Logika Berpikir 5: Keaslian Kitab

Januari 1, 2010 at 4:23 pm 17 komentar

Masalah keaslian kitab memang merupakan masalah yang pelik. Seringkali tiap agama saling serang dan berdebat dari sisi ini.

Logika ini tidaklah membahas mengenai masalah “penjagaan” atau “pemeliharaan” kitab suci (akan dibahas kemudian). Tapi lebih kepada bagaimana secara logis mengerti keaslian kitab suci.

Marilah kita lihat masing-masing iman dari tiap agama melihat dan menilai keaslian kitab suci masing-masing.

============

Islam:

Sebagian besar akar rumput (non intelektual) mengakui bahwa hanya ada satu Alquran diseluruh dunia. Fakta yang diketahui kaum intelektual: minimal ada 3 arus besar versi Alquran yang masih ada. Satu versi menguasai sekitar lebih dari 90% populasi kitab suci Alquran di dunia. (Ref.: http://belajarmuslim.wordpress.com/2008/09/06/orientalisme-dan-sejarah-alquran/)

Sejarah Alquran adalah sejarah kekuatan Penghapalan.

Sebelum ada alat tulis, Alquran dihapalkan oleh tiap-tiap penghapal, dituliskan di batu, kulit, daun dan sebagainya. Pada satu masa, khalifah membakar seluruh kitab suci yang ada menjadi satu kitab suci (walaupun pembakaran itu tidak berhasil 100%).

Kitab suci yang satu itu sudah entah kemana (tidak ada lagi secara utuh menurut data Arkeologi). Tetapi kekuatan penghapalan menjaga keaslian kitab suci tersebut.

Dengan iman terhadap: 1.Penghapalan dari masa Muhammad hingga pembakaran; 2.Keyakinan 100% bahwa pembakaran itu sudah sempurna menghilangkan penghapalan yang tidak benar, 3.Kitab yang sudah dikumpulkan itu (hilang entah kemana) mampu dihapalkan selama 1000 tahun lebih hingga bisa dicetak (mesin cetak).

Maka diyakinilah Alquran tetap 100% sama ketika dihapalkan oleh Muhammad.

==============

Kristen:

Sejarah umat kristen adalah sejarah baca-tulis-hapalkan.

Sejak pertama sekali Allah berfirman pada para nabi dan rasul, langsung dicatat dalam perkamen-perkamen, dimana secara Arkeologi maka Alkitab “Laut Mati” adalah yang tertua yang dapat ditemukan.

Karena dalam penulisan maupun penghapalan, tetap saja ada perbedaan kecil yang tidak essensial, maka terus dikumpulkan kitab suci dari penemuan Arkeologi. Misalnya: angka 7 tertulis 70 dan sebagainya. Kesamaan kitab suci sudah mencapai 99,999% dari seluruh kitab suci yang ada saat ini. Perbedaan 0,001% tidak pada bagian yang essensial bagi doktrin-doktrin utama gereja.

Umat Kristiani beriman bahwa Alkitab 100% yang benar pada aslinya tidak pernah hilang, akan ditemukan kemudian oleh arkeologi.

=============

Manakah yang benar-benar asli kitab sucinya? Tentu iman masing-masing agama haruslah kita hormati. Kita harus menghargai iman masing-masing agama yang mengatakan bahwa kitab suci mereka adalah 100% asli.

Yang terpenting adalah jangan saling menghina mengenai keaslian kitab suci agama lain.

Bagaimanakah negara memandang mengenai otoritas penghapalan dan tulisan?

Dalam hukum negara diakui adanya saksi hidup dan saksi tertulis. Suatu nota perjanjian yang dituliskan diatas materai akan bernilai 100% sebagai wakil dari saksi tersebut. Kalau tidak ada bukti tertulis, maka saksi tersebut haruslah dihadirkan.

Saksi yang dihadirkanpun, selama persidangan dicatat dan dijadikan bahan yang 100% benar dan syah menurut hukum.

Jadi, Negara mengakui keabsahan bentuk tulisan diatas meterai, walaupun tidak menghadirkan saksi hidup. Negara mengakui saksi lisan kalau saksi utama benar-benar bersaksi dipengadilan. Negara kurang mengakui saksi lisan bagi mereka yang bukan merupakan saksi langsung.

Bagaimana pandangan rasio dan logika manusia?

Sekarang saatnya kita mempergunakan rasio dan menyembunyikan (menyimpan dengan rapih) iman masing-masing agama ditempat yang nyaman dan biarkan istirahat sejenak.

Sudah tiba saatnya kita mempergunakan rasio dan logika secara maksimal.

