Pembunuhan: Yesus vs Muhammad (Komentar-1)

November 29, 2008

Anda DILARANG membaca isi blog ini, sebelum menyetujui ISI dari pernyataan pada: http://islamkristen.wordpress.com/warning/

=============================================================

Kini Thaha sudah tiada. Tapi namanya mengingatkan saya pada sosok Thaha lainnya yang akhir hayatnya bernasib sama. Thaha kedua adalah Mahmud Muhammad Thaha, guru dari pemikir muslim liberal asal Sudan, Abdullah Ahmad al-Naim.

Pena lebih tajam daripada pedang. Ungkapan itu kadang jadi pujian dan penghargaan bagi para penulis. Namun yang terjadi di Sudan justru sebaliknya: buah pena justru ditebas tajamnya pedang. Pena itu bernama Muhammad Thaha Muhammad Ahmad, Pemimpin Redaksi al-Wifâq, koran harian yang terbit di Khortum, ibu kota Sudan.

Rabu pagi lalu (6/9) sosok Thaha tak dijumpai di kantornya. Ia justru ditemukan di pinggiran kota Khortum, 40 kilometer dari rumahnya, dalam kondisi mengenaskan. Lehernya sudah ditebas dan batok kepalanya diletakkan di atas tubuhnya yang bersimbah darah terbujur kaku.

Peristiwa tragis itu bermula dari beberapa jam sebelumnya, ketika tiga orang tak dikenal mengangkut paksa Thaha dari rumahnya. Setelah keluarganya sadar bahwa itu modus penculikan, mereka menghubungi polisi. Namun semua sudah terlambat. Thaha mati meninggalkan kontroversi dalam umur 51 tahun. 

Thaha adalah seorang jurnalis yang sangat akrab dengan kontroversi. Bukan hanya melalui tulisan-tulisannya, namun juga karena karakter dan jalan hidupnya. Ia pernah menjadi aktivis Islam—dua karena itu, dua anak laki-lakinya ia beri nama Khomeini dan Abdul Aziz al-Rantisi. Namun ia juga sangat kritis terhadap aksi-aksi kekerasan yang sering diperagakan beberapa kelompok Islamis di Sudan.

Pada awal 2005, ia berurusan dengan pengadian gara-gara korannya memuat tiga artikel yang menukil buku Dr. al-Maqrizi yang berjudul al-Majhûl fi Hayâti al-Rasûl (Yang Majhul dari Kehidupan Rasul). Dalam buku itu, al-Maqrizi meragukan keabsahan bersambungnya nasab Nabi Muhammad SAW dengan ayah kandungnya, Abdullah bin Abdul Muthallib. Polemik pun merebak.

Tulisan itu dimuatnya dalam rangka menyambut peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Lewat artikel itu, Thaha bermaksud mengajak umat Islam di Sudan agar membaca sosok Nabi secara kritis. Baginya, Maulid bukan momentum pemujaan, namun penggalian kisah dan pengalaman hidup Nabi secara lebih mendalam.

Namun, tulisan itu terlanjur dianggap sebagai bentuk penghinaan dan penodaan terhadap kemulian ajaran-ajaran Islam. Ribuan orang menuntut agar Thaha dipancung. Thaha akhirnya meminta maaf dan menegaskan tidak bermaksud menghina Nabi Muhammad. Ia juga telah menulis bantahan terhadap buku al-Maqrizi.

Pasca-kejadian itu, Dewan Pers Sudan menjatuhkan sanksi tidak boleh terbit selama tiga hari serta denda 8 juta pound terhadap harian al-Wifaq. Al-Wifaq dianggap telah melanggar kode etik jurnalistik di Sudan. Tapi Thaha melawan dan mengajukan banding.

Rupanya, peristiwa tahun lalu itu belum lagi tuntas dan ia berbuntut panjang. Hidup Thaha selanjutnya disibukkan oleh dakwaan pengadilan sekaligus ancaman pembunuhan dari kelompok-kelompok Islam radikal di luar pengadilan. Pada 20 Januari 2006, kantor al-Wifaq diserang puluhan orang tak dikenal. Mereka melempar api ke dalam kantor, melukai Thaha berikut seorang stafnya.

