maka akan bertindak sebagai rakyat.
    saya bukan membahas hal lain. mengerti??

  • 922. CosmicBoy  |  September 9, 2009 pada 11:24 am

    @ Kurdi,

    @komikboy =>di Mazmur 22:1 Nabi Daud berseru, “ya Allahku.Ya Allahku,mengapa Engkau tinggalkan aku…” ket. Nabi Daud berhadapan dgn musuhnya.
    #komikboy bicaranya pake ilmu dikit dong jgn asal jeplak! Nabi Daud itu manusia,sedang Yesus anda anggap Tuhan,ya jelas beda lah,karena Nabi Daud bukan Allah itu sendiri sedang yesus anda anggap Tuhan (Allah) itu sendiri…

    ==> Intinya bukan persoalan manusia/Tuhan…xixixi…intinya ialah nubuat, ngerti…Yesus berseru dengan mengutip ayat di Mazmur 22:1 karena Dia telah menggenapi nubuat Nabi Daud tentang Diri-Nya, ngerti?

    ==> Iya, Yesus itu Tuhan…jadi?

  • 923. CosmicBoy  |  September 9, 2009 pada 11:30 am

    @ Hari,

    Namanya juga …
    Malaikat …
    Pastilah dzat pembentuknya …
    Beda dengan MANUSIA …
    Sehingga …
    Tidak makan atau minum …
    Layaknya MANUSIA … ?

    ==> Kalo ini berlaku pada Jibril, masak itu tidak berlaku pada Allah!

    Saya ikutin saya sistematika kamu.

    Namanya juga …
    ALLAH …
    Pastilah dzat pembentuknya …
    Beda dengan MANUSIA …
    Sehingga …
    Tidak makan atau minum …
    Layaknya MANUSIA … ?

    Ngerti sekarang?

  • 924. CosmicBoy  |  September 9, 2009 pada 11:32 am

    @ Kurditan,

    Sila jawab postingan saya di no. 873.

    Takut amat.

    Nih, udah 2 hari…

    Gue akan tuntut itu dari loe sampai loe pada CAPEKKKKKKKKKKKKKKKKK.

    Ayuh, sila jawab postingan gue di no. 873.

    Jangan takut pada kebenaran.

  • 925. CosmicBoy  |  September 9, 2009 pada 11:36 am

    @ Hari,

    Jibril yang adalah MALAIKAT bisa BERWUJUD MANUSIA bukan ?
    ALLAH yang menciptakan JIBRIL … kira-kira BISA BERWUJUD MANUSIA tidak ? Anda bisa menjawabnya sendiri KAN ?

    Sedangkan dalam KASUS JIBRIL …
    Dua hal serentak telah dilakukannya … yaitu BISA dan MAU, maka WUJUD lah dia sebagai MANUSIA … ?

    Apa yang telah dilakukan JIBRIL itu ISENG-ISENG ? Ataukah memiliki MAKSUD ? PASTI memiliki MAKSUD. Tidak ada ISTILAH ISENG-ISENG.

    Jadi masalah :

    BISA dan MAU …
    Itu harus ada secara SERENTAK atau SEKALIGUS …
    Kalau HANYA BISA …
    Tapi TIDAK MAU …
    Maka …
    TIDAK BISA … Kan …

    ===> (1) Maha Bisa, itu kemanpuan…bukan ketidakmanpuan…ngerti?

    ===> (2) Tau darimana Tuhan tidak mahu? Sekali lagi gue nanya, tau darimana Tuhan tudak mahu? Loe udah nanya sama Tuhan? Xixixi…

    Ada adaaa saja muslim2 ini kalo pada omongan.

  • 926. CosmicBoy  |  September 9, 2009 pada 11:42 am

    @ Matzer,

    Hari menulis:

    Senang sekali kamu menganalogikan :

    ALLAH yang menjadi YESUS dengan
    Seorang KEPALA NEGARA yang menjadi RAKYAT

    Di 902 seperti ini :

    analogikan dengan kepala negara yang menyamar menjadi rakyat untuk mendekatkan diri pada rakyat. apa dia tidak boleh bekerja sebagai rakyat?pakai baju rakyat??

    Jawabannya BOLEH saja.

    ===> Hari sudah pada ngaku…YESSSSSSS, yang lain itu ngga relevant lagi…

    Sekali lagi saya copas tulisannya:

    Jawabannya BOLEH saja.

    BOLEH SAJA.

    Yes….Allah mengambil rupa manusia, itu boleh saja…yes…boleh saja.

    Saya sudahi topik ini dengan Haleluyah…Segala Puji bagi Tuhan.

    @ Hari, kapan mau murtad?

  • 927. mazterall  |  September 9, 2009 pada 11:57 am

    @cosmicboy

    iya pak. kita tunggu saja.
    hehehehe

  • 928. Kurdi  |  September 9, 2009 pada 12:12 pm

    @komikboy
    #saya ngga tanya nubuat tuh ! Yg saya tanya tdk ada kesatuan antara Allah dan yesus…
    Mazmur 5:8 “Tetapi aku,berkat kasih setia-Mu yang besar,aku akan masuk kedalam rumah-Mu,sujud menyembah kearah kiblat-Mu yang kudus dengan takut akan engkau”.
    #perhatikan kata “takut akan Engkau”. Masa Yesus Tuhan takut sama Tuhan??

  • 929. Kurdi  |  September 9, 2009 pada 12:53 pm

    @komikboy

    #sudah saya bilang anda ngga pernah nyambung dgn lawan bicara anda,apa anda ini pura2 ngga nyambung agar terkesan tdk kalah diskusi? Ingat yg menilai adalah para pembaca…

  • 930. CosmicBoy  |  September 9, 2009 pada 4:18 pm

    @ Kurdi,

    Please dehhhhh, be professional dikit, bisa?

    Nih, sudah gue bilang, gue akan tuntut, mana respon loe pada postingan gue no. 873.

    Silakan memberi respon.

    Tantangan itu juga hasil dari postingan loe…ehhhh, menantang semangat banget, di tantang, malah kaburrrrr.

    Takut amat…

    Silakan, pertanyaan2 lain itu gampang (malah ngga nyambung)…akan gue lanjutin sekiranya loe udah memberi respon pada postingan saya itu.

    Bisa?

  • 931. CosmicBoy  |  September 9, 2009 pada 4:23 pm

    @ Kurdi,

    Jangan jadi bodoh, Mazmur 5:8 bukan nubuat Nabi Daud, oke…sila coba lagi.

    Anak2 pesantren…gue jamin, dicoba lagi…gagal lagi, ehhh dicoba lagi…gagal lagi…trus…trus

    Karena apa?

    Karena kalian membaca Al-Kitab secara terbalik.

    Pantess kacau balau.

  • 932. Kurdi  |  September 9, 2009 pada 9:20 pm

    @komikboy bertanye=>jadi,jibril jadi manusia dia turun derajat atau tdk?
    #bukan persoalan Jibril naik/turun derajat karena Dia makhluk Allah…Jangan samakan Allah dgn Jibril !
    =>Jibril jadi manusia butuh makan atau tdk?
    #ngga ada masalah Jibril butuh makan/tdk karena dia makhluk Allah, tapi yg jadi masalah ket. Allah butuh makan minum ini bertentangan dgn nature-Nya ngerti? Jangan samakan Allah dgn Jibril…

  • 933. CosmicBoy  |  September 10, 2009 pada 12:35 am

    @ Kurdi,

    @komikboy bertanye=>jadi,jibril jadi manusia dia turun derajat atau tdk?
    #bukan persoalan Jibril naik/turun derajat karena Dia makhluk Allah…Jangan samakan Allah dgn Jibril !

    ==> Thanks atas jawapannya…loe menjawab: BUKAN PERSOALAN dalam kasus Jibril, alasan loe, Jibril makhluk…jadi menurut loe, Jibril lebih hebat dari Tuhan ya? Yang makhluk, yang diciptakan (Jibril) aja tidak turun derajat…masak Allah, Tuhan Khalik Pencipta langit dan bumi…’menjadi manusia’ itu menyatakan kemahakuasaan dan kemahakuasaan adalah kemanpuan bukan ketidakmanpuan. Bisa nangkep? Kalo loe bisa meliat Jibril yang mengambil wujud manusia TIDAK TURUN DERAJAT…kenapa sih loe buta dalam kasus Allah? Jibril tidak turun derajat karena Jibril TIDAK HILANG ZATNYA bilamana Jibril mengambil wujud manusia…Jibril tetap Jibril w/p dia mengambil wujud manusia…sama hal dengan Allah, Allah TIDAK HILANG KETUHANANNYA, Allah TETAP Allah bilamana Dia mengambil wujud manusia. Ngerti kira2. (kayaknya ngga sih)

    Tinggal baca.

    Trims.

  • 934. CosmicBoy  |  September 10, 2009 pada 12:47 am

    @ Kurdi,

    Gini. Saya bandingkan Al-Quran yg menurut kalian Kalamullah. Kalamullah TIDAK DICIPTAKAN, BUKAN MAKHLUK.

    Kalamullah TELAH mengambil rupa sebuah kitab yang dinamakan Al-Quran yang adalah benda materi TAPI TETAP TOH KALAMULLAH ITU BUKAN MATERI/BUKAN KITAB YANG BISA DIJAMAH, DILIAT & DIBACA.

    Kalamullah telah turun menjadi sebuah kitab tapi Kalamullah itu BUKAN KITAB ITU. Bisa nangkep?

    Antara Kalamullah dan Al-Quran TIDAK DAPAT DIPISAHKAN, TERCERAIKAN…TAPI BISA DIBEDAKAN, mana sifat2 ketuhanan dan sifat2 makhluk (dibuat daripada kertas, ditulis dengan tinta, disaluti dengan emas, diberi huruf dll).

    Nah, menurut iktikaq kami, Yesus adalah Kalamullah, TIDAK DICIPTAKAN, BUKAN MAKHLUK, QAIMAH PADA DZAT ALLAH DALAM KEKEKALAN.

    Kalamullah TELAH TURUN DAN MENGAMBIL RUPA MANUSIA (bandingkan dengan Al-Quran) TAPI KALAMULLAH ITU BUKAN MAKHLUK MANUSIA ITU. Bisa nangkep?

    Nah, antara Kalamullah (Yesus) dan manusia-Nya TIDAK DAPAT DIPISAHKAN TAPI DAPAT DIBEDAKAN, mana sifat2 ketuhanan (mengerjakan mukjizat dengan kuasa-Nya sendiri, Maha Tahu, Maha Kuasa, Maha Melihat dll) dan mana sifat2 makhluk (makan, minum, lelah, menjadi Nabi, disalib bahkan mati!).

    Tinggal baca.

    Trims.

  • 935. CosmicBoy  |  September 10, 2009 pada 12:54 am

    @ Kurdi,

    =>Jibril jadi manusia butuh makan atau tdk?
    #ngga ada masalah Jibril butuh makan/tdk karena dia makhluk Allah, tapi yg jadi masalah ket. Allah butuh makan minum ini bertentangan dgn nature-Nya ngerti? Jangan samakan Allah dgn Jibril…

    ==>

    (1) Sila berikan dalil Jibril butuh makan? Saya nunggu.

    (2) Nature-Nya TIDAK MAKAN & MINUM. Dongeng darimana Nature-Nya makan & minum, bisa dicopas dari Al-Kitab sebagai bukti?

    (3) Mustahil Nature-Nya makan & minum SEBAB BILAMANA ALLAH MENGAMBIL WUJUD MANUSIA, NATURENYA TETAP ALLAH KARENA ALLAH SIFATNYA TIDAK PERNAH BERUBAH DARI NATURENYA. “Menjadi manusia’ tidak melibatkan NATURENYA melainkan kemanpuan-Nya, kemahakuasaan-Nya, bisa nangkep? Karena itu dalam iktikaq kami, bilamana Allah mengambil wujud manusia, Dzat Allah tidak berbaur/bercampur dengan dzat manusia…Tetap dibedakan antara Dzat Allah dan dzat manusia. Bisa dikatakan Allah Tetap Allah, manusia tetap manusia…TIDAK BERCAMPUR! Dan itulah keunikannya malah logis.

    Tinggal baca.

    Trims.

  • 936. Hari  |  September 10, 2009 pada 1:38 am

    To : CosmicBoy

    Inilah kalau KRISTIAN pandangannya CETEK.

    Sudah BERKALI-KALI dibilang …
    MAMPU dan MAU itu 2 hal BERBEDA …
    Kok masih nggak donk … donk .. juga sich ?
    Malah TANYA …
    Kapan saya MURTAD … ?
    DANGKAL AMAT …

    ALLAH itu MAHA …
    Artinya MAMPU dan BISA …
    Itu TERCERMIN …
    Dalam …
    KUN FAYAKUN …
    Jadi … Maka jadilah ia …

    Dengan demikian …
    Kalau ALLAH BERKEHENDAK …
    Maka apapun BISA saja TERJADI …

    TAPI …
    Kalau TIDAK BERKEHENDAK …
    Maka …
    Apapun juga TIDAK AKAN TERJADI …

    Sedangkan …
    Salah satu SIFAT ALLAH …
    Adalah …
    TIDAK SERUPA dengan MAKHLUK CIPTAANNYA …
    Apapun jenis MAKHLUK CIPTAANNYA itu …
    Termasuk MANUSIA …
    YESUS sekalipun …

    KESIMPULANNYA …
    Teramat SANGAT JELAS …
    ALLAH … TIDAK PERNAH JADI MANUSIA

    Ternyata …
    KAMU MEMELINTIR …
    Atau …
    MENGADA-ADA …
    Dalam membuat PERNYATAAN …
    Seakan-akan …
    Saya PERCAYA …
    Bahwa …
    ALLAH PERNAH jadi MANUSIA …
    Dengan MEMENGGAL sebagian ARGUMENTASI …
    Seperti dalam PENGGALAN seperti ini ?

    ALLAH yang menjadi YESUS dengan
    Seorang KEPALA NEGARA yang menjadi RAKYAT

    Di 902 seperti ini :

    analogikan dengan kepala negara yang menyamar menjadi rakyat untuk mendekatkan diri pada rakyat. apa dia tidak boleh bekerja sebagai rakyat?pakai baju rakyat??

    Jawabannya BOLEH saja.

    ===> Hari sudah pada ngaku…YESSSSSSS, yang lain itu ngga relevant lagi…

    Sekali lagi saya copas tulisannya:

    Jawabannya BOLEH saja.

    BOLEH SAJA.

    Yes….Allah mengambil rupa manusia, itu boleh saja…yes…boleh saja.

    Saya sudahi topik ini dengan Haleluyah…Segala Puji bagi Tuhan.

    @ Hari, kapan mau murtad?

    PADAHAL …
    SELENGKAPNYA adalah SEPERTI ini :

    Senang sekali kamu menganalogikan :

    ALLAH yang menjadi YESUS dengan
    Seorang KEPALA NEGARA yang menjadi RAKYAT

    Di 902 seperti ini :

    analogikan dengan kepala negara yang menyamar menjadi rakyat untuk mendekatkan diri pada rakyat. apa dia tidak boleh bekerja sebagai rakyat?pakai baju rakyat??

    Jawabannya BOLEH saja.
    Kenapa ?
    Karena bagi seorang KEPALA NEGARA …
    Demi mendapatkan INFORMASI …
    LANGSUNG dan AKURAT …
    Maka dia memang …
    Perlu menyamar …
    Menjadi RAKYAT …
    Agar …
    INFORMASINYA …
    TIDAK BIAS …
    Dan …
    Terjadi DIS-INFORMASI …
    Tidak hanya …
    Mengandalkan pada PEMBANTUNYA …
    Yang mungkin karena …
    Adanya “INTEREST” …
    Maka …
    Informasi yang seharusnya SEDERHANA …
    Dibuat RUMIT …
    Atau SEBALIKNYA …
    Informasi yang RUMIT …
    Digampangkan …
    Sehingga …
    Akan MEMBUAT KALUT …
    Saat dibuatkan … KEPUTUSAN.
    Yang akan MEMPERMALUKAN …
    TEAMWORK Kepala Negara …

    Tapi ini MASALAH TUHAN yang MAHA …
    Apakah TUHAN Tidak Tahu …
    Persoalan MANUSIA …
    Atau …
    Makhluknya yang lain …
    Selain MANUSIA ?
    SANGAT TAHU …
    Dengan SANGAT DETAIL dan RINCI …
    Bagi TUHAN …
    Tidak ada yang TERSEMBUNYI …

    Dan MEMANG TUHAN …
    Yaitu ALLAH …
    Sangat TAHU …
    Apapun yang ada …
    Di LANGIT dan di BUMI …
    Secara DETAIL … RINCI … dan JELAS …

    Maka …
    Dengan ke MAHA TAHUANNYA …
    ALLAH tersebut …
    Apakah masih PERLU jadi MANUSIA ?
    Apalagi maksudnya …
    Hanya u- MENEBUS DOSA WARIS …
    TINGGALAN ADAM … ?

    Inilah yang MEMBEDAKAN …
    Antara ISLAM dan KRISTEN …

    Yang EFEKNYA …
    SANGAT LUAR BIASA …
    ISLAM meyakini …
    ALLAH itu MAHA TAHU …
    Atas SEGALA HAL …

    Jadi …
    KRISTIAN yang MEYAKINI …
    Bahwa … ALLAH jadi YESUS …
    Dan …
    NGATA-NGATAIN ISLAM …
    Yang Al-QUR-ANNYA …
    Sebagai HASIL JIPLAKAN …
    Ternyata u- masalah KETUHANAN ini …
    Teramat SANGAT JELAS …
    Bahwa ISLAM bukan JIPLAKAN …
    Sebagaimana yang DITUDUHKAN itu …
    Karena …
    Kalau JIPLAKAN … ?
    U- hal yang TERPENTING ini …
    Yaitu masalah KETUHANAN …
    Karena ISLAM adalah PENJIPLAK …
    Maka …
    Masalah KETUHANANNYA …
    JIPLAKAN juga …
    Artinya …
    Nggak jauh beda …
    Dengan agama sebelumnya …

    TERNYATA …
    ISLAM mengetengahkan …
    ALLAH adalah TUHAN yang ESA …
    TIADA TUHAN selain ALLAH …
    Yang SATU-SATUNYA BERHAK DISEMBAH …
    Tiada yang lain …
    Dan …
    TIDAK ADA SEKUTU BAGINYA …

    ALHAMDULILLAH …
    Karena DATA AWALNYA …
    MASIH ADA …
    Maka …
    BUKTI itu OTENTIKNYA tetap bisa diketengahkan …
    Dan …
    SAYA …
    YAKIN … Dengan SEYAKIN-YAKINNYA …
    Bahwa …
    ALLAH itu … BERBEDA dengan MAKHLUK CIPTAANNYA …
    Jadi TIDAK PERNAH JADI MANUSIA …
    Termasuk JADI YESUS …

    JELAS kan … ?

    Tapi sepertinya …
    CosmicBoy itu …
    TUKANG PELINTIR …

    Seolah-olah …
    Seakan-akan …
    Orang itu PERCAYA …
    Bahwa ALLAH bisa jadi MANUSIA …
    Dan …
    Memang jadi manusia …

    SUBHANALLAH …

    U- mengambil kesimpulan
    Hal-hal yang sederhana seperti ini saja …
    TIDAK BISA …

    AKUILAH …
    Bahwa …
    KETUHANAN YESUS …
    Adalah …
    TITIK TERLEMAH …
    Dalam …
    AGAMA KRISTEN …

  • 937. mazterall  |  September 10, 2009 pada 2:36 am

    @hari

    soalan saya kok tidak ditanggapi??

    ya udah, tidak apa2. mungkin anda sibuk.

    saya coba kasi pendapat tentang soalan anda di no 935

    Sedangkan …
    Salah satu SIFAT ALLAH …
    Adalah …
    TIDAK SERUPA dengan MAKHLUK CIPTAANNYA …
    Apapun jenis MAKHLUK CIPTAANNYA itu …
    Termasuk MANUSIA …
    YESUS sekalipun …

    ======> apa arti dari TIDAK SERUPA?? hal ini sangat luas sekali… tolong jelaskan.

    terimakasih

  • 938. Hari  |  September 10, 2009 pada 2:56 am

    To : CosmicBoy

    Ini kata-katamu sendiri …

    Gini. Saya bandingkan Al-Quran yg menurut kalian Kalamullah. Kalamullah TIDAK DICIPTAKAN, BUKAN MAKHLUK.

    Kalamullah TELAH mengambil rupa sebuah kitab yang dinamakan Al-Quran yang adalah benda materi TAPI TETAP TOH KALAMULLAH ITU BUKAN MATERI/BUKAN KITAB YANG BISA DIJAMAH, DILIAT & DIBACA.

    Kalamullah telah turun menjadi sebuah kitab tapi Kalamullah itu BUKAN KITAB ITU. Bisa nangkep?

    Antara Kalamullah dan Al-Quran TIDAK DAPAT DIPISAHKAN, TERCERAIKAN…TAPI BISA DIBEDAKAN, mana sifat2 ketuhanan dan sifat2 makhluk (dibuat daripada kertas, ditulis dengan tinta, disaluti dengan emas, diberi huruf dll).

    Nah, menurut iktikaq kami, Yesus adalah Kalamullah, TIDAK DICIPTAKAN, BUKAN MAKHLUK, QAIMAH PADA DZAT ALLAH DALAM KEKEKALAN.

    Kalamullah TELAH TURUN DAN MENGAMBIL RUPA MANUSIA (bandingkan dengan Al-Quran) TAPI KALAMULLAH ITU BUKAN MAKHLUK MANUSIA ITU. Bisa nangkep?

    Nah, antara Kalamullah (Yesus) dan manusia-Nya TIDAK DAPAT DIPISAHKAN TAPI DAPAT DIBEDAKAN, mana sifat2 ketuhanan (mengerjakan mukjizat dengan kuasa-Nya sendiri, Maha Tahu, Maha Kuasa, Maha Melihat dll) dan mana sifat2 makhluk (makan, minum, lelah, menjadi Nabi, disalib bahkan mati!).

    Tinggal baca.

    Dalam penjelasan kamu itu …
    Kamu membandingkan YESUS dengan Al-QUR’AN …
    SAMA-SAMA KALAMULLAH atau FIRMAN ALLAH.

    Benar seperti itu kan ?

    FIRMAN ALLAH itu ALLAH atau BUKAN ? Jelas BUKAN.
    Karena KALAMULLAH itu
    Adalah …
    Kata-kata ALLAH …
    Atau …
    FIRMAN-NYA …
    Atas Sesuatu …
    Baik itu …
    Tentang manusia …
    Tentang alam …
    Tentang DIRINYA …
    Dengan demikian …
    KALAM atau FIRMAN …
    Tetap BERBEDA …
    Dengan ALLAH-NYA sendiri …

    Sehingga saat kamu (CosmicBoy) bilang …
    Bahwa …
    YESUS itu KALAMULLAH …
    Tetap BUKAN ALLAH bukan ?
    Karena …
    KALAMULLAH itu …
    Adalah …
    KATA-KATA ALLAH …
    Atas sesuatu …
    Baik itu …
    Tentang manusia …
    Tentang alam …
    Tentang DIRINYA …
    Dan sebagainya …

  • 939. Kurdi  |  September 10, 2009 pada 7:39 am

    @komikboy

    #kalamullah adalah perkataan,firman Allah,dan apabila Allah hendak menciptakan makhluk cukup berfirman “kun fayakun” maka jadilah mahkluk tsb lewat kalam-Nya,kalam,firman-Nya(kun fayakun) bisa dikatakan hanya pencetus terciptanya makhluk itu tetapi Bukan bagian dari Makhluk yg tercipta itu.

  • 940. Kurdi  |  September 10, 2009 pada 9:43 am

    @komikboy

    #saya tanya, kenapa yesus tdk tau datangnya hari kiamat?
    #kenapa yesus berdo’a?
    #kenapa yesus takut sama Allah? Dll. Padahal yesus adalah Allah…

    Ayat2 ini menhancurkan konsep trinitas kristen sendiri,anda tdk ada hasrat utk merevisi ayat2 ini?

  • 941. Hari  |  September 11, 2009 pada 1:11 am

    To : mazterall

    Atas pertanyaan kamu di @936, dimana kamu menanyakan :

    ======> apa arti dari TIDAK SERUPA?? hal ini sangat luas sekali… tolong jelaskan.

    Maka, saya mau memberikan argue sebagai berikut :

    Pertama, Dalam PENCIPTAAN, cuman ada 2 kategori yaitu PENCIPTA dan CIPTAANNYA.

    PENCIPTA itu hanya SATU yaitu ALLAH
    CIPTAANNYA : Tak berhingga, tapi dapat disederhanakan menjadi CIPTAAN yang GHAIB dan yang NYATA.

    Yang Ghaib :
    Malaikat,
    Iblis,
    Jin;
    SURGA,
    NERAKA
    Dsb.
    Karena tidak bisa di indera dengan Five Senses

    Yang NYATA : Apa-apa yang bisa di indera dengan Five Senses,
    Seperti
    Alam semesta,
    Dengan
    Bintang,
    Planet,
    Satelit
    Maupun
    Meteornya;
    Juga …
    Manusia,
    Tumbuh2an,
    Binatang,
    Batuan mineral
    Dan sebagainya.

    ALLAH BERBEDA dengan CIPTAANNYA.
    Dari …
    Awal sampai akhir ZAMAN …
    Yaitu …
    Dari AWAL TERJADINYA ALAM SEMESTA …
    Sampai dengan …
    MUSNAHNYA ALAM SEMESTA …
    (Ini KRITIKAN atas Hukum LAVOISIER
    Yang MENGEKALKAN MATERI (Fisis) … )
    Kalau kamu bilang …
    Dari Alpha dan Omega …
    Dan …
    Dalam KONTINUM WAKTU yang ada …
    Awal dan Akhir itu …
    ALLAH TETAP BERBEDA …
    Dengan CIPTAANNYA …

    Dengan demikian …
    ALLAH …
    TIDAK PERNAH jadi MANUSIA …

    Mudah-mudahan bisa menjelaskan …

  • 942. CosmicBoy  |  September 11, 2009 pada 5:36 am

    @ Kurdi,

    Sila jawab postingan gue di no. 935, 934 & 935.

    Jangan kebiasaan ngeles dengan mengirim pertanyaan2 yang baru.

    Takut amat.

    Stick to the point.

    Bisa?

    Saya nunggu.

    Ada-ada saja anak2 pesantren ini.

  • 943. CosmicBoy  |  September 11, 2009 pada 5:48 am

    @ Kurdi,

    @komikboy

    #kalamullah adalah perkataan,firman Allah,dan apabila Allah hendak menciptakan makhluk cukup berfirman “kun fayakun” maka jadilah mahkluk tsb lewat kalam-Nya,kalam,firman-Nya(kun fayakun) bisa dikatakan hanya pencetus terciptanya makhluk itu tetapi Bukan bagian dari Makhluk yg tercipta itu.

    ===> Jadi, Kalamullah DICIPTAKAN atau TIDAK DICIPTAKAN; MAKHLUK atau BUKAN MAKHLUK?

    Sila jawab dengan terang dan jelas, kok agama loe kurang jelas dan terang?

    Saya nunggu.

  • 944. Hari  |  September 11, 2009 pada 6:47 am

    To : CosmicBoy

    KALAMULLAH atau FIRMAN ALLAH itu bukan ALLAH …
    Kenapa …
    Karena itu adalah KATA-KATA
    atau
    FIRMAN ALLAH
    tentang sesuatu
    baik itu
    Alam semesta …
    Manusia
    atau
    Yang lain …

    Bedakan KALAMULLAH atau FIRMAN ALLAH dengan ALLAH …
    Jangan DICAMPUR ADUK …
    Kalau …
    KALAMULLAH ya ALLAH sendiri … ?
    Kalau seperti itu …
    Berarti …
    Yang NGOMONG itu ORANG MABUK …

    Sangat sederhana …
    Penjelasannya …
    Kata-kata CosmicBoy …
    Ucapan-ucapan CosmicBoy …
    tentang …
    Segala sesuatu …
    Apakah itu existensi CosmicBoy …
    Yang terdiri
    atas
    Darah …
    Tulang …
    Daging …
    Dan sebagainya …

    Ya BUKAN toh … ?

    Sesederhana itu …
    Masak sich NGGAK DONK … ?
    Kan LULUSAN TEOLOGIA … ?
    Beda ya dengan LULUSAN SEMINARI …

    Kalau LULUSAN SEMINARI …
    Biasanya hal-hal yang seterang
    dan
    Sesederhana seperti ini …
    Nggak akan dibuat perdebatan panjang …
    Habis sudah JELAS …

    Tapi kalau LULUSAN TEOLOGIA …
    Logikanya mungkin BEDA …
    Dimana …
    Karena sudah KEPALANG RUMIT
    dengan
    Penjelasan soal-soal TRINITAS …
    maka …
    Melihat sesuatu itu …
    Seperti GASING …
    Yang berputar-putar …
    Jadinya ya BINGUNG SENDIRI …
    He … He … He ….

    Yang SEDERHANA kok dibikin RUMIT …
    He … He … He …

    CosmicBoy … CosmicBoy …
    Kalau ARGUE … Yang ELEGAN gitu lho …
    He … He … He …

  • 945. Kurdi  |  September 11, 2009 pada 7:47 am

    @komikboy

    #males sebenarnya saya jawab pertanyaan anda ? Anda ini levelnya yaa tau lah…
    #Kalo mempelajari Apa itu Firman jangan ikut2 paulus yg berkata “yesus adalah Firman-Nya…” ya jelas menyimpang dari makna sebenarnya!! wong paulus penipu kok! Coba anda pelajari apa itu Kalam,firman/kata2 (Allah) dan jangan ikut2 paulus…Berani utk mencari kebenaran??

  • 946. CosmicBoy  |  September 11, 2009 pada 8:42 am

    @ Hari,

    Kata-kata CosmicBoy …
    Ucapan-ucapan CosmicBoy …
    tentang …
    Segala sesuatu …
    Apakah itu existensi CosmicBoy …
    Yang terdiri
    atas
    Darah …
    Tulang …
    Daging …
    Dan sebagainya …

    (1) Anda telah melakukan kesalahan “false analogy”@ memberi analogi yang salah. Masak keberadaan manusia dijadikan analogi seolah2 beradaan manusia sama dengan Allah? Masak manusia tidak sempurna dianalogikan sama Allah?

    (2) Emangnya eksistensi itu HANYA dalam wujud daging? Bukanlah ada jiwa dan roh? Apakah dalam dunia ghaib/roh, tidak berkata2?

    (3) Tau darimana Firman-Nya/Kalamullah HANYA berkata2? Bukankah Allah menciptakan alam semesta itu LEWAT FIRMAN-NYA?

    Liat, banyak kelemahan dalam tulisan kamu. Hanya sepotong ayat, bisa timbul puluhan persoalan.

    Saya nunggu jawapan dari kamu.

    Ada ada saja anak2 pesantren ini.

  • 947. CosmicBoy  |  September 11, 2009 pada 8:46 am

    @ Kurdi,

    Sekali lagi, jangan coba lari dari poin2 diskusi kita.

    Jangan coba ngirim pertanyaan2 baru sementara tantangan2 saya belum terjawap.

    Takut amat.

    Kalo takut, mundur & undur saja…cari perlindungan di blog/situs Islam atau kalo bisa minta tolong sama teman2 seukhwah kalian.

    Nah, sila jawap postingan gue di no. 935, 934 & 935.

    Bisa?

    Saya nunggu.

  • 948. CosmicBoy  |  September 11, 2009 pada 8:57 am

    @ Kurdi,

    #Kalo mempelajari Apa itu Firman jangan ikut2 paulus yg berkata “yesus adalah Firman-Nya…” ya jelas menyimpang dari makna sebenarnya!! wong paulus penipu kok! Coba anda pelajari apa itu Kalam,firman/kata2 (Allah) dan jangan ikut2 paulus…Berani utk mencari kebenaran??

    (1) Kurdi, you are just beating around the bush…ngga berani jawap malah omong ngga karuan. Silakan, Kalamullah itu DICIPTAKAN atau TIDAK, MAKHLUK atau BUKAN MAKHLUK.

    Saya nunggu.

    (2) For your information, ‘wahyu’ tentang Yesus sebagai Firman-Nya/Kalamullah ‘diturunkan’ kepada Yuhana, salah seorang hawariyyun terdekat. Yuhanalah yang menulis bahwa Yesus adalah Firman-Nya/Kalamullah yang menjadi manusia. Paulus ngga ada hubungan dengan itu. Ngerti? Maka, coba lagi ya…salah ngga papa…kamu coba lagi, salah lagi coba lagi…sampai semua pembaca pada ketawa-ketiwi meliat kebodohan kamu. Nasihat saya, mikir dulu sebelum omong, tunjukkan kemanpuan kamu berdebat tanpa bantu cerpen. Bisa? (kayaknya ngga sih).

    Ada ada saja anak2 pesantren ini.

    Ada ada saja.

    Xixixixi…berdebat pakai cerpen…xixixi.

  • 949. CosmicBoy  |  September 11, 2009 pada 9:04 am

    @ Hari,

    To : CosmicBoy

    KALAMULLAH atau FIRMAN ALLAH itu bukan ALLAH …

    ==> Coba dijawap dengan satu kalimat, bisa? Ngga perlu omong ngga karuan, bertele2 kayak orang mabuk dan nulis panjang2 TAPI ISINYA sulit dimengerti dan ngga nyanbung.

    Silakan jawap, Kalamullah itu DICIPTAKAN atau TIDAK DICIPTAKAN, MAKHLUK atau BUKAN MAKHLUK. Itu sudah cukup.

    Saya nunggu.

  • 950. Kurdi  |  September 11, 2009 pada 2:33 pm

    @komikboy bertanya: Kalamullah itu diciptakan atau tidak,mahluk atau bukan mahluk?

    #jawab Kurdi: tdk ada keterangan bahwa kalamullah (firman) Allah itu diciptakan,kalamullah bukan ciptaan Allah melainkan Perkataan/ucapan (Firman) Allah.
    #Kalamullah bukan mahluk.

  • 951. CosmicBoy  |  September 12, 2009 pada 6:28 am

    @ Kurdi,

    #jawab Kurdi: tdk ada keterangan bahwa kalamullah (firman) Allah itu diciptakan,kalamullah bukan ciptaan Allah melainkan Perkataan/ucapan (Firman) Allah.
    #Kalamullah bukan mahluk.

    ==> YES, itulah yang gue mahu dengar. HANYA YG BUKAN MAKHLUK IALAH ALLAH…semua ciptaan ialah makhluk. Kalamullah bukan makhluk. Kalamullah Tidak Diciptakan. Maka Kalamullah adalah Allah.

    Menurut Yuhana 1:1-4, Yesus adalah Kalamullah yang mengambil wujud manusia. Itulah pernyataan Kristen tentang Yesus.

    Mau nanya apa lagi, yang lain sudah irrelevants lagi.

    Oke, saya tutup topik Kalamullah. Case Close.

    Catatan: Hari juga pada ngaku Allah karena MAHANYA bisa menjadi manusia. Proses2 gimana Allah mengambil wujud manusia irrelevants lagi…semuanya gampang bagi Allah, kan Dia MAHA SEGALA.

    Trims.

  • 952. Kurdi  |  September 12, 2009 pada 8:11 am

    @komikboy berkate: Hanya yg bukan mahluk ialah Allah samua itu ciptaan Ialah Mahluk…

    #kok maksain sih !!! Apa Allah tdk diciptakan bermakna sama dengan Firman yg juga tdk diciptakan menurut anda Allah adalah Firman begitu? Firman adalah kalamullah jadi kalo kalamullah itu Allah lalu siapa yg berfirman…?

  • 953. Kurdi  |  September 12, 2009 pada 8:12 am

    @komikboy berkate: Hanya yg bukan mahluk ialah Allah samua itu ciptaan

  • 954. Kurdi  |  September 12, 2009 pada 8:53 am

    @komikboy

    #Gini aja deh Coba kamu bayangkan Mimik Tuhan ketika buang hajat,cobalah perhatikan baik2 Apakah pantas Mimik Tuhan seperti itu?

  • 955. Kurdi  |  September 12, 2009 pada 12:25 pm

    @komikboy
    #masa sih apa2 yg tdk diciptakan itu berati Tuhan? Dan setiap yg bukan mahluk adalah Tuhan?
    kalamullah adalah Kata2 Allah dikau katakan adalah Tuhan !? Wah semakin smart saja perkataan anda ini,janganlah berkata-kata tentang Tuhan mu tanpa pengetahuan! Maha Suci Allah dari apa yg kamu katakan.

  • 956. CosmicBoy  |  September 12, 2009 pada 1:26 pm

    @ Kurdi,

    Loe omong apa sih? Hati2 lho, omongan loe itu bisa syirik?

    Kurdi, hanya karena mau menang omong, tai bagi loe terasa enak ya?

    Udahkan case close.

    Yang Tidak Diciptakan ialah Allah.

    Hanya yang bukan makhluk ialah Allah.

    Kalamullah (menurut loe) bukan makhluk, tidak diciptakan.

    Maka Kalamullah ialah Allah.

    Gampang dimengerti.

    Case close. Diskusi tentang topik ini ngga irrelevants lagi.

    Kita lanjutkan ke topik lain.

    Oke, pertanyaan gue, di Al-Quran, siapakah yang LEBIH HEBAT, Isa/Yesus atau Muhammad?

    Sila jawap.

    Saya nunggu.

    Trims.

  • 957. Kurdi  |  September 12, 2009 pada 7:46 pm

    Komikboy “hati2 lho,omongan loe itu bisa syirik.
    #lagi2 ngga nyambung

  • 958. Kurdi  |  September 12, 2009 pada 9:14 pm

    @komikboy

    #mana kata2 saya yg mengandung syirik? Mohon di copas !
    #Dan utk pertanyaan Anda maaf,bukan saya ngga mau jawab habis percuma saya kasih dalil Al-Qur’an bakal ngga nyambung…Soal logika saja anda ngga nyambung apalagi dikasih Al-Qur’an??? Dan kalo diskusi belum tuntas jangan berhenti dulu bisa? Takut amat sih…

  • 959. Kurdi  |  September 12, 2009 pada 10:13 pm

    @komikboy berkate: “mana yg lebih hebat Isa/Yesus atau Muhammad (saw).?

    #Wah wah kayak Nanyain Petinju saja; mana yg lebih hebat Mike Tison atau krisjohn…Aneh ada ada saja…
    Nabi di adu adu hebat ? Anda masih sehat komikboy?

  • 960. CosmicBoy  |  September 13, 2009 pada 4:04 am

    @ Kurdi,

    @komikboy berkate: “mana yg lebih hebat Isa/Yesus atau Muhammad (saw).?

    #Wah wah kayak Nanyain Petinju saja; mana yg lebih hebat Mike Tison atau krisjohn…Aneh ada ada saja…
    Nabi di adu adu hebat ? Anda masih sehat komikboy?

    ==> Wah, uduh kok sebarangan. Nih, sila teliti Al-Quran kalian, bukan gue yang omong lho. Pengarang Al-Quran lho yang omong gitu.

    Cari & kumpulkan ayat2 tentang Isa/Yesus dan Muhammmad dalam Al-Quran dan sila liat perbedaannya. Ini telah gue buat dan hasilnya luar biasa, ternyata ISA/YESUS LEBIH HEBAT DARI MUHAMMAD.

    Kalo loe ngga percaya, ayuh coba aja. Ngga rugikan kalo dicoba. Dan sila buktikan bahwa penelitian gue salah. BIsa?

    Gue nunggu.

