Penulisan Kitab : Alkitab vs Alquran (Komentar-1)
November 29, 2008
Anda DILARANG membaca isi blog ini, sebelum menyetujui ISI dari pernyataan pada: http://islamkristen.wordpress.com/warning/
=============================================================
Kisahku Mempelajari Quran
Oleh Mumin Salih (8 Sep, 2008)
“Tanpa perasaan kaget sama sekali, aku membaca bagaimana Muhammad membantai suku Yahudi Bani Qurayza. Aku sudah mengembangkan konsep pemikiran bahwa pembantaian Islamiah terhadap kaum Yahudi tidak lebih daripada orang Arab menggorok sapi.
AWAL MULA
Awalnya, aku ragu menulis kisah murtadku, karena kisahku ini tidak punya unsur moral apapun seperti yang banyak ditulis para murtadin lainnya di Internet. Aku tidak bisa mengaku bahwa aku tidak tahu segala pembantaian yang dilakukan Muhammad, karena aku memang tahu akan hal itu dan menerimanya sebagai hukuman bagi musuh Allah SWT. Aku pun tidak bisa menyangkal Muhammad melakukan perkawinan pedofili dengan Aisyah karena aku jelas tahu akan hal itu dan menerimanya sebagai kelakuan normal di jaman Muhammad. Tanpa perasaan kaget sama sekali, aku membaca bagaimana Muhammad membantai suku Yahudi Bani Qurayza. Aku sudah mengembangkan konsep pemikiran bahwa pembantaian Islamiah terhadap kaum Yahudi tidak lebih daripada orang Arab menggorok sapi.
Masalahku dengan Islam hanya terletak pada Quran. Bagiku, untuk mengerti Quran dibutuhkan usaha keras tak kunjung habis dalam menafsirkan, menafsir ulang, dan pembenaran terus-menerus akan hal-hal tak masuk akal dalam Quran. Orang yang tak percaya Tuhan dan mampu berbahasa Arab dengan baik, akan merasa sukar untuk menerima kebenaran Quran, baik dari segi dan gaya bahasa, maupun isinya. Quran itu hanya tampak meyakinkan bagi orang-orang yang tak mengerti bahasa Arab, dan inilah sebenarnya yang dialami oleh sebagian besar umat Islam non-Arab di seluruh dunia. Hal ini benar-benar terjadi pada para Muslim yang tak mengerti bahasa Arab tapi membaca Quran bertahun-tahun hanya untuk satu tujuan: masuk surga dan menghindari neraka. Selama puluhan tahun, aku termasuk dalam kelompok terakhir ini. Meskipun awalnya aku sangat amat yakin Quran itu 100% benar, sama seperti yang diyakini Muslim pada umumnya, aku semakin lama semakin merasa sukar menerima segala hal tak masuk akal karena, selama tahun-tahun berselang, bahasa Arabku pun semakin lama semakin baik.
Dalam kasusku, gaya bahasa dan logika jungkir balik dalam Quran-lah yang membuatku meninggalkan islam, dan bukan karena kekejaman Muhammad. Aku menolak Quran karena aku mengharapkan Allah SWT memberikan buku yang jauh lebih bermutu daripada Quran!
SEWAKTU KANAK-KANAK MUSLIM
Aku dibesarkan di sebuah kampung kecil di sebelah selatan Syria di awal tahun 1950-an. Orangtuaku adalah petani sederhana yang berpendidikan rendah. Sama seperti penduduk kampung sekitarnya, orangtuaku pun melakukan sholat dan puasa Ramadhan, yang sudah merupakan kewajiban sosial dan budaya. Seperti anak-anak kampung lainnya, aku pun diajari untuk melafalkan ayat-ayat Quran di luar kepala bahkan sebelum mulai masuk sekolah. Sampai sekarang pun para orangtua Arab tetap mengajarkan anak-anak mereka melafalkan sura pertama Quran yang dikenal sebagai al-Fatiha. Bahkan sebagian orangtua Muslim mengajarkan ini pada anak-anak sewaktu mereka mulai mampu bicara.
Begitulah awalnya aku mengenal Quran. Tapi setelah itu pun Quran selalu saja berada di sekitarku, apapun yang kulakukan, kemanapun aku pergi. Aku selalu saja mendengar suara Quari yang membaca Quran dengan gaya tajwid yang menimbulkan suasana takut. Pelafalan Quran berlangsung tanpa henti dari pengeras suara di mesjid-mesjid, radio, dan segala macam teknologi pengeras suara. Tiada upacara atau pertemuan yang bisa berlangsung atau berhenti tanpa pelafalan ayat-ayat Quran. Memang aku tidak mendengar Quran sepanjang waktu, tapi aku bisa merasakannya di mana-mana. Kemanapun aku melayangkan pandangan, aku selalu bisa menemukan ayat-ayat Quran yang ditulis dengan kaligrafi spesial, dibingkai, dan digantungkan di tembok-tembok setiap rumah, setiap toko, bahkan setiap kendaraan pun dihiasi oleh ayat-ayat Quran.
Aku masuk satu-satunya sekolah di kampungku, yang merupakan sekolah negeri yang tidak menekankan secara khusus pendidikan agama. Di awal tahun pertama, anak-anak diberi buku-buku pelajaran khusus untuk tahun itu. Di tahun berikutnya, buku-buku pun diganti untuk tahun yang baru, tapi satu buku tidak pernah berubah, yakni Quran, yang kami sebut sebagai mushaf. Al-Quran benar-benar buku yang menakutkan untuk anak kecil; aku begitu takut akan Quran sehingga sukar bagiku untuk menerangkan perasaanku. Anak-anak tidak berani mengatakan hal apapun yang negatif tentang Quran. Aku tidak pernah berani berpikir negatif tentang Quran karena sangat takut akan hukuman sadis Allah SWT. Aku diajari untuk menghormati buku itu dan melakukan wudhu (membersihkan diri) sebelum menyentuhnya, dan tidak pernah menyentuhnya dengan tangan kiri. Aku diajari untuk menyentuhkan jidatku pada Quran, seketika setelah aku menyentuhnya, untuk menunjukkan sikap hormat. Aku pun diajari untuk melakukan upacara spesial tatkala selesai membaca Quran. Aku tidak boleh berhenti membaca sebelum menyelesaikan ayat itu; tidak peduli seberapa panjang ayat tersebut. Setelah selesai melafalkan, aku harus mengatakan dalam bahasa Arab sadka allahu alazeem yang berarti Allah SWT mengatakan yang sebenarnya. Lalu setelah itu barulah aku boleh menutup Quran dengan sikap khitmad dan meletakannya di atas tumpukan buku-buku yang lain. Tidak boleh meletakkan Quran di bawah buku apapun.
QURAN MERUPAKAN BUKU YANG SUKAR DIBACA
Aku menyadari bahwa Quran bukanlah buku yang gampang dibaca, apalagi untuk anak-anak. Tapi aku dulu yakin justru itulah kehebatan Quran! Buku itu tidak bergambar, tidak berjudul, tanpa paragraf, dan bahkan tanpa jeda antara satu ayat dengan ayat yang lain; pokoknya semua tulisannya menyambung dari ayat pertama sampai akhir. Ayat-ayatnya pun tidak bisa dianggap sebagai satu kalimat atau paragraf utuh; ayat-ayat itu adalah kumpulan kata-kata belaka. Sebuah kalimat bisa dimulai dari satu ayat dan selesai di ayat yang lain! Jika kau hilangkan nomer ayat-ayatnya, maka Quran akan tampak seperti satu paragraf yang sangat amat panjang!
Setelah semakin lama belajar di sekolah, aku pun semakin mahir membaca dalam bahasa Arab, tapi aku tetap saja sukar mengerti Quran. Untungnya, aku tidak sendirian; anak-anak lain pun juga menghadapi kesukaran yang sama. Sura-sura termudah yang dapat kubaca adalah sura-sura yang telah aku hafal di dalam hati. Membaca Sura baru selalu sukar, tapi aku tidak pernah mengerti apa sebabnya.
Sampai saat ini pun aku masih merasa Quran bukanlah buku yang mudah dibaca bagi orang-orang yang baru mempelajarinya. Aku yakin orang-orang yang baru melafalkan Quran untuk pertamakalinya akan sukar melakukannya tanpa melakukan banyak kesalahan. Untuk dapat membacanya dengan benar, orang harus berlatih berkali-kali terlebih dahulu. Begitu sudah hafal Sura tersebut, maka membaca bagaikan mengingatkan lagi apa yang telah kau ketahui dalam hati.
Para ahli Islam pun ternyata malah sengaja membuat Quran menjadi buku yang sangat sulit dibaca. Quran sengaja ditulis dengan tatacara yang melanggar penulisan bahasa Arab. Para ahli Islam ini senang melakukan hal ini agar Quran semakin tampak misterius tertutupi kabut kebingungan, dan ini merupakan senjata pertahanan diri Quran yang terampuh.
Bagaimana orang bisa membaca sebuah buku yang tidak mengandung tanda-tanda baca umum sama sekali? Untuk lebih membingungkan pembaca, Quran mengandung kesalahan tata bahasa di setiap ayatnya. Kesalahan yang melanggar tatacara penulisan bahasa Arab ini sangat sarat terdapat dalam Quran. Contohnya adalah kata sholat yang ditulis seperti salowat dan kata zakat yang ditulis seperti zakowat. Lalu setiap huruf di setiap kata dikelilingi oleh kode-kode pengucapan khusus bagi Quran, untuk menjabarkan bagaimana suatu huruf, di posisi tertentu, harus diucapkan. Untuk menambah lagi kebingungan, tanda-tanda pengucapan ini tampak seperti huruf-huruf Arab normal dalam ukuran yang lebih kecil. Jika hal ini belum cukup membingungkan pembaca, mereka pun menambahkan tanda-tanda tajwid (nada bunyi pelafalan) dalam setiap kata karena setiap huruf di Quran harus diucapkan dengan cara tersendiri, tergantung posisinya dalam kata dan kalimat, untuk menghasilkan bunyi nada khusus bagi pelafalan Quran.
QURAN SUKAR DIDENGAR & DIMENGERTI
Mendengar dan mengerti Quran merupakan siksaan Islamiah lain dalam benakku. Aku bisa mendengar radio selama 10 menit dan yang dilakukan Quari (pelafal Quran) hanyalah membaca beberapa ayat berulang-kali dengan jeda di mana-mana, yang hanya mengacaukan pengertian sang pendengar. Membaca buku-buku tafsir Quran merupakan siksaan berat pula. Beberapa buku tafsir, terutama yang modern, terdiri dari banyak jilid dan penafsir setiap kata bisa memakan banyak halaman.
Karena penulisan Quran yang begitu pelik, maka kebanyakan Muslim enggan untuk mempelajari Quran, dan hal ini pun mengakibatkan salah anggapan tentang kemampuan intelektual dalam masyarakat Arab. Orang-orang Arab beranggapan bahwa orang pintar tentunya menghasilkan tulisan yang sukar dimengerti pula. Mereka beranggapan sudah sewajarnya orang-orang biasa tidak mengerti Quran yang rumit dan panjang itu karena penulisnya adalah Tuhan yang sangat pintar. Orang-orang Arab sangat mudah terpesona akan ahli Quran yang menulis banyak halaman, bicara berjam-jam dalam menerangkan satu huruf saja dalam Quran, meskipun mereka pun tidak mengerti arti huruf tersebut! Bagi orang Arab, orang sederhana ya hanya mengerti hal yang sederhana pula.
Al Mutanabbi (915-965), salah seorang penyair Arab yang paling hebat, mengungkapkan salah kaprah pemikiran masyarakat Arab ini dalam salah satu syairnya. Dia menjelaskan kecerdasannya dengan cara berkata apa yang ia ingin katakan lalu tidur dengan nyenyak, tapi seluruh dunia menghabiskan waktu sepanjang malam untuk memahami arti kata-katanya! Almutanabbi mengatakan hal yang ingin didengar masyarakat Arab, sambil mencerminkan salah kaprah pemikiran mereka. Agar adil, kujelaskan bahwa syair-syairnya sangat jelas dan bermakna dalam, tapi dia mengingatkan kita akan pengarang buku lain yang merasa bangga karena hanya dialah yang mengerti apa yang ditulisnya.
Q 3:7
“..tapi tiada yang tahu artinya selain Alloh..”
QURAN DAN ILMU SIHIR
Proses cuci otak terus-menerus yang intensif dari sejak awal bayi lahir di keluarga Muslim, akhirnya membuat Muslim tersebut tidak mampu menilai Quran secara obyektif. Pikiran Muslim tidak pernah bisa jernih jika harus menilai Quran. Pada kenyataannya, bagi Muslim, Quran tidak pernah tampak sebagai buku yang normal, pelafalannya tidak terdengar sebagai suara yang normal, dan tidak bisa dimengerti secara normal.
Muslim sudah terkondisi untuk memandang Quran dalam keadaan mistis, yang mengingatkanku bagaimana tukang sulap mengkondisikan keadaan panggung untuk menampilkan muslihatnya. Pesulap ini pakai baju hitam, dengan latar belakang warna hitam; mereka mengalihkan perhatian penonton dengan menggunakan sound effek dan mengatakan hal-hal yang tak relevan atau melakukan gerak-gerik tipuan ilusi.
Di jaman sekarang, ilmu sihir masih merupakan bisnis laris-manis di Timur Tengah, dan memang sejak dulu pun sudah begitu sebenarnya. Para dukun melakukan tipuan mereka dengan jampi-jampi yang tidak dimengerti siapapun bahkan oleh si dukun itu sendiri. Memang semua ini sengaja dilakukannya agar pembeli jasa benar-benar buta dan terpesona. Muhammad juga menggunakan banyak kata-kata sejenis abrakadabra dalam Quran dan tampaknya tipuan ini berhasil mengelabui Muslim! Banyak Sura dalam Quran yang dimulai dengan huruf-huruf atau kata yang tak ada maknanya. Bahkan beberapa ayat terdiri dari beberapa kata yang campur aduk!
Jika orang waras membaca pesan yang terbaca H.M. maka dia akan serta-merta menolaknya. Tapi, anehnya, Muslim menerima hal ini sebagai pesan muzizat! Kedua huruf inilah yang merupakan ayat pertama dari beberapa Sura di Quran, misalnya Sura 44. Buku tafsir Quran menjelaskan ayat ini sebagai muzizat/keajaiban Allah SWT! Para ilmuwan muslim mengatakan tiada satu pun yang mengerti arti ayat ini selain Allah SWT. Dengan begitu, maka timbul pertanyaan: mengapa Allah SWT mengirim pesan yang tidak dimengerti siapapun kecuali Dia sendiri? Yang lebih ironis lagi, Sura berikutnya, yakni Sura 44 (tepatnya Q 44:2) menyatakan bahwa Quran adalah buku yang jelas, mudah dimengerti! Para Muslim telah membaca ayat-ayat seperti ini selama berabad-abad tanpa menggunakan nalar mereka. Reaksi mereka hanya satu: subhanallah!
Penggunaan kata-kata aneh tidak hanya terjadi karena huruf-huruf digabungkan tanpa aturan saja; Quran sendiri ternyata memasukkan kata-kata asing tanpa aturan pula sebagai bentuk praktek sihir. Jika kita lihat buku-buku tafsir Quran tentang kata-kata ababil (Q 105:3), sijjil (105:4), gheslin (69:36) dan lusinan kata-kata lainnya, maka kita temukan bahwa kata-kata itu tidak berarti jelas apapun, dan ini merupakan tanda bahwa kata-kata itu pun dulu tidak jelas artinya bagi orang-orang Arab jaman dulu (abad ke-7 M). Muhammad mungkin menggunakan kata-kata itu agar orang terpesona. Para penyihir Arab memang sering menggunakan kata-kata asing atau huruf-huruf yang didistorsi atau bahkan menciptakan huruf baru yang tiada artinya sama sekali untuk mempesona penonton yang bodoh dan mudah tertipu.
PELAJARAN SEWAKTU DI SMA
Aku masih ingat sekali kejadian di kelasku waktu SMA. Saat itu guruku telah panjang lebar menjelaskan betapa indahnya Quran. Salah seorang murid di kelas bertanya tentang ayat yang dibicarakan hari itu, yakni Q 49:9.
Q 49:9
And if two parties or groups among the believers fall to fighting, then..
terjemahan:
Dan jika kedua kelompok mukmin jadi berperang, maka…
Dalam ayat di atas, Quran menggunakan kata iktatalu (= jadi berperang) di tempat yang seharusnya adalah kata iktatala.. Pertanyaannya adalah: mengapa kok begitu?
Aku yakin teman sekelasku itu tidak bermaksud menghina Quran, tapi hanya mempertanyakan kesalahan tata bahasa dalam Quran.. Pertanyaannya mengejutkanku, terlebih-lebih lagi guruku. Guru itu lalu menegur sang murid dan mengingatkannya agar bersikap hati-hati dan hormat jika membicarakan Quran. Sudah jelas bahwa guruku juga mengetahui kesalahan tata bahasa di Q 49:9 untuk pertama kalinya; dia berjuang keras untuk mencari jawaban dan terus berusaha menunjukkan dengan sia-sia betapa indahnya alunan ayat tersebut. Dia akhirnya menyimpulkan bahwa orang-orang jaman Nabi saja terpesona akan ayat tersebut, lalu siapakah kita ini sehingga berani tidak setuju dengan mereka?
Q 49:9 jelas menunjukkan kesalahan tata bahasa yang tak dapat disangkal atau dijelaskan. Para ahli Islam menjelaskan berputar-putar, jungkir balik memelintir aturan Islam dan mengubah arti kata untuk memaksa Muslim percaya bahwa kesalahan itu bukanlah kesalahan, melainkan muzizat! Kesalahan yang serupa juga terdapat di Q 22:19.
Q 22:19
These two opponents dispute with each other…
terjemahan:
Inilah dua golongan (golongan mukmin dan golongan kafir) yang saling bertengkar,
Dalam ayat tersebut, Quran secara salah menggunakan kata ikhtasamu (=saling bertengkar) di tempat yang seharusnya terdapat kata ikhtasama.
Dulu, aku tidak peduli apapun penjelasan guruku, sebab bagiku yang penting ada jawaban. Aku dulu sudah cukup puas dengan jawaban Islamiah yang memang diciptakan untuk menghalangi Muslim berpikir lebih jauh mempertanyakan Quran. Kau tentu telah sering dengar jawaban khas imam Muslim, Kau pikir semua ilmuwan besar Arab di jaman dulu tidak tahu akan hal ini? Kau pikir kau ini jenius ya? Emangnya kau benar-benar mengerti akan ayat ini?
MUSLIM LIBERAL
Sewaktu jadi mahasiswa di universitas, aku adalah Muslim yang liberal, setidaknya begitulah aku ingin menunjukkan diriku. Aku hanya melakukan sholat Jum’at saja, dan hal ini biasa dilakukan teman-teman kampus saat itu. Sewaktu mulai kuliah, aku telah menemukan banyak hal dalam Islam yang membuatku merasa tak nyaman. Karena itulah aku menolak ahadis dan hanya percaya Quran saja. Aku anggap diriku sebagai Muslim yang bernalar yang benar-benar beriman pada Islam dan bukan hanya mewarisinya dari orangtua. Hal ini pun sering dinyatakan para Muslim saat ini.
Dalam hatiku yang terdalam, aku sadar bahwa isi Sira Muhammad (kisah hidup Muhammad) dan hadis terlalu memalukan untuk dapat kuterima dan kubenarkan. Karenanya, agar tetap bisa memeluk Islam dengan nyaman, aku harus menolak sebagian besar Sira dan ahadis dan mengarang sendiri penafsiranku tentang Quran. Hal ini tentunya aneh sekali, sebab Quran pun sama jeleknya dengan ahadis. Alasan melakukan hal ini adalah karena Quran itu buku yang mudah dimanfaatkan bagi orang yang mahir berbahasa Arab. Quran penuh kerancuan dan kontradiksi dalam segala hal, sehingga kau bisa mencomot segala hal yang kau perlukan dan menggunakannya untuk membenarkan dirimu. Aku mengambil saja bagian Quran yang kuperlukan dan menjelaskannya sesuka aku sambil menutup mata pada bagian lain yang tidak sesuai dengan penjelasanku. Begitulah yang kulakukan agar aku mampu tetap beriman meskipun banyak hal dalam Islam yang tidak mampu kuterima.
Aku melakukan ibadah Islam dengan cara yang sangat liberal, tidak melakukan banyak kewajiban Islam, kadang melakukan dosa tapi cepat-cepat membenarkan diriku dengan mencomot ayat-ayat tertentu dalam Quran. Aku hiasi kamarku dengan poster kaligrafi ayat Quran yang kupilih dengan cermat dan kusimpan selama bertahun-tahun. Ayat ini adalah Q 39:53, yang merupakan ayat favoritku karena ayat ini merupakan satu dari sedikit ayat yang menyatakan Allah SWT sebagai Tuhan yang baik hati dan pemaaf.
Q 39:53
O my slaves who have transgressed against themselves despair not of the Mercy of Alloh
terjemahan:
Wahai budak-budakku, yang melampuai batas terhadap diri mereka, janganlah kau berputus asa dalam rahmat Alloh
Kawan-kawanku mengenalku sebagai orang yang gemar membaca buku-buku Arab klasik dan bersikap sensitif pada kesalahan tata bahasa dalam tulisan atau bacaan formal. Aku telah membaca ayat Q 39:53 ribuan kali tanpa menyadari kesalahan tata bahasanya yang begitu jelas! Q 39:53 mengandung kesalahan bahasa dan logika.
Di ayat ini, Allah SWT bicara pada Muhammad dan memintanya untuk memberitahu Muslim (budak-budak Allah) agar tidak berputus-asa, tapi kata-kata dalam ayat ternyata menunjukkan bahwa Muslim itu adalah budak-budak Muhammad! Ayat itu seharusnya dimulai dengan kata:
Katakan: Wahai budak-budak Alloh
Sukar bagiku untuk menerangkan bagaimana aku membaca ayat tersebut siang malam selama bertahun-tahun tanpa menyadari kesalahannya yang begitu jelas. Aku hanya bisa menemukan kesalahan tersebut setelah membaca Quran dengan pemikiran yang kritis saja beberapa tahun kemudian. Tapi ternyata aku tidak sendirian dalam membutakan mata, aku tidak pernah menemukan orang Arab Muslim manapun yang sadar akan kesalahan itu. Tapi andaikata pun mereka lalu menyadarinya, mereka dengan cepat akan berusaha keras membenarkan kesalahan tersebut. Menyedihkan. Jika sudah harus menelaah Quran, Muslim tidak mampu lagi bernalar logis. Muslim sudah sedemikian hebatnya dicuci-otak secara Islam sehingga indra mereka lumpuh dan pikiran mereka diselaputi kabut. Di bawah pengaruh Islam, Muslim tidak mampu lagi menilai Quran secara obyektif.
Begitu aku mampu membaca Quran secara obyektif, aku lalu terkejut melihat begitu banyaknya kesalahan tata bahasa dalam berbagai jenis dalam Quran. Begitu Muslim mampu menyingkirkan anggapan bahwa Quran itu suci, maka Quran akan tampak sebagai buku yang sangat berbeda, yang tidak memerlukan begitu banyak penafsiran untuk bisa dimengerti, karena semua misteri Quran bisa dipecahkan oleh satu kata saja; sampah!
Contoh kesalahan tata bahasa dalam Quran juga bisa dilihat di Q 6:99. Adalah hal yang umum dalam Quran bahwa Allah tiba-tiba saja memindahkan orang ketiga menjadi orang pertama atau sebaliknya, tanpa alasan apapun. Di Q 6:99, tata bahasa yang kacau menunjukkan bahwa Allah SWT sebenarnya mengatakan tentang tuhan lain yang mengirim hujan dari langit sedangkan Dialah yang bertanggungjawab atas tumbuh-tumbuhan.
Q 6:99
It is HE who sends down water from the sky, and with it WE bring forth vegetation of all kinds
terjemahan:
Adalah DIA yang mengirim air dari langit, dan dengannya KITA menumbuhkan segala jenis tanam-tanaman
Contoh kesalahan Quran favoritku adalah dalam Q 6:151, yang berisi tentang daftar hal-hal haram yang harus dihindari Muslim. Secara teori, ayat ini seharusnya adalah salah satu ayat termudah disusun; yang diperlukan hanyalah penyebutan hal satu persatu, tapi ini pun ternyata gagal dilakukan dengan benar dalam Quran:
Q 6:151
“Come, I will recite what your Lord has prohibited you from: Join not anything in worship with Him; be good and dutiful to your parents; kill not your children because of poverty – We provide sustenance for you and for them; come not near to Al-Fawahish whether committed openly or secretly, and kill not anyone whom Alloh has forbidden, except for a just cause..”
terjemahan:
Mari, aku akan melafalkan bahwa Tuhanmu telah melarangmu dari: jangan mempersekutukan apapun dalam menyembah Dia; bersikap baik dan berbaktilah pada orangtuamu; jangan bunuh anak-anakmu karena miskin “Kami menyediakan makanan bagimu dan bagi mereka; jangan melakukan Al-Fawahish secara terang-terangan atau rahasia, dan jangan bunuh siapapun yang dilarang Alloh, kecuali untuk alasan yang benar”
Ayat di atas menyebutkan hal-hal yang diharamkan bagi semua Muslim. Ayat ini menyebut “bersikap baik dan berbakti pada orangtua” sebagai satu dari hal-hal haram. Para ahli Islam mengatakan bahwa “bersikap baik dan berbakti pada orangtua” tidak termasuk dalam daftar hal yang haram dan kita semua tentunya berharap demikian. Tapi mengapa lalu Alloh memasukkan hal itu ke dalam daftar haram dan bergantung pada pengertian logis manusia untuk menyadari bahwa hal itu tidak termasuk dalam daftar haram? Apakah ayat tersebut ditulis dalam tata bahasa yang benar? Apakah tulisan seperti ini bisa diterima di jaman dulu atau sekarang?
Penulis: Mumin Salih
Sumber: http://groups.yahoo.com/group/islam-kristen/message/24243
================================
Tanggapan ImanKristen:
Kesaksian yang sangat menyentuh hati. Ini juga meyakinkan saya, bahwa penafsiran Alkitab dan Alquran mempunyai sudut pandang yang berbeda. Apa yang anda tuliskan memang bersesuaian dengan apa yang menjadi pemikiran saya juga. Dan saya memang sudah melihat, arab Gundul yang anda pelajari (berbeda dengan Alquran sekarang itu), sangat “kacau” tatabahasanya. Terima kasih atas pelajaran Islam ini. Kiranya Tuhan Yesus memberkati karya-karya imiah anda.
Salam.
Entry Filed under: Kitab Suci. Tag: Alquran vs Alkitab, Menafsirkan Alkitab, Menafsirkan Alquran.
104 Comments Add your own
Leave a Comment
Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed
1.
abu salam | November 29, 2008 at 11:00 pm
Sebuah tulisan yang menggelikan dan hanya cocok untuk orang yang idiot, kasihan sekali
2.
u kafir mati kau | Desember 2, 2008 at 8:32 am
matilah kau. neraka jahanam tempatmu.
3.
jelasnggak | Desember 2, 2008 at 11:31 am
@u Kafir mati kau..
Islam itu ajaran damai..?
he he he..
Kenapa kamu mendoakan sesamamu manusia seperti itu nak…?
Itu tidak baik nak..
..
..
Salam Damai Jangan Gembeng.
4.
jelasnggak | Desember 2, 2008 at 11:32 am
@Abu Salam
Jadi………………………………?
Ada yang mau di bantah..?
Kata kamu tulisan menggelikan..?
Di bagian manakah yang menggelikan itu..?
Bisa di jelaskan..?
Kamu kan bukan idiot.. jelaskan dong.. he he he
Salam damai jangan gembeng
5.
MahmudShah | Desember 3, 2008 at 3:39 am
Semua orang matilah. Sape yang tak akan mati? Mangkuk punya soalan.
…di mana aku berada di sana ada DIA…
6.
CosmisBoy | Desember 3, 2008 at 11:25 pm
@ Abu Salam
Nama aja Bapa Damai kok perangainya mcm setan! Kalo engak setuju, lho sanggah aja. Gua kepingin lihat bagaimana lue menjawap setiap tuduhan yg dilemparkan. Inikan perbahasan ilmiah, harus juga dituntaskan dgn ilmiah, kok mahu pake pedang. Kok cepat sekali menyerah.
Peace.
7.
MahmudShah | Desember 4, 2008 at 1:31 am
Ha ha ha..
Setuju 300%.
…di mana aku berada di sana ada DIA…
8.
G36C | Desember 4, 2008 at 3:38 am
setuju 300% = setuju 3
he he he, suatu ungkapan yang sangat bodoh?
300% itu sama dengan 300/100=3 jadi gak bulat, berarti bukan suatu ungkapan setuju.
yang tulis ungkapan ini di atas ^ tadi emang keturunan Monyet!!! Goblok!!!
9.
jelasnggak | Desember 4, 2008 at 4:16 pm
@cosmicBoy.
Itulah…
Banyak sekali BLOG seperti ini ditutup..
karena kebanyakan Muslim tidak bisa menjawab pertanyaan dengan baik.. kemudian mereka berdalih dengan: “INI PENGHINAAN”
He he he….
Itulah sebabnya muslim ngga bisa maju.
(karena kalau di kritik, bukannya koreksi diri, malahan marah dan mengacam… he he he.. kayak anak kecil saja.. )
Salam
10.
jelasnggak | Desember 4, 2008 at 4:20 pm
@CosmicBoy.
Contoh paling gampang..
Lihat tulisan Mahmudsyah.. he he he
Lihat… !…
Setuju..?
Setuju apa?
Bahwa tulisan di atas adalah untuk orang idiot . TITIK, tanpa ada penjelasan kenapa dia berkata seperti itu…?
Dan Mahmudsyah SETUJU 300% untuk argument seperti itu..?
HAH ..?
he he he…
salam
11.
wahid | Desember 7, 2008 at 6:15 am
Mempelajari alquran bukan spt itu… bkn spt yang saya pelajari… harus ada ustad yg benar… alqiur’an diturunkan ada asbabun nuzul (sebab2nya) jadi kalo mengartikan sepotong demi sepotong itu salah… dalam alqur’an semuanya berkaitan, bahkan dengan injil ada sdikit persamaan (tp aku g tau injil yang mana, krn injil ada banyak), krn dalam ajaran agama islam, diajarkan bahwa alqur’an adalah penyempurna injil… (sekali lg aku g tau injil yg mana)
12.
Akmad Jesus | Desember 13, 2008 at 9:31 am
Bukan tidak Mungkin lagi.
anda adalah termasuk domba2 dan anjing yang tersesat!
tapi nte perlu lihat juga mengenai kitab injil yang di modif oleh ahli agama nasroni kafiri yaitu perjanjian baru.
Nabi nte apa? Judas?.
Agama pasti punya kitab. kitab akan dijaga keasliannya. Sedangkan perjanjian baru adalah hasil musyawarah. Kenapa agama yang sudah jelas salah dimusyawarahkan untuk dicari kebenarannya???
‘islam pindah ke agama kafir maka bunuhlah!’
mungkin sang kafir akan disiksa sebelum disiksa
13.
Aku | Desember 16, 2008 at 10:40 am
Hai saudara..
Apakah kalian umat nasrani yg mencela2 di setiap comment ini tau apa isi injil kalian??
Injil kalian apakah lebih baik dari kitab2 yg lain??
Tunjukkan pada dunia..kalau memang injil itu benar isinya dan BENAR DARI PERKATAAN TUHAN..
sayangnya..sebagian besar injil yg anda yakini ini..injil versi “king james” bukan?yang sudah banyak dirubah oleh tangan2 manusia yg punya kepentingan..
Knapa??
Bukankah kitab itu sesuatu yg suci perkataan dari Tuhan?
knapa kalian begitu berani mengubah perkataan Tuhan?
Injil dulu itu tulisannya berwarna..apa anda tau itu?ada hitam dan merah..anda tau knapa?
itu untuk membedakan mana perkataan injil yg langsung dari Yesus..dan mana perkataan injil yg dari para sahabatnya.
dengan bertambahnya jaman..akhirnya tulisan warna itu dihilangkan..
makanya skrng anda tidak pernah melihat injil dgn tulisan warna kyk dulu.
saya tau di ayat mana saja keganjilan injil ada..
bukankah dalam injil juga diceritakan kisah kburukan nabi david [daud],nabi luth,yg seharusnya tidak diceritakan??karena tidak pantas sama sekali dan karena ini kitab suci.
ayat2 mana saja dari kitab matius dan 3 lainnya yang disana terdapat keganjilan dan perbedaan angka2?
itu hanya segelintir..masih banyak kok..kl anda tidak percaya,tidak papa.
anda boleh tanya saja sama muslim yg ahli..atau lupain aja kl anda tidak mau percaya.
ga usah mencela-cela kitab agama lain..kl anda sendiri tidak tau kitab anda!!
14.
jimm | Desember 20, 2008 at 7:53 am
orang kalau mau belajar filsafat harus ada pelajaran2 pendahulunya seperti epistemologi, dan ilmu2 pendukung lainnya.
setiap orang yang belajar tanpa pendahuluan tidak akan sampai pada tujuan.
seperti juga orang yang mau belajar rumusan albert einstein harus memiliki dasar yang kuat dalam pelajaran fisika, dan semua orang bisa mempelajarinya jika belum belajar pelajaran2 dasar fisika. oleh karenanya rumusan einstein hanya diperkenalkan di sekolah SMP dan SMA, dan baru dibahas luas di university…..
Al-Quran adalah kitab yang Allah turunkan kepada Nabi Nya, maka kalau rumusan einstein saja memerlukan ilmu2 dasar maka siapapun yang ingin mempelajari al-Quran harus memiliki ilmu2 dasarnya….
sebagai tambahan: di Eropa terdapat sebuah organisasi yang didirikan oleh ilmuan2 barat, yang mana para ilmuan jika ingin melakukan riset ato penelitian2 dalam bidang apapun,dan jika dia membawakan dalil2 yang mendukung akan suksesnya penelitiannya maka organisasi tersebut akan memberi biaya untuk berlangsungnya penelitian tersebut.. dan setiap ilmuan yang ingin menjalankan sebuah penelitian yang dalilnya dari al-Quran dan hadis Nabi muhammad saw, maka organisasi tersebut akan memberi biaya yang lebih kepadanya , karena sudah menjadi fakta jika dalil yang dibawa oleh para ilmuan adalah al-Quran maka 100% pasti berhasil.
jadi bagi penulis diatas harap dipelajari dahulu ilmu dasar yang mendukung untuk belajar al-Quran.
kalau dari segi bahasa, maka selayaknya bagi penulis untuk belajar Nahwu(saya memiliki banyak teman orang arab tapi hanya sedikit dari mereka yang mengerti Nahwu secara detail.) dan belajarlah Ilmu Balaghah.
dan masih banyak lagi ilmu2 yang harus dipelajari untuk memahami al-Quran secara detail.
15.
jimm | Desember 20, 2008 at 7:56 am
orang kalau mau belajar filsafat harus ada dasar dalam pelajaran2 pendahulunya seperti epistemologi, dan ilmu2 pendukung lainnya.
setiap orang yang belajar tanpa pendahuluan tidak akan sampai pada tujuan.
seperti juga orang yang mau belajar rumusan albert einstein harus memiliki dasar yang kuat dalam pelajaran fisika, dan tidak semua orang bisa mempelajarinya jika belum belajar pelajaran2 dasar fisika. oleh karenanya rumusan einstein hanya diperkenalkan di sekolah SMP dan SMA, dan baru dibahas luas di university…..
Al-Quran adalah kitab yang Allah turunkan kepada Nabi Nya, maka kalau rumusan einstein saja memerlukan ilmu2 dasar maka siapapun yang ingin mempelajari al-Quran harus memiliki ilmu2 dasarnya….
sebagai tambahan: di Eropa terdapat sebuah organisasi yang didirikan oleh ilmuan2 barat, yang mana para ilmuan jika ingin melakukan riset ato penelitian2 dalam bidang apapun,dan jika dia membawakan dalil2 yang mendukung akan suksesnya penelitiannya maka organisasi tersebut akan memberi biaya untuk berlangsungnya penelitian tersebut.. dan setiap ilmuan yang ingin menjalankan sebuah penelitian yang dalilnya dari al-Quran dan hadis Nabi muhammad saw, maka organisasi tersebut akan memberi biaya yang lebih kepadanya , karena sudah menjadi fakta jika dalil yang dibawa oleh para ilmuan adalah al-Quran maka 100% pasti berhasil.
jadi bagi penulis diatas harap dipelajari dahulu ilmu dasar yang mendukung untuk belajar al-Quran.
kalau dari segi bahasa, maka selayaknya bagi penulis untuk belajar Nahwu(saya memiliki banyak teman orang arab tapi hanya sedikit dari mereka yang mengerti Nahwu secara detail.) dan belajarlah Ilmu Balaghah.
dan masih banyak lagi ilmu2 yang harus dipelajari untuk memahami al-Quran secara detail.
16.
Awakuddin Said | Desember 24, 2008 at 10:22 am
Injil adalah kitabullah yang telah diperkosa umat nasrani. Tidakkah kalian(umat nasrani,red) dari kekalahan pendeta-pendeta kalian dalam dialog2 ilmiah Islam vs kristen??? Kebenaran kitab itu dikaji dari ilmu sejarah, kebenaran ilmiah, dan fitrah manusia. Maka belajarlah kalian dengan pengkajian kebenaran yang tepat dan akurat, tanpa rasa emosional. semoga Allah SWT membukakan pintu hidayah bagi kalian. Wallahu a’lam.
Salam Damai!!!
17.
Isyana | Desember 24, 2008 at 2:08 pm
Ehm..
Nah bwt kaum Nasrani(yg notabene sok teologis)..(ehm..mledhek)..prcya g?td q bca bku krangan justin taylor.jdul’y people with jesus.Paulus,nah tuh klo tw bca lg bku’y,paulus mengorak-arik kitab Injil yg sah yg asli(brg orisinil),paulus cmbru pda
18.
Isyana | Desember 24, 2008 at 2:22 pm
Mrid2 Jesus,ia gla.ia sring mngtip kta2 Jesus.pakdeq yg romo blg ‘qlah pkok anggur yg sjti n bpaqlah jru slmt’y….’yoh 15,1-2.kt’y bgs tuh psl,tp dy bngung sypa dr umat prokiq yg pnah mlhat kbn anggr?Nah..kthuan pkdeq yg romo sja bngung..katolik fanatik.
19.
Isyana | Desember 24, 2008 at 2:31 pm
Jd..
Mndng qt mkr,sdah pahamkah kta trhdp ktab yg qta pgang.baik Al-Quran,Injil,Weda,Tripitaka.jgn mdah trsulut..ni org cma mw mledhek,nnti klo qta ksal dy snang bkan maen..bner toh?ajaran cinta kasih kt’y,pra teologis ni sdng asik adu domba..(bner toh?).
20.
serigala bijak | Desember 24, 2008 at 4:06 pm
Baca Al Qur’an di bilang susah ? Aneh ….
Apalagi yang berkatanya orang yang berbahasa Arab
Anak TK di Indonesia aja udah pinter baca Al Qur’an
dengan bantuan metode Iqra, metode asli buatan Indonesia.
Ada lagi metode An Nuur, dari belum bisa baca, 2 jam belajar,bisa baca Al Qur’an.
http://www.its.ac.id/berita.php?nomer=684
mukjizat !!!
Berpikirlah dengan jernih,
saudara Imankresten, malam ini anda meyakini perayakan kelahiran Jesus, Padahal nama Jesus baru ada 500 thn yg lalu
http://www.pwijayanto.net/gk/nama_sang_penebus1.pdf
Aneh orang Nasrani seenaknya aja, ganti-2 nama Tuhannya.
Apa nanti ngak Salah sembah ?????????
Padahal nama Jesus tidak ada di Kitab Ibrani yang Asli.
Kenapa anda tidak menyebut saja “Yahushua”
kata awal sebelum diplesetkan jadi Jesus.
Nama Tuhan aja diplesetkan, gimana dengan Al Kitab-nya
saudara imankresten hati-2 terpeleset : )
21.
CosmisBoy | Desember 25, 2008 at 5:31 am
@ Serigala
==> Ya dan Selamat Hari Natal/Krismas buat ImanKristen dan raka2 seiman. Aneh, kelahiran Jesus/Isa yg disambut umat Kristian sepatutnya disambut oleh umat Islam. Al-Kitab & Al-Quran ada mencatat kelahiran Jesus/Isa tapi ngga ada kelahiran Muhammad, kekasih Alloh. Lucu ya.
Dan.
Dan bandingkan dengan Al-Quran.
==> Nama ‘Jesus’ muncul 500 tahun kemudian? Lucu banget….lho kan itu namanya dlm bahasa Inggeris. Tambah lucu lagi, nama “‘Jesus’ digunapakai & diterimapakai oleh Al-Quran terjemahan bahasa Inggeris sebagai ganti nama ‘Isa’.
==> Dan yang paling aneh ialah nama Jesus menjadi Isa, 600 tahun selepas Jesus dan dipakai oleh oleh Al-Quran. Apakah asal usul nama Isa? Muhammad yg buta huruf aka tidak tahu membaca aka tidak mengerti apa2, bila bertanyakan orang Yahudi siapakah Al-Masih orang Nasrani, maka dibilang org Yahudi, Easa (Esau). Siapakah Easa? Musuh bebuyut Bani Israel (Yahudi) spt yg tercatat dlm Kitab Taurat. Jesus mengaku sebagai Al-Masih/Mesias yg dijanjikan dlm Kitab PL tapi orang Yahudi menolak sehingga Jesus mati disalib angkara org Yahudi. Sebagai menghina Jesus, orang Yahudi enggan memanggilnya Yasyuwa yg bermaksud Allah adalah Al-Mukhalis/Penyelamat melainkan Easa sebagai mengingatkan peribadi dan keturunannya yg menentang Bani Israel. Maka, Jesus dan org Kristian adalah spt Easa dan keturunannya. Inilah asal usul nama ‘Isa’. ‘Isa’ adalah nama hina/jelek yg diberi oleh org Yahudi dan Muhammad yg buta huruf, kerana ngga tahu apa2, cuma dengar dan percaya!!!! Inilah kesulitannya/problemanya percaya kpd ‘Nabi’ yg buta huruf.
==> SALAH KAPRAH. Nama Yasyuwa adalah sinonim dgn nama Jesus, Yesus, Gesu, Jisu, Yaso, Yesu……Maksud dan pengertian sama, objek pun sama, subjek pun sama.
==> Apakah Mohammad, Muhammad, Muhamad, Mohmet, Mehmet, Mohamed, Ahmad, Ahmed, Achmed……SAMA?
==> Paku dulang, paku serpih, kata orang, dia yg lebih!!!!
Peace. (Salam cerdas, jangan nangis)
P/S Makanya, kalau baca artikel dalam internet/situs, jangan terus sok pinter. Analisa dulu dong. Ngga tahu, tanya. Jangan kayak anak TK.
22.
CosmisBoy | Desember 25, 2008 at 5:42 am
@ Awakuddin S.
==> Yang bener nih?
1. Injil adalah Kitabullah.
2. Kitabullah boleh diperkosa.
3. Al-Quran adalah Kitabullah
4. Al-Quran juga boleh diperkosa.
atau
1. Injil adalah Firman Allah
2. Injil boleh diseleweng.
3. Al-Quran adalah Firman Allah.
4. Al-Quran juga boleh diseleweng.
==> Wahai saudara muslimin dan muslimat, dalam blog ImanKristen adalah lebih 30 artikel Islam-Kristen. Sila baca dan ‘hancurkan’ jangan pandai omong!
==> Kalau ada tulisan kami yg tidak berbobotkan ilmiah@ kurang akurat, emosional dll sila tunjukkan dan beri hujah. Saya, Pak Jel, Pak Iman dan teman2 seiman yg lain siap siaga untuk mencounter.
Peace. (Salam cerdas dalam kedamaian Jesus)
23.
CosmisBoy | Desember 25, 2008 at 6:05 am
@ Aku
Sdr omong;
==> Yang bener nih? Hua..ha..ha..ha
Injil kalimat warna hitam= tulisan para periwayat/perawi, Matius, Markus, Lukas & Yuhanna.
Injil kalimat warta merah= sabda2 Jesus yg ditulis oleh para periwayat/perawi.
Tujuan: Memudahkan bacaan, crosscheck & referensi bukan upaya mengubah Firman Allah. Ngga ada Firman Allah yg diubah hanya kerana warna!
Apakah Firman Allah menurut Al-Kitab?
1. Ucapan langsung dr Allah disebut Firman Allah.
“Akulah Tuhan yg menjadikan segala sesuatu…” (Asyaya 44:24)
2. Ucapan para Nabi/hamba Allah disebut Firman Allah.
Nabi Daud menulis: “Orang yang duduk dalam lindungan Yang maha Tinggi dan yang bermalam dlm naungan Yang Maha Kuasa akan berkata kepada Tuhan: Tempat perlindunganku dan kubu pertahananku ada pada Allahku yang kupercayai.” (Az-Zabur 91:1-2)
3. Para periwayat/penulis yang diberi ‘theospneustos’ (ilham Allah) disebut Firman Allah.
‘Wahai Tufilus yang mulia, banyak orang telah berusaha menulis…..” (Injil Riwayat Lukas 1:1)
“Dan terjadi pada suatu hari, menjelang waktu ibadat, iaitu pukul tiga petang, pergilah Butrus dan Yuhanna ke Bait Allah.” (Al-Kisah 3:1)
“Dari Baulus, yang oleh ketetapan Allah menjadi rasul Kristus Yesus dan dari Timotius saudara kita, kepada sidang jemaah Allah di Kurintiyyah bersama-sama para wali di seluruh wilayah Al-Akhaya. Ar-Rahmat dan As-Salam dari Allah, Bapa kita dan dari Tuhan Yesus Kristus menyertai kamu.” (2 Surat Al-Kurintiyyah 1:1-2)
==> Maka jelas sejelas2nya dalam agama kami, Firman Allah dibahagikan kepada 3 kategori yg beragam tulisannya tapi bermuara kepada satu hakikat; SEMUA ADALAH FIRMAN ALLAH!.
==> Tinggal baca dan faham. Ngga mengerti, ya, sila tanya. Percaya atau ngga, terserah. Ngga ada Paksaan. Ini Tawaran.
Peace. (Salam cerdas, jangan nangis)
‘
24.
Mau nanya ajah.. | Desember 26, 2008 at 12:56 pm
Knapa ada injil perjanjian baru ya? Tuhan ikut nggak dalam pembuatan injil perjanjian baru itu? Kan yang diubah buatan tuhan, masa bikin perjanjian baru tuhan ga diajak!? Makasih sebelumnya atas jawabanya.. (MAAF KALO PERTANYAANNYA KURANG ILMIAH)
25.
jelasnggak | Desember 26, 2008 at 7:06 pm
@mau nanya ajah
Kamu tanyakan :
Tuh@n Ikut dalam perjanjian baru itu.
Dia duduk di belakang.
(MAAP KALO JAWABANNYA TERKESAN ASAL.)
26.