1. Apakah suatu buku yang dicatat ulang selama 4000 tahun bisa ada kesalahan penulisan? Tentu bisa.

2. Apakah suatu buku yang dihapalkan selama 1000 tahun lebih bisa ada kesalahan? Tentu bisa.

3. Manakah yang paling tepat untuk menggambarkan keaslian buku tersebut? Tentu yang dituliskan ulang lebih tepat menggambarkan keasliannya daripada yang dihapalkan.

==========

Kesimpulan:

1. Penghapalan dilakukan untuk menjaga keaslian Alquran. Penghapalan, dan penulisan dilakukan untuk menjaga keaslian Alkitab. Ini adalah iman agama masing-masing yang haruslah kitab hormati ketika setiap pemeluk agama meyakini keaslian kitab suci masing-masing.

2. Kalau boleh kita mempergunakan rasio sejenak, maka penulisan adalah jauh lebih pasti menjaga keaslian kitab suci dibandingkan dengan penghapalan (lisan).

3. Kesimpulan ini adalah mempergunakan Rasio/Logika, diluar penggunaan iman masing-masing agama.

Salam.

Entry filed under: Diskusi, Kitab Suci. Tags: , .

Logika Berpikir 4: Allah adalah Esa Logika Berpikir 6: Penikahan Dini

17 Komentar Add your own

  • 1. Kurdi  |  Januari 25, 2010 pukul 8:45 pm

    Al-qur’an memiliki keunikkan/kekhasan dalam menyampaikan pesan2 yg di kandungnya kepada manusia. Apabila di kaji secara dalam,kita akan mendapatkan dua pendekatan yg digunakan Al-Qur’an dlm menyampaikan pesan2nya:

    1.Pendekatan yg tdk didahului pertanyaan:
    Ayat yg diturunkan berisi perintah atau larangan yg ditujukan langsung kepada kaum Mukminin. contoh: “hai orang-orang yang beriman,diwajibkan atas kamu bersaum…” (QS.Al-Baqarah: 183). dll. selain itu ada pula seruan yang ditujukan kepada Nabi saw. tetapi maksudnya tertuju pula kepada semua umatnya seruan spt ini antara lain: “Hai Nabi,apabila kamu menceraikan istri-istrimu… (QS.Al-Baqarah: 264).

    2.Pendekatan sebagai jawaban atas pertanyaan yang ditujukan kepada Nabi saw.:
    a.Pertanyaan kaum Muslimin: “Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku,maka (jawablah),bahwasannya Aku adalahdekat…” dll.

    b.Pertanyaan orang-orang ingkar (kafir): (Orang-orang kafir) bertanya kepadamu (muhammad) tentang hari berbangkit,kapankah terjadinya?” (QS.An Naa Zi Aa: 42).dll.

    Dengan gambaran tsb jelas bahwa ayat-ayat Al-Qur’an itu diturunkan dengan latar belakang dan peristiwa yang berbeda-beda pada masa itu,yg hingga kini peristiwa 14 abad yg lalu masih terukir dalam hadits-hadits yg diriwayatkan oleh orang-orang yg jujur tanpa dusta,disinilah keaslian/kemurnian Al-Qur’an yg tetap terjaga hingga kini.

    Iman kristen:
    2. Kalau boleh kita mempergunakan rasio sejenak, maka penulisan adalah jauh lebih pasti menjaga keaslian kitab suci dibandingkan dengan penghapalan (lisan).

    ===>kita lihat dulu siapa yang menghafal dan siapa yang menulis?
    jika yg menghafal itu kuat hafalanya maka keaslian kitab suci itu akan terjaga dengan baik.
    JIKA YANG MENULIsNYA ORANG MESUM DAN ANEH maka begini:

    Umat Kristian wajib meyakini bahwa Al-Kitab adalah Firman Tuhan ! dan firman ini diwahyukan Tuhan kepada orang-orang pilihan-Nya yang diberi inspirasi-inspirasi oleh-Nya.
    Apakah benar begitu?
    Berikut wahyu yang diinspirasikan Tuhan:

    Yehezkiel:
    4:12 : Dan lagi hendaklah engkau makan sebuah apam syeir dan membakar dia di hadapan mata mereka itu dengan tahi yang keluar daripada manusia.

    4:13 : firman Tuhan: “Demikianlah segala bani Israel akan makan roti dengan najisnya di antara orang-orang kafir,kepadanya Aku akan menghalaukan mereka itu.

    4:14 : Maka sembahku: ya Tuhan Hua! bahwasannya belum pernah jiwaku menjadi najis,belum pernah aku makan bangkai atau barang binatang yang tercarik-carik daripada kecilku datang kepada hari ini,dan daging busukpun belum pernah masuk ke mulutku.