  • 961. NoerQi  |  September 14, 2009 pada 9:29 am

    Bismillah,Alhamdulillah,Allahumma shshali’alaa Muhammad…
    Allahuakbar…Allahuakbar…Allahuakbar…Walillahilhamd…
    Allah Maha besar lagi sempurna kebesarannya,tiada sekutu bagi-Nya dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana,Maha suci Allah Pada pagi dan petang,selayaknya manusia memuji Allah dan berkata-kata tentang Zat-Nya menurut apa yg telah Allah sendiri ajarkan,dan janganlah manusia berkata Tetang Zat-Nya dengan hawa nafsunya.Dengan mengatakan “Allah adalah sebuah Firman”. Bertaubatlah anda yg berkata demikian,sebelum ajak menghampirimu…

  • 962. NoerQi  |  September 14, 2009 pada 10:18 am

    Muhammad menyampaikan yg haq (benar),kenapa kalian mendustainya? Lalu mengatakan “Muhammad penipu besar”. Katakan kepada saya apa hasil yg didapat Muhammad setelah Menipu seluruh manusia? Tdk ada toh? Coba lighat perjuangan beliau,begitu gigihnya menyampaikan Tauhid yg diamanahkan Allah kepadanya,apa yg didapat? Harta? Tahtah? Wanita? Walau Ia punya banyak istri,justru itulah beban baginya,beliau harus menafkahkannya… Jadi sangat tdk masuk akal beliau adalah Seorang penipu/Nabi palsu…

  • 963. Hari  |  September 15, 2009 pada 3:08 am

    To : CosmicBoy

    Dalam diskusi dengan kamu …
    Soal Kalamullah atau Fiman Allah ?
    Makhluk atau bukan makhluk ?
    Coba teliti …
    Dengan cermat …
    Kalamullah atau Firman Allah … ?
    Ada berapa suku kata ?
    Satu atau dua SUKU KATA ?
    Satu SUKU KATA kan ?
    Kalam dan ALLAH …
    atau
    Firman dan ALLAH …

    dengan demikian …
    KALAM ALLAH
    atau
    FIRMAN ALLAH …
    Tetap BEDA bukan …
    Dengan ALLAH ?
    Masak sich …
    U- LOGIKA … seperti ini ?
    Nggak DONK … ?

    Suatu pengertian …
    yang
    Bisa berdiri sendiri – sendiri …
    Perlakukan …
    Sebagaimana …
    Pengertian …
    Yang BISA BERDIRI SENDIRI – SENDIRI …
    Kalam ALLAH atau FIMAN ALLAH …
    itu 2 PENGERTIAN …
    Maka …
    Perlakukan sebagai 2 PENGERTIAN …

    Kalau …
    KAMU PAKSAKAN sebagai SATU PENGERTIAN …
    itu namanya MAKSA …
    Alias … ILLOGIC …
    Atau …
    NGGAK MASUK AKAL …

    Atau …
    Karena KRISTIAN suka mencampur adukkan …
    3 hal menjadi SATU …
    maka …
    Yang dua hal inipun …
    Dijadikan SATU …

    Sebagai ALAT PEMBENAR …
    atau …
    JUSTIFIKASI …
    Atas kelemahan …
    Masalah KETUHANAN YESUS …

    Terus kamu membandingkan …
    antara …
    MUHAMMAD dengan ISA/YESUS ?
    Siapa yang LEBIH HEBAT ?

    He … He … He …
    Sejak KAPAN KRISTIAN percaya …
    bahwa …
    YESUS itu juga ISA … ?
    Yang selama ini dengan PD-NYA …
    PERCAYA sama YESUS …
    Yang adalah TUHAN berwujud MANUSIA … ?
    Dengan meninggalkan … ISA ?
    Yang adalah NABI …
    Yang memiliki MUKJIZAT …
    Persis sama dengan yang dimiliki … YESUS …
    Tapi TIDAK PERNAH mau MENGAKUI ISA …

    Tapi DEMI …
    Memojokkan MUSLIM …
    Maka …
    ISA/YESUS dibuat satu kesatuan …
    Dan bukannya TERPISAH …
    Dengan menyatakan seperti ini …
    Lebih hebat mana ISA sama MUHAMMAD ?
    Atau …
    Lebih hebat mana YESUS sama MUHAMMAD ?
    Kalau …
    Ini yang dipakai …
    Maka …
    Jawaban MUSLIM …
    Akan MUDAH …
    Karena …
    Untuk ISA dan MUHAMMAD …
    Siapa yang LEBIH HEBAT ?
    Jawabannya …
    Masing-masing NABI …
    Memiliki kelebihannya masing-masing …
    Jadi TIDAK PERLU DIBUAT PERBANDINGAN …
    Hanya KAMI yang MUSLIM …
    Yang BERSERAH DIRI kepada ALLAH semata …
    Akan …
    TAAT pada ALLAH dan RASUL MUHAMMAD …
    Dan …
    MENGIMANI RASUL-RASUL sebelum MUHAMMAD …
    Dari …
    ADAM …
    sampai …
    ISA …

    Sedangkan …
    Kalau membandingkannya …
    antara …
    MUHAMMAD dengan YESUS ?
    Mana yang LEBIH HEBAT ?
    Jawaban MUSLIM … akan JELAS SEKALI …
    MUHAMMAD lah yang LEBIH HEBAT ?
    Kenapa ?
    BUKTI KEBERHASILAN …
    Sebelum RASUL MUHAMMAD meninggalpun …
    SUDAH TERBUKTI …
    Mekah yang KAFIR … Jadi MUSLIM …
    Simbol-simbol KEKAFIRAN dimusnahkan …
    PATUNG-PATUNG SEMBAHAN …
    DIHANCURKAN …
    Dimulailah MASA PENYEMBAHAN …
    HANYA PENYEMBAHAN kepada ALLAH semata …
    Dan MEKAH …
    Menjadi salah satu TUJUAN …
    RUKUN ISLAM …
    Yaitu BER-HAJI …
    Dan hal itu …
    Masih BERLANGSUNG sampai SEKARANG …
    Padahal ada satu masa …
    Dimana …
    Penjajahan EROPA …
    Juga telah menginjak-injak …
    Bangsa ARAB …
    IRAK, JORDAN, MESIR, PALESTINA …
    Semua TERJAJAH EROPA …

    Tapi …
    MEKAH …
    TERHINDAR dari PENJAJAHAN itu …
    Dan …
    TETAP BERKUMANDANG …
    KALIMAT TAUHID …
    La ILAHA ILLALLAH …
    (TIADA TUHAN SELAIN ALLAH)

    Dan GEMA HAJI itu …
    Di ERA GLOBALISASI seperti sekarang ini …
    Menampakkan … KEBESARANNYA …
    Dari berbagai BANGSA …
    Di satu waktu tertentu …
    Yaitu …
    Di bulan haji …
    Berkumpul untuk menunaikan …
    KEWAJIBAN RUKUN ISLAM …
    Ke – 5 …
    Bukti OTENTIK … ORISINIL …
    Dari sejak jatuhnya MEKAH ke TANGAN MSULIM …
    Sampai sekarang …
    Bahkan sampai akhir zaman …
    Akan tetap berlangsung ….

    Berbaju putih-putih tanpa jahitan …
    Pakaian ihram …
    Mengelilingi Ka’bah …
    Jumlahnya JUTAAN JIWA …
    SUBHANALLAH …

    Bagaimana YESUS bisa HEBAT ?
    Dia sendiri DISALIB ?
    Belum sampai melihat KEMUNGKARAN …
    TERTUMPAS dari TANAH YERUSALEM …
    Terpaksa …
    Harus mengakhiri DAKWAHNYA …

    Malah penganutnya membikin MASALAH …
    Dengan …
    Penyebutan YESUS sebagai TUHAN … ?
    Untung … Bukannya ISA …
    Apakah ini suatu KEBETULAN ?
    Yang disebut TUHAN itu bukan ISA ?
    Melainkan YESUS ?
    Sehingga akan MEMUDAHKAN …
    Argumentasi ISA …
    Bahwa ISA adalah TETAP seorang Nabi …
    Yang adalah MANUSIA …
    Dan bukannya TUHAN … ?

  • 964. mazterall  |  September 15, 2009 pada 3:28 am

    @hari

    Pertama, Dalam PENCIPTAAN, cuman ada 2 kategori yaitu PENCIPTA dan CIPTAANNYA.

    PENCIPTA itu hanya SATU yaitu ALLAH
    CIPTAANNYA : Tak berhingga, tapi dapat disederhanakan menjadi CIPTAAN yang GHAIB dan yang NYATA.

    Yang Ghaib :
    Malaikat,
    Iblis,
    Jin;
    SURGA,
    NERAKA
    Dsb.
    Karena tidak bisa di indera dengan Five Senses

    Yang NYATA : Apa-apa yang bisa di indera dengan Five Senses,
    Seperti
    Alam semesta,
    Dengan
    Bintang,
    Planet,
    Satelit
    Maupun
    Meteornya;
    Juga …
    Manusia,
    Tumbuh2an,
    Binatang,
    Batuan mineral
    Dan sebagainya.

    ALLAH BERBEDA dengan CIPTAANNYA.
    Dari …
    Awal sampai akhir ZAMAN …
    Yaitu …
    Dari AWAL TERJADINYA ALAM SEMESTA …
    Sampai dengan …
    MUSNAHNYA ALAM SEMESTA …
    (Ini KRITIKAN atas Hukum LAVOISIER
    Yang MENGEKALKAN MATERI (Fisis) … )
    Kalau kamu bilang …
    Dari Alpha dan Omega …
    Dan …
    Dalam KONTINUM WAKTU yang ada …
    Awal dan Akhir itu …
    ALLAH TETAP BERBEDA …
    Dengan CIPTAANNYA …

    Dengan demikian …
    ALLAH …
    TIDAK PERNAH jadi MANUSIA …

    Mudah-mudahan bisa menjelaskan …

    =======> ya saya mengerti penjelasan anda bahwa ALLAH tidak akan serupa denga ciptaannya, saya mau tanya 1 hal saja,
    kalau ALLAH ingin keluar dari batasan tersebut dan menjadi manusia, apa hal itu mungkin???
    buang pikiran ALLAH memiliki sifat tidak serupa dengan ciptaannya, kita cukup berfikir apakah mungkin ALLAH menjadi manusia bila Dia berkehendak???

  • 965. NurQi  |  September 15, 2009 pada 10:13 am

    1Raja-raja 8:27.

    “Tetapi benarkah Allah hendak diam diatas bumi? Sesungguhnya langit,bahkan langit yang mengatasi segala langitpun tidak dapat memuat Engkau,terlebih lagi rumah yang ku dirikan ini”.
    #harusnya Kristen renungkan saja firman ini…!

  • 966. CosmicBoy  |  September 15, 2009 pada 11:54 am

    @ Hari,

    Soal Kalamullah udah tuntas. Case close.

    Sila baca postingan Kurdi di no. 950.

    Kalamullah itu bukan makhluk; tidak diciptakan.

    Hanya Allah saja yang tidak diciptakan.

    Bisa nangkep.?

    Penjelasan2 lain itu iirelevants lagi.

    Trims.

    Oke, kita ke topik lain. Sila baca postingan gue no. 956 dan 960.

    Kayaknya Kurdi pada kabur meninggalkan loe keseorangan (kayaknya anak pesantren gitu, bukan ngebom lawan tandingan tapi anak2 kecil, org tua dan perempuan).

    Silakan.

    Gue nunggu.

  • 967. CosmicBoy  |  September 15, 2009 pada 11:59 am

    @ NurQi,

    Loe omong apa sih?

    Kayaknya loe ngga beda dengan anak2 pesantren yang lain ya?

    Baca dulu semua postingan kami, kami pada omong apa?

    Jangan bawa2 hal2 yg ngga nyambung.

    Pertanyaan2 yang ada pu kalian ngga bisa jawab, nih bawa2 pertanyaan2 baru.

    Ginilah, agar loe bisa dikit pinter.

    Baca postingan gue di no. 956 dan 960. Dui sana tuh ada pertanyaan2.

    Sila bahas.

    Bisa?

    Takut amat.

  • 968. Hari  |  September 16, 2009 pada 3:05 am

    To : CosmicBoy

    Kamu mengatakan CASE CLOSE u- kasus FIRMAN ALLAH atau KALAMULLAH ? Saat kamu kamu berdiskusi dengan saudaraku Kurdi ? Itu urusan kamu dengan saudaraku Kurdi.

    Tapi kenapa dengan saya kamu masih mengatakan CASE CLOSE juga ? TAKUT MEMBERIKAN JAWABANNYA ? Gampang kan ?

    Pertanyaannya kan SEDERHANA ?

    Kalamullah atau Firman Allah … ?
    Ada berapa suku kata ?
    Satu atau dua SUKU KATA ?
    Satu SUKU KATA kan ?
    Kalam dan ALLAH …
    atau
    Firman dan ALLAH …

    dengan demikian …
    KALAM ALLAH
    atau
    FIRMAN ALLAH …
    Tetap BEDA bukan …
    Dengan ALLAH ?

    Masak u- hal yang beginian saja kamu KETAKUTAN memberikan jawabannya ? KENAPA ?

    Apakah karena kamu KURANG MENYELAMI ALAM PIKIRAN …
    Yang paling dasar ?
    Yaitu …
    Pengertian dasar dari kata-kata … ?

    Maunya …
    Alam pikiran kamu …
    Yang harus dibenarkan … ?
    Meskipun itu MENGGELIKAN … ?
    Karena …
    Aku tahu …
    Bahwa …
    Kamu KEHABISAN KOSA KATA …
    Makanya …
    Mengatakan kepada yang lain …
    CASE CLOSE …
    Ha … Ha … Ha …

    Sangat beda …
    Dengan diskusi yang dilakukan oleh …
    mazterall …
    stephen …
    Karena …
    mazterall dan stephen ini lebih JUJUR …
    dalam berdiskusi …
    Dibanding kamu …
    Yang BICARANYA asal NJEPLAK …
    He … He … He …

    Kalau begitu …
    Kamu RETREAT lagi gih …
    He … He … He …

  • 969. Hari  |  September 16, 2009 pada 3:32 am

    To : mazterall

    Terima kasih kepada saudaraku mazterall yang memberikan pertanyaan balik atas statement saya bahwa ALLAH itu tidak SERUPA dengan MAKHLUK CIPTAANNYA, DULU … SEKARANG dan SAMPAI AKHIR JAMAN, dengan memberikan pertanyaan sebagai berikut :

    ya saya mengerti penjelasan anda bahwa ALLAH tidak akan serupa denga ciptaannya, saya mau tanya 1 hal saja,
    kalau ALLAH ingin keluar dari batasan tersebut dan menjadi manusia, apa hal itu mungkin???
    buang pikiran ALLAH memiliki sifat tidak serupa dengan ciptaannya, kita cukup berfikir apakah mungkin ALLAH menjadi manusia bila Dia berkehendak???

    Saya MENCOBA menjawab pertanyaan anda dengan LOGIKA MATEMATIKA … Tak BERHINGGA.

    kalau ALLAH ingin keluar dari batasan tersebut dan menjadi manusia, apa hal itu mungkin???

    Kata-kata ingin KELUAR dari BATASAN …
    Itu adalah PERNYATAAN KETERBATASAN atau DEFINITE
    Aartinya TERBATAS …
    Kalau TERBATAS …
    maka …
    tidak bisa dikatakan TAK BERHINGGA …
    karena …
    sesuatu yang BERBATAS
    adalah …
    BERHINGGA …
    Bukannya TAK BERHINGGA …

    Sedangkan ALLAH itu TAK BERHINGGA …
    maka …
    Apa-apa …
    Yang MEMBATASI …
    Atau TERBATAS …
    Karena TERIKAT …
    Dengan DIMENSI RUANG dan WAKTU …
    Sebagaimana CIPTAANNYA …
    Termasuk MANUSIA …
    TIDAK BISA …
    MENAMPUNG ALLAH …
    Yang TAK BERHINGGA itu …

    Bukan ALLAH yang menjadi MANUSIA …
    Tapi PHYSICAL … Manusia itu …
    Yang TIDAK BISA MENAMPUNG ALLAH …
    Makanya …
    Berkali-kali saya sampaikan …
    Bahwa …
    ALLAH tidak akan pernah jadi MANUSIA …
    Kalau DIA BERKEHENDAK … ?
    MAHA SUCI ALLAH …

  • 970. mazterall  |  September 16, 2009 pada 3:42 am

    Sedangkan ALLAH itu TAK BERHINGGA …
    maka …
    Apa-apa …
    Yang MEMBATASI …
    Atau TERBATAS …
    Karena TERIKAT …
    Dengan DIMENSI RUANG dan WAKTU …
    Sebagaimana CIPTAANNYA …
    Termasuk MANUSIA …
    TIDAK BISA …
    MENAMPUNG ALLAH …
    Yang TAK BERHINGGA itu …

    =======>Apa ALLAH tidak bisa membuat diri-Nya menjadi manusia yang terbatas??
    jangan bicara mengenai ALLAH secara fisik datang ke dunia, karena memang dunia pasti tidak mampu menampungnya.
    arahkan pikiran kita pada ALLAH yang mengambil wujud manusia.
    mengerti tidak???

    salam

  • 971. mazterall  |  September 16, 2009 pada 3:44 am

    @muslim

    kalau ingin pencerahan tentang kristiani, silahkan berkunjung ke :

    http://murid1jesus.wordpress.com/2009/02/28/bukti-ilmiah-injil/

    GBU

  • 972. mazterall  |  September 16, 2009 pada 3:51 am

    saya agak OOT sebentar ya, karena baru saja dapat artikel menarik:

    Anda mau tahu letak kerajaan Setan di dunia ?! berikut ini adalah beberapa info dari narasumber terpercaya tentang beberapa pusat kerajaan Setan di dunia:

    1. Pusat pertama dan terbesar Kerajaan Setan di dunia terletak di daerah: Timur Tengah.

    2. Pusat kedua Kerajaan Setan terletak di daerah: Segitiga Bermuda -> Miami (Florida), San Juan (Puerto Rico), Bermuda Island.

    3. Pusat Kerajaan Setan di Indonesia terletak di daerah: Segitiga-> Yogyakarta, Solo, Parangtritis.

    Raja dari semua Kerajaan Iblis/Setan/Jin di dunia adalah Lucifer (Mantan Malaikat Surgawi yang jatuh dan dilemparkan ke bumi karena ambisinya untuk menyamai Allah Tritunggal Yang Maha Kudus)

    Setan tertinggi di Indonesia adalah Setan yang menyamar dengan memakai nama “Nyi Roro Kidul”

    Sebenarnya tidak ada yang namanya jin muslim atau jin kafir atau jin lain-lain. Semua jin itu adalah Setan juga, hanya menyamar dengan berbagai nama, tujuan utamanya untuk mengelabui umat manusia.

    Tujuan utama dari Setan adalah supaya umat manusia tidak dapat mengenal Allah secara benar, yakni Allah Bapa, Allah Anak (Yesus Kristus), Allah Roh Kudus. Dengan demikian Setan dapat menipu manusia lalu mencuri, membunuh, dan akhirnya membinasakan manusia sebanyak-banyaknya di dalam api Neraka.

    sumber : http://fujitabe.blogspot.com/2009/05/pusat-kerajaan-iblis-satan-jin.html

    @cosmicboy

    pak, kalau ada waktu coba ikut berdiskusi di

    http://hikmatun.wordpress.com/2009/09/13/misteri-vatican-city

    disana muslim banyak menyebarkan fitnah yang dapat menggangu kehidupan iman umat kristen lainnya..

    JBU

  • 973. NurQiAm  |  September 16, 2009 pada 4:04 am

    COSMICBOY KALO SUDAH KETETER DISKUSINYA DIA PANDAI BERKELIT,BISA2nya BERKATA TOPIK Ini Sudah IRELEVAN laGI… hA Ha…

  • 974. mazterall  |  September 16, 2009 pada 4:19 am

    @nurqiam

    mana soalan anda?
    kok datang hanya untuk mengejek??
    muslim2

  • 975. NurQiam  |  September 16, 2009 pada 6:46 am

    @Mazterall

    Iblis diciptakan dari “Api”. Sedang malaikat diciptakan

  • 976. Hari  |  September 16, 2009 pada 8:05 am

    To : mazterall

    Marilah kita membicarakan masalah FAKTA …

    FAKTA PERTAMA,
    Masalah KETAKBERHINGGAAN (indefinite) …
    menjadi …
    BERHINGGA (definite) …
    Sebenarnya SIAPA yang MAKSA … ?
    Atau MEMAKSAKAN KEHENDAK … ?

    Yang TETAP MEMPERTAHANKAN …
    bahwa
    Yang TAK BERHINGGA … TETAP TAK BERHINGGA …
    atau …
    Yang TAK BERHINGGA … Bisa menjadi berhingga … ?
    Karena satu hal …
    Yaitu …
    Masalah YESUS …

    Coba lihat FAKTA-FAKTANYA …
    ISLAM :
    1. Menyebut anak MARYAM sebagai ISA
    2. Dilahirkan tanpa BAPAK
    3. Isa adalah Orang YAHUDI
    4. Lahir di Nazareth
    5. ISA memiliki kelebihan-kelebihan
    a. Saat dalam buaian sudah bisa BERBICARA
    b. Bisa menyembuhkan sejumlah penyaklit KRONIS
    c. Bisa menghidupkan orang mati
    6. ISA diangkat oleh ALLAH menjadi NABI
    7. TIDAK mengenal YESUS dan yang dikenal hanya ISA

    Sedangkan dalam KRISTEN : :
    1. Menyebut anak MARIA sebagai YESUS
    2. Dilahirkan tanpa BAPAK
    3. YESUS adalah Orang YAHUDI
    4. Lahir di NAZARETH
    5. YESUS memiliki kelebihan-kelebihan
    a. Saat dalam buaian sudah bisa BERBICARA
    b. Bisa menyembuhkan sejumlah penyaklit KRONIS
    c. Bisa menghidupkan orang mati
    6. YESUS diakui sebagai TUHAN ALLAH sendiri

    Lihat …
    Data awalnya sama …
    Bedanya …
    ISLAM tidak mengenal YESUS …
    KRISTEN … MEMETAMORFOSIS ISA menjadi YESUS …

    Padahal existensi ISLAM …
    Dianggap sebagai JIPLAKAN KRISTEN ?
    Kalau jiplakan ?
    Kenapa KONSEP KETUHANANNYA …
    SANGAT BERBEDA … ?

    Yang SATU (ISLAM) …
    Tetap MEMPERTAHANKAN bahwa …
    ALLAH yang MAHA …
    Atau …
    Yang tak BERHINGGA itu …
    TETAP MAHA …
    Atau …
    Tetap TAK BERHINGGA

    Sedangkan yang lain (KRISTEN) …
    Mempertahankan bahwa …
    ALLAH yang MAHA …
    Atau …
    Yang tak BERHINGGA itu …
    MENANGGALKAN KEMAHAANNYA …
    Atau …
    KETAKBERHINGGAANNYA …
    Mewujud dalam YESUS …
    Yang MANUSIA …

    FAKTA KEDUA,

    Pe-representasian ALLAH dalam KRISTEN …
    Tidak jauh BEDA seperti MANUSIA …
    Pertama, KASUS YAKUB bergulat dengan ALLAH dan ALLAH KALAH.
    Kedua, IBLIS BERANI dengan ALLAH (pada saat ketemu langsung) …

    Sedangkan ISLAM …
    Tidak ada BERANI …
    Mengimajinasikan layaknya MANUSIA … ?
    Karena KONSEPNYA adalah …
    MAHANYA itu MUTLAK …

    Dan dalam PRAKTEKNYA …
    Yaitu …
    Dalam SYARIATNYA …
    Ada kewajiban SISTEMIK …
    yang harus dijalankan seorang MUSLIM …
    - Ber-syahadat aras KETAUHIDAN kepada ALLAH dan PENGAKUAN bahwa MUHAMMAD itu UTUSAN ALLAH … Tuhan yang MAHA … Yang Tak BERHINGGA …
    - Shalat 5 waktu. Dimana ada SUJUD sebagai bentuk penghinaan diri kepada ALLAH.
    - Puasa sebulan penuh di bulan Ramadhan
    - Zakat
    - Ber Haji ke MEKAH.

    Apakah ada AGAMA … ?
    Seperti AGAMA ISLAM …
    Yang memberikan KEWAJIBAN …
    Secara SISTEMIK … ?
    Yang begitu … RINCI TATA CARANYA …
    Dengan BAHASA yang SANTUN …
    Dan …
    Begtu TINGGI KEBAHASAANNYA … ?

    Semua itu …
    Kalau BUKAN dari ALLAH …
    TUHAN yang MAHA …
    Manalah SANGGUP …
    Manusia MENCIPTAKANNYA … ?

    MAHA SUCI ENGKAU ya ALLAH …
    MAHA BESAR EGKAU ya ALLAH …
    Yang telah mengirimkan UTUSAN …
    Yang bernama MUHAMMAD bin ABDULLAH …
    Yang lahir di MEKAH …
    Pada tahun GAJAH …
    Yang membawa PENGERTIAN yang BENAR …
    Tentang ENGKAU ya ALLAH …
    Bahwa ENGKAU …
    Adalah TUHAN SEMESTA ALAM …
    SATU-SATUNYA TUHAN …
    TIADA TUHAN SELAIN ENGKAU …
    TIADA SEKUTU BAGIMU ya ALLAH …
    ENGKAULAH SATU-SATUNYA TUHAN
    Yang BERHAK DISEMBAH …
    Yang TIDAK TIDUR …
    Yang TIDAK NGANTUK …
    Yang SELALU MENGURUS MAKHLUKNYA …
    Dan juga memberikan …
    BIMBINGAN atau TUNTUNAN …
    Untuk BERHUBUNGAN dengan ENGKAU …

    Shalawat serta SALAM semoga TERCURAH
    Kepada RASULMU MUHAMMAD SAW …
    Pemimpin SUKSES …
    Yang mewariskan Al-QUR’AN sebagai PETUNJUK …
    Ke jalan yang LURUS …
    Agar MANUSIA …
    SELAMAT DUNIA dan AKHERAT …
    Amien.

  • 977. CosmicBoy  |  September 16, 2009 pada 9:50 am

    @ Hari,

    Kita masing2 bertanggungjawab dalam diskusi/debat ini.

    Ngga usah bawa2 nama org lain.

    Ngga usah laga2kan gue dengan Maz dan Stephen.

    Masing2 punya caranya.

    Ini kebiasaan muslim, kalah omong…jalan terakhir ialah bilang Kristen ini itu baik, Kristen anu itu ngga, gitu.

    Buanyakkkkk itu di blog2 kalian. Yang mengalem2 dipuji dan ngga diserang dgn kata2 kotor dan cercaan.

    Ini cuman mata pena…bayangkan kalo gue ketemu kalian, bisa leher gue pada hilang!

    Xixixi…ada ada saja.

  • 978. al-nasraniyyah  |  September 16, 2009 pada 11:02 am

    Saya sih ikut paham nya Imam Ghazali yg mengatakan bahwa banyak perkara-perkara alam dan terlebih keTuhanan tak dapat “dicerna oleh akal pikiran manusia” .Bahwa ada kejadian2 yg bertentangan dg hukum alam contoh: org tdk bs baca tulis namun menurunkan Quran, Air laut terbelah oleh Nabi Musa dll.

    Kejadian2 ini terjadi karena hukum alam itu tunduk pada kehendak yg lebih tinggi(yaitu Kehendak Allah)Memang Imam Ghazali mengatakan demikian dalam upaya menentang kaum Muntazilah dan kaum Cendekiawan Islam yg terlalu meninggikan akal budi ( macam Al-Farabi, Al-kindi dan Ibn Sinna).

    Dan memang Imam Ghzali sendiri adalah pembela ke-Esaan Tuhan.

    Namun dari pernyataan dan logikanya maka saya lemparkan kembali pd umat Islam kalau Allah menghendaki keesaanNya diekspresikan dengan 1 dalam 3 (bertentangan dg hukum alam)maka siapa yg dpt melarang?

    Trus memang betul manusia tdk dpt jadi Tuhan,namun siapa dapat melarang bila Tuhan mau jadi manusia,bila Ia menghendaki?lebih besar mana Hukum alam atau Kehendak Allah? Tak ada nilai etika yg dilanggar disini,lain sekali dengan bila Allah mau berdosa siapa yg melarang…pernyataan ini barulah tidak etis karena Allah bukan sumber kejahatan.Jadi Allah adalah 3 dalam 1 ataupun Allah menjadi manusia tidaklah didapatkan sesuatu yg amoral disini. Dan sepenuhnya dalam KemahakuasaanNya serta KedaulatanNya bila Allah memilih demikian.

    Kalau saya mau ikut pahamnya kaum Muntazillah dan kam filsuf macam Avicenna atau Ibn Rushyd ada 2 hal yg menarik:

    1. Berbeda dg paham kaum Asyari seperti Imam Ghazali, mereka mengatakan Allah sama sekali tidak dapat didefinisikan karena Ia adalah zat yg tdk ada duanya….paham ini pun banyak dianut secara implisit/eksplisit di kalangan muslim
    Pertanyaan saya: Kalau umat Islam sendiri tidak bisa mendefinisikan Allah dg sempurna, bgmana mungkin mereka bisa mendefinisikan Tuhan dari agama lain?

    2.Ibn Sinna mengatakan bahwa alam adalah kekal,jadi tidak diciptakan,dan Ibn Rushyd terlebih lagi membuktikan dg Quran bhw air sdh ada bersama Allah sejak semula
    Dari sini berarti Islam mengakui ada 2 Zat yg Kekal yaitu Air dan Allah,karena air sm seperti Allah tidak diciptakan…masalahnya disini bukankah itu “syirik” seperti komentar Imam Ghazali bahwa paham Avicenna&Averroes adalah musyrik,namun Ghazali sendri dan setelah dia pun tak ada yg bisa mejelaskan kenapa Air sudah terlebih dulu ada sebelum penciptaan alam semesta

    Dari hal2 diatas dpt disimpulkan banyak kontradiksi dlm Islam;
    -Kalau ikut paham Ghazali maka perkara2 yg tak dijelaskan harus diterima dg iman…kalau begitu Islam pun tak boleh menyalahkan agama lain kalau ada perkara2 yg tak dpt dijelaskan dan melampaui daya nalar manusia

    -Kalau ikut paham Ibn Rushyd maka anda secara otomatis tidak bisa mendefiniskan Tuhan agama lain karena bila anda bisa mendefinisikan Tuhan maka anda menyangkali iman anda sendiri yg mengakui Allah adalah Zat yg tk terdefinisikan, trus bahkan terlebih lagi penekanan yg terlalu akaliyah untuk mengenal Tuhan bisa membawa org kpd kemusyrikan

  • 979. CosmicBoy  |  September 16, 2009 pada 11:30 am

    @ Maz,

    @cosmicboy

    pak, kalau ada waktu coba ikut berdiskusi di

    http://hikmatun.wordpress.com/2009/09/13/misteri-vatican-city

    disana muslim banyak menyebarkan fitnah yang dapat menggangu kehidupan iman umat kristen lainnya..

    JBU

    Iya, gue pernah ke sana.

    Ngga ada yg ilmiah, semuanya karya cerpen anak2 sekolah pondok (Malaysia).

    Ngga juga maju2 kita ke sana.

    Karena apa?

    Karena di sana, sudah ditentukan sistematikanya:

    Poin 1 ===> Islam benar, Kristen salah.

    Poin 2 ===> Semua diskusi harus ikut poin 1

    Xixixi…anak2 pesantren, kerjanya bikin cerpen, buat bom dan main otong sesama. Kebenaran ngga relevants bagi mereka.

    Salam.

    JBU.

  • 980. CosmicBoy  |  September 16, 2009 pada 11:37 am

    @ Hari,

    Gue copas sekali agar agar bisa dimengerti.

    @ Hari,

    Soal Kalamullah udah tuntas. Case close.

    Sila baca postingan Kurdi di no. 950.

    Kalamullah itu bukan makhluk; tidak diciptakan.

    Hanya Allah saja yang tidak diciptakan.

    Hanya Allah saja bukan makhluk.

    Bisa nangkep.?

    Penjelasan2 lain itu iirelevants lagi.

    Semua ini kesimpulan dan tanggapan dari Kurdi. Sila baca postingannya di no. 950 sebagai bukti.

    Oke, sila jawab pertanyaan gue.

    Udah dari kelmarin lagi gue bertanya.

    Muslim, muslim, katanya agama kalian terang dan jelas, ayuh, sila memberi tanggapan.

    Takut amat.

    Nih, gue nulis sekali lagi.

    Dalam Al-Quran, siapakah yang LEBIH HEBAT, Isa/Yesus atau Muhammad?

    Sila kalian kumpul semua ayat tentang Isa/Yesus dan Muhammad dan bandingkan ciri2 kedua-duanya.

    Siapakah yang LEBIH HEBAT MENURUT PENGARANG AL-QURAN?

    Gue nunggu.

  • 981. al-nasraniyyah  |  September 16, 2009 pada 11:51 am

    Tolong baca komen sebelumnya diatas sblm baca komen ini..trims)

    Saya sempat baca perdebatan mengenai Kalamullah, begini menurut Islam Quran adalah Kalamullah namun bukan bukunya/tulisannya tetapi substansinya, jadi artinya Kitab Qurannya adalah huduts/fana/tdk kekal namun substansinya Firman Allah adalah Qadim(kekal), dan Allah tak bisa terpisah dari Firmannya dan Firman Allah tak bisa terpisah dari Allah,karena Kalimullah adalah bagian dari Allah.
    Yesus disebut Kalamullah, disini perbedaan Yesus dg Adam,dalam Quran tdk ada secara spesifik bhw Adam disebut Kalamullah.

    Trus bagi yg sering membaca Quran,sering dijumpai saat Allah berfirman Allah memakai kata “Kami”, ini menimbulkan kontradiksi sebab hanya ada 2 penjelasan:
    1.Allah lebih dari satu
    2.Jibril menyamakan diri dengan Allah, ini adalah nalar yg sangat sedrhana…bahwa sampai sekarang tidak ada bawahan atau hamba yg membawa pesan tuannya mengatakan Kami saat pesan disampaikan,namun pasti si pembawa pesan memakai kata Beliau atau bahkan kata Aku masih dpt dibenarkan untuk merepresentasikan tuannnya

    Terakhir, pekikan tauhid “La illah ha ilaLah” adalah dasar dan fondasi Islam karena Tiada yg boleh disembah selain Allah, namun lucunya Allah menghukum Syaiton karena tidak mau menyembah Adam…kalo gitu siapa yg salah, syaiton?Allah?atau Quran salah tulis?

    Anda bisa2 aj kasi penjelasan yg menurut anda benar mengenai persoalanyg saya paparkan,tapi kalo pake logika standar kan jelas kontradiksi, dan saya ud sering tukar pikiran dan setiap penjelasan yg diberikan gk masuk akal…..karena itu usul saya lebih baik ente2 coba berilmu utk mengerti agama sendiri daripada cari2 kesalahan kaum lain,dan menyadari ada hal2 di pihak islam maupun Nasran yg tak dapat dicapai akal namun hanya dapat diimani

    Wahai saudara2ku Kaum Muslimin masakan kalian melihat selumbar di mata kaum Nasran tapi sebalok di matamu sendiri tidak kau perhatikan? Mari urus saja diri masing2

    LAKUM DINIKUM WALIYADIN !!!!!!!!

  • 982. Hari  |  September 17, 2009 pada 1:34 am

    To : CosmicBoy

    Pertama, soal Kalamullah atau Firman Allah.
    Saya bertanya ke kamu berkali-kali …
    Kamu tidak mau menjawab …
    Jawaban kamu CASE CLOSE …
    Acuannya …
    Jawabannya saudaraku Kurdi …

    Yang tanya SIAPA ?
    Jawabannya untuk SIAPA ?
    Yang tanya itu Hari … ?

    Kok jawabannya …
    Main PUKUL RATA …

    Apakah Hari itu sama dengan Kurdi ?
    Beda kan … ?
    Kenapa sich TAKUT amat menjawab …
    Pertanyaan-pertanyaan yang saya LONTARKAN … ?
    Apakah sudah KEHABISAN KOSAKATA … ?

    Kedua, soal pertanyaan kamu tentang :

    Dalam Al-Quran, siapakah yang LEBIH HEBAT, Isa/Yesus atau Muhammad?

    Sila kalian kumpul semua ayat tentang Isa/Yesus dan Muhammad dan bandingkan ciri2 kedua-duanya.

    Kan sudah dijawab di 962 … ?
    Tapi kenapa yach ?
    Sudah dijawab …
    Kok masih nanya lagi ?
    Apakah nggak mau membaca ?
    Tapi nggak apa-apa … ?
    Saya COPAS lagi jawaban saya.

    He … He … He …
    Sejak KAPAN KRISTIAN percaya …
    bahwa …
    YESUS itu juga ISA … ?
    Yang selama ini dengan PD-NYA …
    PERCAYA sama YESUS …
    Yang adalah TUHAN berwujud MANUSIA … ?
    Dengan meninggalkan … ISA ?
    Yang adalah NABI …
    Yang memiliki MUKJIZAT …
    Persis sama dengan yang dimiliki … YESUS …
    Tapi TIDAK PERNAH mau MENGAKUI ISA …

    Tapi DEMI …
    Memojokkan MUSLIM …
    Maka …
    ISA/YESUS dibuat satu kesatuan …
    Dan bukannya TERPISAH …
    Dengan menyatakan seperti ini …
    Lebih hebat mana ISA sama MUHAMMAD ?
    Atau …
    Lebih hebat mana YESUS sama MUHAMMAD ?
    Kalau …
    Ini yang dipakai …
    Maka …
    Jawaban MUSLIM …
    Akan MUDAH …
    Karena …
    Untuk ISA dan MUHAMMAD …
    Siapa yang LEBIH HEBAT ?
    Jawabannya …
    Masing-masing NABI …
    Memiliki kelebihannya masing-masing …
    Jadi TIDAK PERLU DIBUAT PERBANDINGAN …
    Hanya KAMI yang MUSLIM …
    Yang BERSERAH DIRI kepada ALLAH semata …
    Akan …
    TAAT pada ALLAH dan RASUL MUHAMMAD …
    Dan …
    MENGIMANI RASUL-RASUL sebelum MUHAMMAD …
    Dari …
    ADAM …
    sampai …
    ISA …

    Sedangkan …
    Kalau membandingkannya …
    antara …
    MUHAMMAD dengan YESUS ?
    Mana yang LEBIH HEBAT ?
    Jawaban MUSLIM … akan JELAS SEKALI …
    MUHAMMAD lah yang LEBIH HEBAT ?
    Kenapa ?
    BUKTI KEBERHASILAN …
    Sebelum RASUL MUHAMMAD meninggalpun …
    SUDAH TERBUKTI …
    Mekah yang KAFIR … Jadi MUSLIM …
    Simbol-simbol KEKAFIRAN dimusnahkan …
    PATUNG-PATUNG SEMBAHAN …
    DIHANCURKAN …
    Dimulailah MASA PENYEMBAHAN …
    HANYA PENYEMBAHAN kepada ALLAH semata …
    Dan MEKAH …
    Menjadi salah satu TUJUAN …
    RUKUN ISLAM …
    Yaitu BER-HAJI …
    Dan hal itu …
    Masih BERLANGSUNG sampai SEKARANG …
    Padahal ada satu masa …
    Dimana …
    Penjajahan EROPA …
    Juga telah menginjak-injak …
    Bangsa ARAB …
    IRAK, JORDAN, MESIR, PALESTINA …
    Semua TERJAJAH EROPA …

    Tapi …
    MEKAH …
    TERHINDAR dari PENJAJAHAN itu …
    Dan …
    TETAP BERKUMANDANG …
    KALIMAT TAUHID …
    La ILAHA ILLALLAH …
    (TIADA TUHAN SELAIN ALLAH)

    Dan GEMA HAJI itu …
    Di ERA GLOBALISASI seperti sekarang ini …
    Menampakkan … KEBESARANNYA …
    Dari berbagai BANGSA …
    Di satu waktu tertentu …
    Yaitu …
    Di bulan haji …
    Berkumpul untuk menunaikan …
    KEWAJIBAN RUKUN ISLAM …
    Ke – 5 …
    Bukti OTENTIK … ORISINIL …
    Dari sejak jatuhnya MEKAH ke TANGAN MSULIM …
    Sampai sekarang …
    Bahkan sampai akhir zaman …
    Akan tetap berlangsung ….