CosmicBoy | Desember 27, 2008 at 9:45 am
@ Pak Jel,
==> Usah dilayan anak2 TK. Mereka bukan mahu belajar. Mereka mahu timbulkan provokasi. Pertanyaan2 yg tidak jujur biar diabaikan sahaja. Kalau yang mahu belajar, lepas belajar, tinggal tanya. Tinggal hujah. Kami siap menjawap tapi jangan buat iklan berus gigi. Kalau giginya sudah rosak, berus gigi baik mana sekali pun tidak bisa membaikinya.
==> Tapi kadang2 mereka itu humor. Tidak hairanlah kalau Pak Jel kasi jawapan2 yg humor. Bisa juga buat saya ketawa dan awet muda. Pak Jel, lagi banyak postingan yang begitu, Pak Jel jangan lupa buat humor, bisa juga buat saya dan Pak Jel kelihatan muda. Hua…ha…ha…ha.
Peace. (Salam cerdas dalam menyambut Hari Raya Aidul Milad)
27.
NN | Desember 30, 2008 at 3:13 am
haha.. dr awal membaca sy sudah tersenyum” sendiri..
sy tidak membela penulis atau siapapun.
hanya saja, sy hanya ingin sedikit berpendapat.
Al-quran, sebelumnya adalah huruf gundul, namun ada diantara kita yg kesulitan untuk melafalkannya, maka untuk mengatasi hal itu (mungkin) diberilah tanda baca. namun, pemberian tanda baca ini juga masih kontroversi, karna belum tentu pemberian tanda baca ini adalah benar ataupun sama dengan yg dimaksudkan Allah SWT.
analoginya seperti ini :
sy menciptakan suatu kata bahasa (seperti : bahasa indonesia, inggris, arab, dll) yg tidak kalian ketahui secara pasti cara membacanya dan artinya untuk bahasa kalian, kemudian sy meninggalkan wasiat dengan kata bahasa yg sy ciptakan ini. suatu ketika kalian menemukan wasiat ini dan berusaha mencari tahu untuk membacanya, dan info yg kalian tahu untuk membaca wasiat ini tidak ada!!
lama kelamaan berkembanglah pemikiran” para ilmuwan yg akhirnya terpecahkanlah isi wasiat itu.
mungkin saja isi wasiat yg para ilmuwan itu pecahkan adalah : abababab
tapi sebenarnya adalah : abbacada
mungkin ada kesamaan sedikit, namun sedikit itu juga fatal!!
nah inilah yg menjadi masalah dalam penafsiran Al-Quran.
Untuk masalah kerancuan, mungkin sebenarnya bukan kerancuan, mungkin cara berpikir kita yg menyebabkan hal itu tampak rancu.
sama layaknya orang yg berbicara singkat dan padat, yg membutuhkan penjelasan agar tidak terjadi kesalahpahaman.
mungkin ada yg sy salah tulis, mungkin juga ada yg sy lupa tulis, mungkin juga ada yg sy belum tulis, mungkin juga ad yg sy lupa tulis untuk tulisan di atas, karna terlalu banyak opini yg ingin sy tulis untuk menjelaskan tulisan si penulis, jadi saja sy terlupa dengan banyak opini lainnya.
maaf atas semuanya.
(semua di sini maksudnya emosi yg timbul setelah para pembaca membaca tulisa ini, dan hal” lainnya)
28.
dhikaraei | Januari 9, 2009 at 9:43 am
jgn mencela agama islam.. itu bisa membuat km msuk neraka lewt jlan tol….
bgtu cpat,
29.
Ra Tanca | Januari 10, 2009 at 10:00 am
Lbh TpaT’y jgN ska mengoLok-oLok org Lain..sypa tw yg ska mengolok-olok tu lbh pntas tuk diolok..
..
..
..
30.
dwinanto | Januari 16, 2009 at 11:06 am
quran itu ga lebih dari ayat-ayat setan
masa ngajarin orang membunuh, memperkosa, dan berzinah..
apa itu ajaran TUHAN?
hanya orang bodoh dan sesat yang menuruti ajaran islam..
pantesan ustad banyak yang jadi teroris, tukang kawin (bahkan sama anak kecil..) dan narapidana
pemimpinnya aja penjahat apalagi jemaahnya..
bertobatlah!!!
salam damai penuh kasih
31.
icel | Januari 16, 2009 at 11:17 am
al-quran = kebenaran??
cerita nabi-nabinya aj ga jelas..
coba ceritain kisah nabi musa!!
gw salut ma orang islam yang bisa ceritain kisah nabi musa secara jelas dari dia lahir, bertumbuh sampe dia bawa bangsa israel keluar dari mesir..
tlus yang dikurbanin ma ibrahim katanya ismael..
tlus si ishaknya ke mana??
pelajari dengan benar al-quran,,
maka engkau akan tau kebobrokannya..
Gbu
32.
Ra Tanca | Januari 16, 2009 at 3:15 pm
..ck..ck..ck..
saudara Nasrani ni klihatannya berapi2 benar?!
..waduh..kalo bgni mana bsa jdi cntoh yg baik bwt agama kalian?
Soal org mw mlakukan papun tu urusan mreka dgn Sang Pencipta.
Hukum Tuhan lbh manjur ktmbang hukum kta2 ni manusia yg kng lpa dri
33.
icel | Januari 17, 2009 at 3:41 pm
to : Ra Tanca
jangan cuma bisa ketawa doang!!!
coba jawab dong pertanyaan gue!!
itu tantangan untuk semua orang islam yang baca comment ini!!!!
34.
DP | Januari 21, 2009 at 10:05 pm
TIDAK DILARANG BERPERANG JIKA DIPERANGAI ATAU MEMBELA DIRI (ASALKAN TIDAK MELAMPAUI BATASNYA)
Islam adalah agama cinta damai tetapi realitas dari kehidupan tidak selalu demikian
Sangat jarang terjadi kedamaian yang langgeng, sejarah dunia menunjukan banyak terjadi sengketa, keinginan berkuasa, dan pemaksaan kehendak antara satu dengan lainnya yang berujung kepada peperangan.
Islam memperbolehkan berperang jika diperlukan dengan alasan dan kondisi tertentu
Misalnya dalam hal membela diri untuk keselamatan diri. Seorang muslim tidak boleh membiarkan dirinya dizolimi bila ia mampu membela diri.
Sudah terjadi berulang kali didalam sejarah bahwa umat muslim harus mengangkat senjata untuk membela diri, seperti kasus bosnia jelas menunjukan kebiadaban yang luar biasa karena umat Nasrani tidak saja berperang membunuh laki-laki dewasa atau tentara akan tetapi juga rakyat sipil dan paling tidak berperikemanusian adalah tindakan pembunuhan para wanita yang disertai perkosaan secara besar-besaran yang bersifat sistematis. Selain itu tidak sedikit anak-anak menjadi korban yang dilakukan secara sengaja. Jutaan manusia menjadi korban. Hal tersebut adalah fakta didalam sejarah dan ini sama sekali tidak menunjukan apa yg disebut KASIH. Masih banyak kasus dengan pembunuhan besar-besaran dengan jutaan korban yang dilakukan oleh umat Nasrani seperti Bom Hirosima Jepang, Invasi afganistan, Irak, palestina, ambon dll. Belum lagi semangat Gold, Glory and Gospel yang dilakukan bangsa eropa pada masa lalu, mereka tidak saja membunuh, berperang dan menjajah akan tetapi juga menghisap habis sumber daya Negara tersebut. Kekotoran ini tidak akan pernah diungkit karena hal ini sama dengan mencorenng muka sendiri. Ini adalah suatu fakta yang semua nya telah ditunjukan oleh sejarah. Hanya saja media masa global menuliskan dengan sudut pandang yang berbeda, karena ini dilakukan oleh umat Nasrani sendiri maka tidak mungkin hal ini disebutkan terus menerus karena mereka sendiri pun adalah nasrani.
Didalam hal ini Islam tidak bisa menggunakan prinsip sebagaimana Nasrani miliki, “.. siapapun yang menampar pipi kananmu, berilah juga kepadanya pipi kirimu.” Yang demikian bukanlah prinsip Islam. Setiap harus muslim mempertahankan hak hidup dan kehormatannya
Akan tetapi sekalipun jika keadaan menuntut berperang , Islam masih memiliki batasan-batasan agar dalam peperangan tidak berbuat sesuatu semaunya atau sekehendaknya.
Perdamaian masihlah tetap dikedepankan dan tidak boleh membunuh jiwa yang dilarang (seperti anak-anak ataupun perempuan), jika hal itu dilakukan maka jelas bertentangan dengan Al quran yang menyebutkan bahwa tidak diperbolehkan untuk bertindak melampaui batas. Tidak ada satupun ayat didalam Al Quran , Allah menyuruh membunuh anak-anak dan perempuan sebagaimana Akitab memerintahakan untuk melakukan hal itu. Al Quran hanya mengizikan berperang untuk membela diri.
22:39. Telah diizinkan (berperang) bagi orang-orang yang diperangi, karena sesungguhnya mereka telah dianiaya. Dan sesungguhnya Allah, benar-benar Maha Kuasa menolong mereka itu.
2:190 Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tetapi) janganlah kamu melampaui batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.
42:40 Dan balasan suatu kejahatan adalah kejahatan yang serupa, maka Barang siapa memaafkan dan berbuat baik maka pahalanya atas (tanggungan) Allah. Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang lalim.
35.
jelasnggak | Januari 22, 2009 at 2:38 am
@dp.
Baca disini :
Islamexpose.blogspot.com
36.
sahabat | Januari 26, 2009 at 7:09 am
jangan pernah mencela kitab suci agama lain, sebelum anda mengerti benar kitab anda sendiri. kalo emang benar apa yg anda yakini sekarang, coba anda cari sendiri kesalahan(keraguan) yg ada dalam kitab anda. dan kalo gak ketemu baru anda boleh merasa keyakinan anda itu seutuhnya “BENAR”.
saya seorang MUSLIM”ISLAM” dengan “ALQUR’AN & hadits” sebagai “petunjuk”. saya pernah mencari kesalahan yg ada pada alqur’an dan juga bertanya2 tentang kehidupan ini dalam alquran, tapi alhamdulillah semua jawabannya bisa saya temukan, baik saya temukan sendiri ataupun dengan bertanya pada ahli-ahli kitab alqur’an dan hadits.
selain itu saya juga pernah membaca tentang “perjanjian lama(bibel) dan juga perjanjian baru. ( saya juga punya seorang sahabat seorang Nasrani) samapai sekarangpun kami masi berteman.
saya punya beberapa pertanyaan yg ingin saya cari jawabannya dalam kitab tsb.
1. kenapa umat nasrani itu melakukan ibadah dengan cara “bernyanyi”, apakah itu cara yesus beribadah kepada tuhan ?
2. dalam agama kristen/nasrani sangat jelas bahwa ADA TUHAN yg namanya ” ALLAH “, tapi kenapa yg disembah itu “YESUS” ?
3. kenapa di agama nasrani “bersetubuh” tanpa ikatan perkawinan”menikah” itu diperbolehkan ? faktanya anda lihat sendiri di luar negeri, mereka begitu bebas “agama mereka NASRANI” apa memang diperbolehkan oleh kitabNYA?.
4. kenapa ada transaksi jual beli “TIKET PENGAMPUNAN” dalam agama NASRANI ?
5. kenapa ada malaikat yg berkhianat kepada tuhan “dalam ajaran kalian ? saya bertanya hal ini coz teman saya “nasrani” sendiri yg mengatakan malaikat tsb menjadi pemimpin syetan.
6. kenapa SALIB itu menjadi hal yg SAKRAL”SUCI” bagi kalian ? bukankah salib tersebut yg telah menjadi pembunuh YESUS, ibaratkan sebuah pedang yg membunuh orang dan pedang tsb dijadikan benda sakral dalam agama ?
terima kasih atas jawabannya, dan jangan pernah emosi menyikapi segala sesuatu.
*untuk introspeksi diri*
37.
jelasnggak | Januari 26, 2009 at 2:17 pm
@sahabat.
Semua jawaban bisa kamu temukan.
Coba di sini.
Banyak yang belum dijawab.:
http://islamexpose.blogspot.com
Jawab kalau bisa.
he he he
38.
CosmicBoy | Januari 26, 2009 at 4:01 pm
@ sahabat,
==> Menyanyi itu dalam bahasa Arab maksudnya nasyid. Isinya ialah memuji2 kebesaran Tuhan. Kan Yesus itu Yahudi, sudah tentu cara ibadatnya persis Yahudi. Salah satu caranya ialah memuji2 Tuhan. Sungguhpun begitu, menyembah Tuhan jangan pada yg zahir saja menurut Yesus, intinya/esensinya ialah menyembah dlm “Roh dan kebenaran” iaitu ikhlas demi Allah (Yuhanna 4:23-24).
==> Begini, Allah itu Esa dalam Tritunggal. Panggil saja Bapa, panggil saja Roh Suci, panggil saja Yesus atau panggil saja Allah, bisa juga Tuhan, bisa juga Yang Maha Kuasa, pasti Tuhan yg Maha Mengetahui niat hati kita tahu siapakah yg dipanggil. Ya, sama saja. Allah, Kalam-Nya (Yesus) dan Roh-Nya, itu adalah SATU HAKIKAT ALLAH.
==> Yg kita bicara ialah agama, ajarannya bukan amalannya, atau dosa2 org. Ajaran Kristian melarang zina, melarang berzina, dan kahwin 4 itu juga adalah ZINA! Ingat itu.
==> Ngga ada ya. Kalo sdr mendengarnya dr si pembuat dongeng, tanyalah dari si pembuat dongeng, jangan saya drr.
==> Syaiton adalah malaikat yg mengkhianati/memberontak terhadap Tuhan. Sempat juga Syaiton mengajak malaikat2 lain memberontak sehingga diusir dari syurga. Syaiton & para malaikat yg memberontak inilah akan ke sana ke sini mengoda orang melakukan dosa. Namun ada juga banyak malaikat yg setia. Antaranya ialah Jibril dan Mikhail. Bersama2 mereka, tidak terkira banyaknya malaikat ’siang malam’ menyembah Allah dan melaksanakan perintah-Nya.
==> Yg membunuh Yesus ialah tentara2 Romawi atas hasutan orang2 Yahudi. Salib, kalo dilihat dari sisi lain memang alat untuk membunuh Yesus, tapi dari sisi positif adalah TANDA KASIH SAYANG TUHAN kepada umat manusia/org berdosa. Yesus berada di salib demi saya dan saudara dan semua org berdosa. Maka adalah lambang, lambang kasih sayang Tuhan yg rahmani & rahimi. Salib itu biasa2 aje kalo Yesus tdk disalib, kerana ngga ada erti/lambangnya. Hanya bila Yesus disalibkan, maka salib itu ada pengertian teologi/keagamaan. Mengerti kira2. Bisa juga sdr melihat batang besi bentuk salib, atau tiang listrik bentuk salib, tapi kalo ngga ada Yesus/dikaitkan/dihubungakan dgn Yesus, ngga ada ertinya,
Saudara mengharapkan jawapan, jawapan sudah diberi. Saya menjawap dengan baik dan itulah niat saya- membantu pemahaman sdr. Kiranya pertanyaan sdr terjawap.
Salam kasih dalam KECERDASAN.
39.
alexious | Januari 28, 2009 at 5:06 am
Icel:
al-quran = kebenaran??
cerita nabi-nabinya aj ga jelas..
coba ceritain kisah nabi musa!!
gw salut ma orang islam yang bisa ceritain kisah nabi musa secara jelas dari dia lahir, bertumbuh sampe dia bawa bangsa israel keluar dari mesir..
tlus yang dikurbanin ma ibrahim katanya ismael..
tlus si ishaknya ke mana??
pelajari dengan benar al-quran,,
maka engkau akan tau kebobrokannya..
>>> Hadis sudah mencantikkan islam. Kalau hanya baca al quran, tidak nampak kecantikan budibicara nabinya islam.
40.
alexious | Januari 28, 2009 at 5:33 am
Cosmicboy, ortodoks dengar2 tidak guna lagu-lagu masa beribadat. Besar kemungkinan, masa zaman Yesus, tiada lagu-lagu dalam sidang jemaat. Lagu-lagu dalam gereja hanyalah make up (bunga-bunga) selepasnya.
41.
CosmicBoy | Januari 28, 2009 at 10:29 am
@ Alex,
Mengenai umat ortodoks, saudara seiman kita, sila ke
http://id.wikipedia.org/wiki/Gereja_Ortodoks
http://hurek.blogspot.com/2005/12/gereja-ortodosks-syiria-di-indonesia.html
==> Mengenai lagu2 tidak digunakan dalam ibadat umat Kristian Ortodoks, ini juga tidak benar. Sebenarnya mereka melagukan ayat2 Al-Kitab dalam ibadat mereka. Wah, indah sekali. Ini disebut Gregorian chant (betulkan saya kalo salah).
==> Umat Kristian Ortodoks masih asing bagi kita. Ini kerana kebanyakan mereka bermastautin di Timur Tengah dan Eropah Timur. Gereja yang asing ini dituduh SESAT oleh sebahagian umat Kristian kerana kejahilan. Ingat, beda bukan maksudnya SESAT.
Sekian dan salam kasih.
42.
jesus | Januari 28, 2009 at 6:09 pm
udah ga’ usah perdebatin Alquran sama Alkitab!?
yang paling bener itu Google.com, coba aja kalian cari apa aja pasti ada! iya kan? yaiyalah masa yaiyadong! secara semua nyembah AWLOH bukan AWDONG?
btw jangan lupa yah..
kirimin Counterpan!!
Otot gw pada pegel nih..??…
43.
CosmicBoy | Januari 28, 2009 at 6:33 pm
@ Jesus,
Ada seorang sdr mu dari Malaysia. (blog lain)
Dia ini suka mencabar.
Kalau dicabar…
Dibilangnya: Saya tak perlu jawap. Itu pilihan.
Tapi silakan ke Masjid. Sila tanya ustaz atau alim ulama.
Pasti semua cabaran terjawap.
Huakakaka.
Itu googlenya muslim-muslim.
Adaaaaaaa adaaa saja muslim2 ini kalo pada omongan.
44.
jesus | Januari 28, 2009 at 6:59 pm
@CosmicBoy
ihh..siapa sodara saya??
so asik tuh orang! ngaku-ngaku..
emang dasar orang malaysia tolol-tolol..
tukang nyiksa pembatu..
eh orang malaysia Tolol..
malu-maluin agama kristen aja lu..
gw malu sebagi TUHAN, punya ummat kaya lu.
Dongo..
Gw Nulis apa Jawabnya ga nyambung!
Dasar Malaysia Tolol..
Malah Tambah Bikin Malu sama Orang Indonesia Khususnya Ummat Kristen Di Dunia!!
Lu, ga ngertikan apa yang gw tulis sebelumnya..
MAMPUS TUHAN LU ORANG INDONESIA NIH!
MAKANYA JANGAN BELAGU SAMA KITA!!
GW (JESUS) ITU ASLI DARI MALANG BODOH, MAKANYA RAMBUTNYA PANJANG!
45.
CosmicBoy | Januari 29, 2009 at 4:30 am
@ Jesus of Al-Malang,
Ngga mahu mengaku sdr seiman ya?
Tu, muslim-muslim Malay.
Muslim2 Malay di sana tu banyak yang tolol-tolol.
Karna itu harus ada undang2 anti-murtad.
Huakakaka.
Tukang nyiksa pembantu?
Benar tu.
Yang menyiksa itu Malay-Malay juga.
Yang disiksa Muslim-muslim juga.
Huakakaka.
…ummahhhhhhhh.
Adaaaa adaaaaaaa saja muslim2 ini kalo pada omongan.
46.
alexious | Januari 30, 2009 at 1:56 am
Soalan sahabat:
4. kenapa ada transaksi jual beli “TIKET PENGAMPUNAN” dalam agama NASRANI ?
Nasrani itu apa? Kristian ataupun katolik?
Kalau itu katolik, saya jawab. Itu kesalahan pemimpin terdahulu untuk membiayai bina bangunan/bangunan gereja. Itu diakui saya sendiri sebagai umat katolik. Itu hal dulu. Sekarang ini tidak lagi. Pergilah lihat di gereja-gereja katolik, pasti tiada.
47.
CosmicBoy | Januari 30, 2009 at 3:46 am
@ Alex,
Menarik ya, dalam Al-Quran, para pengikut Yesus dipanggil ‘Nasrani’.
Yang bener, sebelum Islam, para pengikut Yesus di Tanah Arab dipanggil Al-Masehiyyah, sesuai dengan gelaran Yesus dalam bahasa Ibrani, Har-Masyiyah. Gelaran itu diarabkan menjadi Al-Masih. Bahasa Yunani pula ialah Christos yang pengertiannya sama aje.
Nama Yesus pula bila diarabkan menjadi Yasu, ngga pernah Isa. Yasu atas nama yg sinonim dengan Yasyuwa dalam bahasa Ibrani untuk Yesus, dan Iesou adalah bahasa Yunaninya.
Para pengikut Yesus memilki banyak nama: antaranya yang umum ialah murid-murid. Gelaran hawariyyun yang berikan Al-Quran kepada 12 murid Yesus sinonim dengan para rasul/yang diutus. Nama ini bukan asli Arab (satu bukti yang menunjukkan bahawa Al-Quran bukan 100% diturunkan dalam bahasa Arab Quraisy sebab terdapat banyak bahasa asing dalam kitab ini) tapi dari bahasa Habsyi (Etiopia). Hawari bermaksud rasul/utusan. Hanya ada 12 hawari/rasul tapi semua hawariyyun/rasul adalah murid Yesus spt kita. Selain itu, terdapat juga gelaran lain spt orang-orang kudus (para wali), sidang jemaah Allah, Bani Israel rohani dll. Tapi yang paling popular ialah ‘Christianoi’.
Nama ini hanya popular 325 M iaitu kezaliman terhadap para pengikut Yesus mulai reda. Ada 5 ayat sahaja dalam PL, nama “Christianoi’ digunakan. Antaranya ialah Al-Kisah 11:26 “Dan di Al-Antakiyyahlah murid-murid itu untuk pertama kalinya disebut ‘Christianoi’ (Kristian/Al-Masehiyyah).”
Ada beberapa pandangan yang mengatakan nama ‘Christianoi’ yang diberikan kepada kita datang dari orang-orang Yahudi/bukan Yahudi di kota Al-Antakiyyah. Pandangan ini menunjukan bhw nama ‘Christianoi’ berasal dari manusia. Benarkah?
Sebahagian besar ahli2 tafsir dan teologi tidak bersetuju dgn pandangan ini. Sebaliknya, mereka menemukan bahawa panggilan/sebutan ini adalah ‘by divine providence’ (dikurniakan/diwahyukan Tuhan).
Dasarnya ialah kalimat ‘disebut’ iaitu ‘khermatisai’ yang lazimnya mengandungi konotasi ‘berasal/bersumber dari Tuhan’. Contohnya: “Dan malaikat Tuhan nampak kepadanya (Yusuf) dalam mimpi dan berkata:…Ia akan melahirkan anak leaki dan kamu akan MENYEBUT nama-Nya (Kalesies to onoma auton) Yesus…” (Injil Riwayat Matius 1:21; Lukas 1:31).
Malahan, nama/gelaran/agama ini sudah diramalkan oleh para Nabi khusus Nabi Asyaya sebagai menggantikan umat Yahudi yang telah menolak rahmat Allah. Kristian ialah nama nama/agama yang diturunkan Allah secara khusus dan nama ini direhai-Nya.
Dan Yesus mengatakan:
“For whoever gives you a cup of water to drink because of your name as followers of Christ, truly I say to you, he will not lose his reward.” (Mark 9:41, NASB)
Terjemahan:
“Barangsiapa yang memberi kamu minum secangkir air oleh kerana kamu memakai nama (Kristian) sebagai pengikut Kristus, ia tidak akan kehilangan pahalanya.” (Injil Riwayat Markus 9:41).
Jelaslah Kristian ialah nama yang diberikan Allah kepada umatnya. Kristian yang bermaksud para pengikut Kristus adalah suatu nama yang harus dibanggakan kerana Allah redha nama itu digunapakai untuk umat-Nya.
Lalu mengapakah nama ini disebut hanya 5 kali dalam PB? Sebenarnya nama Kristian secara hurufiah hanya ditulis 5 kali tapi secara tersirat, banyak sekali. Panggilan2 seperti wali-wali Allah (orang2 kudus), sidang jemaah Allah, Bani Israel rohani, umat Allah, murid-murid, para pengikut, pengikut Jalan yang lurus (Al-Siratul Mustaqqim), anak-anak Allah, suadara-saudara seiman, orang-orang beriman dll memicu/merujuk kepada satu kesatuan- KRISTIAN.
Ada pandangan kurangnya penggunaan nama ‘Christianoi’ disebabkan ancaman dan kezaliman pemerintahan Rom. Syahadat orang Kristian waktu itu: Yesus adalah Tuhan (Kyrious) adalah bertentangan dengan pengakuan setiap warga Rom yang wajib mencurahkan taat setia kepada Maharaja dengan lafaz: Qaisar (Maharaja) adalah Tuhan! (Kyrious). Keengganan melafazkan: Qaisar adalah Tuhan akan membawa kepada hukuman mati kerana dianggap tidak setia taat kepada Maharaja/Pemerintah.
Kerana kepercayaan Kristian bhw Yesus adalah Kyrious maka nama Yesus dan gelarannya Christus dan nama-nama yang berbau demikian adalah membahayakan setiap individu Kristian. Oleh itu, nama itu buat sementara tidak digunapakai baik dalam pertuturan harian atau surat menyurat sehinggalah pada abad ke-3 di mana kezaliman & hambatan mulai kurang. Tidak menghairankan kan bilamana nama Kristian hanya muncul secara tersurat 5 kali dalam PB. Sungguhpun begitu, nama yg tersirat banyak sekali dan kita harus bersyukur dan bangga dengan kebijakan para hawariyyun dan para tabiin (para pengikut hawariyyun) serta para salafis (church fathers) dalam menangani persoalan ini.
Harap membantu.
48.
CosmicBoy | Januari 30, 2009 at 4:46 am
@ Alex,
Mengenai nama “Nasrani” dalam Al-Quran, ada beberapa pendapat.
1. Mungkinkah berasal dari nama Jesus of Nazareth? Jesus of Nazareth bermaksud Yesus dari kota An-Nasirah atau Yesus An-Nasirah. Kota An-Nasirah ialah tempat di mana Yesus dibesarkan. Sungguhpun begitu, sejak memulakan dakwahnya, Yesus jarang sekali melawat kampung/kotanya. Malahan, orang Yahudi sering meragui kenabian Yesus disebabkan dia berasal dari An-Nasirah sebab kpg/kota ini bukanlah terkenal sangat sehingga boleh menghasilkan seorg Nabi. Nasrani tidak mungkin merujuk kepada kota/kpg halaman Yesus kerana Nasrani ialah suatu agama menurut Al-Quran. Mungkin ada kekeliruan pada Al-Quran dalam hal ini. Kerana Yesus berasal dari An-Nasirah, maka para pengikutnya dipanggil Nasraniyyah iaitu pengikut ajaran seorang yang berasal dari kpg An-Nasirah. Ini ditolak sebab konteks zaman itu, jarang pengikut beralaskan nama kpg/kota. Biasanya pengikut beralaskan nama atau gelaran tokog/pengasas.
2. Mungkin berasal dari Al-Kisah 24:5? “Dan lima hari kemudian datanglah Imam Besar Ananias bersama2 beberapa orang tua-tua dan seorang pengacara, Tartulus namanya…dan Tartulus mulai mendakwa dia (Paulus di hadapan Falik, wali negeri)…Tealah nyata kepada kami bhw orang ini adalah penyakit berjangkit, seorang yang menimbulkan kekacauan di antara umat Yahudi di seluruh dunia yang beradab dan bahawa dia adalah seorang tokoh dari mahzab Nasraniyyah.” (Al-Kisah 24:1-9) Mengapakah peguan Yahudi ini memanggil Paulus sebagai tokoh mazhab Nasraniyyah? Apakah maksudnya? Memang benar Paulus adalah seorang tokoh, cebdekiawan tapi peguam itu keliru mengenai agama/ikutan Paulus. Dia bukan berasal dr mazhab Nasraniyyah kerana kalau benar, pasti Paulus memberi respon positif. Malahan Falik dikatakan tahu agama ‘Jalan Tuhan’ (Al-Siratul Ar-Rabb) bukannya mazhab Nasraniyyah! (ayat 22) dan Falik bersama isterinya mendengar khusyuk mendengar dari Paulus apa yang dikatakan ‘tentang agama (kepercayaan) Yesus Kristus (ayat 24) dan bukan Nasraniyyah. Lalu apakah yg dimaksudkan oleh Tartulus, Nasraniyyah? Jelas Nasraniyyah dipakai sebagai sebutan hina. Orang Yahudi sengaja memanggil para pengikut Yesus, Nasraniyyah sebagai hinaan sebab ada dua kemungkinan. Nama ini berasal dr kpg halaman Yesus. Org Yahudi menganggap kpg ini kecil dan pasti tidak akan melahirkan seorang Nabi! Maka, Yesus adalah ‘Nabi palsu’ menurut mereka. Nasraniyyah adalah org yang mengikut seorg Nabi palsu yang berasal dr kpg An-Nasirah. Pendapat yang satu lagi ialah, Yesus sebagai seorg Nazir. Cara hidup Yesus yang suka berkelana, berdakwah dari satu kpg ke satu kpg, bandar ke bandar, tidak suka hidup mewah, simple dari segala segi persis seperti golongan Nazir dalam PL. Kalau Yesus adalah Nazir, maka Yesus bukanlah Nabi, cuma seorg Nazir yang ingin menjadi alim. Hidup sebagai Nazir menurut org Yahudi zaman itu tidaklah pantas kerana ia melarang perkahwinan dan kehidupan mewah. Lagipun, ada segelintir org2 Yahudi yg sok benar, suka hidup sebagai Nazir bagi menunjukan kealiman/kesalehan mereka. Mungkin Nasraniyyah berasal dr Nazir kerana ini juga menampakkan ciri-ciri menghina oleh org Yahudi!
3. Adalah Nasraniyyah agama Kristian yg menyimpang selepas Yesus meninggal? Ada catatan bhw sekelompok pengikut Yesus menyimpang kerana tidak bersetuju dgn beberapa ajaran rasmi gereja. Kelompok ini menamakan diri mereka Nasraniyyah sempena nama kota/kpg halaman Yesus (sebab di sana bukti akar agama/keasliannya). Mrk asal usulnya Yahudi dan mencampur adukkan ajaran Yahudi dgn Kristian/ajaran Yesus. Mereka mengklaim bhw mrk memiliki ajaran yg benar. Mrk menolak Yesus dilahirkan dari tiada berbapa (Yusuf memang berkahwin dgn Maryam, kelahiran Yesus adalah biasa bukan mukjizat), menolak Yesus sebagai Allah atau Anak Allah dalam pengeryian sebenar melainkan menganggap Yesus cuma Nabi dan anak Allah dlm pengertiaan kiasan. Lama kelamaan ajaran ini tidak pupus kerana hambatan Yahudi & gereja, keahliannya cuma Yahudi sahaja, ajarannya tidak universal, melarang kahwin??? dll. Dikatakan pada abad ke-2, ajaran ini hilang lenyap tapi adakah sisa pengikutnya di zaman Muhammad, di Mekkah & Madinah, adakah Waraqah nbin Naufal salah seorg pengikut ini? Mustahil juga sebab tiada catatan bhw agama ini ada di Mekkah & Madinah pd zaman Muhammad. Lagipun, agama ini khusus untuk org Yahudi padahal kelompok Nasrani kebanyakan org Arab. Tambahan pula, Muhammad mengatakan Nasrani percaya kpd kelahiran Yesus secara mikjizat padahal Nasraniyyah tidak. Jelaslah, ini bukan kelompok yg dikatakan.
4. Maka siapa perlu org Nasrani dalam Al-Quran? Mungkin kelompok ajaran sesat Kristian yg telah difatwakan sesat oleh Gereja Rasmi pada abad ke 4 M? Kelompok ini adalah Nasturiyyah. Kebanykan penganut mazhab Nasturiyyah adalah org Arab. Namum kalau diteliti, ajaran2 mazhab Nasturiyyah tidak banyak menyimpang dari ajaran rasmi gereja. Malahan, fatwa sesat yg dibuat lebih bersifat politik dan dominasi gereja daripada bersifat teologi. Melalui penelitian pakar2 Sejarah Gereja & ahli2 teologi, mereka menemukan dokumen2 lama mazhab ini dan didapati ajaran mereka tidak menyimpang melainkan salah faham gereja rasmi. Maka jelaslah, Nasturiyyah bukanlah Nasrani. Maka siapa org Nasrani ini.
5. Mungkinkah Nasrani ialah sebuah kelompok kecil ajaran sesat Kristian di Mekkah & Madinah pd zaman Muhammad di mana tokohnya ialah Warakah. Hanya Al-Quran saja kita dapat menemukan kelompok ini sebab ia bukan ajaran universal melainkan bersifat setempat. Kelompok ini:
i. Percaya kepada Tiga Allah/Tri Teisme: Allah, Isa dan Maryam.
ii. Percaya bhw Isa adalah Allah.
iii. Percaya bahawa Allah secara zahir/lahir beranak dan diperanakkan.
iv. Ada sistem rahib.
v. Alim dan soleh.
vi. Suka membaca Al-Injil.
v. Dikatakan sahabat baik umat Islam kemudiannya musuh!
vi. Percaya Isa disalib.
Harap membantu.
49.
me | Januari 31, 2009 at 3:31 pm
HalleuYAH
50.
SayHaiajaH | Februari 10, 2009 at 7:31 pm
Itulah mengapa dalam Alquran Tuhan memerintahkan manusia untuk belajar. Mengapa? Karena dengan ilmu dan doa maka kita akan dapat membedakan mana yang benar dan salah. Krn kita bukanlah apa2 dibandingkan dengan Tuhan kita. Kita adalah mahluknya yang penuh dengan kelemahan. Ada begitu banyak karunia Tuhan yang tidak kita sadari dalam hidup ini.
@muslim
kita semua tahu alasan mengapa al quran tetap dalam bentuk bahasa Arab. Perlu kita ingat. Arab bukanlah bahasa kita sendiri. Di Indonesia saja ada jutaan ahli bahasa indonesia. Mereka tentunya pasti juga mempelajari bidang mereka selama bertahun2. Begitu juga ditiap2 negara lainnya.
Perkara pemenggalan kalimat dalam bahasa arab yang kemudian diartikan oleh muhmin salih sebagai suatu kesalahan yang membingungkan patut kita pikirkan. Apakah kesalahan2 itu membuat Al quran menjadi sampah? Coba dibuka lagi tafsirnya. Saya yakin, meskipun mungkin banyak orang yang menganggapnya njelimet dan rancu, tetap saja kita tidak bisa menyangkal bahwa kita tetap mampu menangkap pesan yang terkandung. Sebagai contoh (contoh dari muhmin):
Q 6:99
It is HE who sends down water from the sky, and with it WE bring forth vegetation of all kinds
terjemahan:
Adalah DIA yang mengirim air dari langit, dan dengannya KITA menumbuhkan segala jenis tanam-tanaman.
Menurut mumin kata sederhana diatas adlaah hal yang rancu or ga jelas… but… kita semua setujukhan, kita ngerti artinya..
Perlu diingat lagi, Tuhan menurunkan kitab ini pada nabi Muhammad scr langsung. adlah hal yg sngt wajr jika sudut pandang orangnya berkisar antara Tuhan kita dan nabi Muhammad sendiri. Betulkhan?
Bahwa sesungguhnya Al quran itu mudah dimengerti benar adanya, karena penjelasan yg didlm berupa bntuk kalimat yang langsung diucpkn sndr oleh nabi muhammad seorang atas petunjuk Tuhan. So, kita nggk perlu dipusingkan sama pendapt si inillah… si itulah… yang mungkin jamannya udah lewat berapa ratus tahun dari dibukukannya Alquran tapi ikutan nimbrung dlm Al quran.
Islam jg mengajarkan, apabila kita menemukan ganjalan2 dlm segala sesuatu yg kita hadapi, hendaklah terus bertanya, bersabar, belajar, dan berdoa. Ingat, diatas langit msh ada langit, blum tentu orang yg terkenal dan disanjung bnyk orang adalah benar adnya. Karena kebnaran dan segalanya hanyalah milik Tuhan. Dia-lah yg maha tahu. Terus belajar. Perkaya ilmu kita, niscaya dengan banyak bertanya, banyak ilmu dan berdoa, maka Tuhan akan menunjukkan jln untuk kita. Aminn…
@ Kristiani
Saya sangat mklum bila anda2 sekalian menghujat islam sebagai agama teroris dan kasar. Hal itu dipercy krn Al quran sndr yg mengajrkannya, dan bis dlht jg dr tndkan teroris ug bw2 nama Allah tiap mau ngebantai. Sy hny bs blg, kalau nggak kenal wajar ga tahu dan ga sayang, tp tolong jngn difitnah.
Kita semua yang saling ngsh komen dsnkn juga sm2 nggak pernah ngeliht yesus scr lngsung dan nabi muhammad scr lngsung jg. Yg kita semua lakukan cuma, mengenal, mempelajari, berush mncr bukti, dll, bhwa ajaran yg kita peganglah yg paling bner.
Islam tidk pernh mengjrkn saling membunuh, tdk ada ayat yg menyuruh seorang muslim untuk membunuh. Kenapa Muhammad berperang? Karena beliau dan bangsanya diserang. Hal yg wajrkn, bila beliau memperjuangkan ajaran tuhan yg telah diwahyukan kpdnya? Atau bila alasan itu kurang dapt ditrm, adalah hal yg wajar jg bila seorang pemimpin melindungi keselamatan kaumnya?
Slam damai
51.
gojes | Februari 15, 2009 at 7:44 am
@to kristian
buat para org kristen yg nyembah orang berkancut!!!
PISS!!ISLAM MAU NYA DAMAI!!!
52.
jelasnggak | Februari 15, 2009 at 9:17 am
mendingan baca islamexpose.blogspot.com
asyik di situ…
banyak cerita lucu, seperti :
- ada manusia ngaku nabi supaya bisa ngembat anak mantunya sendiri.
-ada manusia ngaku nabi supaya bisa ngembat pembantu dari istrinya (budak)
-Ada manusia ngaku nabi supaya bisa ngembat anak umur 6 tahun.. ck ck ck… apa ngga kasihan.. raja tega bener tuh manusia..
-ada manusia yang ngaku nabi supaya bisa esek-esek sama 9 wanita dalam satu malam.
-ada manusia yang ngaku nabi supaya bisa nyuruh orang lain mati dengan diboongin akan dapet bidadari cantik di surga.
-ada manusia yang ngaku nabi yang supaya bisa nyerang dan merampas harta orang lain.
lucu pokoknya..
ditambah pernik-pernik kata-kata sang pembuat blogger,, ha ha ha
enak..
dan menghibur..
ke sana dulu ahhhh
53.
merdeka | Februari 20, 2009 at 9:47 am
namanya juga “JELAS ENGGAK”, jawabanya g pernah jelas…..enggak!
kepepet, cari deh topik laen….
54.
putra | Februari 26, 2009 at 8:07 am
@ jelas nggak
ha ha ha memang benar anda ini hanya pembual yang pantas disebut otak kosong (maaf Kasar) tapi itulah adanya anda
semua tahu orang seperti anda itu bagaimana, kasian saya ngeliat anda
55.
darmawan | Februari 26, 2009 at 8:44 am
Al Quran adalah kitab mulia yg diturunkan Allah SWT bagi umat manusia seagai pedoman dalam menjalani kehidupan di dunia agar selamat di kehidupan di akhirat. Al Quran adalah kitab pembeda hal-hal mana yang benar dan hal2 mana yg salah.
Tidak seperti cerita di atas, selama saya membaca al quran, jujur ada rasa kedamaian di dalam membacanya, apalagi saat membacanya ketika shalat, dengan pelan2 sambil meresapi makna & arti keagungan Tuhan dalam setiap bacaannya. Inilah kebenaran.
bagi penulis di atas yg tidk dapat meresapi bacaan al quran, sebab mmg tidak mendapat hidayah dlm membacanya, Bukan hal aneh. di Jaman Nabi pun banyak yg seperti ini. So. To : Imankristen, hal ini bukanlah sesuatu yg harus dibesar2kan publikasinya. banyak jg orang kristen yg menjadi islam, gara2 tidak dapat memahami bacaan injil, walaupun sdh ditulis dlm bhs Indonesia
56.
chaesayangALLAH | Februari 26, 2009 at 2:48 pm
huehehe…
kalo ngomongin mana yang bener antara Islam atau Kristen, itu ga akan selesai..
kalo menurut gw, tergantung keyakinan masing-masing..
ga perlu lah kalian tuh pada debat-debat kaya gini.. kaya kalian udah jadi ahli agama aja!!!
yang tau masalah kebenarannya cuma ALLAH(gw muslim yah)..
dalam kedua kitab sama-sama diajari kan masalah kiamat?
sama-sama dikasih tau kan kalo nanti, di hari kiamat bakal ketauan kan siapa yang bener dan siapa yang salah..
jadi, kalo mau tau yang bener dan mau jadi yang terbaik di hadapan ALLAH(sekali lagi ahh, gw MUSLIM loh..dan gw bangga jd muslim)
berlomba-lombalah kalian dalam berbuat kebaikan. nanti kalian deh yang buktiin depan ALLAH kal kalian adalah ummatnya yang terbaik..
dalam setiap ajaran agama, pasti diajarin tentang kedamaian..
jadiiiii…..yasudahlah..
hentikan perdebatan gag berarti ini dan mulailah jadi manusia yanglebih baikk….
ALLAH ga tidur, ga buta, ga tuli, ga curang, ga pernah terima suap..
jadi Dia pasti tau dan pasti akan nunjukkin kebenarannya…
57.
chaesayangALLAH | Februari 26, 2009 at 2:57 pm
peace..
semua manusia butuh kedamaian untuk jadi manusia yang lebih baik…
oh iya..
para saudara gw yang seiman..
kan di islam diajarin buat nahan amarah..
tapi dalam blog ini, kenapa kalian mudah tersulut amarahnya??
sabarrr…
pasti ada jawabannya kok…
kalian kalo kaya gitu apa bedanya sama yang nulis blog ini?
sama-sama bikin masalah kan?
buat yang nasrani, selama ini gw selalu netral dan ga menyalahkan adanya injil dan tuhan kalian…
tapi sumpah, gw kecewa banget dengan apa yang kalian pertanyakan dan kalian ungkapkan tentang islam..
selama ini, gw selalu menghargai dan ga pernah ngejelek-jelekkin kitab kalian… tapi kenapa kalian mencerca kitab agama gw?
kalian cinta kan sama injil?
kalian cinta kan sama tuhan dan agama kalian…
ummat muslim pun sama..
kita sangat mencintai agama, ALLAH, alQuran, hadits, shuhuf dan sebagainya….
maka buat gw, wjar kalo kita marah…
karena di awal blog inipun kalian udah ngejelek-jelekkin kitab gw…
cuma tuhan yang tau agama mana sih yang bener???
oke,kawan-kawan..
58.
jelasnggak | Februari 26, 2009 at 6:32 pm
@chaesayangallah.
Kita ngga ngejelekin kitab atau agama kalian.
Tapi, agama dan kitab kalian tuh emang udah jelek DARI SANA-NYA.
Kita cuman membantu MEMBUKA PIKIRAN KALIAN.
Itu.
semoga berfikir.
salam
59.
chaesayangALLAH | Maret 3, 2009 at 11:45 am
@jelasenggak
oke kalo lo ga jelek-jelekkin agama dan kitab gw..
tapi perlukah kalian nyebarin segala yang kalian ga suka tentang Qur’an dan Islam?
kalo emang lo ngerasa kristen itu bener, ya udah jalanin aja…
ga perlu kan lo ngomong yang sebenernya ga ada dalam agama islam?
jujur, kalo gw ditanya apa yang ada dalam injil gw ga tau..
karena gw ga pernah mempelajari tentang injil..
bahkan ngeliat isi injil aja gw ga pernah…
karena itu bukan agama gw,jadi buat gw, ga penting banget g pelajarin isinya…tapi yang gw heran, kenapa lo sampe tau semuanya tentang islam?
apa lo segitu niatnya buat mgejelekin islam???
manusia ga pernah lepas dari salah dan dosa…
60.
chaesayangALLAH | Maret 3, 2009 at 12:38 pm
@semuanya yang ada n baca blog ini…
HEAL THE WORLD…
make it a better place..
for you and for me and the entire human race
there are, people dying, if you care enough for the living
make a better place for you and for me
if you want to know why there’s a LOVE that CANNOT LIE
love is stong
it ONLY CARE for JOYFUL GIVING
if we try, we shall see,in this bliss we cannot feel
fear or dread, we stop EXISTING and START LIVING
and the DREAM in will REVEAL a joyful race
and the WORLD we once BELIEVED in will SHINE again in grace
then WHY we keep STRANGLING life???
WOUND this earth CRUCIFY it soul
thiugh it’s PLAIN to see
this world is HEAVENLY
BE GOD’S GLOW
(michael jackson,heal the world)
resapin deh tu lagu…
lindungi dunia dengan cinta…
jangan dengan perdebatan yang akhirnya cuma ngancurin dunia…
61.
kusmardiyanto | Maret 14, 2009 at 2:43 pm
surat 6 ayat 151 untuk memahaminya dibutuhkan pengetahuan bahasa Arab yang cukup memadai, tidak bisa dengan serta merta dipahami seperti itu (yakni Alloh mengharomkan untuk berbuat baik kepada kedua orang tua) ini suatu yang mustahil karena pada ayat lain Alloh justru memerintahkan ini seperti dalam surat 46 ayat 15, yang artinya,” dan telah Aku wasiatkan kepada manusia untuk berbuat baik kepada kedua orang tua.” dan ayat lainnya seperti surat 17ayat 23, surat 4 ayat 36…apakah lalu ayat-ayat al-qur’an saling bertentangan… tentu tidak…hanya masalah kemampuan kita saja dalam memahami yang terbatas, sehingga seakan-akan bertentangan…ayat al-qur’an dibagi dalam dua kelompok yaitu ayat-ayat mutasyabihat (yang membutuhkan penafsiran, atau kalau dibiarkan apa adanya menimbulkan kerancuan) dan ayat-ayat yang muhkamat (yang tidak perlu tafsir karena jelasnya) seperti yang dikatakan dalam surat 3 ayat 7,yang artinya,” Dia yang menurunkan al-kitab (al-qur’an) kepada kamu sebagiannya ayat-ayat yang muhkamat (sebagai) induk al-kitab dan yang lain mutasyabihat, adapun orang-orang yang dalam hatinya condong kepada kesesatan maka mereka mengikuti ayat-ayat yang mutasyabihat untuk menimbulkan fitnah dan untuk mencari ta’wilnya, padahal tidak mengetahui ta’wlinya kecuali Alloh dan orang-orang yang mendalam ilmunya mengatakan aku beriman dengannya semuanya berasal dari sisi rob kami (Alloh)…”… jika ada sebagian orang menemukan kontradiksi di dalam al-qur’an maka itu dikarenakan ia salah dalam memahami salah satu atau kedua ayat yang disangka kontradiksi karena keterbatasan dia… mestinya dia tanya kepada yang lebih paham atau menahan diri…itu lebih selamat…jangan berlagak seperti hakim, mengatakan ini mestinya begini atau begitu lalu menolak mentah-mentah al-qur’an atau mengatakan al-qur’an itu begini atau begitu… ini kesalahan yang amat fatal…menolak al-qur’an dan mendebatnya, apapun alasannya, konsekuensi berat… bagaimana jika al-qur’an itu benar-benar dari sisi Alloh lalu kita menolaknya atau mendebatnya?… maka celakalah kita…so pasti manusia akan terpecah dalam tiga kelompok, pertama, yang beriman dengan al-qur’an, kedua, yang ingkar kepada al-qur’an, ketiga, yang ingkar dengan sebagian isi al-qur’an dan beriman dengan sebagian isi al-qur’an.