    4:15 : Lalu firmannya kepadaku: “Bahwasannya Aku memberikan dikau tahi lembu akan ganti tahi manusia,hendaklah engkau sediakan rotimu dengan dia.

    ¤>benarkah ini Firman Tuhan? Apa benar Tuhan menyuruh manusia makan tahi dan najis?

    Kidung Agung 7:6-13 : (kenikmatan cinta): “Betapa cantik,betape jelita engkau,hai tercinta diantara segala yang di senangi. Sosok tubuhmu seumpama pohon kurma dan buah dadamu gugusannya. Kataku: “Aku ingin memanjat pohon kurma itu dan memegang gugusan-gugusannya,kiranya buah dadamu seperti gugusan anggur dan nafas hidungmu seperti buah epal. Kata-katamu manis bagaikan anggur!” ya,anggur itu mengalir kepada kekasihku dengan tak putus-putusnya,melimpah ke bibir orang-orang yang sedang tidur! Kepunyaan kekasihku Aku,kepadaku gairahnya tertuju…”

    ¤>apa benar Tuhan berfirman dengan kata-kata porno seperti ini?

    Yehezkiel 23:1-23: Datanglah firman Tuhan kepadaku: “hai anak manusia,ada dua orang perempuan,anak dari satu ibu. Mereka bersundal di mesir,mereka bersundal pada masa mudanya,disama susunya dijamah-jamah dan dada keperawanannya dipegang-pegang…
    Ia birahi,kepada kawan-kawannya bersundal,yang auratnya seperti aurat keledai dan zakarnya seperti zakar kuda.
    Engkau menginginkan kemesuman masa mudamu,waktu orang mesir memegang-megang dadamu dan menjamah-jamah susu kegadisanmu…”

    ¤>sebenarnya masih banyak lagi kata-kata porno dalam alkitab yang membuat pembacanya naik birahi dan ini berbahaya jika dibaca oleh anak dibawah umur dapat merusak moralitas anak…
    Pertanyaannya masihkah anda percaya bahwa Alkitab adalah firman Tuhan…?

    Salam kebenaran…

  • 2. Hari  |  Januari 26, 2010 pukul 7:55 am

    To : All Christian

    Ini saya KUTIP dari sarapanpagi.com. Blog KRISTIAN.

    Yang menyatakan bahwa :

    Alkitab bukanlah sebuah buku yang disusun oleh hanya satu orang seperti yang mereka yakini terhadap Al~Qur’an, melainkan susunan dari 66 buah kitab-kitab, yang ditulis oleh lebih dari 40orang penulis, dan dalam tenggang waktu 1500tahun! Artinya, seluruh isi Alkitab ditulis oleh tangan manusia.

    Yang mem VALIDASI bahwa KITAB-KITAB tsb BENAR ?
    Itu SIAPA ?
    Tentunya yang MEMILIKI OTORITAS MUTLAK ?
    Selain YESUS …
    TIDAK ADA bukan ?

    Dan KEBETULAN …
    YESUS DISALIB … Saat masih MUDA …
    Sehingga …
    Pengumpulan KITABpun belum TERSELESAIKAN …

    Kemudian …
    Sekian RATUS atau sekian Ribu Tahun …
    KITAB tsb MUNCUL …
    Yang mana DIAKUI bahwa PERAN YESUS …
    Dalam KOMPILASI KITAB tsb TIDAK ADA …
    Sesuai dengan PERNYATAAN PAKAR KRISTEN sebelumnya …

    Alkitab bukanlah sebuah buku yang disusun oleh hanya satu orang seperti yang mereka yakini terhadap Al~Qur’an, melainkan susunan dari 66 buah kitab-kitab, yang ditulis oleh lebih dari 40orang penulis, dan dalam tenggang waktu 1500tahun! Artinya, seluruh isi Alkitab ditulis oleh tangan manusia.

    Kalau TIDAK ADA …
    Bagaimana KITA TAHU bahwa …
    YESUS SETUJU ISINYA ?

  • 3. Kurdi  |  Januari 30, 2010 pukul 12:39 am

    Sesungguhnya kamu dapati orang-orang yang paling keras permusuhannya terhadap orang-orang yang beriman ialah orang-orang Yahudi dan orang-orang muryrik. Dan sesungguhnya kamu dapati yang paling dekat persahabatannya dengan orang-orang beriman ialah orang-orang yang berkata: “sesungguhnya kami ini orang Nasrani.” yang demikian itu disebabkan karena diantara mereka itu terdapat pendeta-pendeta dan rahib-rahib,(juga) karena sesungguhnya mereka tidak menyombongkan diri. (QS.Al-Maa-idah: 82).