Kini Thaha sudah tiada. Tapi namanya mengingatkan saya pada sosok Thaha lainnya yang akhir hayatnya bernasib sama. Thaha kedua adalah Mahmud Muhammad Thaha, guru dari pemikir muslim liberal asal Sudan, Abdullah Ahmad al-Naim. Mahmud Thaha mati setelah digantung oleh rezim Numeiry pada tanggal 18 Januari 1985. Ia adalah tokoh oposisi penting yang paling gencar melawan rezim Numaery. Sebagaimana Muhammad Thaha, Mahmud Thaha selalu mendapat tuduhan menodai Islam. Ia menolak penerapan syariat Islam sebagai agenda politik Numaery. 

Tuduhan penodaan agama yang ditudingkan pada Mahmud Thaha, terjadi saat ia berani melakukan pengujian secara terbuka dan kritis terhadap isi Alquran dan Sunnah. Dari situ dia melahirkan konsep tentang dua periode sekaligus dua doktrin Islam: Islam Mekah dan Islam Madinah. Bagi Mahmud Thaha, pesan-pesan Alqur’an di Mekah banyak menekankan segi universalitas Islam, isu persamaan, kebebasan, dan antikekerasan.

Sementara Islam Madinah justru terlalu kompromi pada konteks setempat, sehingga syariat Islam terpaksa mengadopsi kekerasan, konflik, diskriminasi jender, ras, dan keyakinan. Di Sudan, syariat Islam versi inilah yang justeru ingin diterapkan saat itu dan menjadi agenda kelompok Islam politik. Atas alasan itu, Mahmoud Thaha menolak penerapan syariat Islam.

Saya membayangkan, jika dua Thaha itu hidup di Indonesia, mungkin mereka akan terjerat pasat 156a Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP); sebuah pasal tentang penodaan agama yang telah banyak memakan korban.

Di Sudan, perbedaan dan pengkajian yang kritis atas beberapa aspek Islam telah didakwa sebagai bentuk penghinanaan dan penodaan atas Islam. Sanksi yang diberikan kelompok Islamis pun sungguh tragis dan mengerikan. Apakah nasib tragis dua Thaha itu akan terjadi juga di Indonesia? Dengan lantang kita harus katakan: “Semua itu tidak perlu!” 

Penulis: M. Guntur Romli

Sumber: http://belajarmuslim.wordpress.com/2008/11/29/islam-adalah-sumber-kebajikan/

Tanggapan ImanKristen:

Tulisan yang sungguh jujur dan merupakan tanggapan yang sangat menarik. Terimakasih atas tulisan anda yang sangat menyentuk hati. Bagaimana sampai saat ini, umat Islam masih memilih kekerasan untuk menyelesaikan masalah keislaman mereka.

Entry Filed under: Pilihan hidup. Tag: , , .

21 Comments Add your own

  • 1. wahid  |  Desember 7, 2008 at 6:22 am

    Menurut saya tulisan diatas membuthkan jawaban yang sufistik…
    ————————————————————————

    Agama islam tidak mengajarkan kekerasan… Agama islam ajaran yang TEGAS… yang banyak dosa masuk neraka, yang banyak pahala masuk surga… suatu hukuman yang diperintahkan kpd Allah untuk seseorang yang melanggar perintahNya, itu adalah bentuk rasa sayang dan cinta kasih allah kpd hambaNya.

    Saya yakin umat kristiani pasti percaya dengan IMAN, CINTA, dan KASIH SAYANG…

  • 2. eddie  |  Desember 23, 2008 at 8:38 am

    Agama kristen mengajarkan yang berdosa masuk neraka, yang percaya Tuhan Yesus masuk surga

  • 3. teddy  |  Februari 4, 2009 at 9:23 am

    Islam itu agama yg diridloi Allah. Adanya kekerasan oleh orang2 Islam bukan berarti Islam mengajarkan kekerasan.
    Dlm penganut agama apapun, byk terjadi kekerasan.
    Lihatlah bentrokan yg kerap terjadi antara penganut Kristen dan Katolik di Irlandia, Pembantaian Nazi thd orang sipil Yahudi di Jerman, Pembantaian orang2 sipil Islam oleh kaum Kristen pd saat perang Salib, Penyerbuan dan pembantaian oleh Mongol thd Baghdad dan penduduknya, Amerika membantai ratusan ribu penduduk sipil Irak dan Afghanistan saat menyerbu negara2 tsb, Pasukan Serbia yg Kristen membantai Muslim Sipil Bosnia, Orang2 Yahudi menindas orang2 di Palestina, Pemerintah Timor LEste mengusir Orang2 Islam di sana, dll masih banyak lagi.