62.
kusmardiyanto | Maret 14, 2009 at 10:41 pm
yang pertama adalah orang yang beriman, adapun yang kedua dan ketiga adalah orang yang tidak beriman (kafir)… dan ada lagi yang keempat yakni orang yang tidak pernah tahu isi al-qur’an …
63.
trek | Maret 24, 2009 at 9:53 pm
@semuanya
Sebenarnya tujuan nya, untuk Adu Domba kalian.
Saat group 1 menghujat group 2 dengan kata-kata halus dan science yang muncul dalam pikiran piciknya, group 2 akan mati2an membela groupnya. Apalagi kalo group 1 nambah-nambahin cerita atau pendahuluan atau stories yang antah barantah kebenarannya. Wah, tentu dong group 2 juga cari-cari counter yang serupa. Entah benar atau tidak.
Dengan banyaknya komen, tahu nih outcome-nya untuk blog ini.
Ide brilliannya: Agama.
SARA banget kan. Tapi merupakan topik yang sensitif.
Bener-bener ide cerdas namun picik.
64.
shahil | April 6, 2009 at 5:14 am
Salam hormat untuk semua.
CosmisBoy:
1. Injil adalah Firman Allah
2. Injil boleh diseleweng.
3. Al-Quran adalah Firman Allah.
4. Al-Quran juga boleh diseleweng.
Shahil:
Yang jelas Bible RCV>KJV>ASV>CEV.
Apa-apaan itu CBoy?
Boleh jawab ga?
Salam hormat.
65.
shahil | April 6, 2009 at 5:20 am
Salam hormat untuk semua.
CosmisBoy:
Ada seorang sdr mu dari Malaysia. (blog lain)
Dia ini suka mencabar.
Kalau dicabar…
Dibilangnya: Saya tak perlu jawap. Itu pilihan.
Tapi silakan ke Masjid. Sila tanya ustaz atau alim ulama.
Pasti semua cabaran terjawap.
Huakakaka.
Itu googlenya muslim-muslim.
Shahil:
Ada seorang bernama CosmisBoy. Dia mengatakan Roh berdiri kepada zat ALLah kerana “Roh itulah ALLah”.
Orang Malaysia membuat argument “Jika Roh itulah ALLah, mengapa masih dibilang Roh berdiri atas zat ALLah”? Kerana jika dikata “berdiri di atas…” bermakna dua iaitu Roh bukan zat ALLah.
CBoy tidak mampu menjawab diblog orang Malaysia itu, lalu ngeles mencerca Nabi Muslim pula.
Maka orang Malaysia meminta penjelasan di sini, diblog yang liberal keliahtannya atau blog orang kirsten.
Boleh jawab ga argument balasan orang Malaysia itu?
Salam hormat.
66.
shahil | April 6, 2009 at 5:32 am
Salam hormat untuk semua:
CosmisBoy:
==> Kalau ada tulisan kami yg tidak berbobotkan ilmiah@ kurang akurat, emosional dll sila tunjukkan dan beri hujah. Saya, Pak Jel, Pak Iman dan teman2 seiman yg lain siap siaga untuk mencounter.
Shahil:
oke jika itu yang diminta…
Sila berikan komentar dua pertentangan ini ya…:
12. “Apabila Yudas si pengkhianat tahu Jesus telah dijatuhi hukuman mati, dia menyesal lalu mengembalikan tiga puluh keping wang perak kepada ketua imam Yahudi…kemudian Yudas melemparkan wang emas itu ke dalam rumah Tuhan… kemudian dia pergi menggantung diri…ketua imam memungut wang itu, mereka menggunakannya untuk membeli tanah sebagai perkuburan orang Yahudi…dinamakan Tanah Darah” (Matius 27: 3) BERTENTANGAN DENGAN, “Yudas membeli sebidang tanah dengan upah tidak melakukan perbuattan jahat. Di situ dia jatuh lalu mati dengan isi perrutnya terburai. …sebab itulah ia dinamakan tanah darah (Kisah Rasul-Rasul 1: 18-19).
Apa-apaan ini? Satu bilang Judas beli tanah dan satu lagi bilang ketua imam beli tanah dengan wang perak itu. Satu bilang Judas mati menggantung diri dan satu algi jebos dalam tanah perut terburai…Apa-apaan ini?
Boleh jelaskan ga yang mana benar?
Salam hormat.
67.
shahil | April 6, 2009 at 5:39 am
Salam hormat untuk semua.
Icel:
al-quran = kebenaran??
cerita nabi-nabinya aj ga jelas..
coba ceritain kisah nabi musa!!
gw salut ma orang islam yang bisa ceritain kisah nabi musa secara jelas dari dia lahir, bertumbuh sampe dia bawa bangsa israel keluar dari mesir..
tlus yang dikurbanin ma ibrahim katanya ismael..
tlus si ishaknya ke mana??
pelajari dengan benar al-quran,,
maka engkau akan tau kebobrokannya..
Shahil:
Saya tidak apa-apa dengan perkataan di atas. Itu hak anda.
Namun saya lihat Kidung Agung dan kesah pelacur dua beradik ada dalam Bible.
Bible adalah kitab panduan manusia menjadi baik. Setuju ga? Yaaa pasti setuju…
Saya sarankan anda bawalah Bible dan tunjukkan Kidung Agung dan kesah pelasur dua beradik kepada Wanita Tuna Susila Indonesia dan katakan “berhentilah jadi pelacur. Ambillah Bible ini dan kajilah ia. Ia dari Tuhan. Bacalah Kidung Agung dan Kesah pelacur dua beradik tapi awas ya jangan ikut itu yah”
Kira-kira berani ga anda? Atau apakah kira-kira jawaban mereka?
Selamat mencoba…
Salam hormat.
68.
shahil | April 6, 2009 at 5:46 am
Salam hormat untuk emua
Awakuddin:
Injil adalah kitabullah yang telah diperkosa umat nasrani. Tidakkah kalian(umat nasrani,red) dari kekalahan pendeta-pendeta kalian dalam dialog2 ilmiah Islam vs kristen??? Kebenaran kitab itu dikaji dari ilmu sejarah, kebenaran ilmiah, dan fitrah manusia. Maka belajarlah kalian dengan pengkajian kebenaran yang tepat dan akurat, tanpa rasa emosional. semoga Allah SWT membukakan pintu hidayah bagi kalian. Wallahu a’lam.
Shahil:
Ada ga umat kristen memiliki vedeo Zakir Naik Vs Wiliam Campble?
Ayuh jika tidak ada kita muslim berikan percuma untuk ditonton.
terbuka, maka jawab atas kertas aja seperti Dr. Robert P Walean Sr dar Last Event Duty Institute.
Kesihan dong Wiliam Campble.
Kok pendeta ampuh diam kayak anak kecil, apa-apaan tukang bakso kayak CosmisBoy.
Maaf ya CosmisBoy, bercanda aja…
Salam hormat.
Ga bisa jawab debat
69.
CosmicBoy | April 6, 2009 at 10:13 am
@ Shahil,
Di sini rupanya Anda.
Pertahankan dulu dongeng-dongeng sdr di sana@ Shahil’s Weblog!
Ngga bisa ya?
Masakan bisa?
Kalo udah dengar banyak2 dari si pembuat dongeng, maka mikir & nulisnya pun dongeng.
Makin seru gw.
Anda quote;
Sdr, jawap dulu tantangan saya.
Kok muter-muter ke Bible!!!
Jawap dulu, baru bisa saya lanjutkan.
Bisa ngga?
Seperti biasalah muslimer, ngga bisa jawap, ngeles ke Bible, ke Bible, ke Bible.
Kesian ya, otaknya ngga pada yang benar.
Salam.
70.
CosmicBoy | April 6, 2009 at 10:24 am
@ Shahil;
Huakakaka…
Saya mikir-mikir tadi, kok tantangan Anda segampang itu ngga dijawap?
Demiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii para pembaca forum ngga tahu muslihat Shahil, ini saya jawap.
Bible RCV>KJV>ASV>CEV itu kan TERJEMAHAN.
Bible-Bible itu diterjemahankan dari teks asli ke bahasa Inggeris dengan pelbagai versi.
Yang teks aslinya TIDAK BISA DIREVISI.
Yang terjemahan, ya silaaaaaaaaaaaaaakan. 1 kek, 5 kek, 10 kek, beratus-ratus kek, itu TIDAK MENGUBAH TEKS ASLINYA SEBAB TEKS ASLINYA TIDAK BISA DIREVISI.
Mengerti sekarang?
Mahu ngeles lagi?
Salam.
Shahil:
Yang jelas Bible RCV>KJV>ASV>CEV.
Apa-apaan itu CBoy?
Boleh jawab ga?
71.
CosmicBoy | April 6, 2009 at 10:53 am
@ Shahul;
Sdr nulis;
Roh-Nya Allah berdiri pada Dzat/Hakikat Allah yg Esa/Satu!
Kerana Roh-Nya Allah adalah Allah itu Sendiri.
Beda dengan di atas kan?
Kebiasaan ya menipu.
Kebiasaan-kebiasaan di Shahil’s Weblog usah bawa ke sini.
Di sini bukan debat kusir seperti di Shahil’s Weblog.
Webmasternya pinter2 lho dan straight to the point.
Nasihat gw, hati-hati lho.
Hihihihihi.
Sdr nulis lagi;
Sebab orang Malaysia ini mahu membahas ilmu ketuhanan agama lain ikut kaca mata agamanya@ Islam.
Huakakakaka.
SDr nulis lagi. Kali ini dengan KEBOHONGAN.
Waduh, bagaimana bisa Anda tuduh saya mencerca, kan semua tindakan Si Mamad itu saya quote dari Hadis!
Yang ngembat (membuat seks dengan) anak kecil, itukan ada tertulis di Hadis.
Yang ngembat menantu sendiri, itukan ada tertulis di Hadis.
Yang ngembat budak dari isterinya, itukan ada di Hadis.
Yang kumpul kebo dan herem, itukan ada tertulis di Hadis.
Yang punya tenaga seks 20 lelaki, itukan ada tertulis di Hadis.
Merampok harta orang dan membunuh musuh-musuhnya sesuka hati, itukan ada tertulis di Hadis.
Waduh, kok saya dituduh mencerca.
Yang nulisnya kan para pengumpul Hadis yang sdr puja sebagai ” radhi allahu anhu “.
Waduh, ketahuan MENIPU lagi ya?
Ngga cukup ya MENIPU di Shahil’s Weblog, melebar sampai ke sini ya?
Sdr nulis;
Ngga cukup dengan MENIPU di sana, MENJUAL PENIPUAN di sini ya?
@ Muslimer,
Pertanyaan saya, apakah halal MENIPU untuk memenangkan debat?
Ada yang mahu jawap?
Silakan.
Semoga muslim terlepas dari “perhambaan’ Si Mamad.
Salam.
72.
CosmicBoy | April 6, 2009 at 11:22 am
@ Shahil;
Sdr nulis;
Bagi orang yang mahu mikir secara logis, baca ini (ngga usah ayat-ayat segala).
Petikan koran kelmarin, gini …
Koran A: Mobil warna merah tabrakan!
Koran B: Mobil Toyota tabrakan!
Koran C: Mobil yang dipandu seorang wanita, tabrakan!
Laporan berita yang berbeda TAPI adakah ia bertentangan!
Selepas membaca tiga-tiga koran itu, kesimpulan yang diambil ialah Mobil Toyota yang berwarna merah, dipandu oleh seorang wanita, tabrakan.
Perbedaan?
Pertentangan?
Ada yang mahu jawap?
Silakan.
Semoga Anda tidak buta huruf.
Salam.
Tiada?
Bagaimana
73.
shahil | April 6, 2009 at 4:55 pm
Salam hormat untuk semua.
CBoy:
Bible RCV>KJV>ASV>CEV itu kan TERJEMAHAN.
Bible-Bible itu diterjemahankan dari teks asli ke bahasa Inggeris dengan pelbagai versi.
Yang teks aslinya TIDAK BISA DIREVISI.
Yang terjemahan, ya silaaaaaaaaaaaaaakan. 1 kek, 5 kek, 10 kek, beratus-ratus kek, itu TIDAK MENGUBAH TEKS ASLINYA SEBAB TEKS ASLINYA TIDAK BISA DIREVISI.
Shahil:
Oh ini kerja pendeta anda ya, merevised kitab tuhan…
Oh jadinya yang aslinya tidak boleh direvisi maka apabila terjemahan direvisi?
Oh jadinya “babi” kitab asal direvisi dalam berbagai bahasa jadi “babi hutan” supaya anda boleh makan babi?
Revisi itu apa? terjemahan? Kok terjemahan Protestant mambuang 7 surah KAtholik. Itu terjemahan atau pembuangan?
Yang benar nih…
Salam hormat.
74.
shahil | April 6, 2009 at 5:03 pm
Salam hormat untuk anda CBoy.
CBoy:
Sahhil: Jika Roh itulah ALLah, mengapa masih dibilang Roh berdiri atas zat ALLah? Kerana jika dikata “berdiri di atas…” bermakna dua iaitu Roh bukan zat ALLah.
Sebab orang Malaysia ini mahu membahas ilmu ketuhanan agama lain ikut kaca mata agamanya@ Islam.
Shahil:
Ga usah bicara gituan…Coba jawab argument saya itu.
Kayaknya anda lemah dalam definisi nih.
Bila dibilang “CBoy berdiri atas tangga” ya dua itu CBoy dan tangga…Faham ga?
Jika dibilang penglihatan CBoy pada matanya baru dibilang mata CBoy melihat…faham ga?
Ini kok dibilang “CBoy berdiri atas tangga, maka tangga itulah CBoy”…Faham ga?
Boleh ga bikin bantahan?
Kelihatan sukar banget nih…
Salam hormat
75.
shahil | April 6, 2009 at 5:13 pm
Salam hormat untuk anda CBoy:
CBoy:
Petikan koran kelmarin, gini …
Koran A: Mobil warna merah tabrakan!
Koran B: Mobil Toyota tabrakan!
Koran C: Mobil yang dipandu seorang wanita, tabrakan!
Laporan berita yang berbeda TAPI adakah ia bertentangan!
Selepas membaca tiga-tiga koran itu, kesimpulan yang diambil ialah Mobil Toyota yang berwarna merah, dipandu oleh seorang wanita, tabrakan.
Shahil:
Aanlogi anda ngawur nih. Mobl itu apa yag, Yudas kok. Tabrakan itu apa? cara kematian Yudas kok.
Ayuh kita uji…
Mobil anda itu ada tiga kategori iaitu meerah, toyota dan dipandu
wanita…Yudas? tidak ada kategori hanya dia aja…jelas itu, faham ga?
Tabrakan yang anda bilang itu satu aja iaitu “…kedebom !!!”…Yudas? dibilang laporan berita…lho berita pertama mati gantung diri dan kedua mati jeblos dalam bumi…kok yang pertama mati jerut dan kedua perut terburai…apa pemberita pertama rabun tidak melihat perut terburai dan pemberita kedua rabun tidak melihat terjerut leher?
Yang bener nih…jangan ngarang dongeng ah…
Salam hormat.
76.
shahil | April 6, 2009 at 5:34 pm
Salam hormat untuk semua.
CBoy:
Yang ngembat (membuat seks dengan) anak kecil, itukan ada tertulis di Hadis.
Yang ngembat menantu sendiri, itukan ada tertulis di Hadis.
Yang ngembat budak dari isterinya, itukan ada di Hadis.
Yang kumpul kebo dan herem, itukan ada tertulis di Hadis.
Yang punya tenaga seks 20 lelaki, itukan ada tertulis di Hadis.
Yang Merampok harta orang dan membunuh musuh-musuhnya sesuka hati, itukan ada tertulis di Hadis.
Shahil:
Lho kok marah banget…
CBoy:
Yang ngembat menantu sendiri, itukan ada tertulis di Hadis.
Shahil:
Anak angkat bukan menantu hakiki kok Boy.
Apa anak angkat anda itu menantu anda? Yang bener nih…
CBoy:
Yang ngembat budak dari isterinya, itukan ada di Hadis.
Shahil:
Tidak sahih itu Boy kerana ia halal atas perintahnya Tuhan kok.
Sama jika Bible anda bilang halal ya halal kok, apa jadi haram? Yang bener nih…
Apa babi peelihara jadi halal dimakan kerana dirobah kalimat asalnya menjadi babi hutan?
CBoy:
Yang kumpul kebo dan herem, itukan ada tertulis di Hadis.
Shahil:
Yang bener nih, apa tertulis Muhammad menzinai perempuan di harem?
Belajar dulu krateria Hadith yang boleh diterima dan yang tertolak Boy…
Hadith yang bertentangan dengan al-Quran tuh bukan Hadith tetapi ciptaan palsu.
CBoy:
Yang punya tenaga seks 20 lelaki, itukan ada tertulis di Hadis.
Shahil:
Wah hebat sekali Nabi kami Boy…Maka emang pantas ia menikah rame…apa itu pelik? Ya emang pelik kerana kristen mengharamkan nikah rame.
Apa orang kristen semuanya “lembik”? Yang jelas mereka juga kok gantian pasangan. Apa gantian pasangn itu halal? Tidak kok boy kerna Bible bilang isteri hanya satu dunia akhirat.
Maka apa hukumnya lelaki kaum anda yang mencari perempuan jalan belakang dan bertukar pasangan itu? Zina kok Boy…
Dari mana mereka belajar? Ya dari Kidung Agung kok Boy…
Tahukah anda incest? Ga tau? Incest adalah seks keluarga adik dan abang. Ia amat membarah dalam masyarakat Kristen Barat.
Tahukah anda bahawa anak Solomon menzinai adiknya? Tahukah anda Seks dengan adik susuan? Ga tau…Saya kasi tau nih…dari Bible anda, pemerkosaan anak Solomo dan Kidung Agung lho.
Bisakah anda bawakan Bible kepada wanita tuna susila? Bisakah anda bukakan Kidung Agung dan kesah pelacur dua beradik kepada mereka? Kira-kira apa jawaban mereka?
Maka jangan membikin hujah yang mudah dijelaskan, tetapi hujah itu kembali kepada pegangan anda….
Salam hormat.
Yang Merampok harta orang dan membunuh musuh-musuhnya sesuka hati, itukan ada tertulis di Hadis.
77.
shahil | April 6, 2009 at 5:50 pm
Salam hormat untuk semua.
CBoy:
Yang ngembat (membuat seks dengan) anak kecil, itukan ada tertulis di Hadis.
Shahil:
Udah jawab 9 tahun adalah baligh zaman itu. Jika sekarang 12 tahun masih anak-anak. Kok ga lihat?
CBoy:
Yang ngembat menantu sendiri, itukan ada tertulis di Hadis.
Shahil:
Anak angkat bukan anak hakiki kok Boy.
Apa anak angkat anda itu anak darah daging anda?
Yang bener nih.
CBoy:
Yang ngembat budak dari isterinya, itukan ada di Hadis.
Shahil:
Jika pokoknya Jesus anda bilang halal, apakah halal Boy? Coba jawab.
CBoy:
Yang kumpul kebo dan herem, itukan ada tertulis di Hadis.
Shahil:
“Hadith” yang bertentangan dengan al-Quran itu bukan Hadith Boy.
Jika Muhammad dibilang al-Quran “sebaik akhlak” maka “Hadith” yang bertentangan adalah tertolak.
Belajar dulu ilmu riwayat dan matan sebelum bikin komentar supaya ilmiah. Anda sering bilang ilmiah kok.
CBoy:
Yang punya tenaga seks 20 lelaki, itukan ada tertulis di Hadis.
Shahil:
Herankah Boy?
Ayuh saya beri jawaban counter…
Kristen bilang isteri hanya satu. Maka nikah lagi tidak sah dan zina.
Dalam masayarakt Kristen Barat zina berbilang perempuan adalah semacam habit. Apa maknanya itu Boy? Ya kuat seks namanya…herankah?
Tahukah anda incest? Ga tau? Ia adalah zina dalam keluarga seperti abang dan adik perempuannya.
Dari mana mereka berlajar Boy? Ya dari kepercayaan mereka tentunya.
Dari kepercayaan? Apa itu ya? Dari kesah pemerkosaan anak Solomon atas adiknya dan dengan adik susuan dalam Kidung Agung.
Kira-kira bisakah anda memberikan Bible kepada wanita tuna susila?
Salam hormat.
Oke, dari mana orang kristen Barat
Merampok harta orang dan membunuh musuh-musuhnya sesuka hati, itukan ada tertulis di Hadis.
78.
CosmicBoy | April 7, 2009 at 5:10 am
@ All,
Perhatikannnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnn otak muslimer ini@ Shahil, tidak bisa jawap, ngelessssssssssssssssssssssssss
ke Bibleeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeee. Kalo tidak bisa counter, sewottttttttttttttttttttt trus ke Kristen.
Itulah otaknya muslimer, rata-rata gitu.
Tukang ngotot. Ngga ada isi/hujah dalam debat.
Datang di sana sini, BUANG ANGIN AJE.
Semoga Anda semua jangan ditipu Si Mamad lagi.
79.
CosmicBoy | April 7, 2009 at 5:46 am
@ Shahil;
Salam buat Anda,
Sdr quote & nulis;
Nah, kan terbuktiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii otaknya muslim ngga pada yang benar.
Kok otaknya pada lutut.
Gini, Teks Asli Bible yang dalam bahasa Ibraniyyah-Aramiyyah (PL) dan Yunaniyyah (PB) ada tersimpan di museum2 di Eropah, Vatikan, Mesir dan Syria. TIDAK BISA DIUBAH ITU MAHUPUN DIREVISI.
Teks Terjemahan Bible, itu BISAAAAAAAAAAAAAAAAA. Terserah apa mahunya penerjemah. Mahu dipalsukan pun bisaaaaaaaaaaaaa.
Tapi…
Semua kepalsuan dan kesalahan teks terjemahan bisa dicheck lewat TEKS ASLI BIBLE kerana TEKS ASLI BIBLE NGGA BISA DIREVISI.
Anda pun bisa, tukar aje nama Yesus dalam Bible kepada Isa, silakan? Palsukan aje ayat2 Bibe yang tidak mendukung kepercayaan Anda? Silakan. Buang aje kalimat2 Bible yang bercanggah dengan iktikad Anda. Silakan.
Tapi…semua ini ialah usaha sia-sia kerana dengan sangat cepat, kami bisa tahu muslihat/rencana itu?
Bagaimana?
Dengan mengcheck di Teks Asli.
Nah, itu.
Tahukah sdr, ngapa direvisi terjemahannya?
Sebab bahasa manusia tidak statik dan semakin berkembang. Contohnya Bible bahasa Inggeris klasik, itu udah 500 tahun. Orang Inggeris moden ngga bisa faham. Maka, direvisikan supaya bisa dimengerti. Makanya, yang namanya revisi ialah terjemahan yang satu direvisi supaya terjemahan yang baru bisa lebih baik bahasanya dan lebih kontekstual.
Mengerti ngga?
Waduh, ketahuan ya, dengar-dengaran dari pembuat dongeng lagi.
Ngga heran ya, counternya seperti buang angin aje.
Muslimer, dengar di sini.
Janganlah Anda dipermainkan oleh Si Mamad itu lagi.
Nanti anak kecil Anda disikat oleh para pengikutnya.
Suami, awas…jangan ditipu oleh Si Mamad lagi.
Nanti isteri Anda disikat oleh para pengikutnya.
Isteri, berhati-hatilah,,,jangan menyerah kerana atas nama kesetiaan!
Nanti, Anda juga disikat oleh para pengikutnya.
Kaum wanita, ibu2, adik2 dan anak2 kecil, ketahuilah kekuatan seks Si Mamad.
Itu pada tenaga seks 20 lelaki = tenaga seks 5 ekor kerbau
Waduh…ngga bisa capekkkkkkkkkkkkkkk dia.
Siang dan malam, dikerjaiin kamu, one by one, room to room hingga Si Mamad itu tidak bisa menjalankan tugas “kenabiannya”…
Jangan dikaburkan oleh Si Mamad…Jangan tutup mata terhadap imoralitas dan kriminalitasnya gara-gara ajarannya AUWLOH ITU ESA.
Semoda Anda bisa diselamatkan sebelum terlambat.
Salam.
80.
mazter | April 8, 2009 at 4:54 am
@shahil
saya rasa pembenaran yang dilakukan saudara dalam membela nabi anda tidak bisa menyangkal bahwa nabi anda doyan kawin.
saya mau tanya, menurut anda bagaimanakah muslim dapa masuk surga??
Terima kasih
81.
shahil | April 8, 2009 at 8:32 am
Salam hormat untuk semua.
CBoy:
Perhatikannnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnn otak muslimer ini@ Shahil, tidak bisa jawap, ngelessssssssssssssssssssssssss
ke Bibleeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeee. Kalo tidak bisa counter, sewottttttttttttttttttttt trus ke Kristen.
Shahil:
Perhatikaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaan CBoy mencerca Nabi kami tetapi dalam kitabnya sendiri penuh dengan kalimat bernada porno. Lihat Kidung Agung, kesah Lot, pelacur dua beradik, pemerkosaan anak Solomon dan seribu satu macam lagi.
Dalam erti keta lain apabila anda mencerca nabi kami tanpa dapat mematahkan hujah jawaban kami, maka anda kayak “meludah kelangit jatuh kena muka sendiri”.
CBoy:
Itulah otaknya muslimer, rata-rata gitu.
Tukang ngotot. Ngga ada isi/hujah dalam debat.
Datang di sana sini, BUANG ANGIN AJE.
Shahil:
Ga nyambung tuh…hanya itulah biasanya anda katakan apabila saya membuat counter argumant.
Salam hormat.
82.
shahil | April 8, 2009 at 9:34 am
Salam hormat untuk semua.
CBoy
Nah, kan terbuktiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii otaknya muslim ngga pada yang benar.
CBoy:
Kok otaknya pada lutut.
Shahil:
Otak anda dimana? Di pusat?
CBoy:
Gini, Teks Asli Bible yang dalam bahasa Ibraniyyah-Aramiyyah (PL) dan Yunaniyyah (PB) ada tersimpan di museum2 di Eropah, Vatikan, Mesir dan Syria. TIDAK BISA DIUBAH ITU MAHUPUN DIREVISI.
Shahil:
Anda ini lemah dalam definisi…Definisi Tuhan juga lemah, definisi asli dan ga asli juga lemah.
Emanglah yang asli tidak boleh diubah. Jika diubah jadi palsu ia.
Disimpan aja? Ga dipakai kah?
CBoy:
Teks Terjemahan Bible, itu BISAAAAAAAAAAAAAAAAA. Terserah apa mahunya penerjemah. Mahu dipalsukan pun bisaaaaaaaaaaaaa.
Shahil:
Maka yang terjemah itu diubah kalimat “babi” kepada “babi hutan” itu apa? Asli? Jika dirubah ya jadi palsu kok Boy…
Jadi semua versi yang ada kalimat “babi hutan” itu palsu.
Lemah bener anda ini dalam definisi.
CBoy:
Tapi…Semua kepalsuan dan kesalahan teks terjemahan bisa dicheck lewat TEKS ASLI BIBLE kerana TEKS ASLI BIBLE NGGA BISA DIREVISI.
Shahil:
Dalam yang asli disimpan itu dibilang “babi”. Yang diterjemah “babi hutan”…
Ga pernah dicheck kelihatannya tuh…
Jika dicheck tentu ketahuan bedanya dan udah lama kok yang
palsu itu dibuang dalam kali…
CBoy:
Anda pun bisa, tukar aje nama Yesus dalam Bible kepada Isa, silakan? Palsukan aje ayat2 Bibe yang tidak mendukung kepercayaan Anda? Silakan. Buang aje kalimat2 Bible yang bercanggah dengan iktikad Anda. Silakan.
Shahil:
Ga perlu saya bikin kok Boy untuk memalsukannya…
Ya tadi anda bilang yang terjemah boleh aja dipalsukan. Saya jawab jika dirubah, maka palsulah ia kerana palsu adalah tidak sama dengan yang asli.
Ya LAI udah memalsukannya kok Boy…ga perlu saya turun tangan.
CBoy:
Tapi…semua ini ialah usaha sia-sia kerana dengan sangat cepat, kami bisa tahu muslihat/rencana itu?
Shahil:
Syukur anda udah tahu rencana saya…
Rencana saya untuk menyedarkan anda bahawa Bible LAI itu palsu kerana udah berubah dari yang asli.
Bagaimana Boy?
CBoy:
Tahukah sdr, ngapa direvisi terjemahannya?
Sebab bahasa manusia tidak statik dan semakin berkembang. Contohnya Bible bahasa Inggeris klasik, itu udah 500 tahun. Orang Inggeris moden ngga bisa faham. Maka, direvisikan supaya bisa dimengerti. Makanya, yang namanya revisi ialah terjemahan yang satu direvisi supaya terjemahan yang baru bisa lebih baik bahasanya dan lebih kontekstual.
Shahil:
Coba anda berikan kalimat “babi” dan “babi hutan” dalam Inggeris. Saya tunggu…
Apa kalimat “babi hutan” dalam Inggeris itu pekembangan kalimat “babi” bahasa Yunani?
Oh di rubah “babi” kepada “babi hutan” supaya kaum anda mengerti “babi pelihara” boleh makan?
Jangan bikin dongeng dalam menterjemah Boy…
Mengerti ngga Boy?
CBoy:
Waduh, ketahuan ya, dengar-dengaran dari pembuat dongeng lagi. Ngga heran ya, counternya seperti buang angin aje.
Shahil:
Udah berapa kali anda menyebut itu…Kayak orang makan nasi basi aja angin terus…
CBoy:
Muslimer, dengar di sini. Janganlah Anda dipermainkan oleh Si Mamad itu lagi.
Nanti anak kecil Anda disikat oleh para pengikutnya.
Shahil:
Saya udah beritahu anda incest, tetapi kayaknya tak dibaca. Apa itu Boy? Iaitu seks keluarga yang mula membarah diumat anda di Barat, iaitu anak dan ayah saling mengoweki.
Dalam kitab mana ada pelajaran anak oweki ayah itu Boy? Saya kayanya ada terlihat dalam Bible…
Ooooh, jangan-jangan saya salah lihat berangkali…he he.
CBoy:
Suami, awas…jangan ditipu oleh Si Mamad lagi.
Shahil:
Haa? Apa-apaan tuh Boy?
CBoy:
Nanti isteri Anda disikat oleh para pengikutnya. Isteri, berhati-hatilah,,,jangan menyerah kerana atas nama kesetiaan! Nanti, Anda juga disikat oleh para pengikutnya.
Shahil:
Ga pernah diajar gitu Boy…
Poligami hanya jika mampu aja hukumnya.
Baca dulu hukum fiqh Islam.
Anak oweki isteri ayah itu ada ga dalam Bible anda Boy? Adakah Boy?
CBoy:
Kaum wanita, ibu2, adik2 dan anak2 kecil, ketahuilah kekuatan seks Si Mamad.
Shahil:
Wajar aja itu Boy kerana jika mahu isteri ramai harus kuat….
Apa anda lelaki atau perrempuan? Udah nikah? Kalau “anu” anda lemah awas Boy, anda akan ditendang dari katil oleh isteri anda…
Sekarang Viagra dicipta oleh orang Barat Kristen. Kerrana apa? Kerana lemah “anu” memalukan Boy.
Jadi apa heran kekuatan kelekian Muhammad?
Apa tanda kuat seks? Ya cari perempuan jalan belakang Boy. Dalam masyarakat Barat seagama anda kok ramai yang menduakan isteri. Itu kuat seks juga kok.
Herankah anda?
CBoy:
Itu pada tenaga seks 20 lelaki = tenaga seks 5 ekor kerbau
Shahil:
Waduh hebat…
Namun hebatnya tidak sehebat ajaran Bible anda kok…Solomon Bible anda gambarakan ada 700 isteri dan 300 isteri tanpa nikah. Apa anda tidak ikut Bible? Ayuh ikut Boy…
CBoy:
Waduh…ngga bisa capekkkkkkkkkkkkkkk dia.
Siang dan malam, dikerjaiin kamu, one by one, room to room hingga Si Mamad itu tidak bisa menjalankan tugas “kenabiannya”…
Shahil:
Jangan ngawur ga masuk akal kok Boy…
Jika asyik dengan isteri seperti kata anda, mana bisa Muhamamd mengembangkan agama Islam…?
Islam kok berkembang dengan ajaran Muhamaad.
CBoy:
Jangan dikaburkan oleh Si Mamad…Jangan tutup mata terhadap imoralitas dan kriminalitasnya gara-gara ajarannya AUWLOH ITU ESA.
Shahil:
Dan anda juga bukalah mata tentang kepornoan Bible anda itu, terjemah yang palsu itu…
Ayuh Boy, anda pergi ke gereja dan lihat Bible mana yang pendeta anda ajarkan. Yang terjemah kok, iaitu yang diterjemah LAI, yang ada kalimat “babi hutan”, yang palsu itu.
Bible Protestant membuang 7 surah Bible RCV. Yang mana palsu Boy? Coba jawab tuntas…Saya tunggu
Atau versi Yehovah itu sama dengan yang asli? Coba jawab tuntas…saya tunggu.
Coba anda berikan bukti yang disimpan di Syria, Eropah, Vatican, itu sama versinya? Boleh ga? Saya tunggu.
Semoda Anda Boy, bisa diselamatkan sebelum terlambat.
Salam hormat.
83.
CosmisBoy | April 9, 2009 at 3:08 am
@ All,
Waduh…another BADUT in the making.
Kayak Shahil ini otaknya ngga jauh dari Si Penghibur.
Huakakakaka…
Mana pergi Si Penghibur ya?
Selepas 6 bulan buang angin, kabuttttttttt dia.
Ini lagi Si Shahil, tukang buang angin busuk di sini.
Hujahnya seperti membuang angin saja.
Coba lihat dongeng-dongeng Si Shahil.
1. Injil ditulis dalam bahasa Ibrani.
2. Yohanes@ Yuhana bukan salah seorang Rasul@ hawariyyun Yesus.
3. Ada versi Bible, namanya versi Yehovah??????
4. Perbedaan ialah pertentangan. Ini dalam kasus susur galur Injil menurut Matius & Lukas. Tapi bila saya kata Al-Quran berbeda dengan Al-Hadis, Maka (mengikut kasus perbedaan ialah pertentangan) Al-Quran bertentangan dengan Al-Hadis!!!…dia ngeles terus ke Bible. Huakakaka.
5. Dzat Allah ialah PERIBADI.
6. Peribadi Allah ditamsilkan dari peribadinya makhluk/binatang. Sebab itu Allah punya Mata, Telinga, Tangan, Wajah, Muka dll, itu wajar????
7. Ngga ada salah “Nabi” ngembat anak kecil.
8. Ngga ada salah “Nabi” ngembat menantu sendiri.
9. Ngga ada salah “Nabi” kempul kebo@ buat herem!!!!???
10. Ngga ada salah “nabi” ngembat budak suruhan isterinya.
11. Bangga kerana “nabi”nya bisa mempunyai tenaga seks 5 ekor kerbau!!!
12. Biasa2 aje merampok & membunuh. Merampok sebab semua harta milik Allah. Membunuh sebab semua nyawa milik Allah. Asal semua itu perintah Allah, itu biasa-biasa aje.
Waduh….
Coba lihat.
Kesian banget si muslimer ini.
Betullllllllllllllllllllllllllllllll kan, otaknya pada lutut.
Mata buta kerana ajaran Ollo itu Esa.
Ollo hu akbaerrrrrrrrrrrrrrr Ollo hu akberrrrrrrrrrrrrrrr
Hati yang damai bisa menjauhkan kita dari pembodohan ini.
84.
CosmisBoy | April 9, 2009 at 4:12 am
@ Shahil;
Salam.
==> Betullllllllllllllkan, otaknya ngga pada yang benar. Kok dipusat? Huakakakaka…ngga heran ya, semua pemikiran Anda dongeng melulu.
Nah, betullllllllllllllllllkan UDAH SETUJU yang ASLINYA NGGA BISA DIUBAH@ DIREVISI. Kok bodoh banget pertanyaan sdr sebelum itu.
Ngga, ngga, disimpan dengan selamat dan dirujuk kalo ada orang2 seperti Anda yang coba-coba memalsukan kalimat-kalimat Al-Kitab!
Yang ASLINYA NGGA BISA DIUBAH. Kalo kalimat aslinya nulis “khenzir’ (bahasa Ibraniyyah), terjemahan bisa babi pelihara, babi kampung, babi hutan, dan puluhan specis babi di dunia ini. Mengerti ngga?
Terjemahan ngga bisa mengubah arti asli Teks Al-Kitab. Mengerti ngga?
Udahlah, jangan tegakkan benang yang basah. Ketahuan ya, tukang buang angin busuk aje. Kah kah kah kah…
Kalimat aslinya ialah “khenzir” (bahasa Ibraniyyah). Mahu terjemah babi kek? babi hutan kek? babi kampung kek? babi pelihara kek? dan puluhan specis babi di dunia ini kek? itu sama sekali tidak mengubah arti asli dari teks Al-Kitab.
Asal ya, jangan ubah menjadi ayam, kerbau, sapi, kuda & manusia kerana itu terjemahan yang palsu@ salah!!!!
Waduh, itu hal mendasar. Maunya disuapi lagiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii.
Tukang bakso aje tau, masakan “pakar Bible” dari negara tetangga ngga tau?
Ketahuan ya, mendengar banyak dari pembuat dongeng!
Kalo Daud (Dawid) diterjemahnkan Nabi Daud (Nebi Dawid) ato Raja Daud (Melek Dawid) itu ngga perlu dicheck, itu ngga mengubah arti asli dari Teks Al-Kitab. Tapi kalo Daud diterjemahkan Saul ato Sulaiman, itu salah kparah, ngga perlu check sebab kan logiknya ngga bisa.
Waduh, hal sesederhana gini masih mau repottttttttttttttttttttt.
Ketahuan ya, otaknya sdr sarat dengan dongeng2, hasilnya debat kusir…
Ngga ada bedanya dari kalimat asli “khenzir” itu, makanya ngga perlu dicheck@ dibuang!
Kalo “mahamadiyim” dalam kalimat Teks Aslinya diterjemahkan Muhammad, itu harus dicheck. Ngapa?
1. Ngga pas sama Al-Quran kan sebab kalimat itu ada di apa yang dikatakan oleh muslimer, kitab porno Kidung Agung! Masakan kitab porno menyebut-nyebut nama Muhammad? Apakah Si Mamad itu sutradara yang membuat-buat aksi lucahhhhhhhhhhhhhhhh@ porno di Kidung Agung? Haukakakaka, itulah udah dibilang, mikir dulu, jangan asal nulis!
2. “Mahamadiyim” bermaksud manisku, kata sifat! Manakala Muhammad bermaksud Yang Terpuji, ngga pas sdr! Apalagi itu kata nama bukan kata sifatttttttttttttttttttttttttttttttttttttt.
3. Konteks ayat tersebut berhubungan dengan luahan cinta Nabi Sulaiman kepada kekasihnya (mungkin Ratu Balqis@ Ratu Saba”) dengan memuju-muji kecantikkannya, Antaranya “…wahai manisku…” Ngga ada yang porno itu!
4. Luahan cinta Nabi Sulaiman kepada kekasihnya itu dilambangkan dengan cintanya kepada rakyat yang diperintahnya@ umatnya.
5. Kitab itu juga melambangkan cinta Allah kepada umatnya (Bani Israel).
6. Kitab ini dipelihara oleh umat Kristen kerana ia juga melambangkan cinta Allah (Yesus) kepada umat-Nya (umat Kristen).
Nah, itu otaknya pada yang benarrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrr.
Masakan hal sesederhana ini mahu disuapi?
Masakan tukang bakso yang terpanggil untuk mengajar “pakar Bible” dari negara jiran.
Kah kak kah kah
Waduh, udah banyak donkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkk.
Ngga papa itu, apa buat semaunya, ngga papa itu.
Pokoknya TEKS ASLINYA ADA, dakyah dan rencana jahat sdr akan keliatan.
Silakan palsukan. Udah pernah dibuat lho.
Masing2 kelompok ajaran sesat@ bidat Kristen ada Al-Kitab terjemahan mereka.
Kaum liberal juga ada.
Tapi semua ini palsu atau ngga, bisa dicheck dengan merujuk TEKS ASLI.
Malesssssssssss ini, mahunya diulang2. Jangan2 sdr ini seperti yang dikatakan Al-Kitab, “punya mata, tidak melihat, punya telinga, tidak mendengar, punya otak, ngga mahu berfikir, sehingga Aku datang untuk menempeleng mereka” (maaf jangan tersinggung)
LAI? Apa masalah dengan lain? Palsu? Sila tunjukkan, jangan asal nulis!
Benarrrrrrrrrrrrrrrkan, otaknya muslimer itu pada lutut.
Palsu? Bisa tunjukkan? Mana? Silakan? Jangan asal omong!
Nah, ketahuan ya, ngga tau apa-apa? Asal omong!
Sdr, semua terjemahan Al-Kitab (termasuk Bahasa Inggeris & Indon/Melayu) berasal dari TEKS ASLI (Ibraniiyah-Aramiyyah & Yunaniyyah). Kalimat asli untuk babi (semua jenis) ialah “khenzir” yg berasal dari bahasa Ibraniyyah. Menanya bahasa Inggerisnya, itu ngga nyambung donkkkkkkkkkkkkkkkk.
Nah, ketahuan lagi, tong kosong@ buang angin busuk. Keliatannya sdr ngga tahu apa2, sehingga pertanyaan itu bercelaru!!!!!
Perintah untuk tidak memakan babi (apa jenis sekalipun baik babi pelihara, babi kampung, babi hutan, babi moden dll) itu tercacat hukumnya di Kitab Taurat.
Kitab Taurat ditulis dalam bahasa Ibraniyyah. Kitab ini “diturunkan” kepada kaum Bani Israel@ Yahudi. Makanya, perintah ini hanya untuk orang Yahudi.
Perintah untuk tidak makan babi tidak ada dalam Kitab Perjanjian/Wasiat Baru (Kitab2 Injil & surat2 para hawariyyun & tabiin). Pertanyaan sdr bahawa babi ada dalam bahasa Yunani menunjukkan betapa ceteknya pengetahuan sdr tentang Bible.
Waduh, harus dicheck sama ada sdr ini benar2 “pakar Bible” dari negara tetangga ato tukang buang angin busuk.
Kah..kah..kah.
Waduh, ini dongeng darimana?
Dalil orang Kristen bisa makan daging babi bukan kerana itu!
Kebiasaan ya, mendenger terlalu banyak dari si pembuat dongeng, makanya hujahnya pun penuh dengan dongeng-donging!!!!!!
Muslimer semua, nasihat terakhir (rahmat Allah semakin mengecil), jangan mahu lagi ditipu oleh Si Mamad, tukang pedolphia itu.
Hati yang damai dan tenang akan mencari kebenaran.
Yesus bersabda: Sesungguhnya Akulah Al-Siratul (Jalan yang lurus), Al-Haqq (Yang Benar) dan Al-Hayy (Yang Hidup). Tiada yang dapat pergi kepada Allah Bapa kalau Tidak Melalui Aku.”
Nah, Yesuslah Cap Mohor, Meterai yang Disahkan Allah sebagai Nabi Akhir zaman, Al-Mukhalis yang Dijanjikan dan Diramalkan. Menerima Yesus bermaksud Anda diterima Allah!!!
Salam.
85.
shahil | April 9, 2009 at 7:32 am
Salam hormat untuk semua.
CBoy
Betullllllllllllllkan, otaknya ngga pada yang benar. Kok dipusat? Huakakakaka…ngga heran ya, semua pemikiran Anda dongeng melulu.
Shahil:
Ga masuk dalam thread ni Boy…kelihatannya ini aja yang mampu anda katakan. Relax Boy…
CBoy:
betullllllllllllllllllkan UDAH SETUJU yang ASLINYA NGGA BISA DIUBAH@ DIREVISI. Kok bodoh banget pertanyaan sdr sebelum itu.
Shahil:
Lho emang yang asli itu asli. Bila diubah jadi palsu…
itu lho yang LAI biikin dan dirobah babi jadi babi hutan itu palsu kok. Ya diubah jadi palsu…
CBoy:
Yang ASLINYA NGGA BISA DIUBAH. Kalo kalimat aslinya nulis “khenzir’ (bahasa Ibraniyyah), terjemahan bisa babi pelihara, babi kampung, babi hutan, dan puluhan specis babi di dunia ini. Mengerti ngga?
Shahil:
Khenzir itu babi umum kok Boy. Ertinya semua babi…
Bila dijadikan kata khusus ia udah beda kok Boy. Babi hutan ya itu khas babi hutan. Maka babi pelihara itu lain.
Kok ini aja mahu pusing ke Timur Tengah…
CBoy:
Terjemahan ngga bisa mengubah arti asli Teks Al-Kitab. Mengerti ngga?
Udahlah, jangan tegakkan benang yang basah. Ketahuan ya, tukang buang angin busuk aje. Kah kah kah kah…
Shahil:
Lho jika babi umum semua jenis dirubah kepada babi hutan, maka babi pelihara lain Boy…
Jika sukar faham, saya beri contoh nih…”anak” adalah umum, “anak Boy” khusuhs. Maka anak Boy bukan anak saya.
Faham ga?
Jadi semua versi yang ada kalimat “babi hutan” itu palsu.
CBoy:
Kalimat aslinya ialah “khenzir” (bahasa Ibraniyyah). Mahu terjemah babi kek? babi hutan kek? babi kampung kek? babi pelihara kek? dan puluhan specis babi di dunia ini kek? itu sama sekali tidak mengubah arti asli dari teks Al-Kitab.
Shahil:
Emang yang asli yang disimpan itu ga berubah…
Tetapi yang diubah LAI itulah yang dipakai dan babi jadi halal. Jadi anda memakai fatwa Bible yang diubah itu @ palsu.
CBoy:
Asal ya, jangan ubah menjadi ayam, kerbau, sapi, kuda & manusia kerana itu terjemahan yang palsu@ salah!!!!
Shahil:
Lho gila apa mahu ubah babi kepada kerbau…
Jelas kok Boy babi itu umum semua jenis dan babi hutan itu khas hanya babi dalam hutan.
Apa babi dalam hutan sama babi pelihara? Apa bebi dalam hutan itu ada pemeliharanya? Apa-apaan anda ini?
CBoy:
Waduh, itu hal mendasar. Maunya disuapi lagiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii.
Tukang bakso aje tau, masakan “pakar Bible” dari negara tetangga ngga tau?
Shahil:
Anda salah menyamakan babi dan babi hutan, umum dan khusu itu lain Boy.