    Dan apabila mereka mendengarkan apa yang diturunkan kepada Rasul (Muhammad),kamu lihat mata mereka mencucurkan air mata disebabkan kebenaran (Al-Qur’an) yang telah mereka ketahui (dari kitab-kitab mereka sendiri) seraya berkata: Ya Rabbana,kami telah beriman,maka catatlah kami bersama orang-orang yang menjadi saksi (atas kebenaran Al-Qur’an dan keNABIan Muhammad saw.). (QS.Al-Maa-idah: 83).

    ASBÄBUN NUZÙL(sebab-sebab turunnya Al-Qur’an):

    dalam satu riwayat dikemukakan bahwa an-Najasyi mengirim 30 orang sahabat terbaiknya kepada Rasulullah saw. Rasulullah membacakan surah Yaasiin kepada mereka,sehingga mereka menangis. Maka turunlah ayat ini (QS.Al-Maa-idah 82-83) yang menceritakan adanya kaum rahib dan pendeta Nasrani yang tidak sombong dan beriman kepada apa yang diturunkan kepada Rasulullah saw.. (diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim yang bersumber dari Sa’id bin jubair.)

  • 4. ratdix  |  Februari 4, 2010 pukul 7:52 am

    “Manakah yang benar-benar asli kitab sucinya? Tentu iman masing-masing agama haruslah kita hormati. Kita harus menghargai iman masing-masing agama yang mengatakan bahwa kitab suci mereka adalah 100% asli.

    Yang terpenting adalah jangan saling menghina mengenai keaslian kitab suci agama lain.”

    Saya setuju 100% pendapat mas diatas. Saya pikir masing2 kita sudah cukup dewasa dan memiliki intelektual yang baik untuk memilih kepercayaan mana yang akan di anut. Lebih baik mempertebal iman dengan ber-ibadah sesuai kepercayaan masing-masing dan tidak perlu saling mencela yang akhirnya akan menjadi pertikaian. Benar atau tidaknya kepercayaan kita biar nanti Sang Pencipta yang menentukan

  • 5. Hari  |  Februari 8, 2010 pukul 3:24 am

    To : ratdix di 4

    Manusia punya banyak TUHAN ?
    Ada yang ISLAM
    Ada yang NASRANI
    Ada yang HINDU
    Ada yang BUDHA
    Dsb …

    Tapi kenapa …
    Didalam diri kita …
    Yang namanya cell …
    Atau DNA …
    Itu SATU ?
    Belum yang lain-lain …

    Sedangkan manusia punya banyak TUHAN ?
    Sedangkan didirinya hanya ada sebuah pengertian …
    Tapi saat ber TUHAN ?
    Kok banyak ?
    Kenapa bisa begini ?
    Apakah hal ini bukan aneh ?

    Siapakah TUHAN yang SEBENAR-BENARNYA itu ?
    Kalau masing-masingnya menekankan …
    Kebenaran akan TUHANNYA SENDIRI-SENDIRI ?
    Bisakah dijelaskan tentang :
    Arti TUHAN itu sendiri ?
    Darimana sumber otentik akan TUHANNYA tsb ?
    Kan lebih enak dijelentreng saja –diuraikan secara rinci– ?

    Sehingga orang TIDAK SALAH dalam mengartikan TUHAN ?

    Bagaimana saat di dunia dalam mengartikan TUHAN yang SEBENARNYA itu SALAH ?
    Apakah maksudnya SALAH ?
    Memberikan PREDIKAT yang bertentangan dengan NATURENYA … ?
    Apakah TUHAN mau menerimanya ?

    Persoalannya SEDERHANA … ?
    Kalau TUHAN TIDAK MAU MENERIMA …
    Terus GANJARANNYA adalah NERAKA …
    Yang PANASNYA melebihi 50 juta derajat Celcius ?
    Apakah KITA akan mengatakan RASAIN LOE …
    Padahal KITA BELUM menyampaikan …
    TUHAN yang BENAR …

  • 6. Kurdi  |  Februari 9, 2010 pukul 6:47 am

    @ratdix

    Lebih baik mempertebal iman dengan ber-ibadah sesuai kepercayaan masing-masing dan tidak perlu saling mencela yang akhirnya akan menjadi pertikaian. Benar atau tidaknya kepercayaan kita biar nanti Sang Pencipta yang menentukan.

