Logika Berpikir 1: Allah Maha Kuasa
Desember 26, 2009 at 4:58 pm 70 komentar
Seringkali perbedaan mendasar utama mengenai Allah bagi islam dan kristen terletak pada pemahaman mengenai Allah itu sendiri.
Ada kesamaan antara islam dan kristen mengenai Allah ini: Yaitu Allah tidak bisa dipersamakan dengan apapun juga.
TETAPI ada logika lanjutan yang berbeda antara islam dan kristen.
======
Islam:
1. Allah memang tidak bisa diserupai apapun juga, artinya tidak ada contoh mengenai Allah yang bisa dipersamakan dengan apapun juga.
2. Allah Maha Kuasa dibatasi oleh sifat diatas, sehingga Allah tidak bisa menjadi manusia (kemahakuasaan Allah dibatasi atau menjadi tidak maha kuasa untuk menjadi manusia).
3. Pemahaman Allah hanya boleh dikaitkan dengan apa yang Allah nyatakan mengenai dirinya, yaitu: Nahnu. Allah , Roh Allah, Firman Allah (perkataan Allah).
======
Kristen:
1. Allah memang tidak bisa diserupai apapun juga, artinya tidak ada contoh mengenai Allah yang bisa dipersamakan dengan apapun juga.
2. Allah Maha Kuasa dibatasi oleh sifat diatas, dalam arti: tidak ada satupun yang Allah lakukan bisa dicontohkan oleh manusia untuk bisa dianalogikan oleh pikiran manusia. Sehingga Allah menjadi manusia (dengan kemahakuasaan Allah) adalah hal yang sangat mudah Allah lakukan yang tidak mungkin bisa terpikirkan oleh manusia.
3. Pemahaman Allah hanya boleh dikaitkan dengan apa yang Allah nyatakan mengenai dirinya, yaitu: KAMI. Allah Bapa, Allah Putra (Firman Allah) dan Allah Roh Kudus (Roh Allah).
====================
Kemiripan logika islam dan kristen diatas terletak pada penafsiran “tidak menyerupai apapun”.
Islam menafsirkan sebagai tidak mungkin untuk menjadi manusia (meskipun hadis mengungkapkan Allah dalam bentuk manusia juga, seperti bentuk “tangan”)
Kristen menafsirkan tidak menyerupai apapun artinya: Tidak ada satupun yang Allah lakukan bisa dilakukan atau dianalogikan oleh manusia dan apa yang Allah lakukan tidak bisa diukur oleh pikiran manusia.
Kembali kepada Allah menjadi manusia, beberapa keluhan islam adalah:
Kemana ke-Allah-an-Nya?
Pertanyaan ini muncul dan dijawab dari sudut pandang penafsiran masing-masing.
Kalau masing-masing umat agama berpatokan pada iman agamanya masing-masing…, silahkan saja. Asalkan jangan mengatakan agamanya paling benar dan paling masuk akal serta paling logis. Ini sudah lain lagi ceritanya.
Kalau andaikata kita ingin bermain logika sedikit, dengan mengesampingkan semua perdebatan, silahkan pikirkan sosok “Allah” versi diluar islam dan kristen. Sosok “Allah” ini, bisa dikatakan Allah sebagai yang paling absolut tentu dengan syarat dia haruslah Maha Kuasa. Artinya tidak boleh ada satu apapun yang lebih berkuasa dari “Allah”. Pertanyaannya, seberapa besar arti “Maha” bisa dilekatkan pada sosok “Allah” ini?
Saya pernah berdiskusi dan mencoba menjelaskan Maha Kuasa “Allah”.
(Sekali lagi, saya tuliskan “Allah” karena ini adalah versi Allah yang diluar Islam dan Kristen.)
=============================================
Kalau “Allah” ingin menjadi awan, pertanyaannya adalah, manakah yang paling logis dari Allah MAHA KUASA?
1. Allah tetap Allah 100% dan menjadi Awan 0%.
2. Allah 0% dan menjadi Awan 100%.
3. Allah 0% dan Awan 0%.
4. Allah 100% dan Awan 100%.
Kalau menurutkan logika:
1. Tidaklah logis, karena itu berarti Allah tidak Maha Kuasa. Allah tidak berkuasa atau tidak mampu “menyerupai” atau “menyamar” menjadi awan. Allah kalah kuasanya dengan air yang bisa berkondensasi menjadi awan.
2. Tidak logis juga. Kalau Allah menjadi awan 100% dan hilang ke Allah-annya, berarti awan tersebut tidak bisa menjadi Allah kembali. Gelar Allah Maha Kuasa akan hilang. Karena sekarang ketika jadi awan, sudah hilang ke “maha kuasaannya”.
3. Tidak logis. Karena Allah menghilang dan tidak ada awan (akibat Allah berubah jadi awan). Allah tidak menjadi maha kuasa lagi karena sudah tidak ada Allah.
4. Logis. Karena Allah tetaplah Allah 100% sedangkan awan tetaplah awan 100%. Allah tetap mahakuasa. Kenapa? A. Karena Allah berkuasa merubah dirinya jadi awan 100%. B.Karena awan 100% tetap lah Allah 100%, maka Allah tidak kehilangan ke-Allahan-nya/ke-Maha Kuasa-annya.
Dari ke-4 proses kemungkinan diatas, maka kemungkinan no.4 adalah yang paling logis dari sifat “Allah” Maha Kuasa.
==========================
Kesimpulan:
1. Perbedaan antara Islam dan Kristen lebih kepada “asumsi” mengenai Allah dari kitab masing-masing.
2. Kalau sejenak kita keluar dan “mendefinisikan” mengenai “Allah” Maha Kuasa (yang berarti tidak ada satupun yang membatas ke-Maha Kuasa-annya), maka kalau Allah ingin menjadi awan, yang paling logis adalah: Allah menjadi awan 100% yang tetap Allah 100%.
3. “Allah” Maha Kuasa ini adalah “Allah” versi logika manusia saja, diluar dalil ayat-ayat di islam maupun kristen.
Salam.
Entry filed under: Diskusi, Kasus. Tags: Allah, Allah menjadi Awan, Awan.
70 Komentar Add your own
Tinggalkan Balasan
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed
1.
Kurdi | Desember 27, 2009 pukul 10:17 am
Dihari kemudian nanti org2 yg mendapat keRIDHOan Allah mereka akn melihat Allah scra langsung tanpa p’halang sdktpun,jika Allah tdk mempunyai wajah,tangan dll. Gimana bisa dilihat? Allah punya Wajah,tangan dll.Ttp tdk mirip dgn wajah makhluk2-Nya.Manusia indah tapi Allah Maha Indah,Manusia pintar Tapi Allah Maha pintar.
2.
imankristen | Desember 27, 2009 pukul 3:20 pm
Thanks atas responsnya.
Inti respons anda adalah: Manusia pintar Tapi Allah Maha pintar.
Ini serupa dengan tulisan saya diatas, saya akan tuliskan ulang lagi:
Senang…, kita punya pendapat dan pemikiran yang sama mengenai pikiran manusia ini.
Tuhan Yesus mengasihi anda.
Salam.
3.
Kurdi | Desember 29, 2009 pukul 12:33 am
@imankristen
Kurdi: tdk adil dong namanya jika anda ucapkan “Tuhan yesus mengasihi anda”. Kalo mau adil “semoga Allah Mengasihi kita semua”. Bukankah Allah itu Tuhanku dan Tuhanmu?
4.
imankristen | Desember 29, 2009 pukul 12:54 pm
Salam saudaraku….
Menurut keyakinan agama saya, memang Allah juga sudah mengasihi dan memberkati kita semua.