“anak” dan “anak Boy” itu umum kepada khusus kok ga faham…Jelas anda lemah dalam definisi nih.
CBoy:
Ketahuan ya, mendengar banyak dari pembuat dongeng!
Shahil:
Kalimat lama tuh…
CBoy:
Kalo Daud (Dawid) diterjemahnkan Nabi Daud (Nebi Dawid) ato Raja Daud (Melek Dawid) itu ngga perlu dicheck, itu ngga mengubah arti asli dari Teks Al-Kitab. Tapi kalo Daud diterjemahkan Saul ato Sulaiman, itu salah kparah, ngga perlu check sebab kan logiknya ngga bisa.
Shahil:
Kalau babi>babi hutan itu udah dicek, tentu Bible LAI udah masuk longkang kok.
Maka jelas apabila dirubah, LAI dan pembaca Biblenya kayak pura-pura ga ada perubahan. Kalau dilihatpun, sesama anda hanya main mata aja…”tahu sama tahu udahlah ya…”
CBoy:
Waduh, hal sesederhana gini masih mau repottttttttttttttttttttt.
Shahil:
Ini bukan sederhana Boy…beraaaaaaaaaaaat….Ini menjadi perobahan hukum. Semua babi haram jadi haram hanya babi hutan, babi lain boleh dibabat.
CBoy:
Ketahuan ya, otaknya sdr sarat dengan dongeng2, hasilnya debat kusir…
Shahil:
Kalimat lama…
CBoy:
Ngga ada bedanya dari kalimat asli “khenzir” itu, makanya ngga perlu dicheck@ dibuang!
Shahil:
Kalau hanya “babi”, itu kalimah asal. Tetapi bila ada penambahan “hutan”, ia udah jadi kata terbitan yang lain maksudnya Boy.
Lihat nih…anak dan anak Boy lain tuh…
CBoy:
Kalo “mahamadiyim” dalam kalimat Teks Aslinya diterjemahkan Muhammad, itu harus dicheck. Ngapa?
Shahil:
Anda ini bengung atau tidak tahu bahasa Arab?
Coba tunjukkan ayat yang ada kalimat Muhammad dan kalimat Muhammadiyyin? Kalau 1 tunjukkan 1 dan kalau 2 tunjukkan 2.
Muhammad dan Muhammadiyyin itu beda Boy…Muhammad itu khas “Nabi Muhammad” daan Muhammadiyyin itu umum “pengikut Muhammmad” / oran yang ramai beernama Muhammad”.
Bengung apa anda ini…ga tahu pura-pura tahu.
CBoy:
Ngga pas sama Al-Quran kan sebab kalimat itu ada di apa yang dikatakan oleh muslimer, kitab porno Kidung Agung! Masakan kitab porno menyebut-nyebut nama Muhammad? Apakah Si Mamad itu sutradara yang membuat-buat aksi lucahhhhhhhhhhhhhhhh@ porno di Kidung Agung? Haukakakaka, itulah udah dibilang, mikir dulu, jangan asal nulis!
Shahil:
Saya belum lagi nyinggung hal itu kok…sabar dulu…
Coba berikan ayat Bible yang menyebut “Muhammad”…Boleh ga?
CBoy:
“Mahamadiyim” bermaksud manisku, kata sifat! Manakala Muhammad bermaksud Yang Terpuji, ngga pas sdr! Apalagi itu kata nama bukan kata sifatttttttttttttttttttttttttttttttttttttt.
Shahil:
Lain itu Boy…
Jika ayatnya bermkasu “manis” seperti claim anda, ia ditulis seperti itu, tidak “Muhammadiyyin”
CBoy:
Konteks ayat tersebut berhubungan dengan luahan cinta Nabi Sulaiman kepada kekasihnya (mungkin Ratu Balqis@ Ratu Saba”) dengan memuju-muji kecantikkannya, Antaranya “…wahai manisku…” Ngga ada yang porno itu!
Luahan cinta Nabi Sulaiman kepada kekasihnya itu dilambangkan dengan cintanya kepada rakyat yang diperintahnya@ umatnya.
Kitab itu juga melambangkan cinta Allah kepada umatnya (Bani Israel).
Shahil:
Ga bernada porno yaaa…
Ayuh Coba anda berikan Bible Kidung Aggung itu kepada anak remaja…Anda panggil satu lelaki 15 tahun dan perempuan 14 tahun dan suruh mereka membaca Kidung Agung bersama-sama. Kira-kira apa terjadi Boy? Apa kira-kira mereka akan terus ke gereja sembhanyang?
CBoy:
Kitab ini dipelihara oleh umat Kristen kerana ia juga melambangkan cinta Allah (Yesus) kepada umat-Nya (umat Kristen).
Shahil:
Terbukti Bible tidak terpelihara Boy…
Jika dipelihara ga ada yang berani menterjemah dengan perobahan kalimat, yang membawa perobahan hukum tuh…
CBoy:
Nah, itu otaknya pada yang benarrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrr.
Masakan hal sesederhana ini mahu disuapi?
Masakan tukang bakso yang terpanggil untuk mengajar “pakar Bible” dari negara jiran.
Kah kak kah kah
Shahil:
Kalimat lama…
CBoy:
Pokoknya TEKS ASLINYA ADA, dakyah dan rencana jahat sdr akan keliatan.
Shahil:
Yang asli hanya disimpan.
Yang asli bilang “jangan makan babi”, maka semua babi haram.
Sekarang anda dan yang lain menggunakan terjemahan yang dirobah.
Maka anda makan babi dan hukum asli anda tinggalkan kok.
CBoy:
Masing2 kelompok ajaran sesat@ bidat Kristen ada Al-Kitab terjemahan mereka.
Kaum liberal juga ada.
Shahil:
Jadi yang diterjemah LAI itu bidat? Jadi LAI itu sesat?
Yang bener niiiiih….
CBoy:
Tapi semua ini palsu atau ngga, bisa dicheck dengan merujuk TEKS ASLI.
Shahil:
Jadi yang dirobah LAI itu ga dichekck apa?
CBoy:
Malesssssssssss ini, mahunya diulang2. Jangan2 sdr ini seperti yang dikatakan Al-Kitab, “punya mata, tidak melihat, punya telinga, tidak mendengar, punya otak, ngga mahu berfikir, sehingga Aku datang untuk menempeleng mereka” (maaf jangan tersinggung)
Shahil:
“Nyahlah (berambuslah) kamu, aku tidak mengenal kamu…kamu tidak lebih setia dari guru torat”.
LAI? Apa masalah dengan lain? Palsu? Sila tunjukkan, jangan asal nulis!
CBoy:
Tapi…semua ini ialah usaha sia-sia kerana dengan sangat cepat, kami bisa tahu muslihat/rencana itu?
Shahil:
Syukur anda udah tahu rencana saya…
Rencana saya untuk menyedarkan anda bahawa Bible LAI itu palsu kerana udah berubah dari yang asli.
Bagaimana Boy?
Benarrrrrrrrrrrrrrrkan, otaknya muslimer itu pada lutut.
Palsu? Bisa tunjukkan? Mana? Silakan? Jangan asal omong!
CBoy:
Tahukah sdr, ngapa direvisi terjemahannya?
Sebab bahasa manusia tidak statik dan semakin berkembang. Contohnya Bible bahasa Inggeris klasik, itu udah 500 tahun. Orang Inggeris moden ngga bisa faham. Maka, direvisikan supaya bisa dimengerti. Makanya, yang namanya revisi ialah terjemahan yang satu direvisi supaya terjemahan yang baru bisa lebih baik bahasanya dan lebih kontekstual.
Shahil:
Coba anda berikan kalimat “babi” dan “babi hutan” dalam Inggeris. Saya tunggu…
Nah, ketahuan ya, ngga tau apa-apa? Asal omong!
Sdr, semua terjemahan Al-Kitab (termasuk Bahasa Inggeris & Indon/Melayu) berasal dari TEKS ASLI (Ibraniiyah-Aramiyyah & Yunaniyyah). Kalimat asli untuk babi (semua jenis) ialah “khenzir” yg berasal dari bahasa Ibraniyyah. Menanya bahasa Inggerisnya, itu ngga nyambung donkkkkkkkkkkkkkkkk.
Apa kalimat “babi hutan” dalam Inggeris itu pekembangan kalimat “babi” bahasa Yunani?
Nah, ketahuan lagi, tong kosong@ buang angin busuk. Keliatannya sdr ngga tahu apa2, sehingga pertanyaan itu bercelaru!!!!!
Perintah untuk tidak memakan babi (apa jenis sekalipun baik babi pelihara, babi kampung, babi hutan, babi moden dll) itu tercacat hukumnya di Kitab Taurat.
Kitab Taurat ditulis dalam bahasa Ibraniyyah. Kitab ini “diturunkan” kepada kaum Bani Israel@ Yahudi. Makanya, perintah ini hanya untuk orang Yahudi.
Perintah untuk tidak makan babi tidak ada dalam Kitab Perjanjian/Wasiat Baru (Kitab2 Injil & surat2 para hawariyyun & tabiin). Pertanyaan sdr bahawa babi ada dalam bahasa Yunani menunjukkan betapa ceteknya pengetahuan sdr tentang Bible.
Waduh, harus dicheck sama ada sdr ini benar2 “pakar Bible” dari negara tetangga ato tukang buang angin busuk.
Kah..kah..kah.
Oh di rubah “babi” kepada “babi hutan” supaya kaum anda mengerti “babi pelihara” boleh makan?
Jangan bikin dongeng dalam menterjemah Boy…
Mengerti ngga Boy?
Waduh, ini dongeng darimana?
Dalil orang Kristen bisa makan daging babi bukan kerana itu!
Kebiasaan ya, mendenger terlalu banyak dari si pembuat dongeng, makanya hujahnya pun penuh dengan dongeng-donging!!!!!!
Muslimer semua, nasihat terakhir (rahmat Allah semakin mengecil), jangan mahu lagi ditipu oleh Si Mamad, tukang pedolphia itu.
Hati yang damai dan tenang akan mencari kebenaran.
Yesus bersabda: Sesungguhnya Akulah Al-Siratul (Jalan yang lurus), Al-Haqq (Yang Benar) dan Al-Hayy (Yang Hidup). Tiada yang dapat pergi kepada Allah Bapa kalau Tidak Melalui Aku.”
Nah, Yesuslah Cap Mohor, Meterai yang Disahkan Allah sebagai Nabi Akhir zaman, Al-Mukhalis yang Dijanjikan dan Diramalkan. Menerima Yesus bermaksud Anda diterima Allah!!!
Salam.
86.
shahil | April 9, 2009 at 7:47 am
Salam hormat untuk semua.
CBoy
Betullllllllllllllkan, otaknya ngga pada yang benar. Kok dipusat? Huakakakaka…ngga heran ya, semua pemikiran Anda dongeng melulu.
Shahil:
Ga masuk dalam thread ni Boy…kelihatannya ini aja yang mampu anda katakan. Relax Boy…
CBoy:
betullllllllllllllllllkan UDAH SETUJU yang ASLINYA NGGA BISA DIUBAH@ DIREVISI. Kok bodoh banget pertanyaan sdr sebelum itu.
Shahil:
Lho emang yang asli itu asli. Bila diubah jadi palsu…
itu lho yang LAI biikin dan dirobah babi jadi babi hutan itu palsu kok. Ya diubah jadi palsu…
CBoy:
Yang ASLINYA NGGA BISA DIUBAH. Kalo kalimat aslinya nulis “khenzir’ (bahasa Ibraniyyah), terjemahan bisa babi pelihara, babi kampung, babi hutan, dan puluhan specis babi di dunia ini. Mengerti ngga?
Shahil:
Khenzir itu babi umum kok Boy. Ertinya semua babi…
Bila dijadikan kata khusus ia udah beda kok Boy. Babi hutan ya itu khas babi hutan. Maka babi pelihara itu lain.
Kok ini aja mahu pusing ke Timur Tengah…
CBoy:
Terjemahan ngga bisa mengubah arti asli Teks Al-Kitab. Mengerti ngga?
Udahlah, jangan tegakkan benang yang basah. Ketahuan ya, tukang buang angin busuk aje. Kah kah kah kah…
Shahil:
Lho jika babi umum semua jenis dirubah kepada babi hutan, maka babi pelihara lain Boy…
Jika sukar faham, saya beri contoh nih…”anak” adalah umum, “anak Boy” khusuhs. Maka anak Boy bukan anak saya.
Faham ga?
Jadi semua versi yang ada kalimat “babi hutan” itu palsu.
CBoy:
Kalimat aslinya ialah “khenzir” (bahasa Ibraniyyah). Mahu terjemah babi kek? babi hutan kek? babi kampung kek? babi pelihara kek? dan puluhan specis babi di dunia ini kek? itu sama sekali tidak mengubah arti asli dari teks Al-Kitab.
Shahil:
Emang yang asli yang disimpan itu ga berubah…
Tetapi yang diubah LAI itulah yang dipakai dan babi jadi halal. Jadi anda memakai fatwa Bible yang diubah itu @ palsu.
CBoy:
Asal ya, jangan ubah menjadi ayam, kerbau, sapi, kuda & manusia kerana itu terjemahan yang palsu@ salah!!!!
Shahil:
Lho gila apa mahu ubah babi kepada kerbau…
Jelas kok Boy babi itu umum semua jenis dan babi hutan itu khas hanya babi dalam hutan.
Apa babi dalam hutan sama babi pelihara? Apa bebi dalam hutan itu ada pemeliharanya? Apa-apaan anda ini?
CBoy:
Waduh, itu hal mendasar. Maunya disuapi lagiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii.
Tukang bakso aje tau, masakan “pakar Bible” dari negara tetangga ngga tau?
Shahil:
Anda salah menyamakan babi dan babi hutan, umum dan khusu itu lain Boy.
“anak” dan “anak Boy” itu umum kepada khusus kok ga faham…Jelas anda lemah dalam definisi nih.
CBoy:
Ketahuan ya, mendengar banyak dari pembuat dongeng!
Shahil:
Kalimat lama tuh…
CBoy:
Kalo Daud (Dawid) diterjemahnkan Nabi Daud (Nebi Dawid) ato Raja Daud (Melek Dawid) itu ngga perlu dicheck, itu ngga mengubah arti asli dari Teks Al-Kitab. Tapi kalo Daud diterjemahkan Saul ato Sulaiman, itu salah kparah, ngga perlu check sebab kan logiknya ngga bisa.
Shahil:
Kalau babi>babi hutan itu udah dicek, tentu Bible LAI udah masuk longkang kok.
Maka jelas apabila dirubah, LAI dan pembaca Biblenya kayak pura-pura ga ada perubahan. Kalau dilihatpun, sesama anda hanya main mata aja…”tahu sama tahu udahlah ya…”
CBoy:
Waduh, hal sesederhana gini masih mau repottttttttttttttttttttt.
Shahil:
Ini bukan sederhana Boy…beraaaaaaaaaaaat….Ini menjadi perobahan hukum. Semua babi haram jadi haram hanya babi hutan, babi lain boleh dibabat.
CBoy:
Ketahuan ya, otaknya sdr sarat dengan dongeng2, hasilnya debat kusir…
Shahil:
Kalimat lama…
CBoy:
Ngga ada bedanya dari kalimat asli “khenzir” itu, makanya ngga perlu dicheck@ dibuang!
Shahil:
Kalau hanya “babi”, itu kalimah asal. Tetapi bila ada penambahan “hutan”, ia udah jadi kata terbitan yang lain maksudnya Boy.
Lihat nih…anak dan anak Boy lain tuh…
CBoy:
Kalo “mahamadiyim” dalam kalimat Teks Aslinya diterjemahkan Muhammad, itu harus dicheck. Ngapa?
Shahil:
Anda ini bengung atau tidak tahu bahasa Arab?
Coba tunjukkan ayat yang ada kalimat Muhammad dan kalimat Muhammadiyyin? Kalau 1 tunjukkan 1 dan kalau 2 tunjukkan 2.
Muhammad dan Muhammadiyyin itu beda Boy…Muhammad itu khas “Nabi Muhammad” daan Muhammadiyyin itu umum “pengikut Muhammmad” / oran yang ramai beernama Muhammad”.
Bengung apa anda ini…ga tahu pura-pura tahu.
CBoy:
Ngga pas sama Al-Quran kan sebab kalimat itu ada di apa yang dikatakan oleh muslimer, kitab porno Kidung Agung! Masakan kitab porno menyebut-nyebut nama Muhammad? Apakah Si Mamad itu sutradara yang membuat-buat aksi lucahhhhhhhhhhhhhhhh@ porno di Kidung Agung? Haukakakaka, itulah udah dibilang, mikir dulu, jangan asal nulis!
Shahil:
Saya belum lagi nyinggung hal itu kok…sabar dulu…
Coba berikan ayat Bible yang menyebut “Muhammad”…Boleh ga?
CBoy:
“Mahamadiyim” bermaksud manisku, kata sifat! Manakala Muhammad bermaksud Yang Terpuji, ngga pas sdr! Apalagi itu kata nama bukan kata sifatttttttttttttttttttttttttttttttttttttt.
Shahil:
Lain itu Boy…
Jika ayatnya bermkasu “manis” seperti claim anda, ia ditulis seperti itu, tidak “Muhammadiyyin”
CBoy:
Konteks ayat tersebut berhubungan dengan luahan cinta Nabi Sulaiman kepada kekasihnya (mungkin Ratu Balqis@ Ratu Saba”) dengan memuju-muji kecantikkannya, Antaranya “…wahai manisku…” Ngga ada yang porno itu!
Luahan cinta Nabi Sulaiman kepada kekasihnya itu dilambangkan dengan cintanya kepada rakyat yang diperintahnya@ umatnya.
Kitab itu juga melambangkan cinta Allah kepada umatnya (Bani Israel).
Shahil:
Ga bernada porno yaaa…
Ayuh Coba anda berikan Bible Kidung Aggung itu kepada anak remaja…Anda panggil satu lelaki 15 tahun dan perempuan 14 tahun dan suruh mereka membaca Kidung Agung bersama-sama. Kira-kira apa terjadi Boy? Apa kira-kira mereka akan terus ke gereja sembhanyang?
CBoy:
Kitab ini dipelihara oleh umat Kristen kerana ia juga melambangkan cinta Allah (Yesus) kepada umat-Nya (umat Kristen).
Shahil:
Terbukti Bible tidak terpelihara Boy…
Jika dipelihara ga ada yang berani menterjemah dengan perobahan kalimat, yang membawa perobahan hukum tuh…
CBoy:
Nah, itu otaknya pada yang benarrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrr.
Masakan hal sesederhana ini mahu disuapi?
Masakan tukang bakso yang terpanggil untuk mengajar “pakar Bible” dari negara jiran.
Kah kak kah kah
Shahil:
Kalimat lama…
CBoy:
Pokoknya TEKS ASLINYA ADA, dakyah dan rencana jahat sdr akan keliatan.
Shahil:
Yang asli hanya disimpan.
Yang asli bilang “jangan makan babi”, maka semua babi haram.
Sekarang anda dan yang lain menggunakan terjemahan yang dirobah.
Maka anda makan babi dan hukum asli anda tinggalkan kok.
CBoy:
Masing2 kelompok ajaran sesat@ bidat Kristen ada Al-Kitab terjemahan mereka.
Kaum liberal juga ada.
Shahil:
Jadi yang diterjemah LAI itu bidat? Jadi LAI itu sesat?
Yang bener niiiiih….
CBoy:
Tapi semua ini palsu atau ngga, bisa dicheck dengan merujuk TEKS ASLI.
Shahil:
Jadi yang dirobah LAI itu ga dichekck apa?
CBoy:
Malesssssssssss ini, mahunya diulang2. Jangan2 sdr ini seperti yang dikatakan Al-Kitab, “punya mata, tidak melihat, punya telinga, tidak mendengar, punya otak, ngga mahu berfikir, sehingga Aku datang untuk menempeleng mereka” (maaf jangan tersinggung)
Shahil:
Andalah itu…
Kok babi umum dibilang sama dengan babi hutan khusus…
CBoy:
LAI? Apa masalah dengan lain? Palsu? Sila tunjukkan, jangan asal nulis!
Shahil:
Lho kan anda bilang yang asli ada disimpan dan tidak dirobah…
Maka yang dirobah itu palsu namanya.
Coba anda ambil Bible LAI dan check dengan yang disimpan di vatican…Saya fikir yang asli itu pun anda ga pernah lihat.
CBoy:
Benarrrrrrrrrrrrrrrkan, otaknya muslimer itu pada lutut.
Shahil:
Kalimat lama.
CBoy:
Palsu? Bisa tunjukkan? Mana? Silakan? Jangan asal omong!
Shahil:
Lho tadi bilang bisa dicheck…
Jelas disini ga pernah dichekck tuh maka yang dipakai “babi hutan”
CBoy:
Sdr, semua terjemahan Al-Kitab (termasuk Bahasa Inggeris & Indon/Melayu) berasal dari TEKS ASLI (Ibraniiyah-Aramiyyah & Yunaniyyah). Kalimat asli untuk babi (semua jenis) ialah “khenzir” yg berasal dari bahasa Ibraniyyah. Menanya bahasa Inggerisnya, itu ngga nyambung donkkkkkkkkkkkkkkkk.
Shahil:
Lho Bible bahasa Inggeris itu apa?
Apa kalimat “babi hutan” dalam Inggeris itu pekembangan kalimat “babi” bahasa Yunani?
CBoy:
Nah, ketahuan lagi, tong kosong@ buang angin busuk. Keliatannya sdr ngga tahu apa2, sehingga pertanyaan itu bercelaru!!!!!
Shahil:
Saya ulang, apa kalimat “babi hutan” dalam Inggeris itu pekembangan kalimat “babi” bahasa Yunani?
CBoy:
Perintah untuk tidak memakan babi (apa jenis sekalipun baik babi pelihara, babi kampung, babi hutan, babi moden dll) itu tercacat hukumnya di Kitab Taurat.
Kitab Taurat ditulis dalam bahasa Ibraniyyah. Kitab ini “diturunkan” kepada kaum Bani Israel@ Yahudi. Makanya, perintah ini hanya untuk orang Yahudi.
Shahil:
Oh jadinya Bible itu untuk Yahudi?
Saya percaya tuh kerana Jesus bilang “aku hanya diutus kepada domba sesat bani Israel”.
Makanya anda tidak sah pengikut Jesus kerna anda orang Indonesia / Semarang…Jawa atau apa ya?
CBoy:
Perintah untuk tidak makan babi tidak ada dalam Kitab Perjanjian/Wasiat Baru (Kitab2 Injil & surat2 para hawariyyun & tabiin). Pertanyaan sdr bahawa babi ada dalam bahasa Yunani menunjukkan betapa ceteknya pengetahuan sdr tentang Bible.
Shahil:
Jadi jika tidak ada dalam Perjanjian Baru, harus anda ikut Perjanjian Lama…
Jesus bilang “aku tidak diutus untuk menghapus hukumTorat tetapi supaya ia berlaku…”
Waduh…anda ini kok tidak ada di PB, maka diubah PL…apalah anda ini…
CBoy:
Waduh, harus dicheck sama ada sdr ini benar2 “pakar Bible” dari negara tetangga ato tukang buang angin busuk.
Shahil:
Kalimat lama…
CBoy:
Kah..kah..kah.
Shahil:
Mabuk minum bir?
CBoy:
Waduh, ini dongeng darimana?
Shahil:
Yang berbeda dari asli itu palsu…palsu itu dongeng…babi hutan itu dongeng kok.
CBoy:
Dalil orang Kristen bisa makan daging babi bukan kerana itu!
Shahil:
Kerana apa?
Awas ya…saya udah nampak kemana kamu mahu pergi tuh…
CBoy:
Kebiasaan ya, mendenger terlalu banyak dari si pembuat dongeng, makanya hujahnya pun penuh dengan dongeng-donging!!!!!!
Shahil:
Kalimat lama…
CBoy:
Muslimer semua, nasihat terakhir (rahmat Allah semakin mengecil), jangan mahu lagi ditipu oleh Si Mamad, tukang pedolphia itu.
Shahil:
Kalimat cercaan lama…
Shahil:
Hati yang damai dan tenang akan mencari kebenaran.
Shahil:
Damaikah mengatakan Jesus Tuhan sedangkan Jesus bilang “aku anak manusia”?
CBoy:
Yesus bersabda: Sesungguhnya Akulah Al-Siratul (Jalan yang lurus), Al-Haqq (Yang Benar) dan Al-Hayy (Yang Hidup). Tiada yang dapat pergi kepada Allah Bapa kalau Tidak Melalui Aku.”
Shahil:
Naaaah…kelihatan mahu ngeles kepada yang lain nih…
CBoy:
Nah, Yesuslah Cap Mohor, Meterai yang Disahkan Allah sebagai Nabi Akhir zaman, Al-Mukhalis yang Dijanjikan dan Diramalkan. Menerima Yesus bermaksud Anda diterima Allah!!!
Shahil:
Sahkah Bible yang tidak tentu nama penulisnya terutama Perjanjian Lama?
Saya kira apa aja tulisan yang tiada nama penulisnya atau sejarah penulisannya, tidak bisa dipertanggungjawabkan kok.
Salam homat.
87.
shahil | April 9, 2009 at 10:30 pm
Salam hormat untuk semua khusus Cboy.
Cboy:
Waduh…another BADUT in the making.
Shahil:
Saya tidak pernah mencerca anda…
Apa inikah cara anda berdebat sebagai orang yang taatkan Jesus? Saya kira Jesus tidak pernah mengajar mencerca.
Tobatlah Boy…
Cboy:
Kayak Shahil ini otaknya ngga jauh dari Si Penghibur. Mana pergi Si Penghibur ya? Selepas 6 bulan buang angin, kabuttttttttt dia. Ini lagi Si Shahil, tukang buang angin busuk di sini. Hujahnya seperti membuang angin saja.
Shahil:
Jangan buang masa berkata seperti itu. Kita mahu tuntaskan masalah kita supaya anda sedar dari kesilapan anda selama ini.
Cboy:
Coba lihat dongeng-dongeng Si Shahil, Injil ditulis dalam bahasa Ibrani.
Shahil:
Tiada masalah Ibrani kek Sitemik kek.
Yang jelas bukan bahasa terjemahan 100 %.
Cboy:
Yohanes@ Yuhana bukan salah seorang Rasul@ hawariyyun Yesus.
Shahil:
Coba anda baca ini:
Ada yang berpendapat Yohanes bukanlah seorang Rasul tetapi Yahya lain yang tiada kaitan dengan Yahya bin Zabdi. The Fourth Pospel as History menyebut Injil ini disusun oleh murid aliran Iskandariah. Dr. Post pula mengatakan ia ditulis pada tahun 95 tau 96 atau 98 masehi. Horner pula mengatakan ia ditulis pada tahun 70 atau 98 masehi.
Nah, pendeta anda sendiri menulis Yoh bukan hawariyyun.
Kok lebih pandai dari pendeta…
Cboy:
Ada versi Bible, namanya versi Yehovah??????
Shahil:
Itu RCV, KJV danlain –lain itu apa? Jika udah ada da tiga, pasti ada yang lain.
Saya dengar Yehovah sangat beda dengan RC dan Protestant. Logiknya Yehovah tidak akan menggunakan RCV kok. Apa Yehovah sama dengan RC?
Cboy:
Perbedaan ialah pertentangan. Ini dalam kasus susur galur Injil menurut Matius & Lukas. Tapi bila saya kata Al-Quran berbeda dengan Al-Hadis, Maka (mengikut kasus perbedaan ialah pertentangan) Al-Quran bertentangan dengan Al-Hadis!!!…dia ngeles terus ke Bible. Huakakaka.
Shahil:
Perbedaan adalah pertentangan tetapi penjelasan adalah penghuraian.
Kelihatan anda lemah banget dalam definisi.
Cboy:
Dzat Allah ialah PERIBADI.
Shahil:
Yang anda sering bilang zat juga itu apa?
Boleh jawab ga?
Cboy:
Peribadi Allah ditamsilkan dari peribadinya makhluk/binatang. Sebab itu Allah punya Mata, Telinga, Tangan, Wajah, Muka dll, itu wajar????
Shahil:
Lagi kelihatan lemah dalam definisi dan sistematika mengenal Tuhan. Jadi tidak hairan anda manusia menganggap manusia itu Tuhan kerana tiada sistematikanya. Main fikir-fikir aja…
Tamsthil itu apa? Tau ga? Jika tidak tahu saya jelasin niiiih…Tamthil itu contoh pemahaman tetapi hakikinya lain terutama dengan Tuhan. Jika anda tidak ada tamthil apa mahu anda katakan tentang zat? Hingga sekarang anda gagal memberikan tempat tilik tuju mengenal Tuhan.
Tamthil ujud itu manusia namun ia adalah “bersalahan hakikinya denga sesuatu”. Ujud ya ujud tetapi ujud zat ALLah bukan jirim, jisim dan aradh.
Apa itu jisim, jirim dan aradh? Laaa ga tahu rupanya…pantaslah ga bisa menjawab apakah zat, roh dan Firman…kok jisim, jirim danaradh aja ga tahu.
Cboy:
Ngga ada salah “Nabi” ngembat anak kecil.
Shahil:
Udah dijawab bahawa 9 tahun zaman itu udah baligh jasmaninya maka boleh dinikahi.
Bukti kewajaran ialah 12 tahun zaman 70an udah baligh tetapi zaman sekarang 12 tahun anak kecil.
Faham ga?
Cboy:
Ngga ada salah “Nabi” ngembat menantu sendiri.
Shahil:
Anak adalah dari darah sendiri. Anak angkat bukan anak kok Boy…masa bingung dikata anak angkat anak sendiri.
Maka adat Arab yang menganggap anak angkat adalah anak sendiri diluar kewajaran kejadian manusia. Maka Zaid bukan anak kandung Nabi. Maka isteri Zaid bukan menantu Nabi.
Kok itu sukar bener faham. Oh ya saya lupa, dalam Bible yang anda yakni ada kalimat “akal adalah kebodohan”, maka tidak hairan anda sukar bener faham.
Ga apa-apalah…
Cboy:
Ngga ada salah “Nabi” kempul kebo@ buat herem!!!!???
Shahil:
Tiada dalil sahih dakwaan anda itu Boy…
Cboy:
Ngga ada salah “nabi” ngembat budak suruhan isterinya.
Shahil:
Ga pernah terjadi itu Boy…Biar bener faktanya yang bener-bener sahih.
Cboy:
Bangga kerana “nabi”nya bisa mempunyai tenaga seks 5 ekor kerbau!!!
Shahil:
Dan kewajaran lelaki lemah tenaga kebathinan adalah paling hina dan paling mengalami tekanan jiwa.
Anda akan diterajang dari katil jika anda tidak mempu memuaskan isteri anda Boy. Dan lagi tahukah anda mengapa isteri sering curang? Ga tahu? Ya kerana suamainya tidak berdaya kayak orang tua mahu mati.
Nah jika anda mahu nikah banyak, harus kuat kelakiannya. Itu wajar apa…Kok tidak lihat diri sendiri.
Cboy:
Biasa2 aje merampok & membunuh. Merampok sebab semua harta milik Allah. Membunuh sebab semua nyawa milik Allah. Asal semua itu perintah Allah, itu biasa-biasa aje.
Shahil:
Tidak bener tuh Boy…jangan ngawur…
Coba anda berikan saya ayat al-Quran memerintahkan merampok dan membunuh…Ayuh coba…Boleh ga? Saya tunggu.
Ayuh buka Perjanjian Lama Bible anda…Lihat bab peperangan…Dibilang “babat semua termasuk anak kecil, orang tua dan wanita, hanya jangan pokok kayu”. Aduuuuh, pokok kayu lebih berharga dari nyawa manusia…Apa-apan Bible anda ini?
Waduh….
Coba lihat. Kesian banget si muslimer ini.
Betullllllllllllllllllllllllllllllll kan, otaknya pada lutut. Mata buta kerana ajaran Ollo itu Esa. Ollo hu akbaerrrrrrrrrrrrrrr Ollo hu akberrrrrrrrrrrrrrrr Hati yang damai bisa menjauhkan kita dari pembodohan ini.
Shahil:
Nyebutnya yang bener Boy, nanti salah ertinya…
Saya tegaskan anda harus meninggalkan ajaran Kristen ini. Kerana apa? Coba anda lihat perkataan Jesus “Aku diutus hanya kepada domba sesat bani Israel”.
Nah jelas itu Boy Jesus hanya untuk bani Israel aja. Maka anda harus mikirin Boy bahawa anda orang Indo Semarang…tentunya bukan orang Israel. Jelas anda tidak termasuk dalam orang yang dikatakan Jesus.
Ayuh Boy…Jesus tidak pernah bilang dia Tuhan tetapi Paulus dan rekannya mempertuhankan Jesus. Ini salah Boy. Jesus udah bilang “Bukanlah yang memanggil aku Tuhan Tuhan akan memasuki kerajaan syurga melainkan yang mentaati Taurat…”. Nah ajaran Taurat itu bilang “jangan makan BABI” tetapi LAI merobah kepada “jangan makan BABI HUTAN”. Jelas itu Boy udah melanggar ajaran Jesus.
Tetapi al-Quran bilang “Tidak Aku utus engkau wahai Muhammad melainkan untuk menjadi rahmat kepada seluruh alam”. Nah jelas Boy ajaran Muhammad untuk orang Israel, Arab, Eropah, anda dan saya.
Ayuhlah Boy, lihat bener-bener Bible itu.
Maka marilah bersama kembali kepada ajaran Ibrahim yang tulus. Ajaran Ibrahim tidak mempertuhankan manusia melainkan ALLAh yang Esa. Anda bole lihat al-Quran surah al-Bawarah 1: 132-133 bahawa anak-anak Yakub berjanji tetap dalam agama Tauhid. Maka anda dan orang Israel sekarang udah lari jauh dari janji itu.
Ayuhlah Boy, kembali kepada ajaran Ibrahim yang sekarang ini di murnikan kembali oleh Muhammad.
Wassalam.
88.
CosmicBoy | April 10, 2009 at 3:34 am
@ Shahil
Salam hormat untuk semua pengunjung forum.
Waduh, mikirnya itu di mana? Hujah ya hujah tapi jangan hujahnya hasil dari pemikiran yang dangkal.
Perhatikan (ngga diulang-ulang lagi)
TEKS ASLI NGGA BISA DIUBAH/DIREVISI. Makanya TEKS ASLI ngga bisa dipalsukan.
Udah tahu kok ditanya kembali.
Nah, udah saya bilang (masih sabarrrrrrrrrrrrrrrrrrrr ya), otaknya muslimer itu ngga pada yang benar. Demi memenangkan debat, ya apa pun bisalah. MENIPUPUN BISAKAN? Taqiyah mudah terdeteksi di sini. Makanya hati-hati saudara.
LAI ialah terjemahan bukan TEKS ASLI.
Udah baca LAI blum?
Sila kirimkan ayat terjemahan babi (teks asli) ke babi hutan (teks terjemahan@ LAI).
Ada?
Tiada?
Silakan.
Saya nunggu.
Waduh, masih dengar-dengaran dari si pembuat dongeng?
Itu pandangan kamu.
Saya beda.
“Khenzir” ialah babi dalam TEKS BAHASA ASLINYA. Tidak diberitahu “khenzir” ini babi pelihara, hutan, moden dll. Nah, alasan logis penerjemah menterjemahkan babi hutan ialah pada zaman itu tIdak ada di seantero wilayah kaum Bani Israel bisa diketemukan babi peliharaan kerana kaum Bani Israel tidak memelihara babi (haram itu). Mengerti ngga?
Nah, itu logiknya.
Kok masih mahu disuapin?
Huakakakaka…ngaku2 “pakar Bible” dari negara tetangga. Ngga ada levelnya dengan tukang bakso. Tahu tahu cuman bisa buang angin busuk.
Udah jawap di atas. Tinggal baca da faham.
Sama ada “anak” itu “anak Boy” atau tidak, lihat aje konteks ayat!
Kalau yang diceritakan itu ialah saya (Boy) dan keluarga saya, dan latar tenpatnya ialah di rumah, pastiiiiiiiiii anak itu ialah anak saya.
Kalau babi…pasti bukan babi peliharaan (kaum Bani Israel) kerana berdasarkan konteks zaman itu, ngga ada kaum Bani Israel yang pelihara babi. Logisnya, kalau bukan yang dipelihara, pasti dimengerti itu babi hutan!!!
Nah, benarrrrrrrrrrrrrrrrrrrkan, otaknya ngga pada yang benar.
Hal2 sesederhana ini masih mahu dipersulitkan.
Ya udah, otaknya gitu, gitulah jawapannya.
Huakakakaka kahkahkahkah ha ha ha ha (ketawa teramat sakit) hehehehehe (sampai sakit perut)
Ngga maju-maju juga ‘pakar Bible’ dari negara tetangga ini.
Huakakakakaka…………….
Kalimat “babi huta=n” ialah terjemahan dari TEKS BAHASA ASLI ‘khenzir”. Itu ialah terjemahan yang tepat berdasarkan konteks zaman itu! Mengerti ngga?
Kalo ada penerjemah mahu menterjemahkan ‘khenzir’ sebagai ‘babi’, itu disebut terjemahan literal. Ya silakan.
Ada penerjemah2 Al-Kitab yang menterjemahkan sebagai ‘babi hutan’ (berdasarkan konteks) dan ada sebagai ‘babi’ (secara literal). Terserah. Kedua-duanya ialah terjemahan dan terjemahan sebaik mana pun tidak bisa setanding dengan TEKS BAHASA ASLINYA, “khenzir”!!!
Nah, kasus pemalsuan hanya muncul kalo ‘khenzir’ ini diterjemahkan sebagai ‘ayam’, ‘lembu sapi’, ‘unta’, ‘ikan’ dll untuk menyokong/mendukung sesuatu teologi/kepercayaan. Mengerti ngga?
Nah, saya kasi contoh pemalsuan/salah terjemah!
1. La illah ha illallah diterjemahkan (oleh penerjemah Islam) sebagai Tiada Tuhan yang disembah melainkan Allah.
ilah ===> Tuhan
alllah===> Allah
2. Rabbiulalamin diterjemahkan Tuhan seruan sekalian alam.
Rabbi ===> Tuhan
Nah, dalam Al-Quran ilah diterjemahkan Tuhan, ar-rabb juga diterjemahkan Tuhan padahal makna ilah dan ar-rabb berbeda maksudnya!!!
Seharusnya
Tiada ilah yang disembah melainkan Allah!
Nah, ketahuan ya, ketidakjujuran penerjemah2 Islam. Bukan saja ngga tepat, tapi jauh dari maksudnya!
Nah, udahhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh SETUJUKAN, yang TEKS BAHASA ASLINYA NGGA BISA DIUBAH.
LAI ialah nama terjemahan Al-Kitab dari TEKS BAHASA ASLINYA.
Kalimat2 dalam LAI ialah teks yang diterjemahkan, BUKAN DIUBAH.
BIBLE TEKS BAHASA ASLI NGGA BISA DIUBAH. Itu saudara udah SETUJU. Bible LAI ialah hasil terjemahan bukan diubah. Mengerti ngga?
“Khenzir” diterjemahkan “babi’ (terjemahan literal) dan ada juga diterjemahkan “babi hutan” (terjemahan konteks). Itu semua terjemahan bukan diubah.
Mahu tahu ARTI DIUBAH, sila lihat di atas (terjemahan teks Al-Quran)
ilah diubah menjadi Tuhan.
ar-rabb diubah menjadi Tuhan.
Mana 1 yang tepat@ Tuhan?
Nah, ini dikatakan mengubah!!! bukan terjemahan!!!
Nah, yang gila itu kan penerjemah2 Al-Quran, kok ilah diubah menjadi Tuhan, kok ar-rabb juga diubah menjadi Tuhan, mana yang benar?
Betullllllllllllllllllllllllllllll, terjemahan literal, itu “babi”, terjemahan konteks, itu “babi hutan” (sebab tidak ada babi yang dipelihara oleh orang Yahudi pada zaman itu)
Kedua-duanya tepat, mahu terjemahan “babi” silakan, mahunya “babi hutan” silakan.
Asal jangan ‘babi pelihara’ sebab ngga tepatttttttttttttttt!
Atau spt dalam Al-Quran (secara perbandingan kasus ilah & ar-rabb), ‘babi’ diterjemahkan ‘ayam’, ’sapi’, ‘unta’ dll. Itu salah besarrrrrrrrrrrrrrrrrrr, itu namanya diubah!
Nah, udah tahukan?
Diterjemahkan ‘babi” secara literal, itu umum, bisa babi apapun.
Diterjemahkan ‘babi hutan’ secara konteks, itu khusus kerana zaman itu orang Yahudi tidak memelihara babi@ babi peliharaan. Maka, perintah jangan makan ‘khenzir”, itu secara logisnya bukan babi peliharaan. Itu lebih tepat babi hutan.
Nah kan, saya bilang, udahnya muslimer ngga pada yang benar. Dongeng melulu…………….
Bila saya samakan babi dengan babi hutan?
Menurut saya, ‘babi’ ato ‘babi hutan ialah terjemahan dari kalimat Ibraniyyah, ”khenzir’.
TEKS BAHASA ASLI TIDAK SAMA DENGAN TERJEMAHAN, SETEPAT MANAPUN, TEKS BAHASA ASLI LEBIH WIBAWA. MENGERTI NGGA?
Disuapiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiin lagi, disuapiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiin lagi.
Belajar darimana ‘pakar Bible” ini? Dari tukang buat dongeng barangkali? Masakan ‘pakar Bible” hasilnya cuman gini?
Waduh, ketipuan saya, sangkanya “pakar Bible” rupa2nya tukang buat satay yang sekali sekala mendengar khotbah di amsjid dari tukang dongeng.
Ha ha ha ha ha, ho ho ho ho…..oloooooooooooooooh akberrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrr.
Udah dituntaskan di atas. Tinggal baca dan faham.
Waduh…MEMBOHONG LAGI YA? Di Shahil Weblog, saudara biloang cuman ada Al-Kitab terjemahan bahasa Melayu, kok bisa bilang LAI yang salah?
Bagaimana sdr bisa tahu kalo sdr ngga punya LAI?
Nah, ketauan kan……………tukang buang angin busuk!
Kasus babi dan babi hutan, hujah2nya udah diberi secara TUNTAS. Tinggal baca dan faham.
Ini dongeng-donging darimana?
Daging babi diharamkan kepada semua kaum Bani Israel, apa jenis sekali pun termasuk babi hutan.
Itu perintah Allah kepada kaum Bani Israel@ Yahudi di kitabnya mereka, Taurat!
Yang mengatakan babi itu bisa dimakan ialah Islam@ Muhammad.
Babi itu haram tapi kalo darurat, bisaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa.
Waduh, ketahuan ya…yang mengubah hukum ialah Si Mamad.
Kalo perintah itu haram ya tetap haram, sampai kiamat itu tetap haram, walau apa pun terjadi, itu tetap haram!!! Itu namanya TAAT SETIA. Masakan ketaatan@ kesetiaan bisa ditarik kembali kalo darurat?
Kalo hukum ya tetap hukum, masakan bisa diubah hukumnya kalo darurat?
Nah, yang mengubah2 hukum ialah muslimer!
Yang bilang babi boleh dimakan kalo darurat, itu muslimer!
Udahlah, jangan BOHONG-BOHONG di sini. TIdak cukup ya, kebohongan Anda di Shahil Weblog. Tukar aje menjadi Shahil Webgoblok!!!
Muslimer, buang angin busuk lagi ya?
CBoy:
Ngga ada bedanya dari kalimat asli “khenzir” itu, makanya ngga perlu dicheck@ dibuang!
Shahil:
Kalau hanya “babi”, itu kalimah asal. Tetapi bila ada penambahan “hutan”, ia udah jadi kata terbitan yang lain maksudnya Boy.
Lihat nih…anak dan anak Boy lain tuh…
Udah dijelaskan secara TUNTAS, tinggal baca dan faham.
“Khenzir’ diterjemahkan ‘babi’, itu terjemahan literal.
“Khenzir” diterjemahkan ‘babi hutan’, itu terjemahan berdasarkan konteks! (tiada babi pelihara padazaman itu, maka ‘khenzir” yang dimaksudkan/difahami Bani Israel ketika itu ialah ‘babi hutan’)
Jangan seperti Al-Quran, diberi perintah, jangan makan babi tapi bisa itu kalo darurat.
Ini mengubah hukum namanya.
Hukum bisa diubah-ubah sesuai keadaan. Hukum yang bisa diubah-ubah sesuai keadaan bukanlah berasal dari langit@Tuhan.
Itu hasil karangan@ pemikiran manusia. Itu kompromi namanya. Allah tidak bisa dikompromi, Firman Allah tidak bisa diuabh2 sesuai keadaan. Kata2 manusia bisa diubah2, bisa dikompromi.
Kata2 yang bisa diubah@ dikompromi kan kata2 Si Mamad.
“BABI HUKUMNYA HARAM TAPI BISA DIMAKAN/MENJADI HALAL KALO DARURAT.”
Huakakakakak hahahahahahah hihihihiihihihi
Muslimer, perhatikan peringatan di atas!
Hati yang damai akan dibebaskan dari pembohongan Si Mamad.
Hati yang damai akan mencari kebenaran.
Salam damai, jangan nangis.
89.
CosmicBoy | April 10, 2009 at 8:37 am
@ Shahil,
Salam untuk semua pembaca,
Nah, 1 lagi bukti bhw Si Badut ini ngga tau apa-apa?
Baca fikiran lawan bicaramu! Bisa? Coba? Ketemu?
Kalimat ““mahamadiyim” dilam bahasa Ibraniyyah (ulang baca, bukan Arab, itu bahasa Ibraniyyah) yang ada di Kitab Kidung Agung (Al-Kitab Al-Muqqadesh menyebutnya Kitab Nasyid An-Nasyid) oleh para pendakyah Islam adalah bukti nama Muhammad tertulis/diramalkan di Kitab Kidung Agung.
Tapi, ada para pendakyah Islam (yang dangkal seperti Anda ini), kerana tidak pernah baca buku2 dakyah Islam langsung menyerang Kitab ini kerana menurutnya, isi kitab itu porno.
Nah, hujah saya.
Kalimat ““mahamadiyim” ngga ada hubungannya dengan nama Muhammad.
““Mahamadiyim” bermaksud “wahai manisku”. Konteksnya ialah luahan cinta Nabi Sulaiman kepada Ratu Balqis@ Ratu Saba’ (menurut ahli tafsir).
Kalo benar ““mahamadiyim” ialah Muhammad, oke, silakan. Kitab porno@ Kidung Agung meramalkan kedatangan Muhammad . Kitab ini menurut Anda ialah kitab porno. Lalu saya tanya, apa sebabnya nama Muhammad ada dalam kitab porno ini? Siapakah yang berporno kalo bukan Muhammad! Nah, itu….bukan saya yang harus tunjukkan, itu tugas para pendakyah Islam. Menegerti ngga?
Bengung? Siapa bengung? Sila baca dan ulang baca hujah saya? Bacalah@ iqra dan jangan seperti “nabi’ Anda yang buta huruf…Anda tahu membacakan, nah, Anda lebih pinter daripada “nabi” Anda! Iqra…
Betulllllllllllllllllllllllllllllllll, Muhammad dan Mahamadiyim itu berbeda.