    Kurdi: “lalu kita diam saja ajaran Islam diputar balik kayak gini? Mas sampean ibadah aja sendiri untuk apa ikut koment segala? saya dan teman-teman Muslim lainnya mencoba meluruskan fitnah2 mereka terhadap Islam !

  • 7. Kurdi  |  Februari 9, 2010 pukul 6:58 am

    @Iman kristen

    Apa pembelaan anda terhadap tulisan Paulus cs dibawah ini?

    KELUARAN
    3:1. Adapun Musa, ia biasa menggembalakan kambing domba Yitro, mertuanya,imam di Midian. Sekali, ketika ia menggiring kambing domba itu ke seberang padang gurun,sampailah ia ke gunung Allah,yakni gunung Horeb.

    3:2 Lalu Malaikat TUHAN menampakkan diri kepadanya di dalam nyala api yang keluar dari semak duri. Lalu ia melihat, dan tampaklah: semak duri itu menyala, tetapi tidak dimakan api.

    3:3 Musa berkata: “Baiklah aku menyimpang ke sana untuk memeriksa penglihatan yang hebat itu. Mengapakah tidak terbakar semak duri itu?”

    3:4 Ketika dilihat TUHAN, bahwa Musa menyimpang untuk memeriksanya, berserulah Allah dari tengah-tengah semak duri itu kepadanya: “Musa, Musa!” dan ia menjawab: “Ya, Allah.”

    3:5 Lalu Ia berfirman: “Janganlah datang dekat-dekat: tanggalkanlah kasutmu dari kakimu, sebab tempat,di mana engkau berdiri itu, adalah tanah yang kudus.”

    3:6 Lagi Ia berfirman: “Akulah Allah ayahmu, Allah Abraham, Allah Ishak dan Allah Yakub.” Lalu Musa menutupi mukanya,sebab ia takut memandang Allah.

    Perhatikanlah ayat-ayat diatas! Musa melihat Tuhan (Allah) yang berada ditengah-tengah semak duri (artinya semak duri itu bertempat di dunia [bumi]).

    lihat ===> berserulah Allah dari tengah-tengah semak duri itu kepadanya: “Musa, Musa!” dan ia menjawab: “Ya, Allah.”

    Ayat-ayat dalam “KELUARAN” di atas sangat bertentangan sekali dengan Ayat pada:

    1 RAJA 8:27

    “Tetapi benarkah Allah hendak diam di atas bumi? Sesungguhnya langit, bahkan langit yang mengatasi segala langitpun tidak dapat memuat Engkau, terlebih lagi rumah yang kudirikan ini.”

    Ayat ini menjelaskan bahwa Allah tidak dapat dimuat oleh langit,bahkan langit yang mengatasi segala langit. Tetapi yang sangat mengherankan kenapa pada ayat KELUARAN
    3: 1,2,3,4,5,6. Allah bisa dimuat oleh semak berduri yang jelas-jelas jauh lebih kecil dari langit? apalagi langit yg mengatasi segala langit?

    Jadi sangat jelas bahwa tulisan-tulisan dalam Al-kitab adalah tulisan manusia yang penuh/banyak pertentangan didalamnya dan jelas penulisan ini tanpa melibatkan Tuhan (Allah) sedikit pun. Kenapa? Karena tidak mungkin jika Tuhan berfirman isinya bertolak belakang (kontradiks).

    Seperti dikatakan bahwa;
    “Al-kitab ditulis oleh orang-orang yang mendapat Ilham (inspirasi) dari Allah.”

    ==>sebenarnya ini adalah kebohongan-kebohongan ucapan para penulis Al-kitab tersebut agar karya-karya tulisnya dapat di terima oleh orang-orang bahwa karya tulisnya adalah benar sebagai firman Tuhan. saya iba sekali pada umat kristian ini,semoga Allah SWT memberi kepahaman,hidayah dan inayah-Nya kepada kita sekalian aamiin…

  • 8. h-qim  |  April 19, 2010 pukul 11:07 am

    dah palsu jg..org islam dah bnyk buktiin secara ilmiah bahwa injil dah ga murni lg euy

  • 9. purnomo  |  November 2, 2010 pukul 2:52 am

    tulisan atau hpalan yg lbh bs menunjukkan asli atau tdkx kitab?
    Sy ingn mengajak pnulis mmplajari sejarah.,
    sjak kpan al quran dihafal dan ditulis? Jawbanx adlh sjak jaman nabi muhammad. Kemudian tdk prnh tulisan al quran maupun org yg hafal al quran itu putus gnerasi. Jd koreksi keaslian brlangsung scra kontinyu.
    Al kitab ditulis jauh stlh yesus tdk ada, jdi siapa yg mengoreksi kbnranx?
    Jika org kristen mnjwb Tuhan, maka smua agama akan menjwb kitabq jg Tuhan yg jg. Jd jwbn ini tdk prlu, krn smua jwbn sama.
    Al kitab trtua menurut penulis adlh yg ditemukan di laut mati. Apakah kitab tsb ada sejak yesus msh hdup?