    Berbaju putih-putih tanpa jahitan …
    Pakaian ihram …
    Mengelilingi Ka’bah …
    Jumlahnya JUTAAN JIWA …
    SUBHANALLAH …

    Bagaimana YESUS bisa HEBAT ?
    Dia sendiri DISALIB ?
    Belum sampai melihat KEMUNGKARAN …
    TERTUMPAS dari TANAH YERUSALEM …
    Terpaksa …
    Harus mengakhiri DAKWAHNYA …

    Malah penganutnya membikin MASALAH …
    Dengan …
    Penyebutan YESUS sebagai TUHAN … ?
    Untung … Bukannya ISA …
    Apakah ini suatu KEBETULAN ?
    Yang disebut TUHAN itu bukan ISA ?
    Melainkan YESUS ?
    Sehingga akan MEMUDAHKAN …
    Argumentasi ISA …
    Bahwa ISA adalah TETAP seorang Nabi …
    Yang adalah MANUSIA …
    Dan bukannya TUHAN … ?

    Jelas kan argumentasinya ?

  • 983. Hari  |  September 17, 2009 pada 3:24 am

    To al-nasraniyyah

    Tks saudaraku yang berinisial al-nasraniyyah.

    Karena saudaraku menggunakan BAHASA ARAB sebagai inisialnya, maka secara kebahasaan penyebutan al-nasraniyyah itu KURANG TEPAT, karena dalam bahasa Arab ada kaedah yang sudah GIVEN bahwa kata nasraniyyah harus diawali an bukannya al. Jadi yang TEPAT adalah an-nasraniyyah …. bukannya al-nasraniyyah.

    Meskipun kesalahan ini sepertinya KECIL, tapi karena saudaraku MENGUPAS masalah BESAR dari PEMIKIR-PEMIKIR BESAR ISLAM, maka kesalahan KECIL tersebut akan dapat mengurangi nilai dari argumentasi saudaraku.

    Btw, di jaman keemasannya ISLAM …
    Semua PEMIKIR ISLAM baik yang RASIONAL yang MENGUTAMAKAN KEBEBASAN BERPIKIR, maupun yang KONSERVATIF (Definite) semuanya SEPAKAT bahwa …

    Apapun DEFINISI tentang TUHAN
    Masih SUBSET dari UNIVERSE yang ada …
    Masih lebih banyak …
    Yang TIDAK DIKETAHUI tentang ALLAH …

    Tapi TIDAK SATUPUN …
    PEMIKIR ISLAM itu …
    Menyatakan bahwa …
    ALLAH pernah jadi MANUSIA …
    Yang disebut YESUS …

    Tidak satupun …
    PEMIKIR-PEMIKIR tersebut …
    PERNAH menyatakan hal itu …
    Baik yang RASIONALIST …
    Seperti …
    Averroes …
    Al Farabi …
    Al Kindi …
    Dan sebagainya …

    Apalagi …
    Yang KONSERVATIF …
    Seperti IMAM GHAZALI …
    Pasti TIDAK …

    Tapi dengan mengambil argumentasi …
    IMAM GHAZALI …
    Tentang …
    Kalau ALLAH BERKEHENDAK …
    Maka apapun terjadi …
    Termasuk …
    3 jadi 1 … (Konsep TRINITAS)
    atau
    ALLAH jadi MANUSIA … (YESUS) …

    Dengan mengajukan pertanyaan sebagai berikut :
    Berbeda dg paham kaum Asyari seperti Imam Ghazali, mereka mengatakan Allah sama sekali tidak dapat didefinisikan karena Ia adalah zat yg tdk ada duanya….paham ini pun banyak dianut secara implisit/eksplisit di kalangan muslim
    Pertanyaan saya: Kalau umat Islam sendiri tidak bisa mendefinisikan Allah dg sempurna, bgmana mungkin mereka bisa mendefinisikan Tuhan dari agama lain?

    Dalam arti ALLAH TIDAK ADA DUANYA …
    Bagaimana MANUSIA bisa mendefiniskan …
    ALLAH itu seperti apa ?
    Karena IMAGINASI manusia …
    Sangat TERIKAT dengan PENGALAMAN …
    Yang MEMBELE\NGGUNYA …

    Sehingga …
    Apa yang TERGAMBAR …
    Atau …
    MUNCUL …
    Dalam IMAGINASI manusia …
    Selalu BERKAITAN dengan …
    PENGALAMAN-PENGALAMAN …
    Yang pernah dialaminya …
    Dan ..
    Itu semuanya BUKAN ALLAH …

    Yang IMAJINASI saja TERTOLAK …
    Apalagi yang NYATA … ?
    Seperti YESUS …
    Yang dianggap ALLAH juga ?
    PASTI akan DITOLAK …

    Tapi MUSLIM diberi TUNTUNAN oleh ALLAH …
    Dalam rangka MENGENAL ALLAH …
    Dengan NAMA-NAMA ALLAH …
    Yang jumlahnya ada 99 buah …
    Yang disebut Al Asmaul Husna …
    Ar Rahman …
    Ar Rahiim …
    Al Khalik …
    Al Malik …
    Ar Riziq …
    Dan seterusnya.

    Jadi kenapa ISLAM … ?
    Tidak boleh MENEROPONG … ?
    KONSEPSI KETUHANAN AGAMA lain ?
    Yang begitu JELAS …
    Pendefinisiannya …
    Seperti …
    YESUS … Yang TUHAN …
    Tapi …
    Sekaligus MANUSIA …

    Kedua, masalah …

    Ibn Sinna mengatakan bahwa alam adalah kekal,jadi tidak diciptakan,dan Ibn Rushyd terlebih lagi membuktikan dg Quran bhw air sdh ada bersama Allah sejak semula
    Dari sini berarti Islam mengakui ada 2 Zat yg Kekal yaitu Air dan Allah,karena air sm seperti Allah tidak diciptakan…masalahnya disini bukankah itu “syirik” seperti komentar Imam Ghazali bahwa paham Avicenna&Averroes adalah musyrik,namun Ghazali sendri dan setelah dia pun tak ada yg bisa mejelaskan kenapa Air sudah terlebih dulu ada sebelum penciptaan alam semesta

    Yang BILANG ALAM itu KEKAL … Ibnu Sina kan ? Mirip dengan ini adalah pandangan LAVOISIER ? Tentang HUKUM KEKEALAN MASSA ?
    Yang KEKAL itu kan DZAT ALLAH ?
    Kenapa ?
    Karena ALAM SEMESTA itu akan MUSNAH …
    Saat terjadinya KIAMAT …
    Apakah BISA DIBAYANGKAN …
    Saat ALAM SEMESTA yang MENGEMBANG ini …
    Pada satu saat …
    Entah kapan …
    Akan MENGKERUT … ?
    Dan semua akan TERTARIK …
    Ke PUSAT SEMESTA …
    Hilanglah KEKEKALAN MATERI atau KEKEKALAN yang lain …
    Yang ada …
    Hanyalah KEKEKALAN ALLAH semata …
    Hal ini jelas berbenturan dengan TEORI IBNU SINA bukan ?
    Yang mengatakan bahwa ALAM SEMESTA ini KEKAL … ?
    Padahal TEMPORARY …
    Entah sampai kapan … ?

    Dengan MUSNAHNYA ALAM SEMESTA …
    Atau …
    UNIVERSE … ?

    Terus juga mengutip pandangan Ibnu Rusyd tentang existensi air (maksudnya liquid = cairan) yang adanya bareng dengan ALLAH ? Dan air itupun KEKAL juga ? Artinya ada 2 hal yang KEKAL … ?

    Kalau dalam masalah ini …
    Mungkin saudaraku bisa mengetengahkan dalil Al-QUR’AN yang dipakai bahwa AIR itu juga KEKAL ? Sebelum dibuatkan komentarnya.

    Dengan cara pandang para PEMIKIR-PEMIKIR BESAR ISLAM tersebut, maka dibuatlah KONKLUSI bahwa ISLAM memiiliki cara PANDANG yang KONTRADIKTIF dalam masalah pendefinisian ALLAH yang MAHA …
    Yaitu dengan mengatakan bahwa :

    Dari hal2 diatas dpt disimpulkan banyak kontradiksi dlm Islam;
    -Kalau ikut paham Ghazali maka perkara2 yg tak dijelaskan harus diterima dg iman…kalau begitu Islam pun tak boleh menyalahkan agama lain kalau ada perkara2 yg tak dpt dijelaskan dan melampaui daya nalar manusia

    -Kalau ikut paham Ibn Rushyd maka anda secara otomatis tidak bisa mendefiniskan Tuhan agama lain karena bila anda bisa mendefinisikan Tuhan maka anda menyangkali iman anda sendiri yg mengakui Allah adalah Zat yg tk terdefinisikan, trus bahkan terlebih lagi penekanan yg terlalu akaliyah untuk mengenal Tuhan bisa membawa org kpd kemusyrikan

    Persoalannya SEDERHANA …

    Kita yang diebut MANUSIA ini …
    Saya yang MUSLIM …
    Saudaraku yang NASRANI …
    Si FULAN yang BUDHIST …
    Si FULAN yang beragama lain …
    Ternyata Blue Print GENETICS kita SAMA …
    Yaitu sama-sama ber GENETICS … MANUSIA …
    Bukan yang lain …

    Artinya …
    PENCIPTA kita SATU …
    Bukannya BEDA-BEDA …

    Saat …
    Kita MENGAKUI bahwa PENCIPTA kita SATU …
    Maka …
    Sebagai MANUSIA …
    Kita BOLEH dan SANGAT BOLEH …
    Mempertanyakan …
    Siapakah PENCIPTA kita itu ?
    Seperti apakah DIA ?
    Dan pertanyaan-pertanyaan lainnya …
    Apapun juga …
    Tentang DIA … ?
    Asal KUAT dan MAMPU …
    Untuk MENCARI JAWABNYA …

    Apakah BUKAN merupakan KEANEHAN … ?
    Kita … MANUSIA …
    Yang ber BLUE PRINT GENETICS satu …
    Ber-TUHANNYA beda-beda ?
    Bahkan …
    KONSEP KETUHANANNYA …
    Antara yang SATU …
    Dengan yang LAIN …
    SALING TABRAKAN … ?
    Bukannya KOMPLEMENTER …
    Atau …
    SALING MELENGKAPI …
    Tapi TABRAKAN …

    Kalau sudah TABRAKAN …
    Pasti ada yang BENAR dan yang SALAH …
    Tidak BISA SEMUANYA BENAR …
    Masih MUNGKIN … SEMUANYA SALAH …
    Yang BARU … Yang BENAR yang MUNCUL …
    Karena KEBENARAN itu …
    HANYA SATU …
    Inilah LOGIKA yang dilontarkan ARISTOTELES …
    Untuk MENCARI KEBENARAN …
    Dan itu saya jadikan DASAR dalam MENCARI KEBENARAN …

    Ada satu hal yang BESAR …
    Dalam MASALAH ber KETUHANAN ini ?
    Bukan saat di DUNIA … ?
    Tapi saat si AKHERAT …
    Masalah SURGA … dan NERAKA … ?
    Saat KITA SALAH dalam …
    MENDEFINISIKAN …
    MENGGAMBARKAN …
    MENGIMAJINASIKAN …
    Atau …
    Apapun namanya …
    Karena KATA …
    Masih kekurangan KOSAKATA …
    Untuk bisa mengekspresikan maksudnya …
    Maka TUHAN yang SEBENAR-BENARNYA …
    Apakah masih MAU MENERIMA ?

    TUHAN yang begitu banyak MEMBERI ke MANUSIA …
    Baik itu berupa …
    Cahaya Matahari …
    Tanaman …
    Ikan di LAUT … di SUNGAI … dan di DANAU …
    Mata untuk MELIHAT …
    TELINGA untuk MENDENGAR …
    HIDUNG untuk MENCIUM …
    Dan sebagainya …
    Yang BEGITU TAK BERHINGGA pemberiannya …

    Sekali lagi saat kita SALAH dalam …
    MENDEFINISIKAN …
    MENGGAMBARKAN …
    MENGIMAJINASIKAN …
    Atau …
    Apapun namanya …
    Tentang TUHAN … ?
    Maka TUHAN yang SEBENAR-BENARNYA …
    Apakah masih MAU MENERIMA ?
    JAWABANNYA PASTI : TIDAK MAU MENERIMA)

    Karena
    MANUSIA sudah TIDAK BISA MEMBANTAH …
    Atau MUNGKIR …
    Atau BERBOHONG lagi …

    disebabkan …
    SAKSI … BUKTI …
    Semua mengatakannya …
    Baik itu tangan …
    Kaki …
    Hati …
    Pikiran …
    Dan semuanya …
    Akan mengatakan APA ADANYA …
    Tanpa bisa dikendalikan …
    Oleh PIKIRAN …
    Bahwa TUHAN yang DISEBUT itu …
    BUKAN TUHAN SEBENARNYA …

    Kira-kira WAJAR atau TIDAK ?
    Atas KESALAHAN FATAL ini MANUSIA DIHUKUM ?
    SANGAT WAJAR ?
    Apakah HUKUMAN terberat saat di AKHERAT ?
    Yaitu NERAKA ?
    Seberapa HEBAT PANASNYA NERAKA ?
    Yang JELAS lebih PANAS dari MATAHARI ?
    Tahukah berapakah panasnya MATAHARI ?
    Panasnya adalah sekitar 50 juta derajat Celcius.
    Kalau MATAHARI saja panasnya …
    50 juta derajat celcius … ?
    Bagaimana dengan NERAKA ?
    Apakah JADINYA …
    MANUSIA seperti kita ini MASUK NERAKA ?
    Jangankan untuk PANASNYA NERAKA ?
    Untuk PANASNYA MATAHARI saja …
    Kita MANUSIA ini …
    TIDAK SANGGUP MENANGGUNGNYA …
    Jangankan PANASNYA MATAHARI …
    Panasnya SINAR MATAHARI saja …
    Yang di bawah 50 derajat Celcius …
    MANUSIA banyak BERKELUH KESAH …
    Apalgi MENANGGUNG PANASNYA NERAKA …
    UNIMAGINABLE …
    UNTHINKABLE …
    Kalau smpai ada orang NANTANG-NANTANG …
    Kalau TIDAK TAKUT akan PANASNYA NERAKA … ?
    GILA bukan orang tersebut ? GILA kan ?

    Untuk dan DEMI … MENGHINDAR dari …
    PANASNYA NERAKA tersebut …
    Maka WAJAR …
    Dan SANGAT WAJAR SEKALI …
    Kalau KITA mau BERCAPEK-CAPEK ria …
    Untuk menemukan KEBENARAN …
    Tentang TUHAN …

    TUHAN YANG BENAR itu …
    Bagaimana …
    dan
    Seperti apa sich … ?
    Carilah dalam SEMUA KITAB SUCI AGAMA …
    Atau PIKIRAN para BIJAK …
    INSYA ALLAH akan KETEMU …
    Bukannya MERASA NYAMAN …
    Dengan apa yang SUDAH ADA …

    Contoh sudah JELAS …
    Saat IBRAHIM mencari TUHAN … ?

  • 984. mazterall  |  September 17, 2009 pada 3:48 am

    @hari

    fakta pertama:

    blockquote>
    Lihat …
    Data awalnya sama …
    Bedanya …
    ISLAM tidak mengenal YESUS …
    KRISTEN … MEMETAMORFOSIS ISA menjadi YESUS …

    Padahal existensi ISLAM …
    Dianggap sebagai JIPLAKAN KRISTEN ?
    Kalau jiplakan ?
    Kenapa KONSEP KETUHANANNYA …
    SANGAT BERBEDA … ?

    Yang SATU (ISLAM) …
    Tetap MEMPERTAHANKAN bahwa …
    ALLAH yang MAHA …
    Atau …
    Yang tak BERHINGGA itu …
    TETAP MAHA …
    Atau …
    Tetap TAK BERHINGGA

    Sedangkan yang lain (KRISTEN) …
    Mempertahankan bahwa …
    ALLAH yang MAHA …
    Atau …
    Yang tak BERHINGGA itu …
    MENANGGALKAN KEMAHAANNYA …
    Atau …
    KETAKBERHINGGAANNYA …
    Mewujud dalam YESUS …
    Yang MANUSIA …

    ======> dari fakta yang anda sebutkan tersebut jelas tersirat bahwa islam memang mencontoh dari kristen. hal ini dikarenakan hampir semua ajaran islam mengenai Yesus hampir sama dengan kristen.
    padahal Yesus ada 600 tahun sebelum islam muncul. jadi apakah hal ini bukan bukti islam adalah jiplakan??

    fakta kedua :
    blockquote>
    Apakah ada AGAMA … ?
    Seperti AGAMA ISLAM …
    Yang memberikan KEWAJIBAN …
    Secara SISTEMIK … ?
    Yang begitu … RINCI TATA CARANYA …
    Dengan BAHASA yang SANTUN …
    Dan …
    Begtu TINGGI KEBAHASAANNYA … ?

    menurut saya, agama islam adalah agama yang kaku.
    karena segala hidup manusia dipenuhi oleh kewajiban-kewajiban yang membelenggu..
    apakah bedanya dengan aliran nenek moyang kita dulu yaitu animisme dan dinamisme dimana dalam mereka juga diajarkan banyak sekali kewajiban2 yang harus dipenuhi.

    dalam kristen, semua kewajiban dan tradisi tersebut sia-sia, karena cara hidup tersebut tidak ada gunanya..
    salam

  • 985. Hari  |  September 17, 2009 pada 4:42 am

    To : mazterall

    Tks saudaraku mazterall atas komentarnya.
    Saya ada sedikit menanggapi atas tanggapan yang saudaraku sampaikan atas argue saudaraku di bawah ini :

    dari fakta yang anda sebutkan tersebut jelas tersirat bahwa islam memang mencontoh dari kristen. hal ini dikarenakan hampir semua ajaran islam mengenai Yesus hampir sama dengan kristen.
    padahal Yesus ada 600 tahun sebelum islam muncul. jadi apakah hal ini bukan bukti islam adalah jiplakan??

    Agar JANGAN SALAH PERSEPSI.
    ISLAM dengan Al-QUR’ANNYA …
    Tidak pernah sekalipun MENYEBUT …
    YESUS …
    Atau …
    KRISTEN …
    Yang disebut adalah …
    ISA …
    dan
    NASHARA …
    Kenapa ?

    Kita bicara masalah CORE atau INTINYA …
    Saat MARYAM melahirkan anaknya …
    Dinamakan siapakah anak tersebut ?
    ISA atau YESUS ? (ISA bukan ?)
    Dimanakah ISA mula-mula berdakwah ?
    NAZARETH kan ?
    Kalau dalam bahasa ARABNYA …
    Wajar kan disebut NASHARA …
    Perbedaan pengucapan …
    Karena adanya perbedaan bahasa ?
    Agama yang dibawa ISA disebut NASHARA …
    Karena berasal dari NAZARETH …
    Atau NASHARA …

    Ini adalah DATA-DATA INTI (CORE DATA)
    ISA dan NASHARA (NAZARETH) …

    Orang KRISTEN bilang …
    YESUS …
    KRISTEN …

    Orang ISLAM dibilang MENJIPLAK ?
    Untuk masalah PENYEBUTAN ini saja …
    ISLAM menyebut ORIGINALITASNYA …
    Di bilang MENJIPLAK …

    Kalau MENJIPLAK …
    Maka …
    ISLAM akan menyebut …
    Hal-hal yang dasar dalam KRISTEN …
    SAMA dengan KRISTEN …

    TIDAK ADA sebutan ISA melainkan YESUS …
    TIDAK ADA sebutan NASHARA melainkan KRISTEN …

    Tapi JUSTRU …
    ISLAM mengatakan hal TERDASAR …
    Dalam KRISTEN …
    Yaitu …
    ISA …
    NASHARA (NAZARETH) …
    Jadi ISLAM bukan MENJIPLAK kan ?

    Masa kalau MENJIPLAK …
    BERBEDA dengan yang DIJIPLAK … ?
    Itulah ORIGINALITASNYA … ISLAM …

    Padahal ISLAM adanya 600 tahun setelah KRISTEN ?
    600 tahun lho ?
    Bukan waktu yang PENDEK atau SINGKAT … ?
    Dengan RENTANG WAKTU selama itu ?
    Penyebutan YESUS … dan KRISTEN … ?
    Seharusnya sudah ter INTERNALISASI …
    Atau MELEKAT KUAT …
    Ke PENGIKUT KRISTEN …
    Sehingga saat di JIPLAK oleh yang lain …
    Maka penyebutan YESUS dan KRISTEN …
    Akan juga disebut ?

    KENYATAANNYA …
    Malah yang disebut adalah …
    ISA …
    Dan …
    NASHARA (NAZARETH) …

    Ini saja akan men trigger (memicu) …
    Suatu PEMIKIRAN BARU …

    Iya … ya … ?
    ISLAM dibilang MENJIPLAK … ?
    Tapi kenapa TIDAK MAU menyebut …
    HAL TERDASAR dalam KRISTEN …
    Tentang …
    YESUS … dan KRISTEN …
    Melainkan dengan sebutan …
    ISA dan NASHARA …

  • 986. mazterall  |  September 17, 2009 pada 4:48 am

    @hari

    maaf ya, bagaimana mungkin islam tidak mencontek kristen.
    kita lihat saja kekeliruan muhammad dalam menyebut maryam ibiu Yesus sebagai saudara harun.
    kalau memang agama orisinil, tidak mungkin bisa keliru..]
    salam

  • 987. CosmicBoy  |  September 17, 2009 pada 6:25 am

    @ Hari,

    Sedangkan yang lain (KRISTEN) …
    Mempertahankan bahwa …
    ALLAH yang MAHA …
    Atau …
    Yang tak BERHINGGA itu …
    MENANGGALKAN KEMAHAANNYA …
    Atau …
    KETAKBERHINGGAANNYA …
    Mewujud dalam YESUS …
    Yang MANUSIA …

    ===> Gue ngga itu loe sengaja memberi pernyataan yg salah atau loe memangnya lambat ngerti?

    Iya…kalo pikiran loe level TK, oke oke saja. Dan kayaknya itulah loe.

    Pernyataan di atas bukan keyakinan Krisen.

    Itu kreativitas loe.

    Itu dibuat2 seolah2 Kristen menyakininya!

    Dalam ilmu debat, itu disebut kesalahan ‘strawman arguments’…menyerang hujah yang sebenarnya bukan hujah org itu.

    Gimana gue bisa beri tanggapan. Pernyataan itu salah, malah salah banget.

    Allah TIDAK PERNAH MENANGGALKAN KEMAHAANNYA & TAK BERHINGGAANNYA ketika Dia berhendak mengambil wujud manusia. Ngerti tong?

    Karena itu?

    Karena itulah KEBERADAANNYA iaitu DZATNYA TIDAK BERUBAH & TERGANGGU GUGAT.

    Buktinya…

    Yesus Maha Hadir

    “Sabda Yesus (kepada para hawariyyun): Karena itu pergilah, jadikanlah segala bangsa pengikut-Ku…Dan ketahuilah, sesungguhnya AKU MENYERTAI KAMU SENANTIASA SAMPAI KE AKHIR ZAMAN.” (Injil riwayat Matius 29:19)

    Yesus Maha Mengetahui

    “Dan berkatalah perempuan Samariya itu: Mari, lihat! Di sana ADA SEORANG (YESUS) YANG MENGATAKAN KEPADAKU SEGALA SESUATU YANG TELAH KULAKUKAN. Mungkinkah Dia Kristus itu?” (Injil riwayat Yuhana 4:29)

    “Dan Dia (Yesus) MENGETAHUI PIKIRAN MEREKA.” (Injil riwayat Yuhana 6:8)

    Yesus Maha Suci-Bersih, Tidak pernah berdosa

    “Yesus bersabda: Siapakah di antaramu yang membuktikan bahwa Aku berbuat dosa? (Injil riwayat Yuhana 8:46).

    “…Dan hanya Dia (Yesus) TANPA DOSA.” (Surat Ibraniyyah 4:15)

    “…Dan di dalam Dia (Yesus) TIDAK ADA DOSA.” (1 Surat Yuhana 3:5)

    Yesus Maha Pengampun

    “Dan ketika Yesus melihat iman mereka, berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu: “Hai anak-Ku, dosamu sudah diampuni!” (Injil riwayat Markus 2:5)

    “Yesus bersabda: Tetapi supaya kamu tahu, bahwa di dunia ini Anak Manusia berkuasa mengampuni dosa” (Injil riwayat Markus 2:10)

    Yesus Maha Menghakimi

    “Sabda Yesus: Sesungguhnya Aku datang ke dalam dunia untuk menghakimi.” (Injil riwayat Yuhana 9:39)

    Ada ada saja anak pesantren ini kalo pada omongan.

    Oke, Period.

    Sila jawab pertanyaan2 gue sebelum itu.

    Bisa?

    Takut amat.

    Yeagh gitulah anak2 pesantren, cuman bisa ngebom org yg tak berdosa.

  • 988. Hari  |  September 17, 2009 pada 6:35 am

    To : mazterall

    Coba sampaikan dalilnya ?
    Dimana MARYAM … Ibu YESUS sebagai saudara Harun ?
    Maksudnya … Harun …
    Yang saudara MUSA ?
    Nanti kita bahas sama-sama ?
    Terima kasih …

  • 989. ar-nasraniyyah  |  September 17, 2009 pada 6:37 am

    @Hari
    Trims utk sarannya,saya memang lagi pengen belajar bhs Arab,boleh kn,ky anda2 belajar bhs Inggris.

    Tapi saudara Hari kok muter2 cara ngejawabnya?ha..ha..ha
    Sbg seorg Nasran sy hormati Avicenna,Averoes,Aristoteles maupun Kong Fu Cu,dan Karl Marx yg non-kristen.

    Tapi baiklah kita balik pada inti persoalan:
    anda berkoment bahwa anda “berhak” meneropong Yesus karena “jelas”, jelas darimana kalo saya boleh tahu? saudara sama saja seperti kaum Ateis yg mengklaim Tuhan tdk ada karena sudah “jelas”….iy sih.. JELAS2 GK TAHU…HA.HA.HA!!
    (maaf pak Hari harap jgn tersinggung, bpk boleh berdakwah dan saya menginjil tetapi kn lbih enak kalo “santun&berbudaya”,saya ktwa tpi msih dlm batas kok).

    Saya simple aj, prinsipnya anda sendiri masih belum sempurna akan pemahaman keTuhanannya tapi mau mendikte keyakinan agama lain utk sepaham dg paham yg anda belum pahami sepenuhnya..apakah tdk lucu pak?ha.ha ktwa lgi d…

    Contoh: Tolong buktikan kenapa Allah harus satu?kalo pake prinsip Kekuasaan Absolut itukan jaman Muhammad,tpi sekarang kn zaman demokrasi rata2 negara2 di dunia menganut paham Kekuasaan Plural contoh Indonesia Presiden bertgjwb pd MPR, lalu dlm bisnis Perseroan Terbatas si PresDir bertgjwb pd RUPS. Jdi apa alasan Allah harus satu?Trus apa salahnya bila Allah lbih dari satu?

    Lalu knapa saya harus menyembah Allah? Syaiton/Lucifer pun Esa/satu2nya ,apa beda Allah g Lucifer? kalo anda bilang Allah baik..coba lihat dunia ini dg kebejatan&kehancuran &penderitaannya, apa itu baik?bgi saya sama sj Allah dg Lucifer…Kalo Allah Baik dan Berkuasa kalo bgitu dunia berantakan gara2 siapa?kalo gara2 Lucifer berarti Allah gk berkuasa…kalo gara2 Allah berarti Allah jahat..jdi apa beda Allah dg Syetan?? coba deh renungkan &trangkan….

    Mengenai Kekekalan Alam dlm Quran:
    Ayat Quran 11:7 umpamanya antara lain mengatakan: Dan Dialah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam hari, dan takhtaNya di atas air… Jelas disebut di dalam ayat ini bahawa ketika Tuhan menciptakan langit dan bumi telah ada di samping Tuhan, air. Ayat 41:11 pula menyebut: Kemudian Dia beralih ke penciptaan langit sewaktu ia masih merupakan wap.

    dari sini Ibn Rusyd meneruskan bahwa dasar alam semesta air dan uap air,sehingga alam semesta tdk akan habis2nya karena asalnya adalah Air yg kekal. Dan bahwa alam yang terus menerus dalam keadaan diciptakan ini tetap akan ada dan baqin digambarkan juga oleh al-Qur’an. Ayat 14:47-8 menyebut: “Maka janganlah kamu menyangka bahawa Allah akan mengingkari janjiNya kepada rasulNya. Sesungguhnya Allah Maha Mulia serta memiliki pembalasan.” Pada hari ketika bumi ditukar dengan bumi yang lain dan (demikian juga) langit. Pada hari perhitungan atau pembalasan nanti, tegasnya pada hari kiamat, Tuhan akan menukar bumi ini dengan bumi yang lain dan demikian pula langit sekarang akan ditukar dengan langit yang lain.

    Konsep ini mengandung erti bahawa pada hari kiamat bumi dan langit sekarang akan hancur susunannya dan menjadi materi asal api, udara, air dan tanah kembali dan dari empat unsur ini Tuhan akan menciptakan bumi dan langit yang lain lagi. Bumi dan langit ini akan hancur pula, dan dari materi asalnya akan diciptakan pula bumi dan langit yang lain dan demikianlah seterusnya tanpa kesudahan. Jadi pengertian qadim sebagai sesuatu yang berada dalam kejadian terus menerus adalah sesuai dengan kandungan al-Qur’an.

    Dengan demikian al-Ghazali dan kaum Asyaari tidak mempunyai argumen kuat untuk mengkafirkan Avicenana,Al-Farabi dll dalam falsafah mereka tentang qadimnya alam.

    Nah saudara Hari mungkin lebih hebat dari Imam Al-Ghazali atau Averoes,maka itu saya tanya lagi dg ayat2 Quran yg saya tunjukkan berarti Allah bukan satu2nya yg kekal dong,karena Air sudah ada sejak semula dan tidak diciptakan.

    Beda dg kami kaum Nasran kami percaya ada namanya kebaikan,keadlian dan kasih manusia namun Tuhan adalah MAHA BAIK,MAHA ADIL,dan MAHA KASIH.
    Tapi yg namanya SATU2NYA YG KEKAL &TDK DICIPTAKAN HANYA TUHAN SAJA

    **Mengenai Allah sebagai Zat yg tak bs didefinisikan sekali lagi saya bertanya tolong jgn diputar2….
    Bagaimana anda bisa “mendefinisikan” yg “tak bs didefinisikan”?
    Kalau anda jawab berdasar Quran,Quran sendiri kontradiktif karena sbg contoh,dlm Quran sendiri tertulis banyak kali Allah menyatakan dirinya dg kata Kami, dan penjelasan yg sering saya dengar adalah kata “Kami “adalah Jibril dg Allah. Tapi dalam norma2 yg ada tidak ada bawahan/pembawa pesan membacakan pesan dg memakai kata Kami.

    Yang umum adalah “Beliau berfirman atau Allah berfirman” baru setelah itu masuk kata “Aku” mengikuti kalimat Allah berfirman tsb,,,dan bukan kata “Kami”

    Hal ini malah secara nalar logika umum dan prinsip tata bahasa yg berlaku di seluruh dunia dapat disimpulkan Jibril mengangkat/menyamakan dirinya sebagai pembawa pesan dg Allah Sang pembuat pesan..(apakah ini bukan syirik?).

    Lalu dlm Quran Syaiton disuruh menyembah Adam,dan karena tidak mau maka Syaiton dihukum…masalahnya bukankah hanya Allah saja yg layak disembah?…siapa yg lebih tauhid disini syaiton atau Allah?

    Jadi kalau anda pakai Quran sbg dasar pemahaman anda ttg Allah..lah wong Quran sendiri kontradiktif

    Terakhir mengenai Isa/Yesus coba anda perhatikan apa nama Ibrahim mempunyai arti pada bhs Arab..tidak ada artinya!! krn Islam hanya tau itu nama Nabi. Ibrahim adalah pengucapan Arab thd Abraham (bhs Yahudinya:Bpk Segala Bangsa)

    Lalu Jibril..apa ad arti dlm bhs Arab?gk ada!! Jibril adalah pengucapan Arab thd Gabri-el(bhs Yahudi;yang kuat dari Tuhan Elohim)

    Btw anda pasti sepakat bhw Isa datang kpd bangsa Yahudi dan bukan Arab, nah Isa sama sekali tak ada artinya dlm bhs Arab karena Isa adalah pengucapan Arab thd Yeshua(bhs Yahudi: Yahweh Menyelamatkan)…jdi bukan kami menyamakan Isa dg Yesus tpi lebih tepat Quran membengkokkan kisah Tuhan Yesus yg sudah dikenal oleh Siti Khadijah serta Kaum Nasran Arab lainnya sbg Isa dan dipelintir kisahnya hingga dinyatakan sbg nabi biasa saja

  • 990. Hari  |  September 17, 2009 pada 6:43 am

    To : CosmicBoy

    Aku ini jadi HERAN …
    Benar-benar heran …
    Aku sudah jawab pertanyaanmu di 981 …
    Tapi kamu bilang belum … ?
    Dimana ya ? Yang belum ?

    Memang jawaban saya …
    Tetap akan belum …
    Menurut kamu …
    Kalau jawaban saya itu …
    Seperti APA yang ENGKAU MAU … ?
    Maunya JAWABAN …
    Hanya yang menyenangkan dirinya … ?
    Kalau MERUGIKAN …
    DITOLAK …
    Atau …
    Dicuekin …
    Nggak dianggap …
    Dan sebagainya … ?

    Diskusi kok SEMPIT AMAT ?
    Kehabisan KOSAKATA ?
    Atau …
    KEHABISAN ARGUMENTASI ?
    He … He … He …

  • 991. Hari  |  September 17, 2009 pada 7:23 am

    To : An-nasraniyyah

    Tks atas tanggapa baliknya …
    Karena banyaknya yang ditanyakan …
    Maka …
    Dipiih dulu masalah yang ditanyakan u- dijawab …
    Yaitu masalah kejelasan akan KETUHANAN YESUS dikaitkan dengan konsep TRINITASNYA …

    Penjelasan ini diambilkan dari pemikiran MATEMATIKA …
    Sebagai alat analisa atas TRINITAS tersebut …

    Kalau kita MEMBAHAS suatu MASALAH dengan BAHASA yang merupakan rangkaian KATA-KATA masih KURANG UNIVERSAL ?
    Apabila dibandingkan dengan BAHASA MATEMATIKA… Karena dengan BAHASA MATEMATIKA, maka tingkat kebenarannya LEBIH TINGGI dan MENDEKATI KEBENARAN MUTLAK. Salah satu cabang MATEMATIKA adalah dengan MENGGUNAKAN DIAGRAM VENN.

    Dalam hal TRINITAS ada 3 sebutan : ALLAH BAPA, JESUS dan ROHUL KUDUS.
    Kalau masing-masingnya dilambangkan dengan lingkaran, karena masing-masingnya merepresentasikan hal tertentu, seperti JESUS adalah TUHAN yang menjadi MANUSIA, maka pilihannya adalah :
    1. SALING ASING Ini tidak dibenarkan dalam keimanan kaum NASRANI dan memang bukan.

    2. SALING BERIRISAN sehingga ADA HAL YANG SAMA, tapi ada yang BERBEDA dari KETIGA REPRESENTASI tersebut.

    3. SALING BERIMPIT, SATU itu TIGA dan TIGA itu SATU (TRINITY).
    Kalau BERIMPIT MUTLAK ?
    Kenapa ada perbedaan SUBSTANSI MENDASAR ?
    Dalam hal WUJUD dan KEBISAAN ?
    Kalau masih ada perbedaan dalam perepresentasiannya, maka BERARTI masih TIDAK BERIMPIT secara SEMPURNA. Dan kalau TIDAK BERIMPIT secara SEMPURNA, maka TIDAK ADA KONSEPSI TUNGGALNYA atau ESANYA, tapi kalau BERIMPIT SEMPURNA, IMPLIKASINYA adalah CUKUP dengan MENYEBUTKAN SATU REPRESENTASI saja, maka sudah MEWAKILI REPRESENTASI yang lain

    Bila A = B = C, maka dengan menyebut A secara TERUS MENERUS … tidak masalah, karena berimpit SEMPURNA …
    Toh A = B = C ?

    Dengan TIDAK BERIMPIT SEMPURNANYA, maka A, B dan C menjadi :
    A tidak sama dengan B
    B juga tidak sama dengan C.
    C juga tidak sama dengan A.

    Jadi KONSEPSI KEESAAN atau KETUNGGALAN … TIDAK ADA BUKAN ?

    Ambil contoh.
    Dalam suatu bola hanya ada satu TITIK PUSAT. TITIK PUSAT ini berada di SUMBU X = 0; SUMBU Y = 0 dan SUMBU Z = 0, artinya ada 3 TITIK yang BERIMPIT secara SEMPURNA, dimana X,Y dan Z-nya = 0 yang dinamakan TITIK PUSAT BOLA. Apabila seseorang mengatakan tentang TITIK PUSAT BOLA, dalam BENAK dan PIKIRANNYA sudah tergambar bahwa X,Y dan Z-nya adalah 0. Sangat berbeda kalau ada seseorang mengatakan bahwa kalau X = 0 itu berarti TITIK PUSAT BOLA ? Karena harus MENJELASKAN Y dan Z-nya dimana ?
    Kalau MASALAH ini CLEAR. Tak ada yang BERBANTAH-BANTAHAN.

    Dalam MENJELASKAN soal TRINITAS ? Kalau saja REPRESENTASI JESUS = ALLAH BAPA = ROHUL KUDUS (BERIMPIT SECARA SEMPURNA). Katakan SATU saja ? Siapa itu TERSERAH ? Jadi TUHAN itu AHAD kan ? Ini bukan Hari yang BICARA tapi MATEMATIKA …

    Kalau representasi JESUS ada beda dengan ALLAH BAPA dan ada beda juga dengan ROHUL KUDUS artinya TIDAK BERIMPIT secara SEMPURNA ? Maka itu artinya TIDAK SATU bukan ? Ini yang bilang bukan Hari lho ? Tapi MATEMATIKA …

    Terus bagaimana PENJELASAN …
    Bahwa …
    ALLAH itu SATU … ?
    Atau
    TUNGGAL … ?
    Atau …
    ESA … ?

    Begini argumennya :

    Ada hal-hal yang perlu direnungkan lagi tentang 1 itu ?
    Jujur saya terinspirasi oleh TRINITAS ?
    Dan itu belum lama, baru KEMARIN 14 Mei 2009. 1 itu 3 dan 3 itu 1 ?
    Sehingga MENDAPATKAN bahwa 1 itu adalah angka TERBESAR dan sekaligus TERKECIL sebelum NOL ?
    Lho kenapa ? Kok bisa ?
    Kan masih ada angka 2,3, 4 dst …
    Kenapa 1 itu paling BESAR ?
    Katakan 2 ? 2 = 1 pertama + 1 kedua, dengan catatan bahwa 1 pertama harus = 1 kedua; TIDAK BOLEH BEDA (MUTLAK atau ABSOLUT SAMANYA). Kalau 1 pertama dan 1 kedua di MERGE atau di GABUNG, maka akan jadi 1 yang BARU. 1 yang BARU ini harus ada SEBUTANNYA. Artinya jadi SATU lagi kan ?

    Demikian juga dengan KONSEPSI bahwa 1 itu menjadi angka TERKECIL ?
    Kenapa ?
    Ambil contoh sebutan ATOM ?
    Atom itu SATU ?
    Ternyata TIDAK ?
    Didalamnya ada sebutan PROTON, NEUTRON dan ELEKTRON ? Yang merupakan SATU SISTEM sehingga BISA DISEBUT ATOM ?
    Apakah SEBUTAN untuk ELEKTRON, PROTON, NEUTRON ? Merupakan SATU SATUAN TERKECIL ? Ternyata juga TIDAK ? Para ILMUWAN masih terus MENGGALI akan TEKA-TEKI KESEMESTAAN ini ?