  • 4. delonmanik  |  Februari 7, 2009 at 4:04 pm

    coba tolong di cari tahu dulu dari mana asal kata Allah yang di bawa oleh Nabi Muhammad itu dan Yahwe yang di bawa oleh Nabi Musa itu..
    Memang sudah jelas sekali Islam dan Yahudi itu berbeda.

    Syalom

  • 5. nitten  |  Februari 8, 2009 at 12:30 am

    @eddie

    Kamu katakan :

    Agama kristen mengajarkan yang berdosa masuk neraka, yang percaya Tuhan Yesus masuk surga

    Kalo “Berdosa” dan “Percaya” masuk mana?

    ..

    Salam kasih dalam KECERDASAN

  • 6. marcus n redy  |  Februari 10, 2009 at 6:37 am

    ajrn islam dan kristiani sbrnya sm tp hanya pelakunya N cr menjalankannya saja yang salah,
    klo menurut aq sich…semua agama itu mengajarkn kebaikan, tp klo bs knp org yg ingin beragama lain koq mlh d lrg, bukannya malah dihajar (FPI), mereka b’buat anarki, apakah itu ajaran agama mereka? (Islam).

  • 7. jelasnggak  |  Februari 10, 2009 at 12:42 pm

    @marcus n redy.

    Di islam itu, darah murtadin adalah halal.

    Gitu.

    ajaran penuh damai kok.

    iya kan..

    kalau orang mau makan di bulan ramadan, harus dipukulin.. karena mereka menghina orang yang lagi puasa.

    gitu..

    agama damai kan…?

    Kalo yang laki melihat wanita di jalan keliatan tangannya, maka WANITA ITU YANG SALAH,,..

    Bukan si lelaki.

    karena wanita salah, maka wajib dipukuli..

    gitu.

    agama damai kan ya..?

    agama damai sekali kok.

    salam

  • 8. delonmanik  |  Februari 11, 2009 at 6:39 am

    coba baca dahulu apa yang tertulis dalam Kitab Taurat, Zabur dan Injil maka disitu akan terdapat intisari dari Karya Tuhan YME mulai dari Adam hingga Akhir Zaman. Bedakan dengan membaca Al Quran…

    Salam

  • 9. teddy  |  Februari 20, 2009 at 3:57 pm

    Orang2 yg menjelek2kan Islam disebabkan karena mereka tidak tahu saja. Belum mendapat Hidayah ALLAH. Mereka menilai Islam seperti cerita orang buta dan gajah. Meraba2 dikit dan langsung memvonis bentuk gajah spt apa yg mereka raba sedikit itu.
    Sebelum menilai Islam pun sdh ada rasa dengki di hati mereka, jadi ya sulit obyektif, apalagi percaya dgn ajaran Islam yg mulia.
    Saya telah membaca dan ikut beberapa diskusi2 di internet, email dll ttg agama, semua penilaian thd Islam sangat DANGKAL sekali. Hal ini hanya menunjukkan kedunguan mereka saja. Saya kasihan sekali kpd mereka.

    Ya Allah…, turunkanlah HidayahMU kepada mereka, karena mereka belum tahu ttg Islam dan ttg kekasihmu Rasulullah SAW…..

  • 10. jelasnggak  |  Februari 20, 2009 at 6:55 pm

    @Muslim.

    Tolong kalau ngga bisa jawab pertanyaan muslim, ya bilang aja…

    ngga apa2 kok..

    Jangan “ngumpet” di balik awloh.. he he he

    bisa aja..

  • 11. nitten  |  Februari 21, 2009 at 4:14 am

    @delonmanik

    Kamu katakan :

    coba baca dahulu apa yang tertulis dalam Kitab Taurat, Zabur dan Injil maka disitu akan terdapat intisari dari Karya Tuhan YME mulai dari Adam hingga Akhir Zaman. Bedakan dengan membaca Al Quran

    “Hai orang-orang yang beriman, tetaplah beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan kepada kitab yang Allah turunkan kepada Rasul-Nya, serta kitab yang Allah turunkan sebelumnya.” (An-Nisa’: 136).

    “Dia menurunkan Al-Kitab (Al-Qur’an) kepadamu dengan sebenarnya membenarkan kitab yang telah diturunkan sebelumnya dan menurunkan Taurat dan Injil. Sebelum (Al-Qur’an), menjadi petunjuk bagi manusia, dan Dia menurunkan Al-Furqan.” (Ali Imran: 3-4).