Mahamadiyim ialah kalimat yang terdapat di Kidung Agung, yang maksudnya ialah “Wahai manisku”.
Muhammmad (Arab) ialah nama seorang yang klaim “nabi” di Al-Quran.
Yang kamu nulis “Muhammadiyyin” itu apa-apaan?
Saya nulis ‘mahamadiyyim”!
Nah, siapa yang bengung!!!!!!@ tolollllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllll!
Nah, Anda udah SETUJU banget bahawa ‘mahamadiyyim’ dalam Kitab Kidung Agung bukan nama “Muhammad’ dalam Al-Quran.
Pengakuan kamu:
1) bercanggah dengan para pendakyah Islam bahawa nama Muhammad ada di Kitab Kidung Agung@ Kitab Porno (menurut Anda). Huakakkakakaka…
2) yang tidak setuju bahawa kalimat “mahamadiyyim” sama dengan nama “Muhammad’ dalam Al-Quran membuktikan bahawa Al-Kitab tidak pernah/ada meramal “Nabi” pedolphia itu!
Nah, mikirnya harus gituuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuu.
Bengung…ngotot apa sdr! Mana ada nama “Muhammad” di Al-Kitab?
Kalo ngga ada, gimana?
Ngotot trussssssssssssss. Mikir dulu, jangan asal nulis. Fahami dulu maksud lawan bicaramu! Kalo tidak, pertanyaan akan jadi BODOH. Mengerti ngga?
Ada kalimat “Mahamadiyyim” (bukan Muhammadiyyin@ bengunglah Sdr) di Kitab Kidung Agung. Menurut para pendakyah Islam, kalimat itu sama dengan nama Muhammad (bunyinya).
Itu menurut saya, ngga nyambung, perbandingan berdasarkan bunyi, tapi artinya dan konteksnya ngga ada hubungan dengan Si Mamad.
Kalimat “mahadiyyim” (Ibraniyyah) diterjemahkan ialah “weahai manisku” , mengerti ngga?
Waduh…tukang buang angin lagi.
Orang hujah, dijawap lain.
Ketahuan ya, level sdr…NOLLLLLLLLLLLLLLLL dalam ilmu debat. Heran ya…pengetahuan ttg agama Kristen oleh orang Islam Indonesia jauh lebih baik dari Malaysia. Di Malaysia, ‘pakar-pakar Bible’ cuman bisa buang angin busuk ketimbang rakan-rakan mereka di sini. Di Malaysia, ‘pakar-pakar Bible” belajar dari tukang2 dongeng ketimbang rakan2 mereka di sini.
Ngga ada itu. Kidung Agung itu kan kitab syair, maka ngga bisa dibaca gitu aje. Maknanya amat mendalemmmmmmmmmm. Harus liat makna tersiratnya. Nah, gitu.
Waduh, otaknya muslimer mulai 1 sampai …..mikirnya sekssssssssssss.
Ya udah, otaknya gitu, gimana lagi? Kan “nabi’ nya tukang ngembat segala.
O iya, mana buktinya? Buang angin busuk lagi ya? Mas, makannya biar yang bergizi, ikut urutan waktu. Makna tersiratnya, belajar, biar yang benar, jangan dari tukang dongeng.
Ngga ada, ngga. TEKS ASLINYA TERPELIHARA/TIDAK BISA DIUBAH.
Terjemahan bukan teks asli. Sehebat mana pun, setepat manapun terjemahan, kita tidak bisa klaim itu TEKS ASLI.
Terjemahan yang salah@ ngga tepat bisa dikoreksikan dengan merujuk/mencheck TEKS ASLI.
Makanya, usaha memanupulasikan Firman Allah pasti gagal.
Coba sdr terjemahkan Al-Kitab. Tidak bisa kalo sdr tidak menguasai bahasa Ibraniyyah-Aramiyyah-Yunaniyyah. Akan terkesan banyak kesalahan.
Makanya, hujah Anda di atas ngga nyambung ini. Makin lama makin bercelaruuuuuu hujah Anda.
Ngga, ngga.
TEKS ASLINYA ADA DI INTERNET JUGA. GOOGLE AJE.
Betulllllllllllllllllllllllllllllllll perintah diberikan kepada kaum Bani Israel di Kitab Taurat. Haram itu bagi Bani Israel. Bukan itu saja, sila baca perintah ini di Taurat:
“Dan inilah yang diharmkan bagimu sebagi makanan…: UNTA…DEmikian juga BABI…” (Imamat 14:4, 7).
Nah, bukan aje BABI itu HARAM, UNTA juga HARAMMMMMMM.
Heran, Si Mamad tetap haramkan BABI tapi DIHALALKAN UNTA , padahal dalam syariat Taurat, UNTA HARAM DIMAKAN!
Gimana sih, yang ubah hukum Tuhan bukan orang Kristen tapi Si Mamad.
Babi dan unta haram bagi Bani Israel@ Yahudi.
Babi haram tapi unta halal menurut Si Mamad.
Perintah tidak makan babi itu khusus untuk Bani Israel@ Yahudi. Perintah itu ada di Kitab Taurat, Imamat 14:7. KItab Taurat ialah Kitab untuk Bani Israel@ Yahudi.
Kitab orang Kristen ialah Kitab Perjanjian Baru (Injil2 dan surat2 para hawariyyun dan para tabiin). Bisa tunjukkan ada perintah untuk makan babi di sana? Bisa? Ada? Silakan.
Nah, yang mengubah2 hukum Allah ialah Si Mamad.
Di Kitab Taurat, babi dan unta diharamkan.
Kok, bisa Si Mamad bilang hanya yang babi haram, yang unta itu halal. Kahkahkahkah.
Benarrrrrrrrrrrrkan, hati yang damai pasti tidak akan mengikut pembohongan ini!
CBoy:
Masing2 kelompok ajaran sesat@ bidat Kristen ada Al-Kitab terjemahan mereka.
Kaum liberal juga ada.
Shahil:
Jadi yang diterjemah LAI itu bidat? Jadi LAI itu sesat?
Yang bener niiiiih….
PERINGATAN: Sila baca maksud lawan bicaramu.
Al-Kitab dari TEKS ASLI banyak diterjemahkan oleh kelompok2 ajaran@bidat Kristen, juga golongan Kriste liberal.
Terjemahan mereka SALAH kerana kalimat2 disesuaikan dengan fahaman/iktikad mereka bukan iktikad rasmi Al-Kitab/Gereja.
Bagaimana bisa tahu SALAH?
Kerana ADANYA TEKS ASLI.
CHECK AJE DI SANA.
Dan sudah disepakati oleh para penerjemah Al-KItab (Yang Rasmi, Sahih dan Muktabar) bhw terjemahan mereka SALAH.
Antaranya ialah New World Translation of the Holy Scriptures! Al-Kitab terjemahan bahasa Inggeris golongan bidat/ajaran sesat, Saksi-saksi Yehuwa.
LAI iaitu Lembaga Al-Kitab Indonesia iaitu Al-Kitab terjemahan bahasa Indonesia yang disepakati sebagai terjemahan Rasmi, Sahih dan Muktabar.
Ngga ada SESAT itu? Al-Kitab ini diterima pakai dan diguna pakai oleh semua Gereja Rasmi.
Mahu check apa?
Apa yang salah? Apa yang diubah? (udah diminta tunjukkan kalimat/ayatnya, malahan ngotot)
Ngga ada salah itu?
Ada salah?
Ada?
Tolong berikan ayatnya?
Bisa? Silakan? Buang angin busuk lagi ya?
Mas, tinggal baca dan faham.
Selebihnya itu ialah buang angin busukkkkkkkkkk.
Huakakakakaka…
Waduh, bila saya bilang “yang dirobah itu palsu namanya.”?
Tidak bisa jawap, BOHONGGGGGGGGGG TRUSSSSSSSS.
TEKS ASLI TIDAK BISA DIUBAH!
TEKS ASLI DITERJEMAHKAN ke bahasa-bahasa lain. Sebaik manapun terjemahan, tidak bisa setanding TEKS ASLI.
Teks terjemahan tidak diubah tapi diterjemah. Tidak dipalsukan tapi diterjemahkan.
Memang ada usaha2 untuk memalsukan ayat2 Al-Kitab khususnya orang2 seperti saudara.
Makanya, setiap kali ada muslimer yang menulis ayat2 Al-Kitab dan menafsirkan ikut nafsu, saya check di Teks Asli (ada itu di google).
Anda yang mencabar, andalah yang tunjukkan mana ayat yang dipalsukan. Dan saya check di TEKS BAHASA ASLI.
“Saya fikir..” itu apa-apaan? Pantesan ngga maju2.
Kalo gini aje jawapan Anda, ngga perlu saya layan itu. Membuang masa aje.
Perhatian, kamu mencabar tanpa membuktikan dengan ayat Al-Kitab, kalo saya minta tunjukkan, kamu masih berdalok dalik (masih gagal menunjukkan ayat tuduhan kamu), saya tidak akan teruskan diskusi ini lagi.
Sekali lagi cabaran saya:
Palsu? Bisa tunjukkan? Mana? Silakan? Jangan asal omong!
Nah, ngotot lagi. Nya nyambung. Yang benar ialah:
Apa kalimat “babi hutan” dalam Inggeris itu pekembangan kalimat “babi” bahasa Ibraniyyah?
Jawapan saya:
Ada lebih kurang 14 terjemahan bahasa Inggris dari TEKS BAHASA ASLI.
Antaranya ada yang diterjemahkan “babi” ada juga “babi hutan” dari TEKS BAHASA ASLI, ‘khenzir” (Ibraniyyah).
So, whats the problem?
Tidak ada yang diterjemahkan ‘ayam’, ‘kuda’, ’sapi’, “ikan” dll. dari TEKS BAHASA ASLI “khenzir”
Huakakakakaka…
Nah, fahami maksud lawan bicarmu.
Bukan “…bahasa Yunani” tapi “…bahasa Ibramiyyah”
“Khenzir” diambil dari teks bahasa asli, Ibraniyyah. Mengerti ngga? bukan Yunaniyyah (ngga ada Taurat ditulis dalam bahasa Yunaniyyah, capekkkkkkkkkkkkk dehhhhhh mahu suapinnnnnnnnnn sama “pakar Bible’)
Sekali lagi, levellllllllllll apa saudara ini, mahu berdebat dengan saya?
Cetekkkkkkkkk pengetahuan sdr. Ini hal yang sederhana. Bisa diketawain sama pembaca forum.
Nah, salah lagi pengertian?
Masakan Bible untuk orang Yahudi?
Ulang baca tulisan saya.
Kitab Taurat itu “diturunkan” kepada kuam Bani Israel bukan Bible?
Saya tak pernah nulis Bible, apa sdr rabun?
Bible ialah kumpulan Kitab Taurat, Kitab Zabur, Kitab An-Anbiya (disebut Kitab Perjanjian Lama) dan kumpulan Kitab2 Injil dan Surat2 para hawariyyun & tabiin (KItab Perjanjian Baru).
Capekkk dehhh, disuapiiiiiiiiiiiiiiiiiiii lagi.
Masakan “pakar Bible’ dari negara tetangga kurang tahu hal2 seperti ini (anak kecil Sekolah Minggu, dari usia 4-6 tahun udah tahu itu?)
Sdr seiman kamu di sisni jauh lebih penter ketimbang sdr di sana. Mungkin, mereka itu kurang mendengar dari dongeng ketimbang sdr ya?
Saya ini ditipu ya? Sangka saya sedang diskusi dgn ‘pakar Bible’ tahu2 sdr ini, tukang buang angin busukkkkkkkkkkkkkkk!
“Lalu malaikat itu berkata kepada mereka (para pengembala kambing domba): Jangan takut, sebab sesungguhnya Aku memberitakan kepadamu kesukaan besar UNTUK SELURUH BANGSA. Pada hari ini telah lahir bagimu Al-Mukhalis (Penyelamat), Kristus, Al-Rabb di kota Nabi Daud.” (Injil riwayat Lukas 2:10-11)
“Dia (Samiun) menyambut anak itu (Yesus) dan menatangnya sambil bermunajat kepada Allah, katanya: Sekarang Ya Tuhan, biarlah hambamu ini pergi dalam ketenangan sesuai dengan Firman-Mu, sebab mataku telah melihat keselamatan daripada-Mu, yang telah ENGKAU SEDIAKAN DI HADAPAN SEGALA BANGSA iaitu CAHAYA yang menjadi pernyataan bagi SEGALA BANGSA dan menjadi kemuliaan bagi umat-Mu, Bani Israel.” (Injil riwayat Lukas 2:28-31)
“Pergilah, JADIKAN SEMUA BANGSA MURIDKU…” (Injil riwayat Matius 28:19)
Ia menjawab: “Demikianlah keadaannya tak usahlah dihairankan; Tuhanmu berfirman: Hal itu mudah bagiKu; dan Kami hendak menjadikan pemberian anak itu sebagai SATU TANDA (yang membuktikan kekuasaan Kami) UNTUK UMAT MANUSIA dan sebagai satu rahmat dari Kami; dan hal itu adalah satu perkara yang telah ditetapkan berlakunya.
(Surah Maryam, ayat 21)
Al-Quran juga memberi kesaksian bahawa kelahiran/kedatangan Yesus ialah SATU TANDA KEPADA UMAT MANUSIA. Apakah Bani Israel saja manusia?
Akhirnya sila baca konteks Matius 15: 21-28
(24) Jawab Yesus: “Aku diutus hanya kepada orang-orang yang sesat dari kalangan kaum Bani Israel.”
(25) Tetapi perempuan itu mendekat dan sujud di hadapan-Nya sambil berkata: “Tuan, tolonglah aku.”
(26) Tetapi Yesus menjawab: “Tidak patut mengambil makanan yang disediakan bagi anak-anak dan melemparkannya kepada anjing.”
(27) Jawab perempuan itu: “Benar Tuan, namun anjing itu makan sisa-sisa yang jatuh dari meja tuannya.”
(28) Maka Yesus menjawab dan berkata kepadanya: “Hai ibu, besar imanmu, maka jadilah kepadamu seperti yang kaukehendaki.” Dan seketika itu juga anaknya sembuh.
Nah, sila fikir, kalo Yesus hanya diutus kepada kaum Bani Israel, pasti perempuan bangsa Kanaan (bukan saja ia bukan keturunan Bani Israel tapi musuh beboyotan puluhan generasi) itu tidak akan disembuhkan! Kenyaatnnya, Yesus menyembuhkan perempuan Kanaan itu. Mengapa? Yesus berkata begitu untuk menguji iman perempuan Kanaan ini.
Dalil2 dari Al-Kitab dan Al-Quran serta tafsiran Injil Matius 15:21-28 sudah diberi. Tinggal baca dan faham.
Nah, ketahuan ya, bengung, tukang ngotot!
Mahunya dikoreksi, salah ya salah, ngaku aje…
Ngeles terus ke PL.
Bilang ‘pakar Bible’ dari negara tetangga. Tahu2 ke sini buang angin busuk.
Dan kenapa saya harus (terima kasih la, Anda udah mengaku harus bukan wajib) ikut PL?
Itu kitab siapa?
Sdr ikut?
Itu kitab sdr?
Ayuh, jawap?
Waduh, itu kata Yesus! dongeng darimana? Mana ayatnya? Tepat kah ayat itu? Mikir dulu…apa sdr pikir ini debat kusirrrrrr, ke sini cuman itu aje…buang angin busukkkkkkkkkkkkkkk.
Ngga usah MBULET, mana ayatnya ada perintah jangan makan babi di Kitab Parjanjian Baru? Mana?
Nah, kalau belum menguasai Bible, jangan coba2. Nanti diketawain sama orang.
Dan inget, belajarnya biar yang benar, jangan dari si pembuat dongeng.
Nah, itulah sdr…ketawa saya aje bisa membuat Anda kebakaran jenggot! Apa lagi nanti saya bongkarkan kebusukan Si Mamad itu (jangan tersinggung ahhhh)
Kok ‘babi hutan’ dibilang berbeda dengan babi?
Itukan 1 keturunan, specis yang sama, haram kedua-duanya.
Bagaimana sdr? Babi haram, babi hutan tidak? Kok dibilang berbeda?
Nah, buang angin busuk lagi. Mikir dulu donk sebelum nulis. Otaknya itu biar dibebaskan dari pembohongan Si Mamad, baru bisa cerdas.
Mana ayatnya, umat Kristen diperintahkan jangan/haram makan babi termasuk babi hutan? Mana? Silakan? Bisa? Tunjukkan?
Buang angin busuk lagiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii?
Kalam-Nya Allah telah menterjemahkan dirinya dalam bentuk manusia SAMBIL MEMELIHARA DIRINYA DARI MENJADI MAKHLUK! (Injil Riwayat Yuhana 1:ayat 1-4, ayat 14)
Tinggal baca dan faham. Percaya atau tidak, terserah.
Tinggal baca dan faham. Itu kata Yesus di Injil Yuhana 14: ayat 6. Tidak ada manusia pun di dunia ini yang berani klaim seperti Yesus: Sesungguhnya Akulah Al-Siratul, Al-Haqq & Al-Hayy. Klaim Yesus wajar sebab Dia ialah Kalamullah yang menjelma menjadi manusia!!!
Ngga nyambung?
Apakah 1 syarat menjadi Firman Allah ialah mesti ada nama penulis?
Al-Quran ditulis siapa?
Surah Maryam, siapa yang nulis?
Surah Al-Baqarah, siapa?
Ada 114 surah, bisa beri saya nama2 penulisnya?
Bisa? Silakan? Saya nunggu?
Sekurang2nya sebahagian besar dari 66 kitab dalam Al-Kitab (Bible) bisa diketahui penulisnya ketimbang Al-Quran, ada 114 surah, siapa penulisnya? Olloh? Si Mamad? Para Sahabat? Siapa? Tukang ngotot barangkali!
BETULLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLL, itulah Al-Quran bukan Bible. Sebab Bible, sekurang2 kita ketahui sebagian besar penulisnya!
Al-Quran, bagaimana? Ngga tahu siapa penulisnya di Surah Maryam, Surah Al-baqarah, Surah Qiyamat dan 114 surah!!!
So, don’t come here and bullsheet.
Jangan nanya orang pada masalah agama sendiri belum TUNTAS!
Hati yang damai tidak akan dibohongi lagi.
Hati yang damai akan mencari Yesus.
Hati yang damai akan menerima Dia dalam pintu hatinya.
Hati yang damai datang daripada Yesus.
Yessssssssssss dari The Most Sacred Heart of Jesus.
Amin.
90.
CosmisBoy | April 11, 2009 at 4:47 am
@ Shahil,
Salam hormat untuk semua pembaca.
Cboy:
Waduh…another BADUT in the making.
Shahil:
Saya tidak pernah mencerca anda…
Apa inikah cara anda berdebat sebagai orang yang taatkan Jesus? Saya kira Jesus tidak pernah mengajar mencerca.
Tobatlah Boy…
Ini apa sih?
Ketahuan ya, levelnya….
Perhatian: Injil ditulis dalam bahasa Yunaniyyah bukan Ibraniyyah!
“Sitemik” itu apa?
Saya koreksi lagi. Yang benar, “bahasa semitik” bukan “Sitemik”.
Waduh…”pakar Bible” apa ini? Hal mendasar gitu masih mahu disuapi.
Katahuan ya, ke sini cuman mahu buang angin busuk!
Nah, dengar-dengaran lagi dari si pembuat dongeng.
Yuhana disepakati oleh ahli2 tafsir dan alim ulama Kristen yang Rasmi, Sahih & Muktabar.
Siapa Dr Post dan Horner? Peneliti2 bebas yang ngga ada hubungannya dengan pandangan yang Rasmi, Sahih & Muktabar.
Nah, kalo mahu quote, jangan dari si pembuat dongeng.
Liat aje saya kalo bahas agama Islam, ato Si Mamad ato Al-Quran, saya quote dari para penulis Islam dan Hadith. Saya tidak quote dari para orientalis.
Bisa lihat ngga, levelnya saya & Anda?
Yang benar gini (nah, mahunya disuapin)!
Ngga ada Versi Yehovah?
Yang ada ialah terjemahan bahasa Inggeris yang disebut New World Translation of the Holy Scriptures oleh sekte@ kelompok ajaran sesat, Saksi2 Yehuwa.
Para penerjemah Rasmi, Sahih & Muktabar bersepakat bhw terjemahan mereka banyak KESALAHAN kerana beberapa kalimat diterjemahkan sesuai iktikaq kepercayaan mereka.
Maka Bible terjemahan NWT ditolak!
Anda mengatakan PERBEDAAN IALAH PERTENTANGAN.
Saya aplikasikan itu dalam kasus Al-Quran & Al-Hadith.
Al-Quran dan Al-Hadith BERBEDA.
Bagaimana?
1. Al-Quran ialah Firman Oloh BERBEDA dengan Hadith yg adalah Sunnah Rasulullah@ sabda2 Si Mamad.
2. Al-Quran dikumpulkan pada zaman Si Mamad BERBEDA dgn Hadith, dikumpulkan 200 tahun selepas kewafatannya!
3. Al-Quran ialah wahyu Oloh BERBEDA dgn Al-Hadith yg adalah karangan manusia.
4. Al-Quran ngga ada penulis BERBEDA dengan Hadith, ada itu…banyak.
Nah, Al-Quran BERBEDA dengan Al-Hadith dari semua segi. Sesuai kasus PERBEDAAN ialah PERTENTANGAN, makanya Al-Quran bertentangan dengan Al-Hadith.
Kalo 1 benar, pasti yang lain itu salah.
Tinggal memilih, Al-Quran ato Al-Hadith?
Nah, mikirnya harus gituuuuuuuuuuuuuuuu.
Jangan asyik buang angin busuk!!!!!!
Kok nanya balik?
Kamu yang bilang, nah…sila quote dari sumber2 Islam, benar ngga Dzat Allah itu PERIBADI?
Shahil ohhhhhhhhhhh Shahil, gara2 mahu menang debat, iktikaq dilacurkan!
Waduh, dongeng darimana “tidak hairan anda manusia menganggap manusia itu Tuhan…”?
Jangan kebiasaan ya nuduh2 gitu!
Buang angin busuk lagi? Pantesan disebut BADUTTTTTTTTTTT!
Jawap aje, jangan ngeles lagiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii!
“TIADA YANG SERUPA DENGAN DIA” (Al-Fatihah, ayat 1-5)
Kalo tiada yang diserupakan dengan DIa, kenapa pake2 TAMSIL segala?
Memakai anggota fizikal manusia@binatang spt Mata, Hati, Tangan, Wajah, Telinga dll bukanlah suatu upaya untuk menyerupakan makhluk dengan Allah, ciptaan dengan Pencipta!!!
Seharusnya jangan pake anggota2 makhluk kalo konsisten?
Bilang tiada yang serupa dengan Dia tapi pake anggota2 makhluk ciptaan@ manusia untuk menggambarkan Oloh.
Tolong jawap ini.
Kok nanya balik? Ngga nyambung kaleeeeeeeeeee.
Pertahankan posisi Anda, jangan ngeles ke…
Nah, itu buktinya PERINTAH OLOH@ AL-QURAN BUKAN UNTUK SEPANJANG ZAMAN.
Kalo gitu, perintah Oloh ditentukan oleh zaman.
Perintah@ wahyu dari langit@Tuhan tidak mengenal arti zaman.
Kalo ada klaim perintah@wahyu dari langit@Tuhan ditentukan oleh zaman, maka itu perintah karangan manusia.
Nah, terbukti Al-Quran ialah karangan manusia & Oloh ialah khayalan Si Mamad.
Saya nanya “ANAK MENANTU” BUKAN ANAK ANGKAT.
Dalam tradisi Arab, anak2 yatim dijadikan anak angkat.
Itu ialah tindakan yang luhur.
Masakan tindakan luhur dibatalkan Oloh!
Zaid selalu dipanggil Zaid BIN MUHAMMAD. Semua penduduk orang tahu pada itu. Bilamana Zaid nikah Zainab, semua orang tahu pada itu bhw Zainab ialah MENANTUNYA MUHAMMAD.
Gara2 jatuh hati sama Zainab, maka turunlah perintah Oloh (khayalan Si Mamad) bhw diperbolehkan mengambil Zainab sebagai isteri kerana Oloh telah mengharamkan tindakan luhur & mulia (anak angkat).
Waduh, itu perintah Oloh, masakan Zaib & Zainab bisa nolak.
Menolak perintah Oloh & Rasul, itu ingkar namanya.
Keingkaran ialah 1 bisa membawa kepada hukuman mati!!
Kesian banget gw sama Zaid & Zainab.
Ayah sendiri ngembat isteri anaknya.
Ya, biasalah…dalam Islam, tindakan ‘nabi’ nya harus dibela.
Ngga perlu mikir…nerima aje.
Hati yang damai akan terbebas dari penipuan Si Mamad.
Kahwin sampe 16 itu apa?
Bukan kumpul kebo@ buat herem, apa lagi?
Ada nama lain kaleee?
Mariya Al-Qibtiyyah ialah gunduknya Si Mamad. Benar ngga?
Mariya Al-Qibtiyyah tidak pernah bernikah dengan Si Mamad. Benar ngga?
Si Mamad ngembat (melakukan seks) dgn Mariya tanpa ada ikat nikah? Benar ngga?
Perbuatan Si Mamad ngembat budak dari isterinya menimbulkan kemarahan isterinya? Benar ngga?
Sila pertahankan pertanyaan2 di atas?
Kok ‘nabi’ kerjanya itu?
SEKS SEKS SEKS SEKS
with a child?
with many womans?
with slave girls?
with your son’s wife?
Ohhhhhhhhhh my Godddddddddddddddddddddddddddddddd.
Udah ada di situs ini. Tinggal baca & faham.
Jawap pertanyaa saya, kok ngeles ke Bible…(udah banyak fitnah di Weblog Anda)
Hati yang damai akan melihat kebenaran.
Hati yang damai akan tahu penipuan Si Mamad.
Salam damai, jangan nangis.
91.
Mazter | April 13, 2009 at 6:41 am
@pembaca
Perhatikan bagaimana shahil tidak menjawab pertanyaan saya.
saya tunggu 5 hari tidak dijawab.
malah dongeng yang tidak2 ama cosmic boy.
capek deh
92.
shahil | April 13, 2009 at 1:31 pm
Salam hormat untuk semua pengunjung forum.
CBoy:
Perhatikan bagaimana shahil tidak menjawab pertanyaan saya.
saya tunggu 5 hari tidak dijawab.
malah dongeng yang tidak2 ama cosmic boy.
Shahil:
Saya belum menjawab kerana saya sangat sibuk dengan perkerjaan saya. Saya seorang supervisor perladangan yang memerlukan masa kerja yang penuh. Saya hanya dapat menyediakan jawaban diwaktu hampir tengah malam.
CBoy:
Waduh, mikirnya itu di mana? Hujah ya hujah tapi jangan hujahnya hasil dari pemikiran yang dangkal.
Perhatikan (ngga diulang-ulang lagi) TEKS ASLI NGGA BISA DIUBAH/DIREVISI. Makanya TEKS ASLI ngga bisa dipalsukan. Udah tahu kok ditanya kembali.
Shahil:
Kalo yang disimpan itu asli, mengapa terjemahnya dirobah dari yang asli? Mengapa yang asli ga dipakai tetapi pakai yang hanya mengharamkan babi hutan? Seharusnya pakai yang asli kok, ini yang terjemahnya lain dari yang asli dipakai…
Yang mana dari Tuhan Boy? Yang asli atau yang dirobah?
Cboy:
Nah, udah saya bilang (masih sabarrrrrrrrrrrrrrrrrrrr ya), otaknya muslimer itu ngga pada yang benar. Demi memenangkan debat, ya apa pun bisalah. MENIPUPUN BISAKAN? Taqiyah mudah terdeteksi di sini.
Shahil:
Ga nyambung…kalimat nada lama.
Cboy:
Udah baca LAI blum?
Sila kirimkan ayat terjemahan babi (teks asli) ke babi hutan (teks terjemahan@ LAI).
Ada? Tiada? Silakan. Saya nunggu.
Shahil:
Ini lho yang menepati asal:
Alkitab versi Terjemahan Lama -1954:
[Imamat 11:7] Jangan makan babi. Binatang itu haram, karena walaupun kukunya terbelah, ia tidak memamah biak.
[Ulangan 14:8] Jangan makan babi. Binatang itu haram, karena walaupun kukunya terbelah, ia tidak memamah biak. Dagingnya tak boleh dimakan, bangkainya tak boleh disentuh.
[Yesaya 65:4] Waktu malam mereka pergi ke gua-gua dan kuburan untuk minta nasihat arwah-arwah. Mereka makan daging babi dan minum kuah daging yang haram.
[Yesaya 66:17] TUHAN berkata, “Semua orang yang menyucikan diri untuk berarak ke kebun-kebun untuk dewa-dewa dan beribadah kepada mereka, akan lenyap bersama orang-orang yang makan daging babi dan tikus serta makanan lain yang menjijikkan.
Alkitab versi Firman Allah Yang Hidup:
[Imamat 11:7] Juga babi, karena walaupun berkuku belah, tidak memamah biak. Kamu dilarang memakan dagingnya ataupun menyentuh bangkainya; karena binatang-binatang itu haram bagimu.
[Ulangan 14:8] Babi tidak boleh kamu makan karena, walaupun berkuku belah, binatang itu tidak memamah biak. Bahkan bangkai binatang-binatang semacam itu tidak boleh kamu sentuh.
[Yesaya 65:4] Mereka duduk di kuburan-kuburan dan bermalam di gua-gua (untuk menyembah roh-roh jahat). Mereka makan daging babi dan makanan-makanan lain yang najis.
[Yesaya 66:17] Mereka yang menyucikan diri untuk beribadah kepada berhala-berhala yang tersembunyi di balik pohon-pohon di taman-taman, juga mereka yang makan daging babi dan daging tikus dan daging binatang haram lainnya, akan dilenyapkan. ” Demikianlah firman TUHAN.
Alkitab Kitab Kudus Ende -1970:
[Imamat 11:7] babi hutan, sebab ia betul berkuku dua dan kukunja bersela tapi tidak memamah biak; nadjislah itu bagimu.
[Ulangan 14:8] Begitu pula babi, meskipun kukunja terbelah adanja, tetapi tidak memamah-biak; maka haramlah itu bagimu. Daging hewan-hewan itu djangan kamu makan dan bangkainja djangan kamu sentuh.
[Yesaya 65:4] jang duduk di-kubur2 dan bermalam di-persembunjian2; jang makan daging babi, dan kaldu daging kurban jang nadjis ada dalam bedjana2nja;
[Yesaya 66:17] Mereka jang mentjutjikan dan mentahirkan diri untuk masuk taman2 itu dengan menuruti satu orang jang ditengahnja itu, jang makan daging babi dan binatang ngeri lagi tikus, mereka itu semua akan lenjap-itulah firman Jahwe.
Alkitab versi Today’s Malay Version:
[Imamat 11:7] Jangan makan babi. Babi mesti dianggap haram kerana walaupun berkuku belah, tetapi tidak memamah biak.
[Ulangan 14:8] Jangan makan babi. Binatang itu haram, kerana walaupun berkuku belah tetapi binatang itu tidak memamah biak. Jangan makan binatang seperti itu, dan jangan sentuh bangkainya.
[Yesaya 65:4] Pada waktu malam mereka pergi ke gua dan kubur untuk minta nasihat arwah. Mereka makan daging babi dan minum kuah daging yang telah dipersembahkan kepada berhala.
[Yesaya 66:17] TUHAN berfirman, “Kesudahan orang yang menyucikan diri untuk menyembah berhala sudah dekat, iaitu mereka yang berarak ke taman-taman keramat, dan yang makan daging babi, daging tikus, serta pelbagai makanan yang najis.
Alkitab versi Shellabear -1912
[Imamat 11:7] dan babi karena sungguhpun berbelah kukunya yaitu berbagi dua tetapi tiada ia memamah biak maka haramlah ia kepadamu.
[Ulangan 14:8] dan babi karena sungguhpun berbelah kukunya tetapi tiada ia memamah biak maka najislah ia kepadamu janganlah kamu makan dari pada dagingnya dann bangkainya janganlah kamu menyentuh.
[Yesaya 65:4] Yang duduk di antara segala kubur serta menumpang dalam tempat sulit dan yang memakan daging babi dan lauk dari pada daging yang haram ada di dalam belanganya
[Yesaya 66:17] Adapun orang yang menguduskan dirinya dan yang menyucikan dirinya hendak masuk segala taman dan mengikut seorang yang di tengah-tengahnya sambil memakan daging babi dan yang kebencian dan tikus pun maka sekaliannya itu akan habis kelak bersama-sama, demikianlah firman Allah.
Dan ini lho yang dipalsukan LAI:
[Imamat 11:7] Demikian juga babi hutan, karena memang berkuku belah, yaitu kukunya bersela panjang, tetapi tidak memamah biak haram itu bagimu.
[Ulangan 14:8] Juga babi hutan, karena memang berkuku belah, tetapi tidak memamah biak; haram itu bagimu. Daging binatang-binatang itu janganlah kamu makan dan janganlah kamu terkena bangkainya.
[Yesaya 65:4] yang duduk di kuburan-kuburan dan bermalam di dalam gua-gua; yang memakan daging babi dan kuah daging najis ada dalam kuali mereka;
[Yesaya 66:17] Mereka yang menguduskan dan mentahirkan dirinya untuk taman-taman dewa, dengan mengikuti seseorang yang ada di tengah-tengahnya, yang memakan daging babi dan binatang-binatang jijik serta tikus, mereka semuanya akan lenyap sekaligus, demikianlah firman TUHAN.
Cboy:
Waduh, masih dengar-dengaran dari si pembuat dongeng?
Shahil:
Ga nyambung…kalimat nada lama.
CBoy:
Yang ASLINYA NGGA BISA DIUBAH. Kalo kalimat aslinya nulis “khenzir’ (bahasa Ibraniyyah), terjemahan bisa babi pelihara, babi kampung, babi hutan, dan puluhan specis babi di dunia ini. Mengerti ngga?
Shahil:
Apa-apaan anda ini…Kok babi yang ertinya semua babi kok diertikan kepada babi hutan…
Apa “anak” umum bisa dikhaskan kepada “anak boy”. Ga kok Boy. Anak ertinya semua anak-anak dan anak Boy ertinya hanya anak Boy.
Jelas anda ini lemah dalam definisi.
CBOy:
“Khenzir” ialah babi dalam TEKS BAHASA ASLINYA. Tidak diberitahu “khenzir” ini babi pelihara, hutan, moden dll. Nah, alasan logis penerjemah menterjemahkan babi hutan ialah pada zaman itu tIdak ada di seantero wilayah kaum Bani Israel bisa diketemukan babi peliharaan kerana kaum Bani Israel tidak memelihara babi (haram itu). Mengerti ngga?
Nah, itu logiknya.
Huakakakaka…ngaku2 “pakar Bible” dari negara tetangga. Ngga ada levelnya dengan tukang bakso. Tahu tahu cuman bisa buang angin busuk.
Shahil:
Makanya jika di zaman Musa tidak ada babi pelihara, maka jangan coba menterjemah yang bukan-bukan, babi hutan kek babi itu kek babi ini kek. Itu namanya menyalahi kitab Tuhan kok Boy.
CBoy:
Terjemahan ngga bisa mengubah arti asli Teks Al-Kitab. Mengerti ngga?
Udahlah, jangan tegakkan benang yang basah. Ketahuan ya, tukang buang angin busuk aje. Kah kah kah kah…
Shahil:
Ya jika terjemah yang aslinya tetap kekal. Tetapi yang anda baca dan imani ialah yang dirobah.
Kok yang asli ada diimani yang dirobah…Apa yang asli itu hanya dibiarin dalam lemari?
Cboy:
Contoh anak, kalau yang diceritakan itu ialah saya (Boy) dan keluarga saya, dan latar tenpatnya ialah di rumah, pastiiiiiiiiii anak itu ialah anak saya.
Kalau babi…pasti bukan babi peliharaan (kaum Bani Israel) kerana berdasarkan konteks zaman itu, ngga ada kaum Bani Israel yang pelihara babi. Logisnya, kalau bukan yang dipelihara, pasti dimengerti itu babi hutan!!!
Shahil:
Analogi anda lemah Boy…
Walaupun dalam konteks zaman itu ga ada babi pelihara, anda ga boleh merobah kepada babi yang khusus. Kerana maksud babi adalah semua jenis babi itu haram.
Cboy:
Nah, benarrrrrrrrrrrrrrrrrrrkan, otaknya ngga pada yang benar.
Hal2 sesederhana ini masih mahu dipersulitkan. ada
Ya udah, otaknya gitu, gitulah jawapannya.
Huakakakaka kahkahkahkah ha ha ha ha (ketawa teramat sakit) hehehehehe (sampai sakit perut)
Ngga maju-maju juga ‘pakar Bible’ dari negara tetangga ini.
Huakakakakaka…………….
Shahil:
Sabar Boy…hanya kerna memeprtahankan merobah kalimat kitab Tuhan kok sakit perut…
Kayaknya anda ini kerana mahu makan babi, kok tega merobah kalimat dari Tuhan. Ga takut kemurkaan Jesus kah Boy.
Jesus dalam sejarah Bible ga pernah makan babi kok Boy. Yang menghalalkan makan babi ialah Paulus. Ini sejarah halal babi itu…Makanya Paulus merobah kitab Tuhan anda dengan asalnya berkata “yang masuk kemulut halal semuanya”. Maka Paulus merobek kata-kata Jesus.
Inilah yang anda ga lihat…
Cboy:
Ada penerjemah2 Al-Kitab yang menterjemahkan sebagai ‘babi hutan’ (berdasarkan konteks) dan ada sebagai ‘babi’ (secara literal). Terserah. Kedua-duanya ialah terjemahan dan terjemahan sebaik mana pun tidak bisa setanding dengan TEKS BAHASA ASLINYA, “khenzir”!!!
Shahil:
Mana boleh main-main terserah aja Boy…Seharusnya tuntas semua babi kerna kalimat babi itu umum.
Saya bimbang nanti di Rusia sana mereka akan robah pula kepada “babi ais”.
Cboy:
Nah, saya kasi contoh pemalsuan/salah terjemah!
1. La illah ha illallah diterjemahkan (oleh penerjemah Islam) sebagai Tiada Tuhan yang disembah melainkan Allah.
ilah ===> Tuhan
alllah===> Allah
2. Rabbiulalamin diterjemahkan Tuhan seruan sekalian alam.
Rabbi ===> Tuhan
Nah, dalam Al-Quran ilah diterjemahkan Tuhan, ar-rabb juga diterjemahkan Tuhan padahal makna ilah dan ar-rabb berbeda maksudnya!!!
Seharusnya
Tiada ilah yang disembah melainkan Allah!
Nah, ketahuan ya, ketidakjujuran penerjemah2 Islam. Bukan saja ngga tepat, tapi jauh dari maksudnya!
Shahil:
Naaah…mahu ngeles ke Tauhid ya…
Yang bener nih Boy…Kalau ga tahu hakikatnya jangan main semberrono aja…Perlu pelajari Tauhid Islam.
Ilaah maksudnya Zat Yang Maha Sempurna. Maka Zat Yang Maha Sempurna itu adalah sifat Tuhan kok. Apa yang tidak sempurna itu Tuhan?
Rab itu ertinya Tuhan dalam maksud Pencipta dan Pemelihara.
ALLah pula ialah Zat yang tertentu bagiNya erti Rab dan Ilaah itu.
Maka “Tiada Tuhan melainkan ALLah” itu yang benar kerana Tuhan itu merangkumi maksud Rab dan Ilaah. Jadi orang yang tidak menerima kalimat Ilaah itu Tuhan, ialah orang yang ga mendalam kaji Tauhidnya.
Naaah…jangan coba membicarakan Tauhid Islam Boy kalo ilmu sedikit.
CBoy:
Kalimat aslinya ialah “khenzir” (bahasa Ibraniyyah). Mahu terjemah babi kek? babi hutan kek? babi kampung kek? babi pelihara kek? dan puluhan specis babi di dunia ini kek? itu sama sekali tidak mengubah arti asli dari teks Al-Kitab.
Shahil:
Lho apa-apaan anda ini…apa babi dan babi hutan sama?
Jelas sekali anda ini lemah definisi umum dan khusus…
Cboy:
Shahil: Emang yang asli yang disimpan itu ga berubah…Tetapi yang diubah LAI itulah yang dipakai dan babi jadi halal. Jadi anda memakai fatwa Bible yang diubah itu @ palsu.
==>Nah, udahhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh SETUJUKAN, yang TEKS BAHASA ASLINYA NGGA BISA DIUBAH.
Shahil:
Membanggakan yang asli ga diubah ga ada ertinya Boy kerna anda menolak kalimat asal babi dan menuruti kalimah perobahan babi hutan. Itu namanya mengubah kitab Tuhan.
CBoy:
ilah diubah menjadi Tuhan.
ar-rabb diubah menjadi Tuhan.
Mana 1 yang tepat@ Tuhan?
Nah, ini dikatakan mengubah!!! bukan terjemahan!!!
Shahil:
Udah jawab di atas…baca aja deh.
CBoy:
terjemahan literal, itu “babi”, terjemahan konteks, itu “babi hutan” (sebab tidak ada babi yang dipelihara oleh orang Yahudi pada zaman itu)
Shahil:
Ga boleh main liteal kek konteks kek Boy kerana menyalahi perintah Jesus. Jesus bilang “…supaya hukum Taurat itu berlaku”. Nah hukum Taurat ga boleh dirobah Boy…Ini jelas menolak perintah Jesus tuh.
Apa ketika merobah bila menterjemah, LAI ga lihatkah ayat Jesus itu?
CBoy:
Kedua-duanya tepat, mahu terjemahan “babi” silakan, mahunya “babi hutan” silakan.
Asal jangan ‘babi pelihara’ sebab ngga tepatttttttttttttttt!
Shahil:
Apabila dibilang babi hutan, ia bererti boleh makan babi pelihara Boy. Kerana sekarang hanya ada babi hutan dan babi pelihara.
Lemah bener anda dalam definisi nih…kesihan.
CBoy:
Atau spt dalam Al-Quran (secara perbandingan kasus ilah & ar-rabb), ‘babi’ diterjemahkan ‘ayam’, ’sapi’, ‘unta’ dll. Itu salah besarrrrrrrrrrrrrrrrrrr, itu namanya diubah!
Shahil:
Ga bener tuh Boy…jangan jadi anak-anak lho. Ayam dan ayam kampung samakah Boy?
Dalam analogi yang sama, apa bener Tuhan diterjemah sebagai manusia
CBoy:
Diterjemahkan ‘babi hutan’ secara konteks, itu khusus kerana zaman itu orang Yahudi tidak memelihara babi@ babi peliharaan. Maka, perintah jangan makan ‘khenzir”, itu secara logisnya bukan babi peliharaan. Itu lebih tepat babi hutan.
Shahil:
Saya bertanya, apa anda ini mementingkan kontekskah atau perilaku Jesus?
Jesus ga pernah makan babi kerna itu hukum Torat. Dan Jesus bilang “…supaya hukum Torat itu berlaku”. Makanya Jesus tidak makan babi kerana melaksanakan hukum Torat itu. Seharusnya anda mementingkan perilaku perbuatan Jesus sebagai hukum.
Ini ga…kok terjemah perobahan diikut…dihujah pula dengan literal dan konteks…apa Jesus hanya konteks untuk orang Israel? Kelihatannnya ya itu dan anda bukan pengikut Jesus kok Boy jika gitu…
Yang bener ialah jika Jesus bilang “hukum Torat” maka semua hukum Torat itu, dan ga boleh dirobah.
CBoy:
Waduh, itu hal mendasar. Maunya disuapi lagiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii.
Tukang bakso aje tau, masakan “pakar Bible” dari negara tetangga ngga tau?
Shahil:
Yang mendasar inilah yang harus anda perhatikan salah benarnya. Dan seharusnya anda melihat perilaku dan perintah Jesus kok Boy…
Saya agak heran ya, kelihatana pengikut bawahan kristen ini hanya menurut membuta tuli aja perbuatan pendeta mereka ga ada protes. Mengapa ya kira-kira Boy? Boleh jawab ga?
CBoy:
Menurut saya, ‘babi’ ato ‘babi hutan ialah terjemahan dari kalimat Ibraniyyah, ”khenzir’.
TEKS BAHASA ASLI TIDAK SAMA DENGAN TERJEMAHAN, SETEPAT MANAPUN, TEKS BAHASA ASLI LEBIH WIBAWA. MENGERTI NGGA?
Shahil:
Yang tepatnya babi adalah semua babi samada babi pelihara zaman sekarang, atau babi hutan zaman dahulu dan zaman sekarang. Dan ia harus dilihat secara literal kalimat bukan konteks. Dan lagi diperkuatkan oleh kata Jesus “…semua hukum Torat itu berlaku”.
Apa anda tidak melihat seluruh Bible? Apa mahu dipotong-potong?
CBoy:
Disuapiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiin lagi, disuapiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiin lagi.
Belajar darimana ‘pakar Bible” ini? Dari tukang buat dongeng barangkali? Masakan ‘pakar
Shahil:
Wah-wah panjangnya kalimaaaat…
Ini bukan dongeng Boy, ini koreksi kesalahan terjemah dari yang asli.
Apa itu dongeng Boy? Dongeng ialah yang ga ada diada-adakan. Maka babi hutan itu dongeng dalam Bible.
CBoy:
Bible” hasilnya cuman gini?
Waduh, ketipuan saya, sangkanya “pakar Bible” rupa2nya tukang buat satay yang sekali sekala mendengar khotbah di amsjid dari tukang dongeng.
Ha ha ha ha ha, ho ho ho ho…..oloooooooooooooooh akberrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrr.
Shahil:
Wah lagi panjangnya kalimaaaaaaaaaaaaat…
Ga nyambung…kalimat nada lama diulang.
CBoy:
Shahil: “anak” dan “anak Boy” itu umum kepada khusus kok ga faham…Jelas anda lemah dalam definisi nih.
CBoy:
Waduh…MEMBOHONG LAGI YA? Di Shahil Weblog, saudara biloang cuman ada Al-Kitab terjemahan bahasa Melayu, kok bisa bilang LAI yang salah?
Bagaimana sdr bisa tahu kalo sdr ngga punya LAI?
Nah, ketauan kan……………tukang buang angin busuk!
Shahil:
Sana di atas saya beri buktinya.
Kasus babi dan babi hutan, hujah2nya udah diberi secara TUNTAS. Tinggal baca dan faham.
CBoy:
Waduh, hal sesederhana gini masih mau repottttttttttttttttttttt.
Shahil:
Ini bukan sederhana Boy…beraaaaaaaaaaaat….Ini menjadi perobahan hukum. Semua babi haram jadi haram hanya babi hutan, babi lain boleh dibabat.
CBoy:
Ini dongeng-donging darimana? Daging babi diharamkan kepada semua kaum Bani Israel, apa jenis sekali pun termasuk babi hutan.
Sahhil:
Ayuh kita lihat sebab apa babi itu haram kepada umat kristen:
1) Sebab kalimat itu literal maka harus diertikan secara literal. Apabila udah literal maka konteks hanya jika ada sebab tertentu bukan sembarangan robah.