Ada 2 penyataan Allah:
1. Penyataan Umum: Melalui Alam.
2. Penyataan Khusus: Melalui Firman.
Melalui alam, Allah sudah menyatakan dirinya dalam mengasihi kita, tetapi melalui “Firman yang turun kedalam dunia menjadi daging” saya sudah.
Bagaimana dengan anda?
Salam.
5.
Kurdi | Januari 1, 2010 pukul 12:27 am
@imankristen
iman.K: “firman yg turun kedlm dunia menjadi daging”.
Kurdi: pertanyaan sy,
1.Utk apa Allah turun kedunia?
2.Apa fungsi/peran para Nabi dan Rasul diturunkan kedunia?
Mhn d’jwb menurut ajaran kristen.!
Semoga anda tdk bosan dgn pertanyaan sy ini…Thanks:)
6.
LOL | Januari 1, 2010 pukul 4:34 am
KURDI
Tinggalkan orang-orang yang bodoh sebelum kamu meninggal!!
7.
imankristen | Januari 1, 2010 pukul 5:27 am
Salam saudaraku kurdi…
Dengan pertolongan dan ijin dari Tuhan Yesus, tiada yang sulit bagi saya menjawab pertanyaan anda.
Tapi ada perasalahannya:
1. Islam dan Kristen punya konsep yang berbeda tentang semua hal (mis. Dosa, Keadilan Allah, Murka Allah, Allah adalah Esa, Pengampunan dosa dan sebagainya).
2. Kalau anda tidak mencoba memahami dan berdiri sebagai orang kristen, tetapi anda berdiri sebagai orang moslem dan “menghakimi” Alkitab berdasarkan konsep “Alquran”…, anda akan sulit mengerti apa yang saya utarakan.
3. Cara saya mencari celah kaum “moslem” adalah dengan berdiri sebagai kaum moslem, mencoba merasakan apa “essensi” pemikiran islam, baru kemudian memberikan penilaian dan perbandingan dengan Alkitab.
Contoh sederhana:
Saya sedang berdiskusi dengan Lovepassword di blog imankristen. Saya utarakan mengenai konsep dosa yang berbeda antara Kristen dan seluruh agama didunia.
Konsep dosa (essensi dosa) yang berbeda itu, mengakibatkan pemahaman yang berbeda terhadap penyelesaian masalah dosa itu sendiri.
Cobalah anda ikut berdiskusi dengan saya dan lovepassword di konsep “dosa manusia” dengan mencoba perlahan-lahan memperbandingkan konsep/pemahaman Kristen dan Islam mengenai topik tersebut.
Saya akan jawab pertanyaan anda diatas:
1. Untuk menyelamatkan dosa dunia.
2. Nabi (melihat Kristus dari jauh): Menjanjikan keselamatan melalui Yesus Kristus. Rasul (melihat Yesus langsung): Menceritakan kabar baik tersebut (Yesus Kristus) yang telah datang ke dunia untuk menyelamatkan dosa seluruh umat manusia.
Salam.
8.
Kurdi | Januari 1, 2010 pukul 8:05 am
Saya tanggapi jawaban anda yg no.Dulu.
Imank:1.Utk menyelamatkan dosa didunia.
Kurdi: dosa apa yg hendak Allah selamatkan? Dan kenapa Allah harus menyelamatkan dosa?
Jawab singkat saja jgn terlalu panjang.:)
9.
Kurdi | Januari 1, 2010 pukul 8:18 am
Ini bukan persoalan saya berdiri sbg Muslim or Kristen,berdiskusilah dgn berpihak pada kebenaran ! itu saja
10.
imankristen | Januari 1, 2010 pukul 3:12 pm
1. dosa apa yg hendak Allah selamatkan?
=>Dosa seluruh umat manusia.
2. Dan kenapa Allah harus menyelamatkan dosa?
=>Karena Allah mengasihi manusia.
3. Ini bukan persoalan saya berdiri sbg Muslim or Kristen,berdiskusilah dgn berpihak pada kebenaran ! itu saja
=>Apa itu kebenaran? A.Alquran B.Alkitab C.UUD 45 D.GBHN E.Tripitaka F.Weda G.atau…….
11.
Kurdi | Januari 2, 2010 pukul 1:04 am
@iman
iman.K:1.Dosa apa yg hendak Allah selamatkan? >dosa seluruh umat manusia.
Kurdi: yg sy tanyakan dosa wariskah?
12.
Kurdi | Januari 2, 2010 pukul 1:12 am
Apa itu kebenaran? Al-Qur’an GBHN dll.
He he he tajuk anda disini “Logika berfikir” Bung!! Jangan emosi dong ah ! Berlogika dan berfikirlah dgn mengedepankan kebenaran…Pls…:)
13.
Kurdi | Januari 2, 2010 pukul 3:29 am
Dosa waris? adilkah jika seorang dilahirkan dia telah mempunyai dosa? sedang dia tdk berbuat dosa?
Inilah Allah menurut versi kristen, Allah_nya tdk Maha adil !
14.
imankristen | Januari 2, 2010 pukul 2:06 pm
1. yg sy tanyakan dosa wariskah?
==>Karena mereka berbuat dosa.
2. Berlogika dan berfikirlah dgn mengedepankan kebenaran…Pls…:)
==>Apa itu kebenaran?
Poligami di Islam adalah tindakan suci karena mengikuti nabi yang suci. Di Kristen: Poligami itu berdosa besar dan masuk neraka.
Anda mengerti maksud saya? …. Kebenaran siapa?
3. Dosa waris? adilkah jika seorang dilahirkan dia telah mempunyai dosa?
==>Adil, itu namanya status dosa dibawah perwakilan Adam. Adilkah rakyat Jepang harus takluk ke USA padahal Kaisar Hirohito yang menandatangai kakalahan perang?
Adilkah anda dan saya menanggung hutang ke World Bank, padahal presiden SBY yang menandatangani surat hutang?
4.Inilah Allah menurut versi kristen, Allah_nya tdk Maha adil !
==> He he he…, jangan emosi kawan…, sangat mudah bagi saya untuk melakukan ke Allah islam, seperti yang anda lakukan!. Silahkan bertanya kekristenan…, jangan menghakimi. Silahkan bermain logika.
Salam.
15.
Kurdi | Januari 3, 2010 pukul 1:43 am
He he he analogi karet: “adilkah rakyat jepang harus takluk ke USA padahal kaisar HIROHITO yg menandatangani kekalahan jepang”.
Kurdi: “iman.K. Mencuri lalu anak cucu iman.K.Juga ditangkap”. Adilkah ini?
16.
Kurdi | Januari 3, 2010 pukul 1:59 am
Iman.K: “Dikristen: poligami itu berdosa besar dan masuk neraka”.
Kurdi: wah wah…Para Nabi dikristen masuk neraka dong? cz berapabanyak Nabi yg berpoligami dlm Alkitab? Itulah sbbnya sy tanya apa peran/fungsi para Nabi dan Rasul menurut kristen?
Subhannallah (Maha Suci Allah).
17.
imankristen | Januari 3, 2010 pukul 12:20 pm
He he he analogi karet: “adilkah rakyat jepang harus takluk ke USA padahal kaisar HIROHITO yg menandatangani kekalahan jepang”.
==> Manusia masuk neraka bukan karena dosa asal, tapi karena dosanya sendiri. Dosa asal adalah status manusia berdosa dibawah adam, artinya manusia sudah tercemar (secara status). Ini adalah konsep perwakilan. Ini adil dan diakui semua negara (cerita kaisar hirohito). Kalau seluruh dunia menganggap itu adil (konsep perwakilan)…, hak anda kalau bilang tidak adil, itu adalah iman anda. Maaf…, saya tidak mau mengganggu iman anda, saya hanya berbicara logika saja.