    “Dan Kami telah turunkan kepadamu Al-Qur’an dengan membawa kebenaran, membenarkan apa yang sebelumnya, yaitu kitab-kitab (yang diturunkan sebelumnya) dan batu ujian terhadap kitab-kitab yang lain.” (Al-Maidah: 48).

    “Dan Kami berikan Zabur kepada Daud.” (An-Nisa: 163).

    “Dan sesungguhnya Al-Qur’an ini benar-benar diturunkan oleh Tuhan semesta alam. Al-Qur’an dibawa turun oleh Ar-Ruh Al-Amin (Jibril). Ke dalam hatimu (Muhammad) agar kamu menjadi salah seorang di antara orang-orang yang memberi peringatan. Dengan bahasa Arab yang jelas. Dan sesungguhnya Al-Qur’an itu benar-benar (tersebut) dalam Kitab-kitab orang yang dahulu.” (Asy-Syua’ra’: 192-196)

    “Sesunguhnya ini benar-benar terdapat dalam kitab-kitab yang dahulu. (Yaitu) Kitab-kitab Ibrahim dan Musa.” (Al-A’la: 18-19).

    ..

    Indahnya Al Qur’an.

    ..

    Tajamkan Pikiran.

    Lembutkan Hati.

    ..

    Salam

  • 12. luna  |  Februari 23, 2009 at 2:27 am

    sekilas aja yah, kita tau bahwa Muhammad berakhiran SAW (yang katanya “artinya utusan Alloh”)tahukah anda apa artinya SAW dalam bahasa gaib adalah Orang yang butuh penyelamatan (Dengar kesaksian salah satu mantan pemburu hantu yang bertobat menerima isa almasih sebagai roti kehidupan, Tuhan dan juru salamat) dan Isa SA (SA artinya “yang memberi keselamatan)knapa disebut Tuhan karna AKU di dalam DIA dan DIA di dalam AKU(kutipan ini pasti asing buat non kristen….makanya buka injil khususnya perjanjian baru/ new testament…gito lho)…Jika Anda bertanya pada ahli Al quran….JUJUR AJA …coba tanya deh……

    Kan gara-gara muhammad beristri lebih dari 1 makanya umatnya ikut2an….wanita mana yang mau dibuat seperti itu dan muhammad lahir sebagai 100% manusia (Wajar)

    Tapi…saya heran Al quran mengakui Isa Almasih itu yang kudus dari Allah dan Suci serta dilahirkan oleh roh Allah tapi Knapa Umat muslim lebih mengagungkan Muhammad daripada Isa Almasih.Justu karna perbuatan muhammad (yang di sebut sunnah) membuat para pemeluknya salah tingkah …walah…walah…..masih banyak lho bukti2 kebohongann publik (Contoh: air zamzam itu bohong dari sebuah gua yang mengeluarkan air suci padalah sumur yang di dalam gua tersebut sudah lama kering)jadi…air Zam-zam itu sama aja aid PDAM….tertipu deh (Makanya dengar kesaksian Pak Markus (Salah satu mantan pemburu hantu)

    okay deh kawan-kawan …salam kasih….syalom

  • 13. Ruslan  |  Februari 25, 2009 at 3:24 pm

    Yaa..Allah..!!berikan aku petunjukmu…
    Aku percaya..isa..dan kenabian’nya..
    Dan aku percaya..muhammad..adalah nabi akhir zaman…
    …aku..ragu dngan kitab injil yg skarang…(ada campur tangan manusia)
    Tp aku percaya kitab Al-qur’an..
    Ampunilah dosa kami,dosa manusia yg tlah mngotori ksucian wahyumu..perintahmu..
    ..Aku bersaksi bhwa tiada tuhan selain Allah dan aku brsksi bahwa Muhammad adlah utusan’NYA..