2) Babi adalah binatang berkuku belah dan tidak memamah biak. Sifat babi walau peluharaan kek atau babi hutan kek, semuanya sama. Babi pelihara hanya dikawal makannya tetapi jika dibiarkan lepas bebas dia sama sifatnya dengan babi hutan.
3) Maka babi adalah sama antara babi hutan atau babi pelihara kerana ia berkuku belah. Maka babi adalah haram tuntas dalam Bible asal atau yang diterjemah mengikut asal tanpa dirobah.
4) Keharaman babi adalah di dalam hukum Taurat. Hukum Taurat wajib dilaksanakan atas Firman Jesus “…aku datang supaya hukum Taurat itu berlaku…” dan “sesiapa yang menidakkan hukum Taurat dia adalah duduk di tempat paling rendah dalam syurga” dan “satu titikpun hukum Taurat tidak boleh diubah”.
Cboy:
Itu perintah Allah kepada kaum Bani Israel@ Yahudi di kitabnya mereka, Taurat!
Shahil:
Maka anda tidak sah menjadi pengikut Jesus kerana Jesus berkata “Aku dituts hanya keapda domba sesat bani Israel”.
Anda bukan pengikut Jesus tuntas. Apa komen anda? Boleh jawab ga? Saya tunggu.
CBoy:
Yang mengatakan babi itu bisa dimakan ialah Islam@ Muhammad.
Babi itu haram tapi kalo darurat, bisaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa.
Shahil:
Itu bukan Muhammad bilang tetapi ALLah. Dalam al-Quran menjelaskan “…melainkan jika kamu terpaksa dan dipaksa”.
Anda? Kok yang jelas haram dihalalkan.
Mahu contoh lain? Abraham disunat tetapi mayoritas kristen sekarang ga sunat. Dibilang pengikut agama Ibrahim…kok mengapa sunat Ibrahim ga diikut?
Omong kosong…
CBoy
Waduh, ketahuan ya…yang mengubah hukum ialah Si Mamad.
Shahil:
Itu bukan Muhammad bilang tetapi ALLah. Dalam al-Quran menjelaskan “…melainkan jika kamu terpaksa dan dipaksa”.
CBoy:
Kalo perintah itu haram ya tetap haram, sampai kiamat itu tetap haram, walau apa pun terjadi, itu tetap haram!!! Itu namanya TAAT SETIA. Masakan ketaatan@ kesetiaan bisa ditarik kembali kalo darurat?
Shahil:
Ini kelebihannya Islam dari mana-mana agama. Islam tidak memberatkan jika dharurah. Hukum haram tidak berubah menjadi halal tetapi memakannya dimaafkan oleh Tuhan tidak berdosa asal aja hanya untuk menyambung nyawa bukan sampe buncit perutnya.
Jika di dalam hutan ga ada makanan hanya ada babi dan daun kayu, Islam memberikan pilihan makan daun kayu. Jika tiada daun kayu boleh pilih samada menolak makan babi atau makan sedikit aja untuk menahan diri dari mati bukan makan sampai buncit perutnya.
Maka Islam tidak merobah hukum makan babi seperti anda suka-suka hati, babi hutan dihalal dengan merobah kalimat babi. Tetapi Islam membenarkan jika terpaksa. Al-Quran bilang “…jika kamu terpaksa dan dipaksa” dan “Tidak engkau diberati dengan syari’at yang tidak mampu engkau pikul”
Belajar dulu sistematikanya dong jika mahu ngomong. Dalam kristen ada sistematikanya ga? Kelihatannya ga ada, hanya bikin hujah konteks aja tuh…sedangkan babi dan babi hutan sama berkuku belah dan tidak memamah biak.
CBoy:
Kalo hukum ya tetap hukum, masakan bisa diubah hukumnya kalo darurat? Nah, yang mengubah2 hukum ialah muslimer!
Shahil:
Jawaban di atas, baca aja deh…
CBoy:
Yang bilang babi boleh dimakan kalo darurat, itu muslimer!
Shahil:
Yang merobah hukum makan babi itu kristener, dan yang menolak perintah Jesus supaya hukum Taurat itu berlaku itu kristener, yang mengikut ajaran Paulus yang bercanggah dengan perintah Jesus itu kristener dan yang mengaku umat Jesus walau Jesus berkata dia hanya diutus untuk 12 suku bani Israel itu kristener.
CBoy:
Udahlah, jangan BOHONG-BOHONG di sini. TIdak cukup ya, kebohongan Anda di Shahil Weblog. Tukar aje menjadi Shahil Webgoblok!!!
CBoy:
Saya tida apa-apa dengan perkataan anda itu.
Dalam Islam bilang jika menuduh orang dengan tuduhan yang tidak benar maka tuduhan itu kembali kepadanya.
Saya kira perkataan anda itu kembali kepada anda dengan bukti Bible anda sendiri. Paulus berkata “akal adalah kebodohan”. Ini bertentangan dengan prinsip kewajaran kejadian manusia yang dikurniakan akal.
Maka jelas Bible mengembalikan “goblok” itu kepada anda dengan fatwa Paulus.
Hati-hati ngomong Boy kerna ia akan kembali kepada anda dengan ajaran Bible anda sendiri…
CBoy:
Muslimer, buang angin busuk lagi ya?
Shahil:
Ga nyambung…anda asyik nyebut buang angin aja…apa-apan ini?
Saya kira anda hanya perlu jawab dan ga perlu nyebut gituan. Nanti air liur anda kering kok…
CBoy:
Udah dijelaskan secara TUNTAS, tinggal baca dan faham.
“Khenzir’ diterjemahkan ‘babi’, itu terjemahan literal.
“Khenzir” diterjemahkan ‘babi hutan’, itu terjemahan berdasarkan konteks! (tiada babi pelihara padazaman itu, maka ‘khenzir” yang dimaksudkan/difahami Bani Israel ketika itu ialah ‘babi hutan’)
Shahil:
5 hujah saya menolak perobahan babi kepada babi hutan dan menolak penghalalannya.
CBoy:
Jangan seperti Al-Quran, diberi perintah, jangan makan babi tapi bisa itu kalo darurat.
Ini mengubah hukum namanya.
Shahil:
Udah dijawab di atas, baca aja deh…
CBoy:
Hukum bisa diubah-ubah sesuai keadaan. Hukum yang bisa diubah-ubah sesuai keadaan bukanlah berasal dari langit@Tuhan.
Shahil:
Mahu ngeles kepada hukum Dharurat?
Apa ada hukum dharurat dalam kasus babi ini? Ga ada Boy…
Yang jelas anda dan pendeta anda merobahnya sesuka hati. Anda coba bermain hujah konteks sedangkan jasmani babi itu sama berkuku belah dan memamah biak. Maka babi pelihara dan babi hutan haram boy…
CBoy:
Itu hasil karangan@ pemikiran manusia. Itu kompromi namanya. Allah tidak bisa dikompromi, Firman Allah tidak bisa diuabh2 sesuai keadaan. Kata2 manusia bisa diubah2, bisa dikompromi.
Kata2 yang bisa diubah@ dikompromi kan kata2 Si Mamad.
Shahil:
Nah…kelihatannya ga bisa menjawab lagi kasus merobah babi kepada babi hutan dan menghalalkannya melalui perobahan kalimat tuh…
CBoy:
“BABI HUKUMNYA HARAM TAPI BISA DIMAKAN/MENJADI HALAL KALO DARURAT.”
Shahil:
Naaah ini lagi ngawur nih…
Saya bilang ia harus dan dimaafkan aja, bukan haram menjadi halal.
Ga boleh membaca apa anda ini?
CBoy:
Huakakakakak hahahahahahah hihihihiihihihi. Muslimer, perhatikan peringatan di atas!
Hati yang damai akan dibebaskan dari pembohongan Si Mamad.
Shahil:
Yang bener nih Boy…
Jawab tuntas kasus babi itu dulu. Saya udah beri hujah Bible anda ia haram kok.
CBoy:
Hati yang damai akan mencari kebenaran.
Shahil:
Percayakan Tuhan adalah manusia adalah pemaksaan keatas hati.
CBoy:
Kalimat ““mahamadiyim” dilam bahasa Ibraniyyah (ulang baca, bukan Arab, itu bahasa Ibraniyyah) yang ada di Kitab Kidung Agung (Al-Kitab Al-Muqqadesh menyebutnya Kitab Nasyid An-Nasyid) oleh para pendakyah Islam adalah bukti nama Muhammad tertulis/diramalkan di Kitab Kidung Agung.
Shahil:
Anda ga boleh menyamakan saya dengan mereka kok Boy…
Anda sekarang sedang berhadapan dengan saya.
CBoy:
Tapi, ada para pendakyah Islam (yang dangkal seperti Anda ini), kerana tidak pernah baca buku2 dakyah Islam langsung menyerang Kitab ini kerana menurutnya, isi kitab itu porno.
Shahil:
Lho jika Kidung Agung bukan kitab porno, saya udah berikan batu ujiannya. Coba anda panggil seorang remaja lelaki 16 tahun dan seorang remaja perempuan 16 tahun juga. Beikan Bible an bukakan Kidung Agung kepada mereka dan bilang “Ayuhlah kamu berdua, ini kitab Tuhan yang penuh pengajaran. Kamu bacalah nescaya kamu akan mendapat rahmat dan kelakuan kamu akan dibimbing”
Ayuh saya cabar anda melakukannya. Sampe sekarang anda dan rekan kristen anda gagal memberikan pengakuan untuk mencoba melakukannya.
Kira-kira apa mereka lakukan selepas membacanya bersama-sama? Lucu ya…
CBoy:
Nah, hujah saya. Kalimat ““mahamadiyim” ngga ada hubungannya dengan nama Muhammad.
““Mahamadiyim” bermaksud “wahai manisku”. Konteksnya ialah luahan cinta Nabi Sulaiman kepada Ratu Balqis@ Ratu Saba’ (menurut ahli tafsir).
Shahil:
Jadi apa-apaan itu dalam Kidung Agung? Novel?
CBoy:
Kalo benar ““mahamadiyim” ialah Muhammad, oke, silakan. Kitab porno@ Kidung Agung meramalkan kedatangan Muhammad . Kitab ini menurut Anda ialah kitab porno. Lalu saya tanya, apa sebabnya nama Muhammad ada dalam kitab porno ini? Siapakah yang berporno kalo bukan Muhammad! Nah, itu….bukan saya yang harus tunjukkan, itu tugas para pendakyah Islam. Menegerti ngga?
Shahil:
Sebenarnya saya tidak memerlukan hujah Bible anda untuk menyatakan Muhammad itu Nabi atau ga. Al-Quran dan Sunnah telah menjelaskan Muhammad adalah Rasul bermaksud “Bukanlah Muhammad itu bapa kepada dikalangan kamu tetapi dia adalah Rasul dan penutup segala nabi”
Dan saya tidak memerlukan dalil dari mana-mana gulungan bukan Islam untuk itu. Namun anda memang tidak percayakan al-Quran. Maka baik sekali anda membaca perkataan sarjana bukan Islam mengenai Muhamma:
MAHATMA GANDHI (Komentar mengenai karakter Muhammad di YOUNG INDIA ):
Pernah saya bertanya-tanya siapakah tokoh yang paling mempengaruhi manusia… Saya lebih dari yakin bahwa bukan pedanglah yang memberikan kebesaran pada Islam pada masanya. Tapi ia datang dari kesederhanaan, kebersahajaan, kehati-hatian Muhammad; serta pengabdian luar biasa kepada teman dan pengikutnya, tekadnya, keberaniannya, serta keyakinannya pada Tuhan dan tugasnya. Semua ini (dan bukan pedang ) menyingkirkan segala halangan. Ketika saya menutup halaman terakhir volume 2 (biografi Muhammad), saya sedih karena tiada lagi cerita yang tersisa dari hidupnya yang agung.
Sir George Bernard Shaw (The Genuine Islam,’ Vol. 1, No. 8, 1936.)
Jika ada agama yang berpeluang menguasai Inggris bahkan Eropa – beberapa ratus tahun dari sekarang,
Islam-lah agama tersebut.”
Saya senantiasa menghormati agama Muhammad karena potensi yang dimilikinya. Ini adalah satu-satunya
agama yang bagi saya memiliki kemampuan menyatukan dan merubah peradaban. Saya sudah mempelajari Muhammad sesosok pribadi agung yang jauh dari kesan seorang anti-kristus, dia harus dipanggil ’sang penyelamat kemanusiaan’
Saya yakin, apabila orang semacam Muhammad memegang kekuasaan tunggal di dunia modern ini, dia akan
berhasil mengatasi segala permasalahan sedemikian hingga membawa kedamaian dan kebahagiaan yang
dibutuhkan dunia: Ramalanku, keyakinan yang dibawanya akan diterima Eropa di masa datang dan memang ia telah mulai diterima Eropa saat ini.
Dia adalah manusia teragung yang pernah menginjakkan kakinya di bumi ini. Dia membawa sebuah agama,
mendirikan sebuah bangsa, meletakkan dasar-dasar moral, memulai sekian banyak gerakan pembaruan sosial
dan politik, mendirikan sebuah masyarakat yang kuat dan dinamis untuk melaksanakan dan mewakili seluruh
ajarannya, dan ia juga telah merevolusi pikiran serta perilaku manusia untuk seluruh masa yang akan d atang.
Dia adalah Muhammad (SAW). Dia lahir di Arab tahun 570 masehi, memulai misi mengajarkan agama kebenaran, Islam (penyerahan diri pada Tuhan) pada usia 40 dan meninggalkan dunia ini pada usia 63.
Sepanjang masa kenabiannya yang pendek (23 tahun) dia telah merubah Jazirah Arab dari paganisme dan pemuja makhluk menjadi para pemuja Tuhan yang Esa, dari peperangan dan perpecahan antar suku menjadi bangsa yang bersatu, dari kaum pemabuk dan pengacau menjadi kaum pemikir dan penyabar, dari kaum tak berhukum dan anarkis menjadi kaum yang teratur, dari kebobrokan kekeagungan moral. Sejarah manusia tidak pernah mengenal tranformasi sebuah masyarakat atau tempat sedahsyat ini �€” dan bayangkan ini terjadi dalam kurun waktu hanya sedikit di atas DUA DEKADE.”
MICHAEL H. HART (THE 100: A RANKING OF THE MOST INFLUENTIAL PERSONS IN HISTORY, New York, 1978)
Pilihan saya untuk menempatkan Muhammad pada urutan teratas mungkin mengejutkan semua pihak, tapi dialah satu-satunya orang yang sukses baik dalam tataran sekular maupun agama. (hal. 33). Lamar tine, seorang sejarawan terkemuka menyatakan bahwa: Jika keagungan sebuah tujuan, kecilnya fasilitas yang
diberikan untuk mencapai tujuan tersebut, serta menakjubkannya hasil yang dicapai menjadi tolok ukur
kejeniusan seorang manusia; siapakah yang berani membandingkan tokoh hebat manapun dalam sejarah modern dengan Muhammad?
Tokoh-tokoh itu membangun pasukan, hukum dan kerajaan saja. Mereka hanyalah menciptakan
kekuatan-kekuatan material yang hancur bahkan di depan mata mereka sendiri.
Muhammad bergerak tidak hanya dengan tentara, hukum, kerajaan, rakyat dan dinasti, tapi jutaan manusia di dua per tiga wilayah dunia saat itu; lebih dari itu, ia telah merubah altar-altar pemujaan, sesembahan,
agama, pikiran, kepercayaan serta jiwa… Kesabarannya dalam kemenangan dan ambisinya yang dipersembahkan untuk satu tujuan tanpa sama sekali berhasrat membangun kekuasaan, sembahyang-sembahya ngnya, dialognya dengan Tuhan, kematiannnya dan kemenangan-kemenang an (umatnya) setelah kematiannya; semuanya membawa keyakinan umatnya hingga ia memiliki kekuatan untuk mengembalikan sebuah dogma. Dogma yang mengajarkan ketunggalan dan kegaiban (immateriality) Tuhan yang mengajarkan siapa sesungguhnya Tuhan. Dia singkirkan tuhan palsu dengan kekuatan dan mengenalkan
tuhan yang sesungguhnya dengan kebijakan. Seorang filsuf yang juga seorang orator, apostle
(hawariyyun, 12 orang pengikut Yesus-pen.), prajurit, ahli hukum, penakluk ide, pegembali dogma-dogma
rasional dari sebuah ajaran tanpa pengidolaan, pendiri 20 kerajaan di bumi dan satu kerajaan spiritual, ialah
Muhammad. Dari semua standar bagaimana kehebatan seorang manusia diukur, mungkin kita patut bertanya: adakah orang yang lebih agung dari dia?”
(Lamar tine, HISTOIRE DE LA TURQUIE, Paris, 1854, Vol. II, pp 276-277)
Dunia telah menyaksikan banyak pribadi-pribadi agung. Namun, dari orang orang tersebut adalah orang yang sukses pada satu atau dua bidang saja misalnya agama atau militer. Hidup dan ajaran orang-orang ini
seringkali terselimuti kabut waktu dan zaman. Begitu banyak spekulasi tentang waktu dan tempat lahir
mereka, cara dan gaya hidup mereka, sifat dan detail ajaran mereka, serta tingkat dan ukuran kesuksesan
mereka sehingga sulit bagi manusia untuk merekonstruksi ajaran dan hidup tokoh-tokoh ini.
Tidak demikian dengan orang ini. Muhammad (SAW) telah begitu tinggi menggapai dalam berbagai bidang pikir dan perilaku manusia dalam sebuah episode cemerlang sejarah manusia. Setiap detil dari kehidupan pribadi dan ucapan-ucapannya telah secara akurat didokumentasikan dan dijaga dengan teliti sampai saat
ini. Keaslian ajarannya begitu terjaga, tidak saja oleh karena penelusuran yang dilakukan para pengikut
setianya tapi juga oleh para penentangnya.
Muhammad adalah seorang agamawan, reformis sosial, teladan moral, administrator massa, sahabat setia,
teman yang menyenangkan, suami yang penuh kasih dan seorang ayah yang penyayang – semua menjadi satu. Tiada lagi manusia dalam sejarah melebihi atau bahkan menyamainya dalam setiap aspek kehidupan tersebut – hanya dengan kepribadian seperti dialah keagungan seperti ini dapat diraih.”
K. S. RAMAKRISHNA RAO, Professor Philosophy dalam bookletnya, “Muhammad, The Prophet of Islam”
Kepribadian Muhammad, hhmm sangat sulit untuk menggambarkannya dengan tepat. Saya pun hanya bisa
menangkap sekilas saja: betapa ia adalah lukisan yang indah. Anda bisa lihat Muhammad sang Nabi, Muhammad sang pejuang, Muhammad sang pengusaha, Muhammad sang negarawan, Muhammad sang orator ulung, Muhammad sang pembaharu, Muhammad sang pelindung anak yatim-piatu, Muhammad sang pelindung hamba sahaya, Muhammad sang pembela hak wanita, Muhammad sang hakim, Muhamad sang
pemuka agama. Dalam setiap perannya tadi, ia adalah seorang pahlawan.
Saat ini, 14 abad kemudian, kehidupan dan ajaran Muhammad tetap selamat, tiada yang hilang atau berubah sedikit pun. Ajaran yang menawarkan secercah harapan abadi tentang obat atas segala penyakit kemanusiaan yang ada dan telah ada sejak masa hidupnya. Ini bukanlah klaim seorang pengikutnya tapi juga sebuah simpulan tak terelakkan dari sebuah analisis sejarah yang kritis dan tidak bias.
PROF. (SNOUCK) HURGRONJE:
Liga bangsa-bangsa yang didirikan Nabi umat Islam telah meletakkan dasar-dasar persatuan internasional
dan persaudaraan manusia di atas pondasi yang universal yang menerangi bagi bangsa lain.
Buktinya, sampai saat ini tiada satu bangsa pun di dunia yang mampu menyamai Islam dalam capaiannya
mewujudkan ide persatuan bangsa-bangsa.
Dunia telah banyak mengenal konsep ketuhanan, telah banyak individu yang hidup dan misinya lenyap menjadi legenda. Sejarah menunjukkan tiada satu pun legenda ini yang menyamai bahkan sebagian dari apa yang Muhammad capai. Seluruh jiwa raganya ia curahkan untuk satu tujuan: menyatukan manusia dalam pengabdian kapada Tuhan dalam aturan-aturan ketinggian moral. Muhammad atau pengikutnya tidak pernah dalam sejarah menyatakan bahwa ia adalah putra Tuhan atau reinkarnasi Tuhan atau seorang jelmaan Tuhan dia selalu sejak dahulu sampai saat ini menganggap dirinya dan dianggap oleh pengikutnya hanyalah sebagai seorang pesuruh yang dipilih Tuhan.
THOMAS CARLYLE in his HEROES AND HEROWORSHIP
(Betapa menakjubkan) seorang manusia sendirian dapat mengubah suku-suku yang saling berperang dan kaum nomaden menjadi sebuah bangsa yang paling maju dan paling berperadaban hanya dalam waktu kurang dari dua decade.
“Kebohongan yang dipropagandakan kaum Barat yang diselimutkan kepada orang ini (Muhammad) hanyalah
mempermalukan diri kita sendiri.
S esosok jiwa besar yang tenang, seorang yang mau tidak mau harus dijunjung tinggi. Dia diciptakan untuk
menerangi dunia, begitulah perintah Sang Pencipta Dunia.
EDWARD GIBBON and SIMON OCKLEY speaking on the profession of ISLAM write:
Saya percaya bahwa Tuhan adalah tunggal dan Muhammad adalah pesuruh-Nya adalah pengakuan
kebenaran Islam yang simpel dan seragam. Tuhan tidak pernah dihinakan dengan pujaan-pujaan kemakhlukan; penghormatan terhadap Sang Nabi tidak pernah berubah menjadi pengkultusan berlebihan; dan prinsip-prinsip hidupnya telah memberinya penghormatan dari pengikutnya dalam batas-batas akal dan agama
(HISTORY OF THE SARACEN EMPIRES, London, 1870, p. 54).
Muhammad tidak lebih dari seorang manusia biasa. Tapi ia adalah manusia dengan tugas mulia untuk menyatukan manusia dalam pengabdian terhadap satu dan hanya satu Tuhan serta untuk mengajarkan hidup yang jujur dan lurus sesuai perintah Tuhan. Dia selalu menggambarkan dirinya sebagai hamba dan pesuruh Tuhan dan demikianlah juga setiap tindakannya.
SAROJINI NAIDU, penyair terkenal India (S. Naidu, IDEALS OF ISLAM, vide Speeches & Writings, Madras, 1918, p. 169):
Inilah agama pertama yang mengajarkan dan mempraktekkan demokrasi; di setiap masjid, ketika
adzan dikumandangkan dan jemaah telah berkumpul, demokrasi dalam Islam terwujud lima kali sehari ketika
seorang hamba dan seorang raja berlutut berdampingan dan mengakui: Allah Maha Besar… Saya terpukau lagi dan lagi oleh kebersamaan Islam yang secara naluriah membuat manusia menjadi bersaudara.
DIWAN CHAND SHARMA:
Muhammad adalah sosok penuh kebaikan, pengaruhnya dirasakkan dan tak pernah dilupakan orang-orang
terdekatnya. (D.C. Sharma, THE PROPHETS OF THE EAST, Calcutta, 1935, pp. 12)
James A. Michener, “Islam: The Misunderstood Religion,” in READER’S DIGEST (American edition), May 1955, pp. 68-70.
Muhammad, seorang inspirator yang mendirikan Islam, dilahirkan pada tahun 570 masehi dalam masyarakat Arab penyembah berhala. Yatim semenjak kecil dia secara khusus memberikan perhatian kepada fakir miskin, yatim piatu dan janda, serta hamba sahaya dan kaum lemah. Di usia 20 tahun, dia sudah menjadi seorang pengusaha yang sukses, dan menjadi pengelola bisnis seorang janda kaya. Ketika mencapai usia 25, sang majikan melamarnya. Meski usia perempuan tersebut 15 tahun lebih tua Muhammad menikahinya dan tetap setia kepadanya sepanjang hayat sang istri.
Seperti halnya para nabi lain, Muhammad memulai tugas kenabiannya dengan sembunyi2 dan ragu2 karena menyadari kelemahannya. Tapi Baca adalah perintah yang diperolehnya, -dan meskipun sampai saat ini diyakini bahwa Muhammad tidak bisa membaca dan menulis dan keluarlah dari mulutnya satu kalimat yang akan segera mengubah dunia: Tiada tuhan selain Allah.
“Dalam setiap hal, Muhammad adalah seorang yang mengedepankan akal. Ketika putranya, Ibrahim, meninggal disertai gerhana dan menimbulkan anggapan ummatnya bahwa hal tersebut adalah wujud rasa belasungkawa Tuhan kepadanya, Muhammad berkata: Gerhana adalah sebuah kejadian alam biasa,
adalah suatu kebodohan mengkaitkannya dengan kematian atau kelahiran seorang manusia.
“Sesaat setelah ia meninggal, sebagian pengikutnya hendak memujanya sebagaimana Tuhan dipuja, akan tetapi penerus kepemimpinannya (Abu Bakar-pen.) menepis keinginan ummatnya itu dengan salah satu pidato relijius terindah sepanjang masa: Jika ada diatara kalian yang menyembah Muhammad, maka ketahuilah bahwa ia telah meninggal. Tapi jika Tuhan-lah yang hendak kalian sembah, ketahuilah bahwa Ia hidup selamanya. (Ayat terkait: Q.S. Al Imran, 144 – pen.)
W. Montgomery Watt, MOHAMMAD AT MECCA , Oxford , 1953, p. 52.
Kesiapannya menempuh tantangan atas keyakinannya, ketinggian moral para pengikutnya, serta pencapaiannya yang luar biasa semuanya menunjukkan integritasnya. Mengira Muhammad sebagai seorang penipu hanyalah memberikan masalah dan bukan jawaban. Lebih dari itu, tiada figur hebat yang digambarkan begitu buruk di Barat selain Muhammad
Annie Besant, THE LIFE AND TEACHINGS OF MUHAMMAD, Madras , 1932, p. 4.
“Sangat mustahil bagi seseorang yang memperlajari karakter Nabi Bangsa Arab, yang mengetahui bagaimana ajarannya dan bagaimana hidupnya untuk merasakan selain hormat terhadap beliau, salah satu utusan-Nya. Dan meskipun dalam semua yang saya gambarkan banyak hal-hal yang terasa biasa, namun setiap kali saya membaca ulang kisah-kisahnya, setiap kali pula saya merasakan kekaguman dan penghormatan kepada sang Guru Bangsa Arab tersebut.”
Bosworth Smith, MOHAMMAD AND MOHAMMADANISM, London , 1874, p. 92.
Dia adalah perpaduan Caesar dan Paus; tapi dia adalah sang Paus tanpa pretensinya dan seorang caesar tanpa Legionnaire- nya: tanpa tentara, tanpa pengawal, tanpa istana, tanpa pengahasilan tetap; jika ada seorang manusia yang pantas untuk berkata bahwa dia-lah wakil Tuhan penguasa dunia, Muhammad lah orang itu, karena dia memiliki kekuatan meski ia tak memiliki segala instrument atau penyokongnya.
John William Draper, M.D., L.L.D., A History of the Intellectual Development of Europe, London 1875, Vol.1, pp.329-330
Empat tahun setelah kematian Justinian, pada 569 AD, telah lahir di Mekkah Arabia seorang manusia yang sangat besar pengaruhnya terhadap ummat manusia
John Austin, “Muhammad the Prophet of Allah,” in T.P.. ’s and Cassel ’s Weekly for 24th September 1927 .
Dalam kurun waktu hanya sedikit lebih dari satu tahun, ia telah menjadi pemimpin di Madinah. Kedua tangannya memegang sebuah tuas yang siap mengguncang dunia.
Professor Jules Masserman
Pasteur dan Salk adalah pemimpin dalam satu hal (intelektualitas- pen). Gandhi dan Konfusius pada hal lain serta Alexander, Caesar dan Hitler mungkin pemimpin pada kategori kedua dan ketiga (reliji dan militer pen.).
Jesus dan Buddha mungkin hanya pada kategori kedua. Mungkin pemimpin terbesar sepanjang masa adalah Muhammad, yang sukses pada ketiga kategori tersebut. Dalam skala yang lebih kecil Musa melakukan hal yang sama
Nah, anda boleh komentar satu persatu tulisan pendeta dan serjana bukan Islam di atas.
Saya tunggu…
CBoy
Shahil: Muhammad dan Muhammadiyyin itu beda Boy…Muhammad itu khas “Nabi Muhammad” daan Muhammadiyyin itu umum “pengikut Muhammmad” / oran yang ramai beernama Muhammad”.
Betulllllllllllllllllllllllllllllllll, Muhammad dan Mahamadiyim itu berbeda.
Mahamadiyim ialah kalimat yang terdapat di Kidung Agung, yang maksudnya ialah “Wahai manisku”.
Muhammmad (Arab) ialah nama seorang yang klaim “nabi” di Al-Quran.
Shahil:
Jadi apa masalah besar nada?
CBoy:
Yang kamu nulis “Muhammadiyyin” itu apa-apaan?
Saya nulis ‘mahamadiyyim”!
Nah, siapa yang bengung!!!!!!@ tolollllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllll!
Shahil:
Saya tidak apa-apa dan tidak akan menjadi tolol dengan cercaan anda. Namun saya udah berikan bahawa andalah yang (maaf) tolol.
Ayuhlah, anda ga beri satupun komentar terhadapa dakwaan saya bahawa anda mengimani fatwa Paulus “akal adalah kebodohan” dan “falsafah adalah sesat”. Ia ada didalam Bible anda. Jelas andalah yang memperbodohkan diri dengan fatwa itu.
CBoy:
Nah, Anda udah SETUJU banget bahawa ‘mahamadiyyim’ dalam Kitab Kidung Agung bukan nama “Muhammad’ dalam Al-Quran.
Shahil:
Nah mahu ngeles kepada pendakwah Islam yang lain?
Anda berhadapan dengan hujah saya Boy. Dan saya tidak nyinggung sedikitpun dengan pendapat yang lain itu.
Oh bagus juga ya jika saya bertanya, apakah maksud “seorang Nabi seperti Musa…” itu? Boleh jelaska ga “…seperti Musa”? Saya tunggu.
CBoy:
Pengakuan kamu:
1) bercanggah dengan para pendakyah Islam bahawa nama Muhammad ada di Kitab Kidung Agung@ Kitab Porno (menurut Anda). Huakakkakakaka…
2) yang tidak setuju bahawa kalimat “mahamadiyyim” sama dengan nama “Muhammad’ dalam Al-Quran membuktikan bahawa Al-Kitab tidak pernah/ada meramal “Nabi” pedolphia itu!
Nah, mikirnya harus gituuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuu.
Shahil:
Saya belum menyinggung bab itu dan pendapat pendakwah Islam itu bukan al-Quran. Mereka hanya mengoreksi Bible anda aja.
Klihatannya anda udah gagal membantah perobahan babi kepada babi maka mahu membabitkan pendakwah Islam lain sebagai hujah bantahan.
Ayuh jealaskan siapa nabi “seperti Musa” itu. Saya tunggu.
CBoy:
Ngga pas sama Al-Quran kan sebab kalimat itu ada di apa yang dikatakan oleh muslimer, kitab porno Kidung Agung! Masakan kitab porno menyebut-nyebut nama Muhammad? Apakah Si Mamad itu sutradara yang membuat-buat aksi lucahhhhhhhhhhhhhhhh@ porno di Kidung Agung? Haukakakaka, itulah udah dibilang, mikir dulu, jangan asal nulis!
Shahil:
Nah kelihatan anda udah menyetujui Kiding Agung Kitab lucah.
Syukur…hanya nunggu anda tinggalkan aja…
Shahil:
Saya belum lagi nyinggung hal itu kok…sabar dulu…
Coba berikan ayat Bible yang menyebut “Muhammad”…Boleh ga?
Bengung…ngotot apa sdr! Mana ada nama “Muhammad” di Al-Kitab?
Kalo ngga ada, gimana?
Shahil:
Ga ada bermakna al-Quran tidak menjiplak Bible seperti kata anda dan rekan anda.
CBoy:
Menurut para pendakyah Islam, kalimat itu sama dengan nama Muhammad (bunyinya).
Itu menurut saya, ngga nyambung, perbandingan berdasarkan bunyi, tapi artinya dan konteksnya ngga ada hubungan dengan Si Mamad.
Kalimat “mahadiyyim” (Ibraniyyah) diterjemahkan ialah “weahai manisku” , mengerti ngga?
Shahil:
Kelihatan semakin jelas mahu ngeles kepada pendakwah Islam pula.
Ga nyambung dari thread babi kepada babi hutan nih…
CBoy:
Ketahuan ya, level sdr…NOLLLLLLLLLLLLLLLL dalam ilmu debat. Heran ya…pengetahuan ttg agama Kristen oleh orang Islam Indonesia jauh lebih baik dari Malaysia. Di Malaysia, ‘pakar-pakar Bible’ cuman bisa buang angin busuk ketimbang rakan-rakan mereka di sini. Di Malaysia, ‘pakar-pakar Bible” belajar dari tukang2 dongeng ketimbang rakan2 mereka di sini.
Shahil:
Saya heran ya, kok mengapa pakar Bible lagi kayak pendeta ini suka bener mencerca? Kalau kehabisan hujah hanya berkata “toloooooooooool/noooooooooooool”. Dan mengapa ya hujah dongeng gagal dibantah oleh orang yang kayak pendeta ini?
Kalau demikian, logiknya anak sekolah dasar membikin pendeta berkeringat nih…
CBoy:
Konteks ayat tersebut berhubungan dengan luahan cinta Nabi Sulaiman kepada kekasihnya (mungkin Ratu Balqis@ Ratu Saba”) dengan memuju-muji kecantikkannya, Antaranya “…wahai manisku…” Ngga ada yang porno itu!
Shahil
Lho jika Kidung Agung bukan kitab porno, saya udah berikan batu ujiannya. Coba anda panggil seorang remaja lelaki 16 tahun dan seorang remaja perempuan 16 tahun juga. Beikan Bible an bukakan Kidung Agung kepada mereka dan bilang “Ayuhlah kamu berdua, ini kitab Tuhan yang penuh pengajaran. Kamu bacalah nescaya kamu akan mendapat rahmat dan kelakuan kamu akan dibimbing”
Ayuh saya cabar anda melakukannya. Sampe sekarang anda dan rekan kristen anda gagal memberikan pengakuan untuk mencoba melakukannya.
Kira-kira apa mereka lakukan selepas membacanya bersama-sama? Wah suspen tuh ya…
CBoy:
Luahan cinta Nabi Sulaiman kepada kekasihnya itu dilambangkan dengan cintanya kepada rakyat yang diperintahnya@ umatnya.
Kitab itu juga melambangkan cinta Allah kepada umatnya (Bani Israel).
Shahil:
Ga bernada porno yaaa…
Ayuh Coba anda berikan Bible Kidung Aggung itu kepada anak remaja…Anda panggil satu lelaki 15 tahun dan perempuan 14 tahun dan suruh mereka membaca Kidung Agung bersama-sama. Kira-kira apa terjadi Boy? Apa kira-kira mereka akan terus ke gereja sembhanyang?
Ngga ada itu. Kidung Agung itu kan kitab syair, maka ngga bisa dibaca gitu aje. Maknanya amat mendalemmmmmmmmmm. Harus liat makna tersiratnya. Nah, gitu.
Shahil:
Wah-wah makna tersirat kononnya…
Apa mampu anda dan pendeta anda pergi kepada wanita tuna susila dan berkata “Nih, Kidung Agung bukan porno ya tetapi mempunyai maksud mendalam (dan anda boleh beri apa aja maksud mendalam itu). Maksudnya rayuan cinta Sulaiman kepada Balqis. Jangan fikir porno ya. Ayuh baca dan anda akan dapat kebahagian selepas ini”.
Mampu ga? Coba beri pengakuan…Saya tunggu.
CBoy:
Waduh, otaknya muslimer mulai 1 sampai …..mikirnya sekssssssssssss.
Shahil:
Nah, Kiding Agung gagal mengatasi masalah seks bejat Barat.
Tahukah anda, di England institusi agama kristen menarik diri dari apa juga bantahan tentang seks bejat. Yang jelas berusaha memperbaiki kelakuan ini ialah Islam dan Yahudi.
Mengapa ya? Kerna institusi agama Kristen khawatir Kidung Agung akan digunakan sebagai senjata menikam kristen kembali oleh pelaku seks bejat itu.
CBoy:
Ya udah, otaknya gitu, gimana lagi? Kan “nabi’ nya tukang ngembat segala.
Shahil:
Nabi kami nikah Boy walau empat.
Bible anda menggambarkan Solomon bergundik tanpa nikah 300 orang (walau kami tidak mempercayainya). Jadi kamu mengapa ga meniru “setiap kalimat dalam al-kitab” anda itu. Yang jelas kristen Barat menirunya. Yang mana itu? Tanyalah Boy? Incest anak oweki ayah…dari kesah Lot lho.
CBoy:
Kitab ini dipelihara oleh umat Kristen kerana ia juga melambangkan cinta Allah (Yesus) kepada umat-Nya (umat Kristen).
Shahil:
Lambang aja apa gunanya jika anda dan pendeta anda ketakutan untuk menggunakannya membasmi wanita tuna susila…
Ayuh berikan pengakuan dan analogi kesannya jika anda berikan Kidung Agung kepada wanita tuna susila itu. Saya tunggu.
Shahil:
Terbukti Bible tidak terpelihara Boy…
O iya, mana buktinya?
Shahil:
Lho kok ga tahu…
Ini saya berikan contoh:
1) RCV>KJV>ASV>CEV. Yang mana benar antaranya Boy?
2) Protestan membuang 7 surah dari RCV. Yang mana benar Boy?
3) Babi hutan dan babi pelihara keduanya berkuku belah dan diharamkan. Jadi anda bagaimana Boy? Mahu padamkan pula kalimat “berkuku belah dan memamah biak itu”? Yang bener nih Boy…
CBoy:
Buang angin busuk lagi ya? Mas, makannya biar yang bergizi, ikut urutan waktu. Makna tersiratnya, belajar, biar yang benar, jangan dari tukang dongeng.
Shahil:
Kalimat ini ga masuk thread babi>babi hutan. Inilah yang sebenarnya kalimat dongeng Boy.
CBoy:
Jika dipelihara ga ada yang berani menterjemah dengan perobahan kalimat, yang membawa perobahan hukum tuh…
Shahil:
Jesus ga pernah makan babi. Hukum haram babi ada dalam hukum Torat. Jesus bilang “…hukum Taurat itu harus berlaku”. Paulus bilang “yang masuk mulut halal yang keluar dari badan haram”. Jadi Paulus merobah perintah Jesus.
Jelas tuh Boy…apa anda ga baca Bible secara keseluruhan? Kelihatan main sepotong-sepotong…ga suka tinggal yang suka ambil. Contohnya lagi “nubuat al-Kitab hingga nabi sekian-sekian…yang hujung ayat tangan ganti tangan ga ditulis”.
Yang bener nih Boy…
CBoy:
Ngga ada, ngga. TEKS ASLINYA TERPELIHARA/TIDAK BISA DIUBAH.
Terjemahan bukan teks asli. Sehebat mana pun, setepat manapun terjemahan, kita tidak bisa klaim itu TEKS ASLI.
Shahil:
Nah jika teks asli ada, ya pake yang asli itu…ini kok yang dirobah dipake…
Yang asli anda boleh claim dari Tuhan dan yang dirobah ya oleh manusia kok (LAI). Apa LAI itu Tuhan?
CBoy:
Terjemahan yang salah@ ngga tepat bisa dikoreksikan dengan merujuk/mencheck TEKS ASLI.
Makanya, usaha memanupulasikan Firman Allah pasti gagal.
Shahil:
Apa anda dan LAI ga merujuk teks asli untuk merobah babi kepada babi hutan? Apa LAI ga merujuk babi semuanya berkuku belah dan memamah biak?
CBoy:
Coba sdr terjemahkan Al-Kitab. Tidak bisa kalo sdr tidak menguasai bahasa Ibraniyyah-Aramiyyah-Yunaniyyah. Akan terkesan banyak kesalahan.
Shahil:
Kalo anda bisa menugasai bahawa Ibrani, mengapa anda menuruti teks LAI yang dirobah itu?
Apa-apaan anda ini?
CBoy:
Makanya, hujah Anda di atas ngga nyambung ini. Makin lama makin bercelaruuuuuu hujah
Shahil:
Ga nyambung?
Saya mengcounter semua hujah jawaban anda secara logika dan dengan Bible anda sendiri kok.
CBoy:
Pokoknya TEKS ASLINYA ADA, dakyah dan rencana jahat sdr akan keliatan.
Shahil:
Bukan saya aja yang tahu reviseb dan perobahan ini Boy tetapi seluruh dunia.
Protestan membuang 7 surah RCV semua orang tahu. LAI merobah babi kepada babi hutan semua orang tahu. Kepornoaan Kidung Agung juga semua orang tahu.
Ada baiknya dan baca perkataan pendeta anda ini:
George Bernard Shaw seorang pemikir besar Inggeris, setelah meneliti Bible mengatakan “Bible adalah kitab yang paling merbahaya di muka bumi. Jagalah kitab tersebut dalam almari berkunci. Letakkan ia ditempat tinggi yang tidak dapat dicapai oleh kanak-kanak dan laranglah anak-anak anda dari membacanya”.
Dalam majalah The Plain Truth, sebuah terbitan “World Churh of Tomorrow” dalam satu artikalnya mengatakan “Banyak badan-badan penapis akan memberikan rating X kepada Bible”.
Saya tunggu komentar anda…copy paste yah…
CBoy:
Shahil:Yang asli hanya disimpan.
TEKS ASLINYA ADA DI INTERNET JUGA. GOOGLE AJE.
Shahil:
Bikin apa ada di google? Apa LAI merujuk di goodle? Jika LAI merujuk di google udah lama LAI melemparkan terjemah palsunya ke dalam kali dan meminta ampun kepada anda.
CBoy:
Yang asli bilang “jangan makan babi”, maka semua babi haram.
Betulllllllllllllllllllllllllllllllll perintah diberikan kepada kaum Bani Israel di Kitab Taurat. Haram itu bagi Bani Israel. Bukan itu saja, sila baca perintah ini di Taurat:
“Dan inilah yang diharmkan bagimu sebagi makanan…: UNTA…DEmikian juga BABI…”
Shahil:
Jadi yang LAI itu apa? Unta hutan?
(Imamat 14:4, 7).
Nah, bukan aje BABI itu HARAM, UNTA juga HARAMMMMMMM.
Shahil:
Jangan ngeles Boy…
Yang dirobah ialah babi kepada babi hutan…Ga ada unta kepada unta hutan tuh…
CBoy:
Heran, Si Mamad tetap haramkan BABI tapi DIHALALKAN UNTA , padahal dalam syariat
Shahil:
Apa hairan kerana jelas klafisikasinya binatanga haram dan halal…babi harammmm dan unta halaaaal…
Anda ini lain pula…jelas haram jadi halal dengan merobah kalimat.
Tetapi LAI kelihatan lupa yah…berkuku belah dan memamah biak ga dirobah menjadi berkuku lima dan memamah nasi…
CBoy:
Gimana sih, yang ubah hukum Tuhan bukan orang Kristen tapi Si Mamad.
Babi dan unta haram bagi Bani Israel@ Yahudi.
Babi haram tapi unta halal menurut Si Mamad.
Shahil:
Jangan ngeles Boy…
Babi duluan kasi selesai kerana ia ada perobahan dari babi>babi hutan…Unta ga masuk thread kerana tiada unta>unta hutan. Jangan memperlihatkan kerendahan hujah boy…
Bible mengharamkan babi kerana anda percaya Hukum Torat dari Tuhan kepada Musa. Dan ia diarahkan “…ia berlaku” oleh Jesus.
Haram babi dan haram juga unta itu Bible kamu kok cuba dingeleskan kepada al-Quran…Yang bener berhujah nih Boy…nanti pembaca mentertawakan anda…
Maka halal dan haram unta untuk anda ngeleskan hujah ga masuk thread Boy.
CBoy:
Sekarang anda dan yang lain menggunakan terjemahan yang dirobah.
Maka anda makan babi dan hukum asli anda tinggalkan kok.
Perintah tidak makan babi itu khusus untuk Bani Israel@ Yahudi. Perintah itu ada di Kitab Taurat, Imamat 14:7. KItab Taurat ialah Kitab untuk Bani Israel@ Yahudi.
Shahil:
Lho Jesus bilang “…jangan kamu sangka aku datang untuk menghapuskan hukum Torat tetapi aku datang supaya ia berlaku”. Jadi jelas Boy haram babi harus dilaksanakan, jangan dimakan babi itu.
Jika anda menolak bermakna anda menolak hukum dan perintah Jesus. Lupa pula saya yah…anda emang bukan dari 12 suku bani Israel kok…makanya anda bukan pengikut Jesus.
Shahil:
Kitab orang Kristen ialah Kitab Perjanjian Baru (Injil2 dan surat2 para hawariyyun dan para tabiin). Bisa tunjukkan ada perintah untuk makan babi di sana? Bisa? Ada? Silakan.
Shahil:
Jadi Perjanjian Lama itu harus dibuangkah dari Bible?
Apa adakah Jesus bilang “…aku datang supaya Perrjanjian Baru itu berlaku” seperti katanya terhadap hukum Torat? Ga ada Boy…Ia ciptaan hawariyyun anda itu…Contoh besar salahnya ialah Jesus ga pernah mengaku Tuhan tetapi Paulus yang bukan hawariyyun mencipta doktrin Jesus Tuhan dalam trinity. Ga ada diajar Jesus tuh…
CBoy:
Nah, yang mengubah2 hukum Allah ialah Si Mamad. Di Kitab Taurat, babi dan unta diharamkan.
Shahil:
Tuntaskan babi>babi hutan berkuku belah dan memamah biak itu…
Unta ga masuk thread kerana tiada unta>unta hutan.
CBoy:
Kok, bisa Si Mamad bilang hanya yang babi haram, yang unta itu halal. Kahkahkahkah.
Benarrrrrrrrrrrrkan, hati yang damai pasti tidak akan mengikut pembohongan ini!
Shahil:
Nah ini buktinya Muhammad ga meniru Bible Boy…jika meniru harus ia bilang unta juga haram.
Lucunya deh anda ini…
CBoy:
Masing2 kelompok ajaran sesat@ bidat Kristen ada Al-Kitab terjemahan mereka.
Kaum liberal juga ada. Shahil:Jadi yang diterjemah LAI itu bidat? Jadi LAI itu sesat?
Yang bener niiiiih….
PERINGATAN: Sila baca maksud lawan bicaramu.
Shahil:
Saya bertanya LAI itu kelompok bidatkah?
Kok sukar benar faham nih soalan…Fahami soalan lawan bicaramu…
CBoy:
Al-Kitab dari TEKS ASLI banyak diterjemahkan oleh kelompok2 ajaran@bidat Kristen, juga golongan Kriste liberal. Terjemahan mereka SALAH kerana kalimat2 disesuaikan dengan fahaman/iktikad mereka bukan iktikad rasmi Al-Kitab/Gereja. Bagaimana bisa tahu SALAH?
Kerana ADANYA TEKS ASLI. CHECK AJE DI SANA.