Kurdi: wah wah…Para Nabi dikristen masuk neraka dong? cz berapabanyak Nabi yg berpoligami dlm Alkitab? Itulah sbbnya sy tanya apa peran/fungsi para Nabi dan Rasul menurut kristen?
Subhannallah (Maha Suci Allah).
==>Nabi melihat iman kedepan (terhadap jasa kristus). Umat kristiani sekarang melihat iman kebelakang (terhadap jasa kristus). Dosa perlu ditebus oleh darah Kristus baru bersih.
Salam.
18.
Kurdi | Januari 4, 2010 pukul 3:29 am
Iman: ===>manusia masuk neraka bukan karena dosa asal,tapi karena dosa sendiri.
===>dosa perlu ditebus oleh darah kristus.
Kurdi:bagaimana jika dosa asal tdk ditebus?
Dan apa akibat yg timbul jika dosa asal tdk ditebus?
19.
imankristen | Januari 4, 2010 pukul 1:59 pm
Dosa asal ini adalah status manusia berdosa dihadapan Allah.
Ini semacam benih dosa yang sudah tertanam.
Benih ini akan bertumbuh dan berbuah, seiring bertumbuhnya umur manusia. Ini berarti manusia secara aktif melakukan dosa walaupun tahu itu tidak benar. Keaktifan manusia berdosa inilah yang diganjar hukuman maut. Kristus perlu turun ke dunia untuk menebus hal tersebut.
1. Kenapa manusia masuk neraka?
=>Karena secara aktif melakukan dosa.
2. Kenapa secara aktif melakukan dosa?
=>Karena nature (sifat alamiah) manusia yang sudah tercemar (status berdosa karena konsep perwakilan dari Adam).
3. Apakah ada manusia di kolong langit ini yang berkata: “Saya sesungguhnya suci 100%, tapi karena dosa asal, Allah membuat saya untuk melakukan dosa, padahal saya tidak mau”?
=>Tidak ada, semua manusia pada hari penghakiman akan berkata bahwa ia secara aktif melakukan dosa, bukan karena dipaksa (karena ada dosa asal).
Salam.
20.
Kurdi | Januari 5, 2010 pukul 3:57 am
Iman=benih ini akan bertumbuh dan berbuah,seiring tumbuhnya umur manusia secara aktif melakukan dosa “walaupun tahu itu tdk benar”.Keaktifan manusia berdosa inilah yg diganjar hukuman maut. Kristus perlu turun kedunia utk menebus hal tsb.
Kurdi:sy kira kristus g perlu turunlah(jika anda katakan perlu yaah sy g mw ganggu iman anda),cz walau kristus tlh turun namun tdk ada yg berubah pada manusia,baik sebelum dan sesudahnya kristus turun kedunia tetap saja manusia melakukan:dosa walau dia tahu itu salah,dan tetap saja manusia mengalami kematian,jadi apa urusannya kristus turun kedunia or tdk? Tdk ada manusia yg menyatakan dirinya suci baik yesus sudah turun or belum sama saja jadi…?
21.
imankristen | Januari 5, 2010 pukul 1:38 pm
Kristus tidak turun: Semua manusia masuk neraka.
Krsitus Turun: Barang siapa yang percaya pada-Nya akan masuk Sorga.
Upah dosa harus ditebus, Kristus yang menebus diatas kayu salib.
Setelah ditebus, diberikan roh yang baru, ini disebut dengan kelahiran baru.
Salam.
22.
imankristen | Januari 5, 2010 pukul 2:05 pm
By the way, saya akan tambahkan sedikit mengenai Dosa Asal ini, yang membedakan Islam Kristen.
Konsep Tidak ada dosa asal:
1. Tidak ada dosa asal.
2. Manusia keturunan Adam, bisa tidak berdosa.
3. Maka: Nabi-nabi utusan Allah, bisa tidak berdosa.
4. Apa yang dilakukan nabi benar adanya. Kalau nabi membunuh suami seorang wanita untuk menikahi wanita tersebut, itu adalah tindakan suci (lihat argumen diatas).
5. Maka haruslah dicari argumen yang menguduskan dan menyucikan tindakan nabi membunuh suami wanita tersebut.
6. Salah satu alasan yang paling baik adalah: Nabi diberikan pengecualian atau diberikan hak langsung oleh Allah untuk melakukan itu.
Konsep ada dosa asal:
1. Ada dosa asal.
2. Manusia keturunan Adam, semua berdosa.
3. Maka: Nabi-nabi utusan Allah, pasti berdosa.
4. Kalau nabi membunuh seorang pria, itu adalah tindakan berdosa karena melawan perintah Allah: Jangan Membunuh (lihat argumen diatas).
5. Maka Nabi akan menerima ganjarannya.
6. Contoh: Nabi Daud, membunuh Uria dengan “menipunya” di medan perang (untuk menikahi istrinya Uria: Bertsyeba). Allah menghukum dengan membunuh anak Daud dan seluruh anak-anaknya mati di medan perang.
Kesimpulan (Maaf, ini cuma contoh):
Kalau seorang nabi Kristen melakukan tindakan mencium batu kelereng kecil hitam (ternyata setelah di riset itu adalah tahi kambing) sebagai syarat beribadah ke Gereja, maka:
1. Penganut Tidak ada dosa asal: Harus melakukan tindakan suci yang dilakukan oleh nabi yang suci itu.
2. Mengakui Dosa Asal: Tidak melakukan karena mengerti, itu adalah ciri-ciri orang berdosa (karena Nabi juga seorang berdosa yang pernah dan bisa berdosa). Tidak perlu ditiru tindakan nabi itu.
Note: Konsep awal yang berbeda (hulu) akan mengakibatkan perbedaan pandangan pada bagian kelanjutannya (hilir).
Salam.
23.
Kurdi | Januari 5, 2010 pukul 4:57 pm
Iman: kristus tdk turun: semua masuk neraka.
Kurdi: itukan cuma angan angan kosong ! Ini lihat kata2 anda:
1.kristus turun utk menebus dosa Asal.
2.Manusia masuk neraka bukan karena dosa awal.
3.Kristus tdk turun: semua masuk neraka. Coba perhatikan! Bertolak belakang bukan? Ah bisa aza deh kamu…He he he
24.
imankristen | Januari 6, 2010 pukul 2:08 am
He he he….
Kritus turun ke dunia untuk menebus dosa manusia yang secara aktif melawan Allah. Silahkan baca lagi tulisan saya.
Mohon diingat, anda lagi diskusi dengan saya, bukan lagi menulis ulang hapalan dari musuh-musuh Kristen.
Test pelajaran agama Kristen:
Mana yang benar dari tulisan Iman Kristen diatas:
1. Kristus menebus dosa manusia yang aktif melawan Allah.
2. Kristus menebus dosa asal (berarti ada manusia yang suci 100% tapi berbuat dosa karena dipaksa Allah, bukan karena keinginan dirinya / hatinya sendiri).
Salam.
25.
imankristen | Januari 6, 2010 pukul 2:25 am
Untuk sahabatku Kurdi…
Anda sudah lama sekali bertanya kristen, sekarang saatnya saya ikut bertanya juga.
1. Islam mengakui untuk menyembah Allah.
2. Allah adalah Roh adanya.
3. Allah tidak boleh disekutukan dengan apapun juga dan diimajinasikan dengan benda apapun juga.
4. Tindakan menyekutukan Allah adalah musyrik dan neraka sebagai ganjarannya.
Pertanyaan:
Kenapa Islam kalau sholat menyembah Batu Hitam?
Apakah Allah = Batu Hitam?
Salam.
26.
kurdi | Januari 6, 2010 pukul 4:47 am
Dari Ibnu Abbas ra. bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Hajar Aswad turun dari surga berwarna lebih putih dari susu lalu berubah warnanya jadi hitam akibat dosa-dosa bani Adam.” (HR Timirzi, An-Nasa`I, Ahmad, Ibnu Khuzaemah dan Al-Baihaqi).