    Dasarnya adalah PENGGABUNGAN dan PEMECAHAN …
    Dan dari SETIAP IDENTITAS TUNGGAL yang BARU HARUS ADA NAMANYA …

    PENGGABUNGAN :
    1 + 1 + 1 = 3 kalau satu satuan tersebut digabungkan maka akan menjadi 1 yang BARU.
    Namanya APA ?
    Inilah yang UMAT KRISTEN tidak mau menyebutkannya ? TANPA memberikan EMBEL-EMBEL sebelumnya.
    Kalau SEBUTANNYA TRINITAS, maka TRI itu masih MENUNJUK ke EMBEL-EMBEL sebelumnya.
    BERBEDA kalau 1 yang BARU itu DISEBUT ALLAH.
    TUHAN YANG AHAD –ESA–.
    TIDAK ADA TUHAN SELAIN ALLAH.
    TIDAK ADA SEKUTU BAGI ALLAH.

    PEMECAHAN :
    Dari 1 AWAL yang besar di pecah-pecah, bisa jadi 2, 3, 4 dst; Dan dari 2 yang adalah 1 pertama baru + 1 kedua baru; Yang MASING-MASINGNYA dipecah-pecah lagi menjadi 2, 3, 4 dst … Dipecah lagi … Dipecah lagi … Dipecah lagi … dst … Sampai yang paling kecilpun, maka 1 satuan BARU itu tetap akan MUNCUL ? Yang BANYAKNYA TAK BERHINGGA.

    SUBHANALLAH.

    Terus apa hubungannya dengan 0 atau Nol ? Nol itu adalah suatu angka yang sedemikian KECIL tapi BUKAN KOSONG. Terus apa kaitannya ANTARA 0 dan 1 ?
    Nol itu bisa ditafsirkan adalah MAKHLUK CIPTAAN TUHAN termasuk MANUSIA dan 1 adalah PENCIPTANYA alias TUHAN SENDIRI.
    Kenapa 0 tersebut BERANI MENYATAKAN bahwa 1 itu 3 dan 3 itu 1 ?
    Kenapa TIDAK 1 ya 1 ?
    Padahal KEMAMPUAN, KEILMUAN maupun KEBISAAN 0 itu sedemikian kecilnya meskipun bukan KOSONG ?
    Berani sekali MENYATAKAN 1 itu 3 dan 3 itu 1 ?
    Padahal 1 ya 1.
    Dialah angka TERBESAR (Konsepsi MERGE atau PENGGABUNGAN) dan sekaligus TERKECIL (Konsepsi PEMECAHAN).

    Katakanlah : Dialah Allah, Yang AHAD
    Allah adalah TUHAN tempat MEMINTA
    Dia TIDAK BERANAK dan TIDAK PULA DIPERANAKKAN
    Dan TIDAK ADA sesuatupun yang SETARA dengan DIA
    (QS 112)

    Bagi yang ATHEIST … Anda bisa MENGATAKAN hal TERSEBUT saat KONDISI ini AMAN NYAMAN ?
    Dengan MENGGOBLOG-GOBLOGKAN orang-orang yang MENGIMANI adanya TUHAN ?
    Tapi SAAT Anda MENGALAMI BENCANA ?
    Baik GEMPA BUMI ?
    GUNUNG MELETUS ?
    TSUNAMI ?
    Siapa yang ANDA sebut saat itu ?
    DIAM SERIBU BAHASA ?
    Atau Karl Marx … Karl Marx … Karl Marx … TOLONGLAH SAYA ?
    Atau LENIN … LENIN … LENIN … TOLONGLAH SAYA ?
    Atau Che GUEVARA … Che GUEVARA … Che GUEVARA … Tolonglah saya ?
    Atau JANGAN-JANGAN …
    Anda malah MENYEBUT Nama ALLAH … ALLAH … ALLAH … Tolonglah saya …

    Dalam BERDISKUSI, KEJUJURAN itu PERLU bukannya MAKI-MAKI … Argumentasi tanpa BUKTI atau LOGIKA itu POKROL …

    Jawaban atas pertanyaan yang lain …
    Berikutnya saja di lain waktu …
    Terima kasih …

  • 992. ar-nasraniyyah  |  September 17, 2009 pada 7:37 am

    @Hari
    Wassalamualaikum wr.wb

    Sebenarnya saya masih bersikukuh pd pertanyaan saya yg utama “Bila anda sendiri tidak dpt mendefinisikan Allah,bgmn mungkin anda dapat mendefinisikan Tuhan kepercayaan lain?”

    Saya malah tanya balik “pantaskah” Allah diukur dg prinsip Matematika? apa itu bukan suatu kemungkaran?

    Tentang bagaimana Tuhan memanifestasikan KeEsaanNya bahkan bila Ia memilih untuk menjadi 3 dan Pribadi ke 2Nya turun ke dunia menjadi Yesus Kristus, siapa yg dpt melarang?adakah Hukum Alam melebihi Kehendak Tuhan?

    Saya jg tunggu loh pak jwb thd pertanyaan saya yg lain,trims
    Moga2 dlm puasa anda, anda dpt beroleh hidayahNya…..Wasalam

  • 993. Kurdi  |  September 17, 2009 pada 9:08 am

    @ ar-nasraniyyah

    utk masalah Allah turun kedunia menjadi Yesus ini pernyataan dusta! Kenapa? Karena Allah Tahu kapan datangnya hari kiamat sedang yesus tdk tahu,ini artinya Allah bukan Yesus dan yesus bukan Allah oke!

  • 994. Kurdi  |  September 17, 2009 pada 10:39 am

    Sedang ajaran Para Nabi ialah satu mata rantai yaitu “laailaaha illalah” (tiada tuhan selain Allah) nah kalo mau jujur Siapa yg memelintir Amanah Allah? Nabi Muhammad tercinta apa Kristen?

  • 995. mazterall  |  September 17, 2009 pada 11:01 am

    @hari

    (Q.S. 19:28)
    Hai saudara perempuan Harun, ayahmu sekali-kali bukanlah seorang yang jahat dan ibumu sekali-kali bukanlah seorang pezina,

  • 996. ar-nasraniyyah  |  September 17, 2009 pada 11:10 am

    @Kurdi
    kan sudah ada penjelasannya bhw Dia 100%manusia dan 100% Tuhan…kalo mau bukti yg memperkuat argumen anda yah gak usah jauh2 Tuhan kan gk mungkin bs berdarah/disalib, setuju tidak?

    Tpi sdh saya jelaskan jg pada saudara Hari di atas kalau memang Tuhan menghendaki untuk melakukan sesuatu di luar hukum alam siapa yg bisa melarang?

    nih coba saudara jwb pertanyaan saya tentang kata ‘Kami” dlm Quran mengenai Allah, saya sempat baca di atas penjelasan saudara Hari bhw pemakaian kt Kami krn bhs Arabnya bisa artinya Kami (plural)atau Aku(Singular)…..Lah ini kan gk masuk akal..kalo begitu Al-Quran versi terjemahan bhs Indonesia yg ada sekarang Haram dong karena salah menerjemahkan terlebih lagi menistakan KeEsaan Tuhan

    Nah kembali lagi kalau artinya sebagaimana Quran yg berdear sekarang yaitu kata Kami tentang Allah maka cuma 2 penjelasannya:
    1.Allah lebih dari satu
    2.Jibril menyamakan diri dg Allah (Syirik)..coba deh pikir mana ada pembawa pesan berkata “Kami” mewakili Tuannya,pasti ia mengatakan Beliau atau Allah berfirman..ini adalah logika yg sangat simple.

    Lalu anda sering mempertanyakan kenapa kami menyembah Isa kan Dia manusia…tapi di Alquran Allah sendiri menyuruh Syaiton menyembah Adam tapi Syaiton menolak eeh malah Syaiton dihukum..nah siapa yg lebih Tauhid disini Syaiton atau Allah?
    Maksud saya bila saudara saya kaum Muslim sendiri masih sukar memahami/menjelaskan kepercayaannya sendiri lalu kenapa memaksa untuk mencederai kepercayaan lain?

    LAKUM DINIKUM WALIYADIN !!!!!!!!

  • 997. mazterall  |  September 17, 2009 pada 11:10 am

    @cosmicboy

    benar pak, situs hikmatun isinya cerpen semua. orang2 disana juga orang2 barbar..
    jadi malas kesana lg…

    hahahahaha

  • 998. mazterall  |  September 17, 2009 pada 11:14 am

    @ ar-nasraniyya

    kata kami dalam al-quran itu berupa ALLAH,Jibril dan muhammad..

    salam

  • 999. mazterall  |  September 17, 2009 pada 11:30 am

    @all

    maaf ya, saya sampai akhir bulan akan sibuk mudik…
    hehehehehe
    jadi mungkin baru bisa ol lagi akhir bulan ntar…

    met lebaran ya buat rekan muslim…

    GBU

  • 1000. CosmicBoy  |  September 17, 2009 pada 1:27 pm

    @ Hari,

    To : CosmicBoy

    Aku ini jadi HERAN …
    Benar-benar heran …
    Aku sudah jawab pertanyaanmu di 981 …
    Tapi kamu bilang belum … ?
    Dimana ya ? Yang belum ?

    ===> Nih, loe mula lagi.

    Sila baca ini.

    @ Hari,

    Soal Kalamullah udah tuntas. Case close.

    Sila baca postingan Kurdi di no. 950.

    Kalamullah itu bukan makhluk; tidak diciptakan.

    Hanya Allah saja yang tidak diciptakan.

    Bisa nangkep.?

    Penjelasan2 lain itu iirelevants lagi.

    Trims.

    Oke, kita ke topik lain. Sila baca postingan gue no. 956 dan 960.

    Nah, loe yg salah baca, kok gue yg loe salahin?

    Yeagh begitulah muslim-muslim, ngebom sana sini…tapi blame it on the Jews. Baling batu sembunyi tangan.

    Ada ada saja.

    Terakhir, mau ngga diskusi topok itu?

    Bisa?

    Menanyakan kebenaran Iman aja takut amat.

    Cisciscis…

  • 1001. CosmicBoy  |  September 17, 2009 pada 1:33 pm

    @ Kurdi,

    Welcome back.

    Nih, pertanyaan gue belum dijawab tuh…kok sibuk dengan tulisan An-Nasariyyah?

    Sila baca.

    @ Kurdi,

    @komikboy berkate: “mana yg lebih hebat Isa/Yesus atau Muhammad (saw).?

    #Wah wah kayak Nanyain Petinju saja; mana yg lebih hebat Mike Tison atau krisjohn…Aneh ada ada saja…
    Nabi di adu adu hebat ? Anda masih sehat komikboy?

    ==> Wah, uduh kok sebarangan. Nih, sila teliti Al-Quran kalian, bukan gue yang omong lho. Pengarang Al-Quran lho yang omong gitu.

    Cari & kumpulkan ayat2 tentang Isa/Yesus dan Muhammmad dalam Al-Quran dan sila liat perbedaannya. Ini telah gue buat dan hasilnya luar biasa, ternyata ISA/YESUS LEBIH HEBAT DARI MUHAMMAD.

    Kalo loe ngga percaya, ayuh coba aja. Ngga rugikan kalo dicoba. Dan sila buktikan bahwa penelitian gue salah. BIsa?

    Tolong dijawab.

    I am gonna have fun upsetting you.

    Hahahaha…

  • 1002. CosmicBoy  |  September 17, 2009 pada 1:41 pm

    @ Maz,

    @all

    maaf ya, saya sampai akhir bulan akan sibuk mudik…
    hehehehehe
    jadi mungkin baru bisa ol lagi akhir bulan ntar

    ===> Here is my e-mail, cosmic1966@gmail.com, if you have fb, add me.

    Keep in touch.

    JBU.

    For my moslem friends, saran gue, etika dikit ya…jangan pake e-mail gue, ngehack dan kemudian jadi imposter.

  • 1003. Kurdi  |  September 17, 2009 pada 2:07 pm

    @Ar-Nasraniyyah

    #saya tanya Allah mengetahui datangnya kiamat sedan

  • 1004. Kurdi  |  September 17, 2009 pada 7:09 pm

    @ar-nasraniyyah
    anda jawab Allah 100%manusia 100%Tuhan,maksudnya yesus tdk tahu hari kiamat karena yg tdk tahu sifat manusia-Nya begitu? #oke lah tapi kenapa yesus bisa menghidupkan org mati? Bukankah itu sifat Tuhan? Kok hari kiamat tdk tahu tapi bisa menghidupkan org mati?

  • 1005. Kurdi  |  September 17, 2009 pada 8:24 pm

    Itulah jawaban akal akalan kalian…

  • 1006. CosmicBoy  |  September 18, 2009 pada 12:41 am

    @ Kurdi,

    @ar-nasraniyyah
    anda jawab Allah 100%manusia 100%Tuhan,maksudnya yesus tdk tahu hari kiamat karena yg tdk tahu sifat manusia-Nya begitu? #oke lah tapi kenapa yesus bisa menghidupkan org mati? Bukankah itu sifat Tuhan? Kok hari kiamat tdk tahu tapi bisa menghidupkan org mati?

    ===> Loe mau bullshit atau apa?

    Bukankah pertanyaan2 di atas gue udah jawab…sekarang loe ulang nanya ke @ an-nasariyyah…apa ulah loe.

    Oke, sila baca pernyataan an-nasariyyah (Yesus==> 100% Tuhan; 100% manusia), kemudian perhatikan tanggapan loe itu.

    Di satu sisi, loe pada setuju sistematika itu (…maksudnya yesus tdk tahu hari kiamat karena yg tdk tahu sifat manusia-Nya begitu? #oke lah…)

    Tapi…

    Di sisi lain, loe kontradiksi (… tapi kenapa yesus bisa menghidupkan org mati? Bukankah itu sifat Tuhan? Kok hari kiamat tdk tahu tapi bisa menghidupkan org mati?).

    Seharusnya kalo loe percaya Yesus tidak mengetahui kapan hari kiamat karena itu diucapkan dari dzat manusia-Nya masak loe tidak percaya Yesus bisa membangkitkan org mati dari dzat Ilahi-Nya?

    Bukankah sistematika Yesus ialah Dia 100% Tuhan (bisa membangkitkan org mati) dan 100% manusia (tidak tau kapan hari kiamat). Jadi?

    Ini sama juga dengan pernyataan bahwa Allah Maha Kuasa itu bisa menjadi manusia.

    Heran, kalian percaya Allah Maha Kuasa tapi tidak bisa menjadi manusia. Ini kontradiksi namanya karena mana mungkin Allah Yang Maha Kuasa, Maha Bisa tidak manpu melakukan hal yg segampang itu.

    Maha Kuasa, Maha Bisa menyangkut KEMANPUAN bukan ketidakmanpuan…maka jelas Allah bisa menjadi manusia!

    Ngga perlu respon…sila jawab aja postingan gue di 1001.

    Bisa?

    Menanyakan kebenaran iman aja takut.

    Yaegh begitulah anak2 pesantren, cuman bisa ngebom org tak berdosa!

  • 1007. Kurdi  |  September 18, 2009 pada 6:29 am

    @komikboy
    anda ngomong apa sih acap2 ngga nyambung? Anda katakan Allah itu Maha dgn zat ilahi-Nya bisa menghidupkan manusia,tapi dilain hal zat Ilahi-Nya kemana? Ngga tau hari kiamat? Kenapa anda takuuut ngebahas ini !

  • 1008. Kurdi  |  September 18, 2009 pada 6:54 am

    @komikboy: bukankah sistematika: yesus ialah Dia 100% Tuhan (bisa membangkitkan org mati) dan 100% manusia (tdk tahu kapan hari kiamat [nah ini mungkin Allah pura2 ngga tau nih iya?]) saya tanya:bagaimana bisa Allah yg sama2 jadi yesus (manusia sempurna) kadang maha kadang tdk? 378 ya?¿

  • 1009. Kucing ya mi mi  |  September 18, 2009 pada 7:58 am

    @cosmicboy
    yg benar dong Masa yesus 100% manusia % Tuhan? Sistematika macam apa ini?
    Dan apa benar ini ada di alkitab? Coba dong ayatnya ! Makasih…

  • 1010. CosmicBoy  |  September 18, 2009 pada 1:13 pm

    @ Muslimin dan Muslimat,

    Nitten

    Lovepassword

    Biru

    Miller

    Wedul

    Fitri

    Hamba Allah

    Boni

    Ayrual

    Haniifa

    Kurdi

    Hari

    Shahil

    Penghibur

    dan temen2 muslimin yg sekali sekala ke sini

    Gue ucapkan Selamat Hari Raya/Lebaran, semoga kalian semua bahagia bersama keluarga tercinta.

    Tuhan memberkati.

    Gue masih rindukan Indonesia.

    Wasalam.

  • 1011. CosmicBoy  |  September 18, 2009 pada 1:20 pm

    @ Kurdi,

    @komikboy
    anda ngomong apa sih acap2 ngga nyambung? Anda katakan Allah itu Maha dgn zat ilahi-Nya bisa menghidupkan manusia,tapi dilain hal zat Ilahi-Nya kemana? Ngga tau hari kiamat? Kenapa anda takuuut ngebahas ini !

    ===> Sebetulnya gue ngga perlu jawab karena telah tuntas dijawab dan kalian pada setuju. Tapi, karena gue berpegang kepada prinsip ilmu harus dibagikan…okelah, terakhir…

    Karena Yesus memiliki dua natur.

    (1) natur Ilahi

    (2) natur manusiawi

    Dan kedua2 natur ini TIDAK BERCAMPUR. Bisa nangkep?

    Natur Ilahi TIDAK BERCAMPUR dgn natur manusiawi dan sebaliknya, ngerti?

    Maka wajar Yesus tidak tau, karena dlm kasus ini/kejadian ini Yesus menggunakan natur manusiawi-Nya, ngerti?

    Tinggal baca.

  • 1012. CosmicBoy  |  September 18, 2009 pada 1:25 pm

    @ kucing,

    @cosmicboy
    yg benar dong Masa yesus 100% manusia % Tuhan? Sistematika macam apa ini?
    Dan apa benar ini ada di alkitab? Coba dong ayatnya ! Makasih…

    ==> Sila baca seluruh kitab Injil Yohanes. kalo kurang tau, sila nanya, gue siap sedia menjawab…gratis.

    Selamat belajar.

  • 1013. Kucing ya mi mi  |  September 19, 2009 pada 9:14 am

    Cboy mana ayatnya silahkan anda tuliskan disini,dan kamu baca saja kitab lho sendiri ! Jangan nyuruh org baca,Ayo silahkan buktikan disini ! Yesus 100%manusia100%Tuhan,!

  • 1014. CosmicBoy  |  September 19, 2009 pada 3:14 pm

    @ kucing,

    Mana ayatnya di Quran, Yesus bilang “Sesungguhnya Aku bukan Anak Allah.”, mana ayatnya di Quran “Sesungguhnya Aku tidak disalibkan.”

    Ada?

    Bisa tunjukkan?

    Silakan.

    Menanyakan kebenaran iman aja takut.

    Cisciscis…

    Ada ada saja anak pesantren kalo pada omongan.

  • 1015. CosmicBoy  |  September 19, 2009 pada 3:22 pm

    @ kucing,

    “Sebelum segala sesuatu bermula, Firman itu ADA; Firman itu qaimah pada Allah dalam kekekalan dan Firman itu adalah Allah. Segala sesuatu diciptakan oleh-Nya…Firman itu telah mengambil wujud manusia dan diam di antara kita” (Injil riwayat Yuhana 1:1-4; 14)

    Firman-Nya/Kalamullah ==> 100% Allah

    telah mengambil wujud manusia ==> 100% manusia.

    Puas?

    Lha, cuma 3 ayat aja, disuruh baca kok males?

    Mana bisa pinter!

    Ada ada saja anak pesantren ini kalo pada omongan.

  • 1016. Kucing ya mi mi  |  September 20, 2009 pada 1:21 pm

    Firman-Nya/kalamullah ==> 100% Allah
    mengambil wujud manusia==>100% manusia.
    *Memangnya Allah ada berapa persen?Allah Menjadi manusia 100%,tapi Allahnya masih ada, apakah ini berarti Allah ada 200%? Dimana2 100% diambil 100%=0 (kosong)

  • 1017. CosmicBoy  |  September 20, 2009 pada 3:07 pm

    @ Kucing,

    Itu kan hanya untuk membantu loe berpikir dengan baik karena gue tau di pesantren sana kalian tidak diajar utk berpikir.

    Jadi, gimana mana?

    Bisa nangkep?

    Ada ada saja muslim ini kalop pada omongan.

  • 1018. Kucing ya mi mi  |  September 21, 2009 pada 12:02 am

    cosmicboy

    #yg saya tanya 100%-100%=0 (nol/kosong) kan? Iya dong?
    Nah Allah menjadi manusia 100% dan Allahnya masih ada,itukan artinya Allah ada 200% dong iya dong? He he…
    Nah inilah konsep ketuhannan yg ngawur…
    Kenapa pembicaraan anda lari kepesantren?

  • 1019. CosmicBoy  |  September 21, 2009 pada 6:17 am

    @ Kucing,

    Kreatif bangetttt.

    Sila guna rasio di sini, bisa?

    Allah Yang Maha Kuasa mengambil wujud manusia, logisnya gimana?

    Allah tetap Allah ==> 100 % Allah

    Mengambil wujud manusia ==> 100% Manusia

    Dzat Allah TIDAK BERCAMPUR DGN dzat manusia.

    Mana yg 200% dong?

    Rupa2nya di pesantren sana kalian tidak diajar berpikir ya?

    Pantess ngga mikir.

  • 1020. Kucing ya mi mi  |  September 21, 2009 pada 6:49 am

    @cosmicboy “dzat Allah tidak bercampur denga dzat manusia”
    *artinya Yesus adalah manusia karena Dzat Allah tdk tercampur,lalu kenapa yesus disebut Tuhan? Boleh jadi kesimpulannya Yesus adalah Tuhan sekaligus manusia? Wah enakan bicara dipesantren kalo gitu ngga pusing kayak gini?

  • 1021. Kucing ya mi mi  |  September 21, 2009 pada 8:16 am

    @cosmicboy

    *mana bisa yesus disebut Tuhan sementara dzat Allah tdk menyatu dengan yesus,oh ya Allah maha kuasa ya? ya udah suka2 luh deh bacot2 luh ini…Kalo Allah maha kuasa kenapa harus mengambil rupa manusia? Kenapa ngga langsun saja turun kedunia?

  • 1022. CosmicBoy  |  September 21, 2009 pada 9:42 am

    @ Kucing,

    @cosmicboy “dzat Allah tidak bercampur denga dzat manusia”
    *artinya Yesus adalah manusia karena Dzat Allah tdk tercampur,lalu kenapa yesus disebut Tuhan? Boleh jadi kesimpulannya Yesus adalah Tuhan sekaligus manusia? Wah enakan bicara dipesantren kalo gitu ngga pusing kayak gini?

    ===> Iya, bilamana Allah menjadi manusia dan bernama Yesus MAKA Yesus adalah Tuhan dan manusia (utk kesementaraan waktu) TAPI Dzat Tuhan-Nya tidak bercampur dgn dzat manusia-Nya.

    Karena itu Yesus bisa makan, minum, capek, lelah, menjadi Nabi, disalib dan mati!…dan itu bukan Tuhan tapi dzat manusia-Nya.

    Yesus juga bisa membangkitkan org mati atas kuasa-Nya sendiri, menghentikan topan atas kuasa-Nya sendiri, mengetahui segala sesuatu yg ada dlm pikiran murud2nya, musuh2-Nya bahkan dlm pikiran Petrus yg menyangkalnya dan Yudas yg akan mengkhianati-Nya. Itu semua membuktikan Yesus adalah Tuhan karena hanya Tuhan Maha Kuasa & Maha Mengetahui!

    Kayaknya kalian tidak diajar berpikir di pesantren ya?

    Aya aya wae…kacian dehhhh.

    Tinggal baca.

  • 1023. CosmicBoy  |  September 21, 2009 pada 9:48 am

    @ Kucing,

    @cosmicboy

    *mana bisa yesus disebut Tuhan sementara dzat Allah tdk menyatu dengan yesus,oh ya Allah maha kuasa ya? ya udah suka2 luh deh bacot2 luh ini…

    ==> Loe omong apa sih?

    Yang benar, Dzat Tuhan dan dzat manusia menyatukan dalam Yesus.

    Jadi?

    Kalo Allah maha kuasa kenapa harus mengambil rupa manusia?

    ==> Emangnya ngga bisa ya?

    Kenapa ngga langsun saja turun kedunia?

    ==> Udah itu…loe yg ngga tau.

  • 1024. Penghibur  |  September 22, 2009 pada 12:10 am

    @CosmicBoy

    Saudara dengan segala hormatnya dijemput untuk memulakan dialog dengan Ahmad Nizam di

    http://hikmatun.wordpress.com/2009/09/22/dialog-tentang-perbandingan-alquran-dan-bible-mana-yang-benar/

    By, Penghibur

  • 1025. Kucing ya mi mi  |  September 22, 2009 pada 9:51 am

    @Cosmicboy
    nah itulah Allah menurut versi anda tdk Maha kuasa? (tdk kuasa Turun kedunia langsung)
    Kenapa You menuduh Allah versi islam tdk Maha kuasa?

  • 1026. CosmicBoy  |  September 22, 2009 pada 7:23 pm

    @ Kucing,

    @Cosmicboy
    nah itulah Allah menurut versi anda tdk Maha kuasa? (tdk kuasa Turun kedunia langsung)
    Kenapa You menuduh Allah versi islam tdk Maha kuasa?

    ==> Ya ampunnnnn, baca apa ngga?

    Nih, gue copas.

    Kenapa ngga langsun saja turun kedunia?

    ==> Udah itu…loe yg ngga tau.

    Ada ada saja anak pesantren ini.

  • 1027. stephen  |  September 23, 2009 pada 3:54 am

    Syabas cosmic!

  • 1028. CosmicBoy  |  September 23, 2009 pada 12:44 pm

    @ Stephen.

    Same to you.

    Trims.

  • 1029. Hari  |  September 28, 2009 pada 3:35 am

    To : CosmicBoy

    Ini kn kata-katamu :

    Allah Yang Maha Kuasa mengambil wujud manusia, logisnya gimana?

    Allah tetap Allah ==> 100 % Allah

    Mengambil wujud manusia ==> 100% Manusia

    Dzat Allah TIDAK BERCAMPUR DGN dzat manusia.

    Mana yg 200% dong?

    Rupa2nya di pesantren sana kalian tidak diajar berpikir ya?

    Pantess ngga mikir.

    Ingat ya … ?
    Ini kata-katamu lho …

    Allah tetap Allah ==> 100 % Allah

    Mengambil wujud manusia ==> 100% Manusia

    Dzat Allah TIDAK BERCAMPUR DGN dzat manusia.

    (Kamu NGERTI konsep 100% ?
    100% itu SATU
    Kalau 100% itu tidak SATU, maka itu TIDAK BISA DISEBUT 100% ?
    Jadi kalau ada 2 hal yang masing-masingnya 100% ?
    Maka 2 hal itu TERPISAH …
    Dan ini sesuai dengan kata-katamu kan ?
    Bahwa …
    Dzat Allah TIDAK BERCAMPUR DGN dzat manusia.

    Secara matematikanya (VENN DIAGRAM) itu dinamakan SALING ASING …

    ALLAH ya ALLAH … TUHAN YANG MAHA …
    Sedangkan …
    YESUS ya YESUS …
    Seorang MANUSIA …

    Kemudian kenapa KAMU CAMPURKAN lagi … ?
    Bahwa YESUS itu TUHAN … ?

    Kan KAMU sendiri yang BILANG …
    Bahwa …
    Dzat Allah TIDAK BERCAMPUR DGN dzat manusia.

    Kalau DZATNYA TIDAK BERCAMPUR … ?
    Artinya SALING ASING … ?
    Berdiri sendiri-sendiri …
    YESUS tetap saja YESUS …
    Seorang MANUSIA …

    Yang saya KETENGAHKAN ini adalah …
    LOGIKA MATEMATIKA …
    Yang TERAMAT MENDASAR …
    BASIC …

    Kalau inipun DIBANTAH …

    Jangn-jangan …
    KASUS GALILEO GALILEI …
    Akan TERULANG …
    Yaitu MEMBANTAH FAKTA …

    He … He … He …
    CosmicBoy … Sudahlah KAMU JUJUR saja …
    Kalau KAMU dalam menjelaskan masalah …
    KETUHANAN di KRISTEN …
    TERAMAT LEMAH …
    Jangan MUNGKIR DECH …

    Dengan LARI KESANA KEMARI …
    Berkilah begini …
    Berkilah begitu …
    Orang hanya melihat MODAL WAWASANMU …
    Yang CUPET … ?
    Tahu CUPET ?
    WAWASAN SEMPIT …

    He … He … He …

  • 1030. Hari  |  September 28, 2009 pada 4:45 am

    To : an nasraniyyah

    U- gambalangnya saya kutipkan kata-kata anda sendiri tentang masalah KETUHANAN di 991:

    Sebenarnya saya masih bersikukuh pd pertanyaan saya yg utama “Bila anda sendiri tidak dpt mendefinisikan Allah,bgmn mungkin anda dapat mendefinisikan Tuhan kepercayaan lain?”

    Saya malah tanya balik “pantaskah” Allah diukur dg prinsip Matematika? apa itu bukan suatu kemungkaran?

    Tentang bagaimana Tuhan memanifestasikan KeEsaanNya bahkan bila Ia memilih untuk menjadi 3 dan Pribadi ke 2Nya turun ke dunia menjadi Yesus Kristus, siapa yg dpt melarang?adakah Hukum Alam melebihi Kehendak Tuhan?

    Baiklah akan saya jawab untuk :

    Yang PERTAMA, Masalah : Bila anda sendiri tidak dpt mendefinisikan Allah,bgmn mungkin anda dapat mendefinisikan Tuhan kepercayaan lain?”

    Bagaimana seseorang bisa mendefinisikan ALLAH … ?
    Dalam soal TOTALITASNYA ?
    Karena …
    Apa yang dicerna …
    Dicecap …
    Oleh akal budi manusia itu …
    Termasuk tuntunannya
    Adalah
    MASIH SEBAGIAN
    Atau …
    SUBSET dari TOTALITAS yang ada …

    Jadi yang KITA BICARAKAN ini adalah TUHAN …
    Sebagai EKSISTENSI TOTALNYA …
    Maka TIDAK ADA yang BISA MENJELASKAN …

    Bukannya TUHAN …
    Sebagaimana yang DIJELASKAN …
    Dalam AGAMA-AGAMA yang ada …

    Dan MASING-MASING AGAMA …
    memberikan GAMBARAN …
    Tentang …
    Masalah KETUHANAN ini …
    Baik BUDHA …
    Atau HINDU …
    Atau YAHUDI …
    Tidak terkecuali KRISTEN … ?

    Dimana KRISTEN menjelaskan tentang TRINITAS …
    Yaitu bahwasanya TUHAN itu ESA …
    Dalam 3 PRIBADI …
    Yaitu …
    ALLAH BAPA …
    ROHUL KUDUS …
    Dan YESUS …

    Bagaimana BISA dikatakan ESA …
    Kalau ada TIGA PRBADI ?

    Dan jawaban atas pertanyaan yang PERTAMA ini merupakan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan saudaraku yang banyak itu ? Yang muaranya berujung pada persolan KETUHANAN … ?

    Tentang bagaimana Tuhan memanifestasikan KeEsaanNya bahkan bila Ia memilih untuk menjadi 3 dan Pribadi ke 2Nya turun ke dunia menjadi Yesus Kristus, siapa yg dpt melarang?adakah Hukum Alam melebihi Kehendak Tuhan?

    Bagaimana KITA TAHU bahwa TUHAN yang ESA memanifestasikan menjadi 3 ?
    Kenapa TIDAK menjadi 4 ?
    Atau menjadi 5 ?
    Atau menjadi berapapun ?
    ASAL TIDAK SATU …
    Kenapa MESTI HARUS menjadi 3 ?
    Dimana …
    YESUS …
    Adalah SALAH SATU …
    Dari PRIBADI yang ada … ?
    Maka …
    YESUS …
    Dipercaya sebagai TUHAN …

    Cobalah lihat dalam alur KESEJARAHAN yang ada …

    Sejak ADAM sebagai NABI …
    Sampai MUHAMMAD SAW …
    Yang TIDAK KALIAN PERCAYA Kenabiannya …
    Meskipun memberikan BUKTI OTENTK …
    Dengan Al-QUR’ANNYA …
    Yang TIDAK PERNAH BERUBAH …
    DIMANAPUN …
    Dan …
    SAMPAI KAPANPUN …

    Yang mengatakan soal KRISTEN …
    Sesuai FAKTA-FAKTA yang ada …
    Yaitu …
    Pernahkah ISLAM di Al-QUR’AN menyebut ISA dengan YESUS ? TIDAK.
    Pernahkah ISLAM di Al-QUR’AN menyebut NASRANI dengan KRISTEN ? TIDAK

    Padahal,
    ISLAM lahir 600 tahun lebih setelah NASRANI ?
    Apakah waktu selama itu TIDAK CUKUP KUAT …
    Bagi NASRANI u- meng-INTERNALISASI sebuah AJARAN ?
    Ke MASYARAKAT manapun ?
    Termasuk Jazirah ARAB ?

    U- menyatakan bahwa YESUS itu TUHAN
    Dengan agamanya yaitu KRISTEN ?

    ISLAM dengan SANGAT PEDENYA …
    Menyatakan bahwa …
    ISA adalah NABI ALLAH …
    Yang diberi MUKJIZAT …
    Sama persis …
    Atau …
    Sama dengan …
    Yang dimiliki …
    YESUS …

    Juga …
    Dengan SANGAT PEDENYA …
    Dan begitu …
    MEYAKINKAN …
    TIDAK PERNAH MENYEBUT KRISTEN …
    Satu kalipun …
    Melainkan dengan sebutan …
    NASRANI …

    Suatu agama …
    Yang dibawa ISA …
    Yang berasal …
    Dari NAZARETH …

    Padahal ISLAM itu …
    Suatu AGAMA …
    Yang TURUN …
    Sekitar 1400 tahun …
    Di suatu tempat …
    Yang JAUH dari PERCATURAN DUNIA … Saat itu …
    Yang MEWARISKAN suatu BUKTI OTENTIK …
    Catatan TERTULIS yang TERHAFALKAN …
    Oleh SEKIAN BANYAK ORANG …
    Yang …
    Tidak akan BERUBAH …
    Atau …
    DIUBAH …
    Sampai kapanpun …

    Itulah Al-QUR’AN …

    MUHAMMAD SAW sebagai NABI adalah FAKTA
    Diantara Nabi ADAM sd Nabi MUHAMMAD SAW …
    Ada YESUS yang menyebut dirinya TUHAN … ?
    Tanpa ada NUBUAT …
    Dari SETIAP NABI …
    Di masa SEBELUMNYA …

    Kalau para NABI yang hebat saja …
    TIDAK TAHU bahwa …
    TUHAN akan TURUN ke DUNIA …
    Selama YESUS HIDUP …

    Dan DIBANTAH BEGITU KERASNYA …
    Oleh ISLAM …
    Agama …
    Yang muncul 600 tahun lebih …
    Setelah NASRANI ADA …

    Apakah hal-hal ini …
    Bukannya sesuatu yang menjadi PERHATIAN …
    Dari SAUDARA-SAUDARAKU KRISTEN ?

    Perbedaan waktu 600 tahun lebih itu …
    Bukanlah waktu yang PENDEK …
    Bagi … PEMENDAMAN (INTERNALISASI) …
    PAHAM KRISTEN … ?
    Yang MENUHANKAN YESUS ?

    Artinya …
    INILAH ISLAM …
    Agama dari ALLAH … TUHAN YANG MAHA …
    MENGOREKSI PAHAM TRINITAS ini …
    Agar yang MENGIKUTINYA …
    TIDAK TERJERUMUS ke dalam NERAKA …
    Yang panasnya MELEBIHI PANASNYA MATAHARI …
    Dimana PANASNYA MATAHARI
    Adalah …
    50 juta derajat Celcius …
    Suatu PANAS yang akan MEMBUAT …
    SIAPAPUN akan …
    MENGINGKARI KESALAHAN PERBUATANNYA …
    Karena …
    TAKUTNYA …
    Akan panasnya NERAKA …

  • 1031. CosmicBoy  |  September 28, 2009 pada 10:53 am

    @ Hari,

    (Kamu NGERTI konsep 100% ?
    100% itu SATU

    ==> Hahaha…gue pake persen (100%) supaya kalian bisa mengerti?

    100% di sini maksudnya sepenuh, sesungguhnya…ngerti?

    CPD gitu.

    Kalau DZATNYA TIDAK BERCAMPUR … ?
    Artinya SALING ASING … ?
    Berdiri sendiri-sendiri …

    ==> BETULLLLLLLLLLLLL.

    YESUS tetap saja YESUS …
    Seorang MANUSIA …

    ==> Hahaha…

    Gimana nih?

    Premis benar…aneh kesimpulan salah.

    Seharusnya premis benar…kesimpulan harus juga benar.

    Jadi, ketahuan loe level anak TK.

    Gini dehhhhh…

    Kalamullah (yg adalah Allah itu sendiri) telah mengambil wujud manusia (2000 tahun yg lalu, selama 33 1/2tahun, utk kesementaraan waktu). Namanya ialah YESUS. Jadi YESUS ialah dari substansi Allah dan juga dr substansi manusia TAPI kedua2 substansi ini tidak bercampur baur.

    Karena tidak bercampur baur, maka substansi yg makan, minum, disalib bahkkan mati…IALAH SUBSTANSI KEMANUSIA-NYA, ngerti?

    Bisa nangkep?

    Jadi seharusnya gini.

    Kalau DZATNYA TIDAK BERCAMPUR … ?
    Artinya SALING ASING … ?
    Berdiri sendiri-sendiri
    Maka, KeAllahan-Nya adalah Allah dan KeManusia-Nya adalah manusia.
    Jadi Yesus adalah satu Pribadi dr 2 Substansi.
    (1) Substansi kekal, qadim ==> Allah
    (2) Substansi tidak kekal, sementara ==> Manusia

    CPD gitu.

    Hahaha…

    Membaca Injil harus dgn hati yg damai.

    Hati yg damai membebaskan kita dari pembodohan ini.

    Salam manis.

  • 1032. Hari  |  September 29, 2009 pada 2:29 am

    To : CosmicBoy

    CosmicBoy … CosmicBoy … ?
    Ketika kamu dicecar dengan konsep 100% ? Kamu NGELAK dengan memberikan tambahan pengertian yaitu :

    100% di sini maksudnya sepenuh, sesungguhnya…ngerti?

    Kalau DZATNYA TIDAK BERCAMPUR … ?
    Artinya SALING ASING … ?
    Berdiri sendiri-sendiri …

    ==> BETULLLLLLLLLLLLL.

    YESUS tetap saja YESUS …
    Seorang MANUSIA …

    ==> Hahaha…

    Gimana nih?

    Premis benar…aneh kesimpulan salah.

    Seharusnya premis benar…kesimpulan harus juga benar.

    Maksud KAMU yang yang membuat KESIMPULAN SALAH itu SIAPA hayo ? KAMU atau SAYA ?

    Coba perhatkan sekali lagi pernyataan kamu sendiri :

    Kalau DZATNYA TIDAK BERCAMPUR … ?
    Artinya SALING ASING … ?
    Berdiri sendiri-sendiri …

    ==> BETULLLLLLLLLLLLL.

    Kamu sendiri lho yang NGOMONG
    bahwa
    KAMU membenarkan KONSEP SALING ASING ini ?

    Kalau KAMU membenarkan konsep SALING ASING ini ?