  • 14. cowon  |  Maret 8, 2009 at 11:14 am

    saya sependapat dengan kata kata sdr luna | Februari 23, 2009 at 2:27 am . klo memang anda ingin bukti, carilah Pak Markus….dengarlah kesaksiannya!beliau salah satu Tim Pemburu Hantu (Islam Tulen lho ) yang mendapat Kasih Keselamatan dari Yesus…

  • 15. Isa not Jesus  |  Maret 12, 2009 at 7:56 am

    Trnyata cara pandang org2 kafir msih salah akn agama Allah(Islam), stlah dtang kpd mrka utusan suci(Muhammad) & bukti2 yg bnar2 nyata(Al quran). Subhanallah . . . sngguh bnar firman Allah, ssngguhx tlah dbutakan mata & hati mrka. Lalu ap daya qta, jk Allah mnjaga kkafiranx. Subhanallah . . . Maha Suci Allah

  • 16. Diskusi Pembunuhan « Iman Kristen  |  Maret 28, 2009 at 5:09 pm

    [...] (Komentar-2)Penulisan Kitab : Alkitab vs Alquran (Komentar-1)Penulisan Kitab : Alkitab vs AlquranPembunuhan: Yesus vs Muhammad (Komentar-1)Fenomena Kartun : Komentar-1Pembunuhan: Yesus vs MuhammadPengumumanTes Pemahaman Agama : Islam vs [...]

  • 17. Hansen  |  April 30, 2009 at 4:39 pm

    Yesus VS Nabi Muhammad, Dunia Islam Tercengang!

    KAIRO (SuaraMedia) – Organisasi Konferensi Islam (OIC) merasa prihatin dengan beredarnya videogame yang menggambarkan sosok Nabi Muhammad, Nabi Visit Berita selanjutnya
    http://www.suaramedia.com/dunia-islam/yesus-vs-nabi-muhammad-dunia-islam-tercengang.html

  • 18. Ambrose  |  Juni 20, 2009 at 3:10 am

    @ nitten

    “Kalo “Berdosa” dan “Percaya” masuk mana?”

    ambrose: Hujah ini akan membawa situasi berikut:

    Situasi pertama: Orang yang berdosa tetapi Percaya Tuhan Yesus akan mengampuni dosanya = masuk syurga

    Situasi kedua: Orang yang berdosa tetapi ngak bertaubat (ngak percaya TUHAN YESUS) = masuk neraka

    Jadi, kalau kita berdosa maka kita harus percaya Tuhan Yesus mengampuni dosa kita kerana Yesus penuh dengan cinta kasih.

  • 19. anti kekerasan  |  Agustus 3, 2009 at 2:38 pm

    sebelum terlambat mari ikut jesus, karena Dialah Hakim yg adil di Akhir zaman kunci keselamatan ada di situ… g ada sma Muhammad
    dan dia (muhammad telah mengakui keIlahian Yesus putri mariam ga ada manusia yg bisa menjadi hakim yg adil cuma Tuhan)
    KARENA TUJUAN BERAGAMA CUMA MASUK SURGA…..
    JADI APALAGI YG KALIAN PIKIRKAN….. Jangan Sampai Isa Almasih tidak mengenal saudara… datanglah padanya selagi ada kesempatan,,,…hehehehe.. Praise the Lord

  • 20. VEVE  |  September 10, 2009 at 7:57 am

    i belong to JESUS.
    JESUS adalah Tuhan yang maha tinggi….
    yang akan datang pada akhir zaman utk menghakimi yang hidup dan mati…

  • 21. prengky sahala tua sirait 2005/2006  |  September 30, 2009 at 11:30 am

    orang2 sibuk menjadi orang benar dengan menggunakan kesalahan..sibuk berdebat dengan rohani pas pas an…pahami dulu tuhanmu baru bicara…

Leave a Comment

Required

Required, hidden

Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


RSS Belajar Islam

RSS Iman Kristen

RSS Refleksi Iman

Kategori

Tulisan Teratas

Komentar Terakhir

DANI di Muhammad Pernah Beragama …
mazterall di Muhammad Pernah Beragama …
CosmicBoy di Yesus menurut Alquran dan…
CosmicBoy di Yesus menurut Alquran dan…
CosmicBoy di Muhammad Pernah Beragama …
DANI di Muhammad Pernah Beragama …
ricky di Muhammad Pernah Beragama …
mazterall di Muhammad Pernah Beragama …
Christian's di Muhammad Pernah Beragama …
Christian's di Pindah Agama : Islam ke K…
DANI di Muhammad Pernah Beragama …
mazterall di Muhammad Pernah Beragama …
parhobass di Yesus menurut Alquran dan…
Budi Muhammad Natsir di Yesus menurut Alquran dan…
DANI di Muhammad Pernah Beragama …

Meta