Dari Abdullah bin Amru berkata, “Malaikat Jibril telah membawa Hajar Aswad dari surga lalu meletakkannya di tempat yang kamu lihat sekarang ini. Kamu tetap akan berada dalam kebaikan selama Hajar Aswad itu ada. Nikmatilah batu itu selama kamu masih mampu menikmatinya. Karena akan tiba saat di mana Jibril datang kembali untuk membawa batu tersebut ke tempat semula. (HR Al-Azraqy)
ket:Masa batu yang hitam karena dosa disembah? jangan ngarang cerita deeeh plz deh…! pelajari dulu baru diskusi,kalo asa lngomong jadi kesannya anda itu cetek banget…malu kan gih sana pelajari dulu…jangan melihat permasalaha islam dari kacamata dengki klo anda cinta kebenaran!!!!!
27.
imankristen | Januari 6, 2010 pukul 3:26 pm
Bisa kasih data dari Q, beserta ayat-nya?
Apa manfaat Allah menurunkan Batu Hitam itu ke dunia? Apakah sebagai pengganti Allah? Kenapa harus sembahyang ke arah batu itu?
Salam.
28.
Kurdi | Januari 7, 2010 pukul 3:37 am
Apa manfaat Allah menurunkan batu hitam itu kedunia?
>tdk ada.
apakah sbg pengganti Allah?
>bukan.
Kenapa harus sembahyang menghadap batu itu?
>bukan mengadap batu tanpi mengadap kiblat(ka’bah).
Kiblat(ka’bah) adalah patokan kearah mana kita sholat,yg disembah kami bukanlah ka’bah,batu hitam tapi yg kami sembah adalah Allah.
29.
Kurdi | Januari 7, 2010 pukul 3:47 am
Rasulullah pernah sholat diatas Unta,ketika sholat unta itu berubah2 arahnya,lalu turun ayat :”kepunyaan Allah-lah timur dan barat…” yg bermakna sholatnya sah meski tdk menghadap kiblat.
30.
Kurdi | Januari 7, 2010 pukul 4:03 am
Sholat ada sutrah(pembatas) Rasulullah suka menancapkan kayu dihadapannya,jaraknya 3 hasta.Jika ada org,hewan dll yg melintas didlm batas sutrah maka wajib dicegah agar tdk melintas,tapi jika diluar sutrah maka tdk apa2 melintas,nah jadi jelas apapun yg berada diluar sutrah,baik itu org,mobil,batu hitam dll bukan berati org sholat menyembah apa yg dihadapannya.
31.
Kurdi | Januari 7, 2010 pukul 5:16 am
Yg diucapkan dlm sholat;
takbir: Allahuakbar (Allah Maha besar).
Iftitah: ku hadapkan wajahku kepada Dzat yg menciptakan langit dan bumi,dgn keadaan lurus dan berserah diri dan tidak aku termasuk orang2 yg musyrik.Sesungguhnya sholatku,ibadahku,hidup dan matiku kuserahkan kepada Allah Tuhan semesta alam.Tidak ada sekutu bagi-Nya.Demikianlah yg diperintahkan kepadaku.Dan aku adalah orang yg pertama-tama berserah diri.
32.
Kurdi | Januari 7, 2010 pukul 5:30 am
Kemudian dijantut membaca Al-fatihah kemudia ayat Al-Qur’an.Kemudian ruku dan membaca: Maha suci Rabb yg Maha Agung dan Aku memuji-Nya…Dst…
Perhatikanlah tdk ada sama sekali hubungannya dgn batu hitam.
33.
Kurdi | Januari 7, 2010 pukul 8:08 am
Dlm alkitab yesus berdo’a menghadap bait Allah (baitul maqdis yerusalem). Sebelum th ke-2 hijrah(th 624 M) umat Islam sholat masih menghadap kebaitul maqdis hingga Allah merubah arah kiblat menjadi ke masjidil haram,baca Al-Baqarah 144.
Jadi jelas bahwa kiblat/ka’bah hanyalah patokan mengadap mana kita sholat.
Kiblat berasal dari kata “Muqobalah” artinya “arah yg dihadapi”. Lalu kenapa ka’bah ditaruh batu hitam? He he he suka2 dong kalo gue taruh buat hiasan apa ngga boleh…
34.
Kurdi | Januari 7, 2010 pukul 12:18 pm
Oh ya tambahan lagi,Umat Islam sholat menghadap baitul maqdis 6 bulan lamanya. nah kalo memang batu hitam itu yg harus disembah kenapa tdk dihadirkan di baitul maqdis yerusalem selama 6 bulan itu? Jelas bukan?
35.
Kurdi | Januari 7, 2010 pukul 12:40 pm
Rasulullah saw. Bersama Umat Muslim sholat menghadap baitul maqdis(yerusalem) selama 6 bulan.
Pertanyaannya: apakah selama 6 bulan “batu hitam”itu ada dibaitul maqdis? Jelas tdk toh!
36.
imankristen | Januari 8, 2010 pukul 5:49 am
Dlm alkitab yesus berdo’a menghadap bait Allah (baitul maqdis yerusalem).
=> Data anda tidak benar.
Lalu kenapa ka’bah ditaruh batu hitam? He he he suka2 dong kalo gue taruh buat hiasan apa ngga boleh…
=> Apa betul boleh taruh hiasan di Kabah? Kalau batu hitamnya diambil dari sana, apa boleh? Kalau Batu Hitam dan Kabah dipindahkan ke Indonesia, apakah arah sholat juga berubah?
Yerusalem itu menjadi tempat suci Agama Kristen (terlebih dahulu) dan Islam (kemudian).
Salam.
37.
Kurdi | Januari 8, 2010 pukul 8:19 am
Imank: dlm alkitab yesus berdo’a menghadap bait Allah==>data anda tdk benar.
Kurdi: “tetapi Aku,berkat kasih setia-Mu yg besar,Aku akan masuk kedlm rumah-Mu,sujud menyembah kearah bait-Mu yg kudus.Dgn takut akan Engkau.” (mazmur 05:8). Dan (Mazmur 138:2).
Imank:Apa betul boleh ditaruh hiasan dika’bah?
Kurdi: banyak kaligrafi dipasang disana apalagi yg menaruh hiasan itu seorang Nabi.
Imank:kalo batu hitam diambil dari sana boleh?
Kurdi: utk apa diambil? Yg meletakkan batu itu ialah Nabi Ibrahim,jadi kami tdk berani lancang sembarang ambil.
Imank:kalo batu hitam dan ka’bah dipindah ke indonesia,apakah arah sholat juga berubah?
Kurdi:arah kiblat Allah yg menetukan,jika ka’bah dipindah sy rasa masih tetap kearah sana sampai Allah merubahnya…He he…
38.
imankristen | Januari 8, 2010 pukul 1:23 pm
Imank: dlm alkitab yesus berdo’a menghadap bait Allah==>data anda tdk benar.
Kurdi: “tetapi Aku,berkat kasih setia-Mu yg besar,Aku akan masuk kedlm rumah-Mu,sujud menyembah kearah bait-Mu yg kudus.Dgn takut akan Engkau.” (mazmur 05:8). Dan (Mazmur 138:2).
=> Ha ha ha…, anda lucu sekali. Coba pelajari ke sumbernya (alkitab), tanya om google (ketik: “sabda mazmur138:3″). Maaf ya…, tulisan anda itu hoax.
Saya akan ajari anda sedikit cara menafsirkan alkitab versi hoax-nya Ahmad deedad dan cs-nya (menurut saya, sangat tidak terdidik dalam belajar theologia).