    Maka …
    Ngerti nggak KAMU
    Dengan …
    KONSEP SALING ASING ini ?
    Jangan-jangan nggak ngerti juga ?
    PAYAH …

    SALING ASING itu …
    Artinya …
    Berbeda …
    Berlainan …
    Tidak sama dengan …

    Jadi kalau SALING ASING dibenarkan …
    Maka …
    JESUS BERBEDA dengan ALLAH …
    JESUS MANUSIA dan memang MANUSIA …
    ALLAH adalah TUHAN YANG MAHA …

    Tapi kalau ALLAH … TUHAN YANG MAHA … menjadi JESUS …
    IMPLIKASINYA adalah
    JESUS itu DEFINITE –TERBATAS bahkan SANGAT TERBATAS–
    ALLAH adalah TUHAN YANG MAHA …
    CENTRUM dari KESEMESTAAN …
    Bukan hanya TUHANNYA MANUSIA saja …
    MELAINKAN juga TUHANNYA para MALAIKAT …
    Termasuk TUHANNYA IBLIS …
    Dan TUHAN dari SEGALA YANG NYATA dan YANG GHAIB …
    Dengan mengutip kata-kata KAMU :
    (2000 tahun yg lalu, selama 33 1/2tahun, utk kesementaraan waktu).

    Selama waktu itu ALLAH menjadi JESUS yang MANUSIA … ?
    33 1/2 tahun bukan waktu yang pendek bukan ?
    Adakah para MALAIKAT … MENYAKSKANNYA ?
    Suatu PENYAKSIAN yang MEMBENARKAN ?
    Termasuk IBLIS ?
    Memberikan KESAKSIAN yang MEMBENARKAN ?
    Ternyata TIDAK bukan ?
    Kenapa TIDAK ?
    Ingatlah MATHIUS 4 : 9

    ISLAM menjelaskan bahwa …
    ALLAH bisa mengatakan …
    KUN FAYAKUN …
    JADI … Maka JADILAH IA …

    Kalau ISA diberi ALLAH KEMAMPUAN …
    Menghidupkan orang mati …
    Menyembuhkan orang SAKIT BERAT …
    Bisa BERBICARA saat masih di buaian …
    Apakah ALLAH TIDAK MAMPU … ?
    Katakanlah …
    Sekali lagi katakanlah …
    Apakah ALLAH TIDAK MAMPU ?

    Bukan begitu yang BENAR … ?
    Yang BENAR adalah …
    ALLAH PASTI MAMPU …

    Apakah sudah pernah sampai ke KAMU CosmicBoy …
    Cerita tentang beberapa orang …
    Yang bersembunyi di gua … ?
    Selama ratusa tahun …
    Demi menghindari penguasa lalim …
    Yang dihidupkan kembali oleh ALLAH … ?
    Sedangkan anjingnya yang menunggu …
    Di depan gua …
    Sudah menjadi TULANG BELULANG … ?
    Bagi ALLAH …
    Hal itu MUDAH saja …
    Dengan hanya mengatakan …
    KUN FAYAKUN …
    JADI … Maka JADILAH IA …
    Semuanya …
    TIDAK ADA yang TIDAK MUNGKIN …

    Jesus …
    Yang BISA MENGHIDUPKAN orang MATI …

    Ternyata …
    TIDAK BISA MENGHIDUPKAN orang MATI …
    Yang matinya …
    Lebih dari SETAHUN …

    Kenapa …
    Karena MUKJIZAT yang diberikan ALLAH …
    Memiliki EXPIRE DATE …
    Tidak bisa melebihi satu tahun …
    Jangankan satu tahun … ?
    Lebih dari 1 bulan saja … TIDAK BISA …

    Jadi SIAPAKAH yang …
    LEBIH LOGIS …
    LEBIH RASONAL …
    Response atas KEHEBATAN ISA ini … ?

    ISLAM …
    Dimana ALLAH memberikan MUKJIZAT ke ISA …
    Dan ISA tetap saja seorang NABI …

    Ataukah KRISTEN …
    Yang karena KEHEBATANNYA ISA seperti itu …
    Maka ISA …
    Dijadikan TUHAN …
    Dengan alasan ALLAH-lah yang jadi JESUS itu … ?

    Dan karena FAKTANYA …
    JESUS DISALIB …
    Maka …
    Dibuatlah NARASI …
    Bahwa …
    PENYALIBAN itu adalah PENGORBANAN …
    PENGORBANAN untuk apa ?
    PENGORBANAN atas DOSA WARIS ADAM …

    Jadi TERINGAT akan kata-kata BIJAK
    Para orang BIJAK …
    Yang mengatakan bahwa …
    Saat membenarkan kesalahan …
    Atas suatu kejadian …
    Dan ketika TERBONGKAR KESALAHAN tersebut …
    Maka …
    Akan dibuatkan ALASAN BARU untuk menutupi …
    KESALAHAN tersebut …
    Dan kalau ALASAN yang BARU inipun TERBONGKAR lagi …
    Maka …
    Akan dibuatkan ALASAN lebih BARU lagi untuk MENUTUPI hal tersebut …
    Demikan seterusnya …
    SAMPAI dengan SUDAH TIDAK MEMPUNYAI ALASAN lagi …
    Atau …
    Mau MENGAKUI KEBENARAN atas KENYATAAN yang ada …
    MESKIPUN PAHIT …

    Sepertinya …
    Seperti itulah ARGUMENTASI atas TRINITAS tersebut … ?
    ARGUMENTASINYA …
    MUTAR SANA … MUTAR SINI …

    Dikejar lewat PEMAHAMAN MATEMATIKA … NGELAK …
    Dikejar lewat ALKITABNYA sendiri … MISPERSEPSI …

    Itulah … KALAU KESALAHAN sudah terjadi sejak awal …
    KEPALANG BASAH …
    Bahasa Jawanya –KADUNG– …
    Maka … KESALAHAN tersebut …
    Kalau TIDAK DIPERBAIKI …
    Akan TETAP …
    TERSELIMUTI KESALAHAN …

    Good luck …

  • 1033. CosmicBoy  |  September 30, 2009 pada 1:50 pm

    @ Hari,

    Jadi kalau SALING ASING dibenarkan …
    Maka …
    JESUS BERBEDA dengan ALLAH …
    JESUS MANUSIA dan memang MANUSIA …
    ALLAH adalah TUHAN YANG MAHA …

    Tapi kalau ALLAH … TUHAN YANG MAHA … menjadi JESUS …
    IMPLIKASINYA adalah
    JESUS itu DEFINITE –TERBATAS bahkan SANGAT TERBATAS

    ==> Allah tidak menjadi Yesus!

    Nah, ketahuan kamu yg salah paham, ngerti?

    Sebelum Allah menjadi manusia, Yesus ngga ada?

    Ngerti?

    Allah ( Firman-Nya/Kalamullah) telah mengambil wujud manusia, jadi keduanya substabsi yang berbeda itu (Allah dan Manusia) yg tidak bercampur substansinya itu diberi nama YESUS!

    Jadi, Yesus adalah kedua-dua-Nya, Substansi Allah dan substansi Manusia, ngerti?

    Yesus bukan dari Substansi Allah saja.

    Yesus juga bukan dari substansi Manusia.

    Tapi Yesus memilki kedua-dua substansi.

    Kedua-dua substansi ini tidak bercampur, bisa dibedakan, ngerti?

    Bisa nangkep sekarang?

    Salam.

  • 1034. CosmicBoy  |  September 30, 2009 pada 1:57 pm

    @ Hari,

    Selama waktu itu ALLAH menjadi JESUS yang MANUSIA … ?

    ==> Hahaha…

    Kamu salah paham lagi.

    Sebelum Allah mengambil wujud manusia, YESUS belum ada, ngerti?

    Hanya apabila Allah mengambil wujud manusia maka KeAllahan dan Kemanusia itu diberi nama YESUS.

    Jadi, YESUS adalah substansi Allah (dari Firman-Nya Yang Tidak diciptakan, bukan makhluk, Qadim & Qidam) dan substansi Manusia itu (tubuh yg diambil-Nya buat kesementaraan waktu).

    Bisa nangkep?

    Salam.

  • 1035. CosmicBoy  |  September 30, 2009 pada 2:05 pm

    @ Hari,

    ISLAM menjelaskan bahwa …
    ALLAH bisa mengatakan …
    KUN FAYAKUN …
    JADI … Maka JADILAH IA …

    ===> Hahaha…

    Kamu salah lagi mas.

    Allah bisa omong KUN FAYAKUN tapi inget, Allah bukan selalu menggunakan cara itu.

    Ini terbukti dengan mengutus para malaikat.

    Ini terbukti dengan mengutus para nabi.

    Hanya Adam saja diciptakan dengan kun fayakun, keturunannya lahir dari proses persetubuhan, ngerti tong?

    Jadi, di cth2 atas adalah bukti Allah bukan selalu menggunakan cara kun fayakun!

    Allah berkehendak menjadi manusia dan kalo itu cara yg diplih Allah, siapakah kita mempersoalkan kehendak-Nya?

    Semoga kamu bisa berpikir dengan baik.

    Salam.

  • 1036. CosmicBoy  |  September 30, 2009 pada 2:32 pm

    @ Hari,

    Kalau ISA diberi ALLAH KEMAMPUAN …
    Menghidupkan orang mati …
    Menyembuhkan orang SAKIT BERAT …
    Bisa BERBICARA saat masih di buaian …
    Apakah ALLAH TIDAK MAMPU … ?
    Katakanlah …
    Sekali lagi katakanlah …
    Apakah ALLAH TIDAK MAMPU ?

    ===> Kamu salah lagi mas.

    Hanya karena Allah mengambil wujud manusia, kamu meliat Allah sebagai TIDAK MAMPU.

    Jadi, apakah Jibril kamu anggap TIDAK MAMPU karena mengambil wujud manusia?

    Nah, liat, kamu tidak konsisten.

    Inconsistency is a sign of weak arguments.

    Sdr, Allah “yang mengambil wujud manusia”, itu menyangkup KEMAMPUAN BUKAN KETIDAKMAMPUAN!

    ==> Mengenai Yesus yg melakukan mukjizat, dibagian mana Yesus megerjakan-Nya dengan izin Allah?

    Ngga ada, bakalan ngga ketemu.

    Ngapain Yesus mengerjakan mukjizat atas izin Allah wong Dia Allah itu sendiri.

    Baca.

    “Lalu Yesus mengulurkan tangan-Nya, menjamah orang itu dan berkata: “Aku mau, jadilah engkau tahir.” Seketika itu juga tahirlah orang itu dari pada kustanya.” (Al-Injil, Matius 8:3).

    ‘Dan DIa berkata kepada mereka: “Mengapa kamu takut, kamu yang kurang beriman?” Lalu bangunlah Yesus menghardik angin dan danau itu, maka danau itu menjadi teduh sekali. Dan heranlah orang-orang itu, katanya: “Siapakah Dia ini, sehingga angin dan danaupun taat kepada-Nya?” (Al-Injil, Matius 8:26-27).

    Buayakkkkk lagi contoh2 seperti itu.

    Liat, Yesus mengerjakan mukjizat dgn kuasa-Nya sendiri sebab Dia dari Substansi Allah. Maka kuasa berasal dan bersumber dari-Nya, karena Dialah Allah Yang Maha Kuasa!

    Semoga kamu bisa berpikir.

    Salam.

  • 1037. Kurdi  |  September 30, 2009 pada 2:43 pm

    Dalam Al-Qur’an para Nabi dan Rasul sangat takut dan sangat taat kepada Allah dan kedudukan mereka sangat dimulyakan Allah.
    akan tetapi berbeda dlm Alkitab Para Nabi dan Rasul gemar bermaksiat,berzina,melawan Allah,tdk setuju kepada Allah dll.
    Tiap2 Nabi mengajar manusia utk tdk bermaksiat,berzina dll. Pantaskah seorang Nabi yg mengajarkan utk tdk bermaksiat & berzina,tetapi Nabinya bermaksiat dan berzina? Jadi jelaslah para penulis2 Alkitab hendak menyesatkan Manusia dari jalan Allah… *afalaa ta’Qiluun*

  • 1038. CosmicBoy  |  September 30, 2009 pada 2:46 pm

    @ Hari,

    Dan karena FAKTANYA …
    JESUS DISALIB …
    Maka …
    Dibuatlah NARASI …
    Bahwa …
    PENYALIBAN itu adalah PENGORBANAN …
    PENGORBANAN untuk apa ?
    PENGORBANAN atas DOSA WARIS ADAM …

    ===> Hahaha…

    Kalian percaya kan hukum qisas?

    Dosa/perbuatan si B kepada si A dihapuskan dengan membayar harga/qisas yg setimpal/yg dipersetujui/ditetapkan.

    Kalo qisas yg setimpal tidak dibayar, maka hukuman akan dijalankan terhadap si B.

    Jadi, (dlm konteks Al-Kitab).

    A ==> Allah

    B ==> Adam

    Qisas ==> Firman-Nya A itu.

    Dosa ==> Pemberotakan Adam sehingga dikeluarkan dr sorga & ditempatkan ke bumi, melahirkan keturunannya kemudian Adam mati, begitu juga semua keturunannya mati.

    Diqisas ==> Nyawa/tubuh manusia yg sempurna dan tidak berdosa yang dipakai utk kesementaraan waktu oleh Firman-Nya untuk tujuan itu.

    Hasil qisas ==> Semua manusia ditawarkan hidup kekal/masuk sorga dengan SYARAT MENERIMA YESUS SEBAGAI JURU SELAMAT, PENEBUS & TUHAN DALAM KEHIDUPAN KITA.

    Karena Allah Maha Adil, maka Allah menghukum tapi karena Allah juga Maha Pangasih, maka Allah menyediakan Firman-Nya/Anak-Nya bagi menyelamatkan kita.

    Selamat membaca.

    Salam.

  • 1039. CosmicBoy  |  September 30, 2009 pada 11:31 pm

    @ Kurdi,

    Al-Quran dan Hadith sesungguhnya bukan kitab dari langit@ Tuhan. Al-Quran dan Hadith terang2 ditulis oleh manusia dan dalam tulisan mereka, para nenek moyang dan para Nabi Israel@ Yahudi dihina dan dikatakan menipu, diberikan kpd org di ngeseks, bugil, menggunakan kata2 kotor ketika berfirman kepada Maryam, Ibrahim ragu kpd Tuhan, Nabi Yusuf sebenarnya bernafsu dll.

    Ini gua buktikan.

    (1) Nabi Ibrahim seorg PENIPU!

    Diriwayatkan oleh Abu Huraira
    “Ibrahim tidak berbohong KECUALI DALAM TIGA PERISTIWA…” (Sahih al-Bukhari, Jilid 4, Kitab 55, No. 578)

    (2) Ibrahim SEORG YG RAGU-RAGU

    Diriwayatkan oleh Abu Huraira
    “Rasulullah bersabda: IBRAHIM SEORG YANG RAGU ketimbang kita ketika dia berkata: Ya Tuhan, tunjukkan bagaimana Engkau memberikan hidup kepada yg mati? Dan Allah berfirman: Kenapa kamu tidak percaya?” (Sahih al-Bukhari, Jilid 4, Kitab 55, No. 591)

    (3) Nabi Yusuf berniat melakukan zina!

    “Sesungguhnya wanita itu telah bermaksud [melakukan perbuatan itu] dengan Yusuf, DAN YUSUFPUN BERMAKSUD [MELAKUKAN PULA] DENGAN WANITA ITU andaikata dia tiada melihat tanda [dari] Tuhannya . (Surah Yusuf, ayat 24)

    (4) Luth menyerahkan anak2 perempuannya utk di ngeseks oleh kaumnya!

    ” Luth berkata: “Hai kaumku, inilah puteri-puteri [negeri] ku mereka lebih suci bagimu…” (Surah Hud, ayat 97-98)

    ” Luth berkata: “Inilah puteri-puteri [negeri] ku , jika kamu hendak berbuat” (Surah Hijr, ayat 71)

    (5) Nabi Daud berzina dengan istri panglimanya!

    “Dan Daud mengetahui bahwa Kami mengujinya; maka IA MINTA AMPUN kepada Tuhannya lalu menyungkur sujud dan bertaubat…Maka Kami ampuni baginya kesalahannya itu…Dan Kami karuniakan kepada Daud, Sulaiman…” (Surah Sad, ayat 23-24, 30)

    (6) “Tuhan” Muhammad berfirman kepada Siti Maryam dalam bahasa kotor, Al-Faraj (org Arab jahiliah menganggap ini bahasa kotor, seperti yg biasa dipake anak2 pesantren)!

    “Dan Maryam puteri ’Imran yang memelihara kehormatannya (asli: Al-Farjana ==> virginia)

    (7) Muhammad punya ambisi bernikah dan ngeseks Siti Maryam di sorga!

    Rasulullah bersabda: “Allah swt menikah aku dengan Siti Maryam putri Imran di sorga…” (Tabarani)” (Ibn Kathir, Qisas al-Anbiya [Cairo: Dar al-Kutub, 1968/1388], p. 381- as cited in Aliah Schleifer’s Mary The Blessed Virgin of Islam [Fons Vitae; ISBN: 1887752021; July 1, 1998], p. 64; bold and capital emphasis ours)

    Apakah ini ‘firman Tuhan” atau kitab karangan manusia?

    Ini ngga lain ngga bukan satu agenda Arab (dipimpin M) untuk mencerca dan mengolok2 nenek moyang dan para Nabi Bani Israel@ Yahudi!

    I told you, I am gonna have fun upsetting you.

    Tinggal baca.

  • 1040. CosmicBoy  |  September 30, 2009 pada 11:56 pm

    @ Kurdi,

    Dogma para Nabi maksum (tidak bisa berdosa) tidak bersumberkan Al-Quran & Al-Hadith dan juga para penafsir awal. Ia adalah dogma yg dikembangkan kemudianoleh para ulama dan sejak itu menjadi doktrin Islam yg tidak bisa terbantah!

    “The orthodox belief is that the prophets do not commit sin, and are sinless (ma’sum), but this dogma contradicts various statements of the Qur’an and of Muhammad as recorded in the Traditions. (Klein, The Religion of Islam, p. 109)

    “Doktrin Islam percaya para Nabi maksum& tidak bisa berdosa TAPI DOGMA INI BERTENTANGAN DENGAN STATEMENTS AL-QURAN & MUHAMMAD DALAM HADITH2.”

    Dan lagi.

    “But in the Qur’an Muhammad remains a fallible and sinful creature. The conception of him as the ideal man and prototype of humanity belongs to a later development. (Stanton, The Teaching of the Qur’an, p. 51).

    “Tetapi dalam Al-Quran, Muhammad digambarkan sebagai manusia yg berdosa dan mempunyai kesalahan. Konsep tentang manusia ideal dan sebagai teladan manusia sempurna yg harus dicontohi ialah doktrin yg dikembangkan kemudian!”

    Dan baca ini.

    “The acceptance of this doctrine, contradictory to the original spirit of the Qoran, had moreover a dogmatic motive. (Hurgronje, Mohammedanism, p. 68). ”

    “Doktrin ini yg kemudiannya diterima sanget bertentangan dgn ajaran Al-Quran dan ia mempunyai motif/muslihat dogmatik.”

    Jadi terbuktilah bahwa dogma para Nabi maksum ialah rekayasa alim ulama kalian jauh selepas kematian Muhammad & para sahabat malah bertentangan dgn ajaran Al-Quran itu sendiri. Malah para penafsir awal Islam tidak mempunyai pendirian bahwa para Nabi maksum!

    Hahaha…

    1 lagi ‘penjagaan’ Islam. Semuanya disembunyikan bagi menutup2 kebenaran!

    Ada ada saja muslimn cetexxx ini.

  • 1041. CosmicBoy  |  Oktober 1, 2009 pada 12:25 am

    @ Kurdi,

    Beda dengan Al-Kitab.

    Doktrin semua manusia berdosa bersumber dr Al-Kitab.

    Menurut Al-Kitab, semua manusia termasuk para Nabi KECUALI YESUS (karena Kemanusia Yesus dari Roh Allah) adalah manusia berdosa.

    “Sesungguhnya semua manusia telah berdosa dan kehilangan kemuliaan Allah.” (Surat Rom 3:23-24).

    “Karena keingkaran satu orang (Adam), semua orang telah berdosa.” (Surat Rom 5:19).

    Jadi, karena Adam berdosa, maka di dalam Adam@ keturunannya semua kena getah dosa itu. Maka, semua yg berasal dari Adam ialah manusia berdosa.

    Tidak ada manusia yg sempurna dan tidak berdosa di dunia ini. Dan ini termasuk para Nabi.

    Tapi berbeda dr kesimpulan muslim, para Nabi dalam Al-Kitab…

    1. Ya, mrk melakukian dosa TAPI mrk bukan penggamal dosa itu. Sila bedakan antara melakukan (karena kelemahan manusia) dan mengamalkan (senang dgn dosa). Cth Daud, Sulaiman, dll

    2. Para Nabi sanggup dikoreksi dosa2 mrk. Ini membaca kpd penyesalan dan pertaubatan. Cth Nabi Daud mohon pengampunan Tuhan karena berzina dgn Bar’saba.

    3. Ada dosa yg bukan dibuat mrk tapi dilakuakn pihak lain/rencana pihak lain. Cth, Nuh dibuat mabuk dan ditiduri anak2 mrk karena sudah direncanakan, malah kesalahan itu bukan dari Nuh!

    4. Dosa2 yg dilakukan para Nabi hanyalah kasus2 terkecuali iaitu bukan perbuatan yg berlangsung trus.

    5. Al-Kitab mencatat kisah para Nabi berdosa tapi Al-Kitab tidak mengajar melakukan dosa itu. Sebaliknya Al-Kitab memerintahkan kita menjauhkan diri dr dosa2 itu.

    6. Semua dosa2 manusia termasuk para Nabi dalam Al-Kitab bertujuan mendidik dan mengajar kita agar tidak mengikuti perlakuan mrk.

    7. Beda dgn Al-Quran@ Muhammad, para Nabi yg melakukan dosa tidak melakukan dalam nama Allah@ membenarkan perbauatan mrk dgn ‘turunnya” ayat. Muhammad melakukan dosa2 spt bersetubuh dgn anak kecil, sumbang mahram, memperkosakan babunya dll dgn ayat2 Tuhan!

    Selamat membaca.

    Salam.

    4.

  • 1042. Kurdi  |  Oktober 1, 2009 pada 4:38 am

    Allah telah mengampuni dosa Nabi Muhammad saw. baik dosa yg terdahulu maupun dosa yg akan datang dan perlu anda ketahui komikboy dosa2 yg dilakukan Nabi saw. Bukan dosa2 besar seperti berzina,Syirik,dsb. Tapi dosa2 itu hanya dosa2 kecil dan tdk unsur kesengajaan,dan Nabi2 dlm Qur’an tak ada yg berzina.

  • 1043. CosmicBoy  |  Oktober 1, 2009 pada 1:33 pm

    @ Kurdi,

    Allah telah mengampuni dosa Nabi Muhammad saw. baik dosa yg terdahulu maupun dosa yg akan datang

    ===> Emangnya kamu pikir saya ini anak TK omong begitu?

    Bukan dosa2 besar seperti berzina,Syirik,dsb. Tapi dosa2 itu hanya dosa2 kecil dan tdk unsur kesengajaan,dan Nabi2 dlm Qur’an tak ada yg berzina.

    ==> Apa, saya salah baca selama ini?

    Meniduri anak kecil itu apa? Kalo bukan pedolphia, apa ya?

    Ngembat sama mantu sendiri itu apa? Kalau bukan incest, itu apa ya?

    Ngembat pembantu dari sendirinya, itu kalo bukan zina, apa ya?

    Meniduri hamba2 perempuan, kalo bukan zina, apa ya?

    Meniduri anak2 yatim dan janda2 tanpa menganggap itu zina, kalo bukan zina apa ya?

    Merampok harta orang.

    Membunuh!

    Menipu!

    Itu apa ya…dosa-dosa kecil?

    Lagian, apa bedanya dosa kecil dan dosa besar…kan INTINYA BERDOSA!

    Emang ‘nabi’ bisa buat apa yg dia sukai?

    Dan itu bukan dosa?

    Jadi, apa yg dilakukan ‘nabi’ bukan dosa?

    Hmmmf, semoga kamu dibebaskan dari keterikatan akan pembohongan ini.

    Salam manis.

  • 1044. CosmicBoy  |  Oktober 1, 2009 pada 3:00 pm

    @ Kurdi,

    Hahaha…

    Semua pertanyaan2 saya didelete di blognya Hikmatun.

    Ngga papa itu.

    Saya sedikitpun tidak terganggu.

    Malah itu membuktikan kelemahan pihak Islam.

    Lagian, saya sudah terbiasa dengan ‘penjagaan’ Islam.

    Yeeeeeeeeeha.

    1 lagi kemenangan untuk kuasa kebenaran.

    Aminnnnnnnnnnnnnnnnnnnnn.

  • 1045. Hari  |  Oktober 2, 2009 pada 2:58 am

    To : CosmicBoy

    Di 1032, kamu menyatakan bahwa (saya kutipkan pernyataan kamu) :

    ==> Allah tidak menjadi Yesus!

    Karena Yesus itu adalah Substansi Allah dan substansi Manusia,

    Tapi menyatakan kembali bahwa :

    Sebelum Allah menjadi manusia, Yesus ngga ada?

    Jadi setelah ALLAH jadi Manusia, maka YESUS ada …
    Karena …
    ALLAH yang jadi MANUSIA itu namanya YESUS …

    Kamu sendiri yang NGOMONG … Kamu sendiri yang MEMBANTAH …

    Camkan kata-katamu sendiri …

    Jadi, Yesus adalah kedua-dua-Nya, Substansi Allah dan substansi Manusia, ngerti?

    Yesus bukan dari Substansi Allah saja.

    Yesus juga bukan dari substansi Manusia.

    Tapi Yesus memilki kedua-dua substansi.

    Saat Yesus ditanya kapan KIAMAT DATANG ?
    Yang pengetahuan tersebut adalah MILIK ALLAH …
    Jawabannya Tidak Tahu …
    Alasannya …
    Karena Yesus saat itu yang muncul adalah …
    Substansi manusianya …
    Makanya Tidak MENGERTI …
    Alias TIDAK TAHU …
    Dengan KETIDAKTAHUAN ini …
    Maksudnya …
    Substansi ALLAH-nya DIAM …
    Tidak mau MEMBANTU … ?
    Padahal TAHU …
    Kapan DATANGNYA KIAMAT … ?

    Tapi saat YESUS …
    Memiliki KEMAMPUAN LEBIH seperti …

    “Lalu Yesus mengulurkan tangan-Nya, menjamah orang itu dan berkata: “Aku mau, jadilah engkau tahir.” Seketika itu juga tahirlah orang itu dari pada kustanya.” (Al-Injil, Matius 8:3).

    ‘Dan DIa berkata kepada mereka: “Mengapa kamu takut, kamu yang kurang beriman?” Lalu bangunlah Yesus menghardik angin dan danau itu, maka danau itu menjadi teduh sekali. Dan heranlah orang-orang itu, katanya: “Siapakah Dia ini, sehingga angin dan danaupun taat kepada-Nya?” (Al-Injil, Matius 8:26-27).

    Buayakkkkk lagi contoh2 seperti itu.

    Maka itu adalah …
    SUBSTANSI ALLAH yang MENGERJAKANNYA ?
    Makanya BISA …
    Bukannya SUBSTANSI MANUSIANYA … ?
    Karena …
    Kalau SUBSTANSI MANUSIANYA …
    Yang MENGERJAKAN …
    Atau …
    Yang MELAKUKAN …
    Maka …
    PASTI TIDAK BISA …

    Jadi YESUS … (Jangan NGAMUK lho … ? )
    Seperti ALIRAN LISTRIUK …
    On … Off …
    Kalau memiliki KEMAMPUAN HEBAT-HEBAT … ?
    Maka itulah ALLAH yang MENGERJAKAN …
    ALLAH (ON) … YESUS … (OFF)
    Tapi kalau ditanya …
    Kapan KIAMAT DATANG …
    ALLAH … (OFF) … Yesus (Substansi Manusia) … (ON)
    Saat IBLIS menyuruh YESUS menyembahnya …
    (Mathius 4 : 9)
    Maka …
    ALLAH … (OFF) … Yesus (Substansi Manusia) … (ON)

    Dengan FAKTA … ON … OFF … ini …
    Apakah ini BUKAN MEMBODOHI MANUSIA … ?

    Terus NGOMONG soal …
    FIRMAN ALLAH atau KALAM ALLAH …
    Tapi saat DITANYA …
    FIRMAN ALLAH atau KALAM ALLAH itu …
    Dua suku kata atau satu suku kata …
    Tidak berani menyatakan …
    Dua suku kata …
    Yaitu …
    FIRMAN dam ALLAH ….
    Atau …
    KALAM dan ALLAH …
    Kalau 2 suku kata …
    Kan SANGAT JELAS …
    Kalamullah dan ALLAH … BERBEDA …
    Atau …
    FIRMAN ALLAH dan ALLAH … BERBEDA juga …

    Pengertian yang BASIC seperti ini saja … ?
    Masih SUKAR MENGERTI ?
    Bagaimana tidak membingungkan …
    Penjelasannya …

  • 1046. Kurdi  |  Oktober 2, 2009 pada 9:14 am

    @komikboy
    #kenapa pertanyaan anda didelete? Ahmad Nizam katakan komen Anda kasar/tak sopan,silahkan mampir lagi,ganti kata2 yg kasar(diperhalus), =>disinipun komen saya banyak yg terputus entah kenapa? He he he cuma anda yg tau…

  • 1047. CosmicBoy  |  Oktober 4, 2009 pada 4:33 am

    @ Kurdi,

    @komikboy
    #kenapa pertanyaan anda didelete? Ahmad Nizam katakan komen Anda kasar/tak sopan,silahkan mampir lagi,ganti kata2 yg kasar(diperhalus), =>disinipun komen saya banyak yg terputus entah kenapa? He he he cuma anda yg tau…

    Hahaha…

    Sila bedakan antara koment kamu (yg putus) dan koment saya (yg didelete).

    Koment kamu putus mungkin karena masalah internetnya.

    Beda dgn koment2 saya.

    Itu didelete secara sengaja karena muslim2 di sana ngga bisa menerima pertanyaan2yg keras!

    Muslim2 cuman mau dialem2 saja begitu.

    Jadi, saya cuman mau membuat mereka lebih cerdas.

    Takut apa ya?

    Takut dosa?

    Cisciscis…agama repot amat.

    Mempertanyaan kebenaran iman aja takut!

    Jadi, kamu ini apa2an?

    Membedakan aja perkataan ngga tau, masak mau omong2 A-Kitab segala!

    Haiyooooooooooooooooooooooooo.

    Jadinya malessssssssssssssssss!

  • 1048. CosmicBoy  |  Oktober 4, 2009 pada 4:37 am

    @ Hari,

    Maka itu adalah …
    SUBSTANSI ALLAH yang MENGERJAKANNYA ?
    Makanya BISA …
    Bukannya SUBSTANSI MANUSIANYA … ?
    Karena …
    Kalau SUBSTANSI MANUSIANYA …
    Yang MENGERJAKAN …
    Atau …
    Yang MELAKUKAN …
    Maka …
    PASTI TIDAK BISA …

    ==> Iya…kamu pinter juga ya.

    Nah, semuanya berbalik ke sistematika Substansi Allah tidak bercampur dengan substansi manusia-Nya.

    Berpandukan sistematika ini, jadi gampang dimengerti?

    Jadi, mau apa dipermasalahkan?

    Udah terang bersuluh pula, udah tau bertanya pula.

    Hahaha…

    Salam.

  • 1049. CosmicBoy  |  Oktober 4, 2009 pada 4:56 am

    @ Hari,

    Kalamullah atau Firman Allah … ?
    Ada berapa suku kata ?
    Satu atau dua SUKU KATA ?
    Dua SUKU KATA kan ?
    Kalam dan ALLAH …
    atau
    Firman dan ALLAH …

    ==> Kalo mau konsisten, maka setuju ngga sistematika di atas juga dipakai buat Tuhan kamu.

    Kalo ada 2 suku kata, maka itu bukan Allah!

    Udahlah, udahlah…cerdas dikit.

    Salam kasih.

  • 1050. Hari  |  Oktober 5, 2009 pada 2:52 am

    To : CosmicBoy

    Lho inti pertanyaan saya bahwa TUHANNYA orang KRISTEN adalah TUHAN yang ON … OFF (Hidup dan Mati0 ? Kok nggak dijawab ? Kenapa ?

    Yesus adalah kedua-dua-Nya, Substansi Allah dan substansi Manusia, ngerti?

    Yesus bukan dari Substansi Allah saja.

    Yesus juga bukan dari substansi Manusia.

    Tapi Yesus memilki kedua-dua substansi.

    Saat Yesus ditanya kapan KIAMAT DATANG ?
    Yang pengetahuan tersebut adalah MILIK ALLAH …
    Jawabannya Tidak Tahu …
    Alasannya …
    Karena Yesus saat itu yang muncul adalah …
    Substansi manusianya …
    Makanya Tidak MENGERTI …
    Alias TIDAK TAHU …
    Dengan KETIDAKTAHUAN ini …
    Maksudnya …
    Substansi ALLAH-nya DIAM …
    Tidak mau MEMBANTU … ?
    Padahal TAHU …
    Kapan DATANGNYA KIAMAT … ?

    Tapi saat YESUS …
    Memiliki KEMAMPUAN LEBIH seperti …

    “Lalu Yesus mengulurkan tangan-Nya, menjamah orang itu dan berkata: “Aku mau, jadilah engkau tahir.” Seketika itu juga tahirlah orang itu dari pada kustanya.” (Al-Injil, Matius 8:3).

    ‘Dan DIa berkata kepada mereka: “Mengapa kamu takut, kamu yang kurang beriman?” Lalu bangunlah Yesus menghardik angin dan danau itu, maka danau itu menjadi teduh sekali. Dan heranlah orang-orang itu, katanya: “Siapakah Dia ini, sehingga angin dan danaupun taat kepada-Nya?” (Al-Injil, Matius 8:26-27).

    Buayakkkkk lagi contoh2 seperti itu.

    Maka itu adalah …
    SUBSTANSI ALLAH yang MENGERJAKANNYA ?
    Makanya BISA …
    Bukannya SUBSTANSI MANUSIANYA … ?
    Karena …
    Kalau SUBSTANSI MANUSIANYA …
    Yang MENGERJAKAN …
    Atau …
    Yang MELAKUKAN …
    Maka …
    PASTI TIDAK BISA …

    Jadi YESUS … (Jangan NGAMUK lho … ? )
    Seperti ALIRAN LISTRIUK …
    On … Off …
    Kalau memiliki KEMAMPUAN HEBAT-HEBAT … ?
    Maka itulah ALLAH yang MENGERJAKAN …
    ALLAH (ON) … YESUS (Substansi manusia) … (OFF)
    Tapi kalau ditanya …
    Kapan KIAMAT DATANG …
    ALLAH … (OFF) … Yesus (Substansi Manusia) … (ON)
    Saat IBLIS menyuruh YESUS menyembahnya …
    (Mathius 4 : 9)
    Maka …
    ALLAH … (OFF) … Yesus (Substansi Manusia) … (ON)

    Dengan FAKTA … ON … OFF … ini …
    Apakah ini BUKAN MEMBODOHI MANUSIA … ?

    Itu saja PERSOALANNYA ?
    Yaitu ALLAH … NGUMPET … Saat YESUS (Substansi manusia) ditanya KAPAN KIAMAT DATANG ? Dan YESUS bilang … TIDAK TAHU … ?
    Demikian juga dengan MATHIUS 4 : 9, dimana ALLAH NGUMPET … Saat YESUS berhadapan dengan IBLIS, karena kalau TIDAK NGUMPET … Maka mana BERANI IBLIS berkata-kata seperti itu ?

    Itulah yang saya KATAKAN bahwa YESUS itu antara MANUSIA dan ALLAH yang MAHA ? ON … OFF … Atau ADA dan TIADA.

    Masa sich …
    Selama 33 1/2 tahun …
    ALLAH saat jadi YESUS …
    Tidak pernah menciptakan satu makhlukpun …
    Dari KETIADAAN …
    Satu saja ?
    Padahal salah satu sifat TUHAN
    Adalah MENCIPTA … ?
    MENCIPTA dari KETIADAAN … ?

    Apakah MUSA MEMBELAH LAUT MERAH … ?
    Bisa dilakukan oleh ORANG LAIN ?
    TIDAK.

    Apakah IBRAHIM yang dibakar berhari-hari … ?
    Dan keluar dari API dengan TETAP SEGAR BUGAR ?
    Bisa dilakukan oleh orang laiin ?
    Tidak.

    Apakah SULAIMAN yang BISA MEMERINTAHKAN …
    JIN dan Para ORANG SAKTI …
    U- memindahkan SINGGASANA RATU BALQIS ?
    Dapat dilakukan oleh orang lain ?
    Tidak.

    Kenapa ?
    Itulah MUKJIZAT.
    Terlekat pada orang tersebut …

    Jadi saat YESUS …
    Tidur … Makan … Minum … Dsb.
    Maka itulah YESUS yang substansi manusia …
    Saat YESUS melakukan SUBSTANSI MANUSIA …
    Maka ALLAH NGUMPET ?

    Tahukah KALIAN … ?
    Saat itu ALLAH ada dimana ?

    Terus dengan DISALIBNYA YESUS …
    Maka …
    ALLAH lagi-lagi NGUMPET …
    Tahukah KALIAN …
    Saat YESUS DISALIB … ?
    ALLAH ada dimana ?

  • 1051. Penghibur  |  Oktober 5, 2009 pada 3:08 pm

    @CosmicBoy & The Gang

    Jom Saudara Cosmic & The Gang, bincang-bincang dengan saya ni si Penghibur di :-

    http://penghibur114.wordpress.com/2009/10/05/salib-pasti-musnah-di-tangan-jesus-a-s/

    PERHATIAN : Kepada Saudara CosmicBoy & The Gang, mudah-mudahan medan dialog dijadikan medan perbincangan yang baik dan saling hormat-menghormati walaupun kita mempunyai pegangan yang berbeza. Kesan dari sikap yang mulia dan positif ini akan mendidik hati kita saling sayang menyayangi sesama insan.

    PERKARA TERPENTING disini adalah apaun yang kita imani akan dipertanggungjawabkan di akhirat kelak, maka berdialoglah dengan penuh hormat. Jika Kristian menyatakan Agama Kristian adalah agama Kasih, maka buktikan Kasihnya dalam dialog ini.

    dan JUGA TERPENTING belajar untuk tenangkan hati, rayulah hati supaya hidup penuh displan dan menjadi manusia yang penuh dengan sikap sopan dan beretika.

    Jika anda perhatikan dialog disini, saya yakin sesiapa yang membaca Ulasan dari Ahmad Nizam, Mahmud Shah, Mie dan sauara Muslim lain adalah dalam sikap yang terkawal dan mementingkan serta mengutamakan data.

    Anda tetap tetamu umat islam disini.

    “Kenbenaran Islam Jelas! Nyata! Terang! Seperti Terangnya Matahari Di Hari Siang!”

    “Besar Mana Dosa Manusia Maha Besar Lagi Pengampunan Allah swt”

    By, Penghibur

  • 1052. CosmicBoy  |  Oktober 7, 2009 pada 2:17 am

    @ Hari,

    Jadi saat YESUS …
    Tidur … Makan … Minum … Dsb.
    Maka itulah YESUS yang substansi manusia …
    Saat YESUS melakukan SUBSTANSI MANUSIA …
    Maka ALLAH NGUMPET ?

    ==> BETULLLLLLLLLLLLLL, jadi yg lain itu irrelavants dipertanyakan, ngerti ngga?

  • 1053. CosmicBoy  |  Oktober 7, 2009 pada 2:26 am

    @ Hari,

    Dengan FAKTA … ON … OFF … ini …
    Apakah ini BUKAN MEMBODOHI MANUSIA … ?

    ==> Hahaha,

    Maka yg mengatakan Allah itu ON…OFF bukan saya tapi kamu.

    Maka yg membodohi pembaca bukan saya tapi kamu.

    Itukan karangan kamu.

    Jjad,i kamu jawab sendiri…masak ditanya ke saya?