  • 10. imankristen  |  Maret 4, 2011 pukul 11:52 am

    silahkan anda juga mempelajari sejarah alkitab. tidak pernah putus penulisannya.

    Contoh sederhana saja:
    Siapa yang dipersembahkan ismail atau ishak?

    Untuk menjawabnya:
    1. Kapan kejadiannya terjadi?
    2. Kapan alkitab menulis tentang kejadian itu?
    3. Kapan alquran menuliskan tentang kejadian itu?

    alkitab di laut mati itu tentang PL. Sejarah kehidupan Yesus ada dalam PB. Nah…, ketahuan sekali…, anda belum tahu apa itu alkitab dan bagaimana penulisannya.

    Salam.

  • 11. kriatanto  |  Maret 24, 2011 pukul 5:16 am

    kita semua sebagai manusia beragama selalu beranggapan bahwa kitab suci agama kita yang asli…ok, kita saling setuju saja tentang hal itu…bahwa kitab suci agama kita adalah asli semua… lalu, mari kita melaksanakan sesuai dengan perintah kitab suci kita… apakah kita sudah sesuai dengan perintah allah… kalau semua umat allah sudah melaksanakan semua perintah allah… mengapa di negara kita tercinta masih ada orang miskin… dimanakah saudara/teman dari orang miskin itu yang seiman ?… masih banyak korupsi … dimanakah pendidik yang seiman dengan orang yang korupsi itu ? masih banyak pelacuran/perampokan/pencurian… dimanakah saudara/teman untuk membantu mereka yang seiman ? … bila kita sudah merasa mengikuti semua ajaran kitab suci kita… paling tidak … kemiskinan sudah berkurang… karena ada saudara/teman kita yang pasti berlebihan/kaya… bila kita sudah merasa mengikuti semua ajaran kitab suci kita… paling tidak… korupsi berkurang… karena, tidak ada orang beriman yang mau mengambil barang milik orang lain.. apalagi orang lain itu lebih miskin… bila kita sudah merasa mengikuti semua ajaran kitab suci kita… paling tidak… pelacuran/perampokan/pencurian akan berkurang… karena ada saudara/teman dari mereka itu yang seiman yang akan membantu… mereka tidak akan punya cita2 jadi pelacur/perampok/pencuri bila ada saudara/teman kita yang membantu… yang merasa sudah mengikuti ajaran kitab suci kita… sudahkah kita melaksanakannya ??? dimanakah anda wahai saudara2 yang merasa suci ??? mari kita membantu saudara2 kita… amin

  • 12. ElCo  |  Oktober 21, 2011 pukul 9:02 am

    Banyak saudara-saudara muslim disini masih kurang memahami, mengenai Kitab Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru.

    Mengapa kami disebut sebagai Kristen/Chirstian?
    Kami adalah pengikut Kristus. Dasar kami adalah Yesus Kristus yang saudara kenal sebagai Nabi Isa.

    Maka kami berusaha untuk hidup sesuai dengan jalan dan ajaran dari Yesus Kristus. Jika anda ingin menyanggah iman kami melalui Kitab Suci, sanggahlah melalui kitab Perjanjian Baru, terutama dari pribadi Yesus sendiri.

    Kitab perjanjian lama diadakan, agar kami mengetahui latar belakang segala kejadian di Perjanjian Baru. Dari kitab perjanjian lama-lah kami tahu bahwa kedatangan Sang Mesias ke dunia ini sudah dinubuatkan dari masa-masa sebelumnya oleh para nabi. Dari Kitab Perjanjian lama juga kami tahu situasi dan sejarah saat itu. Dan jujur saja saya merasa yakin bahwa kehidupan dalam Perjanjian Lama ini memiliki kemiripan dengan Agama yang saudara yakini.

    Tapi kami adalah pengikut Kristus, yang memegang ajaran yang lebih dari sekedar Hukum Taurat. Mari kita simak 2 kutipan Injil berikut ini:

    ”Janganlah kamu mengira Aku datang untuk menghapus hukum Taurat atau meniadakan kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya. Karena Aku berkata padamu: ’Selama langit dan bumi belum lenyap, satu titik pun tidak di tiadakan dari hukum Taurat sebelum semuanya terjadi.’” (Matius 5: 17-18)

    Lalu dengan yg ini:
    22:37 Jawab Yesus kepadanya: “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.
    22:38 Itulah hukum yang terutama dan yang pertama.
    22:39 Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.
    22:40 Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi.” (Matius 22:37-40)

    Itulah dasar kehidupan kami sebagai Orang Kristen.. yaitu YESUS dan Kasih.