Shahil:
Yang diterjemah LAI itu udah dicheck apa belum Boy? Coba jawab…saya tunggu…
CBoy:
Dan sudah disepakati oleh para penerjemah Al-KItab (Yang Rasmi, Sahih dan Muktabar) bhw terjemahan mereka SALAH.
Antaranya ialah New World Translation of the Holy Scriptures! Al-Kitab terjemahan bahasa Inggeris golongan bidat/ajaran sesat, Saksi-saksi Yehuwa.
Shahil:
Katanya terjemahan mereka itu juga oleh pendeta handalan kok. Jadi mereka juga punya tafsir sendiri dengan hujah sendiri. Jadi gimana boleh dikatakan mereka salah?
Coba berikan satu sistematika untuk menentukan mereka salah Boy…Boleh ga…saya tunggu.
CBoy:
LAI iaitu Lembaga Al-Kitab Indonesia iaitu Al-Kitab terjemahan bahasa Indonesia yang disepakati sebagai terjemahan Rasmi, Sahih dan Muktabar.
Shahil:
Lucu deh anda ini…kok yang merobah kalimat hingga babi jadi halal, dibilang muktabar…
Kayaknya kesalahan udah jadi kebenaran nih Boy…oh ya imani aja ya…
CBoy:
Ngga ada SESAT itu? Al-Kitab ini diterima pakai dan diguna pakai oleh semua Gereja Rasmi.
Shahil:
Apa Bible Protestant itu dipakai di gereja RC? Protestan juga mengetakan 7 surah dalam Bible RC itu bidat apa? Maka mengikut Protestan, dalam Bible RC ada bidat.
CBoy:
Tapi semua ini palsu atau ngga, bisa dicheck dengan merujuk TEKS ASLI. Shahil: Jadi yang dirobah LAI itu ga dichekck apa?
Mahu check apa? Apa yang salah? Apa yang diubah? (udah diminta tunjukkan kalimat/ayatnya, malahan ngotot) Ngga ada salah itu? Ada salah? Ada? Tolong berikan ayatnya?
Bisa? Silakan?
Shahil:
Lho kok kayak mimpi anda ini…
Udah nyata babi dirobah kepada babi hutan itu apa?
CBoy:
Buang angin busuk lagi ya?
Shahil:
Kalimat ga ada nilai debate nih…
CBoy:
Mas, tinggal baca dan faham. Selebihnya itu ialah buang angin busukkkkkkkkkk.
Huakakakakaka…
Shahil:
Ga ada nilai debat tuh.
CBoy:
LAI? Apa masalah dengan lain? Palsu? Sila tunjukkan, jangan asal nulis!
Waduh, bila saya bilang “yang dirobah itu palsu namanya.”? Tidak bisa jawap, BOHONGGGGGGGGGG TRUSSSSSSSS.
Shahil:
Yang menepati asal dan yang dipalsukan LAI itu ada di atas sana. Baca aja.
CBoy:
TEKS ASLI TIDAK BISA DIUBAH!
Shahil:
Lho apa masalahnya?
CBoy:
TEKS ASLI DITERJEMAHKAN ke bahasa-bahasa lain. Sebaik manapun terjemahan, tidak bisa setanding TEKS ASLI.
Shahil:
Apa-apaan anda ini? Kok kelihatan lemah pula dalam definisi “setanding”. Setanding itu ertinya jika mutu dan ertinya sama. Kalo udah dirobah dan jadi berobah hukumnya itu bukan setanding lagi Boy, itu palsu.
CBoy:
Teks terjemahan tidak diubah tapi diterjemah. Tidak dipalsukan tapi diterjemahkan.
Shahil:
Laho ini lagi kesalahan definisi…ga bisa bedakan antara terjemah ga dirobah dan terjemah dirobah…
Diterjemah ga dirobah ialah jika khinzer dalam bahasa Ibrani diterjemah kepada babi dalam bahasa Indo. Yang dirobah ialah jika khinzer dalam bahasa Ibrani itu dirobah kepada babi hutan, dan inilah yang dibikin LAI.
CBoy:
Memang ada usaha2 untuk memalsukan ayat2 Al-Kitab khususnya orang2 seperti saudara.
Shahil:
Lho saya pula yang diclaim merobah Bible…
Apa saya ada ikut-ikutan ama LAI ketika merobah babi kepada babi hutan itu? Kok LAI yang bikin, saya ga perlu turun tangan lagi dong. Yang merobahnya pendeta LAI anda itu.
CBoy:
Makanya, setiap kali ada muslimer yang menulis ayat2 Al-Kitab dan menafsirkan ikut nafsu, saya check di Teks Asli (ada itu di google).
Shahil:
Naaah…kelihatannya anda ga pernah lihat yang asli di Vatican itu…hanya lihat di google rupanya…
Lihat pembaca semua, CBoy hanya menyemak Bible di goggle aja…lucu banget anda nih…
CBoy:
Anda yang mencabar, andalah yang tunjukkan mana ayat yang dipalsukan. Dan saya check di TEKS BAHASA ASLI.
Shahil:
Nah tuh di atas sana, boleh anda baca.
Pembaca semua, anda boleh baca ga di atas sana tuh?
CBoy:
Palsu? Bisa tunjukkan? Mana? Silakan? Jangan asal omong! Shahil: Lho tadi bilang bisa dicheck…Jelas disini ga pernah dichekck tuh maka yang dipakai “babi hutan”
Kalo gini aje jawapan Anda, ngga perlu saya layan itu. Membuang masa aje.
Shahil:
Tuh diatas sana…
CBoy:
Perhatian, kamu mencabar tanpa membuktikan dengan ayat Al-Kitab, kalo saya minta tunjukkan, kamu masih berdalok dalik (masih gagal menunjukkan ayat tuduhan kamu), saya tidak akan teruskan diskusi ini lagi.
Shahil:
Good, sebelum anda berhenti saya ulang nih:
Ini lho yang menepati asal:
Alkitab versi Terjemahan Lama -1954:
[Imamat 11:7] Jangan makan babi. Binatang itu haram, karena walaupun kukunya terbelah, ia tidak memamah biak.
[Ulangan 14:8] Jangan makan babi. Binatang itu haram, karena walaupun kukunya terbelah, ia tidak memamah biak. Dagingnya tak boleh dimakan, bangkainya tak boleh disentuh.
[Yesaya 65:4] Waktu malam mereka pergi ke gua-gua dan kuburan untuk minta nasihat arwah-arwah. Mereka makan daging babi dan minum kuah daging yang haram.
[Yesaya 66:17] TUHAN berkata, “Semua orang yang menyucikan diri untuk berarak ke kebun-kebun untuk dewa-dewa dan beribadah kepada mereka, akan lenyap bersama orang-orang yang makan daging babi dan tikus serta makanan lain yang menjijikkan.
Alkitab versi Firman Allah Yang Hidup:
[Imamat 11:7] Juga babi, karena walaupun berkuku belah, tidak memamah biak. Kamu dilarang memakan dagingnya ataupun menyentuh bangkainya; karena binatang-binatang itu haram bagimu.
[Ulangan 14:8] Babi tidak boleh kamu makan karena, walaupun berkuku belah, binatang itu tidak memamah biak. Bahkan bangkai binatang-binatang semacam itu tidak boleh kamu sentuh.
[Yesaya 65:4] Mereka duduk di kuburan-kuburan dan bermalam di gua-gua (untuk menyembah roh-roh jahat). Mereka makan daging babi dan makanan-makanan lain yang najis.
[Yesaya 66:17] Mereka yang menyucikan diri untuk beribadah kepada berhala-berhala yang tersembunyi di balik pohon-pohon di taman-taman, juga mereka yang makan daging babi dan daging tikus dan daging binatang haram lainnya, akan dilenyapkan. ” Demikianlah firman TUHAN.
Alkitab Kitab Kudus Ende -1970:
[Imamat 11:7] babi hutan, sebab ia betul berkuku dua dan kukunja bersela tapi tidak memamah biak; nadjislah itu bagimu.
[Ulangan 14:8] Begitu pula babi, meskipun kukunja terbelah adanja, tetapi tidak memamah-biak; maka haramlah itu bagimu. Daging hewan-hewan itu djangan kamu makan dan bangkainja djangan kamu sentuh.
[Yesaya 65:4] jang duduk di-kubur2 dan bermalam di-persembunjian2; jang makan daging babi, dan kaldu daging kurban jang nadjis ada dalam bedjana2nja;
[Yesaya 66:17] Mereka jang mentjutjikan dan mentahirkan diri untuk masuk taman2 itu dengan menuruti satu orang jang ditengahnja itu, jang makan daging babi dan binatang ngeri lagi tikus, mereka itu semua akan lenjap-itulah firman Jahwe.
Alkitab versi Today’s Malay Version:
[Imamat 11:7] Jangan makan babi. Babi mesti dianggap haram kerana walaupun berkuku belah, tetapi tidak memamah biak.
[Ulangan 14:8] Jangan makan babi. Binatang itu haram, kerana walaupun berkuku belah tetapi binatang itu tidak memamah biak. Jangan makan binatang seperti itu, dan jangan sentuh bangkainya.
[Yesaya 65:4] Pada waktu malam mereka pergi ke gua dan kubur untuk minta nasihat arwah. Mereka makan daging babi dan minum kuah daging yang telah dipersembahkan kepada berhala.
[Yesaya 66:17] TUHAN berfirman, “Kesudahan orang yang menyucikan diri untuk menyembah berhala sudah dekat, iaitu mereka yang berarak ke taman-taman keramat, dan yang makan daging babi, daging tikus, serta pelbagai makanan yang najis.
Alkitab versi Shellabear -1912
[Imamat 11:7] dan babi karena sungguhpun berbelah kukunya yaitu berbagi dua tetapi tiada ia memamah biak maka haramlah ia kepadamu.
[Ulangan 14:8] dan babi karena sungguhpun berbelah kukunya tetapi tiada ia memamah biak maka najislah ia kepadamu janganlah kamu makan dari pada dagingnya dann bangkainya janganlah kamu menyentuh.
[Yesaya 65:4] Yang duduk di antara segala kubur serta menumpang dalam tempat sulit dan yang memakan daging babi dan lauk dari pada daging yang haram ada di dalam belanganya
[Yesaya 66:17] Adapun orang yang menguduskan dirinya dan yang menyucikan dirinya hendak masuk segala taman dan mengikut seorang yang di tengah-tengahnya sambil memakan daging babi dan yang kebencian dan tikus pun maka sekaliannya itu akan habis kelak bersama-sama, demikianlah firman Allah.
Dan ini lho yang dipalsukan LAI:
[Imamat 11:7] Demikian juga babi hutan, karena memang berkuku belah, yaitu kukunya bersela panjang, tetapi tidak memamah biak haram itu bagimu.
[Ulangan 14:8] Juga babi hutan, karena memang berkuku belah, tetapi tidak memamah biak; haram itu bagimu. Daging binatang-binatang itu janganlah kamu makan dan janganlah kamu terkena bangkainya.
daging babi dan kuah daging najis ada dalam kuali mereka;
[Yesaya 66:17] Mereka yang menguduskan dan mentahirkan dirinya untuk taman-taman dewa, dengan mengikuti seseorang yang ada di tengah-tengahnya, yang memakan daging babi dan binatang-binatang jijik serta tikus, mereka semuanya akan lenyap sekaligus, demikianlah firman TUHAN.
CBoy:
Sekali lagi cabaran saya:
Palsu? Bisa tunjukkan? Mana? Silakan? Jangan asal omong!
Shahil:
Tuh atas tuh ya…
CBoy:
Sdr, semua terjemahan Al-Kitab (termasuk Bahasa Inggeris & Indon/Melayu) berasal dari TEKS ASLI (Ibraniiyah-Aramiyyah & Yunaniyyah). Kalimat asli untuk babi (semua jenis) ialah “khenzir” yg berasal dari bahasa Ibraniyyah. Menanya bahasa Inggerisnya, itu ngga nyambung donkkkkkkkkkkkkkkkk.
Shahil:
Anda yang
93.
shahil | April 13, 2009 at 1:43 pm
Sambungan
CBoy:
Sdr, semua terjemahan Al-Kitab (termasuk Bahasa Inggeris & Indon/Melayu) berasal dari TEKS ASLI (Ibraniiyah-Aramiyyah & Yunaniyyah). Kalimat asli untuk babi (semua jenis) ialah “khenzir” yg berasal dari bahasa Ibraniyyah. Menanya bahasa Inggerisnya, itu ngga nyambung donkkkkkkkkkkkkkkkk.
Shahil:
Anda yang bilang bahasa berubah dan berkembang dan ia diterjemah kepada berbagai bahasa. Maka saya tanyakan kepada anda, mengapakah bahasa terjemah Indonesia LAI itu berubah babi kepada babi hutan?
Maka atas analogi perkembangan bahasa anda itu, saya bertanya pula apakah babi hutan bahasa Indonesia LAI itu peerkembangan dari bahasa asal Bible Ibrani?
Boleh jawab ga? Saya tunggu.
CBoy:
Jawapan saya: Ada lebih kurang 14 terjemahan bahasa Inggris dari TEKS BAHASA ASLI.
Antaranya ada yang diterjemahkan “babi” ada juga “babi hutan” dari TEKS BAHASA ASLI, ‘khenzir” (Ibraniyyah). So, whats the problem?
Shahil:
What’s the problem kata anda?
Problemnya hukum haram babi anda langgar, perintah Jesus hukum Torat (yang mengandungi haramnya babi) anda langgar…
CBoy:
Tidak ada yang diterjemahkan ‘ayam’, ‘kuda’, ’sapi’, “ikan” dll. dari TEKS BAHASA ASLI “khenzir”
Huakakakakaka…
Shahil:
Lho ngeles ke ayam pula…
LAI…khenzer (babi) dirobah kepada babi hutan.
CBoy:
Nah, ketahuan lagi, tong kosong@ buang angin busuk. Keliatannya sdr ngga tahu apa2, sehingga pertanyaan itu bercelaru!!!!!
Shahil:
Anda sering mencerca saya pendongeng…kok pendeta CBoy ga faham soalan pendongeng…(maaf ya) ga habis belajar barangkali pendeta ini…
CBoy:
Nah, fahami maksud lawan bicarmu. Bukan “…bahasa Yunani” tapi “…bahasa Ibramiyyah”
“Khenzir” diambil dari teks bahasa asli, Ibraniyyah. Mengerti ngga? bukan Yunaniyyah (ngga ada Taurat ditulis dalam bahasa Yunaniyyah, capekkkkkkkkkkkkk dehhhhhh mahu suapinnnnnnnnnn sama “pakar Bible’)
Shahil:
Ga apa-apa Yunani kek Ibrani kek. Pointnya LAI merobah babi kepada babi hutan.
CBoy:
Sekali lagi, levellllllllllll apa saudara ini, mahu berdebat dengan saya?
Cetekkkkkkkkk pengetahuan sdr. Ini hal yang sederhana. Bisa diketawain sama pembaca forum.
Shahil:
Anda boleh tunjukkan level anda kek diploma kek degree kek…Saya hanya Muslim biasa. Ayuhlah saya ladeni anda…
Kok hanya definisi terjemah ga dirobah dan terjemah dirobah aja ga boleh beda…degree dari mana anda perrolehi ini?
CBoy:
Perintah untuk tidak memakan babi (apa jenis sekalipun baik babi pelihara, babi kampung, babi hutan, babi moden dll) itu tercacat hukumnya di Kitab Taurat. Kitab Taurat ditulis dalam bahasa Ibraniyyah. Kitab ini “diturunkan” kepada kaum Bani Israel@ Yahudi. Makanya, perintah ini hanya untuk orang Yahudi. Shahil: Oh jadinya Bible itu untuk Yahudi?
Nah, salah lagi pengertian? Masakan Bible untuk orang Yahudi?
Ulang baca tulisan saya.
Kitab Taurat itu “diturunkan” kepada kuam Bani Israel bukan Bible?
Shahil:
Oh gitu ya…teruskan untuk saya uji.
CBoy:
Bible ialah kumpulan Kitab Taurat, Kitab Zabur, Kitab An-Anbiya (disebut Kitab Perjanjian Lama) dan kumpulan Kitab2 Injil dan Surat2 para hawariyyun & tabiin (KItab Perjanjian Baru).
Capekkk dehhh, disuapiiiiiiiiiiiiiiiiiiii lagi.
Shahil:
Jadi Taurat itu ada dalam Bible ya?
Jadi Firman Jesus “…aku datang supaya hukum Taurat itu berlaku” itu apa? Apa tuh Boy? Boleh jawab ga?
CBoy:
Masakan “pakar Bible’ dari negara tetangga kurang tahu hal2 seperti ini (anak kecil Sekolah Minggu, dari usia 4-6 tahun udah tahu itu?)
Shahil:
Saya udah lama tahu itu dan saya telah menuliskannya dalam manuskrip Pembatas Kepalsuan dan Kebenaran.
CBoy:
Sdr seiman kamu di sisni jauh lebih penter ketimbang sdr di sana. Mungkin, mereka itu kurang mendengar dari dongeng ketimbang sdr ya? Saya ini ditipu ya? Sangka saya sedang diskusi dgn ‘pakar Bible’ tahu2 sdr ini, tukang buang angin busukkkkkkkkkkkkkkk!
Shahil:
Nih udah mula lari jauh dari thread merobah kalimat dan hukum Bible nih…
Kalo anda ga ada hujah untuk membantah, ayo mundur aja…
CBoy:
Saya percaya tuh kerana Jesus bilang “aku hanya diutus kepada domba sesat bani Israel”.
“Lalu malaikat itu berkata kepada mereka (para pengembala kambing domba): Jangan takut, sebab sesungguhnya Aku memberitakan kepadamu kesukaan besar UNTUK SELURUH BANGSA. Pada hari ini telah lahir bagimu Al-Mukhalis (Penyelamat), Kristus, Al-Rabb di kota Nabi Daud.” (Injil riwayat Lukas 2:10-11)
Shahil:
Jadi Malaikat lebih besar suaranya hingga menghapuskan Firman Jesus kelihatannya…
Saya berikan pula terjemah Bible Berita Baik Sociaty of Malaysia yah, “…Jangan takut, aku datang membawa berita baik untuk kamu, untuk semua orang”
Ia disebut Malaikat sebelum Jesus dewasa. Tetapi apabila Dia mengajar, Dia bilang “…hanya untuk 12 suku bani Israel”. Mengikut turutannya, Firman Jesus telah membatalkan kalimat awal itu dan kalimat Jesus sebagai Tuhanlah yang seharusnya anda utamakan bukan kalimat Malaikat. Maka kalimat “semua orang” itu adalah khusus kepada “semua orang bani Israel” aja.
CBoy:
“Dia (Samiun) menyambut anak itu (Yesus) dan menatangnya sambil bermunajat kepada Allah, katanya: Sekarang Ya Tuhan, biarlah hambamu ini pergi dalam ketenangan sesuai dengan Firman-Mu, sebab mataku telah melihat keselamatan daripada-Mu, yang telah ENGKAU SEDIAKAN DI HADAPAN SEGALA BANGSA iaitu CAHAYA yang menjadi pernyataan bagi SEGALA BANGSA dan menjadi kemuliaan bagi umat-Mu, Bani Israel.” (Injil riwayat Lukas 2:28-31)
Shahil:
Naaah…kelihatan Jesus bilang “…aku diutus hanya untuk domba sesat 12 suku bani Israel” aja. Sekarang ada perintah lain pula…
Semiun berkata itu sewaktu kecilnya Jesus iaitu sebelum Jesus memerintahkan hukum Taurat dijalankan kok. Kemudian ia dibatalkan oleh kalimat “…untuk 12 suku bani Israel”.
CBoy:
“Pergilah, JADIKAN SEMUA BANGSA MURIDKU…” (Injil riwayat Matius 28:19)
Ayuh kita baca tulisan pendeta anda ini:
Hugh J. Schonfield, nominator pemenang Hadiah Nobel tahun 1959, dalam bukunya The Original New Testament, hal. 124:
“This (Matthew 28:15) would appear to be the end of the Gospel (of Matthew). What follows (Matthew 28:16-20) from the nature of what is said, would then be a latter addition”
“Ayat ini (Matius 28:15) nampak sebagai penutup Injil (Matius). Dengan demikian, ayat-ayat selanjutnya (Matius 28:16-20), dari kandungan isinya, nampak sebagai (ayat-ayat) yang baru ditambahkan kemudian.
CBoy:
Ia menjawab: “Demikianlah keadaannya tak usahlah dihairankan; Tuhanmu berfirman: Hal itu mudah bagiKu; dan Kami hendak menjadikan pemberian anak itu sebagai SATU TANDA (yang membuktikan kekuasaan Kami) UNTUK UMAT MANUSIA dan sebagai satu rahmat dari Kami; dan hal itu adalah satu perkara yang telah ditetapkan berlakunya.
(Surah Maryam, ayat 21)
Shahil:
Lho ambil ayat al-Quran pula…apa-apaan anda ini? Apa udah tiada hujah dalam Bible lagi maka nyopot ayat al-Quran pula. Bikin malu debater kristen aja anda ini…
Ayat itu berbunyi “…sebagai tanda membuktikan kekuasaan ALLah kepada manusia” bererti kelahiran tanpa bapa itu tanda Kekuasaan ALLah Taala. Emang lahir tanpa bapa itu tanda mukjizat Isa. Itu aja kok bukannya Isa untuk semua umat manusia.
Yang bener nih Boy…
CBoy:
Al-Quran juga memberi kesaksian bahawa kelahiran/kedatangan Yesus ialah SATU TANDA KEPADA UMAT MANUSIA. Apakah Bani Israel saja manusia?
Shahil:
Tanda untuk semua umat manusia itu maksudnya seperti di atas tuh…supaya semua manusia mengerti bahawa ALLah Maha //Bekuasa menjadikan manusia lahir tanpa bapa.
Ayat itu bukan bermaksud “diutus kepada semua manusia”…
Jangan ngawur Boy…
CBoy:
Akhirnya sila baca konteks Matius 15: 21-28
Shahil:
Mahu dikontekskan kepada ayat yang dibilang Hugh J Sconfield sebagai ayat sisipan itu?
Apa-apaan anda ini mahu saya merujuk ayat sisipan @ palsu…
CBoy:
(24) Jawab Yesus: “Aku diutus hanya kepada orang-orang yang sesat dari kalangan kaum Bani Israel.” (25) Tetapi perempuan itu mendekat dan sujud di hadapan-Nya sambil berkata: “Tuan, tolonglah aku.” (26) Tetapi Yesus menjawab: “Tidak patut mengambil makanan yang disediakan bagi anak-anak dan melemparkannya kepada anjing.” (27) Jawab perempuan itu: “Benar Tuan, namun anjing itu makan sisa-sisa yang jatuh dari meja tuannya.” (28) Maka Yesus menjawab dan berkata kepadanya: “Hai ibu, besar imanmu, maka jadilah kepadamu seperti yang kaukehendaki.” Dan seketika itu juga anaknya sembuh. Nah, sila fikir, kalo Yesus hanya diutus kepada kaum Bani Israel, pasti perempuan bangsa Kanaan (bukan saja ia bukan keturunan Bani Israel tapi musuh beboyotan puluhan generasi) itu tidak akan disembuhkan! Kenyaatnnya, Yesus menyembuhkan perempuan Kanaan itu. Mengapa? Yesus berkata begitu untuk menguji iman perempuan Kanaan ini.
Shahil:
Yang bener menafsir Bible nih Boy…Tidak benar Jesus berkata hanya untuk menguji iman.
Mengapa anda ga ambil dari ayat 21? Mengapa?
Bermula dari ayat 21 dan 22 perempuan itu minta tolong. Ayat 23 tetapi Jesus ga memperdulikannya dan murid-muridnya meminta Jesus mengusirnya. Ayat 24 Jesus menegaskan orang Kanaan bukanlah kaum yang diutus padanya. Ayat 25 perempuan itu merayu minta tolong disembuhkan. Ayat 26 Jesus menegaskan lagi dengan kiasan bahawa ajarannya hanya untuk bani Israel (makanan adalah ajarannya, dan anjing adalah orang bukan Israel) maka Jesus menegaskan dia hanya untuk orang Israel. Ayat 27 perempuan itu merayu pertolongannya lagi dan ayat 28 Jesus sebagai manusia yang mempunyai belas kesihan mendoakan kesembuhannya dan ia sembuh.
CBoy:
Makanya anda tidak sah pengikut Jesus kerna anda orang Indonesia / Semarang…Jawa atau apa ya?
Shahil:
Jelas itu kok.
CBoy:
serta tafsiran Injil Matius 15:21-28 sudah diberi. Tinggal baca dan faham.
Shahil:
Yang dibilang Hugh J. Schonfield palsu itukah? Kok yang dipertikai mahu di ambil…
CBoy:
Perintah untuk tidak makan babi tidak ada dalam Kitab Perjanjian/Wasiat Baru (Kitab2 Injil & surat2 para hawariyyun & tabiin). Pertanyaan sdr bahawa babi ada dalam bahasa Yunani menunjukkan betapa ceteknya pengetahuan sdr tentang Bible.
Shahil: Jadi jika tidak ada dalam Perjanjian Baru, harus anda ikut Perjanjian Lama…
Ngeles terus ke PL.
Shahil:
Lho itu kan anda bilang Perintah untuk tidak makan babi tidak ada dalam Kitab Perjanjian/Wasiat Baru (Kitab2 Injil & surat2 para hawariyyun & tabiin)…
Jadi jika tiada dalam Perjanjian Baru, pasti dalam Perjanjian Lama. Jelasnya dalam Perjanjian Lama seperti yang saya tulis di atas sana.
CBoy:
Bilang ‘pakar Bible’ dari negara tetangga. Tahu2 ke sini buang angin busuk.
Shahil:
Ga ada nilai debate kalimat anda itu…
Malu Boy dibaca pembaca…
CBoy:
Dan kenapa saya harus (terima kasih la, Anda udah mengaku harus bukan wajib) ikut PL?
Shahil:
Naah mahu ngeles dengan kata saya “harus”…lucu anda ini…
Kalimat Jesus “… aku datang supaya hukum Taurat itu berlaku” itu penegasan wajib. Diperkuatkan lagi dengan ancaman “Sesiapa yang meninggalkan hukum Taurat, ia duduk di tempat paling rendah dalam syurga”. Dan puncaknya “Nyahlah kamu, aku tidak mengenal kamu…kamu tidak lebih setia dari guru Torat…”.
CBoy:
Itu kitab siapa? Sdr ikut? Itu kitab sdr? Ayuh, jawap?
Shahil:
Lho itu kitab anda kok…Saya mengoreksi kesalahan anda bermula dari LAI merobah kalimat babi kepada babi hutan hingga merobah hukum, mengoreksi anda menolak “…supaya hukum Taurat itu berlaku” Jesus.
Maka anda claim Bible kitab anda, maka andalah seharusnya menuruti setiap kalimat Jesus dalam Bible yang anda claim itu.
Mahu ngeles kelihatannya…bertambah lucu kelihatannya anda ini.
CBoy:
Jesus bilang “aku tidak diutus untuk menghapus hukumTorat tetapi supaya ia berlaku…”
Waduh, itu kata Yesus! dongeng darimana? Mana ayatnya? Tepat kah ayat itu? Mikir dulu…apa sdr pikir ini debat kusirrrrrr, ke sini cuman itu aje…buang angin busukkkkkkkkkkkkkkk.
Shahil:
Ini Bible Sociaty of Malaysia…Bukan Biblekah ini?
Cboy:
Waduh…anda ini kok tidak ada di PB, maka diubah PL…apalah anda ini…
Ngga usah MBULET, mana ayatnya ada perintah jangan makan babi di Kitab Parjanjian Baru? Mana?
Shahil:
Nah…apa Perjanjian Lama itu bukan Bible? Coba jawab…
Jesus berkata “…supaya hukum Taurat itu berlaku”. Dari mana hukum Taurat itu Boy, dari Perjanjian Baru? Dari Perjanjian Lama kok Boy. Maka ia merujuk keharaman babi itu. Maka ia merujuk hukum Taurat dalam Perjanjian Lama.
Apa anda ini itu kok tidak faham…jelas sekali anda ini udah (maaf ya) benar-benar bodoh. Mahu dalil Bible tentang kebodohan? Ga usah ditulis lagi yah, nanti anda malu pula…
CBoy:
Nah, itulah sdr…ketawa saya aje bisa membuat Anda kebakaran jenggot! Apa lagi nanti saya bongkarkan kebusukan Si Mamad itu (jangan tersinggung ahhhh)
Shahil:
Ga ada kebakaran jenggot kok Boy…Cuma saya hairan anda sering kali ketawa “hua ka ka”. Kayak mabuk bir aja.
CBoy:
Shahil: Yang berbeda dari asli itu palsu…palsu itu dongeng…babi hutan itu dongeng kok.
Kok ‘babi hutan’ dibilang berbeda dengan babi?
Itukan 1 keturunan, specis yang sama, haram kedua-duanya.
Shahil:
Jadi mengapa orang kristen mayoritas makan babi jika kedua spc itu haram?
Saya jawabkan yah…kerana anda menolak Sabda Jesus tuhan anda…
CBoy:
Nah, buang angin busuk lagi. Mikir dulu donk sebelum nulis. Otaknya itu biar dibebaskan dari pembohongan Si Mamad, baru bisa cerdas.
Shahil:
Angin terus anda ini. Ga masuk debate tuh…malu aja anda ini…angin kok kayak dijadikan hujah…
CBoy:
Mana ayatnya, umat Kristen diperintahkan jangan/haram makan babi termasuk babi hutan? Mana? Silakan? Bisa? Tunjukkan?
Buang angin busuk lagiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii?
Shahil:
Lho anda ini kayaknya semakin mimpi…
Tuh atas sana dan anda boleh check di google…kayak ga pakai kitab lagi cuman pakai google…
CBoy:
Kebiasaan ya, mendenger terlalu banyak dari si pembuat dongeng, makanya hujahnya pun penuh dengan dongeng-donging!!!!!!
Shahil:
Kalimat lama…
CBoy:
Muslimer semua, nasihat terakhir (rahmat Allah semakin mengecil), jangan mahu lagi ditipu oleh Si Mamad, tukang pedolphia itu.
Shahil:
Kalimat cercaan lama…
Shahil:
Hati yang damai dan tenang akan mencari kebenaran.
Shahil:
Damaikah mengatakan Jesus Tuhan sedangkan Jesus bilang “aku anak manusia”?
CBoy:
Kalam-Nya Allah telah menterjemahkan dirinya dalam bentuk manusia SAMBIL MEMELIHARA DIRINYA DARI MENJADI MAKHLUK! (Injil Riwayat Yuhana 1:ayat 1-4, ayat 14) Tinggal baca dan faham. Percaya atau tidak, terserah.
Shahil:
Soalan saya apakah hakikinya sebenarnya Kalam dan ALLah belum berjaya anda jelaskan. Boleh dan bila mahu jelaskan. Boleh ga dan bila? Saya tunggu…
CBoy:
Kelihatannya ga ada kalimat SAMBIL MEMELIHARA DIRINYA DARI MENJADI MAKHLUK dalam Yoh 1: 1-4 dan 14 itu…yang jelas Firman udah jadi manusia.
Shahil:
Jelaskan dulu Firman itu apa dan ALLah itu apa…
CBoy:
Yesus bersabda: Sesungguhnya Akulah Al-Siratul (Jalan yang lurus), Al-Haqq (Yang Benar) dan Al-Hayy (Yang Hidup). Tiada yang dapat pergi kepada Allah Bapa kalau Tidak Melalui Aku.”
Naaaah…kelihatan mahu ngeles kepada yang lain nih…
CBoy:
Tinggal baca dan faham. Itu kata Yesus di Injil Yuhana 14: ayat 6. Tidak ada manusia pun di dunia ini yang berani klaim seperti Yesus: Sesungguhnya Akulah Al-Siratul, Al-Haqq & Al-Hayy. Klaim Yesus wajar sebab Dia ialah Kalamullah yang menjelma menjadi manusia!!!
Shahil:
Jangan ngawur menafsir Boy…Semua kalimat Jesus itu harus ditafsir bahawa dia adalah Rasul yang membawa kebenaran (al-Hak), jalan yang lurus (as-sirath) dan lain-lain tuh.
Kalam lagi ya…Coba tuntaskan apakah sebenarnya Kalam itu…Apakah Kalam itu sebenarnya ALLah? Jika benar coba berikan analogi atau sistematikanya apa dia.
Boleh ga?
CBoy:
Nah, Yesuslah Cap Mohor, Meterai yang Disahkan Allah sebagai Nabi Akhir zaman, Al-Mukhalis yang Dijanjikan dan Diramalkan. Menerima Yesus bermaksud Anda diterima Allah!!!
Shahil:
Muslim menerima Jesus hanya sebagai manusia yang dicipta oleh ALLah dengan perantaran perintah Kun. Dia bukan Firman atau Kalam berinkarnasi menjadi manusia. Dia bukan Tuhan 100 % dan manusia 100 %. Dia bukan Tuhan yang berperan dan Dia bukan Anak.
Mengatakan Dia Tuhan adalah penyelewengan dari sabdanya “…aku anak manusia”
CBoy:
Apakah 1 syarat menjadi Firman Allah ialah mesti ada nama penulis? Al-Quran ditulis siapa?
Shahil:
Ya mesti ada PENULIS nya kok…
Jika tiada penulis apa kitab itu gugur dari langit?
CBoy:
Surah Maryam, siapa yang nulis? Surah Al-Baqarah, siapa?
Ada 114 surah, bisa beri saya nama2 penulisnya? Bisa? Silakan? Saya nunggu?
Sekurang2nya sebahagian besar dari 66 kitab dalam Al-Kitab (Bible) bisa diketahui penulisnya ketimbang Al-Quran, ada 114 surah, siapa penulisnya? Olloh? Si Mamad? Para Sahabat? Siapa? Tukang ngotot barangkali!
Shahil:
Ok kita sama-sama beri pertimbangan secara perbandingan ya…
Al-Quran: Dari Muhammad. Ia dihafal semua manusia yang pernah berdampingan dengan Muhammad. Dihafal seluruhnya. Untuk dijadikan musyhaf, penulisnya ialah Zaid bin Thabit sebagai ketua. Diawasi Khalifah Umar dan Uthman. Setiap penghafal diteliti dengan syarat yang ketat sebelum diterima hafalannya. Setelah selesai, ia disemak dengan penuh ketelitian bagi menjamin ia tidak dicampur adukkan dengan perkataan manusia.
Bible: Kejadian, Keluaran, Imamat, Bilangan, Ulangan, Yoshua, Hakim-hakim dan lain-lain tiada penulis, hanya dibilang “…kesah ini…menceritakan…mengesahkan…penulisnya menyebut…” dan lain-lain.. Ruth juga ga ada penulis hanya “kesah ini…” aja. Tidak ada pendeta anda yang tuntas menyatakan penulis surah-surah Bible itu.
Saya kira apa aja tulisan yang tiada nama penulisnya atau sejarah penulisannya, tidak bisa dipertanggungjawabkan kok.
CBoy:
BETULLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLL, itulah Al-Quran bukan Bible. Sebab Bible, sekurang2 kita ketahui sebagian besar penulisnya!
Shahil:
Lho panjangnya kalimaaat…
Siapa penulis surah-surah Bible itu?
CBoy:
Al-Quran, bagaimana? Ngga tahu siapa penulisnya di Surah Maryam, Surah Al-baqarah, Surah Qiyamat dan 114 surah!!!
So, don’t come here and bullsheet.
Shahil:
Saya tidak apa-apa dengan perkataan anda itu. Siapa Bulsheet bisa dilihat pembaca.
Jawaban diatas sana itu.
Siapa penulis surah-surah Bible yang saya sebutkan itu?
CBoy:
Jangan nanya orang pada masalah agama sendiri belum TUNTAS!
Hati yang damai tidak akan dibohongi lagi.
Hati yang damai akan mencari Yesus.
Hati yang damai akan menerima Dia dalam pintu hatinya.
Hati yang damai datang daripada Yesus.
Yessssssssssss dari The Most Sacred Heart of Jesus.
Shahil:
Hati yang norma tidak akan menerima sesuatu agama yang hanya untuk “diimani aja”.
Jesus hanya berkata “ anak manusia”. Mempertuhankan manusia hanya iktiqad yang dipaksakan. Apatah lagi dengan slogan “imani aja”. Logiknya jika dikata “tuh dalam perigi buta ada tuhan” maka haruslah anda terjun kerana “imani aja”.
Akal tanpa iman adalah meraba-raba dan iman tanpa akal adalah buta.
Salam hormat.
94.
budi muhammad Natsir | Juni 3, 2009 at 10:34 am
dia telah menulis:“Tanpa perasaan kaget sama sekali, aku membaca bagaimana Muhammad membantai suku Yahudi Bani Qurayza. Aku sudah mengembangkan konsep pemikiran bahwa pembantaian Islamiah terhadap kaum Yahudi tidak lebih daripada orang Arab menggorok sapi.”
AWAL MULA
Awalnya, aku ragu menulis kisah murtadku, karena kisahku ini tidak punya unsur moral apapun seperti yang banyak ditulis para murtadin lainnya di Internet. Aku tidak bisa mengaku bahwa aku tidak tahu segala pembantaian yang dilakukan Muhammad, karena aku memang tahu akan hal itu dan menerimanya sebagai hukuman bagi musuh Allah SWT. Aku pun tidak bisa menyangkal Muhammad melakukan perkawinan pedofili dengan Aisyah karena aku jelas tahu akan hal itu dan menerimanya sebagai kelakuan normal di jaman Muhammad. Tanpa perasaan kaget sama sekali, aku membaca bagaimana Muhammad membantai suku Yahudi Bani Qurayza. Aku sudah mengembangkan konsep pemikiran bahwa pembantaian Islamiah terhadap kaum Yahudi tidak lebih daripada orang Arab menggorok sapi.
Saya berkomentar: orang kafir itu akan dikalahkan dan digiring kedalam neraka Jahannam, dan itulah tempat yang seburuk-buruknya.
Sesungguhnya telah ada tanda bagi kalian ayat-ayat pada dua golongan yang telah saling bertemu. segolongan berperang dijalan Allah, dan yang lainnya orang kafir melihat jumlah mereka dua kali jumlah mereka dengan penglihatan mata. Dan Allah menguatkan dengan bantuan-Nya siapa yang dikehendaki-Nya. sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat ibrah bagi orang yang mempunyai penglihatan.
dan dia menulis: “Masalahku dengan Islam hanya terletak pada Quran. Bagiku, untuk mengerti Quran dibutuhkan usaha keras tak kunjung habis dalam menafsirkan, menafsir ulang, dan pembenaran terus-menerus akan hal-hal tak masuk akal dalam Quran. Orang yang tak percaya Tuhan dan mampu berbahasa Arab dengan baik, akan merasa sukar untuk menerima kebenaran Quran, baik dari segi dan gaya bahasa, maupun isinya. Quran itu hanya tampak meyakinkan bagi orang-orang yang tak mengerti bahasa Arab, dan inilah sebenarnya yang dialami oleh sebagian besar umat Islam non-Arab di seluruh dunia. Hal ini benar-benar terjadi pada para Muslim yang tak mengerti bahasa Arab tapi membaca Quran bertahun-tahun hanya untuk satu tujuan: masuk surga dan menghindari neraka. Selama puluhan tahun, aku termasuk dalam kelompok terakhir ini. Meskipun awalnya aku sangat amat yakin Quran itu 100% benar, sama seperti yang diyakini Muslim pada umumnya, aku semakin lama semakin merasa sukar menerima segala hal tak masuk akal karena, selama tahun-tahun berselang, bahasa Arabku pun semakin lama semakin baik.
Dalam kasusku, gaya bahasa dan logika jungkir balik dalam Quran-lah yang membuatku meninggalkan islam, dan bukan karena kekejaman Muhammad. Aku menolak Quran karena aku mengharapkan Allah SWT memberikan buku yang jauh lebih bermutu daripada Quran!
tanggapan: tentang kasus ini Allah telah memberitahu kepada ku dalam Firman-Nya Quran surat Yunus ayat 39 yang artinya: tetapi mereka mendustakan dengan apa yang mereka belum menguasai dengan ilmunya dan belum datang kepada mereka ta’wilnya.
dan dia menulis juga pengalamannya:
“SEWAKTU KANAK-KANAK MUSLIM
Aku dibesarkan di sebuah kampung kecil di sebelah selatan Syria di awal tahun 1950-an. Orangtuaku adalah petani sederhana yang berpendidikan rendah. Sama seperti penduduk kampung sekitarnya, orangtuaku pun melakukan sholat dan puasa Ramadhan, yang sudah merupakan kewajiban sosial dan budaya. Seperti anak-anak kampung lainnya, aku pun diajari untuk melafalkan ayat-ayat Quran di luar kepala bahkan sebelum mulai masuk sekolah. Sampai sekarang pun para orangtua Arab tetap mengajarkan anak-anak mereka melafalkan sura pertama Quran yang dikenal sebagai al-Fatiha. Bahkan sebagian orangtua Muslim mengajarkan ini pada anak-anak sewaktu mereka mulai mampu bicara.
Begitulah awalnya aku mengenal Quran. Tapi setelah itu pun Quran selalu saja berada di sekitarku, apapun yang kulakukan, kemanapun aku pergi. Aku selalu saja mendengar suara Quari yang membaca Quran dengan gaya tajwid yang menimbulkan suasana takut. Pelafalan Quran berlangsung tanpa henti dari pengeras suara di mesjid-mesjid, radio, dan segala macam teknologi pengeras suara. Tiada upacara atau pertemuan yang bisa berlangsung atau berhenti tanpa pelafalan ayat-ayat Quran. Memang aku tidak mendengar Quran sepanjang waktu, tapi aku bisa merasakannya di mana-mana. Kemanapun aku melayangkan pandangan, aku selalu bisa menemukan ayat-ayat Quran yang ditulis dengan kaligrafi spesial, dibingkai, dan digantungkan di tembok-tembok setiap rumah, setiap toko, bahkan setiap kendaraan pun dihiasi oleh ayat-ayat Quran.
Aku masuk satu-satunya sekolah di kampungku, yang merupakan sekolah negeri yang tidak menekankan secara khusus pendidikan agama. Di awal tahun pertama, anak-anak diberi buku-buku pelajaran khusus untuk tahun itu. Di tahun berikutnya, buku-buku pun diganti untuk tahun yang baru, tapi satu buku tidak pernah berubah, yakni Quran, yang kami sebut sebagai mushaf. Al-Quran benar-benar buku yang menakutkan untuk anak kecil; aku begitu takut akan Quran sehingga sukar bagiku untuk menerangkan perasaanku. Anak-anak tidak berani mengatakan hal apapun yang negatif tentang Quran. Aku tidak pernah berani berpikir negatif tentang Quran karena sangat takut akan hukuman sadis Allah SWT. Aku diajari untuk menghormati buku itu dan melakukan wudhu (membersihkan diri) sebelum menyentuhnya, dan tidak pernah menyentuhnya dengan tangan kiri. Aku diajari untuk menyentuhkan jidatku pada Quran, seketika setelah aku menyentuhnya, untuk menunjukkan sikap hormat. Aku pun diajari untuk melakukan upacara spesial tatkala selesai membaca Quran. Aku tidak boleh berhenti membaca sebelum menyelesaikan ayat itu; tidak peduli seberapa panjang ayat tersebut. Setelah selesai melafalkan, aku harus mengatakan dalam bahasa Arab sadka allahu alazeem yang berarti Allah SWT mengatakan yang sebenarnya. Lalu setelah itu barulah aku boleh menutup Quran dengan sikap khitmad dan meletakannya di atas tumpukan buku-buku yang lain. Tidak boleh meletakkan Quran di bawah buku apapun.
QURAN MERUPAKAN BUKU YANG SUKAR DIBACA
Aku menyadari bahwa Quran bukanlah buku yang gampang dibaca, apalagi untuk anak-anak. Tapi aku dulu yakin justru itulah kehebatan Quran! Buku itu tidak bergambar, tidak berjudul, tanpa paragraf, dan bahkan tanpa jeda antara satu ayat dengan ayat yang lain; pokoknya semua tulisannya menyambung dari ayat pertama sampai akhir. Ayat-ayatnya pun tidak bisa dianggap sebagai satu kalimat atau paragraf utuh; ayat-ayat itu adalah kumpulan kata-kata belaka. Sebuah kalimat bisa dimulai dari satu ayat dan selesai di ayat yang lain! Jika kau hilangkan nomer ayat-ayatnya, maka Quran akan tampak seperti satu paragraf yang sangat amat panjang!
Setelah semakin lama belajar di sekolah, aku pun semakin mahir membaca dalam bahasa Arab, tapi aku tetap saja sukar mengerti Quran. Untungnya, aku tidak sendirian; anak-anak lain pun juga menghadapi kesukaran yang sama. Sura-sura termudah yang dapat kubaca adalah sura-sura yang telah aku hafal di dalam hati. Membaca Sura baru selalu sukar, tapi aku tidak pernah mengerti apa sebabnya.
Sampai saat ini pun aku masih merasa Quran bukanlah buku yang mudah dibaca bagi orang-orang yang baru mempelajarinya. Aku yakin orang-orang yang baru melafalkan Quran untuk pertamakalinya akan sukar melakukannya tanpa melakukan banyak kesalahan. Untuk dapat membacanya dengan benar, orang harus berlatih berkali-kali terlebih dahulu. Begitu sudah hafal Sura tersebut, maka membaca bagaikan mengingatkan lagi apa yang telah kau ketahui dalam hati.
Para ahli Islam pun ternyata malah sengaja membuat Quran menjadi buku yang sangat sulit dibaca. Quran sengaja ditulis dengan tatacara yang melanggar penulisan bahasa Arab. Para ahli Islam ini senang melakukan hal ini agar Quran semakin tampak misterius tertutupi kabut kebingungan, dan ini merupakan senjata pertahanan diri Quran yang terampuh.
Bagaimana orang bisa membaca sebuah buku yang tidak mengandung tanda-tanda baca umum sama sekali? Untuk lebih membingungkan pembaca, Quran mengandung kesalahan tata bahasa di setiap ayatnya. Kesalahan yang melanggar tatacara penulisan bahasa Arab ini sangat sarat terdapat dalam Quran. Contohnya adalah kata sholat yang ditulis seperti salowat dan kata zakat yang ditulis seperti zakowat. Lalu setiap huruf di setiap kata dikelilingi oleh kode-kode pengucapan khusus bagi Quran, untuk menjabarkan bagaimana suatu huruf, di posisi tertentu, harus diucapkan. Untuk menambah lagi kebingungan, tanda-tanda pengucapan ini tampak seperti huruf-huruf Arab normal dalam ukuran yang lebih kecil. Jika hal ini belum cukup membingungkan pembaca, mereka pun menambahkan tanda-tanda tajwid (nada bunyi pelafalan) dalam setiap kata karena setiap huruf di Quran harus diucapkan dengan cara tersendiri, tergantung posisinya dalam kata dan kalimat, untuk menghasilkan bunyi nada khusus bagi pelafalan Quran.
kisah ku: aku pernah jadi imam di tempat penampungan anak yatim piatu pada bulan Ramadan kemaren untuk salat tarawih berjamaah, aku disuruh oleh pengurus mesjid itu untuk membaca 1 juz. dan temanku 1 juz. dan aku takjub setelah mengetahui anak-anak didiknya memiliki hafalan yang cukup banyak, termasuk anak yang masih kelas 4 SD. dia hafal 2 juz pada waktu itu, padahal dia orang Indonesia.
dan dia menulis: “QURAN SUKAR DIDENGAR & DIMENGERTI
Mendengar dan mengerti Quran merupakan siksaan Islamiah lain dalam benakku. Aku bisa mendengar radio selama 10 menit dan yang dilakukan Quari (pelafal Quran) hanyalah membaca beberapa ayat berulang-kali dengan jeda di mana-mana, yang hanya mengacaukan pengertian sang pendengar. Membaca buku-buku tafsir Quran merupakan siksaan berat pula. Beberapa buku tafsir, terutama yang modern, terdiri dari banyak jilid dan penafsir setiap kata bisa memakan banyak halaman.