  • 1054. CosmicBoy  |  Oktober 7, 2009 pada 2:40 am

    @ Hari,

    Terakhir, supaya kamu tidak pada ngeles-ngelesan.

    Al-Kitab dengan jelas mengajarkan bahwa Firman-Nya telah mengambal wujud manusia untuk kesementaraan waktu (Injil Yuhana 1:1-4, 14).

    Al-Kitab mengajar bahwa Substansi-Nya (Keallahan) tidak bercampur dengan substansi Manusia-Nya sesudah ‘incarnation” atau pengambil-wujudan itu.

    Tapi Al-Kitab tidak mendetailkan bagaimana proses2 selanjutnya dari ‘incarnation’ itu.

    Itu irrelevants dipertanyakan karena kalo kita percaya Allah Maha Kuasa & Maha Bisa, maka semua itu gampang bagi-Nya.

    Salam.

  • 1055. Hari  |  Oktober 7, 2009 pada 3:13 am

    To : CosmicBoy di 1051

    Kamu membetulkan dengan mengatakan :

    Jadi saat YESUS …
    Tidur … Makan … Minum … Dsb.
    Maka itulah YESUS yang substansi manusia …
    Saat YESUS melakukan SUBSTANSI MANUSIA …
    Maka ALLAH NGUMPET ?

    ==> BETULLLLLLLLLLLLLL, jadi yg lain itu irrelavants dipertanyakan, ngerti ngga?

    Membetulkan bahwa YESUS itu ada subsatnsi manusia, sekaligus MEMBETULKAN bahwa ALLAH NGUMPET …

    Tahukah kamu arti NGUMPET … ?
    Yaitu MENYEMBUNYIKAN DIRI …
    Lebih banyak karena TAKUT … atau KEDER …

    Jadi TERINGAT akan MATHIUS 4 : 9, dimana IBLIS BERANI kepada YESUS yang TUHAN … dan juga YAKUB yang BERGULAT dengan ALLAH dan ALLAH KALAH …

    Wajar saja ada ayat-ayat sebagaimana pada …
    MATHIUS 4 : 9
    dan …
    YAKUB BERGULAT dengan ALLAH dan ALLAH KALAH …

    Kalau ALLAH yang MAHA …
    Dibenarkan oleh PENGANUTNYA …
    Untuk NGUMPET …

    Bagaimana BISA MENANG …
    Atau BERANI …

    Sukanya NGUMPET sich …

    He … He … He …

    Bukan saya yang NGOMONG Lho … ?
    Kamu sendiri lho yang mengatakannya … ?

    He … He … He …

    Makanya PIKIR BAIK-BAIK …
    Kalau mau memberikan PERNYATAAN …

    He … He … He …

  • 1056. Hari  |  Oktober 7, 2009 pada 3:30 am

    To : CosmicBoy di 1052

    Yang mengatakan masalah YESUS yang juga ALLAH yang MAHA itu ON … OFF … Memang saya …

    Hal itu berdasarkan data yang saudaraku CosmicBoy sendiri sampaikan yaitu :

    Saat YESUS ON jadi ALLAH yang MAHA …

    “Lalu Yesus mengulurkan tangan-Nya, menjamah orang itu dan berkata: “Aku mau, jadilah engkau tahir.” Seketika itu juga tahirlah orang itu dari pada kustanya.” (Al-Injil, Matius 8:3).

    ‘Dan DIa berkata kepada mereka: “Mengapa kamu takut, kamu yang kurang beriman?” Lalu bangunlah Yesus menghardik angin dan danau itu, maka danau itu menjadi teduh sekali. Dan heranlah orang-orang itu, katanya: “Siapakah Dia ini, sehingga angin dan danaupun taat kepada-Nya?” (Al-Injil, Matius 8:26-27).

    Buayakkkkk lagi contoh2 seperti itu.

    Inilah saat YESUS jadi ALLAH yang MAHA …

    Tapi saat YESUS OFF sebagai ALLAH yang MAHA …

    1. Saat YESUS ditanya KAPAN KIAMAT DATANG ? Jawabannya TIDAK TAHU.

    2. Mathius 4 : 9, dimana IBLIS dengan BERANI menyuruh YESUS untuk MENYEMBAHNYA … ? Kalau saat YESUS ON sebagai ALLAH yang MAHA … Maka mana BERANI IBLIS mengatakan hal seperti itu ?

    Itulah ON … OFF … YESUS … Sebagai MANUSIA atau ALLAH yang MAHA … ?

    Jadi persoalannya ?
    KENAPA para KRISTIAN TIDAK menuju ke yang ON saja ?
    Yaitu ALLAH yang MAHA ?

    Tapi masih juga NGOTOT ke yang OFF …
    Yaitu YESUS yang MANUSIA … ?

    Dengan menganggap bahwa yang OFF itupun …
    Adalah ALLAH yang MAHA … ?

    Padahal yang OFF itu adalah MANUSIA …
    TERBUKTI … Banyak KETIDAKBISAANNYA …
    Tapi kenapa TETAP NGOTOT menganggap …
    Sebagai TUHAN … ?
    Yaitu ALLAH yang MAHA …

    Kenapa … ?
    He … He … He …

  • 1057. Hari  |  Oktober 7, 2009 pada 3:51 am

    To : CosmicBoy di 1053

    Sejak kapan KRISTEN mengambil KONSEP INCARNATION (INKARNASI) ?
    Apakah itu bukan KONSEPNYA agama lain ?

    Kenapa mengambil KONSEP INKARNASI hanya tertuju saat …
    ALLAH jadi YESUS … ?
    Terus BERHENTI … ?

    Ke yang lainnya TIDAK ?
    Apakah ini bukan berarti …
    Hanya ingin membenarkan KONSEP MEMBINGUNGKAN …
    Yaitu ALLAH jadi YESUS … ?

    Yang DIBANTAH dengan :
    1. Konsep ON … OFF … (Elektrik)

    2. Konsep … KEBERIMPITAN TOTAL … (Matematika)

    3. Kecelakaan kejadian dalam suatu kontinuum (ALLAH turunkan NABI-NABI sebagai PANUTAN bagi MANUSIA, dari ADAM sampai MUHAMMAD yang akhirnya Kaum KRISTIAN MENGINGKARI KENABIAN MAUHAMMAD ?)

    4. Masalah ketidakbersatuannya KEMAMPUAN dan KEMAUAN … (dengan memaksakan kemampuan dan kemauan menjadi satu tanpa memberikan BUKTI AKURAT kebersatuan KEMAMPUAN dan KEMAUAN itu jadi SATU; ON … OFF; KEBERIMPITAN TOTAL dan Konsistensi penurunan NABI-NABI ALLAH dengan JELAS telah membantah KEBERSATUAN KEMAMPUAN dan KEMAUAN ini; MUHAMMAD dengan QUR’ANNYA telah MEMBANTAHNYA)

    Argumen sebegitu JELASNYA … ?
    Sebegitu TERANGNYA … ?
    Masih TIDAK MAU MENERIMA … ?
    Hanya ada 2 jenis orang yang TIDAK MAU MENERIMA suatu KEBENARAN … ?

    Pertama, ORANG SOMBONG
    Kedua, Orang PENGECUT … Yang TAKUT akan KEHILANGAN PRIVILEDGE atau STATUS yang telah DIEMBANNYA yang BEGITU BERHARGANYA di suatu KOMUNITAS …

  • 1058. bayu  |  Oktober 9, 2009 pada 6:56 am

    1. mmm…kalo tuhan mu Yesus(nabi Isa)menebus kesalahan manusia ngapain juga repot2 turun ke dunia. yang salah kan manusianya ( masa kalo petani yang gagal dengan sawahnya, besok dia menebus kegagalannya dengan menjadi padi)
    2. lihat yesus di brasil, di afrika, di eropa semua gambarnya beda choy, da yang negro, yunani dll
    3. temanku seorang kristen tapi dia berkeliling di berbagai dunia mengatakan kalo injil itu gada yang sama
    4. trinitas adalah tuhan. jika benar mengapa tuhan menjadi 3, ga satu aja, kok ga orisinil yah???
    5. coba tanya pendeta di seluruh dunia. ada yang hapal injil gak?? ga ada kan…mau bukti tanya 1 orang di tempat kamu terus pindah ke daerah NTT atau flores sana samain arti injil nya(ayat2nya)?
    6. di dunia teknologi mutakhir sekarang ini ujung kemaluan laki2 adalah tempat menyimpan penyakit,, makanya meti di khitan? ga percaya cari di internet( uda ada tuh di alqur-an 2000 tahun yang lalu)
    7. banyak deh..itu dulu piiiiissss

  • 1059. gina  |  Oktober 9, 2009 pada 1:44 pm

    hmm .. apa kitanya yang bego yah karena ga memahami isi quran, soalnya kata kata dan kalimat quran itu indah banget, satu ayat dalam quran itu adalah teka teki kali, biar kita berusaha , kalo al quran menjelaskan secara akurat banget tentang keilmuan , ya kita sebagai manusia pasti tidak akan berusaha untuk mencari ilmu dong ,, kita malah bermalas malasan , karena mencari ilmu itu wajib hukumnya ..
    semoga Allah memberi hidayah pada Anda semua .
    Amiin .

  • 1060. gina  |  Oktober 9, 2009 pada 1:48 pm

    bayu .. aku setuju sama kamuu ..

  • 1061. mazterall  |  Oktober 11, 2009 pada 9:21 am

    @semua

    salam untuk semua akhirnya saya bisa kembali lagi berdiskusi di blog ini.
    karena saya sudah lama tidak online, maka saya hanya akan mengomentari status yang baru..

    @ hari

    Jadi persoalannya ?
    KENAPA para KRISTIAN TIDAK menuju ke yang ON saja ?
    Yaitu ALLAH yang MAHA ?

    Tapi masih juga NGOTOT ke yang OFF …
    Yaitu YESUS yang MANUSIA … ?

    Dengan menganggap bahwa yang OFF itupun …
    Adalah ALLAH yang MAHA … ?

    Padahal yang OFF itu adalah MANUSIA …
    TERBUKTI … Banyak KETIDAKBISAANNYA …
    Tapi kenapa TETAP NGOTOT menganggap …
    Sebagai TUHAN … ?
    Yaitu ALLAH yang MAHA …

    Kenapa … ?
    He … He … He …

    ======> Yesus adalah ALLAH yang maha sehingga Dia bisa menjadi ON atau OFF sesuai keinginannya.

    mengerti??

    @bayu

    Muslim2, pertanyaan sama saja..
    cari saja di google sudah banyak kok.

    saya ganti tanya, kalau ajaran kamu baik, mengapa hampir Semua teroris islam????
    pertanyaan ini juga buat gina

    salam

  • 1062. CosmicBoy  |  Oktober 11, 2009 pada 4:03 pm

    @ maz,

    Bung, selamat kembali.

    Makin mantap.

    Semoga diberi hikmat dan pengetahuan oleh Tuhan.

    Salam kasih.

  • 1063. CosmicBoy  |  Oktober 11, 2009 pada 4:07 pm

    @ bayu,

    Aslikah pertanyaan kamu itu, koq di semua blog sama aja?

    Supaya tidak capek menjawab, sila ke sarapan pagi.com, semoga kamu bisa belajar kebenaran dengan cara yang baik.

    Salam kasih.

  • 1064. CosmicBoy  |  Oktober 11, 2009 pada 4:21 pm

    @ Hari,

    To : CosmicBoy di 1053

    Sejak kapan KRISTEN mengambil KONSEP INCARNATION (INKARNASI) ?
    Apakah itu bukan KONSEPNYA agama lain ?

    Saya ngga tau ya konsep itu ada di agama lain.

    Mungkin saudara keliru dengan re-incarnation.

    Itu ada dalam ajaran Buddha.

    Sila bedakan.

    Kenapa mengambil KONSEP INKARNASI hanya tertuju saat …
    ALLAH jadi YESUS … ?
    Terus BERHENTI … ?

    Incarnation ngga perlu kalo Adam tidak jatuh ke dalam dosa.

    Dosa Adam harus diqisaskan dengan adil dan setimpal iaitu nyawa ganti nyawa dan dengan manusia sempurna.

    Ngga ada manusia sempurna, ngga ada manusia yg tak berdosa.

    Jadi, hanya Allah saja yg bisa menyelamatkan kita.

    Firman-Nya dengan rela mengambil wujud manusia dan menyerahkan nyawa-Nya sebagai qisas untuk dosa manusia.

    Sesudah qisas dibayar, Firman-Nya kembali ke sorga.

    Itulah tujuan-nya di dunia ini.

    Baca.

    Tetapi pada waktunya yang tepat, Allah mengutuskan Anak-Nya ke dunia yang dilahirkan oleh seorang wanita dan hidup sebagai orang Yahudi.” (Surat Galatiya 4:4).

    Semoga mendapat pencerahan.

    Salam kasih.

  • 1065. CosmicBoy  |  Oktober 11, 2009 pada 4:32 pm

    @ Hari,

    Gimana nih mas.

    Sudah dijelaskan bahwa kalo kitab percaya Allah Maha Bisa, Maha Kuasa, Maha Segala sehingga mengambil wujud manusia itu gampang banget bagi-Nya, jadi DALAM incarnation itu, bagaimana Substansi Keilahian-Nya dan substansi Kemanusia-Nya berfungsi…itu irrelevants dipertanyakan. Itu kan gampang bagi-Nya.

    Oke…

    Salam kasih.

  • 1066. CosmicBoy  |  Oktober 11, 2009 pada 4:44 pm

    @ Hari,

    Jadi TERINGAT akan MATHIUS 4 : 9, dimana IBLIS BERANI kepada YESUS yang TUHAN … dan juga YAKUB yang BERGULAT dengan ALLAH dan ALLAH KALAH …

    Saya mah ngga tau kenapa sih dibawa2 ayat ini.

    Kan kita sedang bicara incarnation (konsep Allah mengambil wujud manusia).

    Oke, agar kamu bisa belajar, saya jawab yg ini saja tapi terakhir (supaya kamu jangan ngeles2 lagi).

    Matius 4:9 ==> Hanya karena Yesus tidak mau menyambut tantangan Iblis bukan bermakna Dia lemah, ngerti? (karena Yesus tahu maksud tujuan Iblis menantang-Nya).

    Kasus Yakub bergulat dengan Allah ==> (1) Apakah bisa diartikan sedang BERGULAT dalam arti kata sebenar? (2) Dibagian mana ditulis Allah kalah? (3) Hanya karena Yakub menang bukan bermakna Yakub kuat tapi ada pernyataan tersirat disebalik kejadian itu.

    Sila baca ini, agar meluaskan wawasan.

    http://jelasnggak.wordpress.com/2009/09/17/kalah-sama-anak-kecil/

    Salam kasih

  • 1067. Hari  |  Oktober 12, 2009 pada 3:14 am

    To : mazterall di

    Saya KUTIPKAN kata-kata kamu … Saudaraku mazterall … ?

    ======> Yesus adalah ALLAH yang maha sehingga Dia bisa menjadi ON atau OFF sesuai keinginannya.

    ENTENG sekali saya membalikkan STATEMENT kamu ? Memang KAMU tahu KEINGINAN ALLAH yang MAHA … ? Luar BIASA banget … Kamu tahu KEINGINAN ALLAH yang MAHA … ?

    Ingat … Satu HUKUM KONTINUUM …
    Dari ADAM sd MUHAMMAD SAW …
    Sebelum MUHAMMAD SAW ada ISA AS …
    Sebelum ISA sd ke ADAM AS …
    Ada begitu banyak NABI …
    YAHYA … ZAKARIA … MUSA … YUSUF … YAKUB … dst …
    Sampai ke ADAM AS…

    Saat ISA AS yang orang KRISTEN sebut sebagai YESUS …
    Ada sebutan TUHAN lagi …
    Yaitu TUHAN YESUS …

    Sedangkan MUHAMMAD SAW dengan Al-QUR’AN-NYA …
    Menyangkal KERAS adanya TUHAN YESUS ini … ?
    Tapi MEMBENARKAN ISA AS sebagai salah satu NABI …
    Dan Al-QUR’AN sebagai BUKTI OTENTIK FIRMAN ALLAH …
    Yang diberikan kepada UTUSANNYA …
    Yaitu MUHAMMAD RASULLULLAH …
    Atau MUHAMMAD UTUSAN ALLAH …
    MENYANGKAL KETUHANAN YESUS ini … ?

    BEGITU JELASNYA BANTAHAN tersebut …
    Dan TIDAK BERUBAHNYA TEKS Al-QUR’AN tersebut ?
    Sampai KAPANPUN …

    Makanya …
    Atas penolakan ISLAM atas KETUHANAN YESUS ini …
    MUHAMMAD SAW sebagai UTUSAN ALLAH …
    TIDAK DAKUI …
    Karena …
    Kalau DIAKUI …
    Maka …
    Berarti …
    MEMBANTAH PERNYATAAN SENDIRI …
    Bahwa …
    YESUS itu TUHAN …

  • 1068. Hari  |  Oktober 12, 2009 pada 3:47 am

    To : CosmicBoy di 1063

    Sebagaimana kata-katamu yang saya kutipkan tentan hukum QISAS u- kasus ADAM adalah sebagai berikut :

    Incarnation ngga perlu kalo Adam tidak jatuh ke dalam dosa.

    Dosa Adam harus diqisaskan dengan adil dan setimpal iaitu nyawa ganti nyawa dan dengan manusia sempurna.

    Ngga ada manusia sempurna, ngga ada manusia yg tak berdosa.

    Jadi, hanya Allah saja yg bisa menyelamatkan kita.

    Firman-Nya dengan rela mengambil wujud manusia dan menyerahkan nyawa-Nya sebagai qisas untuk dosa manusia.

    Sesudah qisas dibayar, Firman-Nya kembali ke sorga.

    KAMU BILANG BAHWA :
    nyawa ganti nyawa dan dengan manusia sempurna ?

    Siapa yang jadi KORBAN ADAM AS ? Sehingga harus ada NYAWA yang TERBUNUH ? Maka NYAWA GANTI NYAWA ?
    Kesalahan ADAM tidak MENGIRBANKAN NYAWA siapapun ? Kalau TIDAK MENGORBANKAN NYAWA SIAPAPUN ? Kenapa harus menggunakan hukum qisas ? Barangkali saja ada di KRISTEN bahwa atas kesalahan ADAM tersebut … ? Ada manusia TERBUNUH … ?

  • 1069. Hari  |  Oktober 12, 2009 pada 3:49 am

    To : CosmicBoy di 1063

    Sebagaimana kata-katamu yang saya kutipkan tentan hukum QISAS u- kasus ADAM adalah sebagai berikut :

    Incarnation ngga perlu kalo Adam tidak jatuh ke dalam dosa.

    Dosa Adam harus diqisaskan dengan adil dan setimpal iaitu nyawa ganti nyawa dan dengan manusia sempurna.

    Ngga ada manusia sempurna, ngga ada manusia yg tak berdosa.

    Jadi, hanya Allah saja yg bisa menyelamatkan kita.

    Firman-Nya dengan rela mengambil wujud manusia dan menyerahkan nyawa-Nya sebagai qisas untuk dosa manusia.

    Sesudah qisas dibayar, Firman-Nya kembali ke sorga.

    KAMU BILANG BAHWA :
    nyawa ganti nyawa dan dengan manusia sempurna ?

    Siapa yang jadi KORBAN ADAM AS ? Sehingga harus ada NYAWA yang TERBUNUH ? Maka NYAWA GANTI NYAWA ?
    Kesalahan ADAM tidak MENGIRBANKAN NYAWA siapapun ? Kalau TIDAK MENGORBANKAN NYAWA SIAPAPUN ? Kenapa harus menggunakan hukum qisas ? Barangkali saja ada di KRISTEN bahwa atas kesalahan ADAM tersebut … ? Ada manusia TERBUNUH … ?
    Barangkali saudaraku CosmicBoy bisa menjawabnya … ? Bahwa ada manusia TERBUNUH saat ADAM melkukan kesalahan di SURGA ?

  • 1070. Penghibur  |  Oktober 13, 2009 pada 9:07 am

    @CosmicBoy & The Gang

    http://penghibur114.wordpress.com/2009/10/04/konsep-tauhid-dalam-islam-kristian-dan-hindu/

    PERHATIAN : DIHARAP SAUDARA COSMIC BERTENANG DAN SILA MAJU KEHADAPAN

    (1) Sebelum perbincangan lebih jauh saya nak bagi sidikit ringkasan erti Esa pada Allah swt.

    (Suran Al-Zumar 39:3-4)
    Ingatlah! (Hak yang wajib dipersembahkan) kepada Allah ialah segala ibadat dan bawaan yang suci bersih (dari segala rupa syirik). Dan orang-orang musyrik yang mengambil selain dari Allah untuk menjadi pelindung dan penolong (sambil berkata): “Kami tidak menyembah atau memujanya melainkan supaya mereka mendampingkan kami kepada Allah sehampir-hampirnya”, – sesungguhnya Allah akan menghukum di antara mereka (dengan orang-orang yang tidak melakukan syirik) tentang apa yang mereka berselisihan padanya. Sesungguhnya Allah tidak memberi hidayah petunjuk kepada orang-orang yang tetap berdusta (mengatakan yang bukan-bukan), lagi sentiasa kufur (dengan melakukan syirik). Kalaulah Allah hendak mempunyai anak, tentulah Ia memilih mana-mana yang dikehendakiNya dari makhluk-makhluk yang diciptakanNya; Maha Sucilah Ia (dari menghendaki yang demikian). Dia lah Allah, Yang Maha Esa, lagi Yang Mengatasi kekuasaanNya segala-galanya.

    PERHATIAN : Allah Maha Esa Lagi Maha Kuasa, berikut adalah BIODATA Allah swt.

    (Surah Al-Ikhlash : Ayat 1-4)
    “Katakanlah; Dialah Allah Tuhan Yang Maha Esa, Allah adalah Tuhan Yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Dia tidak beranak dan tiada pula di peranakkan dan Dia tiada sesuatupun yang setara dengan-Nya”.

    “Qul hua Allahu AHAD”
    “Katakanlah; Dialah Allah Tuhan Yang Maha Esa”

    AHAD = 1, dalam Konteks ayat tersebut AHAD = ESA

    (2) Kemudian di ayat lain Allah swt berfirman berkenaan ke-Esa-anNya;

    (Surah An-Nisaa’ 4:171)
    “Say not ‘TRINITY’ : desist: It will BE BETTER FOR YOU: for Allah is one God.”

    (Surah Al-Maidah 5:73)
    “They do blaspheme who say Allah is one of three in a TRINITY: for there is no god except One God. If say desist not from their word (blasphemy), verily a grievous penalty will befall the blasphemers among them.”

    Esa pada Allah swt bukanlah Esa dalam KONSEP TRINITI, kerana TRINITI BUKANLAH menunjukkan Allah itu ESA, sama ada TRINITI itu adalah sebuah Konsep Mengenal Allah atau apa pun maksudnya sangat jelas Allah swt membantah kefahaman manusia sebegini dan Allah swt memberikan jalan dan petunjuik yang benar.

    KESIMPULAN : “Allah Maha Esa” itu tiada perkaitan dengan TRINITI, dan harus KITA FAHAMI serta IMANI TRINITI BUKANLAH “ESA”!

    (3) Di ayat lain Allah swt menegaskan lagi tentang ke-Esa-anNya seperti berikut;

    (Surah Al-Maidah 5:17)
    Demi sesungguhnya, kafirlah orang-orang yang berkata: “Bahawasanya Allah ialah Al-Masih Ibni Maryam) katakanlah (wahai Muhammad): “(Dakwaan itu tidak benar) kerana siapakah yang dapat menahan (seksa) dari Allah sedikit jua pun kalau Ia mahu membinasakan Al-Masih Ibni Maryam beserta ibunya dan orang-orang yang ada di muka bumi semuanya?” Dan (ingatlah) bagi Allah jualah kuasa pemerintahan langit dan bumi dan segala yang ada di antara keduanya. Ia menciptakan apa jua yang dikehendakiNya. Dan (ingatlah) Allah Maha Kuasa atas tiap-tiap sesuatu.

    (Surah Al-Maidah 5:72)
    Demi sesungguhnya! Telah kafirlah orang-orang yang berkata: “Bahawasanya Allah ialah Al-Masih Ibni Maryam”. Padahal Al-Masih sendiri berkata:” Wahai Bani Israil! Sembahlah Allah, Tuhanku dan Tuhan kamu, Bahawasanya sesiapa yang mempersekutukan Allah dengan sesuatu yang lain, maka sesungguhnya Allah haramkan kepadanya Syurga, dan tempat kembalinya ialah neraka; dan tiadalah seorang penolong pun bagi orang-orang yang berlaku zalim”.

    (4) KEMUDIAN Allah swt memberi peingatan kepada orang seperti saudara (Kristian);

    (Surah Al-Maidah 5:74)
    Oleh itu tidakkah mereka mahu bertaubat kepada Allah dan memohon keampunannya (sesudah mereka mendengar keterangan-keterangan tentang kepercayaan mereka yang salah dan balasan seksanya)? Padahal Allah Maha pengampun, lagi Maha Mengasihani.

    AKHIRKATA : Allah swt Maha Esa, dan saya tegaskan sekali lagi TRNITI BUKANLAH Konsep Mengenal Allah swt yang betul melainkan menyimpang dari ajaran sebenar.

    “Semoga penawar ini BUKAN MENAMBAH RACUN kepada fikiranmu yang sering terbelenggu! terpenjara! terkurung dalam kepalsuan yang hanya berpegang kepada akal semata-mata”

    By, Penghibur

  • 1071. mazterall  |  Oktober 14, 2009 pada 2:04 pm

    @hari

    ======> Yesus adalah ALLAH yang maha sehingga Dia bisa menjadi ON atau OFF sesuai keinginannya.

    ENTENG sekali saya membalikkan STATEMENT kamu ? Memang KAMU tahu KEINGINAN ALLAH yang MAHA … ? Luar BIASA banget … Kamu tahu KEINGINAN ALLAH yang MAHA … ?

    Mazterall=====> Saya nda tahu keinginan ALLAH yang Maha, dan saya tidak bisa membatasi kemampuan ALLAH.
    jadi apabila ada manusia yang bilang ALLAH tidak mungkin n ga mau jadi ALLAH apa mungkin dia tidak membatasi ALLAH??

    Ingat … Satu HUKUM KONTINUUM …
    Dari ADAM sd MUHAMMAD SAW …
    Sebelum MUHAMMAD SAW ada ISA AS …
    Sebelum ISA sd ke ADAM AS …
    Ada begitu banyak NABI …
    YAHYA … ZAKARIA … MUSA … YUSUF … YAKUB … dst …
    Sampai ke ADAM AS…

    Saat ISA AS yang orang KRISTEN sebut sebagai YESUS …
    Ada sebutan TUHAN lagi …
    Yaitu TUHAN YESUS …

    Sedangkan MUHAMMAD SAW dengan Al-QUR’AN-NYA …
    Menyangkal KERAS adanya TUHAN YESUS ini … ?
    Tapi MEMBENARKAN ISA AS sebagai salah satu NABI …
    Dan Al-QUR’AN sebagai BUKTI OTENTIK FIRMAN ALLAH …
    Yang diberikan kepada UTUSANNYA …
    Yaitu MUHAMMAD RASULLULLAH …
    Atau MUHAMMAD UTUSAN ALLAH …
    MENYANGKAL KETUHANAN YESUS ini … ?

    BEGITU JELASNYA BANTAHAN tersebut …
    Dan TIDAK BERUBAHNYA TEKS Al-QUR’AN tersebut ?
    Sampai KAPANPUN …

    Makanya …
    Atas penolakan ISLAM atas KETUHANAN YESUS ini …
    MUHAMMAD SAW sebagai UTUSAN ALLAH …
    TIDAK DAKUI …
    Karena …
    Kalau DIAKUI …
    Maka …
    Berarti …
    MEMBANTAH PERNYATAAN SENDIRI …
    Bahwa …
    YESUS itu TUHAN …

    Mazterall====> pertanyaan saya simpel, tahu darimana kalau islam benar dan muhammad adalah rasul ALLAH asli??

  • 1072. CosmicBoy  |  Oktober 14, 2009 pada 2:57 pm

    @ Hari,

    Siapa yang jadi KORBAN ADAM AS ? Sehingga harus ada NYAWA yang TERBUNUH ?

    Mas, bingung saya kalo pertanyaan2 kamu tidak bersistematika.

    Jadi, saya coba menjawab bagian yg saya tau.

    Gini.

    Hukuman Allah bagi dosa ialah: KEMATIAN@ NERAKA!

    Keadilan Allah ialah : Nyawa ganti nyawa lewat qisas.

    Nyawa seorg hilang diqisaskan dengan nyawa orang lain.

    Hukuman Allah kepada Adam ialah maut@ neraka!

    Keadilan Allah ialah mneyediakan seorg manusia sempurna untuk menqisaskan hukuman neraka itu.

    Jadi, manusia ngga perlu masuk neraka karena telah diqisaskan secara adil dan setimpal.

    Yang dihukum masuk neraka ialah Adam dan keturunannya (karena terkena getah dosa Adam).

    Yang diqisaskan ialah Firman-Nya yg rela mengambil wujud manusia.

    Jadi, Adam dan keturunannya yg sepatutnya masuk neraka telah diqisaskan nyawa2 mereka oleh Firman-Nya@ Yesus.

    Jadi, semua manusia diberi kesempatan masuk sorga dengan syarat menerima & mengaku Firman-Nya@ Yesus sebagai Qisas itu.

    Harap dimengerti.

    Salam.

  • 1073. Hari  |  Oktober 15, 2009 pada 2:59 am

    To : mazterall di 1070

    Mazterall=====> Saya nda tahu keinginan ALLAH yang Maha, dan saya tidak bisa membatasi kemampuan ALLAH.
    jadi apabila ada manusia yang bilang ALLAH tidak mungkin n ga mau jadi ALLAH apa mungkin dia tidak membatasi ALLAH??

    Sebagaimana pernyataan anda di atas ? Maka hal mendasar dalam MASALAH ini adalah BERSATUNYA KEMAMPUAN dan KEMAUAN. Kalau ke 2 hal ini BERSATU yaitu antara KEMAMPUAN dan KEMAUAN, maka APAPUN akan TERJADI.

    Apabila ada KEMAMPUAN tapi TIDAK ADA KEMAUAN, maka TIDAK AKAN TERJADI

    Meskipun ada KEMAUAN tapi TIDAK ADA KEMAMPUAN, maka TIDAK AKAN TERJADI JUGA.

    Yang TERJADI adalah apabila BERSATUNYA KEMAMPUAN dan KEMAUAN. Apapun akan TERJADI.

    ALLAH yang MAHA … Apa yang DIA TIDAK MAMPU … ? Persoalannya adalah apakah DIA MAU … ? Meskipun MAMPU … ? Tapi kalau TIDAK MAU ? Apakah BISA TERJADI ? TIDAK BISA TERJADI bukan ?

    Dalam DISKUSI KITA selama ini, saya melihat bahwa kalian melihat YESUS sebagai ALLAH yang MAHA adalah REFLEKSI dari ke MAHAANNYA ALLAH … ? Alias KEMAMPUANNYA saja … Melainkan TIDAK MELIHAT pada unsur teramat vital lainnya yaitu masalah KEMAUAN ? Kalian langsung MELOMPAT ke KESIMPULAN bahwa ALLAH juga MAU (BERKEHENDAK) menjadi MANUSIA dan JADILAH YESUS.

    Kalau KONSEPSI bahwa YESUS ini TUHAN juga sejak AWALNYA ? Artinya ada BEDA WAKTU antara YESUS dengan MUHAMMAD sekitar 600 tahun lebih ?

    Dan MUHAMMAD menjelaskan sesuai FIRMAN ALLAH dalam Al-QUR’AN S. 112 atau Surat Al Ikhlas yang dengan TEGAS MEMBANTAH bahwa ALLAH jadi YESUS, tapi menyatakan bahwa ALLAH itu ESA, Tempat BERGANTUNG SEMUA MAKHLUK, TIDAK BERANAK dan TIDAK DIPERANAKAN dst.

    Hal itu dinyatakan 600 tahun lebih setelah YESUS, maka PERTANYAANNYA adalah siapakah MUHAMMAD itu ?

    MUHAMMAD itu hanyalah UTUSAN ALLAH … TUHAN yang ESA … Yang MEMBERIKAN PERINGATAN (agar jangan sampai masuk NERAKA) dan KABAR GEMBIRA (berlomba-lombalah agar masuk SURGA)

    Sebagaimana LOGIKA BERPIKIR saudaraku mazterall bahwa ALLAH itu MAHA … maka MAMPU … Apakah KEMAMPUANNYA BERAKHIR dengan “meninggalnya” YESUS ? Dan TIDAK MENGERJAKAN apa-apa lagi ? Apakah ALLAH yang MAHA itu TIDAK BOLEH MENGANGKAT lagi seorang MANUSIA untuk MENJADI NABINYA atau UTUSANNYA ? Kalau TIDAK BOLEH ? Kenapa TIDAK BOLEH ? Kan ALLAH itu MAHA … ? Jadi di sini ? Siapa yang SESUNGGUHNYA MEMBATASI KEMAMPUAN ALLAH yang MAHA itu ?

    Soal BUKTI-BUKTI bahwa MUHAMMAD itu seorang NABI ?
    Cek saja PENINGGALANNYA yang UTAMA dan TERUTAMA ?
    Apa itu ? Yaitu Al-QUR’AN.
    BUKTI OTENTIK yang TIDAK PERNAH BERUBAH …
    Dan TIDAK BISA DIUBAH oleh SIAPAPUN … ?
    Sampai HARI KIAMAT … ?

    Cek sendiri hal tersebut … ?
    Penjelasan tentang bagaimana KEJADIANNYA HARI KIAMAT ?
    PENJELASAN tentang HARI BERBANGKIT …
    PENJELASAN tentang DAHSYATNYA SURGA dan NERAKA … ?
    Dan lain-lain soal …
    Kalau suatu penjelasan tentang after the MAN DEATH …
    Begitu GAMBLANGNYA …
    Kalau bukan dari Yang MAHA …
    Siapa lagi … ?

    Saya HANYA MENYITIR kata ABRAHAM LINCOLN …
    Salah seorang PRESIDEN LEGENDARIS USA …

    Anda BISA MEMBOHONGI SESEORANG SELAMA-LAMANYA …
    Anda BISA MEMBOHONGI masyarakat atau orang banyak hanya beberapa saat …
    TAPI …
    ANDA TIDAK BISA MEMBOHONGI MASYARAKAT atau BANYAK ORANG … SELAMA-LAMANYA …

    Jadi dalam hal ISLAM …
    Yang pengikutnya begitu banyaknya …
    Begitu BERAGAMNYA …
    Mulai dari SUKU, BANGSA, RAS, WARNA KULIT, KEPINTARAN dan lain-lain …
    Apabila ada suatu KEBOHONGAN, maka KEBOHONGAN itu akan TERKUAK dengan SENDIRINYA …
    Tapi yang TERJADI …
    Malah … Semakin banyak TERUNGKAP …
    KEBENARAN dan KEHEBATAN ISLAM …

    Jadi kalau KRISTEN TIDAK MAU MENGAKUI …
    Bahwa MUHAMMAD itu UTUSAN ALLAH … TUHAN YANG MAHA …
    Kenapa MUSLIM harus MEMIKIRKANNYA … ?
    Karena dengan BEGITU BANYAKNYA BUKTI …
    Bahwa MUHAMMAD itu adalah UTUSAN ALLAH …
    Cukuplah hal itu bagi MUSLIM …
    Bahwa MUHAMMAD adalah UTUSAN ALLAH …

  • 1074. mazterall  |  Oktober 17, 2009 pada 10:14 am

    @hari

    MUHAMMAD itu hanyalah UTUSAN ALLAH … TUHAN yang ESA … Yang MEMBERIKAN PERINGATAN (agar jangan sampai masuk NERAKA) dan KABAR GEMBIRA (berlomba-lombalah agar masuk SURGA)

    =====> mana bukti muhammad utusan ALLAH??
    kan dia yang ngaku sendiri….

  • 1075. Hari  |  Oktober 19, 2009 pada 2:09 am

    To : mazterall di 1073

    =====> mana bukti muhammad utusan ALLAH??
    kan dia yang ngaku sendiri….

    MUHAMMAD sebagai NABI atau UTUSAN ALLAH … yaitu UTUSAN TUHAN YANG MAHA …

    Kejadiannya masih baru ?
    Satu atau Dua tahun belakangan ini … ?
    Atau …
    Sudah berlangsung lama sekali … ?
    Bahkan …
    Sudah lebih dari 1400 tahun … ?

    Kok pertanyaannya … Baru diajukan sekarang … ?
    Saat pertama kali …
    BELIAU mendeklarasikan bahwa …
    Dia adalah UTUSAN ALLAH … ?
    Banyak nggak yang MENENTANG …
    MENCEMOOHH … ?
    MELEDEK … ?
    MENGHINA … ?
    MEMAKI … ?
    MENGINTIMIDASI … ?

    Mggak USAH ngomong …
    BUANYAAAKKK sekali …
    Tapi akhirnya …
    Mereka MEMPERCAYAINYA …

    Kenapa hal yang BAKU ini dipertanyakan kembali … ?
    Apakah karena kekurangtahuan … ?
    Ataukah karena KETIDAKMAUTAHUAN ?

    Sepertinya yang terakhir ini pas buat yang mempertanyakan …
    Hal-hal TERDASAR tersebut …
    Tapi nggak apa-apa …

    Apakah MUHAMMAD memiliki BUKTI OTENTIK … ?
    Yang DITURUNKAN dari SISI ALLAH … ?
    Ternyata ada …
    Yaitu Al-QUR’AN …
    Yang TIDAK P[ERNAH BERUBAH …
    Dan …
    TIDAK DAPAT DIUBAH …
    Oleh …
    Siapapun …
    Baik SENDIRI-SENDIRI …
    Maupun …
    Secara BERSAMA-SAMA …

    Yang ANEH adalah …
    Bahwa Al-QUR’AN itu …
    Yang diberikan ke MUHAMMAD …
    1400 tahun lebih …
    TIDAK PERNAH SEKALIPUN MENYEBUT …
    SEBUTAN KRISTEN sebagai AGAMA …
    Atau …
    YESUS …
    Sebagai salah satu OKNUM TUHAN … ?
    Malah yang disebut adalah …
    NASHORO … Untuk agama yang dibawa Isa
    Dan …
    ISA sendiri … sebagai salah satu UTUSAN ALLAH …

    Kalau BUKTI-BUKTI seperti ini …
    TIDAK DIANGGAP sebagai BUKTI …
    Silahkan saja …
    Toh resikonya akan ditanggung sendiri …

    Yaitu …
    Kalau MENYEBUT SUBSTANSI TUHAN saja SALAH … ?
    Kira-kira TUHAN yang MAHA …
    Mau MENERIMA TIDAK ya … ?

    Hal ini dapat dicontohkan …
    Kalau ada seorang anak manusia SUKSES …
    Tapi si anak tersebut TIDAK MAU MENGAKUI …
    ORANG TUANYA SENDIRI … ?
    Kira-kira …
    ORANG TUANYA … Mau MENGAKUI TIDAK ?
    Atas anaknya yang tidak mau mengakui dia sebagai orang tuanya ?
    Sederhana bukan ?

    Kalau MENYUBSTANSIKAN bahwa ALLAH itu terdiri atas 3 OKNUM … ?
    Padahal untuk hal yang sama …
    ALLAH MENYATAKAN DIRINYA adalah SATU …
    Dan TIDAK PERNAH MENJADI MANUSIA … ?
    Kira-kira ALLAH yang ESA atau SATU itu … ?
    Mau NGGAK ya … ?
    Dianggap memetamorfosis menjadi 3 … ?

    Simple and clear …
    Kalau satu ya satu …
    Kalau satu … Terus ada 3 … ?
    Maka yang NGEJELASIN juga akan BINGUN sendiri …

  • 1076. mazterall  |  Oktober 19, 2009 pada 10:27 am

    @hari

    iya, ajaran yang membenarkan poligami dan kekerasan itu agama yang benar kok

    maaf ya mas, agama yang benar tidak mungkin mengajarkan kkerasan..