    Jadi tidak ada gunanya saudara-saudara berusaha memakai ayat2 Perjanjian Lama untuk menyanggah iman kami.Terima kasih

  • 13. Hari  |  November 8, 2011 pukul 9:45 am

    To : EIco

    Anda sendiri kan yang menyatakan …

    2:37 Jawab Yesus kepadanya: “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.
    22:38 Itulah hukum yang terutama dan yang pertama.
    22:39 Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.
    22:40 Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi.” (Matius 22:37-40)

    Itulah dasar kehidupan kami sebagai Orang Kristen.. yaitu YESUS dan Kasih.

    Jadi tidak ada gunanya saudara-saudara berusaha memakai ayat2 Perjanjian Lama untuk menyanggah iman kami.Terima kasih

    =============================

    Dimanakah adanya PERNYATAN bahwa YESUS itu TUHAN dalam PERNYATAAN yang anda sampaikan ? TIDAK ADA BUKAN ?

    Sekali lagi … PERHATIKAN BAIK-BAIK dengan TELITI ? Adakah PERNYATAAN yang menyebutkan bahwa YESUS itu TUHAN ALLAH ? Sekali lagi TIDAK ADA bukan ?

    Terus bagaimana YESUS yang TIDAK PERNAH MENYEBUTKAN bahwa Dia adalah TUHAN ALLAH menjadi TUHAN ALLAH itu SENDIRI ? Cobalah ANDA JELASKAN ?

    Ini argumentasi ANDA sendiri lho ?

  • 14. GodLove  |  November 20, 2011 pukul 2:01 am

    mari kita memandang dari masing2 “HERO” dari agama masing2.. mari kita audit “HERO” dari agama masing2…..

    1. dari sisi keadilan
    masing2 dari “HERO” kita mengajarkan keadilan,, HERO masing2 agama juga hrs menerapkan keadilan tsb ke pengikutnya. Menurut anda,, Apakah HERO anda menggambarkan keadilan ato mengatasnamakan keadilan atas dasar hawa nafsu dan sifat2 dasar keegoisan

    2. dari sisi kesucian
    Allah menggambarkan diri adalah individu yg tdk bedosa, tidak menikah, suci ada nya. Manusia gk pernah lepas dari dosa,, tp cb cek masing2 dari HERO kita,, mana yg paling mendekati kesucian menurut cara pikir ALLAH itu sendiri

    3. dari sisi kekuatan
    HERO menggambarkan kekuatan,, kekuatan mengendalikan hati, pikiran dan perasaaan. apakah masing2 dari HERO kita mempunyai kekuatan2 yang melampaui kekuatan manusia ?

    kesimpulan saya diatas,, benar ato salah itu sah klo kita masing2 audit dari yang mengajarkan ajaran kita. klo di kristen itu Yesus Kristus, klo di islam itu Muhammad,,

    mana yang paling mendekati hati nurani kita sbg manusia,, itu sodara2 yang berhak menilai (subjekftif) dan kebenaran nya terungkap pada saat Hari Penghakiman,,

    GBU all

  • 15. Hari  |  November 28, 2011 pukul 7:10 am

    To : GodLove

    Apa bedanya Allah dengan ALLAH ? Karena dalam tulisan anda, sepertinya anda membedakan pengertian ini ?
    =====================

    Anda percaya hari PENGHAKIMAN …
    Tapi anda juga percaya bahwa DOSA anda sudah ditebus …
    Jadi buat apa ada hari PENGHAKIMAN kalau dosa anda sudah ditebus ? Toh DOSA-DOSAnya sudah DITEBUS ?

    Inilah KEPERCAYAAN setengah setengah …
    Kepercayaan yang KONTRADIKTIF …

    Ada orang PERCAYA bahwa YESUS itu TUHAN …
    Tapi hidupnya KUMPUL KEBO …

    Ada juga orang PERCAYA bahwa YESUS itu TUHAN …
    Dan HIDUPNYA TAAT …

    Apakah kedua orang ini SAMA ?

    Kalau dibilang SAMA … YA … Kenapa ?
    Karena dosanya sudah ditebus
    Tapi kalau dibilang tidak sama … Ya juga …
    Karena yang satu TAAT tapi yang lainnya ASYIK MASYUK … ?