Contohnya:
Kitab Kejadian2:21-22: Lalu Tuhan Allah membuat manusia itu tidur nyenyak; ketika ia tidur, TUHAN Allah mengambil salah satu rusuk daripadanya, lalu menutup tempat itu dengan daging. Dan dari rusuk yang diambil TUHAN Allah dari manusia itu, dibangunNyalah seorang perempuan, lalu dibawaNya kepada manusia itu.
Ayat ini membuktikan:
1. Yesus bukanlah Allah karena bisa dibuat Allah tidur.
2. Yesus diambil tulang rusuknya ketika tidur.
3. Yesus menikahi seorang perempuan.
Kesimpulan (dari cara penafsiran model Ahmad Deedat): Bukti dari Alkitab jelas sekali menyatakan Yesus adalah manusia biasa yang dicipta Allah dan menikah. Klaim Kristen selama ini tidak benar, karena tidak sesuai dengan Alkitab.
Mbok ya anda itu belajar yang pintar dikit dong…, gimana mau diskusi dengan saya, membedakan mana yang hoax dengan mana yang nggak saja anda sulit sekali.
Anda tahu ndak, hoax versi islam juga banyak (seperti cara Amad Deedat). Saya coba memilih mana yang hoax dan mana benar dan sudut mana yang memang merupakan “celah” dari logika Q.
==================
Kurdi: utk apa diambil? Yg meletakkan batu itu ialah Nabi Ibrahim,jadi kami tdk berani lancang sembarang ambil.
=> Bisa kasih datanya? Beda waktu masa Ibrahim dan Muhammad itu sekitar 2800 tahun.
Kenapa manusia tidak berani (lancang), itu kan cuma batu hiasan saja.
Jadi jelas bahwa kiblat/ka’bah hanyalah patokan mengadap mana kita sholat.
Kiblat berasal dari kata “Muqobalah” artinya “arah yg dihadapi”. Lalu kenapa ka’bah ditaruh batu hitam? He he he suka2 dong kalo gue taruh buat hiasan apa ngga boleh…
=> Apakah berarti batu hitam di kabah itu adalah karena suka-suka kita saja (iseng) buat disana untuk dijadikan arah sholat?
Kurdi:arah kiblat Allah yg menetukan,jika ka’bah dipindah sy rasa masih tetap kearah sana sampai Allah merubahnya…He he…
=>Allah ada dimana? Arah sholat itu kenapa ke satu titik?
Salam.
39.
Ayung Chines Masuk ISLAM | Januari 8, 2010 pukul 2:18 pm
@Cb
wkakakkak ongga diajak ngomong die ngoceh “muo she cuo luuuh” neeh gue kasih tau singkat ze yeeh…Saat itu Nabi ibrahim as membangun ka’bah,nah ada yg kurang satu batu,terus Nabi Ismail dirusuh nyari,eh Die ngga dapet,pas pulang ke ka’bah tau2 ntu batu udah ada dan terpasang ama Jibril…Dst. Salam “CB”okin :d
40.
imankristen | Januari 8, 2010 pukul 2:36 pm
@Kurdi
Bagaimana pendapat anda mengenai pemikiran dibawah ini:
============
Sebelum Muhammad memproklamirkan diri sebagai nabi, batu hajar aswad sudah demikian dikultuskan, dan menjadi salah satu penghuni Kaabah di samping 359 berhala lain sembahan suku-suku di Arab.
Ini dapat kita ketahui dari riwayat pengangkatan batu tersebut sewaktu Kaabah rusak ditimpa banjir besar. Waktu itu Muhammad belum jadi “nabi”. Suatu ketika di saat Muhammad berusia 35 tahun, Kaabah rusak ditimpa banjir. Orang-orang bersepakat membangun kembali kuil itu, tidak ketinggalan Muhammad. Ketika sampai pada saat mengembalikan Hajar Aswad (Batu Keramat berwarna Hitam) ke tempatnya semula, timbul kericuhan. Masing-masing merasa lebih berhak mendapat kehormatan mengerjakan hal itu. Orang bersitegang, hingga seluruh pekerjaan terhenti karenanya. Akhirnya dimufakati untuk menyerahkan keputusan persoalan kepada barangsiapa yang esok harinya paling dahulu berada di Masjid al Haram. Ternyata orang itu ialah Muhammad. Kemudian, Muhammad membeberkan selembar kain, mengangkat dan meletakkan batu keramat itu di atas kain tersebut. Kemudian para kepala keluarga/kelompok/ kafilah/orang terkemuka diajak beramai-ramai mengangkat dan membawa kain itu ke tempat di mana batu hitam akan diletakkan dan Muhammad sendiri meletakkannya di atas tempatnya semula. Sejak saat itu Muhammad mendapat tempat terhormat di hati orang-orang Mekah. Kewibawaan Muhammad naik di mata rakyat.
Bukti referensi:
QS. 27 An Naml: 91
“Aku hanya diperintahkan untuk menyembah Tuhan negeri ini (Quraish Mekkah) Yang telah dijadikannya suci dan kepunyaan-Nya-lah segala sesuatu, dan aku diperintahkan supaya aku termasuk orang-orang yang berserah diri.”
Allahnya Muhammad berbeda dengan Allahnya bangsa Israel.
Surat ALBAQARAH (2:62)
Sesungguhnya orang-orang mu’min, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani dan orang-orang Shabiin, siapa saja diantara mereka yang benar-benar beriman kepada Allah, hari kemudian dan beramal saleh, mereka akan menerima pahala dari Tuhan mereka, tidak ada kekhawatiran kepada mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati.
=================
Salam.
41.
Kurdi | Januari 9, 2010 pukul 5:32 am
@imank
imank:Allahnya Muhammad berbeda dengan Allahnya bangsa israel.
Kurdi: Allahnya Mu’min,Allahnya yahudi,Allahnya nasrani,Allahnya shabiin,Allahnya Qurays,Allahnya ibrahim,dll. Yg mana saja disebut Allahnya adalah sama
Jika dikatakan Allahnya Qurays maka Allahnya sama,hanya saja menyebut Allahnya disesuaikan dgn,siapa lawan bicara,temanya bicaranya apa,pada kaum apa,dst…
42.
Kurdi | Januari 9, 2010 pukul 6:04 am
Utk surat Al-Baqarah: 62. Perhatikan kata: “…siapa saja di antara mereka yang benar-benar beriman kepada Allah…”.
Pada Masa itu sebagian org2 Yahudi menganggap Uzair sbg anak Allah,sebagian lagi tdk (imannya benar mengikuti Ajaran Nabinya). Dan sebagian Nasrani menganggap Isa as. Sbg anak Allah sebagian lagi tdk (mengikuti ajaran Nabi Isa as. Yg lurus).
Nah yg dimaksud benar imannya adalah org yg mengikut ajaran Nabinya serta tdk menjadikan uzair dan Isa as. Sbg Anak Allah.
Disinilah letak perbedaan pemikiran manusianya tentang Allah,bukan Allahnya yg berbeda.
43.
imankristen | Januari 9, 2010 pukul 1:22 pm
Sejarah awal Quraish Mekkah adalah penyembah berhala (lihat sejarah M sebelum jadi nabi). M juga lahir dari keluarga/kaum/bangsa penyembah berhala.
QS. 27 An Naml: 91
“Aku (M), hanya diperintahkan:
A. untuk menyembah Tuhan negeri ini (Quraish Mekkah)
Kenapa menyembah Tuhan negeri Q Mekkah?
Karena:
1.Yang (Tuhan negeri ini /Quraish Mekkah) telah dijadikanNya suci dan
2. kepunyaan-Nya-lah segala sesuatu (termasuk Tuhan negeri ini /Quraish Mekkah),
B. Supaya aku (M) termasuk orang-orang yang berserah diri (Supaya pasrah menerima Batu Hitam / Tuhannya Quraish Mekkah).”