    ^^^^Kira-kira ALLAH yang ESA atau SATU itu … ?
    Mau NGGAK ya … ?
    Dianggap memetamorfosis menjadi 3 … ?

    Simple and clear …
    Kalau satu ya satu …
    Kalau satu … Terus ada 3 … ?
    Maka yang NGEJELASIN juga akan BINGUN sendiri ^^^^^

    ======> sapa yang bingung???
    kamu ya??

  • 1077. Hari  |  Oktober 20, 2009 pada 3:58 am

    To : mazterall

    Dalam diskusi masalah ini kamu TIDAK MENJAWAB PERTANYAAN saya tentang apakah ALLAH yang MAMPU ? Berarti ALLAH … MAU ?

    Kalau ALLAH MAU ? Kenapa MUHAMMAD sebagai UTUSAN ALLAH yang lebih belakangan menyatakan dengan TEGAS bahwa ALLAH tidak PERNAH menjadi YESUS.

    Karena KETEGASAN PENOLAKAN itu maka MUHAMMAD yang mendeklarasikan bahwa Dia adalah UTUSAN ALLAH … maka KENABIAN MUHAMMAD kamu pertanyakan ?

    Padahal MUHAMMAD itu MEWARISKAN BUKTI OTENTIK berupa Al-QUR’AN yang :
    1. Bisa di trace (telusuri) kebenarannya
    2. Tidak adanya PERUBAHAN atas MATERI yang ada, baik dari sisi WAKTU maupun GEOGRAFIS (RUANG)

    Padahal dengan SEMAKIN GLOBALNYA DUNIA ini, maka KEMUNGKINAN PENGUBAHAN atas TEKS Al-QUR’AN menjadi TERBUKA LEBAR ? Tapi ALLAH telah MENJAGANYA, sehingga di tempat TERPENCIL sekalipun atau di tempat TERSIBUK sekalipun, Al-QUR’AN yang dalam bahasa Arabnya tetap seperti itu. TIDAK ADA PERUBAHAN.

    Ini BUKTI yang begitu JELASNYA
    Bagi para ARKEOLOG atau ANTROPOLOG …
    Akan MELIHAT bahwa …
    Ada suatu PENINGGALAN …
    Yang telah RIBUAN TAHUN …
    TIDAK MENGALAMI PERUBAHAN …
    Apakah ini MUNGKIN … ?
    Kalau TIDAK ADA CAMPUR TANGAN …
    Dari ALLAH yang MAHA … ?

    Kemudian …
    Soal POLIGAMI …
    Sekali lagi saya hanya berbicara DATA …
    Ambil sampling di RS manapun … ?
    Bayi lahir laki-laki …
    Dibanding bayi lahir wanita …
    Lebih banyak mana … ?
    Cobalah JUJUR … ?
    Lebih banyak bayi lahir wanita bukan ?
    Kenapa … ?
    Karena kemungkinan (probabilitas) …
    Bayi lahir wanita lebih besar …
    Dari bayi lahir laki-laki …
    Kenapa … ?
    Bacalah buku-buku tentang biologi … ?
    Terutama masalah REPRODUKSI … ?
    Maka akan ketemu jawabannya.

    Kalau bayi lahir wanita lebih banyak …
    Kalau perkawinan hanya satu berbanding satu … ?
    Maka sisa kelebihan wanita ?
    Dikawinkan dengan siapa ?

    Padahal masalah SEKS …
    Adalah KEBUTUHAN setiap orang …
    TIDAK PERDULI laki-laki atau wanita …
    SEMUANYA MEMBUTUHKAN …

    HANYA KADARNYA yang BEDA …
    LAKI-LAKI …
    Lebih sering mempermasalahkan …
    Dibanding WANITA …

    Dari sisi …
    Ke HOLISTIKAN ini …
    Atau …
    Ke MENYELURUHAN ini …
    Maka POLIGAMI adalah SOLUSI tersebut.

  • 1078. Hari  |  Oktober 20, 2009 pada 4:06 am

    To : mazterall

    Kalau ANDA tidak BINGUNG untuk menjelaskan 1 = 3 dan 3 = 1 ?
    Maka kemampuan ANDA jauh lebih HEBAT dari para MATEMATIKAWAN DUNIA ?
    Tapi kalau kemampuan ANDA tidak seperti itu ?
    Maka sebenarnya KEMAMPUAN ANDA …
    Hanyalah MENGIKUTI KATANYA ORANG … ?
    Tanpa BISA MENJELASKAN APA-APA … ?
    Kalau ini yang terjadi … ?
    Maka SANGAT LAYAK …
    Pernyataan ANDA tentang 1 = 3 dan 3 = 1…
    TIDAK DAPAT DIPERCAYA.

  • 1079. mazterall  |  Oktober 20, 2009 pada 2:18 pm

    @hari

    ^^^^^
    Padahal dengan SEMAKIN GLOBALNYA DUNIA ini, maka KEMUNGKINAN PENGUBAHAN atas TEKS Al-QUR’AN menjadi TERBUKA LEBAR ? Tapi ALLAH telah MENJAGANYA, sehingga di tempat TERPENCIL sekalipun atau di tempat TERSIBUK sekalipun, Al-QUR’AN yang dalam bahasa Arabnya tetap seperti itu. TIDAK ADA PERUBAHAN.
    ^^^^^

    =====>iya mas, kalau ada yang bertanya macam2 tentang al-quran pasti langsung dicerca dan dimusuhi..
    jadi siapa yang berani???
    mengenai poligami, saya mau tanya.
    -kamu rela nda adik perempuan kamu di poligami???
    -rela tidak Ibu kamu di poligami????
    -rela tidak jika kamu perempuan dan di poligami??
    jangan bawa2 masalah jumlah penduduk.
    tapi lihatlah secara manusiawi tentang poligami…

    ^^^^Kalau ANDA tidak BINGUNG untuk menjelaskan 1 = 3 dan 3 = 1 ?
    Maka kemampuan ANDA jauh lebih HEBAT dari para MATEMATIKAWAN DUNIA ?
    Tapi kalau kemampuan ANDA tidak seperti itu ?
    Maka sebenarnya KEMAMPUAN ANDA …
    Hanyalah MENGIKUTI KATANYA ORANG … ?
    Tanpa BISA MENJELASKAN APA-APA … ?
    Kalau ini yang terjadi … ?
    Maka SANGAT LAYAK …
    Pernyataan ANDA tentang 1 = 3 dan 3 = 1…
    TIDAK DAPAT DIPERCAYA.
    ^^^^^

    kenapa kamu selalu menganalogikan dengan angka matematka??
    trinitas lebih rumit daripada matematika..
    Bapa, Yesus dan Roh kudus adalah satu kesatuan dalam 3 pribadi yang berbeda..

    salam

  • 1080. Hari  |  Oktober 22, 2009 pada 4:35 am

    To : mazterall di 1078

    Soal cecaran pertanyaan-pertanyaan yang diajukan ke Muslim secara TERBUKA, kadang memang perlu melihat orang, karena kalau ketemu orang yang sangat emosional, maka bisa berabe. Bukan hanya untuk Non Muslim saja hal ini berlaku. Bahkan untuk yang MUSLIM pun juga berlaku.

    Tapi dalam dunia DIGITAL seperti yang kita lakukan sekarang ini, maka CECARAN atau PERTANYAAN-PERTANYAAN KRITIS yang diajukan kan tidak perlu TAKUT ? Habis yang berinisial tersebut tidak bisa DILACAK kan ? Jadi kita BISA melakukan hal yang paling BEBAS yang BELUM PERNAH TERJADI sebelumnya kan ?

    Meskipun di dunia DIGITAL seperti ini … ? Yang ANEH … Al-QUR’AN tetap saja seperti itu. Bahasa ARABNYA tetap yang beda-beda sedikit hanyalah TERJEMAHANNYA.

  • 1081. Hari  |  Oktober 22, 2009 pada 7:19 am

    To : mazterall

    Dalam hal POLIGAMI … ?

    MOTIF DASARNYA ber poligami itu apa ?
    MOTIF DASAR yang paling dasar itu apa … ?
    SEMATA-MATA SEKS ?
    Only SEKS … ?
    Ataukah KOMBINASI dari SEKS, KEBANGGAN berPOLIGAMI ?
    Ataukah yang LAIN … ?

  • 1082. Hari  |  Oktober 22, 2009 pada 7:32 am

    Lanjutannya :

    Kalau hanya SEKS …
    Maka sudah dapat di prediksi …
    Bahwa …
    Kehidupan ber POLIGAMI-nya akan BERMASALAH …
    Kehidupannyapun akan BERMASALAH …
    Seringnya terjadi …
    PERTENGKARAN …
    PERCEKCOKAN …
    PERTIKAIAN …
    SALING MAKI …
    SALING UMPAT …
    Kadang terjadinya KDRT
    Kekerasan Dalam Rumah Tangga …

    Padahal ini adalah SUAMI ISTRI …
    Yang seharusnya ber KASIH SAYANG …
    Yang terjadi …
    Malah …
    Adu mulut …
    Percekcokan …
    Pertikaian …
    Dsb.
    Kasihan amat dengan kehidupan seperti ini … ?

    Akan berbeda dengan ber POLIGAMI yang …
    Tidak semata-mata melihat SEKS …
    Sebagai yang UTAMA …
    Tetapi membangun KELUARGA …
    Itu yang PENTING …

    Karena KEKUATAN SEKS …
    Yang membuat seseorang TIDAK BISA BERPIKIR NORMAL …
    Paling lama 2 minggu …
    Setelajh itu …
    Akan kembali kekehidupan NYATANYA …
    Yang terikat antara HAK dan KEWAJIBAN …
    Saat bicara KEWAJIBAN …
    Seorang kepala RUMAH TANGGA …
    Sanggup menjalankannya …
    Bukannya LARI dari TANGGUNG JAWAB tersebut …

    Tapi kebanyakan …
    Orang-orang yang ber POLIGAMI …
    Lebih banyak DUSTANYA …
    Dengan MENGABAIKAN KEWAJIBAN …
    Dan hanya MENGATAKAN HAKNYA saja …
    Alias MENGUTAMAKAN SEKS-nya saja …
    Atau … SELANGKANGAN saja …

    Kalau ini yang TERJADI …
    NGGAK USAH NGOMONG …
    Kehidupan AMBURADUL-lah …
    Yang akan di dapat.

  • 1083. Hari  |  Oktober 22, 2009 pada 7:38 am

    Lanjutannya lagi.

    Intinya saya TETAP SETUJU dengan POLIGAMI …
    Bukannya semata-mata DATA …
    Antara …
    Laki-laki …
    Wanita …
    Yang lebih banyak wanitanya … ?

    Tapi juga dalam kerangka berkehidupan NORMAL …
    Dalam suatu RUMAH TANGGA …
    Tanpa ada DUSTA … ?
    Diantara para PELAKUNYA … ?

  • 1084. mazterall  |  Oktober 22, 2009 pada 2:54 pm

    @hari

    Dalam hal POLIGAMI … ?

    MOTIF DASARNYA ber poligami itu apa ?
    MOTIF DASAR yang paling dasar itu apa … ?
    SEMATA-MATA SEKS ?
    Only SEKS … ?
    Ataukah KOMBINASI dari SEKS, KEBANGGAN berPOLIGAMI ?
    Ataukah yang LAIN … ?

    =====> emang apa lagi mas????
    apapun motifnya, apa tidak menyakiti hati istri??

    ntinya saya TETAP SETUJU dengan POLIGAMI …
    Bukannya semata-mata DATA …
    Antara …
    Laki-laki …
    Wanita …
    Yang lebih banyak wanitanya … ?

    Tapi juga dalam kerangka berkehidupan NORMAL …
    Dalam suatu RUMAH TANGGA …
    Tanpa ada DUSTA … ?
    Diantara para PELAKUNYA … ?

    =====> coba kamu wanita, apa masi setuju..
    atau anak perempuan kamu di poligami..
    apa masih setuju..
    salam

    @cosmicboy

    kok ga pernah muncul pak??
    uda lama ga muncul

  • 1085. stephen  |  Oktober 24, 2009 pada 3:26 am

    Cosmicboy ada tugas di Malaysia gitu…

  • 1086. CosmicBoy  |  Oktober 25, 2009 pada 2:37 am

    @ Hari,

    Mohon kalo dijawab, ringkas mas.

    Capek deh membacanya.

    Bisa ngga?

    …supaya diskusi bisa lancar, oke.

    Saran aja.

    Salam.

  • 1087. CosmicBoy  |  Oktober 25, 2009 pada 2:51 am

    @ Hari,

    Kamu masih belum menjawab bukti2 Al-Quran dr Allah.

    Di mana bukti Muhammad itu utusan Tuhan, belum dijawab koq?

    Yang kamu nulis cuman statement.

    Muhammad itu utusan Tuhan sebab Al-Quran yg nulis atau Allah yg bilang…jadi itu bukan jawaban, itu maling teriak maling.

    Statements gini, semua org juga bisa.

    Jadi sila beri bukti2/argumen2 kamu.

    Statements without arguments is a fail arguments, ngerti?

    Salam kasih.

  • 1088. CosmicBoy  |  Oktober 25, 2009 pada 2:59 am

    @ Hari,

    Selepas membaca kupasan kamu tentang poligami, kamu bilang poligami ialah solusi.

    Aneh, jawaban2 kamu sebaliknya bukan solusi malah menjelaskan kelemahan dan kusulitan yg timbul akibat berpoligami.

    Jadi, poligami tetap bukan solusi.

    Kalo bukan solusi, maka ajarannya harus dipertanyakan, apakah sungguh2 dr Tuhan atau keinginan seorang manusia yg bernama Muhammad.

    Semoga kamu bisa merenungkan.

    Salam kasih.

  • 1089. CosmicBoy  |  Oktober 25, 2009 pada 3:03 am

    @ Stephen,

    Thanks atas penjelasannya.

    @ Maz,

    Maap, bro…membiarkan kamu keseorangan di sini.

    Sebetul saya ke sini beberapa kali bulan yg lalu tapi sepertinya sunyi, jadi saya ke blog2 yg lain. Di sana rancak, jadi udah jatuh cinta gituh…hehehe.

    Don’t worry, I am here now.

    Salam kasih.

  • 1090. Hari  |  Oktober 26, 2009 pada 3:48 am

    To :CosmicBoy di 1087

    Sesuai dengan kata-katamu CosmicBoy sebagaimana di bawah ni :

    Selepas membaca kupasan kamu tentang poligami, kamu bilang poligami ialah solusi.

    Aneh, jawaban2 kamu sebaliknya bukan solusi malah menjelaskan kelemahan dan kusulitan yg timbul akibat berpoligami.

    Jadi, poligami tetap bukan solusi.

    Kalo bukan solusi, maka ajarannya harus dipertanyakan, apakah sungguh2 dr Tuhan atau keinginan seorang manusia yg bernama Muhammad.

    Semoga kamu bisa merenungkan.
    =========================================

    Bahwasanya kamu berpikir bahwasanya POLIGAMI bukanlah SOLUSI atas DATA lebih besarnya bayi lahir WANITA dibanding PRIA ?

    Kalau BEGITU ? SOLUSINYA seperti apa ya ?
    Masa’ bicara SOLUSI tanpa MENJELASKAN bagaimana SOLUSINYA ?

    Saya TUNGGU SOLUSI KAMU seperti apa ? Atas data bayi lahir wanita lebih besar dari bayi lahr pria ?

  • 1091. Hari  |  Oktober 26, 2009 pada 4:10 am

    To : CosmicBoy di 1086

    Pernahkah KAMU membaca beberapa ayat dalam Al Qur’an ? Kalau BELUM ini saya cantumkan terjemahannya.

    Allah tidak ada Ilah melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafaat di sisi Allah tanpa izin-Nya. Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar. (QS. 2:255)

    Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al-Masjidil Haram ke Al-Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda kebesaran Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat. (QS. 17:1)

    Dan jika kamu (tetap) dalam keraguan tentang Al-Quran yang Kami wahyukan kepada hamba Kami (Muhammad), buatlah satu surat (saja) yang semisal Al-Quran itu dan ajaklah penolong-penolongmu selain Allah, jika kamu orang-orang yang memang benar. (QS. 2:23)

    Maka jika kamu tidak dapat membuat(nya) dan pasti kamu tidak akan dapat membuat(nya), peliharalah dirimu dari neraka yang bahan bakarnya manusia dan batu, yang disediakan bagi orang-orang yang kafir. (QS. 2:24)
    ============================================

    Siapakah yang MENGUTUS MUHAMMAD ? ALLAH.
    Siapakah ALLAH … ?

    Allah tidak ada Ilah melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafaat di sisi Allah tanpa izin-Nya. Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar. (QS. 2:255)

    Darimana kita tahu bahwa MUHAMMAD itu UTUSAN ALLAH ?

    Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al-Masjidil Haram ke Al-Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda kebesaran Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat. (QS. 17:1)

    Dan bagaimana kalau MENENTANG KENABIANNYA ?

    Silahkan baca tantangan Al Qur’an … ?

    Dan jika kamu (tetap) dalam keraguan tentang Al-Quran yang Kami wahyukan kepada hamba Kami (Muhammad), buatlah satu surat (saja) yang semisal Al-Quran itu dan ajaklah penolong-penolongmu selain Allah, jika kamu orang-orang yang memang benar. (QS. 2:23)

    Maka jika kamu tidak dapat membuat(nya) dan pasti kamu tidak akan dapat membuat(nya), peliharalah dirimu dari neraka yang bahan bakarnya manusia dan batu, yang disediakan bagi orang-orang yang kafir. (QS. 2:24)

    ==========================================

    Tapi agar ORIGINAL maka saya berikan juga terjemahan yang diambil tersebut dalam Bahasa Arabnya yang ada di Al-Qur’an Digital (Silahkan search saja).

  • 1092. mazterall  |  Oktober 26, 2009 pada 1:45 pm

    @hari

    Bahwasanya kamu berpikir bahwasanya POLIGAMI bukanlah SOLUSI atas DATA lebih besarnya bayi lahir WANITA dibanding PRIA ?

    Kalau BEGITU ? SOLUSINYA seperti apa ya ?
    Masa’ bicara SOLUSI tanpa MENJELASKAN bagaimana SOLUSINYA ?

    Saya TUNGGU SOLUSI KAMU seperti apa ? Atas data bayi lahir wanita lebih besar dari bayi lahr pria ?
    =======================================================================================================================================================

    solusi yang aneh….
    bagaimana dengan hati seorang wanta yang dipoligami hanya untuk solusi kamu ini?????

    @cosmicboy

    tdk apa2 pak, toh hari juga pertanyaannya itu2 aja.. tapi dia lumayan lama pak diskusi dengan kita..
    mungkin dia terpanggil dengan Yesus pak…
    gicu

  • 1093. CosmicBoy  |  Oktober 27, 2009 pada 5:02 am

    @ Hari,

    Bahwasanya kamu berpikir bahwasanya POLIGAMI bukanlah SOLUSI atas DATA lebih besarnya bayi lahir WANITA dibanding PRIA ?

    Kalau BEGITU ? SOLUSINYA seperti apa ya ?
    Masa’ bicara SOLUSI tanpa MENJELASKAN bagaimana SOLUSINYA ?

    Hehehe…lucu kamu. Kamu yg omong poligami itu solusi, jadi untuk kasus di atas, dimanakah solusinya? Kamu belum jawab.

    Saya TUNGGU SOLUSI KAMU seperti apa ? Atas data bayi lahir wanita lebih besar dari bayi lahr pria ?

    Saya akan memberitahu solusinya sesudah kamu mengaku poligami bukannya solusi utk kasus di atas, oke?

    Salam.

  • 1094. CosmicBoy  |  Oktober 27, 2009 pada 2:35 pm

    @ Hari,

    Siapakah yang MENGUTUS MUHAMMAD ? ALLAH.
    Siapakah ALLAH … ?

    Karena saya tidak dapat bertanya kepada Allah, bisa ngga kamu nulis siapakah saksi2 ketika Muhammad mengaku menerima ‘wahyu’?

    Darimana kita tahu bahwa MUHAMMAD itu UTUSAN ALLAH ?

    Dari saksi2, dari kehidupannya, dari ajaranya. Jadi ayat2 yg kamu cantumkan ngga nyambung.

    Pertanyaan saya:

    (1) Siapakah yg menyaksikan ketika Muhammad menerima ‘wahyu’?

    (2) Apakah kehidupan Muhammad menampakkan ciri2 kenabian? Cth, berkawin dgn menantunya sendiri. Sila bukti tindakan Muhammad ini tidak salah?

    (3) Ajaran2nya ngga nyambung dgn para Nabi khususnya Yesus.Cth ajaran poligami. Beda dgn Muhammad, Yesus menjgajar monogami. Jadi, sila jelaskan apakah poligami ajaran dr para Nabi?

    Dan bagaimana kalau MENENTANG KENABIANNYA ?

    Silahkan baca tantangan Al Qur’an … ?

    Apakah benar Muhammad membunuh dan merencanakan pembunuhan terhadap org yg meragui/menolak kenabiannya?

    Saya nunggu respon saudara.

    Salam.

  • 1095. fakta  |  Desember 27, 2009 pada 3:26 pm

    @ cosmic boy
    saya kn tambahkn penjelasan Hari soal poligami
    berdasarkan fakta sejarah islam…Nabi kami dulu ,menikahi banyak janda2 yang sudah kehilangan suaminya karena masa itu islam dalam peperangan membela Lailahaillahlah..karena masa itu Arab masi ga aman..dan khawatir janda2 itu dinikahin ma orang2 ga bener, diperlakukan semena2 krn msa itu wanita arab dianggap budak dan diperlakukan dengan biadab..maka Nabi kami menikahi mereka untuk meyelamatkan/memerdekan mereka agar tidak tertindas……agar dapat terus dibimbing dalam islam…jadi itu alasannya…jadi ga sembarangan,, harus ada fakta dan alasan yg kuat kalo mau nikah lg….bukan nikah lagi karena hawa nafsu..itu baru salah…

  • 1096. fakta  |  Desember 27, 2009 pada 3:39 pm

    saya ingin bertanya to all kristian
    saya penasaran dengan ajaran agama anda semua..and selalu berkoar2 tentang ajran kristus ini..tapi apkah anda tahu dari mana asal kata jesus dan kristus?..kenapa harus jesus dan kristus?..kenapa salib menjadi simbol?.kenapa yesus ini mirip dengan nama tuhan pagan dari mesir kuno yaitu dewa matahari horus..dewa krisna, mithra dsb..ciri2nya mirip..sebagai cahaya tuhan, gembala tuhan dsb,,disalibkan dengan simbol salib yang sama..trus kenapa kristen ini identik dengan ilmu perbintangan alias zodiak? salib pagan yang memiliki 12 zodiak n sama dengan 12 murid yesus yang mengitari salib yesus dengan mahkota berduri yang sama dengan simbol matahari..mirip dengan karakter matahari yang bersinar,,bercahaya,,menerangi ..pertnyaannya, kenapa harus matahari?.terus kenapa setiap tgl 25 desember dijadikan hari kelahiran yesus?apa karena setiap tanggal 25 des matahari pada setiap musim semi akan naik/terbit?jelas banget dr analisis ini secara akademis ajaran kristen ini tidak benar?yesus tidak eksis. anda hanya menyembah matahari dlm wujud “yesus”. ini hanyalah akal2n paulus .. jd intinya kristen ini agama pagan versi sekarang. sadar deh to all kristen..

  • 1097. fakta  |  Desember 27, 2009 pada 4:14 pm

    to cosmic boy
    saya akan kasi sdikit penjelasan bahwa ketika ayat qur’an diturunkan kepada Nabi Muhammad adalah melalui malaikat Jibril atas perintah Alloh..setahu gue (gue baru tau ada dua) Zaid bin Haritsah adalah anak angkat Nabi yang menyaksikan Nabi Muhammad menerima wahyu qur’an tersebut..trus Jafar,dia adalah sahabat Nabi yg juga menyaksikannya..mereka org2 yg langsung mengakui kerasulan nabi Muhammad

  • 1098. fakta  |  Desember 27, 2009 pada 4:17 pm

    ANDA2 KENABIAN

    Sejak kecil Muhammad SAW telah memperlihatkan keistimewaan yang sangat luar biasa.
    Usia 5 bulan ia sudah pandai berjalan, usia 9 bulan ia sudah mampu berbicara. Pada usia 2 tahun ia sudah bisa dilepas bersama anak-anak Halimah yang lain untuk menggembala kambing. Saat itulah ia berhenti menyusu dan karenanya harus dikembalikan lagi pada ibunya. Dengan berat hati Halimah terpaksa mengembalikan anak asuhnya yang telah membawa berkah itu, sementara Aminah sangat senang melihat anaknya kembali dalam keadaan sehat dan segar.

    Namun tak lama setelah itu Muhammad SAW kembali diasuh oleh Halimah karena terjadi wabah penyakit di kota Mekah. Dalam masa asuhannya kali ini, baik Halimah maupun anak-anaknya sering menemukan keajaiban di sekitar diri Muhammad SAW. Anak-anak Halimah sering mendengar suara yang memberi salam kepada Muhammad SAW, “Assalamu ‘Alaika ya Muhammad,” padahal mereka tidak melihat ada orang di situ.
    Dalam kesempatan lain, Dimrah, anak Halimah, berlari-lari sambil menangis dan mengadukan bahwa ada dua orang bertubuh besar-besar dan berpakaian putih menangkap Muhammad SAW. Halimah bergegas menyusul Muhammad SAW. Saat ditanyai, Muhammad SAW menjawab, “Ada 2 malaikat turun dari langit. Mereka memberikan salam kepadaku, membaringkanku, membuka bajuku, membelah dadaku, membasuhnya dengan air yang mereka bawa, lalu menutup kembali dadaku tanpa aku merasa sakit.”

    Halimah sangat gembira melihat keajaiban-keajaiban pada diri Muhammad SAW, namun karena kondisi ekonomi keluarganya yang semakin melemah, ia terpaksa mengembalikan Muhammad SAW, yang saat itu berusia 4 tahun, kepada ibu kandungnya di Mekah.

    Dalam usia 6 tahun, Nabi Muhammad SAW telah menjadi yatim-piatu. Aminah meninggal karena sakit sepulangnya ia mengajak Muhammad SAW berziarah ke makam ayahnya. Setelah kematian Aminah, Abdul Muttalib mengambil alih tanggung jawab merawat Muhammad SAW. Namun kemudian Abdul Muttalib pun meninggal, dan tanggung jawab pemeliharaan Muhammad SAW beralih pada pamannya, Abi Thalib.

    Ketika berusia 12 tahun, Abi Thalib mengabulkan permintaan Muhammad SAW untuk ikut serta dalam kafilahnya ketika ia memimpin rombongan ke Syam (Suriah). Usia 12 tahun sebenarnya masih terlalu muda untuk ikut dalam perjalanan seperti itu, namun dalam perjalanan ini kembali terjadi keajaiban yang merupakan tanda-tanda kenabian Muhammad SAW.

    Segumpal awan terus menaungi Muhammad SAW sehingga panas terik yang membakar kulit tidak dirasakan olehnya. Awan itu seolah mengikuti gerak kafilah rombongan Muhammad SAW. Bila mereka berhenti, awan itu pun ikut berhenti. Kejadian ini menarik perhatian seorang pendeta Kristen bernama Buhairah yang memperhatikan dari atas biaranya di Busra. Ia menguasai betul isi kitab Taurat dan Injil. Hatinya bergetar melihat dalam kafilah itu terdapat seorang anak yang terang benderang sedang mengendarai unta. Anak itulah yang terlindung dari sorotan sinar matahari oleh segumpal awan di atas kepalanya. “Inilah Roh Kebenaran yang dijanjikan itu,” pikirnya.

    Pendeta itu pun berjalan menyongsong iring-iringan kafilah itu dan mengundang mereka dalam suatu perjamuan makan. Setelah berbincang-bincang dengan Abi Thalib dan Muhammad SAW sendiri, ia semakin yakin bahwa anak yang bernama Muhammad adalah calon nabi yang ditunjuk oleh Allah SWT. Keyakinan ini dipertegas lagi oleh kenyataan bahwa di belakang bahu Muhammad SAW terdapat sebuah tanda kenabian.

    Saat akan berpisah dengan para tamunya, pendeta Buhairah berpesan pada Abi Thalib, “Saya berharap Tuan berhati-hati menjaganya. Saya yakin dialah nabi akhir zaman yang telah ditunggu-tunggu oleh seluruh umat manusia. Usahakan agar hal ini jangan diketahui oleh orang-orang Yahudi. Mereka telah membunuh nabi-nabi sebelumnya. Saya tidak mengada-ada, apa yang saya terangkan itu berdasarkan apa yang saya ketahui dari kitab Taurat dan Injil. Semoga tuan-tuan selamat dalam perjalanan.”

    Apa yang dikatakan oleh pendeta Kristen itu membuat Abi Thalib segera mempercepat urusannya di Suriah dan segera pulang ke Mekah.

    WAHYU PERTAMA

    Menjelang usianya yang ke-40, Nabi Muhammad SAW sering berkhalwat (menyendiri) ke Gua Hira, sekitar 6 km sebelah timur kota Mekah. Ia bisa berhari-hari bertafakur dan beribadah disana. Suatu ketika, pada tanggal 17 Ramadhan/6 Agustus 611, ia melihat cahaya terang benderang memenuhi ruangan gua itu. Tiba-tiba Malaikat Jibril muncul di hadapannya sambil berkata, “Iqra’ (bacalah).” Lalu Muhammad SAW menjawab, “Mâ anâ bi qâri’ (saya tidak dapat membaca).” Mendengar jawaban Muhammad SAW, Jibril lalu memeluk tubuh Muhammad SAW dengan sangat erat, lalu melepaskannya dan kembali menyuruh Muhammad SAW membaca. Namun setelah dilakukan sampai 3 kali dan Muhammad SAW tetap memberikan jawaban yang sama, Malaikat Jibril kemudian menyampaikan wahyu Allah SWT pertama, yang artinya:

    Bacalah dengan (menyebut) nama Rabbmu yang Menciptakan. Ia menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Rabbmulah yang Paling Pemurah. yang mengajar (manusia) dengan perantara kalam. Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.” (QS. 96: 1-5)

    Saat itu Muhammad SAW berusia 40 tahun 6 bulan 8 hari menurut perhitungan tahun kamariah (penanggalan berdasarkan bulan), atau 39 tahun 3 bulan 8 hari menurut perhitungan tahun syamsiah (penanggalan berdasarkan matahari). Dengan turunnya 5 ayat pertama ini, berarti Muhammad SAW telah dipilih oleh Allah SWT sebagai rasul.

    Setelah pengalaman luar biasa di Gua Hira tsb, dengan rasa ketakutan dan cemas Nabi Muhammad SAW pulang ke rumah dan berseru pada Khadijah, “Selimuti aku, selimuti aku.” Sekujur tubuhnya terasa panas dan dingin berganti-ganti. Setelah lebih tenang, barulah ia bercerita kepada istrinya. Untuk lebih menenangkan hati suaminya, Khadijah mengajak Nabi Muhammad SAW datang pada saudara sepupunya, Waraqah bin Naufal, yang banyak mengetahui kitab-kitab suci Kristen dan Yahudi. Mendengar cerita yang dialami Nabi Muhammad SAW, Waraqah pun berkata, “Aku telah bersumpah dengan nama Tuhan, yang dalam tangan-Nya terletak hidup Waraqah, Tuhan telah memilihmu menjadi nabi kaum ini. An-Nâmûs al-Akbar (Malaikat Jibril) telah datang kepadamu. Kaummu akan mengatakan bahwa engkau penipu, mereka akan memusuhimu, dan mereka akan melawanmu. Sungguh, sekiranya aku dapat hidup pada hari itu, aku akan berjuang membelamu.”

  • 1099. fakta  |  Desember 27, 2009 pada 4:20 pm

    TANDA2 KENABIAN

    Sejak kecil Muhammad SAW telah memperlihatkan keistimewaan yang sangat luar biasa.
    Usia 5 bulan ia sudah pandai berjalan, usia 9 bulan ia sudah mampu berbicara. Pada usia 2 tahun ia sudah bisa dilepas bersama anak-anak Halimah yang lain untuk menggembala kambing. Saat itulah ia berhenti menyusu dan karenanya harus dikembalikan lagi pada ibunya. Dengan berat hati Halimah terpaksa mengembalikan anak asuhnya yang telah membawa berkah itu, sementara Aminah sangat senang melihat anaknya kembali dalam keadaan sehat dan segar.

    Namun tak lama setelah itu Muhammad SAW kembali diasuh oleh Halimah karena terjadi wabah penyakit di kota Mekah. Dalam masa asuhannya kali ini, baik Halimah maupun anak-anaknya sering menemukan keajaiban di sekitar diri Muhammad SAW. Anak-anak Halimah sering mendengar suara yang memberi salam kepada Muhammad SAW, “Assalamu ‘Alaika ya Muhammad,” padahal mereka tidak melihat ada orang di situ.
    Dalam kesempatan lain, Dimrah, anak Halimah, berlari-lari sambil menangis dan mengadukan bahwa ada dua orang bertubuh besar-besar dan berpakaian putih menangkap Muhammad SAW. Halimah bergegas menyusul Muhammad SAW. Saat ditanyai, Muhammad SAW menjawab, “Ada 2 malaikat turun dari langit. Mereka memberikan salam kepadaku, membaringkanku, membuka bajuku, membelah dadaku, membasuhnya dengan air yang mereka bawa, lalu menutup kembali dadaku tanpa aku merasa sakit.”

    Halimah sangat gembira melihat keajaiban-keajaiban pada diri Muhammad SAW, namun karena kondisi ekonomi keluarganya yang semakin melemah, ia terpaksa mengembalikan Muhammad SAW, yang saat itu berusia 4 tahun, kepada ibu kandungnya di Mekah.

    Dalam usia 6 tahun, Nabi Muhammad SAW telah menjadi yatim-piatu. Aminah meninggal karena sakit sepulangnya ia mengajak Muhammad SAW berziarah ke makam ayahnya. Setelah kematian Aminah, Abdul Muttalib mengambil alih tanggung jawab merawat Muhammad SAW. Namun kemudian Abdul Muttalib pun meninggal, dan tanggung jawab pemeliharaan Muhammad SAW beralih pada pamannya, Abi Thalib.

    Ketika berusia 12 tahun, Abi Thalib mengabulkan permintaan Muhammad SAW untuk ikut serta dalam kafilahnya ketika ia memimpin rombongan ke Syam (Suriah). Usia 12 tahun sebenarnya masih terlalu muda untuk ikut dalam perjalanan seperti itu, namun dalam perjalanan ini kembali terjadi keajaiban yang merupakan tanda-tanda kenabian Muhammad SAW.

    Segumpal awan terus menaungi Muhammad SAW sehingga panas terik yang membakar kulit tidak dirasakan olehnya. Awan itu seolah mengikuti gerak kafilah rombongan Muhammad SAW. Bila mereka berhenti, awan itu pun ikut berhenti. Kejadian ini menarik perhatian seorang pendeta Kristen bernama Buhairah yang memperhatikan dari atas biaranya di Busra. Ia menguasai betul isi kitab Taurat dan Injil. Hatinya bergetar melihat dalam kafilah itu terdapat seorang anak yang terang benderang sedang mengendarai unta. Anak itulah yang terlindung dari sorotan sinar matahari oleh segumpal awan di atas kepalanya. “Inilah Roh Kebenaran yang dijanjikan itu,” pikirnya.

    Pendeta itu pun berjalan menyongsong iring-iringan kafilah itu dan mengundang mereka dalam suatu perjamuan makan. Setelah berbincang-bincang dengan Abi Thalib dan Muhammad SAW sendiri, ia semakin yakin bahwa anak yang bernama Muhammad adalah calon nabi yang ditunjuk oleh Allah SWT. Keyakinan ini dipertegas lagi oleh kenyataan bahwa di belakang bahu Muhammad SAW terdapat sebuah tanda kenabian.

    Saat akan berpisah dengan para tamunya, pendeta Buhairah berpesan pada Abi Thalib, “Saya berharap Tuan berhati-hati menjaganya. Saya yakin dialah nabi akhir zaman yang telah ditunggu-tunggu oleh seluruh umat manusia. Usahakan agar hal ini jangan diketahui oleh orang-orang Yahudi. Mereka telah membunuh nabi-nabi sebelumnya. Saya tidak mengada-ada, apa yang saya terangkan itu berdasarkan apa yang saya ketahui dari kitab Taurat dan Injil. Semoga tuan-tuan selamat dalam perjalanan.”

    Apa yang dikatakan oleh pendeta Kristen itu membuat Abi Thalib segera mempercepat urusannya di Suriah dan segera pulang ke Mekah.

    WAHYU PERTAMA

    Menjelang usianya yang ke-40, Nabi Muhammad SAW sering berkhalwat (menyendiri) ke Gua Hira, sekitar 6 km sebelah timur kota Mekah. Ia bisa berhari-hari bertafakur dan beribadah disana. Suatu ketika, pada tanggal 17 Ramadhan/6 Agustus 611, ia melihat cahaya terang benderang memenuhi ruangan gua itu. Tiba-tiba Malaikat Jibril muncul di hadapannya sambil berkata, “Iqra’ (bacalah).” Lalu Muhammad SAW menjawab, “Mâ anâ bi qâri’ (saya tidak dapat membaca).” Mendengar jawaban Muhammad SAW, Jibril lalu memeluk tubuh Muhammad SAW dengan sangat erat, lalu melepaskannya dan kembali menyuruh Muhammad SAW membaca. Namun setelah dilakukan sampai 3 kali dan Muhammad SAW tetap memberikan jawaban yang sama, Malaikat Jibril kemudian menyampaikan wahyu Allah SWT pertama, yang artinya:

    Bacalah dengan (menyebut) nama Rabbmu yang Menciptakan. Ia menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Rabbmulah yang Paling Pemurah. yang mengajar (manusia) dengan perantara kalam. Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.” (QS. 96: 1-5)

    Saat itu Muhammad SAW berusia 40 tahun 6 bulan 8 hari menurut perhitungan tahun kamariah (penanggalan berdasarkan bulan), atau 39 tahun 3 bulan 8 hari menurut perhitungan tahun syamsiah (penanggalan berdasarkan matahari). Dengan turunnya 5 ayat pertama ini, berarti Muhammad SAW telah dipilih oleh Allah SWT sebagai rasul.

    Setelah pengalaman luar biasa di Gua Hira tsb, dengan rasa ketakutan dan cemas Nabi Muhammad SAW pulang ke rumah dan berseru pada Khadijah, “Selimuti aku, selimuti aku.” Sekujur tubuhnya terasa panas dan dingin berganti-ganti. Setelah lebih tenang, barulah ia bercerita kepada istrinya. Untuk lebih menenangkan hati suaminya, Khadijah mengajak Nabi Muhammad SAW datang pada saudara sepupunya, Waraqah bin Naufal, yang banyak mengetahui kitab-kitab suci Kristen dan Yahudi. Mendengar cerita yang dialami Nabi Muhammad SAW, Waraqah pun berkata, “Aku telah bersumpah dengan nama Tuhan, yang dalam tangan-Nya terletak hidup Waraqah, Tuhan telah memilihmu menjadi nabi kaum ini. An-Nâmûs al-Akbar (Malaikat Jibril) telah datang kepadamu. Kaummu akan mengatakan bahwa engkau penipu, mereka akan memusuhimu, dan mereka akan melawanmu. Sungguh, sekiranya aku dapat hidup pada hari itu, aku akan berjuang membelamu.”

  • 1100. fakta  |  Desember 27, 2009 pada 4:44 pm

    to cosmic boy
    Apakah benar Muhammad membunuh dan merencanakan pembunuhan terhadap org yg meragui/menolak kenabiannya?

    jawaban:
    Perang Bani Nadhir

    Sejak jaman dahulu, bangsa Yahudi memang dikenal sebagai ahli makar. Pembunuhan terhadap para Nabi dan kekejian lainnya tidak lepas dari tangan-tangan mereka. Berbagai peperangan yang muncul di jaman Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam juga lahir dari persekongkolan jahat mereka. Salah satunya adalah Peperangan Bani Nadhir.