    Dengan telah ditebusnya DOSA-DOSAnya …
    Boleh dong tiap hari ESEK ESEK ?
    Jadi buat apa TAAT ?

  • 16. seno mochdie  |  Desember 18, 2011 pukul 9:07 am

    Debat ya tidak ada habisnya karena keterbatasan pikiran manusia, yang penting jangan mengimani sesuatu yang engkau tidak yakin dan kurangnya pengetahuan tentang itu karena itu bukanlah yang engkau imani atau engkau percayai sepenuhnya. Berbuatlah yang terbaik sesuai apa yang engkau imani, karena tidak ada agama yang menganjurkan adanya kemurkaan atau kerusakan dimuka
    bumi yang yang cuma satu ini dan kita semua diberkati oleh sang Pencipta untuk berada didalamnya.

  • 17. Hari  |  Desember 19, 2011 pukul 10:18 am

    To : seno mochdie

    Mas seno …

    Membicarakan hal seperti ini memang tidak ada habisnya. Kenapa ? Karena BUKTINYA nanti kita tahu setelah kita MATI semua.

    Saat kita di DUNIA inilah kita perlu paham …
    Mana yang BENAR dan mana yang SALAH … ?

    Karena BUKTInya kalau diketahui sesudah MATI …
    PERCUMA saja …
    Karena KITA TIDAK BISA MENGUBAH KONDISI yang ada …

    Tapi SAAT di DUNIA inilah …
    Kalau kita mengambil PAHAM atau JALAN yang BENAR …
    Maka KEBENARAN lah yang didapatnya …
    LOGIS kan ?

    Demikian juga SAAT
    Kita mengambil PAHAM atau JALAN yang SALAH …
    Maka PERSOALAN lah yang didapatnya …

    Kalau kita ber TUHAN yang SALAH ?
    Apakah TUHAN yang BENAR mau MENOLONG ?
    Bagaimana MAU MENOLONG ?
    Kalau selama ini … MANUSIAnya TIDAK PERCAYA sama TUHAN yang BENAR tsb ?
    Bukan hanya TIDAK PERCAYA bahkan MENGINGKARINYA …

    Simpel bukan ?

    Kalau soal ETIKA …
    Dimana kita harus berbuat baik buat SESAMA ?
    Tanpa ber AGAMA pun bisa dilakukan bukan ?

    Tapi kalau mau ber AGAMA yang BENAR itu RESEPnya SIMPEL banget …
    Ber TUHAN yang BENAR …
    Ber CARA yang BENAR …
    Bagaimana CARANYA ?
    Kan SUDAH ada MODEL PERAN (ROLE MODEL) … ?
    Yaitu kepada Para NABI dan RASUL …
    Yang TERBAIK adalah ke Nabi TERAKHIR yaitu Nabi MUHAMAD SAW … Kenapa ?
    Karena pada DIRInya ada CONTOH TERBAIK …
    Dan MEMBUKTIKAN pada masa beliau masih hidup …
    SUDAH BISA MEMENANGKAN KETAATAN kepada ALLAH SWT …
    Dengan MENGALAHKAN kaum KAFIR, MUSYRIK, MUNAFIQ, FASIQ maupun yang DZALIM …
    Bahkan MEWARISKAN KITAB Al QUR’AN …
    Yang TIDAK PERNAH BERUBAH KAPANPUN … DIMANAPUN …
    Yang MENANTANG siapapun dan dimanapun juga …
    Bukan hanya ditujukan u- MANUSIA saja bahkan u- JIN sekalian …
    Dan JAWABANNYA itu YANG MENCENGANGKAN …
    Kamu TIDAK AKAN BISA dan PASTI TIDAK AKAN BISA … (S. Al. Baqarah ayat 23 24)

    S. Al Baqarah ayat 23
    Dan jika kamu (tetap) dalam keraguan tentang Al-Qur’an yang Kami wahyukan kepada hamba Kami (Muhammad), buatlah satu surat (saja) yang semisal Al-Qur’an itu dan ajaklah penolong-penolongmu selain Allah, jika kamu orang-orang yang benar.

    S. Al Baqarah ayat 24
    Maka jika kamu tidak dapat membuat(nya) dan pasti kamu tidak akan dapat membuat(nya), peliharalah dirimu dari neraka yang bahan bakarnya manusia dan batu, yang disediakan bagi orang-orang kafir.

    Inilah KITAB SUCI yang berasal dari TUHAN yang BENAR …
    TIDAK ADA KERAGUAN SETITIKpun …

    Jadi masalah TUJUAN ke TUHAN yang BENAR itulah …
    Merupakan POKOK PANGKAL … KEBENARAN itu SENDIRI …

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed



Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.