====================================
Surat ALBAQARAH (2:62)
Sesungguhnya:
1.orang-orang mu’min,
2.orang-orang Yahudi,
3.orang-orang Nasrani dan
4.orang-orang Shabiin,
Kenapa dengan 4 kaum “orang-orang” itu?
Maka siapa saja diantara mereka (orang-orang mu’min, Yahudi, Nasrani dan Shabiin):
1.yang benar-benar beriman kepada Allah (Tuhan mereka) hari kemudian dan
2. beramal saleh,
Apa balasannya?
Maka mereka (orang-orang mu’min, Yahudi, Nasrani dan Shabiin) akan menerima pahala dari Tuhan MEREKA (orang-orang mu’min, Yahudi, Nasrani dan Shabiin / Bukan Allah-nya M),
Karena itu:
1. tidak ada kekhawatiran kepada mereka (orang-orang mu’min, Yahudi, Nasrani dan Shabiin), dan
2. tidak (pula) mereka (orang-orang mu’min, Yahudi, Nasrani dan Shabiin) bersedih hati.
==================
Kesimpulannya:
1. M Harus menyembah Allahnya Quraish Mekkah (batu hitam) karena sudah disucikan Allah. M harus menerima dengan pasrah bahwa batu itu menjadi milik kepunyaan Allah.
2. Mengenai Allahnya kaum Taurat dan Injil, mereka akan menerima pahala dari Allah mereka. (Tidak ada hubungannya 4 kelompok kaum itu untuk ikut menyembah Allah-nya Quraish Mekkah (batu hitam) yang harus disembah M).
Salam.
44.
Kurdi | Januari 10, 2010 pukul 12:37 am
Perhatikan surat An Naml: 91
“Aku hanya diperintahkan untuk menyembah Tuhan negeri ini (Mekah) Yang telah menjadikannya suci dan kepunyaan-Nya-lah segala sesuatu,dan aku diperintahkan supaya aku termasuk orang-orang yang berserah diri.
>perhatikan kata: “Tuhan negeri ini (mekah)”maksudnya Tuhan yg men Suci kan negeri mekah,karena Allah telah menjadikan Mekah menjadi negeri yg suci, Tuhan negeri ini bukan bermakna Tuhannya Quraisy penyembah berhala. >Anda gagal memahami makna ayat ini karena ada kedengkian dlm hati anda…
45.
Kurdi | Januari 10, 2010 pukul 1:23 am
Asbaabun Nuzuul (latar belakang historis turunnya ayat-ayat Al-Qur’an).
“sesungguhnya orang-orang Mukmin,orang-orang Yahudi,orang-orang Nasrani,dan orang-orang Shabi-in,siapa saja di antara mereka yang benar-benar beriman kepada Allah,hari kemudian,dan beramal saleh,mereka akan menerima pahala dari Rabb mereka,tidak ada kekhawatiran terhadap mereka,dan tidak pula mereka bersedih hati. (Q.S. al-Baqarah: 62).
>dlm suatu riwayat di kemukakan bahwa Salman bertanya kepada Nabi saw. Tentang penganut agama yang pernah ia anut bersama mereka.Kemudian ia menerangkan cara sholat dan ibadahnya. Maka turunlah ayat tersebut di atas Qs.Al-Baqarah: 62. Sebagai penegasan bahwa orang yg beriman kepada Allah dan hari Akhir dan beramal saleh akan mendapat pahala dari Allah Swt.
(di riwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim dan al-’Adni didalam musnad-nya,dari Ibnu Abi Najih,yg bersumber dari Mujahid.
>Sumber: CV Penerbit Diponegoro Bandung
46.
Kurdi | Januari 10, 2010 pukul 1:56 am
Dalam Asbaabun Nuzuul di atas Salman Alfasisi menerangkan cara sholat dan ibadahnya,yang ternyata diterima disisi Allah Swt,artinya ibadah mereka sesuai dengan apa yg diperintahkan Allah serta lurus tdk menyimpang.
47.
imankristen | Januari 10, 2010 pukul 11:39 am
Anda gagal memahami makna ayat ini karena ada kedengkian dlm hati anda…
=>Anda salah memahami saya. Saya tidak ada maksud kedengkian. Tulisan saya penuh dengan logika. Saya lagi berbicara dengan logika yang murni. Kalau anda punya logika, ayo kita berdiskusi dengan baik, jangan buruk sangka dan menghakimi orang lain.
Logikanya begini, kalau kita mau bermain diluar wilayah iman.
Kalau dengan iman anda katakan bahwa itu semua sungguh-sungguh perintah Allah yang tidak terbantahkan…, saya tidak bisa berkata-kata apa-apa lagi.
Tapi kalau anda mau bermain logika dengan jernih…, saya akan tanyakan lagi.
Tuhan Negeri ini dikaitkan dengan:
1. Asal usul batu hitam yang ada di mekah.
2. M diperintahkan menyembahnya (sholat).
Perhatikan kalimat:
Aku hanya diperintahkan untuk menyembah Tuhan negeri ini (Mekah) Yang telah menjadikannya suci
=> Allah menjadikan suci Tuhan negeri Mekah, sehingga M patut menyembahnya.
Apa Tuhan negeri Mekah? Yang disucikan bukan semuanya (359 berhala), tapi hanya 1 saja, yaitu batu hitam. Itulah kenapa sholat diarahkan ke titik dimana batu itu berada.
Salam.
48.
Kurdi | Januari 11, 2010 pukul 5:04 pm
Aku hanya di perintahkan Untuk menyembah Tuhan negri ini (mekah) yang telah menjadikannya suci…
Iman k:Tuhan negri ini =Batu hitam (hajar aswat) dgn bukti menarik sejarah renovasi ka’bah.
Kurdi: Tuhan negri ini = Tuhan yg menSUCIkan Negri mekah,dgn bukti bahwa Rasulullah saw.Berkiblat kebaitul maqdis selama 16 bulan lamanya,dan dibaitul maqdis tdk ada hajar aswat,itu artinnya penyembahan Rasulullah bukanlah kepada batu hitam.Pada hal sebelum Muhammad menjadi Nabi batu itu sudah ada,logikanya jika Islam menyembah butu hitam,maka seharusnya batu hitam itu dihadirkan dibaitul maqdis:)
logika siapa yg lebih akurat?
49.
imankristen | Januari 11, 2010 pukul 10:12 pm
Itu jawaban yang retoris. Coba anda bandingkan dengan konsep Allah, sehingga anda mengerti, pasti ada maksud lain dengan Mekah.
Saya sudah tanyakan diawal sekali, saya ulangi lagi:
=>Allah ada dimana? Arah sholat itu kenapa ke satu titik?
Bukankah banyak daerah lain yang akhirnya “diambil” M karena “disucikan” atau “dilayakkan” oleh Allah untuk dijajah/taklukkan?
Kenapa harus ke Kabah saja?
Nah…, logika ini pasti menjelaskan sesuatu maksud tertentu dari Allah.
Salam.
50.
stephen | Januari 12, 2010 pukul 1:27 am
Sekadar iklan blog sendiri. Silalah berkunjung dan komen. Ianya memaparkan berita-berita setiap hari di Malaysia. Terima kasih.
51.
Kurdi | Januari 12, 2010 pukul 1:57 am
Iman k: arah sholat itu kenapa ke satu titik? “Bukannya banyak daerah…”
kurdi: Lalu maunya Iman kristen menghadap mana? apa Muslim harus ikut apa maunya Anda?