Karena penulisan Quran yang begitu pelik, maka kebanyakan Muslim enggan untuk mempelajari Quran, dan hal ini pun mengakibatkan salah anggapan tentang kemampuan intelektual dalam masyarakat Arab. Orang-orang Arab beranggapan bahwa orang pintar tentunya menghasilkan tulisan yang sukar dimengerti pula. Mereka beranggapan sudah sewajarnya orang-orang biasa tidak mengerti Quran yang rumit dan panjang itu karena penulisnya adalah Tuhan yang sangat pintar. Orang-orang Arab sangat mudah terpesona akan ahli Quran yang menulis banyak halaman, bicara berjam-jam dalam menerangkan satu huruf saja dalam Quran, meskipun mereka pun tidak mengerti arti huruf tersebut! Bagi orang Arab, orang sederhana ya hanya mengerti hal yang sederhana pula.
Al Mutanabbi (915-965), salah seorang penyair Arab yang paling hebat, mengungkapkan salah kaprah pemikiran masyarakat Arab ini dalam salah satu syairnya. Dia menjelaskan kecerdasannya dengan cara berkata apa yang ia ingin katakan lalu tidur dengan nyenyak, tapi seluruh dunia menghabiskan waktu sepanjang malam untuk memahami arti kata-katanya! Almutanabbi mengatakan hal yang ingin didengar masyarakat Arab, sambil mencerminkan salah kaprah pemikiran mereka. Agar adil, kujelaskan bahwa syair-syairnya sangat jelas dan bermakna dalam, tapi dia mengingatkan kita akan pengarang buku lain yang merasa bangga karena hanya dialah yang mengerti apa yang ditulisnya.
tanggapan: untuk kasus ini Allah telah berfirman dalam surat al-An’am ayat 25 yang artinya: Dan di antara mereka ada orang yang mendengarkanmu, dan Kami telah meletakkan tutupan di atas hati mereka untuk memahaminya dan di telinganya ada sumbatan. Dan jikapun mereka melihat semua ayat mereka tetap tidak mau beriman kepadanya. Sehingga apabila mereka datang kepadamu untuk membantahmu, orang-orang kafir itu berkata:” Al Qur’an ini tidak lain hanyalah dongengan orang-orang dahulu
dan dia menerjemahkan potongan ayat Q 3:7
“..tapi tiada yang tahu artinya selain Alloh..”
jawab: ayat ini menerangkan bahwa ta’wil ayat-ayat mutasyabih yang mereka ikuti untuk menimbulkan fitnah dan untuk mengetahui ta’wilnya itu hanya Allah yang mengetahuinya
dan dia menulis: QURAN DAN ILMU SIHIR
Proses cuci otak terus-menerus yang intensif dari sejak awal bayi lahir di keluarga Muslim, akhirnya membuat Muslim tersebut tidak mampu menilai Quran secara obyektif. Pikiran Muslim tidak pernah bisa jernih jika harus menilai Quran. Pada kenyataannya, bagi Muslim, Quran tidak pernah tampak sebagai buku yang normal, pelafalannya tidak terdengar sebagai suara yang normal, dan tidak bisa dimengerti secara normal.
Muslim sudah terkondisi untuk memandang Quran dalam keadaan mistis, yang mengingatkanku bagaimana tukang sulap mengkondisikan keadaan panggung untuk menampilkan muslihatnya. Pesulap ini pakai baju hitam, dengan latar belakang warna hitam; mereka mengalihkan perhatian penonton dengan menggunakan sound effek dan mengatakan hal-hal yang tak relevan atau melakukan gerak-gerik tipuan ilusi.
Di jaman sekarang, ilmu sihir masih merupakan bisnis laris-manis di Timur Tengah, dan memang sejak dulu pun sudah begitu sebenarnya. Para dukun melakukan tipuan mereka dengan jampi-jampi yang tidak dimengerti siapapun bahkan oleh si dukun itu sendiri. Memang semua ini sengaja dilakukannya agar pembeli jasa benar-benar buta dan terpesona. Muhammad juga menggunakan banyak kata-kata sejenis abrakadabra dalam Quran dan tampaknya tipuan ini berhasil mengelabui Muslim! Banyak Sura dalam Quran yang dimulai dengan huruf-huruf atau kata yang tak ada maknanya. Bahkan beberapa ayat terdiri dari beberapa kata yang campur aduk!
Jika orang waras membaca pesan yang terbaca H.M. maka dia akan serta-merta menolaknya. Tapi, anehnya, Muslim menerima hal ini sebagai pesan muzizat! Kedua huruf inilah yang merupakan ayat pertama dari beberapa Sura di Quran, misalnya Sura 44. Buku tafsir Quran menjelaskan ayat ini sebagai muzizat/keajaiban Allah SWT! Para ilmuwan muslim mengatakan tiada satu pun yang mengerti arti ayat ini selain Allah SWT. Dengan begitu, maka timbul pertanyaan: mengapa Allah SWT mengirim pesan yang tidak dimengerti siapapun kecuali Dia sendiri? Yang lebih ironis lagi, Sura berikutnya, yakni Sura 44 (tepatnya Q 44:2) menyatakan bahwa Quran adalah buku yang jelas, mudah dimengerti! Para Muslim telah membaca ayat-ayat seperti ini selama berabad-abad tanpa menggunakan nalar mereka. Reaksi mereka hanya satu: subhanallah!
Penggunaan kata-kata aneh tidak hanya terjadi karena huruf-huruf digabungkan tanpa aturan saja; Quran sendiri ternyata memasukkan kata-kata asing tanpa aturan pula sebagai bentuk praktek sihir. Jika kita lihat buku-buku tafsir Quran tentang kata-kata ababil (Q 105:3), sijjil (105:4), gheslin (69:36) dan lusinan kata-kata lainnya, maka kita temukan bahwa kata-kata itu tidak berarti jelas apapun, dan ini merupakan tanda bahwa kata-kata itu pun dulu tidak jelas artinya bagi orang-orang Arab jaman dulu (abad ke-7 M). Muhammad mungkin menggunakan kata-kata itu agar orang terpesona. Para penyihir Arab memang sering menggunakan kata-kata asing atau huruf-huruf yang didistorsi atau bahkan menciptakan huruf baru yang tiada artinya sama sekali untuk mempesona penonton yang bodoh dan mudah tertipu.
komentar: Allah telah memberi tahu kepadaku masalah seperti ini dalam al-Quran itu sendiri dalam surat al-An’am ayat 7 yang artinya Dan kalau Kami turunkan kepadamu kitab dalam kertas, maka benar-benar mereka memegangnya dengan tangan mereka sendiri, kemudian orang-orang yang kafir itu berkata: “Ini tidak lain hanyalah sihir yang nyata”.
dan dia menulis PELAJARAN SEWAKTU DI SMA
Aku masih ingat sekali kejadian di kelasku waktu SMA. Saat itu guruku telah panjang lebar menjelaskan betapa indahnya Quran. Salah seorang murid di kelas bertanya tentang ayat yang dibicarakan hari itu, yakni Q 49:9.
Q 49:9
And if two parties or groups among the believers fall to fighting, then..
terjemahan:
Dan jika kedua kelompok mukmin jadi berperang, maka…
Dalam ayat di atas, Quran menggunakan kata iktatalu (= jadi berperang) di tempat yang seharusnya adalah kata iktatala.. Pertanyaannya adalah: mengapa kok begitu?
Aku yakin teman sekelasku itu tidak bermaksud menghina Quran, tapi hanya mempertanyakan kesalahan tata bahasa dalam Quran.. Pertanyaannya mengejutkanku, terlebih-lebih lagi guruku. Guru itu lalu menegur sang murid dan mengingatkannya agar bersikap hati-hati dan hormat jika membicarakan Quran. Sudah jelas bahwa guruku juga mengetahui kesalahan tata bahasa di Q 49:9 untuk pertama kalinya; dia berjuang keras untuk mencari jawaban dan terus berusaha menunjukkan dengan sia-sia betapa indahnya alunan ayat tersebut. Dia akhirnya menyimpulkan bahwa orang-orang jaman Nabi saja terpesona akan ayat tersebut, lalu siapakah kita ini sehingga berani tidak setuju dengan mereka?
Q 49:9 jelas menunjukkan kesalahan tata bahasa yang tak dapat disangkal atau dijelaskan. Para ahli Islam menjelaskan berputar-putar, jungkir balik memelintir aturan Islam dan mengubah arti kata untuk memaksa Muslim percaya bahwa kesalahan itu bukanlah kesalahan, melainkan muzizat! Kesalahan yang serupa juga terdapat di Q 22:19.
Q 22:19
These two opponents dispute with each other…
terjemahan:
Inilah dua golongan (golongan mukmin dan golongan kafir) yang saling bertengkar,
Dalam ayat tersebut, Quran secara salah menggunakan kata ikhtasamu (=saling bertengkar) di tempat yang seharusnya terdapat kata ikhtasama.
Dulu, aku tidak peduli apapun penjelasan guruku, sebab bagiku yang penting ada jawaban. Aku dulu sudah cukup puas dengan jawaban Islamiah yang memang diciptakan untuk menghalangi Muslim berpikir lebih jauh mempertanyakan Quran. Kau tentu telah sering dengar jawaban khas imam Muslim, Kau pikir semua ilmuwan besar Arab di jaman dulu tidak tahu akan hal ini? Kau pikir kau ini jenius ya? Emangnya kau benar-benar mengerti akan ayat ini?
jawaban dariku: Quran surat 49 ayat 9 iktataluu itu artinya “mereka berperang”, dan iktatalaa “saling berperang”
“dan jika ada dua golongan dari orang-orang mu’min berperang”
kenapa tidak menggunakan kata “saling berperang”?
Quran surat 22:19 artinya “inilah dua golongan yang bertengkar”
kenapa tidak memakai “saling bertengkar”?
Allah berfirman dalam Quran Surat Ali Imran Sesungguhnya telah ada tanda bagi kalian ayat-ayat pada dua golongan yang telah saling bertemu.
apakah dia akan berkata: nah ini baru benar karena ada kata “saling”.
perhatikan: jika mereka yang membaca jawabanku ini membenci orang-orang yang beriman kemudian bertengkar mengenai Tuhan mereka. maka orang-orang kafir akan dibuatkan pakaian-pakaian dari api neraka, disiramkan dari atas kepala mereka air yang mendidih. kamu mengerti maksudnya?
padahal saya memakai kata “bertengkar”.
dan dia menulis:”MUSLIM LIBERAL
Sewaktu jadi mahasiswa di universitas, aku adalah Muslim yang liberal, setidaknya begitulah aku ingin menunjukkan diriku. Aku hanya melakukan sholat Jum’at saja, dan hal ini biasa dilakukan teman-teman kampus saat itu. Sewaktu mulai kuliah, aku telah menemukan banyak hal dalam Islam yang membuatku merasa tak nyaman. Karena itulah aku menolak ahadis dan hanya percaya Quran saja. Aku anggap diriku sebagai Muslim yang bernalar yang benar-benar beriman pada Islam dan bukan hanya mewarisinya dari orangtua. Hal ini pun sering dinyatakan para Muslim saat ini.
Dalam hatiku yang terdalam, aku sadar bahwa isi Sira Muhammad (kisah hidup Muhammad) dan hadis terlalu memalukan untuk dapat kuterima dan kubenarkan. Karenanya, agar tetap bisa memeluk Islam dengan nyaman, aku harus menolak sebagian besar Sira dan ahadis dan mengarang sendiri penafsiranku tentang Quran. Hal ini tentunya aneh sekali, sebab Quran pun sama jeleknya dengan ahadis. Alasan melakukan hal ini adalah karena Quran itu buku yang mudah dimanfaatkan bagi orang yang mahir berbahasa Arab. Quran penuh kerancuan dan kontradiksi dalam segala hal, sehingga kau bisa mencomot segala hal yang kau perlukan dan menggunakannya untuk membenarkan dirimu. Aku mengambil saja bagian Quran yang kuperlukan dan menjelaskannya sesuka aku sambil menutup mata pada bagian lain yang tidak sesuai dengan penjelasanku. Begitulah yang kulakukan agar aku mampu tetap beriman meskipun banyak hal dalam Islam yang tidak mampu kuterima.
Aku melakukan ibadah Islam dengan cara yang sangat liberal, tidak melakukan banyak kewajiban Islam, kadang melakukan dosa tapi cepat-cepat membenarkan diriku dengan mencomot ayat-ayat tertentu dalam Quran. Aku hiasi kamarku dengan poster kaligrafi ayat Quran yang kupilih dengan cermat dan kusimpan selama bertahun-tahun. Ayat ini adalah Q 39:53, yang merupakan ayat favoritku karena ayat ini merupakan satu dari sedikit ayat yang menyatakan Allah SWT sebagai Tuhan yang baik hati dan pemaaf.
Q 39:53
O my slaves who have transgressed against themselves despair not of the Mercy of Alloh
terjemahan:
Wahai budak-budakku, yang melampuai batas terhadap diri mereka, janganlah kau berputus asa dalam rahmat Alloh
Kawan-kawanku mengenalku sebagai orang yang gemar membaca buku-buku Arab klasik dan bersikap sensitif pada kesalahan tata bahasa dalam tulisan atau bacaan formal. Aku telah membaca ayat Q 39:53 ribuan kali tanpa menyadari kesalahan tata bahasanya yang begitu jelas! Q 39:53 mengandung kesalahan bahasa dan logika.
Di ayat ini, Allah SWT bicara pada Muhammad dan memintanya untuk memberitahu Muslim (budak-budak Allah) agar tidak berputus-asa, tapi kata-kata dalam ayat ternyata menunjukkan bahwa Muslim itu adalah budak-budak Muhammad! Ayat itu seharusnya dimulai dengan kata:
Katakan: Wahai budak-budak Alloh
Sukar bagiku untuk menerangkan bagaimana aku membaca ayat tersebut siang malam selama bertahun-tahun tanpa menyadari kesalahannya yang begitu jelas. Aku hanya bisa menemukan kesalahan tersebut setelah membaca Quran dengan pemikiran yang kritis saja beberapa tahun kemudian. Tapi ternyata aku tidak sendirian dalam membutakan mata, aku tidak pernah menemukan orang Arab Muslim manapun yang sadar akan kesalahan itu. Tapi andaikata pun mereka lalu menyadarinya, mereka dengan cepat akan berusaha keras membenarkan kesalahan tersebut. Menyedihkan. Jika sudah harus menelaah Quran, Muslim tidak mampu lagi bernalar logis. Muslim sudah sedemikian hebatnya dicuci-otak secara Islam sehingga indra mereka lumpuh dan pikiran mereka diselaputi kabut. Di bawah pengaruh Islam, Muslim tidak mampu lagi menilai Quran secara obyektif.
Begitu aku mampu membaca Quran secara obyektif, aku lalu terkejut melihat begitu banyaknya kesalahan tata bahasa dalam berbagai jenis dalam Quran. Begitu Muslim mampu menyingkirkan anggapan bahwa Quran itu suci, maka Quran akan tampak sebagai buku yang sangat berbeda, yang tidak memerlukan begitu banyak penafsiran untuk bisa dimengerti, karena semua misteri Quran bisa dipecahkan oleh satu kata saja; sampah!
Contoh kesalahan tata bahasa dalam Quran juga bisa dilihat di Q 6:99. Adalah hal yang umum dalam Quran bahwa Allah tiba-tiba saja memindahkan orang ketiga menjadi orang pertama atau sebaliknya, tanpa alasan apapun. Di Q 6:99, tata bahasa yang kacau menunjukkan bahwa Allah SWT sebenarnya mengatakan tentang tuhan lain yang mengirim hujan dari langit sedangkan Dialah yang bertanggungjawab atas tumbuh-tumbuhan.
Q 6:99
It is HE who sends down water from the sky, and with it WE bring forth vegetation of all kinds
terjemahan:
Adalah DIA yang mengirim air dari langit, dan dengannya KITA menumbuhkan segala jenis tanam-tanaman
Contoh kesalahan Quran favoritku adalah dalam Q 6:151, yang berisi tentang daftar hal-hal haram yang harus dihindari Muslim. Secara teori, ayat ini seharusnya adalah salah satu ayat termudah disusun; yang diperlukan hanyalah penyebutan hal satu persatu, tapi ini pun ternyata gagal dilakukan dengan benar dalam Quran:
Q 6:151
“Come, I will recite what your Lord has prohibited you from: Join not anything in worship with Him; be good and dutiful to your parents; kill not your children because of poverty – We provide sustenance for you and for them; come not near to Al-Fawahish whether committed openly or secretly, and kill not anyone whom Alloh has forbidden, except for a just cause..”
terjemahan:
Mari, aku akan melafalkan bahwa Tuhanmu telah melarangmu dari: jangan mempersekutukan apapun dalam menyembah Dia; bersikap baik dan berbaktilah pada orangtuamu; jangan bunuh anak-anakmu karena miskin “Kami menyediakan makanan bagimu dan bagi mereka; jangan melakukan Al-Fawahish secara terang-terangan atau rahasia, dan jangan bunuh siapapun yang dilarang Alloh, kecuali untuk alasan yang benar”
Ayat di atas menyebutkan hal-hal yang diharamkan bagi semua Muslim. Ayat ini menyebut “bersikap baik dan berbakti pada orangtua” sebagai satu dari hal-hal haram. Para ahli Islam mengatakan bahwa “bersikap baik dan berbakti pada orangtua” tidak termasuk dalam daftar hal yang haram dan kita semua tentunya berharap demikian. Tapi mengapa lalu Alloh memasukkan hal itu ke dalam daftar haram dan bergantung pada pengertian logis manusia untuk menyadari bahwa hal itu tidak termasuk dalam daftar haram? Apakah ayat tersebut ditulis dalam tata bahasa yang benar? Apakah tulisan seperti ini bisa diterima di jaman dulu atau sekarang?
komentarku: saya percaya dengannya semua itu dari sisi Tuhanku. dan tidak dapat mengambil pelajaran kecuali orang-orang yang berakal.
1. Q 39:53
“qul” yang ada dalam beberapa ayat al Quran yang berarti “katakanlah” jika dia tidak diucapkan bersama kalimat yang dimaksud agar dikatakannya itu, maka tidak semua ayat2 tersebut dapat di katakan secara langsung pada orang,
Contoh: Quran surat Ali Imran ayat 26 yang artinya: Katakanlah: “Wahai Tuhan Yang mempunyai kerajaan, Engkau berikan kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki…”
Coba perhatikan bagai mana jika saya membaca surat Ali Imran ayat 26 ini kemudian saya berkata kepada salah seorang di antara teman kalian: ya Allah yang mempunyai kerajaan dst.. apa yang akan dia katakan kepada ku?
Dan belum tentu juga bahwa ayat tersebut ialah ayat yang dapat di ucapkan secara sama persis seperti kalimat yang ada disana walaupun terjemahannya kecuali jika kata “qul” ikut di katakan bersama kalimat tersebut seperti ayat yang dia bingung karenanya yaitu Q 39:53 yang artinya “katakanlah hai hamba-hambaku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri. janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya, sesungguhnya Dialah yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”
maka perhatikan bagai mana jika saya berkata di hadapan kalian: “hai hamba-hambaku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya, sesungguhnya Dialah yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang” apa yang akan kalian katakan kepada teman-teman kalian tentang ku?
disini aku mempunyai dua pilihan untuk kalian
1. katakanlah aku mengatakan kepada kalian bahwa aku Tuhan
2. katakanlah aku salah menafsirkan ayat Quran
ini hanya masalah bagai mana anda menyampaikannya dengan benar dan bagai mana anda memahaminya. misal jika yang anda pilih no 1 dan berkata kepada teman anda “aku mengatakan kepada kalian bahwa aku Tuhan” tentu salah karena dengan seperti itu kalian tidak akan berhasil menyampaikan kepada teman kalian bahwa aku pernah berkata hai hamba-hambaku yang melampaui batas … yang ada malah anda kalian sendiri yang dituduh telah mengatakan nya
qul pada ayat disini bukan jenis yang bisa diucapkan lang sung kecuali “qul”(katakanlah) diikut sertakan maka teman kalian akan berfikir jika kalian mengatakan
katakanlah aku mengatakan kepada kalian bahwa aku adalah Tuhan
katakanlah wahai hamba-hambaku yang melampaui batas…
berfikir bahwa kalian sedang menyampaikan suatu pesan.
hubungi aku untuk jawabanku ini jika ada yang ingin menanggapinya.
2. Q 6:99
lihatlah dari ayat 95 ayat tersebut tentang Allah kemudian ayat2 berikutnya diganti dengan sebutan Dia maksudnya Allah dan di ayat 99 ketika menumbuhkan pohon menggunakan kami siapa saja Kami apa ada Tuhan lain?
Kami yang biasa Allah gunakan dalam beberapa ayat-ayat-Nya disini maksudnya Allah dan makhluk-Nya dan kekuasaan-Nya
jika Allah baca kisah para rasul dalam al-Quran banyak sekali seperti saat Allah membinasakan suatu kaum menggunakan kata Kami banyak yang tahu tentang makna Kami, aku paham waktu aku masih kecil padahal aku lahir di Indonesia
3. Q 6:151
Katakanlah:” Marilah kubacakan apa yang diharamkan atas kamu oleh Tuhanmu, yaitu: Janganlah kamu mempersekutukan sesuatu dengan Dia, dan berbuat baiklah terhadap kedua orang ibu bapa…
jawaban saya:marilah aku tuliskan apa yang harus kalian hindarii saat memahami al-Quran yaitu janganlah kalian mendustakannya jika belum menguasai ilmunya dan belum datang ta’wilnya, dan dari sebagian yang telah Allah rezekikan kepada kalian maka infakkanlah,
95.
shahil | Juni 3, 2009 at 10:30 pm
Salam hormat untuk semua debater.
Berikut ini adalah kesah Yusuf Estes yang menceritakan bagaimana dia memeluk Islam. Bandingkan bagaimana dia menerima al-Quran dan seterusnya menerima Islam:
***
Awalnya ia bekerja sebagai musisi di gereja sekaligus penginjil. Namun kini, ia berkeliling dunia dan telah banyak mengislamkan orang. Di bawah ini adalah penuturannya.Yusuf Estes lahir tahun 1944 di Ohio, AS. Tahun 1962 hingga 1990 ia bekerja sebagai musisi di gereja, penginjil sekaligus mengelola bisnis alat musik piano dan organ.
Awal 1991 ia terlibat bisnis dengan seorang pengusaha Muslim asal Mesir bernama Muhammad Abd Rahim. Awalnya ia bermaksud meng-Kristenkan pria Mesir itu. Namun akhirnya ia justru memeluk Islam diikuti oleh istri, anak-anak, ayah serta mertuanya.
Ia menguasai bahasa Arab secara aktif, demikian juga ilmu Al-Quran selepas belajar di Mesir, Maroko dan Turki. Sejak 2006, Yusuf Estes secara regular tampil di PeaceTV, Huda TV, demikian pula IslamChannel yang bermarkas di Inggris. Ia juga muncul dalam serial televisi Islam untuk anak-anak bertajuk “Qasas Ul Anbiya” yang bercerita tentang kisah-kisah para Nabi.Yusuf terlibat aktif di berbagai aktifitas dakwah. Misalnya, ia menjadi imam tetap di markas militer AS di Texas, dai di penjara sejak tahun1994, dan pernah menjadi delegasi PBB untuk perdamaian dunia. Syekh Yusuf telah meng-Islam-kan banyak kalangan, dari birokrat, guru, hingga pelajar. Berikut kisah Syekh Yusuf sebagaimana dituturkannya di situs http://www.islamtomorrow.com.
Nama saya Yusuf Estes. Saat ini dipercaya memimpin sebuah organisasi bagi Muslim asli Amerika. Kini sepanjang hidup saya berikan untuk Islam. Saya berkeliling dunia untuk memberikan ceramah dan berbagi pengalaman bagaimana Islam hadir dalam diri saya.
Organisasi kami terbuka untuk berdialog dengan berbagai kalangan. Misalnya para pemuka agama seperti pendeta, rabi (ulama kaum Yahudi-red) dan lainnya dimanapun mereka berada.Kebanyakan medan kerja kami adalah kawasan institusional seperti pusat militer, universitas, hingga penjara. Tujuan utama adalah untuk menunjukkan Islam yang sebenarnya dan memperkenalkan bagaimana hidup sebagai seorang Muslim.
Meskipun Islam saat ini berkembang sebagai salah satu agama terbesar kedua setelah Kristen, namun masih banyak saja terjadi misinformasi tentang Islam. Misalnya Islam selalu diidentikkan dengan hal berbau Arab.Banyak orang bertanya pada saya bagaimana mungkin seorang pendeta atau pastur Kristen bisa masuk Islam. Padahal tiap hari kami menyampaikan kebenaran Kristen. Belum lagi dengan berita-berita negatif tentang perilaku buruk Islam di media. Pasti tidak ada orang yang tertarik dengan Islam. Pernah seorang pria Kristen bertanya pada saya melalui e-mail kenapa dan bagaimana saya meninggalkan Kristen dan masuk Islam. Saya berterima kasih pada semua yang bersedia mendengar kisah saya berikut ini. Semoga Allah ridha.
Keluarga Kristen taatSaya lahir di Ohio, besar dan bersekolah di Texas. Dalam tubuh saya mengalir darah Amerika, Irlandia dan Jerman hingga sering disebut WASP (white anglo saxon protestant). Keluarga kami adalah penganut Kristen yang sangat taat. Tahun 1949, ketika masih di bangku SD kami pindah ke Houston, Texas. Saya dan keluarga sering hadir secara rutin ke gereja. Malah saya dibaptis pada usia 12 tahun di Pasadena, masih Texas.Sebagai seorang remaja, saya punya keinginan untuk bisa berkunjung ke banyak gereja di berbagai tempat guna menambah pengalaman dan pengetahuan Kristen. Kala itu saya benar-benar haus untuk mempelajari ajaran Kristen. Tidak hanya ajaran Kristen, bahkan ajaran Hindu, Budha, Yahudi,hingga Metafisika juga saya pelajari. Hanya satu ajaran yang saya tidak begitu serius dan bahkan tidak menaruh perhatian sama sekali, yakni Islam. Saya suka musik terutama klasik. Hingga saya sering dapat undangan menyanyi di berbagai gereja.
Di kisaran tahun 1960-an saya mengajar musik dan tahun 1963 punya studio sendiri di Laurel, Maryland yang saya beri nama “Estes Music Studios.” Hingga tahun 1990 atau hampir 30 tahun lamanya saya bersama dengan ayah mengelola bisnis entertainment. Kami juga punya toko alat musik piano dan organ di Texas, Oklahoma hingga Florida.Ayah dulu pernah aktif dalam aneka kegiatan gereja. Dari sekolah minggu hingga aktifitas penggalangan dana bagi pengembangan sekolah Kristen. Dia sangat menguasai Bibel dan juga terjemahannya. Melalui ayah pula saya belajar Bibel dalam berbagai versi dan terjemahan.
Ayah saya, seperti kebanyakan pendeta lainnya, selalu mendapat pertanyaan:”Apakah Tuhan yang menulis Bibel?” Biasanya jawabannya adalah: “Bibel adalah rangkaian kata inspirasi seorang lelaki yang berasal dari Tuhan.” Itu bermakna, menurut saya, manusialah yang menulis Bibel. Tentu saja, selama bertahun-tahun, jawaban itu menimbulkan banyak tanggapan bahkan penolakan. Namun ayah selalu menambahkan,”Akan tetapi (Bibel) itu tetap kata dari Tuhan yang diilhamkan kepada manusia.” Begitulah.
Mencari TuhanBeranjak dewasa dan memiliki usaha sendiri, akhirnya saya “menyerah”. Saya tidak mungkin jadi seorang pendeta. Saya takut bermental hipokrit. Saya belum bisa menerima tentang konsep Tuhan itu satu namun pada saat yang sama Dia menjadi “Tiga” atau Trinitas. Saya selalu bertanya-tanya, jika Dia “Tuhan Bapa” bagaimana mungkin pada saat yang sama juga menjadi “Anak Tuhan?”Selama bertahun-tahun saya mencoba mencari Tuhan dengan berbagai cara. Saya pelajari dan cek dalam agama Budha, Hindu Metafisika, Taoisme, Yahudi dan banyak lagi. Bertahun-tahun saya pelajari hingga mendekati usia ke-50 saya belum menemukan siapa Tuhan yang sebenarnya. Lalu saya mencoba bergaul dengan banyak kalangan, termasuk dengan para evangelis dan penginjil yang punya pengalaman di berbagai tempat dan negara. Kami sering melakukan perjalanan jauh. Namun tidak ada jawaban yang memuaskan. Tidak ada yang mau menjawab siapa yang menulis Bibel sebenarnya, kenapa Bibel banyak versi padahal bukunya sama, kenapa banyak sekali terdapat kesalahan versi terkini dengan versi terdahulu. Dan, bahkan, dalam berbagai versi Bibel, saya tidak menemukan satupun kata “Trinitas.”Kolega saya akhirnya tidak mampu meyakinkan saya. Mereka lelah mencari jawaban yang tepat atas pertanyaan-pertanyaan “nyeleneh” tersebut.
Sampai akhirnya datanglah satu kejadian yang merupakan awal perjumpaan saya dengan Islam. Kejadian yang akhirnya meruntuhkan semua konsep-konsep dan keyakinan-keyakinan yang telah membebani saya selama bertahun-tahun. Solusi dan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan saya datang justru dengan cara, yang menurut saya, aneh dan ganjil.Jumpa pria MesirCeritanya, awal 1991 ayah mencoba menjalin bisnis dengan seorang pengusaha dari Mesir. Ia meminta saya untuk bertemu dengan pria Mesir itu. Bagi saya inilah kali pertama mengadakan kontak bisnis internasional. Yang saya tahu tentang Mesir adalah piramid, patung Sphinx, dan sungai Nil. Hanya itu. Lalu ayah menyebut bahwa pria itu seorang Muslim.Apa? Islam? Saya tidak percaya dengan apa yang saya dengar. Menjalin hubungan dengan orang Islam? Spontan batin saya menolak. Tidak, no way! Saya mengingatkan ayah agar membatalkan kontak dengan pria itu dengan menyebut hal-hal negatif tentang orang Islam. Orang Islam teroris, pembajak, penculik, pengebom, dan entah apa lagi. Saya sebut juga mereka (orang Islam) tidak percaya dengan Tuhan, tiap hari kerjanya mencium tanah lima kali sehari, dan menyembah kotak hitam di tengah padang pasir (maksudnya Ka’bah-red.). Tidak! Saya tidak mau jumpa orang itu.Ayah tetap mendesak. Ia menyebut orang itu sangat ramah dan baik hati.
Akhirnya saya menyerah dan bersedia bertemu dengan pengusaha Islam tersebut. Tapi untuk pertemuan tersebut saya buat semacam “aturan” khusus. Antara lain; saya mau bertemu dengannya pada hari Minggu setelah kegiatan di gereja, sehingga punya “kekuatan” kala bertemu nanti. Saya musti bawa Bibel, pakai baju jubah dan peci ala gereja bertuliskan “Yesus Tuhan Kami.” Istri dan kedua anak perempuan saya juga harus datang di saat pertemuan pertamakali dengan orang Islam itu.Tibalah hari H. Ketika saya masuk toko, langsung saya tanya pada ayah mana orang Islam itu. Ayah menunjuk seorang laki-laki di dekatnya. Mendadak saya dilanda kebingungan. Ah sepertinya pria itu bukan si Islam yang dimaksud. Hati saya membatin. Penampilannya tidak seperti yang saya bayangkan sebelumnya. Laki-laki asal Mesir itu tidak berjanggut, bahkan tidak punya rambut sama sekali alias botak. Ia tidak bersorban dan tidak pula berjubah. Malah pakai jas.Spontan saya mengedarkan pandangan ke seluruh ruangan. Mengamati orang-orang yang hadir. Saya mencari-cari orang yang pakai jubah dengan surban melilit di kepalanya, berjenggot lebat serta alis mata tebal. Khas orang Arab. Namun tidak ada seorangpun yang memenuhi kriteria saya. Yang lebih mengejutkan, pria itu malah menegur saya dengan sangat ramah. Ia menyambut dan menjabat tangan saya dengan hangat. Namun saya tidak terkesan dengan tingkahnya itu. Hanya ada satu pikiran, yakni bagaimana meng-Kristenkan pria Mesir itu.
Selepas perkenalan singkat, saya pun mulai “menginterogasi” pria Mesir tersebut. Anda percaya dengan Tuhan? tanya saya mengawali. Pria itu menjawab ya. Saya mencocornya lagi dengan rentetan pertanyaan lain seperti keyakinan Islam kepada Nabi Adam, Ibrahim. Musa, Daud, Sulaiman hingga Isa Al-Masih. Saya dibuat terpana kala mendengar jawabannya. Ia menjelaskan Islam percaya dengan Nabi-Nabi yang saya sebut tadi. Bahkan makin ternganga kala diberitahu Islam juga beriman dengan salah satu Kitab Allah yakni Injil dan Nabi Isa adalah salah satu utusan-Nya. Fantastik!Yang bikin saya syok adalah tatkala mengetahui ternyata Islam juga percaya dengan Almasih (baca: Nabi Isa). Dalam Islam ternyata Isa diimani; sebagai utusan Tuhan dan bukan Tuhan, lahir tanpa seorang ayah, ibunya adalah Maryam. Ini sudah lebih dari cukup bagi saya untuk mempelajari Islam lebih lanjut. Ah padahal sebelumnya saya sangat benci dengan Islam. Kini saya harus mempelajarinya? Bagaimana mungkin?Akhirnya kami jadi sering bertemu dan berdiskusi terutama tentang keimanan. Pria ini sangat lain. Ramah, kalem, dan terkesan pemalu. Ia mendengar dengan serius setiap kata-kata saya dan tidak menyela sedikitpun. Lama kelamaan saya jadi menyukai pria itu. Namun waktu itu yang masih terpikir oleh saya adalah mencari cara untuk mengajaknya masuk Kristen. Orang ini sangat potensial menurut saya.Menjadi mitra bisnisSaya akhirnya setuju untuk menjalin bisnis dengan pengusaha Mesir itu. Kami sering mengadakan perjalanan bisnis di sepanjang kawasan Utara Texas. Sepanjang hari kami justru banyak berdiskusi hal keyakinan Islam dan Kristen ketimbang masalah bisnis. Kami bicara tentang konsep Tuhan, arti hidup, maksud penciptaan manusia dan alam serta isinya, tentang Nabi, dan banyak lainnya lagi.Satu ketika saya dapat kabar Muhammad bermaksud pindah rumah. Selama ini ia tinggal bersama dengan seorang temannya. Ia berencana untuk tinggal di mesjid selama beberapa waktu. Saya dan ayah mengajaknya tinggal di rumah kami saja. Ia pun setuju.
Satu ketika salah seorang teman saya –seorang pendeta- mengalami serangan jantung. Kami membawanya ke rumah sakit terdekat dan tinggal beberapa saat disana. Saya pun musti menjenguknya beberapa kali dalam seminggu. Muhammad sering saya ajak serta. Rupanya teman saya itu tidak begitu suka. Bahkan ia dengan nyata menolak berdiskusi apapun tentang Islam. Hingga satu hari datang pasien baru. Seorang pria yang kemudian tinggal satu kamar di rumah sakit dengan teman saya. Ia menggunakan kursi roda. Saya berkenalan dengan pria itu. Sekilas tampaknya pria itu seperti sedang depresi berat.Pria di kursi roda mencari TuhanAkhirnya saya tahu pria itu kesepian dan depresi berat serta butuh teman dalam hidupnya. Jadilah saya mencoba mengingatkan dia tentang Tuhan. Saya kisahkan tentang Nabi Yunus yang hidup dalam perut ikan. Sendirian dalam gelap namun masih ada Tuhan bersamanya.Selepas mendengar kisah itu, pria berkursi roda itu mendongakkan kepalanya seraya meminta maaf. Ia menceritakan bahwa ada sedikit masalah yang melandanya. Selanjutnya ia ia ingin mengakuinya kesalahannya itu di hadapan saya. Saya berujar bahwa saya bukan seorang pendeta. Pria itu justru menjawab; “Sebenarnya saya dulu seorang pendeta.”“Apa? Saya barusan menceramahi seorang pendeta ? Saya benar-benar syok kala itu. Kenapa jadi begini? Apa yang terjadi dengan dunia ini sebenarnya?Rupanya pendeta itu –namanya Peter Jacobs- adalah mantan misionaris yang telah berkeliling Amerika Latin dan Meksiko selama 12 tahun. Kini ia malah depresi dan butuh istirahat.
Saya menawarkannya untuk tinggal di rumah kami. Dalam perjalanan ke rumah, saya berdiskusi dengan Peter tentang Islam. Saya sungguh terkejut kala diberitahu para pendeta Kristen juga belajar tentang Islam dan bahkan sebagiannya ada yang doktor di bidang itu. Ini hal baru bagi saya tentunya.Sejak itu, Muhammad, Peter dan saya sering terlibat diskusi hingga larut malam. Satu ketika masuk ke masalah kitab-kitab suci. Saya takjub kala Muhammad menceritakan bahwa dari pertama diturunkan hingga saat ini atau selama 1400 tahun Al-Quran hanya ada satu versi. Al-Quran dihafal oleh jutaan Muslim di seluruh dunia dengan satu bahasa yaitu Arab. Sungguh mustahil. Bagaimana mungkin kitab suci kami bisa berubah-ubah dengan berbagai versi sementara Al-Quran tetap terpelihara?
Sang pendeta masuk Islam!Satu hari pendeta Peter Jacobs ingin melihat apa yang dilakukan orang Islam di Mesjid. Ia pun ikut Muhammad. Sepulang dari sana saya bertanya pada Peter ada kegiatan apa di sana. Peter menyebut tidak ada acara apa-apa di mesjid. Mereka (orang Islam) cuma datang dan shalat saja. Tidak ada acara seremoni apapun. Apa? tidak ada ceramah atau nyanyian apapun?Beberapa hari kemudian Peter minta ikut lagi ke mesjid. Namun kali ini lain. Mereka tidak pulang-pulang hingga larut malam. Saya khawatir sesuatu terjadi terhadap mereka. Akhirnya Muhammad kembali dengan seorang pria berjubah. Saya sungguh terkejut dengan laki-laki yang datang bersama Muhammad itu. Ia mengenakan jubah dan topi putih. Ah rupanya si Peter. Ada apa dengan kamu tanya saya. Jawaban Peter bak petir di siang bolong. Ia menyebut sudah bersyahadah. Oh Tuhan! Apa yang terjadi? Pendeta masuk Islam?
Saya benar-benar syok dan semalaman tidak bisa tidur memikirkan hal itu. Saya ceritakan kejadian tersebut kepada istri. Istri saya justru menyatakan ia juga ingin masuk Islam, karena itulah yang benar. Oh Tuhan! Saya benar-benar tidak percaya.Saya turun ke bawah dan membangunkan Muhammad seraya minta waktu diskusi dengannya. Sepanjang malam hingga subuh kami bertukar pendapat. Muhammad minta izin shalat Subuh. Ketika itu saya mendapat firasat, kebenaran telah datang. Saya harus membuat pilihan. Lalu saya keluar rumah. Persis di belakang rumah, saya memungut sepotong papan. Lalu saya letakkan papan itu menghadap ke arah orang Islam shalat. Saya pun bersujud menghadap kiblat dan meminta petunjuk-Nya.Sekeluarga masuk IslamPagi itu, pukul 11, saya bersyahadah di hadapan dua orang saksi, mantan pendeta Peter Jacobs dan Muhammad Abd. Rahman. Alhamdulillah, di usia ke-47 saya jadi seorang Muslim. Beberapa menit kemudian istri saya juga ikut bersyahadah. Ayah baru memeluk Islam beberapa bulan kemudian. Sejak itu saya dan ayah sering ke mesjid terdekat di kota kami. Ayah mertua saya akhirnya juga mengikuti kami. Di usianya yang ke-86 ia memeluk Islam. Mertua saya meninggal persis beberapa bulan selepas bersyahadah. Semoga Allah ampuni dia. Amiin.Adapun anak-anak saya pindahkan dari sekolah Kristen ke sekolah Islam.
Setelah sepuluh tahun bersyahadah, mereka telah mampu menghafal beberapa juz Al-Quran.Sejak itu saya habiskan waktu hanya untuk Islam. Saya berdakwah ke mana-mana, hingga ke luar Amerika. Banyak sudah yang memeluk Islam. Baik dari kalangan birokrat, guru, dan pelajar dari berbagai agama. Dari Hindu, Katolik, Protestan, Yahudi, Rusia Orthodok, hingga Atheis. Saat ini saya juga mengelola sebuah website yakni Islamalways.com yang punya motto terkenal, ” where we’re always open 24 hours a day and always plenty of free parking.” (kami buka 24 jam sehari dan banyak tempat parkir gratis).Islam telah mengubah cara saya melihat kehidupan ini dengan lebih bermakna. Semoga Allah pelihara hidayah yang sudah ada pada kita dan sebarkan hidayah itu ke seluruh alam. Amin.
Wassalam
96.
Ferdy Marlian | Juni 22, 2009 at 4:49 am
ya, tuhan orang kristen itu Ye He Hya(YAHWEH), bukan allah. tuhan orang islam itu AWLOH. tuhan orang hindu itu banyak, juga orang buddha, salah satunya adalah DEWI KWAN IM dan DEWA SHINPOH. ALKITAB VERSI LAI ITU TAK 100% BENAR,TAPI ALKITAB VERSI UMBRELLA COORPORATION ITU YANG BENAR, ALQURAN 100% BENAR. SESUAI PERKATAAN YESHUA HAMMASIYAH: TAK MUNGKIN TAK ADA PENYESATAN, TAPI CELAKALAH YANG MENGADAKANNYA! SEMUA AGAMA ITU BAIK, KECUALI AGAMA SATAN (BUKAN SETAN).
97.
arise | Juli 4, 2009 at 8:05 am
om shahil
shalud..
tpi kok gak coment di pos2
yang laen///
98.
Cekixkix | Agustus 3, 2009 at 8:49 am
Tuhan Yesus On Nani…. Cekixkix….kix…kix…
99.
Fitri | Oktober 12, 2009 at 6:07 am
Hasil intelijen terhadap CosmicBoy
cs
Nama : Cosmicboy
Tempat/tanggal lahir: Malaysia, 10 September 1974
General Information
Hostname: (diedit oleh admin fietria, rahasia)
ISP: Telekom Malaysia Berhad
Organization: Telekom Malaysia Berhad
Proxy: None detected
Type: Cable/DSL
Blacklist:
Geo-Location Information
Country: Malaysia
State/Region: 16
City: Kota Kinabalu
Latitude: 5.9832
Longitude: 116.0666
Area Code:
Keterangan :
1. Kota Kinabalu terletak di Borneo (Kalimantan)
2. Hasil investigasi akan berlanjut.
100.
laskar | Oktober 13, 2009 at 8:00 pm
kristen, kristen! kasihan amat kau, apalagi pengikut-pengikut mu yang seperti kambing congek….!
@ Fitri
begitulah Mbak fitri …..! kebohoganya terlihat….!
101.
Hari | Oktober 14, 2009 at 6:14 am
To : Ferdy Marlian di 96
Ralat saja bahwa TUHAN orang ISLAM itu ALLAH (ALLOH) bukan AWLOH, karena dalam teks aslinya dalam bahasa ARAB, tidak ada huruf wau-nya (w-nya) yang mana teks aslinya adalah alif lam lam ha.
Pernah saya berdiskusi dengan orang-orang KRISTEN, kenapa mereka selalu menulis AWLOH … ? Ternyata KONSEPSI mereka sangat jauh berbeda dengan penjelasan tentang ALLAH di Al-QUR’AN. Makanya … hal tersebut saya kritisi ? Dimana ALLAH adalah TUHAN yang ESA … TIADA TUHAN SELAIN ALLAH; TIDAK ADA SEKUTU BAGINYA … SATU-SATUNYA YANG BERHAK DISEMBAH … TIDAK YANG LAIN … DIALAH SANG PENCIPTA … Yang lain adalah MAKHLUK … (Yang diciptakan)
102.
CosmicBoy | Oktober 14, 2009 at 11:49 pm
@ Hari,
Statement ginian semua orang bisa.
Jadi, bukan unik.
Harus kenal pokok dari buahnya.
Pokoknya baik, pasti buahnya baik.
Jadi bukan hanya omong Tuhan itu esa, langsung itu benar.
Omong kayak Tuhan, Satan pun pernah dan tau.
Gimana dengan ajarannya, apakah sesuai dengan ajaran Tuhan yg esa?
Nah, itu mas.
Itu, buahnya.
Harap dimengerti?
Salam.
103.
CosmicBoy | Oktober 14, 2009 at 11:51 pm
Galat.
Omong kayak gituh, …
104.
Hari | Oktober 19, 2009 at 7:08 am
To : CosmicBoy di 102
Apakah ralat saya atas tulisan Ferdy Marlian itu menyinggung kamu ? Karena antara kamu dan saya pernah berdebat soal sebutan ALLAH dan AWLOH ? Di TEMA yang lain tapi masih dalam blog yang sama ? Apakah kamu sudah LUPA ?
Bahwasanya kamu bersikukuh untuk menyebut ALLAH yang disebut ISLAM itu dengan sebutan AWLOH ? Dan kamu bersikeras alias bersikukuh alias benar-benar memegangnya sebagai suatu kebenaran, padahal sudah DITEGASKAN bahwasanya sebutan kamu itu SALAH. Tetap saja kamu TIDAK MAU MENGERTI ?
Menyebut saja SALAH ? Bagaimana MEMAHAMINYA ? Yang KECIL saja sudah SALAH ? ALLAH disebut dengan AWLOH ? Setelah dibetulkan cara penyebutannya ? NGGAK MAU ? Tetap saja NGOTOT dengan sebutan AWLOH ?
Padahal sebutan ALLAH itu TIDAK ADA WAU-nya ? Masih saja menggunakan wau tersebut ? Apakah ini BUKAN DISEBUT MAKSA ?
Yang BEGINIAN saja masih perlu DIINGATKAN ? Apakah ini bukan berarti KETIDAKMAUTAHUAN atas hal dasar yang ada ? Kalau TIDAK MAU TAHU ? Apakah ini bukan berarti suatu PEMBOHONGAN ? Kalau orang sukanya BERBOHONG dan MEMELINTIR FAKTA ? Apakah orang tersebut LAYAK untuk DIPERCAYA ? Itu saja LOGIKA SDERHANA dan AKURAT yang dapat diterapkan saat berdiskusi dengan CosmicBoy.