    Sebelum Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berhijrah ke Madinah, sudah ada tiga kabilah besar bangsa Yahudi yang menetap di negeri tersebut. Mereka adalah Bani Qainuqa’, Bani Nadhir, dan Bani Quraizhah. Masing-masing kabilah ini mempunyai sekutu dari kalangan penduduk asli Madinah yaitu Aus dan Khazraj. Bani Qainuqa’ dan Bani Nadhir bersekutu dengan Khazraj, sedangkan Bani Quraizhah menjadi sekutu Aus.
    Setiap kali terjadi peperangan di antara mereka dengan sekutu masing-masing, orang-orang Yahudi mengancam kaum musyrikin (Aus dan Khazraj) ketika itu dengan mengatakan: “Sudah tiba masanya kedatangan nabi kami. Dan kami akan memerangi kalian seperti memerangi ‘Ad dan Iram.”
    Ketika muncul Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dari kalangan Quraisy, berimanlah Aus dan Khazraj. Sementara orang-orang Yahudi justru kafir kepada beliau. Tentang merekalah turunnya firman Allah Subhanahu wa Ta’ala:

    وَلَمَّا جَاءَهُمْ كِتَابٌ مِنْ عِنْدِ اللهِ مُصَدِّقٌ لِمَا مَعَهُمْ وَكَانُوا مِنْ قَبْلُ يَسْتَفْتِحُوْنَ عَلَى الَّذِيْنَ كَفَرُوا فَلَمَّا جَاءَهُمْ مَا عَرَفُوا كَفَرُوا بِهِ فَلَعْنَةُ اللهِ عَلَى الْكَافِرِيْنَ

    “Dan setelah datang kepada mereka Al-Qur`an dari Allah yang membenarkan apa yang ada pada mereka, padahal sebelumnya mereka biasa memohon (kedatangan Nabi) untuk mendapat kemenangan atas orang-orang kafir, namun setelah datang kepada mereka apa yang telah mereka ketahui, mereka ingkar kepadanya. Maka laknat Allah-lah atas orang-orang yang ingkar itu.” (Al-Baqarah: 89)
    Bani Nadhir adalah salah satu kabilah terbesar bangsa Yahudi yang bermukim di sebelah selatan Madinah sebelum kedatangan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Setelah Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam tiba di Madinah, mereka pun kafir kepada beliau bersama orang-orang kafir Yahudi lainnya. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam sendiri mengadakan ikatan perjanjian dengan seluruh golongan Yahudi yang menjadi tetangga beliau di Madinah.

    Sebab-sebab Terjadinya Peperangan
    Ketika perang Badr usai, enam bulan setelah peristiwa besar tersebut1, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menemui dan meminta mereka agar membantu beliau dalam urusan diyat (tebusan) orang-orang Bani Kilab yang dibunuh ‘Amr bin Umayyah Adh-Dhamari. Merekapun berkata: “Kami akan bantu, wahai Abul Qasim (maksudnya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, red.). Duduklah di sini sampai kami selesaikan keperluanmu!”
    Kemudian sebagian mereka memencilkan diri dari yang lain. Lalu setan membisikkan kepada mereka ‘kehinaan’ yang telah ditakdirkan atas mereka. (Dengan bisikan itu) mereka mencoba melakukan intrik keji untuk membunuh Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Salah seorang dari mereka berkata: “Siapa di antara kalian yang memegang penggilingan ini, lalu naik ke loteng dan melemparkannya ke kepalanya sampai remuk?”
    Orang paling celaka dari mereka, ‘Amr bin Jihasy, berkata: “Aku.”
    Namun Sallam bin Misykam berkata kepada mereka: “Jangan lakukan. Demi Allah, pasti Dia akan membongkar apa yang kalian rencanakan terhadapnya. Sungguh, ini artinya melanggar perjanjian antara kita dengannya.”
    Lalu datanglah Jibril menceritakan persekongkolan busuk mereka. Beliaupun bangkit dengan cepat dan segera menuju ke Madinah. Para shahabatpun menyusul beliau dan berkata: “Anda bangkit tanpa kami sadari?” Beliau pun menceritakan rencana keji orang-orang Yahudi itu atas beliau.
    Setelah itu Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengirim utusan kepada mereka untuk memerintahkan: “Keluarlah kalian dari Madinah dan jangan bertetangga denganku di sini. Aku beri waktu sepuluh hari. Siapa yang masih kedapatan di Madinah setelah hari itu, tentu aku tebas lehernya.”
    Akhirnya mereka mempersiapkan diri selama beberapa hari. Datanglah kepada mereka gembong munafik Abdullah bin Ubay bin Salul, sembari mengatakan: “Janganlah kalian keluar dari rumah kalian. Karena saat ini aku memiliki sekitar dua ribu pasukan yang siap bertahan bersama di benteng kalian ini. Mereka siap mati membela kalian. Bahkan Bani Quraizhah serta para sekutu kalian dari Ghathafan tentu akan membela kalian.”
    Akhirnya Huyai bin Akhthab (pemimpin Bani Nadhir, red.) tergiur dengan bujukan ini dan mengutus seseorang kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, mengatakan: “Kami tidak akan keluar dari kampung (rumah-rumah) kami. Berbuatlah sesukamu.”
    Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para shahabat bertakbir, lalu berangkat menuju perkampungan mereka. Saat itu, ‘Ali bin Abi Thalib lah yang membawa bendera beliau.
    Merekapun mengepung benteng Yahudi ini dan melemparinya dengan panah dan batu. Ternyata Bani Quraizhah meninggalkan Bani Nadhir. Bahkan sekutu mereka, Ibnu Ubay dan Ghathafan juga mengkhianati mereka.
    Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengepung mereka selama enam hari. Beliau menebang pokok-pokok (pohon) kurma milik mereka dan membakarnya.
    Kemudian orang-orang Yahudi itu mengutus seseorang untuk memohon: “Kami akan keluar dari Madinah.” Beliau akhirnya memperkenankan mereka keluar dari kota itu dengan hanya membawa anak-cucu mereka serta barang-barang yang dapat diangkut seekor unta kecuali senjata. Dari sinilah kemudian Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para shahabat memperoleh harta dan senjata.
    Seperlima bagian dari rampasan perang Bani Nadhir ini tidak dibagikan, dikhususkan bagi Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para pengganti beliau (para pemimpin, khalifah, -pent.) demi kepentingan kaum muslimin. Karena Allah Subhanahu wa Ta’ala telah memberikannya kepada beliau sebagai fai’, tanpa kaum muslimin mengerahkan seekor kuda ataupun unta untuk mendapatkannya.
    Akhirnya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengusir mereka termasuk pembesar mereka, Huyai bin Akhthab, ke wilayah Khaibar. Beliau menguasai tanah dan rumah-rumah berikut senjata. Ketika itu diperoleh sekitar 50 perisai, 50 buah topi baja, dan 340 bilah pedang. Inilah kisah mereka yang diuraikan oleh sejumlah ahli sejarah.
    Al-Imam Al-Bukhari meriwayatkan tentang hal ini:

    عَنْ عُمَرَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: كَانَتْ أَمْوَالُ بَنِي النَّضِيْرِ مِمَّا أَفَاءَ اللهُ عَلَى رَسُوْلِهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِمَّا لَمْ يُوْجِفْ الْمُسْلِمُوْنَ عَلَيْهِ بِخَيْلٍ وَلاَ رِكَابٍ، فَكَانَتْ لِرَسُوْلِ اللهِ صَلَّى الله عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَاصَّةً وَكَانَ يُنْفِقُ عَلَى أَهْلِهِ نَفَقَةَ سَنَتِهِ ثُمَّ يَجْعَلُ مَا بَقِيَ فِي السِّلاَحِ وَالْكُرَاعِ عُدَّةً فِي سَبِيْلِ اللهِ

    Dari ‘Umar radhiallahu ‘anhu, katanya: “Harta Bani Nadhir merupakan harta fai’ yang Allah berikan kepada Rasul-Nya Shallallahu ‘alaihi wa sallam, tanpa kaum muslimin mengerahkan kuda dan unta untuk memperolehnya. Harta itu milik Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam secara khusus. Beliau menginfakkannya untuk keluarganya sebagai nafkah selama setahun, kemudian sisanya berupa senjata dan tanah sebagai persiapan bekal (jihad) di jalan Allah.”

    Beberapa Pelajaran dari Kisah Ini
    Berkaitan dengan peristiwa ini, Allah Subhanahu wa Ta’ala turunkan awal surat Al-Hasyr (1-5) dan ditegaskan pula oleh Al-Imam Al-Bukhari dalam Shahih-nya (Kitab Al-Maghazi dan Tafsir Al-Qur`an) dari Ibnu ‘Abbas radhiallahu ‘anhuma:

    عَنْ سَعِيْدِ بْنِ جُبَيْرٍ قَالَ: قُلْتُ لاِبْنِ عَبَّاسٍ سُوْرَةُ الْحَشْرِ، قَالَ: قُلْ سُوْرَةُ النَّضِيْرِ

    Dari Sa’id bin Jubair, dia berkata: “Aku berkata kepada Ibnu ‘Abbas: ‘Surat Al-Hasyr.’ Kata beliau: “Katakanlah: ‘Surat An-Nadhir’.”
    Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

    سَبَّحَ لِلَّهِ مَا فِي السَّمَوَاتِ وَمَا فِي اْلأَرْضِ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ. هُوَ الَّذِي أَخْرَجَ الَّذِيْنَ كَفَرُوا مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ مِنْ دِيَارِهِمْ لأَوَّلِ الْحَشْرِ مَا ظَنَنْتُمْ أَنْ يَخْرُجُوا وَظَنُّوا أَنَّهُمْ مَانِعَتُهُمْ حُصُوْنُهُمْ مِنَ اللهِ فَأَتَاهُمُ اللهُ مِنْ حَيْثُ لَمْ يَحْتَسِبُوا وَقَذَفَ فِي قُلُوْبِهِمُ الرُّعْبَ يُخْرِبُوْنَ بُيُوْتَهُمْ بِأَيْدِيْهِمْ وَأَيْدِي الْمُؤْمِنِيْنَ فَاعْتَبِرُوا يَا أُولِي اْلأَبْصَارِ. وَلَوْلاَ أَنْ كَتَبَ اللهُ عَلَيْهِمُ الْجَلاَءَ لَعَذَّبَهُمْ فِي الدُّنْيَا وَلَهُمْ فِي اْلأَخِرَةِ عَذَابُ النَّارِ. ذَلِكَ بِأَنَّهُمْ شَاقُّوا اللهَ وَرَسُوْلَهُ وَمَنْ يُشَاقِّ اللهَ فَإِنَّ اللهَ شَدِيْدُ الْعِقَابِ. مَا قَطَعْتُمْ مِنْ لِيْنَةٍ أَوْ تَرَكْتُمُوْهَا قَائِمَةً عَلَى أُصُوْلِهَا فَبِإِذْنِ اللهِ وَلِيُخْزِيَ الْفَاسِقِيْنَ

    “Bertasbih kepada Allah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi dan Dia-lah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. Dia-lah yang mengeluarkan orang-orang kafir di antara ahli Kitab dari kampung-kampung mereka pada saat pengusiran yang pertama kali. Kamu tiada menyangka, bahwa mereka akan keluar dan merekapun yakin, bahwa benteng-benteng mereka akan dapat mempertahankan mereka dari (siksaan) Allah. Maka Allah mendatangkan kepada mereka (hukuman) dari arah yang tidak mereka sangka-sangka. Dan Allah benamkan rasa takut ke dalam hati mereka; mereka musnahkan rumah-rumah mereka dengan tangan mereka sendiri dan tangan orang-orang yang beriman. Maka ambillah (peristiwa itu) sebagai pelajaran, hai orang-orang yang mempunyai pandangan. Dan jikalau tidaklah karena Allah telah menetapkan pengusiran terhadap mereka benar-benar Allah mengazab mereka di dunia. Dan bagi mereka di akhirat azab neraka. Yang demikian itu adalah karena sesungguhnya mereka menentang Allah dan Rasul-Nya. Barangsiapa menentang Allah, maka sesungguhnya Allah sangat keras hukuman-Nya. Apa saja yang kamu tebang dari pohon kurma (milik orang-orang kafir) atau yang kamu biarkan (tumbuh) berdiri di atas pokoknya, maka (semua itu) adalah dengan izin Allah; dan karena Dia hendak memberikan kehinaan kepada orang-orang fasik.”
    Asy-Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa’di rahimahullahu menerangkan makna ayat ini dalam tafsirnya sebagai berikut:
    Allah Subhanahu wa Ta’ala mengawali surat ini dengan penjelasan bahwa semua yang ada di langit dan bumi bertasbih memuji Rabbnya, mensucikan-Nya dari semua perkara yang tidak sesuai dengan kemuliaan-Nya, menghambakan diri dan tunduk kepada kebesaran-Nya. Karena sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta’ala adalah Dzat Yang Maha Perkasa lagi Kuasa atas segala sesuatu. Tidak ada sesuatupun yang dapat menghalangi-Nya serta tidak ada sesuatupun yang sulit bagi-Nya. Allah Subhanahu wa Ta’ala adalah Dzat Yang Maha Mempunyai hikmah, dalam penciptaan dan perintah-Nya. Tidaklah Allah Subhanahu wa Ta’ala menciptakan segala sesuatu ini dengan sia-sia. Dan Dia tidak menetapkan syariat yang tidak mengandung kemaslahatan.
    Allah Subhanahu wa Ta’ala tidak berbuat kecuali sesuai dengan hikmah-Nya. Termasuk dalam hal ini adalah pertolongan-Nya kepada Rasul-Nya Shallallahu ‘alaihi wa sallam atas orang-orang kafir ahli kitab dari Bani Nadhir yang melanggar perjanjian dengan Rasul-Nya. Maka Allah Subhanahu wa Ta’ala keluarkan mereka dari rumah dan tempat tinggal yang mereka cintai.
    Pengusiran mereka ini merupakan pengusiran pertama yang ditetapkan Allah Subhanahu wa Ta’ala atas mereka melalui tangan Rasul-Nya Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Mereka diusir hingga ke Khaibar.
    Ayat yang mulia ini memberi isyarat bahwa pengusiran mereka tidak hanya terjadi dalam peristiwa tersebut. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengusir mereka sekali lagi dari Khaibar. Juga di masa pemerintahan ‘Umar radhiallahu ‘anhu yang mengeluarkan seluruh Yahudi dari jazirah Arab.
    Firman Allah Subhanahu wa Ta’ala: مَا ظَنَنْتُمْ (Kamu tiada menyangka), wahai kaum muslimin.
    Dan firman Allah: أَنْ يَخْرُجُوا (bahwa mereka akan keluar).
    Yakni, keluar dari rumah mereka karena kuatnya benteng pertahanan mereka dan mereka merasa mulia di dalamnya.
    Firman Allah Subhanahu wa Ta’ala:

    وَظَنُّوا أَنَّهُمْ مَانِعَتُهُمْ حُصُوْنُهُمْ مِنَ اللهِ

    (dan mereka pun yakin, bahwa benteng-benteng mereka akan dapat mempertahankan mereka dari (siksaan) Allah Subhanahu wa Ta’ala).
    Artinya, kokohnya pertahanan mereka ini membuat mereka bangga. Namun hal ini justru memperdaya mereka. Mereka merasa tidak akan mungkin bisa dikalahkan dan tidak ada satupun yang sanggup menghadapi mereka. Padahal kekuasaan Allah Subhanahu wa Ta’ala ada di balik itu semua. Benteng mereka sama sekali tidak dapat melepaskan diri mereka dari adzab Allah Subhanahu wa Ta’ala. Dan kekuatan pertahanan mereka sedikitpun tidak berguna bagi mereka.
    Karena itulah Allah Subhanahu wa Ta’ala menyatakan:

    فَأَتَاهُمُ اللهُ مِنْ حَيْثُ لَمْ يَحْتَسِبُوا

    (maka Allah mendatangkan kepada mereka (hukuman) dari arah yang tidak mereka sangka-sangka).
    Tidak pernah terbetik dalam pikiran mereka bahwa mereka akan didatangi dari arah tersebut.
    Firman Allah Subhanahu wa Ta’ala:

    وَقَذَفَ فِي قُلُوْبِهِمُ الرُّعْبَ

    (Dan Allah benamkan ketakutan ke dalam hati mereka).
    Yaitu rasa takut yang sangat hebat. Rasa takut ini merupakan tentara Allah Subhanahu wa Ta’ala paling besar, yang tidak mungkin dilawan dengan jumlah dan persenjataan sebesar apapun. Tidak mungkin dihadapi oleh kekuatan dan kehebatan yang bagaimanapun.
    Kalaupun kekalahan menimpa mereka dari arah tertentu, mereka beranggapan bahwa itu tidak lain karena benteng pertahanan mereka. Mereka merasa tenteram dengan kekokohannya. Padahal, siapa yang mempercayakan sepenuhnya kepada selain Allah Subhanahu wa Ta’ala, dia pasti akan terhina. Dan siapa yang bersandar kepada selain Allah Subhanahu wa Ta’ala pasti hal itu menjadi bencana atasnya.
    Maka datanglah ketetapan dari langit yang menerpa hati sanubari mereka yang sebenarnya merupakan lahan keteguhan dan kesabaran atau kelemahan. Allah Subhanahu wa Ta’ala lenyapkan kekuatan dan kekokohan hati itu, dan membiarkan kelemahan serta ketakutan bertahta di dalamnya. Alhasil, tidak ada lagi tipu daya serta kekuatannya. Dan keadaan ini justru menjadi kemenangan kaum mukminin atas mereka.
    Oleh karena itulah, Allah Subhanahu wa Ta’ala menyatakan:

    يُخْرِبُوْنَ بُيُوْتَهُمْ بِأَيْدِيْهِمْ وَأَيْدِي الْمُؤْمِنِيْنَ

    (mereka musnahkan rumah mereka dengan tangan mereka sendiri dan tangan orang-orang yang beriman).
    Semua itu karena mereka pernah mengadakan kesepakatan dengan Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bahwa mereka boleh membawa barang-barang yang dapat diangkut seekor unta. Karena itulah mereka menghancurkan atap-atap rumah yang masih mereka anggap baik. Mereka berikan keleluasaan bagi kaum mukminin –akibat kejahatan mereka sendiri– untuk menghancurkan rumah dan benteng-benteng mereka. Dengan demikian, sesungguhnya mereka sendirilah yang berbuat jahat terhadap diri mereka. Jadilah mereka sendiri yang mempunyai andil besar dalam kekalahan dan kehinaan tersebut.
    Firman Allah Subhanahu wa Ta’ala:

    فَاعْتَبِرُوا يَا أُولِي اْلأَبْصَارِ

    (Maka ambillah (peristiwa itu) untuk menjadi pelajaran, hai orang-orang yang mempunyai pandangan).
    Artinya, bashirah yang tajam, akal yang sempurna. Karena sesungguhnya di dalam kejadian ini terdapat pelajaran yang membantu mengenal bagaimana Allah Subhanahu wa Ta’ala bertindak terhadap orang-orang yang keras kepala dan menentang kebenaran (Al-Haq), serta mengikuti hawa nafsunya. Kemuliaan mereka tidak lagi berguna. Kekuatan mereka pun tidak mampu menolong mereka. Bahkan benteng mereka tidak dapat melindungi mereka sedikitpun ketika keputusan Allah Subhanahu wa Ta’ala datang kepada mereka. Hukuman atas dosa-dosa mereka pun menimpa mereka.
    Pelajaran (hukum) yang diambil berdasarkan keumuman lafadz suatu nash (ayat atau hadits) bukan berdasarkan sebab yang khusus. Sehingga, dapat dipahami bahwa ayat yang mulia ini merupakan alasan (dalil) adanya perintah untuk melakukan i’tibar (perbandingan, mengambil pelajaran). Termasuk di sini menilai suatu hal dengan hal yang semisal dengannya, atau menganalogikan (kias) suatu perkara dengan yang menyerupainya. Juga merenungkan makna dan hukum yang terdapat di dalam ketetapan-ketetapan tersebut. Di sinilah letak peranan akal dan pikiran. Melalui hal ini, pemahaman akan semakin bertambah, bashirah semakin terang, dan iman juga semakin meningkat. Selanjutnya, pemahaman yang hakikipun akan dapat diperoleh.
    Kemudian Allah Subhanahu wa Ta’ala menerangkan bahwa orang-orang Yahudi ini tidaklah merasakan semua hukuman yang pantas mereka terima. Artinya, sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta’ala telah memberi keringanan bagi mereka.
    Seandainya bukan karena Allah Subhanahu wa Ta’ala telah menetapkan pengusiran terhadap mereka dan menentukan takdir yang sama sekali tidak dapat diganti dan berubah, tentulah ada perkara lain berupa adzab dunia yang akan mereka rasakan. Akan tetapi mereka –meskipun tidak mengalami adzab yang berat di dunia– sesungguhnya mereka di akhirat telah disediakan adzab neraka yang tidak satupun mengetahui kedahsyatannya kecuali Allah Subhanahu wa Ta’ala.
    Sama sekali tidak pernah terlintas dalam pikiran mereka bahwa hukuman mereka telah selesai dan tidak ada lagi yang tersisa. Karena siksaan yang Allah Subhanahu wa Ta’ala sediakan bagi mereka di akhirat jauh lebih berat dan lebih mengerikan. Semua ini karena mereka telah menentang Allah Subhanahu wa Ta’ala dan Rasul-Nya. Mereka memusuhi dan memerangi Allah Subhanahu wa Ta’ala serta Rasul-Nya. Bahkan bersegera dalam mendurhakai Allah Subhanahu wa Ta’ala dan Rasul-Nya. Demikianlah sunnatullah (ketetapan Allah Subhanahu wa Ta’ala) terhadap orang-orang yang menentang-Nya.
    Firman Allah Subhanahu wa Ta’ala:

    وَمَنْ يُشَاقِّ اللهَ فَإِنَّ اللهَ شَدِيْدُ الْعِقَابِ

    (Barangsiapa menentang Allah, maka sesungguhnya Allah sangat keras hukuman-Nya).
    Artinya, tatkala orang-orang Yahudi Bani Nadhir mencela Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan kaum mukminin yang menebang pohon-pohon kurma, bahkan menuduh mereka berbuat kerusakan, mereka merasa mendapat celah untuk mengecam kaum muslimin. Maka Allah Subhanahu wa Ta’ala menerangkan bahwa penebangan pohon-pohon kurma ataupun membiarkannya tetap tumbuh adalah dengan seizin Allah Subhanahu wa Ta’ala dan perintah-Nya. Juga: وَلِيُخْزِيَ الْفَاسِقِيْنَ (dan karena Dia hendak memberikan kehinaan kepada orang-orang fasik).
    Artinya, di sini Allah Subhanahu wa Ta’ala memberikan kekuasaan kepada kaum mukminin untuk menebang dan membakar pohon-pohon tersebut agar menjadi hukuman dan kehinaan bagi mereka di dunia. Kemudian, dengan tindakan ini dapat diketahui betapa lengkapnya kelemahan mereka, di mana sama sekali tidak mampu menyelamatkan pohon-pohon kurma yang merupakan modal kekuatan mereka.
    Firman Allah Subhanahu wa Ta’ala: لِيْنَةٍ adalah kata yang meliputi semua pohon kurma, menurut pendapat yang paling tepat dan lebih utama.
    Inilah keadaan Bani Nadhir. Lihatlah bagaimana Allah Subhanahu wa Ta’ala menghukum mereka di dunia, kemudian menerangkan tentang kepada siapa jatuhnya semua harta benda dan kekayaan mereka.
    Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

    وَمَا أَفَاءَ اللهُ عَلَى رَسُوْلِهِ مِنْهُمْ

    (Dan apa saja harta rampasan (fai’) yang diberikan Allah kepada Rasul-Nya (berupa harta benda) mereka), yakni dari Bani Nadhir.
    Sesungguhnya kalian –wahai kaum muslimin– untuk mendapatkan itu sama sekali:

    مَا أَوْجَفْتُمْ عَلَيْهِ مِنْ خَيْلٍ وَلاَ رِكَابٍ

    (kamu tidak mengerahkan seekor kudapun dan (tidak pula) seekor untapun).
    Maksudnya, kalian wahai muslimin, sama sekali tidak harus bersusah payah memperolehnya, dengan mengerahkan jiwa raga dan kendaraan kalian. Allah Subhanahu wa Ta’ala telah melemparkan rasa takut yang sangat hebat ke dalam hati mereka, hingga akhirnya mereka datang menyerah kepada kalian. Karena itulah Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

    وَلَكِنَّ اللهَ يُسَلِّطُ رُسُلَهُ عَلَى مَنْ يَشَاءُ وَاللهُ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ

    “Akan tetapi Allah yang memberikan kekuasaan kepada Rasul-Nya terhadap siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.”
    Sebagai kesempurnaan kodrat-Nya, tidak ada satupun yang dapat menghalangi-Nya dan tidak ada satupun kekuatan yang dapat mengalahkan-Nya.
    Al-Fai’ menurut istilah para ulama ahli fiqih adalah harta orang-orang kafir yang diambil dengan alasan yang haq (benar) tanpa melalui pertempuran. Seperti harta (Bani Nadhir) ini, di mana mereka lari dan meninggalkannya karena takut kepada kaum muslimin. Harta ini dinamakan fai’, karena harta ini berpindah dari tangan orang-orang kafir yang tidak berhak, kepada kaum muslimin yang lebih berhak dan hukumnya berlaku secara umum.
    Wallahu a’lam. (insya Allah bersambung: Perang Dzatu Riqa)

    1 Ini berdasarkan keterangan Ibnu Syihab Az-Zuhri dan Al-Imam Al-Bukhari rahimahullahu yang menyatakan bahwa perang Bani Nadhir ini terjadi 6 bulan sesudah perang Badr Al-Kubra. Dan ini adalah kekeliruan Az-Zuhri, atau kesalahan orang yang menukil dari beliau. Ibnul Qayyim dalam Zadul Ma’ad (3/249) menerangkan: “Tidak ragu lagi bahwa peristiwa ini terjadi setelah perang Uhud. Adapun yang terjadi setelah perang Badr adalah perang Bani Qainuqa’. Jadi, peperangan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam melawan Yahudi terjadi empat kali. Yang pertama dengan Bani Qainuqa’ yaitu setelah perang Badr, yang kedua dengan Bani Nadhir setelah perang Uhud, yang ketiga dengan Bani Quraizhah setelah peristiwa Khandaq, dan keempat dengan Yahudi Khaibar setelah peristiwa Hudaibiyah. Wallahu a’lam.

  • 1101. fakta  |  Desember 27, 2009 pada 4:46 pm

    hi cosmic boy fakta sedang memberikan jawaban atas hujatan anda hari….

  • 1102. galang  |  Maret 6, 2010 pada 4:01 pm

    HAHAHAHAHAHAHAHA………….
    AKU LUCU LIAT KALIAN SEMUA YANG DI ATAS….
    aku cuman pengen nanya, dari semua ajaran agama kalian masing2 (Kristen dan Islma), sudah menjalankan 100% belum??bagi yang merasa sudah boleh melemparkan batu pertama kali deh buat yang lain..bagi yang belum, mending menghakimi diri sendiri deh, baru menghakimi agama lain. Kalian membela mati-matian agama yang kalian percaya, tapi ga mati-matian menjalankan seutuhnya 100%, malah mati-matian mencari kelemahan agama lain.hehehhehe..

    AGAMA
    A = tidak
    GAMA = kacau balau
    AGAMA= tidak kacau balau
    peace on earth

  • 1103. Hari  |  Maret 8, 2010 pada 6:49 am

    To : galang di 1102

    Saya kutipkan pernyataan saudaraku galang :

    aku cuman pengen nanya, dari semua ajaran agama kalian masing2 (Kristen dan Islma), sudah menjalankan 100% belum??

    ======

    Pengertian pengerjaan 100% itu ada nggak ya bagi para pengikut Nabi ?
    Kalau ada ?
    Bagaimana mendefinisikannya ?
    Karena di dalam suatu agama …
    Agama apapun itu …
    Selalu saja ada yang namanya SEKTE …
    Dan u- menentukan SEKTE mana …
    Yang paling BENAR …
    Mejadi MASALAH …
    Bagaimana bisa mengartikan menjalankan 100% … ?

    Cuman mengingatkan saja …
    Bahwa masalah AGAMA itu adalah …
    MASALAH KETUHANANNYA …
    Kalau AGAMA di reduksi menjadi …
    Hanya BERKELAKUAN BAIK antar SESAMA MANUSIA …
    Maka …
    Tanpa BERAGAMA pun …
    Tidak apa-apa …
    Karena BERKELAKUAN BAIK itu …
    Hanyalah soal ETIKA …

    Tapi kalau AGAMA itu …
    Membicarakan masalah yapling POKOK …
    Dari yang PALING POKOK …
    Yaitu masalah KETUHANANNYA …
    Maka masalah BENAR dan SALAH …
    TIDAK BISA DIHINDARKAN …
    Tapi kalau hanya pada TATARAN NGOMONG saja …
    PENGINNYA NGAJAK BERANTEM …
    Itu artinya …
    Orang tersebut NGGAK KUAT DISKUSI …
    Atau MEMANG LEMAH ARGUMENTASINYA …
    He … He … He …

  • 1104. Salibsalibpatah  |  Maret 9, 2010 pada 1:31 am

    @CosmicBoy

    @ Hari,

    Siapakah yang MENGUTUS MUHAMMAD ? ALLAH.
    Siapakah ALLAH … ?

    >>> Ya yang mengutusnya adalah Allah Tuhanku,Tuhanmu dan Tuhan alam semesta.
    >>> Allah adalah Thuan Yang menciptakan langit dan bumi! Dia yang Maha kuasa atas segala sesuatu,Dia-lah Allah Tuhan yang menciptakanmu dan yang kamu ingkari…

    Karena saya tidak dapat bertanya kepada Allah, bisa ngga kamu nulis siapakah saksi2 ketika Muhammad mengaku menerima ‘wahyu’?

    >>>Apakah kamu bisa bertanya kepada Yesus?
    >>>Saksi ketika Muhammad mengaku menerima ‘wahyu’ mamang tidak ada saksi yang menyaksikan ketika ayat pertama diturunkan,namun setelah diberitakan kepada Siti Khadijah (Istri) Nabi saw. dan pamannya Waraqah bin Naufal yang beragama Nasrani dan Waraqah bin Naufal dikenal sebagai Ahli/piawai dalam Injil dan beliau Ahli menafsirkan mimpi,dengan diberitakannya ayat Al-Qur’an yang turun Waraqah bin Naufal malah meyakini bahwa Muhammad adalah seorang Nabi,bahkan ia menyatakan ingin ikut dalam pembelaan Nabi,karena setiap Nabi yang turun akan didustai dan dibunuh…

    Darimana kita tahu bahwa MUHAMMAD itu UTUSAN ALLAH ?
    >>>saya balik tanya: darimana kita tahu bahwa Nabi2 itu diutus oleh Allah?

    Dari saksi2, dari kehidupannya, dari ajaranya. Jadi ayat2 yg kamu cantumkan ngga nyambung.
    >>>yang ngga nyambung tuh otak kamu! he he..

    Pertanyaan saya:

    (1) Siapakah yg menyaksikan ketika Muhammad menerima ‘wahyu’?

    (2) Apakah kehidupan Muhammad menampakkan ciri2 kenabian? Cth, berkawin dgn menantunya sendiri. Sila bukti tindakan Muhammad ini tidak salah?

    >>>apakah kawin dengan menantu ada larangan? siapa yang melarang? kok nikah sama bekas menantu kamu larang? kenapa kalo para Nabi dalam Alkitab hampir semuanya Nabi berzinah kamu asyik2 aja? alkitabmu merendahkan martabat Para Nabi tau!

    (3) Ajaran2nya ngga nyambung dgn para Nabi khususnya Yesus.Cth ajaran poligami. Beda dgn Muhammad, Yesus menjgajar monogami. Jadi, sila jelaskan apakah poligami ajaran dr para Nabi?

    >>>ya hampir semua Nabi berpoligami! ini sejarah lho! kemudian Paulus datang merubah dan mengotorii otak2 manusia seperti anda.

    Dan bagaimana kalau MENENTANG KENABIANNYA ?

    >>>kafirlah yang menentang Kenabiannya! karena ia telah kafir terhadap Allah yang menurunkan?mengutus Para Nabi dan Rasul.

    Silahkan baca tantangan Al Qur’an … ?

    Apakah benar Muhammad membunuh dan merencanakan pembunuhan terhadap org yg meragui/menolak kenabiannya?

    >>>beri tahu saya ayatnya! silahkan! karena anda membaca dalil Al-Qur’an atau hadist dengan jahl.

    Saya nunggu respon saudara.
    >>>sudah Muslim respon tuh…!

    silahkan respon tulisan saya, salam manis…

  • 1105. Salibsalibpatah  |  Maret 9, 2010 pada 2:03 am

    @CosmicBoy n All Kristian

    Saya hendak bertanya berkaitan dengan Poligami dan fitrah!

    menurut agama kristen “tidak menikah” itu lebih baik daripada menikah.

    pertanyaannya dimana letak lebih baiknya?

    menikah itu halal,jadi apa keunggulan tidak menikah dari menikah? manusia itu memang sudah fitrahnya untuk berhubungan biologis,coba anda praktekkan untuk tidak menikah dan silahkan kamu rasakan sendiri dan ingat jangan (maaf) “onani/berzinah yaa…!”

    tentang poligami, kaum wanita itu lebih banyak ketimbang Pria bahkan perbandingannya sangat jauh, jadi siapa yang mau menafkahkan lahir dan batin si wanita yang berjumlah begitu banyak tsb ? lalu apa solusinya untuk mengatasi persoalan ini kalau bukan berpoligami?

    silahkan jawab wahai cosmicboy!

  • 1106. Hari  |  Maret 9, 2010 pada 2:46 am

    To : Salibsalibpatah di 1104

    Saudaraku Salibsalibpatah …

    Apakah sudaraku menyamakan yang berinisial
    Hari sekelompok dengan CosmicBoy ?

    Sebagaimana saudaraku tulis …

    @CosmicBoy

    @ Hari,

    ….
    ================

    Padahal saudaraku fakta …
    Begitu MEMBELA saya saat berdebat dengan Cosmicboy …
    Sebagaimana tulisan saudaraku fakta di 1100 dan 1101, dimana …
    U- yang 1101 …
    hi cosmic boy fakta sedang memberikan jawaban atas hujatan anda hari….

    Maksudnya (mungkin begini) :
    hi CosmicBoy fakta sedang memberikan jawaban atas hujatan anda ke Hari…Sebagaimana tulisannya di 1100

    Sedangkan Anda …
    Menyamaratakan …
    Yang berinisial Hari dengan CosmicBoy sebagaimana di 1104
    di atas …
    Tks

  • 1107. Salibsalibpatah  |  Maret 9, 2010 pada 5:42 am

    To : Hari

    Saudaraku Salibsalibpatah …

    Apakah sudaraku menyamakan yang berinisial
    Hari sekelompok dengan CosmicBoy ?

    Sebagaimana saudaraku tulis …

    @CosmicBoy

    @ Hari,
    maksudnya saya menanggapi pertanyaan “Cosmicboy” kepada anda (saya mewakili anda) Wallahi saya disini hendak mematahkan pemikiran2 Salib.maka itu saya beri nama pada nik saya “SALIBSALIBPATAH”
    NB: Saya bukan hendak menyamakan Akhi sama Cb. na’Udzubillah! Cz Hari adalah “Hizbullah” sedang siCosmicboy “Hizbushsyaithon”!

  • 1108. Hari  |  Maret 10, 2010 pada 3:37 am

    To : Salibsalibpatah

    Kalau begitu ceritanya …
    Terima kasih.

  • 1109. pejuang islam  |  Mei 6, 2010 pada 5:48 am

    menurut saya islam itu suci….
    mf sebelum nya…
    berhati2 lah pa yang kalian sembah….
    karna tuhan itu cuma satu yaitu allah SWT

  • 1110. Train Darkside  |  Mei 29, 2010 pada 9:17 am

    You people, really annoying,,

    Apa yang kalian hadapi setelah kalian mati ???
    Bullshit aj kalian,,

    kalau tahu kalian bakal mati, pasti gemetaran kalian,,

    Saling Menghargailah kalian,, idiotic people,,

    Jangan banyak Bullshit,,
    Lihat Iblis tertawa melihat kalian,,

    Tunggu aj kematian kalian napa?
    dan lihat siapa yang benar,,
    Pasti Berjumpa Lagi,,,

    See you people
    in the BORDER OF HEAVEN, WORLD AND HELL..

  • 1111. Hari  |  Juni 9, 2010 pada 2:48 am

    To : Train Darkside di 1110

    Kalau ada orang melihat suatu kecelakaan …
    Terus yang melihat ini ACUH saja alias CUEK …
    Sekedar menjadi PENONTON …
    KAMU … KAMU …
    SAYA … SAYA …
    Dia tetap sajamengerjakan pekerjaan yang sedang dikerjakan …

    Kira-kira orang lain yang memandang fenomena seperti ini bagaimana ya ?

    MEMAKI atau CUEK juga ?

    GAMPANG kan JAWABANNYA ?

    TESIS DASARNYA adalah SEDERHANA …
    Apabila PILIHAN KITA tentang TUHAN itu SALAH …
    KONSEKWENSINYA adalah MASUK NERAKA …
    Yang PANASNYA ber LIPAT-LIPAT dari PANASNYA MATAHARI …
    Panasnya MATAHARI saja 50 juta derajat Celcius …
    Apalagi NERAKA …
    Kebayang TIDAK ?

    Makanya SEBELUM semuanya TERLAMBAT …
    Kita BERDISKUSI atau BERKOMUNIKASI …
    Mengenai TUHAN yang BENAR itu …

  • 1112. LOGIKA  |  Maret 23, 2011 pada 6:32 am

    Mau tanya sama yang Kristen, dalam ajaran anda apa sih makna :
    1. Alam semesta diciptakan Tuhan ?
    2. Manusia diciptakan Tuhan di bumi ?

  • 1113. LOGIKA  |  Maret 23, 2011 pada 6:39 am

    Jika anda sudah bisa menjawab kedua pertanyaan di atas, maka anda berarti siap membahas tentang arti keimanan pada Tuhan berdasarkan aspek ciptaan-Nya.

  • 1114. LOGIKA  |  Maret 23, 2011 pada 6:56 am

    Menyangkal suatu pendapat tanpa dasar adalah pekerjaan yang amat mudah, yang bisa dilakukan oleh siapa saja, bahkan tanpa pendidikan dan wawasan sekalipun. Tapi mengajukan pendapat dengan argumentasi logis dan berdasar bukanlah pekerjaan yang mudah dilakukan semudah membalikan telapak tangan. Jadi kualitas dari sanggahan atas suatu pendapat itu sangat tergantung dari niat yang menyanggah, apakah karena mau tahu kebenaran atau karena tidak bisa menerima kebenaran ?

  • 1115. imankristen  |  Maret 31, 2011 pada 1:39 am

    @logika
    Maaf…, anda lagi bicara apa ya?
    Iman anda adalah benar 100%. Ini lagi bicara logika.

  • 1116. rezya  |  Oktober 21, 2011 pada 1:59 pm

    jangan ribut soal agama,,, nantik klok sudah mati/wafat, pasti terbukti mana yang benar dan yang mana yang salah…, di jamin ketemu sama malaikat maut….

  • 1117. Hari  |  November 8, 2011 pada 9:49 am

    To : rezya

    Kalau soal mati … ? Artinya SELESAI alias TAMAT …
    Masa’ sich saat kita masih HIDUP ini nggak bisa berpikir akan KEBENARAN TUHAN yang BENAR ? Yang dapat mengarahkan kita pada KEBENARAN HAKIKI ?

    Pergunakan HIDUPMU sebaik-baiknya agar SELAMAT di AKHIRAT NANTI …

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed



Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.