Sifat ikhsan harus dimiliki oleh umat islam,sifat ikhsan adalah keyakinan bahwa Allah selalu memperhatikan dimanapun kita berada,jadi apa yg difikirkan org ketika sholat? Jwbnya yah sifat ikhsan itu,dan bukan memikirkan batu hitam. Anda mengerti yg dimaksud Patokan? >sy mau pergi kerumah andi,dirumah andi ada tiang bendera yg terlihat dari depan rumah saya,nah jika saya mau kerumah andi maka sy mengadap tiang bendera itu dan berjalan menuju tiang bendera itu,tiang bendera bukan siANDI tapi hanya sbg patokan saja.Begitu juga Ka’bah/batu hitam bukanlah Allah.
52.
Kurdi | Januari 12, 2010 pukul 4:43 am
@imankristen
perhatikan ayat ini:
“Aku hanya diperintahkan untuk menyembah Tuhan negri ini (Mekah)…”
>>maksudnya: Tuhan negri mekah/Tuhan yg memiliki negri ini (mekah).
Dan kelanjutan ayat ini:
“…yang telah menjadikan suci…”
>>apa yg dijadikan suci? Jwb: Negri mekah.
Dan kelanjutan ayat ini:
“..,dan kepunyaan-Nya-lah segala sesuatu…”
>>ini bermakna; Allah-lah yg mempunyai segala sesuatu,termasuk negri suci (mekah) adalah milik-Nya.
Dan kelanjutan ayat ini: “…dan aku diperintahkan supaya aku termasuk orang-orang yang berserah diri.”
>>kepada siapa Muhammad saw. berserah diri? Jwb: kepada Tuhan pemilik segala sesuatu,termasuk pemilik negri suci ini (mekah).
53.
Kurdi | Januari 12, 2010 pukul 2:30 pm
Muhammad saw. selalu konsisten dlm menerapkan ajaran Tauhid & tdk pernah ada kandungan syirik.
“Ingatlah,hanya kepunyaan Allah-lah agama yang bersih (dari syirik). Dan orang-orang yang mengambil pelindung selain Allah (berkata): “Kami tidak menyembah mereka melainkan supaya mereka mendekatkan kami kepada Allah dengan sedekat-dekatnya.” sesungguhnya Allah akan memutuskan diantara mereka tentang apa yang mereka berselisih padanya.sesungguhnya Allah tidak menujuki orang-orang yang pendusta dan sangat gokar. (Qs.Az-Zumar: 3).
Dlm 1 riwayat dikemukakan bahwa ayat ini turun berkenaan dgn 3 suku bangsawan: Amir,Kinanah,& bani Salamah,yg menyembah berhala.Mereka menganggap bahwa malaikat itu putri2 Allah (malaikat dijadikan berhala2 penj.),serta penyembahan thdp berhala2 itu hanyalah utk mendekatkan diri kepada Allah.Ayat ini turun sbg penegasan dari Allah bahwa ucapan mereka itu hanyalah dusta belaka & kedustaannya itu akan dibuktikan kelak diakhirat. (diriwayatkbo oleh; Juwaibir,sumber Ibnu Abbas).
54.
Kurdi | Januari 12, 2010 pukul 2:38 pm
Maaf Ralat:
kata “gokar” diakhir ayat sebenarnya kata “ingkar”.
55.
imankristen | Januari 15, 2010 pukul 1:14 pm
Saya ulangi lagi:
1.Bisa anda jelaskan pertanyaan saya diatas yang belum anda jawab.
2. Mungkin bisa anda kaitkan, dengan asal-usul turunnya ayat tersebut (khusus untuk Mekah).
Salam.
56.
Kurdi | Januari 16, 2010 pukul 1:11 am
Allah ada dimana?
>Allah bersemayam di Arsy.(tapi,Allah dekat dgn hambanya yg mengingat-Nya,bahkan lebih dekat dari urat leher…)
Arah sholat itu kenapa ke satu titik?
>sebab itulah perintah Allah.
Kaum: Yahudi,Nasrani,Muslim beribadah kesatu titik hanya kristen saja yg tdk mengenal arah ibadah(kiblat) ya kan jadi ibadah kesatu titik itu kelihatan aneh bagi umat kristen. >(Nasrani bukan Kristen *penj*)
57.
imankristen | Januari 16, 2010 pukul 4:23 am
Sebelum saya mengkomentari, mohon berikan jawaban anda atas:
58.
Kurdi | Januari 16, 2010 pukul 5:18 am
“Sesungguhnya rumah yang mula-mula di bangun untuk (tempat beribadah) manusia,ialah Baitullah yang di Bakkah (Makkah) yang di berkahi dan menjadi petunjuk bagi semua manusia.” (Qs.Ali Imran: 96).
59.
Kurdi | Januari 16, 2010 pukul 6:24 am
Iman k: Tuhan (M)=Tuhannya Qurais.
Kurdi: anda salah.!
>Ketika fathu (penaklukan) makkah,Rasulullah saw. menghancurkan berhala2 (sesembahan/Tuhan2 Qurais) disekitar Ka’bah,Rasul menyuruh Bilal adzan,dan kanit makkah pun dipenuhi suara seruan kemenangan dan kalimat Tauhid (tiada Tuhan selain Allah).
>Tuhan Muhammad saw. Adalah Allah.
>Tuhan Qurais adalah berhala2 yg dihancurkan.
60.
imankristen | Januari 18, 2010 pukul 9:04 am
Bagaimana tanggapan anda terhadap tulisan saya diatas sekali:
61.
Kurdi | Januari 18, 2010 pukul 10:15 am
renovasi ka’bah hanya sebatas pembetulan kerusakan pada Ka’bah Rumah(tempat) ibadah.
ka’bah dibangun hingga 5 kali yaitu oleh:
1.Malaikat.
2.Nabi Adam as.
3.Nabi Ibrahim as.
4.Kaum Quraisy.
5.Ibnu Zubair.
Adakah diantara ke-lima-limanya yg menyembah “Batu Hitam (Hajar Aswat)”?
Dan adakah pernyataan dari Muhammad saw. bahwa Beliau menyembah batu hitam yg dimaksud?
>utk Qs.An Naml: 91 itu hanya tafsiran org2 yg tdk menyukai Islam,termasuk anda pun terpukau dgn tafsiran mereka. “na udzubillah”.
Kenapa ditaruh batu hitam itu dika’bah? Jwb: karena Batu itu berasal dari surga,dan Ibrahim as. yg meletakkannya,mungkin lebih ke-menjaga nilai historisnya dan bukan utk dipembah.
62.
Kurdi | Januari 18, 2010 pukul 11:22 am
Hajar aswat bukanlah Tuhannya Quraisy
Asbaabun Nuzuul (Qs.Al-Isra:73-75.).
Dlm suatu riwayat dikemukakan bahwa Rasulullah saw. mencium hajar aswat.kaum Quraisy berkata: “kami tidak akan membiarkan engkau mencium hajar aswat sebelum engkau mencium Tuhan-Tuhan kami.” Maka Rasulullah saw. berkata: apa salahnya kalau aku berbuat demikian,…”
(HR.Abusy syeikh yg bersumber dari Sa’id bin jubair dan ibnu Syihab).
Jadi jelas kata “Tuhan ngeri ini (makkah)” bukan bermakna Tuhannya Org2 Musyrik Quraisy.:):):)
63.
Kurdi | Januari 18, 2010 pukul 12:42 pm
Jadi pernyataan Anda soal: “Aku (M) hanya diperintahkan menyembah Tuhan negri ini (Batu hitam=Tuhannya Qurais).”
“salah fatal” karena Tuhannya org2 musyrik Qurais bukanlah “hajar aswat”,melainkan Tuhan mereka(Qurais) adalah berhala2 yg ada disekitar Ka’bah.
64.
Kris | Februari 27, 2010 pukul 9:11 am
lihat agama kami sgt hati2 dlm memberi nama tidak ada yg menyerupai nama tuhan
sdngkn kristen ada nama orgny yg sama dgn tuhan
65.
paulbego | Maret 7, 2010 pukul 12:36 am
@aall kristiani di tempat masing2
Salah satu sifat yang wajib dimiliki oleh Tuhan ialah sifat “MAHA TAHU.” Sememangnyalah Tuhan Maha mengetahui apa-apa yang ada di langit dan apa-apa yang ada di bumi,dan sememangnya pulalah Tuhan Maha mengetahui perkataan yang terucap,yang tersembunyi didalam hati,yang belum terucap,dan yang telah terucap!
Firman Allah dalam Al-Qur’an:
“Kepunyaan-Nya-lah kerajaan langit dan bumi,Dia menghidupkan dan mematikan,dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.” (Qs.Al-Hadid: 2).
“Dia-lah Yang Awal dan Yang Akhir Yang Zahir dan Yang Batin; dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu.” (Qs.Al-Hadid:3)
Dan ada tertulis di dalam Al-Kitab (Bible):
“Sebelum lidahku mengeluarkan perkataan,sesungguhnya semua telah Engkau ketahui,ya Tuhan.” (Mazmur 139:4).
(sebenarnya masih banyak lagi dalil2 yang serupa menyoal tentang hal ini!)
Inilah sifat Tuhan yang “MAHA TAHU”.
Dari ke-dua dalil diatas yaitu Firman Allah dalam Qs.Al-Hadid: 2-3,
dan apa yang tertulis di dalam Al-Kitab (Bible) pada Mazmur: 139:4 di atas. Maka tidak bisa dipungkiri bahwa sifat “MAHA TAHU” adalah sifat yang harus dimiliki oleh Tuhan.
Saya sangat yakin semua orang pasti sependapat bahwa Tuhan itu “Maha Tahu!” Jika Tuhan tidak Maha tahu atau tidak tahu maka apa jadinya? Batallahlah ia menyandang predikat sebagai Tuhan! Karena pada pengadilan/penghakiman akhirat nanti akan menjadi kacau-balau jika Tuhan tidak Maha Tahu atau tidak tahu! dengan begitu Tuhan dapat di bohongi oleh makhluk-makhluk-Nya yang berdosa!
Untuk itu marilah kita buktikan apakah benar Yesus adalah Tuhan? dan apakah Yesus Maha Tahu?
Berikut dalil yang tertulis di dalam Al-Kitab:
“Tetapi tentang hari dan saat itu tidak seorangpun yang tahu,malaikat-malaikat di sorga tidak,dan anakpun tidak,hanya Bapa sendiri.” (Matius 34:36).
Dalil di atas menegaskan bahwa tidak ada seorangpun yang tahu,malaikat tidak,anakpun tida tahu perihal kapan terjadinya hari kiamat, kecuali Bapa (Allah) sendiri yang tahu.
perhatikan kata: “…,dan anakpun tidak (tahu)…”.
Kata “anak” pada ayat Matius 34:36 diatas berarti “Yesus”.
Jadi sangat jelas sekali bahwa Yesus tidak mengetahui kapan terjadinya kiamat dan Yesus tidak mempunyai sifat “Maha Tahu” yang wajib dimiliki oleh Tuhan!
kesimpulannya:
Yesus bukanlah Tuhan! Karena yesus tidak memiliki sifat yang wajib dimiliki oleh Tuhan yaitu sifat “Maha Tahu!”
“Tidak wajar bagi seseorang manusia yang Allah berikan kepadanya Al-Kitab,Hikmah dan Kenabian,lalu dia berkata kepada manusia: “Hendaklah kamu menjadi penyembah-penyambahku,dan bukan penyembah Allah.” Akan tetapi (semestinya dia berkata): “Hendaklah kamu menjadi orang-orang Rabani,karena kamu selalu mengajarkan Al-Kitab dan disebabkan kamu tetap mempelajarinya.” (Qs.Ali-Imron: 79).
“Dan (tidak wajar pula baginya) menyuruhmu menjadikan malaikat dan para Nabi sebagai Tuhan. Apakah (patut) dia menyuruhmu berbuat kekafiran diwaktu kamu sudah (menganut agama) Islam?” (Qs.Ali-Imron: 80).
66.
Salibsalibpatah | Maret 18, 2010 pukul 1:27 am
@iman kristen
Iman kristen mengatakan:
Surat ALBAQARAH (2:62)
Sesungguhnya:
1.orang-orang mu’min,
2.orang-orang Yahudi,
3.orang-orang Nasrani dan
4.orang-orang Shabiin,
Kenapa dengan 4 kaum “orang-orang” itu?
Maka siapa saja diantara mereka (orang-orang mu’min, Yahudi, Nasrani dan Shabiin):
1.yang benar-benar beriman kepada Allah (Tuhan mereka) hari kemudian dan
2. beramal saleh,
Apa balasannya?
Maka mereka (orang-orang mu’min, Yahudi, Nasrani dan Shabiin) akan menerima pahala dari Tuhan MEREKA (orang-orang mu’min, Yahudi, Nasrani dan Shabiin / Bukan Allah-nya M),
Karena itu:
1. tidak ada kekhawatiran kepada mereka (orang-orang mu’min, Yahudi, Nasrani dan Shabiin), dan
2. tidak (pula) mereka (orang-orang mu’min, Yahudi, Nasrani dan Shabiin) bersedih hati.
==================
Kesimpulannya:
1. M Harus menyembah Allahnya Quraish Mekkah (batu hitam) karena sudah disucikan Allah. M harus menerima dengan pasrah bahwa batu itu menjadi milik kepunyaan Allah.
2. Mengenai Allahnya kaum Taurat dan Injil, mereka akan menerima pahala dari Allah mereka. (Tidak ada hubungannya 4 kelompok kaum itu untuk ikut menyembah Allah-nya Quraish Mekkah (batu hitam) yang harus disembah M).
Salibsalibpatah:
*Saya mau tanya “orang2 Mu’min itu siapa yah?”
Lucu sangat anda niiii! wahai Iman kristen mengkaji Islam janganlahlah anda bersandar dengan pemikir2 orientalizm,org2 yang benci akan Islam dsb,kajilah Islam dengan bersandar pada kebenaran!!! berimbang!!!…
67.
IQRA | Maret 22, 2010 pukul 11:29 am
arti Islam : taat dan patuh kepada Allah. islam bukanlah sebuah benda atau sesuatu yang menurut indera kita ,kepemilikan,identitas,simbol dll.
68.
Anak Adam | Maret 24, 2010 pukul 4:10 am
Kenapa 4 golongan harus memeluk Islam, jika mereka beriman. Karena Allah memerintah mereka untuk masuk Islam secara keseluruhan(kaffah)
Pelajari ini http://putramaryam.wordpress.com/masuk-islam/
dan datanglah kamu dengan berserah diri. jika Iman kristen dan kalian tidak memenuhi seruan-Nya, berarti mereka bukan orang-orang yang beriman
69.
petalabumi | Mei 7, 2010 pukul 4:04 am
Jika Juses disalib sebagai dasar iman panganut Kristen bagi menebus dosa waris dari Adam. Bagimana orang-orang yang tugasnya menagkap mengheret Jesus dan disalibkan. soalannya adakah orang-orang (Yahudi) yang ditugaskan menangkap Juses (Tuhan anak) untuk disalib dikayu salib mendapat ganjaran pahal dan syurga daripada Tuhan Bapa dan Tuhan Anak (Jesus) dan pastinya masuk syurga kerna kerja-kerja menyalib Juses(anak tuhan) itu kerja mulia bagi menebus dosa umat manusia!!! (Akidah umat Kristen). Tolong Jawab.
70.
petalabumi | Mei 7, 2010 pukul 4:12 am
Orang-orang yang kerjanya menyalib Jeses (Anak Tuhan) orang- orang beriman ya pak?